{"nodes": [{"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 614.0775846263458, "y": 352.0900209679959, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 30.9322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051192914043167088", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, program ini layak dicoba sebagai stimulus jangka pendek untuk dorong inklusi kredit UMKM & rumah murah, terutama kalau pertumbuhan ekonomi lagi melambat. Potensi multiplier effect lewat konsumsi & investasi cukup besar, mirip KUR yang sudah terbukti naikkan akses kredit.", "post_id": "2051192914043167088"}}, {"key": "OniDewono", "attributes": {"label": "OniDewono", "x": 372.4151479420352, "y": 214.28073488561517, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.0784, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051192914043167088", "id": "OniDewono", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, program ini layak dicoba sebagai stimulus jangka pendek untuk dorong inklusi kredit UMKM & rumah murah, terutama kalau pertumbuhan ekonomi lagi melambat. Potensi multiplier effect lewat konsumsi & investasi cukup besar, mirip KUR yang sudah terbukti naikkan akses kredit.", "post_id": "2051192914043167088"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "aldotjahjadi8", "x": 995.2256761575909, "y": 509.64071986745506, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.0784, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051192914043167088", "id": "aldotjahjadi8", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, program ini layak dicoba sebagai stimulus jangka pendek untuk dorong inklusi kredit UMKM & rumah murah, terutama kalau pertumbuhan ekonomi lagi melambat. Potensi multiplier effect lewat konsumsi & investasi cukup besar, mirip KUR yang sudah terbukti naikkan akses kredit.", "post_id": "2051192914043167088"}}, {"key": "_uluul", "attributes": {"label": "_uluul", "x": 700.3390295252275, "y": 181.33312828881265, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 30.9322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051293681039405446", "id": "_uluul", "source": "tweet-000004", "content": "jujur bang ane juga bingung. vietnam bunga kredit kecil biar ndorong pertumbuhan entah itu perusahaan atau umkm. Kalau pada nanya \"rumah kok makin mahal ya?\", \"kenapa gaji ga nutup kpr ya?\". Itu ya salah satu sebabnya bunganya udh mahal duluan.", "post_id": "2051293681039405446"}}, {"key": "BenkTob", "attributes": {"label": "BenkTob", "x": 425.56868611177555, "y": 769.4178906576967, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.0784, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051293681039405446", "id": "BenkTob", "source": "tweet-000004", "content": "jujur bang ane juga bingung. vietnam bunga kredit kecil biar ndorong pertumbuhan entah itu perusahaan atau umkm. Kalau pada nanya \"rumah kok makin mahal ya?\", \"kenapa gaji ga nutup kpr ya?\". Itu ya salah satu sebabnya bunganya udh mahal duluan.", "post_id": "2051293681039405446"}}, {"key": "eskepalmilosatu", "attributes": {"label": "eskepalmilosatu", "x": 947.7952646518822, "y": 161.1962441841631, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.0784, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051293681039405446", "id": "eskepalmilosatu", "source": "tweet-000004", "content": "jujur bang ane juga bingung. vietnam bunga kredit kecil biar ndorong pertumbuhan entah itu perusahaan atau umkm. Kalau pada nanya \"rumah kok makin mahal ya?\", \"kenapa gaji ga nutup kpr ya?