{"nodes": [{"key": "h4mparanrumput", "attributes": {"label": "h4mparanrumput", "x": 923.6567598040135, "y": 666.3173363335897, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051680761816940976", "id": "h4mparanrumput", "source": "tweet-000004", "content": "gabisa cuma liat dari angka pertumbuhan aja, harus liat gimana angka pengangguran, kemiskinan, kepercayaan investor, npl perbankan, icor, dll. pertumbuhan ekonomi blm tentu mencerminkan semua itu", "post_id": "2051680761816940976"}}, {"key": "tanyakanrl", "attributes": {"label": "tanyakanrl", "x": 568.3036797476966, "y": 789.5969383306824, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051680761816940976", "id": "tanyakanrl", "source": "tweet-000004", "content": "gabisa cuma liat dari angka pertumbuhan aja, harus liat gimana angka pengangguran, kemiskinan, kepercayaan investor, npl perbankan, icor, dll. pertumbuhan ekonomi blm tentu mencerminkan semua itu", "post_id": "2051680761816940976"}}, {"key": "revalina1128174", "attributes": {"label": "revalina1128174", "x": 638.4417998731925, "y": 595.968975573986, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051671583765524508", "id": "revalina1128174", "source": "tweet-000004", "content": "Langkah nyata, hasil terasa. BSI resmi menebar dividen Rp1,5 triliun lewat RUPS, menjadi bukti performa yang stabil sekaligus optimisme terhadap pertumbuhan industri perbankan syariah ke depan. 🚀\n#BSITebarDividen #SahamBRIS", "post_id": "2051671583765524508"}}, {"key": "praditavanjava", "attributes": {"label": "praditavanjava", "x": 309.9259541956595, "y": 404.93833805166713, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051671583765524508", "id": "praditavanjava", "source": "tweet-000004", "content": "Langkah nyata, hasil terasa. BSI resmi menebar dividen Rp1,5 triliun lewat RUPS, menjadi bukti performa yang stabil sekaligus optimisme terhadap pertumbuhan industri perbankan syariah ke depan. 🚀\n#BSITebarDividen #SahamBRIS", "post_id": "2051671583765524508"}}, {"key": "black_tea07", "attributes": {"label": "black_tea07", "x": 301.55168423930843, "y": 138.87985391583845, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051670948621992067", "id": "black_tea07", "source": "tweet-000004", "content": "Dulu waktu purbaya kucurin 200T ke himbara sebenarnya saya gamang. Itu kan uang M1 dijadiin M0, saya paham dia ingin menguatkan likuiditas M0. Nampaknya, uang itu tidak benar-benar jadi M0 yg efektif. Entahlah kalau bulan 6-7 M2 nggk masuk, jebol fiskal kita.", "post_id": "2051670948621992067"}}, {"key": "eddesign_", "attributes": {"label": "eddesign_", "x": 708.1857776634374, "y": 340.4465132971892, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051670948621992067", "id": "eddesign_", "source": "tweet-000004", "content": "Dulu waktu purbaya kucurin 200T ke himbara sebenarnya saya gamang. Itu kan uang M1 dijadiin M0, saya paham dia ingin menguatkan likuiditas M0. Nampaknya, uang itu tidak benar-benar jadi M0 yg efektif. Entahlah kalau bulan 6-7 M2 nggk masuk, jebol fiskal kita.", "post_id": "2051670948621992067"}}, {"key": "wahyukencono", "attributes": {"label": "wahyukencono", "x": 654.1252221874763, "y": 615.5503925160058, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051546646740386029", "id": "wahyukencono", "source": "tweet-000004", "content": "Jika kita menggabungkan semua proyeksi dari lembaga multilateral (seperti IMF dan Bank Dunia) serta lembaga swasta/perbankan internasional yang telah disebutkan, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2026 berada di angka 5,03%.", "post_id": "2051546646740386029"}}, {"key": "Fahrihamzah", "attributes": {"label": "Fahrihamzah", "x": 199.51773941920203, "y": 377.01623855228905, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051546646740386029", "id": "Fahrihamzah", "source": "tweet-000004", "content": "Jika kita menggabungkan semua proyeksi dari lembaga multilateral (seperti IMF dan Bank Dunia) serta lembaga swasta/perbankan internasional yang telah disebutkan, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2026 berada di angka 5,03%.", "post_id": "2051546646740386029"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "attributes": {"label": "Hasbil_Lbs", "x": 85.21685697193371, "y": 499.94031112162116, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2051461088781406593", "id": "Hasbil_Lbs", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051461088781406593"}}, {"key": "DenasIdn1", "attributes": {"label": "DenasIdn1", "x": 611.3387006040613, "y": 623.855828188638, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.3358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051461088781406593", "id": "DenasIdn1", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051461088781406593"}}, {"key": "Yom_N_Friends", "attributes": {"label": "Yom_N_Friends", "x": 864.4880988117516, "y": 519.798574264534, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.3358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051461088781406593", "id": "Yom_N_Friends", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051461088781406593"}}, {"key": "KANGKOMENJKT", "attributes": {"label": "KANGKOMENJKT", "x": 568.0869767211352, "y": 328.0791008623052, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.3358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051540368811069813", "id": "KANGKOMENJKT", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051540368811069813"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "attributes": {"label": "spripimpoldaaceh", "x": 854.9070220392719, "y": 846.1788252768107, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "spripimpoldaaceh", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "listyosigitprabowo", "attributes": {"label": "listyosigitprabowo", "x": 737.1892852141148, "y": 417.08608212094646, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9437, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "listyosigitprabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "marzukialba_bd91", "attributes": {"label": "marzukialba_bd91", "x": 223.90696246301712, "y": 173.20252804757797, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9437, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "marzukialba_bd91", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "spripim.polri", "attributes": {"label": "spripim.polri", "x": 187.51102029443368, "y": 297.25184414739925, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9437, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "spripim.polri", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "divisihumaspolri", "x": 450.1023869977979, "y": 782.2286091897229, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9437, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "divisihumaspolri", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "bidhumaspoldaaceh", "attributes": {"label": "bidhumaspoldaaceh", "x": 910.0845256408091, "y": 779.2017033035531, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9437, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "bidhumaspoldaaceh", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "polisi_indonesia", "attributes": {"label": "polisi_indonesia", "x": 50.98429045509667, "y": 69.19669171215249, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9437, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "polisi_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "halo_polisi", "attributes": {"label": "halo_polisi", "x": 802.0968232062461, "y": 329.2251176151915, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9437, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "halo_polisi", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "tercyduck.aceh", "attributes": {"label": "tercyduck.aceh", "x": 857.9320759371594, "y": 332.1227255806105, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9437, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "tercyduck.aceh", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 14.665319902466333, "y": 104.99068301665449, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3890123058376386462_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Data PDB RI Rilis Hari Ini — Tembus 5,5% atau Di Bawah Ekspektasi? Ini Dampaknya ke IHSG!