{"nodes": [{"key": "black_k00k33", "attributes": {"label": "black_k00k33", "x": 426.66125619492936, "y": 455.19133106136576, "size": 7.3, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 128.3481, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051139422650065074", "id": "black_k00k33", "source": "retweet-000002", "content": "Bagong ceritakan ulang (karena artikelnya harus subscribe di Kompas)\n##\nRupiah pernah ambles ke Rp 17.000/dolar AS.\nPerusah…", "post_id": "2051139422650065074"}}, {"key": "RagilSemar", "attributes": {"label": "RagilSemar", "x": 933.7718291789905, "y": 842.7202531817027, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 151.6474, "eigenvector": 358.2564, "in_degree": 12, "out_degree": 2, "degree": 14}, "_id": "2051139422650065074", "id": "RagilSemar", "source": "retweet-000002", "content": "Bagong ceritakan ulang (karena artikelnya harus subscribe di Kompas)\n##\nRupiah pernah ambles ke Rp 17.000/dolar AS.\nPerusah…", "post_id": "2051139422650065074"}}, {"key": "guan6566", "attributes": {"label": "guan6566", "x": 797.4535803986915, "y": 734.6979460077097, "size": 7.3, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 128.3481, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051157495129985314", "id": "guan6566", "source": "retweet-000002", "content": "Bagong ceritakan ulang (karena artikelnya harus subscribe di Kompas)\n##\nRupiah pernah ambles ke Rp 17.000/dolar AS.\nPerusah…", "post_id": "2051157495129985314"}}, {"key": "beautydyah", "attributes": {"label": "beautydyah", "x": 590.4982698288521, "y": 29.65554761433653, "size": 7.3, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 128.3481, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051136102749417487", "id": "beautydyah", "source": "retweet-000002", "content": "Bagong ceritakan ulang (karena artikelnya harus subscribe di Kompas)\n##\nRupiah pernah ambles ke Rp 17.000/dolar AS.\nPerusah…", "post_id": "2051136102749417487"}}, {"key": "DarthConscious", "attributes": {"label": "DarthConscious", "x": 790.9521682466517, "y": 48.18757966000531, "size": 7.3, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 128.3481, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051188971594735934", "id": "DarthConscious", "source": "retweet-000002", "content": "Bagong ceritakan ulang (karena artikelnya harus subscribe di Kompas)\n##\nRupiah pernah ambles ke Rp 17.000/dolar AS.\nPerusah…", "post_id": "2051188971594735934"}}, {"key": "abah_iman_", "attributes": {"label": "abah_iman_", "x": 764.1056468019049, "y": 631.0257184981053, "size": 7.3, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 128.3481, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051197152769278047", "id": "abah_iman_", "source": "retweet-000002", "content": "Bagong ceritakan ulang (karena artikelnya harus subscribe di Kompas)\n##\nRupiah pernah ambles ke Rp 17.000/dolar AS.\nPerusah…", "post_id": "2051197152769278047"}}, {"key": "Krisnaaji879", "attributes": {"label": "Krisnaaji879", "x": 782.6770203075515, "y": 34.76024900465491, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051068975396839868", "id": "Krisnaaji879", "source": "tweet-000004", "content": "Kabinet yang identik dengan jalan rusak, banjir bandang, murid keracunan, pajak tinggi, dan depresiasi rupiah", "post_id": "2051068975396839868"}}, {"key": "CakD3pp", "attributes": {"label": "CakD3pp", "x": 269.586901081154, "y": 12.853610335654242, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 51.6207, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051068975396839868", "id": "CakD3pp", "source": "tweet-000004", "content": "Kabinet yang identik dengan jalan rusak, banjir bandang, murid keracunan, pajak tinggi, dan depresiasi rupiah", "post_id": "2051068975396839868"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 449.08286415892917, "y": 311.80598014514715, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2018699220232892513", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Pendapat tentang Indonesia \"makin parah\" subyektif, tapi berdasarkan data terkini (2026), ada tantangan seperti pengangguran pemuda >20%, penyusutan kelas menengah (dari 59% ke 48%), ketimpangan (GINI 37.5), sektor informal dominan (60%), depresiasi rupiah, defisit fiskal, &", "post_id": "2018699220232892513"}}, {"key": "andreasdonskii", "attributes": {"label": "andreasdonskii", "x": 668.6167917502792, "y": 579.9075367307939, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 51.6207, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2018699220232892513", "id": "andreasdonskii", "source": "tweet-000004", "content": "Pendapat tentang Indonesia \"makin parah\" subyektif, tapi berdasarkan data terkini (2026), ada tantangan seperti pengangguran pemuda >20%, penyusutan kelas menengah (dari 59% ke 48%), ketimpangan (GINI 37.5), sektor informal dominan (60%), depresiasi rupiah, defisit fiskal, &", "post_id": "2018699220232892513"}}, {"key": "RooneySianny", "attributes": {"label": "RooneySianny", "x": 933.1236901488353, "y": 369.59908596295367, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051271356075958745", "id": "RooneySianny", "source": "tweet-000004", "content": "🤦‍♀️Malah ngomongin saham bank private milik oligarki kroni Suharto & Prabowo. Who cares? Itu omongin depresiasi Rupiah yg bakal nyebabin hiperinflasi & social unrest nasional! GOBLOK! Lagian didengerin antek2 Imperialis Barat Soros, Rothschild, Rockefeller, Ford, dll! 