{"nodes": [{"key": "TheEconopost", "attributes": {"label": "TheEconopost", "x": 366.44702488210555, "y": 241.01217452233348, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051683521765507292", "id": "TheEconopost", "source": "tweet-000004", "content": "Bagi bank utamanya segmen korporat kayak BCa, kayaknya lebih ke yaudahlah ndak ngurus amat sebagai bisnis. Lebih agar terhitung pemenuhan kredit UMKM. Biar ndak dijulidin OJK dan BI.", "post_id": "2051683521765507292"}}, {"key": "Saham_fess", "attributes": {"label": "Saham_fess", "x": 946.5727509968867, "y": 161.1265975115933, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.5431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051683521765507292", "id": "Saham_fess", "source": "tweet-000004", "content": "Bagi bank utamanya segmen korporat kayak BCa, kayaknya lebih ke yaudahlah ndak ngurus amat sebagai bisnis. Lebih agar terhitung pemenuhan kredit UMKM. Biar ndak dijulidin OJK dan BI.", "post_id": "2051683521765507292"}}, {"key": "JawisN", "attributes": {"label": "JawisN", "x": 42.538969281951445, "y": 214.19077664881502, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2051476504308228185", "id": "JawisN", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "EIkartelo", "attributes": {"label": "EIkartelo", "x": 416.2950938650778, "y": 83.06503708934233, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.8002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051476504308228185", "id": "EIkartelo", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "Krist888", "attributes": {"label": "Krist888", "x": 829.236788661519, "y": 167.7510030566528, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.8002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051476504308228185", "id": "Krist888", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "KangManto123", "attributes": {"label": "KangManto123", "x": 917.426289140125, "y": 976.2309873750438, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.8002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051476504308228185", "id": "KangManto123", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "RonnyHendrawa19", "attributes": {"label": "RonnyHendrawa19", "x": 520.178094612725, "y": 909.4706016741602, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051442579884081655", "id": "RonnyHendrawa19", "source": "tweet-000004", "content": "Mau nolong bijimane Pak? \nRegulasi perbankan gak mendorong untuk usaha mandiri UMKM. \nMisal, Regulasi KUR di Bank Himbara tidak memungkinkan diambil lagi ketika Suami dan Istri namanya sudah tercatat di program pinjaman lain yang bunganya diatasnya!", "post_id": "2051442579884081655"}}, {"key": "salam4jari", "attributes": {"label": "salam4jari", "x": 266.96678828434483, "y": 836.9488908326712, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.5431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051442579884081655", "id": "salam4jari", "source": "tweet-000004", "content": "Mau nolong bijimane Pak? \nRegulasi perbankan gak mendorong untuk usaha mandiri UMKM. \nMisal, Regulasi KUR di Bank Himbara tidak memungkinkan diambil lagi ketika Suami dan Istri namanya sudah tercatat di program pinjaman lain yang bunganya diatasnya!", "post_id": "2051442579884081655"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 262.84633655751855, "y": 27.004657403945643, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051643109180641443", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "OniDewono", "attributes": {"label": "OniDewono", "x": 116.70553583383214, "y": 796.5604065586139, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.9859, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051643109180641443", "id": "OniDewono", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 694.4469694474036, "y": 44.73965182713269, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.1003, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051643109180641443", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "endex39", "attributes": {"label": "endex39", "x": 500.5102680921185, "y": 332.2159214237904, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051485296894922804", "id": "endex39", "source": "tweet-000004", "content": "Setahu saya, untuk UMKM dan warung kelontong dgn omzet <25JT/bln, setiap transaksi dibawah 500rb itu TANPA POTONGAN dari Bank Indonesia (0%).\n\nBapak helm putih beli apa? Kalau dibawah 500rb dan si warung Madura membebankan biaya admin, itu berarti warung Madura itu yang CURANG.", "post_id": "2051485296894922804"}}, {"key": "BangPino__", "attributes": {"label": "BangPino__", "x": 602.476460314121, "y": 583.5429781812387, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.5431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051485296894922804", "id": "BangPino__", "source": "tweet-000004", "content": "Setahu saya, untuk UMKM dan warung kelontong dgn omzet <25JT/bln, setiap transaksi dibawah 500rb itu TANPA POTONGAN dari Bank Indonesia (0%).