\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar angka ekonomi…\nini kompas arah market jangka pendek. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nHari ini BPS rilis:\n📊 PDB Q1 2026\n\nEkspektasi pasar:\n• Pemerintah: >5,5% (optimis)\n• Ekonom: 5,2% – 5,48% (realistis)\n\n2️⃣ Kenapa Ini Penting?\nPDB = cerminan ekonomi riil\n\nKalau tinggi:\n➡️ konsumsi kuat\n➡️ bisnis jalan\n➡️ laba emiten naik\n\nKalau meleset:\n➡️ market bisa “dingin”\n➡️ asing bisa wait & see\n\n3️⃣ Sumber Pertumbuhan Q1 🔥\nMotor utamanya:\n• Ramadan & Lebaran\n• THR\n• belanja pemerintah naik 31%\n• pajak naik >20%\n\nArtinya:\n👉 Q1 = fase “booming konsumsi”\n\n4️⃣ Tapi Ada Warning ⚠️\nEkonom sudah kasih sinyal:\n👉 Q2 kemungkinan melambat\n\nKenapa?\n• efek Lebaran hilang\n• konsumsi normalisasi\n• hanya ditopang Iduladha\n\n5️⃣ Dampak ke Saham\n📈 *Sektor Consumer & Ritel*\n• ICBP\n• MYOR\n• AMRT\n• MAPI\n👉 Q1 kemungkinan laporan “kinclong”\n\n🏦 Perbankan\n• BBCA\n• BMRI\n• BBRI\n• BBNI\n👉 ekonomi >5% = kredit tumbuh\n\n6️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Jika Data > Ekspektasi\n➡️ potensi inflow asing\n\nFokus:\n• big caps\n• perbankan\n• consumer\n🗓️ Jika Sesuai Ekspektasi\n➡️ market cenderung sideways\n\n🗓️ Jika Di Bawah Ekspektasi\n➡️ rawan sell on news\n\n7️⃣ Insight Penting\nPDB Q1 kuat = masa lalu\nMarket sekarang lebih peduli:\n👉 Q2 & ke depan\n\nJadi:\n➡️ jangan hanya lihat angka\n➡️ lihat arah tren\n\n8️⃣ Kesimpulan\nData hari ini penting…\ntapi bukan segalanya.\n\nKalau tinggi:\n👉 konfirmasi ekonomi kuat\n\nKalau biasa saja:\n👉 market fokus ke risiko slowdown\n\nDi market:\n➡️ yang bergerak bukan data sekarang…\n➡️ tapi ekspektasi ke depan\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#PDB #IHSG #MakroEkonomi #BPS #ConsumerStock", "post_id": "3890123058376386462_52512310886"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 401.4368506960118, "y": 828.4262565971165, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 90.0552, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890275558571495970_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "ESG-IN menggandeng Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA) untuk mengakselerasi pengembangan ekosistem kredit karbon yang terdigitalisasi, transparan, dan berbasis data terverifikasi di Indonesia.\n\nKolaborasi tersebut dituangkan dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kedua belah pihak pada Senin (4/5/2026). Langkah ini sekaligus menandai kerja sama dengan tujuan mempercepat pertumbuhan pasar karbon Indonesia serta membuka peluang investasi hijau yang signifikan.\n\nChief Executive Officer ESG-IN Brandon Keam mengatakan kolaborasi dengan IDCTA merupakan langkah strategis untuk mewujudkan visi ESG-IN ke depan. Pada implementasinya, terdapat tiga mesin strategis dari perusahaan yang dioperasikan oleh beroperasi sebagai PT ESGIN Global Partners itu yakni Global ESG Action Network, Verified ESG Data & NFT Marketplace, dan ESG Credit Portfolio & Consulting.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/esg-in-dan-idcta-kembangkan-ekosistem-kredit-karbon-dan-verifikasi-data-esg-berbasis-ai \n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Dok. ESG-IN\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3890275558571495970_3310659452"}}, {"key": "sumsel.media5", "attributes": {"label": "sumsel.media5", "x": 858.8142461438861, "y": 991.7269147502501, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634455521583582484", "id": "sumsel.media5", "source": "tiktok-000001", "content": "CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif Pada Kuartal Pertama 2026 Raih laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun; total kredit/pembiayaan naik 2,2% Y-o-Y menjadi Rp235,1 triliun; CASA meningkat 12,2% YoY menjadi Rp192,3 triliun SumselMedia.Com, Jakarta- (“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20. Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.” “Ke depan, dengan kinerja imbal hasil yang tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui penguatan basis CASA dan pendanaan yang disiplin. Pertumbuhan kredit akan dilakukan secara pruden, dengan tetap menempatkan kualitas aset dan ketahanan portofolio sebagai fokus utama. Seluruh langkah ini selaras dengan strategi Forward30 serta purpose kami, yaitu Advancing Customers and Society, untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka. Hasil yang baik pada kuartal ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mempercepat berbagai inisiatif strategis, menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi Indonesia,” tambah Lani. Selengkapnya di www.sumselmedia.com   #cimbniaga #kinerja2026 #bank #octopay #sumselmedia", "post_id": "7634455521583582484"}}, {"key": "cimb.niaga", "attributes": {"label": "cimb.niaga", "x": 160.99858759349462, "y": 620.2242204146281, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634455521583582484", "id": "cimb.niaga", "source": "tiktok-000001", "content": "CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif Pada Kuartal Pertama 2026 Raih laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun; total kredit/pembiayaan naik 2,2% Y-o-Y menjadi Rp235,1 triliun; CASA meningkat 12,2% YoY menjadi Rp192,3 triliun SumselMedia.Com, Jakarta- (“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20. Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.” “Ke depan, dengan kinerja imbal hasil yang tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui penguatan basis CASA dan pendanaan yang disiplin. Pertumbuhan kredit akan dilakukan secara pruden, dengan tetap menempatkan kualitas aset dan ketahanan portofolio sebagai fokus utama. Seluruh langkah ini selaras dengan strategi Forward30 serta purpose kami, yaitu Advancing Customers and Society, untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka. Hasil yang baik pada kuartal ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mempercepat berbagai inisiatif strategis, menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi Indonesia,” tambah Lani. Selengkapnya di www.sumselmedia.com   #cimbniaga #kinerja2026 #bank #octopay #sumselmedia", "post_id": "7634455521583582484"}}, {"key": "amingandul06", "attributes": {"label": "amingandul06", "x": 921.0597510738244, "y": 786.0145893731557, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul06", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "amingandul", "attributes": {"label": "amingandul", "x": 299.0582168209225, "y": 419.6523405654955, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 200.7513610968126, "y": 949.3879440425334, "size": 13.86, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 121.8029, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 522.5765895062743, "y": 234.41116813018692, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.0121, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 222.5511590311119, "y": 204.79230479350596, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.0121, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 102.39854849362673, "y": 271.5829023485349, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.0121, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 581.4754297012628, "y": 976.0941071867081, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.0121, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 254.00925159183384, "y": 73.10733561313786, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.0121, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 739.3549294271654, "y": 222.5577319035571, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "sv2PiT4IJ3g", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MARKET HIGHLIGHTS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "sv2PiT4IJ3g"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 596.6414082754911, "y": 472.00853078215124, "size": 9.3, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.0552, "eigenvector": 70.6517, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "sv2PiT4IJ3g", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MARKET HIGHLIGHTS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "sv2PiT4IJ3g"}}, {"key": "@PeterLukacsResearch", "attributes": {"label": "@PeterLukacsResearch", "x": 837.6490445751815, "y": 110.78078804526992, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "n76CyAXijg0", "id": "@PeterLukacsResearch", "source": "youtube-000001", "content": "Nu Holdings 2026: Raksasa Fintech Brasil\n\nIkuti saya di X: \nIkuti di Instagram: peter_lukacs_research\n\nJika Anda ingin melihat data lengkap + posisi portofolio saya di balik cerita ini, bergabunglah dengan keanggotaan untuk mendapatkan wawasan lebih dalam dan akses ke karya saya.