{"nodes": [{"key": "richmindsetidn", "attributes": {"label": "richmindsetidn", "x": 193.50724703412814, "y": 961.8815280175221, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636054369841974535", "id": "richmindsetidn", "source": "tiktok-000001", "content": "Rasa khawatir di awal tahun ini 😔📉 Rupiah melemah hingga Rp17.370 per dolar AS pada Senin (04/05), menembus level psikologis dan melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun—bahkan menjadi salah satu yang terburuk. Sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, rupiah sudah turun sekitar 12% dari Rp15.489, menurut TradingView. Target penguatan ke Rp5.000 dalam 5–10 tahun pun masih jauh. Tekanan ini dipicu gejolak geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak. Pemerintah tetap memantau pergerakan kurs, meski asumsi RAPBN 2026 berada di Rp16.500 per dolar AS. Sumber: Ig |   #ternakuangnews #prabowo #rupiah", "post_id": "7636054369841974535"}}, {"key": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "ternakuang.id", "x": 461.49278516560963, "y": 793.0619037421143, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 82.2392, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636054369841974535", "id": "ternakuang.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Rasa khawatir di awal tahun ini 😔📉 Rupiah melemah hingga Rp17.370 per dolar AS pada Senin (04/05), menembus level psikologis dan melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun—bahkan menjadi salah satu yang terburuk. Sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, rupiah sudah turun sekitar 12% dari Rp15.489, menurut TradingView. Target penguatan ke Rp5.000 dalam 5–10 tahun pun masih jauh. Tekanan ini dipicu gejolak geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak. Pemerintah tetap memantau pergerakan kurs, meski asumsi RAPBN 2026 berada di Rp16.500 per dolar AS. Sumber: Ig |   #ternakuangnews #prabowo #rupiah", "post_id": "7636054369841974535"}}, {"key": "shenzhen_1999", "attributes": {"label": "shenzhen_1999", "x": 797.8110503895965, "y": 450.69637760358574, "size": 3.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4536, "eigenvector": 0.1994, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "shenzhen_1999", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 818.3043367642466, "y": 957.6995666017519, "size": 3.02, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 101.1321, "eigenvector": 0.3226, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635996012863180053", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "bianca.sticmata", "attributes": {"label": "bianca.sticmata", "x": 816.1934632167067, "y": 454.5655161205938, "size": 3.02, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4536, "eigenvector": 0.3226, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636199427627093269", "id": "bianca.sticmata", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah dan menembus level Rp17.400 per dolar AS pada perdagangan terbaru. Pelemahan ini menjadi sorotan pelaku pasar karena mendekati titik psikologis yang cukup sensitif, sekaligus mengingatkan pada tekanan serupa yang pernah terjadi pada periode krisis sebelumnya. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, penguatan dolar AS dipicu oleh kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan oleh bank sentral Amerika, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia. Sementara itu, dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi oleh arus keluar modal asing dan tingginya kebutuhan impor, terutama di sektor energi dan bahan baku industri. Pemerintah dan Bank Indonesia dikabarkan terus memantau situasi ini secara ketat dan menyiapkan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing serta penguatan kebijakan moneter. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik, karena fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan jangka pendek tersebut. #cryptowave #cryptowaveclip #cryptowavetb   #CapCut", "post_id": "7636199427627093269"}}, {"key": "gabrielrey99", "attributes": {"label": "gabrielrey99", "x": 66.13055831507886, "y": 626.0153817957943, "size": 3.