{"nodes": [{"key": "Singo_Yudho5", "attributes": {"label": "Singo_Yudho5", "x": 476.23829477460913, "y": 25.470293826918898, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 48.3871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070337627027566840", "id": "Singo_Yudho5", "source": "tweet-000004", "content": "PSN / Program Strategis Nasional di berbagai Daerah yg di Danai APBN Puluhan hingga Ratusan Milyar Rupiah, merupakan Proyek Politik Jokowi di tahun 2029. \nFakta di lapangan, anggaran PSN jadi ajang Korupsi elit politik dan pejabat Daerah.\nSayangnya, KPK sudah dikebiri duluan", "post_id": "2070337627027566840"}}, {"key": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "KemensetnegRI", "x": 244.0942598262309, "y": 578.0499035772176, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 89.5161, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070337627027566840", "id": "KemensetnegRI", "source": "tweet-000004", "content": "PSN / Program Strategis Nasional di berbagai Daerah yg di Danai APBN Puluhan hingga Ratusan Milyar Rupiah, merupakan Proyek Politik Jokowi di tahun 2029. \nFakta di lapangan, anggaran PSN jadi ajang Korupsi elit politik dan pejabat Daerah.\nSayangnya, KPK sudah dikebiri duluan", "post_id": "2070337627027566840"}}, {"key": "syueb2011", "attributes": {"label": "syueb2011", "x": 754.9526739566022, "y": 341.85742631792147, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 48.3871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070157932055187490", "id": "syueb2011", "source": "tweet-000004", "content": "Mereka pikir kunjungan dan pernyataan pejabat bisa meyakinkan investor\n\nSetahun terakhir rupiah terdepresiasi 10%, melebihi fleksibilitas APBN\n\nPemerintah tidak disiplin dalam menjalankan UU 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026 https://t.co/abd07vCHlv", "post_id": "2070157932055187490"}}, {"key": "BosPurwa", "attributes": {"label": "BosPurwa", "x": 108.1439101733579, "y": 492.74087131621746, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 89.5161, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070157932055187490", "id": "BosPurwa", "source": "tweet-000004", "content": "Mereka pikir kunjungan dan pernyataan pejabat bisa meyakinkan investor\n\nSetahun terakhir rupiah terdepresiasi 10%, melebihi fleksibilitas APBN\n\nPemerintah tidak disiplin dalam menjalankan UU 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026 https://t.co/abd07vCHlv", "post_id": "2070157932055187490"}}, {"key": "Flawes9", "attributes": {"label": "Flawes9", "x": 382.443255838646, "y": 976.1104514788643, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 48.3871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070027668935041144", "id": "Flawes9", "source": "tweet-000004", "content": "Berat beban? Emang pemerintah mau mengevaluasi kinerja mereka? Rupiah turun, pabrik kabur, bbm naik, ihsg turun, apbn boros. Mereka kan nyuruh rakyat ngewajarin, terus apa beban beratnya pemerintah wkwkwk. Yg berat mah yg keluhannya dibales \"ndasmu\" wkwk", "post_id": "2070027668935041144"}}, {"key": "Milantoon", "attributes": {"label": "Milantoon", "x": 689.7718573077449, "y": 197.37553566372236, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 89.5161, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070027668935041144", "id": "Milantoon", "source": "tweet-000004", "content": "Berat beban? Emang pemerintah mau mengevaluasi kinerja mereka? Rupiah turun, pabrik kabur, bbm