{"nodes": [{"key": "SydSalesman", "attributes": {"label": "SydSalesman", "x": 121.73401739615531, "y": 84.9635284104836, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051690270526447836", "id": "SydSalesman", "source": "retweet-000002", "content": "SELAMAT pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I/2026 sebesar 5,61%! PENTING DIPERHATIKAN terkait ketimpangan kontribusi…", "post_id": "2051690270526447836"}}, {"key": "fadjroeL", "attributes": {"label": "fadjroeL", "x": 238.3686310260752, "y": 408.7162691204146, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 11.5375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051690270526447836", "id": "fadjroeL", "source": "retweet-000002", "content": "SELAMAT pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I/2026 sebesar 5,61%! PENTING DIPERHATIKAN terkait ketimpangan kontribusi…", "post_id": "2051690270526447836"}}, {"key": "NewsMotiva", "attributes": {"label": "NewsMotiva", "x": 566.076544024532, "y": 829.9592182111007, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051612329041961059", "id": "NewsMotiva", "source": "retweet-000002", "content": "Kabar baik datang di awal tahun 2026.\n\nBadan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61% seca…", "post_id": "2051612329041961059"}}, {"key": "Fraksi_Gerindra", "attributes": {"label": "Fraksi_Gerindra", "x": 233.77373617279218, "y": 106.05730466404906, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 11.5375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051612329041961059", "id": "Fraksi_Gerindra", "source": "retweet-000002", "content": "Kabar baik datang di awal tahun 2026.\n\nBadan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61% seca…", "post_id": "2051612329041961059"}}, {"key": "JSuryoP1", "attributes": {"label": "JSuryoP1", "x": 38.448424198840314, "y": 66.7475274889553, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051653345165844741", "id": "JSuryoP1", "source": "retweet-000002", "content": "Guys, BPS baru merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 2026 dan angkanya mengejutkan banyak orang.\n\n5,61 persen ye…", "post_id": "2051653345165844741"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 597.1899944165514, "y": 475.769381494617, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 14.9785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2051653345165844741", "id": "LambeSahamjja", "source": "retweet-000002", "content": "Guys, BPS baru merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 2026 dan angkanya mengejutkan banyak orang.\n\n5,61 persen ye…", "post_id": "2051653345165844741"}}, {"key": "KapudS640", "attributes": {"label": "KapudS640", "x": 732.3840426695684, "y": 573.0742924183974, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051588845716799869", "id": "KapudS640", "source": "retweet-000002", "content": "Guys, BPS baru merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 2026 dan angkanya mengejutkan banyak orang.\n\n5,61 persen ye…", "post_id": "2051588845716799869"}}, {"key": "Kimberley_PS08", "attributes": {"label": "Kimberley_PS08", "x": 541.5286102591447, "y": 485.07527074849776, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051812188508307598", "id": "Kimberley_PS08", "source": "retweet-000002", "content": "kenapa ya para buzzer anies bin yaman dan buzzer SOROS ngamuk krn data pertumbuhan ekonomi RI Q-1 2026  sangat baik 5.61%\n\nap…", "post_id": "2051812188508307598"}}, {"key": "ongen_id", "attributes": {"label": "ongen_id", "x": 136.13028592863031, "y": 372.77050681299704, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 11.5375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051812188508307598", "id": "ongen_id", "source": "retweet-000002", "content": "kenapa ya para buzzer anies bin yaman dan buzzer SOROS ngamuk krn data pertumbuhan ekonomi RI Q-1 2026  sangat baik 5.61%\n\nap…", "post_id": "2051812188508307598"}}, {"key": "da4tyotyas", "attributes": {"label": "da4tyotyas", "x": 999.3493746684793, "y": 733.3518787175985, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051865382785560899", "id": "da4tyotyas", "source": "tweet-000004", "content": "Di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global saat ini, kondisi perekonomian Indonesia masih terjaga sangat baik. Berdasarkan pengumuman , pada kuartal I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali menguat, mencapai 5,61% yoy... https://t.co/rrg2HfOZK0", "post_id": "2051865382785560899"}}, {"key": "bps_statistics", "attributes": {"label": "bps_statistics", "x": 203.35383224795044, "y": 974.3955427370403, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.7426, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2051865382785560899", "id": "bps_statistics", "source": "tweet-000004", "content": "Di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global saat ini, kondisi perekonomian Indonesia masih terjaga sangat baik. Berdasarkan pengumuman , pada kuartal I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali menguat, mencapai 5,61% yoy... https://t.co/rrg2HfOZK0", "post_id": "2051865382785560899"}}, {"key": "Aminuddin001", "attributes": {"label": "Aminuddin001", "x": 436.0512391212311, "y": 188.55191353882594, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051809410725679289", "id": "Aminuddin001", "source": "tweet-000004", "content": "Pak Fahri, pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 ini perlu diapresiasi, namun kita perlu banyak belajar dari Vietnam yang tumbuh 7,83% di Q1 2026 dimana industri dan konstruksi bertumbuh 8,92%. Menurut Bapak, apa yang perlu dilakukan utk mengakselerasi pertumbuhan spt Vietnam?", "post_id": "2051809410725679289"}}, {"key": "Fahrihamzah", "attributes": {"label": "Fahrihamzah", "x": 84.54257010149469, "y": 309.13310518218196, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.8606, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051809410725679289", "id": "Fahrihamzah", "source": "tweet-000004", "content": "Pak Fahri, pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 ini perlu diapresiasi, namun kita perlu banyak belajar dari Vietnam yang tumbuh 7,83% di Q1 2026 dimana industri dan konstruksi bertumbuh 8,92%. Menurut Bapak, apa yang perlu dilakukan utk mengakselerasi pertumbuhan spt Vietnam?", "post_id": "2051809410725679289"}}, {"key": "KPembuang25484", "attributes": {"label": "KPembuang25484", "x": 453.4702508958838, "y": 236.01969987272165, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051849638156931086", "id": "KPembuang25484", "source": "tweet-000004", "content": "Di tengah dinamika geopolitik saat ini, kondisi perekonomian Indonesia masih terjaga sangat baik. Berdasarkan pengumuman , kuartal I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali menguat, mencapai 5,61% yoy, mencetak rekor pertumbuhan tertinggi pasca COVID-19. https://t.co/bsQ7ldSWiE", "post_id": "2051849638156931086"}}, {"key": "wahyukencono", "attributes": {"label": "wahyukencono", "x": 436.66562417108076, "y": 634.4370527444794, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051546646740386029", "id": "wahyukencono", "source": "tweet-000004", "content": "Jika kita menggabungkan semua proyeksi dari lembaga multilateral (seperti IMF dan Bank Dunia) serta lembaga swasta/perbankan internasional yang telah disebutkan, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2026 berada di angka 5,03%.", "post_id": "2051546646740386029"}}, {"key": "ethadisaputra", "attributes": {"label": "ethadisaputra", "x": 934.6743997472468, "y": 649.5790119299252, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051638937396105321", "id": "ethadisaputra", "source": "tweet-000004", "content": "Yang belum silahkan follow.\n.\nHari ini Selasa, 5 Mei 2026.\nKabar gembira itu datang lagi. Begitu berkilau. Angkanya presisi sekali: 5,61 persen. Pertumbuhan ekonomi kita di kuartal I-2026 ini konon sedang melompat.\n\nTentu kita harus bersorak. Harus.\n\nEnak dibaca sambil menyeruput", "post_id": "2051638937396105321"}}, {"key": "rasjawa", "attributes": {"label": "rasjawa", "x": 590.5702567684364, "y": 405.4303686883408, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.9785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051638937396105321", "id": "rasjawa", "source": "tweet-000004", "content": "Yang belum silahkan follow.\n.\nHari ini Selasa, 5 Mei 2026.\nKabar gembira itu datang lagi. Begitu berkilau. Angkanya presisi sekali: 5,61 persen. Pertumbuhan ekonomi kita di kuartal I-2026 ini konon sedang melompat.\n\nTentu kita harus bersorak. Harus.