{"nodes": [{"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 349.40163117347635, "y": 721.742664893659, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 350.8771, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "KTivSz5-PPE", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "Jerman Desak Iran Buka Selat Hormuz & Hentikan Program Nuklir seusai  Trump Tarik 5 Ribu Tentara AS\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nSURYA.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) mengumumkan bakal menarik lebih dari 5.000 pasukan militernya dari Jerman.\n\nPenarikan ribuan tentara AS dari Jerman itu merupakan imbas dari memburuknya relasi kedua negara tersebut.\n\nSetelah kebijakan tersebut Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul kini mendesak Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.\n\nDesakan itu disampaikan Menlu Jerman saat melakukan panggilan telepon dengan Menlu Iran Abbas Araghchi dilansir dari The Times of Israel pada Senin (4/5).\n\nWadhepul mengatakan bahwa Jerman mendukung solusi diplomatik untuk menyelesaikan ketegangan antara Iran dan AS.\n\nWadhepul juga meminta agar Iran menghentikan program nuklirnya.\n\nAdapun sebelumnya Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan bahwa Iran sedang menghina AS di meja perundingan.\n\nPernyataan itu membuat Trump memutuskan untuk menarik 5.000 pasukannya dari Jerman.\n\nAS juga menaikkan tarif impor mobil Uni Eropa dari yang tadinya 15 persen menjadi 25 persen.\n\nMerz mengatakan bahwa isu penarikan pasukan AS dari Jerman merupakan isu lama.\n\nSementara Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius menyebut bahwa penarikan pasukan AS dari Jerman merupakan sesuatu yang sudah bisa diperkirakan. (Tribun-Video.com/Umi Wakhidah)\n\n\nhttps://www.timesofisrael.com/liveblo...\n\n\nEditor Video: Arifah Nur Shufiyatin\nUploader: Wening Cahya Mahardika\n\n#viory \nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "KTivSz5-PPE"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 873.1016999622968, "y": 914.7368659211975, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 649.1229, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KTivSz5-PPE", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "Jerman Desak Iran Buka Selat Hormuz & Hentikan Program Nuklir seusai  Trump Tarik 5 Ribu Tentara AS\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nSURYA.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) mengumumkan bakal menarik lebih dari 5.000 pasukan militernya dari Jerman.\n\nPenarikan ribuan tentara AS dari Jerman itu merupakan imbas dari memburuknya relasi kedua negara tersebut.\n\nSetelah kebijakan tersebut Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul kini mendesak Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.\n\nDesakan itu disampaikan Menlu Jerman saat melakukan panggilan telepon dengan Menlu Iran Abbas Araghchi dilansir dari The Times of Israel pada Senin (4/5).\n\nWadhepul mengatakan bahwa Jerman mendukung solusi diplomatik untuk menyelesaikan ketegangan antara Iran dan AS.\n\nWadhepul juga meminta agar Iran menghentikan program nuklirnya.\n\nAdapun sebelumnya Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan bahwa Iran sedang menghina AS di meja perundingan.\n\nPernyataan itu membuat Trump memutuskan untuk menarik 5.000 pasukannya dari Jerman.\n\nAS juga menaikkan tarif impor mobil Uni Eropa dari yang tadinya 15 persen menjadi 25 persen.\n\nMerz mengatakan bahwa isu penarikan pasukan AS dari Jerman merupakan isu lama.\n\nSementara Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius menyebut bahwa penarikan pasukan AS dari Jerman merupakan sesuatu yang sudah bisa diperkirakan. (Tribun-Video.com/Umi Wakhidah)\n\n\nhttps://www.timesofisrael.com/liveblo...\n\n\nEditor Video: Arifah Nur Shufiyatin\nUploader: Wening Cahya Mahardika\n\n#viory \nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "KTivSz5-PPE"}}], "edges": [{"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}