\". Itu ya salah satu sebabnya bunganya udh mahal duluan.", "post_id": "2051293681039405446"}}, {"key": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "radar_indramayu", "x": 98.38281448473919, "y": 70.38032925050052, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 53.7952, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3886567061468636286_8186324209", "id": "radar_indramayu", "source": "instagram-000001", "content": "Jakarta – Di tengah meningkatnya risiko global akibat eskalasi konflik geopolitik yang turut mendorong ketidakpastian ekonomi dunia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tetap mampu mencatatkan kinerja yang solid pada Triwulan I 2026. Dengan fundamental bisnis yang kuat didukung oleh pertumbuhan kredit yang selektif, pengelolaan biaya dana yang semakin efisien, serta kualitas aset yang terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7% year-on-year (yoy).\n.\nHal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi dan Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti.\n.\nDalam paparannya, Hery Gunardi menyampaikan bahwa sepanjang Triwulan I 2026, kondisi ekonomi global masih diwarnai oleh peningkatan risiko geopolitik yang signifikan. Meski demikian, perekonomian Indonesia tetap resilien dengan dukungan yang semakin luas dari sisi demand, supply, dan fiskal sehingga memberikan buffer terhadap ketidakpastian global dan menjaga momentum pertumbuhan. \n.\nKondisi ini juga tercermin pada industri perbankan nasional yang tetap berada dalam kondisi stabil, dengan intermediasi yang kuat, likuiditas yang memadai, serta risiko yang terkendali, dan memberikan ruang bagi perbankan untuk tetap melakukan ekspansi secara prudent.\n.\nHery Gunardi menambahkan, BRI tetap mampu menjaga momentum pertumbuhan yang solid, seiring konsistensi transformasi yang dijalankan. Hal ini tercermin pada kinerja keuangan konsolidasi hingga akhir Triwulan I 2026 yang tetap menunjukkan tren positif.\n.\nBerita Selengkapnya kunjungi Instastory  lalu KLIK TAUTAN !!!\nhttps://radarindramayu.disway.id/read/684177/bri-pertahankan-momentum-kinerja-solid-laba-bersih-meles\n.\nFollow \n.\n.\n#radarindramayu #radarcirebon #radarkuningan #radarmajalengka #infoindramayu beritahariini indonesia kabupatenindramayu news viral jabaristimewa kota kabupaten kotamangga", "post_id": "3886567061468636286_8186324209"}}, {"key": "ojk_cirebon", "attributes": {"label": "ojk_cirebon", "x": 892.9168934776088, "y": 488.57027051200095, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 43.1612, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3889301158764163086_3948540854", "id": "ojk_cirebon", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat Ciayumajakuning!🙌🏻\n\nOJK Cirebon menyelenggarakan kegiatan Media Update terkait perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning ✨\n\nDalam kegiatan ini, disampaikan bahwa kondisi sektor jasa keuangan tetap stabil dengan kinerja yang terus menunjukkan perkembangan positif 💡\n\nPerbankan, baik konvensional maupun syariah, serta industri keuangan non-bank dan pasar modal, turut mencatat pertumbuhan yang baik 📈\n\nOJK Cirebon juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat 📚\n\nSelain itu, layanan konsultasi dan pengaduan konsumen terus dioptimalkan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat 🤝\n\nMelalui sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak, OJK Cirebon berkomitmen menjaga sektor keuangan yang sehat dan terpercaya 🌱\n\n📍 Kantor OJK Cirebon\n🗓️ 28 April 2026\n\nSobat OJK, yuk simak rangkuman kegiatannya!\n\nJangan lupa follow\n\n\n\n\nuntuk update kegiatan OJK lainnya! 🚀", "post_id": "3889301158764163086_3948540854"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 440.2201641059343, "y": 571.5256878610949, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 43.1612, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889301158764163086_3948540854", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat Ciayumajakuning!