\n\nEnak dibaca sambil menyeruput", "post_id": "2051638937396105321"}}, {"key": "swamediainc", "attributes": {"label": "swamediainc", "x": 384.56825767263933, "y": 752.6522550743039, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 53.9762, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890140359829862647_282076797", "id": "swamediainc", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 di kisaran 4,9–5,7% meski menghadapi pelemahan ekonomi global. Pada triwulan I 2026, pertumbuhan didorong oleh permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga saat Idulfitri, peningkatan belanja pemerintah, serta investasi yang tetap kuat.\n\nKe depan, BI dan Pemerintah akan memperkuat kebijakan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan, termasuk melalui stimulus domestik, penciptaan lapangan kerja, dan sinergi kebijakan moneter, fiskal, serta sistem pembayaran.\n\nUntuk berita selengkapnya dan informasi bisnis lainnya, baca https://swagroup.id/bankindonesia\n\n………………………………………………………………………………………………\n\nUntuk Berita dan informasi ekonomi bisnis terkini, silakan kunjungi www.swa.co.id\n\nJangan lupa follow, like and tag  di IG, Tiktok, Linkedin, X, dan Youtube\n\n#BankIndonesia\n#SWAMediaInc\n#SWAOnline\n#BacaSWAaja", "post_id": "3890140359829862647_282076797"}}, {"key": "pemko.medan", "attributes": {"label": "pemko.medan", "x": 109.29188913709442, "y": 994.7171103971901, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0653, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 2, "degree": 6}, "_id": "3890309397855942166_4012256370", "id": "pemko.medan", "source": "instagram-000001", "content": "Pemko Medan menegaskan komitmen membangun kota berbasis data. Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan di Balai Kota, Selasa (5/5/2026).\n\nRico menekankan pentingnya data sebagai alat strategis, bukan sekadar angka, untuk menjaga stabilitas dan arah pertumbuhan ekonomi. Ia mendorong BPS berperan sebagai sistem peringatan dini (warning system), khususnya dalam memprediksi kenaikan harga komoditas yang berpotensi memicu inflasi.\n\nSelain itu, Rico juga meminta sinergi antara BPS dan DPMPTSP untuk memetakan perkembangan investasi secara real-time guna mengidentifikasi sektor unggulan di Medan.\n\nBaca Berita selengkapnya di https://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "3890309397855942166_4012256370"}}, {"key": "bank_indonesia_jabar", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jabar", "x": 629.0272469423963, "y": 173.23570991506654, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889525883992668600_6980760863", "id": "bank_indonesia_jabar", "source": "instagram-000001", "content": "Reposted from \n\nStabil di tengah tekanan, tumbuh di tengah tantangan!\n\n#SobatRupiah, ketidakpastian global, khususnya dinamika geopolitik di Timur Tengah menjadi risiko utama yang terus diantisipasi Bank Indonesia.\n\nDalam pertemuan bersama investor di Singapura, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan berbagai langkah strategis untuk menjaga fundamental ekonomi Indonesia dan memperkuat kepercayaan investor (28/4).\n\nMulai dari penerapan integrated monetary policy mix melalui tiga pilar utama, hingga penguatan sinergi kebijakan moneter dan fiskal yang menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nLalu, langkah apa lagi yang ditempuh untuk memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik? Yuk, #BeriMakna simak selengkapnya!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3889525883992668600_6980760863"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 285.6480671375683, "y": 259.4706526503692, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889525883992668600_6980760863", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Reposted from \n\nStabil di tengah tekanan, tumbuh di tengah tantangan!\n\n#SobatRupiah, ketidakpastian global, khususnya dinamika geopolitik di Timur Tengah menjadi risiko utama yang terus diantisipasi Bank Indonesia.\n\nDalam pertemuan bersama investor di Singapura, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan berbagai langkah strategis untuk menjaga fundamental ekonomi Indonesia dan memperkuat kepercayaan investor (28/4).\n\nMulai dari penerapan integrated monetary policy mix melalui tiga pilar utama, hingga penguatan sinergi kebijakan moneter dan fiskal yang menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nLalu, langkah apa lagi yang ditempuh untuk memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik? Yuk, #BeriMakna simak selengkapnya!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3889525883992668600_6980760863"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 509.46933132746375, "y": 154.0473067941499, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.0809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3890268026499014010_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,61 persen sepanjang kuartal I-2026 ditopang oleh peningkatan aktivitas ekonomi domestik. Mulai dari tingkat konsumsi hingga kegiatan industri menggerakkan roda perekonomian ekonomi nasional. \n\nDimulai dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi kuartal awal 2026 adalah industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi. \n\n\"Hal ini didorong oleh peningkatan aktivitas produksi untuk memenuhi permintaan domestik yang meningkat,\" kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/5/2026).\n\nRinciannya adalah industri pengolahan tumbuh sebesar 5,04 persen pada kuartal 1-2026 (yoy). Kinerja sektor ini terutama didorong oleh industri makanan dan minuman, industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik, serta industri kimia, farmasi, dan obat tradisional.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/ini-sektor-penopang-ekonomi-ri-tumbuh-561-persen-di-kuartal-i-2026\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3890268026499014010_3310659452"}}, {"key": "warga.sumbar", "attributes": {"label": "warga.sumbar", "x": 283.84404185182086, "y": 77.04927460088274, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890387470898542622_6866783893", "id": "warga.sumbar", "source": "instagram-000001", "content": "Dibawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto  pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 2026 naik sebesar 5,61% YoY mencerminkan lonjakan aktivitas dibanding periode yang sama tahun lalu. Salah satu pendorong utamanya datang dari program MBG yang melonjak signifikan-baik dari jumlah dapur, tenaga kerja, hingga perputaran uang harian yang kini menyentuh ratusan miliar. Di saat yang sama, investasi mulai bergerak lebih agresif, ditandai dengan dimulainya proyek hilirisasi strategis serta kenaikan realisasi investasi yang ikut mendorong penyerapan tenaga kerja.\n\nDi sisi lain, percepatan belanja negara juga memberi dorongan kuat, dengan seluruh program prioritas mulai berjalan dan pembangunan berbagai inisiatif baru sudah dimulai di banyak daerah. Stabilnya harga BBM dan listrik subsidi turut menjaga daya beli masyarakat, sehingga konsumsi tetap terjaga. Kombinasi antara belanja pemerintah, investasi, dan program prioritas inilah yang menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi di awal 2026.", "post_id": "3890387470898542622_6866783893"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 583.1762306668887, "y": 359.40249827341063, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.699, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3890387470898542622_6866783893", "id": "prabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Dibawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto  pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 2026 naik sebesar 5,61% YoY mencerminkan lonjakan aktivitas dibanding periode yang sama tahun lalu. Salah satu pendorong utamanya datang dari program MBG yang melonjak signifikan-baik dari jumlah dapur, tenaga kerja, hingga perputaran uang harian yang kini menyentuh ratusan miliar. Di saat yang sama, investasi mulai bergerak lebih agresif, ditandai dengan dimulainya proyek hilirisasi strategis serta kenaikan realisasi investasi yang ikut mendorong penyerapan tenaga kerja.\n\nDi sisi lain, percepatan belanja negara juga memberi dorongan kuat, dengan seluruh program prioritas mulai berjalan dan pembangunan berbagai inisiatif baru sudah dimulai di banyak daerah. Stabilnya harga BBM dan listrik subsidi turut menjaga daya beli masyarakat, sehingga konsumsi tetap terjaga. Kombinasi antara belanja pemerintah, investasi, dan program prioritas inilah yang menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi di awal 2026.", "post_id": "3890387470898542622_6866783893"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 737.4758896420541, "y": 333.6316587829541, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890325424904015844_77129949699", "id": "menkeuri", "source": "instagram-000001", "content": "Di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global saat ini, kondisi perekonomian Indonesia masih terjaga sangat baik. Berdasarkan pengumuman , pada kuartal I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali menguat, mencapai 5,61% yoy, mencetak rekor pertumbuhan tertinggi pasca COVID-19.