{"nodes": [{"key": "danawallet", "attributes": {"label": "danawallet", "x": 906.6420699556697, "y": 959.1311942253255, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 76.2389, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2069997552884387902", "id": "danawallet", "source": "tweet-000004", "content": "Hi Kak. Kami turut merasakan ketidaknyamanan terkait penyalahgunaan akun dan saldo hilang di akun DANA, tenang kami disini bantuin. App DANA adalah e-wallet resmi dan diawasi Bank Indonesia sehingga aman. Jangan memberikan PIN/OTP ke orang lain dan klik link. (1)", "post_id": "2069997552884387902"}}, {"key": "CindyBexter", "attributes": {"label": "CindyBexter", "x": 427.56734163425733, "y": 804.2984466438141, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 97.8399, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069997552884387902", "id": "CindyBexter", "source": "tweet-000004", "content": "Hi Kak. Kami turut merasakan ketidaknyamanan terkait penyalahgunaan akun dan saldo hilang di akun DANA, tenang kami disini bantuin. App DANA adalah e-wallet resmi dan diawasi Bank Indonesia sehingga aman. Jangan memberikan PIN/OTP ke orang lain dan klik link. (1)", "post_id": "2069997552884387902"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 892.4050411783879, "y": 89.69291868736384, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 97.8399, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069997552884387902", "id": "ojkindonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Hi Kak. Kami turut merasakan ketidaknyamanan terkait penyalahgunaan akun dan saldo hilang di akun DANA, tenang kami disini bantuin. App DANA adalah e-wallet resmi dan diawasi Bank Indonesia sehingga aman. Jangan memberikan PIN/OTP ke orang lain dan klik link. (1)", "post_id": "2069997552884387902"}}, {"key": "rasuli_rulixaras", "attributes": {"label": "rasuli_rulixaras", "x": 933.3612711470006, "y": 809.4278467435012, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 76.2389, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7461841456408415494", "id": "rasuli_rulixaras", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, CNBC Indonesia - Penipuan online menjadi fenomena mengkhawatirkan seiring perkembangan teknologi yang kian maju. Meski fitur keamanan di platform online makin canggih, tetapi para penjahat siber terus berevolusi dalam melancarkan serangan.  Salah satunya, modus penipuan di aplikasi pesan WhatsApp yang hampir digunakan untuk berbagai kebutuhan khususnya di Indonesia. Hingga saat ini, masih banyak modus penipuan yang memakan korban melalui aplikasi pesan tersebut. Kebanyakan penipuan lewat WhatsApp memanfaatkan file APK yang dikirim acak ke nomor HP orang lain. Tujuannya agar penerima chat mengklik dan mendownload file kemudian tanpa sadar menginstal aplikasi jahat di HP-nya. Cara pembobolan yang disebut sebagai phising ini serupa dengan kejahatan mengirim link lewat email. Penipu online berharap agar penerima email atau WhatsApp memberikan akses secara tak sadar sehingga HP atau akun finansial bisa diambil alih atau dibajak. Berikut rangkuman beberapa modus penipuan online hingga awal 2025: Gaya Baru Maling M-Banking Kuras Rekening, Saldo Auto Ludes 1. Surat Peringatan Pajak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengingatkan masyarakat, khususnya wajib pajak dalam menerima surat elektronik atau email yang berisikan surat peringatan pajak. \"Saya ingin memberikan satu pengingat pada wajib pajak, ini aku minta tolong untuk berhati hati. Banyak e-mail bersifat phising,\" ungkap Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam konferensi pers tahun lalu. Salah satu tanda e-mail tersebut patut dicurigai adalah pengirim. Surat pemberitahuan resmi dari DJP pasti akan menggunakan alamat e-mail resmi bukan