{"nodes": [{"key": "wiedysurahman", "attributes": {"label": "wiedysurahman", "x": 435.82840736676354, "y": 227.60460385842273, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 35.3513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049153135151906826", "id": "wiedysurahman", "source": "retweet-000002", "content": "Anggota Komisi XI DPR RI FPKS, Amin, Ak., menyoroti adanya dugaan kebocoran devisa pada ekspor batubara. Ia menilai kejadian…", "post_id": "2049153135151906826"}}, {"key": "FPKSDPRRI", "attributes": {"label": "FPKSDPRRI", "x": 318.1205505053676, "y": 689.5017961515764, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 50.3756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2049153135151906826", "id": "FPKSDPRRI", "source": "retweet-000002", "content": "Anggota Komisi XI DPR RI FPKS, Amin, Ak., menyoroti adanya dugaan kebocoran devisa pada ekspor batubara. Ia menilai kejadian…", "post_id": "2049153135151906826"}}, {"key": "GolkarSolid", "attributes": {"label": "GolkarSolid", "x": 87.7329312123155, "y": 842.400297892256, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 35.3513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2051590577343615018", "id": "GolkarSolid", "source": "retweet-000002", "content": "\"Komisi XI DPR menaruh perhatian serius terhadap rendahnya porsi kredit UMKM di kisaran 17-20 persen dari total kredit nas…", "post_id": "2051590577343615018"}}, {"key": "golkarpedia", "attributes": {"label": "golkarpedia", "x": 258.0327684018767, "y": 368.63034300631324, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 42.8635, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2051590577343615018", "id": "golkarpedia", "source": "retweet-000002", "content": "\"Komisi XI DPR menaruh perhatian serius terhadap rendahnya porsi kredit UMKM di kisaran 17-20 persen dari total kredit nas…", "post_id": "2051590577343615018"}}, {"key": "bdegongs", "attributes": {"label": "bdegongs", "x": 551.6752050788966, "y": 730.986844361013, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.3513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051533268760301785", "id": "bdegongs", "source": "tweet-000004", "content": "Kenapa Thomas Djiwandono masih jadi deputi ya meanwhile gubernur BI yang sekarang udah kelamaan menjabat", "post_id": "2051533268760301785"}}, {"key": "neohistoria_id", "attributes": {"label": "neohistoria_id", "x": 45.856143890816604, "y": 209.29540375930688, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 65.3999, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051533268760301785", "id": "neohistoria_id", "source": "tweet-000004", "content": "Kenapa Thomas Djiwandono masih jadi deputi ya meanwhile gubernur BI yang sekarang udah kelamaan menjabat", "post_id": "2051533268760301785"}}, {"key": "Bang_Rosinante", "attributes": {"label": "Bang_Rosinante", "x": 504.7577905973659, "y": 418.29148881846123, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.3513, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051500510960853221", "id": "Bang_Rosinante", "source": "tweet-000004", "content": "Akhirnya ada yang ngebahas ini orang. Makasih mint sudah mewakili keresahan gua, soalnya dari kenaikan dollar yang masif ini. Deputi Gubernur BI bagaimana untuk menyikapinya?\n\nApakah sekdar saya merasa bisa walau belum ada pengalaman moneter?", "post_id": "2051500510960853221"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 323.55683492883, "y": 783.8096222710822, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 125.4972, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2051500510960853221", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Akhirnya ada yang ngebahas ini orang. Makasih mint sudah mewakili keresahan gua, soalnya dari kenaikan dollar yang masif ini. Deputi Gubernur BI bagaimana untuk menyikapinya?\n\nApakah sekdar saya merasa bisa walau belum ada pengalaman moneter?", "post_id": "2051500510960853221"}}, {"key": "onorus7940", "attributes": {"label": "onorus7940", "x": 846.2834506593459, "y": 738.874988060057, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.3513, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051314905136103874", "id": "onorus7940", "source": "tweet-000004", "content": "Merasa bisa  ( rumongso iso ) thomas djiwandono  tapi ora iso rumongso ( tidak bisa merasa ) . tinggal tunggu waktu nya  collaps moneter B.I di tangan deputy B.I coba - coba .", "post_id": "2051314905136103874"}}, {"key": "JustKaka04", "attributes": {"label": "JustKaka04", "x": 362.40290730469604, "y": 314.42887574269963, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.3513, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051447625417969858", "id": "JustKaka04", "source": "tweet-000004", "content": "Blom pengalaman?