\n\nMenkeu Purbaya pada konferensi pers #APBNKiTa siang ini meyakinkan kembali bahwa situasi Indonesia stabil dan aman. Eskalasi geopolitik memang memberikan tekanan, tetapi Pemerintah memastikan akan terus melakukan pengawasan dan sigap melakukan langkah perbaikan agar pembangunan Indonesia terus berjalan.", "post_id": "3890325424904015844_77129949699"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "attributes": {"label": "spripimpoldaaceh", "x": 404.3100533947317, "y": 181.632862319976, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "spripimpoldaaceh", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "listyosigitprabowo", "attributes": {"label": "listyosigitprabowo", "x": 495.4341805796464, "y": 330.7916649519041, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9567, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "listyosigitprabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "marzukialba_bd91", "attributes": {"label": "marzukialba_bd91", "x": 371.46123204099, "y": 498.3918330365352, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9567, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "marzukialba_bd91", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "spripim.polri", "attributes": {"label": "spripim.polri", "x": 514.5121839581275, "y": 374.2403949598292, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9567, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "spripim.polri", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "divisihumaspolri", "x": 924.0954196282776, "y": 758.0998037645276, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9567, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "divisihumaspolri", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "bidhumaspoldaaceh", "attributes": {"label": "bidhumaspoldaaceh", "x": 857.4771481918023, "y": 32.24637698426347, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9567, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "bidhumaspoldaaceh", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "polisi_indonesia", "attributes": {"label": "polisi_indonesia", "x": 86.48951046536624, "y": 48.36828493977385, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9567, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "polisi_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "halo_polisi", "attributes": {"label": "halo_polisi", "x": 538.0850904408284, "y": 511.85560504351315, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9567, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "halo_polisi", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "tercyduck.aceh", "attributes": {"label": "tercyduck.aceh", "x": 677.790384185071, "y": 490.7013264745077, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9567, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "tercyduck.aceh", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "ekbisbanten", "x": 213.10902700743196, "y": 134.26001048911863, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3890259418453854907_16114438269", "id": "ekbisbanten", "source": "instagram-000001", "content": "Event budaya yang di inisiasi oleh Asosiasi Seniman Bedug dan menjadi kebanggaan masyarakat Pandeglang,  Gebrag Ngadu Bedug, resmi menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. perhelatan tradisi yang sarat nilai kearifan lokal ini resmi masuk dalam Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebuah program unggulan yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.\nPengakuan ini menjadi bukti bahwa Gebrag Ngadu Bedug tidak hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi telah berkembang menjadi daya tarik wisata budaya yang memiliki nilai jual tinggi di mata nasional bahkan internasional. Kegiatan yang identik dengan tabuhan bedug yang ritmis dan penuh semangat ini selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan masyarakat di Pandeglang, khususnya dalam momentum hari besar keagamaan.\n\nMasuknya Gebrag Ngadu Bedug ke dalam Karisma Event Nusantara 2026 diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat lokal. Selain itu, pengakuan ini juga menjadi langkah strategis dalam upaya pelestarian budaya tradisional agar tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi.\n\nDengan masuknya Gebrag Ngadu Bedug ke dalam Karisma Event Nusantara 2026, diharapkan gaung budaya lokal dari Pandeglang dapat semakin dikenal luas, sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan tradisi dan warisan leluhur.", "post_id": "3890259418453854907_16114438269"}}, {"key": "kemenpar.ri", "attributes": {"label": "kemenpar.ri", "x": 938.205833018561, "y": 659.2959340054983, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3905, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890259418453854907_16114438269", "id": "kemenpar.ri", "source": "instagram-000001", "content": "Event budaya yang di inisiasi oleh Asosiasi Seniman Bedug dan menjadi kebanggaan masyarakat Pandeglang,  Gebrag Ngadu Bedug, resmi menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. perhelatan tradisi yang sarat nilai kearifan lokal ini resmi masuk dalam Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebuah program unggulan yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.\nPengakuan ini menjadi bukti bahwa Gebrag Ngadu Bedug tidak hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi telah berkembang menjadi daya tarik wisata budaya yang memiliki nilai jual tinggi di mata nasional bahkan internasional. Kegiatan yang identik dengan tabuhan bedug yang ritmis dan penuh semangat ini selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan masyarakat di Pandeglang, khususnya dalam momentum hari besar keagamaan.\n\nMasuknya Gebrag Ngadu Bedug ke dalam Karisma Event Nusantara 2026 diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat lokal. Selain itu, pengakuan ini juga menjadi langkah strategis dalam upaya pelestarian budaya tradisional agar tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi.\n\nDengan masuknya Gebrag Ngadu Bedug ke dalam Karisma Event Nusantara 2026, diharapkan gaung budaya lokal dari Pandeglang dapat semakin dikenal luas, sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan tradisi dan warisan leluhur.", "post_id": "3890259418453854907_16114438269"}}, {"key": "karismaeventnusantara", "attributes": {"label": "karismaeventnusantara", "x": 412.57535617675734, "y": 239.77215556924304, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3905, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890259418453854907_16114438269", "id": "karismaeventnusantara", "source": "instagram-000001", "content": "Event budaya yang di inisiasi oleh Asosiasi Seniman Bedug dan menjadi kebanggaan masyarakat Pandeglang,  Gebrag Ngadu Bedug, resmi menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. perhelatan tradisi yang sarat nilai kearifan lokal ini resmi masuk dalam Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebuah program unggulan yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.\nPengakuan ini menjadi bukti bahwa Gebrag Ngadu Bedug tidak hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi telah berkembang menjadi daya tarik wisata budaya yang memiliki nilai jual tinggi di mata nasional bahkan internasional. Kegiatan yang identik dengan tabuhan bedug yang ritmis dan penuh semangat ini selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan masyarakat di Pandeglang, khususnya dalam momentum hari besar keagamaan.\n\nMasuknya Gebrag Ngadu Bedug ke dalam Karisma Event Nusantara 2026 diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat lokal. Selain itu, pengakuan ini juga menjadi langkah strategis dalam upaya pelestarian budaya tradisional agar tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi.\n\nDengan masuknya Gebrag Ngadu Bedug ke dalam Karisma Event Nusantara 2026, diharapkan gaung budaya lokal dari Pandeglang dapat semakin dikenal luas, sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan tradisi dan warisan leluhur.", "post_id": "3890259418453854907_16114438269"}}, {"key": "Gebragngadubedug", "attributes": {"label": "Gebragngadubedug", "x": 402.27437525028654, "y": 8.924991962467876, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3905, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890259418453854907_16114438269", "id": "Gebragngadubedug", "source": "instagram-000001", "content": "Event budaya yang di inisiasi oleh Asosiasi Seniman Bedug dan menjadi kebanggaan masyarakat Pandeglang,  Gebrag Ngadu Bedug, resmi menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. perhelatan tradisi yang sarat nilai kearifan lokal ini resmi masuk dalam Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebuah program unggulan yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.