{"nodes": [{"key": "JawisN", "attributes": {"label": "JawisN", "x": 835.0419851420693, "y": 910.8847575418016, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 280.7761, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2051476504308228185", "id": "JawisN", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "EIkartelo", "attributes": {"label": "EIkartelo", "x": 149.289258562039, "y": 335.10190543960164, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.2973, "eigenvector": 280.7761, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "2051476504308228185", "id": "EIkartelo", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "Krist888", "attributes": {"label": "Krist888", "x": 534.8693119354189, "y": 41.44260291077395, "size": 12.37, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 36.0487, "eigenvector": 219.2234, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051476504308228185", "id": "Krist888", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "KangManto123", "attributes": {"label": "KangManto123", "x": 299.37546795275995, "y": 436.39774462201854, "size": 12.37, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 36.0487, "eigenvector": 219.2234, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051476504308228185", "id": "KangManto123", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "TheEconopost", "attributes": {"label": "TheEconopost", "x": 363.21714219942515, "y": 413.3367876101982, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051683521765507292", "id": "TheEconopost", "source": "tweet-000004", "content": "Bagi bank utamanya segmen korporat kayak BCa, kayaknya lebih ke yaudahlah ndak ngurus amat sebagai bisnis. Lebih agar terhitung pemenuhan kredit UMKM. Biar ndak dijulidin OJK dan BI.", "post_id": "2051683521765507292"}}, {"key": "Saham_fess", "attributes": {"label": "Saham_fess", "x": 70.87206398835121, "y": 670.1148638561858, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 36.4676, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051683521765507292", "id": "Saham_fess", "source": "tweet-000004", "content": "Bagi bank utamanya segmen korporat kayak BCa, kayaknya lebih ke yaudahlah ndak ngurus amat sebagai bisnis. Lebih agar terhitung pemenuhan kredit UMKM. Biar ndak dijulidin OJK dan BI.", "post_id": "2051683521765507292"}}, {"key": "RonnyHendrawa19", "attributes": {"label": "RonnyHendrawa19", "x": 727.4311921771406, "y": 890.0042049147152, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051442579884081655", "id": "RonnyHendrawa19", "source": "tweet-000004", "content": "Mau nolong bijimane Pak? \nRegulasi perbankan gak mendorong untuk usaha mandiri UMKM. \nMisal, Regulasi KUR di Bank Himbara tidak memungkinkan diambil lagi ketika Suami dan Istri namanya sudah tercatat di program pinjaman lain yang bunganya diatasnya!", "post_id": "2051442579884081655"}}, {"key": "salam4jari", "attributes": {"label": "salam4jari", "x": 750.6870775681786, "y": 688.4438587385374, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 36.4676, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051442579884081655", "id": "salam4jari", "source": "tweet-000004", "content": "Mau nolong bijimane Pak? \nRegulasi perbankan gak mendorong untuk usaha mandiri UMKM. \nMisal, Regulasi KUR di Bank Himbara tidak memungkinkan diambil lagi ketika Suami dan Istri namanya sudah tercatat di program pinjaman lain yang bunganya diatasnya!", "post_id": "2051442579884081655"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 183.82956578362175, "y": 119.23321238626916, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 34.2821, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3890123058376386462_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Data PDB RI Rilis Hari Ini — Tembus 5,5% atau Di Bawah Ekspektasi? Ini Dampaknya ke IHSG!\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar angka ekonomi…\nini kompas arah market jangka pendek. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nHari ini BPS rilis:\n📊 PDB Q1 2026\n\nEkspektasi pasar:\n• Pemerintah: >5,5% (optimis)\n• Ekonom: 5,2% – 5,48% (realistis)\n\n2️⃣ Kenapa Ini Penting?\nPDB = cerminan ekonomi riil\n\nKalau tinggi:\n➡️ konsumsi kuat\n➡️ bisnis jalan\n➡️ laba emiten naik\n\nKalau meleset:\n➡️ market bisa “dingin”\n➡️ asing bisa wait & see\n\n3️⃣ Sumber Pertumbuhan Q1 🔥\nMotor utamanya:\n• Ramadan & Lebaran\n• THR\n• belanja pemerintah naik 31%\n• pajak naik >20%\n\nArtinya:\n👉 Q1 = fase “booming konsumsi”\n\n4️⃣ Tapi Ada Warning ⚠️\nEkonom sudah kasih sinyal:\n👉 Q2 kemungkinan melambat\n\nKenapa?\n• efek Lebaran hilang\n• konsumsi normalisasi\n• hanya ditopang Iduladha\n\n5️⃣ Dampak ke Saham\n📈 *Sektor Consumer & Ritel*\n• ICBP\n• MYOR\n• AMRT\n• MAPI\n👉 Q1 kemungkinan laporan “kinclong”\n\n🏦 Perbankan\n• BBCA\n• BMRI\n• BBRI\n• BBNI\n👉 ekonomi >5% = kredit tumbuh\n\n6️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Jika Data > Ekspektasi\n➡️ potensi inflow asing\n\nFokus:\n• big caps\n• perbankan\n• consumer\n🗓️ Jika Sesuai Ekspektasi\n➡️ market cenderung sideways\n\n🗓️ Jika Di Bawah Ekspektasi\n➡️ rawan sell on news\n\n7️⃣ Insight Penting\nPDB Q1 kuat = masa lalu\nMarket sekarang lebih peduli:\n👉 Q2 & ke depan\n\nJadi:\n➡️ jangan hanya lihat angka\n➡️ lihat arah tren\n\n8️⃣ Kesimpulan\nData hari ini penting…\ntapi bukan segalanya.\n\nKalau tinggi:\n👉 konfirmasi ekonomi kuat\n\nKalau biasa saja:\n👉 market fokus ke risiko slowdown\n\nDi market:\n➡️ yang bergerak bukan data sekarang…\n➡️ tapi ekspektasi ke depan\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#PDB #IHSG #MakroEkonomi #BPS #ConsumerStock", "post_id": "3890123058376386462_52512310886"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 838.1435643066006, "y": 225.99985411693547, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "ojk_sumbagsel", "x": 876.6422798582332, "y": 801.9703018632367, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 32.2788, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "ojk_sumbagsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "sultanmuda.sumselprov", "attributes": {"label": "sultanmuda.sumselprov", "x": 779.3458883044505, "y": 631.8320109454542, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9011, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "sultanmuda.sumselprov", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "hermanderu67", "attributes": {"label": "hermanderu67", "x": 337.10034919830446, "y": 46.91199445801486, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9011, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "hermanderu67", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "arifin.susantoo", "x": 275.6982599702602, "y": 355.4267095862058, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9011, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "arifin.susantoo", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 980.3175869444261, "y": 503.28169502383105, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3889505213254338284_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta menjadi bagian dari penguatan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan berdaya saing.