{"nodes": [{"key": "eddesign_", "attributes": {"label": "eddesign_", "x": 858.3332164606608, "y": 977.3738601546864, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051466291425489395", "id": "eddesign_", "source": "tweet-000004", "content": "YA keduanya gerbang terakhir. BI di kebijakan moneter & Kemenkeu di kebijakan fiskal (pajak/belanja negara).🙏", "post_id": "2051466291425489395"}}, {"key": "KangDien_Wae", "attributes": {"label": "KangDien_Wae", "x": 238.55308119218134, "y": 512.0549769418429, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.4616, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051466291425489395", "id": "KangDien_Wae", "source": "tweet-000004", "content": "YA keduanya gerbang terakhir. BI di kebijakan moneter & Kemenkeu di kebijakan fiskal (pajak/belanja negara).🙏", "post_id": "2051466291425489395"}}, {"key": "wisnudinarko", "attributes": {"label": "wisnudinarko", "x": 911.9716846052847, "y": 515.4018294117932, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051638688229269840", "id": "wisnudinarko", "source": "tweet-000004", "content": "Jika arah benar, tahun berapa Utang Indonesia lunas? Bisakah Utang Indonesia akhir tahun ini  1000 rupiah saja dibandingkan utang tahun lalu?", "post_id": "2051638688229269840"}}, {"key": "G3nX_files", "attributes": {"label": "G3nX_files", "x": 548.2494941120248, "y": 115.070395686244, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.0042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051638688229269840", "id": "G3nX_files", "source": "tweet-000004", "content": "Jika arah benar, tahun berapa Utang Indonesia lunas? Bisakah Utang Indonesia akhir tahun ini  1000 rupiah saja dibandingkan utang tahun lalu?", "post_id": "2051638688229269840"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 994.2584303624209, "y": 290.37292036658937, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.0042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051638688229269840", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Jika arah benar, tahun berapa Utang Indonesia lunas? Bisakah Utang Indonesia akhir tahun ini  1000 rupiah saja dibandingkan utang tahun lalu?", "post_id": "2051638688229269840"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 398.4633129162375, "y": 998.6030678859232, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "2051611666916188543", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak, itu tidak benar. \n\nJustru sebaliknya: saat krisis 1998, rupiah sudah anjlok ke Rp16.800 per USD di akhir masa Soeharto. BJ Habibie (1998-1999) berhasil memperkuat rupiah hingga Rp6.550 per USD lewat reformasi perbankan, independensi BI, dan pemulihan kepercayaan investor.", "post_id": "2051611666916188543"}}, {"key": "joosimns", "attributes": {"label": "joosimns", "x": 520.4862892852516, "y": 169.02832599076555, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.5297, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051611666916188543", "id": "joosimns", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak, itu tidak benar. \n\nJustru sebaliknya: saat krisis 1998, rupiah sudah anjlok ke Rp16.800 per USD di akhir masa Soeharto. BJ Habibie (1998-1999) berhasil memperkuat rupiah hingga Rp6.550 per USD lewat reformasi perbankan, independensi BI, dan pemulihan kepercayaan investor.", "post_id": "2051611666916188543"}}, {"key": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "kalistohenituse", "x": 445.76926730331934, "y": 171.19758559642173, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.5297, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051611666916188543", "id": "kalistohenituse", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak, itu tidak benar. \n\nJustru sebaliknya: saat krisis 1998, rupiah sudah anjlok ke Rp16.800 per USD di akhir masa Soeharto. BJ Habibie (1998-1999) berhasil memperkuat rupiah hingga Rp6.550 per USD lewat reformasi perbankan, independensi BI, dan pemulihan kepercayaan investor.", "post_id": "2051611666916188543"}}, {"key": "OniDewono", "attributes": {"label": "OniDewono", "x": 879.2789069270517, "y": 583.9791301997924, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.5297, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051643109180641443", "id": "OniDewono", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 329.3111781594923, "y": 529.0280102233958, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.5297, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051643109180641443", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "crypt_cappy", "attributes": {"label": "crypt_cappy", "x": 687.9050601299366, "y": 469.8581653485149, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.5297, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051296257310630224", "id": "crypt_cappy", "source": "tweet-000004", "content": "Jika Rupiah tembus Rp20.000 per USD, dampak utamanya:\n\n- Inflasi naik tajam karena barang impor (bahan pangan, elektronik, suku cadang) jadi mahal.