\nPengakuan ini menjadi bukti bahwa Gebrag Ngadu Bedug tidak hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi telah berkembang menjadi daya tarik wisata budaya yang memiliki nilai jual tinggi di mata nasional bahkan internasional. Kegiatan yang identik dengan tabuhan bedug yang ritmis dan penuh semangat ini selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan masyarakat di Pandeglang, khususnya dalam momentum hari besar keagamaan.\n\nMasuknya Gebrag Ngadu Bedug ke dalam Karisma Event Nusantara 2026 diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat lokal. Selain itu, pengakuan ini juga menjadi langkah strategis dalam upaya pelestarian budaya tradisional agar tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi.\n\nDengan masuknya Gebrag Ngadu Bedug ke dalam Karisma Event Nusantara 2026, diharapkan gaung budaya lokal dari Pandeglang dapat semakin dikenal luas, sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan tradisi dan warisan leluhur.", "post_id": "3890259418453854907_16114438269"}}, {"key": "bkpm_id", "attributes": {"label": "bkpm_id", "x": 962.598144595504, "y": 883.7239658640714, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3888053977737215181_4081020884", "id": "bkpm_id", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia , menghadiri Taklimat Presiden RI Kepada Para Komandan Satuan TNI Tahun 2026 yang dipimpin Presiden , di Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Sentul, Bogor (30/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi nasional dalam menjaga stabilitas, ketahanan, dan mendukung agenda strategis Indonesia.\n\nKolaborasi antarlembaga menjadi fondasi penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperkuat kepercayaan investor, serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.\n\n** \n\nMinister of Investment and Downstream Industry/Chairman of BKPM & CEO of Danantara Indonesia , attended the 2026 Presidential Briefing for Indonesian National Armed Forces Unit Commanders led by President , in The Republic of Indonesia Defense University, Sentul, Bogor (30/4). The event marked part of efforts to strengthen national synergy in maintaining stability, resilience, and supporting Indonesia’s strategic agenda.\n\nStrong collaboration across institutions remains key to fostering a conducive investment climate, strengthening investor confidence, and sustaining Indonesia’s long-term economic growth.\n\nFoto: BPMI Setpres\n\n#Investasi\n#Hilirisasi\n#BKPM\n#InvestasiBerdampak", "post_id": "3888053977737215181_4081020884"}}, {"key": "rosanroeslani", "attributes": {"label": "rosanroeslani", "x": 370.9131556020929, "y": 309.6329823763213, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3888053977737215181_4081020884", "id": "rosanroeslani", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia , menghadiri Taklimat Presiden RI Kepada Para Komandan Satuan TNI Tahun 2026 yang dipimpin Presiden , di Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Sentul, Bogor (30/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi nasional dalam menjaga stabilitas, ketahanan, dan mendukung agenda strategis Indonesia.\n\nKolaborasi antarlembaga menjadi fondasi penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperkuat kepercayaan investor, serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.\n\n** \n\nMinister of Investment and Downstream Industry/Chairman of BKPM & CEO of Danantara Indonesia , attended the 2026 Presidential Briefing for Indonesian National Armed Forces Unit Commanders led by President , in The Republic of Indonesia Defense University, Sentul, Bogor (30/4). The event marked part of efforts to strengthen national synergy in maintaining stability, resilience, and supporting Indonesia’s strategic agenda.\n\nStrong collaboration across institutions remains key to fostering a conducive investment climate, strengthening investor confidence, and sustaining Indonesia’s long-term economic growth.\n\nFoto: BPMI Setpres\n\n#Investasi\n#Hilirisasi\n#BKPM\n#InvestasiBerdampak", "post_id": "3888053977737215181_4081020884"}}, {"key": "ntt.terkini", "attributes": {"label": "ntt.terkini", "x": 106.10253501162548, "y": 936.3520608464482, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3888200790977617474_68337920343", "id": "ntt.terkini", "source": "instagram-000001", "content": "Asuransi Jasindo Gelar PEKEN Jasindo di Kupang, Dorong UMKM Naik Kelas Kupag\n\n2 Mei 2026 — Asuransi Jasindo menyelenggarakan PEKEN Jasindo di Kupang sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan penguatan ekosistem usaha lokal.\n\nMengusung tema “Katong Baku Dukung, Katong Baku Sayang”, PEKEN Jasindo tidak sekadar menjadi bazar, tetapi gerakan kolektif berbasis kearifan lokal untuk membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat solidaritas masyarakat Kupang. \n\nSekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal agar dapat berkembang secara berkelanjutan.\n\n“PEKEN Jasindo menjadi wadah bagi UMKM untuk tumbuh dan naik kelas, sekaligus memperkuat ekonomi rakyat. Kami ingin mendorong terciptanya ekosistem usaha yang inklusif dan berdaya saing, dengan melibatkan masyarakat secara langsung,” ujar Brellian.\n\nDalam kegiatan ini, sekitar 100 pelaku UMKM terlibat dalam bazar yang didukung penyediaan 40 unit food stall. Selain itu, Asuransi Jasindo juga mendukung penguatan ekosistem Sunday Market UMKM Kupang (SABOAK) sebagai pusat ekonomi kreatif lokal.\n\nBeragam aktivitas turut dihadirkan, mulai dari workshop kewirausahaan, talkshow bisnis UMKM bertemakan “Bacarita Bisnis UMKM Lokal, Usaha Naik Kelas”, Literasi Asuransi dan Manajemen Risiko, hingga layanan publik seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), perpanjangan SIM, dan pembayaran pajak, yang semakin memudahkan masyarakat dalam mengembangkan usahanya.\n\nRepresentative Manager Jasindo Kupang, Jerry Samuel, menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi.\n\n“PEKEN Jasindo menjadi momentum penting untuk menggerakkan ekonomi lokal. Kami melihat langsung bagaimana pelaku UMKM mendapatkan manfaat, baik dari sisi penjualan maupun peningkatan kapasitas usaha,” ujar Jerry.\n\n\nLanjut komentar >>>", "post_id": "3888200790977617474_68337920343"}}, {"key": "jasindo.id", "attributes": {"label": "jasindo.id", "x": 212.5743391893169, "y": 459.34788595644784, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3888200790977617474_68337920343", "id": "jasindo.id", "source": "instagram-000001", "content": "Asuransi Jasindo Gelar PEKEN Jasindo di Kupang, Dorong UMKM Naik Kelas Kupag\n\n2 Mei 2026 — Asuransi Jasindo menyelenggarakan PEKEN Jasindo di Kupang sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan penguatan ekosistem usaha lokal.\n\nMengusung tema “Katong Baku Dukung, Katong Baku Sayang”, PEKEN Jasindo tidak sekadar menjadi bazar, tetapi gerakan kolektif berbasis kearifan lokal untuk membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat solidaritas masyarakat Kupang. \n\nSekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal agar dapat berkembang secara berkelanjutan.\n\n“PEKEN Jasindo menjadi wadah bagi UMKM untuk tumbuh dan naik kelas, sekaligus memperkuat ekonomi rakyat. Kami ingin mendorong terciptanya ekosistem usaha yang inklusif dan berdaya saing, dengan melibatkan masyarakat secara langsung,” ujar Brellian.\n\nDalam kegiatan ini, sekitar 100 pelaku UMKM terlibat dalam bazar yang didukung penyediaan 40 unit food stall. Selain itu, Asuransi Jasindo juga mendukung penguatan ekosistem Sunday Market UMKM Kupang (SABOAK) sebagai pusat ekonomi kreatif lokal.\n\nBeragam aktivitas turut dihadirkan, mulai dari workshop kewirausahaan, talkshow bisnis UMKM bertemakan “Bacarita Bisnis UMKM Lokal, Usaha Naik Kelas”, Literasi Asuransi dan Manajemen Risiko, hingga layanan publik seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), perpanjangan SIM, dan pembayaran pajak, yang semakin memudahkan masyarakat dalam mengembangkan usahanya.\n\nRepresentative Manager Jasindo Kupang, Jerry Samuel, menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi.\n\n“PEKEN Jasindo menjadi momentum penting untuk menggerakkan ekonomi lokal. Kami melihat langsung bagaimana pelaku UMKM mendapatkan manfaat, baik dari sisi penjualan maupun peningkatan kapasitas usaha,” ujar Jerry.