{"nodes": [{"key": "scenoirs", "attributes": {"label": "scenoirs", "x": 224.07841413906772, "y": 292.6129315457091, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051533144831238585", "id": "scenoirs", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG hari ini\n\n- Bursa AS kompak melemah\n- Rupiah melemah Rp 17.404\n- Harga minyak naik ke 119 usd\n- IHSG lagi di support pen…", "post_id": "2051533144831238585"}}, {"key": "saptaipb", "attributes": {"label": "saptaipb", "x": 783.3749093283795, "y": 474.731139953562, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 69.4703, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "2051533144831238585", "id": "saptaipb", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG hari ini\n\n- Bursa AS kompak melemah\n- Rupiah melemah Rp 17.404\n- Harga minyak naik ke 119 usd\n- IHSG lagi di support pen…", "post_id": "2051533144831238585"}}, {"key": "SyafrieB", "attributes": {"label": "SyafrieB", "x": 55.78603488990108, "y": 696.355714445742, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051615087966990425", "id": "SyafrieB", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG hari ini\n\n- Bursa AS kompak melemah\n- Rupiah melemah Rp 17.404\n- Harga minyak naik ke 119 usd\n- IHSG lagi di support pen…", "post_id": "2051615087966990425"}}, {"key": "jouragand", "attributes": {"label": "jouragand", "x": 750.8964709191416, "y": 266.8839135441525, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051542547089215961", "id": "jouragand", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG hari ini\n\n- Bursa AS kompak melemah\n- Rupiah melemah Rp 17.404\n- Harga minyak naik ke 119 usd\n- IHSG lagi di support pen…", "post_id": "2051542547089215961"}}, {"key": "Metiroapw", "attributes": {"label": "Metiroapw", "x": 643.5240113021156, "y": 236.6207853171093, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051711324498096369", "id": "Metiroapw", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG hari ini\n\n- Bursa AS kompak melemah\n- Rupiah melemah Rp 17.404\n- Harga minyak naik ke 119 usd\n- IHSG lagi di support pen…", "post_id": "2051711324498096369"}}, {"key": "RAlbertus", "attributes": {"label": "RAlbertus", "x": 673.1989828515943, "y": 580.5812705794231, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051490322006581300", "id": "RAlbertus", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG hari ini\n\n- Bursa AS kompak melemah\n- Rupiah melemah Rp 17.404\n- Harga minyak naik ke 119 usd\n- IHSG lagi di support pen…", "post_id": "2051490322006581300"}}, {"key": "Masdjodi1", "attributes": {"label": "Masdjodi1", "x": 483.48548633897036, "y": 253.64231949680905, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051437267680637345", "id": "Masdjodi1", "source": "tweet-000004", "content": "Loe kentut  ! akibat situasi geopolitik global semua mata uang dunia berfluktuasi.. beberapa negara di Asia mata uangnya melemah.. tapi melemahnya rupiah masih dibawah bath Thailand  !", "post_id": "2051437267680637345"}}, {"key": "Jumianto_RK", "attributes": {"label": "Jumianto_RK", "x": 265.00669613754724, "y": 90.19534514540761, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 41.1264, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051437267680637345", "id": "Jumianto_RK", "source": "tweet-000004", "content": "Loe kentut  ! akibat situasi geopolitik global semua mata uang dunia berfluktuasi.. beberapa negara di Asia mata uangnya melemah.. tapi melemahnya rupiah masih dibawah bath Thailand  !", "post_id": "2051437267680637345"}}, {"key": "sholah01035817", "attributes": {"label": "sholah01035817", "x": 634.4544265780384, "y": 8.14948020655837, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051639766287098144", "id": "sholah01035817", "source": "tweet-000004", "content": "Omon2 doang.....prabowo sekutunya amerika dan Israel ...Rupiah melemah, prabowo malah senang menari nari....amerika klau negara lain jatuh senangnya luar biasa", "post_id": "2051639766287098144"}}, {"key": "Boediantar4", "attributes": {"label": "Boediantar4", "x": 260.3688031459127, "y": 793.6713952772952, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 41.1264, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051639766287098144", "id": "Boediantar4", "source": "tweet-000004", "content": "Omon2 doang.....prabowo