{"nodes": [{"key": "Rahmah0845", "attributes": {"label": "Rahmah0845", "x": 182.48623198976344, "y": 107.44991173055674, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.6432, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051266770485526793", "id": "Rahmah0845", "source": "tweet-000004", "content": "Selama tidak ada perbaikan dengan kebijakan fiskal, rupiah akan terus melemah", "post_id": "2051266770485526793"}}, {"key": "kumparan", "attributes": {"label": "kumparan", "x": 740.6167656911437, "y": 457.3004505986626, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 56.4916, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051266770485526793", "id": "kumparan", "source": "tweet-000004", "content": "Selama tidak ada perbaikan dengan kebijakan fiskal, rupiah akan terus melemah", "post_id": "2051266770485526793"}}, {"key": "RyanTama1421160", "attributes": {"label": "RyanTama1421160", "x": 286.7629361228305, "y": 932.0214467253926, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.6432, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051251130613817576", "id": "RyanTama1421160", "source": "tweet-000004", "content": "Siapapun deputinya,depresiasi IDR tdk mudah untuk https://t.co/nHZ9645kYl & Pemerintah sedang hadapi double burden,akibat lonjakan harga minyak dunia & kebijakan fiskal yg ekspansif utk program prioritas Pemerintah.", "post_id": "2051251130613817576"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 216.82167986634082, "y": 623.1305956423832, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 73.34, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051251130613817576", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Siapapun deputinya,depresiasi IDR tdk mudah untuk https://t.co/nHZ9645kYl & Pemerintah sedang hadapi double burden,akibat lonjakan harga minyak dunia & kebijakan fiskal yg ekspansif utk program prioritas Pemerintah.", "post_id": "2051251130613817576"}}, {"key": "igodbe_", "attributes": {"label": "igodbe_", "x": 793.8457992696652, "y": 588.5714408731004, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.6432, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051478483571007692", "id": "igodbe_", "source": "tweet-000004", "content": "Maka sinyal kecil pun di-respons cepat. Ekspektasi depresiasi, sekali muncul, bisa memicu capital outflow\"\n\nKutipan dari Pak  ini sangat menarik, dan menurut saya hal ini juga bisa berlaku sebaliknya.\n\nSekali fiskal dan moneter kita mengindikasikan suatu sinyal", "post_id": "2051478483571007692"}}, {"key": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "ChatibBasri", "x": 419.511810343252, "y": 37.41782858988441, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 73.34, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051478483571007692", "id": "ChatibBasri", "source": "tweet-000004", "content": "Maka sinyal kecil pun di-respons cepat. Ekspektasi depresiasi, sekali muncul, bisa memicu capital outflow\"\n\nKutipan dari Pak  ini sangat menarik, dan menurut saya hal ini juga bisa berlaku sebaliknya.\n\nSekali fiskal dan moneter kita mengindikasikan suatu sinyal", "post_id": "2051478483571007692"}}, {"key": "bangsayangsehat", "attributes": {"label": "bangsayangsehat", "x": 28.12327523826019, "y": 203.0832315053569, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.6432, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051714737432605161", "id": "bangsayangsehat", "source": "tweet-000004", "content": "Kondisi sekarang bukan semata soal fiskal. Dengan inflasi yang terkendali, pertumbuhan yang tetap positif, dan cadangan devisa yang memadai, justru menunjukkan fondasi ekonomi masih kuat. Pelemahan rupiah lebih dipengaruhi dinamika global, bukan karena kebijakan domestik semata.", "post_id": "2051714737432605161"}}, {"key": "SarjanaEksu", "attributes": {"label": "SarjanaEksu", "x": 580.9949076956887, "y": 858.837596114432, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 73.34, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051714737432605161", "id": "SarjanaEksu", "source": "tweet-000004", "content": "Kondisi sekarang bukan semata soal fiskal. Dengan inflasi yang terkendali, pertumbuhan yang tetap positif, dan cadangan devisa yang memadai, justru menunjukkan fondasi ekonomi masih kuat. Pelemahan rupiah lebih dipengaruhi dinamika global, bukan karena