\n\n\nLanjut komentar >>>", "post_id": "3888200790977617474_68337920343"}}, {"key": "richmindsetidn", "attributes": {"label": "richmindsetidn", "x": 110.66107787709257, "y": 918.5752055213693, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636416786849729800", "id": "richmindsetidn", "source": "tiktok-000001", "content": "Meskipun angka pengangguran turun menjadi 7,24 juta orang per Februari 2026, tingginya angka setengah pengangguran (10,7 juta) menunjukkan bahwa kualitas lapangan kerja masih menjadi tantangan utama di tengah pertumbuhan ekonomi. Sumber: Ig |   #ekonomi #ri #pengangguran", "post_id": "7636416786849729800"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 431.30069262667826, "y": 59.068458787699285, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636416786849729800", "id": "bloombergtechnoz", "source": "tiktok-000001", "content": "Meskipun angka pengangguran turun menjadi 7,24 juta orang per Februari 2026, tingginya angka setengah pengangguran (10,7 juta) menunjukkan bahwa kualitas lapangan kerja masih menjadi tantangan utama di tengah pertumbuhan ekonomi. Sumber: Ig |   #ekonomi #ri #pengangguran", "post_id": "7636416786849729800"}}, {"key": "andiuttasquad", "attributes": {"label": "andiuttasquad", "x": 935.5336680683989, "y": 882.8693200041544, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636185159255002376", "id": "andiuttasquad", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bulukumba, dan PT Pinisi Citra Bulukumba (PERSERODA) resmi menandatangani kesepakatan bersama (MoU), Senin (4/5/2026). Langkah besar ini bertujuan untuk - Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah. -Membuka Peluang Investasi Baru. -Memperkuat Ekosistem Bisnis Lokal. Bersama, kita bangun Bulukumba yang lebih kuat! #Bulukumba #MoU #Kolaborasi #kadin #perseroda   Bulukumba  Splfm Bulukumba", "post_id": "7636185159255002376"}}, {"key": "Pemkab", "attributes": {"label": "Pemkab", "x": 624.4743914206003, "y": 103.81886226471538, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636185159255002376", "id": "Pemkab", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bulukumba, dan PT Pinisi Citra Bulukumba (PERSERODA) resmi menandatangani kesepakatan bersama (MoU), Senin (4/5/2026). Langkah besar ini bertujuan untuk - Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah. -Membuka Peluang Investasi Baru. -Memperkuat Ekosistem Bisnis Lokal. Bersama, kita bangun Bulukumba yang lebih kuat! #Bulukumba #MoU #Kolaborasi #kadin #perseroda   Bulukumba  Splfm Bulukumba", "post_id": "7636185159255002376"}}, {"key": "Lppl", "attributes": {"label": "Lppl", "x": 194.29147171794102, "y": 315.9391897403072, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636185159255002376", "id": "Lppl", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bulukumba, dan PT Pinisi Citra Bulukumba (PERSERODA) resmi menandatangani kesepakatan bersama (MoU), Senin (4/5/2026). Langkah besar ini bertujuan untuk - Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah. -Membuka Peluang Investasi Baru. -Memperkuat Ekosistem Bisnis Lokal. Bersama, kita bangun Bulukumba yang lebih kuat! #Bulukumba #MoU #Kolaborasi #kadin #perseroda   Bulukumba  Splfm Bulukumba", "post_id": "7636185159255002376"}}, {"key": "amingandul06", "attributes": {"label": "amingandul06", "x": 773.055331639744, "y": 576.104800471734, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul06", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "amingandul", "attributes": {"label": "amingandul", "x": 75.56788402211644, "y": 756.020113040615, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "donnysetiawan25", "attributes": {"label": "donnysetiawan25", "x": 812.1372760542716, "y": 463.9797854619875, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7630024082959912210", "id": "donnysetiawan25", "source": "tiktok-000001", "content": "*Audiensi Fakultas Kehutanan UGM, Menko AHY Tekankan Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan* JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional berbasis riset, inovasi, dan penguatan sumber daya manusia. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin (13/4/2026) di Kantor Kemenko Infrastruktur. Pertemuan ini membahas penguatan kolaborasi antara pemerintah dan akademisi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, khususnya pada sektor kehutanan, lingkungan hidup, serta pengelolaan sumber daya alam. Audiensi dipimpin oleh Sigit Sunarta selaku Dekanat Fakultas Kehutanan UGM bersama jajaran fakultas. Dalam pertemuan tersebut disampaikan berbagai inisiatif dan program, termasuk rencana penguatan kolaborasi riset serta agenda internasional terkait konservasi keanekaragaman hayati. Menko AHY menegaskan pembangunan nasional memerlukan orkestrasi dan koordinasi yang solid antarkementerian dan lembaga, mengingat kompleksitas tantangan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan karakteristik wilayah yang beragam. “Kementerian Koordinator memiliki tanggung jawab untuk mengorkestrasi berbagai kementerian dan lembaga. Ini bukan hal yang sederhana, karena pembangunan kita sangat kompleks dan membutuhkan koordinasi lintas sektor yang kuat,” ujar Menko AHY. Ia menjelaskan isu kehutanan tidak dapat dipisahkan dari persoalan agraria dan tata ruang yang kerap menimbulkan dinamika di lapangan. Permasalahan tersebut bersifat mendasar karena berkaitan dengan kepastian hukum dan rasa keadilan di tengah masyarakat. “Permasalahan kehutanan dan agraria sering kali sangat fundamental, menyangkut keadilan dan kepastian hukum. Konflik dapat terjadi antara masyarakat, korporasi, maupun negara, sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan,” tegasnya. Lebih lanjut, Menko AHY menyampaikan pemerintah mengusung dua agenda utama dalam pembangunan, yaitu kesejahteraan (prosperity) dan keberlanjutan (sustainability). Kedua agenda tersebut harus berjalan seimbang agar pembangunan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan. “Kita mengusung dua agenda besar, yaitu bagaimana menghadirkan kesejahteraan sekaligus menjaga keberlanjutan. Infrastruktur harus mampu mendukung ketahanan pangan, energi, dan air, serta penguatan sumber daya manusia,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan melalui riset, inovasi, serta penguatan kapasitas SDM, khususnya di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Peran akademisi dinilai krusial dalam merumuskan kebijakan berbasis data serta solusi yang aplikatif di lapangan. Menutup pernyataannya, Menko AHY menegaskan kemajuan pembangunan harus tetap berpijak pada upaya menjaga keberlanjutan bumi sebagai ruang hidup bersama. “Kita mungkin berbicara tentang eksplorasi hingga luar angkasa, tetapi pada akhirnya kita semua ingin tetap tinggal di bumi ini. Karena itu, menjaga dan mengelola sumber daya alam melalui konservasi yang bertanggung jawab menjadi sangat penting untuk masa depan,” tuturnya. Dalam pertemuan ini turut hadir Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga Agust Jovan Latuconsina serta Staf Khusus Bidang Percepatan Pembangunan Irjen Pol. Arif Rachman. *SP-120/INFRA/HUMAS/IV/2026* #KemenkoInfra #KemenkoInfrastruktur #MenkoAHY #InfrastrukturUntukSemua #MembangunWilayah Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Instagram:  X:  YouTube:", "post_id": "7630024082959912210"}}, {"key": "kemenkoinfra", "attributes": {"label": "kemenkoinfra", "x": 173.2320655489894, "y": 896.5869402722655, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3905, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7630024082959912210", "id": "kemenkoinfra", "source": "tiktok-000001", "content": "*Audiensi Fakultas Kehutanan UGM, Menko AHY Tekankan Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan* JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional berbasis riset, inovasi, dan penguatan sumber daya manusia. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin (13/4/2026) di Kantor Kemenko Infrastruktur. Pertemuan ini membahas penguatan kolaborasi antara pemerintah dan akademisi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, khususnya pada sektor kehutanan, lingkungan hidup, serta pengelolaan sumber daya alam. Audiensi dipimpin oleh Sigit Sunarta selaku Dekanat Fakultas Kehutanan UGM bersama jajaran fakultas. Dalam pertemuan tersebut disampaikan berbagai inisiatif dan program, termasuk rencana penguatan kolaborasi riset serta agenda internasional terkait konservasi keanekaragaman hayati. Menko AHY menegaskan pembangunan nasional memerlukan orkestrasi dan koordinasi yang solid antarkementerian dan lembaga, mengingat kompleksitas tantangan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan karakteristik wilayah yang beragam. “Kementerian Koordinator memiliki tanggung jawab untuk mengorkestrasi berbagai kementerian dan lembaga. Ini bukan hal yang sederhana, karena pembangunan kita sangat kompleks dan membutuhkan koordinasi lintas sektor yang kuat,” ujar Menko AHY. Ia menjelaskan isu kehutanan tidak dapat dipisahkan dari persoalan agraria dan tata ruang yang kerap menimbulkan dinamika di lapangan. Permasalahan tersebut bersifat mendasar karena berkaitan dengan kepastian hukum dan rasa keadilan di tengah