perorangan. \"Jadi kalau senderunya tidak gunakan  itu berarti bukan dari DJP. Ini pengingat agar hati hati dalam membuka email yang mungkin bukan dari kami,\" paparnya. Apabila masih ragu, WP bisa menghubungi kontak resmi DJP. Baik melalui e-mail, kring pajak maupun sosial media. Diketahui penipuan menggunakan link phising yang dapat mengambil data pribadi. Hal ini membuat saldo anda di e-wallet tidak aman. Metode penipuan link phising dapat menguras saldo m-banking anda. Modus penipuan phising kini makin beragam. Misalnya saja, penipu yang seolah-olah mengirimkan informasi soal paket dari ekspedisi. Tak hanya itu saja, ada juga yang seolah-olah memberikan undangan pernikahan. 2. Modus Kurir Penipuan ini dilaporkan akun Instagram yakni mengungkapkan chat Telegram dengan seseorang yang mengaku berasal dari J&T. Penipu mengirimkan lampiran dengan nama file berbentuk apk dengan tulisan LIHAT Foto Paket'. Mereka yang mengunduh file itu akan kehilangan uang yang disimpan di bank. Berbagai data termasuk keuangan yang bakal diambil oleh para pelaku. 3. File Undangan Nikah Penipuan ini sempat jadi banyak perbincangan karena banyaknya pengguna WhatsApp yang mendapatkan. Mereka dikirimi file apk oleh orang yang tidak dikenal yakni sebuah undangan pernikahan. File atau aplikasi dengan judul Surat Undangan Pernikahan Digital berukuran 6,6 mb. Para penipu mengajak korbannya membuka file untuk mengecek kebenaran file di dalamnya. 4. Surat Tilang Palsu Sejumlah warganet juga mendapatkan dirinya dikirimi surat tilang palsu. Terdapat file apk berjudul 'Surat Tilang-1.0 apk' dalam chat tersebut. \"AWAS! Hati-hati terhadap penipuan menggunakan modus kirim surat tilang lewat WhatsApp seperti ini. Jangan sekali-kali mengklik/download file dgn ekstensi \".apk\" dari orang tak dikenal di gadget anda,\" kicau akun  5. Catut MyTelkomsel Penipuan di WhatsApp lainnya juga pernah ada yang menggunakan nama MyTelkomsel. Ini merupakan aplikasi milik operator Telkomsel. Korban akan diminta klik file apk yang dikirimkan. Berikutnya mereka akan diminta memberikan izin akses pada sejumlah aplikasi, termasuk foto, video, SMS, dan akses akun layanan perbankan digital atau fintech. 6. Pengumuman dari Bank Penipuan lain adalah membuat pengumuman yang seakan. artikel selengkapnya baca dan download aplikasinya di CNBC Indonesia. #indonesia  #penipuan  #melaluiwa  #waspadakejahatan", "post_id": "7461841456408415494"}}, {"key": "pajak.go.id", "attributes": {"label": "pajak.go.id", "x": 238.48880706465613, "y": 442.2106575215802, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 108.6404, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7461841456408415494", "id": "pajak.go.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, CNBC Indonesia - Penipuan online menjadi fenomena mengkhawatirkan seiring perkembangan teknologi yang kian maju. Meski fitur keamanan di platform online makin canggih, tetapi para penjahat siber terus berevolusi dalam melancarkan serangan.  Salah satunya, modus penipuan di aplikasi pesan WhatsApp yang hampir digunakan untuk berbagai kebutuhan khususnya di Indonesia. Hingga saat ini, masih banyak modus penipuan yang memakan korban melalui aplikasi pesan tersebut. Kebanyakan penipuan lewat WhatsApp memanfaatkan file APK yang dikirim acak ke nomor HP orang lain. Tujuannya agar penerima chat mengklik dan mendownload file kemudian tanpa sadar menginstal aplikasi jahat di HP-nya. Cara pembobolan yang disebut sebagai phising ini serupa dengan kejahatan mengirim link lewat email. Penipu online berharap agar penerima email atau WhatsApp memberikan akses secara tak sadar sehingga HP atau akun finansial bisa diambil alih atau dibajak. Berikut rangkuman beberapa modus penipuan online hingga awal 2025: Gaya Baru Maling M-Banking Kuras Rekening, Saldo