{"nodes": [{"key": "Masdjodi1", "attributes": {"label": "Masdjodi1", "x": 244.52908181206834, "y": 564.505685610719, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.4002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051437267680637345", "id": "Masdjodi1", "source": "tweet-000004", "content": "Loe kentut  ! akibat situasi geopolitik global semua mata uang dunia berfluktuasi.. beberapa negara di Asia mata uangnya melemah.. tapi melemahnya rupiah masih dibawah bath Thailand  !", "post_id": "2051437267680637345"}}, {"key": "Jumianto_RK", "attributes": {"label": "Jumianto_RK", "x": 482.2257821205501, "y": 632.8035923925718, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 45.1404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051437267680637345", "id": "Jumianto_RK", "source": "tweet-000004", "content": "Loe kentut  ! akibat situasi geopolitik global semua mata uang dunia berfluktuasi.. beberapa negara di Asia mata uangnya melemah.. tapi melemahnya rupiah masih dibawah bath Thailand  !", "post_id": "2051437267680637345"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 259.3444103739698, "y": 960.0555755164132, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.4002, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051643109180641443", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "OniDewono", "attributes": {"label": "OniDewono", "x": 372.13148862311874, "y": 743.8372705846165, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.7703, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051643109180641443", "id": "OniDewono", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 24.39810822230404, "y": 395.17243325120677, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.7703, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051643109180641443", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "bawahproyekmusi", "attributes": {"label": "bawahproyekmusi", "x": 449.2873165011628, "y": 237.1092062537653, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.4002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051648974579544174", "id": "bawahproyekmusi", "source": "tweet-000004", "content": "ngga sus:\n- PMI turun pas april, jan-mar ekspansif\n- lebaran di q1 vs q1 tanpa lebaran tahun lalu\n- net exporting country dgn pdb diitung pakai rupiah\n- fiscal ekspansif\n- BI dorong money supply (M0, M1 tinggi)\n- kredit lagi growing\n- efek perang iran lagging\n\nyang parah q2 ntar", "post_id": "2051648974579544174"}}, {"key": "SeekHustle", "attributes": {"label": "SeekHustle", "x": 72.89639718340335, "y": 876.498448987909, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 45.1404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051648974579544174", "id": "SeekHustle", "source": "tweet-000004", "content": "ngga sus:\n- PMI turun pas april, jan-mar ekspansif\n- lebaran di q1 vs q1 tanpa lebaran tahun lalu\n- net exporting country dgn pdb diitung pakai rupiah\n- fiscal ekspansif\n- BI dorong money supply (M0, M1 tinggi)\n- kredit lagi growing\n- efek perang iran lagging\n\nyang parah q2 ntar", "post_id": "2051648974579544174"}}, {"key": "YoppiOktavianus", "attributes": {"label": "YoppiOktavianus", "x": 227.74783787922203, "y": 510.0053999691897, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.4002, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051484318208577659", "id": "YoppiOktavianus", "source": "tweet-000004", "content": "Di sini juga mulai begitu kok, media mulai dibungkam, coba nonton berita di TV, rupiah anjlok, IHSG amblas juga beritanya hampir ngga ada, yang jadi headline terus2an cuma perang Iran-Amerika.", "post_id": "2051484318208577659"}}, {"key": "perbedaxan", "attributes": {"label": "perbedaxan", "x": 241.99092913778463, "y": 834.7843245309717, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.7703, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051484318208577659", "id": "perbedaxan", "source": "tweet-000004", "content": "Di sini juga mulai begitu kok, media mulai dibungkam, coba nonton berita di TV, rupiah anjlok, IHSG amblas juga beritanya hampir ngga ada, yang jadi headline terus2an cuma perang