naik, ihsg turun, apbn boros. Mereka kan nyuruh rakyat ngewajarin, terus apa beban beratnya pemerintah wkwkwk. Yg berat mah yg keluhannya dibales \"ndasmu\" wkwk", "post_id": "2070027668935041144"}}, {"key": "Kinkin18051341", "attributes": {"label": "Kinkin18051341", "x": 879.3381767591525, "y": 851.9065295789715, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 48.3871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069895048297386329", "id": "Kinkin18051341", "source": "tweet-000004", "content": "Gpp menguras APBN Demi cita2 PKI, PDI-P PKS GOLKAR NASDEM DEMOKRAT DLL yakni mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri tambang emas nikel dll ribuan trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dpt fee dilanjutkan memiskinkan pengusaha KADIN HIPMI dll https://t.co/vDEsDNbXp9", "post_id": "2069895048297386329"}}, {"key": "regar_op0sisi", "attributes": {"label": "regar_op0sisi", "x": 320.222708972734, "y": 560.5302942757781, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 89.5161, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069895048297386329", "id": "regar_op0sisi", "source": "tweet-000004", "content": "Gpp menguras APBN Demi cita2 PKI, PDI-P PKS GOLKAR NASDEM DEMOKRAT DLL yakni mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri tambang emas nikel dll ribuan trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dpt fee dilanjutkan memiskinkan pengusaha KADIN HIPMI dll https://t.co/vDEsDNbXp9", "post_id": "2069895048297386329"}}, {"key": "omkumkum", "attributes": {"label": "omkumkum", "x": 798.6906762935208, "y": 235.98648109488485, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 48.3871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070065419696865354", "id": "omkumkum", "source": "tweet-000004", "content": "Semua harus digital baik sistem termasuk uang nya yang mengalir ke Desa, bukan uang rupiah lagi.\n\n3 (Tiga) Sumber Dana Selain Utang Luar Negeri untuk Mengatasi Defisit APBN\nAugust 31, 2025\nhttps://t.co/s5cEe2CJP6\n\nDANA DESA berupa “E-Money Khusus” dalam Sitem “Closed Loop https://t.co/gAPE3ruVrv", "post_id": "2070065419696865354"}}, {"key": "Hidupsebagai62", "attributes": {"label": "Hidupsebagai62", "x": 42.047224092035876, "y": 601.1351883055204, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 89.5161, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070065419696865354", "id": "Hidupsebagai62", "source": "tweet-000004", "content": "Semua harus digital baik sistem termasuk uang nya yang mengalir ke Desa, bukan uang rupiah lagi.\n\n3 (Tiga) Sumber Dana Selain Utang Luar Negeri untuk Mengatasi Defisit APBN\nAugust 31, 2025\nhttps://t.co/s5cEe2CJP6\n\nDANA DESA berupa “E-Money Khusus” dalam Sitem “Closed Loop https://t.co/gAPE3ruVrv", "post_id": "2070065419696865354"}}, {"key": "masromy_dprri", "attributes": {"label": "masromy_dprri", "x": 542.3233472766595, "y": 82.32077358240298, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 48.3871, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7655158172079983879", "id": "masromy_dprri", "source": "tiktok-000001", "content": "Ketika masyarakat berbicara, negara harus mendengar. Dari ruang dialog inilah lahir komitmen untuk mengawal APBN agar setiap program, setiap kebijakan, dan setiap rupiah anggaran benar-benar kembali untuk kesejahteraan rakyat.  