\n\nBapak helm putih beli apa? Kalau dibawah 500rb dan si warung Madura membebankan biaya admin, itu berarti warung Madura itu yang CURANG.", "post_id": "2051485296894922804"}}, {"key": "bank_indonesia_jabar", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jabar", "x": 786.3635060407553, "y": 178.61560545965094, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889525883992668600_6980760863", "id": "bank_indonesia_jabar", "source": "instagram-000001", "content": "Reposted from \n\nStabil di tengah tekanan, tumbuh di tengah tantangan!\n\n#SobatRupiah, ketidakpastian global, khususnya dinamika geopolitik di Timur Tengah menjadi risiko utama yang terus diantisipasi Bank Indonesia.\n\nDalam pertemuan bersama investor di Singapura, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan berbagai langkah strategis untuk menjaga fundamental ekonomi Indonesia dan memperkuat kepercayaan investor (28/4).\n\nMulai dari penerapan integrated monetary policy mix melalui tiga pilar utama, hingga penguatan sinergi kebijakan moneter dan fiskal yang menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nLalu, langkah apa lagi yang ditempuh untuk memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik? Yuk, #BeriMakna simak selengkapnya!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3889525883992668600_6980760863"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 838.8490723670649, "y": 685.9803395629333, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889525883992668600_6980760863", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Reposted from \n\nStabil di tengah tekanan, tumbuh di tengah tantangan!\n\n#SobatRupiah, ketidakpastian global, khususnya dinamika geopolitik di Timur Tengah menjadi risiko utama yang terus diantisipasi Bank Indonesia.\n\nDalam pertemuan bersama investor di Singapura, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan berbagai langkah strategis untuk menjaga fundamental ekonomi Indonesia dan memperkuat kepercayaan investor (28/4).\n\nMulai dari penerapan integrated monetary policy mix melalui tiga pilar utama, hingga penguatan sinergi kebijakan moneter dan fiskal yang menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nLalu, langkah apa lagi yang ditempuh untuk memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik? Yuk, #BeriMakna simak selengkapnya!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3889525883992668600_6980760863"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 124.05251192240752, "y": 200.77697807982975, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "ojk_sumbagsel", "x": 803.0476754202547, "y": 681.9127613045586, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.2645, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "ojk_sumbagsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "sultanmuda.sumselprov", "attributes": {"label": "sultanmuda.sumselprov", "x": 953.817699828147, "y": 439.01351058394613, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7073, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "sultanmuda.sumselprov", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "hermanderu67", "attributes": {"label": "hermanderu67", "x": 598.1271761832427, "y": 532.8252987864317, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7073, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "hermanderu67", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "arifin.susantoo", "x": 157.27332758163405, "y": 520.4064970304333, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7073, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "arifin.susantoo", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 753.2913796114648, "y": 856.9649201962313, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3889505213254338284_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta menjadi bagian dari penguatan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan berdaya saing.\n\nPelatihan kewirausahaan pemuda ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan dengan dukungan OJK Provinsi Sumatera Selatan, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ekosistem kewirausahaan muda di daerah.\n\nKegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan.\n\nDalam kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan komprehensif yang mencakup pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu membentuk pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nKepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. M. Fajri Zabidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda di Sumatera Selatan.\n\nPelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2026 ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda Sumatera Selatan melalui pengembangan kewirausahaan.\n\n \n#ojksumbagsel \n \n#ojksumsel \n#sultamudasumselcenter \n#fypシ❤️💞❤️ \n#pengikutinstagram", "post_id": "3889505213254338284_6614111699"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 404.7768819813652, "y": 948.0189748478813, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9859, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889505213254338284_6614111699", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta menjadi bagian dari penguatan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan berdaya saing.