Iran-Amerika.", "post_id": "2051484318208577659"}}, {"key": "KapudS640", "attributes": {"label": "KapudS640", "x": 272.11503376454425, "y": 723.5857588325463, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.7703, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051484318208577659", "id": "KapudS640", "source": "tweet-000004", "content": "Di sini juga mulai begitu kok, media mulai dibungkam, coba nonton berita di TV, rupiah anjlok, IHSG amblas juga beritanya hampir ngga ada, yang jadi headline terus2an cuma perang Iran-Amerika.", "post_id": "2051484318208577659"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 189.4996038746569, "y": 682.7020400275595, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 300.9336, "eigenvector": 618.0312, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3890239770983657612_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 0,17 persen ke level Rp17.424 per USD pada perdagangan Selasa (5/5/2026).\n\nPengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah dibayangi oleh eskalasi konflik Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran melancarkan serangan baru di kawasan Teluk.\n\nSituasi ini terjadi tak lama setelah Presiden AS Donald Trump meluncurkan upaya baru untuk membuka jalur bagi kapal tanker dan kapal lain yang terjebak di jalur vital perdagangan energi tersebut.\n\n“Kenaikan ketegangan tersebut secara efektif menghancurkan gencatan senjata yang rapuh dan meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang berkepanjangan,” tulis Ibrahim dalam risetnya, Selasa (5/5/2026)\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/rupiah-tergelincir-ke-rp17424-dibayangi-eskalasi-konflik-timur-tengah\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3890239770983657612_3310659452"}}, {"key": "irhamshlaw", "attributes": {"label": "irhamshlaw", "x": 502.01054390411315, "y": 104.17596937476559, "size": 10.42, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.4002, "eigenvector": 381.9643, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636212038825561351", "id": "irhamshlaw", "source": "tiktok-000001", "content": "#CapCut Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada Senin (4/5/2026). Rupiah turun 57 poin atau 0,33 persen ke level Rp17.394 per USD. Pengamat Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai sentimen global, terutama geopolitik masih memberikan tekanan terhadap mata uang. “Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya akan memulai upaya membebaskan kapal-kapal yang terdampar di Selat Hormuz,” tulis Ibrahim dalam risetnya. Trump telah menjadikan kesepakatan nuklir dengan Teheran sebagai prioritas, sementara Iran telah mengusulkan untuk mengesampingkan masalah nuklir hingga setelah perang berakhir dan kedua pihak sepakat untuk mencabut blokade yang saling bertentangan terhadap pelayaran di Teluk. Baca selengkapnya di https://www.idxchannel.com/market-news/rupiah-hari-ini-ditutup-melemah-ke-level-rp17394-per-usd Atau klik link di bio  #rupiah #ekonomiindonesia #beritatiktok #fyp", "post_id": "7636212038825561351"}}, {"key": "richmindsetidn", "attributes": {"label": "richmindsetidn", "x": 940.5834587354243, "y": 854.1350721194452, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.4002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636054369841974535", "id": "richmindsetidn", "source": "tiktok-000001", "content": "Rasa khawatir di awal tahun ini 😔📉 Rupiah melemah hingga Rp17.370 per dolar AS pada Senin (04/05), menembus level psikologis dan melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun—bahkan menjadi salah satu yang terburuk. Sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, rupiah sudah turun sekitar 12% dari Rp15.489, menurut TradingView. Target penguatan ke Rp5.000 dalam 5–10 tahun pun masih jauh. Tekanan ini dipicu gejolak geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak. Pemerintah tetap memantau pergerakan kurs, meski asumsi RAPBN 2026 berada di Rp16.500 per dolar AS. Sumber: Ig |   #ternakuangnews #prabowo #rupiah", "post_id": "7636054369841974535"}}, {"key": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "ternakuang.id", "x": 591.2984858582266, "y": 891.6364958088376, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636054369841974535", "id": "ternakuang.