\n- Cicilan utang luar negeri pemerintah & swasta membengkak.\n- Capital outflow berpotensi meningkat, tekan rupiah lebih dalam.", "post_id": "2051296257310630224"}}, {"key": "Rahmah0845", "attributes": {"label": "Rahmah0845", "x": 128.07894668324226, "y": 643.7942240822629, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051582236194185666", "id": "Rahmah0845", "source": "tweet-000004", "content": "Percuma BI intervensi kalo akar permasalahannya ada di kebijakan fiskal. Kurs Rupiah tergantung pada kepercayaan investor. Investor melihat Indonesia high risk utk menanamkan modal, maka pada tarik duit keluar. Mending investasi di negara yg lebih stabil mata uangnya.", "post_id": "2051582236194185666"}}, {"key": "PaltiHutabarat", "attributes": {"label": "PaltiHutabarat", "x": 28.69406124683738, "y": 475.26779635515936, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 47.3763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051582236194185666", "id": "PaltiHutabarat", "source": "tweet-000004", "content": "Percuma BI intervensi kalo akar permasalahannya ada di kebijakan fiskal. Kurs Rupiah tergantung pada kepercayaan investor. Investor melihat Indonesia high risk utk menanamkan modal, maka pada tarik duit keluar. Mending investasi di negara yg lebih stabil mata uangnya.", "post_id": "2051582236194185666"}}, {"key": "doimucenah", "attributes": {"label": "doimucenah", "x": 634.0516996597331, "y": 347.8919951542268, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051572710451671239", "id": "doimucenah", "source": "tweet-000004", "content": "Setuju. Jangka pendek emang harus ditahan dulu biar nggak makin liar intervensi BI, jaga suku bunga, sama kontrol harga itu penting buat stabilin situasi.  \n\nTapi kuncinya tetap di jangka panjang. Selama kita masih banyak impor dan belum kuat di produksi sendiri, rupiah bakal", "post_id": "2051572710451671239"}}, {"key": "Imhereforreply", "attributes": {"label": "Imhereforreply", "x": 813.119774665987, "y": 685.5515979220033, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.4616, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051572710451671239", "id": "Imhereforreply", "source": "tweet-000004", "content": "Setuju. Jangka pendek emang harus ditahan dulu biar nggak makin liar intervensi BI, jaga suku bunga, sama kontrol harga itu penting buat stabilin situasi.  \n\nTapi kuncinya tetap di jangka panjang. Selama kita masih banyak impor dan belum kuat di produksi sendiri, rupiah bakal", "post_id": "2051572710451671239"}}, {"key": "lk22111", "attributes": {"label": "lk22111", "x": 238.6342036158965, "y": 952.6765748419399, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051599844805107767", "id": "lk22111", "source": "tweet-000004", "content": "Ingat dulu 98,ekonom alm Kwik Kian Gie ngotot dgn hitungannya klo BI bs intervensi dollar ketika rupiah 17rb,lalu BI undang beliau ke BI utk diskusi,ada 4 jam beliau di BI,wkt keluar ditanya wartawan,beliau cuman geleng kepala tanpa senyum,konon cadev BI nilainya bkn yg diumumkan", "post_id": "2051599844805107767"}}, {"key": "heysoerabaya", "attributes": {"label": "heysoerabaya", "x": 325.2158774953967, "y": 717.5297068026305, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 116.977, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890173575352632569_76827747248", "id": "heysoerabaya", "source": "instagram-000001", "content": "Misteri kematian Kepala Desa Buncitan akhirnya terungkap. Polisi memastikan korban meninggal dunia akibat bunuh diri setelah melalui penyelidikan dan autopsi.\n\nSejumlah fakta terungkap, mulai dari rekaman CCTV, riwayat pencarian di handphone, hingga dugaan tekanan ekonomi akibat utang ratusan juta rupiah.\n\nMeski sempat menggegerkan warga, polisi menegaskan tidak ada keterlibatan pihak lain dalam peristiwa ini.\n\nFollow  buat terus update info seputar Surabaya!