\n\nPelatihan kewirausahaan pemuda ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan dengan dukungan OJK Provinsi Sumatera Selatan, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ekosistem kewirausahaan muda di daerah.\n\nKegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan.\n\nDalam kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan komprehensif yang mencakup pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu membentuk pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nKepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. M. Fajri Zabidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda di Sumatera Selatan.\n\nPelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2026 ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda Sumatera Selatan melalui pengembangan kewirausahaan.\n\n \n#ojksumbagsel \n \n#ojksumsel \n#sultamudasumselcenter \n#fypシ❤️💞❤️ \n#pengikutinstagram", "post_id": "3889505213254338284_6614111699"}}, {"key": "andysugarr", "attributes": {"label": "andysugarr", "x": 199.8578141401851, "y": 162.0789876066331, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635579507755339015", "id": "andysugarr", "source": "tiktok-000001", "content": "Ayo rekkkk! 🔥 Merapat, Grand City Surabaya lagi rame pol! Grand Launching JConnect Mobile  Jatim  📅 1 – 3 Mei 2026 📍Grand City, Surabaya Banyak hiburan seru mulai dari Vanzon, kulineran, UMKM, sampai dimeriahkan artis-artis top kayak Liodra, Tulus, Juicy Lucy, Coldiac, Gea Indrawari, dll 🎤✨ Masuknya GRATIS! Cukup tunjukin aplikasi JConnect Mobile Banking aja 👌 Gaskeun saiki, ojo sampe ketinggalan moment e! ❤️❤️❤️ * PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah berizin resmi, terdaftar, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). -Diawasi oleh Bank Indonesia: Memastikan operasionalnya sesuai dengan kebijakan sistem pembayaran dan moneter. -Peserta Penjamin LPS: Seluruh simpanan nasabah dijamin keamanannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.Dengan legalitas tersebut, seluruh produk dan layanan perbankan yang ditawarkan oleh Bank Jatim terjamin aman dan kredibel.", "post_id": "7635579507755339015"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 42.7967034290615, "y": 524.0072506979785, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635579507755339015", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Ayo rekkkk! 🔥 Merapat, Grand City Surabaya lagi rame pol! Grand Launching JConnect Mobile  Jatim  📅 1 – 3 Mei 2026 📍Grand City, Surabaya Banyak hiburan seru mulai dari Vanzon, kulineran, UMKM, sampai dimeriahkan artis-artis top kayak Liodra, Tulus, Juicy Lucy, Coldiac, Gea Indrawari, dll 🎤✨ Masuknya GRATIS! Cukup tunjukin aplikasi JConnect Mobile Banking aja 👌 Gaskeun saiki, ojo sampe ketinggalan moment e! ❤️❤️❤️ * PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah berizin resmi, terdaftar, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). -Diawasi oleh Bank Indonesia: Memastikan operasionalnya sesuai dengan kebijakan sistem pembayaran dan moneter. -Peserta Penjamin LPS: Seluruh simpanan nasabah dijamin keamanannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.Dengan legalitas tersebut, seluruh produk dan layanan perbankan yang ditawarkan oleh Bank Jatim terjamin aman dan kredibel.", "post_id": "7635579507755339015"}}, {"key": "shenzhen_1999", "attributes": {"label": "shenzhen_1999", "x": 781.9396401000271, "y": 890.7131999985764, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "shenzhen_1999", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 783.0607631483492, "y": 855.3718380779765, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "amingandul06", "attributes": {"label": "amingandul06", "x": 762.0239503784142, "y": 563.8901118861716, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul06", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "amingandul", "attributes": {"label": "amingandul", "x": 584.7807021422395, "y": 763.782451430158, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 69.30909607776792, "y": 759.3746514186117, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 125.83199721579597, "y": 268.96914667435334, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3654, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 742.7270997985715, "y": 32.9618116269953, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3654, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 721.5321725590428, "y": 237.58768608612192, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3654, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 622.6364371795725, "y": 68.16276689041656, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3654, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 500.40486657595227, "y": 846.1455118874288, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3654, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 173.30837919801533, "y": 16.062218296325593, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3654, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 216.213918839539, "y": 0.5848422953625976, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Fyx95dItt_o", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Laporkan Pertumbuhan Ekonomi ke Prabowo, KSSK Siapkan 7 Langkah Stabilisasi Rupiah\n\nKomite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Keuangan, Gubernur BI hingga Ketua OJK memberikan beberapa pernyataan usai menemui Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan pertumbuhan ekonomi di kuartal I pada Selasa (5/5/2026).