{"nodes": [{"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 16.201561426259726, "y": 371.6302063712642, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051643109180641443", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "OniDewono", "attributes": {"label": "OniDewono", "x": 360.20407753494123, "y": 737.2267164368521, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.01, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051643109180641443", "id": "OniDewono", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 541.1879707778, "y": 983.6818266386758, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.01, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051643109180641443", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "kucing_barbaar", "attributes": {"label": "kucing_barbaar", "x": 577.8014886787166, "y": 925.7625982934089, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051349019373523273", "id": "kucing_barbaar", "source": "tweet-000004", "content": "Tenang kak, nanti masih ada yg belain, bilangnya semua mata uang dunia emang lagi melemah ko, gara\" selat Hormuz ditutup. Bukan rupiah aja yg lemah", "post_id": "2051349019373523273"}}, {"key": "TxtdariHI", "attributes": {"label": "TxtdariHI", "x": 221.3834857317316, "y": 691.7093808162144, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.7674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051349019373523273", "id": "TxtdariHI", "source": "tweet-000004", "content": "Tenang kak, nanti masih ada yg belain, bilangnya semua mata uang dunia emang lagi melemah ko, gara\" selat Hormuz ditutup. Bukan rupiah aja yg lemah", "post_id": "2051349019373523273"}}, {"key": "Masdjodi1", "attributes": {"label": "Masdjodi1", "x": 861.2659722532546, "y": 197.63144866712534, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051437267680637345", "id": "Masdjodi1", "source": "tweet-000004", "content": "Loe kentut  ! akibat situasi geopolitik global semua mata uang dunia berfluktuasi.. beberapa negara di Asia mata uangnya melemah.. tapi melemahnya rupiah masih dibawah bath Thailand  !", "post_id": "2051437267680637345"}}, {"key": "Jumianto_RK", "attributes": {"label": "Jumianto_RK", "x": 802.7348286108205, "y": 219.5522721247505, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.7674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051437267680637345", "id": "Jumianto_RK", "source": "tweet-000004", "content": "Loe kentut  ! akibat situasi geopolitik global semua mata uang dunia berfluktuasi.. beberapa negara di Asia mata uangnya melemah.. tapi melemahnya rupiah masih dibawah bath Thailand  !", "post_id": "2051437267680637345"}}, {"key": "bawahproyekmusi", "attributes": {"label": "bawahproyekmusi", "x": 440.0096948394915, "y": 584.9539194885149, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051648974579544174", "id": "bawahproyekmusi", "source": "tweet-000004", "content": "ngga sus:\n- PMI turun pas april, jan-mar ekspansif\n- lebaran di q1 vs q1 tanpa lebaran tahun lalu\n- net exporting country dgn pdb diitung pakai rupiah\n- fiscal ekspansif\n- BI dorong money supply (M0, M1 tinggi)\n- kredit lagi growing\n- efek perang iran lagging\n\nyang parah q2 ntar", "post_id": "2051648974579544174"}}, {"key": "SeekHustle", "attributes": {"label": "SeekHustle", "x": 587.5042562408349, "y": 443.2692855844683, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.7674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051648974579544174", "id": "SeekHustle", "source": "tweet-000004", "content": "ngga sus:\n- PMI turun pas april, jan-mar ekspansif\n- lebaran di q1 vs q1 tanpa lebaran tahun lalu\n- net exporting country dgn pdb diitung pakai rupiah\n- fiscal ekspansif\n- BI dorong money supply (M0, M1 tinggi)\n- kredit lagi growing\n- efek perang iran lagging\n\nyang parah q2 ntar", "post_id": "2051648974579544174"}}, {"key": "sholah01035817", "attributes": {"label": "sholah01035817", "x": 788.599349620704, "y": 978.5875579207511, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051639766287098144", "id": "sholah01035817", "source": "tweet-000004", "content": "Omon2 doang.....prabowo sekutunya amerika dan Israel ...Rupiah melemah, prabowo malah