Auto Ludes 1. Surat Peringatan Pajak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengingatkan masyarakat, khususnya wajib pajak dalam menerima surat elektronik atau email yang berisikan surat peringatan pajak. \"Saya ingin memberikan satu pengingat pada wajib pajak, ini aku minta tolong untuk berhati hati. Banyak e-mail bersifat phising,\" ungkap Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam konferensi pers tahun lalu. Salah satu tanda e-mail tersebut patut dicurigai adalah pengirim. Surat pemberitahuan resmi dari DJP pasti akan menggunakan alamat e-mail resmi bukan perorangan. \"Jadi kalau senderunya tidak gunakan  itu berarti bukan dari DJP. Ini pengingat agar hati hati dalam membuka email yang mungkin bukan dari kami,\" paparnya. Apabila masih ragu, WP bisa menghubungi kontak resmi DJP. Baik melalui e-mail, kring pajak maupun sosial media. Diketahui penipuan menggunakan link phising yang dapat mengambil data pribadi. Hal ini membuat saldo anda di e-wallet tidak aman. Metode penipuan link phising dapat menguras saldo m-banking anda. Modus penipuan phising kini makin beragam. Misalnya saja, penipu yang seolah-olah mengirimkan informasi soal paket dari ekspedisi. Tak hanya itu saja, ada juga yang seolah-olah memberikan undangan pernikahan. 2. Modus Kurir Penipuan ini dilaporkan akun Instagram yakni mengungkapkan chat Telegram dengan seseorang yang mengaku berasal dari J&T. Penipu mengirimkan lampiran dengan nama file berbentuk apk dengan tulisan LIHAT Foto Paket'. Mereka yang mengunduh file itu akan kehilangan uang yang disimpan di bank. Berbagai data termasuk keuangan yang bakal diambil oleh para pelaku. 3. File Undangan Nikah Penipuan ini sempat jadi banyak perbincangan karena banyaknya pengguna WhatsApp yang mendapatkan. Mereka dikirimi file apk oleh orang yang tidak dikenal yakni sebuah undangan pernikahan. File atau aplikasi dengan judul Surat Undangan Pernikahan Digital berukuran 6,6 mb. Para penipu mengajak korbannya membuka file untuk mengecek kebenaran file di dalamnya. 4. Surat Tilang Palsu Sejumlah warganet juga mendapatkan dirinya dikirimi surat tilang palsu. Terdapat file apk berjudul 'Surat Tilang-1.0 apk' dalam chat tersebut. \"AWAS! Hati-hati terhadap penipuan menggunakan modus kirim surat tilang lewat WhatsApp seperti ini. Jangan sekali-kali mengklik/download file dgn ekstensi \".apk\" dari orang tak dikenal di gadget anda,\" kicau akun  5. Catut MyTelkomsel Penipuan di WhatsApp lainnya juga pernah ada yang menggunakan nama MyTelkomsel. Ini merupakan aplikasi milik operator Telkomsel. Korban akan diminta klik file apk yang dikirimkan. Berikutnya mereka akan diminta memberikan izin akses pada sejumlah aplikasi, termasuk foto, video, SMS, dan akses akun layanan perbankan digital atau fintech. 6. Pengumuman dari Bank Penipuan lain adalah membuat pengumuman yang seakan. artikel selengkapnya baca dan download aplikasinya di CNBC Indonesia. #indonesia  #penipuan  #melaluiwa  #waspadakejahatan", "post_id": "7461841456408415494"}}, {"key": "MurtadhaOne1.", "attributes": {"label": "MurtadhaOne1.", "x": 57.18694235057098, "y": 931.7597020571303, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 108.6404, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7461841456408415494", "id": "MurtadhaOne1.", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, CNBC Indonesia - Penipuan online menjadi fenomena mengkhawatirkan seiring perkembangan teknologi yang kian maju. Meski fitur keamanan di platform online makin canggih, tetapi para penjahat siber terus berevolusi dalam melancarkan serangan.  