{"nodes": [{"key": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "aldotjahjadi8", "x": 854.7429528433214, "y": 603.0023069760068, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 29.6297, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051595463774904547", "id": "aldotjahjadi8", "source": "retweet-000002", "content": "Di tengah peningkatan belanja negara, pemerintah menegaskan disiplin fiskal tetap menjadi prioritas. Menkeu Purbaya memasti…", "post_id": "2051595463774904547"}}, {"key": "InvestorID", "attributes": {"label": "InvestorID", "x": 447.18691268486657, "y": 247.0362971479173, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 42.2223, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051595463774904547", "id": "InvestorID", "source": "retweet-000002", "content": "Di tengah peningkatan belanja negara, pemerintah menegaskan disiplin fiskal tetap menjadi prioritas. Menkeu Purbaya memasti…", "post_id": "2051595463774904547"}}, {"key": "riowah", "attributes": {"label": "riowah", "x": 544.0750378935383, "y": 876.6134172916154, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.6297, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051671771515166889", "id": "riowah", "source": "tweet-000004", "content": "Purbaya apa gk berani jelasin dgn gamblang dampak embege terhadap fiskal ke bowok?", "post_id": "2051671771515166889"}}, {"key": "SarjanaEksu", "attributes": {"label": "SarjanaEksu", "x": 651.537848493546, "y": 705.676063795669, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 54.8149, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051671771515166889", "id": "SarjanaEksu", "source": "tweet-000004", "content": "Purbaya apa gk berani jelasin dgn gamblang dampak embege terhadap fiskal ke bowok?", "post_id": "2051671771515166889"}}, {"key": "black_tea07", "attributes": {"label": "black_tea07", "x": 23.09748973262582, "y": 524.9207373877018, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.6297, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051670948621992067", "id": "black_tea07", "source": "tweet-000004", "content": "Dulu waktu purbaya kucurin 200T ke himbara sebenarnya saya gamang. Itu kan uang M1 dijadiin M0, saya paham dia ingin menguatkan likuiditas M0. Nampaknya, uang itu tidak benar-benar jadi M0 yg efektif. Entahlah kalau bulan 6-7 M2 nggk masuk, jebol fiskal kita.", "post_id": "2051670948621992067"}}, {"key": "eddesign_", "attributes": {"label": "eddesign_", "x": 242.35070736754605, "y": 323.23869863356015, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 54.8149, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051670948621992067", "id": "eddesign_", "source": "tweet-000004", "content": "Dulu waktu purbaya kucurin 200T ke himbara sebenarnya saya gamang. Itu kan uang M1 dijadiin M0, saya paham dia ingin menguatkan likuiditas M0. Nampaknya, uang itu tidak benar-benar jadi M0 yg efektif. Entahlah kalau bulan 6-7 M2 nggk masuk, jebol fiskal kita.", "post_id": "2051670948621992067"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 321.0738120984176, "y": 959.1499643261818, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 197.5293, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3889606343200509229_297782118", "id": "kompascom", "source": "instagram-000001", "content": "(Berita selengkapnya cek IG Stories )\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mencopot dua pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) setelah ditemukan persoalan dalam pengelolaan restitusi pajak. \n\nPurbaya mengaku telah melakukan investigasi terhadap sejumlah pejabat yang terkait dengan proses restitusi. Berdasarkan hasil penelusuran tersebut terungkap, ada lima pejabat yang memiliki peran signifikan, dan dua di antaranya segera diberhentikan. \n\n“Saya investigasi lima orang pejabat yang paling tinggi melakukan restitusi. Hari ini dua akan saya copot,” kata Purbaya, Senin (4/5/2026). \n\nMenurut dia, investigasi internal ini di luar audit total restitusi yang telah ia serahkan ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Audit BPK dilakukan untuk periode 2016-2025. \n\n“Saya minta diaudit dengan betul supaya kita tidak kecolongan. Apalagi ke industri batu bara. PPN-nya saya nombok Rp 25 triliun restitusinya, net, jadi saya bayar. Kan ada yang enggak benar hitungannya,” ucap Purbaya.\n\nIa menegaskan, langkah pencopotan menjadi sinyal bahwa pengelolaan fiskal harus dilakukan secara akuntabel dan tidak boleh sembarangan.\n\n“Jadi pesannya adalah, ketika ada institusi seperti itu, jalankan dengan baik, jangan jorjoran. Jadi saya nggak main-main. Ada dua yang saya akan copot,” tegas Purbaya lagi.