{"nodes": [{"key": "Sega_seth", "attributes": {"label": "Sega_seth", "x": 648.7378216742521, "y": 451.85766655450453, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 45.8824, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051853414615978243", "id": "Sega_seth", "source": "tweet-000004", "content": "Terbaru pemerintah membatasi pembelian dollar dari 100.000 ke 25.000, khawatir bgt investor /rakyat outflow yg buat dollar makin tinggi, lucunya aturan tu muncul saat euforia pertumbuhan ekonomi diatas 5% tapi khawatir outflow investor smpe pembelian dollarnya dibatsi smpe 75%", "post_id": "2051853414615978243"}}, {"key": "99propaganda", "attributes": {"label": "99propaganda", "x": 517.1270289319034, "y": 850.5037142605827, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 84.8825, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051853414615978243", "id": "99propaganda", "source": "tweet-000004", "content": "Terbaru pemerintah membatasi pembelian dollar dari 100.000 ke 25.000, khawatir bgt investor /rakyat outflow yg buat dollar makin tinggi, lucunya aturan tu muncul saat euforia pertumbuhan ekonomi diatas 5% tapi khawatir outflow investor smpe pembelian dollarnya dibatsi smpe 75%", "post_id": "2051853414615978243"}}, {"key": "sebutsajakucing", "attributes": {"label": "sebutsajakucing", "x": 326.2994166884531, "y": 793.6472179452293, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 45.8824, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051558282393964775", "id": "sebutsajakucing", "source": "tweet-000004", "content": "Angka 5,61% itu ilusi statistik, \ndigunakan sebagai perisai narasi bahwa \"ekonomi sehat\"\n\nPadahal \n\nYou know lah\nPasar tidak \"tertipu\" oleh angka. Investor melihat bahwa pertumbuhan ini bersifat internal (konsumsi domestik dan belanja pemerintah) yang tidak menghasilkan devisa.", "post_id": "2051558282393964775"}}, {"key": "ferrykoto", "attributes": {"label": "ferrykoto", "x": 968.9851018473717, "y": 448.8358473039843, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 84.8825, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051558282393964775", "id": "ferrykoto", "source": "tweet-000004", "content": "Angka 5,61% itu ilusi statistik, \ndigunakan sebagai perisai narasi bahwa \"ekonomi sehat\"\n\nPadahal \n\nYou know lah\nPasar tidak \"tertipu\" oleh angka. Investor melihat bahwa pertumbuhan ini bersifat internal (konsumsi domestik dan belanja pemerintah) yang tidak menghasilkan devisa.", "post_id": "2051558282393964775"}}, {"key": "pemprovsumut", "attributes": {"label": "pemprovsumut", "x": 782.3830036418261, "y": 331.90753622872495, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.8824, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889566145200018588_6261465103", "id": "pemprovsumut", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Sumatera Utara   menegaskan pentingnya peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam menjaga rasa aman masyarakat saat menabung di bank, sekaligus memperkuat stabilitas sistem keuangan di Sumut.\n\nMelalui kolaborasi antara pemerintah daerah, LPS, perbankan, BI, dan OJK, diharapkan literasi keuangan masyarakat semakin meningkat dan pertumbuhan ekonomi Sumut terus terjaga.\n\nMari bersama wujudkan sistem keuangan yang kuat, aman, dan terpercaya demi Sumut yang maju dan berkelanjutan.\n\nSelengkapnya berita dapat diakses melalui Website : sumutprov.go.id\n\n#GubernurSumut #BobbyNasution #PemprovSumut #SumateraUtara #KolaborasiSumutBerkah #SalamKolaborasi #SatuKolaborasiSejutaEnergi \n\n#PemprovSumut #SumutBerkah #KolaborasiSumutBerkah #BobbyNasution #LPS #Perbankan #StabilitasKeuangan #SumutMaju #Medan #SumateraUtara", "post_id": "3889566145200018588_6261465103"}}, {"key": "bobbynst", "attributes": {"label": "bobbynst", "x": 476.8299322739117, "y": 886.0670067355356, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 84.8825, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889566145200018588_6261465103", "id": "bobbynst", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Sumatera Utara   menegaskan pentingnya peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam menjaga rasa aman masyarakat saat menabung di bank, sekaligus memperkuat stabilitas sistem keuangan di Sumut.