{"nodes": [{"key": "EIkartelo", "attributes": {"label": "EIkartelo", "x": 296.03826506990237, "y": 175.70533962947366, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "2051351916345733253", "id": "EIkartelo", "source": "tweet-000004", "content": "Ya itu tugas bank Indonesia bikin kebijakan, naikin suku bunga tabungan rupiah misalnya. Investor cabut karena khawatir krisis.", "post_id": "2051351916345733253"}}, {"key": "Krist888", "attributes": {"label": "Krist888", "x": 639.9675701935779, "y": 853.3906955989664, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.2218, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051351916345733253", "id": "Krist888", "source": "tweet-000004", "content": "Ya itu tugas bank Indonesia bikin kebijakan, naikin suku bunga tabungan rupiah misalnya. Investor cabut karena khawatir krisis.", "post_id": "2051351916345733253"}}, {"key": "KangManto123", "attributes": {"label": "KangManto123", "x": 887.1415406787386, "y": 682.3988611189715, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.2218, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051351916345733253", "id": "KangManto123", "source": "tweet-000004", "content": "Ya itu tugas bank Indonesia bikin kebijakan, naikin suku bunga tabungan rupiah misalnya. Investor cabut karena khawatir krisis.", "post_id": "2051351916345733253"}}, {"key": "mzzkiy", "attributes": {"label": "mzzkiy", "x": 913.3222313615445, "y": 309.9041047710769, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051477457933611029", "id": "mzzkiy", "source": "tweet-000004", "content": "kalau BBM naik gua ga bisa protes soalnya ya mau gimana lagi, kayak lagi mau ww3 ini bg\nsembako itu efek dari suku bunga\nongkos naik karena minyak dunia \nrupiah ancur itu kek ada yang aneh soalnya dalam kuarta i naiknya gila 1000 perak\nbiaya hidup melonjak< inflasi &suku bunga", "post_id": "2051477457933611029"}}, {"key": "trunkszoldyck", "attributes": {"label": "trunkszoldyck", "x": 49.43743666514266, "y": 966.8844423379275, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051477457933611029", "id": "trunkszoldyck", "source": "tweet-000004", "content": "kalau BBM naik gua ga bisa protes soalnya ya mau gimana lagi, kayak lagi mau ww3 ini bg\nsembako itu efek dari suku bunga\nongkos naik karena minyak dunia \nrupiah ancur itu kek ada yang aneh soalnya dalam kuarta i naiknya gila 1000 perak\nbiaya hidup melonjak< inflasi &suku bunga", "post_id": "2051477457933611029"}}, {"key": "JawisN", "attributes": {"label": "JawisN", "x": 802.9566208529014, "y": 230.96301405990394, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.2218, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051526111042105547", "id": "JawisN", "source": "tweet-000004", "content": "Menabung salah satu faktor aja. Ada bnyk faktor yg mempengaruhi pelemahan/penguatan Rupiah. ekspor lebih dr impor atau sebaliknya, apakah ada capital inflow/outflow, kebijakan suku bunga, tepat atau nggak, inflasi terjaga?, trust=stabilitas politik, kebijakn pmrnth. Faktor global", "post_id": "2051526111042105547"}}, {"key": "doimucenah", "attributes": {"label": "doimucenah", "x": 64.75056414946789, "y": 941.747391527614, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051572710451671239", "id": "doimucenah", "source": "tweet-000004", "content": "Setuju. Jangka pendek emang harus ditahan dulu biar nggak makin liar intervensi BI, jaga suku bunga, sama kontrol harga itu penting buat stabilin situasi.  \n\nTapi kuncinya tetap di jangka panjang. Selama kita masih banyak impor dan belum kuat di produksi sendiri, rupiah bakal", "post_id": "2051572710451671239"}}, {"key": "Imhereforreply", "attributes": {"label": "Imhereforreply", "x": 190.13080473365906, "y": 811.002200086298, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051572710451671239", "id": "Imhereforreply", "source": "tweet-000004", "content": "Setuju. Jangka pendek emang harus ditahan dulu biar nggak makin liar intervensi BI, jaga suku bunga, sama kontrol harga itu penting buat stabilin situasi.  \n\nTapi kuncinya tetap di jangka panjang. Selama kita masih banyak impor dan belum kuat di produksi sendiri, rupiah bakal", "post_id": "2051572710451671239"}}, {"key": "shenzhen_1999", "attributes": {"label": "shenzhen_1999", "x": 895.9134936572568, "y": 992.8721313018962, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "shenzhen_1999", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 274.91362192350346, "y": 69.59179205662913, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 43.209, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635996012863180053", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "bianca.sticmata", "attributes": {"label": "bianca.sticmata", "x": 913.1649864044738, "y": 928.8913969891739, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636199427627093269", "id": "bianca.sticmata", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah dan menembus level Rp17.400 per dolar AS pada perdagangan terbaru. Pelemahan ini menjadi sorotan pelaku pasar karena mendekati titik psikologis yang cukup sensitif, sekaligus mengingatkan pada tekanan serupa yang pernah terjadi pada periode krisis sebelumnya. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, penguatan dolar AS dipicu oleh kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan oleh bank sentral Amerika, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia. Sementara itu, dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi oleh arus keluar modal asing dan tingginya kebutuhan impor, terutama di sektor energi dan bahan baku industri. Pemerintah dan Bank Indonesia dikabarkan terus memantau situasi ini secara ketat dan menyiapkan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing serta penguatan kebijakan moneter. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik, karena fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan jangka pendek tersebut. #cryptowave #cryptowaveclip #cryptowavetb   #CapCut", "post_id": "7636199427627093269"}}, {"key": "gabrielrey99", "attributes": {"label": "gabrielrey99", "x": 27.860754065670456, "y": 820.1041052134838, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.065, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636199427627093269", "id": "gabrielrey99", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah dan menembus level Rp17.400 per dolar AS pada perdagangan terbaru. Pelemahan ini menjadi sorotan pelaku pasar karena mendekati titik psikologis yang cukup sensitif, sekaligus mengingatkan pada tekanan serupa yang pernah terjadi pada periode krisis sebelumnya. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, penguatan dolar AS dipicu oleh kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan oleh bank sentral Amerika, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia. Sementara itu, dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi oleh arus keluar modal asing dan tingginya kebutuhan impor, terutama di sektor energi dan bahan baku industri. Pemerintah dan Bank Indonesia dikabarkan terus memantau situasi ini secara ketat dan menyiapkan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing serta penguatan kebijakan moneter. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik, karena fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan jangka pendek tersebut. #cryptowave #cryptowaveclip #cryptowavetb   #CapCut", "post_id": "7636199427627093269"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 573.7107608426072, "y": 764.3595606517234, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 226.68062511402198, "y": 709.9882739559145, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3743, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 379.15291518056813, "y": 989.0904836608441, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3743, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 277.385524078674, "y": 247.32069677123746, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3743, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "@Sulselsatu", "attributes": {"label": "@Sulselsatu", "x": 203.02761651689528, "y": 39.73574158594162, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "@Sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "sulselsatu", "attributes": {"label": "sulselsatu", "x": 883.3261853232948, "y": 287.66213489205603, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "@agathaevelynea7757", "attributes": {"label": "@agathaevelynea7757", "x": 383.6468244928095, "y": 411.4001946152737, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "cbEx4mz_4_A", "id": "@agathaevelynea7757", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Indonesia dalam Perspektif Paritas Internasional \n\nANALISIS PENGARUH HARGA EMAS GLOBAL, NILAI TUKAR, SUKU BUNGA TERHADAP HARGA EMAS DOMESTIK DI INDONESIA: PENDEKATAN PARITAS INTERNASIONAL \n\nNama: Agatha Evelyne Alexandra \nNIM: 01011282328056\nMata Kuliah: Manajemen Keuangan Internasional (P1)\n\nDosen Pengampu: \nIsni Andriana, S.E., M.Fin., Ph.D.\n‪‬", "post_id": "cbEx4mz_4_A"}}, {"key": "isniandriana", "attributes": {"label": "isniandriana", "x": 81.10923027337068, "y": 709.5897124950106, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cbEx4mz_4_A", "id": "isniandriana", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Indonesia dalam Perspektif Paritas Internasional \n\nANALISIS PENGARUH HARGA EMAS GLOBAL, NILAI TUKAR, SUKU BUNGA TERHADAP HARGA EMAS DOMESTIK DI INDONESIA: PENDEKATAN PARITAS INTERNASIONAL \n\nNama: Agatha Evelyne Alexandra \nNIM: 01011282328056\nMata Kuliah: Manajemen Keuangan Internasional (P1)\n\nDosen Pengampu: \nIsni Andriana, S.E., M.Fin., Ph.D.\n‪‬", "post_id": "cbEx4mz_4_A"}}, {"key": "@kronologifakta", "attributes": {"label": "@kronologifakta", "x": 427.6196923118337, "y": 993.9262755426805, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "YDZcULfjXKY", "id": "@kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT SERIUS! RUPIAH AMBRUK 21 RIBU BERARTI APA UNTUK ANDA?\n\nSumber ini memaparkan potensi krisis ekonomi di Indonesia yang dipicu oleh ancaman pelemahan nilai tukar rupiah hingga angka 21.000 per dolar. Penurunan nilai mata uang tersebut diprediksi akan *melambungkan harga barang impor, meningkatkan beban utang luar negeri secara drastis, serta menekan *daya beli masyarakat yang sudah mulai melemah.\n\nSituasi sulit ini diperkirakan dapat memicu gelombang PHK massal di berbagai sektor industri dan memaksa pemerintah mengambil kebijakan ekstrem seperti pencabutan subsidi. Selain faktor eksternal seperti *konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat, sumber ini menyoroti ketidaksiapan dana cadangan serta risiko ketidakstabilan sosial-politik.\n\nSebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk segera menyiapkan dana darurat serta mengalihkan aset ke dalam bentuk emas atau perak. Secara keseluruhan, narasi ini berfungsi sebagai pengingat kritis agar individu dan negara bersiap menghadapi kemungkinan tekanan finansial yang lebih berat di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬ untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "YDZcULfjXKY"}}, {"key": "kronologifakta", "attributes": {"label": "kronologifakta", "x": 311.46781412640513, "y": 763.2703014219921, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YDZcULfjXKY", "id": "kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT SERIUS! RUPIAH AMBRUK 21 RIBU BERARTI APA UNTUK ANDA?\n\nSumber ini memaparkan potensi krisis ekonomi di Indonesia yang dipicu oleh ancaman pelemahan nilai tukar rupiah hingga angka 21.000 per dolar. Penurunan nilai mata uang tersebut diprediksi akan *melambungkan harga barang impor, meningkatkan beban utang luar negeri secara drastis, serta menekan *daya beli masyarakat yang sudah mulai melemah.\n\nSituasi sulit ini diperkirakan dapat memicu gelombang PHK massal di berbagai sektor industri dan memaksa pemerintah mengambil kebijakan ekstrem seperti pencabutan subsidi. Selain faktor eksternal seperti *konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat, sumber ini menyoroti ketidaksiapan dana cadangan serta risiko ketidakstabilan sosial-politik.\n\nSebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk segera menyiapkan dana darurat serta mengalihkan aset ke dalam bentuk emas atau perak. Secara keseluruhan, narasi ini berfungsi sebagai pengingat kritis agar individu dan negara bersiap menghadapi kemungkinan tekanan finansial yang lebih berat di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬ untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "YDZcULfjXKY"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 816.6673661800918, "y": 987.7464458919458, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "IiHsLF65obw", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Bunga SRBI Lebih Tinggi dari BI Rate, Kejar Stabilitas Rupiah? Begini Analisis Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Selama delapan bulan terakhir, suku bunga acuan Bank Indonesia bertahan di level 4,75 persen. Namun, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di pasar domestik justru mengalami kenaikan, bahkan pada lelang 29 April lalu menembus angka 6,2 persen.\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan daya tarik bagi investor asing agar masuk ke pasar keuangan Indonesia. Selain itu, langkah tersebut juga diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global.\n\nSejak awal tahun 2026, total aliran dana masuk ke instrumen SRBI tercatat lebih dari Rp54 triliun. Meski demikian, Bank Indonesia mengakui setiap kebijakan memiliki konsekuensi tersendiri. Para ekonom menilai perbedaan antara bunga acuan dan imbal hasil SRBI merupakan bagian dari strategi utama bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah. Topik ini turut dibahas bersama Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin.\n\n#birate #sukubunga #nilaitukarrupiah #bankindonesia \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "IiHsLF65obw"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 412.8508392790754, "y": 770.9152312112268, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "IiHsLF65obw", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Bunga SRBI Lebih Tinggi dari BI Rate, Kejar Stabilitas Rupiah? Begini Analisis Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Selama delapan bulan terakhir, suku bunga acuan Bank Indonesia bertahan di level 4,75 persen. Namun, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di pasar domestik justru mengalami kenaikan, bahkan pada lelang 29 April lalu menembus angka 6,2 persen.