\n\nPenulis: Debrinata Rizky\nEditor: Aprillia Ika \n\n+ #Purbaya #Kemenkeu #Peristiwa", "post_id": "3889606343200509229_297782118"}}, {"key": "financial_vibes", "attributes": {"label": "financial_vibes", "x": 314.6163574616369, "y": 872.958526255809, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.6297, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635536730594004244", "id": "financial_vibes", "source": "tiktok-000001", "content": "Menunggu rencana kebijakan lord kita yaitu king Purbaya ! yang dimana harga nilai tukar rupiah yang saat ini masih melemah di angka 17.300an ini dan kebijakan fiskal lainnya yang membuat ekonomi dalam negeri kembali menguat ! seperti yg disampaikan oleh CEO sucor sekuritas bernard wijaya dan ci rita mengenai ekonomi indonesia ke depan nya dan dampak terhadap IHSG yang nanti nya akan semakin menguat atau malah sebaliknya? nanti tergantung kebijakan fiskal yang nanti akan di ambil oleh pak purbaya !  Sekuritas  #sucorsekuritas #sahamindonesia #bexpertwithsucor #bernardwijaya17 #bernardxgcpk2", "post_id": "7635536730594004244"}}, {"key": "Sucor", "attributes": {"label": "Sucor", "x": 119.45788456419493, "y": 456.06000881134776, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 54.8149, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635536730594004244", "id": "Sucor", "source": "tiktok-000001", "content": "Menunggu rencana kebijakan lord kita yaitu king Purbaya ! yang dimana harga nilai tukar rupiah yang saat ini masih melemah di angka 17.300an ini dan kebijakan fiskal lainnya yang membuat ekonomi dalam negeri kembali menguat ! seperti yg disampaikan oleh CEO sucor sekuritas bernard wijaya dan ci rita mengenai ekonomi indonesia ke depan nya dan dampak terhadap IHSG yang nanti nya akan semakin menguat atau malah sebaliknya? nanti tergantung kebijakan fiskal yang nanti akan di ambil oleh pak purbaya !  Sekuritas  #sucorsekuritas #sahamindonesia #bexpertwithsucor #bernardwijaya17 #bernardxgcpk2", "post_id": "7635536730594004244"}}, {"key": "ikee.pri", "attributes": {"label": "ikee.pri", "x": 115.04019752912609, "y": 770.0635997495096, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.6297, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636258569725185300", "id": "ikee.pri", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi membantah kabar yang menyebutkan dirinya jatuh sakit dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dalam temu media di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta (4/5), beliau memberikan klarifikasi langsung terkait berita yang beredar di media sosial: ✅ Medical Check-Up Rutin: Menkeu menjelaskan bahwa kunjungan ke rumah sakit tersebut hanya untuk pemeriksaan kesehatan rutin (medical check-up). ✅ Kondisi Fit: Setelah pemeriksaan selesai, beliau langsung kembali beraktivitas secara normal. ✅ Pesan untuk Publik: Beliau memastikan kondisi kesehatan dalam keadaan baik dan tetap menjalankan tugas negara sebagaimana mestinya. Mari kita lebih bijak dalam menyaring informasi dan selalu melakukan verifikasi melalui sumber-sumber resmi. Partai Rakyat Indonesia (PRI) turut mendukung transparansi informasi publik dan mendoakan agar seluruh jajaran pimpinan bangsa senantiasa diberikan kesehatan untuk terus mengawal stabilitas ekonomi Indonesia. 🇮🇩 Sumber: tiktok.com/detik.com #PrabowoSubianto #MenkeuPurbaya #PartaiRakyatIndonesia #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7636258569725185300"}}, {"key": "dpp.pri", "attributes": {"label": "dpp.pri", "x": 243.95937400722977, "y": 295.31062261950456, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 54.8149, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636258569725185300", "id": "dpp.pri", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi membantah kabar yang menyebutkan dirinya jatuh sakit dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dalam temu media di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta (4/5), beliau memberikan klarifikasi langsung terkait berita yang beredar di media sosial: ✅ Medical Check-Up Rutin: Menkeu menjelaskan bahwa kunjungan ke rumah sakit tersebut hanya untuk pemeriksaan kesehatan rutin (medical check-up). ✅ Kondisi Fit: Setelah pemeriksaan selesai, beliau langsung kembali beraktivitas secara normal. ✅ Pesan untuk Publik: Beliau memastikan kondisi kesehatan dalam keadaan baik dan tetap menjalankan tugas negara sebagaimana mestinya. Mari kita lebih bijak dalam menyaring informasi dan selalu melakukan verifikasi melalui sumber-sumber resmi. Partai Rakyat Indonesia (PRI) turut mendukung transparansi informasi publik dan mendoakan agar seluruh jajaran pimpinan bangsa senantiasa diberikan kesehatan untuk terus mengawal stabilitas ekonomi Indonesia. 