🙌🏻\n\nOJK Cirebon menyelenggarakan kegiatan Media Update terkait perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning ✨\n\nDalam kegiatan ini, disampaikan bahwa kondisi sektor jasa keuangan tetap stabil dengan kinerja yang terus menunjukkan perkembangan positif 💡\n\nPerbankan, baik konvensional maupun syariah, serta industri keuangan non-bank dan pasar modal, turut mencatat pertumbuhan yang baik 📈\n\nOJK Cirebon juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat 📚\n\nSelain itu, layanan konsultasi dan pengaduan konsumen terus dioptimalkan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat 🤝\n\nMelalui sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak, OJK Cirebon berkomitmen menjaga sektor keuangan yang sehat dan terpercaya 🌱\n\n📍 Kantor OJK Cirebon\n🗓️ 28 April 2026\n\nSobat OJK, yuk simak rangkuman kegiatannya!\n\nJangan lupa follow\n\n\n\n\nuntuk update kegiatan OJK lainnya! 🚀", "post_id": "3889301158764163086_3948540854"}}, {"key": "ojk_jawabarat", "attributes": {"label": "ojk_jawabarat", "x": 335.02235859741234, "y": 807.8819532844935, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 43.1612, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889301158764163086_3948540854", "id": "ojk_jawabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat Ciayumajakuning!🙌🏻\n\nOJK Cirebon menyelenggarakan kegiatan Media Update terkait perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning ✨\n\nDalam kegiatan ini, disampaikan bahwa kondisi sektor jasa keuangan tetap stabil dengan kinerja yang terus menunjukkan perkembangan positif 💡\n\nPerbankan, baik konvensional maupun syariah, serta industri keuangan non-bank dan pasar modal, turut mencatat pertumbuhan yang baik 📈\n\nOJK Cirebon juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat 📚\n\nSelain itu, layanan konsultasi dan pengaduan konsumen terus dioptimalkan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat 🤝\n\nMelalui sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak, OJK Cirebon berkomitmen menjaga sektor keuangan yang sehat dan terpercaya 🌱\n\n📍 Kantor OJK Cirebon\n🗓️ 28 April 2026\n\nSobat OJK, yuk simak rangkuman kegiatannya!\n\nJangan lupa follow\n\n\n\n\nuntuk update kegiatan OJK lainnya! 🚀", "post_id": "3889301158764163086_3948540854"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 194.25024114380375, "y": 203.02844459136793, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9322, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 550.9910843268055, "y": 377.02107652540917, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.6883, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 92.86651772161525, "y": 508.9588919939342, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.6883, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 708.6517787701765, "y": 762.0092263289295, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.6883, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 984.2234909997565, "y": 197.02216830236063, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.6883, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 51.21362334108059, "y": 470.8547497294855, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.6883, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 542.9897339461977, "y": 549.1824318182939, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.6883, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "@ETNow", "attributes": {"label": "@ETNow", "x": 839.2367200044374, "y": 308.79674934055265, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "iQ4iFcwgAcY", "id": "@ETNow", "source": "youtube-000001", "content": "Hasil Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan Lembaga Keuangan Mikro di...\n\nHasil Keuangan Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan MFI di Depan Mata? | Berita Bisnis | ET Now\n\nESAF Small Finance Bank melaporkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan pinjaman sebesar 19% dan peningkatan kualitas aset.