\n\nPelatihan kewirausahaan pemuda ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan dengan dukungan OJK Provinsi Sumatera Selatan, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ekosistem kewirausahaan muda di daerah.\n\nKegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan.\n\nDalam kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan komprehensif yang mencakup pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu membentuk pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nKepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. M. Fajri Zabidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda di Sumatera Selatan.\n\nPelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2026 ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda Sumatera Selatan melalui pengembangan kewirausahaan.\n\n \n#ojksumbagsel \n \n#ojksumsel \n#sultamudasumselcenter \n#fypシ❤️💞❤️ \n#pengikutinstagram", "post_id": "3889505213254338284_6614111699"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 389.35314233329154, "y": 495.89544931698316, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 28.0899, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889505213254338284_6614111699", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta menjadi bagian dari penguatan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan berdaya saing.\n\nPelatihan kewirausahaan pemuda ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan dengan dukungan OJK Provinsi Sumatera Selatan, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ekosistem kewirausahaan muda di daerah.\n\nKegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan.\n\nDalam kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan komprehensif yang mencakup pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu membentuk pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nKepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. M. Fajri Zabidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda di Sumatera Selatan.\n\nPelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2026 ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda Sumatera Selatan melalui pengembangan kewirausahaan.\n\n \n#ojksumbagsel \n \n#ojksumsel \n#sultamudasumselcenter \n#fypシ❤️💞❤️ \n#pengikutinstagram", "post_id": "3889505213254338284_6614111699"}}, {"key": "tatapan.id", "attributes": {"label": "tatapan.id", "x": 259.42541645245785, "y": 147.38958207103948, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636036769699433746", "id": "tatapan.id", "source": "tiktok-000001", "content": "💼🚨 KUR DIDORONG LEBIH MASIF! Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat, Muhaimin Iskandar, gelar rapat koordinasi untuk dorong Kredit Usaha Rakyat (KUR)! Tujuannya jelas: 📈 Buka lapangan kerja baru 🏪 Perkuat UMKM naik kelas 💰 Akses modal makin luas Tapi pertanyaannya… 👉 Apakah KUR sudah benar-benar tepat sasaran? 👉 Atau masih banyak yang belum kebagian? 💬 Kamu pelaku UMKM? Pernah pakai KUR? Cerita pengalaman kamu di komentar! 📢 Share biar makin banyak yang tahu peluang ini! #kur #umkm #ekonomi #lapangankerja #muhaiminiskandar", "post_id": "7636036769699433746"}}, {"key": "KABARIN.ID", "attributes": {"label": "KABARIN.ID", "x": 693.011094575156, "y": 42.47445041705511, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.0899, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636036769699433746", "id": "KABARIN.ID", "source": "tiktok-000001", "content": "💼🚨 KUR DIDORONG LEBIH MASIF! Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat, Muhaimin Iskandar, gelar rapat koordinasi untuk dorong Kredit Usaha Rakyat (KUR)! Tujuannya jelas: 📈 Buka lapangan kerja baru 🏪 Perkuat UMKM naik kelas 💰 Akses modal makin luas Tapi pertanyaannya… 👉 Apakah KUR sudah benar-benar tepat sasaran? 👉 Atau masih banyak yang belum kebagian? 💬 Kamu pelaku UMKM? Pernah pakai KUR? Cerita pengalaman kamu di komentar! 📢 Share biar makin banyak yang tahu peluang ini! #kur #umkm #ekonomi #lapangankerja #muhaiminiskandar", "post_id": "7636036769699433746"}}, {"key": "NawacitaNews", "attributes": {"label": "NawacitaNews", "x": 276.9649391352774, "y": 366.3722900887556, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.0899, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636036769699433746", "id": "NawacitaNews", "source": "tiktok-000001", "content": "💼🚨 KUR DIDORONG LEBIH MASIF! Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat, Muhaimin Iskandar, gelar rapat koordinasi untuk dorong Kredit Usaha Rakyat (KUR)! Tujuannya jelas: 📈 Buka lapangan kerja baru 🏪 Perkuat UMKM naik kelas 💰 Akses modal makin luas Tapi pertanyaannya… 👉 Apakah KUR sudah benar-benar tepat sasaran? 👉 Atau masih banyak yang belum kebagian? 💬 Kamu pelaku UMKM? Pernah pakai KUR? Cerita pengalaman kamu di komentar! 📢 Share biar makin banyak yang tahu peluang ini! #kur #umkm #ekonomi #lapangankerja #muhaiminiskandar", "post_id": "7636036769699433746"}}, {"key": "andysugarr", "attributes": {"label": "andysugarr", "x": 239.55077859415118, "y": 111.06873651243421, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635579507755339015", "id": "andysugarr", "source": "tiktok-000001", "content": "Ayo rekkkk! 🔥 Merapat, Grand City Surabaya lagi rame pol! Grand Launching JConnect Mobile  Jatim  📅 1 – 3 Mei 2026 📍Grand City, Surabaya Banyak hiburan seru mulai dari Vanzon, kulineran, UMKM, sampai dimeriahkan artis-artis top kayak Liodra, Tulus, Juicy Lucy, Coldiac, Gea Indrawari, dll 🎤✨ Masuknya GRATIS! Cukup tunjukin aplikasi JConnect Mobile Banking aja 👌 Gaskeun saiki, ojo sampe ketinggalan moment e! ❤️❤️❤️ * PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah berizin resmi, terdaftar, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). -Diawasi oleh Bank Indonesia: Memastikan operasionalnya sesuai dengan kebijakan sistem pembayaran dan moneter. -Peserta Penjamin LPS: Seluruh simpanan nasabah dijamin keamanannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.Dengan legalitas tersebut, seluruh produk dan layanan perbankan yang ditawarkan oleh Bank Jatim terjamin aman dan kredibel.", "post_id": "7635579507755339015"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 720.2425313486337, "y": 74.66817990892439, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 36.4676, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635579507755339015", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Ayo rekkkk! 