🇮🇩 Sumber: tiktok.com/detik.com #PrabowoSubianto #MenkeuPurbaya #PartaiRakyatIndonesia #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7636258569725185300"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 411.3984614379671, "y": 220.98264989084794, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.6297, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "Bu8PgDp72CE", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Paparkan Penguatan Kebijakan Fiskal untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi Nasional\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan pemerintah terus memperkuat kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap berkelanjutan di tengah dinamika global.\n\nDalam konferensi pers mengenai kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Purbaya menegaskan bahwa koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap ketidakpastian global yang masih berlangsung.\n\nIa juga menyampaikan bahwa kondisi inflasi nasional saat ini masih berada dalam rentang terkendali. Stabilitas tersebut dinilai turut berkontribusi dalam menjaga daya beli masyarakat agar tetap terjaga.\n\nMenurut Purbaya, pemerintah akan terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik secara berkala. Kebijakan yang adaptif dinilai penting untuk memastikan momentum pertumbuhan ekonomi tidak terganggu.\n\nSelain itu, pemerintah berkomitmen menjaga efektivitas belanja negara agar tetap produktif dan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.\n\nDengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap stabilitas ekonomi nasional dapat terus terjaga sekaligus mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#apbnkita  #kemenkeu  #ekonomiindonesia  #inflasi  #kebijakanfiskal  #DayaBeli #ekonomi  #beritaekonomi \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "Bu8PgDp72CE"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 555.9851478769555, "y": 416.6018260889611, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.0248, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "Bu8PgDp72CE", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Paparkan Penguatan Kebijakan Fiskal untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi Nasional\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan pemerintah terus memperkuat kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap berkelanjutan di tengah dinamika global.\n\nDalam konferensi pers mengenai kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Purbaya menegaskan bahwa koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap ketidakpastian global yang masih berlangsung.\n\nIa juga menyampaikan bahwa kondisi inflasi nasional saat ini masih berada dalam rentang terkendali. Stabilitas tersebut dinilai turut berkontribusi dalam menjaga daya beli masyarakat agar tetap terjaga.\n\nMenurut Purbaya, pemerintah akan terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik secara berkala. Kebijakan yang adaptif dinilai penting untuk memastikan momentum pertumbuhan ekonomi tidak terganggu.\n\nSelain itu, pemerintah berkomitmen menjaga efektivitas belanja negara agar tetap produktif dan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.\n\nDengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap stabilitas ekonomi nasional dapat terus terjaga sekaligus mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#apbnkita  #kemenkeu  #ekonomiindonesia  #inflasi  #kebijakanfiskal  #DayaBeli #ekonomi  #beritaekonomi \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "Bu8PgDp72CE"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "attributes": {"label": "@TribunMedanTV", "x": 706.6757779236601, "y": 840.9264577425754, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.6297, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "It7Ck6eL-mI", "id": "@TribunMedanTV", "source": "youtube-000001", "content": "STRATEGI Purbaya Dorong SDM dan Jaga Optimisme Ekonomi, Siapkan Pajak Nikel❗\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM -  Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan sejumlah langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, mulai dari optimalisasi penerimaan negara hingga penguatan sumber daya manusia.\n\nSalah satu kebijakan yang tengah disiapkan adalah penerapan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) serta windfall tax terhadap komoditas nikel.\n\nEditor Video : TRIA RIZKI\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "It7Ck6eL-mI"}}, {"key": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "tribunmedantv", "x": 736.9288262505485, "y": 135.21239860009348, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 54.8149, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "It7Ck6eL-mI", "id": "tribunmedantv", "source": "youtube-000001", "content": "STRATEGI Purbaya Dorong SDM dan Jaga Optimisme Ekonomi, Siapkan Pajak Nikel❗\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM -  Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan sejumlah langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, mulai dari optimalisasi penerimaan negara hingga penguatan sumber daya manusia.\n\nSalah satu kebijakan yang tengah disiapkan adalah penerapan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) serta windfall tax terhadap komoditas nikel.