{"nodes": [{"key": "EIkartelo", "attributes": {"label": "EIkartelo", "x": 439.0400435906139, "y": 715.8188894469517, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051346774414201207", "id": "EIkartelo", "source": "tweet-000004", "content": "Maksudnya kalau masyarakat nggak nabung di bank, kemampuan bank utk ngasih kredit ke umkm misalnya menurun,  aktivitas ekonomi melambat, kalau ekonomi gak tumbuh, investor khawatir, dia hedging ke dollar buat jaga2, permintaan dollar naik, ini yg bikin rupiah lemah.", "post_id": "2051346774414201207"}}, {"key": "Krist888", "attributes": {"label": "Krist888", "x": 328.402694933676, "y": 927.3421953221002, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051346774414201207", "id": "Krist888", "source": "tweet-000004", "content": "Maksudnya kalau masyarakat nggak nabung di bank, kemampuan bank utk ngasih kredit ke umkm misalnya menurun,  aktivitas ekonomi melambat, kalau ekonomi gak tumbuh, investor khawatir, dia hedging ke dollar buat jaga2, permintaan dollar naik, ini yg bikin rupiah lemah.", "post_id": "2051346774414201207"}}, {"key": "KangManto123", "attributes": {"label": "KangManto123", "x": 425.9700211709968, "y": 672.9940548317968, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051346774414201207", "id": "KangManto123", "source": "tweet-000004", "content": "Maksudnya kalau masyarakat nggak nabung di bank, kemampuan bank utk ngasih kredit ke umkm misalnya menurun,  aktivitas ekonomi melambat, kalau ekonomi gak tumbuh, investor khawatir, dia hedging ke dollar buat jaga2, permintaan dollar naik, ini yg bikin rupiah lemah.", "post_id": "2051346774414201207"}}, {"key": "Legislator75", "attributes": {"label": "Legislator75", "x": 262.706424584758, "y": 563.7501827247196, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051507624022258066", "id": "Legislator75", "source": "tweet-000004", "content": "Hukum finance kredit mmng bgitu, ketika mmperoleh kredit lbh gampang risiko nya jg makin tinggi, diimbangi dgn suku bunga yg tinggi pula..jdi jika ingin mndptkn pmbiayaan cepat mmng hrs dgn pinjol.", "post_id": "2051507624022258066"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 21.554757402049486, "y": 21.124097679839473, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 53.9112, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "2051507624022258066", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Hukum finance kredit mmng bgitu, ketika mmperoleh kredit lbh gampang risiko nya jg makin tinggi, diimbangi dgn suku bunga yg tinggi pula..jdi jika ingin mndptkn pmbiayaan cepat mmng hrs dgn pinjol.", "post_id": "2051507624022258066"}}, {"key": "nidaaah__", "attributes": {"label": "nidaaah__", "x": 487.93845210921484, "y": 202.95284053173657, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051736123261755806", "id": "nidaaah__", "source": "tweet-000004", "content": "Narasi “bank dipaksa biayai” itu menyesatkan. OJK sudah klarifikasi: keputusan kredit tetap independen dan berbasis manajemen risiko. Sistem perbankan kita nggak segampang itu diintervensi.\nhttps://t.co/h4waQJQHxU⁠�\n#LanjutkanMBG", "post_id": "2051736123261755806"}}, {"key": "AnakLolina2", "attributes": {"label": "AnakLolina2", "x": 223.0337945587324, "y": 499.0917399522767, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.3745, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2051736123261755806", "id": "AnakLolina2", "source": "tweet-000004", "content": "Narasi “bank dipaksa biayai” itu menyesatkan. OJK sudah klarifikasi: keputusan kredit tetap independen dan berbasis manajemen risiko. Sistem perbankan kita nggak segampang itu diintervensi.\nhttps://t.co/h4waQJQHxU⁠�\n#LanjutkanMBG", "post_id": "2051736123261755806"}}, {"key": "Gibbssonnp", "attributes": {"label": "Gibbssonnp", "x": 840.9829934893951, "y": 397.64286650442136, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051555667111272540", "id": "Gibbssonnp", "source": "tweet-000004", "content": "Biar paham , tadinya pelaku umkm banyak yg makmur sekarang banyakan miskin akibat serbuan minimarket konglomerat , rakyat miskin otomatis daya beli lemah , daya beli lemah otomatis pertumbuhan ekonomi lemah .", "post_id": "2051555667111272540"}}, {"key": "Fahrihamzah", "attributes": {"label": "Fahrihamzah", "x": 720.0890295757205, "y": 604.5889768558596, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051555667111272540", "id": "Fahrihamzah", "source": "tweet-000004", "content": "Biar paham , tadinya pelaku umkm banyak yg makmur sekarang banyakan miskin akibat serbuan minimarket konglomerat , rakyat miskin otomatis daya beli lemah , daya beli lemah otomatis pertumbuhan ekonomi lemah .", "post_id": "2051555667111272540"}}, {"key": "pipi_4ku", "attributes": {"label": "pipi_4ku", "x": 726.3756298248176, "y": 795.6750037553911, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051560146485342334", "id": "pipi_4ku", "source": "tweet-000004", "content": "Hati2 Jangan keburu percaya isu liar. Sistem perbankan itu diawasi ketat dan setiap kredit wajib melalui penilaian risiko. OJK sendiri sudah memastikan tidak ada instruksi asal tunjuk dalam pembiayaan program\n#LanjutkanMBG", "post_id": "2051560146485342334"}}, {"key": "apaadanya75", "attributes": {"label": "apaadanya75", "x": 571.8685050505334, "y": 233.73377517552186, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051498344573489436", "id": "apaadanya75", "source": "tweet-000004", "content": "Perlu dicatat, kebijakan ini tidak mengintervensi keputusan kredit bank. OJK memastikan semua tetap berbasis manajemen risiko. Jadi narasi seolah-olah bank dipaksa itu tidak sesuai fakta. Tetap kritis menyaring informasi. #LanjutkanMBG", "post_id": "2051498344573489436"}}, {"key": "SuaraNetizenWak", "attributes": {"label": "SuaraNetizenWak", "x": 506.4335906877564, "y": 400.2149787261655, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051581535699235224", "id": "SuaraNetizenWak", "source": "tweet-000004", "content": "Strategi pemerintah saat ini melalui hilirisasi dan pemberdayaan ekonomi desa adalah langkah nyata untuk memastikan pertumbuhan ekonomi lebih merata. Program seperti MBG dan dukungan masif untuk UMKM dirancang agar manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati segelintir orang.", "post_id": "2051581535699235224"}}, {"key": "Vadim154918", "attributes": {"label": "Vadim154918", "x": 147.93302851875023, "y": 141.49775287047152, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051592600889836017", "id": "Vadim154918", "source": "tweet-000004", "content": "Strategi pemerintah saat ini melalui hilirisasi dan pemberdayaan ekonomi desa adalah langkah nyata untuk memastikan pertumbuhan ekonomi lebih merata. Program seperti MBG dan dukungan masif untuk UMKM dirancang agar manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati segelintir orang.", "post_id": "2051592600889836017"}}, {"key": "Kadipono", "attributes": {"label": "Kadipono", "x": 616.3871832763509, "y": 639.2806520323879, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051574941401895296", "id": "Kadipono", "source": "tweet-000004", "content": "Strategi pemerintah saat ini melalui hilirisasi dan pemberdayaan ekonomi desa adalah langkah nyata untuk memastikan pertumbuhan ekonomi lebih merata. Program seperti MBG dan dukungan masif untuk UMKM dirancang agar manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati segelintir orang.", "post_id": "2051574941401895296"}}, {"key": "RendiAdiPr", "attributes": {"label": "RendiAdiPr", "x": 413.02601884709134, "y": 273.96715126222404, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051561787955569006", "id": "RendiAdiPr", "source": "tweet-000004", "content": "Strategi pemerintah saat ini melalui hilirisasi dan pemberdayaan ekonomi desa adalah langkah nyata untuk memastikan pertumbuhan ekonomi lebih merata. Program seperti MBG dan dukungan masif untuk UMKM dirancang agar manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati segelintir orang.", "post_id": "2051561787955569006"}}, {"key": "geni_wisanalam", "attributes": {"label": "geni_wisanalam", "x": 775.5434167407652, "y": 28.38738120784523, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051564465670541779", "id": "geni_wisanalam", "source": "tweet-000004", "content": "Strategi pemerintah saat ini melalui hilirisasi dan pemberdayaan ekonomi desa adalah langkah nyata untuk memastikan pertumbuhan ekonomi lebih merata. Program seperti MBG dan dukungan masif untuk UMKM dirancang agar manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati segelintir orang.", "post_id": "2051564465670541779"}}, {"key": "rattenleben", "attributes": {"label": "rattenleben", "x": 653.8209007448712, "y": 539.9991058259604, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051617670148055181", "id": "rattenleben", "source": "tweet-000004", "content": "BioNTech erhielt zur Impfstoff-Entwicklung & Forschung massive Unterstützung:\n\n396 Mio. € vom Bund (BMBF) als Zuschuss\n150 Mio. € Kredit der EIB\n\nDie Gelder waren nicht rückzahlbar, sicherten aber das hohe Risiko ab. #BioNTech #Forschung #Impfstoff", "post_id": "2051617670148055181"}}, {"key": "ntv_EIL", "attributes": {"label": "ntv_EIL", "x": 689.3906601817457, "y": 117.88865196490195, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051617670148055181", "id": "ntv_EIL", "source": "tweet-000004", "content": "BioNTech erhielt zur Impfstoff-Entwicklung & Forschung massive Unterstützung:\n\n396 Mio. € vom Bund (BMBF) als Zuschuss\n150 Mio. € Kredit der EIB\n\nDie Gelder waren nicht rückzahlbar, sicherten aber das hohe Risiko ab. #BioNTech #Forschung #Impfstoff", "post_id": "2051617670148055181"}}, {"key": "joe_pike_real", "attributes": {"label": "joe_pike_real", "x": 632.732233047669, "y": 677.6996825928634, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2051619769556562027", "id": "joe_pike_real", "source": "tweet-000004", "content": "Ist nicht mein Menschenbild. Nochmal, wozu bekommt ein Eigentümer Wohngeld? Wenn er den Kredit nicht bedienen kann, hilft der Steuerzahler am Ende der Bank das Risiko zu minimieren. Wenn Oma Else mit 80 Jahren die Heizung nicht mehr reparieren kann, muss sie umziehen.", "post_id": "2051619769556562027"}}, {"key": "mller26260", "attributes": {"label": "mller26260", "x": 269.92669274780036, "y": 938.5762346155562, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051619769556562027", "id": "mller26260", "source": "tweet-000004", "content": "Ist nicht mein Menschenbild. Nochmal, wozu bekommt ein Eigentümer Wohngeld? Wenn er den Kredit nicht bedienen kann, hilft der Steuerzahler am Ende der Bank das Risiko zu minimieren. Wenn Oma Else mit 80 Jahren die Heizung nicht mehr reparieren kann, muss sie umziehen.", "post_id": "2051619769556562027"}}, {"key": "twinny0310", "attributes": {"label": "twinny0310", "x": 317.99347590696016, "y": 898.0554539399467, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051619769556562027", "id": "twinny0310", "source": "tweet-000004", "content": "Ist nicht mein Menschenbild. Nochmal, wozu bekommt ein Eigentümer Wohngeld? Wenn er den Kredit nicht bedienen kann, hilft der Steuerzahler am Ende der Bank das Risiko zu minimieren. Wenn Oma Else mit 80 Jahren die Heizung nicht mehr reparieren kann, muss sie umziehen.", "post_id": "2051619769556562027"}}, {"key": "AliKaanSevinc", "attributes": {"label": "AliKaanSevinc", "x": 821.2766517638493, "y": 441.68468330561564, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051619769556562027", "id": "AliKaanSevinc", "source": "tweet-000004", "content": "Ist nicht mein Menschenbild. Nochmal, wozu bekommt ein Eigentümer Wohngeld? Wenn er den Kredit nicht bedienen kann, hilft der Steuerzahler am Ende der Bank das Risiko zu minimieren. Wenn Oma Else mit 80 Jahren die Heizung nicht mehr reparieren kann, muss sie umziehen.", "post_id": "2051619769556562027"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "attributes": {"label": "Hasbil_Lbs", "x": 639.9580003389208, "y": 477.6894336518933, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2051461088781406593", "id": "Hasbil_Lbs", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051461088781406593"}}, {"key": "DenasIdn1", "attributes": {"label": "DenasIdn1", "x": 732.9169816496167, "y": 208.97274351852468, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051461088781406593", "id": "DenasIdn1", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051461088781406593"}}, {"key": "Yom_N_Friends", "attributes": {"label": "Yom_N_Friends", "x": 800.7801135059807, "y": 256.84630775634986, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051461088781406593", "id": "Yom_N_Friends", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051461088781406593"}}, {"key": "KANGKOMENJKT", "attributes": {"label": "KANGKOMENJKT", "x": 598.7551744676265, "y": 197.15212488628276, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051540368811069813", "id": "KANGKOMENJKT", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051540368811069813"}}, {"key": "ntt.terkini", "attributes": {"label": "ntt.terkini", "x": 118.44945174807575, "y": 366.20419453214583, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3888200790977617474_68337920343", "id": "ntt.terkini", "source": "instagram-000001", "content": "Asuransi Jasindo Gelar PEKEN Jasindo di Kupang, Dorong UMKM Naik Kelas Kupag\n\n2 Mei 2026 — Asuransi Jasindo menyelenggarakan PEKEN Jasindo di Kupang sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan penguatan ekosistem usaha lokal.