senang menari nari....amerika klau negara lain jatuh senangnya luar biasa", "post_id": "2051639766287098144"}}, {"key": "Boediantar4", "attributes": {"label": "Boediantar4", "x": 107.05290967977477, "y": 857.8543017515018, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.7674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051639766287098144", "id": "Boediantar4", "source": "tweet-000004", "content": "Omon2 doang.....prabowo sekutunya amerika dan Israel ...Rupiah melemah, prabowo malah senang menari nari....amerika klau negara lain jatuh senangnya luar biasa", "post_id": "2051639766287098144"}}, {"key": "dimasfirdae2", "attributes": {"label": "dimasfirdae2", "x": 618.1140557223346, "y": 856.9665943948164, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051654891056316569", "id": "dimasfirdae2", "source": "tweet-000004", "content": "kalian misandris ga sadar, bahasan kalian itu ga mutu sumpah. cowok udah dipusingin sama kebijakan pemerintah yang tolol, inflasi rupiah nyentuh angka 17.400, perang iran, PHK massal, AI udah makij mengancam manusia. cowok gada waktu ladenin kalian", "post_id": "2051654891056316569"}}, {"key": "ayamgota", "attributes": {"label": "ayamgota", "x": 281.42981287405087, "y": 760.0435911858017, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.7674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051654891056316569", "id": "ayamgota", "source": "tweet-000004", "content": "kalian misandris ga sadar, bahasan kalian itu ga mutu sumpah. cowok udah dipusingin sama kebijakan pemerintah yang tolol, inflasi rupiah nyentuh angka 17.400, perang iran, PHK massal, AI udah makij mengancam manusia. cowok gada waktu ladenin kalian", "post_id": "2051654891056316569"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 659.1206616998429, "y": 362.04316496931744, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 225.1139, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3890239770983657612_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 0,17 persen ke level Rp17.424 per USD pada perdagangan Selasa (5/5/2026).\n\nPengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah dibayangi oleh eskalasi konflik Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran melancarkan serangan baru di kawasan Teluk.\n\nSituasi ini terjadi tak lama setelah Presiden AS Donald Trump meluncurkan upaya baru untuk membuka jalur bagi kapal tanker dan kapal lain yang terjebak di jalur vital perdagangan energi tersebut.\n\n“Kenaikan ketegangan tersebut secara efektif menghancurkan gencatan senjata yang rapuh dan meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang berkepanjangan,” tulis Ibrahim dalam risetnya, Selasa (5/5/2026)\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/rupiah-tergelincir-ke-rp17424-dibayangi-eskalasi-konflik-timur-tengah\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3890239770983657612_3310659452"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 459.12371398083604, "y": 394.75432880733484, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7437, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3890125522068587718_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Rupiah Jebol Rp 17.400/USD! Alarm Bahaya atau Peluang Emas di IHSG?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar pelemahan kurs…\nini shock global yang langsung ngaruh ke portofolio. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nRupiah resmi tembus:\n💥 Rp 17.403/USD (intraday)\n➡️ terlemah sepanjang sejarah\n➡️ lebih parah dari penutupan sebelumnya\n\n2️⃣ Kenapa Bisa Jebol?\nAkar masalahnya bukan domestik.\n👉 ini global fear\n\nTrigger utama:\n• konflik Timur Tengah memanas\n• investor cari “safe haven”\n• dolar AS diborong\n\nHasilnya:\n➡️ Dolar naik\n➡️ Emerging market (termasuk Rupiah) ditekan\n\n3️⃣ Kenapa Ini Penting Buat Saham?\nKurs = langsung kena ke laba perusahaan\n\nKarena:\n• biaya impor naik\n• utang dolar membengkak\n• margin tertekan\n\nTapi…\n➡️ tidak semua sektor rugi\n\n4️⃣ Sektor yang Kena Tekanan ⚠️\n📉 Import-based industry\n• Farmasi\n• Consumer goods\n• Manufaktur\n\nKenapa?