\n\nEditor Video : TRIA RIZKI\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "It7Ck6eL-mI"}}, {"key": "@merdekadotcom", "attributes": {"label": "@merdekadotcom", "x": 219.65062151454384, "y": 956.1795586376745, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.6297, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "4CKhiNDCrd8", "id": "@merdekadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "🔴 LIVE - Blak-blakan! Fakta Kejutan Terbaru Purbaya Tentang Kondisi Ekonomi Terkini Indonesia\n\nMERDEKA.COM - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, fakta terbaru kondisi ekonomi terkini Indonesia dalam acara APBNKita Edisi April 2026, Selasa (5/5). Di tengah berlanjutnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian global, APBN terus mendorong perekonomian domestik melalui bantuan sosial, subsidi, infrastruktur, dan program prioritas nasional. \n\nHingga Triwulan I 2026, kinerja APBN tetap resilien dengan pendapatan yang tumbuh, belanja yang ekspansif, serta defisit dan pembiayaan yang terkendali.\n\nPemerintah terus memperkuat mitigasi melalui optimalisasi penerimaan dan belanja negara, pendalaman pasar keuangan, serta sinergi erat fiskal-moneter dalam menjaga stabilitas ekonomi.\n\n\n----\n#merdekadotcom\n\nMORE VIDEOS: https://video.merdeka.com/\n\nProduced by https://www.merdeka.com\nKLN Apps ► http://www.kln.id/apps/\n\n----\nYoutube ►    / merdekacomvideonews  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "4CKhiNDCrd8"}}, {"key": "merdeka", "attributes": {"label": "merdeka", "x": 548.837141135502, "y": 436.01382291858215, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 54.8149, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4CKhiNDCrd8", "id": "merdeka", "source": "youtube-000001", "content": "🔴 LIVE - Blak-blakan! Fakta Kejutan Terbaru Purbaya Tentang Kondisi Ekonomi Terkini Indonesia\n\nMERDEKA.COM - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, fakta terbaru kondisi ekonomi terkini Indonesia dalam acara APBNKita Edisi April 2026, Selasa (5/5). Di tengah berlanjutnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian global, APBN terus mendorong perekonomian domestik melalui bantuan sosial, subsidi, infrastruktur, dan program prioritas nasional. \n\nHingga Triwulan I 2026, kinerja APBN tetap resilien dengan pendapatan yang tumbuh, belanja yang ekspansif, serta defisit dan pembiayaan yang terkendali.\n\nPemerintah terus memperkuat mitigasi melalui optimalisasi penerimaan dan belanja negara, pendalaman pasar keuangan, serta sinergi erat fiskal-moneter dalam menjaga stabilitas ekonomi.\n\n\n----\n#merdekadotcom\n\nMORE VIDEOS: https://video.merdeka.com/\n\nProduced by https://www.merdeka.com\nKLN Apps ► http://www.kln.id/apps/\n\n----\nYoutube ►    / merdekacomvideonews  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "4CKhiNDCrd8"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 530.7811965453645, "y": 559.4288115176553, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.6297, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "OhbYPwU18Yo", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Menkeu Purbaya Sebut Indonesia Lepas dari Kutukan 5 Persen\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nEditor Video: Erricson Bernedy S\n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Selasa (5/5/2026). Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal bahwa perekonomian nasional mulai bergerak keluar dari tren pertumbuhan di kisaran 5 persen.\n\n“Clear sekali kita bisa lepas dari kutukan pertumbuhan ekonomi 5 persen. Kami bergerak ke arah yang lebih cepat lagi,” kata Purbaya. Ia menilai, kinerja ekonomi yang positif ini menunjukkan daya tahan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global. Selain itu, pemerintah disebut terus menjaga stabilitas melalui berbagai kebijakan fiskal yang adaptif.\n\nPurbaya juga menegaskan bahwa momentum pertumbuhan ini akan terus dijaga agar berlanjut pada kuartal berikutnya. Pemerintah berharap tren pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat fondasi ekonomi nasional.\n\n\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "OhbYPwU18Yo"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 527.4121276621966, "y": 854.4092690418413, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 42.2223, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "OhbYPwU18Yo", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Menkeu Purbaya Sebut Indonesia Lepas dari Kutukan 5 Persen\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nEditor Video: Erricson Bernedy S\n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Selasa (5/5/2026). Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal bahwa perekonomian nasional mulai bergerak keluar dari tren pertumbuhan di kisaran 5 persen.