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Rasa khawatir di awal tahun ini 😔📉 Rupiah melemah hingga Rp17.370 per dolar AS pada Senin (04/05), menembus level psikologis dan melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun—bahkan menjadi salah satu yang terburuk. Sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, rupiah sudah turun sekitar 12% dari Rp15.489, menurut TradingView. Target penguatan ke Rp5.000 dalam 5–10 tahun pun masih jauh. Tekanan ini dipicu gejolak geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak. Pemerintah tetap memantau pergerakan kurs, meski asumsi RAPBN 2026 berada di Rp16.500 per dolar AS. Sumber: Ig |   #ternakuangnews #prabowo #rupiah", "post_id": "7636054369841974535"}}, {"key": "shenzhen_1999", "attributes": {"label": "shenzhen_1999", "x": 938.658260851675, "y": 418.9342471202937, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.4002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "shenzhen_1999", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 668.6763444562297, "y": 849.6823844416241, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "centralclip.id", "attributes": {"label": "centralclip.id", "x": 83.94658753992479, "y": 690.6628766602918, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.4002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636059248786558226", "id": "centralclip.id", "source": "tiktok-000001", "content": "IHSG LAGI BERDARAH, SAATNYA EXIT ATAU SEROK BAWAH? 🚨📈 IHSG Berdarah! Dana Rp8 Triliun kabur dari Indonesia cuma dalam seminggu. Pertanyaannya: Apakah ini tanda kiamat buat market kita, atau justru peluang \"diskon gede-gedean\" yang selama ini kita tunggu? Buat kalian yang panik lihat porto merah membara, coba tarik napas dulu. CEO Sucor Sekuritas, Ko Bernardus, baru aja bongkar rahasia di balik kekacauan market minggu ini. Ternyata, ada 3 alasan utama kenapa \"uang panas\" asing pada keluar: Rupiah Keok: Dolar tembus Rp17.300-an bikin investor asing nervous. Mereka takut profit di saham habis kegerus rugi kurs. Defisit Fiskal: Outlook Indonesia turun jadi negatif gara-gara kekhawatiran anggaran negara. Ini yang bikin institusi gede mikir dua kali buat masuk sekarang. Drama Minyak Dunia: Meskipun tensi AS-Iran mulai adem (bahkan Trump kasih lampu hijau Iran ikut Piala Dunia!), tapi harga minyak dunia masih anteng di atas $100. Efeknya? Inflasi membayangi daya beli kita. Lalu, apa strateginya? Jangan cuma jadi penonton! Ko Bernardus bagiin \"Starting Eleven\" saham yang bisa kita pantau: Pemain Belakang (Defensif): $BMRI (Dividen yield-nya gila, mau Cum Date 8 Mei!), $TLKM, dan $EXCL. Cocok buat yang mau tidur nyenyak. Pemain Tengah (Energi): $RAJA, $BUMI, dan $DEWA. Selama harga minyak & batubara masih tinggi, mereka adalah \"mesin uang\" di tengah ketidakpastian. Pemain Depan (Agresif): $HRTA (Laba naik 200%!), $SCMA (Laba naik 100%!), dan $ESA. Ini buat kalian yang berani ambil risiko demi cuan lebar.  Sekuritas #sucorsekuritas #sahamindonesia #bexpertwithsucor #bernardxgcpk2 #bernaduswijaya17", "post_id": "7636059248786558226"}}, {"key": "Sucor", "attributes": {"label": "Sucor", "x": 211.3707178791544, "y": 714.69347608329, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636059248786558226", "id": "Sucor", "source": "tiktok-000001", "content": "IHSG LAGI BERDARAH, SAATNYA EXIT ATAU SEROK BAWAH? 🚨📈 IHSG Berdarah! Dana Rp8 Triliun kabur dari Indonesia cuma dalam seminggu. Pertanyaannya: Apakah ini tanda kiamat buat market kita, atau justru peluang \"diskon gede-gedean\" yang selama ini kita tunggu? Buat kalian yang panik lihat porto merah membara, coba tarik napas dulu. CEO Sucor Sekuritas, Ko Bernardus, baru aja bongkar rahasia di balik kekacauan market minggu ini. Ternyata, ada 3 alasan utama kenapa \"uang panas\" asing pada keluar: Rupiah Keok: Dolar tembus Rp17.300-an bikin investor asing nervous. Mereka takut profit di saham habis kegerus rugi kurs. Defisit Fiskal: Outlook Indonesia turun jadi negatif