\n\nMengusung tema “Katong Baku Dukung, Katong Baku Sayang”, PEKEN Jasindo tidak sekadar menjadi bazar, tetapi gerakan kolektif berbasis kearifan lokal untuk membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat solidaritas masyarakat Kupang. \n\nSekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal agar dapat berkembang secara berkelanjutan.\n\n“PEKEN Jasindo menjadi wadah bagi UMKM untuk tumbuh dan naik kelas, sekaligus memperkuat ekonomi rakyat. Kami ingin mendorong terciptanya ekosistem usaha yang inklusif dan berdaya saing, dengan melibatkan masyarakat secara langsung,” ujar Brellian.\n\nDalam kegiatan ini, sekitar 100 pelaku UMKM terlibat dalam bazar yang didukung penyediaan 40 unit food stall. Selain itu, Asuransi Jasindo juga mendukung penguatan ekosistem Sunday Market UMKM Kupang (SABOAK) sebagai pusat ekonomi kreatif lokal.\n\nBeragam aktivitas turut dihadirkan, mulai dari workshop kewirausahaan, talkshow bisnis UMKM bertemakan “Bacarita Bisnis UMKM Lokal, Usaha Naik Kelas”, Literasi Asuransi dan Manajemen Risiko, hingga layanan publik seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), perpanjangan SIM, dan pembayaran pajak, yang semakin memudahkan masyarakat dalam mengembangkan usahanya.\n\nRepresentative Manager Jasindo Kupang, Jerry Samuel, menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi.\n\n“PEKEN Jasindo menjadi momentum penting untuk menggerakkan ekonomi lokal. Kami melihat langsung bagaimana pelaku UMKM mendapatkan manfaat, baik dari sisi penjualan maupun peningkatan kapasitas usaha,” ujar Jerry.\n\n\nLanjut komentar >>>", "post_id": "3888200790977617474_68337920343"}}, {"key": "jasindo.id", "attributes": {"label": "jasindo.id", "x": 465.2663931562994, "y": 950.3201140256234, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3888200790977617474_68337920343", "id": "jasindo.id", "source": "instagram-000001", "content": "Asuransi Jasindo Gelar PEKEN Jasindo di Kupang, Dorong UMKM Naik Kelas Kupag\n\n2 Mei 2026 — Asuransi Jasindo menyelenggarakan PEKEN Jasindo di Kupang sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan penguatan ekosistem usaha lokal.\n\nMengusung tema “Katong Baku Dukung, Katong Baku Sayang”, PEKEN Jasindo tidak sekadar menjadi bazar, tetapi gerakan kolektif berbasis kearifan lokal untuk membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat solidaritas masyarakat Kupang. \n\nSekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal agar dapat berkembang secara berkelanjutan.\n\n“PEKEN Jasindo menjadi wadah bagi UMKM untuk tumbuh dan naik kelas, sekaligus memperkuat ekonomi rakyat. Kami ingin mendorong terciptanya ekosistem usaha yang inklusif dan berdaya saing, dengan melibatkan masyarakat secara langsung,” ujar Brellian.\n\nDalam kegiatan ini, sekitar 100 pelaku UMKM terlibat dalam bazar yang didukung penyediaan 40 unit food stall. Selain itu, Asuransi Jasindo juga mendukung penguatan ekosistem Sunday Market UMKM Kupang (SABOAK) sebagai pusat ekonomi kreatif lokal.\n\nBeragam aktivitas turut dihadirkan, mulai dari workshop kewirausahaan, talkshow bisnis UMKM bertemakan “Bacarita Bisnis UMKM Lokal, Usaha Naik Kelas”, Literasi Asuransi dan Manajemen Risiko, hingga layanan publik seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), perpanjangan SIM, dan pembayaran pajak, yang semakin memudahkan masyarakat dalam mengembangkan usahanya.\n\nRepresentative Manager Jasindo Kupang, Jerry Samuel, menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi.\n\n“PEKEN Jasindo menjadi momentum penting untuk menggerakkan ekonomi lokal. Kami melihat langsung bagaimana pelaku UMKM mendapatkan manfaat, baik dari sisi penjualan maupun peningkatan kapasitas usaha,” ujar Jerry.\n\n\nLanjut komentar >>>", "post_id": "3888200790977617474_68337920343"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 640.0799610651646, "y": 168.6409918932864, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3703, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3890123058376386462_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Data PDB RI Rilis Hari Ini — Tembus 5,5% atau Di Bawah Ekspektasi? Ini Dampaknya ke IHSG!\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar angka ekonomi…\nini kompas arah market jangka pendek. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nHari ini BPS rilis:\n📊 PDB Q1 2026\n\nEkspektasi pasar:\n• Pemerintah: >5,5% (optimis)\n• Ekonom: 5,2% – 5,48% (realistis)\n\n2️⃣ Kenapa Ini Penting?\nPDB = cerminan ekonomi riil\n\nKalau tinggi:\n➡️ konsumsi kuat\n➡️ bisnis jalan\n➡️ laba emiten naik\n\nKalau meleset:\n➡️ market bisa “dingin”\n➡️ asing bisa wait & see\n\n3️⃣ Sumber Pertumbuhan Q1 🔥\nMotor utamanya:\n• Ramadan & Lebaran\n• THR\n• belanja pemerintah naik 31%\n• pajak naik >20%\n\nArtinya:\n👉 Q1 = fase “booming konsumsi”\n\n4️⃣ Tapi Ada Warning ⚠️\nEkonom sudah kasih sinyal:\n👉 Q2 kemungkinan melambat\n\nKenapa?\n• efek Lebaran hilang\n• konsumsi normalisasi\n• hanya ditopang Iduladha\n\n5️⃣ Dampak ke Saham\n📈 *Sektor Consumer & Ritel*\n• ICBP\n• MYOR\n• AMRT\n• MAPI\n👉 Q1 kemungkinan laporan “kinclong”\n\n🏦 Perbankan\n• BBCA\n• BMRI\n• BBRI\n• BBNI\n👉 ekonomi >5% = kredit tumbuh\n\n6️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Jika Data > Ekspektasi\n➡️ potensi inflow asing\n\nFokus:\n• big caps\n• perbankan\n• consumer\n🗓️ Jika Sesuai Ekspektasi\n➡️ market cenderung sideways\n\n🗓️ Jika Di Bawah Ekspektasi\n➡️ rawan sell on news\n\n7️⃣ Insight Penting\nPDB Q1 kuat = masa lalu\nMarket sekarang lebih peduli:\n👉 Q2 & ke depan\n\nJadi:\n➡️ jangan hanya lihat angka\n➡️ lihat arah tren\n\n8️⃣ Kesimpulan\nData hari ini penting…\ntapi bukan segalanya.\n\nKalau tinggi:\n👉 konfirmasi ekonomi kuat\n\nKalau biasa saja:\n👉 market fokus ke risiko slowdown\n\nDi market:\n➡️ yang bergerak bukan data sekarang…\n➡️ tapi ekspektasi ke depan\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#PDB #IHSG #MakroEkonomi #BPS #ConsumerStock", "post_id": "3890123058376386462_52512310886"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 685.0867544396167, "y": 403.0752256819564, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 58.9186, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890275558571495970_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "ESG-IN menggandeng Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA) untuk mengakselerasi pengembangan ekosistem kredit karbon yang terdigitalisasi, transparan, dan berbasis data terverifikasi di Indonesia.\n\nKolaborasi tersebut dituangkan dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kedua belah pihak pada Senin (4/5/2026). Langkah ini sekaligus menandai kerja sama dengan tujuan mempercepat pertumbuhan pasar karbon Indonesia serta membuka peluang investasi hijau yang signifikan.\n\nChief Executive Officer ESG-IN Brandon Keam mengatakan kolaborasi dengan IDCTA merupakan langkah strategis untuk mewujudkan visi ESG-IN ke depan. Pada implementasinya, terdapat tiga mesin strategis dari perusahaan yang dioperasikan oleh beroperasi sebagai PT ESGIN Global Partners itu yakni Global ESG Action Network, Verified ESG Data & NFT Marketplace, dan ESG Credit Portfolio & Consulting.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/esg-in-dan-idcta-kembangkan-ekosistem-kredit-karbon-dan-verifikasi-data-esg-berbasis-ai \n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Dok. ESG-IN\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3890275558571495970_3310659452"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "bangkabelitunginfonew", "x": 686.6433813425011, "y": 333.27812127211865, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 58.9186, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3889657418422497921_55481531290", "id": "bangkabelitunginfonew", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026, untuk memperluas akses hiburan bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).\n\nBupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Minggu, mengatakan penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi di Indonesia membuka peluang bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara gratis.\n\n“Dengan TVRI sebagai pemegang hak siar, tentu memberi manfaat bagi masyarakat. Kami berupaya memastikan masyarakat dapat menikmati siaran langsung Piala Dunia 2026,” ujar Algafry usai kegiatan olahraga jalan sehat “Bola Gembira” menyongsong ajang tersebut.\n\nIa menjelaskan pemerintah daerah menyiapkan sejumlah titik lokasi nobar, termasuk di wilayah pelosok desa, agar akses masyarakat terhadap ajang sepak bola dunia semakin merata.\n\nPemerintah setempat juga menghadirkan kegiatan pendukung, seperti kuis berhadiah, guna meningkatkan antusias masyarakat selama pelaksanaan nobar.\n\nAlgafry mengatakan momentum Piala Dunia 2026 tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana hiburan dan olahraga, tetapi juga untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menggerakkan ekonomi lokal.\n\nMenurut dia, kegiatan nobar menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk unggulan, baik makanan maupun minuman, selama berlangsungnya turnamen tersebut.\n\n📝 selengkapnya di babel.antaranews.com\n\nHanya Followers Yang Bisa Komentar‼️\n\nFollow  Buat Kamu Lebih Tau Kabar Seputar Bangka Belitung & Sekitarnya\n\n#bangkabelitunginfo #bangkabelitunginfonew #bangkabelitung #breakingnews #informasi", "post_id": "3889657418422497921_55481531290"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 498.82080118742465, "y": 840.4060827173665, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "ojk_sumbagsel", "x": 423.71086164378914, "y": 36.04967662068448, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "ojk_sumbagsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "sultanmuda.sumselprov", "attributes": {"label": "sultanmuda.sumselprov", "x": 192.49482367628602, "y": 496.5370718392695, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.716, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "sultanmuda.sumselprov", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "hermanderu67", "attributes": {"label": "hermanderu67", "x": 586.0499009313342, "y": 990.3611471245262, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.716, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "hermanderu67", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "arifin.susantoo", "x": 839.887307014266, "y": 434.06673020351303, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.716, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "arifin.susantoo", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 618.3354180684777, "y": 570.395065250554, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3889505213254338284_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta menjadi bagian dari penguatan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan berdaya saing.