\nDoi itu anaknya ex gub BI (Sudradjad Diwandono).\nLulusan: Sarjana di Haverford College & Master di Johns Hopkins University, AS.\nKarier: BENDAHARA Gerindra, Wk Mentri KEUANGAN.\nSdh diuji kelayakan di Komisi XI DPR RI.\nPaham, xixixi!\n😜🤭😝", "post_id": "2051447625417969858"}}, {"key": "ginarhmtk", "attributes": {"label": "ginarhmtk", "x": 276.9569078665697, "y": 558.8097866870811, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636342675238653185", "id": "ginarhmtk", "source": "tiktok-000001", "content": "Throwback 2024, Wamenkeu Thomas Djiwandono sebelum jadi Gubernur BI. Thanks  (Dalam rangka kangen liputan) #makanbergizigratis #thomasdjiwandono #jurnalis", "post_id": "7636342675238653185"}}, {"key": "kumparan.", "attributes": {"label": "kumparan.", "x": 988.2370746910173, "y": 385.73259759763437, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.3999, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636342675238653185", "id": "kumparan.", "source": "tiktok-000001", "content": "Throwback 2024, Wamenkeu Thomas Djiwandono sebelum jadi Gubernur BI. Thanks  (Dalam rangka kangen liputan) #makanbergizigratis #thomasdjiwandono #jurnalis", "post_id": "7636342675238653185"}}, {"key": "telinga.anggota", "attributes": {"label": "telinga.anggota", "x": 465.46354540566836, "y": 255.32409712904536, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7563289006012730644", "id": "telinga.anggota", "source": "tiktok-000001", "content": "💬 “Koperasi jangan cuma papan nama, tapi benar-benar jadi pilar ekonomi rakyat!” Andreas Eddy Susetyo, Anggota Komisi XI DPR RI sekaligus Ketua BAKN, menegaskan pentingnya peran koperasi dalam memperkuat ekonomi lokal. Melalui dialog bersama pengurus Koperasi Merah Putih se-Kota Malang, Andreas menekankan bahwa kebijakan harus lahir dari realita di lapangan agar koperasi tumbuh aktif, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. 🇮🇩  Andreas Eddy Susetyo, M.M  💪 Koperasi Kuat, Rakyat Sejahtera. #andreaseddysusetyo #komisixi #koperasimerahputih #dprripdiperjuangan #beritaterkini", "post_id": "7563289006012730644"}}, {"key": "Ir.", "attributes": {"label": "Ir.", "x": 930.231894734342, "y": 418.96827442380715, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.3999, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7563289006012730644", "id": "Ir.", "source": "tiktok-000001", "content": "💬 “Koperasi jangan cuma papan nama, tapi benar-benar jadi pilar ekonomi rakyat!” Andreas Eddy Susetyo, Anggota Komisi XI DPR RI sekaligus Ketua BAKN, menegaskan pentingnya peran koperasi dalam memperkuat ekonomi lokal. Melalui dialog bersama pengurus Koperasi Merah Putih se-Kota Malang, Andreas menekankan bahwa kebijakan harus lahir dari realita di lapangan agar koperasi tumbuh aktif, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. 🇮🇩  Andreas Eddy Susetyo, M.M  💪 Koperasi Kuat, Rakyat Sejahtera. #andreaseddysusetyo #komisixi #koperasimerahputih #dprripdiperjuangan #beritaterkini", "post_id": "7563289006012730644"}}, {"key": "@tribuntangerang", "attributes": {"label": "@tribuntangerang", "x": 485.170391268683, "y": 203.53550864075976, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Prz9voc446U", "id": "@tribuntangerang", "source": "youtube-000001", "content": "Sekjen PKB Sebut Ocehan Amien Rais soal Prabowo Teddy Tidak Penting dan Hanya Bikin Gaduh\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Sekjen PKB yang juga anggota Komisi XI DPR RI Hasanuddin Wahid, merespons video Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais yang menuduh Presiden Prabowo Subianto dengan Seskab Teddy Indra Wijaya.\n \nPria yang akrab disapa Cak Udin itu mengingatkan semua pihak harus berhati-hati menyampaikan pernyataan ke publik.\n\nPernyataan itu disampaikan Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). \n\nMenurutnya, adab harus diutamakan jika ingin mengucapkan di hadapan publik. \n\nIa menyatakan, berbicara tanpa data mengkhawatirkan demokrasi. \n\nYakni, pernyataan yang membuat gaduh hanya akan merugikan bangsa. (Tribun-Video.com)\n\nhttps://video.tribunnews.com/news/932...