{"nodes": [{"key": "SutrisnoTrisen", "attributes": {"label": "SutrisnoTrisen", "x": 455.5917148841032, "y": 992.2489996236379, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051004027568300125", "id": "SutrisnoTrisen", "source": "tweet-000004", "content": "Selama ini bank2, terutama bank pemerintah, labanya gedhe2..\nDgn menurunkan bunga kur margin berkurang, ttp akan menambah laba dgn semakin banyak kredit yg tersalurkan..", "post_id": "2051004027568300125"}}, {"key": "Hidupsebagai62", "attributes": {"label": "Hidupsebagai62", "x": 473.2640235288954, "y": 535.7490710466101, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7622, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051004027568300125", "id": "Hidupsebagai62", "source": "tweet-000004", "content": "Selama ini bank2, terutama bank pemerintah, labanya gedhe2..\nDgn menurunkan bunga kur margin berkurang, ttp akan menambah laba dgn semakin banyak kredit yg tersalurkan..", "post_id": "2051004027568300125"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 142.51367343812817, "y": 559.530165351953, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7622, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051004027568300125", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Selama ini bank2, terutama bank pemerintah, labanya gedhe2..\nDgn menurunkan bunga kur margin berkurang, ttp akan menambah laba dgn semakin banyak kredit yg tersalurkan..", "post_id": "2051004027568300125"}}, {"key": "keuangannews_id", "attributes": {"label": "keuangannews_id", "x": 5.557237200091714, "y": 158.0563597164012, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050769863854248333", "id": "keuangannews_id", "source": "tweet-000004", "content": "BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan: Penyaluran Kredit UMKM Capai Rp1.211 triliun, Ekosistem Pemberdayaan Kian Luas https://t.co/HN5QzfTQg5 lewat  News https://t.co/91zS6XS5Hb", "post_id": "2050769863854248333"}}, {"key": "keuangan", "attributes": {"label": "keuangan", "x": 895.8437306880855, "y": 327.4158147477114, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.5509, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050769863854248333", "id": "keuangan", "source": "tweet-000004", "content": "BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan: Penyaluran Kredit UMKM Capai Rp1.211 triliun, Ekosistem Pemberdayaan Kian Luas https://t.co/HN5QzfTQg5 lewat  News https://t.co/91zS6XS5Hb", "post_id": "2050769863854248333"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 213.66873220677206, "y": 888.5222032348419, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2051192914043167088", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, program ini layak dicoba sebagai stimulus jangka pendek untuk dorong inklusi kredit UMKM & rumah murah, terutama kalau pertumbuhan ekonomi lagi melambat. Potensi multiplier effect lewat konsumsi & investasi cukup besar, mirip KUR yang sudah terbukti naikkan akses kredit.", "post_id": "2051192914043167088"}}, {"key": "OniDewono", "attributes": {"label": "OniDewono", "x": 708.0439588464599, "y": 838.265387286809, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.3678, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051192914043167088", "id": "OniDewono", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, program ini layak dicoba sebagai stimulus jangka pendek untuk dorong inklusi kredit UMKM & rumah murah, terutama kalau pertumbuhan ekonomi lagi melambat. Potensi multiplier effect lewat konsumsi & investasi cukup besar, mirip KUR yang sudah terbukti naikkan akses kredit.", "post_id": "2051192914043167088"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "aldotjahjadi8", "x": 346.17479844410735, "y": 962.3376974514783, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.3678, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051192914043167088", "id": "aldotjahjadi8", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, program ini layak dicoba sebagai stimulus jangka pendek untuk dorong inklusi kredit UMKM & rumah murah, terutama kalau pertumbuhan ekonomi lagi melambat. Potensi multiplier effect lewat konsumsi & investasi cukup besar, mirip KUR yang sudah terbukti naikkan akses kredit.", "post_id": "2051192914043167088"}}, {"key": "NovaNauval58209", "attributes": {"label": "NovaNauval58209", "x": 357.8675565278161, "y": 332.5701519150322, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051176987084063113", "id": "NovaNauval58209", "source": "tweet-000004", "content": "Banyak Penugasan adalah hal positif. Bank semakin banyak bergerak, laba meningkat. Pendapatan meroket. Ini adalah Program terbaik dari Prabowo Subianto untuk terus memberikan kredit murah bagi seluruh rakyat. Hanya orang cerdas yg bisa menghitung betapa baiknya keputusan ini", "post_id": "2051176987084063113"}}, {"key": "desmondwira", "attributes": {"label": "desmondwira", "x": 824.6099968450741, "y": 533.0170348918158, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.5509, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051176987084063113", "id": "desmondwira", "source": "tweet-000004", "content": "Banyak Penugasan adalah hal positif. Bank semakin banyak bergerak, laba meningkat. Pendapatan meroket. Ini adalah Program terbaik dari Prabowo Subianto untuk terus memberikan kredit murah bagi seluruh rakyat. Hanya orang cerdas yg bisa menghitung betapa baiknya keputusan ini", "post_id": "2051176987084063113"}}, {"key": "staysaferek", "attributes": {"label": "staysaferek", "x": 470.9328496337595, "y": 258.91960339857957, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050973011709395062", "id": "staysaferek", "source": "tweet-000004", "content": "Pot. 8% diambil dlm tempo yg sesingkat-2nya?\nTanpa kajian?\nKrn diatas panggung?\n\nOjol minta 10%, mrk lebih bijak- bs menghitung, aplikator juga harus ambil laba utk maintenance system & ops.\nMacet, bensin naik, kredit tinggi, itu TUGAS pemerintah, enak aja dibebankan aplikator.", "post_id": "2050973011709395062"}}, {"key": "Hnirankara", "attributes": {"label": "Hnirankara", "x": 886.9709536390249, "y": 791.9227470532596, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.5509, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050973011709395062", "id": "Hnirankara", "source": "tweet-000004", "content": "Pot. 8% diambil dlm tempo yg sesingkat-2nya?\nTanpa kajian?\nKrn diatas panggung?\n\nOjol minta 10%, mrk lebih bijak- bs menghitung, aplikator juga harus ambil laba utk maintenance system & ops.\nMacet, bensin naik, kredit tinggi, itu TUGAS pemerintah, enak aja dibebankan aplikator.", "post_id": "2050973011709395062"}}, {"key": "_uluul", "attributes": {"label": "_uluul", "x": 21.030455564169714, "y": 574.0252690928064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051293681039405446", "id": "_uluul", "source": "tweet-000004", "content": "jujur bang ane juga bingung. vietnam bunga kredit kecil biar ndorong pertumbuhan entah itu perusahaan atau umkm. Kalau pada nanya \"rumah kok makin mahal ya?\", \"kenapa gaji ga nutup kpr ya?\". Itu ya salah satu sebabnya bunganya udh mahal duluan.", "post_id": "2051293681039405446"}}, {"key": "BenkTob", "attributes": {"label": "BenkTob", "x": 75.39986105230444, "y": 791.0510963188599, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7622, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051293681039405446", "id": "BenkTob", "source": "tweet-000004", "content": "jujur bang ane juga bingung. vietnam bunga kredit kecil biar ndorong pertumbuhan entah itu perusahaan atau umkm. Kalau pada nanya \"rumah kok makin mahal ya?\", \"kenapa gaji ga nutup kpr ya?