gara-gara kekhawatiran anggaran negara. Ini yang bikin institusi gede mikir dua kali buat masuk sekarang. Drama Minyak Dunia: Meskipun tensi AS-Iran mulai adem (bahkan Trump kasih lampu hijau Iran ikut Piala Dunia!), tapi harga minyak dunia masih anteng di atas $100. Efeknya? Inflasi membayangi daya beli kita. Lalu, apa strateginya? Jangan cuma jadi penonton! Ko Bernardus bagiin \"Starting Eleven\" saham yang bisa kita pantau: Pemain Belakang (Defensif): $BMRI (Dividen yield-nya gila, mau Cum Date 8 Mei!), $TLKM, dan $EXCL. Cocok buat yang mau tidur nyenyak. Pemain Tengah (Energi): $RAJA, $BUMI, dan $DEWA. Selama harga minyak & batubara masih tinggi, mereka adalah \"mesin uang\" di tengah ketidakpastian. Pemain Depan (Agresif): $HRTA (Laba naik 200%!), $SCMA (Laba naik 100%!), dan $ESA. Ini buat kalian yang berani ambil risiko demi cuan lebar.  Sekuritas #sucorsekuritas #sahamindonesia #bexpertwithsucor #bernardxgcpk2 #bernaduswijaya17", "post_id": "7636059248786558226"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 937.7355834247021, "y": 707.514212638174, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.4002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NLLjrMdxy3w", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah & Emas Merah, Namun Ekonomi Cerah | INDONESIA KITA\n\nTema 1: Saling Ancam di Selat Hormuz, AS-Iran Mustahil Damai?\n\nNarasumber:\n1. Tia Mariatul, Dosen HI Universitas Binus \n2. Wibawanto Nugroho Widodo, Pakar Geopolitik dan Keamanan Nasional \n\nTema 2: Rupiah & Emas Merah, Namun Ekonomi Cerah\n\nNarasumber:\n1. Fithra Faisal - Bakom \n2. Ibrahim Assuaibi - Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas\n3. Esther Sri Astuti - Direktur Eksekutif INDEF \n \nHost: Tysa Novenny\n\n#selathormuz  #ASIran #konfliktimurtengah  #geopolitik  #keamanannasional  #hubunganinternasional  #globalconflict  #straitofhormuz  #infopolitik  #AnalisisDunia #beritainternasional  #keteganganglobal   #isuterkini  #krisisenergi  #DuniaHariIni  #Rupiah #EmasMerah #ekonomiindonesia  #investasi  #Komoditas #analisisekonomi  #pasarmodal  #infoekonomi  #pertumbuhanekonomi  #kursrupiah  #updateekonomi   #garudatv   #laporan8   \n \nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "NLLjrMdxy3w"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 586.6724262127879, "y": 891.767931257422, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NLLjrMdxy3w", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah & Emas Merah, Namun Ekonomi Cerah | INDONESIA KITA\n\nTema 1: Saling Ancam di Selat Hormuz, AS-Iran Mustahil Damai?\n\nNarasumber:\n1. Tia Mariatul, Dosen HI Universitas Binus \n2. Wibawanto Nugroho Widodo, Pakar Geopolitik dan Keamanan Nasional \n\nTema 2: Rupiah & Emas Merah, Namun Ekonomi Cerah\n\nNarasumber:\n1. Fithra Faisal - Bakom \n2. Ibrahim Assuaibi - Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas\n3. Esther Sri Astuti - Direktur Eksekutif INDEF \n \nHost: Tysa Novenny\n\n#selathormuz  #ASIran #konfliktimurtengah  #geopolitik  #keamanannasional  #hubunganinternasional  #globalconflict  #straitofhormuz  #infopolitik  #AnalisisDunia #beritainternasional  #keteganganglobal   #isuterkini  #krisisenergi  #DuniaHariIni  #Rupiah #EmasMerah #ekonomiindonesia  #investasi  #Komoditas #analisisekonomi  #pasarmodal  #infoekonomi  #pertumbuhanekonomi  #kursrupiah  #updateekonomi   #garudatv   #laporan8   \n \nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "NLLjrMdxy3w"}}, {"key": "@AnthonyPompliano", "attributes": {"label": "@AnthonyPompliano", "x": 306.01464637739804, "y": 845.5520731264169, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.4002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3JKjDK30_IE", "id": "@AnthonyPompliano", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Saham yang Mencapai Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Berdampak Positif bagi Bitcoin?\n\nJordi Visser () adalah investor makro veteran dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan penulis VisserLabs Substack. Dalam percakapan ini, kita membahas mengapa pasar saham terus mencapai titik tertinggi sepanjang masa, siklus super semikonduktor yang didorong oleh AI, mengapa perangkat lunak kalah dari chip dan perusahaan energi, di mana bitcoin berada dalam gambaran makro, kebangkitan tokenisasi, dan bagaimana cara berpikir tentang inflasi dan The Fed.