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 63.3464, "eigenvector": 0.1994, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636199427627093269", "id": "gabrielrey99", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah dan menembus level Rp17.400 per dolar AS pada perdagangan terbaru. Pelemahan ini menjadi sorotan pelaku pasar karena mendekati titik psikologis yang cukup sensitif, sekaligus mengingatkan pada tekanan serupa yang pernah terjadi pada periode krisis sebelumnya. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, penguatan dolar AS dipicu oleh kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan oleh bank sentral Amerika, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia. Sementara itu, dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi oleh arus keluar modal asing dan tingginya kebutuhan impor, terutama di sektor energi dan bahan baku industri. Pemerintah dan Bank Indonesia dikabarkan terus memantau situasi ini secara ketat dan menyiapkan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing serta penguatan kebijakan moneter. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik, karena fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan jangka pendek tersebut. #cryptowave #cryptowaveclip #cryptowavetb   #CapCut", "post_id": "7636199427627093269"}}, {"key": "hariharijogja", "attributes": {"label": "hariharijogja", "x": 956.2944068198631, "y": 225.4531926175145, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 62.0283, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "7625174734820445458", "id": "hariharijogja", "source": "tiktok-000001", "content": "Di tengah upaya pemerintah menahan kenaikan BBM, mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla justru mengusulkan kenaikan harga mengikuti harga internasional akibat lonjakan minyak dunia dari konflik Timur Tengah. ‎ ‎Menurutnya, harga BBM yang terlalu murah mendorong konsumsi berlebihan. \"Karena kalau BBM murah seperti sekarang ini, orang akan bepergian seenaknya, memakai seenaknya, akibatnya kita mengalami kemacetan di mana-mana,\" ujar JK, Rabu (1/4/2026). ‎ ‎JK menilai subsidi BBM yang terlalu besar dapat membebani APBN, terutama saat harga minyak mentah dunia sudah di atas 100 dolar AS per barel. ‎ ‎Ia juga meyakini kenaikan harga BBM akan mendorong masyarakat lebih hemat energi, karena menurutnya mayoritas pengguna BBM adalah pemilik kendaraan yang relatif mampu. —————————————————————       ————————————————————— sumber: pojoksatu #hariharijogja #jk #indonesia #bbm #news", "post_id": "7625174734820445458"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 80.82321653908065, "y": 658.0861098729414, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4536, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 143.28625218060876, "y": 841.7796342578383, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 50.7512, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 401.5295310158433, "y": 996.1406163632101, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 50.7512, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 522.7360323785294, "y": 18.649270435476485, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 50.7512, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "@tribunjambi_official", "attributes": {"label": "@tribunjambi_official", "x": 850.648745038121, "y": 267.62801272216666, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "8d-9rmyP4us", "id": "@tribunjambi_official", "source": "youtube-000001", "content": "TEGANG! Tanker Super Iran Lolos Blokade AS Pakai Strategi Matikan AIS\n\nDilaporkan tanker raksasa Iran yang membawa pasokan minyak mentah hampir 220 juta dolar AS berhasil lolos dari blokade AS.\n\nSaat ini, tanker super Iran itu tengah berlayar menuju ke perairan Indonesia.\n\nKabar tersebut dilaporkan TankerTrackers, lembaga pemantau pergerakan kapal tanker, Minggu (3/5/2026).