\". Itu ya salah satu sebabnya bunganya udh mahal duluan.", "post_id": "2051293681039405446"}}, {"key": "eskepalmilosatu", "attributes": {"label": "eskepalmilosatu", "x": 666.2245526304147, "y": 332.10928117048553, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7622, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051293681039405446", "id": "eskepalmilosatu", "source": "tweet-000004", "content": "jujur bang ane juga bingung. vietnam bunga kredit kecil biar ndorong pertumbuhan entah itu perusahaan atau umkm. Kalau pada nanya \"rumah kok makin mahal ya?\", \"kenapa gaji ga nutup kpr ya?\". Itu ya salah satu sebabnya bunganya udh mahal duluan.", "post_id": "2051293681039405446"}}, {"key": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "radar_indramayu", "x": 85.0248496764121, "y": 112.92667013318048, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.7799, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3886567061468636286_8186324209", "id": "radar_indramayu", "source": "instagram-000001", "content": "Jakarta – Di tengah meningkatnya risiko global akibat eskalasi konflik geopolitik yang turut mendorong ketidakpastian ekonomi dunia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tetap mampu mencatatkan kinerja yang solid pada Triwulan I 2026. Dengan fundamental bisnis yang kuat didukung oleh pertumbuhan kredit yang selektif, pengelolaan biaya dana yang semakin efisien, serta kualitas aset yang terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7% year-on-year (yoy).\n.\nHal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi dan Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti.\n.\nDalam paparannya, Hery Gunardi menyampaikan bahwa sepanjang Triwulan I 2026, kondisi ekonomi global masih diwarnai oleh peningkatan risiko geopolitik yang signifikan. Meski demikian, perekonomian Indonesia tetap resilien dengan dukungan yang semakin luas dari sisi demand, supply, dan fiskal sehingga memberikan buffer terhadap ketidakpastian global dan menjaga momentum pertumbuhan. \n.\nKondisi ini juga tercermin pada industri perbankan nasional yang tetap berada dalam kondisi stabil, dengan intermediasi yang kuat, likuiditas yang memadai, serta risiko yang terkendali, dan memberikan ruang bagi perbankan untuk tetap melakukan ekspansi secara prudent.\n.\nHery Gunardi menambahkan, BRI tetap mampu menjaga momentum pertumbuhan yang solid, seiring konsistensi transformasi yang dijalankan. Hal ini tercermin pada kinerja keuangan konsolidasi hingga akhir Triwulan I 2026 yang tetap menunjukkan tren positif.\n.\nBerita Selengkapnya kunjungi Instastory  lalu KLIK TAUTAN !!!\nhttps://radarindramayu.disway.id/read/684177/bri-pertahankan-momentum-kinerja-solid-laba-bersih-meles\n.\nFollow \n.\n.\n#radarindramayu #radarcirebon #radarkuningan #radarmajalengka #infoindramayu beritahariini indonesia kabupatenindramayu news viral jabaristimewa kota kabupaten kotamangga", "post_id": "3886567061468636286_8186324209"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 922.5339308954896, "y": 746.3720886113414, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885345140851246078_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan secara resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026.\n\nAcara ini berlangsung pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang, yang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumatera Selatan Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumatera Selatan M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, dan Pengawas Tim UMKM dari DJPb Suntari.\n\nProgram ini diikuti oleh 150 pelaku UMKM terpilih yang telah melewati seleksi ketat oleh Bank Indonesia, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kewirausahaan muda yang kuat, tangguh, dan berkelanjutan.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan ekspansi pasar.\n\nDengan program ini diharapkan agar pelaku usaha dapat terus berkembang di era yang serba digital.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa InkuBI Sultan Muda dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh.\n\nTidak hanya fokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain seperti legalitas, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n\nPelaksanaan program ini turut melibatkan akademisi dan praktisi sebagai pendamping dan pengarah untuk menggali dan mengoptimalkan potensi wirausahawan muda yang selama ini belum tergarap maksimal.\n\nKolaborasi lintas sektor, menurutnya, adalah kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing.\n\nSumatera Selatan memiliki potensi pengembangan UMKM yang besar baik dari sektor pertanian seperti kopi dan kelapa, hingga sektor makanan dan sektor fashion / wastra.\n\nDari 150 peserta UMKM yang lolos seleksi, mayoritas berasal dari sektor makanan dan minuman yang mencapai 55% disusul sektor fashion (15%), jasa (11%), dan craft (9%).\n\n#bankindonesiasumateraselatan \n#bisumsel \n \n#pemprovsumsel \n#inkubi \n#fyp", "post_id": "3885345140851246078_6614111699"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumsel", "x": 210.83170979881726, "y": 386.4421268372472, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5509, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885345140851246078_6614111699", "id": "bank_indonesia_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan secara resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026.\n\nAcara ini berlangsung pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang, yang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumatera Selatan Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumatera Selatan M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, dan Pengawas Tim UMKM dari DJPb Suntari.\n\nProgram ini diikuti oleh 150 pelaku UMKM terpilih yang telah melewati seleksi ketat oleh Bank Indonesia, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kewirausahaan muda yang kuat, tangguh, dan berkelanjutan.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan ekspansi pasar.\n\nDengan program ini diharapkan agar pelaku usaha dapat terus berkembang di era yang serba digital.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa InkuBI Sultan Muda dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh.\n\nTidak hanya fokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain seperti legalitas, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n\nPelaksanaan program ini turut melibatkan akademisi dan praktisi sebagai pendamping dan pengarah untuk menggali dan mengoptimalkan potensi wirausahawan muda yang selama ini belum tergarap maksimal.\n\nKolaborasi lintas sektor, menurutnya, adalah kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing.\n\nSumatera Selatan memiliki potensi pengembangan UMKM yang besar baik dari sektor pertanian seperti kopi dan kelapa, hingga sektor makanan dan sektor fashion / wastra.\n\nDari 150 peserta UMKM yang lolos seleksi, mayoritas berasal dari sektor makanan dan minuman yang mencapai 55% disusul sektor fashion (15%), jasa (11%), dan craft (9%).\n\n#bankindonesiasumateraselatan \n#bisumsel \n \n#pemprovsumsel \n#inkubi \n#fyp", "post_id": "3885345140851246078_6614111699"}}, {"key": "peko_unpam", "attributes": {"label": "peko_unpam", "x": 207.72612715912942, "y": 98.23183774166522, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 3, "degree": 5}, "_id": "3888827666041258497_7705413878", "id": "peko_unpam", "source": "instagram-000001", "content": "🧠💡 Belajar ekonomi bukan cuma di kertas neraca!