Salah satunya, modus penipuan di aplikasi pesan WhatsApp yang hampir digunakan untuk berbagai kebutuhan khususnya di Indonesia. Hingga saat ini, masih banyak modus penipuan yang memakan korban melalui aplikasi pesan tersebut. Kebanyakan penipuan lewat WhatsApp memanfaatkan file APK yang dikirim acak ke nomor HP orang lain. Tujuannya agar penerima chat mengklik dan mendownload file kemudian tanpa sadar menginstal aplikasi jahat di HP-nya. Cara pembobolan yang disebut sebagai phising ini serupa dengan kejahatan mengirim link lewat email. Penipu online berharap agar penerima email atau WhatsApp memberikan akses secara tak sadar sehingga HP atau akun finansial bisa diambil alih atau dibajak. Berikut rangkuman beberapa modus penipuan online hingga awal 2025: Gaya Baru Maling M-Banking Kuras Rekening, Saldo Auto Ludes 1. Surat Peringatan Pajak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengingatkan masyarakat, khususnya wajib pajak dalam menerima surat elektronik atau email yang berisikan surat peringatan pajak. \"Saya ingin memberikan satu pengingat pada wajib pajak, ini aku minta tolong untuk berhati hati. Banyak e-mail bersifat phising,\" ungkap Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam konferensi pers tahun lalu. Salah satu tanda e-mail tersebut patut dicurigai adalah pengirim. Surat pemberitahuan resmi dari DJP pasti akan menggunakan alamat e-mail resmi bukan perorangan. \"Jadi kalau senderunya tidak gunakan  itu berarti bukan dari DJP. Ini pengingat agar hati hati dalam membuka email yang mungkin bukan dari kami,\" paparnya. Apabila masih ragu, WP bisa menghubungi kontak resmi DJP. Baik melalui e-mail, kring pajak maupun sosial media. Diketahui penipuan menggunakan link phising yang dapat mengambil data pribadi. Hal ini membuat saldo anda di e-wallet tidak aman. Metode penipuan link phising dapat menguras saldo m-banking anda. Modus penipuan phising kini makin beragam. Misalnya saja, penipu yang seolah-olah mengirimkan informasi soal paket dari ekspedisi. Tak hanya itu saja, ada juga yang seolah-olah memberikan undangan pernikahan. 2. Modus Kurir Penipuan ini dilaporkan akun Instagram yakni mengungkapkan chat Telegram dengan seseorang yang mengaku berasal dari J&T. Penipu mengirimkan lampiran dengan nama file berbentuk apk dengan tulisan LIHAT Foto Paket'. Mereka yang mengunduh file itu akan kehilangan uang yang disimpan di bank. Berbagai data termasuk keuangan yang bakal diambil oleh para pelaku. 3. File Undangan Nikah Penipuan ini sempat jadi banyak perbincangan karena banyaknya pengguna WhatsApp yang mendapatkan. Mereka dikirimi file apk oleh orang yang tidak dikenal yakni sebuah undangan pernikahan. File atau aplikasi dengan judul Surat Undangan Pernikahan Digital berukuran 6,6 mb. Para penipu mengajak korbannya membuka file untuk mengecek kebenaran file di dalamnya. 4. Surat Tilang Palsu Sejumlah warganet juga mendapatkan dirinya dikirimi surat tilang palsu. Terdapat file apk berjudul 'Surat Tilang-1.0 apk' dalam chat tersebut. \"AWAS! Hati-hati terhadap penipuan menggunakan modus kirim surat tilang lewat WhatsApp seperti ini. Jangan sekali-kali mengklik/download file dgn ekstensi \".apk\" dari orang tak dikenal di gadget anda,\" kicau akun  5. Catut MyTelkomsel Penipuan di WhatsApp lainnya juga pernah ada yang menggunakan nama MyTelkomsel. Ini merupakan aplikasi milik operator Telkomsel. Korban akan diminta klik file apk yang dikirimkan. Berikutnya mereka akan diminta memberikan izin akses pada sejumlah aplikasi, termasuk foto, video, SMS, dan akses akun layanan perbankan digital atau fintech. 6. Pengumuman dari Bank Penipuan lain adalah membuat pengumuman yang seakan. artikel selengkapnya baca dan download aplikasinya di CNBC Indonesia. #indonesia  #penipuan  #melaluiwa  #waspadakejahatan", "post_id": "7461841456408415494"}}, {"key": "@certifier-io", "attributes": {"label": "@certifier-io", "x": 641.9204139251788, "y": 966.214633850373, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 76.2389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "UwrNDxEMRMk", "id": "@certifier-io", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Membuat Sertifikat Otomatis dari Microsoft Excel!