\n\nMusicbed SyncID: MB01OOHRUCIYISG\n\n🔊 Podcast Audio\nDengarkan The Pomp Podcast di platform audio pilihan Anda: http://pomppodcast.com\n\n🖥️ Dari Meja Anthony Pompliano\nLihat acara BARU saya untuk rangkuman harian singkat tentang berita-berita terbesar di bidang keuangan, teknologi, dan politik: http://pompdesk.com/\n\n📧 Newsletter\nPomp menulis surat harian kepada lebih dari 270.000 investor tentang bisnis, teknologi, dan keuangan. Ia menguraikan topik-topik kompleks ke dalam bahasa yang mudah dipahami sambil berbagi pendapat tentang berbagai aspek dari setiap industri. Anda dapat berlangganan di: https://pomp.substack.com/\n\n👉 Ikuti Pomp di Media Sosial:\nTwitter:   / apompliano  \nInstagram:   / pompglobal  \nLinkedIn:   / anthonypompliano  \n\n🤝 Sponsor Podcast\nConsensus Miami adalah konferensi kripto terbesar di dunia — 5-7 Mei 2026 di Miami. 20.000 peserta. 72% di antaranya adalah direktur atau lebih tinggi. Kesepakatan, kemitraan, dan investasi yang membentuk siklus berikutnya dibuat di sini. Gunakan kode POMPLIANO untuk diskon 25% untuk tiket Anda → https://go.coindesk.com/c26pomp\n\nFountain Life pemenang penghargaan - Energi super. Memori lebih tajam. Umur lebih panjang. Siap untuk investasi terbaik yang pernah Anda lakukan? Jadwalkan panggilan yang mengubah hidup Anda di http://fountainlife.com/pomp\nDapatkan diskon $1.000 untuk biaya keanggotaan yang mengubah hidup Anda dengan Fountain Life saat Anda menjadwalkan panggilan di https:www.http://fountainlife.com/pomp\n\nUphold adalah cara termudah untuk membeli dan menjual kripto, tidak seperti platform lain, memungkinkan Anda untuk berdagang hanya dalam satu langkah antara aset apa pun yang didukung. Kunjungi mereka di https://www.uphold.com/pomp/ Video ini termasuk sponsor berbayar dengan Uphold. Saya mendapat kompensasi dari Uphold untuk mempromosikan produk dan layanannya dan mungkin menerima komisi dari rujukan. Syarat dan ketentuan berlaku. Tidak tersedia di semua yurisdiksi. Aset digital berisiko dan dapat mengakibatkan hilangnya seluruh modal Anda.\n\nArch Public adalah platform perdagangan otomatis yang mengotomatiskan pembelian dan penjualan strategi kripto pilihan Anda. Daftar hari ini di https://www.archpublic.com dan mulai strategi perdagangan otomatis Anda secara gratis. Tanpa jebakan. Tanpa biaya tersembunyi. Hanya perdagangan yang lebih cerdas.\n\n⏰ Cap Waktu:\n0:00 - Pendahuluan\n0:53 - Mengapa pasar saham terus mencapai rekor tertinggi sepanjang masa\n4:37 - AI vs. perangkat lunak (siapa yang menang & siapa yang kalah)\n11:28 - Apakah ini gelembung? Dinamika permintaan vs. penawaran\n13:00 - Mengapa kripto tertinggal dari perdagangan AI & pengaturan bitcoin\n17:22 - Tesis revolusi industri & mengapa saham tidak akan berhenti\n20:40 - Inflasi, The Fed & politik\n32:00 - Cara menggunakan AI untuk unggul\n33:08 - Masalah biaya komputasi & perang model AI\n48:13 - Investor ritel vs. institusional — siapa yang memiliki keunggulan\n50:39 - Di mana menemukan karya Jordi\n\n#Bitcoin #AnthonyPompliano #Pomp", "post_id": "3JKjDK30_IE"}}, {"key": "JordiVisserLabs", "attributes": {"label": "JordiVisserLabs", "x": 258.4236611899654, "y": 859.7909956051681, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1404, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3JKjDK30_IE", "id": "JordiVisserLabs", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Saham yang Mencapai Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Berdampak Positif bagi Bitcoin?\n\nJordi Visser () adalah investor makro veteran dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan penulis VisserLabs Substack. Dalam percakapan ini, kita membahas mengapa pasar saham terus mencapai titik tertinggi sepanjang masa, siklus super semikonduktor yang didorong oleh AI, mengapa perangkat lunak kalah dari chip dan perusahaan energi, di mana bitcoin berada dalam gambaran makro, kebangkitan tokenisasi, dan bagaimana cara berpikir tentang inflasi dan The Fed.