\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan daya tarik bagi investor asing agar masuk ke pasar keuangan Indonesia. Selain itu, langkah tersebut juga diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global.\n\nSejak awal tahun 2026, total aliran dana masuk ke instrumen SRBI tercatat lebih dari Rp54 triliun. Meski demikian, Bank Indonesia mengakui setiap kebijakan memiliki konsekuensi tersendiri. Para ekonom menilai perbedaan antara bunga acuan dan imbal hasil SRBI merupakan bagian dari strategi utama bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah. Topik ini turut dibahas bersama Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin.\n\n#birate #sukubunga #nilaitukarrupiah #bankindonesia \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "IiHsLF65obw"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 781.2192702003748, "y": 302.6517180130429, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "juwUEwP6rnk", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonom Wijayanto Samirin Bicara Imbal Hasil SRBI Melonjak, BI Kejar Stabilitas Rupiah?\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Berikut versi deskripsi yang sudah dirapikan dan diperjelas:\nSelama delapan bulan terakhir, suku bunga acuan Bank Indonesia bertahan di level 4,75 persen. Namun, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di pasar domestik justru mengalami kenaikan, bahkan pada lelang 29 April lalu menembus angka 6,2 persen.\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan daya tarik bagi investor asing agar masuk ke pasar keuangan Indonesia. Selain itu, langkah tersebut juga diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global.\n\nSejak awal tahun 2026, total aliran dana masuk ke instrumen SRBI tercatat lebih dari Rp54 triliun. Meski demikian, Bank Indonesia mengakui setiap kebijakan memiliki konsekuensi tersendiri. Para ekonom menilai perbedaan antara bunga acuan dan imbal hasil SRBI merupakan bagian dari strategi utama bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah. Topik ini turut dibahas bersama Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin.\n\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "juwUEwP6rnk"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 514.3085486468199, "y": 572.3506793659441, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.065, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "juwUEwP6rnk", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonom Wijayanto Samirin Bicara Imbal Hasil SRBI Melonjak, BI Kejar Stabilitas Rupiah?\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Berikut versi deskripsi yang sudah dirapikan dan diperjelas:\nSelama delapan bulan terakhir, suku bunga acuan Bank Indonesia bertahan di level 4,75 persen. Namun, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di pasar domestik justru mengalami kenaikan, bahkan pada lelang 29 April lalu menembus angka 6,2 persen.\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan daya tarik bagi investor asing agar masuk ke pasar keuangan Indonesia. Selain itu, langkah tersebut juga diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global.\n\nSejak awal tahun 2026, total aliran dana masuk ke instrumen SRBI tercatat lebih dari Rp54 triliun. Meski demikian, Bank Indonesia mengakui setiap kebijakan memiliki konsekuensi tersendiri. Para ekonom menilai perbedaan antara bunga acuan dan imbal hasil SRBI merupakan bagian dari strategi utama bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah. Topik ini turut dibahas bersama Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin.\n\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "juwUEwP6rnk"}}, {"key": "@TPFx_Indonesia", "attributes": {"label": "@TPFx_Indonesia", "x": 245.72235779038897, "y": 410.09482916703223, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2UXFoVIGiJ4", "id": "@TPFx_Indonesia", "source": "youtube-000001", "content": "DATA TALKS: PRICE ACTION SEBAGAI PANDUAN TRADING EMAS JELANG DATA GDP DAN CORE PCE AS\n\nMenjelang rilis data GDP dan Core PCE Amerika Serikat, pasar emas berpotensi mengalami peningkatan volatilitas seiring perubahan ekspektasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Kedua data ini menjadi indikator utama bagi arah kebijakan suku bunga The Fed, sehingga berdampak langsung pada pergerakan dolar AS dan harga emas.\n\nDalam kondisi tersebut, strategi price action menjadi panduan penting untuk membaca arah pasar secara real-time. Dengan mengamati pola candlestick, momentum, serta level support dan resistance, trader dapat mengidentifikasi peluang entry yang lebih akurat sekaligus mengelola risiko di tengah dinamika pasar.\n\nJangan lewatkan kesempatan untuk membedah analisis teknikal & fundamental, mengetahui potensi arah tren selanjutnya, serta sesi tanya jawab eksklusif dalam acara:\n\nDATA TALKS: PRICE ACTION SEBAGAI PANDUAN TRADING EMAS JELANG DATA GDP DAN CORE PCE AS\n\nBergabunglah dengan kami siang ini, Kamis, 30 April 2026, pukul 13.00 WIB bersama RND TPFx Indonesia.\n\nYuk, Subscribe dan Nyalakan Loncengnya supaya kamu ga ketinggalan informasi dari kita\n   /    \n\nDaftarkan Diri Anda Segera di :\nhttps://www.tpfx.co.id/\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kita Juga ya \nInstagram :     / tpfxindonesia    \nFacebook :     / tpfx  \nTiktok :     / tpfxindonesia", "post_id": "2UXFoVIGiJ4"}}, {"key": "tpfx_indonesia", "attributes": {"label": "tpfx_indonesia", "x": 611.573646080796, "y": 645.515860699067, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UXFoVIGiJ4", "id": "tpfx_indonesia", "source": "youtube-000001", "content": "DATA TALKS: PRICE ACTION SEBAGAI PANDUAN TRADING EMAS JELANG DATA GDP DAN CORE PCE AS\n\nMenjelang rilis data GDP dan Core PCE Amerika Serikat, pasar emas berpotensi mengalami peningkatan volatilitas seiring perubahan ekspektasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Kedua data ini menjadi indikator utama bagi arah kebijakan suku bunga The Fed, sehingga berdampak langsung pada pergerakan dolar AS dan harga emas.\n\nDalam kondisi tersebut, strategi price action menjadi panduan penting untuk membaca arah pasar secara real-time. Dengan mengamati pola candlestick, momentum, serta level support dan resistance, trader dapat mengidentifikasi peluang entry yang lebih akurat sekaligus mengelola risiko di tengah dinamika pasar.\n\nJangan lewatkan kesempatan untuk membedah analisis teknikal & fundamental, mengetahui potensi arah tren selanjutnya, serta sesi tanya jawab eksklusif dalam acara:\n\nDATA TALKS: PRICE ACTION SEBAGAI PANDUAN TRADING EMAS JELANG DATA GDP DAN CORE PCE AS\n\nBergabunglah dengan kami siang ini, Kamis, 30 April 2026, pukul 13.00 WIB bersama RND TPFx Indonesia.