\n\nDalam tutorial ini, temukan cara membuat sertifikat dari Excel secara massal dan otomatis, dengan setiap baris baru berubah menjadi sertifikat yang dipersonalisasi dan dikirimkan kepada penerima Anda.\n\n➡ Coba Certifier secara gratis: https://certifier.io/\n➡ Baca panduan kami tentang cara membuat sertifikat dari Excel: https://certifier.io/blog/how-to-gene...\n\nJika Anda menjalankan pelatihan, lokakarya, sesi orientasi, atau program sertifikasi, kemungkinan besar, Excel adalah tempat semua data peserta Anda berada. Namun, menerbitkan sertifikat dari catatan tersebut biasanya berarti menyalin nama satu per satu, mengekspor PDF, dan melampirkan file ke email selama berjam-jam.\n\nCertifier menghilangkan hambatan tersebut dengan integrasi bawaan yang memungkinkan Anda membuat sertifikat dari Excel secara otomatis. Dalam video ini, kami akan menunjukkan kepada Anda cara menerapkan integrasi ini dengan sukses.\n\nSebelum memulai, perlu dicatat: alur kerja ini menggunakan Excel untuk web dengan buku kerja yang disimpan di OneDrive atau Microsoft 365. Ini tidak akan berfungsi dengan file Excel yang hanya disimpan secara lokal di komputer Anda.\n\nUntuk memulai, daftar di certifier.io dengan email Anda atau login Google cepat. Di dalam dasbor, buka bagian templat kredensial dan biarkan AI Certifier membuat desain Anda.\n\nPilih jenis kredensial, tulis deskripsi singkat tentang apa yang Anda akui (pelatihan karyawan, penyelesaian kursus, sertifikasi kepatuhan, atau apa pun di antaranya), dan AI akan menyarankan tata letak yang sesuai. Sempurnakan dengan warna merek, font, dan teks Anda, lalu tambahkan logo Anda atau kode QR verifikasi. Simpan templat setelah selesai.\n\nKemudian, buka tab \"Integrasi\" dan pilih Microsoft Excel. Pilih otomatisasi yang menerbitkan kredensial setiap kali baris baru ditambahkan ke buku kerja Anda, masuk dengan akun Microsoft Anda, dan pilih file yang ingin Anda hubungkan. Kolom A pada peta adalah Nama Penerima dan kolom B adalah Email Penerima. Untuk pengaturan yang paling mudah, mulailah dengan lembar kosong yang hanya berisi dua header tersebut, lalu aktifkan integrasinya.\n\nDari sini, Anda telah membangun generator sertifikat otomatis menggunakan Excel yang berjalan di latar belakang. Tempelkan sejumlah penerima, atau biarkan baris baru masuk langsung dari LMS, sistem SDM, CRM, atau alat pendaftaran Anda, dan sertifikat akan diterbitkan untuk setiap penerima. Buka tab \"Semua Kredensial\" di Certifier kapan pun Anda ingin melihat tampilan lengkap dari apa yang telah dikirim, status pengiriman, dan kredensial apa pun yang perlu diperhatikan.\n\nBagi penerima, pengalamannya juga sangat mudah. ​​Setiap orang mendapatkan email bermerek dengan tautan aman ke sertifikat digital mereka. Dari Dompet Digital, mereka dapat mengunduhnya sebagai PDF atau PNG, memverifikasinya secara online, atau membagikannya di LinkedIn dan platform media sosial lainnya hanya dengan satu klik.\n\nSiap untuk mengotomatiskan alur kerja sertifikat Anda? Daftar di certifier.io dan mulailah menerbitkan hingga 250 sertifikat yang dipersonalisasi dari Excel sepenuhnya gratis.\n\nLANGSUNG KE BAGIAN:\n00:00 Pendahuluan\n00:28 Prasyarat\n00:41 Menyiapkan akun Certifier\n00:54 Membuat desain sertifikat Anda dengan AI\n01:31 Menghubungkan Excel ke Certifier\n02:08 Memetakan kolom dan mengaktifkan otomatisasi\n02:21 Menambahkan penerima baru ke Excel\n02:50 Sudut Pandang Penerima\n03:05 Penutup\n\n#certifier #excel #excelcertificategenerator #autogeneratecertificateexcel #certificatemaker #certificategenerator\n\nHUBUNGI KAMI:\n► Certifier: https://certifier.io/\n► YouTube:    / -io  \n► LinkedIn:   / certifier  \n► Pinterest:   / certifiertemplates", "post_id": "UwrNDxEMRMk"}}, {"key": "certifier", "attributes": {"label": "certifier", "x": 535.900591350491, "y": 717.9679988256653, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 141.