\n➡️ bahan baku dolar\n➡️ biaya naik drastis\n\n5️⃣ Sektor yang Diuntungkan 📈\n🔥 Export-based\n• Batu bara\n• Emas\n• Migas\n• Pulp & paper\n\nLogic-nya sederhana:\n➡️ jual pakai USD\n➡️ biaya pakai Rupiah\n= margin naik otomatis\n\n6️⃣ Insight Penting\nIni bukan soal “market turun”\n\nIni soal:\n👉 rotasi sektor\n\nUang tidak keluar…\n➡️ tapi pindah\n\n7️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Skenario Defensif\nHindari:\n• utang dolar besar\n• ketergantungan impor tinggi\n\n🗓️ Skenario Rotasi\nFokus ke:\n• eksportir\n• komoditas\n👉 riding strength USD\n\n🗓️ Skenario Aman\nKalau market terlalu liar:\n➡️ cash is position\nJangan dipaksa trading\n\n8️⃣ Kesimpulan\nRupiah di 17.400 itu bukan angka biasa.\nIni sinyal:\n➡️ global risk lagi tinggi\n➡️ arus dana lagi shifting\n\nDi kondisi seperti ini:\nYang kalah = yang salah sektor\nYang menang = yang ikut arus\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #Rupiah #USD #MakroEkonomi #Komoditas", "post_id": "3890125522068587718_52512310886"}}, {"key": "irhamshlaw", "attributes": {"label": "irhamshlaw", "x": 430.4698015022488, "y": 25.774032467250517, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636212038825561351", "id": "irhamshlaw", "source": "tiktok-000001", "content": "#CapCut Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada Senin (4/5/2026). Rupiah turun 57 poin atau 0,33 persen ke level Rp17.394 per USD. Pengamat Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai sentimen global, terutama geopolitik masih memberikan tekanan terhadap mata uang. “Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya akan memulai upaya membebaskan kapal-kapal yang terdampar di Selat Hormuz,” tulis Ibrahim dalam risetnya. Trump telah menjadikan kesepakatan nuklir dengan Teheran sebagai prioritas, sementara Iran telah mengusulkan untuk mengesampingkan masalah nuklir hingga setelah perang berakhir dan kedua pihak sepakat untuk mencabut blokade yang saling bertentangan terhadap pelayaran di Teluk. Baca selengkapnya di https://www.idxchannel.com/market-news/rupiah-hari-ini-ditutup-melemah-ke-level-rp17394-per-usd Atau klik link di bio  #rupiah #ekonomiindonesia #beritatiktok #fyp", "post_id": "7636212038825561351"}}, {"key": "richmindsetidn", "attributes": {"label": "richmindsetidn", "x": 636.4237979978288, "y": 35.802232210313754, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636054369841974535", "id": "richmindsetidn", "source": "tiktok-000001", "content": "Rasa khawatir di awal tahun ini 😔📉 Rupiah melemah hingga Rp17.370 per dolar AS pada Senin (04/05), menembus level psikologis dan melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun—bahkan menjadi salah satu yang terburuk. Sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, rupiah sudah turun sekitar 12% dari Rp15.489, menurut TradingView. Target penguatan ke Rp5.000 dalam 5–10 tahun pun masih jauh. Tekanan ini dipicu gejolak geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak. Pemerintah tetap memantau pergerakan kurs, meski asumsi RAPBN 2026 berada di Rp16.500 per dolar AS. Sumber: Ig |   #ternakuangnews #prabowo #rupiah", "post_id": "7636054369841974535"}}, {"key": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "ternakuang.id", "x": 301.3067532423488, "y": 3.259424821476009, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 33.7674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636054369841974535", "id": "ternakuang.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Rasa khawatir di awal tahun ini 😔📉 Rupiah melemah hingga Rp17.370 per dolar AS pada Senin (04/05), menembus level psikologis dan melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun—bahkan menjadi salah satu yang terburuk. Sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, rupiah sudah turun sekitar 12% dari Rp15.489, menurut TradingView. Target penguatan ke Rp5.000 dalam 5–10 tahun pun masih jauh. Tekanan ini dipicu gejolak geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak. Pemerintah tetap memantau pergerakan kurs, meski asumsi RAPBN 2026 berada di Rp16.500 per dolar AS. Sumber: Ig |   #ternakuangnews #prabowo #rupiah", "post_id": "7636054369841974535"}}, {"key": "shenzhen_1999", "attributes": {"label": "shenzhen_1999", "x": 210.25277413239374, "y": 57.49357835506541, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "shenzhen_1999", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 305.43875481314063, "y": 721.1348021643184, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 33.7674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "centralclip.id", "attributes": {"label": "centralclip.id", "x": 564.9461266991245, "y": 899.5698807745623, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636059248786558226", "id": "centralclip.id", "source": "tiktok-000001", "content": "IHSG LAGI BERDARAH, SAATNYA EXIT ATAU SEROK BAWAH? 