kebijakan domestik semata.", "post_id": "2051714737432605161"}}, {"key": "PaltiHutabarat", "attributes": {"label": "PaltiHutabarat", "x": 887.5320870318643, "y": 191.9904712354965, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 56.4916, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051582236194185666", "id": "PaltiHutabarat", "source": "tweet-000004", "content": "Percuma BI intervensi kalo akar permasalahannya ada di kebijakan fiskal. Kurs Rupiah tergantung pada kepercayaan investor. Investor melihat Indonesia high risk utk menanamkan modal, maka pada tarik duit keluar. Mending investasi di negara yg lebih stabil mata uangnya.", "post_id": "2051582236194185666"}}, {"key": "bucinimimida", "attributes": {"label": "bucinimimida", "x": 160.74385940256053, "y": 383.4425972846055, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.6432, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051532661232193990", "id": "bucinimimida", "source": "tweet-000004", "content": "realistis aja harusnya sekarang, melihat rupiah melemah, melihat hutang negara, defisit anggaran. belum lagi inflasi yg cukup signifikan. KATA GW STOP MBG DULU! fokus dulu ke kebijakan fiskal, fokus dulu ke-menangani inflasi, ga semua masalah solusinya MBG ya pak", "post_id": "2051532661232193990"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 179.909511395979, "y": 429.7036462959272, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 73.34, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051532661232193990", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "realistis aja harusnya sekarang, melihat rupiah melemah, melihat hutang negara, defisit anggaran. belum lagi inflasi yg cukup signifikan. KATA GW STOP MBG DULU! fokus dulu ke kebijakan fiskal, fokus dulu ke-menangani inflasi, ga semua masalah solusinya MBG ya pak", "post_id": "2051532661232193990"}}, {"key": "financial_vibes", "attributes": {"label": "financial_vibes", "x": 110.41825714405051, "y": 637.7509959932705, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6432, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635536730594004244", "id": "financial_vibes", "source": "tiktok-000001", "content": "Menunggu rencana kebijakan lord kita yaitu king Purbaya ! yang dimana harga nilai tukar rupiah yang saat ini masih melemah di angka 17.300an ini dan kebijakan fiskal lainnya yang membuat ekonomi dalam negeri kembali menguat ! seperti yg disampaikan oleh CEO sucor sekuritas bernard wijaya dan ci rita mengenai ekonomi indonesia ke depan nya dan dampak terhadap IHSG yang nanti nya akan semakin menguat atau malah sebaliknya? nanti tergantung kebijakan fiskal yang nanti akan di ambil oleh pak purbaya !  Sekuritas  #sucorsekuritas #sahamindonesia #bexpertwithsucor #bernardwijaya17 #bernardxgcpk2", "post_id": "7635536730594004244"}}, {"key": "Sucor", "attributes": {"label": "Sucor", "x": 684.5953748882193, "y": 741.7558643399707, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 107.0367, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635536730594004244", "id": "Sucor", "source": "tiktok-000001", "content": "Menunggu rencana kebijakan lord kita yaitu king Purbaya ! yang dimana harga nilai tukar rupiah yang saat ini masih melemah di angka 17.300an ini dan kebijakan fiskal lainnya yang membuat ekonomi dalam negeri kembali menguat ! seperti yg disampaikan oleh CEO sucor sekuritas bernard wijaya dan ci rita mengenai ekonomi indonesia ke depan nya dan dampak terhadap IHSG yang nanti nya akan semakin menguat atau malah sebaliknya? nanti tergantung kebijakan fiskal yang nanti akan di ambil oleh pak purbaya !  Sekuritas  #sucorsekuritas #sahamindonesia #bexpertwithsucor #bernardwijaya17 #bernardxgcpk2", "post_id": "7635536730594004244"}}, {"key": "centralclip.id", "attributes": {"label": "centralclip.id", "x": 413.7400243879022, "y": 101.00803038359307, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6432, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636059248786558226", "id": "centralclip.id", "source": "tiktok-000001", "content": "IHSG LAGI BERDARAH, SAATNYA EXIT ATAU SEROK BAWAH? 