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "UwrNDxEMRMk", "id": "certifier", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Membuat Sertifikat Otomatis dari Microsoft Excel!\n\nDalam tutorial ini, temukan cara membuat sertifikat dari Excel secara massal dan otomatis, dengan setiap baris baru berubah menjadi sertifikat yang dipersonalisasi dan dikirimkan kepada penerima Anda.\n\n➡ Coba Certifier secara gratis: https://certifier.io/\n➡ Baca panduan kami tentang cara membuat sertifikat dari Excel: https://certifier.io/blog/how-to-gene...\n\nJika Anda menjalankan pelatihan, lokakarya, sesi orientasi, atau program sertifikasi, kemungkinan besar, Excel adalah tempat semua data peserta Anda berada. Namun, menerbitkan sertifikat dari catatan tersebut biasanya berarti menyalin nama satu per satu, mengekspor PDF, dan melampirkan file ke email selama berjam-jam.\n\nCertifier menghilangkan hambatan tersebut dengan integrasi bawaan yang memungkinkan Anda membuat sertifikat dari Excel secara otomatis. Dalam video ini, kami akan menunjukkan kepada Anda cara menerapkan integrasi ini dengan sukses.\n\nSebelum memulai, perlu dicatat: alur kerja ini menggunakan Excel untuk web dengan buku kerja yang disimpan di OneDrive atau Microsoft 365. Ini tidak akan berfungsi dengan file Excel yang hanya disimpan secara lokal di komputer Anda.\n\nUntuk memulai, daftar di certifier.io dengan email Anda atau login Google cepat. Di dalam dasbor, buka bagian templat kredensial dan biarkan AI Certifier membuat desain Anda.\n\nPilih jenis kredensial, tulis deskripsi singkat tentang apa yang Anda akui (pelatihan karyawan, penyelesaian kursus, sertifikasi kepatuhan, atau apa pun di antaranya), dan AI akan menyarankan tata letak yang sesuai. Sempurnakan dengan warna merek, font, dan teks Anda, lalu tambahkan logo Anda atau kode QR verifikasi. Simpan templat setelah selesai.\n\nKemudian, buka tab \"Integrasi\" dan pilih Microsoft Excel. Pilih otomatisasi yang menerbitkan kredensial setiap kali baris baru ditambahkan ke buku kerja Anda, masuk dengan akun Microsoft Anda, dan pilih file yang ingin Anda hubungkan. Kolom A pada peta adalah Nama Penerima dan kolom B adalah Email Penerima. Untuk pengaturan yang paling mudah, mulailah dengan lembar kosong yang hanya berisi dua header tersebut, lalu aktifkan integrasinya.\n\nDari sini, Anda telah membangun generator sertifikat otomatis menggunakan Excel yang berjalan di latar belakang. Tempelkan sejumlah penerima, atau biarkan baris baru masuk langsung dari LMS, sistem SDM, CRM, atau alat pendaftaran Anda, dan sertifikat akan diterbitkan untuk setiap penerima. Buka tab \"Semua Kredensial\" di Certifier kapan pun Anda ingin melihat tampilan lengkap dari apa yang telah dikirim, status pengiriman, dan kredensial apa pun yang perlu diperhatikan.\n\nBagi penerima, pengalamannya juga sangat mudah. ​​Setiap orang mendapatkan email bermerek dengan tautan aman ke sertifikat digital mereka. Dari Dompet Digital, mereka dapat mengunduhnya sebagai PDF atau PNG, memverifikasinya secara online, atau membagikannya di LinkedIn dan platform media sosial lainnya hanya dengan satu klik.\n\nSiap untuk mengotomatiskan alur kerja sertifikat Anda? Daftar di certifier.io dan mulailah menerbitkan hingga 250 sertifikat yang dipersonalisasi dari Excel sepenuhnya gratis.