PDI PERJUANGAN KOTA BLITAR  #SerapAspirasi #apbn  #RomySoekarno #BulanBungKarno  #DPRRI", "post_id": "7655158172079983879"}}, {"key": "DPC", "attributes": {"label": "DPC", "x": 197.6905224807699, "y": 392.2298956261995, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 89.5161, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7655158172079983879", "id": "DPC", "source": "tiktok-000001", "content": "Ketika masyarakat berbicara, negara harus mendengar. Dari ruang dialog inilah lahir komitmen untuk mengawal APBN agar setiap program, setiap kebijakan, dan setiap rupiah anggaran benar-benar kembali untuk kesejahteraan rakyat.  PDI PERJUANGAN KOTA BLITAR  #SerapAspirasi #apbn  #RomySoekarno #BulanBungKarno  #DPRRI", "post_id": "7655158172079983879"}}, {"key": "@Karyarayaidutama", "attributes": {"label": "@Karyarayaidutama", "x": 132.8154627539463, "y": 422.1357040265412, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 48.3871, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "eXHb4fOSK1M", "id": "@Karyarayaidutama", "source": "youtube-000001", "content": "Uang Indonesia Mengalir ke Luar Negeri? Fakta Ekonomi yang Mengejutkan! |\n\nBagaimana mungkin sebuah pulau seukuran Jakarta, tanpa setetes minyak, nikel, atau sawit, bisa menjadi salah satu negara terkaya di dunia pada tahun 2025 dengan PDB per kapita mencapai ~Rp1,5 miliar per orang? Sementara kita, sang pemilik megabiodiversitas dan kekayaan alam melimpah, memiliki per kapita yang belasan kali lipat lebih kecil.\n\nTren #SellSingapore yang viral belakangan ini mencoba membongkar anomali tersebut. Namun, lewat video  kali ini, kita tidak akan terjebak dalam narasi kebencian atau ajakan boikot yang dangkal. Kita akan melihatnya secara dewasa, berbasis data, dan jujur terhadap realitas ekonomi global.\n\nFaktanya, sebagian dari keajaiban ekonomi Singapura ternyata berkelindan erat dengan Pasir, Uang, dan Sawit kita sendiri.\n\nDi video ini,  akan membedah:\n\nArti Sebenarnya #SellSingapore: Mengapa ini bukan tentang memusuhi tetangga, melainkan refleksi kritis terhadap ketimpangan struktural ekonomi regional.\n\nInvestor Asing Nomor 1 Kita Adalah Diri Kita Sendiri? Menyingkap fenomena round-tripping, di mana triliunan rupiah uang dari Indonesia \"parkir\" di Temasek atau pasar finansial Singapura, lalu kembali ke Indonesia menyamar sebagai Penanaman Modal Asing (PMA).\n\nGeografi yang Berubah: Bagaimana sebagian daratan Singapura diperluas menggunakan pasir laut kita, hingga sempat memicu isu hilangnya pulau-pulau kecil di perbatasan.\n\nIroni Kedaulatan Energi: Kenapa harga bensin dan komoditas kita justru sering kali harus mengacu pada patokan Singapura (seperti MOPS), padahal mereka tidak memiliki sumur minyak bumi?\n\nTitik Balik Singapura: Mengapa di era baru ini—dengan kehadiran institusi seperti Danantara dan hilirisasi yang agresif—Singapura justru mulai cemas kehilangan hegemoninya sebagai hub finansial utama Asia Tenggara?\n\nIni adalah cerita tentang bagaimana Singapura cerdik memanfaatkan posisinya sebagai hub, sekaligus menjadi tamparan keras bagi kita untuk segera menyelesaikan \"PR\" domestik: memperbaiki tata kelola, kepastian hukum, dan efisiensi birokrasi.\n\nMari bedah datanya bersama  Tonton sampai habis, karena narasi ini dibangun untuk mengajak kita membangun bangsa, bukan memelihara sentimen negatif.