\nDalam rangka Hari Pendidikan Nasional, program studi Pendidikan Ekonomi UNPAM mengajak:\n👉 Peduli pada pendampingan UMKM sekitar kampus\n👉 Belajar literasi keuangan inklusif untuk masyarakat\n👉 Menghidupkan nilai gotong royong dalam ekonomi kerakyatan\n\nPendidikan sosial adalah jiwa dari ekonomi yang bermartabat.\nYuk, buktikan kontribusimu mulai dari kampus!\n\n📌 Like, share, dan ajak teman-temanmu bergerak!\n.\n.\nFollow us ⬇️\n📌Info seputar kampus\n🔰 Instagram : \n🎬 TikTok : \n🎦 YouTube : pekounpam\n\n📌Info Seputar Akademik\n 🌐 peko.unpam.ac.id\n📲 : 085716310187\n\n📌Info Seputar Mahasiswa Peko\n🏷 \n\n📍Opsi Kelas Tersedia Kampus Viktor:\nReguler A (Pagi) \nReguler B (Malam)\nReguler CK (Kamis)\nReguler CS (Sabtu)\n\n📌Daftarkan dirimu sekarang di Prodi Pendidikan Ekonomi melalui (pmb.unpam.ac.id)\n☄️Profil Lulusan;\n- Guru Profesional\n- Praktisi Perbankan\n- Praktisi Ekonomi dan Keuangan\n- Staf Keuangan\n- Peneliti\n- Enterpreneurship\n- Edupreneurship\n\n#unpamberbagiuntuknegeri \n#unpamkampusperadaban \n#unpampeko \n#pekokatalisatorperadaban\n#bergerakberdampak", "post_id": "3888827666041258497_7705413878"}}, {"key": "himapeko", "attributes": {"label": "himapeko", "x": 10.589127312571778, "y": 555.3323491547307, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3888827666041258497_7705413878", "id": "himapeko", "source": "instagram-000001", "content": "🧠💡 Belajar ekonomi bukan cuma di kertas neraca!\nDalam rangka Hari Pendidikan Nasional, program studi Pendidikan Ekonomi UNPAM mengajak:\n👉 Peduli pada pendampingan UMKM sekitar kampus\n👉 Belajar literasi keuangan inklusif untuk masyarakat\n👉 Menghidupkan nilai gotong royong dalam ekonomi kerakyatan\n\nPendidikan sosial adalah jiwa dari ekonomi yang bermartabat.\nYuk, buktikan kontribusimu mulai dari kampus!\n\n📌 Like, share, dan ajak teman-temanmu bergerak!\n.\n.\nFollow us ⬇️\n📌Info seputar kampus\n🔰 Instagram : \n🎬 TikTok : \n🎦 YouTube : pekounpam\n\n📌Info Seputar Akademik\n 🌐 peko.unpam.ac.id\n📲 : 085716310187\n\n📌Info Seputar Mahasiswa Peko\n🏷 \n\n📍Opsi Kelas Tersedia Kampus Viktor:\nReguler A (Pagi) \nReguler B (Malam)\nReguler CK (Kamis)\nReguler CS (Sabtu)\n\n📌Daftarkan dirimu sekarang di Prodi Pendidikan Ekonomi melalui (pmb.unpam.ac.id)\n☄️Profil Lulusan;\n- Guru Profesional\n- Praktisi Perbankan\n- Praktisi Ekonomi dan Keuangan\n- Staf Keuangan\n- Peneliti\n- Enterpreneurship\n- Edupreneurship\n\n#unpamberbagiuntuknegeri \n#unpamkampusperadaban \n#unpampeko \n#pekokatalisatorperadaban\n#bergerakberdampak", "post_id": "3888827666041258497_7705413878"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 402.3181633709203, "y": 386.28815280253, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.2451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 5, "degree": 6}, "_id": "3889404701389776268_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\nPT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mendukung pengembangan talenta Indonesia masa depan melalui kolaborasi strategis dengan dunia perguruan tinggi. Untuk memperkuat kerja sama yang telah terjalin, CIMB Niaga menyelenggarakan ‘CIMB Niaga U-Partners (University Partners) Gathering’ yang dihadiri lebih dari 27 universitas secara hybrid di Graha CIMB Niaga, Jakarta, pekan lalu.\n\nCIMB Niaga U-Partners Gathering menjadi wadah silaturahmi sekaligus apresiasi kepada perguruan tinggi mitra yang selama ini berkontribusi aktif dalam berbagai inisiatif bersama CIMB Niaga. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemitraan dalam pengembangan talenta muda, peningkatan literasi keuangan, serta kolaborasi program edukatif yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja saat ini.\n\nDirektur Human Resources CIMB Niaga Joni Raini menyampaikan, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam mewujudkan purpose Advancing Customers and Society. CIMB Niaga senantiasa mendukung nasabah dan masyarakat dalam mewujudkan mimpi dan aspirasinya, termasuk dalam ranah edukasi. Karena, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang adaptif, berdaya saing, dan memahami literasi keuangan dengan baik.\n\n“Kerja sama yang produktif antara industri perbankan dan institusi pendidikan kini semakin penting sebagai kebutuhan fundamental untuk menciptakan ekosistem talenta yang relevan dengan dinamika terkini. Di CIMB Niaga, kami memandang kemitraan dengan perguruan tinggi sebagai investasi jangka panjang dalam membangun future talents yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kesiapan menghadapi transformasi digital,” kata Joni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (4/5/2026).\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#cimbniaga #cimbniagasyariah #kinerjabank #sumselmedia", "post_id": "3889404701389776268_56622120775"}}, {"key": "cimb_niaga", "attributes": {"label": "cimb_niaga", "x": 214.4412395125297, "y": 143.95296141388957, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.2451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889404701389776268_56622120775", "id": "cimb_niaga", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\nPT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mendukung pengembangan talenta Indonesia masa depan melalui kolaborasi strategis dengan dunia perguruan tinggi. Untuk memperkuat kerja sama yang telah terjalin, CIMB Niaga menyelenggarakan ‘CIMB Niaga U-Partners (University Partners) Gathering’ yang dihadiri lebih dari 27 universitas secara hybrid di Graha CIMB Niaga, Jakarta, pekan lalu.\n\nCIMB Niaga U-Partners Gathering menjadi wadah silaturahmi sekaligus apresiasi kepada perguruan tinggi mitra yang selama ini berkontribusi aktif dalam berbagai inisiatif bersama CIMB Niaga. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemitraan dalam pengembangan talenta muda, peningkatan literasi keuangan, serta kolaborasi program edukatif yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja saat ini.\n\nDirektur Human Resources CIMB Niaga Joni Raini menyampaikan, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam mewujudkan purpose Advancing Customers and Society. CIMB Niaga senantiasa mendukung nasabah dan masyarakat dalam mewujudkan mimpi dan aspirasinya, termasuk dalam ranah edukasi. Karena, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang adaptif, berdaya saing, dan memahami literasi keuangan dengan baik.\n\n“Kerja sama yang produktif antara industri perbankan dan institusi pendidikan kini semakin penting sebagai kebutuhan fundamental untuk menciptakan ekosistem talenta yang relevan dengan dinamika terkini. Di CIMB Niaga, kami memandang kemitraan dengan perguruan tinggi sebagai investasi jangka panjang dalam membangun future talents yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kesiapan menghadapi transformasi digital,” kata Joni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (4/5/2026).\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#cimbniaga #cimbniagasyariah #kinerjabank #sumselmedia", "post_id": "3889404701389776268_56622120775"}}, {"key": "cimbniagasyariahplg", "attributes": {"label": "cimbniagasyariahplg", "x": 234.53090463989167, "y": 469.3859289708944, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.2451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889404701389776268_56622120775", "id": "cimbniagasyariahplg", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\nPT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mendukung pengembangan talenta Indonesia masa depan melalui kolaborasi strategis dengan dunia perguruan tinggi. Untuk memperkuat kerja sama yang telah terjalin, CIMB Niaga menyelenggarakan ‘CIMB Niaga U-Partners (University Partners) Gathering’ yang dihadiri lebih dari 27 universitas secara hybrid di Graha CIMB Niaga, Jakarta, pekan lalu.