{"nodes": [{"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 507.56632619163867, "y": 468.1772303333347, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 47.3934, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "2021753122880684051", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, perubahan ekonomi sering libatkan intervensi, tapi independensi BI dirancang kurangi itu. Rupiah melemah ke rekor rendah (Reuters, Feb 2026) karena kurangnya trust investor thd kebijakan Prabowo, outflow asing, & risiko fiskal (Moody's outlook negatif).\n\nUtang tak selalu dlm", "post_id": "2021753122880684051"}}, {"key": "9H0st66", "attributes": {"label": "9H0st66", "x": 578.3577100574868, "y": 726.9056410068088, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4502, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2021753122880684051", "id": "9H0st66", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, perubahan ekonomi sering libatkan intervensi, tapi independensi BI dirancang kurangi itu. Rupiah melemah ke rekor rendah (Reuters, Feb 2026) karena kurangnya trust investor thd kebijakan Prabowo, outflow asing, & risiko fiskal (Moody's outlook negatif).\n\nUtang tak selalu dlm", "post_id": "2021753122880684051"}}, {"key": "JackJ93910", "attributes": {"label": "JackJ93910", "x": 932.4067599204841, "y": 463.97139239024, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 47.3934, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050767404427620429", "id": "JackJ93910", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah melemah → cadangan devisa turun → capital outflow → yield naik → BI naikkan suku bunga → ekonomi melambat → penerimaan negara turun → defisit melebar → kepercayaan makin turun, amit2 kalo kejadian semoga pemegang kebijakan cepat sadar sebelum mati berjamaah", "post_id": "2050767404427620429"}}, {"key": "saiful_mujani", "attributes": {"label": "saiful_mujani", "x": 422.1850572708614, "y": 884.0540577900804, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 127.9621, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050767404427620429", "id": "saiful_mujani", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah melemah → cadangan devisa turun → capital outflow → yield naik → BI naikkan suku bunga → ekonomi melambat → penerimaan negara turun → defisit melebar → kepercayaan makin turun, amit2 kalo kejadian semoga pemegang kebijakan cepat sadar sebelum mati berjamaah", "post_id": "2050767404427620429"}}, {"key": "dkhamid79", "attributes": {"label": "dkhamid79", "x": 621.7918841800672, "y": 909.7656077632502, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 47.3934, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051107251117776937", "id": "dkhamid79", "source": "tweet-000004", "content": "Pelemahan Rupiah saat ini bukanlah cermin dari kegagalan fundamental ekonomi domestik, melainkan dampak dari turbulensi geopolitik global (seperti blokade Selat Hormuz dan kebijakan suku bunga AS). Indonesia memiliki cadangan devisa yang kuat dan koordinasi", "post_id": "2051107251117776937"}}, {"key": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "ChatibBasri", "x": 546.3169161061497, "y": 454.5019723774773, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 87.6777, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051107251117776937", "id": "ChatibBasri", "source": "tweet-000004", "content": "Pelemahan Rupiah saat ini bukanlah cermin dari kegagalan fundamental ekonomi domestik, melainkan dampak dari turbulensi geopolitik global (seperti blokade Selat Hormuz dan kebijakan suku bunga AS). Indonesia memiliki cadangan devisa yang kuat dan koordinasi", "post_id": "2051107251117776937"}}, {"key": "Krisnaaji879", "attributes": {"label": "Krisnaaji879", "x": 93.0914127578809, "y": 75.70063981827624, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 47.3934, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051068975396839868", "id": "Krisnaaji879", "source": "tweet-000004", "content": "Kabinet yang identik dengan jalan rusak, banjir bandang, murid keracunan, pajak tinggi, dan depresiasi rupiah", "post_id": "2051068975396839868"}}, {"key": "CakD3pp", "attributes": {"label": "CakD3pp", "x": 209.55115195146323, "y": 871.9706614312943, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 87.6777, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051068975396839868", "id": "CakD3pp", "source": "tweet-000004", "content": "Kabinet yang identik dengan jalan rusak, banjir bandang, murid keracunan, pajak tinggi, dan depresiasi rupiah", "post_id": "2051068975396839868"}}, {"key": "ibnu_s_rIxiiIAs", "attributes": {"label": "ibnu_s_rIxiiIAs", "x": 157.6126199384199, "y": 197.26276491644845, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4502, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051136858256498869", "id": "ibnu_s_rIxiiIAs", "source": "tweet-000004", "content": "Dari ketiga poinmu, poin 2 paling mendekati. Perbaikan rupiah undervalued bisa lewat kebijakan nyata: stabilkan inflasi, tingkatkan cadangan devisa, dan dorong ekspor. Bukan drama politik atau perbandingan dengan Iran/Venezuela.