🔥 Merapat, Grand City Surabaya lagi rame pol! Grand Launching JConnect Mobile  Jatim  📅 1 – 3 Mei 2026 📍Grand City, Surabaya Banyak hiburan seru mulai dari Vanzon, kulineran, UMKM, sampai dimeriahkan artis-artis top kayak Liodra, Tulus, Juicy Lucy, Coldiac, Gea Indrawari, dll 🎤✨ Masuknya GRATIS! Cukup tunjukin aplikasi JConnect Mobile Banking aja 👌 Gaskeun saiki, ojo sampe ketinggalan moment e! ❤️❤️❤️ * PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah berizin resmi, terdaftar, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). -Diawasi oleh Bank Indonesia: Memastikan operasionalnya sesuai dengan kebijakan sistem pembayaran dan moneter. -Peserta Penjamin LPS: Seluruh simpanan nasabah dijamin keamanannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.Dengan legalitas tersebut, seluruh produk dan layanan perbankan yang ditawarkan oleh Bank Jatim terjamin aman dan kredibel.", "post_id": "7635579507755339015"}}, {"key": "sumsel.media5", "attributes": {"label": "sumsel.media5", "x": 900.9170377067261, "y": 609.3185027215332, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634455521583582484", "id": "sumsel.media5", "source": "tiktok-000001", "content": "CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif Pada Kuartal Pertama 2026 Raih laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun; total kredit/pembiayaan naik 2,2% Y-o-Y menjadi Rp235,1 triliun; CASA meningkat 12,2% YoY menjadi Rp192,3 triliun SumselMedia.Com, Jakarta- (“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20. Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.” “Ke depan, dengan kinerja imbal hasil yang tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui penguatan basis CASA dan pendanaan yang disiplin. Pertumbuhan kredit akan dilakukan secara pruden, dengan tetap menempatkan kualitas aset dan ketahanan portofolio sebagai fokus utama. Seluruh langkah ini selaras dengan strategi Forward30 serta purpose kami, yaitu Advancing Customers and Society, untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka. Hasil yang baik pada kuartal ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mempercepat berbagai inisiatif strategis, menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi Indonesia,” tambah Lani. Selengkapnya di www.sumselmedia.com   #cimbniaga #kinerja2026 #bank #octopay #sumselmedia", "post_id": "7634455521583582484"}}, {"key": "cimb.niaga", "attributes": {"label": "cimb.niaga", "x": 124.27977411594094, "y": 639.8663066222966, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 36.4676, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634455521583582484", "id": "cimb.niaga", "source": "tiktok-000001", "content": "CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif Pada Kuartal Pertama 2026 Raih laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun; total kredit/pembiayaan naik 2,2% Y-o-Y menjadi Rp235,1 triliun; CASA meningkat 12,2% YoY menjadi Rp192,3 triliun SumselMedia.Com, Jakarta- (“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20. Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.” “Ke depan, dengan kinerja imbal hasil yang tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui penguatan basis CASA dan pendanaan yang disiplin. Pertumbuhan kredit akan dilakukan secara pruden, dengan tetap menempatkan kualitas aset dan ketahanan portofolio sebagai fokus utama. Seluruh langkah ini selaras dengan strategi Forward30 serta purpose kami, yaitu Advancing Customers and Society, untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka. Hasil yang baik pada kuartal ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mempercepat berbagai inisiatif strategis, menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi Indonesia,” tambah Lani. Selengkapnya di www.sumselmedia.com   #cimbniaga #kinerja2026 #bank #octopay #sumselmedia", "post_id": "7634455521583582484"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 222.1768159646367, "y": 175.35283536483436, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "4GhZC19nlHs", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Penyaluran KUR Capai Rp96 Triliun hingga Mei 2026, Dorong UMKM Naik Kelas\n\nGaruda Tv - Pemerintah mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Mei 2026 telah mencapai Rp96 triliun. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada sekitar 1,5 juta debitur di seluruh Indonesia.\n\nMenteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa penyaluran KUR difokuskan untuk mendorong pelaku usaha mikro agar naik kelas serta beralih dari sektor informal menuju sektor formal.\n\nDalam rapat koordinasi pengentasan kemiskinan, Maman menjelaskan bahwa sekitar 63 persen dari total penyaluran KUR dialokasikan ke sektor produksi. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur ekonomi produktif di kalangan pelaku UMKM.\n\nDari total pembiayaan tersebut, sekitar Rp70 triliun disebut telah menyentuh kelompok masyarakat miskin ekstrem pada kategori desil 1 hingga desil 4. Pemerintah menargetkan agar akses permodalan ini dapat mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih formal dan terdata.\n\nSelain pembiayaan, Kementerian UMKM juga menekankan pentingnya perlindungan pasar bagi produk lokal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing pelaku usaha domestik agar tidak kalah bersaing dengan produk impor serta mengurangi risiko kredit macet.\n\nPemerintah juga mencatat bahwa pada 2025, total alokasi kredit perbankan untuk sektor UMKM diproyeksikan mencapai Rp1.600 triliun sebagai bagian dari penguatan pembiayaan sektor produktif.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KUR #UMKM #ekonomi  #MamanAbdurrahman #kabinetmerahputih #PembiayaanUsaha #naikkelas  #ekonomirakyat #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4GhZC19nlHs"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 934.1134316286094, "y": 532.5839680585929, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.4676, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4GhZC19nlHs", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Penyaluran KUR Capai Rp96 Triliun hingga Mei 2026, Dorong UMKM Naik Kelas\n\nGaruda Tv - Pemerintah mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Mei 2026 telah mencapai Rp96 triliun. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada sekitar 1,5 juta debitur di seluruh Indonesia.\n\nMenteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa penyaluran KUR difokuskan untuk mendorong pelaku usaha mikro agar naik kelas serta beralih dari sektor informal menuju sektor formal.\n\nDalam rapat koordinasi pengentasan kemiskinan, Maman menjelaskan bahwa sekitar 63 persen dari total penyaluran KUR dialokasikan ke sektor produksi. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur ekonomi produktif di kalangan pelaku UMKM.\n\nDari total pembiayaan tersebut, sekitar Rp70 triliun disebut telah menyentuh kelompok masyarakat miskin ekstrem pada kategori desil 1 hingga desil 4. Pemerintah menargetkan agar akses permodalan ini dapat mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih formal dan terdata.\n\nSelain pembiayaan, Kementerian UMKM juga menekankan pentingnya perlindungan pasar bagi produk lokal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing pelaku usaha domestik agar tidak kalah bersaing dengan produk impor serta mengurangi risiko kredit macet.\n\nPemerintah juga mencatat bahwa pada 2025, total alokasi kredit perbankan untuk sektor UMKM diproyeksikan mencapai Rp1.600 triliun sebagai bagian dari penguatan pembiayaan sektor produktif.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KUR #UMKM #ekonomi  #MamanAbdurrahman #kabinetmerahputih #PembiayaanUsaha #naikkelas  #ekonomirakyat #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4GhZC19nlHs"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 194.59744141177947, "y": 451.37279502400776, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7awxhyYXLRs", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PA2 Paradoks IHSG vs Dana Keluar\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di tengah kepanikan pasar modal saat ini, kinerja IHSG secara year-to-date (YTD) tercatat anjlok hingga minus 19,55%. Banyak investor ritel yang kebingungan melihat anomali ekstrem ini dan bertanya-tanya: Jika IHSG Sebenarnya Undervalue, lalu Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun?\n\nMari kita bongkar fakta makroekonominya. Berdasarkan indikator legendaris Buffett Indicator, total kapitalisasi pasar kita sejatinya hanya mencerminkan 51,98% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sangat fantastis, yakni senilai Rp23.821,1 triliun pada tahun 2025. Bahkan, porsi saham yang beredar bebas atau free float di IHSG sangatlah sempit, hanya setara dengan 13,03% dari total PDB nasional kita. Bursa kita terlihat \"kerdil\" dan murah karena urat nadi ekonomi raksasa Indonesia seperti UMKM, gurita bisnis keluarga, dan perusahaan BUMN raksasa berstatus non-listed masih beroperasi di luar bursa. Itulah alasan utama mengapa fundamental makro IHSG sebenarnya undervalue dan tertinggal jauh dari rata-rata negara ASEAN.\n\nNamun, jika fundamental kita bursa kita bintang lima, mengapa terjadi \"tsunami\" arus dana keluar? Sejak awal tahun, investor asing telah melakukan aksi jual bersih (net sell) yang sangat masif hingga mencapai Rp49,87 triliun. Asing kabur meninggalkan IHSG bukan karena ekonomi kita hancur, melainkan karena didorong oleh sentimen dan kepanikan global. Ketidakpastian dari kebijakan politik Trump, memanasnya tensi geopolitik perang di Timur Tengah (khususnya Selat Hormuz), hingga kekhawatiran atas narasi kebijakan domestik membuat banyak investor asing memindahkan asetnya ke bursa Amerika Serikat dan instrumen kripto yang dinilai lebih menguntungkan.\n\nKeluarnya puluhan triliun dana asing ini telah memaksa IHSG masuk ke fase jenuh jual atau oversold yang sangat dalam. Tapi jangan salah, bagi investor lokal, ini adalah peluang emas yang sangat langka! Struktur bursa kita pada dasarnya sangat \"Bank-Driven\" atau didominasi oleh segelintir saham perbankan raksasa sebagai tulang punggung pencetak laba terbesar. Akibat badai kepanikan asing ini, valuasi saham-saham bank terbaik kita terdiskon gila-gilaan. Saat ini, Price to Earnings Ratio (PER) untuk saham BBRI dan BMRI berada di level sangat murah di bawah 8 kali, sementara saham favorit asing BBCA bisa dinikmati dengan PER di bawah 13 kali.\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan memandu Anda untuk menavigasi badai IHSG. Jangan ikut-ikutan panik atau termakan mitos psikologis \"sell in May and go away\". Bertahanlah di bursa dalam negeri dan manfaatkan momentum oversold ini dengan strategi akumulasi bertahap atau \"cicil selot selot\" secara santai pada saham berfundamental solid yang sedang didiskon pasar.\n\nTonton video ini sampai habis agar Anda paham rahasia piramida keuntungan IHSG dan siap menyambut potensi rerating pasar di masa depan. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan Comment pendapat Anda soal aksi jual asing, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan Share video ini ke komunitas investor lainnya!\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan semata-mata sebagai edukasi dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk mutlak melakukan jual atau beli saham. Semua keputusan, risiko, dan hasil akhir dari investasi sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai masing-masing investor.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#IHSG #WawasanCerdas #IHSGUndervalue #AsingKabur #InvestasiSaham #SahamBank #BelajarSahamPemula #SahamOversold #AnalisaIHSG #IHSGHariIni #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "7awxhyYXLRs"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 453.4770197420401, "y": 827.3591258147007, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.0899, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7awxhyYXLRs", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PA2 Paradoks IHSG vs Dana Keluar\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di tengah kepanikan pasar modal saat ini, kinerja IHSG secara year-to-date (YTD) tercatat anjlok hingga minus 19,55%. Banyak investor ritel yang kebingungan melihat anomali ekstrem ini dan bertanya-tanya: Jika IHSG Sebenarnya Undervalue, lalu Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun?\n\nMari kita bongkar fakta makroekonominya. Berdasarkan indikator legendaris Buffett Indicator, total kapitalisasi pasar kita sejatinya hanya mencerminkan 51,98% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sangat fantastis, yakni senilai Rp23.821,1 triliun pada tahun 2025. Bahkan, porsi saham yang beredar bebas atau free float di IHSG sangatlah sempit, hanya setara dengan 13,03% dari total PDB nasional kita. Bursa kita terlihat \"kerdil\" dan murah karena urat nadi ekonomi raksasa Indonesia seperti UMKM, gurita bisnis keluarga, dan perusahaan BUMN raksasa berstatus non-listed masih beroperasi di luar bursa. Itulah alasan utama mengapa fundamental makro IHSG sebenarnya undervalue dan tertinggal jauh dari rata-rata negara ASEAN.