💩🤡 BEGO! https://t.co/ENcAxAN4bb", "post_id": "2051271356075958745"}}, {"key": "saiful_mujani", "attributes": {"label": "saiful_mujani", "x": 436.28797193690093, "y": 624.9513364692659, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 51.6207, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051271356075958745", "id": "saiful_mujani", "source": "tweet-000004", "content": "🤦‍♀️Malah ngomongin saham bank private milik oligarki kroni Suharto & Prabowo. Who cares? Itu omongin depresiasi Rupiah yg bakal nyebabin hiperinflasi & social unrest nasional! GOBLOK! Lagian didengerin antek2 Imperialis Barat Soros, Rothschild, Rockefeller, Ford, dll! 💩🤡 BEGO! https://t.co/ENcAxAN4bb", "post_id": "2051271356075958745"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 310.8871192569688, "y": 590.6955227214522, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3889445428417243229_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Awal Januari 1998, rupiah seperti kehilangan jangkar. Dari sekitar Rp 2.450 per dolar AS pada Juli 1997, ia amblas, menyentuh Rp 17.000. Di balik angka itu ada perusahaan tutup, pekerja pulang tanpa kepastian. Ada dapur mendadak sunyi.\n\nPada 23 Februari 1998, di Bundaran Hotel Indonesia, sekelompok perempuan berdiri, membawa kegelisahan yang sederhana: harga susu yang melonjak. Tapi, justru di situlah krisis menemukan wajahnya, bukan dalam grafik. Melainkan dalam antrean, dalam kecemasan. Inflasi mencapai 77 persen. Ekonomi Indonesia runtuh. Mahasiswa turun ke jalan.\n\nMereka yang melewati 1998 tahu, itu tak sekadar krisis ekonomi. Peristiwa itu menjadi luka, tersimpan dalam ingatan kolektif. Mungkin karena itu, di Indonesia, nilai tukar tak pernah hanya angka, tetapi seperti detak jantung: sedikit bergejolak, ingatan lama bangkit. Setiap kali rupiah melemah, bayang-bayang Krisis Keuangan Asia 1998 kembali hadir, di pasar, di percakapan—dan mungkin—memengaruhi keputusan.\n\nRupiah, Risiko, dan Ingatan 1998\nOpini 4 Mei 2026\n\nDitulis oleh Muhamad Chatib Basri () \nVisiting Scholar Center for International Development Harvard University\n\n#HarianKompas #Kompasid #OpiniKompas #Ekonomi", "post_id": "3889445428417243229_1537212147"}}, {"key": "chatibbasri", "attributes": {"label": "chatibbasri", "x": 855.8345292411668, "y": 731.5363740824342, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 39.7619, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3889445428417243229_1537212147", "id": "chatibbasri", "source": "instagram-000001", "content": "Awal Januari 1998, rupiah seperti kehilangan jangkar. Dari sekitar Rp 2.450 per dolar AS pada Juli 1997, ia amblas, menyentuh Rp 17.000. Di balik angka itu ada perusahaan tutup, pekerja pulang tanpa kepastian. Ada dapur mendadak sunyi.\n\nPada 23 Februari 1998, di Bundaran Hotel Indonesia, sekelompok perempuan berdiri, membawa kegelisahan yang sederhana: harga susu yang melonjak. Tapi, justru di situlah krisis menemukan wajahnya, bukan dalam grafik. Melainkan dalam antrean, dalam kecemasan. Inflasi mencapai 77 persen. Ekonomi Indonesia runtuh. Mahasiswa turun ke jalan.\n\nMereka yang melewati 1998 tahu, itu tak sekadar krisis ekonomi. Peristiwa itu menjadi luka, tersimpan dalam ingatan kolektif. Mungkin karena itu, di Indonesia, nilai tukar tak pernah hanya angka, tetapi seperti detak jantung: sedikit bergejolak, ingatan lama bangkit. Setiap kali rupiah melemah, bayang-bayang Krisis Keuangan Asia 1998 kembali hadir, di pasar, di percakapan—dan mungkin—memengaruhi keputusan.\n\nRupiah, Risiko, dan Ingatan 1998\nOpini 4 Mei 2026\n\nDitulis oleh Muhamad Chatib Basri () \nVisiting Scholar Center for International Development Harvard University\n\n#HarianKompas #Kompasid #OpiniKompas #Ekonomi", "post_id": "3889445428417243229_1537212147"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 459.3128761471783, "y": 218.59808040251627, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 832.6377374195497, "y": 94.01396252711203, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.7619, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 412.4902984522979, "y": 344.4155132247596, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.7619, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "@kronologifakta", "attributes": {"label": "@kronologifakta", "x": 344.4125497781805, "y": 507.78603652110235, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LY6Q1kutdCI", "id": "@kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT !!! RUPIAH AKAN SENTUH 18 000 !!! 3 SKENARIO TERBURUK INI AKAN TERJADI\n\nSumber ini (   • GAWAT !!! RUPIAH AKAN SENTUH 18.000 !!! 3 ...  ) membahas tiga simulasi krisis ekonomi yang mungkin dihadapi Indonesia akibat pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika secara ekstrem. Skenario pertama menggambarkan tekanan terkendali pada angka Rp18.500, sementara skenario kedua memprediksi krisis berat setara tahun 1998 jika Rupiah menyentuh Rp21.000.