\n\nKami menganalisis kasus investasi untuk Nu Holdings pada tahun 2026, menyoroti pertumbuhan pelanggan yang kuat, peningkatan profitabilitas dengan ROE ~25%, dan model perbankan digital yang dapat diskalakan yang didorong oleh pinjaman konsumen dengan margin tinggi di Brasil.\n\nKami juga menilai risiko utama, termasuk risiko kredit yang tinggi dari pinjaman tanpa jaminan, ketergantungan yang besar pada pasar Brasil, dan ketidakpastian regulasi seputar ekspansi internasional, untuk menentukan apakah valuasi premium saat ini dibenarkan atau masih menawarkan potensi kenaikan.\n\nCap waktu\n0:00 Pendahuluan\n0:9 Keanggotaan Youtube\n0:26 Analisis Mendalam\n9:59 Ringkasan\n\nBukan nasihat keuangan. Hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n#NuHoldings\n#Nubank\n#NU\n#Fintech\n#PerbankanDigital\n#SahamBank\n#SahamPertumbuhan\n#AmerikaLatin\n#EkonomiBrasil\n#KeuanganKonsumen\n#Investasi\n#InvestasiNilai", "post_id": "n76CyAXijg0"}}, {"key": "Peter_Lukacs_R", "attributes": {"label": "Peter_Lukacs_R", "x": 462.073228766816, "y": 285.2538081861298, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n76CyAXijg0", "id": "Peter_Lukacs_R", "source": "youtube-000001", "content": "Nu Holdings 2026: Raksasa Fintech Brasil\n\nIkuti saya di X: \nIkuti di Instagram: peter_lukacs_research\n\nJika Anda ingin melihat data lengkap + posisi portofolio saya di balik cerita ini, bergabunglah dengan keanggotaan untuk mendapatkan wawasan lebih dalam dan akses ke karya saya.\n\nKami menganalisis kasus investasi untuk Nu Holdings pada tahun 2026, menyoroti pertumbuhan pelanggan yang kuat, peningkatan profitabilitas dengan ROE ~25%, dan model perbankan digital yang dapat diskalakan yang didorong oleh pinjaman konsumen dengan margin tinggi di Brasil.\n\nKami juga menilai risiko utama, termasuk risiko kredit yang tinggi dari pinjaman tanpa jaminan, ketergantungan yang besar pada pasar Brasil, dan ketidakpastian regulasi seputar ekspansi internasional, untuk menentukan apakah valuasi premium saat ini dibenarkan atau masih menawarkan potensi kenaikan.\n\nCap waktu\n0:00 Pendahuluan\n0:9 Keanggotaan Youtube\n0:26 Analisis Mendalam\n9:59 Ringkasan\n\nBukan nasihat keuangan. Hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n#NuHoldings\n#Nubank\n#NU\n#Fintech\n#PerbankanDigital\n#SahamBank\n#SahamPertumbuhan\n#AmerikaLatin\n#EkonomiBrasil\n#KeuanganKonsumen\n#Investasi\n#InvestasiNilai", "post_id": "n76CyAXijg0"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 150.05233155572995, "y": 257.56877225828424, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 910.3495184824504, "y": 398.21820514229245, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 733.7018068900766, "y": 2.2366179156698696, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DFT_teRuMy0", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "KABAR GEMBIRA! Menkeu Purbaya Targetkan Penyaluran Kredit Perumahan Besar-besaran!\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "DFT_teRuMy0"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 274.7596661736731, "y": 378.8717528227964, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DFT_teRuMy0", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "KABAR GEMBIRA! Menkeu Purbaya Targetkan Penyaluran Kredit Perumahan Besar-besaran!\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "DFT_teRuMy0"}}, {"key": "@Sulselsatu", "attributes": {"label": "@Sulselsatu", "x": 404.9574519017036, "y": 121.45789429636278, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "@Sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "sulselsatu", "attributes": {"label": "sulselsatu", "x": 534.798273264348, "y": 929.0610600115878, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "@StickyTrades", "attributes": {"label": "@StickyTrades", "x": 647.2448665215924, "y": 92.62537651299208, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NIqBgAmHIEM", "id": "@StickyTrades", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Ini Sedang Dimanipulasi - Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n👉 Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n📈 Laporan Pasar Mingguan: Dow Melonjak Sementara Saham-Saham Mega Kapitalisasi Menunjukkan Kelemahan\n\nDalam analisis pasar mingguan ini, Monte membahas pergerakan harga terbaru di seluruh indeks utama dan saham-saham terkemuka, menyoroti ketidaksesuaian antara reli Dow yang kuat dan kelemahan pada saham-saham mega kapitalisasi seperti Meta, Amazon, Microsoft, dan Nvidia.\n\nMeskipun data ekonomi menunjukkan tren bullish—seperti tingkat pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan dan pertumbuhan pendapatan pribadi yang lebih kuat—pasar menunjukkan tanda-tanda potensi kelelahan. Sesi ini mengeksplorasi pola teknis, strategi opsi, dan sinyal-sinyal kunci yang saat ini dipantau oleh para trader.\n\n⚠️ Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan.\n\n⏱️ Cap Waktu\n\n0:00 – Pendahuluan & tinjauan pasar\n0:14 – Dow Jones (DIA) melonjak di tengah volatilitas\n0:29 – Rincian data ekonomi (pengangguran & pertumbuhan pendapatan)\n1:00 – Analisis candlestick dan perilaku harga yang diharapkan\n1:12 – Aksi harga Meta (META) dan diskusi manipulasi\n2:13 – Reaksi pendapatan Amazon (AMZN) dan pengaturan bearish\n3:04 – Kelemahan mega-cap: Meta, Amazon, Microsoft, Nvidia\n3:48 – Mengapa reli Dow mungkin tidak sebullish yang terlihat\n4:07 – Divergensi IWM dan sinyal peringatan\n4:25 – Strategi opsi: spread dan positioning\n4:56 – Sinyal bearish QQQ (pola hanging man)\n5:27 – Diskusi musiman “Jual di Bulan Mei”\n5:34 – Resistensi SPY dan kekhawatiran volume\n5:52 – Pengisian gap VIX dan ekspektasi pembalikan\n6:28 – Target kenaikan VIX dan prospek volatilitas\n6:38 – Perak Strategi (SLV) dan ekspektasi jangka pendek\n7:02 – Pembaruan perdagangan PSLV dan pelacakan perdagangan\n7:22 – Keterlibatan komunitas & wawasan pertumbuhan saluran\n8:19 – Kesimpulan dan rangkuman\n\n📚 Tautan ke laporan pertengahan minggu yang disebutkan dalam video ini:\n👉https://youtube.com/live/YcALApEMNag\n\n👉Tautan untuk Tata Letak TOS dari Indikator Moving Average 50 hari yang dirujuk dalam video ini: Pengguna Think or Swim - Salin/Tempel/Simpan ke platform Anda sendiri https://tos.mx/!33Vjve3g\n👉Tautan ke Algoritma Daftar Periksa Perdagangan 7 Poin https://tools.stickytrades.com/login\n👉Tautan untuk Mendaftar uji coba gratis TANPA KARTU KREDIT: https://stickytrades.com/learn/register\n👉Tautan ke Kursus Kilat Trader Opsi Bionik https://go.stickytrades.com/bionic 👉 Tautan ke Doug Wyan (dari Neptune Global Bullion Exchange)   / dougwyan   \n👉 Berlangganan saluran kami di sini:    /    \n👉 Donasikan ke Rumah Sakit Anak St. Jude di sini: https://www.stjude.org/promotion/impa... \n📌 TAUTAN EDUKASI – Pelajari Pola Grafik & Alat yang Disebutkan dalam Video Ini 👉 Klaim Paket Gratis Anda di Sini: https://go.stickytrades.com/floor-tra... \n📚 Tautan ke laporan terakhir: 👉    • What the Heck is Happening with AVIS (Tick...  \n📚 Tautan Think or Swim Share Untuk grafik perbandingan AJ SLV/PSLV: 👉https://tos.mx/!ov3dVQEe\n⚠️ Penafian Risiko Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan, dan kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Selalu lakukan riset menyeluruh dan konsultasikan dengan profesional sebelum membuat keputusan keuangan. Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n👍 Menikmati analisis ini? Sukai, komentari, dan bagikan untuk mendukung komunitas StickyTrades.\n\n🔔 Berlangganan untuk wawasan mingguan dan analisis teknis: 👉    / stickytrades   #PasarSaham #AnalisisTeknis\nHanya untuk tujuan pendidikan. Bukan nasihat keuangan.\n\n#saham #pasarsaham #uang #menghasilkanuang #META #AMZN #MSFT #opsi #perdaganganopsi", "post_id": "NIqBgAmHIEM"}}, {"key": "stickytrades", "attributes": {"label": "stickytrades", "x": 17.78212050454342, "y": 548.7761992110014, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NIqBgAmHIEM", "id": "stickytrades", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Ini Sedang Dimanipulasi - Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n👉 Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n📈 Laporan Pasar Mingguan: Dow Melonjak Sementara Saham-Saham Mega Kapitalisasi Menunjukkan Kelemahan\n\nDalam analisis pasar mingguan ini, Monte membahas pergerakan harga terbaru di seluruh indeks utama dan saham-saham terkemuka, menyoroti ketidaksesuaian antara reli Dow yang kuat dan kelemahan pada saham-saham mega kapitalisasi seperti Meta, Amazon, Microsoft, dan Nvidia.\n\nMeskipun data ekonomi menunjukkan tren bullish—seperti tingkat pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan dan pertumbuhan pendapatan pribadi yang lebih kuat—pasar menunjukkan tanda-tanda potensi kelelahan. Sesi ini mengeksplorasi pola teknis, strategi opsi, dan sinyal-sinyal kunci yang saat ini dipantau oleh para trader.\n\n⚠️ Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan.\n\n⏱️ Cap Waktu\n\n0:00 – Pendahuluan & tinjauan pasar\n0:14 – Dow Jones (DIA) melonjak di tengah volatilitas\n0:29 – Rincian data ekonomi (pengangguran & pertumbuhan pendapatan)\n1:00 – Analisis candlestick dan perilaku harga yang diharapkan\n1:12 – Aksi harga Meta (META) dan diskusi manipulasi\n2:13 – Reaksi pendapatan Amazon (AMZN) dan pengaturan bearish\n3:04 – Kelemahan mega-cap: Meta, Amazon, Microsoft, Nvidia\n3:48 – Mengapa reli Dow mungkin tidak sebullish yang terlihat\n4:07 – Divergensi IWM dan sinyal peringatan\n4:25 – Strategi opsi: spread dan positioning\n4:56 – Sinyal bearish QQQ (pola hanging man)\n5:27 – Diskusi musiman “Jual di Bulan Mei”\n5:34 – Resistensi SPY dan kekhawatiran volume\n5:52 – Pengisian gap VIX dan ekspektasi pembalikan\n6:28 – Target kenaikan VIX dan prospek volatilitas\n6:38 – Perak Strategi (SLV) dan ekspektasi jangka pendek\n7:02 – Pembaruan perdagangan PSLV dan pelacakan perdagangan\n7:22 – Keterlibatan komunitas & wawasan pertumbuhan saluran\n8:19 – Kesimpulan dan rangkuman\n\n📚 Tautan ke laporan pertengahan minggu yang disebutkan dalam video ini:\n👉https://youtube.com/live/YcALApEMNag\n\n👉Tautan untuk Tata Letak TOS dari Indikator Moving Average 50 hari yang dirujuk dalam video ini: Pengguna Think or Swim - Salin/Tempel/Simpan ke platform Anda sendiri https://tos.mx/!33Vjve3g\n👉Tautan ke Algoritma Daftar Periksa Perdagangan 7 Poin https://tools.stickytrades.com/login\n👉Tautan untuk Mendaftar uji coba gratis TANPA KARTU KREDIT: https://stickytrades.com/learn/register\n👉Tautan ke Kursus Kilat Trader Opsi Bionik https://go.stickytrades.com/bionic 👉 Tautan ke Doug Wyan (dari Neptune Global Bullion Exchange)   / dougwyan   \n👉 Berlangganan saluran kami di sini:    /    \n👉 Donasikan ke Rumah Sakit Anak St. Jude di sini: https://www.stjude.org/promotion/impa... \n📌 TAUTAN EDUKASI – Pelajari Pola Grafik & Alat yang Disebutkan dalam Video Ini 👉 Klaim Paket Gratis Anda di Sini: https://go.stickytrades.com/floor-tra... \n📚 Tautan ke laporan terakhir: 👉    • What the Heck is Happening with AVIS (Tick...  \n📚 Tautan Think or Swim Share Untuk grafik perbandingan AJ SLV/PSLV: 👉https://tos.mx/!ov3dVQEe\n⚠️ Penafian Risiko Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan, dan kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Selalu lakukan riset menyeluruh dan konsultasikan dengan profesional sebelum membuat keputusan keuangan. Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n👍 Menikmati analisis ini? Sukai, komentari, dan bagikan untuk mendukung komunitas StickyTrades.\n\n🔔 Berlangganan untuk wawasan mingguan dan analisis teknis: 👉    / stickytrades   #PasarSaham #AnalisisTeknis\nHanya untuk tujuan pendidikan. Bukan nasihat keuangan.\n\n#saham #pasarsaham #uang #menghasilkanuang #META #AMZN #MSFT #opsi #perdaganganopsi", "post_id": "NIqBgAmHIEM"}}, {"key": "@J_COIN", "attributes": {"label": "@J_COIN", "x": 303.0950229079576, "y": 904.2324892985125, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Yz8w0y95lSs", "id": "@J_COIN", "source": "youtube-000001", "content": "Audit KYC Pi Network: Fakta Sebenarnya yang Harus Anda Ketahui\n\nStatus KYC Pi Network saja tidak cukup. Dalam audit ini, kami memeriksa validitas akun Anda, integritas dompet, konteks kepatuhan OJK, dan jalur konversi Pi-ke-USDT-ke-IDR yang sebenarnya — berdasarkan data, bukan sekadar sensasi.\n📌 Poin data penting yang dibahas:\n526 juta+ tugas validasi\nLebih dari 1 juta identitas terverifikasi\nPi → USDT → IDR: struktur konversi 2 langkah yang sebenarnya\nRisiko kepatuhan AML/CFT yang paling sering diabaikan oleh para Pionir\nKeamanan kata sandi & verifikasi penjelajah blockchain\n\nIni bukan nasihat keuangan. Semua analisis didasarkan pada publikasi resmi Pi Network, kerangka peraturan OJK, dan data on-chain.\n\n=====\n🔔 Berlangganan:\nhttps://www.youtube.com/?sub_c...\n=====\n\n💼 Tautan Mitra\n\n🔐 Dompet Perangkat Keras OneKey (Resmi):\nhttps://onekey.so/r/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Amankan kripto Anda dengan kendali penuh & kepemilikan sejati (penyimpanan dingin)\n\n💹 OKX:\nhttps://www.okx.ac/join/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan bonus atau rabat perdagangan 20%\n\n🛡️ Browser GoLogin:\nhttps://bit.ly/gologin_j_coin 🔐 Kode: JCOIN\n🎁 Uji Coba Gratis 7 Hari + Proxy Residensial 2GB + Diskon 40% untuk Pembayaran Pertama\n\n📈 vidIQ – Alat Pertumbuhan YouTube:\nhttps://vidiq.com/JCOIN 📊 Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan fitur Boost yang canggih, keuntungan eksklusif & dukungan pelacakan seumur hidup\n\n💰 Binance:\nhttps://www.binance.com/en/register?r... 🏷️ Kode: JCOIN1\n🎁 Dapatkan Rabat Perdagangan 10% + Bonus Pengguna Baru hingga 600 USD saat Anda mendaftar melalui tautan ini dan mulai berdagang dengan aman!\n\n=====\n📱 Media Sosial\n🔹[Instagram] →   / hayashi_janu  \n🔹[X] →   / h__janu  \n🔹[Facebook] →   / januhayashi  \n=====\n\n🚀 Tentang J_COIN\nJ_COIN menyediakan wawasan investigatif berbasis data ke dalam dunia mata uang kripto. Kami fokus pada transparansi blockchain, pembaruan ekosistem Pi Network, dan keamanan aset digital untuk investor ritel.\n\n🔍 Topik Utama\n🌟 Pembaruan Pi Network – Analisis mendalam tentang Mainnet, KYC, dan infrastruktur Node.\n🌟 Berita Kripto – Pembaruan pasar global terbaru dan perubahan regulasi.\n🌟 Pajak & Kepatuhan – Menavigasi perpajakan kripto dan kerangka hukum di Indonesia.\n🌟 Keamanan Digital – Panduan praktis tentang penyimpanan dingin dan perlindungan aset.\n🌟 Evolusi Blockchain – Memahami Web3, DeFi, dan AI terdesentralisasi.\n\n⚠️ Penafian\nInformasi yang diberikan dalam video ini hanya untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan nasihat investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR - Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan investasi.\n\n=====\n#pinetwork #pinetworkkyc #pinetworkupdate #kriptoindonesia #ojk #pinetworkterbaruhariini #pikyc #web3 #jcoin #cryptoregulation\n=====\n\n00:00 - Cek Realitas Jaringan Terbuka Pi Network\n02:30 - Standar Kepatuhan OJK untuk Aset Pi\n05:18 - Audit Teknis Dompet & Konsistensi KYC\n07:47 - Arah Infrastruktur Jaringan Pi & Utilitas AI\n10:23 - Likuiditas Pi: Mengapa Konversi IDR Tidak Langsung\n13:20 - Ringkasan Audit Akhir & Langkah-Langkah Tindakan", "post_id": "Yz8w0y95lSs"}}, {"key": "J_COIN", "attributes": {"label": "J_COIN", "x": 956.0311276129689, "y": 862.9558162045317, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Yz8w0y95lSs", "id": "J_COIN", "source": "youtube-000001", "content": "Audit KYC Pi Network: Fakta Sebenarnya yang Harus Anda Ketahui\n\nStatus KYC Pi Network saja tidak cukup. Dalam audit ini, kami memeriksa validitas akun Anda, integritas dompet, konteks kepatuhan OJK, dan jalur konversi Pi-ke-USDT-ke-IDR yang sebenarnya — berdasarkan data, bukan sekadar sensasi.