\n\nMelalui kolaborasi antara pemerintah daerah, LPS, perbankan, BI, dan OJK, diharapkan literasi keuangan masyarakat semakin meningkat dan pertumbuhan ekonomi Sumut terus terjaga.\n\nMari bersama wujudkan sistem keuangan yang kuat, aman, dan terpercaya demi Sumut yang maju dan berkelanjutan.\n\nSelengkapnya berita dapat diakses melalui Website : sumutprov.go.id\n\n#GubernurSumut #BobbyNasution #PemprovSumut #SumateraUtara #KolaborasiSumutBerkah #SalamKolaborasi #SatuKolaborasiSejutaEnergi \n\n#PemprovSumut #SumutBerkah #KolaborasiSumutBerkah #BobbyNasution #LPS #Perbankan #StabilitasKeuangan #SumutMaju #Medan #SumateraUtara", "post_id": "3889566145200018588_6261465103"}}, {"key": "golkar_news", "attributes": {"label": "golkar_news", "x": 905.4148715478051, "y": 324.6216958660149, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.8824, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889587738836576057_49285947670", "id": "golkar_news", "source": "instagram-000001", "content": "“Pemerintah tengah mematangkan regulasi sebagai landasan pembentukan KEK Sektor Keuangan, yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan pendirian pusat keuangan, mulai dari skema pengelolaan hingga fasilitas yang dapat menarik investor global,”\n‎\n‎Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto\n\n‎\n‎https://golkarpedia.com/bali-ingin-jadi-dubai-baru-airlangga-hartarto-dorong-kek-kura-kura-jadi-financial-hub-global/\n‎\n‎#partaigolkar #bahlillahadalia #golkarpedia #AirlanggaHartarto", "post_id": "3889587738836576057_49285947670"}}, {"key": "airlanggahartarto_official", "attributes": {"label": "airlanggahartarto_official", "x": 792.4202996790469, "y": 110.44758905347129, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 84.8825, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889587738836576057_49285947670", "id": "airlanggahartarto_official", "source": "instagram-000001", "content": "“Pemerintah tengah mematangkan regulasi sebagai landasan pembentukan KEK Sektor Keuangan, yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan pendirian pusat keuangan, mulai dari skema pengelolaan hingga fasilitas yang dapat menarik investor global,”\n‎\n‎Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto\n\n‎\n‎https://golkarpedia.com/bali-ingin-jadi-dubai-baru-airlangga-hartarto-dorong-kek-kura-kura-jadi-financial-hub-global/\n‎\n‎#partaigolkar #bahlillahadalia #golkarpedia #AirlanggaHartarto", "post_id": "3889587738836576057_49285947670"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 560.4606252916635, "y": 251.4553388023142, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 58.2634, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 4, "degree": 8}, "_id": "3890123058376386462_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Data PDB RI Rilis Hari Ini — Tembus 5,5% atau Di Bawah Ekspektasi? Ini Dampaknya ke IHSG!\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar angka ekonomi…\nini kompas arah market jangka pendek. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nHari ini BPS rilis:\n📊 PDB Q1 2026\n\nEkspektasi pasar:\n• Pemerintah: >5,5% (optimis)\n• Ekonom: 5,2% – 5,48% (realistis)\n\n2️⃣ Kenapa Ini Penting?\nPDB = cerminan ekonomi riil\n\nKalau tinggi:\n➡️ konsumsi kuat\n➡️ bisnis jalan\n➡️ laba emiten naik\n\nKalau meleset:\n➡️ market bisa “dingin”\n➡️ asing bisa wait & see\n\n3️⃣ Sumber Pertumbuhan Q1 🔥\nMotor utamanya:\n• Ramadan & Lebaran\n• THR\n• belanja pemerintah naik 31%\n• pajak naik >20%\n\nArtinya:\n👉 Q1 = fase “booming konsumsi”\n\n4️⃣ Tapi Ada Warning ⚠️\nEkonom sudah kasih sinyal:\n👉 Q2 kemungkinan melambat\n\nKenapa?\n• efek Lebaran hilang\n• konsumsi normalisasi\n• hanya ditopang Iduladha\n\n5️⃣ Dampak ke Saham\n📈 *Sektor Consumer & Ritel*\n• ICBP\n• MYOR\n• AMRT\n• MAPI\n👉 Q1 kemungkinan laporan “kinclong”\n\n🏦 Perbankan\n• BBCA\n• BMRI\n• BBRI\n• BBNI\n👉 ekonomi >5% = kredit tumbuh\n\n6️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Jika Data > Ekspektasi\n➡️ potensi inflow asing\n\nFokus:\n• big caps\n• perbankan\n• consumer\n🗓️ Jika Sesuai Ekspektasi\n➡️ market cenderung sideways\n\n🗓️ Jika Di Bawah Ekspektasi\n➡️ rawan sell on news\n\n7️⃣ Insight Penting\nPDB Q1 kuat = masa lalu\nMarket sekarang lebih peduli:\n👉 Q2 & ke depan\n\nJadi:\n➡️ jangan hanya lihat angka\n➡️ lihat arah tren\n\n8️⃣ Kesimpulan\nData hari ini penting…\ntapi bukan segalanya.