{"nodes": [{"key": "eufrasiarts", "attributes": {"label": "eufrasiarts", "x": 652.5335355366504, "y": 771.1009364048964, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070179951287169180", "id": "eufrasiarts", "source": "tweet-000004", "content": "rupiah kt lemah bgt soalnya. jd kalo ada buku impor jadinya mahal bgt :(", "post_id": "2070179951287169180"}}, {"key": "savaillyee", "attributes": {"label": "savaillyee", "x": 940.7438222365944, "y": 735.3729733405305, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070179951287169180", "id": "savaillyee", "source": "tweet-000004", "content": "rupiah kt lemah bgt soalnya. jd kalo ada buku impor jadinya mahal bgt :(", "post_id": "2070179951287169180"}}, {"key": "shythappenss", "attributes": {"label": "shythappenss", "x": 919.3181308114004, "y": 899.3855926014166, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070105237797634240", "id": "shythappenss", "source": "tweet-000004", "content": "Pegang stablecoin rupiah, resikonya udah kena inflasi, depeg, exploit. Manfaat minim, Rugi ditanggung user😹", "post_id": "2070105237797634240"}}, {"key": "iniheksa", "attributes": {"label": "iniheksa", "x": 638.0058518173827, "y": 353.23209207521, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070105237797634240", "id": "iniheksa", "source": "tweet-000004", "content": "Pegang stablecoin rupiah, resikonya udah kena inflasi, depeg, exploit. Manfaat minim, Rugi ditanggung user😹", "post_id": "2070105237797634240"}}, {"key": "tsumitobachi_", "attributes": {"label": "tsumitobachi_", "x": 560.4509080309076, "y": 88.22035856525035, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070180625307627668", "id": "tsumitobachi_", "source": "tweet-000004", "content": "Nder, kalau bisa lebih spesifik doanya, gaji 10 juta di saat ekonomi baik2 saja dan ada penurunan inflasi dari tahun ini. Soalnya kalo gaji 10 juta tapi rupiah melemah dan inflasi tinggi ya tetep gede sih nominalnya, cuman jdi cepet abis aja.", "post_id": "2070180625307627668"}}, {"key": "Baeby_Doun", "attributes": {"label": "Baeby_Doun", "x": 474.88909963563486, "y": 979.1182635497596, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070180625307627668", "id": "Baeby_Doun", "source": "tweet-000004", "content": "Nder, kalau bisa lebih spesifik doanya, gaji 10 juta di saat ekonomi baik2 saja dan ada penurunan inflasi dari tahun ini. Soalnya kalo gaji 10 juta tapi rupiah melemah dan inflasi tinggi ya tetep gede sih nominalnya, cuman jdi cepet abis aja.", "post_id": "2070180625307627668"}}, {"key": "kangderu", "attributes": {"label": "kangderu", "x": 8.108503131536992, "y": 732.5672927567742, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070080878395687189", "id": "kangderu", "source": "tweet-000004", "content": "Anggaran ratusan triliun untuk program ini bikin pengeluaran negara membengkak, ditambah impor bahan makanan yang ikut nambah tekanan pada cadangan devisa.\n\nMBG emang bikin perut kenyang, tapi dompet negara kurus, rupiah pingsan 😭", "post_id": "2070080878395687189"}}, {"key": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "ardisatriawan", "x": 917.6510327868834, "y": 803.7181948954703, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "2070080878395687189", "id": "ardisatriawan", "source": "tweet-000004", "content": "Anggaran ratusan triliun untuk program ini bikin pengeluaran negara membengkak, ditambah impor bahan makanan yang ikut nambah tekanan pada cadangan devisa.\n\nMBG emang bikin perut kenyang, tapi dompet negara kurus, rupiah pingsan 😭", "post_id": "2070080878395687189"}}, {"key": "CulesWarrior", "attributes": {"label": "CulesWarrior", "x": 202.25851873617373, "y": 424.0353213313377, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070013529193947191", "id": "CulesWarrior", "source": "tweet-000004", "content": "Negara lain: Ngerem belanja demi jinakkin inflasi. \nIndonesia: Malah ngegas belanja jor-joran.\n\nHukum ekonominya gak bisa bohong; anggaran bakal tekor, Rupiah makin megap-megap, dan investor asing bakal mutusin buat 'skip' investasi di sini.", "post_id": "2070013529193947191"}}, {"key": "insidefolkative", "attributes": {"label": "insidefolkative", "x": 270.603802780928, "y": 974.968363481872, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070013529193947191", "id": "insidefolkative", "source": "tweet-000004", "content": "Negara lain: Ngerem belanja demi jinakkin inflasi. \nIndonesia: Malah ngegas belanja jor-joran.