\n📌 Poin data penting yang dibahas:\n526 juta+ tugas validasi\nLebih dari 1 juta identitas terverifikasi\nPi → USDT → IDR: struktur konversi 2 langkah yang sebenarnya\nRisiko kepatuhan AML/CFT yang paling sering diabaikan oleh para Pionir\nKeamanan kata sandi & verifikasi penjelajah blockchain\n\nIni bukan nasihat keuangan. Semua analisis didasarkan pada publikasi resmi Pi Network, kerangka peraturan OJK, dan data on-chain.\n\n=====\n🔔 Berlangganan:\nhttps://www.youtube.com/?sub_c...\n=====\n\n💼 Tautan Mitra\n\n🔐 Dompet Perangkat Keras OneKey (Resmi):\nhttps://onekey.so/r/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Amankan kripto Anda dengan kendali penuh & kepemilikan sejati (penyimpanan dingin)\n\n💹 OKX:\nhttps://www.okx.ac/join/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan bonus atau rabat perdagangan 20%\n\n🛡️ Browser GoLogin:\nhttps://bit.ly/gologin_j_coin 🔐 Kode: JCOIN\n🎁 Uji Coba Gratis 7 Hari + Proxy Residensial 2GB + Diskon 40% untuk Pembayaran Pertama\n\n📈 vidIQ – Alat Pertumbuhan YouTube:\nhttps://vidiq.com/JCOIN 📊 Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan fitur Boost yang canggih, keuntungan eksklusif & dukungan pelacakan seumur hidup\n\n💰 Binance:\nhttps://www.binance.com/en/register?r... 🏷️ Kode: JCOIN1\n🎁 Dapatkan Rabat Perdagangan 10% + Bonus Pengguna Baru hingga 600 USD saat Anda mendaftar melalui tautan ini dan mulai berdagang dengan aman!\n\n=====\n📱 Media Sosial\n🔹[Instagram] →   / hayashi_janu  \n🔹[X] →   / h__janu  \n🔹[Facebook] →   / januhayashi  \n=====\n\n🚀 Tentang J_COIN\nJ_COIN menyediakan wawasan investigatif berbasis data ke dalam dunia mata uang kripto. Kami fokus pada transparansi blockchain, pembaruan ekosistem Pi Network, dan keamanan aset digital untuk investor ritel.\n\n🔍 Topik Utama\n🌟 Pembaruan Pi Network – Analisis mendalam tentang Mainnet, KYC, dan infrastruktur Node.\n🌟 Berita Kripto – Pembaruan pasar global terbaru dan perubahan regulasi.\n🌟 Pajak & Kepatuhan – Menavigasi perpajakan kripto dan kerangka hukum di Indonesia.\n🌟 Keamanan Digital – Panduan praktis tentang penyimpanan dingin dan perlindungan aset.\n🌟 Evolusi Blockchain – Memahami Web3, DeFi, dan AI terdesentralisasi.\n\n⚠️ Penafian\nInformasi yang diberikan dalam video ini hanya untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan nasihat investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR - Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan investasi.\n\n=====\n#pinetwork #pinetworkkyc #pinetworkupdate #kriptoindonesia #ojk #pinetworkterbaruhariini #pikyc #web3 #jcoin #cryptoregulation\n=====\n\n00:00 - Cek Realitas Jaringan Terbuka Pi Network\n02:30 - Standar Kepatuhan OJK untuk Aset Pi\n05:18 - Audit Teknis Dompet & Konsistensi KYC\n07:47 - Arah Infrastruktur Jaringan Pi & Utilitas AI\n10:23 - Likuiditas Pi: Mengapa Konversi IDR Tidak Langsung\n13:20 - Ringkasan Audit Akhir & Langkah-Langkah Tindakan", "post_id": "Yz8w0y95lSs"}}, {"key": "@thecore_in", "attributes": {"label": "@thecore_in", "x": 375.9477701835017, "y": 445.31745996366925, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "BeDIVVCxM_w", "id": "@thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar IPO 2026: Sektor Unggulan Pusat Data REIT Manufaktur | Govindraj Ethiraj | Laporan Inti\n\nPada Episode 864 The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbincang dengan Ambareesh Baliga, Pakar Pasar, serta cuplikan dari wawancara panjang kami dengan Neha Agarwal, MD & Kepala – Pasar Modal Ekuitas di JM Financial Institutional Securities.\n\nLihat pelacak Pendapatan Langsung kami: https://earnings.thecore.in/\n\nCATATAN ACARA\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:00) Pasar pulih tetapi harga minyak kembali bergejolak. Melihat kembali dua bulan terakhir.\n\n(02:04) Rupee mencapai titik terendah penutupan baru\n(09:15) Konsumsi bensin India meningkat sementara konsumsi gas menurun pada bulan April\n(10:25) Emirates dan Etihad mengumumkan mereka kembali ke kapasitas penuh dan penerbangan\n(12:02) Mengapa Anda mungkin tidak dapat menyaksikan Piala Dunia Sepak Bola di India tahun ini\n(14:21) Pasar IPO pada tahun 2026 mungkin akan lebih baik daripada tahun 2025, apa yang dapat mendorong hal ini?\n\nPasar, Rupee, dan Hasil Pemilu Negara Bagian:\n\nKami melacak harga minyak sebagai sinyal utama sentimen investor yang membentuk pasar saham India dan rupee. Harga minyak melonjak hampir 5 persen setelah ketegangan baru di Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah Brent mendekati 113 dolar per barel. Harga minyak yang tetap di atas 110 dolar meningkatkan risiko inflasi, tekanan neraca transaksi berjalan, dan kekhawatiran seputar pertumbuhan India. Pasar saham India tetap tangguh dengan Nifty 50 di 24119 dan Sensex di 77269, sementara saham berkapitalisasi menengah dan kecil naik sekitar 0,6 hingga 0,7 persen, menunjukkan dukungan likuiditas domestik yang berkelanjutan. Rupee mencapai titik terendah sepanjang masa di 95,08 per dolar AS karena permintaan dolar meningkat dan harga minyak naik. RBI sedang menjajaki arus masuk dolar termasuk deposito NRI untuk meningkatkan cadangan devisa karena investor asing menjual hampir 20 miliar dolar saham dan obligasi India pada tahun 2026. BJP diproyeksikan memimpin di Bengal Barat dan Assam sementara Vijay TVK melonjak di Tamil Nadu dan UDF yang dipimpin Kongres kembali berkuasa di Kerala. Apa arti harga minyak, pelemahan rupee, dan risiko global bagi sentimen pasar ke depan? Kami berbicara dengan pakar pasar Ambareesh Baliga tentang tren pasar saham India, arus modal, dan sentimen investor.\n\nKonsumsi Minyak dan Gas untuk April:\n\nPermintaan bahan bakar India menunjukkan tren yang beragam. Bensin naik 6,3 persen dan solar mencapai 8,3 juta ton, mencerminkan aktivitas yang stabil. Konsumsi LPG turun 16 persen setelah gangguan di Selat Hormuz, dengan India mengimpor sekitar 60 persen LPG dari Timur Tengah. Permintaan bahan bakar jet menurun karena maskapai penerbangan membebankan biaya bahan bakar yang lebih tinggi kepada konsumen.\n\nEmirates dan Etihad Beroperasi Penuh:\n\nPemulihan penerbangan internasional semakin cepat seiring dengan pencabutan pembatasan wilayah udara UEA. Emirates memulihkan 96 persen jaringan globalnya di 137 destinasi dan mengoperasikan 167 penerbangan harian antara Dubai dan kota-kota di India. Kenaikan harga bahan bakar jet akan membentuk harga tiket pesawat dan permintaan perjalanan.\n\nIndia dan China Tidak Menayangkan Piala Dunia Sepak Bola:\n\nPiala Dunia FIFA 2026 mungkin tidak akan ditayangkan di India dan China karena sengketa hak siar yang besar. Reliance Disney dilaporkan menawarkan 20 juta dolar, jauh di bawah ekspektasi FIFA, sementara Sony mundur. Waktu pertandingan larut malam, ekonomi periklanan, dan dominasi kriket dapat membatasi jumlah penonton, menciptakan ketidakpastian seputar hak media olahraga dan ekonomi streaming.\n\nProspek IPO di Tahun 2026:\n\nProspek pasar IPO India tetap kuat tetapi lebih selektif setelah penggalangan dana rekor pada tahun 2025. Dalam percakapan dengan Neha Agarwal, Managing Director dan Kepala Pasar Modal Ekuitas, kami mengeksplorasi prospek IPO, selera investor, dan pertumbuhan yang menguntungkan. Pusat data, REIT, dan manufaktur canggih dapat mendorong Pasar IPO 2026 karena perusahaan fokus pada arus kas yang dapat diprediksi, valuasi yang disiplin, dan pencatatan berkualitas.\n\nTetap terdepan dengan The Core Report saat Govindraj Ethiraj berbicara dengan Ambareesh Baliga tentang pergerakan pasar saham India baru-baru ini, harga minyak, dan prospek rupee, dan dengan Neha Agarwal tentang booming Pasar IPO India 2026 yang dipimpin oleh Pusat Data, REIT, dan Manufaktur.