\n\nCIMB Niaga U-Partners Gathering menjadi wadah silaturahmi sekaligus apresiasi kepada perguruan tinggi mitra yang selama ini berkontribusi aktif dalam berbagai inisiatif bersama CIMB Niaga. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemitraan dalam pengembangan talenta muda, peningkatan literasi keuangan, serta kolaborasi program edukatif yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja saat ini.\n\nDirektur Human Resources CIMB Niaga Joni Raini menyampaikan, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam mewujudkan purpose Advancing Customers and Society. CIMB Niaga senantiasa mendukung nasabah dan masyarakat dalam mewujudkan mimpi dan aspirasinya, termasuk dalam ranah edukasi. Karena, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang adaptif, berdaya saing, dan memahami literasi keuangan dengan baik.\n\n“Kerja sama yang produktif antara industri perbankan dan institusi pendidikan kini semakin penting sebagai kebutuhan fundamental untuk menciptakan ekosistem talenta yang relevan dengan dinamika terkini. Di CIMB Niaga, kami memandang kemitraan dengan perguruan tinggi sebagai investasi jangka panjang dalam membangun future talents yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kesiapan menghadapi transformasi digital,” kata Joni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (4/5/2026).\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#cimbniaga #cimbniagasyariah #kinerjabank #sumselmedia", "post_id": "3889404701389776268_56622120775"}}, {"key": "cimbmalaysia", "attributes": {"label": "cimbmalaysia", "x": 301.1851373366684, "y": 106.17590519417375, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.2451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889404701389776268_56622120775", "id": "cimbmalaysia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\nPT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mendukung pengembangan talenta Indonesia masa depan melalui kolaborasi strategis dengan dunia perguruan tinggi. Untuk memperkuat kerja sama yang telah terjalin, CIMB Niaga menyelenggarakan ‘CIMB Niaga U-Partners (University Partners) Gathering’ yang dihadiri lebih dari 27 universitas secara hybrid di Graha CIMB Niaga, Jakarta, pekan lalu.\n\nCIMB Niaga U-Partners Gathering menjadi wadah silaturahmi sekaligus apresiasi kepada perguruan tinggi mitra yang selama ini berkontribusi aktif dalam berbagai inisiatif bersama CIMB Niaga. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemitraan dalam pengembangan talenta muda, peningkatan literasi keuangan, serta kolaborasi program edukatif yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja saat ini.\n\nDirektur Human Resources CIMB Niaga Joni Raini menyampaikan, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam mewujudkan purpose Advancing Customers and Society. CIMB Niaga senantiasa mendukung nasabah dan masyarakat dalam mewujudkan mimpi dan aspirasinya, termasuk dalam ranah edukasi. Karena, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang adaptif, berdaya saing, dan memahami literasi keuangan dengan baik.\n\n“Kerja sama yang produktif antara industri perbankan dan institusi pendidikan kini semakin penting sebagai kebutuhan fundamental untuk menciptakan ekosistem talenta yang relevan dengan dinamika terkini. Di CIMB Niaga, kami memandang kemitraan dengan perguruan tinggi sebagai investasi jangka panjang dalam membangun future talents yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kesiapan menghadapi transformasi digital,” kata Joni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (4/5/2026).\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#cimbniaga #cimbniagasyariah #kinerjabank #sumselmedia", "post_id": "3889404701389776268_56622120775"}}, {"key": "lani_darmawan", "attributes": {"label": "lani_darmawan", "x": 14.586893025947845, "y": 259.29642369477534, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.2451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889404701389776268_56622120775", "id": "lani_darmawan", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\nPT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mendukung pengembangan talenta Indonesia masa depan melalui kolaborasi strategis dengan dunia perguruan tinggi. Untuk memperkuat kerja sama yang telah terjalin, CIMB Niaga menyelenggarakan ‘CIMB Niaga U-Partners (University Partners) Gathering’ yang dihadiri lebih dari 27 universitas secara hybrid di Graha CIMB Niaga, Jakarta, pekan lalu.\n\nCIMB Niaga U-Partners Gathering menjadi wadah silaturahmi sekaligus apresiasi kepada perguruan tinggi mitra yang selama ini berkontribusi aktif dalam berbagai inisiatif bersama CIMB Niaga. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemitraan dalam pengembangan talenta muda, peningkatan literasi keuangan, serta kolaborasi program edukatif yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja saat ini.\n\nDirektur Human Resources CIMB Niaga Joni Raini menyampaikan, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam mewujudkan purpose Advancing Customers and Society. CIMB Niaga senantiasa mendukung nasabah dan masyarakat dalam mewujudkan mimpi dan aspirasinya, termasuk dalam ranah edukasi. Karena, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang adaptif, berdaya saing, dan memahami literasi keuangan dengan baik.\n\n“Kerja sama yang produktif antara industri perbankan dan institusi pendidikan kini semakin penting sebagai kebutuhan fundamental untuk menciptakan ekosistem talenta yang relevan dengan dinamika terkini. Di CIMB Niaga, kami memandang kemitraan dengan perguruan tinggi sebagai investasi jangka panjang dalam membangun future talents yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kesiapan menghadapi transformasi digital,” kata Joni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (4/5/2026).\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#cimbniaga #cimbniagasyariah #kinerjabank #sumselmedia", "post_id": "3889404701389776268_56622120775"}}, {"key": "telinga.anggota", "attributes": {"label": "telinga.anggota", "x": 677.1928417736566, "y": 120.00898882757294, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7592878029194530068", "id": "telinga.anggota", "source": "tiktok-000001", "content": "Didik Haryadi mendorong kebijakan relaksasi kredit untuk meringankan beban masyarakat dan UMKM terdampak bencana di Aceh dan Sumatera, agar mereka punya ruang pulih tanpa tekanan angsuran yang berat. Relaksasi kredit seperti ini direspons oleh perbankan dan OJK sebagai bagian dari pemulihan ekonomi pascabencana.  Haryadi Official  #didikharyadi #dprri #fraksipdiperjuangan #acehtamiang #bencanaalam", "post_id": "7592878029194530068"}}, {"key": "Didik", "attributes": {"label": "Didik", "x": 630.0867399635109, "y": 975.1095609365258, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7622, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7592878029194530068", "id": "Didik", "source": "tiktok-000001", "content": "Didik Haryadi mendorong kebijakan relaksasi kredit untuk meringankan beban masyarakat dan UMKM terdampak bencana di Aceh dan Sumatera, agar mereka punya ruang pulih tanpa tekanan angsuran yang berat. Relaksasi kredit seperti ini direspons oleh perbankan dan OJK sebagai bagian dari pemulihan ekonomi pascabencana.  