\n\nSkenario ketiga merupakan kondisi terburuk pada level Rp25.000 yang dapat memicu kebangkrutan massal, hiperinflasi, hingga kekacauan politik multidimensi. Penjelasan ini menekankan bahwa meskipun kondisi saat ini masih di bawah proyeksi tersebut, gejolak global seperti konflik internasional dan kenaikan harga minyak dunia tetap menjadi ancaman nyata. Secara keseluruhan, materi ini berfungsi sebagai panduan kewaspadaan bagi masyarakat dalam menghadapi potensi resesi mendalam di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‪‬  untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "LY6Q1kutdCI"}}, {"key": "kronologifakta", "attributes": {"label": "kronologifakta", "x": 259.630627676952, "y": 624.4908667714265, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.6207, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LY6Q1kutdCI", "id": "kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT !!! RUPIAH AKAN SENTUH 18 000 !!! 3 SKENARIO TERBURUK INI AKAN TERJADI\n\nSumber ini (   • GAWAT !!! RUPIAH AKAN SENTUH 18.000 !!! 3 ...  ) membahas tiga simulasi krisis ekonomi yang mungkin dihadapi Indonesia akibat pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika secara ekstrem. Skenario pertama menggambarkan tekanan terkendali pada angka Rp18.500, sementara skenario kedua memprediksi krisis berat setara tahun 1998 jika Rupiah menyentuh Rp21.000.\n\nSkenario ketiga merupakan kondisi terburuk pada level Rp25.000 yang dapat memicu kebangkrutan massal, hiperinflasi, hingga kekacauan politik multidimensi. Penjelasan ini menekankan bahwa meskipun kondisi saat ini masih di bawah proyeksi tersebut, gejolak global seperti konflik internasional dan kenaikan harga minyak dunia tetap menjadi ancaman nyata. Secara keseluruhan, materi ini berfungsi sebagai panduan kewaspadaan bagi masyarakat dalam menghadapi potensi resesi mendalam di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‪‬  untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "LY6Q1kutdCI"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 492.9750823109427, "y": 395.8678603310388, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9031, "eigenvector": 0.0004, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 792.8142042513424, "y": 533.3330236306563, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.2913, "eigenvector": 0.0004, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 50.774775628327994, "y": 112.10023598841224, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.2913, "eigenvector": 0.0004, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 90.6962460218551, "y": 785.9169949473434, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.2913, "eigenvector": 0.0004, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 650.5412529018029, "y": 741.3381613777143, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.2913, "eigenvector": 0.0004, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 212.29326053872677, "y": 480.6249424193545, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.2913, "eigenvector": 0.0004, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 408.7752584273098, "y": 253.94595465061064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.2913, "eigenvector": 0.0004, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}], "edges": [{"key": "black_k00k33", "source": "black_k00k33", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "black_k00k33", "source": "black_k00k33", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "guan6566", "source": "guan6566", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "guan6566", "source": "guan6566", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "beautydyah", "source": "beautydyah", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "beautydyah", "source": "beautydyah", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "DarthConscious", "source": "DarthConscious", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "DarthConscious", "source": "DarthConscious", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "RagilSemar", "source": "RagilSemar", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "RagilSemar", "source": "RagilSemar", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "abah_iman_", "source": "abah_iman_", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "abah_iman_", "source": "abah_iman_", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Krisnaaji879", "source": "Krisnaaji879", "target": "CakD3pp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "andreasdonskii", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RooneySianny", "source": "RooneySianny", "target": "saiful_mujani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "chatibbasri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "chatibbasri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kronologifakta", "source": "@kronologifakta", "target": "kronologifakta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}