\n\nNamun, jika fundamental kita bursa kita bintang lima, mengapa terjadi \"tsunami\" arus dana keluar? Sejak awal tahun, investor asing telah melakukan aksi jual bersih (net sell) yang sangat masif hingga mencapai Rp49,87 triliun. Asing kabur meninggalkan IHSG bukan karena ekonomi kita hancur, melainkan karena didorong oleh sentimen dan kepanikan global. Ketidakpastian dari kebijakan politik Trump, memanasnya tensi geopolitik perang di Timur Tengah (khususnya Selat Hormuz), hingga kekhawatiran atas narasi kebijakan domestik membuat banyak investor asing memindahkan asetnya ke bursa Amerika Serikat dan instrumen kripto yang dinilai lebih menguntungkan.\n\nKeluarnya puluhan triliun dana asing ini telah memaksa IHSG masuk ke fase jenuh jual atau oversold yang sangat dalam. Tapi jangan salah, bagi investor lokal, ini adalah peluang emas yang sangat langka! Struktur bursa kita pada dasarnya sangat \"Bank-Driven\" atau didominasi oleh segelintir saham perbankan raksasa sebagai tulang punggung pencetak laba terbesar. Akibat badai kepanikan asing ini, valuasi saham-saham bank terbaik kita terdiskon gila-gilaan. Saat ini, Price to Earnings Ratio (PER) untuk saham BBRI dan BMRI berada di level sangat murah di bawah 8 kali, sementara saham favorit asing BBCA bisa dinikmati dengan PER di bawah 13 kali.\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan memandu Anda untuk menavigasi badai IHSG. Jangan ikut-ikutan panik atau termakan mitos psikologis \"sell in May and go away\". Bertahanlah di bursa dalam negeri dan manfaatkan momentum oversold ini dengan strategi akumulasi bertahap atau \"cicil selot selot\" secara santai pada saham berfundamental solid yang sedang didiskon pasar.\n\nTonton video ini sampai habis agar Anda paham rahasia piramida keuntungan IHSG dan siap menyambut potensi rerating pasar di masa depan. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan Comment pendapat Anda soal aksi jual asing, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan Share video ini ke komunitas investor lainnya!\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan semata-mata sebagai edukasi dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk mutlak melakukan jual atau beli saham. Semua keputusan, risiko, dan hasil akhir dari investasi sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai masing-masing investor.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#IHSG #WawasanCerdas #IHSGUndervalue #AsingKabur #InvestasiSaham #SahamBank #BelajarSahamPemula #SahamOversold #AnalisaIHSG #IHSGHariIni #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "7awxhyYXLRs"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 786.0118468913226, "y": 857.7682804434863, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 724.5927407547875, "y": 643.0443127721865, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.0899, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "@InvestradeID", "attributes": {"label": "@InvestradeID", "x": 927.5634667753682, "y": 845.0091229083745, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "soqn2T__DH8", "id": "@InvestradeID", "source": "youtube-000001", "content": "BMRI Dividen 10%+ & PE Ratio 7x — Cek Ini Sebelum Cum Date 8 Mei 2026!\n\n▶️⚠️ Disclaimer: Seluruh pembahasan di video ini merupakan sudut pandang analisa pribadi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Jadikan sebagai informasi dan sudut pandang baru. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu.\n\n💰 Cum Date BMRI 8 Mei 2026 — Saham Bank Mandiri tahun ini membagikan dividen 2 kali dari laba bersih 2025. Dividen final yang dibagikan menghasilkan yield sekitar 8,5%, dan jika dijumlahkan dengan dividen interim maka total yield BMRI di 2026 mencapai lebih dari 10% — jauh di atas rata-rata yield BMRI yang biasanya di bawah 5–6% per tahun.\nDi video ini kita bahas tuntas apakah BMRI di harga sekarang masih layak dipertimbangkan — dari sisi kinerja, valuasi, hingga bagaimana membaca pergerakan harganya secara price action.\n\n📌 Yang dibahas di video ini:\n1️⃣ Dividen BMRI 2026 — Angka yang Menarik Perhatian\nTotal dividen yield 10%+ dengan payout rasio di bawah 80%. Angka ini jauh di atas ekspektasi historis BMRI dan menjadi salah satu yield tertinggi di antara saham perbankan besar Indonesia tahun ini.\n2️⃣ Kinerja Q1 2026 — Bagaimana Kondisinya?\nRevenue tercatat sedikit menurun dibanding kuartal sebelumnya — tapi menariknya laba bersih dan laba operasional justru masih tercatat meningkat di Q1 2026. Artinya dari sisi efisiensi bisnis masih bagus, walaupun perputaran uang pengguna jasa bank mulai sedikit berkurang seiring kondisi ekonomi saat ini.\n3️⃣ Valuasi — Murah atau Masih Wajar?\nPE Ratio BMRI saat ini ada di angka 7x — sangat rendah untuk ukuran saham perbankan besar. PBV berada di 1,35x yang tergolong netral. Kita juga bahas worst case scenario jika PBV menyentuh 0,9x seperti saat crash COVID 2020 — seberapa besar kemungkinannya terjadi?\n4️⃣ Strategi Cicil Saham di Kondisi Downtrend\nBukan soal beli sekarang atau tidak — tapi bagaimana cara yang lebih sistematis dalam mencicil saham bagus yang sedang downtrend. Kita bahas parameter yang bisa digunakan sebagai acuan, bukan sekadar feeling.\n5️⃣ Analisa Price Action — Major Trend vs Minor Trend\nBagaimana cara membaca sinyal awal potensi reversal dari weekly chart? Apa bedanya major trend dan secondary trend, dan kenapa penting untuk tidak salah membaca keduanya? Di kondisi BMRI saat ini, mana yang sedang terjadi?\n\n⚡ Poin penting dari video ini: Just survive dan perbaiki average jika harga turun lebih rendah. Karena jika market kembali optimis, reversal dari penurunan gelombang panjang ini akan sangat menarik — dan disaat itu datang, tetaplah bertahan dan jangan terburu-buru.\n\n🔗 Video terkait yang dibahas:\n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 1 →    • BBCA vs BMRI — Nabung Saham 4 Juta/Bulan P...  \n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 2 →    • Simulasi DCA + Reinvest Dividen BBCA vs BM...  \n\n▶️3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan Naik Kencang!\n   • 3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan ...  \n\n\n🔔 Subscribe & aktifkan notifikasi — analisa saham dividen dan price action rutin hadir di Investrade ID!\n👍 Like video ini kalau pembahasan BMRI dan strategi membaca harga dan cicil sahamnya bermanfaat!