\n\nREFERENSI (dengan link sumber)\nTren #SellSingapore & \"Sell Indonesia\" — dalam & luar negeri: \n[1] RRI — \"Memahami 'Sell Singapore' Menurut Dr. Gema Goeyardi\" 🔗 https://rri.co.id/singaraja/sudut-pan... \n[2] Inilah.com — \"Isu 'Sell Indonesia' Mengada-ada? Kebijakan Ekonomi RI Justru Bikin Singapura Cemas\" 🔗 https://www.inilah.com/isu-sell-indon... [3] The Edge Singapore — \"'Sell Indonesia' sweeps trading desks as Prabowo tightens grip\" 🔗 https://www.theedgesingapore.com/news... \n[4] The Diplomat — \"Indonesia's $80 Billion Wake-Up Call\" 🔗 https://thediplomat.com/2026/02/indon...\n\nMSCI, IHSG & pasar modal: \n[5] Databoks — \"IHSG closed down 7.35% following MSCI announcement (28 Jan 2026)\" 🔗 https://databoks.katadata.co.id/en/ma... \n[6] Katadata — \"Menakar Ancaman Downgrade IHSG ke Frontier Market oleh MSCI\" 🔗 https://katadata.co.id/finansial/burs...\n\nUang & kekayaan RI di Singapura: \n[7] Euromoney — \"Singapore, Indonesia in private banking tug-of-war\" 🔗 https://www.euromoney.com/article/27b... \n[8] Fortune — \"Indonesia's tax amnesty could spark wealth outflow in Singapore\" (estimasi US$200 M, ~40%) 🔗 https://fortune.com/2016/07/25/indone... \n[9] Hubbis — \"Wealth Structuring: Evolving Strategies for Indonesia's UHNW Families\" 🔗 https://www.hubbis.com/article/wealth... \n[10] The Jakarta Post — \"Indonesians among top-three buyers of Singapore property\" 🔗 https://www.thejakartapost.com/life/2...\n\nFDI Singapura & round-tripping: \n[11] Jakarta Globe — \"Singapore Remains Indonesia's Top Foreign Investor in Q1 2025\" 🔗 https://jakartaglobe.id/business/sing... \n[12] Databoks — \"Singapore, the Largest Investor in Indonesia in 2024/2025\" 🔗 https://databoks.katadata.co.id/en/ec...\n\nPasir & reklamasi: \n[13] NLB Singapore History — \"Indonesia bans land sand exports to Singapore\" (6–8 jt ton, 90% dari RI) 🔗 https://eresources.nlb.gov.sg/history... \n[14] Seasia.co — \"How Indonesia's Sand Changed Singapore's Map\" 🔗 https://seasia.co/2025/09/06/how-indo... \n[15] SCMP — \"Indonesia's reversal on sea sand export ban sparks backlash\" 🔗 https://www.scmp.com/week-asia/health...\n\nHub migas & MOPS: \n[16] McKinsey Energy Insights — \"Mean of Platts Singapore (MOPS)\" 🔗 https://www.mckinseyenergyinsights.co... \n[17] S&P Global — \"Platts FOB Straits Price Assessment\" 🔗 https://www.spglobal.com/energy/en/pr...\n\nGDP per kapita & kekayaan Singapura: \n[18] Malay Mail — \"Singapore named richest country in 2025\" 🔗 https://www.malaymail.com/news/singap... \n[19] countryeconomy — \"Country comparison Singapore vs Indonesia\" 🔗 https://countryeconomy.com/countries/...", "post_id": "eXHb4fOSK1M"}}, {"key": "karyaraya", "attributes": {"label": "karyaraya", "x": 189.756011239242, "y": 626.7738318491594, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 62.0968, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "eXHb4fOSK1M", "id": "karyaraya", "source": "youtube-000001", "content": "Uang Indonesia Mengalir ke Luar Negeri? Fakta Ekonomi yang Mengejutkan! |\n\nBagaimana mungkin sebuah pulau seukuran Jakarta, tanpa setetes minyak, nikel, atau sawit, bisa menjadi salah satu negara terkaya di dunia pada tahun 2025 dengan PDB per kapita mencapai ~Rp1,5 miliar per orang? Sementara kita, sang pemilik megabiodiversitas dan kekayaan alam melimpah, memiliki per kapita yang belasan kali lipat lebih kecil.\n\nTren #SellSingapore yang viral belakangan ini mencoba membongkar anomali tersebut. Namun, lewat video  kali ini, kita tidak akan terjebak dalam narasi kebencian atau ajakan boikot yang dangkal. Kita akan melihatnya secara dewasa, berbasis data, dan jujur terhadap realitas ekonomi global.