\n\nYuk, Subscribe dan Nyalakan Loncengnya supaya kamu ga ketinggalan informasi dari kita\n   /    \n\nDaftarkan Diri Anda Segera di :\nhttps://www.tpfx.co.id/\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kita Juga ya \nInstagram :     / tpfxindonesia    \nFacebook :     / tpfx  \nTiktok :     / tpfxindonesia", "post_id": "2UXFoVIGiJ4"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 588.4886174369178, "y": 553.5509409492678, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "uLEzmCaggHY", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Menakar Dampak Pelemahan Rupiah di Sepanjang Sejarah | MARKET REVIEW\n\nRupiah kembali tertekan hingga menyentuh level terlemah sepanjang sejarah, apa yang sebenarnya terjadi? Di tengah gejolak global seperti konflik Timur Tengah, lonjakan harga minyak, hingga kebijakan suku bunga AS, tekanan terhadap mata uang Garuda kian nyata, ditambah penurunan cadangan devisa dalam beberapa bulan terakhir. Lalu, seberapa kuat langkah Bank Indonesia melalui bauran kebijakan moneternya mampu menahan gejolak ini?\n\nPembicara:\nAdhi S. Lukman - Ketua Umum Gabungan Perusahaan Makanan Dan Minuman Indonesia (GAPMMI)\nProf Telisa A. Falianty - Ekonom Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "uLEzmCaggHY"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 512.6487158802811, "y": 561.0456846563827, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2993, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uLEzmCaggHY", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Menakar Dampak Pelemahan Rupiah di Sepanjang Sejarah | MARKET REVIEW\n\nRupiah kembali tertekan hingga menyentuh level terlemah sepanjang sejarah, apa yang sebenarnya terjadi? Di tengah gejolak global seperti konflik Timur Tengah, lonjakan harga minyak, hingga kebijakan suku bunga AS, tekanan terhadap mata uang Garuda kian nyata, ditambah penurunan cadangan devisa dalam beberapa bulan terakhir. Lalu, seberapa kuat langkah Bank Indonesia melalui bauran kebijakan moneternya mampu menahan gejolak ini?\n\nPembicara:\nAdhi S. Lukman - Ketua Umum Gabungan Perusahaan Makanan Dan Minuman Indonesia (GAPMMI)\nProf Telisa A. Falianty - Ekonom Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "uLEzmCaggHY"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 942.1379831916629, "y": 302.3875155414439, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2993, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uLEzmCaggHY", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Menakar Dampak Pelemahan Rupiah di Sepanjang Sejarah | MARKET REVIEW\n\nRupiah kembali tertekan hingga menyentuh level terlemah sepanjang sejarah, apa yang sebenarnya terjadi? Di tengah gejolak global seperti konflik Timur Tengah, lonjakan harga minyak, hingga kebijakan suku bunga AS, tekanan terhadap mata uang Garuda kian nyata, ditambah penurunan cadangan devisa dalam beberapa bulan terakhir. Lalu, seberapa kuat langkah Bank Indonesia melalui bauran kebijakan moneternya mampu menahan gejolak ini?\n\nPembicara:\nAdhi S. Lukman - Ketua Umum Gabungan Perusahaan Makanan Dan Minuman Indonesia (GAPMMI)\nProf Telisa A. Falianty - Ekonom Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "uLEzmCaggHY"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 826.1235762325789, "y": 62.16696228513507, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2993, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "uLEzmCaggHY", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Menakar Dampak Pelemahan Rupiah di Sepanjang Sejarah | MARKET REVIEW\n\nRupiah kembali tertekan hingga menyentuh level terlemah sepanjang sejarah, apa yang sebenarnya terjadi? Di tengah gejolak global seperti konflik Timur Tengah, lonjakan harga minyak, hingga kebijakan suku bunga AS, tekanan terhadap mata uang Garuda kian nyata, ditambah penurunan cadangan devisa dalam beberapa bulan terakhir. Lalu, seberapa kuat langkah Bank Indonesia melalui bauran kebijakan moneternya mampu menahan gejolak ini?\n\nPembicara:\nAdhi S. Lukman - Ketua Umum Gabungan Perusahaan Makanan Dan Minuman Indonesia (GAPMMI)\nProf Telisa A. Falianty - Ekonom Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "uLEzmCaggHY"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 568.8839653807283, "y": 31.69840933740442, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2993, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uLEzmCaggHY", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Menakar Dampak Pelemahan Rupiah di Sepanjang Sejarah | MARKET REVIEW\n\nRupiah kembali tertekan hingga menyentuh level terlemah sepanjang sejarah, apa yang sebenarnya terjadi? Di tengah gejolak global seperti konflik Timur Tengah, lonjakan harga minyak, hingga kebijakan suku bunga AS, tekanan terhadap mata uang Garuda kian nyata, ditambah penurunan cadangan devisa dalam beberapa bulan terakhir. Lalu, seberapa kuat langkah Bank Indonesia melalui bauran kebijakan moneternya mampu menahan gejolak ini?\n\nPembicara:\nAdhi S. Lukman - Ketua Umum Gabungan Perusahaan Makanan Dan Minuman Indonesia (GAPMMI)\nProf Telisa A. Falianty - Ekonom Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "uLEzmCaggHY"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 47.96048596990155, "y": 972.662279440489, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2993, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uLEzmCaggHY", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Menakar Dampak Pelemahan Rupiah di Sepanjang Sejarah | MARKET REVIEW\n\nRupiah kembali tertekan hingga menyentuh level terlemah sepanjang sejarah, apa yang sebenarnya terjadi? Di tengah gejolak global seperti konflik Timur Tengah, lonjakan harga minyak, hingga kebijakan suku bunga AS, tekanan terhadap mata uang Garuda kian nyata, ditambah penurunan cadangan devisa dalam beberapa bulan terakhir. Lalu, seberapa kuat langkah Bank Indonesia melalui bauran kebijakan moneternya mampu menahan gejolak ini?\n\nPembicara:\nAdhi S. Lukman - Ketua Umum Gabungan Perusahaan Makanan Dan Minuman Indonesia (GAPMMI)\nProf Telisa A. Falianty - Ekonom Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "uLEzmCaggHY"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 240.87705016524274, "y": 351.05480677419285, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2993, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uLEzmCaggHY", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Menakar Dampak Pelemahan Rupiah di Sepanjang Sejarah | MARKET REVIEW\n\nRupiah kembali tertekan hingga menyentuh level terlemah sepanjang sejarah, apa yang sebenarnya terjadi? Di tengah gejolak global seperti konflik Timur Tengah, lonjakan harga minyak, hingga kebijakan suku bunga AS, tekanan terhadap mata uang Garuda kian nyata, ditambah penurunan cadangan devisa dalam beberapa bulan terakhir. Lalu, seberapa kuat langkah Bank Indonesia melalui bauran kebijakan moneternya mampu menahan gejolak ini?\n\nPembicara:\nAdhi S. Lukman - Ketua Umum Gabungan Perusahaan Makanan Dan Minuman Indonesia (GAPMMI)\nProf Telisa A. Falianty - Ekonom Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "uLEzmCaggHY"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 370.2546071366294, "y": 911.2710280925652, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "5kUnnt1oV_s", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun??!! Apa Dampaknya Ke Rakyat Kecil??!!\n\n🎬 Lampu Kuning Fiskal Indonesia: Utang Rp10.000 Triliun Masih Aman?\n\n📢 Indonesia terlihat baik-baik saja… tapi apakah benar-benar aman?