Haryadi Official  #didikharyadi #dprri #fraksipdiperjuangan #acehtamiang #bencanaalam", "post_id": "7592878029194530068"}}, {"key": "matzi282", "attributes": {"label": "matzi282", "x": 145.60119591472565, "y": 707.5738989565439, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635229392267971848", "id": "matzi282", "source": "tiktok-000001", "content": "BBCA & BBRI turun? Ini penyebab utamanya 👇 Sentimen global lagi negatif Asing banyak jual (foreign outflow) Profit taking setelah naik tinggi Isu suku bunga & perlambatan kredit Rotasi ke sektor lain Intinya: lebih ke faktor pasar & aliran dana, bukan karena fundamental jelek. #RivanKurniawan #PortoAntiBadai #ValueInvesting #SahamValuePlay  BZ-2025-C1839C", "post_id": "7635229392267971848"}}, {"key": "rivan.kurniawan", "attributes": {"label": "rivan.kurniawan", "x": 48.12708416442091, "y": 276.953626573324, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5509, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635229392267971848", "id": "rivan.kurniawan", "source": "tiktok-000001", "content": "BBCA & BBRI turun? Ini penyebab utamanya 👇 Sentimen global lagi negatif Asing banyak jual (foreign outflow) Profit taking setelah naik tinggi Isu suku bunga & perlambatan kredit Rotasi ke sektor lain Intinya: lebih ke faktor pasar & aliran dana, bukan karena fundamental jelek. #RivanKurniawan #PortoAntiBadai #ValueInvesting #SahamValuePlay  BZ-2025-C1839C", "post_id": "7635229392267971848"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "attributes": {"label": "nasionalcorruptionwatch2", "x": 446.0881243501487, "y": 801.8940235347477, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "7635121002875227400", "id": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 749.6825777076451, "y": 47.331701418622195, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.482, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "kejaksaan.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "kpk_ri", "attributes": {"label": "kpk_ri", "x": 258.6027060817581, "y": 702.7581870363032, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.482, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "kpk_ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "divhumaspolriofficial", "attributes": {"label": "divhumaspolriofficial", "x": 927.097315366959, "y": 845.9110854986169, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.482, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "divhumaspolriofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "partaigerindra", "attributes": {"label": "partaigerindra", "x": 935.8334894216866, "y": 775.7381788668317, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.482, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "partaigerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "prabowosubianto08", "attributes": {"label": "prabowosubianto08", "x": 659.1134641692122, "y": 450.2415839190951, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.482, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "prabowosubianto08", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 825.551598438699, "y": 489.5267837281435, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.482, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "menkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "purbayayudhis", "x": 766.7049301142112, "y": 859.4700395350272, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.482, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "purbayayudhis", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "bpk.ri", "attributes": {"label": "bpk.ri", "x": 704.6552287376634, "y": 571.1813249266064, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.482, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "bpk.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "beacukairi", "attributes": {"label": "beacukairi", "x": 775.7151466335262, "y": 385.5235201749514, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.482, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "beacukairi", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "dozdoz_", "attributes": {"label": "dozdoz_", "x": 721.1149354029226, "y": 116.80201023418779, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7591892524214521095", "id": "dozdoz_", "source": "tiktok-000001", "content": "📦 StokTera – Kelola Stok Bisnis Gratis & Mudah StokTera adalah platform manajemen inventori 100% GRATIS berbasis website yang membantu UMKM dan bisnis kecil–menengah mengelola stok barang secara real-time, akurat, dan efisien. Tanpa biaya. Tanpa langganan. Tanpa batasan fitur. Akses sekarang di 🌐 www.stoktera.com 🎉 Kenapa Pilih StokTera? ✔ Semua fitur GRATIS ✔ Tidak ada biaya bulanan ✔ Tidak ada trial terbatas ✔ Tidak perlu kartu kredit Gunakan langsung, tanpa risiko. 🌐 Tersedia Sekarang (Versi Website) Akses dari desktop, tablet, & smartphone Cukup buka browser, tanpa instal aplikasi Data tersimpan aman di cloud Bisa digunakan kapan saja & di mana saja 🚀 Fitur Unggulan (GRATIS) Dashboard statistik inventori Pencatatan stok masuk & keluar real-time Manajemen produk & kategori Import & export Excel Laporan PDF & Excel profesional Alert otomatis stok menipis AI Smart Assistant 24/7 Semua fitur di atas GRATIS, tanpa batasan. 💡 Manfaat Nyata untuk Bisnis Anda ✅ Hemat waktu operasional hingga 70% ✅ Kurangi kesalahan pencatatan stok ✅ Kontrol stok lebih rapi & transparan ✅ Keputusan bisnis lebih tepat 👥 Cocok untuk: UMKM • Toko Retail • Gudang Kecil • Toko Online • Distributor Kecil 🤖 AI Smart Assistant (GRATIS) Butuh bantuan? AI Assistant StokTera siap membantu Anda 24/7—mulai dari panduan penggunaan hingga troubleshooting, tanpa biaya tambahan. 📱 Aplikasi Mobile – Coming Soon 🚧 Aplikasi mobile StokTera sedang dikembangkan 📆 Rilis sekitar Mei 2026 Gunakan versi website sekarang di stoktera.com—gratis sepenuhnya. 🔥 Mulai Sekarang 👉 Kelola inventori bisnis Anda secara profesional, tanpa biaya 🌐 www.stoktera.com   StokTera – Gratis, Mudah, dan Profesional untuk Bisnis Anda", "post_id": "7591892524214521095"}}, {"key": "StokTera", "attributes": {"label": "StokTera", "x": 368.96408015404245, "y": 741.0688128235984, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5509, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7591892524214521095", "id": "StokTera", "source": "tiktok-000001", "content": "📦 StokTera – Kelola Stok Bisnis Gratis & Mudah StokTera adalah platform manajemen inventori 100% GRATIS berbasis website yang membantu UMKM dan bisnis kecil–menengah mengelola stok barang secara real-time, akurat, dan efisien. Tanpa biaya. Tanpa langganan. Tanpa batasan fitur. Akses sekarang di 🌐 www.stoktera.com 🎉 Kenapa Pilih StokTera? ✔ Semua fitur GRATIS ✔ Tidak ada biaya bulanan ✔ Tidak ada trial terbatas ✔ Tidak perlu kartu kredit Gunakan langsung, tanpa risiko. 🌐 Tersedia Sekarang (Versi Website) Akses dari desktop, tablet, & smartphone Cukup buka browser, tanpa instal aplikasi Data tersimpan aman di cloud Bisa digunakan kapan saja & di mana saja 🚀 Fitur Unggulan (GRATIS) Dashboard statistik inventori Pencatatan stok masuk & keluar real-time Manajemen produk & kategori Import & export Excel Laporan PDF & Excel profesional Alert otomatis stok menipis AI Smart Assistant 24/7 Semua fitur di atas GRATIS, tanpa batasan. 💡 Manfaat Nyata untuk Bisnis Anda ✅ Hemat waktu operasional hingga 70% ✅ Kurangi kesalahan pencatatan stok ✅ Kontrol stok lebih rapi & transparan ✅ Keputusan bisnis lebih tepat 👥 Cocok untuk: UMKM • Toko Retail • Gudang Kecil • Toko Online • Distributor Kecil 🤖 AI Smart Assistant (GRATIS) Butuh bantuan? AI Assistant StokTera siap membantu Anda 24/7—mulai dari panduan penggunaan hingga troubleshooting, tanpa biaya tambahan. 📱 Aplikasi Mobile – Coming Soon 🚧 Aplikasi mobile StokTera sedang dikembangkan 📆 Rilis sekitar Mei 2026 Gunakan versi website sekarang di stoktera.com—gratis sepenuhnya. 