\nProgram: KABAR INTERNASIONAL\nEditor:  HR HENDRO SANDI\nHost:\nReporter:\nVideografer:\nSumber: TRIBUN NETWORK\n\nhttps://jambi.tribunnews.com/news/119...\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJambi.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /    /     \nFacebook:   / tribunjambifanspage  \n​Instagram:   /   / tribunjambi  \nTwitter/X:  / https://x.com/tribunjambiku", "post_id": "8d-9rmyP4us"}}, {"key": "tribunjambi_official", "attributes": {"label": "tribunjambi_official", "x": 178.73622285966107, "y": 52.132977675625966, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 82.2392, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8d-9rmyP4us", "id": "tribunjambi_official", "source": "youtube-000001", "content": "TEGANG! Tanker Super Iran Lolos Blokade AS Pakai Strategi Matikan AIS\n\nDilaporkan tanker raksasa Iran yang membawa pasokan minyak mentah hampir 220 juta dolar AS berhasil lolos dari blokade AS.\n\nSaat ini, tanker super Iran itu tengah berlayar menuju ke perairan Indonesia.\n\nKabar tersebut dilaporkan TankerTrackers, lembaga pemantau pergerakan kapal tanker, Minggu (3/5/2026).\nProgram: KABAR INTERNASIONAL\nEditor:  HR HENDRO SANDI\nHost:\nReporter:\nVideografer:\nSumber: TRIBUN NETWORK\n\nhttps://jambi.tribunnews.com/news/119...\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJambi.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /    /     \nFacebook:   / tribunjambifanspage  \n​Instagram:   /   / tribunjambi  \nTwitter/X:  / https://x.com/tribunjambiku", "post_id": "8d-9rmyP4us"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 460.2448024635579, "y": 876.4046864946616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "GYenKiA8qPY", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Kinerja APBN April 2026: Surplus Perdagangan 71 Bulan Beruntun & Inflasi Tetap Terkendali\n\nGaruda Tv -  Kementerian Keuangan Republik Indonesia memaparkan kinerja APBN Kita edisi April 2026 yang menunjukkan resiliensi ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Hingga Maret 2026, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar 3,32 miliar dolar AS, sekaligus menandai tren surplus selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.\n\nMeskipun terdapat tekanan dari eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang memengaruhi indeks manufaktur, fundamental ekonomi dalam negeri tetap terjaga dengan inflasi April 2026 yang terkendali di level 2,42 persen. Pemerintah berkomitmen untuk terus menjalankan kebijakan yang adaptif dan koordinatif guna menjaga daya beli masyarakat serta mempercepat realisasi investasi.\n\nSimak laporan lengkap mengenai indikator ekonomi makro dan strategi fiskal pemerintah dalam video ini.\n\n\n#breakingnews #apbn2026  #kemenkeuri  #ekonomiindonesia  #surplus  #perdagangan  #inflasi  #keuangannegara  #updateekonomi  #garudatv  #fiskal \n\n #GarudaTV #BreakingNews\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "GYenKiA8qPY"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 823.1014160562783, "y": 901.3151389558653, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.3464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "GYenKiA8qPY", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Kinerja APBN April 2026: Surplus Perdagangan 71 Bulan Beruntun & Inflasi Tetap Terkendali\n\nGaruda Tv -  Kementerian Keuangan Republik Indonesia memaparkan kinerja APBN Kita edisi April 2026 yang menunjukkan resiliensi ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Hingga Maret 2026, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar 3,32 miliar dolar AS, sekaligus menandai tren surplus selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.\n\nMeskipun terdapat tekanan dari eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang memengaruhi indeks manufaktur, fundamental ekonomi dalam negeri tetap terjaga dengan inflasi April 2026 yang terkendali di level 2,42 persen. Pemerintah berkomitmen untuk terus menjalankan kebijakan yang adaptif dan koordinatif guna menjaga daya beli masyarakat serta mempercepat realisasi investasi.