\n\nMusicbed SyncID: MB01OOHRUCIYISG\n\n🔊 Podcast Audio\nDengarkan The Pomp Podcast di platform audio pilihan Anda: http://pomppodcast.com\n\n🖥️ Dari Meja Anthony Pompliano\nLihat acara BARU saya untuk rangkuman harian singkat tentang berita-berita terbesar di bidang keuangan, teknologi, dan politik: http://pompdesk.com/\n\n📧 Newsletter\nPomp menulis surat harian kepada lebih dari 270.000 investor tentang bisnis, teknologi, dan keuangan. Ia menguraikan topik-topik kompleks ke dalam bahasa yang mudah dipahami sambil berbagi pendapat tentang berbagai aspek dari setiap industri. Anda dapat berlangganan di: https://pomp.substack.com/\n\n👉 Ikuti Pomp di Media Sosial:\nTwitter:   / apompliano  \nInstagram:   / pompglobal  \nLinkedIn:   / anthonypompliano  \n\n🤝 Sponsor Podcast\nConsensus Miami adalah konferensi kripto terbesar di dunia — 5-7 Mei 2026 di Miami. 20.000 peserta. 72% di antaranya adalah direktur atau lebih tinggi. Kesepakatan, kemitraan, dan investasi yang membentuk siklus berikutnya dibuat di sini. Gunakan kode POMPLIANO untuk diskon 25% untuk tiket Anda → https://go.coindesk.com/c26pomp\n\nFountain Life pemenang penghargaan - Energi super. Memori lebih tajam. Umur lebih panjang. Siap untuk investasi terbaik yang pernah Anda lakukan? Jadwalkan panggilan yang mengubah hidup Anda di http://fountainlife.com/pomp\nDapatkan diskon $1.000 untuk biaya keanggotaan yang mengubah hidup Anda dengan Fountain Life saat Anda menjadwalkan panggilan di https:www.http://fountainlife.com/pomp\n\nUphold adalah cara termudah untuk membeli dan menjual kripto, tidak seperti platform lain, memungkinkan Anda untuk berdagang hanya dalam satu langkah antara aset apa pun yang didukung. Kunjungi mereka di https://www.uphold.com/pomp/ Video ini termasuk sponsor berbayar dengan Uphold. Saya mendapat kompensasi dari Uphold untuk mempromosikan produk dan layanannya dan mungkin menerima komisi dari rujukan. Syarat dan ketentuan berlaku. Tidak tersedia di semua yurisdiksi. Aset digital berisiko dan dapat mengakibatkan hilangnya seluruh modal Anda.\n\nArch Public adalah platform perdagangan otomatis yang mengotomatiskan pembelian dan penjualan strategi kripto pilihan Anda. Daftar hari ini di https://www.archpublic.com dan mulai strategi perdagangan otomatis Anda secara gratis. Tanpa jebakan. Tanpa biaya tersembunyi. Hanya perdagangan yang lebih cerdas.\n\n⏰ Cap Waktu:\n0:00 - Pendahuluan\n0:53 - Mengapa pasar saham terus mencapai rekor tertinggi sepanjang masa\n4:37 - AI vs. perangkat lunak (siapa yang menang & siapa yang kalah)\n11:28 - Apakah ini gelembung? Dinamika permintaan vs. penawaran\n13:00 - Mengapa kripto tertinggal dari perdagangan AI & pengaturan bitcoin\n17:22 - Tesis revolusi industri & mengapa saham tidak akan berhenti\n20:40 - Inflasi, The Fed & politik\n32:00 - Cara menggunakan AI untuk unggul\n33:08 - Masalah biaya komputasi & perang model AI\n48:13 - Investor ritel vs. institusional — siapa yang memiliki keunggulan\n50:39 - Di mana menemukan karya Jordi\n\n#Bitcoin #AnthonyPompliano #Pomp", "post_id": "3JKjDK30_IE"}}], "edges": [{"key": "Masdjodi1", "source": "Masdjodi1", "target": "Jumianto_RK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bawahproyekmusi", "source": "bawahproyekmusi", "target": "SeekHustle", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "YoppiOktavianus", "source": "YoppiOktavianus", "target": "perbedaxan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "YoppiOktavianus", "source": "YoppiOktavianus", "target": "KapudS640", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "irhamshlaw", "source": "irhamshlaw", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "richmindsetidn", "source": "richmindsetidn", "target": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "shenzhen_1999", "source": "shenzhen_1999", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "centralclip.id", "source": "centralclip.id", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@AnthonyPompliano", "source": "@AnthonyPompliano", "target": "JordiVisserLabs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}