\n\n#heysurabaya #heymedia #kepaladesa #buncitan #sidoarjo", "post_id": "3890173575352632569_76827747248"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 526.8932416967473, "y": 598.312907225037, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.4839, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3890125522068587718_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Rupiah Jebol Rp 17.400/USD! Alarm Bahaya atau Peluang Emas di IHSG?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar pelemahan kurs…\nini shock global yang langsung ngaruh ke portofolio. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nRupiah resmi tembus:\n💥 Rp 17.403/USD (intraday)\n➡️ terlemah sepanjang sejarah\n➡️ lebih parah dari penutupan sebelumnya\n\n2️⃣ Kenapa Bisa Jebol?\nAkar masalahnya bukan domestik.\n👉 ini global fear\n\nTrigger utama:\n• konflik Timur Tengah memanas\n• investor cari “safe haven”\n• dolar AS diborong\n\nHasilnya:\n➡️ Dolar naik\n➡️ Emerging market (termasuk Rupiah) ditekan\n\n3️⃣ Kenapa Ini Penting Buat Saham?\nKurs = langsung kena ke laba perusahaan\n\nKarena:\n• biaya impor naik\n• utang dolar membengkak\n• margin tertekan\n\nTapi…\n➡️ tidak semua sektor rugi\n\n4️⃣ Sektor yang Kena Tekanan ⚠️\n📉 Import-based industry\n• Farmasi\n• Consumer goods\n• Manufaktur\n\nKenapa?\n➡️ bahan baku dolar\n➡️ biaya naik drastis\n\n5️⃣ Sektor yang Diuntungkan 📈\n🔥 Export-based\n• Batu bara\n• Emas\n• Migas\n• Pulp & paper\n\nLogic-nya sederhana:\n➡️ jual pakai USD\n➡️ biaya pakai Rupiah\n= margin naik otomatis\n\n6️⃣ Insight Penting\nIni bukan soal “market turun”\n\nIni soal:\n👉 rotasi sektor\n\nUang tidak keluar…\n➡️ tapi pindah\n\n7️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Skenario Defensif\nHindari:\n• utang dolar besar\n• ketergantungan impor tinggi\n\n🗓️ Skenario Rotasi\nFokus ke:\n• eksportir\n• komoditas\n👉 riding strength USD\n\n🗓️ Skenario Aman\nKalau market terlalu liar:\n➡️ cash is position\nJangan dipaksa trading\n\n8️⃣ Kesimpulan\nRupiah di 17.400 itu bukan angka biasa.\nIni sinyal:\n➡️ global risk lagi tinggi\n➡️ arus dana lagi shifting\n\nDi kondisi seperti ini:\nYang kalah = yang salah sektor\nYang menang = yang ikut arus\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #Rupiah #USD #MakroEkonomi #Komoditas", "post_id": "3890125522068587718_52512310886"}}, {"key": "shenzhen_1999", "attributes": {"label": "shenzhen_1999", "x": 307.0572858001006, "y": 592.1589943868254, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "shenzhen_1999", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 192.72646722502995, "y": 145.38731105102843, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 39.9189, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635996012863180053", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "bianca.sticmata", "attributes": {"label": "bianca.sticmata", "x": 271.64134842742635, "y": 489.23763152974817, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636199427627093269", "id": "bianca.sticmata", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah dan menembus level Rp17.400 per dolar AS pada perdagangan terbaru. Pelemahan ini menjadi sorotan pelaku pasar karena mendekati titik psikologis yang cukup sensitif, sekaligus mengingatkan pada tekanan serupa yang pernah terjadi pada periode krisis sebelumnya. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, penguatan dolar AS dipicu oleh kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan oleh bank sentral Amerika, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia. Sementara itu, dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi oleh arus keluar modal asing dan tingginya kebutuhan impor, terutama di sektor energi dan bahan baku industri. Pemerintah dan Bank Indonesia dikabarkan terus memantau situasi ini secara ketat dan menyiapkan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing serta penguatan kebijakan moneter. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik, karena fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan jangka pendek tersebut. #cryptowave #cryptowaveclip #cryptowavetb   #CapCut", "post_id": "7636199427627093269"}}, {"key": "gabrielrey99", "attributes": {"label": "gabrielrey99", "x": 572.7484630087903, "y": 67.3437359585114, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636199427627093269", "id": "gabrielrey99", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah dan menembus level Rp17.400 per dolar AS pada perdagangan terbaru. Pelemahan ini menjadi sorotan pelaku pasar karena mendekati titik psikologis yang cukup sensitif, sekaligus mengingatkan pada tekanan serupa yang pernah terjadi pada periode krisis sebelumnya. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, penguatan dolar AS dipicu oleh kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan oleh bank sentral Amerika, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia. Sementara itu, dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi oleh arus keluar modal asing dan tingginya kebutuhan impor, terutama di sektor energi dan bahan baku industri. Pemerintah dan Bank Indonesia dikabarkan terus memantau situasi ini secara ketat dan menyiapkan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing serta penguatan kebijakan moneter. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik, karena fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan jangka pendek tersebut. #cryptowave #cryptowaveclip #cryptowavetb   #CapCut", "post_id": "7636199427627093269"}}, {"key": "amingandul06", "attributes": {"label": "amingandul06", "x": 381.87567705140924, "y": 511.11874192791174, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul06", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "amingandul", "attributes": {"label": "amingandul", "x": 413.169206992711, "y": 36.75971433450442, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 32.4616, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "@DesiSutriani", "attributes": {"label": "@DesiSutriani", "x": 301.4093649078832, "y": 264.8598321208835, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "8liM2FjV1oo", "id": "@DesiSutriani", "source": "youtube-000001", "content": "ALHAMDULILLAH BUNGA PINJOL TURUN, CEK SLIK SEKRANG, BANYAK HUTANG DI HAPUSKAN\n\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026", "post_id": "8liM2FjV1oo"}}, {"key": "desisutriani", "attributes": {"label": "desisutriani", "x": 909.3266486992922, "y": 152.48786176918716, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8liM2FjV1oo", "id": "desisutriani", "source": "youtube-000001", "content": "ALHAMDULILLAH BUNGA PINJOL TURUN, CEK SLIK SEKRANG, BANYAK HUTANG DI HAPUSKAN\n\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026", "post_id": "8liM2FjV1oo"}}, {"key": "desisutri...", "attributes": {"label": "desisutri...", "x": 960.2418301048996, "y": 857.7992311100021, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8liM2FjV1oo", "id": "desisutri...", "source": "youtube-000001", "content": "ALHAMDULILLAH BUNGA PINJOL TURUN, CEK SLIK SEKRANG, BANYAK HUTANG DI HAPUSKAN\n\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026", "post_id": "8liM2FjV1oo"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 610.5054360369182, "y": 87.39665144399078, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 75.41979276700329, "y": 320.09254625946903, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5184, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 593.7387186029488, "y": 296.1135953844393, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5184, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 715.5937072430792, "y": 140.81950980972934, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5184, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 802.5730542053104, "y": 948.2661854904325, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 322.1652027965745, "y": 928.7487666356109, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.6775, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 357.0813418127249, "y": 489.0586447488505, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.6775, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 890.1023444558856, "y": 394.0499851840458, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.6775, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 935.4808019198657, "y": 478.893932997587, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.6775, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 906.8388086342296, "y": 426.84422134344754, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.6775, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 420.1597926548809, "y": 461.39897693565035, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.6775, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "@kronologifakta", "attributes": {"label": "@kronologifakta", "x": 900.6233260320457, "y": 864.0593290726823, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5468, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "YDZcULfjXKY", "id": "@kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT SERIUS! RUPIAH AMBRUK 21 RIBU BERARTI APA UNTUK ANDA?