masyarakat. “Permasalahan kehutanan dan agraria sering kali sangat fundamental, menyangkut keadilan dan kepastian hukum. Konflik dapat terjadi antara masyarakat, korporasi, maupun negara, sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan,” tegasnya. Lebih lanjut, Menko AHY menyampaikan pemerintah mengusung dua agenda utama dalam pembangunan, yaitu kesejahteraan (prosperity) dan keberlanjutan (sustainability). Kedua agenda tersebut harus berjalan seimbang agar pembangunan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan. “Kita mengusung dua agenda besar, yaitu bagaimana menghadirkan kesejahteraan sekaligus menjaga keberlanjutan. Infrastruktur harus mampu mendukung ketahanan pangan, energi, dan air, serta penguatan sumber daya manusia,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan melalui riset, inovasi, serta penguatan kapasitas SDM, khususnya di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Peran akademisi dinilai krusial dalam merumuskan kebijakan berbasis data serta solusi yang aplikatif di lapangan. Menutup pernyataannya, Menko AHY menegaskan kemajuan pembangunan harus tetap berpijak pada upaya menjaga keberlanjutan bumi sebagai ruang hidup bersama. “Kita mungkin berbicara tentang eksplorasi hingga luar angkasa, tetapi pada akhirnya kita semua ingin tetap tinggal di bumi ini. Karena itu, menjaga dan mengelola sumber daya alam melalui konservasi yang bertanggung jawab menjadi sangat penting untuk masa depan,” tuturnya. Dalam pertemuan ini turut hadir Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga Agust Jovan Latuconsina serta Staf Khusus Bidang Percepatan Pembangunan Irjen Pol. Arif Rachman. *SP-120/INFRA/HUMAS/IV/2026* #KemenkoInfra #KemenkoInfrastruktur #MenkoAHY #InfrastrukturUntukSemua #MembangunWilayah Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Instagram:  X:  YouTube:", "post_id": "7630024082959912210"}}, {"key": "btvidofficial", "attributes": {"label": "btvidofficial", "x": 512.0135434274281, "y": 490.80613370095404, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "518373321558562_1400030218825839", "id": "btvidofficial", "source": "facebook-000001", "content": "EKONOMI RI MELESAT! BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2026 Tembus 5,61% #Beritasatu: Badan Pusat Statistik (BPS) resmi merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia Kuartal I-2026 yang tumbuh impresif sebesar 5,61% secara tahunan (yoy). Angka ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Apa saja faktor pendorongnya?\n\nDalam laporan terbaru ini, Plt. Kepala BPS Amalia Adinggar Widyasanti mengungkapkan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi motor penggerak utama ekonomi nasional di tengah momen libur nasional dan pembagian THR. Simak analisis lengkap mengenai struktur PDB Indonesia dan pengaruh kebijakan BI Rate terhadap pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026 dalam video ini.\n#BeritaSatu #EkonomiIndonesia #BPS #PertumbuhanEkonomi #PDB #KuartalI2026 #BeritaEkonomi #IndonesiaMaju #SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1400030218825839"}}, {"key": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "beritasatuofficial", "x": 486.6271672436592, "y": 296.5442398183489, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "518373321558562_1400030218825839", "id": "beritasatuofficial", "source": "facebook-000001", "content": "EKONOMI RI MELESAT! BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2026 Tembus 5,61% #Beritasatu: Badan Pusat Statistik (BPS) resmi merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia Kuartal I-2026 yang tumbuh impresif sebesar 5,61% secara tahunan (yoy). Angka ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Apa saja faktor pendorongnya?\n\nDalam laporan terbaru ini, Plt. Kepala BPS Amalia Adinggar Widyasanti mengungkapkan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi motor penggerak utama ekonomi nasional di tengah momen libur nasional dan pembagian THR. Simak analisis lengkap mengenai struktur PDB Indonesia dan pengaruh kebijakan BI Rate terhadap pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026 dalam video ini.\n#BeritaSatu #EkonomiIndonesia #BPS #PertumbuhanEkonomi #PDB #KuartalI2026 #BeritaEkonomi #IndonesiaMaju #SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1400030218825839"}}, {"key": "PemkoMedan", "attributes": {"label": "PemkoMedan", "x": 306.3742056998492, "y": 8.799546856574691, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "342550162479718_1373666511452414", "id": "PemkoMedan", "source": "facebook-000001", "content": "Pemko Medan menegaskan komitmen membangun kota berbasis data. Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan di Balai Kota, Selasa (5/5/2026).\n\nRico menekankan pentingnya data sebagai alat strategis, bukan sekadar angka, untuk menjaga stabilitas dan arah pertumbuhan ekonomi. Ia mendorong BPS berperan sebagai sistem peringatan dini (warning system), khususnya dalam memprediksi kenaikan harga komoditas yang berpotensi memicu inflasi.\n\nSelain itu, Rico juga meminta sinergi antara BPS dan DPMPTSP untuk memetakan perkembangan investasi secara real-time guna mengidentifikasi sektor unggulan di Medan.\n\nBaca Berita selengkapnya di https://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "342550162479718_1373666511452414"}}, {"key": "@officialokezone", "attributes": {"label": "@officialokezone", "x": 379.42254889906826, "y": 25.887080534023553, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "fpleLDhukzQ", "id": "@officialokezone", "source": "youtube-000001", "content": "Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I Ungguli Negara G20\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61 persen pada triwulan I 2026 tertinggi di antara sejumlah negara G20 yang telah merilis data.\n\nBaca selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.okezone.com/\n\nYuk Subscribe:    /   \nWa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va5J...\nFacebook  :   / okezonecom  \nInstagram :   / okezonecom  \nTwitter :   / okezonenews", "post_id": "fpleLDhukzQ"}}, {"key": "officialokezone", "attributes": {"label": "officialokezone", "x": 86.82853601184016, "y": 664.2237577216899, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fpleLDhukzQ", "id": "officialokezone", "source": "youtube-000001", "content": "Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I Ungguli Negara G20\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61 persen pada triwulan I 2026 tertinggi di antara sejumlah negara G20 yang telah merilis data.\n\nBaca selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.okezone.com/\n\nYuk Subscribe:    /   \nWa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va5J...\nFacebook  :   / okezonecom  \nInstagram :   / okezonecom  \nTwitter :   / okezonenews", "post_id": "fpleLDhukzQ"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 531.7612388671309, "y": 909.4732328049726, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "LP8QgI1P3D4", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Pertumbuhan Ekonomi Lampaui Target  | KMP\n\nGarudaTV - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyambut positif capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen secara tahunan (year on year).\n\nCapaian tersebut melampaui target pemerintah sebesar 5,5 persen, sekaligus lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kuartal IV 2025 yang tercatat 5,39 persen.\n\nBerdasarkan rilis Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode tersebut menunjukkan kinerja yang solid di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian.\n\nMenkeu menilai capaian ini mencerminkan ketahanan ekonomi domestik yang masih kuat, meskipun dunia menghadapi tantangan seperti ketegangan geopolitik, fluktuasi harga energi, serta pelemahan permintaan global.\n\nPemerintah menekankan pentingnya menjaga permintaan domestik sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Stabilitas konsumsi masyarakat dan aktivitas investasi menjadi faktor kunci dalam menjaga momentum tersebut.\n\nSelain itu, pemerintah juga tetap memperhatikan stabilitas ekonomi makro, termasuk inflasi, nilai tukar, dan daya beli masyarakat, agar pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan.\n\nDengan capaian awal tahun yang positif, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 dapat tercapai, meski tantangan global masih akan terus berlangsung.\n\n#ekonomiindonesia  #apbn2026  #purbayayudhisadewa  #BPS #ekonomi   #ekonominasional  #FiskalIndonesia #garudatv   #laporan8  #kabinetmerahputih \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "LP8QgI1P3D4"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 108.71233856420027, "y": 860.0885635387178, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "LP8QgI1P3D4", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Pertumbuhan Ekonomi Lampaui Target  | KMP\n\nGarudaTV - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyambut positif capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen secara tahunan (year on year).