{"nodes": [{"key": "berceritafakta", "attributes": {"label": "berceritafakta", "x": 639.5151584528284, "y": 462.61444922768027, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 101.5228, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "7633846054298946836", "id": "berceritafakta", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "Barisan", "attributes": {"label": "Barisan", "x": 795.1065028328563, "y": 56.65505890474299, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 112.3096, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "Barisan", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "polresbangkalan", "attributes": {"label": "polresbangkalan", "x": 711.8996562242814, "y": 558.3268822615165, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 112.3096, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "polresbangkalan", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "ABA", "attributes": {"label": "ABA", "x": 770.1745564659783, "y": 430.3901003585766, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 112.3096, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "ABA", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "S", "attributes": {"label": "S", "x": 978.1761700712261, "y": 504.5472117989944, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 112.3096, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "S", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "thomasag", "attributes": {"label": "thomasag", "x": 212.25971915116128, "y": 880.0055735528134, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 112.3096, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "thomasag", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "Warung", "attributes": {"label": "Warung", "x": 684.9520980263541, "y": 689.4115070030695, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 112.3096, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "Warung", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "BERITA", "attributes": {"label": "BERITA", "x": 387.7482391885545, "y": 263.91250405201026, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 112.3096, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "BERITA", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "TERMINAL", "attributes": {"label": "TERMINAL", "x": 512.5693139215513, "y": 590.0611480850039, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 112.3096, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "TERMINAL", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}], "edges": [{"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "Barisan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "polresbangkalan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "ABA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "S", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "thomasag", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "Warung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "BERITA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "TERMINAL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}