{"nodes": [{"key": "azaidi27", "attributes": {"label": "azaidi27", "x": 970.7429370359517, "y": 901.5880783370551, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.4564, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050787572943929615", "id": "azaidi27", "source": "tweet-000004", "content": "Apalagi ditambah rupiah yang melemah, suku bunga naik 🥲. Ini pasti banyak yang minta oper kredit rumah kalau cicilannya floating", "post_id": "2050787572943929615"}}, {"key": "sukmanantegarr", "attributes": {"label": "sukmanantegarr", "x": 146.71141091027283, "y": 708.1459959724918, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 60.5004, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050787572943929615", "id": "sukmanantegarr", "source": "tweet-000004", "content": "Apalagi ditambah rupiah yang melemah, suku bunga naik 🥲. Ini pasti banyak yang minta oper kredit rumah kalau cicilannya floating", "post_id": "2050787572943929615"}}, {"key": "SarjanaEksu", "attributes": {"label": "SarjanaEksu", "x": 945.9996741000379, "y": 62.69388187817282, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 60.5004, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050787572943929615", "id": "SarjanaEksu", "source": "tweet-000004", "content": "Apalagi ditambah rupiah yang melemah, suku bunga naik 🥲. Ini pasti banyak yang minta oper kredit rumah kalau cicilannya floating", "post_id": "2050787572943929615"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 828.0146636293526, "y": 567.1759373331441, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.4564, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2011070492430455065", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "IHSG naik ke ATH karena rally saham tambang, optimisme pasar, dan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed AS. Rupiah melemah karena USD kuat, ketegangan geopolitik, tarif perdagangan, dan kekhawatiran stabilitas fiskal domestik—bukan kontradiksi, tapi dinamika berbeda.\n\nSetelah", "post_id": "2011070492430455065"}}, {"key": "9H0st66", "attributes": {"label": "9H0st66", "x": 929.4936722911114, "y": 23.204182650559346, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 78.5444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2011070492430455065", "id": "9H0st66", "source": "tweet-000004", "content": "IHSG naik ke ATH karena rally saham tambang, optimisme pasar, dan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed AS. Rupiah melemah karena USD kuat, ketegangan geopolitik, tarif perdagangan, dan kekhawatiran stabilitas fiskal domestik—bukan kontradiksi, tapi dinamika berbeda.\n\nSetelah", "post_id": "2011070492430455065"}}, {"key": "Idon010", "attributes": {"label": "Idon010", "x": 629.7762258669502, "y": 272.2534726891206, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.4564, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050855483200987182", "id": "Idon010", "source": "tweet-000004", "content": "Maaf mas, sebenernya mas paham gak masalah ini atau cuma baca tulisan buzzer-buzzer yg berseliweran di tiktok??\nMas paham gak kalo menurunkan suku bunga justru akan makin melemahkan mata uang??\nSuku bunga di tahan aja rupiah melemah, apalagi kalo di turunkan, apa gak ambles 🤣🤣", "post_id": "2050855483200987182"}}, {"key": "legolas132177", "attributes": {"label": "legolas132177", "x": 638.3950436130214, "y": 201.75769587582093, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 60.5004, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050855483200987182", "id": "legolas132177", "source": "tweet-000004", "content": "Maaf mas, sebenernya mas paham gak masalah ini atau cuma baca tulisan buzzer-buzzer yg berseliweran di tiktok??\nMas paham gak kalo menurunkan suku bunga justru akan makin melemahkan mata uang??\nSuku bunga di tahan aja rupiah melemah, apalagi kalo di turunkan, apa gak ambles 🤣🤣", "post_id": "2050855483200987182"}}, {"key": "KapudS640", "attributes": {"label": "KapudS640", "x": 543.4155405880977, "y": 859.3661707408203, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 60.5004, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050855483200987182", "id": "KapudS640", "source": "tweet-000004", "content": "Maaf mas, sebenernya mas paham gak masalah ini atau cuma baca tulisan buzzer-buzzer yg berseliweran di tiktok??\nMas paham gak kalo menurunkan suku bunga justru akan makin melemahkan mata uang??\nSuku bunga di tahan aja rupiah melemah, apalagi kalo di turunkan, apa gak ambles 🤣🤣", "post_id": "2050855483200987182"}}, {"key": "JackJ93910", "attributes": {"label": "JackJ93910", "x": 609.0238318258965, "y": 674.1284701691515, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.4564, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050767404427620429", "id": "JackJ93910", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah melemah → cadangan devisa turun → capital outflow → yield naik → BI naikkan suku bunga → ekonomi melambat → penerimaan negara turun → defisit melebar → kepercayaan makin turun, amit2 kalo kejadian semoga pemegang kebijakan cepat sadar sebelum mati berjamaah", "post_id": "2050767404427620429"}}, {"key": "saiful_mujani", "attributes": {"label": "saiful_mujani", "x": 582.2042834548358, "y": 579.0841901054654, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 78.5444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050767404427620429", "id": "saiful_mujani", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah melemah → cadangan devisa turun → capital outflow → yield naik → BI naikkan suku bunga → ekonomi melambat → penerimaan negara turun → defisit melebar → kepercayaan makin turun, amit2 kalo kejadian semoga pemegang kebijakan cepat sadar sebelum mati berjamaah", "post_id": "2050767404427620429"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 324.0219890137375, "y": 145.14715578673142, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 42.4564, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3889445428417243229_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Awal Januari 1998, rupiah seperti kehilangan jangkar. Dari sekitar Rp 2.450 per dolar AS pada Juli 1997, ia amblas, menyentuh Rp 17.000. Di balik angka itu ada perusahaan tutup, pekerja pulang tanpa kepastian. Ada dapur mendadak sunyi.\n\nPada 23 Februari 1998, di Bundaran Hotel Indonesia, sekelompok perempuan berdiri, membawa kegelisahan yang sederhana: harga susu yang melonjak. Tapi, justru di situlah krisis menemukan wajahnya, bukan dalam grafik. Melainkan dalam antrean, dalam kecemasan. Inflasi mencapai 77 persen. Ekonomi Indonesia runtuh. Mahasiswa turun ke jalan.\n\nMereka yang melewati 1998 tahu, itu tak sekadar krisis ekonomi. Peristiwa itu menjadi luka, tersimpan dalam ingatan kolektif. Mungkin karena itu, di Indonesia, nilai tukar tak pernah hanya angka, tetapi seperti detak jantung: sedikit bergejolak, ingatan lama bangkit. Setiap kali rupiah melemah, bayang-bayang Krisis Keuangan Asia 1998 kembali hadir, di pasar, di percakapan—dan mungkin—memengaruhi keputusan.\n\nRupiah, Risiko, dan Ingatan 1998\nOpini 4 Mei 2026\n\nDitulis oleh Muhamad Chatib Basri () \nVisiting Scholar Center for International Development Harvard University\n\n#HarianKompas #Kompasid #OpiniKompas #Ekonomi", "post_id": "3889445428417243229_1537212147"}}, {"key": "chatibbasri", "attributes": {"label": "chatibbasri", "x": 404.8297314742111, "y": 325.0774024492533, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 60.5004, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3889445428417243229_1537212147", "id": "chatibbasri", "source": "instagram-000001", "content": "Awal Januari 1998, rupiah seperti kehilangan jangkar. Dari sekitar Rp 2.450 per dolar AS pada Juli 1997, ia amblas, menyentuh Rp 17.000. Di balik angka itu ada perusahaan tutup, pekerja pulang tanpa kepastian. Ada dapur mendadak sunyi.\n\nPada 23 Februari 1998, di Bundaran Hotel Indonesia, sekelompok perempuan berdiri, membawa kegelisahan yang sederhana: harga susu yang melonjak. Tapi, justru di situlah krisis menemukan wajahnya, bukan dalam grafik. Melainkan dalam antrean, dalam kecemasan. Inflasi mencapai 77 persen. Ekonomi Indonesia runtuh. Mahasiswa turun ke jalan.\n\nMereka yang melewati 1998 tahu, itu tak sekadar krisis ekonomi. Peristiwa itu menjadi luka, tersimpan dalam ingatan kolektif. Mungkin karena itu, di Indonesia, nilai tukar tak pernah hanya angka, tetapi seperti detak jantung: sedikit bergejolak, ingatan lama bangkit. Setiap kali rupiah melemah, bayang-bayang Krisis Keuangan Asia 1998 kembali hadir, di pasar, di percakapan—dan mungkin—memengaruhi keputusan.\n\nRupiah, Risiko, dan Ingatan 1998\nOpini 4 Mei 2026\n\nDitulis oleh Muhamad Chatib Basri () \nVisiting Scholar Center for International Development Harvard University\n\n#HarianKompas #Kompasid #OpiniKompas #Ekonomi", "post_id": "3889445428417243229_1537212147"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 139.47227281738384, "y": 516.7791014747696, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 42.4564, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "kLXWoeWzkMs", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "TERTEKAN! Kurs Rupiah Hari Ini Rp17.366 Per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan pada awal pekan dan bertahan di atas level 17.300 per dolar Amerika Serikat.\n\nBerdasarkan data RTI Business, hingga Senin siang rupiah melemah 0,22 persen ke posisi 17.366 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,09 persen di level 17.320 dan sempat menyentuh 17.367 per dolar AS secara intraday.\n\nDi sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau menguat tipis 0,04 persen ke level 98,194, mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap mata uang tersebut.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kLXWoeWzkMs"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 202.0683037697958, "y": 540.4596390718559, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.6118, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kLXWoeWzkMs", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "TERTEKAN! Kurs Rupiah Hari Ini Rp17.366 Per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan pada awal pekan dan bertahan di atas level 17.300 per dolar Amerika Serikat.\n\nBerdasarkan data RTI Business, hingga Senin siang rupiah melemah 0,22 persen ke posisi 17.366 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,09 persen di level 17.320 dan sempat menyentuh 17.367 per dolar AS secara intraday.\n\nDi sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau menguat tipis 0,04 persen ke level 98,194, mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap mata uang tersebut.