\n\nCapaian tersebut melampaui target pemerintah sebesar 5,5 persen, sekaligus lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kuartal IV 2025 yang tercatat 5,39 persen.\n\nBerdasarkan rilis Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode tersebut menunjukkan kinerja yang solid di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian.\n\nMenkeu menilai capaian ini mencerminkan ketahanan ekonomi domestik yang masih kuat, meskipun dunia menghadapi tantangan seperti ketegangan geopolitik, fluktuasi harga energi, serta pelemahan permintaan global.\n\nPemerintah menekankan pentingnya menjaga permintaan domestik sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Stabilitas konsumsi masyarakat dan aktivitas investasi menjadi faktor kunci dalam menjaga momentum tersebut.\n\nSelain itu, pemerintah juga tetap memperhatikan stabilitas ekonomi makro, termasuk inflasi, nilai tukar, dan daya beli masyarakat, agar pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan.\n\nDengan capaian awal tahun yang positif, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 dapat tercapai, meski tantangan global masih akan terus berlangsung.\n\n#ekonomiindonesia  #apbn2026  #purbayayudhisadewa  #BPS #ekonomi   #ekonominasional  #FiskalIndonesia #garudatv   #laporan8  #kabinetmerahputih \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "LP8QgI1P3D4"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 198.4552267191648, "y": 902.4384678102462, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "1XyZVUifwe0", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Manufaktur Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan I 2026\n\nBPS mencatat industri manufaktur menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2026. Sektor ini tumbuh didorong kuatnya permintaan domestik dan ekspor.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #ekonomi #Manufaktur #Ekspor\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "1XyZVUifwe0"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 615.2662849828168, "y": 273.4739759104611, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "1XyZVUifwe0", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Manufaktur Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan I 2026\n\nBPS mencatat industri manufaktur menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2026. Sektor ini tumbuh didorong kuatnya permintaan domestik dan ekspor.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #ekonomi #Manufaktur #Ekspor\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "1XyZVUifwe0"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 955.9127555352485, "y": 638.0752576955982, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "s7WVc_EEn7A", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "APBN KiTa Maret 2026: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tembus 5,61 Persen! | Breaking News | 05/05\n\nKementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sebesar Rp 240,1 triliun hingga akhir Maret 2026. Angka ini setara dengan 0,93 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), mendekati ambang 1 persen.\n\nPurbaya juga senang saat mengetahui Pertumbuhan Ekonomi Kuartal-I yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) 2026 berada level 5,61 persen secara tahunan (Year on Year/YoY).\n\n Yuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 05 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#EkonomiIndonesia #APBN2026 #MenkeuPurbaya  #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "s7WVc_EEn7A"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 307.4821189688269, "y": 293.48969471274745, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8612, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "s7WVc_EEn7A", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "APBN KiTa Maret 2026: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tembus 5,61 Persen! | Breaking News | 05/05\n\nKementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sebesar Rp 240,1 triliun hingga akhir Maret 2026. Angka ini setara dengan 0,93 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), mendekati ambang 1 persen.\n\nPurbaya juga senang saat mengetahui Pertumbuhan Ekonomi Kuartal-I yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) 2026 berada level 5,61 persen secara tahunan (Year on Year/YoY).\n\n Yuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 05 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#EkonomiIndonesia #APBN2026 #MenkeuPurbaya  #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "s7WVc_EEn7A"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 403.2791210979709, "y": 972.0383059564026, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8612, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "s7WVc_EEn7A", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "APBN KiTa Maret 2026: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tembus 5,61 Persen! | Breaking News | 05/05\n\nKementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sebesar Rp 240,1 triliun hingga akhir Maret 2026. Angka ini setara dengan 0,93 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), mendekati ambang 1 persen.\n\nPurbaya juga senang saat mengetahui Pertumbuhan Ekonomi Kuartal-I yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) 2026 berada level 5,61 persen secara tahunan (Year on Year/YoY).\n\n Yuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 05 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#EkonomiIndonesia #APBN2026 #MenkeuPurbaya  #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "s7WVc_EEn7A"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 66.28329712586812, "y": 346.5392824196528, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8612, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "s7WVc_EEn7A", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "APBN KiTa Maret 2026: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tembus 5,61 Persen! | Breaking News | 05/05\n\nKementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sebesar Rp 240,1 triliun hingga akhir Maret 2026. Angka ini setara dengan 0,93 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), mendekati ambang 1 persen.\n\nPurbaya juga senang saat mengetahui Pertumbuhan Ekonomi Kuartal-I yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) 2026 berada level 5,61 persen secara tahunan (Year on Year/YoY).\n\n Yuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 05 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#EkonomiIndonesia #APBN2026 #MenkeuPurbaya  #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "s7WVc_EEn7A"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 495.31245802534494, "y": 322.6950758398854, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 650.3923616674633, "y": 794.8109890819511, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4242, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 201.89724191231406, "y": 376.6940676744167, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4242, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 143.60788705262928, "y": 138.47665459386926, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4242, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 192.64126215292345, "y": 131.63705933841086, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4242, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 283.0542821408275, "y": 336.99976987830405, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4242, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 732.9730212991417, "y": 853.6287133393812, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4242, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 537.6713172926237, "y": 992.9518860947612, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "mtbr9cXeDJw", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] BPS Ungkap Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I 2026, Ini Pendongraknya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen dalam Triwulan I tahun 2026 jika dibandingkan dengan Triwulan I 2025 secara year-on-year.\n\n\"Pertumbuhan ekonomi Triwulan I 2026. Ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto pada triwulan I 2026 atas dasar harga berlaku sebesar Rp6.187,2 triliun, atas dasar harga konstan Rp3.447,7 triliun, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 apabila dibandingkan Triwulan I 2025 atau secara year-on-year tumbuh sekitar 5,61 persen,\" ujar Amalia Adininggar Widyasanti Kepala Badan Pusat Statistik, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026). \n\nAmalia menerangkan bahwa lapangan usaha yang memberikaan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi  Triwulan I 2026, yakni industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi dan pertambangan.