\n\n“Clear sekali kita bisa lepas dari kutukan pertumbuhan ekonomi 5 persen. Kami bergerak ke arah yang lebih cepat lagi,” kata Purbaya. Ia menilai, kinerja ekonomi yang positif ini menunjukkan daya tahan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global. Selain itu, pemerintah disebut terus menjaga stabilitas melalui berbagai kebijakan fiskal yang adaptif.\n\nPurbaya juga menegaskan bahwa momentum pertumbuhan ini akan terus dijaga agar berlanjut pada kuartal berikutnya. Pemerintah berharap tren pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat fondasi ekonomi nasional.\n\n\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "OhbYPwU18Yo"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 446.3876289015781, "y": 695.0444013890032, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.6297, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bPfjCggzPR0", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Momen Purbaya Soroti Evaluasi Pengadaan Motor Listrik BGN, Sistem Kini Diperbaiki\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pembenahan sistem pengelolaan anggaran setelah adanya evaluasi terhadap proses pengadaan pada tahun lalu, termasuk terkait rencana pengadaan motor listrik untuk BGN.\n\n“Waktu kita sudah menolak beli motor untuk BGN, saya tolak, sudah diputuskan di rapat. Tapi ternyata ada kebocoran dari cara tertentu untuk melewati itu, sehingga sempat keluar,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).\n\nMenurut Purbaya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah untuk memperkuat tata kelola anggaran. \n\nPerbaikan kini difokuskan pada sistem yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Anggaran agar kejadian serupa tidak terulang.\n\n“Sekarang sudah kita perbaiki, dan hal seperti itu akan kita minimalisir semaksimal mungkin,” katanya.\n\nSelain pembenahan sistem, pemerintah juga mendorong percepatan belanja negara agar dampaknya lebih merata sepanjang tahun. \n\nBelanja pemerintah pusat tercatat tumbuh signifikan sebagai bagian dari strategi kebijakan fiskal.\n\nPurbaya menyebutkan, total belanja negara tumbuh sekitar 31,4 persen secara tahunan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#menkeu #motorlistrikBGN #purbaya \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "bPfjCggzPR0"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 528.3208510105491, "y": 737.7697379537727, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 54.8149, "eigenvector": 47.619, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bPfjCggzPR0", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Momen Purbaya Soroti Evaluasi Pengadaan Motor Listrik BGN, Sistem Kini Diperbaiki\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pembenahan sistem pengelolaan anggaran setelah adanya evaluasi terhadap proses pengadaan pada tahun lalu, termasuk terkait rencana pengadaan motor listrik untuk BGN.\n\n“Waktu kita sudah menolak beli motor untuk BGN, saya tolak, sudah diputuskan di rapat. Tapi ternyata ada kebocoran dari cara tertentu untuk melewati itu, sehingga sempat keluar,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).\n\nMenurut Purbaya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah untuk memperkuat tata kelola anggaran. \n\nPerbaikan kini difokuskan pada sistem yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Anggaran agar kejadian serupa tidak terulang.\n\n“Sekarang sudah kita perbaiki, dan hal seperti itu akan kita minimalisir semaksimal mungkin,” katanya.\n\nSelain pembenahan sistem, pemerintah juga mendorong percepatan belanja negara agar dampaknya lebih merata sepanjang tahun. \n\nBelanja pemerintah pusat tercatat tumbuh signifikan sebagai bagian dari strategi kebijakan fiskal.\n\nPurbaya menyebutkan, total belanja negara tumbuh sekitar 31,4 persen secara tahunan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#menkeu #motorlistrikBGN #purbaya \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "bPfjCggzPR0"}}], "edges": [{"key": "aldotjahjadi8", "source": "aldotjahjadi8", "target": "InvestorID", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "source": "aldotjahjadi8", "target": "InvestorID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "riowah", "source": "riowah", "target": "SarjanaEksu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "black_tea07", "source": "black_tea07", "target": "eddesign_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "financial_vibes", "source": "financial_vibes", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ikee.pri", "source": "ikee.pri", "target": "dpp.pri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "source": "@TribunMedanTV", "target": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@merdekadotcom", "source": "@merdekadotcom", "target": "merdeka", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}