🚨📈 IHSG Berdarah! Dana Rp8 Triliun kabur dari Indonesia cuma dalam seminggu. Pertanyaannya: Apakah ini tanda kiamat buat market kita, atau justru peluang \"diskon gede-gedean\" yang selama ini kita tunggu? Buat kalian yang panik lihat porto merah membara, coba tarik napas dulu. CEO Sucor Sekuritas, Ko Bernardus, baru aja bongkar rahasia di balik kekacauan market minggu ini. Ternyata, ada 3 alasan utama kenapa \"uang panas\" asing pada keluar: Rupiah Keok: Dolar tembus Rp17.300-an bikin investor asing nervous. Mereka takut profit di saham habis kegerus rugi kurs. Defisit Fiskal: Outlook Indonesia turun jadi negatif gara-gara kekhawatiran anggaran negara. Ini yang bikin institusi gede mikir dua kali buat masuk sekarang. Drama Minyak Dunia: Meskipun tensi AS-Iran mulai adem (bahkan Trump kasih lampu hijau Iran ikut Piala Dunia!), tapi harga minyak dunia masih anteng di atas $100. Efeknya? Inflasi membayangi daya beli kita. Lalu, apa strateginya? Jangan cuma jadi penonton! Ko Bernardus bagiin \"Starting Eleven\" saham yang bisa kita pantau: Pemain Belakang (Defensif): $BMRI (Dividen yield-nya gila, mau Cum Date 8 Mei!), $TLKM, dan $EXCL. Cocok buat yang mau tidur nyenyak. Pemain Tengah (Energi): $RAJA, $BUMI, dan $DEWA. Selama harga minyak & batubara masih tinggi, mereka adalah \"mesin uang\" di tengah ketidakpastian. Pemain Depan (Agresif): $HRTA (Laba naik 200%!), $SCMA (Laba naik 100%!), dan $ESA. Ini buat kalian yang berani ambil risiko demi cuan lebar.  Sekuritas #sucorsekuritas #sahamindonesia #bexpertwithsucor #bernardxgcpk2 #bernaduswijaya17", "post_id": "7636059248786558226"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 9.981862565711097, "y": 402.299837081549, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6432, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "iOGSNiFlrUU", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Paparkan Kondisi APBN, Pemerintah Perkuat Kebijakan Fiskal untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nGarudaTV - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga April 2026 menunjukkan tren positif, ditandai dengan penerimaan negara yang melampaui target awal. Kondisi ini memberikan ruang fiskal bagi pemerintah untuk menjaga momentum belanja, khususnya pada sektor perlindungan sosial dan pembangunan infrastruktur.\n\nKementerian Keuangan melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia mencatat pertumbuhan penerimaan negara ditopang oleh kinerja perpajakan serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang relatif stabil. Peningkatan ini mencerminkan aktivitas ekonomi yang tetap terjaga di tengah dinamika global.\n\nDi sisi belanja, pemerintah tetap mempertahankan pendekatan ekspansif namun terarah. Program perlindungan sosial menjadi prioritas utama, terutama untuk menjaga daya beli masyarakat rentan. Bantuan sosial, subsidi energi, serta program perlindungan lainnya terus digelontorkan guna meredam dampak kenaikan harga di sejumlah sektor.\n\nSelain itu, belanja negara juga diarahkan untuk mendukung proyek infrastruktur strategis. Investasi pada sektor ini dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi jangka panjang, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.\n\nPemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara belanja produktif dan stabilitas fiskal. Dengan penerimaan yang tumbuh, defisit anggaran diharapkan tetap terkendali sesuai target yang telah ditetapkan.\n\nMeski demikian, sejumlah tantangan masih perlu diwaspadai, seperti ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi harga komoditas, serta tekanan terhadap subsidi energi. Oleh karena itu, pengelolaan APBN yang adaptif dan prudent tetap menjadi kunci.\n\nKe depan, pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga kualitas belanja agar lebih tepat sasaran, sekaligus memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.\n\n#apbn2026  #ekonomiindonesia   #kementeriankeuangan  #BelanjaNegara #PerlindunganSosial #infrastruktur  #fiskal   #garudatv  #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "iOGSNiFlrUU"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 192.90167574810124, "y": 668.3074515616522, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 73.34, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "iOGSNiFlrUU", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Paparkan Kondisi APBN, Pemerintah Perkuat Kebijakan Fiskal untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nGarudaTV - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga April 2026 menunjukkan tren positif, ditandai dengan penerimaan negara yang melampaui target awal. Kondisi ini memberikan ruang fiskal bagi pemerintah untuk menjaga momentum belanja, khususnya pada sektor perlindungan sosial dan pembangunan infrastruktur.