\n\nDi tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, Indonesia menghadapi berbagai tekanan serius dari sisi fiskal. Mulai dari lonjakan utang negara yang mendekati Rp10.000 triliun, beban bunga utang yang semakin besar, hingga ancaman debt wall di tahun 2026 yang bisa menjadi ujian terbesar bagi APBN.\n\n👉 Dalam video ini, kita akan membahas secara lengkap, tajam, dan mudah dipahami tentang:\n\n✅ Kondisi fiskal Indonesia terbaru\n✅ Kenapa utang Indonesia terus meningkat\n✅ Apa itu rasio utang terhadap PDB dan kenapa dianggap “masih aman”\n✅ Fakta mengejutkan: hampir 20% pendapatan negara habis untuk bunga utang\n✅ Ancaman besar “debt wall” atau jatuh tempo utang\n✅ Defisit APBN yang terus membesar\n✅ Risiko global: suku bunga tinggi, geopolitik, dan nilai tukar\n✅ Apakah Indonesia benar-benar aman dari krisis?\n✅ Strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi\n\n💡 Fakta Penting yang Harus Kamu Tahu!\n\n📊 Utang Indonesia 2025: Rp9.600 triliun\n📊 Proyeksi 2026: Tembus Rp10.000 triliun\n📊 Rasio utang: ~40% PDB (di bawah batas 60%)\n📊 Bunga utang: Rp520 triliun lebih per tahun\n📊 Debt wall 2026: Rp833 triliun jatuh tempo\n\n⚠️ Sekilas terlihat aman…\nTapi jika digabungkan, semua ini bisa menjadi “lampu kuning” bagi ekonomi Indonesia.\n\n🌍 Kenapa Ini Penting Buat Kamu?\n\nKarena kondisi fiskal negara akan berdampak langsung ke:\n\n💸 Harga kebutuhan sehari-hari\n📈 Pajak yang kamu bayar\n💼 Lapangan pekerjaan\n🏦 Stabilitas ekonomi Indonesia\n\n👉 Dengan memahami ini, kamu bisa lebih siap menghadapi masa depan.\n\n🔥 Insight Penting dari Video Ini:\n\n✔️ Utang bukan selalu buruk, tapi bisa jadi berbahaya jika tidak dikelola dengan benar\n✔️ Rasio utang aman belum tentu berarti kondisi fiskal benar-benar sehat\n✔️ Beban bunga utang adalah ancaman nyata yang sering diabaikan\n✔️ Tekanan global bisa memperparah kondisi dalam negeri\n✔️ Pertumbuhan ekonomi adalah kunci utama keluar dari masalah utang\n\n🚨 Apakah Indonesia Menuju Krisis?\n\nJawabannya tidak sesederhana “iya” atau “tidak”.\n\n👉 Indonesia saat ini berada di fase lampu kuning\nArtinya:\n\n⚠️ Belum krisis\n⚠️ Tapi harus sangat waspada\n\n💬 Tulis pendapat kamu di kolom komentar:\nMenurut kamu, kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih aman… atau mulai berbahaya?\n\n👍 Jangan lupa:\n✔️ Like video ini\n✔️ Share ke teman kamu biar makin melek ekonomi\n✔️ Subscribe channel Inner Boost untuk konten finansial, mindset, dan realita kehidupan yang jarang dibahas secara jujur\n\n🚀 Dukung channel ini supaya terus berkembang dan memberikan konten berkualitas untuk kamu!\n\n\n\n\n\n#ekonomiindonesia #UtangIndonesia #ekonomiglobal #ekonomidunia #ekonomi2026 #prediksiekonomi #keuanganindonesia #purbayayudhisadewa #prabowosubianto #APBN #FiskalIndonesia #KrisisEkonomi #DebtWall #DefisitAPBN\n#BeritaEkonomin#Investasi #Keuangan #EdukasiKeuangan #InnerBoost #inflasi #perangiran #SukuBunga #PajakIndonesia #FinancialEducation #MoneyTalks #Indonesia2026\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "5kUnnt1oV_s"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 324.34303288163824, "y": 591.2897672780218, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.065, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "5kUnnt1oV_s", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun??!! Apa Dampaknya Ke Rakyat Kecil??!!\n\n🎬 Lampu Kuning Fiskal Indonesia: Utang Rp10.000 Triliun Masih Aman?\n\n📢 Indonesia terlihat baik-baik saja… tapi apakah benar-benar aman?\n\nDi tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, Indonesia menghadapi berbagai tekanan serius dari sisi fiskal. Mulai dari lonjakan utang negara yang mendekati Rp10.000 triliun, beban bunga utang yang semakin besar, hingga ancaman debt wall di tahun 2026 yang bisa menjadi ujian terbesar bagi APBN.\n\n👉 Dalam video ini, kita akan membahas secara lengkap, tajam, dan mudah dipahami tentang:\n\n✅ Kondisi fiskal Indonesia terbaru\n✅ Kenapa utang Indonesia terus meningkat\n✅ Apa itu rasio utang terhadap PDB dan kenapa dianggap “masih aman”\n✅ Fakta mengejutkan: hampir 20% pendapatan negara habis untuk bunga utang\n✅ Ancaman besar “debt wall” atau jatuh tempo utang\n✅ Defisit APBN yang terus membesar\n✅ Risiko global: suku bunga tinggi, geopolitik, dan nilai tukar\n✅ Apakah Indonesia benar-benar aman dari krisis?\n✅ Strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi\n\n💡 Fakta Penting yang Harus Kamu Tahu!\n\n📊 Utang Indonesia 2025: Rp9.600 triliun\n📊 Proyeksi 2026: Tembus Rp10.000 triliun\n📊 Rasio utang: ~40% PDB (di bawah batas 60%)\n📊 Bunga utang: Rp520 triliun lebih per tahun\n📊 Debt wall 2026: Rp833 triliun jatuh tempo\n\n⚠️ Sekilas terlihat aman…\nTapi jika digabungkan, semua ini bisa menjadi “lampu kuning” bagi ekonomi Indonesia.\n\n🌍 Kenapa Ini Penting Buat Kamu?\n\nKarena kondisi fiskal negara akan berdampak langsung ke:\n\n💸 Harga kebutuhan sehari-hari\n📈 Pajak yang kamu bayar\n💼 Lapangan pekerjaan\n🏦 Stabilitas ekonomi Indonesia\n\n👉 Dengan memahami ini, kamu bisa lebih siap menghadapi masa depan.\n\n🔥 Insight Penting dari Video Ini:\n\n✔️ Utang bukan selalu buruk, tapi bisa jadi berbahaya jika tidak dikelola dengan benar\n✔️ Rasio utang aman belum tentu berarti kondisi fiskal benar-benar sehat\n✔️ Beban bunga utang adalah ancaman nyata yang sering diabaikan\n✔️ Tekanan global bisa memperparah kondisi dalam negeri\n✔️ Pertumbuhan ekonomi adalah kunci utama keluar dari masalah utang\n\n🚨 Apakah Indonesia Menuju Krisis?\n\nJawabannya tidak sesederhana “iya” atau “tidak”.\n\n👉 Indonesia saat ini berada di fase lampu kuning\nArtinya:\n\n⚠️ Belum krisis\n⚠️ Tapi harus sangat waspada\n\n💬 Tulis pendapat kamu di kolom komentar:\nMenurut kamu, kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih aman… atau mulai berbahaya?\n\n👍 Jangan lupa:\n✔️ Like video ini\n✔️ Share ke teman kamu biar makin melek ekonomi\n✔️ Subscribe channel Inner Boost untuk konten finansial, mindset, dan realita kehidupan yang jarang dibahas secara jujur\n\n🚀 Dukung channel ini supaya terus berkembang dan memberikan konten berkualitas untuk kamu!\n\n\n\n\n\n#ekonomiindonesia #UtangIndonesia #ekonomiglobal #ekonomidunia #ekonomi2026 #prediksiekonomi #keuanganindonesia #purbayayudhisadewa #prabowosubianto #APBN #FiskalIndonesia #KrisisEkonomi #DebtWall #DefisitAPBN\n#BeritaEkonomin#Investasi #Keuangan #EdukasiKeuangan #InnerBoost #inflasi #perangiran #SukuBunga #PajakIndonesia #FinancialEducation #MoneyTalks #Indonesia2026\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "5kUnnt1oV_s"}}, {"key": "@DennisCW", "attributes": {"label": "@DennisCW", "x": 936.4055866978498, "y": 222.97572615872363, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "okHcYkS12xo", "id": "@DennisCW", "source": "youtube-000001", "content": "Tonton video terbaru saya\n\n⚡️ LINK KODE REFERRAL TESLA | Dapatkan DISKON $1.000 untuk Tesla Anda Berikutnya https://linktr.ee/Denniscw\n\n⚡️ DAPATKAN KREDIT RIVIAN $750 melalui KODE REFERRAL RIVIAN\nhttps://rivian.com/configurations/lis...\n\n✅LIHAT Pembiayaan Cicilan Terendah Khusus EV dari Tenet ⬇️ \nPEMBIAYAAN / PEMBIAYAAN ULANG TERSEDIA | TURUNKAN CICILAN ANDA $150 👇\nhttps://bit.ly/3KnsYY0\n\n⚠️ ADA PERTANYAAN? Saya membalas semua pesan Patreon ⬇️\n  / denniscw  \nDapatkan Panduan Pembelian Tesla Terbaik Saya dengan Suku Bunga Pembiayaan ⚡️\nJadwalkan panggilan dengan saya!