\n\n#IPO2026 #PasarSahamIndia #BeritaPasarSaham #Rupee #PusatData #REITs #TheCoreReport #TheCore\n\nGabung The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan & GRATIS untuk semua pembaca & pendengar. Kirimkan email ke shiva untuk kebutuhan sponsor & studio merek.\n\nUntuk liputan selengkapnya, kunjungi thecore.in (https://www.thecore.in/)\n\nDukung Core Report (https://tinyurl.com/Support-the-Core-...)\n\nGabung & Berinteraksi secara anonim di saluran ...", "post_id": "BeDIVVCxM_w"}}, {"key": "thecore_in", "attributes": {"label": "thecore_in", "x": 630.5953420041652, "y": 231.7276682882401, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BeDIVVCxM_w", "id": "thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar IPO 2026: Sektor Unggulan Pusat Data REIT Manufaktur | Govindraj Ethiraj | Laporan Inti\n\nPada Episode 864 The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbincang dengan Ambareesh Baliga, Pakar Pasar, serta cuplikan dari wawancara panjang kami dengan Neha Agarwal, MD & Kepala – Pasar Modal Ekuitas di JM Financial Institutional Securities.\n\nLihat pelacak Pendapatan Langsung kami: https://earnings.thecore.in/\n\nCATATAN ACARA\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:00) Pasar pulih tetapi harga minyak kembali bergejolak. Melihat kembali dua bulan terakhir.\n\n(02:04) Rupee mencapai titik terendah penutupan baru\n(09:15) Konsumsi bensin India meningkat sementara konsumsi gas menurun pada bulan April\n(10:25) Emirates dan Etihad mengumumkan mereka kembali ke kapasitas penuh dan penerbangan\n(12:02) Mengapa Anda mungkin tidak dapat menyaksikan Piala Dunia Sepak Bola di India tahun ini\n(14:21) Pasar IPO pada tahun 2026 mungkin akan lebih baik daripada tahun 2025, apa yang dapat mendorong hal ini?\n\nPasar, Rupee, dan Hasil Pemilu Negara Bagian:\n\nKami melacak harga minyak sebagai sinyal utama sentimen investor yang membentuk pasar saham India dan rupee. Harga minyak melonjak hampir 5 persen setelah ketegangan baru di Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah Brent mendekati 113 dolar per barel. Harga minyak yang tetap di atas 110 dolar meningkatkan risiko inflasi, tekanan neraca transaksi berjalan, dan kekhawatiran seputar pertumbuhan India. Pasar saham India tetap tangguh dengan Nifty 50 di 24119 dan Sensex di 77269, sementara saham berkapitalisasi menengah dan kecil naik sekitar 0,6 hingga 0,7 persen, menunjukkan dukungan likuiditas domestik yang berkelanjutan. Rupee mencapai titik terendah sepanjang masa di 95,08 per dolar AS karena permintaan dolar meningkat dan harga minyak naik. RBI sedang menjajaki arus masuk dolar termasuk deposito NRI untuk meningkatkan cadangan devisa karena investor asing menjual hampir 20 miliar dolar saham dan obligasi India pada tahun 2026. BJP diproyeksikan memimpin di Bengal Barat dan Assam sementara Vijay TVK melonjak di Tamil Nadu dan UDF yang dipimpin Kongres kembali berkuasa di Kerala. Apa arti harga minyak, pelemahan rupee, dan risiko global bagi sentimen pasar ke depan? Kami berbicara dengan pakar pasar Ambareesh Baliga tentang tren pasar saham India, arus modal, dan sentimen investor.\n\nKonsumsi Minyak dan Gas untuk April:\n\nPermintaan bahan bakar India menunjukkan tren yang beragam. Bensin naik 6,3 persen dan solar mencapai 8,3 juta ton, mencerminkan aktivitas yang stabil. Konsumsi LPG turun 16 persen setelah gangguan di Selat Hormuz, dengan India mengimpor sekitar 60 persen LPG dari Timur Tengah. Permintaan bahan bakar jet menurun karena maskapai penerbangan membebankan biaya bahan bakar yang lebih tinggi kepada konsumen.\n\nEmirates dan Etihad Beroperasi Penuh:\n\nPemulihan penerbangan internasional semakin cepat seiring dengan pencabutan pembatasan wilayah udara UEA. Emirates memulihkan 96 persen jaringan globalnya di 137 destinasi dan mengoperasikan 167 penerbangan harian antara Dubai dan kota-kota di India. Kenaikan harga bahan bakar jet akan membentuk harga tiket pesawat dan permintaan perjalanan.\n\nIndia dan China Tidak Menayangkan Piala Dunia Sepak Bola:\n\nPiala Dunia FIFA 2026 mungkin tidak akan ditayangkan di India dan China karena sengketa hak siar yang besar. Reliance Disney dilaporkan menawarkan 20 juta dolar, jauh di bawah ekspektasi FIFA, sementara Sony mundur. Waktu pertandingan larut malam, ekonomi periklanan, dan dominasi kriket dapat membatasi jumlah penonton, menciptakan ketidakpastian seputar hak media olahraga dan ekonomi streaming.\n\nProspek IPO di Tahun 2026:\n\nProspek pasar IPO India tetap kuat tetapi lebih selektif setelah penggalangan dana rekor pada tahun 2025. Dalam percakapan dengan Neha Agarwal, Managing Director dan Kepala Pasar Modal Ekuitas, kami mengeksplorasi prospek IPO, selera investor, dan pertumbuhan yang menguntungkan. Pusat data, REIT, dan manufaktur canggih dapat mendorong Pasar IPO 2026 karena perusahaan fokus pada arus kas yang dapat diprediksi, valuasi yang disiplin, dan pencatatan berkualitas.\n\nTetap terdepan dengan The Core Report saat Govindraj Ethiraj berbicara dengan Ambareesh Baliga tentang pergerakan pasar saham India baru-baru ini, harga minyak, dan prospek rupee, dan dengan Neha Agarwal tentang booming Pasar IPO India 2026 yang dipimpin oleh Pusat Data, REIT, dan Manufaktur.\n\n#IPO2026 #PasarSahamIndia #BeritaPasarSaham #Rupee #PusatData #REITs #TheCoreReport #TheCore\n\nGabung The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan & GRATIS untuk semua pembaca & pendengar. Kirimkan email ke shiva untuk kebutuhan sponsor & studio merek.\n\nUntuk liputan selengkapnya, kunjungi thecore.in (https://www.thecore.in/)\n\nDukung Core Report (https://tinyurl.com/Support-the-Core-...)\n\nGabung & Berinteraksi secara anonim di saluran ...", "post_id": "BeDIVVCxM_w"}}, {"key": "@Dewayne_TheMAC", "attributes": {"label": "@Dewayne_TheMAC", "x": 106.02427092944966, "y": 362.72568163804755, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "GbSbBSTs_7Y", "id": "@Dewayne_TheMAC", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Medellín: Tidak Memiliki Apa Pun, Mengendalikan Segalanya (VentureU Business Retreat)\n\nHentikan membangun bisnis Anda di atas fondasi yang goyah. Langsung dari VentureU Business Retreat di Medellín, Kolombia, Dewayne dan Otis mengungkapkan strategi tepat yang digunakan oleh 1% teratas untuk melindungi aset, memanfaatkan dana pinjaman, dan membangun kekayaan antar generasi.\n\nDalam sesi mendalam ini, kami menguraikan mengapa sebagian besar pengusaha hanya selangkah lagi dari kehilangan segalanya karena tuntutan hukum. Dari studi kasus \"Pinky Cole\" hingga kekuatan Private C-Corp, ini bukan hanya pembicaraan tentang properti—ini adalah kelas master dalam kecerdasan bisnis dan pembangunan warisan.\n\n🚀 DAPATKAN LAYANAN KAMI & STRUKTURKAN BISNIS ANDA UNTUK SKALA YANG LEBIH BESAR:\nJika Anda siap untuk memindahkan aset Anda dari nama pribadi, memperbaiki struktur bisnis Anda, dan mempersiapkan diri untuk pendanaan tingkat tinggi, MAC Enterprise Consulting adalah cetak biru Anda.\n\nCap Waktu\n00:00 - Pendahuluan: Peningkatan Bisnis & Studi Kasus Slutty Vegan\n01:38 - Jaminan Pribadi vs. Utang Tanpa Jaminan\n03:53 - Apa itu Pinjaman Jaminan Aset? Penjelasan Pinjaman Berbasis Aset\n06:48 - Pinjaman DSCR & Kualifikasi Berdasarkan Pendapatan Aset\n10:11 - Pembiayaan Real Estat Perumahan vs. Komersial\n13:40 - \"Pola Pikir Ventura\": Mendaur Ulang Modal Bebas Pajak\n16:30 - Cara Mencari Kesepakatan dengan Likuiditas Nol\n18:00 - Dupleks: Perumahan atau Komersial?