\n\nHukum ekonominya gak bisa bohong; anggaran bakal tekor, Rupiah makin megap-megap, dan investor asing bakal mutusin buat 'skip' investasi di sini.", "post_id": "2070013529193947191"}}, {"key": "Maikel_USMC", "attributes": {"label": "Maikel_USMC", "x": 776.1536783138603, "y": 902.3006985032966, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070151561771381089", "id": "Maikel_USMC", "source": "tweet-000004", "content": "Kurangi impor bagus menhemat uang negara. Kalau mengurangi ekspor dan memangkas komoditi ekspor yang menjadi tulang punggung pemasukan devisa negara itu suatu kebodohan. Negara saat ini butuh dana besar utk memperkuat ekonomi Indonesia ditengah nilai tukar rupiah kembali melemah", "post_id": "2070151561771381089"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 120.50783375281982, "y": 106.15561295738252, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070151561771381089", "id": "tempodotco", "source": "tweet-000004", "content": "Kurangi impor bagus menhemat uang negara. Kalau mengurangi ekspor dan memangkas komoditi ekspor yang menjadi tulang punggung pemasukan devisa negara itu suatu kebodohan. Negara saat ini butuh dana besar utk memperkuat ekonomi Indonesia ditengah nilai tukar rupiah kembali melemah", "post_id": "2070151561771381089"}}, {"key": "tunjungutomo", "attributes": {"label": "tunjungutomo", "x": 298.6765113206529, "y": 140.8124489759074, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069957902811717929", "id": "tunjungutomo", "source": "tweet-000004", "content": "Barang2 di bawah ini masih impor, semuanya ada di kebutuhan sehari2. Krn masih impor bayarnya pakai dollar, krn Rupiah melemah thd USD, maka harganya jd lebih mahal :\n- BBM\n- Kedelai (bahan baku tempe, tahu, kecap dll)\n- gandum (bahan baku terigu dll)\n- banyak bahan kimia dasar", "post_id": "2069957902811717929"}}, {"key": "deaantiaa", "attributes": {"label": "deaantiaa", "x": 305.0264578988918, "y": 620.4200193114109, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.3514, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069957902811717929", "id": "deaantiaa", "source": "tweet-000004", "content": "Barang2 di bawah ini masih impor, semuanya ada di kebutuhan sehari2. Krn masih impor bayarnya pakai dollar, krn Rupiah melemah thd USD, maka harganya jd lebih mahal :\n- BBM\n- Kedelai (bahan baku tempe, tahu, kecap dll)\n- gandum (bahan baku terigu dll)\n- banyak bahan kimia dasar", "post_id": "2069957902811717929"}}, {"key": "idextratime", "attributes": {"label": "idextratime", "x": 376.0970666100435, "y": 336.0911516314742, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.3514, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069957902811717929", "id": "idextratime", "source": "tweet-000004", "content": "Barang2 di bawah ini masih impor, semuanya ada di kebutuhan sehari2. Krn masih impor bayarnya pakai dollar, krn Rupiah melemah thd USD, maka harganya jd lebih mahal :\n- BBM\n- Kedelai (bahan baku tempe, tahu, kecap dll)\n- gandum (bahan baku terigu dll)\n- banyak bahan kimia dasar", "post_id": "2069957902811717929"}}, {"key": "twistoxxo", "attributes": {"label": "twistoxxo", "x": 468.72891988078226, "y": 365.27406444291057, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 40.5528, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070395015592137153", "id": "twistoxxo", "source": "tweet-000004", "content": "Inflasi makan habis gaji, rupiah jadi tissue", "post_id": "2070395015592137153"}}, {"key": "justcallrose27", "attributes": {"label": "justcallrose27", "x": 662.5050064469633, "y": 889.3756919931936, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 40.5528, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070394617028317653", "id": "justcallrose27", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah lemah, inflasi tinggi, daya beli rendah, sempurna", "post_id": "2070394617028317653"}}, {"key": "fraksipan_dprri", "attributes": {"label": "fraksipan_dprri", "x": 543.8006907814802, "y": 802.957166524038, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3927151408046691085_3525083043", "id": "fraksipan_dprri", "source": "instagram-000001", "content": "Anggota Komisi VI DPR RI Abdul Hakim Bafagih  menyoroti pentingnya peran strategis IDSurvey dalam mengawal rantai pasok komoditas strategis nasional, mulai dari proses hulu hingga hilir.\n\nMenurutnya, sebagai lembaga yang berperan dalam pengujian, inspeksi, dan sertifikasi, IDSurvey memiliki posisi penting untuk memperkuat tata kelola perdagangan serta meminimalkan potensi kebocoran yang nilainya dapat mencapai belasan ribu triliun rupiah.\n\nAbdul Hakim juga menekankan perlunya sinergi antara IDSurvey dan Kementerian Perdagangan, khususnya dalam proses verifikasi ekspor dan impor. Ia menilai penyelarasan data antara negara asal ekspor dan data impor Indonesia menjadi langkah penting untuk meningkatkan akurasi, transparansi, dan akuntabilitas perdagangan nasional.\n\n“IDSurvey bisa menjadi portal untuk memastikan data ekspor dari negara mitra dan data impor Indonesia benar-benar selaras, sehingga tata kelola perdagangan semakin baik dan potensi penyimpangan dapat ditekan,” ujar Abdul Hakim Bafagih.\n\n#idsurvey #ekspor #impor #fyp", "post_id": "3927151408046691085_3525083043"}}, {"key": "abdulhakimbafagih", "attributes": {"label": "abdulhakimbafagih", "x": 946.2969768731648, "y": 338.27232177994983, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3927151408046691085_3525083043", "id": "abdulhakimbafagih", "source": "instagram-000001", "content": "Anggota Komisi VI DPR RI Abdul Hakim Bafagih  menyoroti pentingnya peran strategis IDSurvey dalam mengawal rantai pasok komoditas strategis nasional, mulai dari proses hulu hingga hilir.