\n\nFaktanya, sebagian dari keajaiban ekonomi Singapura ternyata berkelindan erat dengan Pasir, Uang, dan Sawit kita sendiri.\n\nDi video ini,  akan membedah:\n\nArti Sebenarnya #SellSingapore: Mengapa ini bukan tentang memusuhi tetangga, melainkan refleksi kritis terhadap ketimpangan struktural ekonomi regional.\n\nInvestor Asing Nomor 1 Kita Adalah Diri Kita Sendiri? Menyingkap fenomena round-tripping, di mana triliunan rupiah uang dari Indonesia \"parkir\" di Temasek atau pasar finansial Singapura, lalu kembali ke Indonesia menyamar sebagai Penanaman Modal Asing (PMA).\n\nGeografi yang Berubah: Bagaimana sebagian daratan Singapura diperluas menggunakan pasir laut kita, hingga sempat memicu isu hilangnya pulau-pulau kecil di perbatasan.\n\nIroni Kedaulatan Energi: Kenapa harga bensin dan komoditas kita justru sering kali harus mengacu pada patokan Singapura (seperti MOPS), padahal mereka tidak memiliki sumur minyak bumi?\n\nTitik Balik Singapura: Mengapa di era baru ini—dengan kehadiran institusi seperti Danantara dan hilirisasi yang agresif—Singapura justru mulai cemas kehilangan hegemoninya sebagai hub finansial utama Asia Tenggara?\n\nIni adalah cerita tentang bagaimana Singapura cerdik memanfaatkan posisinya sebagai hub, sekaligus menjadi tamparan keras bagi kita untuk segera menyelesaikan \"PR\" domestik: memperbaiki tata kelola, kepastian hukum, dan efisiensi birokrasi.\n\nMari bedah datanya bersama  Tonton sampai habis, karena narasi ini dibangun untuk mengajak kita membangun bangsa, bukan memelihara sentimen negatif.\n\nREFERENSI (dengan link sumber)\nTren #SellSingapore & \"Sell Indonesia\" — dalam & luar negeri: \n[1] RRI — \"Memahami 'Sell Singapore' Menurut Dr. Gema Goeyardi\" 🔗 https://rri.co.id/singaraja/sudut-pan... \n[2] Inilah.com — \"Isu 'Sell Indonesia' Mengada-ada? Kebijakan Ekonomi RI Justru Bikin Singapura Cemas\" 🔗 https://www.inilah.com/isu-sell-indon... [3] The Edge Singapore — \"'Sell Indonesia' sweeps trading desks as Prabowo tightens grip\" 🔗 https://www.theedgesingapore.com/news... \n[4] The Diplomat — \"Indonesia's $80 Billion Wake-Up Call\" 🔗 https://thediplomat.com/2026/02/indon...\n\nMSCI, IHSG & pasar modal: \n[5] Databoks — \"IHSG closed down 7.35% following MSCI announcement (28 Jan 2026)\" 🔗 https://databoks.katadata.co.id/en/ma... \n[6] Katadata — \"Menakar Ancaman Downgrade IHSG ke Frontier Market oleh MSCI\" 🔗 https://katadata.co.id/finansial/burs...\n\nUang & kekayaan RI di Singapura: \n[7] Euromoney — \"Singapore, Indonesia in private banking tug-of-war\" 🔗 https://www.euromoney.com/article/27b... \n[8] Fortune — \"Indonesia's tax amnesty could spark wealth outflow in Singapore\" (estimasi US$200 M, ~40%) 🔗 https://fortune.com/2016/07/25/indone... \n[9] Hubbis — \"Wealth Structuring: Evolving Strategies for Indonesia's UHNW Families\" 🔗 https://www.hubbis.com/article/wealth... \n[10] The Jakarta Post — \"Indonesians among top-three buyers of Singapore property\" 🔗 https://www.thejakartapost.com/life/2...\n\nFDI Singapura & round-tripping: \n[11] Jakarta Globe — \"Singapore Remains Indonesia's Top Foreign Investor in Q1 2025\" 🔗 https://jakartaglobe.id/business/sing... \n[12] Databoks — \"Singapore, the Largest Investor in Indonesia in 2024/2025\" 🔗 https://databoks.katadata.co.id/en/ec...\n\nPasir & reklamasi: \n[13] NLB Singapore History — \"Indonesia bans land sand exports to Singapore\" (6–8 jt ton, 90% dari RI) 🔗 https://eresources.nlb.gov.sg/history... \n[14] Seasia.co — \"How Indonesia's Sand Changed Singapore's Map\" 🔗 https://seasia.co/2025/09/06/how-indo... \n[15] SCMP — \"Indonesia's reversal on sea sand export ban sparks backlash\" 🔗 https://www.scmp.com/week-asia/health...