\n\nLANGSUNG KE BAGIAN:\n00:00 Pendahuluan\n00:28 Prasyarat\n00:41 Menyiapkan akun Certifier\n00:54 Membuat desain sertifikat Anda dengan AI\n01:31 Menghubungkan Excel ke Certifier\n02:08 Memetakan kolom dan mengaktifkan otomatisasi\n02:21 Menambahkan penerima baru ke Excel\n02:50 Sudut Pandang Penerima\n03:05 Penutup\n\n#certifier #excel #excelcertificategenerator #autogeneratecertificateexcel #certificatemaker #certificategenerator\n\nHUBUNGI KAMI:\n► Certifier: https://certifier.io/\n► YouTube:    / -io  \n► LinkedIn:   / certifier  \n► Pinterest:   / certifiertemplates", "post_id": "UwrNDxEMRMk"}}, {"key": "@SEMUAHPBISA", "attributes": {"label": "@SEMUAHPBISA", "x": 93.68942643602007, "y": 276.21735375687774, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 76.2389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "mLpQVLXCTUo", "id": "@SEMUAHPBISA", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Bayar dan Cek Tagihan PDAM lewat BRIMO\n\nAssalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, halo teman-teman...\nCara Bayar dan Cek Tagihan PDAM lewat BRImo menjadi solusi praktis bagi nasabah Bank BRI yang ingin mengetahui jumlah tagihan air sekaligus melakukan pembayaran secara online tanpa perlu datang ke kantor PDAM atau loket pembayaran. Dengan aplikasi BRImo, proses pengecekan dan pembayaran tagihan PDAM dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja menggunakan smartphone. Video ini membahas informasi lengkap seputar cek tagihan PDAM dan pembayaran melalui BRImo, termasuk hal-hal yang perlu diperhatikan agar transaksi berjalan lancar. Cocok untuk pengguna BRImo yang ingin membayar tagihan PDAM dengan cepat, aman, dan efisien.\n\n00:00 Intro & Persiapan Nomor Pelanggan PDAM\n00:17 Login ke Aplikasi BRImo\n00:27 Memilih Menu Tagihan & PDAM\n00:35 Menentukan Wilayah & Input Nomor Pelanggan\n01:01 Konfirmasi Detail Tagihan & Nama Pelanggan\n01:31 Memasukkan PIN & Transaksi Berhasil\n01:42 Cara Simpan Resi Pembayaran\n01:49 Cara Cek Status Tagihan yang Sudah Dibayar\n02:19 Penutup\n\nKeyword :\ncara bayar pdam lewat brimo, cara cek tagihan pdam lewat brimo, bayar pdam pakai brimo, cek tagihan pdam di brimo, pembayaran pdam lewat brimo, tutorial bayar pdam lewat brimo, cara bayar tagihan air lewat brimo, cara melihat tagihan pdam di brimo, pembayaran pdam online, cek rekening air lewat brimo, cara menggunakan brimo untuk bayar pdam, bayar pdam online bri, aplikasi brimo, aplikasi bri mobile, cara bayar tagihan pdam, tutorial brimo terbaru, pembayaran tagihan air online, cara bayar air pdam lewat hp, cek tagihan air online, bayar pdam tanpa ke loket, pembayaran pdam digital, cara transaksi pdam di brimo, tagihan pdam bulanan, cara cek rekening pdam, bayar pdam lewat mobile banking bri, cara bayar pdam terbaru, brimo indonesia, bank bri, tutorial mobile banking bri, pembayaran air bersih, cara bayar tagihan rumah tangga, pembayaran online pdam, cara bayar pdam anti gagal, tips bayar pdam lewat brimo, cek tagihan pdam terbaru, panduan brimo, tutorial pembayaran digital, semua hp bisa, cara bayar rekening air, cara cek dan bayar pdam, pembayaran tagihan pdam terbaru, layanan pdam online, cara menggunakan aplikasi brimo, transaksi pdam melalui brimo, pembayaran tagihan air bulanan\n\nHastag :\n#carabayarpdamlewatbrimo #cektagihanpdam #brimo #bri #pdam #bayarpdam #tutorialbrimo #mobilebankingbri #bankbri #tagihanpdam #rekeningair #bayartagihan #pembayaranonline #tutorialhp #semuahpbisa #brimoterbaru #cekrekeningair #bayaraironline #tipbrimo #transaksidigital\n\nBusiness inquieries : manggar.com \n\nKlik SUBSCRIBE / Langganan Channel Semua HP Bisa (100%Gratis)\n   /   \n\nSemoga bermanfaat. \nDukung Channel ini dengan Klik Tombol Like & Subscribe ya temen-temen. Terima Kasih..", "post_id": "mLpQVLXCTUo"}}, {"key": "semuahpbisa", "attributes": {"label": "semuahpbisa", "x": 105.73801279496121, "y": 428.78561087823573, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 141.