\n\nMenurutnya, sebagai lembaga yang berperan dalam pengujian, inspeksi, dan sertifikasi, IDSurvey memiliki posisi penting untuk memperkuat tata kelola perdagangan serta meminimalkan potensi kebocoran yang nilainya dapat mencapai belasan ribu triliun rupiah.\n\nAbdul Hakim juga menekankan perlunya sinergi antara IDSurvey dan Kementerian Perdagangan, khususnya dalam proses verifikasi ekspor dan impor. Ia menilai penyelarasan data antara negara asal ekspor dan data impor Indonesia menjadi langkah penting untuk meningkatkan akurasi, transparansi, dan akuntabilitas perdagangan nasional.\n\n“IDSurvey bisa menjadi portal untuk memastikan data ekspor dari negara mitra dan data impor Indonesia benar-benar selaras, sehingga tata kelola perdagangan semakin baik dan potensi penyimpangan dapat ditekan,” ujar Abdul Hakim Bafagih.\n\n#idsurvey #ekspor #impor #fyp", "post_id": "3927151408046691085_3525083043"}}, {"key": "inusa.media", "attributes": {"label": "inusa.media", "x": 272.2666880189032, "y": 334.3246130838066, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3927031406950316586_60374608148", "id": "inusa.media", "source": "instagram-000001", "content": "Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat keberhasilan besar dalam upaya pemberantasan korupsi dengan menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp131,5 triliun sepanjang periode 2020 hingga 2026. Capaian tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang menyebut nilai penyelamatan itu berasal dari berbagai perkara korupsi yang telah memperoleh putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkrah). Aset hasil penyitaan dan tindakan hukum lainnya kemudian dikelola melalui Badan Pemulihan Aset untuk dikembalikan kepada negara.\n\nMenurut Febrie, penanganan perkara korupsi kini tidak hanya berorientasi pada besarnya kerugian negara, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap kepentingan publik, perekonomian nasional, lingkungan hidup, serta kesejahteraan masyarakat. Dalam kurun waktu tersebut, Kejagung menangani sedikitnya 12 perkara strategis, termasuk dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kasus impor tekstil di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan di lingkungan Kemendikbudristek yang ditaksir merugikan negara hingga triliunan rupiah.\n\nData Kejagung menunjukkan nilai penyelamatan kerugian negara tertinggi terjadi pada 2026 dengan capaian Rp40,5 triliun. Sementara itu, tahun 2025 dan 2023 masing-masing mencatat Rp24,5 triliun dan Rp24,4 triliun. Febrie menegaskan bahwa pemberantasan korupsi harus difokuskan pada perkara yang menyangkut hajat hidup rakyat banyak dan program strategis pemerintah. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan semakin besarnya peran penegakan hukum dalam memulihkan aset negara dan mendukung pembangunan nasional.\n\nFollow  untuk mendapatkan berita terkini yang disajikan singkat, jelas, dan terpercaya.", "post_id": "3927031406950316586_60374608148"}}, {"key": "inusamedia", "attributes": {"label": "inusamedia", "x": 445.6319745985442, "y": 991.1563302649881, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3927031406950316586_60374608148", "id": "inusamedia", "source": "instagram-000001", "content": "Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat keberhasilan besar dalam upaya pemberantasan korupsi dengan menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp131,5 triliun sepanjang periode 2020 hingga 2026. Capaian tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang menyebut nilai penyelamatan itu berasal dari berbagai perkara korupsi yang telah memperoleh putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkrah). Aset hasil penyitaan dan tindakan hukum lainnya kemudian dikelola melalui Badan Pemulihan Aset untuk dikembalikan kepada negara.\n\nMenurut Febrie, penanganan perkara korupsi kini tidak hanya berorientasi pada besarnya kerugian negara, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap kepentingan publik, perekonomian nasional, lingkungan hidup, serta kesejahteraan masyarakat. Dalam kurun waktu tersebut, Kejagung menangani sedikitnya 12 perkara strategis, termasuk dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kasus impor tekstil di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan di lingkungan Kemendikbudristek yang ditaksir merugikan negara hingga triliunan rupiah.\n\nData Kejagung menunjukkan nilai penyelamatan kerugian negara tertinggi terjadi pada 2026 dengan capaian Rp40,5 triliun. Sementara itu, tahun 2025 dan 2023 masing-masing mencatat Rp24,5 triliun dan Rp24,4 triliun. Febrie menegaskan bahwa pemberantasan korupsi harus difokuskan pada perkara yang menyangkut hajat hidup rakyat banyak dan program strategis pemerintah. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan semakin besarnya peran penegakan hukum dalam memulihkan aset negara dan mendukung pembangunan nasional.\n\nFollow  untuk mendapatkan berita terkini yang disajikan singkat, jelas, dan terpercaya.", "post_id": "3927031406950316586_60374608148"}}, {"key": "muriclips18", "attributes": {"label": "muriclips18", "x": 683.7113955099747, "y": 303.5468764072072, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7655297164263820562", "id": "muriclips18", "source": "tiktok-000001", "content": "Banyak orang merasa aman karena saldonya utuh. Padahal, rupiah yang menyentuh Rp18.000 bikin daya beli lo anjlok tanpa disadari. Ini kesalahan fatal yang sering dianggap remeh. Uang lo tidak hilang, tapi nilainya habis dimakan krisis. Ada 3 fakta ngeri yang banyak orang tidak sadar: 1. Nilai menyusut 20%: Secara purchasing power, uang 6 juta lo itu kenyataannya cuma bernilai 4,8 juta. 2. Inflasi impor meroket: Indonesia negara net importir, bahan pokok naik tapi bos lo gak akan mau naikin gaji lo. 3. Jebakan kenyamanan: Bertahan di satu sumber income saat krisis adalah cara paling cepat menuju kemiskinan absolut. Jangan mau ditipu oleh angka di layar ATM. Saatnya bangun side hustle dan kuasai high income skill sebelum terlambat. Gaji lo sekarang berapa, masih merasa aman di era krisis ini? Tulis di kolom komentar!  A | Cryptopreneur 🚀💰 #stevenanderson #andersonsteven #stevenandersoncrypto #cryptoclass #andersonnstevenxgcpk1", "post_id": "7655297164263820562"}}, {"key": "Steven", "attributes": {"label": "Steven", "x": 49.05212268401282, "y": 270.47085135357406, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7655297164263820562", "id": "Steven", "source": "tiktok-000001", "content": "Banyak orang merasa aman karena saldonya utuh. Padahal, rupiah yang menyentuh Rp18.000 bikin daya beli lo anjlok tanpa disadari. Ini kesalahan fatal yang sering dianggap remeh. Uang lo tidak hilang, tapi nilainya habis dimakan krisis. Ada 3 fakta ngeri yang banyak orang tidak sadar: 1. Nilai menyusut 20%: Secara purchasing power, uang 6 juta lo itu kenyataannya cuma bernilai 4,8 juta. 2. Inflasi impor meroket: Indonesia negara net importir, bahan pokok naik tapi bos lo gak akan mau naikin gaji lo. 3. Jebakan kenyamanan: Bertahan di satu sumber income saat krisis adalah cara paling cepat menuju kemiskinan absolut. Jangan mau ditipu oleh angka di layar ATM. Saatnya bangun side hustle dan kuasai high income skill sebelum terlambat. Gaji lo sekarang berapa, masih merasa aman di era krisis ini? Tulis di kolom komentar!  A | Cryptopreneur 🚀💰 #stevenanderson #andersonsteven #stevenandersoncrypto #cryptoclass #andersonnstevenxgcpk1", "post_id": "7655297164263820562"}}, {"key": "bangsaid.pri", "attributes": {"label": "bangsaid.pri", "x": 128.96278808001583, "y": 774.3730289454122, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7655265755193167124", "id": "bangsaid.pri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabar Bahagia dari Sektor Pertanian Indonesia! 🌾🇮🇩 Kabar membanggakan datang dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam laporannya di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Kesejahteraan para petani kita tercatat mengalami peningkatan yang luar biasa! Berdasarkan data terbaru, Nilai Tukar Petani (NTP) sukses menyentuh angka 127%—menjadi pencapaian tertinggi dalam 34 tahun terakhir. Gak cuma itu, pertumbuhan ekonomi sektor pertanian juga melesat hingga 5,74%, sebuah rekor tertinggi dalam 25 tahun belakangan. Berkat kerja keras para petani dan nelayan di seluruh pelosok negeri, ekspor pertanian kita naik sebesar 166 triliun rupiah, sementara angka impor beras medium berkurang hingga 41 triliun rupiah karena Indonesia tidak melakukan impor lagi. Hal ini memberikan total keuntungan bagi para petani kita hingga mencapai 200 triliun rupiah! 🙌✨ Sumber : https://www.tiktok.com/ #Prabowo #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyat #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7655265755193167124"}}, {"key": "kabar.hangat", "attributes": {"label": "kabar.hangat", "x": 447.102314122949, "y": 74.9570391224802, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7655265755193167124", "id": "kabar.hangat", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabar Bahagia dari Sektor Pertanian Indonesia! 🌾🇮🇩 Kabar membanggakan datang dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam laporannya di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Kesejahteraan para petani kita tercatat mengalami peningkatan yang luar biasa! Berdasarkan data terbaru, Nilai Tukar Petani (NTP) sukses menyentuh angka 127%—menjadi pencapaian tertinggi dalam 34 tahun terakhir. Gak cuma itu, pertumbuhan ekonomi sektor pertanian juga melesat hingga 5,74%, sebuah rekor tertinggi dalam 25 tahun belakangan. Berkat kerja keras para petani dan nelayan di seluruh pelosok negeri, ekspor pertanian kita naik sebesar 166 triliun rupiah, sementara angka impor beras medium berkurang hingga 41 triliun rupiah karena Indonesia tidak melakukan impor lagi. Hal ini memberikan total keuntungan bagi para petani kita hingga mencapai 200 triliun rupiah! 