\n\nGubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan bahwa pertemuan tadi juga membahas soal nilai rupiah yang melemah. Perry mengatakan bahwa BI bersama pemerintah telah menyiapkan 7 langkah stabilisasi nilai rupiah.\n\nSimak keterangan selengkapnya dalam tayangan berikut!\n\nVideo: Sekretariat Presiden\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "Fyx95dItt_o"}}, {"key": "@Dialektik.a", "attributes": {"label": "@Dialektik.a", "x": 420.2679426701179, "y": 641.3440206532447, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "wEwiurzGQTQ", "id": "@Dialektik.a", "source": "youtube-000001", "content": "Sherly Laos Bakar Semangat UMKM Maluku Utara, Dari Lokal Tembus Global🔥VIRAL 2026\n\n🔥 VIRAL! Sherly Tjoanda Bakar Semangat UMKM Maluku Utara, Dari Lokal Tembus Global!\n\nBukan sekadar pelatihan, ini adalah gerakan nyata menuju perempuan berdaya!\n\nSherly Tjoanda bersama Bank Indonesia mendorong UMKM Maluku Utara naik kelas lewat digitalisasi. Dari pasar lokal menuju global, dari jualan biasa jadi brand bernilai.\n\nPesan kuat tentang Kartini masa kini: berani mulai, terus bertumbuh, dan memberi dampak nyata.\nSimak momen inspiratif yang sedang viral ini!\n\n#SherlyTjoanda #UMKMNaikKelas #PerempuanBerdaya #MalukuUtara #ViralIndonesia #BeritaViral #MotivasiSukses #UMKMIndonesia #DigitalisasiUMKM #FYPIndonesia #sherlylaos #sherlytjoanda #gubernurmalukuutara #fyp #viral #trendingshorts #mentality #fypshorts #viralshorts #SherlyLaos #SherlyTjoanda #GubernurMalukuUtara #GubMalut #PemimpinPerempuan #PemimpinInspiratif #PerempuanBerdaya #KartiniMasaKini #WanitaHebat #TokohPerempuan\n#MalukuUtara #MalutBangkit #MalutMaju #MalutHebat #IndonesiaTimur #BanggaMalukuUtara #BeritaMalukuUtara\n#UMKMMalukuUtara #UMKMNaikKelas #UMKMIndonesia #EkonomiMalut #BangkitBersama #ProgramPemerintah #PembangunanDaerah\n#ViralIndonesia #BeritaViral #FYPIndonesia #TrendingIndonesia #KontenViral #VideoViral #FYP #FYPシ #YouTubeShorts #ShortsViral\n#InspirasiIndonesia #MotivasiPemimpin #PemimpinMuda #PerubahanNyata #DampakNyata #SuaraRakyat #UntukRakyat", "post_id": "wEwiurzGQTQ"}}, {"key": "dialektik.a", "attributes": {"label": "dialektik.a", "x": 815.6797556706993, "y": 574.7886556799372, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wEwiurzGQTQ", "id": "dialektik.a", "source": "youtube-000001", "content": "Sherly Laos Bakar Semangat UMKM Maluku Utara, Dari Lokal Tembus Global🔥VIRAL 2026\n\n🔥 VIRAL! Sherly Tjoanda Bakar Semangat UMKM Maluku Utara, Dari Lokal Tembus Global!\n\nBukan sekadar pelatihan, ini adalah gerakan nyata menuju perempuan berdaya!\n\nSherly Tjoanda bersama Bank Indonesia mendorong UMKM Maluku Utara naik kelas lewat digitalisasi. Dari pasar lokal menuju global, dari jualan biasa jadi brand bernilai.\n\nPesan kuat tentang Kartini masa kini: berani mulai, terus bertumbuh, dan memberi dampak nyata.\nSimak momen inspiratif yang sedang viral ini!\n\n#SherlyTjoanda #UMKMNaikKelas #PerempuanBerdaya #MalukuUtara #ViralIndonesia #BeritaViral #MotivasiSukses #UMKMIndonesia #DigitalisasiUMKM #FYPIndonesia #sherlylaos #sherlytjoanda #gubernurmalukuutara #fyp #viral #trendingshorts #mentality #fypshorts #viralshorts #SherlyLaos #SherlyTjoanda #GubernurMalukuUtara #GubMalut #PemimpinPerempuan #PemimpinInspiratif #PerempuanBerdaya #KartiniMasaKini #WanitaHebat #TokohPerempuan\n#MalukuUtara #MalutBangkit #MalutMaju #MalutHebat #IndonesiaTimur #BanggaMalukuUtara #BeritaMalukuUtara\n#UMKMMalukuUtara #UMKMNaikKelas #UMKMIndonesia #EkonomiMalut #BangkitBersama #ProgramPemerintah #PembangunanDaerah\n#ViralIndonesia #BeritaViral #FYPIndonesia #TrendingIndonesia #KontenViral #VideoViral #FYP #FYPシ #YouTubeShorts #ShortsViral\n#InspirasiIndonesia #MotivasiPemimpin #PemimpinMuda #PerubahanNyata #DampakNyata #SuaraRakyat #UntukRakyat", "post_id": "wEwiurzGQTQ"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 761.7367021349637, "y": 230.79719116631935, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 128.48896269660025, "y": 16.923087603401555, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9859, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 176.68546021630317, "y": 876.0063019137759, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "4GhZC19nlHs", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Penyaluran KUR Capai Rp96 Triliun hingga Mei 2026, Dorong UMKM Naik Kelas\n\nGaruda Tv - Pemerintah mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Mei 2026 telah mencapai Rp96 triliun. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada sekitar 1,5 juta debitur di seluruh Indonesia.\n\nMenteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa penyaluran KUR difokuskan untuk mendorong pelaku usaha mikro agar naik kelas serta beralih dari sektor informal menuju sektor formal.\n\nDalam rapat koordinasi pengentasan kemiskinan, Maman menjelaskan bahwa sekitar 63 persen dari total penyaluran KUR dialokasikan ke sektor produksi. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur ekonomi produktif di kalangan pelaku UMKM.\n\nDari total pembiayaan tersebut, sekitar Rp70 triliun disebut telah menyentuh kelompok masyarakat miskin ekstrem pada kategori desil 1 hingga desil 4. Pemerintah menargetkan agar akses permodalan ini dapat mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih formal dan terdata.\n\nSelain pembiayaan, Kementerian UMKM juga menekankan pentingnya perlindungan pasar bagi produk lokal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing pelaku usaha domestik agar tidak kalah bersaing dengan produk impor serta mengurangi risiko kredit macet.\n\nPemerintah juga mencatat bahwa pada 2025, total alokasi kredit perbankan untuk sektor UMKM diproyeksikan mencapai Rp1.600 triliun sebagai bagian dari penguatan pembiayaan sektor produktif.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KUR #UMKM #ekonomi  #MamanAbdurrahman #kabinetmerahputih #PembiayaanUsaha #naikkelas  #ekonomirakyat #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4GhZC19nlHs"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 306.04482390691714, "y": 578.5108077242563, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4GhZC19nlHs", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Penyaluran KUR Capai Rp96 Triliun hingga Mei 2026, Dorong UMKM Naik Kelas\n\nGaruda Tv - Pemerintah mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Mei 2026 telah mencapai Rp96 triliun. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada sekitar 1,5 juta debitur di seluruh Indonesia.\n\nMenteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa penyaluran KUR difokuskan untuk mendorong pelaku usaha mikro agar naik kelas serta beralih dari sektor informal menuju sektor formal.\n\nDalam rapat koordinasi pengentasan kemiskinan, Maman menjelaskan bahwa sekitar 63 persen dari total penyaluran KUR dialokasikan ke sektor produksi. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur ekonomi produktif di kalangan pelaku UMKM.\n\nDari total pembiayaan tersebut, sekitar Rp70 triliun disebut telah menyentuh kelompok masyarakat miskin ekstrem pada kategori desil 1 hingga desil 4. Pemerintah menargetkan agar akses permodalan ini dapat mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih formal dan terdata.\n\nSelain pembiayaan, Kementerian UMKM juga menekankan pentingnya perlindungan pasar bagi produk lokal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing pelaku usaha domestik agar tidak kalah bersaing dengan produk impor serta mengurangi risiko kredit macet.\n\nPemerintah juga mencatat bahwa pada 2025, total alokasi kredit perbankan untuk sektor UMKM diproyeksikan mencapai Rp1.600 triliun sebagai bagian dari penguatan pembiayaan sektor produktif.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KUR #UMKM #ekonomi  #MamanAbdurrahman #kabinetmerahputih #PembiayaanUsaha #naikkelas  #ekonomirakyat #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4GhZC19nlHs"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 290.8910528506216, "y": 440.629882236555, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 946.8092248702152, "y": 285.96659447218553, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 148.78423800181116, "y": 762.4687381080702, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 431.33940824624483, "y": 589.8754969173573, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.8002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "@J_COIN", "attributes": {"label": "@J_COIN", "x": 75.4471664489067, "y": 225.72544248694436, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Yz8w0y95lSs", "id": "@J_COIN", "source": "youtube-000001", "content": "Audit KYC Pi Network: Fakta Sebenarnya yang Harus Anda Ketahui\n\nStatus KYC Pi Network saja tidak cukup. Dalam audit ini, kami memeriksa validitas akun Anda, integritas dompet, konteks kepatuhan OJK, dan jalur konversi Pi-ke-USDT-ke-IDR yang sebenarnya — berdasarkan data, bukan sekadar sensasi.\n📌 Poin data penting yang dibahas:\n526 juta+ tugas validasi\nLebih dari 1 juta identitas terverifikasi\nPi → USDT → IDR: struktur konversi 2 langkah yang sebenarnya\nRisiko kepatuhan AML/CFT yang paling sering diabaikan oleh para Pionir\nKeamanan kata sandi & verifikasi penjelajah blockchain\n\nIni bukan nasihat keuangan. Semua analisis didasarkan pada publikasi resmi Pi Network, kerangka peraturan OJK, dan data on-chain.\n\n=====\n🔔 Berlangganan:\nhttps://www.youtube.com/?sub_c...