🚨📈 IHSG Berdarah! Dana Rp8 Triliun kabur dari Indonesia cuma dalam seminggu. Pertanyaannya: Apakah ini tanda kiamat buat market kita, atau justru peluang \"diskon gede-gedean\" yang selama ini kita tunggu? Buat kalian yang panik lihat porto merah membara, coba tarik napas dulu. CEO Sucor Sekuritas, Ko Bernardus, baru aja bongkar rahasia di balik kekacauan market minggu ini. Ternyata, ada 3 alasan utama kenapa \"uang panas\" asing pada keluar: Rupiah Keok: Dolar tembus Rp17.300-an bikin investor asing nervous. Mereka takut profit di saham habis kegerus rugi kurs. Defisit Fiskal: Outlook Indonesia turun jadi negatif gara-gara kekhawatiran anggaran negara. Ini yang bikin institusi gede mikir dua kali buat masuk sekarang. Drama Minyak Dunia: Meskipun tensi AS-Iran mulai adem (bahkan Trump kasih lampu hijau Iran ikut Piala Dunia!), tapi harga minyak dunia masih anteng di atas $100. Efeknya? Inflasi membayangi daya beli kita. Lalu, apa strateginya? Jangan cuma jadi penonton! Ko Bernardus bagiin \"Starting Eleven\" saham yang bisa kita pantau: Pemain Belakang (Defensif): $BMRI (Dividen yield-nya gila, mau Cum Date 8 Mei!), $TLKM, dan $EXCL. Cocok buat yang mau tidur nyenyak. Pemain Tengah (Energi): $RAJA, $BUMI, dan $DEWA. Selama harga minyak & batubara masih tinggi, mereka adalah \"mesin uang\" di tengah ketidakpastian. Pemain Depan (Agresif): $HRTA (Laba naik 200%!), $SCMA (Laba naik 100%!), dan $ESA. Ini buat kalian yang berani ambil risiko demi cuan lebar.  Sekuritas #sucorsekuritas #sahamindonesia #bexpertwithsucor #bernardxgcpk2 #bernaduswijaya17", "post_id": "7636059248786558226"}}, {"key": "Sucor", "attributes": {"label": "Sucor", "x": 815.3009583788086, "y": 629.3706801562403, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 33.7674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636059248786558226", "id": "Sucor", "source": "tiktok-000001", "content": "IHSG LAGI BERDARAH, SAATNYA EXIT ATAU SEROK BAWAH? 🚨📈 IHSG Berdarah! Dana Rp8 Triliun kabur dari Indonesia cuma dalam seminggu. Pertanyaannya: Apakah ini tanda kiamat buat market kita, atau justru peluang \"diskon gede-gedean\" yang selama ini kita tunggu? Buat kalian yang panik lihat porto merah membara, coba tarik napas dulu. CEO Sucor Sekuritas, Ko Bernardus, baru aja bongkar rahasia di balik kekacauan market minggu ini. Ternyata, ada 3 alasan utama kenapa \"uang panas\" asing pada keluar: Rupiah Keok: Dolar tembus Rp17.300-an bikin investor asing nervous. Mereka takut profit di saham habis kegerus rugi kurs. Defisit Fiskal: Outlook Indonesia turun jadi negatif gara-gara kekhawatiran anggaran negara. Ini yang bikin institusi gede mikir dua kali buat masuk sekarang. Drama Minyak Dunia: Meskipun tensi AS-Iran mulai adem (bahkan Trump kasih lampu hijau Iran ikut Piala Dunia!), tapi harga minyak dunia masih anteng di atas $100. Efeknya? Inflasi membayangi daya beli kita. Lalu, apa strateginya? Jangan cuma jadi penonton! Ko Bernardus bagiin \"Starting Eleven\" saham yang bisa kita pantau: Pemain Belakang (Defensif): $BMRI (Dividen yield-nya gila, mau Cum Date 8 Mei!), $TLKM, dan $EXCL. Cocok buat yang mau tidur nyenyak. Pemain Tengah (Energi): $RAJA, $BUMI, dan $DEWA. Selama harga minyak & batubara masih tinggi, mereka adalah \"mesin uang\" di tengah ketidakpastian. Pemain Depan (Agresif): $HRTA (Laba naik 200%!), $SCMA (Laba naik 100%!), dan $ESA. Ini buat kalian yang berani ambil risiko demi cuan lebar.  