🙌✨ Sumber : https://www.tiktok.com/ #Prabowo #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyat #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7655265755193167124"}}, {"key": "infowargarepublik", "attributes": {"label": "infowargarepublik", "x": 852.0546643903823, "y": 783.8946918468207, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7596959639162424594", "id": "infowargarepublik", "source": "tiktok-000001", "content": "DPRD Provinsi Bali menggelar Sidang Paripurna ke-23 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 pada Senin (19/1/2026) dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap Raperda Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Sidang di Gedung Wiswa Sabha Utama tersebut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, pimpinan dan anggota DPRD. Empat fraksi menyampaikan sikapnya, yakni PDIP, Gerindra-PSI, Golkar, dan Demokrat-NasDem. Secara umum seluruh fraksi mendukung penguatan permodalan BPD Bali, namun disertai sejumlah catatan terkait transparansi, dasar hukum, hingga manfaat ekonomi bagi masyarakat. Fraksi PDIP menilai penyertaan modal merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah dan memperluas pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM. PDIP menegaskan kebijakan ini harus berorientasi hasil, dilakukan secara terbuka, serta diawasi ketat agar benar-benar menjadi investasi publik yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali. Sementara itu Fraksi Gerindra-PSI lebih banyak menyoroti aspek teknis hukum. Mereka menilai penggunaan frasa “penambahan penyertaan modal” kurang tepat secara normatif dan mempertanyakan relevansi sejumlah dasar hukum yang digunakan. Fraksi ini juga mengingatkan pentingnya perlindungan pemegang saham minoritas, pemenuhan asas publisitas pada inbreng aset tanah, serta kejelasan mekanisme pengawasan oleh gubernur.  Fraksi Gerindra-PSI mengapresiasi kinerja BPD Bali, namun mengingatkan risiko fraud internal dan perlunya sistem promosi berbasis merit. Fraksi Golkar menekankan bahwa penyertaan modal tidak sekadar mempertahankan komposisi saham Pemprov Bali di tengah penambahan modal kabupaten/kota, tetapi harus memberi nilai tambah terukur. Golkar meminta indikator kinerja yang jelas, evaluasi berkala, dan pengelolaan risiko—terutama bila penyertaan berasal dari pemindahtanganan aset strategis. Fraksi ini juga mengusulkan keringanan cost of money bagi sektor usaha yang memiliki multiplier effect tinggi. Adapun Fraksi Demokrat-NasDem mengapresiasi kebijakan Gubernur terkait skema pembayaran sewa aset tanah Nusa Dua oleh PT Bali Destinasi Lestari senilai Rp850 miliar dengan metode pembayaran di muka. Dana tersebut dinilai tepat digunakan untuk penyertaan modal BPD Bali karena diproyeksikan menghasilkan dividen sekitar Rp75 miliar per tahun. Demokrat-NasDem memberi catatan agar pasal raperda dipertegas mengenai sumber dana penyertaan sebesar Rp300 miliar agar tidak menimbulkan kerancuan. Di luar isu perbankan, Demokrat-NasDem juga meminta Pemprov meningkatkan koordinasi penanganan sampah dan dampak cuaca ekstrem guna mencegah banjir. Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Koster menjelaskan penyertaan modal bertujuan memperkuat daya saing BPD Bali di tengah konsolidasi industri perbankan nasional. Bank daerah diharapkan tetap menjadi motor pembiayaan pembangunan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Sidang paripurna akan dilanjutkan dengan tanggapan pemerintah serta pembahasan lebih mendalam sebelum raperda ini ditetapkan menjadi Perda. DPRD menegaskan bahwa setiap rupiah dana daerah yang disertakan harus dikelola profesional, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bali.  Butuh layanan Cargo, Logistik, Ekspor & Impor yang dapat diandalkan?  Hanya di   Andalan untuk semua layanan Cargo & Logistik anda  #infowarga #beritahariini #semetonbali #bali #fypシ", "post_id": "7596959639162424594"}}, {"key": "andalandayaabadi_", "attributes": {"label": "andalandayaabadi_", "x": 47.438550653638, "y": 903.7199968211332, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7596959639162424594", "id": "andalandayaabadi_", "source": "tiktok-000001", "content": "DPRD Provinsi Bali menggelar Sidang Paripurna ke-23 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 pada Senin (19/1/2026) dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap Raperda Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Sidang di Gedung Wiswa Sabha Utama tersebut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, pimpinan dan anggota DPRD. Empat fraksi menyampaikan sikapnya, yakni PDIP, Gerindra-PSI, Golkar, dan Demokrat-NasDem. Secara umum seluruh fraksi mendukung penguatan permodalan BPD Bali, namun disertai sejumlah catatan terkait transparansi, dasar hukum, hingga manfaat ekonomi bagi masyarakat. Fraksi PDIP menilai penyertaan