\n\nPelatihan kewirausahaan pemuda ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan dengan dukungan OJK Provinsi Sumatera Selatan, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ekosistem kewirausahaan muda di daerah.\n\nKegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan.\n\nDalam kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan komprehensif yang mencakup pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu membentuk pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nKepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. M. Fajri Zabidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda di Sumatera Selatan.\n\nPelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2026 ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda Sumatera Selatan melalui pengembangan kewirausahaan.\n\n \n#ojksumbagsel \n \n#ojksumsel \n#sultamudasumselcenter \n#fypシ❤️💞❤️ \n#pengikutinstagram", "post_id": "3889505213254338284_6614111699"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 789.1167313334736, "y": 187.86475896874055, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889505213254338284_6614111699", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta menjadi bagian dari penguatan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan berdaya saing.\n\nPelatihan kewirausahaan pemuda ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan dengan dukungan OJK Provinsi Sumatera Selatan, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ekosistem kewirausahaan muda di daerah.\n\nKegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan.\n\nDalam kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan komprehensif yang mencakup pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu membentuk pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nKepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. M. Fajri Zabidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda di Sumatera Selatan.\n\nPelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2026 ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda Sumatera Selatan melalui pengembangan kewirausahaan.\n\n \n#ojksumbagsel \n \n#ojksumsel \n#sultamudasumselcenter \n#fypシ❤️💞❤️ \n#pengikutinstagram", "post_id": "3889505213254338284_6614111699"}}, {"key": "prokopim_bengkalis", "attributes": {"label": "prokopim_bengkalis", "x": 50.913359069587386, "y": 786.8998256076738, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636282290074701076", "id": "prokopim_bengkalis", "source": "tiktok-000001", "content": "Bupati Bengkalis , S. Sos, MMP kan komitmen penuh dalam mendukung Ranperda UMKM sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan. Regulasi ini diyakini menjadi “game changer” yang mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.   Dengan hadirnya payung hukum yang kuat, pelaku UMKM diharapkan mendapatkan akses permodalan, pembinaan, serta dukungan yang lebih terarah demi kemajuan ekonomi daerah. Sinergi antara pemerintah dan DPRD pun menjadi kunci dalam mewujudkan Bengkalis yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.", "post_id": "7636282290074701076"}}, {"key": "Kasmarni", "attributes": {"label": "Kasmarni", "x": 929.406542276138, "y": 310.8479382885265, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636282290074701076", "id": "Kasmarni", "source": "tiktok-000001", "content": "Bupati Bengkalis , S. Sos, MMP kan komitmen penuh dalam mendukung Ranperda UMKM sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan. Regulasi ini diyakini menjadi “game changer” yang mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.   Dengan hadirnya payung hukum yang kuat, pelaku UMKM diharapkan mendapatkan akses permodalan, pembinaan, serta dukungan yang lebih terarah demi kemajuan ekonomi daerah. Sinergi antara pemerintah dan DPRD pun menjadi kunci dalam mewujudkan Bengkalis yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.", "post_id": "7636282290074701076"}}, {"key": "sumsel.media5", "attributes": {"label": "sumsel.media5", "x": 21.778135224874816, "y": 375.55961476790213, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634455521583582484", "id": "sumsel.media5", "source": "tiktok-000001", "content": "CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif Pada Kuartal Pertama 2026 Raih laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun; total kredit/pembiayaan naik 2,2% Y-o-Y menjadi Rp235,1 triliun; CASA meningkat 12,2% YoY menjadi Rp192,3 triliun SumselMedia.Com, Jakarta- (“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20. Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.” “Ke depan, dengan kinerja imbal hasil yang tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui penguatan basis CASA dan pendanaan yang disiplin. Pertumbuhan kredit akan dilakukan secara pruden, dengan tetap menempatkan kualitas aset dan ketahanan portofolio sebagai fokus utama. Seluruh langkah ini selaras dengan strategi Forward30 serta purpose kami, yaitu Advancing Customers and Society, untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka. Hasil yang baik pada kuartal ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mempercepat berbagai inisiatif strategis, menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi Indonesia,” tambah Lani. Selengkapnya di www.sumselmedia.com   #cimbniaga #kinerja2026 #bank #octopay #sumselmedia", "post_id": "7634455521583582484"}}, {"key": "cimb.niaga", "attributes": {"label": "cimb.niaga", "x": 546.2039225077351, "y": 87.04960020834562, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634455521583582484", "id": "cimb.niaga", "source": "tiktok-000001", "content": "CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif Pada Kuartal Pertama 2026 Raih laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun; total kredit/pembiayaan naik 2,2% Y-o-Y menjadi Rp235,1 triliun; CASA meningkat 12,2% YoY menjadi Rp192,3 triliun SumselMedia.Com, Jakarta- (“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20. Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.” “Ke depan, dengan kinerja imbal hasil yang tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui penguatan basis CASA dan pendanaan yang disiplin. Pertumbuhan kredit akan dilakukan secara pruden, dengan tetap menempatkan kualitas aset dan ketahanan portofolio sebagai fokus utama. Seluruh langkah ini selaras dengan strategi Forward30 serta purpose kami, yaitu Advancing Customers and Society, untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka. Hasil yang baik pada kuartal ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mempercepat berbagai inisiatif strategis, menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi Indonesia,” tambah Lani. Selengkapnya di www.sumselmedia.com   #cimbniaga #kinerja2026 #bank #octopay #sumselmedia", "post_id": "7634455521583582484"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 610.6741390102047, "y": 623.819804409557, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "4GhZC19nlHs", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Penyaluran KUR Capai Rp96 Triliun hingga Mei 2026, Dorong UMKM Naik Kelas\n\nGaruda Tv - Pemerintah mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Mei 2026 telah mencapai Rp96 triliun. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada sekitar 1,5 juta debitur di seluruh Indonesia.\n\nMenteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa penyaluran KUR difokuskan untuk mendorong pelaku usaha mikro agar naik kelas serta beralih dari sektor informal menuju sektor formal.\n\nDalam rapat koordinasi pengentasan kemiskinan, Maman menjelaskan bahwa sekitar 63 persen dari total penyaluran KUR dialokasikan ke sektor produksi. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur ekonomi produktif di kalangan pelaku UMKM.\n\nDari total pembiayaan tersebut, sekitar Rp70 triliun disebut telah menyentuh kelompok masyarakat miskin ekstrem pada kategori desil 1 hingga desil 4. Pemerintah menargetkan agar akses permodalan ini dapat mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih formal dan terdata.\n\nSelain pembiayaan, Kementerian UMKM juga menekankan pentingnya perlindungan pasar bagi produk lokal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing pelaku usaha domestik agar tidak kalah bersaing dengan produk impor serta mengurangi risiko kredit macet.\n\nPemerintah juga mencatat bahwa pada 2025, total alokasi kredit perbankan untuk sektor UMKM diproyeksikan mencapai Rp1.600 triliun sebagai bagian dari penguatan pembiayaan sektor produktif.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KUR #UMKM #ekonomi  #MamanAbdurrahman #kabinetmerahputih #PembiayaanUsaha #naikkelas  #ekonomirakyat #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4GhZC19nlHs"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 66.23816303897956, "y": 361.45807561895214, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4GhZC19nlHs", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Penyaluran KUR Capai Rp96 Triliun hingga Mei 2026, Dorong UMKM Naik Kelas\n\nGaruda Tv - Pemerintah mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Mei 2026 telah mencapai Rp96 triliun. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada sekitar 1,5 juta debitur di seluruh Indonesia.\n\nMenteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa penyaluran KUR difokuskan untuk mendorong pelaku usaha mikro agar naik kelas serta beralih dari sektor informal menuju sektor formal.\n\nDalam rapat koordinasi pengentasan kemiskinan, Maman menjelaskan bahwa sekitar 63 persen dari total penyaluran KUR dialokasikan ke sektor produksi. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur ekonomi produktif di kalangan pelaku UMKM.\n\nDari total pembiayaan tersebut, sekitar Rp70 triliun disebut telah menyentuh kelompok masyarakat miskin ekstrem pada kategori desil 1 hingga desil 4. Pemerintah menargetkan agar akses permodalan ini dapat mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih formal dan terdata.\n\nSelain pembiayaan, Kementerian UMKM juga menekankan pentingnya perlindungan pasar bagi produk lokal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing pelaku usaha domestik agar tidak kalah bersaing dengan produk impor serta mengurangi risiko kredit macet.\n\nPemerintah juga mencatat bahwa pada 2025, total alokasi kredit perbankan untuk sektor UMKM diproyeksikan mencapai Rp1.600 triliun sebagai bagian dari penguatan pembiayaan sektor produktif.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KUR #UMKM #ekonomi  #MamanAbdurrahman #kabinetmerahputih #PembiayaanUsaha #naikkelas  #ekonomirakyat #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4GhZC19nlHs"}}, {"key": "@PeterLukacsResearch", "attributes": {"label": "@PeterLukacsResearch", "x": 307.87201618127955, "y": 617.2205888613842, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "n76CyAXijg0", "id": "@PeterLukacsResearch", "source": "youtube-000001", "content": "Nu Holdings 2026: Raksasa Fintech Brasil\n\nIkuti saya di X: \nIkuti di Instagram: peter_lukacs_research\n\nJika Anda ingin melihat data lengkap + posisi portofolio saya di balik cerita ini, bergabunglah dengan keanggotaan untuk mendapatkan wawasan lebih dalam dan akses ke karya saya.\n\nKami menganalisis kasus investasi untuk Nu Holdings pada tahun 2026, menyoroti pertumbuhan pelanggan yang kuat, peningkatan profitabilitas dengan ROE ~25%, dan model perbankan digital yang dapat diskalakan yang didorong oleh pinjaman konsumen dengan margin tinggi di Brasil.