Sekuritas #sucorsekuritas #sahamindonesia #bexpertwithsucor #bernardxgcpk2 #bernaduswijaya17", "post_id": "7636059248786558226"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 461.8796564552954, "y": 250.52985577047093, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NLLjrMdxy3w", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah & Emas Merah, Namun Ekonomi Cerah | INDONESIA KITA\n\nTema 1: Saling Ancam di Selat Hormuz, AS-Iran Mustahil Damai?\n\nNarasumber:\n1. Tia Mariatul, Dosen HI Universitas Binus \n2. Wibawanto Nugroho Widodo, Pakar Geopolitik dan Keamanan Nasional \n\nTema 2: Rupiah & Emas Merah, Namun Ekonomi Cerah\n\nNarasumber:\n1. Fithra Faisal - Bakom \n2. Ibrahim Assuaibi - Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas\n3. Esther Sri Astuti - Direktur Eksekutif INDEF \n \nHost: Tysa Novenny\n\n#selathormuz  #ASIran #konfliktimurtengah  #geopolitik  #keamanannasional  #hubunganinternasional  #globalconflict  #straitofhormuz  #infopolitik  #AnalisisDunia #beritainternasional  #keteganganglobal   #isuterkini  #krisisenergi  #DuniaHariIni  #Rupiah #EmasMerah #ekonomiindonesia  #investasi  #Komoditas #analisisekonomi  #pasarmodal  #infoekonomi  #pertumbuhanekonomi  #kursrupiah  #updateekonomi   #garudatv   #laporan8   \n \nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "NLLjrMdxy3w"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 156.32369407466985, "y": 504.7482699194051, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.7674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NLLjrMdxy3w", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah & Emas Merah, Namun Ekonomi Cerah | INDONESIA KITA\n\nTema 1: Saling Ancam di Selat Hormuz, AS-Iran Mustahil Damai?\n\nNarasumber:\n1. Tia Mariatul, Dosen HI Universitas Binus \n2. Wibawanto Nugroho Widodo, Pakar Geopolitik dan Keamanan Nasional \n\nTema 2: Rupiah & Emas Merah, Namun Ekonomi Cerah\n\nNarasumber:\n1. Fithra Faisal - Bakom \n2. Ibrahim Assuaibi - Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas\n3. Esther Sri Astuti - Direktur Eksekutif INDEF \n \nHost: Tysa Novenny\n\n#selathormuz  #ASIran #konfliktimurtengah  #geopolitik  #keamanannasional  #hubunganinternasional  #globalconflict  #straitofhormuz  #infopolitik  #AnalisisDunia #beritainternasional  #keteganganglobal   #isuterkini  #krisisenergi  #DuniaHariIni  #Rupiah #EmasMerah #ekonomiindonesia  #investasi  #Komoditas #analisisekonomi  #pasarmodal  #infoekonomi  #pertumbuhanekonomi  #kursrupiah  #updateekonomi   #garudatv   #laporan8   \n \nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "NLLjrMdxy3w"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 890.9887703402468, "y": 937.2544734803683, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 796.1884709391735, "y": 901.4355264608147, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.3608, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 403.97649704593977, "y": 453.6045031144664, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.3608, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 423.62171600596344, "y": 568.7216732290218, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.3608, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 256.2779940789082, "y": 332.72381761172596, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.3608, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 54.87880797609157, "y": 635.18938616949, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.3608, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 52.978868856709546, "y": 517.9395389168008, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.3608, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Q2pqx53jpVU", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Lebih Tahan Banting dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah dibuka melemah ke level Rp17.420 per USD pada Selasa (5/5), namun Bank Indonesia menilai depresiasi tersebut masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, di mana Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea menyebut pergerakan rupiah tetap sejalan dengan tren global di tengah tekanan konflik Timur Tengah, sementara BI terus melakukan intervensi melalui berbagai instrumen seperti NDF, DNDF, transaksi spot, dan pembelian SBN guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi domestik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Q2pqx53jpVU"}}, {"key": "@kronologifakta", "attributes": {"label": "@kronologifakta", "x": 446.9240027670529, "y": 201.14011238953867, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.2526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "YDZcULfjXKY", "id": "@kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT SERIUS! RUPIAH AMBRUK 21 RIBU BERARTI APA UNTUK ANDA?