\n\nKementerian Keuangan melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia mencatat pertumbuhan penerimaan negara ditopang oleh kinerja perpajakan serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang relatif stabil. Peningkatan ini mencerminkan aktivitas ekonomi yang tetap terjaga di tengah dinamika global.\n\nDi sisi belanja, pemerintah tetap mempertahankan pendekatan ekspansif namun terarah. Program perlindungan sosial menjadi prioritas utama, terutama untuk menjaga daya beli masyarakat rentan. Bantuan sosial, subsidi energi, serta program perlindungan lainnya terus digelontorkan guna meredam dampak kenaikan harga di sejumlah sektor.\n\nSelain itu, belanja negara juga diarahkan untuk mendukung proyek infrastruktur strategis. Investasi pada sektor ini dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi jangka panjang, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.\n\nPemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara belanja produktif dan stabilitas fiskal. Dengan penerimaan yang tumbuh, defisit anggaran diharapkan tetap terkendali sesuai target yang telah ditetapkan.\n\nMeski demikian, sejumlah tantangan masih perlu diwaspadai, seperti ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi harga komoditas, serta tekanan terhadap subsidi energi. Oleh karena itu, pengelolaan APBN yang adaptif dan prudent tetap menjadi kunci.\n\nKe depan, pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga kualitas belanja agar lebih tepat sasaran, sekaligus memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.\n\n#apbn2026  #ekonomiindonesia   #kementeriankeuangan  #BelanjaNegara #PerlindunganSosial #infrastruktur  #fiskal   #garudatv  #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "iOGSNiFlrUU"}}, {"key": "@EverydaySailing", "attributes": {"label": "@EverydaySailing", "x": 825.3088752166645, "y": 821.8208580642392, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6432, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "5-Dkxefx6JU", "id": "@EverydaySailing", "source": "youtube-000001", "content": "Membeli Perahu Layar Baru di Tahun 2026 Adalah Jebakan. Inilah Cara Kebanyakan Pemilik Bangkrut.\n\nMembeli perahu layar baru di tahun 2026 bukan hanya soal harga yang tertera. Harganya juga setara dengan biaya pensiun Anda.\n\n⛵ DAPATKAN LISENSI NAHKODA ANDA\nDua kursus berlayar gratis dari NauticEd:\nhttps://www.nauticed.org/two-free-sai...\n\n🛥️ SEWA PERAHU ANDA BERIKUTNYA\nSewa yacht & katamaran melalui Click&Boat:\nhttps://click-and-boat.pxf.io/3k9RXX\n\n🔗 Beberapa tautan di atas adalah tautan afiliasi. Saya mendapatkan komisi kecil tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\n⭐ BERGABUNGLAH DENGAN SALURAN INI (keuntungan anggota)\n   /   \n\n🌊 SEMUA LINK SAYA\nhttps://linktr.ee/everydaysailing\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\nBergabunglah dengan saluran ini untuk mendapatkan akses ke Keuntungan:\n   /   \n\nBerlangganan untuk video lainnya!\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\nSebagian besar pembeli datang ke dealer dengan asumsi tahun 2018 — suku bunga 4%, pembayaran bulanan $400, biaya marina yang terjangkau. Tidak satu pun dari titik referensi tersebut yang masih berlaku. Olahraga ini diam-diam telah beralih dari aktivitas kelas menengah menjadi kemewahan yang diperuntukkan bagi individu dengan kekayaan bersih tinggi, dan para dealer belum memperbarui penawaran mereka.\n\nAnalisis ini membahas tujuh kekuatan independen yang bertemu untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun terburuk dalam sejarah modern untuk membeli perahu layar baru — dan apa yang dilakukan pembeli yang berpengetahuan sebagai gantinya.\n\nIsi video:\n\n🪤 Normalisasi Besar yang diam-diam menaikkan harga dasar secara permanen setelah gelembung pasca-pandemi mengempis\n\n🏭 Inflasi manufaktur mencapai tingkat bencana: logam non-ferrous naik 18,2% dalam satu bulan, tarif Bagian 232 menambahkan bea masuk 50%, kepatuhan emisi Tahap V menambahkan $4.200-$6.800 untuk setiap pembangunan baru\n\n📉 Realita depresiasi: kerugian 15-20% dalam 12 bulan pertama ($60.000 hilang seketika pada kapal seharga $300.000) — semakin didorong oleh keusangan teknologi dan juga kondisi lambung kapal\n\n💸 Perhitungan pembiayaan yang tidak pernah dilakukan: dengan APR 8,89%, kapal seharga $150.000 sebenarnya menghabiskan biaya $211.557 selama masa pinjaman. Ekuitas negatif dalam 12 bulan. Tidak ada jalan keluar tanpa membawa uang tunai saat penutupan.