\n\nKalau tinggi:\n👉 konfirmasi ekonomi kuat\n\nKalau biasa saja:\n👉 market fokus ke risiko slowdown\n\nDi market:\n➡️ yang bergerak bukan data sekarang…\n➡️ tapi ekspektasi ke depan\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#PDB #IHSG #MakroEkonomi #BPS #ConsumerStock", "post_id": "3890123058376386462_52512310886"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 670.8758190560811, "y": 192.24316440453572, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.8824, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Fyx95dItt_o", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Laporkan Pertumbuhan Ekonomi ke Prabowo, KSSK Siapkan 7 Langkah Stabilisasi Rupiah\n\nKomite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Keuangan, Gubernur BI hingga Ketua OJK memberikan beberapa pernyataan usai menemui Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan pertumbuhan ekonomi di kuartal I pada Selasa (5/5/2026).\n\nGubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan bahwa pertemuan tadi juga membahas soal nilai rupiah yang melemah. Perry mengatakan bahwa BI bersama pemerintah telah menyiapkan 7 langkah stabilisasi nilai rupiah.\n\nSimak keterangan selengkapnya dalam tayangan berikut!\n\nVideo: Sekretariat Presiden\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "Fyx95dItt_o"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 999.8772025807523, "y": 320.92846996320077, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 84.8825, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Fyx95dItt_o", "id": "kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Laporkan Pertumbuhan Ekonomi ke Prabowo, KSSK Siapkan 7 Langkah Stabilisasi Rupiah\n\nKomite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Keuangan, Gubernur BI hingga Ketua OJK memberikan beberapa pernyataan usai menemui Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan pertumbuhan ekonomi di kuartal I pada Selasa (5/5/2026).\n\nGubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan bahwa pertemuan tadi juga membahas soal nilai rupiah yang melemah. Perry mengatakan bahwa BI bersama pemerintah telah menyiapkan 7 langkah stabilisasi nilai rupiah.\n\nSimak keterangan selengkapnya dalam tayangan berikut!\n\nVideo: Sekretariat Presiden\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "Fyx95dItt_o"}}, {"key": "@LSEGplc", "attributes": {"label": "@LSEGplc", "x": 499.1559787892804, "y": 416.39720362360544, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.8824, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2BHi_ks8ZgY", "id": "@LSEGplc", "source": "youtube-000001", "content": "Peran pemerintah | Podcast Pertumbuhan Berkelanjutan LSEG\n\nSeperti apa kepemimpinan yang bertanggung jawab dalam praktiknya? Sir Mark Moody-Stuart adalah seorang pemimpin bisnis terkemuka dan mantan ahli geologi yang telah memegang peran kepemimpinan senior dan dewan direksi di beberapa organisasi terbesar di dunia, termasuk Shell, Anglo American, Saudi Aramco, dan HSBC. Dalam wawancara dengan Jane Goodland, beliau merefleksikan bagaimana pengalamannya dalam melayani di dewan direksi dan berinteraksi dengan pemerintah telah membentuk pandangannya tentang kepemimpinan etis, peran kerangka kerja multilateral dalam lanskap geopolitik yang berubah saat ini, dan bagaimana percakapan terbuka antara bisnis, masyarakat sipil, dan pemerintah dapat menciptakan nilai jangka panjang. Saksikan episode lengkapnya:    • Beyond the boardroom: Responsible leadersh...  \n\nDengarkan seluruh seri di sini: Podcast Pertumbuhan Berkelanjutan LSEG\n\nUntuk mendengarkan di platform podcast pilihan Anda, kunjungi https://pod.link/sustainable\n\nBerlangganan sekarang untuk video lainnya seperti ini \n\nJika Anda memiliki pertanyaan tentang episode ini, pasar keuangan, atau ekonomi, silakan tinggalkan komentar atau kirim email ke fmt\n\nLSEG (London Stock Exchange Group) adalah bisnis infrastruktur pasar internasional yang terdiversifikasi—memperoleh kepercayaan klien kami selama lebih dari 300 tahun. Warisan keunggulan yang berfokus pada pelanggan ini memastikan bahwa Anda dapat mengandalkan keahlian kami dalam pembentukan modal, kekayaan intelektual, serta manajemen risiko dan neraca. Sebagai pemimpin global dalam pengindeksan keuangan, benchmarking, dan layanan analitik, kami menawarkan akses tak tertandingi ke pasar modal internasional. Solusi teknologi berkinerja tinggi kami memungkinkan perusahaan di seluruh dunia untuk mengakses dana untuk pertumbuhan dan pengembangan. Dan dengan divisi Data & Analitik, Pasar Modal, dan Pasca Perdagangan kami, kami menyediakan rangkaian layanan infrastruktur pasar keuangan tepercaya yang komprehensif dan terintegrasi yang membantu pelanggan kami mengejar—dan mencapai—ambisi mereka. Begitulah cara kami membuat perbedaan—memastikan orang dapat mencapai potensi mereka—di seluruh dunia.\n\nIkuti kami di LinkedIn (linkedin.com/company/london-stock-exchange-group) dan Twitter ().", "post_id": "2BHi_ks8ZgY"}}, {"key": "LSEGplc", "attributes": {"label": "LSEGplc", "x": 192.154343802187, "y": 270.8063374132896, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 65.3824, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2BHi_ks8ZgY", "id": "LSEGplc", "source": "youtube-000001", "content": "Peran pemerintah | Podcast Pertumbuhan Berkelanjutan LSEG\n\nSeperti apa kepemimpinan yang bertanggung jawab dalam praktiknya? Sir Mark Moody-Stuart adalah seorang pemimpin bisnis terkemuka dan mantan ahli geologi yang telah memegang peran kepemimpinan senior dan dewan direksi di beberapa organisasi terbesar di dunia, termasuk Shell, Anglo American, Saudi Aramco, dan HSBC. Dalam wawancara dengan Jane Goodland, beliau merefleksikan bagaimana pengalamannya dalam melayani di dewan direksi dan berinteraksi dengan pemerintah telah membentuk pandangannya tentang kepemimpinan etis, peran kerangka kerja multilateral dalam lanskap geopolitik yang berubah saat ini, dan bagaimana percakapan terbuka antara bisnis, masyarakat sipil, dan pemerintah dapat menciptakan nilai jangka panjang. Saksikan episode lengkapnya:    • Beyond the boardroom: Responsible leadersh...  \n\nDengarkan seluruh seri di sini: Podcast Pertumbuhan Berkelanjutan LSEG\n\nUntuk mendengarkan di platform podcast pilihan Anda, kunjungi https://pod.link/sustainable\n\nBerlangganan sekarang untuk video lainnya seperti ini \n\nJika Anda memiliki pertanyaan tentang episode ini, pasar keuangan, atau ekonomi, silakan tinggalkan komentar atau kirim email ke fmt\n\nLSEG (London Stock Exchange Group) adalah bisnis infrastruktur pasar internasional yang terdiversifikasi—memperoleh kepercayaan klien kami selama lebih dari 300 tahun. Warisan keunggulan yang berfokus pada pelanggan ini memastikan bahwa Anda dapat mengandalkan keahlian kami dalam pembentukan modal, kekayaan intelektual, serta manajemen risiko dan neraca. Sebagai pemimpin global dalam pengindeksan keuangan, benchmarking, dan layanan analitik, kami menawarkan akses tak tertandingi ke pasar modal internasional. Solusi teknologi berkinerja tinggi kami memungkinkan perusahaan di seluruh dunia untuk mengakses dana untuk pertumbuhan dan pengembangan. Dan dengan divisi Data & Analitik, Pasar Modal, dan Pasca Perdagangan kami, kami menyediakan rangkaian layanan infrastruktur pasar keuangan tepercaya yang komprehensif dan terintegrasi yang membantu pelanggan kami mengejar—dan mencapai—ambisi mereka. Begitulah cara kami membuat perbedaan—memastikan orang dapat mencapai potensi mereka—di seluruh dunia.\n\nIkuti kami di LinkedIn (linkedin.com/company/london-stock-exchange-group) dan Twitter ().", "post_id": "2BHi_ks8ZgY"}}, {"key": "@newlitics", "attributes": {"label": "@newlitics", "x": 502.7812426484515, "y": 952.2969871691639, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.8824, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "SdNTz9TWKKo", "id": "@newlitics", "source": "youtube-000001", "content": "SINGAPURA: RAHASIA NEGARANYA KAYA RAYA DAN KONSISTEN JADI INVESTOR TERBESAR DI INDONESIA\n\nBersama Suryopratomo, Duta Besar LBBP RI untuk Singapore periode 2020–2025, kami membahas kebijakan Singapura dalam menghadapi ancaman PHK. Beliau menjelaskan bagaimana pemerintah Singapura pernah membantu perusahaan yang kesulitan keuangan dengan menanggung gaji para pekerjanya agar tidak terjadi lay off massal.