\n\n🎉 Daftar Putar untuk Pembeli Baru Tesla - Mulai DI SINI ⬇️\n   • Buying a Tesla? Start Here & Watch These V...  \n\n➡️ HALAMAN IRS TERBARU - https://www.irs.gov/credits-deduction...\n➡️ LEMBAR FAKTA IRS TERBARU - https://www.irs.gov/pub/taxpros/fs-20...\n➡️ HALAMAN EPA TENTANG EFISIENSI BAHAN BAKAR TERBARU - https://fueleconomy.gov/feg/tax2023.s...\n\nIngin membeli Tesla tetapi tidak tahu harus mulai dari mana?\n\n✅ Jadwalkan Panggilan Konsultasi Tesla dengan saya | Tips Membeli / Menjual / Membeli Kembali Tesla, dapatkan Panduan Sumber Daya Tesla saya dengan kontak https://calendly.com/denniscw\n\n😎Nikmati Videonya? Dukung saluran ini dengan membelikan saya KOPI untuk perjalanan saya ☕️\nhttps://www.buymeacoffee.com/denniscw Terima kasih ❤️\n\n⚡️LINK DISKON TESLA & TOKO YANG DIREKOMENDASIKAN⚡️\n\n⬇️Aksesoris JOWUA | KODE DISKON “DENNIS5” | Nikmati Diskon 10%\nhttps://www.jowua-life.com/products/\n\n⬇️Aksesoris VION | KODE DISKON “DENNIS” | Diskon 10%\nhttps://www.vion.parts/?ref=7w7r2l3get\n\n⬇️Dudukan Ponsel MAGBAK dan Lainnya\nDISKON 15%! GUNAKAN KODE: DENNIS15OFF\nhttp://bit.ly/3yNvEaO\n\n⬇️Dudukan Plat Nomor Quickbandit | WAJIB BELI\nhttps://www.1975creations.com/shop\nKode Diskon \"DENNIS\" | Diskon 10%\n\n⬇️ TESBROS | KODE DISKON \"DENNIS\" | Diskon 10%\nhttps://tesbros.com/\n\n[Aksesoris Tesla AMAZON yang Saya Rekomendasikan|\n\nKarpet Lantai Murah - https://amzn.to/4c0rRs8\nPelindung Layar - https://amzn.to/3Vp2kU6\nPelindung Lumpur Saya - https://amzn.to/3xazJsj\n\n⬇️ Toko-toko SoCal yang Saya Rekomendasikan | Tanyakan kepada siapa pun untuk PENAWARAN DENNIS\nKaca Film: https://www.yelp.com/biz/oc-tint-solu... | Pemilik Jason\nPelapis / PPF: https://www.bespokedesignlab.com/ | Pemilik Jay\nKeramik / Kaca Film: https://www.yelp.com/biz/24k-shine-sa... | Pemilik Andre\n\n📞TANDATANGANI PETISI SAYA: https://change.org/TeslaREFUND\n\nBERITA TERBARU: DISKON $7.500 UNTUK SEMUA PENGIRIMAN TESLA MODEL 3 / Y BULAN INI (bukan clickbait)\n\nMEMESAN TESLA MODEL 3! PEMBAYARAN, PEMBIAYAAN, PENGIRIMAN SAYA\n   • HOW MUCH I PAY FOR MY TESLA MODEL 3 | 2022...  \n\nCacat Cat & Pengisi Daya Hilang | Pengalaman Pengiriman Tesla Model 3\n   • TAKING DELIVERY! Tesla Model 3 Delivery Ex...  \n\nMembandingkan Asuransi Saya vs Asuransi Tesla\n   • Comparing My Insurance vs Tesla Insurance  \n\nMEMERIKSA MODEL 3 Saya dengan Teknisi Tesla\n   • INSPECTING My MODEL 3 with a Tesla Technician  \n\nCara MENGHEMAT RIBUAN DOLAR UNTUK TESLA\n   • How to Get a Tesla Discount / Deal  \n- - - \n\n- - - \nMEDIA SOSIAL\n☁ ☁ Instagram: www.instagram.com/denniscw_yt\n☁ ☁ TikTok  \n\n#Tesla #TeslaDeals #modely \n\nPengungkapan Pengiklan: Beberapa tautan dan produk lain yang muncul di situs web ini berasal dari perusahaan tempat DennisCW akan mendapatkan komisi afiliasi atau bonus rujukan. DennisCW merupakan bagian dari jaringan penjualan afiliasi dan menerima kompensasi karena mengirimkan trafik ke situs mitra. Kompensasi ini dapat memengaruhi bagaimana dan di mana produk muncul di situs ini (termasuk, misalnya, urutan kemunculannya).\n\nPembayaran, pembiayaan, suku bunga, investasi, pendapatan, bunga,\n\ntesla model s, tesla model s baru, penyegaran tesla model s, penyegaran tesla model s 2022, ulasan tesla model s, ulasan tesla model s 2022, tesla model s 2022, tesla model s 2023, benci tesla model s, menghasilkan uang, pendapatan pasif, uang, denniscw, dennis tesla, membeli tesla, menjual tesla, penawaran tesla, apa yang buruk tentang tesla model s baru, apakah tesla model s bagus, tesla model s vs, model s vs, tesla vs\nPengungkapan Pengiklan: Beberapa tautan dan produk lain yang muncul di situs web ini berasal dari perusahaan tempat DennisCW akan mendapatkan komisi afiliasi atau bonus rujukan. DennisCW adalah bagian dari jaringan penjualan afiliasi dan menerima kompensasi karena mengirimkan lalu lintas ke situs mitra. Kompensasi ini dapat memengaruhi bagaimana dan di mana produk muncul di situs ini (termasuk, misalnya, urutan kemunculannya).", "post_id": "okHcYkS12xo"}}, {"key": "denniscw", "attributes": {"label": "denniscw", "x": 312.68363924164345, "y": 785.1094919382024, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.029, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "okHcYkS12xo", "id": "denniscw", "source": "youtube-000001", "content": "Tonton video terbaru saya\n\n⚡️ LINK KODE REFERRAL TESLA | Dapatkan DISKON $1.000 untuk Tesla Anda Berikutnya https://linktr.ee/Denniscw\n\n⚡️ DAPATKAN KREDIT RIVIAN $750 melalui KODE REFERRAL RIVIAN\nhttps://rivian.com/configurations/lis...\n\n✅LIHAT Pembiayaan Cicilan Terendah Khusus EV dari Tenet ⬇️ \nPEMBIAYAAN / PEMBIAYAAN ULANG TERSEDIA | TURUNKAN CICILAN ANDA $150 👇\nhttps://bit.ly/3KnsYY0\n\n⚠️ ADA PERTANYAAN? Saya membalas semua pesan Patreon ⬇️\n  / denniscw  \nDapatkan Panduan Pembelian Tesla Terbaik Saya dengan Suku Bunga Pembiayaan ⚡️\nJadwalkan panggilan dengan saya!\n\n🎉 Daftar Putar untuk Pembeli Baru Tesla - Mulai DI SINI ⬇️\n   • Buying a Tesla? Start Here & Watch These V...  \n\n➡️ HALAMAN IRS TERBARU - https://www.irs.gov/credits-deduction...\n➡️ LEMBAR FAKTA IRS TERBARU - https://www.irs.gov/pub/taxpros/fs-20...\n➡️ HALAMAN EPA TENTANG EFISIENSI BAHAN BAKAR TERBARU - https://fueleconomy.gov/feg/tax2023.s...\n\nIngin membeli Tesla tetapi tidak tahu harus mulai dari mana?\n\n✅ Jadwalkan Panggilan Konsultasi Tesla dengan saya | Tips Membeli / Menjual / Membeli Kembali Tesla, dapatkan Panduan Sumber Daya Tesla saya dengan kontak https://calendly.com/denniscw\n\n😎Nikmati Videonya? Dukung saluran ini dengan membelikan saya KOPI untuk perjalanan saya ☕️\nhttps://www.buymeacoffee.com/denniscw Terima kasih ❤️\n\n⚡️LINK DISKON TESLA & TOKO YANG DIREKOMENDASIKAN⚡️\n\n⬇️Aksesoris JOWUA | KODE DISKON “DENNIS5” | Nikmati Diskon 10%\nhttps://www.jowua-life.com/products/\n\n⬇️Aksesoris VION | KODE DISKON “DENNIS” | Diskon 10%\nhttps://www.vion.parts/?ref=7w7r2l3get\n\n⬇️Dudukan Ponsel MAGBAK dan Lainnya\nDISKON 15%! GUNAKAN KODE: DENNIS15OFF\nhttp://bit.ly/3yNvEaO\n\n⬇️Dudukan Plat Nomor Quickbandit | WAJIB BELI\nhttps://www.1975creations.com/shop\nKode Diskon \"DENNIS\" | Diskon 10%\n\n⬇️ TESBROS | KODE DISKON \"DENNIS\" | Diskon 10%\nhttps://tesbros.com/\n\n[Aksesoris Tesla AMAZON yang Saya Rekomendasikan|\n\nKarpet Lantai Murah - https://amzn.to/4c0rRs8\nPelindung Layar - https://amzn.to/3Vp2kU6\nPelindung Lumpur Saya - https://amzn.to/3xazJsj\n\n⬇️ Toko-toko SoCal yang Saya Rekomendasikan | Tanyakan kepada siapa pun untuk PENAWARAN DENNIS\nKaca Film: https://www.yelp.com/biz/oc-tint-solu... | Pemilik Jason\nPelapis / PPF: https://www.bespokedesignlab.com/ | Pemilik Jay\nKeramik / Kaca Film: https://www.yelp.com/biz/24k-shine-sa... | Pemilik Andre\n\n📞TANDATANGANI PETISI SAYA: https://change.org/TeslaREFUND\n\nBERITA TERBARU: DISKON $7.500 UNTUK SEMUA PENGIRIMAN TESLA MODEL 3 / Y BULAN INI (bukan clickbait)\n\nMEMESAN TESLA MODEL 3! PEMBAYARAN, PEMBIAYAAN, PENGIRIMAN SAYA\n   • HOW MUCH I PAY FOR MY TESLA MODEL 3 | 2022...  \n\nCacat Cat & Pengisi Daya Hilang | Pengalaman Pengiriman Tesla Model 3\n   • TAKING DELIVERY! Tesla Model 3 Delivery Ex...  \n\nMembandingkan Asuransi Saya vs Asuransi Tesla\n   • Comparing My Insurance vs Tesla Insurance  \n\nMEMERIKSA MODEL 3 Saya dengan Teknisi Tesla\n   • INSPECTING My MODEL 3 with a Tesla Technician  \n\nCara MENGHEMAT RIBUAN DOLAR UNTUK TESLA\n   • How to Get a Tesla Discount / Deal  \n- - - \n\n- - - \nMEDIA SOSIAL\n☁ ☁ Instagram: www.instagram.com/denniscw_yt\n☁ ☁ TikTok  \n\n#Tesla #TeslaDeals #modely \n\nPengungkapan Pengiklan: Beberapa tautan dan produk lain yang muncul di situs web ini berasal dari perusahaan tempat DennisCW akan mendapatkan komisi afiliasi atau bonus rujukan. DennisCW merupakan bagian dari jaringan penjualan afiliasi dan menerima kompensasi karena mengirimkan trafik ke situs mitra. Kompensasi ini dapat memengaruhi bagaimana dan di mana produk muncul di situs ini (termasuk, misalnya, urutan kemunculannya).\n\nPembayaran, pembiayaan, suku bunga, investasi, pendapatan, bunga,\n\ntesla model s, tesla model s baru, penyegaran tesla model s, penyegaran tesla model s 2022, ulasan tesla model s, ulasan tesla model s 2022, tesla model s 2022, tesla model s 2023, benci tesla model s, menghasilkan uang, pendapatan pasif, uang, denniscw, dennis tesla, membeli tesla, menjual tesla, penawaran tesla, apa yang buruk tentang tesla model s baru, apakah tesla model s bagus, tesla model s vs, model s vs, tesla vs\nPengungkapan Pengiklan: Beberapa tautan dan produk lain yang muncul di situs web ini berasal dari perusahaan tempat DennisCW akan mendapatkan komisi afiliasi atau bonus rujukan. DennisCW adalah bagian dari jaringan penjualan afiliasi dan menerima kompensasi karena mengirimkan lalu lintas ke situs mitra. Kompensasi ini dapat memengaruhi bagaimana dan di mana produk muncul di situs ini (termasuk, misalnya, urutan kemunculannya).", "post_id": "okHcYkS12xo"}}, {"key": "@BullionInvestors", "attributes": {"label": "@BullionInvestors", "x": 798.1218992815747, "y": 937.1054498806019, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.993, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "pMTMG-OGzXw", "id": "@BullionInvestors", "source": "youtube-000001", "content": "ATUR ULANG ATAU MELUNCUR LEPAS! Jika Anda Memiliki Perak, Anda HANYA PUNYA 3 Hari untuk Bertindak...\n\nBill Holter percaya bahwa perak kemungkinan akan mengungguli emas, terutama karena rasio emas terhadap perak yang menyempit dari waktu ke waktu, meskipun level pasti yang mungkin dicapai masih belum pasti. Holter berpendapat bahwa jika terjadi perubahan struktural di pasar derivatif, harga mungkin akan stabil pada level yang lebih tinggi, daripada mengulangi siklus boom-and-bust masa lalu, seperti yang terlihat pada tahun 1980 atau 2011. Meskipun perak mungkin menghadapi resistensi di sekitar level kunci seperti $100, di mana beberapa investor dapat mengambil keuntungan, prospek keseluruhan tetap bullish. Perilaku harga di masa lalu menunjukkan bahwa begitu resistensi utama ditembus, perak dapat bergerak naik dengan cepat, dan David Morgan memperkirakan kenaikan lebih lanjut meskipun ada tekanan penjualan jangka pendek.\n\n------------------------------------\nSumber:\n   • 🔴 BRACE YOURSELVES! Elites Are Planning So...  \n\n------------------------------------\nSelamat Datang di Bullion Investors – Tempat Logam Mulia Bertemu Kekuatan!\n\nEmas dan perak memasuki fase kritis seiring dengan mulai berubahnya sistem keuangan global. Dalam video ini, kami menguraikan perkiraan harga emas dan prediksi harga perak untuk tahun 2026, menganalisis bagaimana ekspansi BRICS dan de-dolarisasi berdampak pada dolar AS, dan menjelaskan mengapa bank sentral secara agresif membeli emas.\nKarena inflasi, utang, dan tekanan suku bunga terus melemahkan ekonomi AS, investor beralih ke logam mulia sebagai lindung nilai yang aman. Kami juga membahas manipulasi perak COMEX, kesenjangan yang semakin besar antara emas kertas dan emas fisik, dan apa artinya bagi investor jangka panjang.\nAkankah dolar AS kehilangan dominasinya? Bisakah emas mencapai rekor tertinggi baru? Apakah perak masih undervalued menjelang tahun 2026? Video ini memberikan analisis makroekonomi, tren pasar, dan proyeksi harga realistis yang Anda butuhkan untuk memahami masa depan emas dan perak.\n📅 Video baru diunggah setiap hari – Tetap konsisten, tetap terinformasi.\n🔔 Berlangganan sekarang dan bergabunglah dengan komunitas global di mana nilai bertemu wawasan dan setiap investor dapat berpikir dan bertindak seperti seorang profesional.\n\n------------------------------------\n#davidmorgan #billholter #emas #goldpriceprediction #silverprice #silverpriceupdate #silverburst #silverpriceanalisis #silverprices #silverpriceforecast #silverpriceprediction #silverprice2026 #silverpricetoday #silverprediction #silveranalisis #silverstacking #preciousmetals #preciousmetalprice #preciousmetalsmarket #preciousmetalsinvestment #preciousmetalschannel #preciousmetal #preciousmetalsmarket #goldprice #goldpriceprediction #goldpricetoday #goldpricetodaypergram #goldpriceupdate#bullioninvestors\n\nMenampilkan wawasan dari para pemimpin pasar seperti:\n#AndySchectman #DavidHunter #DavidMorgan #RobertKiyosaki #GeraldCelente #PeterSchiff #AndrewMaguire #AlasdairMacLeod #RafiFarber #MarioInnecco #KitcoNews #WarrenBuffett #GarethSoloway\n------------------------------------\n👉 PENAFIAN KEUANGAN\nSaluran ini membagikan konten edukatif dan komentar ahli tentang logam mulia. Kami tidak memberikan nasihat keuangan. Selalu konsultasikan dengan penasihat berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum membuat keputusan keuangan.\n🎥 PENAFIAN HAK CIPTA PENGGUNAAN WAJAR\nBagian 107 Undang-Undang Hak Cipta tahun 1976 mengizinkan \"penggunaan wajar\" untuk hal-hal seperti penelitian, pengajaran, beasiswa, pelaporan berita, kritik, dan komentar. Penggunaan yang mungkin melanggar hukum tetapi diizinkan berdasarkan undang-undang hak cipta dikenal sebagai penggunaan wajar. Tujuan pribadi, pendidikan, atau nirlaba memiringkan timbangan ke arah penggunaan wajar.\n\n1) Karya asli tidak terpengaruh secara negatif oleh video ini. (Bahkan, itu akan menguntungkan mereka.)\n2) Video ini juga berfungsi sebagai alat instruksional dan motivasi. (Tujuan Pembelajaran)\n3) Sifatnya tidak transformatif.\n4) Jika diperlukan, kami hanya menggunakan cuplikan singkat dari video untuk menyampaikan poin-poin kami.\n5) Untuk memperjelas, kami tidak bermaksud melanggar hak pemilik hak cipta.\n6) Hanya untuk tujuan penelitian, peninjauan, dan pembelajaran yang semuanya tercakup dalam hukum \"Penggunaan Wajar\" yang dilakukan dengan konten tersebut.\n7) Cuplikan video: perjanjian lisensi digunakan untuk semua cuplikan video.\n8) Analisis: Bagan dan grafik yang digunakan dalam video berasal dari sumber otentik seperti Tradingview, Kitco, Tradingeconomics: tidak diedit atau dibuat sendiri.\n9) Video mencakup analisis pasar yang dijelaskan menggunakan narasi yang dihasilkan AI.\n10) Perlu diingat bahwa video ini berisi pernyataan yang berorientasi ke masa depan. Ini bukan fakta sejarah, melainkan prediksi berdasarkan asumsi. Hasil aktual mungkin berbeda karena berbagai risiko dan ketidakpastian.", "post_id": "pMTMG-OGzXw"}}, {"key": "capitalcosm", "attributes": {"label": "capitalcosm", "x": 903.1243597285356, "y": 925.9319159083282, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.137, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pMTMG-OGzXw", "id": "capitalcosm", "source": "youtube-000001", "content": "ATUR ULANG ATAU MELUNCUR LEPAS! Jika Anda Memiliki Perak, Anda HANYA PUNYA 3 Hari untuk Bertindak...