\n💬 Komentar: Kamu sudah pegang BMRI? Atau masih nunggu harga lebih murah dulu? Share di kolom komentar!\n\nGabung Suporter Sobat Investrade ID !!\n   /   \n\n#SahamBMRI #BankMandiri #DividenBMRI #CumDate2026 #SahamDividen2026 #DividenYield10 #InvestasiSaham #AnalisisSaham #PriceActionSaham #SahamDowntrend #StrategiSaham #ValuasiSaham #PERatio #SahamDividen #PassiveIncomeSaham #DividenInvesting2026 #Investrade #BelajarSaham", "post_id": "soqn2T__DH8"}}, {"key": "investradeid", "attributes": {"label": "investradeid", "x": 710.0450824133618, "y": 224.98760566259546, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.4676, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "soqn2T__DH8", "id": "investradeid", "source": "youtube-000001", "content": "BMRI Dividen 10%+ & PE Ratio 7x — Cek Ini Sebelum Cum Date 8 Mei 2026!\n\n▶️⚠️ Disclaimer: Seluruh pembahasan di video ini merupakan sudut pandang analisa pribadi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Jadikan sebagai informasi dan sudut pandang baru. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu.\n\n💰 Cum Date BMRI 8 Mei 2026 — Saham Bank Mandiri tahun ini membagikan dividen 2 kali dari laba bersih 2025. Dividen final yang dibagikan menghasilkan yield sekitar 8,5%, dan jika dijumlahkan dengan dividen interim maka total yield BMRI di 2026 mencapai lebih dari 10% — jauh di atas rata-rata yield BMRI yang biasanya di bawah 5–6% per tahun.\nDi video ini kita bahas tuntas apakah BMRI di harga sekarang masih layak dipertimbangkan — dari sisi kinerja, valuasi, hingga bagaimana membaca pergerakan harganya secara price action.\n\n📌 Yang dibahas di video ini:\n1️⃣ Dividen BMRI 2026 — Angka yang Menarik Perhatian\nTotal dividen yield 10%+ dengan payout rasio di bawah 80%. Angka ini jauh di atas ekspektasi historis BMRI dan menjadi salah satu yield tertinggi di antara saham perbankan besar Indonesia tahun ini.\n2️⃣ Kinerja Q1 2026 — Bagaimana Kondisinya?\nRevenue tercatat sedikit menurun dibanding kuartal sebelumnya — tapi menariknya laba bersih dan laba operasional justru masih tercatat meningkat di Q1 2026. Artinya dari sisi efisiensi bisnis masih bagus, walaupun perputaran uang pengguna jasa bank mulai sedikit berkurang seiring kondisi ekonomi saat ini.\n3️⃣ Valuasi — Murah atau Masih Wajar?\nPE Ratio BMRI saat ini ada di angka 7x — sangat rendah untuk ukuran saham perbankan besar. PBV berada di 1,35x yang tergolong netral. Kita juga bahas worst case scenario jika PBV menyentuh 0,9x seperti saat crash COVID 2020 — seberapa besar kemungkinannya terjadi?\n4️⃣ Strategi Cicil Saham di Kondisi Downtrend\nBukan soal beli sekarang atau tidak — tapi bagaimana cara yang lebih sistematis dalam mencicil saham bagus yang sedang downtrend. Kita bahas parameter yang bisa digunakan sebagai acuan, bukan sekadar feeling.\n5️⃣ Analisa Price Action — Major Trend vs Minor Trend\nBagaimana cara membaca sinyal awal potensi reversal dari weekly chart? Apa bedanya major trend dan secondary trend, dan kenapa penting untuk tidak salah membaca keduanya? Di kondisi BMRI saat ini, mana yang sedang terjadi?\n\n⚡ Poin penting dari video ini: Just survive dan perbaiki average jika harga turun lebih rendah. Karena jika market kembali optimis, reversal dari penurunan gelombang panjang ini akan sangat menarik — dan disaat itu datang, tetaplah bertahan dan jangan terburu-buru.\n\n🔗 Video terkait yang dibahas:\n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 1 →    • BBCA vs BMRI — Nabung Saham 4 Juta/Bulan P...  \n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 2 →    • Simulasi DCA + Reinvest Dividen BBCA vs BM...  \n\n▶️3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan Naik Kencang!\n   • 3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan ...  \n\n\n🔔 Subscribe & aktifkan notifikasi — analisa saham dividen dan price action rutin hadir di Investrade ID!\n👍 Like video ini kalau pembahasan BMRI dan strategi membaca harga dan cicil sahamnya bermanfaat!\n💬 Komentar: Kamu sudah pegang BMRI? Atau masih nunggu harga lebih murah dulu? Share di kolom komentar!\n\nGabung Suporter Sobat Investrade ID !!\n   /   \n\n#SahamBMRI #BankMandiri #DividenBMRI #CumDate2026 #SahamDividen2026 #DividenYield10 #InvestasiSaham #AnalisisSaham #PriceActionSaham #SahamDowntrend #StrategiSaham #ValuasiSaham #PERatio #SahamDividen #PassiveIncomeSaham #DividenInvesting2026 #Investrade #BelajarSaham", "post_id": "soqn2T__DH8"}}, {"key": "@Sulselsatu", "attributes": {"label": "@Sulselsatu", "x": 418.5202851725519, "y": 578.9235589891829, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "@Sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "sulselsatu", "attributes": {"label": "sulselsatu", "x": 224.0035658189302, "y": 757.2718793560402, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.4676, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "@RealEismanPlaybook", "attributes": {"label": "@RealEismanPlaybook", "x": 731.997603043752, "y": 497.2743531061946, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "P2sqSF9wZXU", "id": "@RealEismanPlaybook", "source": "youtube-000001", "content": "Laba Menjaga Pasar Tetap Kuat Meskipun Ada Tanda-Tanda Pelemahan Konsumen | Ringkasan Mingguan\n\nKunjungi https://realeismanplaybook.com/ untuk mendaftar ke milis kami.\n\nPada episode The Weekly Wrap kali ini, Steve Eisman membahas minggu yang penuh dengan laporan keuangan dan mengapa hasil yang kuat terus mendorong pasar naik meskipun ada tanda-tanda kelemahan di sektor konsumen. Ia mengeksplorasi dampak yang semakin besar dari belanja modal berbasis AI dari perusahaan teknologi besar dan bagaimana hal itu membentuk perekonomian yang lebih luas dan kepemimpinan pasar. Steve juga membahas keluarnya UEA dari OPEC, kenaikan harga minyak, dan ketidakpastian yang berkelanjutan seputar perang di Iran.\n\n00:00 - Pendahuluan\n02:04 - Piagam\n06:20 - Pembaruan Perang Iran\n07:50 - Reli Pasca-Maret\n10:36 - Kredit Swasta\n12:18 - Blue Owl\n13:36 - Domino's Pizza\n14:51 - GM\n15:45 - Starbucks\n16:44 - Visa\n17:38 - FICO\n20:13 - Bookings\n20:37 - Enphase\n21:30 - Google, Microsoft, Meta, Amazon\n24:22 - Lilly\n24:52 - Industri: Quanta & Caterpillar\n26:19 - Apple\n26:44 - Penutup\n\nTonton video Masterclass Literasi Keuangan saya di sini:    • Steve Eisman’s Masterclass on Financial Li...  \nTonton Masterclass saya tentang Krisis Keuangan 2008 di sini:    • Steve Eisman's Masterclass on the 2008 Fin...  \n\nBerlangganan 👉🏻https://www.youtube.com/\n\nTerhubung dengan Steve Eisman dan akses semua hal tentang The Eisman Playbook:\n🌐 https://linktr.ee/realeismanplaybook\n→ Ikuti di media sosial, tonton episode, dan dapatkan pembaruan terbaru — semuanya di satu tempat.