\n\nSimak laporan lengkap mengenai indikator ekonomi makro dan strategi fiskal pemerintah dalam video ini.\n\n\n#breakingnews #apbn2026  #kemenkeuri  #ekonomiindonesia  #surplus  #perdagangan  #inflasi  #keuangannegara  #updateekonomi  #garudatv  #fiskal \n\n #GarudaTV #BreakingNews\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "GYenKiA8qPY"}}, {"key": "@thecore_in", "attributes": {"label": "@thecore_in", "x": 412.3438488613387, "y": 158.25519127165344, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "BeDIVVCxM_w", "id": "@thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar IPO 2026: Sektor Unggulan Pusat Data REIT Manufaktur | Govindraj Ethiraj | Laporan Inti\n\nPada Episode 864 The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbincang dengan Ambareesh Baliga, Pakar Pasar, serta cuplikan dari wawancara panjang kami dengan Neha Agarwal, MD & Kepala – Pasar Modal Ekuitas di JM Financial Institutional Securities.\n\nLihat pelacak Pendapatan Langsung kami: https://earnings.thecore.in/\n\nCATATAN ACARA\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:00) Pasar pulih tetapi harga minyak kembali bergejolak. Melihat kembali dua bulan terakhir.\n\n(02:04) Rupee mencapai titik terendah penutupan baru\n(09:15) Konsumsi bensin India meningkat sementara konsumsi gas menurun pada bulan April\n(10:25) Emirates dan Etihad mengumumkan mereka kembali ke kapasitas penuh dan penerbangan\n(12:02) Mengapa Anda mungkin tidak dapat menyaksikan Piala Dunia Sepak Bola di India tahun ini\n(14:21) Pasar IPO pada tahun 2026 mungkin akan lebih baik daripada tahun 2025, apa yang dapat mendorong hal ini?\n\nPasar, Rupee, dan Hasil Pemilu Negara Bagian:\n\nKami melacak harga minyak sebagai sinyal utama sentimen investor yang membentuk pasar saham India dan rupee. Harga minyak melonjak hampir 5 persen setelah ketegangan baru di Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah Brent mendekati 113 dolar per barel. Harga minyak yang tetap di atas 110 dolar meningkatkan risiko inflasi, tekanan neraca transaksi berjalan, dan kekhawatiran seputar pertumbuhan India. Pasar saham India tetap tangguh dengan Nifty 50 di 24119 dan Sensex di 77269, sementara saham berkapitalisasi menengah dan kecil naik sekitar 0,6 hingga 0,7 persen, menunjukkan dukungan likuiditas domestik yang berkelanjutan. Rupee mencapai titik terendah sepanjang masa di 95,08 per dolar AS karena permintaan dolar meningkat dan harga minyak naik. RBI sedang menjajaki arus masuk dolar termasuk deposito NRI untuk meningkatkan cadangan devisa karena investor asing menjual hampir 20 miliar dolar saham dan obligasi India pada tahun 2026. BJP diproyeksikan memimpin di Bengal Barat dan Assam sementara Vijay TVK melonjak di Tamil Nadu dan UDF yang dipimpin Kongres kembali berkuasa di Kerala. Apa arti harga minyak, pelemahan rupee, dan risiko global bagi sentimen pasar ke depan? Kami berbicara dengan pakar pasar Ambareesh Baliga tentang tren pasar saham India, arus modal, dan sentimen investor.\n\nKonsumsi Minyak dan Gas untuk April:\n\nPermintaan bahan bakar India menunjukkan tren yang beragam. Bensin naik 6,3 persen dan solar mencapai 8,3 juta ton, mencerminkan aktivitas yang stabil. Konsumsi LPG turun 16 persen setelah gangguan di Selat Hormuz, dengan India mengimpor sekitar 60 persen LPG dari Timur Tengah. Permintaan bahan bakar jet menurun karena maskapai penerbangan membebankan biaya bahan bakar yang lebih tinggi kepada konsumen.\n\nEmirates dan Etihad Beroperasi Penuh:\n\nPemulihan penerbangan internasional semakin cepat seiring dengan pencabutan pembatasan wilayah udara UEA. Emirates memulihkan 96 persen jaringan globalnya di 137 destinasi dan mengoperasikan 167 penerbangan harian antara Dubai dan kota-kota di India. Kenaikan harga bahan bakar jet akan membentuk harga tiket pesawat dan permintaan perjalanan.