\n\n🧾 Gesekan transaksi: komisi broker 10%, pajak penjualan hingga 10%, biaya komisi $8.000-$15.000, rezim PPN baru Prancis yang mewajibkan perwakilan fiskal mulai 1 Januari 2026\n\n⚓ Biaya marina yang telah melampaui inflasi umum: $20.000-$65.000 per tahun untuk kapal pesiar 45 kaki, dengan harga puncak acara Mediterania mencapai €5.000+ per malam\n\n🔧 Mengapa \"aturan 10%\" sangat salah: biaya perawatan tahunan realistis untuk kapal layar 40 kaki mencapai $20.000-$48.000, ditambah 72-114 jam waktu pemilik per tahun\n\n📊 Kesenjangan biaya peluang: $150.000 yang sama yang diinvestasikan ke S&P 500 selama 10 tahun menciptakan perbedaan kekayaan sebesar $368.940 hingga $555.000 dibandingkan dengan modal yang sama yang diinvestasikan ke lambung kapal yang nilainya terus menurun\n\n🚪 Empat jalur keluar Pembeli yang cerdas menggunakan: pasar kapal bekas berusia 3-5 tahun yang ideal, klub kapal, kepemilikan sebagian, dan penempatan sewa kapal yang strategis.\n\nImpian itu masih bisa dicapai pada tahun 2026. Hanya saja, kapal di dealer tidak lagi terlihat seperti kapal baru.\n\n#berlayar #kapallayar #kepemilikankapal\n\nPernyataan Hak Cipta\nVideo ini mungkin mencakup materi berhak cipta yang digunakan berdasarkan prinsip \"penggunaan wajar\" untuk tujuan pendidikan dan informasi. Penggunaan tersebut bertujuan untuk memberikan komentar, analisis, atau nilai tambah sesuai dengan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta AS. Jika Anda yakin bahwa karya berhak cipta Anda telah digunakan secara tidak tepat, silakan hubungi saya langsung sebelum mengambil tindakan formal apa pun. Pemahaman dan kerja sama Anda sangat dihargai.\n\nPernyataan Keselamatan\nVideo ini mencerminkan pengalaman pribadi saya. Video ini tidak menggantikan pelatihan profesional. Selalu berlayar sesuai dengan aturan keselamatan dan peraturan maritim.\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan. Semua data yang disajikan didasarkan pada daftar broker dan laporan pasar yang tersedia untuk umum. Ini bukan nasihat keuangan. Selalu lakukan uji tuntas sendiri dan pekerjakan surveyor kelautan bersertifikat sebelum membeli kapal apa pun. Kondisi pasar bervariasi menurut wilayah dan berubah seiring waktu.", "post_id": "5-Dkxefx6JU"}}, {"key": "everydaysailing", "attributes": {"label": "everydaysailing", "x": 878.6292889126457, "y": 374.3965145988574, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.4916, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "5-Dkxefx6JU", "id": "everydaysailing", "source": "youtube-000001", "content": "Membeli Perahu Layar Baru di Tahun 2026 Adalah Jebakan. Inilah Cara Kebanyakan Pemilik Bangkrut.\n\nMembeli perahu layar baru di tahun 2026 bukan hanya soal harga yang tertera. Harganya juga setara dengan biaya pensiun Anda.\n\n⛵ DAPATKAN LISENSI NAHKODA ANDA\nDua kursus berlayar gratis dari NauticEd:\nhttps://www.nauticed.org/two-free-sai...\n\n🛥️ SEWA PERAHU ANDA BERIKUTNYA\nSewa yacht & katamaran melalui Click&Boat:\nhttps://click-and-boat.pxf.io/3k9RXX\n\n🔗 Beberapa tautan di atas adalah tautan afiliasi. Saya mendapatkan komisi kecil tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\n⭐ BERGABUNGLAH DENGAN SALURAN INI (keuntungan anggota)\n   /   \n\n🌊 SEMUA LINK SAYA\nhttps://linktr.ee/everydaysailing\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\nBergabunglah dengan saluran ini untuk mendapatkan akses ke Keuntungan:\n   /   \n\nBerlangganan untuk video lainnya!\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\nSebagian besar pembeli datang ke dealer dengan asumsi tahun 2018 — suku bunga 4%, pembayaran bulanan $400, biaya marina yang terjangkau. Tidak satu pun dari titik referensi tersebut yang masih berlaku. Olahraga ini diam-diam telah beralih dari aktivitas kelas menengah menjadi kemewahan yang diperuntukkan bagi individu dengan kekayaan bersih tinggi, dan para dealer belum memperbarui penawaran mereka.