\n\nEditor Video: Fransisca Ellen\nUploader: winda rahmawati\n#viral #viraldimediasosial #viralvideo #amienrais #prabowosubianto #presidenprabowo #prabowo #teddyindrawijaya #pkb \n\nSUMBER: https://tangerang.tribunnews.com/\n\nJangan lupa follow akun sosial media TribunTangerang.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: \n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewstangerang  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZ0...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribun.tangerang", "post_id": "Prz9voc446U"}}, {"key": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "tribuntangerang", "x": 699.5110315191281, "y": 968.1291662195262, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 50.3756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Prz9voc446U", "id": "tribuntangerang", "source": "youtube-000001", "content": "Sekjen PKB Sebut Ocehan Amien Rais soal Prabowo Teddy Tidak Penting dan Hanya Bikin Gaduh\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Sekjen PKB yang juga anggota Komisi XI DPR RI Hasanuddin Wahid, merespons video Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais yang menuduh Presiden Prabowo Subianto dengan Seskab Teddy Indra Wijaya.\n \nPria yang akrab disapa Cak Udin itu mengingatkan semua pihak harus berhati-hati menyampaikan pernyataan ke publik.\n\nPernyataan itu disampaikan Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). \n\nMenurutnya, adab harus diutamakan jika ingin mengucapkan di hadapan publik. \n\nIa menyatakan, berbicara tanpa data mengkhawatirkan demokrasi. \n\nYakni, pernyataan yang membuat gaduh hanya akan merugikan bangsa. (Tribun-Video.com)\n\nhttps://video.tribunnews.com/news/932...\n\nEditor Video: Fransisca Ellen\nUploader: winda rahmawati\n#viral #viraldimediasosial #viralvideo #amienrais #prabowosubianto #presidenprabowo #prabowo #teddyindrawijaya #pkb \n\nSUMBER: https://tangerang.tribunnews.com/\n\nJangan lupa follow akun sosial media TribunTangerang.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: \n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewstangerang  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZ0...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribun.tangerang", "post_id": "Prz9voc446U"}}, {"key": "tribuntangera...", "attributes": {"label": "tribuntangera...", "x": 507.95791405237856, "y": 402.0238396674454, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 50.3756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Prz9voc446U", "id": "tribuntangera...", "source": "youtube-000001", "content": "Sekjen PKB Sebut Ocehan Amien Rais soal Prabowo Teddy Tidak Penting dan Hanya Bikin Gaduh\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Sekjen PKB yang juga anggota Komisi XI DPR RI Hasanuddin Wahid, merespons video Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais yang menuduh Presiden Prabowo Subianto dengan Seskab Teddy Indra Wijaya.\n \nPria yang akrab disapa Cak Udin itu mengingatkan semua pihak harus berhati-hati menyampaikan pernyataan ke publik.\n\nPernyataan itu disampaikan Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). \n\nMenurutnya, adab harus diutamakan jika ingin mengucapkan di hadapan publik. \n\nIa menyatakan, berbicara tanpa data mengkhawatirkan demokrasi. \n\nYakni, pernyataan yang membuat gaduh hanya akan merugikan bangsa. (Tribun-Video.com)\n\nhttps://video.tribunnews.com/news/932...\n\nEditor Video: Fransisca Ellen\nUploader: winda rahmawati\n#viral #viraldimediasosial #viralvideo #amienrais #prabowosubianto #presidenprabowo #prabowo #teddyindrawijaya #pkb \n\nSUMBER: https://tangerang.tribunnews.com/\n\nJangan lupa follow akun sosial media TribunTangerang.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: \n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewstangerang  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZ0...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribun.tangerang", "post_id": "Prz9voc446U"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "attributes": {"label": "@TribunSingkawang1", "x": 70.09453342062433, "y": 11.578258446507284, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LHXng8br4ls", "id": "@TribunSingkawang1", "source": "youtube-000001", "content": "🔴PKB RESPON PERNYATAAN AMIEN RAIS SOAL PRABOWO-TEDDY: JANGAN ASAL BICARA, JANGAN TANPA DATA!