\n\nIndia dan China Tidak Menayangkan Piala Dunia Sepak Bola:\n\nPiala Dunia FIFA 2026 mungkin tidak akan ditayangkan di India dan China karena sengketa hak siar yang besar. Reliance Disney dilaporkan menawarkan 20 juta dolar, jauh di bawah ekspektasi FIFA, sementara Sony mundur. Waktu pertandingan larut malam, ekonomi periklanan, dan dominasi kriket dapat membatasi jumlah penonton, menciptakan ketidakpastian seputar hak media olahraga dan ekonomi streaming.\n\nProspek IPO di Tahun 2026:\n\nProspek pasar IPO India tetap kuat tetapi lebih selektif setelah penggalangan dana rekor pada tahun 2025. Dalam percakapan dengan Neha Agarwal, Managing Director dan Kepala Pasar Modal Ekuitas, kami mengeksplorasi prospek IPO, selera investor, dan pertumbuhan yang menguntungkan. Pusat data, REIT, dan manufaktur canggih dapat mendorong Pasar IPO 2026 karena perusahaan fokus pada arus kas yang dapat diprediksi, valuasi yang disiplin, dan pencatatan berkualitas.\n\nTetap terdepan dengan The Core Report saat Govindraj Ethiraj berbicara dengan Ambareesh Baliga tentang pergerakan pasar saham India baru-baru ini, harga minyak, dan prospek rupee, dan dengan Neha Agarwal tentang booming Pasar IPO India 2026 yang dipimpin oleh Pusat Data, REIT, dan Manufaktur.\n\n#IPO2026 #PasarSahamIndia #BeritaPasarSaham #Rupee #PusatData #REITs #TheCoreReport #TheCore\n\nGabung The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan & GRATIS untuk semua pembaca & pendengar. Kirimkan email ke shiva untuk kebutuhan sponsor & studio merek.\n\nUntuk liputan selengkapnya, kunjungi thecore.in (https://www.thecore.in/)\n\nDukung Core Report (https://tinyurl.com/Support-the-Core-...)\n\nGabung & Berinteraksi secara anonim di saluran ...", "post_id": "BeDIVVCxM_w"}}, {"key": "thecore_in", "attributes": {"label": "thecore_in", "x": 506.77774931688447, "y": 440.9936375561355, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 82.2392, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BeDIVVCxM_w", "id": "thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar IPO 2026: Sektor Unggulan Pusat Data REIT Manufaktur | Govindraj Ethiraj | Laporan Inti\n\nPada Episode 864 The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbincang dengan Ambareesh Baliga, Pakar Pasar, serta cuplikan dari wawancara panjang kami dengan Neha Agarwal, MD & Kepala – Pasar Modal Ekuitas di JM Financial Institutional Securities.\n\nLihat pelacak Pendapatan Langsung kami: https://earnings.thecore.in/\n\nCATATAN ACARA\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:00) Pasar pulih tetapi harga minyak kembali bergejolak. Melihat kembali dua bulan terakhir.\n\n(02:04) Rupee mencapai titik terendah penutupan baru\n(09:15) Konsumsi bensin India meningkat sementara konsumsi gas menurun pada bulan April\n(10:25) Emirates dan Etihad mengumumkan mereka kembali ke kapasitas penuh dan penerbangan\n(12:02) Mengapa Anda mungkin tidak dapat menyaksikan Piala Dunia Sepak Bola di India tahun ini\n(14:21) Pasar IPO pada tahun 2026 mungkin akan lebih baik daripada tahun 2025, apa yang dapat mendorong hal ini?\n\nPasar, Rupee, dan Hasil Pemilu Negara Bagian:\n\nKami melacak harga minyak sebagai sinyal utama sentimen investor yang membentuk pasar saham India dan rupee. Harga minyak melonjak hampir 5 persen setelah ketegangan baru di Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah Brent mendekati 113 dolar per barel. Harga minyak yang tetap di atas 110 dolar meningkatkan risiko inflasi, tekanan neraca transaksi berjalan, dan kekhawatiran seputar pertumbuhan India. Pasar saham India tetap tangguh dengan Nifty 50 di 24119 dan Sensex di 77269, sementara saham berkapitalisasi menengah dan kecil naik sekitar 0,6 hingga 0,7 persen, menunjukkan dukungan likuiditas domestik yang berkelanjutan. Rupee mencapai titik terendah sepanjang masa di 95,08 per dolar AS karena permintaan dolar meningkat dan harga minyak naik. RBI sedang menjajaki arus masuk dolar termasuk deposito NRI untuk meningkatkan cadangan devisa karena investor asing menjual hampir 20 miliar dolar saham dan obligasi India pada tahun 2026. BJP diproyeksikan memimpin di Bengal Barat dan Assam sementara Vijay TVK melonjak di Tamil Nadu dan UDF yang dipimpin Kongres kembali berkuasa di Kerala. Apa arti harga minyak, pelemahan rupee, dan risiko global bagi sentimen pasar ke depan? Kami berbicara dengan pakar pasar Ambareesh Baliga tentang tren pasar saham India, arus modal, dan sentimen investor.