\n\nSelain itu, beliau juga menyoroti salah satunya yang belum tuntas sewaktu menjabat yakni bagaimana sekitar 160 ribu pekerja migran Indonesia di Singapura agar tetap memiliki peluang kerja yang jelas setelah kembali ke Indonesia. Saksikan selengkapnya di Newlitics Youtube Channel. \n\n--\n\nUntuk informasi kerja sama:\nWhatsapp: +62 821 1701 644 (Citra)\natau melalui DM Instagram\n\nTemukan kami di:\nYoutube: Newlitics\nInstagram: \nTiktok: \n\n#HYCorporation #Newlitics #YYA # Facts #Singapore", "post_id": "SdNTz9TWKKo"}}, {"key": "newlitics", "attributes": {"label": "newlitics", "x": 782.6555050603139, "y": 266.97789949912755, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 65.3824, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "SdNTz9TWKKo", "id": "newlitics", "source": "youtube-000001", "content": "SINGAPURA: RAHASIA NEGARANYA KAYA RAYA DAN KONSISTEN JADI INVESTOR TERBESAR DI INDONESIA\n\nBersama Suryopratomo, Duta Besar LBBP RI untuk Singapore periode 2020–2025, kami membahas kebijakan Singapura dalam menghadapi ancaman PHK. Beliau menjelaskan bagaimana pemerintah Singapura pernah membantu perusahaan yang kesulitan keuangan dengan menanggung gaji para pekerjanya agar tidak terjadi lay off massal.\n\nSelain itu, beliau juga menyoroti salah satunya yang belum tuntas sewaktu menjabat yakni bagaimana sekitar 160 ribu pekerja migran Indonesia di Singapura agar tetap memiliki peluang kerja yang jelas setelah kembali ke Indonesia. Saksikan selengkapnya di Newlitics Youtube Channel. \n\n--\n\nUntuk informasi kerja sama:\nWhatsapp: +62 821 1701 644 (Citra)\natau melalui DM Instagram\n\nTemukan kami di:\nYoutube: Newlitics\nInstagram: \nTiktok: \n\n#HYCorporation #Newlitics #YYA # Facts #Singapore", "post_id": "SdNTz9TWKKo"}}, {"key": "newliticstiktok", "attributes": {"label": "newliticstiktok", "x": 141.63716751763334, "y": 917.2203366564345, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 65.3824, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "SdNTz9TWKKo", "id": "newliticstiktok", "source": "youtube-000001", "content": "SINGAPURA: RAHASIA NEGARANYA KAYA RAYA DAN KONSISTEN JADI INVESTOR TERBESAR DI INDONESIA\n\nBersama Suryopratomo, Duta Besar LBBP RI untuk Singapore periode 2020–2025, kami membahas kebijakan Singapura dalam menghadapi ancaman PHK. Beliau menjelaskan bagaimana pemerintah Singapura pernah membantu perusahaan yang kesulitan keuangan dengan menanggung gaji para pekerjanya agar tidak terjadi lay off massal.\n\nSelain itu, beliau juga menyoroti salah satunya yang belum tuntas sewaktu menjabat yakni bagaimana sekitar 160 ribu pekerja migran Indonesia di Singapura agar tetap memiliki peluang kerja yang jelas setelah kembali ke Indonesia. Saksikan selengkapnya di Newlitics Youtube Channel. \n\n--\n\nUntuk informasi kerja sama:\nWhatsapp: +62 821 1701 644 (Citra)\natau melalui DM Instagram\n\nTemukan kami di:\nYoutube: Newlitics\nInstagram: \nTiktok: \n\n#HYCorporation #Newlitics #YYA # Facts #Singapore", "post_id": "SdNTz9TWKKo"}}], "edges": [{"key": "Sega_seth", "source": "Sega_seth", "target": "99propaganda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sebutsajakucing", "source": "sebutsajakucing", "target": "ferrykoto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pemprovsumut", "source": "pemprovsumut", "target": "bobbynst", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "golkar_news", "source": "golkar_news", "target": "airlanggahartarto_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@LSEGplc", "source": "@LSEGplc", "target": "LSEGplc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@LSEGplc", "source": "@LSEGplc", "target": "LSEGplc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@newlitics", "source": "@newlitics", "target": "newlitics", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@newlitics", "source": "@newlitics", "target": "newliticstiktok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}