\n\nDalam interaksi eksklusif ini, MD & CEO K. Paul Thomas menguraikan:\n\nPertumbuhan kuat dalam portofolio pinjaman yang dijamin (sekarang 61%)\nBasis simpanan yang didorong oleh ritel mendukung pendanaan\nNIM di 7,3% dan prospek ke depan\nSegmen MFI menunjukkan tren pemulihan yang jelas\nBiaya kredit menurun dengan peningkatan efisiensi penagihan\n\nApa artinya ini bagi lintasan pertumbuhan ESAF dan sektor perbankan keuangan mikro yang lebih luas?\n\n#esafbank #bankingstocks #q4results #stockmarketindia #smallfinancebank #earnings #investingindia #marketnews #bankingsector\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times sekarang.\n\n#etnow #beritabisnis #anggaran2026bersamaetnow\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "iQ4iFcwgAcY"}}, {"key": "etnow", "attributes": {"label": "etnow", "x": 763.3805477576087, "y": 584.4927623160712, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.2246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "iQ4iFcwgAcY", "id": "etnow", "source": "youtube-000001", "content": "Hasil Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan Lembaga Keuangan Mikro di...\n\nHasil Keuangan Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan MFI di Depan Mata? | Berita Bisnis | ET Now\n\nESAF Small Finance Bank melaporkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan pinjaman sebesar 19% dan peningkatan kualitas aset.\n\nDalam interaksi eksklusif ini, MD & CEO K. Paul Thomas menguraikan:\n\nPertumbuhan kuat dalam portofolio pinjaman yang dijamin (sekarang 61%)\nBasis simpanan yang didorong oleh ritel mendukung pendanaan\nNIM di 7,3% dan prospek ke depan\nSegmen MFI menunjukkan tren pemulihan yang jelas\nBiaya kredit menurun dengan peningkatan efisiensi penagihan\n\nApa artinya ini bagi lintasan pertumbuhan ESAF dan sektor perbankan keuangan mikro yang lebih luas?\n\n#esafbank #bankingstocks #q4results #stockmarketindia #smallfinancebank #earnings #investingindia #marketnews #bankingsector\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times sekarang.\n\n#etnow #beritabisnis #anggaran2026bersamaetnow\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "iQ4iFcwgAcY"}}, {"key": "@Commercialchannels", "attributes": {"label": "@Commercialchannels", "x": 505.6032313628266, "y": 157.76663666087987, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "9vnIpEkJTjI", "id": "@Commercialchannels", "source": "youtube-000001", "content": "Kita harus memahami tanggung jawab staf Kader | melalui saluran komersial |\n\n#Kita harus memahami tanggung jawab staf #berita #bitcoin #podcast\n🏦 Selamat datang di Commercial Channel — sumber terpercaya Anda untuk konten perbankan yang autentik dan berwawasan! 💼\nDi sini kami membahas segala hal tentang dunia keuangan termasuk operasi perbankan, karyawan, perbankan syariah & digital, perbankan online, aplikasi seluler, perekrutan, pekerjaan, pinjaman, kartu, perbankan pertanian, dan sistem konvensional. 📊\n\n🎥 Bergabunglah dengan kami untuk wawancara eksklusif dengan pejabat senior bank, kunjungan cabang, dan liputan acara keuangan utama. Kami juga membahas kinerja bank, skema, simpanan, sorotan pertumbuhan, dan hasil keuangan terbaru dari bank-bank terkemuka di Pakistan. 🇵🇰\n\nBaik Anda seorang profesional perbankan, pencari kerja, atau penggemar keuangan, saluran ini adalah panduan lengkap Anda untuk industri perbankan yang terus berkembang. 