{"nodes": [{"key": "RooneySianny", "attributes": {"label": "RooneySianny", "x": 606.1427282904091, "y": 147.68436067887015, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 93.4579, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "2051382308490371154", "id": "RooneySianny", "source": "tweet-000004", "content": "INI APA2AN KAMPRET PENGKHIANAT KACUNG2 BARAT TOLOL? 👇 BCA kan milik oligarki! Mestinya yg dipedulikan depresiasi Rupiah -> hiperinflasi->daya beli makin turun, rakyat makin miskin-> krisis ekonomi-> keresahan sosial! EKONOM MACAM APA GINI AJA GA NGERTI? 🤬https://t.co/t45QoUWu5S", "post_id": "2051382308490371154"}}, {"key": "cakrozi", "attributes": {"label": "cakrozi", "x": 384.17349389285283, "y": 973.5992323505552, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 106.6978, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051382308490371154", "id": "cakrozi", "source": "tweet-000004", "content": "INI APA2AN KAMPRET PENGKHIANAT KACUNG2 BARAT TOLOL? 👇 BCA kan milik oligarki! Mestinya yg dipedulikan depresiasi Rupiah -> hiperinflasi->daya beli makin turun, rakyat makin miskin-> krisis ekonomi-> keresahan sosial! EKONOM MACAM APA GINI AJA GA NGERTI? 🤬https://t.co/t45QoUWu5S", "post_id": "2051382308490371154"}}, {"key": "yaniarsim", "attributes": {"label": "yaniarsim", "x": 625.7094200572375, "y": 142.9516219299729, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 106.6978, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051382308490371154", "id": "yaniarsim", "source": "tweet-000004", "content": "INI APA2AN KAMPRET PENGKHIANAT KACUNG2 BARAT TOLOL? 👇 BCA kan milik oligarki! Mestinya yg dipedulikan depresiasi Rupiah -> hiperinflasi->daya beli makin turun, rakyat makin miskin-> krisis ekonomi-> keresahan sosial! EKONOM MACAM APA GINI AJA GA NGERTI? 🤬https://t.co/t45QoUWu5S", "post_id": "2051382308490371154"}}, {"key": "aniesbaswedan", "attributes": {"label": "aniesbaswedan", "x": 907.0485709761967, "y": 101.82447967249809, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 106.6978, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051382308490371154", "id": "aniesbaswedan", "source": "tweet-000004", "content": "INI APA2AN KAMPRET PENGKHIANAT KACUNG2 BARAT TOLOL? 👇 BCA kan milik oligarki! Mestinya yg dipedulikan depresiasi Rupiah -> hiperinflasi->daya beli makin turun, rakyat makin miskin-> krisis ekonomi-> keresahan sosial! EKONOM MACAM APA GINI AJA GA NGERTI? 🤬https://t.co/t45QoUWu5S", "post_id": "2051382308490371154"}}, {"key": "BivitriS", "attributes": {"label": "BivitriS", "x": 942.8022311844148, "y": 61.3873347252053, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 106.6978, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051382308490371154", "id": "BivitriS", "source": "tweet-000004", "content": "INI APA2AN KAMPRET PENGKHIANAT KACUNG2 BARAT TOLOL? 👇 BCA kan milik oligarki! Mestinya yg dipedulikan depresiasi Rupiah -> hiperinflasi->daya beli makin turun, rakyat makin miskin-> krisis ekonomi-> keresahan sosial! EKONOM MACAM APA GINI AJA GA NGERTI? 🤬https://t.co/t45QoUWu5S", "post_id": "2051382308490371154"}}, {"key": "GWirjawan", "attributes": {"label": "GWirjawan", "x": 473.65965391939477, "y": 495.3992859571166, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 106.6978, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051382308490371154", "id": "GWirjawan", "source": "tweet-000004", "content": "INI APA2AN KAMPRET PENGKHIANAT KACUNG2 BARAT TOLOL? 👇 BCA kan milik oligarki! Mestinya yg dipedulikan depresiasi Rupiah -> hiperinflasi->daya beli makin turun, rakyat makin miskin-> krisis ekonomi-> keresahan sosial! EKONOM MACAM APA GINI AJA GA NGERTI? 🤬https://t.co/t45QoUWu5S", "post_id": "2051382308490371154"}}, {"key": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "ChatibBasri", "x": 686.0122119342279, "y": 991.5161671433123, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 106.6978, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051382308490371154", "id": "ChatibBasri", "source": "tweet-000004", "content": "INI APA2AN KAMPRET PENGKHIANAT KACUNG2 BARAT TOLOL? 👇 BCA kan milik oligarki! Mestinya yg dipedulikan depresiasi Rupiah -> hiperinflasi->daya beli makin turun, rakyat makin miskin-> krisis ekonomi-> keresahan sosial! EKONOM MACAM APA GINI AJA GA NGERTI? 