modal merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah dan memperluas pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM. PDIP menegaskan kebijakan ini harus berorientasi hasil, dilakukan secara terbuka, serta diawasi ketat agar benar-benar menjadi investasi publik yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali. Sementara itu Fraksi Gerindra-PSI lebih banyak menyoroti aspek teknis hukum. Mereka menilai penggunaan frasa “penambahan penyertaan modal” kurang tepat secara normatif dan mempertanyakan relevansi sejumlah dasar hukum yang digunakan. Fraksi ini juga mengingatkan pentingnya perlindungan pemegang saham minoritas, pemenuhan asas publisitas pada inbreng aset tanah, serta kejelasan mekanisme pengawasan oleh gubernur.  Fraksi Gerindra-PSI mengapresiasi kinerja BPD Bali, namun mengingatkan risiko fraud internal dan perlunya sistem promosi berbasis merit. Fraksi Golkar menekankan bahwa penyertaan modal tidak sekadar mempertahankan komposisi saham Pemprov Bali di tengah penambahan modal kabupaten/kota, tetapi harus memberi nilai tambah terukur. Golkar meminta indikator kinerja yang jelas, evaluasi berkala, dan pengelolaan risiko—terutama bila penyertaan berasal dari pemindahtanganan aset strategis. Fraksi ini juga mengusulkan keringanan cost of money bagi sektor usaha yang memiliki multiplier effect tinggi. Adapun Fraksi Demokrat-NasDem mengapresiasi kebijakan Gubernur terkait skema pembayaran sewa aset tanah Nusa Dua oleh PT Bali Destinasi Lestari senilai Rp850 miliar dengan metode pembayaran di muka. Dana tersebut dinilai tepat digunakan untuk penyertaan modal BPD Bali karena diproyeksikan menghasilkan dividen sekitar Rp75 miliar per tahun. Demokrat-NasDem memberi catatan agar pasal raperda dipertegas mengenai sumber dana penyertaan sebesar Rp300 miliar agar tidak menimbulkan kerancuan. Di luar isu perbankan, Demokrat-NasDem juga meminta Pemprov meningkatkan koordinasi penanganan sampah dan dampak cuaca ekstrem guna mencegah banjir. Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Koster menjelaskan penyertaan modal bertujuan memperkuat daya saing BPD Bali di tengah konsolidasi industri perbankan nasional. Bank daerah diharapkan tetap menjadi motor pembiayaan pembangunan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Sidang paripurna akan dilanjutkan dengan tanggapan pemerintah serta pembahasan lebih mendalam sebelum raperda ini ditetapkan menjadi Perda. DPRD menegaskan bahwa setiap rupiah dana daerah yang disertakan harus dikelola profesional, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bali.  Butuh layanan Cargo, Logistik, Ekspor & Impor yang dapat diandalkan?  Hanya di   Andalan untuk semua layanan Cargo & Logistik anda  #infowarga #beritahariini #semetonbali #bali #fypシ", "post_id": "7596959639162424594"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 614.523287724911, "y": 114.5709909959779, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Q3uRJhRnUXc", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Rupiah dan Inflasi, Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,75 Persen\n\nBANDUNG, KOMPAS.TV - Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate pada Juni 2026 menjadi 5,75 persen. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global sekaligus memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah.\n\nDalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 1718 Juni 2026, Bank Indonesia memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Pada saat yang sama, suku bunga Deposit Facility juga naik 25 basis poin menjadi 4,75 persen, sementara suku bunga Lending Facility meningkat menjadi 6,50 persen.\n\nBank Indonesia menjelaskan, langkah tersebut merupakan kebijakan lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah serta sebagai langkah pre-emptive guna menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,51 persen.\n\nDi sisi lain, nilai tukar rupiah tercatat mengalami penguatan. Per 17 Juni 2026, rupiah berada di level Rp17.730 per dolar Amerika Serikat atau menguat 0,76 persen dibandingkan posisi akhir Mei 2026.\n\nPenguatan rupiah didukung berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia, termasuk peningkatan intensitas intervensi di pasar valuta asing melalui pasar NDF luar negeri (offshore), transaksi spot, dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik.\n\nSelain itu, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah melalui sinergi kebijakan moneter dan fiskal guna memitigasi dampak ketidakpastian global, termasuk pengaruh konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian nasional.\n\nSinergi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga terus diperkuat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pembiayaan yang mendukung program prioritas pemerintah.