\n=====\n\n💼 Tautan Mitra\n\n🔐 Dompet Perangkat Keras OneKey (Resmi):\nhttps://onekey.so/r/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Amankan kripto Anda dengan kendali penuh & kepemilikan sejati (penyimpanan dingin)\n\n💹 OKX:\nhttps://www.okx.ac/join/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan bonus atau rabat perdagangan 20%\n\n🛡️ Browser GoLogin:\nhttps://bit.ly/gologin_j_coin 🔐 Kode: JCOIN\n🎁 Uji Coba Gratis 7 Hari + Proxy Residensial 2GB + Diskon 40% untuk Pembayaran Pertama\n\n📈 vidIQ – Alat Pertumbuhan YouTube:\nhttps://vidiq.com/JCOIN 📊 Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan fitur Boost yang canggih, keuntungan eksklusif & dukungan pelacakan seumur hidup\n\n💰 Binance:\nhttps://www.binance.com/en/register?r... 🏷️ Kode: JCOIN1\n🎁 Dapatkan Rabat Perdagangan 10% + Bonus Pengguna Baru hingga 600 USD saat Anda mendaftar melalui tautan ini dan mulai berdagang dengan aman!\n\n=====\n📱 Media Sosial\n🔹[Instagram] →   / hayashi_janu  \n🔹[X] →   / h__janu  \n🔹[Facebook] →   / januhayashi  \n=====\n\n🚀 Tentang J_COIN\nJ_COIN menyediakan wawasan investigatif berbasis data ke dalam dunia mata uang kripto. Kami fokus pada transparansi blockchain, pembaruan ekosistem Pi Network, dan keamanan aset digital untuk investor ritel.\n\n🔍 Topik Utama\n🌟 Pembaruan Pi Network – Analisis mendalam tentang Mainnet, KYC, dan infrastruktur Node.\n🌟 Berita Kripto – Pembaruan pasar global terbaru dan perubahan regulasi.\n🌟 Pajak & Kepatuhan – Menavigasi perpajakan kripto dan kerangka hukum di Indonesia.\n🌟 Keamanan Digital – Panduan praktis tentang penyimpanan dingin dan perlindungan aset.\n🌟 Evolusi Blockchain – Memahami Web3, DeFi, dan AI terdesentralisasi.\n\n⚠️ Penafian\nInformasi yang diberikan dalam video ini hanya untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan nasihat investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR - Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan investasi.\n\n=====\n#pinetwork #pinetworkkyc #pinetworkupdate #kriptoindonesia #ojk #pinetworkterbaruhariini #pikyc #web3 #jcoin #cryptoregulation\n=====\n\n00:00 - Cek Realitas Jaringan Terbuka Pi Network\n02:30 - Standar Kepatuhan OJK untuk Aset Pi\n05:18 - Audit Teknis Dompet & Konsistensi KYC\n07:47 - Arah Infrastruktur Jaringan Pi & Utilitas AI\n10:23 - Likuiditas Pi: Mengapa Konversi IDR Tidak Langsung\n13:20 - Ringkasan Audit Akhir & Langkah-Langkah Tindakan", "post_id": "Yz8w0y95lSs"}}, {"key": "J_COIN", "attributes": {"label": "J_COIN", "x": 38.376123756726166, "y": 199.4780084609, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5431, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Yz8w0y95lSs", "id": "J_COIN", "source": "youtube-000001", "content": "Audit KYC Pi Network: Fakta Sebenarnya yang Harus Anda Ketahui\n\nStatus KYC Pi Network saja tidak cukup. Dalam audit ini, kami memeriksa validitas akun Anda, integritas dompet, konteks kepatuhan OJK, dan jalur konversi Pi-ke-USDT-ke-IDR yang sebenarnya — berdasarkan data, bukan sekadar sensasi.\n📌 Poin data penting yang dibahas:\n526 juta+ tugas validasi\nLebih dari 1 juta identitas terverifikasi\nPi → USDT → IDR: struktur konversi 2 langkah yang sebenarnya\nRisiko kepatuhan AML/CFT yang paling sering diabaikan oleh para Pionir\nKeamanan kata sandi & verifikasi penjelajah blockchain\n\nIni bukan nasihat keuangan. Semua analisis didasarkan pada publikasi resmi Pi Network, kerangka peraturan OJK, dan data on-chain.\n\n=====\n🔔 Berlangganan:\nhttps://www.youtube.com/?sub_c...\n=====\n\n💼 Tautan Mitra\n\n🔐 Dompet Perangkat Keras OneKey (Resmi):\nhttps://onekey.so/r/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Amankan kripto Anda dengan kendali penuh & kepemilikan sejati (penyimpanan dingin)\n\n💹 OKX:\nhttps://www.okx.ac/join/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan bonus atau rabat perdagangan 20%\n\n🛡️ Browser GoLogin:\nhttps://bit.ly/gologin_j_coin 🔐 Kode: JCOIN\n🎁 Uji Coba Gratis 7 Hari + Proxy Residensial 2GB + Diskon 40% untuk Pembayaran Pertama\n\n📈 vidIQ – Alat Pertumbuhan YouTube:\nhttps://vidiq.com/JCOIN 📊 Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan fitur Boost yang canggih, keuntungan eksklusif & dukungan pelacakan seumur hidup\n\n💰 Binance:\nhttps://www.binance.com/en/register?r... 🏷️ Kode: JCOIN1\n🎁 Dapatkan Rabat Perdagangan 10% + Bonus Pengguna Baru hingga 600 USD saat Anda mendaftar melalui tautan ini dan mulai berdagang dengan aman!\n\n=====\n📱 Media Sosial\n🔹[Instagram] →   / hayashi_janu  \n🔹[X] →   / h__janu  \n🔹[Facebook] →   / januhayashi  \n=====\n\n🚀 Tentang J_COIN\nJ_COIN menyediakan wawasan investigatif berbasis data ke dalam dunia mata uang kripto. Kami fokus pada transparansi blockchain, pembaruan ekosistem Pi Network, dan keamanan aset digital untuk investor ritel.\n\n🔍 Topik Utama\n🌟 Pembaruan Pi Network – Analisis mendalam tentang Mainnet, KYC, dan infrastruktur Node.\n🌟 Berita Kripto – Pembaruan pasar global terbaru dan perubahan regulasi.\n🌟 Pajak & Kepatuhan – Menavigasi perpajakan kripto dan kerangka hukum di Indonesia.