\n\nAnalisis ini membahas tujuh kekuatan independen yang bertemu untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun terburuk dalam sejarah modern untuk membeli perahu layar baru — dan apa yang dilakukan pembeli yang berpengetahuan sebagai gantinya.\n\nIsi video:\n\n🪤 Normalisasi Besar yang diam-diam menaikkan harga dasar secara permanen setelah gelembung pasca-pandemi mengempis\n\n🏭 Inflasi manufaktur mencapai tingkat bencana: logam non-ferrous naik 18,2% dalam satu bulan, tarif Bagian 232 menambahkan bea masuk 50%, kepatuhan emisi Tahap V menambahkan $4.200-$6.800 untuk setiap pembangunan baru\n\n📉 Realita depresiasi: kerugian 15-20% dalam 12 bulan pertama ($60.000 hilang seketika pada kapal seharga $300.000) — semakin didorong oleh keusangan teknologi dan juga kondisi lambung kapal\n\n💸 Perhitungan pembiayaan yang tidak pernah dilakukan: dengan APR 8,89%, kapal seharga $150.000 sebenarnya menghabiskan biaya $211.557 selama masa pinjaman. Ekuitas negatif dalam 12 bulan. Tidak ada jalan keluar tanpa membawa uang tunai saat penutupan.\n\n🧾 Gesekan transaksi: komisi broker 10%, pajak penjualan hingga 10%, biaya komisi $8.000-$15.000, rezim PPN baru Prancis yang mewajibkan perwakilan fiskal mulai 1 Januari 2026\n\n⚓ Biaya marina yang telah melampaui inflasi umum: $20.000-$65.000 per tahun untuk kapal pesiar 45 kaki, dengan harga puncak acara Mediterania mencapai €5.000+ per malam\n\n🔧 Mengapa \"aturan 10%\" sangat salah: biaya perawatan tahunan realistis untuk kapal layar 40 kaki mencapai $20.000-$48.000, ditambah 72-114 jam waktu pemilik per tahun\n\n📊 Kesenjangan biaya peluang: $150.000 yang sama yang diinvestasikan ke S&P 500 selama 10 tahun menciptakan perbedaan kekayaan sebesar $368.940 hingga $555.000 dibandingkan dengan modal yang sama yang diinvestasikan ke lambung kapal yang nilainya terus menurun\n\n🚪 Empat jalur keluar Pembeli yang cerdas menggunakan: pasar kapal bekas berusia 3-5 tahun yang ideal, klub kapal, kepemilikan sebagian, dan penempatan sewa kapal yang strategis.\n\nImpian itu masih bisa dicapai pada tahun 2026. Hanya saja, kapal di dealer tidak lagi terlihat seperti kapal baru.\n\n#berlayar #kapallayar #kepemilikankapal\n\nPernyataan Hak Cipta\nVideo ini mungkin mencakup materi berhak cipta yang digunakan berdasarkan prinsip \"penggunaan wajar\" untuk tujuan pendidikan dan informasi. Penggunaan tersebut bertujuan untuk memberikan komentar, analisis, atau nilai tambah sesuai dengan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta AS. Jika Anda yakin bahwa karya berhak cipta Anda telah digunakan secara tidak tepat, silakan hubungi saya langsung sebelum mengambil tindakan formal apa pun. Pemahaman dan kerja sama Anda sangat dihargai.\n\nPernyataan Keselamatan\nVideo ini mencerminkan pengalaman pribadi saya. Video ini tidak menggantikan pelatihan profesional. Selalu berlayar sesuai dengan aturan keselamatan dan peraturan maritim.\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan. Semua data yang disajikan didasarkan pada daftar broker dan laporan pasar yang tersedia untuk umum. Ini bukan nasihat keuangan. Selalu lakukan uji tuntas sendiri dan pekerjakan surveyor kelautan bersertifikat sebelum membeli kapal apa pun. Kondisi pasar bervariasi menurut wilayah dan berubah seiring waktu.", "post_id": "5-Dkxefx6JU"}}], "edges": [{"key": "Rahmah0845", "source": "Rahmah0845", "target": "kumparan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RyanTama1421160", "source": "RyanTama1421160", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "igodbe_", "source": "igodbe_", "target": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bangsayangsehat", "source": "bangsayangsehat", "target": "SarjanaEksu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Rahmah0845", "source": "Rahmah0845", "target": "PaltiHutabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bucinimimida", "source": "bucinimimida", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "financial_vibes", "source": "financial_vibes", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "centralclip.id", "source": "centralclip.id", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@EverydaySailing", "source": "@EverydaySailing", "target": "everydaysailing", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@EverydaySailing", "source": "@EverydaySailing", "target": "everydaysailing", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}