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "mLpQVLXCTUo", "id": "semuahpbisa", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Bayar dan Cek Tagihan PDAM lewat BRIMO\n\nAssalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, halo teman-teman...\nCara Bayar dan Cek Tagihan PDAM lewat BRImo menjadi solusi praktis bagi nasabah Bank BRI yang ingin mengetahui jumlah tagihan air sekaligus melakukan pembayaran secara online tanpa perlu datang ke kantor PDAM atau loket pembayaran. Dengan aplikasi BRImo, proses pengecekan dan pembayaran tagihan PDAM dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja menggunakan smartphone. Video ini membahas informasi lengkap seputar cek tagihan PDAM dan pembayaran melalui BRImo, termasuk hal-hal yang perlu diperhatikan agar transaksi berjalan lancar. Cocok untuk pengguna BRImo yang ingin membayar tagihan PDAM dengan cepat, aman, dan efisien.\n\n00:00 Intro & Persiapan Nomor Pelanggan PDAM\n00:17 Login ke Aplikasi BRImo\n00:27 Memilih Menu Tagihan & PDAM\n00:35 Menentukan Wilayah & Input Nomor Pelanggan\n01:01 Konfirmasi Detail Tagihan & Nama Pelanggan\n01:31 Memasukkan PIN & Transaksi Berhasil\n01:42 Cara Simpan Resi Pembayaran\n01:49 Cara Cek Status Tagihan yang Sudah Dibayar\n02:19 Penutup\n\nKeyword :\ncara bayar pdam lewat brimo, cara cek tagihan pdam lewat brimo, bayar pdam pakai brimo, cek tagihan pdam di brimo, pembayaran pdam lewat brimo, tutorial bayar pdam lewat brimo, cara bayar tagihan air lewat brimo, cara melihat tagihan pdam di brimo, pembayaran pdam online, cek rekening air lewat brimo, cara menggunakan brimo untuk bayar pdam, bayar pdam online bri, aplikasi brimo, aplikasi bri mobile, cara bayar tagihan pdam, tutorial brimo terbaru, pembayaran tagihan air online, cara bayar air pdam lewat hp, cek tagihan air online, bayar pdam tanpa ke loket, pembayaran pdam digital, cara transaksi pdam di brimo, tagihan pdam bulanan, cara cek rekening pdam, bayar pdam lewat mobile banking bri, cara bayar pdam terbaru, brimo indonesia, bank bri, tutorial mobile banking bri, pembayaran air bersih, cara bayar tagihan rumah tangga, pembayaran online pdam, cara bayar pdam anti gagal, tips bayar pdam lewat brimo, cek tagihan pdam terbaru, panduan brimo, tutorial pembayaran digital, semua hp bisa, cara bayar rekening air, cara cek dan bayar pdam, pembayaran tagihan pdam terbaru, layanan pdam online, cara menggunakan aplikasi brimo, transaksi pdam melalui brimo, pembayaran tagihan air bulanan\n\nHastag :\n#carabayarpdamlewatbrimo #cektagihanpdam #brimo #bri #pdam #bayarpdam #tutorialbrimo #mobilebankingbri #bankbri #tagihanpdam #rekeningair #bayartagihan #pembayaranonline #tutorialhp #semuahpbisa #brimoterbaru #cekrekeningair #bayaraironline #tipbrimo #transaksidigital\n\nBusiness inquieries : manggar.com \n\nKlik SUBSCRIBE / Langganan Channel Semua HP Bisa (100%Gratis)\n   /   \n\nSemoga bermanfaat. \nDukung Channel ini dengan Klik Tombol Like & Subscribe ya temen-temen. Terima Kasih..", "post_id": "mLpQVLXCTUo"}}], "edges": [{"key": "danawallet", "source": "danawallet", "target": "CindyBexter", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "danawallet", "source": "danawallet", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "danawallet", "source": "danawallet", "target": "CindyBexter", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rasuli_rulixaras", "source": "rasuli_rulixaras", "target": "pajak.go.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "rasuli_rulixaras", "source": "rasuli_rulixaras", "target": "MurtadhaOne1.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@certifier-io", "source": "@certifier-io", "target": "certifier", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SEMUAHPBISA", "source": "@SEMUAHPBISA", "target": "semuahpbisa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}