{"nodes": [{"key": "banjarmasinpost", "attributes": {"label": "banjarmasinpost", "x": 66.45466735321237, "y": 114.46892119053797, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 350.8771, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3927049349825796783_1961638789", "id": "banjarmasinpost", "source": "instagram-000001", "content": "Viral Video Pengantin di HSU Kalsel Naik Jukung di Jalan Raya, Ternyata Ditarik oleh Ojek Online \n\nBANJARMASINPOST.CO.ID - Pada masyarakat Suku Banjar di Kalimantan Selatan (Kalsel), tradisi baarak pengantin masih lestari hingga 2026 ini.\n\nTerutama di wilayah hulu sungai yang meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Tabalong\n\nYang menarik dan juga unik, baarak pengantin ini menggunakan alat transportasi sungai berupa kelotok atau perahu bermesin yang diberi hiasan.\n\nNah baru-baru ini, beredar di media sosial video perlihatkan iring-iringan pengantin yang disebut di HSU.\n\nTampak kedua mempelai duduk di sebuah jukung. Namun bukan berlayar di sungai melainkan di jalan beraspal.\n\nTradisi baarak atau berarak pengantin biasanya identik dengan iring-iringan berjalan kaki, naik mobil hias, atau kalau di wilayah perairan Kalimantan Selatan—khususnya kawasan Hulu Sungai—biasanya menggunakan jukung (perahu tradisional) yang menyusuri sungai. \n\nBegitu narasi pada unggahan di akun Instagram , Kamis (25/6/2026).\n\nTapi, apa jadinya kalau tradisi ini dimodifikasi dengan kearifan lokal tingkat tinggi dan kreativitas tanpa batas? \n\nBaru-baru ini viral sebuah video aksi baarak pengantin yang sukses bikin netizen geleng-geleng kepala sekaligus takjub di wilayah Hulu Sungai Utara, tapi bukan ditarik kelotok di atas air, melainkan sebuah jukung yang “berlayar” di atas jalan aspal! \n\nYang bikin makin heran, jukung berisi sepasang mempelai ini ditarik menggunakan sepeda motor. \n\nLanjut postingan kalimat yang disertai video terkait tersebut.\n\nBeberapa pengikut akun itu memberi respons di kolom komentar.\n\nBanjarmasinPost.co.id\n\nProgram:Local News\nEditor:Anwar Fauzi\n\n#viral #pengantin #unik #hsu #kalsel", "post_id": "3927049349825796783_1961638789"}}, {"key": "banjarku", "attributes": {"label": "banjarku", "x": 873.1840955070469, "y": 407.77356357187233, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 649.1229, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3927049349825796783_1961638789", "id": "banjarku", "source": "instagram-000001", "content": "Viral Video Pengantin di HSU Kalsel Naik Jukung di Jalan Raya, Ternyata Ditarik oleh Ojek Online \n\nBANJARMASINPOST.CO.ID - Pada masyarakat Suku Banjar di Kalimantan Selatan (Kalsel), tradisi baarak pengantin masih lestari hingga 2026 ini.\n\nTerutama di wilayah hulu sungai yang meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Tabalong\n\nYang menarik dan juga unik, baarak pengantin ini menggunakan alat transportasi sungai berupa kelotok atau perahu bermesin yang diberi hiasan.\n\nNah baru-baru ini, beredar di media sosial video perlihatkan iring-iringan pengantin yang disebut di HSU.\n\nTampak kedua mempelai duduk di sebuah jukung. Namun bukan berlayar di sungai melainkan di jalan beraspal.\n\nTradisi baarak atau berarak pengantin biasanya identik dengan iring-iringan berjalan kaki, naik mobil hias, atau kalau di wilayah perairan Kalimantan Selatan—khususnya kawasan Hulu Sungai—biasanya menggunakan jukung (perahu tradisional) yang menyusuri sungai. \n\nBegitu narasi pada unggahan di akun Instagram , Kamis (25/6/2026).\n\nTapi, apa jadinya kalau tradisi ini dimodifikasi dengan kearifan lokal tingkat tinggi dan kreativitas tanpa batas? \n\nBaru-baru ini viral sebuah video aksi baarak pengantin yang sukses bikin netizen geleng-geleng kepala sekaligus takjub di wilayah Hulu Sungai Utara, tapi bukan ditarik kelotok di atas air, melainkan sebuah jukung yang “berlayar” di atas jalan aspal! \n\nYang bikin makin heran, jukung berisi sepasang mempelai ini ditarik menggunakan sepeda motor. \n\nLanjut postingan kalimat yang disertai video terkait tersebut.\n\nBeberapa pengikut akun itu memberi respons di kolom komentar.\n\nBanjarmasinPost.co.id\n\nProgram:Local News\nEditor:Anwar Fauzi\n\n#viral #pengantin #unik #hsu #kalsel", "post_id": "3927049349825796783_1961638789"}}], "edges": [{"key": "banjarmasinpost", "source": "banjarmasinpost", "target": "banjarku", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}]}