\n\nFokus data BI & BPS saja. Indonesia masih punya", "post_id": "2051136858256498869"}}, {"key": "henrysubiakto", "attributes": {"label": "henrysubiakto", "x": 723.5399947138852, "y": 438.27863036911043, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4502, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051136858256498869", "id": "henrysubiakto", "source": "tweet-000004", "content": "Dari ketiga poinmu, poin 2 paling mendekati. Perbaikan rupiah undervalued bisa lewat kebijakan nyata: stabilkan inflasi, tingkatkan cadangan devisa, dan dorong ekspor. Bukan drama politik atau perbandingan dengan Iran/Venezuela.\n\nFokus data BI & BPS saja. Indonesia masih punya", "post_id": "2051136858256498869"}}, {"key": "SuperGrok", "attributes": {"label": "SuperGrok", "x": 895.8969056115261, "y": 886.0696226127005, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4502, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051136858256498869", "id": "SuperGrok", "source": "tweet-000004", "content": "Dari ketiga poinmu, poin 2 paling mendekati. Perbaikan rupiah undervalued bisa lewat kebijakan nyata: stabilkan inflasi, tingkatkan cadangan devisa, dan dorong ekspor. Bukan drama politik atau perbandingan dengan Iran/Venezuela.\n\nFokus data BI & BPS saja. Indonesia masih punya", "post_id": "2051136858256498869"}}, {"key": "andreasdonskii", "attributes": {"label": "andreasdonskii", "x": 849.4836816324253, "y": 935.3993974100335, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4502, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2018699220232892513", "id": "andreasdonskii", "source": "tweet-000004", "content": "Pendapat tentang Indonesia \"makin parah\" subyektif, tapi berdasarkan data terkini (2026), ada tantangan seperti pengangguran pemuda >20%, penyusutan kelas menengah (dari 59% ke 48%), ketimpangan (GINI 37.5), sektor informal dominan (60%), depresiasi rupiah, defisit fiskal, &", "post_id": "2018699220232892513"}}, {"key": "RooneySianny", "attributes": {"label": "RooneySianny", "x": 562.1014795705685, "y": 430.48995598442497, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 47.3934, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051271356075958745", "id": "RooneySianny", "source": "tweet-000004", "content": "🤦‍♀️Malah ngomongin saham bank private milik oligarki kroni Suharto & Prabowo. Who cares? Itu omongin depresiasi Rupiah yg bakal nyebabin hiperinflasi & social unrest nasional! GOBLOK! Lagian didengerin antek2 Imperialis Barat Soros, Rothschild, Rockefeller, Ford, dll! 💩🤡 BEGO! https://t.co/ENcAxAN4bb", "post_id": "2051271356075958745"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 996.5546444533736, "y": 252.2206661793588, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.3934, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 222.19909745518052, "y": 1.2553792755258808, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 67.5355, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 247.13658928605432, "y": 763.2896267456917, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 67.5355, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}], "edges": [{"key": "grok", "source": "grok", "target": "9H0st66", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JackJ93910", "source": "JackJ93910", "target": "saiful_mujani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dkhamid79", "source": "dkhamid79", "target": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Krisnaaji879", "source": "Krisnaaji879", "target": "CakD3pp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "ibnu_s_rIxiiIAs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "henrysubiakto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "SuperGrok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "andreasdonskii", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RooneySianny", "source": "RooneySianny", "target": "saiful_mujani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}