\n\nKami juga menilai risiko utama, termasuk risiko kredit yang tinggi dari pinjaman tanpa jaminan, ketergantungan yang besar pada pasar Brasil, dan ketidakpastian regulasi seputar ekspansi internasional, untuk menentukan apakah valuasi premium saat ini dibenarkan atau masih menawarkan potensi kenaikan.\n\nCap waktu\n0:00 Pendahuluan\n0:9 Keanggotaan Youtube\n0:26 Analisis Mendalam\n9:59 Ringkasan\n\nBukan nasihat keuangan. Hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n#NuHoldings\n#Nubank\n#NU\n#Fintech\n#PerbankanDigital\n#SahamBank\n#SahamPertumbuhan\n#AmerikaLatin\n#EkonomiBrasil\n#KeuanganKonsumen\n#Investasi\n#InvestasiNilai", "post_id": "n76CyAXijg0"}}, {"key": "Peter_Lukacs_R", "attributes": {"label": "Peter_Lukacs_R", "x": 208.491988368518, "y": 292.3414705945311, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n76CyAXijg0", "id": "Peter_Lukacs_R", "source": "youtube-000001", "content": "Nu Holdings 2026: Raksasa Fintech Brasil\n\nIkuti saya di X: \nIkuti di Instagram: peter_lukacs_research\n\nJika Anda ingin melihat data lengkap + posisi portofolio saya di balik cerita ini, bergabunglah dengan keanggotaan untuk mendapatkan wawasan lebih dalam dan akses ke karya saya.\n\nKami menganalisis kasus investasi untuk Nu Holdings pada tahun 2026, menyoroti pertumbuhan pelanggan yang kuat, peningkatan profitabilitas dengan ROE ~25%, dan model perbankan digital yang dapat diskalakan yang didorong oleh pinjaman konsumen dengan margin tinggi di Brasil.\n\nKami juga menilai risiko utama, termasuk risiko kredit yang tinggi dari pinjaman tanpa jaminan, ketergantungan yang besar pada pasar Brasil, dan ketidakpastian regulasi seputar ekspansi internasional, untuk menentukan apakah valuasi premium saat ini dibenarkan atau masih menawarkan potensi kenaikan.\n\nCap waktu\n0:00 Pendahuluan\n0:9 Keanggotaan Youtube\n0:26 Analisis Mendalam\n9:59 Ringkasan\n\nBukan nasihat keuangan. Hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n#NuHoldings\n#Nubank\n#NU\n#Fintech\n#PerbankanDigital\n#SahamBank\n#SahamPertumbuhan\n#AmerikaLatin\n#EkonomiBrasil\n#KeuanganKonsumen\n#Investasi\n#InvestasiNilai", "post_id": "n76CyAXijg0"}}, {"key": "@SuciOktarina", "attributes": {"label": "@SuciOktarina", "x": 685.7680990949023, "y": 105.9869098090468, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "aOunA6v-CS0", "id": "@SuciOktarina", "source": "youtube-000001", "content": "TAX HUNTING: Identifikasi Objek PPN & PPnBM pada UMKM Ayurie Hijab\n\nVideo ini merupakan presentasi laporan project individu mata kuliah Perpajakan yang membahas identifikasi objek Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) pada ekosistem UMKM Ayurie Hijab (), usaha fashion muslim yang beroperasi melalui platform Shopee.\nTopik yang dibahas:\nProfil & proses bisnis UMKM Ayurie Hijab\nIdentifikasi produk BKP dan tarif PPN 11%\nAnalisis PPnBM atas mesin bordir industri impor Tajima\nSimulasi transaksi 1 masa pajak (Juli 2025)\nAnalisis risiko kepatuhan & strategi tax planning\n\nNama : Suci Oktarina\nNIM : 01010182428015\nKelas : 4 AKS\nMata Kuliah : Perpajakan\nProgram Studi : Diploma Akuntansi\nFakultas : Ekonomi\nUniversitas : Universitas Sriwijaya\nDosen Pengampu : Nilam Kesuma, S.E., M.S\n\n#Perpajakan #PPN #PPnBM #UMKM #AkuntansiPajak #UniversitasSriwijaya #TaxHunting #AyurieHijab #MahasiswaAkuntansi #TugasKuliah", "post_id": "aOunA6v-CS0"}}, {"key": "ayuriehijab", "attributes": {"label": "ayuriehijab", "x": 438.7977849039165, "y": 44.87384140609774, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "aOunA6v-CS0", "id": "ayuriehijab", "source": "youtube-000001", "content": "TAX HUNTING: Identifikasi Objek PPN & PPnBM pada UMKM Ayurie Hijab\n\nVideo ini merupakan presentasi laporan project individu mata kuliah Perpajakan yang membahas identifikasi objek Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) pada ekosistem UMKM Ayurie Hijab (), usaha fashion muslim yang beroperasi melalui platform Shopee.\nTopik yang dibahas:\nProfil & proses bisnis UMKM Ayurie Hijab\nIdentifikasi produk BKP dan tarif PPN 11%\nAnalisis PPnBM atas mesin bordir industri impor Tajima\nSimulasi transaksi 1 masa pajak (Juli 2025)\nAnalisis risiko kepatuhan & strategi tax planning\n\nNama : Suci Oktarina\nNIM : 01010182428015\nKelas : 4 AKS\nMata Kuliah : Perpajakan\nProgram Studi : Diploma Akuntansi\nFakultas : Ekonomi\nUniversitas : Universitas Sriwijaya\nDosen Pengampu : Nilam Kesuma, S.E., M.S\n\n#Perpajakan #PPN #PPnBM #UMKM #AkuntansiPajak #UniversitasSriwijaya #TaxHunting #AyurieHijab #MahasiswaAkuntansi #TugasKuliah", "post_id": "aOunA6v-CS0"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 127.05292095722909, "y": 468.3800893193664, "size": 13.86, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 769.8620530874941, "y": 442.0161198860437, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0005, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 212.6380852115224, "y": 702.5438819310823, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0005, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 88.3423024986929, "y": 118.07979171223725, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0005, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 393.72257160972765, "y": 586.1068963517918, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0005, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 775.6242766742682, "y": 428.94248748417164, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0005, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 200.06117441131343, "y": 176.51815358620127, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "sv2PiT4IJ3g", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MARKET HIGHLIGHTS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "sv2PiT4IJ3g"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 606.5300716223508, "y": 600.9260466577625, "size": 9.3, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.3745, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "sv2PiT4IJ3g", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MARKET HIGHLIGHTS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "sv2PiT4IJ3g"}}, {"key": "@StickyTrades", "attributes": {"label": "@StickyTrades", "x": 174.72121871915314, "y": 728.3843166473027, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NIqBgAmHIEM", "id": "@StickyTrades", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Ini Sedang Dimanipulasi - Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n👉 Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n📈 Laporan Pasar Mingguan: Dow Melonjak Sementara Saham-Saham Mega Kapitalisasi Menunjukkan Kelemahan\n\nDalam analisis pasar mingguan ini, Monte membahas pergerakan harga terbaru di seluruh indeks utama dan saham-saham terkemuka, menyoroti ketidaksesuaian antara reli Dow yang kuat dan kelemahan pada saham-saham mega kapitalisasi seperti Meta, Amazon, Microsoft, dan Nvidia.\n\nMeskipun data ekonomi menunjukkan tren bullish—seperti tingkat pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan dan pertumbuhan pendapatan pribadi yang lebih kuat—pasar menunjukkan tanda-tanda potensi kelelahan. Sesi ini mengeksplorasi pola teknis, strategi opsi, dan sinyal-sinyal kunci yang saat ini dipantau oleh para trader.\n\n⚠️ Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan.\n\n⏱️ Cap Waktu\n\n0:00 – Pendahuluan & tinjauan pasar\n0:14 – Dow Jones (DIA) melonjak di tengah volatilitas\n0:29 – Rincian data ekonomi (pengangguran & pertumbuhan pendapatan)\n1:00 – Analisis candlestick dan perilaku harga yang diharapkan\n1:12 – Aksi harga Meta (META) dan diskusi manipulasi\n2:13 – Reaksi pendapatan Amazon (AMZN) dan pengaturan bearish\n3:04 – Kelemahan mega-cap: Meta, Amazon, Microsoft, Nvidia\n3:48 – Mengapa reli Dow mungkin tidak sebullish yang terlihat\n4:07 – Divergensi IWM dan sinyal peringatan\n4:25 – Strategi opsi: spread dan positioning\n4:56 – Sinyal bearish QQQ (pola hanging man)\n5:27 – Diskusi musiman “Jual di Bulan Mei”\n5:34 – Resistensi SPY dan kekhawatiran volume\n5:52 – Pengisian gap VIX dan ekspektasi pembalikan\n6:28 – Target kenaikan VIX dan prospek volatilitas\n6:38 – Perak Strategi (SLV) dan ekspektasi jangka pendek\n7:02 – Pembaruan perdagangan PSLV dan pelacakan perdagangan\n7:22 – Keterlibatan komunitas & wawasan pertumbuhan saluran\n8:19 – Kesimpulan dan rangkuman\n\n📚 Tautan ke laporan pertengahan minggu yang disebutkan dalam video ini:\n👉https://youtube.com/live/YcALApEMNag\n\n👉Tautan untuk Tata Letak TOS dari Indikator Moving Average 50 hari yang dirujuk dalam video ini: Pengguna Think or Swim - Salin/Tempel/Simpan ke platform Anda sendiri https://tos.mx/!33Vjve3g\n👉Tautan ke Algoritma Daftar Periksa Perdagangan 7 Poin https://tools.stickytrades.com/login\n👉Tautan untuk Mendaftar uji coba gratis TANPA KARTU KREDIT: https://stickytrades.com/learn/register\n👉Tautan ke Kursus Kilat Trader Opsi Bionik https://go.stickytrades.com/bionic 👉 Tautan ke Doug Wyan (dari Neptune Global Bullion Exchange)   / dougwyan   \n👉 Berlangganan saluran kami di sini:    /    \n👉 Donasikan ke Rumah Sakit Anak St. Jude di sini: https://www.stjude.org/promotion/impa... \n📌 TAUTAN EDUKASI – Pelajari Pola Grafik & Alat yang Disebutkan dalam Video Ini 👉 Klaim Paket Gratis Anda di Sini: https://go.stickytrades.com/floor-tra... \n📚 Tautan ke laporan terakhir: 👉    • What the Heck is Happening with AVIS (Tick...  \n📚 Tautan Think or Swim Share Untuk grafik perbandingan AJ SLV/PSLV: 👉https://tos.mx/!ov3dVQEe\n⚠️ Penafian Risiko Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan, dan kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Selalu lakukan riset menyeluruh dan konsultasikan dengan profesional sebelum membuat keputusan keuangan. Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n👍 Menikmati analisis ini? Sukai, komentari, dan bagikan untuk mendukung komunitas StickyTrades.\n\n🔔 Berlangganan untuk wawasan mingguan dan analisis teknis: 👉    / stickytrades   #PasarSaham #AnalisisTeknis\nHanya untuk tujuan pendidikan. Bukan nasihat keuangan.\n\n#saham #pasarsaham #uang #menghasilkanuang #META #AMZN #MSFT #opsi #perdaganganopsi", "post_id": "NIqBgAmHIEM"}}, {"key": "stickytrades", "attributes": {"label": "stickytrades", "x": 100.95107989670427, "y": 544.3563717774626, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NIqBgAmHIEM", "id": "stickytrades", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Ini Sedang Dimanipulasi - Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n👉 Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n📈 Laporan Pasar Mingguan: Dow Melonjak Sementara Saham-Saham Mega Kapitalisasi Menunjukkan Kelemahan\n\nDalam analisis pasar mingguan ini, Monte membahas pergerakan harga terbaru di seluruh indeks utama dan saham-saham terkemuka, menyoroti ketidaksesuaian antara reli Dow yang kuat dan kelemahan pada saham-saham mega kapitalisasi seperti Meta, Amazon, Microsoft, dan Nvidia.\n\nMeskipun data ekonomi menunjukkan tren bullish—seperti tingkat pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan dan pertumbuhan pendapatan pribadi yang lebih kuat—pasar menunjukkan tanda-tanda potensi kelelahan. Sesi ini mengeksplorasi pola teknis, strategi opsi, dan sinyal-sinyal kunci yang saat ini dipantau oleh para trader.\n\n⚠️ Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan.\n\n⏱️ Cap Waktu\n\n0:00 – Pendahuluan & tinjauan pasar\n0:14 – Dow Jones (DIA) melonjak di tengah volatilitas\n0:29 – Rincian data ekonomi (pengangguran & pertumbuhan pendapatan)\n1:00 – Analisis candlestick dan perilaku harga yang diharapkan\n1:12 – Aksi harga Meta (META) dan diskusi manipulasi\n2:13 – Reaksi pendapatan Amazon (AMZN) dan pengaturan bearish\n3:04 – Kelemahan mega-cap: Meta, Amazon, Microsoft, Nvidia\n3:48 – Mengapa reli Dow mungkin tidak sebullish yang terlihat\n4:07 – Divergensi IWM dan sinyal peringatan\n4:25 – Strategi opsi: spread dan positioning\n4:56 – Sinyal bearish QQQ (pola hanging man)\n5:27 – Diskusi musiman “Jual di Bulan Mei”\n5:34 – Resistensi SPY dan kekhawatiran volume\n5:52 – Pengisian gap VIX dan ekspektasi pembalikan\n6:28 – Target kenaikan VIX dan prospek volatilitas\n6:38 – Perak Strategi (SLV) dan ekspektasi jangka pendek\n7:02 – Pembaruan perdagangan PSLV dan pelacakan perdagangan\n7:22 – Keterlibatan komunitas & wawasan pertumbuhan saluran\n8:19 – Kesimpulan dan rangkuman\n\n📚 Tautan ke laporan pertengahan minggu yang disebutkan dalam video ini:\n👉https://youtube.com/live/YcALApEMNag\n\n👉Tautan untuk Tata Letak TOS dari Indikator Moving Average 50 hari yang dirujuk dalam video ini: Pengguna Think or Swim - Salin/Tempel/Simpan ke platform Anda sendiri https://tos.mx/!33Vjve3g\n👉Tautan ke Algoritma Daftar Periksa Perdagangan 7 Poin https://tools.stickytrades.com/login\n👉Tautan untuk Mendaftar uji coba gratis TANPA KARTU KREDIT: https://stickytrades.com/learn/register\n👉Tautan ke Kursus Kilat Trader Opsi Bionik https://go.stickytrades.com/bionic 👉 Tautan ke Doug Wyan (dari Neptune Global Bullion Exchange)   / dougwyan   \n👉 Berlangganan saluran kami di sini:    /    \n👉 Donasikan ke Rumah Sakit Anak St. Jude di sini: https://www.stjude.org/promotion/impa... \n📌 TAUTAN EDUKASI – Pelajari Pola Grafik & Alat yang Disebutkan dalam Video Ini 👉 Klaim Paket Gratis Anda di Sini: https://go.stickytrades.com/floor-tra... \n📚 Tautan ke laporan terakhir: 👉    • What the Heck is Happening with AVIS (Tick...  \n📚 Tautan Think or Swim Share Untuk grafik perbandingan AJ SLV/PSLV: 👉https://tos.mx/!ov3dVQEe\n⚠️ Penafian Risiko Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan, dan kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Selalu lakukan riset menyeluruh dan konsultasikan dengan profesional sebelum membuat keputusan keuangan. Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n👍 Menikmati analisis ini? Sukai, komentari, dan bagikan untuk mendukung komunitas StickyTrades.\n\n🔔 Berlangganan untuk wawasan mingguan dan analisis teknis: 👉    / stickytrades   #PasarSaham #AnalisisTeknis\nHanya untuk tujuan pendidikan. Bukan nasihat keuangan.\n\n#saham #pasarsaham #uang #menghasilkanuang #META #AMZN #MSFT #opsi #perdaganganopsi", "post_id": "NIqBgAmHIEM"}}, {"key": "@Sulselsatu", "attributes": {"label": "@Sulselsatu", "x": 311.1487817705295, "y": 782.5580714486686, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "@Sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "sulselsatu", "attributes": {"label": "sulselsatu", "x": 815.2765773903661, "y": 447.59858013343836, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "@Channel1TVGH", "attributes": {"label": "@Channel1TVGH", "x": 35.60203443899679, "y": 926.6498619913785, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZIMxW0pXlVw", "id": "@Channel1TVGH", "source": "youtube-000001", "content": "Penjelasan Keuangan Bank Ghana: Inflasi, Cadangan Emas & Debat Tekanan Fiskal\n\n#BankOfGhana #Inflasi #EkonomiGhana #KebijakanMonetari #CadanganEmas #KebijakanFiskal #DiskusiEkonomi\nDalam diskusi mendalam ini, para ahli menguraikan kondisi keuangan Bank Ghana saat ini dan apa artinya bagi pengendalian inflasi, kebijakan moneter, dan disiplin fiskal. Percakapan ini mengeksplorasi apakah suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya memerangi inflasi, dan bagaimana keputusan fiskal memengaruhi kemampuan bank sentral untuk menstabilkan perekonomian.\n\nTopik utama meliputi peran operasi pasar terbuka, tantangan ekspansi kredit di lingkungan berisiko tinggi, dan mengapa pemotongan suku bunga tidak selalu diterjemahkan menjadi peningkatan pinjaman.\nPanel ini juga meneliti program emas untuk cadangan Ghana—bagaimana cara kerjanya, mengapa program ini dapat menghasilkan keuntungan dan kerugian, dan apakah kelanjutannya dapat menimbulkan risiko terhadap stabilitas moneter. Debat ini lebih lanjut menyoroti kekhawatiran tentang akumulasi cadangan, target cakupan impor, dan keberlanjutan jangka panjang dari pilihan kebijakan saat ini.\n\nTerakhir, diskusi ini mengangkat pertanyaan-pertanyaan penting tentang koordinasi antara otoritas fiskal dan bank sentral, dan apakah strategi ekonomi Ghana saat ini cukup untuk menutup kesenjangan keuangan yang ada.\n\nChannelOne TV...Menceritakan Kisah Anda, Memberdayakan Perubahan\n\nIkuti kami:\n\nFacebook:   / channel1tvgh  \nX: https://x.com/Channel1TVGHA?t=DPofwFH...\nInstagram: https://www.instagram.com/channel1tvg...\nTikTok: https://www.tiktok.com/?...\nWebsite: channelonenewsonline.com", "post_id": "ZIMxW0pXlVw"}}, {"key": "channel1tvgh", "attributes": {"label": "channel1tvgh", "x": 365.3509707044125, "y": 253.3105746110357, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZIMxW0pXlVw", "id": "channel1tvgh", "source": "youtube-000001", "content": "Penjelasan Keuangan Bank Ghana: Inflasi, Cadangan Emas & Debat Tekanan Fiskal\n\n#BankOfGhana #Inflasi #EkonomiGhana #KebijakanMonetari #CadanganEmas #KebijakanFiskal #DiskusiEkonomi\nDalam diskusi mendalam ini, para ahli menguraikan kondisi keuangan Bank Ghana saat ini dan apa artinya bagi pengendalian inflasi, kebijakan moneter, dan disiplin fiskal. Percakapan ini mengeksplorasi apakah suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya memerangi inflasi, dan bagaimana keputusan fiskal memengaruhi kemampuan bank sentral untuk menstabilkan perekonomian.\n\nTopik utama meliputi peran operasi pasar terbuka, tantangan ekspansi kredit di lingkungan berisiko tinggi, dan mengapa pemotongan suku bunga tidak selalu diterjemahkan menjadi peningkatan pinjaman.\nPanel ini juga meneliti program emas untuk cadangan Ghana—bagaimana cara kerjanya, mengapa program ini dapat menghasilkan keuntungan dan kerugian, dan apakah kelanjutannya dapat menimbulkan risiko terhadap stabilitas moneter. Debat ini lebih lanjut menyoroti kekhawatiran tentang akumulasi cadangan, target cakupan impor, dan keberlanjutan jangka panjang dari pilihan kebijakan saat ini.\n\nTerakhir, diskusi ini mengangkat pertanyaan-pertanyaan penting tentang koordinasi antara otoritas fiskal dan bank sentral, dan apakah strategi ekonomi Ghana saat ini cukup untuk menutup kesenjangan keuangan yang ada.\n\nChannelOne TV...Menceritakan Kisah Anda, Memberdayakan Perubahan\n\nIkuti kami:\n\nFacebook:   / channel1tvgh  \nX: https://x.com/Channel1TVGHA?t=DPofwFH...\nInstagram: https://www.instagram.com/channel1tvg...\nTikTok: https://www.tiktok.com/?...\nWebsite: channelonenewsonline.com", "post_id": "ZIMxW0pXlVw"}}, {"key": "@RealEismanPlaybook", "attributes": {"label": "@RealEismanPlaybook", "x": 87.38008179893298, "y": 634.4726624942108, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "P2sqSF9wZXU", "id": "@RealEismanPlaybook", "source": "youtube-000001", "content": "Laba Menjaga Pasar Tetap Kuat Meskipun Ada Tanda-Tanda Pelemahan Konsumen | Ringkasan Mingguan\n\nKunjungi https://realeismanplaybook.com/ untuk mendaftar ke milis kami.\n\nPada episode The Weekly Wrap kali ini, Steve Eisman membahas minggu yang penuh dengan laporan keuangan dan mengapa hasil yang kuat terus mendorong pasar naik meskipun ada tanda-tanda kelemahan di sektor konsumen. Ia mengeksplorasi dampak yang semakin besar dari belanja modal berbasis AI dari perusahaan teknologi besar dan bagaimana hal itu membentuk perekonomian yang lebih luas dan kepemimpinan pasar. Steve juga membahas keluarnya UEA dari OPEC, kenaikan harga minyak, dan ketidakpastian yang berkelanjutan seputar perang di Iran.\n\n00:00 - Pendahuluan\n02:04 - Piagam\n06:20 - Pembaruan Perang Iran\n07:50 - Reli Pasca-Maret\n10:36 - Kredit Swasta\n12:18 - Blue Owl\n13:36 - Domino's Pizza\n14:51 - GM\n15:45 - Starbucks\n16:44 - Visa\n17:38 - FICO\n20:13 - Bookings\n20:37 - Enphase\n21:30 - Google, Microsoft, Meta, Amazon\n24:22 - Lilly\n24:52 - Industri: Quanta & Caterpillar\n26:19 - Apple\n26:44 - Penutup\n\nTonton video Masterclass Literasi Keuangan saya di sini:    • Steve Eisman’s Masterclass on Financial Li...  \nTonton Masterclass saya tentang Krisis Keuangan 2008 di sini:    • Steve Eisman's Masterclass on the 2008 Fin...  \n\nBerlangganan 👉🏻https://www.youtube.com/\n\nTerhubung dengan Steve Eisman dan akses semua hal tentang The Eisman Playbook:\n🌐 https://linktr.ee/realeismanplaybook\n→ Ikuti di media sosial, tonton episode, dan dapatkan pembaruan terbaru — semuanya di satu tempat.\n\nPenafian: Pendapat keuangan yang diungkapkan hanya untuk tujuan informasi. Pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan peserta bukanlah upaya untuk memengaruhi perilaku perdagangan, investasi, atau strategi tertentu. Kinerja masa lalu tidak selalu memprediksi hasil di masa mendatang. Tidak ada hasil atau keuntungan spesifik yang dijamin ketika mengandalkan konten ini.\nSebelum melakukan investasi atau perdagangan apa pun, evaluasi kesesuaiannya dengan keadaan Anda dan pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan atau investasi Anda sendiri. Produk keuangan yang dibahas dalam 'The Eisman Playbook' memiliki tingkat risiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk banyak investor. Jika Anda memiliki ketidakpastian, disarankan untuk mencari nasihat profesional. Ingatlah bahwa perdagangan melibatkan risiko terhadap modal Anda, jadi investasikan hanya uang yang mampu Anda rugikan. Derivatif tidak cocok untuk semua investor dan melibatkan risiko kehilangan lebih dari jumlah yang awalnya disetorkan dan keuntungan apa pun yang mungkin Anda peroleh. Komunikasi ini bukan merupakan rekomendasi atau penawaran untuk membeli, menjual, atau mempertahankan investasi atau layanan tertentu.\n\nHak Cipta ©2025 Steve Eisman\n\n#wallstreet #finance #businessnews #investing #businesspodcast #investment #financepodcast #tech #iran #privatecredit #privateequity #affordability", "post_id": "P2sqSF9wZXU"}}, {"key": "RealEismanPl...", "attributes": {"label": "RealEismanPl...", "x": 423.8940528619566, "y": 153.66910493779451, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "P2sqSF9wZXU", "id": "RealEismanPl...", "source": "youtube-000001", "content": "Laba Menjaga Pasar Tetap Kuat Meskipun Ada Tanda-Tanda Pelemahan Konsumen | Ringkasan Mingguan\n\nKunjungi https://realeismanplaybook.com/ untuk mendaftar ke milis kami.\n\nPada episode The Weekly Wrap kali ini, Steve Eisman membahas minggu yang penuh dengan laporan keuangan dan mengapa hasil yang kuat terus mendorong pasar naik meskipun ada tanda-tanda kelemahan di sektor konsumen. Ia mengeksplorasi dampak yang semakin besar dari belanja modal berbasis AI dari perusahaan teknologi besar dan bagaimana hal itu membentuk perekonomian yang lebih luas dan kepemimpinan pasar. Steve juga membahas keluarnya UEA dari OPEC, kenaikan harga minyak, dan ketidakpastian yang berkelanjutan seputar perang di Iran.\n\n00:00 - Pendahuluan\n02:04 - Piagam\n06:20 - Pembaruan Perang Iran\n07:50 - Reli Pasca-Maret\n10:36 - Kredit Swasta\n12:18 - Blue Owl\n13:36 - Domino's Pizza\n14:51 - GM\n15:45 - Starbucks\n16:44 - Visa\n17:38 - FICO\n20:13 - Bookings\n20:37 - Enphase\n21:30 - Google, Microsoft, Meta, Amazon\n24:22 - Lilly\n24:52 - Industri: Quanta & Caterpillar\n26:19 - Apple\n26:44 - Penutup\n\nTonton video Masterclass Literasi Keuangan saya di sini:    • Steve Eisman’s Masterclass on Financial Li...  \nTonton Masterclass saya tentang Krisis Keuangan 2008 di sini:    • Steve Eisman's Masterclass on the 2008 Fin...  \n\nBerlangganan 👉🏻https://www.youtube.com/\n\nTerhubung dengan Steve Eisman dan akses semua hal tentang The Eisman Playbook:\n🌐 https://linktr.ee/realeismanplaybook\n→ Ikuti di media sosial, tonton episode, dan dapatkan pembaruan terbaru — semuanya di satu tempat.\n\nPenafian: Pendapat keuangan yang diungkapkan hanya untuk tujuan informasi. Pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan peserta bukanlah upaya untuk memengaruhi perilaku perdagangan, investasi, atau strategi tertentu. Kinerja masa lalu tidak selalu memprediksi hasil di masa mendatang. Tidak ada hasil atau keuntungan spesifik yang dijamin ketika mengandalkan konten ini.