\n\nSumber ini memaparkan potensi krisis ekonomi di Indonesia yang dipicu oleh ancaman pelemahan nilai tukar rupiah hingga angka 21.000 per dolar. Penurunan nilai mata uang tersebut diprediksi akan *melambungkan harga barang impor, meningkatkan beban utang luar negeri secara drastis, serta menekan *daya beli masyarakat yang sudah mulai melemah.\n\nSituasi sulit ini diperkirakan dapat memicu gelombang PHK massal di berbagai sektor industri dan memaksa pemerintah mengambil kebijakan ekstrem seperti pencabutan subsidi. Selain faktor eksternal seperti *konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat, sumber ini menyoroti ketidaksiapan dana cadangan serta risiko ketidakstabilan sosial-politik.\n\nSebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk segera menyiapkan dana darurat serta mengalihkan aset ke dalam bentuk emas atau perak. Secara keseluruhan, narasi ini berfungsi sebagai pengingat kritis agar individu dan negara bersiap menghadapi kemungkinan tekanan finansial yang lebih berat di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬ untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "YDZcULfjXKY"}}, {"key": "kronologifakta", "attributes": {"label": "kronologifakta", "x": 102.16718641364075, "y": 74.1120231981901, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.7674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YDZcULfjXKY", "id": "kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT SERIUS! RUPIAH AMBRUK 21 RIBU BERARTI APA UNTUK ANDA?\n\nSumber ini memaparkan potensi krisis ekonomi di Indonesia yang dipicu oleh ancaman pelemahan nilai tukar rupiah hingga angka 21.000 per dolar. Penurunan nilai mata uang tersebut diprediksi akan *melambungkan harga barang impor, meningkatkan beban utang luar negeri secara drastis, serta menekan *daya beli masyarakat yang sudah mulai melemah.\n\nSituasi sulit ini diperkirakan dapat memicu gelombang PHK massal di berbagai sektor industri dan memaksa pemerintah mengambil kebijakan ekstrem seperti pencabutan subsidi. Selain faktor eksternal seperti *konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat, sumber ini menyoroti ketidaksiapan dana cadangan serta risiko ketidakstabilan sosial-politik.\n\nSebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk segera menyiapkan dana darurat serta mengalihkan aset ke dalam bentuk emas atau perak. Secara keseluruhan, narasi ini berfungsi sebagai pengingat kritis agar individu dan negara bersiap menghadapi kemungkinan tekanan finansial yang lebih berat di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬ untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "YDZcULfjXKY"}}], "edges": [{"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kucing_barbaar", "source": "kucing_barbaar", "target": "TxtdariHI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Masdjodi1", "source": "Masdjodi1", "target": "Jumianto_RK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bawahproyekmusi", "source": "bawahproyekmusi", "target": "SeekHustle", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sholah01035817", "source": "sholah01035817", "target": "Boediantar4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dimasfirdae2", "source": "dimasfirdae2", "target": "ayamgota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "irhamshlaw", "source": "irhamshlaw", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "richmindsetidn", "source": "richmindsetidn", "target": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "shenzhen_1999", "source": "shenzhen_1999", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "centralclip.id", "source": "centralclip.id", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kronologifakta", "source": "@kronologifakta", "target": "kronologifakta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}