\n\nSumber ini memaparkan potensi krisis ekonomi di Indonesia yang dipicu oleh ancaman pelemahan nilai tukar rupiah hingga angka 21.000 per dolar. Penurunan nilai mata uang tersebut diprediksi akan *melambungkan harga barang impor, meningkatkan beban utang luar negeri secara drastis, serta menekan *daya beli masyarakat yang sudah mulai melemah.\n\nSituasi sulit ini diperkirakan dapat memicu gelombang PHK massal di berbagai sektor industri dan memaksa pemerintah mengambil kebijakan ekstrem seperti pencabutan subsidi. Selain faktor eksternal seperti *konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat, sumber ini menyoroti ketidaksiapan dana cadangan serta risiko ketidakstabilan sosial-politik.\n\nSebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk segera menyiapkan dana darurat serta mengalihkan aset ke dalam bentuk emas atau perak. Secara keseluruhan, narasi ini berfungsi sebagai pengingat kritis agar individu dan negara bersiap menghadapi kemungkinan tekanan finansial yang lebih berat di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬ untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "YDZcULfjXKY"}}, {"key": "kronologifakta", "attributes": {"label": "kronologifakta", "x": 91.53527454705402, "y": 152.05163542533518, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.4616, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YDZcULfjXKY", "id": "kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT SERIUS! RUPIAH AMBRUK 21 RIBU BERARTI APA UNTUK ANDA?\n\nSumber ini memaparkan potensi krisis ekonomi di Indonesia yang dipicu oleh ancaman pelemahan nilai tukar rupiah hingga angka 21.000 per dolar. Penurunan nilai mata uang tersebut diprediksi akan *melambungkan harga barang impor, meningkatkan beban utang luar negeri secara drastis, serta menekan *daya beli masyarakat yang sudah mulai melemah.\n\nSituasi sulit ini diperkirakan dapat memicu gelombang PHK massal di berbagai sektor industri dan memaksa pemerintah mengambil kebijakan ekstrem seperti pencabutan subsidi. Selain faktor eksternal seperti *konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat, sumber ini menyoroti ketidaksiapan dana cadangan serta risiko ketidakstabilan sosial-politik.\n\nSebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk segera menyiapkan dana darurat serta mengalihkan aset ke dalam bentuk emas atau perak. Secara keseluruhan, narasi ini berfungsi sebagai pengingat kritis agar individu dan negara bersiap menghadapi kemungkinan tekanan finansial yang lebih berat di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬ untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "YDZcULfjXKY"}}], "edges": [{"key": "eddesign_", "source": "eddesign_", "target": "KangDien_Wae", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wisnudinarko", "source": "wisnudinarko", "target": "G3nX_files", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wisnudinarko", "source": "wisnudinarko", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "joosimns", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "crypt_cappy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Rahmah0845", "source": "Rahmah0845", "target": "PaltiHutabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "doimucenah", "source": "doimucenah", "target": "Imhereforreply", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "lk22111", "source": "lk22111", "target": "PaltiHutabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "heysoerabaya", "source": "heysoerabaya", "target": "heysoerabaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "shenzhen_1999", "source": "shenzhen_1999", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bianca.sticmata", "source": "bianca.sticmata", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bianca.sticmata", "source": "bianca.sticmata", "target": "gabrielrey99", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amingandul06", "source": "amingandul06", "target": "amingandul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutriani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutri...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kronologifakta", "source": "@kronologifakta", "target": "kronologifakta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}