\n\nSekjen PKB yang juga anggota Komisi XI DPR RI Hasanuddin Wahid, merespons video Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais yang menuduh Presiden Prabowo Subianto dengan Seskab Teddy Indra Wijaya. \nPria yang akrab disapa Cak Udin itu mengingatkan semua pihak harus berhati-hati menyampaikan pernyataan ke publik. \nPernyataan itu disampaikan Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). \nMenurutnya, adab harus diutamakan jika ingin mengucapkan di hadapan publik. \nIa menyatakan, berbicara tanpa data mengkhawatirkan demokrasi. Yakni, pernyataan yang membuat gaduh hanya akan merugikan bangsa.\n\n#pkb #amienrais #teddy \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: Live Update \nHost: \nSumber: Tribunnews.com\nUploader: Anesh Viduka\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "LHXng8br4ls"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 599.9139630705761, "y": 788.1473819843031, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 95.4486, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "LHXng8br4ls", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "🔴PKB RESPON PERNYATAAN AMIEN RAIS SOAL PRABOWO-TEDDY: JANGAN ASAL BICARA, JANGAN TANPA DATA!\n\nSekjen PKB yang juga anggota Komisi XI DPR RI Hasanuddin Wahid, merespons video Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais yang menuduh Presiden Prabowo Subianto dengan Seskab Teddy Indra Wijaya. \nPria yang akrab disapa Cak Udin itu mengingatkan semua pihak harus berhati-hati menyampaikan pernyataan ke publik. \nPernyataan itu disampaikan Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). \nMenurutnya, adab harus diutamakan jika ingin mengucapkan di hadapan publik. \nIa menyatakan, berbicara tanpa data mengkhawatirkan demokrasi. Yakni, pernyataan yang membuat gaduh hanya akan merugikan bangsa.\n\n#pkb #amienrais #teddy \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: Live Update \nHost: \nSumber: Tribunnews.com\nUploader: Anesh Viduka\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "LHXng8br4ls"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 378.9418536967458, "y": 890.8558789537192, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Zq7mFEcJWU8", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "🔴PKB TEGUR AMIEN RAIS, INGATKAN HATI-HATI BICARA SOAL TEDDY & PRABOWO\n\nSekjen PKB yang juga anggota Komisi XI DPR RI Hasanuddin Wahid, merespons video Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais yang menuduh Presiden Prabowo Subianto dengan Seskab Teddy Indra Wijaya. \nPria yang akrab disapa Cak Udin itu mengingatkan semua pihak harus berhati-hati menyampaikan pernyataan ke publik. \nPernyataan itu disampaikan Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). \nMenurutnya, adab harus diutamakan jika ingin mengucapkan di hadapan publik. \nIa menyatakan, berbicara tanpa data mengkhawatirkan demokrasi. Yakni, pernyataan yang membuat gaduh hanya akan merugikan bangsa.\n\n#pkb #amienrais #teddy \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: Live Update \nHost: \nSumber: Tribunnews.com\nUploader: Anesh Viduka\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "Zq7mFEcJWU8"}}], "edges": [{"key": "wiedysurahman", "source": "wiedysurahman", "target": "FPKSDPRRI", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "wiedysurahman", "source": "wiedysurahman", "target": "FPKSDPRRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "GolkarSolid", "source": "GolkarSolid", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "GolkarSolid", "source": "GolkarSolid", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "GolkarSolid", "source": "GolkarSolid", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "GolkarSolid", "source": "GolkarSolid", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bdegongs", "source": "bdegongs", "target": "neohistoria_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Bang_Rosinante", "source": "Bang_Rosinante", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "onorus7940", "source": "onorus7940", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JustKaka04", "source": "JustKaka04", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ginarhmtk", "source": "ginarhmtk", "target": "kumparan.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "telinga.anggota", "source": "telinga.anggota", "target": "Ir.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@tribuntangerang", "source": "@tribuntangerang", "target": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntangerang", "source": "@tribuntangerang", "target": "tribuntangera...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "source": "@TribunSingkawang1", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}