🌍\n\n👇 Ikuti kami untuk mendapatkan pembaruan rutin dan wawasan ahli:\n🔗 Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\n▶️ YouTube: https://www.youtube.com/\n📧 Email: WeekleyCommercialChannel", "post_id": "9vnIpEkJTjI"}}, {"key": "Commercialch...", "attributes": {"label": "Commercialch...", "x": 424.4420753588837, "y": 563.0978354258677, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.2246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "9vnIpEkJTjI", "id": "Commercialch...", "source": "youtube-000001", "content": "Kita harus memahami tanggung jawab staf Kader | melalui saluran komersial |\n\n#Kita harus memahami tanggung jawab staf #berita #bitcoin #podcast\n🏦 Selamat datang di Commercial Channel — sumber terpercaya Anda untuk konten perbankan yang autentik dan berwawasan! 💼\nDi sini kami membahas segala hal tentang dunia keuangan termasuk operasi perbankan, karyawan, perbankan syariah & digital, perbankan online, aplikasi seluler, perekrutan, pekerjaan, pinjaman, kartu, perbankan pertanian, dan sistem konvensional. 📊\n\n🎥 Bergabunglah dengan kami untuk wawancara eksklusif dengan pejabat senior bank, kunjungan cabang, dan liputan acara keuangan utama. Kami juga membahas kinerja bank, skema, simpanan, sorotan pertumbuhan, dan hasil keuangan terbaru dari bank-bank terkemuka di Pakistan. 🇵🇰\n\nBaik Anda seorang profesional perbankan, pencari kerja, atau penggemar keuangan, saluran ini adalah panduan lengkap Anda untuk industri perbankan yang terus berkembang. 🌍\n\n👇 Ikuti kami untuk mendapatkan pembaruan rutin dan wawasan ahli:\n🔗 Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\n▶️ YouTube: https://www.youtube.com/\n📧 Email: WeekleyCommercialChannel", "post_id": "9vnIpEkJTjI"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 164.68382239709834, "y": 263.2071964349391, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "u-B1WIOpfj4", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Instruksikan Bank Negara Pangkas Bunga Kredit Rakyat | KMP\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo memerintahkan bank-bank milik negara untuk menurunkan bunga kredit usaha rakyat menjadi maksimal 5 persen per tahun.\n\nInstruksi tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monas, Jumat (1/5/2026).\n\nDalam sambutannya, Presiden menyoroti tingginya beban bunga pinjaman yang selama ini harus ditanggung oleh masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menyebut, tidak jarang bunga pinjaman yang dikenakan mencapai angka yang sangat tinggi dan memberatkan.\n\nSebagai langkah konkret, Presiden menginstruksikan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk segera menyesuaikan suku bunga kredit usaha rakyat agar lebih terjangkau.\n\nKebijakan ini diharapkan dapat memperluas akses permodalan bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan sektor UMKM. Pemerintah juga menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan sistem perbankan yang lebih inklusif.\n\nPresiden menegaskan bahwa ke depan tidak boleh lagi ada bunga pinjaman tinggi yang membebani rakyat kecil, sehingga akses pembiayaan dapat lebih adil dan merata.\n\n#presidenprabowo  #kreditrakyat  #bungabank   #ekonomikerakyatan  #prabowosubianto   #mayday2026   #umkm  #himbara  #ekonomi  #garudatv \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "u-B1WIOpfj4"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 496.8358235236612, "y": 881.0122609562966, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.0784, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "u-B1WIOpfj4", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Instruksikan Bank Negara Pangkas Bunga Kredit Rakyat | KMP\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo memerintahkan bank-bank milik negara untuk menurunkan bunga kredit usaha rakyat menjadi maksimal 5 persen per tahun.\n\nInstruksi tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monas, Jumat (1/5/2026).\n\nDalam sambutannya, Presiden menyoroti tingginya beban bunga pinjaman yang selama ini harus ditanggung oleh masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menyebut, tidak jarang bunga pinjaman yang dikenakan mencapai angka yang sangat tinggi dan memberatkan.