\n🌟 Keamanan Digital – Panduan praktis tentang penyimpanan dingin dan perlindungan aset.\n🌟 Evolusi Blockchain – Memahami Web3, DeFi, dan AI terdesentralisasi.\n\n⚠️ Penafian\nInformasi yang diberikan dalam video ini hanya untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan nasihat investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR - Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan investasi.\n\n=====\n#pinetwork #pinetworkkyc #pinetworkupdate #kriptoindonesia #ojk #pinetworkterbaruhariini #pikyc #web3 #jcoin #cryptoregulation\n=====\n\n00:00 - Cek Realitas Jaringan Terbuka Pi Network\n02:30 - Standar Kepatuhan OJK untuk Aset Pi\n05:18 - Audit Teknis Dompet & Konsistensi KYC\n07:47 - Arah Infrastruktur Jaringan Pi & Utilitas AI\n10:23 - Likuiditas Pi: Mengapa Konversi IDR Tidak Langsung\n13:20 - Ringkasan Audit Akhir & Langkah-Langkah Tindakan", "post_id": "Yz8w0y95lSs"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 531.0451750939341, "y": 133.82954966130444, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4287, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "-vSSIpEfeWk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PA1 Paradoks IHSG vs Dana Keluar\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di tengah kepanikan pasar modal saat ini, kinerja IHSG secara year-to-date (YTD) tercatat anjlok hingga minus 19,55%. Banyak investor ritel yang kebingungan melihat anomali ekstrem ini dan bertanya-tanya: Jika IHSG Sebenarnya Undervalue, lalu Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun?\n\nMari kita bongkar fakta makroekonominya. Berdasarkan indikator legendaris Buffett Indicator, total kapitalisasi pasar kita sejatinya hanya mencerminkan 51,98% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sangat fantastis, yakni senilai Rp23.821,1 triliun pada tahun 2025. Bahkan, porsi saham yang beredar bebas atau free float di IHSG sangatlah sempit, hanya setara dengan 13,03% dari total PDB nasional kita. Bursa kita terlihat \"kerdil\" dan murah karena urat nadi ekonomi raksasa Indonesia seperti UMKM, gurita bisnis keluarga, dan perusahaan BUMN raksasa berstatus non-listed masih beroperasi di luar bursa. Itulah alasan utama mengapa fundamental makro IHSG sebenarnya undervalue dan tertinggal jauh dari rata-rata negara ASEAN.\n\nNamun, jika fundamental kita bursa kita bintang lima, mengapa terjadi \"tsunami\" arus dana keluar? Sejak awal tahun, investor asing telah melakukan aksi jual bersih (net sell) yang sangat masif hingga mencapai Rp49,87 triliun. Asing kabur meninggalkan IHSG bukan karena ekonomi kita hancur, melainkan karena didorong oleh sentimen dan kepanikan global. Ketidakpastian dari kebijakan politik Trump, memanasnya tensi geopolitik perang di Timur Tengah (khususnya Selat Hormuz), hingga kekhawatiran atas narasi kebijakan domestik membuat banyak investor asing memindahkan asetnya ke bursa Amerika Serikat dan instrumen kripto yang dinilai lebih menguntungkan.\n\nKeluarnya puluhan triliun dana asing ini telah memaksa IHSG masuk ke fase jenuh jual atau oversold yang sangat dalam. Tapi jangan salah, bagi investor lokal, ini adalah peluang emas yang sangat langka! Struktur bursa kita pada dasarnya sangat \"Bank-Driven\" atau didominasi oleh segelintir saham perbankan raksasa sebagai tulang punggung pencetak laba terbesar. Akibat badai kepanikan asing ini, valuasi saham-saham bank terbaik kita terdiskon gila-gilaan. Saat ini, Price to Earnings Ratio (PER) untuk saham BBRI dan BMRI berada di level sangat murah di bawah 8 kali, sementara saham favorit asing BBCA bisa dinikmati dengan PER di bawah 13 kali.\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan memandu Anda untuk menavigasi badai IHSG. Jangan ikut-ikutan panik atau termakan mitos psikologis \"sell in May and go away\". Bertahanlah di bursa dalam negeri dan manfaatkan momentum oversold ini dengan strategi akumulasi bertahap atau \"cicil selot selot\" secara santai pada saham berfundamental solid yang sedang didiskon pasar.\n\nTonton video ini sampai habis agar Anda paham rahasia piramida keuntungan IHSG dan siap menyambut potensi rerating pasar di masa depan. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan Comment pendapat Anda soal aksi jual asing, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan Share video ini ke komunitas investor lainnya!\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan semata-mata sebagai edukasi dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk mutlak melakukan jual atau beli saham. Semua keputusan, risiko, dan hasil akhir dari investasi sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai masing-masing investor.