\n\nHub migas & MOPS: \n[16] McKinsey Energy Insights — \"Mean of Platts Singapore (MOPS)\" 🔗 https://www.mckinseyenergyinsights.co... \n[17] S&P Global — \"Platts FOB Straits Price Assessment\" 🔗 https://www.spglobal.com/energy/en/pr...\n\nGDP per kapita & kekayaan Singapura: \n[18] Malay Mail — \"Singapore named richest country in 2025\" 🔗 https://www.malaymail.com/news/singap... \n[19] countryeconomy — \"Country comparison Singapore vs Indonesia\" 🔗 https://countryeconomy.com/countries/...", "post_id": "eXHb4fOSK1M"}}, {"key": "karyaraya.", "attributes": {"label": "karyaraya.", "x": 93.30643367351065, "y": 934.789034398525, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 62.0968, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "eXHb4fOSK1M", "id": "karyaraya.", "source": "youtube-000001", "content": "Uang Indonesia Mengalir ke Luar Negeri? Fakta Ekonomi yang Mengejutkan! |\n\nBagaimana mungkin sebuah pulau seukuran Jakarta, tanpa setetes minyak, nikel, atau sawit, bisa menjadi salah satu negara terkaya di dunia pada tahun 2025 dengan PDB per kapita mencapai ~Rp1,5 miliar per orang? Sementara kita, sang pemilik megabiodiversitas dan kekayaan alam melimpah, memiliki per kapita yang belasan kali lipat lebih kecil.\n\nTren #SellSingapore yang viral belakangan ini mencoba membongkar anomali tersebut. Namun, lewat video  kali ini, kita tidak akan terjebak dalam narasi kebencian atau ajakan boikot yang dangkal. Kita akan melihatnya secara dewasa, berbasis data, dan jujur terhadap realitas ekonomi global.\n\nFaktanya, sebagian dari keajaiban ekonomi Singapura ternyata berkelindan erat dengan Pasir, Uang, dan Sawit kita sendiri.\n\nDi video ini,  akan membedah:\n\nArti Sebenarnya #SellSingapore: Mengapa ini bukan tentang memusuhi tetangga, melainkan refleksi kritis terhadap ketimpangan struktural ekonomi regional.\n\nInvestor Asing Nomor 1 Kita Adalah Diri Kita Sendiri? Menyingkap fenomena round-tripping, di mana triliunan rupiah uang dari Indonesia \"parkir\" di Temasek atau pasar finansial Singapura, lalu kembali ke Indonesia menyamar sebagai Penanaman Modal Asing (PMA).\n\nGeografi yang Berubah: Bagaimana sebagian daratan Singapura diperluas menggunakan pasir laut kita, hingga sempat memicu isu hilangnya pulau-pulau kecil di perbatasan.\n\nIroni Kedaulatan Energi: Kenapa harga bensin dan komoditas kita justru sering kali harus mengacu pada patokan Singapura (seperti MOPS), padahal mereka tidak memiliki sumur minyak bumi?\n\nTitik Balik Singapura: Mengapa di era baru ini—dengan kehadiran institusi seperti Danantara dan hilirisasi yang agresif—Singapura justru mulai cemas kehilangan hegemoninya sebagai hub finansial utama Asia Tenggara?\n\nIni adalah cerita tentang bagaimana Singapura cerdik memanfaatkan posisinya sebagai hub, sekaligus menjadi tamparan keras bagi kita untuk segera menyelesaikan \"PR\" domestik: memperbaiki tata kelola, kepastian hukum, dan efisiensi birokrasi.\n\nMari bedah datanya bersama  Tonton sampai habis, karena narasi ini dibangun untuk mengajak kita membangun bangsa, bukan memelihara sentimen negatif.