\n\nSebagai langkah konkret, Presiden menginstruksikan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk segera menyesuaikan suku bunga kredit usaha rakyat agar lebih terjangkau.\n\nKebijakan ini diharapkan dapat memperluas akses permodalan bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan sektor UMKM. Pemerintah juga menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan sistem perbankan yang lebih inklusif.\n\nPresiden menegaskan bahwa ke depan tidak boleh lagi ada bunga pinjaman tinggi yang membebani rakyat kecil, sehingga akses pembiayaan dapat lebih adil dan merata.\n\n#presidenprabowo  #kreditrakyat  #bungabank   #ekonomikerakyatan  #prabowosubianto   #mayday2026   #umkm  #himbara  #ekonomi  #garudatv \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "u-B1WIOpfj4"}}, {"key": "@DiscoverTube2024", "attributes": {"label": "@DiscoverTube2024", "x": 297.497085043671, "y": 428.72187707672026, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "EeD2iwGN91A", "id": "@DiscoverTube2024", "source": "youtube-000001", "content": "Para Ilmuwan Menjelaskan Mengapa Houston Terus Dilanda Banjir\n\nSesuatu sedang terjadi di Houston… dan para ahli mengatakan situasinya semakin memburuk.\nSalah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di Amerika terus dilanda banjir — berulang kali — mengubah hujan biasa menjadi bencana. Jalanan menghilang di bawah air, jalan raya menjadi sungai, dan seluruh lingkungan terendam.\n\nNamun ini bukan hanya cuaca buruk. Di balik krisis banjir Houston terdapat masalah yang jauh lebih dalam — masalah yang dibangun selama beberapa dekade melalui ekspansi yang cepat, infrastruktur yang menua, dan kota yang dirancang sedemikian rupa sehingga air tidak memiliki tempat untuk mengalir.\n\nDalam video ini, kita akan membahas mengapa Houston sering banjir… dan mengapa bahayanya mungkin semakin meningkat.\n\n\nPara ilmuwan dan perencana kota menunjukkan beberapa faktor utama:\n• Medan datar dengan hampir tidak ada drainase alami 🌧️\n• Lahan basah digantikan oleh jalan dan beton 🏙️\n• Perluasan kota yang cepat ke daerah rawan banjir 🏘️\n• Sistem drainase yang sudah tua yang dibangun untuk kota yang lebih kecil 🚧\n• Badai yang lebih kuat yang dipicu oleh air Teluk yang lebih hangat 🌪️\n\nDan peristiwa seperti Badai Harvey menunjukkan betapa dahsyatnya konsekuensi yang dapat terjadi ketika semua faktor tersebut bertabrakan.\n\nNamun kisah ini bukan hanya tentang badai.\n\nIni tentang perencanaan kota. Infrastruktur. Risiko iklim. Dan apakah Houston dapat beradaptasi sebelum bencana besar berikutnya tiba.\n\nTonton sampai akhir — karena masa depan Houston mungkin bergantung pada apa yang terjadi selanjutnya.\n\n📚 Sumber & Bacaan Lebih Lanjut\n• FEMA – Informasi Bahaya Banjir\nhttps://www.fema.gov\n• NOAA – Data Badai & Curah Hujan\nhttps://www.noaa.gov\n• Distrik Pengendalian Banjir Harris County\nhttps://www.hcfcd.org\n• USGS – Penelitian Banjir Perkotaan\nhttps://www.usgs.gov\n\n🎬 Berlangganan untuk konten lainnya:\n👉    /   \n\n🎥 Kredit:\n✍️ Penulis: Lucas Reed\n🎞️ Editor Video: Maya Alvarez\n🔍 Peneliti: Rohan Mehta\n📝 Editor Naskah: Ava Sinclair\n🖼️ Desainer Thumbnail: Julian Knight\n📢 Pimpinan Penerbitan: Zoe Marshall\n🎬 Manajer Produksi: Caleb Foster\n🎧 Produser Edit: Nina Brooks\n\n🚀 Tagar:\n#Houston #Banjir #Texas #BadaiHarvey #PerubahanIklim #PerencanaanKota #Infrastruktur #BencanaAlam #RisikoBanjir #CuacaEkstrem #Badai #Dokumenter\n\n🔑 Kata Kunci SEO:\nPenjelasan banjir Houston, mengapa Houston sering banjir, krisis banjir Houston, banjir infrastruktur Houston, dokumenter Badai Harvey, penjelasan banjir Texas, banjir perkotaan Houston, banjir akibat perubahan iklim Houston, mengapa Houston terus banjir, dokumenter bencana Houston", "post_id": "EeD2iwGN91A"}}, {"key": "discovertube2024", "attributes": {"label": "discovertube2024", "x": 671.219687485237, "y": 278.94717524192737, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.2246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "EeD2iwGN91A", "id": "discovertube2024", "source": "youtube-000001", "content": "Para Ilmuwan Menjelaskan Mengapa Houston Terus Dilanda Banjir\n\nSesuatu sedang terjadi di Houston… dan para ahli mengatakan situasinya semakin memburuk.