\n\n19:40 - Memikirkan Entitas sebagai Manusia (Membangun Warisan)\n20:40 - Fondasi: Mengapa C-Corp adalah Pertahanan Utama\n22:45 - Menggunakan Land Trust & LLC untuk Anonimitas\n30:52 - Di Balik Layar: Lokakarya Usaha Medellín\n35:00 - Kecerdasan Bisnis vs. Hanya Memiliki Uang\n40:00 - Pola Pikir Michael Jordan: Pulih dari Kegagalan\n46:40 - Meningkatkan Lingkaran Anda & Biaya Pertumbuhan\n51:00 - Menangani Kurangnya Dukungan di Rumah\n55:50 - Peran Pasangan dalam Kesuksesan\n01:14:00 - Bertemu dengan Para Siswa: Siap Mencintai & Pikiran Akhir\n\n📢 Butuh struktur bisnis NYATA? Hubungi saya:\n💻 macenterpriseconsulting.com\n📩 info\n📞 832-669-5200\n\n✨ Bergabunglah dengan Para Wanita ✨\n📸 Instagram:   / dewayne_themac  \n🎥 TikTok:   / dewayne_themac  \n👤 Facebook:   / dewayne_themac  \n📺 YouTube:    /   \n💼 LinkedIn:   / dewaynewilliams05  \n\n🍁 Tentang Dewayne Williams 🍁\nHai semuanya, Dewayne Williams di sini! Ingin mengubah ide jutaan dolar Anda menjadi bisnis yang berkembang pesat? Saluran ini adalah tempat Anda mendapatkan pengetahuan yang dapat diterapkan. Kita akan membahas secara mendalam tentang menyusun rencana bisnis yang sukses, menguasai hal-hal penting dalam memulai bisnis, dan menguasai pembukuan dan pajak. Selain itu, kita akan menjaga agar semuanya tetap positif dan memotivasi untuk mendorong perjalanan kewirausahaan Anda. Mari kita bangun bisnis impian Anda bersama!\n\nTentang MAC Enterprise Consulting\nDidirikan pada tahun 2017, MAC Enterprise Consulting adalah firma manajemen terkemuka yang membantu para pengusaha menavigasi kompleksitas struktur perusahaan, pendampingan strategis, dan solusi keuangan. Kami tidak hanya membantu Anda memulai bisnis; kami membantu Anda membangun nama yang akan dibanggakan oleh cucu Anda.\n\n📌LIHAT VIDEO LAINNYA\n➡️BERHENTI! Tanpa Karyawan, Tanpa EIN! Peringatan Kepatuhan IRS!\n🔗    • IRS Rules for EIN: What You Need to Know |...  \n➡️URGENT: Hindari Denda $500/Hari! Siapa yang WAJIB Mengisi Formulir Kepemilikan Manfaat FINCEN?\n🔗    • Worried About CTA Fines? Let’s Get Your Fi...  \n➡️Dampak Badai Houston: Pemadaman Listrik dan Kerusakan Menara\n🔗    • Houston Blackout | My Journey Through the ...  \n\n𝐂𝐨𝐧𝐧𝐞𝐜𝐭 𝐰𝐢𝐭𝐡 Hubungi kami:\n➡️Situs web\n🔗macenterpriseconsulting.com\n➡️Instagram\n🔗instagram.com/dewayne_themac\n➡️TikTok\n🔗tiktok.com/\n➡️Facebook\n🔗facebook.com/dewaynewilliams05\n\nTerima kasih telah menonton: 🤯 Saya Digugat Meskipun Memiliki LLC: Apa yang Tidak Mereka Beritahu Anda! | Dewayne Williams\n\n#llc #kewirausahaan #pemilikbisnis #perlindunganllc #pemilikusahaperorangan #wiraswasta #mitosllc #strukturbisnis #PerlindunganKorporasi #kebebasanfinansial #kreditbisnis #strategipajak #tipshukum #belajardarisaya #InvestasiRealEstate #PerlindunganAset #VentureU #Medellin #DewayneTheMAC #StrukturBisnis #CCorp #UangKeras #MembangunKekayaan #MACEnterpriseConsulting #Kewirausahaan", "post_id": "GbSbBSTs_7Y"}}, {"key": "dewayne_themac", "attributes": {"label": "dewayne_themac", "x": 805.4574647380321, "y": 34.49601417007187, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.2495, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "GbSbBSTs_7Y", "id": "dewayne_themac", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Medellín: Tidak Memiliki Apa Pun, Mengendalikan Segalanya (VentureU Business Retreat)\n\nHentikan membangun bisnis Anda di atas fondasi yang goyah. Langsung dari VentureU Business Retreat di Medellín, Kolombia, Dewayne dan Otis mengungkapkan strategi tepat yang digunakan oleh 1% teratas untuk melindungi aset, memanfaatkan dana pinjaman, dan membangun kekayaan antar generasi.\n\nDalam sesi mendalam ini, kami menguraikan mengapa sebagian besar pengusaha hanya selangkah lagi dari kehilangan segalanya karena tuntutan hukum. Dari studi kasus \"Pinky Cole\" hingga kekuatan Private C-Corp, ini bukan hanya pembicaraan tentang properti—ini adalah kelas master dalam kecerdasan bisnis dan pembangunan warisan.\n\n🚀 DAPATKAN LAYANAN KAMI & STRUKTURKAN BISNIS ANDA UNTUK SKALA YANG LEBIH BESAR:\nJika Anda siap untuk memindahkan aset Anda dari nama pribadi, memperbaiki struktur bisnis Anda, dan mempersiapkan diri untuk pendanaan tingkat tinggi, MAC Enterprise Consulting adalah cetak biru Anda.\n\nCap Waktu\n00:00 - Pendahuluan: Peningkatan Bisnis & Studi Kasus Slutty Vegan\n01:38 - Jaminan Pribadi vs. Utang Tanpa Jaminan\n03:53 - Apa itu Pinjaman Jaminan Aset? Penjelasan Pinjaman Berbasis Aset\n06:48 - Pinjaman DSCR & Kualifikasi Berdasarkan Pendapatan Aset\n10:11 - Pembiayaan Real Estat Perumahan vs. Komersial\n13:40 - \"Pola Pikir Ventura\": Mendaur Ulang Modal Bebas Pajak\n16:30 - Cara Mencari Kesepakatan dengan Likuiditas Nol\n18:00 - Dupleks: Perumahan atau Komersial?\n\n19:40 - Memikirkan Entitas sebagai Manusia (Membangun Warisan)\n20:40 - Fondasi: Mengapa C-Corp adalah Pertahanan Utama\n22:45 - Menggunakan Land Trust & LLC untuk Anonimitas\n30:52 - Di Balik Layar: Lokakarya Usaha Medellín\n35:00 - Kecerdasan Bisnis vs. Hanya Memiliki Uang\n40:00 - Pola Pikir Michael Jordan: Pulih dari Kegagalan\n46:40 - Meningkatkan Lingkaran Anda & Biaya Pertumbuhan\n51:00 - Menangani Kurangnya Dukungan di Rumah\n55:50 - Peran Pasangan dalam Kesuksesan\n01:14:00 - Bertemu dengan Para Siswa: Siap Mencintai & Pikiran Akhir\n\n📢 Butuh struktur bisnis NYATA? Hubungi saya:\n💻 macenterpriseconsulting.com\n📩 info\n📞 832-669-5200\n\n✨ Bergabunglah dengan Para Wanita ✨\n📸 Instagram:   / dewayne_themac  \n🎥 TikTok:   / dewayne_themac  \n👤 Facebook:   / dewayne_themac  \n📺 YouTube:    /   \n💼 LinkedIn:   / dewaynewilliams05  \n\n🍁 Tentang Dewayne Williams 🍁\nHai semuanya, Dewayne Williams di sini! Ingin mengubah ide jutaan dolar Anda menjadi bisnis yang berkembang pesat? Saluran ini adalah tempat Anda mendapatkan pengetahuan yang dapat diterapkan. Kita akan membahas secara mendalam tentang menyusun rencana bisnis yang sukses, menguasai hal-hal penting dalam memulai bisnis, dan menguasai pembukuan dan pajak. Selain itu, kita akan menjaga agar semuanya tetap positif dan memotivasi untuk mendorong perjalanan kewirausahaan Anda. Mari kita bangun bisnis impian Anda bersama!\n\nTentang MAC Enterprise Consulting\nDidirikan pada tahun 2017, MAC Enterprise Consulting adalah firma manajemen terkemuka yang membantu para pengusaha menavigasi kompleksitas struktur perusahaan, pendampingan strategis, dan solusi keuangan. Kami tidak hanya membantu Anda memulai bisnis; kami membantu Anda membangun nama yang akan dibanggakan oleh cucu Anda.\n\n📌LIHAT VIDEO LAINNYA\n➡️BERHENTI! Tanpa Karyawan, Tanpa EIN! Peringatan Kepatuhan IRS!\n🔗    • IRS Rules for EIN: What You Need to Know |...  \n➡️URGENT: Hindari Denda $500/Hari! Siapa yang WAJIB Mengisi Formulir Kepemilikan Manfaat FINCEN?\n🔗    • Worried About CTA Fines? Let’s Get Your Fi...  \n➡️Dampak Badai Houston: Pemadaman Listrik dan Kerusakan Menara\n🔗    • Houston Blackout | My Journey Through the ...  \n\n𝐂𝐨𝐧𝐧𝐞𝐜𝐭 𝐰𝐢𝐭𝐡 Hubungi kami:\n➡️Situs web\n🔗macenterpriseconsulting.com\n➡️Instagram\n🔗instagram.com/dewayne_themac\n➡️TikTok\n🔗tiktok.com/\n➡️Facebook\n🔗facebook.com/dewaynewilliams05\n\nTerima kasih telah menonton: 🤯 Saya Digugat Meskipun Memiliki LLC: Apa yang Tidak Mereka Beritahu Anda! | Dewayne Williams\n\n#llc #kewirausahaan #pemilikbisnis #perlindunganllc #pemilikusahaperorangan #wiraswasta #mitosllc #strukturbisnis #PerlindunganKorporasi #kebebasanfinansial #kreditbisnis #strategipajak #tipshukum #belajardarisaya #InvestasiRealEstate #PerlindunganAset #VentureU #Medellin #DewayneTheMAC #StrukturBisnis #CCorp #UangKeras #MembangunKekayaan #MACEnterpriseConsulting #Kewirausahaan", "post_id": "GbSbBSTs_7Y"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "attributes": {"label": "@InvestingTalkPodcast", "x": 652.4863123285528, "y": 47.47792394473716, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "00y76gngc8Q", "id": "@InvestingTalkPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Roblox RBLX Anjlok 24% - Potensi Kenaikan 125%! | Analisis Saham RBLX\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis Roblox Corp ($RBLX) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah RBLX layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\nRoblox Corporation menggerakkan saham Roblox, platform online populer tempat pengguna membuat, berbagi, dan memainkan game imersif melalui konten buatan pengguna, menarik komunitas pemain dan kreator global yang sangat besar. Dalam analisis saham RBLX ini, cerita fundamental menyoroti pertumbuhan pendapatan dan pemesanan yang stabil di tengah gesekan sementara dari inisiatif keselamatan, margin yang tangguh, arus kas operasional yang kuat yang melampaui kerugian yang dilaporkan, neraca keuangan yang kokoh dengan kas bersih yang melimpah, dan pengeluaran modal yang disiplin yang mendanai AI dan alat pengembang tanpa kesulitan. Keunggulan kompetitifnya berasal dari efek jaringan yang kuat dalam ekosistem UGC-nya, perpustakaan konten yang luas yang sulit ditiru, insentif kreator seperti pembayaran yang lebih tinggi untuk audiens yang lebih dewasa, dan biaya peralihan yang tinggi, yang membedakannya dari pesaing seperti Fortnite di saham game dan saham teknologi yang lebih luas.