\n\nREFERENSI (dengan link sumber)\nTren #SellSingapore & \"Sell Indonesia\" — dalam & luar negeri: \n[1] RRI — \"Memahami 'Sell Singapore' Menurut Dr. Gema Goeyardi\" 🔗 https://rri.co.id/singaraja/sudut-pan... \n[2] Inilah.com — \"Isu 'Sell Indonesia' Mengada-ada? Kebijakan Ekonomi RI Justru Bikin Singapura Cemas\" 🔗 https://www.inilah.com/isu-sell-indon... [3] The Edge Singapore — \"'Sell Indonesia' sweeps trading desks as Prabowo tightens grip\" 🔗 https://www.theedgesingapore.com/news... \n[4] The Diplomat — \"Indonesia's $80 Billion Wake-Up Call\" 🔗 https://thediplomat.com/2026/02/indon...\n\nMSCI, IHSG & pasar modal: \n[5] Databoks — \"IHSG closed down 7.35% following MSCI announcement (28 Jan 2026)\" 🔗 https://databoks.katadata.co.id/en/ma... \n[6] Katadata — \"Menakar Ancaman Downgrade IHSG ke Frontier Market oleh MSCI\" 🔗 https://katadata.co.id/finansial/burs...\n\nUang & kekayaan RI di Singapura: \n[7] Euromoney — \"Singapore, Indonesia in private banking tug-of-war\" 🔗 https://www.euromoney.com/article/27b... \n[8] Fortune — \"Indonesia's tax amnesty could spark wealth outflow in Singapore\" (estimasi US$200 M, ~40%) 🔗 https://fortune.com/2016/07/25/indone... \n[9] Hubbis — \"Wealth Structuring: Evolving Strategies for Indonesia's UHNW Families\" 🔗 https://www.hubbis.com/article/wealth... \n[10] The Jakarta Post — \"Indonesians among top-three buyers of Singapore property\" 🔗 https://www.thejakartapost.com/life/2...\n\nFDI Singapura & round-tripping: \n[11] Jakarta Globe — \"Singapore Remains Indonesia's Top Foreign Investor in Q1 2025\" 🔗 https://jakartaglobe.id/business/sing... \n[12] Databoks — \"Singapore, the Largest Investor in Indonesia in 2024/2025\" 🔗 https://databoks.katadata.co.id/en/ec...\n\nPasir & reklamasi: \n[13] NLB Singapore History — \"Indonesia bans land sand exports to Singapore\" (6–8 jt ton, 90% dari RI) 🔗 https://eresources.nlb.gov.sg/history... \n[14] Seasia.co — \"How Indonesia's Sand Changed Singapore's Map\" 🔗 https://seasia.co/2025/09/06/how-indo... \n[15] SCMP — \"Indonesia's reversal on sea sand export ban sparks backlash\" 🔗 https://www.scmp.com/week-asia/health...\n\nHub migas & MOPS: \n[16] McKinsey Energy Insights — \"Mean of Platts Singapore (MOPS)\" 🔗 https://www.mckinseyenergyinsights.co... \n[17] S&P Global — \"Platts FOB Straits Price Assessment\" 🔗 https://www.spglobal.com/energy/en/pr...\n\nGDP per kapita & kekayaan Singapura: \n[18] Malay Mail — \"Singapore named richest country in 2025\" 🔗 https://www.malaymail.com/news/singap... \n[19] countryeconomy — \"Country comparison Singapore vs Indonesia\" 🔗 https://countryeconomy.com/countries/...", "post_id": "eXHb4fOSK1M"}}], "edges": [{"key": "Singo_Yudho5", "source": "Singo_Yudho5", "target": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "syueb2011", "source": "syueb2011", "target": "BosPurwa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Flawes9", "source": "Flawes9", "target": "Milantoon", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "regar_op0sisi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "omkumkum", "source": "omkumkum", "target": "Hidupsebagai62", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "masromy_dprri", "source": "masromy_dprri", "target": "DPC", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@Karyarayaidutama", "source": "@Karyarayaidutama", "target": "karyaraya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Karyarayaidutama", "source": "@Karyarayaidutama", "target": "karyaraya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Karyarayaidutama", "source": "@Karyarayaidutama", "target": "karyaraya.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}