\nSalah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di Amerika terus dilanda banjir — berulang kali — mengubah hujan biasa menjadi bencana. Jalanan menghilang di bawah air, jalan raya menjadi sungai, dan seluruh lingkungan terendam.\n\nNamun ini bukan hanya cuaca buruk. Di balik krisis banjir Houston terdapat masalah yang jauh lebih dalam — masalah yang dibangun selama beberapa dekade melalui ekspansi yang cepat, infrastruktur yang menua, dan kota yang dirancang sedemikian rupa sehingga air tidak memiliki tempat untuk mengalir.\n\nDalam video ini, kita akan membahas mengapa Houston sering banjir… dan mengapa bahayanya mungkin semakin meningkat.\n\n\nPara ilmuwan dan perencana kota menunjukkan beberapa faktor utama:\n• Medan datar dengan hampir tidak ada drainase alami 🌧️\n• Lahan basah digantikan oleh jalan dan beton 🏙️\n• Perluasan kota yang cepat ke daerah rawan banjir 🏘️\n• Sistem drainase yang sudah tua yang dibangun untuk kota yang lebih kecil 🚧\n• Badai yang lebih kuat yang dipicu oleh air Teluk yang lebih hangat 🌪️\n\nDan peristiwa seperti Badai Harvey menunjukkan betapa dahsyatnya konsekuensi yang dapat terjadi ketika semua faktor tersebut bertabrakan.\n\nNamun kisah ini bukan hanya tentang badai.\n\nIni tentang perencanaan kota. Infrastruktur. Risiko iklim. Dan apakah Houston dapat beradaptasi sebelum bencana besar berikutnya tiba.\n\nTonton sampai akhir — karena masa depan Houston mungkin bergantung pada apa yang terjadi selanjutnya.\n\n📚 Sumber & Bacaan Lebih Lanjut\n• FEMA – Informasi Bahaya Banjir\nhttps://www.fema.gov\n• NOAA – Data Badai & Curah Hujan\nhttps://www.noaa.gov\n• Distrik Pengendalian Banjir Harris County\nhttps://www.hcfcd.org\n• USGS – Penelitian Banjir Perkotaan\nhttps://www.usgs.gov\n\n🎬 Berlangganan untuk konten lainnya:\n👉    /   \n\n🎥 Kredit:\n✍️ Penulis: Lucas Reed\n🎞️ Editor Video: Maya Alvarez\n🔍 Peneliti: Rohan Mehta\n📝 Editor Naskah: Ava Sinclair\n🖼️ Desainer Thumbnail: Julian Knight\n📢 Pimpinan Penerbitan: Zoe Marshall\n🎬 Manajer Produksi: Caleb Foster\n🎧 Produser Edit: Nina Brooks\n\n🚀 Tagar:\n#Houston #Banjir #Texas #BadaiHarvey #PerubahanIklim #PerencanaanKota #Infrastruktur #BencanaAlam #RisikoBanjir #CuacaEkstrem #Badai #Dokumenter\n\n🔑 Kata Kunci SEO:\nPenjelasan banjir Houston, mengapa Houston sering banjir, krisis banjir Houston, banjir infrastruktur Houston, dokumenter Badai Harvey, penjelasan banjir Texas, banjir perkotaan Houston, banjir akibat perubahan iklim Houston, mengapa Houston terus banjir, dokumenter bencana Houston", "post_id": "EeD2iwGN91A"}}], "edges": [{"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "_uluul", "source": "_uluul", "target": "BenkTob", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "_uluul", "source": "_uluul", "target": "eskepalmilosatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_cirebon", "source": "ojk_cirebon", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_cirebon", "source": "ojk_cirebon", "target": "ojk_jawabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_cirebon", "source": "ojk_cirebon", "target": "ojk_cirebon", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Commercialchannels", "source": "@Commercialchannels", "target": "Commercialch...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DiscoverTube2024", "source": "@DiscoverTube2024", "target": "discovertube2024", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}