🔥 Mulai Sekarang 👉 Kelola inventori bisnis Anda secara profesional, tanpa biaya 🌐 www.stoktera.com   StokTera – Gratis, Mudah, dan Profesional untuk Bisnis Anda", "post_id": "7591892524214521095"}}, {"key": "andysugarr", "attributes": {"label": "andysugarr", "x": 529.9490977861575, "y": 348.0758199725551, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635579507755339015", "id": "andysugarr", "source": "tiktok-000001", "content": "Ayo rekkkk! 🔥 Merapat, Grand City Surabaya lagi rame pol! Grand Launching JConnect Mobile  Jatim  📅 1 – 3 Mei 2026 📍Grand City, Surabaya Banyak hiburan seru mulai dari Vanzon, kulineran, UMKM, sampai dimeriahkan artis-artis top kayak Liodra, Tulus, Juicy Lucy, Coldiac, Gea Indrawari, dll 🎤✨ Masuknya GRATIS! Cukup tunjukin aplikasi JConnect Mobile Banking aja 👌 Gaskeun saiki, ojo sampe ketinggalan moment e! ❤️❤️❤️ * PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah berizin resmi, terdaftar, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). -Diawasi oleh Bank Indonesia: Memastikan operasionalnya sesuai dengan kebijakan sistem pembayaran dan moneter. -Peserta Penjamin LPS: Seluruh simpanan nasabah dijamin keamanannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.Dengan legalitas tersebut, seluruh produk dan layanan perbankan yang ditawarkan oleh Bank Jatim terjamin aman dan kredibel.", "post_id": "7635579507755339015"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 387.8838299351507, "y": 937.9698755633423, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5509, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635579507755339015", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Ayo rekkkk! 🔥 Merapat, Grand City Surabaya lagi rame pol! Grand Launching JConnect Mobile  Jatim  📅 1 – 3 Mei 2026 📍Grand City, Surabaya Banyak hiburan seru mulai dari Vanzon, kulineran, UMKM, sampai dimeriahkan artis-artis top kayak Liodra, Tulus, Juicy Lucy, Coldiac, Gea Indrawari, dll 🎤✨ Masuknya GRATIS! Cukup tunjukin aplikasi JConnect Mobile Banking aja 👌 Gaskeun saiki, ojo sampe ketinggalan moment e! ❤️❤️❤️ * PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah berizin resmi, terdaftar, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). -Diawasi oleh Bank Indonesia: Memastikan operasionalnya sesuai dengan kebijakan sistem pembayaran dan moneter. -Peserta Penjamin LPS: Seluruh simpanan nasabah dijamin keamanannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.Dengan legalitas tersebut, seluruh produk dan layanan perbankan yang ditawarkan oleh Bank Jatim terjamin aman dan kredibel.", "post_id": "7635579507755339015"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 518.096279679722, "y": 384.20179392164965, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "u-B1WIOpfj4", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Instruksikan Bank Negara Pangkas Bunga Kredit Rakyat | KMP\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo memerintahkan bank-bank milik negara untuk menurunkan bunga kredit usaha rakyat menjadi maksimal 5 persen per tahun.\n\nInstruksi tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monas, Jumat (1/5/2026).\n\nDalam sambutannya, Presiden menyoroti tingginya beban bunga pinjaman yang selama ini harus ditanggung oleh masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menyebut, tidak jarang bunga pinjaman yang dikenakan mencapai angka yang sangat tinggi dan memberatkan.\n\nSebagai langkah konkret, Presiden menginstruksikan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk segera menyesuaikan suku bunga kredit usaha rakyat agar lebih terjangkau.\n\nKebijakan ini diharapkan dapat memperluas akses permodalan bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan sektor UMKM. Pemerintah juga menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan sistem perbankan yang lebih inklusif.\n\nPresiden menegaskan bahwa ke depan tidak boleh lagi ada bunga pinjaman tinggi yang membebani rakyat kecil, sehingga akses pembiayaan dapat lebih adil dan merata.\n\n#presidenprabowo  #kreditrakyat  #bungabank   #ekonomikerakyatan  #prabowosubianto   #mayday2026   #umkm  #himbara  #ekonomi  #garudatv \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "u-B1WIOpfj4"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 972.2995969428506, "y": 991.5055141627346, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7622, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "u-B1WIOpfj4", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Instruksikan Bank Negara Pangkas Bunga Kredit Rakyat | KMP\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo memerintahkan bank-bank milik negara untuk menurunkan bunga kredit usaha rakyat menjadi maksimal 5 persen per tahun.\n\nInstruksi tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monas, Jumat (1/5/2026).\n\nDalam sambutannya, Presiden menyoroti tingginya beban bunga pinjaman yang selama ini harus ditanggung oleh masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menyebut, tidak jarang bunga pinjaman yang dikenakan mencapai angka yang sangat tinggi dan memberatkan.\n\nSebagai langkah konkret, Presiden menginstruksikan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk segera menyesuaikan suku bunga kredit usaha rakyat agar lebih terjangkau.\n\nKebijakan ini diharapkan dapat memperluas akses permodalan bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan sektor UMKM. Pemerintah juga menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan sistem perbankan yang lebih inklusif.\n\nPresiden menegaskan bahwa ke depan tidak boleh lagi ada bunga pinjaman tinggi yang membebani rakyat kecil, sehingga akses pembiayaan dapat lebih adil dan merata.\n\n#presidenprabowo  #kreditrakyat  #bungabank   #ekonomikerakyatan  #prabowosubianto   #mayday2026   #umkm  #himbara  #ekonomi  #garudatv \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "u-B1WIOpfj4"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 104.42803141010005, "y": 909.9410606241828, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "xgZbysdX_Dw", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun Padahal IHSG Sebenarnya Undervalue? Tsunami Cuan Saham Bank!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di tengah kepanikan pasar modal saat ini, kinerja IHSG secara year-to-date (YTD) tercatat anjlok hingga minus 19,55%. Banyak investor ritel yang kebingungan melihat anomali ekstrem ini dan bertanya-tanya: Jika IHSG Sebenarnya Undervalue, lalu Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun?\n\nMari kita bongkar fakta makroekonominya. Berdasarkan indikator legendaris Buffett Indicator, total kapitalisasi pasar kita sejatinya hanya mencerminkan 51,98% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sangat fantastis, yakni senilai Rp23.821,1 triliun pada tahun 2025. Bahkan, porsi saham yang beredar bebas atau free float di IHSG sangatlah sempit, hanya setara dengan 13,03% dari total PDB nasional kita. Bursa kita terlihat \"kerdil\" dan murah karena urat nadi ekonomi raksasa Indonesia seperti UMKM, gurita bisnis keluarga, dan perusahaan BUMN raksasa berstatus non-listed masih beroperasi di luar bursa. Itulah alasan utama mengapa fundamental makro IHSG sebenarnya undervalue dan tertinggal jauh dari rata-rata negara ASEAN.\n\nNamun, jika fundamental kita bursa kita bintang lima, mengapa terjadi \"tsunami\" arus dana keluar? Sejak awal tahun, investor asing telah melakukan aksi jual bersih (net sell) yang sangat masif hingga mencapai Rp49,87 triliun. Asing kabur meninggalkan IHSG bukan karena ekonomi kita hancur, melainkan karena didorong oleh sentimen dan kepanikan global. Ketidakpastian dari kebijakan politik Trump, memanasnya tensi geopolitik perang di Timur Tengah (khususnya Selat Hormuz), hingga kekhawatiran atas narasi kebijakan domestik membuat banyak investor asing memindahkan asetnya ke bursa Amerika Serikat dan instrumen kripto yang dinilai lebih menguntungkan.