sekutunya amerika dan Israel ...Rupiah melemah, prabowo malah senang menari nari....amerika klau negara lain jatuh senangnya luar biasa", "post_id": "2051639766287098144"}}, {"key": "alamseired", "attributes": {"label": "alamseired", "x": 69.51184130784594, "y": 965.3033638569996, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051647829098258520", "id": "alamseired", "source": "tweet-000004", "content": "saya tinggal dikorea nilai tukar rupiah ke won korea stabil,artinya won korea pun melemah terhadap dollar,emang keadaanya begini klo harga minyak naik karna dibeli pake dollar, dan secara jangka panjang dollar memang akan terus naik", "post_id": "2051647829098258520"}}, {"key": "PaltiHutabarat", "attributes": {"label": "PaltiHutabarat", "x": 508.3010282821183, "y": 115.82722596024165, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 41.1264, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051647829098258520", "id": "PaltiHutabarat", "source": "tweet-000004", "content": "saya tinggal dikorea nilai tukar rupiah ke won korea stabil,artinya won korea pun melemah terhadap dollar,emang keadaanya begini klo harga minyak naik karna dibeli pake dollar, dan secara jangka panjang dollar memang akan terus naik", "post_id": "2051647829098258520"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 981.8313876148386, "y": 172.40525203539613, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 274.1744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3890239770983657612_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 0,17 persen ke level Rp17.424 per USD pada perdagangan Selasa (5/5/2026).\n\nPengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah dibayangi oleh eskalasi konflik Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran melancarkan serangan baru di kawasan Teluk.\n\nSituasi ini terjadi tak lama setelah Presiden AS Donald Trump meluncurkan upaya baru untuk membuka jalur bagi kapal tanker dan kapal lain yang terjebak di jalur vital perdagangan energi tersebut.\n\n“Kenaikan ketegangan tersebut secara efektif menghancurkan gencatan senjata yang rapuh dan meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang berkepanjangan,” tulis Ibrahim dalam risetnya, Selasa (5/5/2026)\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/rupiah-tergelincir-ke-rp17424-dibayangi-eskalasi-konflik-timur-tengah\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3890239770983657612_3310659452"}}, {"key": "richmindsetidn", "attributes": {"label": "richmindsetidn", "x": 916.308630042724, "y": 185.6263353100268, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636054369841974535", "id": "richmindsetidn", "source": "tiktok-000001", "content": "Rasa khawatir di awal tahun ini 😔📉 Rupiah melemah hingga Rp17.370 per dolar AS pada Senin (04/05), menembus level psikologis dan melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun—bahkan menjadi salah satu yang terburuk. Sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, rupiah sudah turun sekitar 12% dari Rp15.489, menurut TradingView. Target penguatan ke Rp5.000 dalam 5–10 tahun pun masih jauh. Tekanan ini dipicu gejolak geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak. Pemerintah tetap memantau pergerakan kurs, meski asumsi RAPBN 2026 berada di Rp16.500 per dolar AS. Sumber: Ig |   #ternakuangnews #prabowo #rupiah", "post_id": "7636054369841974535"}}, {"key": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "ternakuang.id", "x": 464.0959965308078, "y": 895.3427078643107, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 41.1264, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636054369841974535", "id": "ternakuang.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Rasa khawatir di awal tahun ini 😔📉 Rupiah melemah hingga Rp17.370 per dolar AS pada Senin (04/05), menembus level psikologis dan melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun—bahkan menjadi salah satu yang terburuk. Sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, rupiah sudah turun sekitar 12% dari Rp15.489, menurut TradingView. Target penguatan ke Rp5.000 dalam 5–10 tahun pun masih jauh. Tekanan ini dipicu gejolak geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak. Pemerintah tetap memantau pergerakan kurs, meski asumsi RAPBN 2026 berada di Rp16.500 per dolar