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#IHSG #WawasanCerdas #IHSGUndervalue #AsingKabur #InvestasiSaham #SahamBank #BelajarSahamPemula #SahamOversold #AnalisaIHSG #IHSGHariIni #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "-vSSIpEfeWk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 227.69464552644968, "y": 282.17292708634136, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9859, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "-vSSIpEfeWk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PA1 Paradoks IHSG vs Dana Keluar\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di tengah kepanikan pasar modal saat ini, kinerja IHSG secara year-to-date (YTD) tercatat anjlok hingga minus 19,55%. Banyak investor ritel yang kebingungan melihat anomali ekstrem ini dan bertanya-tanya: Jika IHSG Sebenarnya Undervalue, lalu Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun?\n\nMari kita bongkar fakta makroekonominya. Berdasarkan indikator legendaris Buffett Indicator, total kapitalisasi pasar kita sejatinya hanya mencerminkan 51,98% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sangat fantastis, yakni senilai Rp23.821,1 triliun pada tahun 2025. Bahkan, porsi saham yang beredar bebas atau free float di IHSG sangatlah sempit, hanya setara dengan 13,03% dari total PDB nasional kita. Bursa kita terlihat \"kerdil\" dan murah karena urat nadi ekonomi raksasa Indonesia seperti UMKM, gurita bisnis keluarga, dan perusahaan BUMN raksasa berstatus non-listed masih beroperasi di luar bursa. Itulah alasan utama mengapa fundamental makro IHSG sebenarnya undervalue dan tertinggal jauh dari rata-rata negara ASEAN.\n\nNamun, jika fundamental kita bursa kita bintang lima, mengapa terjadi \"tsunami\" arus dana keluar? Sejak awal tahun, investor asing telah melakukan aksi jual bersih (net sell) yang sangat masif hingga mencapai Rp49,87 triliun. Asing kabur meninggalkan IHSG bukan karena ekonomi kita hancur, melainkan karena didorong oleh sentimen dan kepanikan global. Ketidakpastian dari kebijakan politik Trump, memanasnya tensi geopolitik perang di Timur Tengah (khususnya Selat Hormuz), hingga kekhawatiran atas narasi kebijakan domestik membuat banyak investor asing memindahkan asetnya ke bursa Amerika Serikat dan instrumen kripto yang dinilai lebih menguntungkan.\n\nKeluarnya puluhan triliun dana asing ini telah memaksa IHSG masuk ke fase jenuh jual atau oversold yang sangat dalam. Tapi jangan salah, bagi investor lokal, ini adalah peluang emas yang sangat langka! Struktur bursa kita pada dasarnya sangat \"Bank-Driven\" atau didominasi oleh segelintir saham perbankan raksasa sebagai tulang punggung pencetak laba terbesar. Akibat badai kepanikan asing ini, valuasi saham-saham bank terbaik kita terdiskon gila-gilaan. Saat ini, Price to Earnings Ratio (PER) untuk saham BBRI dan BMRI berada di level sangat murah di bawah 8 kali, sementara saham favorit asing BBCA bisa dinikmati dengan PER di bawah 13 kali.\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan memandu Anda untuk menavigasi badai IHSG. Jangan ikut-ikutan panik atau termakan mitos psikologis \"sell in May and go away\". Bertahanlah di bursa dalam negeri dan manfaatkan momentum oversold ini dengan strategi akumulasi bertahap atau \"cicil selot selot\" secara santai pada saham berfundamental solid yang sedang didiskon pasar.\n\nTonton video ini sampai habis agar Anda paham rahasia piramida keuntungan IHSG dan siap menyambut potensi rerating pasar di masa depan. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan Comment pendapat Anda soal aksi jual asing, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan Share video ini ke komunitas investor lainnya!\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan semata-mata sebagai edukasi dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk mutlak melakukan jual atau beli saham. Semua keputusan, risiko, dan hasil akhir dari investasi sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai masing-masing investor.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#IHSG #WawasanCerdas #IHSGUndervalue #AsingKabur #InvestasiSaham #SahamBank #BelajarSahamPemula #SahamOversold #AnalisaIHSG #IHSGHariIni #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "-vSSIpEfeWk"}}], "edges": [{"key": "TheEconopost", "source": "TheEconopost", "target": "Saham_fess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "EIkartelo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "Krist888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RonnyHendrawa19", "source": "RonnyHendrawa19", "target": "salam4jari", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "endex39", "source": "endex39", "target": "BangPino__", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia_jabar", "source": "bank_indonesia_jabar", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "sultanmuda.sumselprov", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "andysugarr", "source": "andysugarr", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "shenzhen_1999", "source": "shenzhen_1999", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amingandul06", "source": "amingandul06", "target": "amingandul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Dialektik.a", "source": "@Dialektik.a", "target": "dialektik.a", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@J_COIN", "source": "@J_COIN", "target": "J_COIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}