\nSebelum melakukan investasi atau perdagangan apa pun, evaluasi kesesuaiannya dengan keadaan Anda dan pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan atau investasi Anda sendiri. Produk keuangan yang dibahas dalam 'The Eisman Playbook' memiliki tingkat risiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk banyak investor. Jika Anda memiliki ketidakpastian, disarankan untuk mencari nasihat profesional. Ingatlah bahwa perdagangan melibatkan risiko terhadap modal Anda, jadi investasikan hanya uang yang mampu Anda rugikan. Derivatif tidak cocok untuk semua investor dan melibatkan risiko kehilangan lebih dari jumlah yang awalnya disetorkan dan keuntungan apa pun yang mungkin Anda peroleh. Komunikasi ini bukan merupakan rekomendasi atau penawaran untuk membeli, menjual, atau mempertahankan investasi atau layanan tertentu.\n\nHak Cipta ©2025 Steve Eisman\n\n#wallstreet #finance #businessnews #investing #businesspodcast #investment #financepodcast #tech #iran #privatecredit #privateequity #affordability", "post_id": "P2sqSF9wZXU"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 582.8511409759597, "y": 495.74828557528116, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 255.97632579707596, "y": 937.8921359854113, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "@sb30official", "attributes": {"label": "@sb30official", "x": 269.97228492725986, "y": 666.8261671213668, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "05rX2TJ4pGk", "id": "@sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "5 Hal Yang Kamu Kira Berharga Padahal Nilainya Terus Turun\n\n00:00 Hook: Apakah Uang Tabunganmu Lebih Cepat dari Laju Inflasi?\n\n01:03 Poin 1: Uang Tunai di Tabungan Biasa. Mengapa Bunga 2% Tidak Cukup Melawan Inflasi 5%.\n\n02:27 Analisis Realita: Dampak Kenaikan BBM & Konflik Global terhadap Daya Beli Tabunganmu.\n\n03:30 Solusi Melawan Inflasi: Reksa Dana, Obligasi, dan Emas sebagai Pelindung Nilai.\n\n03:49 Poin 2: Mobil Baru Kredit. Memahami Depresiasi 25% di Tahun Pertama.\n\n05:13 Dilema Kendaraan Listrik EV: Mengapa Teknologi EV Membuat Harganya Cepat Jatuh?\n\n05:54 Poin 3: Gelar Akademis yang Cuma Hafalan. Mengapa S1 Saja Tidak Lagi Cukup.\n\n06:40 Ancaman AI: Kemampuan AI Merangkum Buku & Coding dalam Hitungan Detik.\n\n07:16 High-Value Skills: Komunikasi, Berpikir Kritis, dan Empati yang Tidak Bisa Diganti AI.\n\n08:03 Kekuatan Networking: Alasan Sebenarnya Mengapa Kamu Harus Kuliah.\n\n08:44 Poin 4: Pekerjaan Teknis & Administrasi Biasa. Mengapa Gaji Pekerjaan Rutin Akan Terus Turun.\n\n09:25 Fenomena Video AI: Bagaimana Kreator Lokal Kini Memenangkan Penghargaan Internasional.\n\n10:13 Strategi Bertahan: Menjadi Pengarah AI, Bukan Sekadar Operator.\n\n10:36 Poin 5: Bisnis yang Bergantung pada Satu Platform. Risiko di Balik Algoritma & Banned Akun.\n\n11:15 Belajar dari Kasus Path & Facebook: Pentingnya Berdikari dan Membangun Database Sendiri.\n\n11:46 Kesimpulan: Dunia Berubah Lebih Cepat dari Persiapanmu.\n\n12:30 Pesan untuk Generasi 30 Tahun: Gunakan Waktumu untuk Melek Finansial Sejak Dini.\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "05rX2TJ4pGk"}}, {"key": "sb30official", "attributes": {"label": "sb30official", "x": 977.6357226312382, "y": 79.07125468177401, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "05rX2TJ4pGk", "id": "sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "5 Hal Yang Kamu Kira Berharga Padahal Nilainya Terus Turun\n\n00:00 Hook: Apakah Uang Tabunganmu Lebih Cepat dari Laju Inflasi?\n\n01:03 Poin 1: Uang Tunai di Tabungan Biasa. Mengapa Bunga 2% Tidak Cukup Melawan Inflasi 5%.\n\n02:27 Analisis Realita: Dampak Kenaikan BBM & Konflik Global terhadap Daya Beli Tabunganmu.\n\n03:30 Solusi Melawan Inflasi: Reksa Dana, Obligasi, dan Emas sebagai Pelindung Nilai.\n\n03:49 Poin 2: Mobil Baru Kredit. Memahami Depresiasi 25% di Tahun Pertama.\n\n05:13 Dilema Kendaraan Listrik EV: Mengapa Teknologi EV Membuat Harganya Cepat Jatuh?\n\n05:54 Poin 3: Gelar Akademis yang Cuma Hafalan. Mengapa S1 Saja Tidak Lagi Cukup.\n\n06:40 Ancaman AI: Kemampuan AI Merangkum Buku & Coding dalam Hitungan Detik.\n\n07:16 High-Value Skills: Komunikasi, Berpikir Kritis, dan Empati yang Tidak Bisa Diganti AI.\n\n08:03 Kekuatan Networking: Alasan Sebenarnya Mengapa Kamu Harus Kuliah.\n\n08:44 Poin 4: Pekerjaan Teknis & Administrasi Biasa. Mengapa Gaji Pekerjaan Rutin Akan Terus Turun.\n\n09:25 Fenomena Video AI: Bagaimana Kreator Lokal Kini Memenangkan Penghargaan Internasional.\n\n10:13 Strategi Bertahan: Menjadi Pengarah AI, Bukan Sekadar Operator.\n\n10:36 Poin 5: Bisnis yang Bergantung pada Satu Platform. Risiko di Balik Algoritma & Banned Akun.\n\n11:15 Belajar dari Kasus Path & Facebook: Pentingnya Berdikari dan Membangun Database Sendiri.\n\n11:46 Kesimpulan: Dunia Berubah Lebih Cepat dari Persiapanmu.\n\n12:30 Pesan untuk Generasi 30 Tahun: Gunakan Waktumu untuk Melek Finansial Sejak Dini.\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "05rX2TJ4pGk"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "attributes": {"label": "@InvestingTalkPodcast", "x": 779.8893378018422, "y": 824.9050288642908, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "00y76gngc8Q", "id": "@InvestingTalkPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Roblox RBLX Anjlok 24% - Potensi Kenaikan 125%! | Analisis Saham RBLX\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis Roblox Corp ($RBLX) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah RBLX layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\nRoblox Corporation menggerakkan saham Roblox, platform online populer tempat pengguna membuat, berbagi, dan memainkan game imersif melalui konten buatan pengguna, menarik komunitas pemain dan kreator global yang sangat besar. Dalam analisis saham RBLX ini, cerita fundamental menyoroti pertumbuhan pendapatan dan pemesanan yang stabil di tengah gesekan sementara dari inisiatif keselamatan, margin yang tangguh, arus kas operasional yang kuat yang melampaui kerugian yang dilaporkan, neraca keuangan yang kokoh dengan kas bersih yang melimpah, dan pengeluaran modal yang disiplin yang mendanai AI dan alat pengembang tanpa kesulitan. Keunggulan kompetitifnya berasal dari efek jaringan yang kuat dalam ekosistem UGC-nya, perpustakaan konten yang luas yang sulit ditiru, insentif kreator seperti pembayaran yang lebih tinggi untuk audiens yang lebih dewasa, dan biaya peralihan yang tinggi, yang membedakannya dari pesaing seperti Fortnite di saham game dan saham teknologi yang lebih luas.\n\nSaham Roblox baru-baru ini anjlok ke titik terendah setelah pengumuman pendapatan, dengan volume perdagangan yang tinggi menandai potensi kerugian bagi pemegang saham yang lemah, sekarang diperdagangkan di bawah rata-rata utama dalam pengaturan ulang yang dilihat oleh investor fundamental sebagai hal yang menarik. Sentimen analis beragam dalam jangka pendek tetapi cenderung konstruktif dalam jangka panjang, dengan banyak yang mempertahankan peringkat beli dan melihat potensi kenaikan dibandingkan saham metaverse, sementara arus investor menunjukkan institusi tetap bertahan meskipun ada penjualan saham oleh orang dalam di bawah program yang direncanakan. Katalis jangka pendek termasuk pendapatan yang akan datang untuk mengukur tren pengguna, peluncuran penuh verifikasi usia dan kontrol orang tua, potensi dorongan monetisasi iklan, persetujuan regulasi di pasar utama, dan dorongan makro dari pemulihan sektor game.\n\nRisiko utama adalah meningkatnya tuntutan hukum terkait keselamatan anak yang dapat meningkatkan biaya, ditambah persaingan dari Fortnite dan peluncuran besar seperti GTA VI yang mengikis keterlibatan jika peralihan ke pengguna yang lebih tua dengan monetisasi lebih tinggi terhenti. Secara keseluruhan, saham RBLX dapat mengungguli saham game karena platformnya yang semakin matang menghasilkan arus kas berkelanjutan dari ekonomi kreator yang kuat.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda sedang memantau S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), dan memberikan strategi yang dapat ditindaklanjuti untuk pedagang berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi dompet Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, Diversifikasi ETF, dan Mengelola Portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal....", "post_id": "00y76gngc8Q"}}, {"key": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "investingtalkpodcast", "x": 937.6688470809262, "y": 437.56780731690935, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "00y76gngc8Q", "id": "investingtalkpodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Roblox RBLX Anjlok 24% - Potensi Kenaikan 125%! | Analisis Saham RBLX\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis Roblox Corp ($RBLX) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah RBLX layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\nRoblox Corporation menggerakkan saham Roblox, platform online populer tempat pengguna membuat, berbagi, dan memainkan game imersif melalui konten buatan pengguna, menarik komunitas pemain dan kreator global yang sangat besar. Dalam analisis saham RBLX ini, cerita fundamental menyoroti pertumbuhan pendapatan dan pemesanan yang stabil di tengah gesekan sementara dari inisiatif keselamatan, margin yang tangguh, arus kas operasional yang kuat yang melampaui kerugian yang dilaporkan, neraca keuangan yang kokoh dengan kas bersih yang melimpah, dan pengeluaran modal yang disiplin yang mendanai AI dan alat pengembang tanpa kesulitan. Keunggulan kompetitifnya berasal dari efek jaringan yang kuat dalam ekosistem UGC-nya, perpustakaan konten yang luas yang sulit ditiru, insentif kreator seperti pembayaran yang lebih tinggi untuk audiens yang lebih dewasa, dan biaya peralihan yang tinggi, yang membedakannya dari pesaing seperti Fortnite di saham game dan saham teknologi yang lebih luas.\n\nSaham Roblox baru-baru ini anjlok ke titik terendah setelah pengumuman pendapatan, dengan volume perdagangan yang tinggi menandai potensi kerugian bagi pemegang saham yang lemah, sekarang diperdagangkan di bawah rata-rata utama dalam pengaturan ulang yang dilihat oleh investor fundamental sebagai hal yang menarik. Sentimen analis beragam dalam jangka pendek tetapi cenderung konstruktif dalam jangka panjang, dengan banyak yang mempertahankan peringkat beli dan melihat potensi kenaikan dibandingkan saham metaverse, sementara arus investor menunjukkan institusi tetap bertahan meskipun ada penjualan saham oleh orang dalam di bawah program yang direncanakan. Katalis jangka pendek termasuk pendapatan yang akan datang untuk mengukur tren pengguna, peluncuran penuh verifikasi usia dan kontrol orang tua, potensi dorongan monetisasi iklan, persetujuan regulasi di pasar utama, dan dorongan makro dari pemulihan sektor game.\n\nRisiko utama adalah meningkatnya tuntutan hukum terkait keselamatan anak yang dapat meningkatkan biaya, ditambah persaingan dari Fortnite dan peluncuran besar seperti GTA VI yang mengikis keterlibatan jika peralihan ke pengguna yang lebih tua dengan monetisasi lebih tinggi terhenti. Secara keseluruhan, saham RBLX dapat mengungguli saham game karena platformnya yang semakin matang menghasilkan arus kas berkelanjutan dari ekonomi kreator yang kuat.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda sedang memantau S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), dan memberikan strategi yang dapat ditindaklanjuti untuk pedagang berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi dompet Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, Diversifikasi ETF, dan Mengelola Portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal....", "post_id": "00y76gngc8Q"}}, {"key": "@LockedOnPackers", "attributes": {"label": "@LockedOnPackers", "x": 599.4466948434396, "y": 824.088945504629, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "DgfP16nT1JM", "id": "@LockedOnPackers", "source": "youtube-000001", "content": "Siapa yang HARUS tampil maksimal untuk lini serang Packers pada tahun 2026 setelah Romeo Doubs pi...