🤬https://t.co/t45QoUWu5S", "post_id": "2051382308490371154"}}, {"key": "inusa.media", "attributes": {"label": "inusa.media", "x": 232.56272744313256, "y": 765.4584072855405, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 93.4579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890056083981684483_60374608148", "id": "inusa.media", "source": "instagram-000001", "content": "Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia kembali menjadi sorotan seiring tren lonjakan harga minyak dunia dan meningkatnya tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, yang mencapai sekitar satu juta barel per hari, membuat harga BBM domestik sangat sensitif terhadap dinamika global, termasuk konflik geopolitik dan gangguan pasokan energi.\n\nPemerintah selama ini berupaya menahan dampak kenaikan melalui skema subsidi dan kompensasi energi. Namun, langkah tersebut berdampak pada meningkatnya beban fiskal negara. Kementerian Keuangan mencatat bahwa kenaikan harga minyak mentah berpotensi memperlebar ruang subsidi, sekaligus mengurangi fleksibilitas belanja negara untuk sektor lain seperti infrastruktur dan sosial.\n\nDi sisi lain, kenaikan BBM juga memicu efek berantai terhadap perekonomian, mulai dari peningkatan inflasi hingga penurunan daya beli masyarakat. Para ekonom menilai, tanpa reformasi struktural di sektor energi—termasuk peningkatan kapasitas kilang dan pengurangan ketergantungan impor—Indonesia berisiko terus berada dalam siklus tekanan harga energi yang berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi nasional.\n\nFollow  untuk mendapatkan berita terkini yang disajikan singkat, jelas, dan terpercaya.", "post_id": "3890056083981684483_60374608148"}}, {"key": "inusamedia", "attributes": {"label": "inusamedia", "x": 553.4169437132435, "y": 618.489175714518, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 172.8972, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890056083981684483_60374608148", "id": "inusamedia", "source": "instagram-000001", "content": "Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia kembali menjadi sorotan seiring tren lonjakan harga minyak dunia dan meningkatnya tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, yang mencapai sekitar satu juta barel per hari, membuat harga BBM domestik sangat sensitif terhadap dinamika global, termasuk konflik geopolitik dan gangguan pasokan energi.\n\nPemerintah selama ini berupaya menahan dampak kenaikan melalui skema subsidi dan kompensasi energi. Namun, langkah tersebut berdampak pada meningkatnya beban fiskal negara. Kementerian Keuangan mencatat bahwa kenaikan harga minyak mentah berpotensi memperlebar ruang subsidi, sekaligus mengurangi fleksibilitas belanja negara untuk sektor lain seperti infrastruktur dan sosial.\n\nDi sisi lain, kenaikan BBM juga memicu efek berantai terhadap perekonomian, mulai dari peningkatan inflasi hingga penurunan daya beli masyarakat. Para ekonom menilai, tanpa reformasi struktural di sektor energi—termasuk peningkatan kapasitas kilang dan pengurangan ketergantungan impor—Indonesia berisiko terus berada dalam siklus tekanan harga energi yang berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi nasional.\n\nFollow  untuk mendapatkan berita terkini yang disajikan singkat, jelas, dan terpercaya.", "post_id": "3890056083981684483_60374608148"}}], "edges": [{"key": "RooneySianny", "source": "RooneySianny", "target": "cakrozi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RooneySianny", "source": "RooneySianny", "target": "yaniarsim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RooneySianny", "source": "RooneySianny", "target": "aniesbaswedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RooneySianny", "source": "RooneySianny", "target": "BivitriS", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RooneySianny", "source": "RooneySianny", "target": "GWirjawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RooneySianny", "source": "RooneySianny", "target": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "inusa.media", "source": "inusa.media", "target": "inusamedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}]}