\n\nPenafian: Pendapat keuangan yang diungkapkan hanya untuk tujuan informasi. Pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan peserta bukanlah upaya untuk memengaruhi perilaku perdagangan, investasi, atau strategi tertentu. Kinerja masa lalu tidak selalu memprediksi hasil di masa mendatang. Tidak ada hasil atau keuntungan spesifik yang dijamin ketika mengandalkan konten ini.\nSebelum melakukan investasi atau perdagangan apa pun, evaluasi kesesuaiannya dengan keadaan Anda dan pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan atau investasi Anda sendiri. Produk keuangan yang dibahas dalam 'The Eisman Playbook' memiliki tingkat risiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk banyak investor. Jika Anda memiliki ketidakpastian, disarankan untuk mencari nasihat profesional. Ingatlah bahwa perdagangan melibatkan risiko terhadap modal Anda, jadi investasikan hanya uang yang mampu Anda rugikan. Derivatif tidak cocok untuk semua investor dan melibatkan risiko kehilangan lebih dari jumlah yang awalnya disetorkan dan keuntungan apa pun yang mungkin Anda peroleh. Komunikasi ini bukan merupakan rekomendasi atau penawaran untuk membeli, menjual, atau mempertahankan investasi atau layanan tertentu.\n\nHak Cipta ©2025 Steve Eisman\n\n#wallstreet #finance #businessnews #investing #businesspodcast #investment #financepodcast #tech #iran #privatecredit #privateequity #affordability", "post_id": "P2sqSF9wZXU"}}, {"key": "RealEismanPl...", "attributes": {"label": "RealEismanPl...", "x": 592.9474905560929, "y": 637.4841156051997, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.4676, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "P2sqSF9wZXU", "id": "RealEismanPl...", "source": "youtube-000001", "content": "Laba Menjaga Pasar Tetap Kuat Meskipun Ada Tanda-Tanda Pelemahan Konsumen | Ringkasan Mingguan\n\nKunjungi https://realeismanplaybook.com/ untuk mendaftar ke milis kami.\n\nPada episode The Weekly Wrap kali ini, Steve Eisman membahas minggu yang penuh dengan laporan keuangan dan mengapa hasil yang kuat terus mendorong pasar naik meskipun ada tanda-tanda kelemahan di sektor konsumen. Ia mengeksplorasi dampak yang semakin besar dari belanja modal berbasis AI dari perusahaan teknologi besar dan bagaimana hal itu membentuk perekonomian yang lebih luas dan kepemimpinan pasar. Steve juga membahas keluarnya UEA dari OPEC, kenaikan harga minyak, dan ketidakpastian yang berkelanjutan seputar perang di Iran.\n\n00:00 - Pendahuluan\n02:04 - Piagam\n06:20 - Pembaruan Perang Iran\n07:50 - Reli Pasca-Maret\n10:36 - Kredit Swasta\n12:18 - Blue Owl\n13:36 - Domino's Pizza\n14:51 - GM\n15:45 - Starbucks\n16:44 - Visa\n17:38 - FICO\n20:13 - Bookings\n20:37 - Enphase\n21:30 - Google, Microsoft, Meta, Amazon\n24:22 - Lilly\n24:52 - Industri: Quanta & Caterpillar\n26:19 - Apple\n26:44 - Penutup\n\nTonton video Masterclass Literasi Keuangan saya di sini:    • Steve Eisman’s Masterclass on Financial Li...  \nTonton Masterclass saya tentang Krisis Keuangan 2008 di sini:    • Steve Eisman's Masterclass on the 2008 Fin...  \n\nBerlangganan 👉🏻https://www.youtube.com/\n\nTerhubung dengan Steve Eisman dan akses semua hal tentang The Eisman Playbook:\n🌐 https://linktr.ee/realeismanplaybook\n→ Ikuti di media sosial, tonton episode, dan dapatkan pembaruan terbaru — semuanya di satu tempat.\n\nPenafian: Pendapat keuangan yang diungkapkan hanya untuk tujuan informasi. Pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan peserta bukanlah upaya untuk memengaruhi perilaku perdagangan, investasi, atau strategi tertentu. Kinerja masa lalu tidak selalu memprediksi hasil di masa mendatang. Tidak ada hasil atau keuntungan spesifik yang dijamin ketika mengandalkan konten ini.\nSebelum melakukan investasi atau perdagangan apa pun, evaluasi kesesuaiannya dengan keadaan Anda dan pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan atau investasi Anda sendiri. Produk keuangan yang dibahas dalam 'The Eisman Playbook' memiliki tingkat risiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk banyak investor. Jika Anda memiliki ketidakpastian, disarankan untuk mencari nasihat profesional. Ingatlah bahwa perdagangan melibatkan risiko terhadap modal Anda, jadi investasikan hanya uang yang mampu Anda rugikan. Derivatif tidak cocok untuk semua investor dan melibatkan risiko kehilangan lebih dari jumlah yang awalnya disetorkan dan keuntungan apa pun yang mungkin Anda peroleh. Komunikasi ini bukan merupakan rekomendasi atau penawaran untuk membeli, menjual, atau mempertahankan investasi atau layanan tertentu.\n\nHak Cipta ©2025 Steve Eisman\n\n#wallstreet #finance #businessnews #investing #businesspodcast #investment #financepodcast #tech #iran #privatecredit #privateequity #affordability", "post_id": "P2sqSF9wZXU"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "attributes": {"label": "@InvestingTalkPodcast", "x": 356.99650092482483, "y": 254.4226357835656, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "00y76gngc8Q", "id": "@InvestingTalkPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Roblox RBLX Anjlok 24% - Potensi Kenaikan 125%! | Analisis Saham RBLX\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis Roblox Corp ($RBLX) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah RBLX layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\nRoblox Corporation menggerakkan saham Roblox, platform online populer tempat pengguna membuat, berbagi, dan memainkan game imersif melalui konten buatan pengguna, menarik komunitas pemain dan kreator global yang sangat besar. Dalam analisis saham RBLX ini, cerita fundamental menyoroti pertumbuhan pendapatan dan pemesanan yang stabil di tengah gesekan sementara dari inisiatif keselamatan, margin yang tangguh, arus kas operasional yang kuat yang melampaui kerugian yang dilaporkan, neraca keuangan yang kokoh dengan kas bersih yang melimpah, dan pengeluaran modal yang disiplin yang mendanai AI dan alat pengembang tanpa kesulitan. Keunggulan kompetitifnya berasal dari efek jaringan yang kuat dalam ekosistem UGC-nya, perpustakaan konten yang luas yang sulit ditiru, insentif kreator seperti pembayaran yang lebih tinggi untuk audiens yang lebih dewasa, dan biaya peralihan yang tinggi, yang membedakannya dari pesaing seperti Fortnite di saham game dan saham teknologi yang lebih luas.