\n\nKeluarnya puluhan triliun dana asing ini telah memaksa IHSG masuk ke fase jenuh jual atau oversold yang sangat dalam. Tapi jangan salah, bagi investor lokal, ini adalah peluang emas yang sangat langka! Struktur bursa kita pada dasarnya sangat \"Bank-Driven\" atau didominasi oleh segelintir saham perbankan raksasa sebagai tulang punggung pencetak laba terbesar. Akibat badai kepanikan asing ini, valuasi saham-saham bank terbaik kita terdiskon gila-gilaan. Saat ini, Price to Earnings Ratio (PER) untuk saham BBRI dan BMRI berada di level sangat murah di bawah 8 kali, sementara saham favorit asing BBCA bisa dinikmati dengan PER di bawah 13 kali.\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan memandu Anda untuk menavigasi badai IHSG. Jangan ikut-ikutan panik atau termakan mitos psikologis \"sell in May and go away\". Bertahanlah di bursa dalam negeri dan manfaatkan momentum oversold ini dengan strategi akumulasi bertahap atau \"cicil selot selot\" secara santai pada saham berfundamental solid yang sedang didiskon pasar.\n\nTonton video ini sampai habis agar Anda paham rahasia piramida keuntungan IHSG dan siap menyambut potensi rerating pasar di masa depan. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan Comment pendapat Anda soal aksi jual asing, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan Share video ini ke komunitas investor lainnya!\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan semata-mata sebagai edukasi dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk mutlak melakukan jual atau beli saham. Semua keputusan, risiko, dan hasil akhir dari investasi sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai masing-masing investor.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#IHSG #WawasanCerdas #IHSGUndervalue #AsingKabur #InvestasiSaham #SahamBank #BelajarSahamPemula #SahamOversold #AnalisaIHSG #IHSGHariIni #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "xgZbysdX_Dw"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 514.604124502206, "y": 113.63047319924546, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7622, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "xgZbysdX_Dw", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun Padahal IHSG Sebenarnya Undervalue? Tsunami Cuan Saham Bank!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di tengah kepanikan pasar modal saat ini, kinerja IHSG secara year-to-date (YTD) tercatat anjlok hingga minus 19,55%. Banyak investor ritel yang kebingungan melihat anomali ekstrem ini dan bertanya-tanya: Jika IHSG Sebenarnya Undervalue, lalu Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun?\n\nMari kita bongkar fakta makroekonominya. Berdasarkan indikator legendaris Buffett Indicator, total kapitalisasi pasar kita sejatinya hanya mencerminkan 51,98% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sangat fantastis, yakni senilai Rp23.821,1 triliun pada tahun 2025. Bahkan, porsi saham yang beredar bebas atau free float di IHSG sangatlah sempit, hanya setara dengan 13,03% dari total PDB nasional kita. Bursa kita terlihat \"kerdil\" dan murah karena urat nadi ekonomi raksasa Indonesia seperti UMKM, gurita bisnis keluarga, dan perusahaan BUMN raksasa berstatus non-listed masih beroperasi di luar bursa. Itulah alasan utama mengapa fundamental makro IHSG sebenarnya undervalue dan tertinggal jauh dari rata-rata negara ASEAN.\n\nNamun, jika fundamental kita bursa kita bintang lima, mengapa terjadi \"tsunami\" arus dana keluar? Sejak awal tahun, investor asing telah melakukan aksi jual bersih (net sell) yang sangat masif hingga mencapai Rp49,87 triliun. Asing kabur meninggalkan IHSG bukan karena ekonomi kita hancur, melainkan karena didorong oleh sentimen dan kepanikan global. Ketidakpastian dari kebijakan politik Trump, memanasnya tensi geopolitik perang di Timur Tengah (khususnya Selat Hormuz), hingga kekhawatiran atas narasi kebijakan domestik membuat banyak investor asing memindahkan asetnya ke bursa Amerika Serikat dan instrumen kripto yang dinilai lebih menguntungkan.\n\nKeluarnya puluhan triliun dana asing ini telah memaksa IHSG masuk ke fase jenuh jual atau oversold yang sangat dalam. Tapi jangan salah, bagi investor lokal, ini adalah peluang emas yang sangat langka! Struktur bursa kita pada dasarnya sangat \"Bank-Driven\" atau didominasi oleh segelintir saham perbankan raksasa sebagai tulang punggung pencetak laba terbesar. Akibat badai kepanikan asing ini, valuasi saham-saham bank terbaik kita terdiskon gila-gilaan. Saat ini, Price to Earnings Ratio (PER) untuk saham BBRI dan BMRI berada di level sangat murah di bawah 8 kali, sementara saham favorit asing BBCA bisa dinikmati dengan PER di bawah 13 kali.\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan memandu Anda untuk menavigasi badai IHSG. Jangan ikut-ikutan panik atau termakan mitos psikologis \"sell in May and go away\". Bertahanlah di bursa dalam negeri dan manfaatkan momentum oversold ini dengan strategi akumulasi bertahap atau \"cicil selot selot\" secara santai pada saham berfundamental solid yang sedang didiskon pasar.\n\nTonton video ini sampai habis agar Anda paham rahasia piramida keuntungan IHSG dan siap menyambut potensi rerating pasar di masa depan. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan Comment pendapat Anda soal aksi jual asing, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan Share video ini ke komunitas investor lainnya!\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan semata-mata sebagai edukasi dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk mutlak melakukan jual atau beli saham. Semua keputusan, risiko, dan hasil akhir dari investasi sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai masing-masing investor.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#IHSG #WawasanCerdas #IHSGUndervalue #AsingKabur #InvestasiSaham #SahamBank #BelajarSahamPemula #SahamOversold #AnalisaIHSG #IHSGHariIni #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "xgZbysdX_Dw"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "attributes": {"label": "@lampungpostupdate", "x": 973.6282602448049, "y": 395.16175360580564, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Jvm9QXsxjMQ", "id": "@lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "Perempuan Berdaya, Keuangan Kuat, Indonesia Maju\n\nPeringatan Hari Kartini menjadi momen refleksi untuk mendorong peningkatan kapasitas perempuan, termasuk dalam hal literasi keuangan. Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, serta Layanan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Ety Elyati, mengatakan tingkat literasi keuangan perempuan masih lebih rendah dibandingkan laki-laki.\n\nBerdasarkan data tahun 2025, indeks literasi keuangan perempuan berada di angka 65,58 persen, sedangkan laki-laki mencapai 67,32 persen. Walaupun selisihnya relatif kecil, hal ini tetap menjadi perhatian mengingat perempuan, termasuk ibu rumah tangga, memiliki peran strategis dalam mengatur keuangan. \n\n“Penggunaan produk atau layanan keuangan sudah cukup masif, namun masih ada gap terhadap pemahaman,” ujarnya.\n\nDalam podcast Economic Corner Lampung Post bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Ety menjelaskan tingkat inklusi keuangan telah mencapai 92,74 persen, artinya sebagian besar masyarakat sudah menggunakan layanan keuangan. Namun, tanpa didukung literasi yang memadai, pemahaman masyarakat terhadap produk masih terbatas sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan keuangan.