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kLXWoeWzkMs"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 368.29074827150544, "y": 278.4946316589161, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.6118, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kLXWoeWzkMs", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "TERTEKAN! Kurs Rupiah Hari Ini Rp17.366 Per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan pada awal pekan dan bertahan di atas level 17.300 per dolar Amerika Serikat.\n\nBerdasarkan data RTI Business, hingga Senin siang rupiah melemah 0,22 persen ke posisi 17.366 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,09 persen di level 17.320 dan sempat menyentuh 17.367 per dolar AS secara intraday.\n\nDi sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau menguat tipis 0,04 persen ke level 98,194, mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap mata uang tersebut.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kLXWoeWzkMs"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 185.74794471142775, "y": 509.1842622512559, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.6118, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "kLXWoeWzkMs", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "TERTEKAN! Kurs Rupiah Hari Ini Rp17.366 Per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan pada awal pekan dan bertahan di atas level 17.300 per dolar Amerika Serikat.\n\nBerdasarkan data RTI Business, hingga Senin siang rupiah melemah 0,22 persen ke posisi 17.366 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,09 persen di level 17.320 dan sempat menyentuh 17.367 per dolar AS secara intraday.\n\nDi sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau menguat tipis 0,04 persen ke level 98,194, mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap mata uang tersebut.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kLXWoeWzkMs"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 451.9541790342294, "y": 169.05651911797116, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.6118, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kLXWoeWzkMs", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "TERTEKAN! Kurs Rupiah Hari Ini Rp17.366 Per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan pada awal pekan dan bertahan di atas level 17.300 per dolar Amerika Serikat.\n\nBerdasarkan data RTI Business, hingga Senin siang rupiah melemah 0,22 persen ke posisi 17.366 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,09 persen di level 17.320 dan sempat menyentuh 17.367 per dolar AS secara intraday.\n\nDi sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau menguat tipis 0,04 persen ke level 98,194, mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap mata uang tersebut.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kLXWoeWzkMs"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 337.51733612421765, "y": 573.3129293244422, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.6118, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kLXWoeWzkMs", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "TERTEKAN! Kurs Rupiah Hari Ini Rp17.366 Per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan pada awal pekan dan bertahan di atas level 17.300 per dolar Amerika Serikat.\n\nBerdasarkan data RTI Business, hingga Senin siang rupiah melemah 0,22 persen ke posisi 17.366 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,09 persen di level 17.320 dan sempat menyentuh 17.367 per dolar AS secara intraday.\n\nDi sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau menguat tipis 0,04 persen ke level 98,194, mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap mata uang tersebut.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kLXWoeWzkMs"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 268.6069426215072, "y": 262.47375789180785, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.6118, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kLXWoeWzkMs", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "TERTEKAN! Kurs Rupiah Hari Ini Rp17.366 Per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan pada awal pekan dan bertahan di atas level 17.300 per dolar Amerika Serikat.\n\nBerdasarkan data RTI Business, hingga Senin siang rupiah melemah 0,22 persen ke posisi 17.366 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,09 persen di level 17.320 dan sempat menyentuh 17.367 per dolar AS secara intraday.\n\nDi sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau menguat tipis 0,04 persen ke level 98,194, mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap mata uang tersebut.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "kLXWoeWzkMs"}}], "edges": [{"key": "azaidi27", "source": "azaidi27", "target": "sukmanantegarr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "azaidi27", "source": "azaidi27", "target": "SarjanaEksu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "9H0st66", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Idon010", "source": "Idon010", "target": "legolas132177", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Idon010", "source": "Idon010", "target": "KapudS640", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JackJ93910", "source": "JackJ93910", "target": "saiful_mujani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "chatibbasri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "chatibbasri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}