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "Q3uRJhRnUXc"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 931.4147432272209, "y": 958.3247585636565, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 42.0001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Q3uRJhRnUXc", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Rupiah dan Inflasi, Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,75 Persen\n\nBANDUNG, KOMPAS.TV - Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate pada Juni 2026 menjadi 5,75 persen. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global sekaligus memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah.\n\nDalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 1718 Juni 2026, Bank Indonesia memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Pada saat yang sama, suku bunga Deposit Facility juga naik 25 basis poin menjadi 4,75 persen, sementara suku bunga Lending Facility meningkat menjadi 6,50 persen.\n\nBank Indonesia menjelaskan, langkah tersebut merupakan kebijakan lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah serta sebagai langkah pre-emptive guna menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,51 persen.\n\nDi sisi lain, nilai tukar rupiah tercatat mengalami penguatan. Per 17 Juni 2026, rupiah berada di level Rp17.730 per dolar Amerika Serikat atau menguat 0,76 persen dibandingkan posisi akhir Mei 2026.\n\nPenguatan rupiah didukung berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia, termasuk peningkatan intensitas intervensi di pasar valuta asing melalui pasar NDF luar negeri (offshore), transaksi spot, dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik.\n\nSelain itu, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah melalui sinergi kebijakan moneter dan fiskal guna memitigasi dampak ketidakpastian global, termasuk pengaruh konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian nasional.\n\nSinergi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga terus diperkuat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pembiayaan yang mendukung program prioritas pemerintah.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "Q3uRJhRnUXc"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 193.7485618108694, "y": 285.1210330016665, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "VNYU58vgjBQ", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Motor Listrik BGN Dihibahkan Kepada Guru Honorer | Menyapa Indonesia Pagi\n\nMenyapa Indonesia Pagi 25 Juni 2026\n\n1. Pasutri Pengedar Narkoba di Tulang Bawang Diringkus Polisi\n2. WNA Jerman Dijambret, Ponsel 25 Juta Rupiah Raib\n3. Kabur Saat Ditangkap, Komandan Batalyon KKB Tewas di Dor\n4. Enam Anggota Geng Motor Ditangkap Usai Tewaskan Remaja\n5. Motor Masuk Waduk Kalimati, Dua Pengendara Meninggal Dunia\n6. Gagal Menyalip! Pemotor Tewas Terlindas Truk, di Garut\n7. Siswi SMAN 6 Tewas Akibat Kabel Menjuntai\n8. Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bandung, Ditangkap\n9. Dedi Mulyadi Apresiasi Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat\n10. Kakak Korban Penyekapan Minta Mata Tersangka Sebagai Gantinya\n11. Kemenkes Akan Tanggung Pengobatan Wanita yang Disekap di Bandung\n12. Menteri PPPA Prihatin atas Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung\n13. Prabowo Minta Himbara Proaktif Jemput Bola ke Pelaku UMKM\n14. KSP Cek Kesiapan Distribusi BBM di Plumpang\n15. Pemerintah Luncurkan Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 RI\n16. BP BUMN Kawal Penguatan Pembiayaan Bagi Pelaku Usaha Kecil\n17. Komisi IX DPR Respon Temuan Ratusan Titik SPPG Fiktif\n18. Jampidsus Klaim Selamatkan Keuangan Negara Rp131,5 Triliun\n19. Prabowo Soroti Besarnya Kebocoran Kekayaan Nasional\n20. BNPP Survei Jalur Tidak Resmi di Belu\n21. Aplikator Resmi Berlakukan Tarif Ojol 8 Persen pada 1 Juli\n22. DPR Respon Penyebab Gaji Guru Belum Naik Signifikan\n23. Pemerintah Perluas Program Magang Nasional\n24. DKI Jakarta Siap Dukung Sarana dan Venue PON 2028\n25. Motor Listrik BGN Dihibahkan Kepada Guru Honorer\n26. Luhut Pastikan Program MBG Berjalan Efektif dan Efisien\n27. Aliansi Masyarakat Jakarta Kembali Dukung Program MBG\n28. Dewan Ekonomi Dorong Pengembangan Industri Vaksin\n29. Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda\n30. Ratusan Siswa Jadi Angkatan Pertama SMA Unggul Garuda\n31. Kodam Jaya Perkuat Sinergi Bersama Insan Media\n32. TNI AD Kirim Dukungan Air Bersih dan Listrik ke Papua\n33. Yadnya Kasada: Doa dan Persembahan di Lereng Kawah Bromo\n34. Pacu Jawi: Lumpur, Adrenalin, dan Warisan Minangkabau\n35. Dieng Siap Sambut Liburan Sekolah\n36. Wisata Religi, Napak Tilas Perang Badar\n37. Destinasi Kuliner, Kambing Bakar Madu dan Bakso Mang Udin\n38. Calon Pengantin Perempuan di India, Dalangi Pembunuhan Tunangannya\n39. PBB Evakuasi 11 Ribu Pelaut Terdampak Krisis Hormuz\n40. London Siaga Merah, Hadapi Gelombang Panas Ekstrem\n41. Dampak Gelombang Panas, Menara Eiffel Tutup Lebih Awal\n42. Perpustakaan di Tengah Wilayah Perang\n43. Gurita Cherry Jagokan Korea Selatan di Piala Dunia\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaPagi #BeritaNasional #Kriminal #Kriminal #Internasional #PialaDunia2026 \nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "VNYU58vgjBQ"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 573.2649819465233, "y": 571.5168638518807, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.3514, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "VNYU58vgjBQ", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Motor Listrik BGN Dihibahkan Kepada Guru Honorer | Menyapa Indonesia Pagi\n\nMenyapa Indonesia Pagi 25 Juni 2026\n\n1. Pasutri Pengedar Narkoba di Tulang Bawang Diringkus Polisi\n2. WNA Jerman Dijambret, Ponsel 25 Juta Rupiah Raib\n3. Kabur Saat Ditangkap, Komandan Batalyon KKB Tewas di Dor\n4. Enam Anggota Geng Motor Ditangkap Usai Tewaskan Remaja\n5. Motor Masuk Waduk Kalimati, Dua Pengendara Meninggal Dunia\n6. Gagal Menyalip! Pemotor Tewas Terlindas Truk, di Garut\n7. Siswi SMAN 6 Tewas Akibat Kabel Menjuntai\n8. Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bandung, Ditangkap\n9. Dedi Mulyadi Apresiasi Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat\n10. Kakak Korban Penyekapan Minta Mata Tersangka Sebagai Gantinya\n11. Kemenkes Akan Tanggung Pengobatan Wanita yang Disekap di Bandung\n12. Menteri PPPA Prihatin atas Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung\n13. Prabowo Minta Himbara Proaktif Jemput Bola ke Pelaku UMKM\n14. KSP Cek Kesiapan Distribusi BBM di Plumpang\n15. Pemerintah Luncurkan Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 RI\n16. BP BUMN Kawal Penguatan Pembiayaan Bagi Pelaku Usaha Kecil\n17. Komisi IX DPR Respon Temuan Ratusan Titik SPPG Fiktif\n18. Jampidsus Klaim Selamatkan Keuangan Negara Rp131,5 Triliun\n19. Prabowo Soroti Besarnya Kebocoran Kekayaan Nasional\n20. BNPP Survei Jalur Tidak Resmi di Belu\n21. Aplikator Resmi Berlakukan Tarif Ojol 8 Persen pada 1 Juli\n22. DPR Respon Penyebab Gaji Guru Belum Naik Signifikan\n23. Pemerintah Perluas Program Magang Nasional\n24. DKI Jakarta Siap Dukung Sarana dan Venue PON 2028\n25. Motor Listrik BGN Dihibahkan Kepada Guru Honorer\n26. Luhut Pastikan Program MBG Berjalan Efektif dan Efisien\n27. Aliansi Masyarakat Jakarta Kembali Dukung Program MBG\n28. Dewan Ekonomi Dorong Pengembangan Industri Vaksin\n29. Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda\n30. Ratusan Siswa Jadi Angkatan Pertama SMA Unggul Garuda\n31. Kodam Jaya Perkuat Sinergi Bersama Insan Media\n32. TNI AD Kirim Dukungan Air Bersih dan Listrik ke Papua\n33. Yadnya Kasada: Doa dan Persembahan di Lereng Kawah Bromo\n34. Pacu Jawi: Lumpur, Adrenalin, dan Warisan Minangkabau\n35. Dieng Siap Sambut Liburan Sekolah\n36. Wisata Religi, Napak Tilas Perang Badar\n37. Destinasi Kuliner, Kambing Bakar Madu dan Bakso Mang Udin\n38. Calon Pengantin Perempuan di India, Dalangi Pembunuhan Tunangannya\n39. PBB Evakuasi 11 Ribu Pelaut Terdampak Krisis Hormuz\n40. London Siaga Merah, Hadapi Gelombang Panas Ekstrem\n41. Dampak Gelombang Panas, Menara Eiffel Tutup Lebih Awal\n42. Perpustakaan di Tengah Wilayah Perang\n43. Gurita Cherry Jagokan Korea Selatan di Piala Dunia\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaPagi #BeritaNasional #Kriminal #Kriminal #Internasional #PialaDunia2026 \nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "VNYU58vgjBQ"}}], "edges": [{"key": "eufrasiarts", "source": "eufrasiarts", "target": "savaillyee", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "shythappenss", "source": "shythappenss", "target": "iniheksa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "tsumitobachi_", "source": "tsumitobachi_", "target": "Baeby_Doun", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kangderu", "source": "kangderu", "target": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "CulesWarrior", "source": "CulesWarrior", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Maikel_USMC", "source": "Maikel_USMC", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "tunjungutomo", "source": "tunjungutomo", "target": "deaantiaa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "tunjungutomo", "source": "tunjungutomo", "target": "idextratime", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ardisatriawan", "source": "ardisatriawan", "target": "twistoxxo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ardisatriawan", "source": "ardisatriawan", "target": "justcallrose27", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fraksipan_dprri", "source": "fraksipan_dprri", "target": "abdulhakimbafagih", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "inusa.media", "source": "inusa.media", "target": "inusamedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "muriclips18", "source": "muriclips18", "target": "Steven", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bangsaid.pri", "source": "bangsaid.pri", "target": "kabar.hangat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infowargarepublik", "source": "infowargarepublik", "target": "andalandayaabadi_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}