\n\nOleh karena itu, OJK Lampung rutin menggelar edukasi yang menyasar komunitas perempuan seperti komunitas Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga komunitas bank sampah. Pendekatan ini dinilai efektif karena perempuan memiliki peran strategis dalam ekonomi rumah tangga.\n\n“Kita juga menyasar kelompok-kelompok tertentu seperti pemberdayaan wanita, ibu-ibu PKK, kemudian pelaku bank sampah, kemudian juga komunitas pemberdayaan usaha mikro,” ujarnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Ety juga menjelaskan pentingnya masyarakat memahami prinsip legal dan logis sebelum memilih produk keuangan. Ia mengimbau agar masyarakat memastikan lembaga yang menawarkan produk telah berizin serta mempertimbangkan kewajaran keuntungan yang ditawarkan.\n\n“Masyarakat itu harus berpikir legal dan logis terhadap satu produk. Ketika ada penawaran, cek dulu apakah lembaga jasa keuangan tersebut berizin dan diawasi oleh OJK. Semakin tinggi tingkat literasi kita, kita semakin mampu mengkritisi satu penawaran apakah itu logis atau tidak,” ujarnya.\n\nMelalui berbagai upaya tersebut, OJK Lampung berharap kesenjangan literasi keuangan dapat terus ditekan. Hal ini sejalan dengan semangat emansipasi perempuan yang mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian dalam pengelolaan keuangan.\n\n\nLampung Post Update - Channel berita terkini dan breaking news seputar politik Indonesia, pemerintahan, korupsi, dan fenomena viral nasional. Dapatkan update terbaru tentang Prabowo, Gibran Rakabuming, Purbaya, dan tokoh politik lainnya. Kami hadirkan talkshow politik, podcast berita, analisis mendalam, dan liputan eksklusif dari Lampung hingga nasional. Subscribe untuk berita viral dan trending topic setiap hari. \n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "Jvm9QXsxjMQ"}}, {"key": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "lampungpostupdate", "x": 958.8834928788003, "y": 770.1276201104877, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.5509, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Jvm9QXsxjMQ", "id": "lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "Perempuan Berdaya, Keuangan Kuat, Indonesia Maju\n\nPeringatan Hari Kartini menjadi momen refleksi untuk mendorong peningkatan kapasitas perempuan, termasuk dalam hal literasi keuangan. Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, serta Layanan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Ety Elyati, mengatakan tingkat literasi keuangan perempuan masih lebih rendah dibandingkan laki-laki.\n\nBerdasarkan data tahun 2025, indeks literasi keuangan perempuan berada di angka 65,58 persen, sedangkan laki-laki mencapai 67,32 persen. Walaupun selisihnya relatif kecil, hal ini tetap menjadi perhatian mengingat perempuan, termasuk ibu rumah tangga, memiliki peran strategis dalam mengatur keuangan. \n\n“Penggunaan produk atau layanan keuangan sudah cukup masif, namun masih ada gap terhadap pemahaman,” ujarnya.\n\nDalam podcast Economic Corner Lampung Post bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Ety menjelaskan tingkat inklusi keuangan telah mencapai 92,74 persen, artinya sebagian besar masyarakat sudah menggunakan layanan keuangan. Namun, tanpa didukung literasi yang memadai, pemahaman masyarakat terhadap produk masih terbatas sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan keuangan.\n\nOleh karena itu, OJK Lampung rutin menggelar edukasi yang menyasar komunitas perempuan seperti komunitas Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga komunitas bank sampah. Pendekatan ini dinilai efektif karena perempuan memiliki peran strategis dalam ekonomi rumah tangga.\n\n“Kita juga menyasar kelompok-kelompok tertentu seperti pemberdayaan wanita, ibu-ibu PKK, kemudian pelaku bank sampah, kemudian juga komunitas pemberdayaan usaha mikro,” ujarnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Ety juga menjelaskan pentingnya masyarakat memahami prinsip legal dan logis sebelum memilih produk keuangan. Ia mengimbau agar masyarakat memastikan lembaga yang menawarkan produk telah berizin serta mempertimbangkan kewajaran keuntungan yang ditawarkan.\n\n“Masyarakat itu harus berpikir legal dan logis terhadap satu produk. Ketika ada penawaran, cek dulu apakah lembaga jasa keuangan tersebut berizin dan diawasi oleh OJK. Semakin tinggi tingkat literasi kita, kita semakin mampu mengkritisi satu penawaran apakah itu logis atau tidak,” ujarnya.\n\nMelalui berbagai upaya tersebut, OJK Lampung berharap kesenjangan literasi keuangan dapat terus ditekan. Hal ini sejalan dengan semangat emansipasi perempuan yang mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian dalam pengelolaan keuangan.\n\n\nLampung Post Update - Channel berita terkini dan breaking news seputar politik Indonesia, pemerintahan, korupsi, dan fenomena viral nasional. Dapatkan update terbaru tentang Prabowo, Gibran Rakabuming, Purbaya, dan tokoh politik lainnya. Kami hadirkan talkshow politik, podcast berita, analisis mendalam, dan liputan eksklusif dari Lampung hingga nasional. Subscribe untuk berita viral dan trending topic setiap hari. \n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "Jvm9QXsxjMQ"}}], "edges": [{"key": "SutrisnoTrisen", "source": "SutrisnoTrisen", "target": "Hidupsebagai62", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SutrisnoTrisen", "source": "SutrisnoTrisen", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "keuangannews_id", "source": "keuangannews_id", "target": "keuangan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "NovaNauval58209", "source": "NovaNauval58209", "target": "desmondwira", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "staysaferek", "source": "staysaferek", "target": "Hnirankara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "_uluul", "source": "_uluul", "target": "BenkTob", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "_uluul", "source": "_uluul", "target": "eskepalmilosatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "peko_unpam", "source": "peko_unpam", "target": "peko_unpam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "peko_unpam", "source": "peko_unpam", "target": "peko_unpam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "peko_unpam", "source": "peko_unpam", "target": "himapeko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "cimb_niaga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "cimbniagasyariahplg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "cimbmalaysia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "lani_darmawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "telinga.anggota", "source": "telinga.anggota", "target": "Didik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "matzi282", "source": "matzi282", "target": "rivan.kurniawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "telinga.anggota", "source": "telinga.anggota", "target": "Didik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "kpk_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "divhumaspolriofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "partaigerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "prabowosubianto08", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "bpk.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "beacukairi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dozdoz_", "source": "dozdoz_", "target": "StokTera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "andysugarr", "source": "andysugarr", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "source": "@lampungpostupdate", "target": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}