\n\nRomeo Doubs telah menjadi andalan Jordan Love di momen-momen penting: pada down ketiga, di zona merah, dan ketika tim membutuhkan percikan semangat. Packers memiliki pemain pengganti, tetapi siapa? Dan seperti apa bentuknya? Selain itu, apakah menjadi masalah jika Brian Gutekunst tidak banyak berkontribusi pada serangan tim ini? Dan eksperimen Chase Claypool.\n\nIkuti & Berlangganan di semua platform Podcast\n🎧 https://lockedonpodcasts.com/podcasts...\n\nLocked On NFL League-Wide: Setiap Tim, Fantasy, Draft, & Lainnya\n🎧 https://lockedonpodcasts.com/leagues/...\n\n📢 Ikuti Locked On Packers di Media Sosial!\n\n• Instagram: https://bit.ly/3VsdxCa\n• Facebook: https://bit.ly/4c0DeAK\n• Twitter / X: https://bit.ly/45rZjWo\n• TikTok: https://bit.ly/3VjvEKy\n\nLocked On NFL League-Wide: Setiap Tim, Fantasy, Draft & Lainnya\n🎧 https://linktr.ee/LockedOnNFL\n\nPeter Bukowski, salah satu pendiri The Leap, menghadirkan ulasan harian tentang Green Bay Packers sepanjang tahun dengan Locked On Packers! Lebih dari sekadar berita cedera terbaru, simak apa yang Anda lihat di lapangan, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana hal itu mungkin berubah dengan pemain baru atau melawan rival divisi. Ini adalah podcast untuk penggemar yang tahu apa yang terjadi, mereka ingin tahu mengapa dan bagaimana!\n\nDan ikuti Peter Bukowski di Twitter, di mana ia akan berbagi berita terbaru tentang Green Bay Packers dan berbicara dengan para penggemar.\n\nDi Twitter:  & \n\nKlub Everydayer\nJika Anda tidak pernah melewatkan episode, saatnya untuk meresmikannya. Bergabunglah dengan Locked On Everydayer Club dan dapatkan audio tanpa iklan, akses ke Discord khusus anggota kami, dan banyak lagi — semuanya dibuat untuk penggemar setia kami. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut dan bergabung dengan komunitas tim Anda: https://lockedonpodcasts.com/everyday...\nDukung Kami dengan Mendukung Sponsor Kami!\n\nSquare\nJika Anda memulai bisnis, atau menjalankan bisnis yang layak mendapatkan alat yang lebih baik, Square membantu Anda menjual, mengelola, dan mengembangkan bisnis tanpa melambat. Saat ini, Anda bisa mendapatkan diskon hingga $200 untuk perangkat keras Square di https://square.com/go/LockedOnNFL.\n\nFanDuel\nEpisode hari ini dipersembahkan oleh FanDuel. Saat ini pelanggan baru dapat bertaruh hanya lima dolar dan mendapatkan seratus lima puluh dolar dalam taruhan bonus jika taruhan pertama Anda menang. Kunjungi https://FANDUEL.COM untuk memulai — Mainkan Permainan Anda.\n\nIndeed\nPendengar acara ini mendapatkan Kredit Pekerjaan Bersponsor $75 untuk membantu memberikan penempatan premium yang layak untuk pekerjaan Anda di http://Indeed.com/podcast.\n\nRugiet\nDapatkan diskon 15% untuk perawatan Anda → https://rugiet.com/lockedonnhl Rugiet. Obat performa untuk pria.\n\nGametime\nUnduh aplikasi Gametime, buat akun, dan gunakan kode LOCKEDON untuk diskon $20 untuk pembelian pertama Anda.\n\nPERNYATAAN SANGKALAN FANDUEL: 21+ di negara bagian tertentu. Hanya taruhan uang sungguhan online pertama. Bonus diberikan sebagai taruhan gratis yang tidak dapat ditarik dan kedaluwarsa dalam 14 hari. Pembatasan berlaku. Lihat ketentuan di sportsbook.fanduel.com. Masalah Perjudian? Hubungi 1-800-GAMBLER atau kunjungi FanDuel.com/RG (CO, IA, MD, MI, NJ, PA, IL, VA, WV), 1-800-NEXT-STEP atau kirim SMS NEXTSTEP ke 53342 (AZ), 1-888-789-7777 atau kunjungi ccpg.org/chat (CT), 1-800-9-WITH-IT (IN), 1-800-522-4700 (WY, KS) atau kunjungi ksgamblinghelp.com (KS), 1-877-770-STOP (LA), 1-877-8-HOPENY atau kirim SMS HOPENY (467369) (NY), TN REDLINE 1-800-889-9789 (TN)", "post_id": "DgfP16nT1JM"}}, {"key": "Peter_Bukowski", "attributes": {"label": "Peter_Bukowski", "x": 240.60040712072683, "y": 380.32744490669046, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DgfP16nT1JM", "id": "Peter_Bukowski", "source": "youtube-000001", "content": "Siapa yang HARUS tampil maksimal untuk lini serang Packers pada tahun 2026 setelah Romeo Doubs pi...\n\nRomeo Doubs telah menjadi andalan Jordan Love di momen-momen penting: pada down ketiga, di zona merah, dan ketika tim membutuhkan percikan semangat. Packers memiliki pemain pengganti, tetapi siapa? Dan seperti apa bentuknya? Selain itu, apakah menjadi masalah jika Brian Gutekunst tidak banyak berkontribusi pada serangan tim ini? Dan eksperimen Chase Claypool.\n\nIkuti & Berlangganan di semua platform Podcast\n🎧 https://lockedonpodcasts.com/podcasts...\n\nLocked On NFL League-Wide: Setiap Tim, Fantasy, Draft, & Lainnya\n🎧 https://lockedonpodcasts.com/leagues/...\n\n📢 Ikuti Locked On Packers di Media Sosial!\n\n• Instagram: https://bit.ly/3VsdxCa\n• Facebook: https://bit.ly/4c0DeAK\n• Twitter / X: https://bit.ly/45rZjWo\n• TikTok: https://bit.ly/3VjvEKy\n\nLocked On NFL League-Wide: Setiap Tim, Fantasy, Draft & Lainnya\n🎧 https://linktr.ee/LockedOnNFL\n\nPeter Bukowski, salah satu pendiri The Leap, menghadirkan ulasan harian tentang Green Bay Packers sepanjang tahun dengan Locked On Packers! Lebih dari sekadar berita cedera terbaru, simak apa yang Anda lihat di lapangan, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana hal itu mungkin berubah dengan pemain baru atau melawan rival divisi. Ini adalah podcast untuk penggemar yang tahu apa yang terjadi, mereka ingin tahu mengapa dan bagaimana!\n\nDan ikuti Peter Bukowski di Twitter, di mana ia akan berbagi berita terbaru tentang Green Bay Packers dan berbicara dengan para penggemar.\n\nDi Twitter:  & \n\nKlub Everydayer\nJika Anda tidak pernah melewatkan episode, saatnya untuk meresmikannya. Bergabunglah dengan Locked On Everydayer Club dan dapatkan audio tanpa iklan, akses ke Discord khusus anggota kami, dan banyak lagi — semuanya dibuat untuk penggemar setia kami. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut dan bergabung dengan komunitas tim Anda: https://lockedonpodcasts.com/everyday...\nDukung Kami dengan Mendukung Sponsor Kami!\n\nSquare\nJika Anda memulai bisnis, atau menjalankan bisnis yang layak mendapatkan alat yang lebih baik, Square membantu Anda menjual, mengelola, dan mengembangkan bisnis tanpa melambat. Saat ini, Anda bisa mendapatkan diskon hingga $200 untuk perangkat keras Square di https://square.com/go/LockedOnNFL.\n\nFanDuel\nEpisode hari ini dipersembahkan oleh FanDuel. Saat ini pelanggan baru dapat bertaruh hanya lima dolar dan mendapatkan seratus lima puluh dolar dalam taruhan bonus jika taruhan pertama Anda menang. Kunjungi https://FANDUEL.COM untuk memulai — Mainkan Permainan Anda.\n\nIndeed\nPendengar acara ini mendapatkan Kredit Pekerjaan Bersponsor $75 untuk membantu memberikan penempatan premium yang layak untuk pekerjaan Anda di http://Indeed.com/podcast.\n\nRugiet\nDapatkan diskon 15% untuk perawatan Anda → https://rugiet.com/lockedonnhl Rugiet. Obat performa untuk pria.\n\nGametime\nUnduh aplikasi Gametime, buat akun, dan gunakan kode LOCKEDON untuk diskon $20 untuk pembelian pertama Anda.\n\nPERNYATAAN SANGKALAN FANDUEL: 21+ di negara bagian tertentu. Hanya taruhan uang sungguhan online pertama. Bonus diberikan sebagai taruhan gratis yang tidak dapat ditarik dan kedaluwarsa dalam 14 hari. Pembatasan berlaku. Lihat ketentuan di sportsbook.fanduel.com. Masalah Perjudian? Hubungi 1-800-GAMBLER atau kunjungi FanDuel.com/RG (CO, IA, MD, MI, NJ, PA, IL, VA, WV), 1-800-NEXT-STEP atau kirim SMS NEXTSTEP ke 53342 (AZ), 1-888-789-7777 atau kunjungi ccpg.org/chat (CT), 1-800-9-WITH-IT (IN), 1-800-522-4700 (WY, KS) atau kunjungi ksgamblinghelp.com (KS), 1-877-770-STOP (LA), 1-877-8-HOPENY atau kirim SMS HOPENY (467369) (NY), TN REDLINE 1-800-889-9789 (TN)", "post_id": "DgfP16nT1JM"}}, {"key": "LockedOnPackers", "attributes": {"label": "LockedOnPackers", "x": 889.1584982436825, "y": 477.7969382688362, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DgfP16nT1JM", "id": "LockedOnPackers", "source": "youtube-000001", "content": "Siapa yang HARUS tampil maksimal untuk lini serang Packers pada tahun 2026 setelah Romeo Doubs pi...\n\nRomeo Doubs telah menjadi andalan Jordan Love di momen-momen penting: pada down ketiga, di zona merah, dan ketika tim membutuhkan percikan semangat. Packers memiliki pemain pengganti, tetapi siapa? Dan seperti apa bentuknya? Selain itu, apakah menjadi masalah jika Brian Gutekunst tidak banyak berkontribusi pada serangan tim ini? Dan eksperimen Chase Claypool.\n\nIkuti & Berlangganan di semua platform Podcast\n🎧 https://lockedonpodcasts.com/podcasts...\n\nLocked On NFL League-Wide: Setiap Tim, Fantasy, Draft, & Lainnya\n🎧 https://lockedonpodcasts.com/leagues/...\n\n📢 Ikuti Locked On Packers di Media Sosial!\n\n• Instagram: https://bit.ly/3VsdxCa\n• Facebook: https://bit.ly/4c0DeAK\n• Twitter / X: https://bit.ly/45rZjWo\n• TikTok: https://bit.ly/3VjvEKy\n\nLocked On NFL League-Wide: Setiap Tim, Fantasy, Draft & Lainnya\n🎧 https://linktr.ee/LockedOnNFL\n\nPeter Bukowski, salah satu pendiri The Leap, menghadirkan ulasan harian tentang Green Bay Packers sepanjang tahun dengan Locked On Packers! Lebih dari sekadar berita cedera terbaru, simak apa yang Anda lihat di lapangan, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana hal itu mungkin berubah dengan pemain baru atau melawan rival divisi. Ini adalah podcast untuk penggemar yang tahu apa yang terjadi, mereka ingin tahu mengapa dan bagaimana!\n\nDan ikuti Peter Bukowski di Twitter, di mana ia akan berbagi berita terbaru tentang Green Bay Packers dan berbicara dengan para penggemar.\n\nDi Twitter:  & \n\nKlub Everydayer\nJika Anda tidak pernah melewatkan episode, saatnya untuk meresmikannya. Bergabunglah dengan Locked On Everydayer Club dan dapatkan audio tanpa iklan, akses ke Discord khusus anggota kami, dan banyak lagi — semuanya dibuat untuk penggemar setia kami. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut dan bergabung dengan komunitas tim Anda: https://lockedonpodcasts.com/everyday...\nDukung Kami dengan Mendukung Sponsor Kami!\n\nSquare\nJika Anda memulai bisnis, atau menjalankan bisnis yang layak mendapatkan alat yang lebih baik, Square membantu Anda menjual, mengelola, dan mengembangkan bisnis tanpa melambat. Saat ini, Anda bisa mendapatkan diskon hingga $200 untuk perangkat keras Square di https://square.com/go/LockedOnNFL.\n\nFanDuel\nEpisode hari ini dipersembahkan oleh FanDuel. Saat ini pelanggan baru dapat bertaruh hanya lima dolar dan mendapatkan seratus lima puluh dolar dalam taruhan bonus jika taruhan pertama Anda menang. Kunjungi https://FANDUEL.COM untuk memulai — Mainkan Permainan Anda.\n\nIndeed\nPendengar acara ini mendapatkan Kredit Pekerjaan Bersponsor $75 untuk membantu memberikan penempatan premium yang layak untuk pekerjaan Anda di http://Indeed.com/podcast.\n\nRugiet\nDapatkan diskon 15% untuk perawatan Anda → https://rugiet.com/lockedonnhl Rugiet. Obat performa untuk pria.\n\nGametime\nUnduh aplikasi Gametime, buat akun, dan gunakan kode LOCKEDON untuk diskon $20 untuk pembelian pertama Anda.\n\nPERNYATAAN SANGKALAN FANDUEL: 21+ di negara bagian tertentu. Hanya taruhan uang sungguhan online pertama. Bonus diberikan sebagai taruhan gratis yang tidak dapat ditarik dan kedaluwarsa dalam 14 hari. Pembatasan berlaku. Lihat ketentuan di sportsbook.fanduel.com. Masalah Perjudian? Hubungi 1-800-GAMBLER atau kunjungi FanDuel.com/RG (CO, IA, MD, MI, NJ, PA, IL, VA, WV), 1-800-NEXT-STEP atau kirim SMS NEXTSTEP ke 53342 (AZ), 1-888-789-7777 atau kunjungi ccpg.org/chat (CT), 1-800-9-WITH-IT (IN), 1-800-522-4700 (WY, KS) atau kunjungi ksgamblinghelp.com (KS), 1-877-770-STOP (LA), 1-877-8-HOPENY atau kirim SMS HOPENY (467369) (NY), TN REDLINE 1-800-889-9789 (TN)", "post_id": "DgfP16nT1JM"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 520.9750533379616, "y": 153.51102943722518, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "-vSSIpEfeWk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PA1 Paradoks IHSG vs Dana Keluar\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di tengah kepanikan pasar modal saat ini, kinerja IHSG secara year-to-date (YTD) tercatat anjlok hingga minus 19,55%. Banyak investor ritel yang kebingungan melihat anomali ekstrem ini dan bertanya-tanya: Jika IHSG Sebenarnya Undervalue, lalu Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun?\n\nMari kita bongkar fakta makroekonominya. Berdasarkan indikator legendaris Buffett Indicator, total kapitalisasi pasar kita sejatinya hanya mencerminkan 51,98% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sangat fantastis, yakni senilai Rp23.821,1 triliun pada tahun 2025. Bahkan, porsi saham yang beredar bebas atau free float di IHSG sangatlah sempit, hanya setara dengan 13,03% dari total PDB nasional kita. Bursa kita terlihat \"kerdil\" dan murah karena urat nadi ekonomi raksasa Indonesia seperti UMKM, gurita bisnis keluarga, dan perusahaan BUMN raksasa berstatus non-listed masih beroperasi di luar bursa. Itulah alasan utama mengapa fundamental makro IHSG sebenarnya undervalue dan tertinggal jauh dari rata-rata negara ASEAN.\n\nNamun, jika fundamental kita bursa kita bintang lima, mengapa terjadi \"tsunami\" arus dana keluar? Sejak awal tahun, investor asing telah melakukan aksi jual bersih (net sell) yang sangat masif hingga mencapai Rp49,87 triliun. Asing kabur meninggalkan IHSG bukan karena ekonomi kita hancur, melainkan karena didorong oleh sentimen dan kepanikan global. Ketidakpastian dari kebijakan politik Trump, memanasnya tensi geopolitik perang di Timur Tengah (khususnya Selat Hormuz), hingga kekhawatiran atas narasi kebijakan domestik membuat banyak investor asing memindahkan asetnya ke bursa Amerika Serikat dan instrumen kripto yang dinilai lebih menguntungkan.\n\nKeluarnya puluhan triliun dana asing ini telah memaksa IHSG masuk ke fase jenuh jual atau oversold yang sangat dalam. Tapi jangan salah, bagi investor lokal, ini adalah peluang emas yang sangat langka! Struktur bursa kita pada dasarnya sangat \"Bank-Driven\" atau didominasi oleh segelintir saham perbankan raksasa sebagai tulang punggung pencetak laba terbesar. Akibat badai kepanikan asing ini, valuasi saham-saham bank terbaik kita terdiskon gila-gilaan. Saat ini, Price to Earnings Ratio (PER) untuk saham BBRI dan BMRI berada di level sangat murah di bawah 8 kali, sementara saham favorit asing BBCA bisa dinikmati dengan PER di bawah 13 kali.\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan memandu Anda untuk menavigasi badai IHSG. Jangan ikut-ikutan panik atau termakan mitos psikologis \"sell in May and go away\". Bertahanlah di bursa dalam negeri dan manfaatkan momentum oversold ini dengan strategi akumulasi bertahap atau \"cicil selot selot\" secara santai pada saham berfundamental solid yang sedang didiskon pasar.\n\nTonton video ini sampai habis agar Anda paham rahasia piramida keuntungan IHSG dan siap menyambut potensi rerating pasar di masa depan. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan Comment pendapat Anda soal aksi jual asing, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan Share video ini ke komunitas investor lainnya!\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan semata-mata sebagai edukasi dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk mutlak melakukan jual atau beli saham. Semua keputusan, risiko, dan hasil akhir dari investasi sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai masing-masing investor.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#IHSG #WawasanCerdas #IHSGUndervalue #AsingKabur #InvestasiSaham #SahamBank #BelajarSahamPemula #SahamOversold #AnalisaIHSG #IHSGHariIni #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "-vSSIpEfeWk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 769.1318309209647, "y": 602.0733701823634, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "-vSSIpEfeWk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PA1 Paradoks IHSG vs Dana Keluar\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di tengah kepanikan pasar modal saat ini, kinerja IHSG secara year-to-date (YTD) tercatat anjlok hingga minus 19,55%. Banyak investor ritel yang kebingungan melihat anomali ekstrem ini dan bertanya-tanya: Jika IHSG Sebenarnya Undervalue, lalu Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun?\n\nMari kita bongkar fakta makroekonominya. Berdasarkan indikator legendaris Buffett Indicator, total kapitalisasi pasar kita sejatinya hanya mencerminkan 51,98% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sangat fantastis, yakni senilai Rp23.821,1 triliun pada tahun 2025. Bahkan, porsi saham yang beredar bebas atau free float di IHSG sangatlah sempit, hanya setara dengan 13,03% dari total PDB nasional kita. Bursa kita terlihat \"kerdil\" dan murah karena urat nadi ekonomi raksasa Indonesia seperti UMKM, gurita bisnis keluarga, dan perusahaan BUMN raksasa berstatus non-listed masih beroperasi di luar bursa. Itulah alasan utama mengapa fundamental makro IHSG sebenarnya undervalue dan tertinggal jauh dari rata-rata negara ASEAN.\n\nNamun, jika fundamental kita bursa kita bintang lima, mengapa terjadi \"tsunami\" arus dana keluar? Sejak awal tahun, investor asing telah melakukan aksi jual bersih (net sell) yang sangat masif hingga mencapai Rp49,87 triliun. Asing kabur meninggalkan IHSG bukan karena ekonomi kita hancur, melainkan karena didorong oleh sentimen dan kepanikan global. Ketidakpastian dari kebijakan politik Trump, memanasnya tensi geopolitik perang di Timur Tengah (khususnya Selat Hormuz), hingga kekhawatiran atas narasi kebijakan domestik membuat banyak investor asing memindahkan asetnya ke bursa Amerika Serikat dan instrumen kripto yang dinilai lebih menguntungkan.\n\nKeluarnya puluhan triliun dana asing ini telah memaksa IHSG masuk ke fase jenuh jual atau oversold yang sangat dalam. Tapi jangan salah, bagi investor lokal, ini adalah peluang emas yang sangat langka! Struktur bursa kita pada dasarnya sangat \"Bank-Driven\" atau didominasi oleh segelintir saham perbankan raksasa sebagai tulang punggung pencetak laba terbesar. Akibat badai kepanikan asing ini, valuasi saham-saham bank terbaik kita terdiskon gila-gilaan. Saat ini, Price to Earnings Ratio (PER) untuk saham BBRI dan BMRI berada di level sangat murah di bawah 8 kali, sementara saham favorit asing BBCA bisa dinikmati dengan PER di bawah 13 kali.\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan memandu Anda untuk menavigasi badai IHSG. Jangan ikut-ikutan panik atau termakan mitos psikologis \"sell in May and go away\". Bertahanlah di bursa dalam negeri dan manfaatkan momentum oversold ini dengan strategi akumulasi bertahap atau \"cicil selot selot\" secara santai pada saham berfundamental solid yang sedang didiskon pasar.\n\nTonton video ini sampai habis agar Anda paham rahasia piramida keuntungan IHSG dan siap menyambut potensi rerating pasar di masa depan. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan Comment pendapat Anda soal aksi jual asing, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan Share video ini ke komunitas investor lainnya!\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan semata-mata sebagai edukasi dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk mutlak melakukan jual atau beli saham. Semua keputusan, risiko, dan hasil akhir dari investasi sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai masing-masing investor.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#IHSG #WawasanCerdas #IHSGUndervalue #AsingKabur #InvestasiSaham #SahamBank #BelajarSahamPemula #SahamOversold #AnalisaIHSG #IHSGHariIni #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "-vSSIpEfeWk"}}], "edges": [{"key": "EIkartelo", "source": "EIkartelo", "target": "Krist888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "EIkartelo", "source": "EIkartelo", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Legislator75", "source": "Legislator75", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "nidaaah__", "source": "nidaaah__", "target": "AnakLolina2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Gibbssonnp", "source": "Gibbssonnp", "target": "Fahrihamzah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pipi_4ku", "source": "pipi_4ku", "target": "AnakLolina2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "apaadanya75", "source": "apaadanya75", "target": "AnakLolina2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SuaraNetizenWak", "source": "SuaraNetizenWak", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Vadim154918", "source": "Vadim154918", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kadipono", "source": "Kadipono", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RendiAdiPr", "source": "RendiAdiPr", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "geni_wisanalam", "source": "geni_wisanalam", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rattenleben", "source": "rattenleben", "target": "ntv_EIL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "joe_pike_real", "source": "joe_pike_real", "target": "mller26260", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "joe_pike_real", "source": "joe_pike_real", "target": "twinny0310", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "joe_pike_real", "source": "joe_pike_real", "target": "AliKaanSevinc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "source": "Hasbil_Lbs", "target": "DenasIdn1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "source": "Hasbil_Lbs", "target": "Yom_N_Friends", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "source": "Hasbil_Lbs", "target": "KANGKOMENJKT", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ntt.terkini", "source": "ntt.terkini", "target": "jasindo.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ntt.terkini", "source": "ntt.terkini", "target": "jasindo.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew", "source": "bangkabelitunginfonew", "target": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ntt.terkini", "source": "ntt.terkini", "target": "jasindo.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "sultanmuda.sumselprov", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim_bengkalis", "source": "prokopim_bengkalis", "target": "Kasmarni", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sumsel.media5", "source": "sumsel.media5", "target": "cimb.niaga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PeterLukacsResearch", "source": "@PeterLukacsResearch", "target": "Peter_Lukacs_R", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SuciOktarina", "source": "@SuciOktarina", "target": "ayuriehijab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@StickyTrades", "source": "@StickyTrades", "target": "stickytrades", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Sulselsatu", "source": "@Sulselsatu", "target": "sulselsatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Channel1TVGH", "source": "@Channel1TVGH", "target": "channel1tvgh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@RealEismanPlaybook", "source": "@RealEismanPlaybook", "target": "RealEismanPl...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sb30official", "source": "@sb30official", "target": "sb30official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "source": "@InvestingTalkPodcast", "target": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@LockedOnPackers", "source": "@LockedOnPackers", "target": "Peter_Bukowski", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@LockedOnPackers", "source": "@LockedOnPackers", "target": "LockedOnPackers", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}