\n\nSaham Roblox baru-baru ini anjlok ke titik terendah setelah pengumuman pendapatan, dengan volume perdagangan yang tinggi menandai potensi kerugian bagi pemegang saham yang lemah, sekarang diperdagangkan di bawah rata-rata utama dalam pengaturan ulang yang dilihat oleh investor fundamental sebagai hal yang menarik. Sentimen analis beragam dalam jangka pendek tetapi cenderung konstruktif dalam jangka panjang, dengan banyak yang mempertahankan peringkat beli dan melihat potensi kenaikan dibandingkan saham metaverse, sementara arus investor menunjukkan institusi tetap bertahan meskipun ada penjualan saham oleh orang dalam di bawah program yang direncanakan. Katalis jangka pendek termasuk pendapatan yang akan datang untuk mengukur tren pengguna, peluncuran penuh verifikasi usia dan kontrol orang tua, potensi dorongan monetisasi iklan, persetujuan regulasi di pasar utama, dan dorongan makro dari pemulihan sektor game.\n\nRisiko utama adalah meningkatnya tuntutan hukum terkait keselamatan anak yang dapat meningkatkan biaya, ditambah persaingan dari Fortnite dan peluncuran besar seperti GTA VI yang mengikis keterlibatan jika peralihan ke pengguna yang lebih tua dengan monetisasi lebih tinggi terhenti. Secara keseluruhan, saham RBLX dapat mengungguli saham game karena platformnya yang semakin matang menghasilkan arus kas berkelanjutan dari ekonomi kreator yang kuat.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda sedang memantau S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), dan memberikan strategi yang dapat ditindaklanjuti untuk pedagang berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi dompet Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, Diversifikasi ETF, dan Mengelola Portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal....", "post_id": "00y76gngc8Q"}}, {"key": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "investingtalkpodcast", "x": 270.9879853871548, "y": 959.216697690883, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.4676, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "00y76gngc8Q", "id": "investingtalkpodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Roblox RBLX Anjlok 24% - Potensi Kenaikan 125%! | Analisis Saham RBLX\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis Roblox Corp ($RBLX) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah RBLX layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\nRoblox Corporation menggerakkan saham Roblox, platform online populer tempat pengguna membuat, berbagi, dan memainkan game imersif melalui konten buatan pengguna, menarik komunitas pemain dan kreator global yang sangat besar. Dalam analisis saham RBLX ini, cerita fundamental menyoroti pertumbuhan pendapatan dan pemesanan yang stabil di tengah gesekan sementara dari inisiatif keselamatan, margin yang tangguh, arus kas operasional yang kuat yang melampaui kerugian yang dilaporkan, neraca keuangan yang kokoh dengan kas bersih yang melimpah, dan pengeluaran modal yang disiplin yang mendanai AI dan alat pengembang tanpa kesulitan. Keunggulan kompetitifnya berasal dari efek jaringan yang kuat dalam ekosistem UGC-nya, perpustakaan konten yang luas yang sulit ditiru, insentif kreator seperti pembayaran yang lebih tinggi untuk audiens yang lebih dewasa, dan biaya peralihan yang tinggi, yang membedakannya dari pesaing seperti Fortnite di saham game dan saham teknologi yang lebih luas.\n\nSaham Roblox baru-baru ini anjlok ke titik terendah setelah pengumuman pendapatan, dengan volume perdagangan yang tinggi menandai potensi kerugian bagi pemegang saham yang lemah, sekarang diperdagangkan di bawah rata-rata utama dalam pengaturan ulang yang dilihat oleh investor fundamental sebagai hal yang menarik. Sentimen analis beragam dalam jangka pendek tetapi cenderung konstruktif dalam jangka panjang, dengan banyak yang mempertahankan peringkat beli dan melihat potensi kenaikan dibandingkan saham metaverse, sementara arus investor menunjukkan institusi tetap bertahan meskipun ada penjualan saham oleh orang dalam di bawah program yang direncanakan. Katalis jangka pendek termasuk pendapatan yang akan datang untuk mengukur tren pengguna, peluncuran penuh verifikasi usia dan kontrol orang tua, potensi dorongan monetisasi iklan, persetujuan regulasi di pasar utama, dan dorongan makro dari pemulihan sektor game.\n\nRisiko utama adalah meningkatnya tuntutan hukum terkait keselamatan anak yang dapat meningkatkan biaya, ditambah persaingan dari Fortnite dan peluncuran besar seperti GTA VI yang mengikis keterlibatan jika peralihan ke pengguna yang lebih tua dengan monetisasi lebih tinggi terhenti. Secara keseluruhan, saham RBLX dapat mengungguli saham game karena platformnya yang semakin matang menghasilkan arus kas berkelanjutan dari ekonomi kreator yang kuat.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda sedang memantau S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), dan memberikan strategi yang dapat ditindaklanjuti untuk pedagang berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi dompet Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, Diversifikasi ETF, dan Mengelola Portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal....", "post_id": "00y76gngc8Q"}}], "edges": [{"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "EIkartelo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "Krist888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "TheEconopost", "source": "TheEconopost", "target": "Saham_fess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RonnyHendrawa19", "source": "RonnyHendrawa19", "target": "salam4jari", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "EIkartelo", "source": "EIkartelo", "target": "Krist888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "EIkartelo", "source": "EIkartelo", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "sultanmuda.sumselprov", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tatapan.id", "source": "tatapan.id", "target": "KABARIN.ID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tatapan.id", "source": "tatapan.id", "target": "NawacitaNews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "andysugarr", "source": "andysugarr", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sumsel.media5", "source": "sumsel.media5", "target": "cimb.niaga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestradeID", "source": "@InvestradeID", "target": "investradeid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Sulselsatu", "source": "@Sulselsatu", "target": "sulselsatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@RealEismanPlaybook", "source": "@RealEismanPlaybook", "target": "RealEismanPl...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "source": "@InvestingTalkPodcast", "target": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}