\n\nSaham Roblox baru-baru ini anjlok ke titik terendah setelah pengumuman pendapatan, dengan volume perdagangan yang tinggi menandai potensi kerugian bagi pemegang saham yang lemah, sekarang diperdagangkan di bawah rata-rata utama dalam pengaturan ulang yang dilihat oleh investor fundamental sebagai hal yang menarik. Sentimen analis beragam dalam jangka pendek tetapi cenderung konstruktif dalam jangka panjang, dengan banyak yang mempertahankan peringkat beli dan melihat potensi kenaikan dibandingkan saham metaverse, sementara arus investor menunjukkan institusi tetap bertahan meskipun ada penjualan saham oleh orang dalam di bawah program yang direncanakan. Katalis jangka pendek termasuk pendapatan yang akan datang untuk mengukur tren pengguna, peluncuran penuh verifikasi usia dan kontrol orang tua, potensi dorongan monetisasi iklan, persetujuan regulasi di pasar utama, dan dorongan makro dari pemulihan sektor game.\n\nRisiko utama adalah meningkatnya tuntutan hukum terkait keselamatan anak yang dapat meningkatkan biaya, ditambah persaingan dari Fortnite dan peluncuran besar seperti GTA VI yang mengikis keterlibatan jika peralihan ke pengguna yang lebih tua dengan monetisasi lebih tinggi terhenti. Secara keseluruhan, saham RBLX dapat mengungguli saham game karena platformnya yang semakin matang menghasilkan arus kas berkelanjutan dari ekonomi kreator yang kuat.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda sedang memantau S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), dan memberikan strategi yang dapat ditindaklanjuti untuk pedagang berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi dompet Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, Diversifikasi ETF, dan Mengelola Portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal....", "post_id": "00y76gngc8Q"}}, {"key": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "investingtalkpodcast", "x": 636.0251501473535, "y": 693.5707713585941, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9906, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "00y76gngc8Q", "id": "investingtalkpodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Roblox RBLX Anjlok 24% - Potensi Kenaikan 125%! | Analisis Saham RBLX\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis Roblox Corp ($RBLX) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah RBLX layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\nRoblox Corporation menggerakkan saham Roblox, platform online populer tempat pengguna membuat, berbagi, dan memainkan game imersif melalui konten buatan pengguna, menarik komunitas pemain dan kreator global yang sangat besar. Dalam analisis saham RBLX ini, cerita fundamental menyoroti pertumbuhan pendapatan dan pemesanan yang stabil di tengah gesekan sementara dari inisiatif keselamatan, margin yang tangguh, arus kas operasional yang kuat yang melampaui kerugian yang dilaporkan, neraca keuangan yang kokoh dengan kas bersih yang melimpah, dan pengeluaran modal yang disiplin yang mendanai AI dan alat pengembang tanpa kesulitan. Keunggulan kompetitifnya berasal dari efek jaringan yang kuat dalam ekosistem UGC-nya, perpustakaan konten yang luas yang sulit ditiru, insentif kreator seperti pembayaran yang lebih tinggi untuk audiens yang lebih dewasa, dan biaya peralihan yang tinggi, yang membedakannya dari pesaing seperti Fortnite di saham game dan saham teknologi yang lebih luas.\n\nSaham Roblox baru-baru ini anjlok ke titik terendah setelah pengumuman pendapatan, dengan volume perdagangan yang tinggi menandai potensi kerugian bagi pemegang saham yang lemah, sekarang diperdagangkan di bawah rata-rata utama dalam pengaturan ulang yang dilihat oleh investor fundamental sebagai hal yang menarik. Sentimen analis beragam dalam jangka pendek tetapi cenderung konstruktif dalam jangka panjang, dengan banyak yang mempertahankan peringkat beli dan melihat potensi kenaikan dibandingkan saham metaverse, sementara arus investor menunjukkan institusi tetap bertahan meskipun ada penjualan saham oleh orang dalam di bawah program yang direncanakan. Katalis jangka pendek termasuk pendapatan yang akan datang untuk mengukur tren pengguna, peluncuran penuh verifikasi usia dan kontrol orang tua, potensi dorongan monetisasi iklan, persetujuan regulasi di pasar utama, dan dorongan makro dari pemulihan sektor game.\n\nRisiko utama adalah meningkatnya tuntutan hukum terkait keselamatan anak yang dapat meningkatkan biaya, ditambah persaingan dari Fortnite dan peluncuran besar seperti GTA VI yang mengikis keterlibatan jika peralihan ke pengguna yang lebih tua dengan monetisasi lebih tinggi terhenti. Secara keseluruhan, saham RBLX dapat mengungguli saham game karena platformnya yang semakin matang menghasilkan arus kas berkelanjutan dari ekonomi kreator yang kuat.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda sedang memantau S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), dan memberikan strategi yang dapat ditindaklanjuti untuk pedagang berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi dompet Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, Diversifikasi ETF, dan Mengelola Portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal....", "post_id": "00y76gngc8Q"}}], "edges": [{"key": "h4mparanrumput", "source": "h4mparanrumput", "target": "tanyakanrl", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "revalina1128174", "source": "revalina1128174", "target": "praditavanjava", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "black_tea07", "source": "black_tea07", "target": "eddesign_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wahyukencono", "source": "wahyukencono", "target": "Fahrihamzah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "source": "Hasbil_Lbs", "target": "DenasIdn1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "source": "Hasbil_Lbs", "target": "Yom_N_Friends", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "source": "Hasbil_Lbs", "target": "KANGKOMENJKT", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "listyosigitprabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "marzukialba_bd91", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "spripim.polri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "bidhumaspoldaaceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "polisi_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "halo_polisi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "tercyduck.aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sumsel.media5", "source": "sumsel.media5", "target": "cimb.niaga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amingandul06", "source": "amingandul06", "target": "amingandul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PeterLukacsResearch", "source": "@PeterLukacsResearch", "target": "Peter_Lukacs_R", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Sulselsatu", "source": "@Sulselsatu", "target": "sulselsatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@StickyTrades", "source": "@StickyTrades", "target": "stickytrades", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@J_COIN", "source": "@J_COIN", "target": "J_COIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Dewayne_TheMAC", "source": "@Dewayne_TheMAC", "target": "dewayne_themac", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Dewayne_TheMAC", "source": "@Dewayne_TheMAC", "target": "dewayne_themac", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "source": "@InvestingTalkPodcast", "target": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}