\n\nKonsumsi Minyak dan Gas untuk April:\n\nPermintaan bahan bakar India menunjukkan tren yang beragam. Bensin naik 6,3 persen dan solar mencapai 8,3 juta ton, mencerminkan aktivitas yang stabil. Konsumsi LPG turun 16 persen setelah gangguan di Selat Hormuz, dengan India mengimpor sekitar 60 persen LPG dari Timur Tengah. Permintaan bahan bakar jet menurun karena maskapai penerbangan membebankan biaya bahan bakar yang lebih tinggi kepada konsumen.\n\nEmirates dan Etihad Beroperasi Penuh:\n\nPemulihan penerbangan internasional semakin cepat seiring dengan pencabutan pembatasan wilayah udara UEA. Emirates memulihkan 96 persen jaringan globalnya di 137 destinasi dan mengoperasikan 167 penerbangan harian antara Dubai dan kota-kota di India. Kenaikan harga bahan bakar jet akan membentuk harga tiket pesawat dan permintaan perjalanan.\n\nIndia dan China Tidak Menayangkan Piala Dunia Sepak Bola:\n\nPiala Dunia FIFA 2026 mungkin tidak akan ditayangkan di India dan China karena sengketa hak siar yang besar. Reliance Disney dilaporkan menawarkan 20 juta dolar, jauh di bawah ekspektasi FIFA, sementara Sony mundur. Waktu pertandingan larut malam, ekonomi periklanan, dan dominasi kriket dapat membatasi jumlah penonton, menciptakan ketidakpastian seputar hak media olahraga dan ekonomi streaming.\n\nProspek IPO di Tahun 2026:\n\nProspek pasar IPO India tetap kuat tetapi lebih selektif setelah penggalangan dana rekor pada tahun 2025. Dalam percakapan dengan Neha Agarwal, Managing Director dan Kepala Pasar Modal Ekuitas, kami mengeksplorasi prospek IPO, selera investor, dan pertumbuhan yang menguntungkan. Pusat data, REIT, dan manufaktur canggih dapat mendorong Pasar IPO 2026 karena perusahaan fokus pada arus kas yang dapat diprediksi, valuasi yang disiplin, dan pencatatan berkualitas.\n\nTetap terdepan dengan The Core Report saat Govindraj Ethiraj berbicara dengan Ambareesh Baliga tentang pergerakan pasar saham India baru-baru ini, harga minyak, dan prospek rupee, dan dengan Neha Agarwal tentang booming Pasar IPO India 2026 yang dipimpin oleh Pusat Data, REIT, dan Manufaktur.\n\n#IPO2026 #PasarSahamIndia #BeritaPasarSaham #Rupee #PusatData #REITs #TheCoreReport #TheCore\n\nGabung The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan & GRATIS untuk semua pembaca & pendengar. Kirimkan email ke shiva untuk kebutuhan sponsor & studio merek.\n\nUntuk liputan selengkapnya, kunjungi thecore.in (https://www.thecore.in/)\n\nDukung Core Report (https://tinyurl.com/Support-the-Core-...)\n\nGabung & Berinteraksi secara anonim di saluran ...", "post_id": "BeDIVVCxM_w"}}], "edges": [{"key": "richmindsetidn", "source": "richmindsetidn", "target": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "shenzhen_1999", "source": "shenzhen_1999", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bianca.sticmata", "source": "bianca.sticmata", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bianca.sticmata", "source": "bianca.sticmata", "target": "gabrielrey99", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hariharijogja", "source": "hariharijogja", "target": "hariharijogja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hariharijogja", "source": "hariharijogja", "target": "hariharijogja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hariharijogja", "source": "hariharijogja", "target": "hariharijogja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjambi_official", "source": "@tribunjambi_official", "target": "tribunjambi_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}