AS. Sumber: Ig |   #ternakuangnews #prabowo #rupiah", "post_id": "7636054369841974535"}}, {"key": "irhamshlaw", "attributes": {"label": "irhamshlaw", "x": 721.5968268817924, "y": 951.6402733137659, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636212038825561351", "id": "irhamshlaw", "source": "tiktok-000001", "content": "#CapCut Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada Senin (4/5/2026). Rupiah turun 57 poin atau 0,33 persen ke level Rp17.394 per USD. Pengamat Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai sentimen global, terutama geopolitik masih memberikan tekanan terhadap mata uang. “Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya akan memulai upaya membebaskan kapal-kapal yang terdampar di Selat Hormuz,” tulis Ibrahim dalam risetnya. Trump telah menjadikan kesepakatan nuklir dengan Teheran sebagai prioritas, sementara Iran telah mengusulkan untuk mengesampingkan masalah nuklir hingga setelah perang berakhir dan kedua pihak sepakat untuk mencabut blokade yang saling bertentangan terhadap pelayaran di Teluk. Baca selengkapnya di https://www.idxchannel.com/market-news/rupiah-hari-ini-ditutup-melemah-ke-level-rp17394-per-usd Atau klik link di bio  #rupiah #ekonomiindonesia #beritatiktok #fyp", "post_id": "7636212038825561351"}}, {"key": "shenzhen_1999", "attributes": {"label": "shenzhen_1999", "x": 947.9916351422864, "y": 612.2955282847215, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "shenzhen_1999", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 564.169277777971, "y": 890.5166943326319, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 41.1264, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 371.2451023893788, "y": 489.426463545566, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "vjvZcEcPhJ4", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Rupiah Terus Melemah? Ini Kata Bennix\n\nTerus melemahnya nilai tukar rupiah dinilai hal yang wajar di tengah gelojak harga minyak dunia. Menurut Founder Bennix Investor Group, Benny Batara, kurs rupiah akan terus melemah sepanjang Indonesia masih terus mengimpor minyak.\n\n\"Ini normal-normal saja. Kita bahkan pernah bilang sampai Rp20.000 (per Dolas AS) harusnya rupiah,\" kata Bennix, sapaan akrabnya.\n\nLemahnya kurs rupiah, menurut Bennix, dipicu harga minyak dunia. Ketika harga minyak dunia naik hingga USD120 per barel, maka uang yang harus dibelanjakan lebih banyak.\n\n\"Seiring harga minyak semakin mahal, semakin banyak rupiah yang harus dijual, ditukar ke dolar, dolarnya untuk impor minyak,\" katanya. \n\nSimak analisis Bennix terkait nilai tukar rupiah dalam Program To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 03 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Zahra\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #Rupiah #NilaiTukar #HargaMinyak #EkonomiIndonesia", "post_id": "vjvZcEcPhJ4"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 112.47948036677147, "y": 337.8553526295827, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vjvZcEcPhJ4", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Rupiah Terus Melemah? Ini Kata Bennix\n\nTerus melemahnya nilai tukar rupiah dinilai hal yang wajar di tengah gelojak harga minyak dunia. Menurut Founder Bennix Investor Group, Benny Batara, kurs rupiah akan terus melemah sepanjang Indonesia masih terus mengimpor minyak.\n\n\"Ini normal-normal saja. Kita bahkan pernah bilang sampai Rp20.000 (per Dolas AS) harusnya rupiah,\" kata Bennix, sapaan akrabnya.\n\nLemahnya kurs rupiah, menurut Bennix, dipicu harga minyak dunia. Ketika harga minyak dunia naik hingga USD120 per barel, maka uang yang harus dibelanjakan lebih banyak.\n\n\"Seiring harga minyak semakin mahal, semakin banyak rupiah yang harus dijual, ditukar ke dolar, dolarnya untuk impor minyak,\" katanya. \n\nSimak analisis Bennix terkait nilai tukar rupiah dalam Program To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 03 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Zahra\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #Rupiah #NilaiTukar #HargaMinyak #EkonomiIndonesia", "post_id": "vjvZcEcPhJ4"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 811.4163299619314, "y": 461.89735202678503, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vjvZcEcPhJ4", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Rupiah Terus Melemah? Ini Kata Bennix\n\nTerus melemahnya nilai tukar rupiah dinilai hal yang wajar di tengah gelojak harga minyak dunia. Menurut Founder Bennix Investor Group, Benny Batara, kurs rupiah akan terus melemah sepanjang Indonesia masih terus mengimpor minyak.