\n\nBill Holter percaya bahwa perak kemungkinan akan mengungguli emas, terutama karena rasio emas terhadap perak yang menyempit dari waktu ke waktu, meskipun level pasti yang mungkin dicapai masih belum pasti. Holter berpendapat bahwa jika terjadi perubahan struktural di pasar derivatif, harga mungkin akan stabil pada level yang lebih tinggi, daripada mengulangi siklus boom-and-bust masa lalu, seperti yang terlihat pada tahun 1980 atau 2011. Meskipun perak mungkin menghadapi resistensi di sekitar level kunci seperti $100, di mana beberapa investor dapat mengambil keuntungan, prospek keseluruhan tetap bullish. Perilaku harga di masa lalu menunjukkan bahwa begitu resistensi utama ditembus, perak dapat bergerak naik dengan cepat, dan David Morgan memperkirakan kenaikan lebih lanjut meskipun ada tekanan penjualan jangka pendek.\n\n------------------------------------\nSumber:\n   • 🔴 BRACE YOURSELVES! Elites Are Planning So...  \n\n------------------------------------\nSelamat Datang di Bullion Investors – Tempat Logam Mulia Bertemu Kekuatan!\n\nEmas dan perak memasuki fase kritis seiring dengan mulai berubahnya sistem keuangan global. Dalam video ini, kami menguraikan perkiraan harga emas dan prediksi harga perak untuk tahun 2026, menganalisis bagaimana ekspansi BRICS dan de-dolarisasi berdampak pada dolar AS, dan menjelaskan mengapa bank sentral secara agresif membeli emas.\nKarena inflasi, utang, dan tekanan suku bunga terus melemahkan ekonomi AS, investor beralih ke logam mulia sebagai lindung nilai yang aman. Kami juga membahas manipulasi perak COMEX, kesenjangan yang semakin besar antara emas kertas dan emas fisik, dan apa artinya bagi investor jangka panjang.\nAkankah dolar AS kehilangan dominasinya? Bisakah emas mencapai rekor tertinggi baru? Apakah perak masih undervalued menjelang tahun 2026? Video ini memberikan analisis makroekonomi, tren pasar, dan proyeksi harga realistis yang Anda butuhkan untuk memahami masa depan emas dan perak.\n📅 Video baru diunggah setiap hari – Tetap konsisten, tetap terinformasi.\n🔔 Berlangganan sekarang dan bergabunglah dengan komunitas global di mana nilai bertemu wawasan dan setiap investor dapat berpikir dan bertindak seperti seorang profesional.\n\n------------------------------------\n#davidmorgan #billholter #emas #goldpriceprediction #silverprice #silverpriceupdate #silverburst #silverpriceanalisis #silverprices #silverpriceforecast #silverpriceprediction #silverprice2026 #silverpricetoday #silverprediction #silveranalisis #silverstacking #preciousmetals #preciousmetalprice #preciousmetalsmarket #preciousmetalsinvestment #preciousmetalschannel #preciousmetal #preciousmetalsmarket #goldprice #goldpriceprediction #goldpricetoday #goldpricetodaypergram #goldpriceupdate#bullioninvestors\n\nMenampilkan wawasan dari para pemimpin pasar seperti:\n#AndySchectman #DavidHunter #DavidMorgan #RobertKiyosaki #GeraldCelente #PeterSchiff #AndrewMaguire #AlasdairMacLeod #RafiFarber #MarioInnecco #KitcoNews #WarrenBuffett #GarethSoloway\n------------------------------------\n👉 PENAFIAN KEUANGAN\nSaluran ini membagikan konten edukatif dan komentar ahli tentang logam mulia. Kami tidak memberikan nasihat keuangan. Selalu konsultasikan dengan penasihat berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum membuat keputusan keuangan.\n🎥 PENAFIAN HAK CIPTA PENGGUNAAN WAJAR\nBagian 107 Undang-Undang Hak Cipta tahun 1976 mengizinkan \"penggunaan wajar\" untuk hal-hal seperti penelitian, pengajaran, beasiswa, pelaporan berita, kritik, dan komentar. Penggunaan yang mungkin melanggar hukum tetapi diizinkan berdasarkan undang-undang hak cipta dikenal sebagai penggunaan wajar. Tujuan pribadi, pendidikan, atau nirlaba memiringkan timbangan ke arah penggunaan wajar.\n\n1) Karya asli tidak terpengaruh secara negatif oleh video ini. (Bahkan, itu akan menguntungkan mereka.)\n2) Video ini juga berfungsi sebagai alat instruksional dan motivasi. (Tujuan Pembelajaran)\n3) Sifatnya tidak transformatif.\n4) Jika diperlukan, kami hanya menggunakan cuplikan singkat dari video untuk menyampaikan poin-poin kami.\n5) Untuk memperjelas, kami tidak bermaksud melanggar hak pemilik hak cipta.\n6) Hanya untuk tujuan penelitian, peninjauan, dan pembelajaran yang semuanya tercakup dalam hukum \"Penggunaan Wajar\" yang dilakukan dengan konten tersebut.\n7) Cuplikan video: perjanjian lisensi digunakan untuk semua cuplikan video.\n8) Analisis: Bagan dan grafik yang digunakan dalam video berasal dari sumber otentik seperti Tradingview, Kitco, Tradingeconomics: tidak diedit atau dibuat sendiri.\n9) Video mencakup analisis pasar yang dijelaskan menggunakan narasi yang dihasilkan AI.\n10) Perlu diingat bahwa video ini berisi pernyataan yang berorientasi ke masa depan. Ini bukan fakta sejarah, melainkan prediksi berdasarkan asumsi. Hasil aktual mungkin berbeda karena berbagai risiko dan ketidakpastian.", "post_id": "pMTMG-OGzXw"}}], "edges": [{"key": "EIkartelo", "source": "EIkartelo", "target": "Krist888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "EIkartelo", "source": "EIkartelo", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mzzkiy", "source": "mzzkiy", "target": "trunkszoldyck", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "EIkartelo", "source": "EIkartelo", "target": "JawisN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "EIkartelo", "source": "EIkartelo", "target": "Krist888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "EIkartelo", "source": "EIkartelo", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "doimucenah", "source": "doimucenah", "target": "Imhereforreply", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "shenzhen_1999", "source": "shenzhen_1999", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bianca.sticmata", "source": "bianca.sticmata", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bianca.sticmata", "source": "bianca.sticmata", "target": "gabrielrey99", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Sulselsatu", "source": "@Sulselsatu", "target": "sulselsatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@agathaevelynea7757", "source": "@agathaevelynea7757", "target": "isniandriana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kronologifakta", "source": "@kronologifakta", "target": "kronologifakta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TPFx_Indonesia", "source": "@TPFx_Indonesia", "target": "tpfx_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DennisCW", "source": "@DennisCW", "target": "denniscw", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DennisCW", "source": "@DennisCW", "target": "denniscw", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DennisCW", "source": "@DennisCW", "target": "denniscw", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DennisCW", "source": "@DennisCW", "target": "denniscw", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BullionInvestors", "source": "@BullionInvestors", "target": "capitalcosm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}