\n\n\"Ini normal-normal saja. Kita bahkan pernah bilang sampai Rp20.000 (per Dolas AS) harusnya rupiah,\" kata Bennix, sapaan akrabnya.\n\nLemahnya kurs rupiah, menurut Bennix, dipicu harga minyak dunia. Ketika harga minyak dunia naik hingga USD120 per barel, maka uang yang harus dibelanjakan lebih banyak.\n\n\"Seiring harga minyak semakin mahal, semakin banyak rupiah yang harus dijual, ditukar ke dolar, dolarnya untuk impor minyak,\" katanya. \n\nSimak analisis Bennix terkait nilai tukar rupiah dalam Program To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 03 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Zahra\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #Rupiah #NilaiTukar #HargaMinyak #EkonomiIndonesia", "post_id": "vjvZcEcPhJ4"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 693.5654074679337, "y": 539.7423838924511, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vjvZcEcPhJ4", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Rupiah Terus Melemah? Ini Kata Bennix\n\nTerus melemahnya nilai tukar rupiah dinilai hal yang wajar di tengah gelojak harga minyak dunia. Menurut Founder Bennix Investor Group, Benny Batara, kurs rupiah akan terus melemah sepanjang Indonesia masih terus mengimpor minyak.\n\n\"Ini normal-normal saja. Kita bahkan pernah bilang sampai Rp20.000 (per Dolas AS) harusnya rupiah,\" kata Bennix, sapaan akrabnya.\n\nLemahnya kurs rupiah, menurut Bennix, dipicu harga minyak dunia. Ketika harga minyak dunia naik hingga USD120 per barel, maka uang yang harus dibelanjakan lebih banyak.\n\n\"Seiring harga minyak semakin mahal, semakin banyak rupiah yang harus dijual, ditukar ke dolar, dolarnya untuk impor minyak,\" katanya. \n\nSimak analisis Bennix terkait nilai tukar rupiah dalam Program To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 03 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Zahra\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini #Rupiah #NilaiTukar #HargaMinyak #EkonomiIndonesia", "post_id": "vjvZcEcPhJ4"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 973.3177800856866, "y": 215.58234782173102, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2305, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 872.5513575239145, "y": 778.988979801567, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 567.6017109205189, "y": 822.6800986755363, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 644.9451359481881, "y": 717.4409476956607, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}], "edges": [{"key": "scenoirs", "source": "scenoirs", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "scenoirs", "source": "scenoirs", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "SyafrieB", "source": "SyafrieB", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "SyafrieB", "source": "SyafrieB", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "jouragand", "source": "jouragand", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "jouragand", "source": "jouragand", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Metiroapw", "source": "Metiroapw", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Metiroapw", "source": "Metiroapw", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "RAlbertus", "source": "RAlbertus", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "RAlbertus", "source": "RAlbertus", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Masdjodi1", "source": "Masdjodi1", "target": "Jumianto_RK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sholah01035817", "source": "sholah01035817", "target": "Boediantar4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "alamseired", "source": "alamseired", "target": "PaltiHutabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "richmindsetidn", "source": "richmindsetidn", "target": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "irhamshlaw", "source": "irhamshlaw", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "shenzhen_1999", "source": "shenzhen_1999", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}