\n\n#bps #ekonomiindonesia #ekonomi \n\nProduser: Ikbal Maulana\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "mtbr9cXeDJw"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 611.9776511276318, "y": 649.4075854667971, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.3905, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "mtbr9cXeDJw", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] BPS Ungkap Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I 2026, Ini Pendongraknya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen dalam Triwulan I tahun 2026 jika dibandingkan dengan Triwulan I 2025 secara year-on-year.\n\n\"Pertumbuhan ekonomi Triwulan I 2026. Ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto pada triwulan I 2026 atas dasar harga berlaku sebesar Rp6.187,2 triliun, atas dasar harga konstan Rp3.447,7 triliun, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 apabila dibandingkan Triwulan I 2025 atau secara year-on-year tumbuh sekitar 5,61 persen,\" ujar Amalia Adininggar Widyasanti Kepala Badan Pusat Statistik, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026). \n\nAmalia menerangkan bahwa lapangan usaha yang memberikaan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi  Triwulan I 2026, yakni industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi dan pertambangan.\n\n#bps #ekonomiindonesia #ekonomi \n\nProduser: Ikbal Maulana\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "mtbr9cXeDJw"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 42.101811092288386, "y": 394.82862661838027, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "OhbYPwU18Yo", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Menkeu Purbaya Sebut Indonesia Lepas dari Kutukan 5 Persen\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nEditor Video: Erricson Bernedy S\n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Selasa (5/5/2026). Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal bahwa perekonomian nasional mulai bergerak keluar dari tren pertumbuhan di kisaran 5 persen.\n\n“Clear sekali kita bisa lepas dari kutukan pertumbuhan ekonomi 5 persen. Kami bergerak ke arah yang lebih cepat lagi,” kata Purbaya. Ia menilai, kinerja ekonomi yang positif ini menunjukkan daya tahan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global. Selain itu, pemerintah disebut terus menjaga stabilitas melalui berbagai kebijakan fiskal yang adaptif.\n\nPurbaya juga menegaskan bahwa momentum pertumbuhan ini akan terus dijaga agar berlanjut pada kuartal berikutnya. Pemerintah berharap tren pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat fondasi ekonomi nasional.\n\n\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "OhbYPwU18Yo"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 885.687226546417, "y": 9.93950617876238, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "OhbYPwU18Yo", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Menkeu Purbaya Sebut Indonesia Lepas dari Kutukan 5 Persen\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nEditor Video: Erricson Bernedy S\n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Selasa (5/5/2026). Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal bahwa perekonomian nasional mulai bergerak keluar dari tren pertumbuhan di kisaran 5 persen.\n\n“Clear sekali kita bisa lepas dari kutukan pertumbuhan ekonomi 5 persen. Kami bergerak ke arah yang lebih cepat lagi,” kata Purbaya. Ia menilai, kinerja ekonomi yang positif ini menunjukkan daya tahan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global. Selain itu, pemerintah disebut terus menjaga stabilitas melalui berbagai kebijakan fiskal yang adaptif.\n\nPurbaya juga menegaskan bahwa momentum pertumbuhan ini akan terus dijaga agar berlanjut pada kuartal berikutnya. Pemerintah berharap tren pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat fondasi ekonomi nasional.\n\n\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "OhbYPwU18Yo"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 512.2370135479205, "y": 503.7429351431473, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "ifhx1POiMRo", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Breaking News: Ekonomi RI Tumbuh KUAT 5,61%\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 sebesar 5,61 persen. Capaian PDB tersebut lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 4,87 persen.\n\nKepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti merincikan, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 atas harga harga berlaku sebesar Rp6.187,2 triliun, atas dasar harga konstan Rp3.447,7 triliun.\n\n“Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2026 bila dibandingkan triwulan I 2025 atau year on year tumbuh sebesar 5,61 persen,” ujar Amalia dalam konferensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (5/5/2206).\n\nBaca selengkapnya: https://www.inews.id/news/nasional/br... \n\n#BreakingNews #EkonomiRIi #BeritaHariiIni #iNews \n\nAmr/AS\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "ifhx1POiMRo"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 424.93890604431164, "y": 211.9318134557917, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ifhx1POiMRo", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Breaking News: Ekonomi RI Tumbuh KUAT 5,61%\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 sebesar 5,61 persen. Capaian PDB tersebut lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 4,87 persen.\n\nKepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti merincikan, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 atas harga harga berlaku sebesar Rp6.187,2 triliun, atas dasar harga konstan Rp3.447,7 triliun.\n\n“Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2026 bila dibandingkan triwulan I 2025 atau year on year tumbuh sebesar 5,61 persen,” ujar Amalia dalam konferensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (5/5/2206).\n\nBaca selengkapnya: https://www.inews.id/news/nasional/br... \n\n#BreakingNews #EkonomiRIi #BeritaHariiIni #iNews \n\nAmr/AS\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "ifhx1POiMRo"}}, {"key": "@Sulselsatu", "attributes": {"label": "@Sulselsatu", "x": 809.2223884174336, "y": 140.41432072350725, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "@Sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "sulselsatu", "attributes": {"label": "sulselsatu", "x": 170.5974108050682, "y": 22.42045657778402, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 459.07667377369535, "y": 149.16302391063152, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "DOL636rSTwU", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Menko Airlangga Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal I 2026\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\n \n\n*****\n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "DOL636rSTwU"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 420.82409873168456, "y": 352.45503362910404, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "DOL636rSTwU", "id": "kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Menko Airlangga Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal I 2026\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\n \n\n*****\n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "DOL636rSTwU"}}, {"key": "@LintasiNews", "attributes": {"label": "@LintasiNews", "x": 941.840856363119, "y": 32.35779550851825, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "AX3xaOTo_nU", "id": "@LintasiNews", "source": "youtube-000001", "content": "LUAR BIASA! BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Awal 2026 | iNews Terkini\n\nYuk Subscribe    /   \n\nBaca Juga: https://www.inews.id/news\n\nFollow Our Official Twitter:   / lintas_mnctv  \nCheck Our Official Website: https://www.inews.id\nLike Our Official Facebook:   / mnctvnews  \nFollow Our Official Instagram:   / mnctvnews  \n\nDapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:\nhttps://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia\nhttps://www.okezone.com/ untuk berita-berita sports dan gaya hidup\nhttps://www.sindonews.com/ untuk berita-berita politik dalam dan luar negeri\nhttps://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi\n\n#LintasiNewsSiang", "post_id": "AX3xaOTo_nU"}}, {"key": "lintasinews", "attributes": {"label": "lintasinews", "x": 577.9227655023711, "y": 811.8310479656409, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "AX3xaOTo_nU", "id": "lintasinews", "source": "youtube-000001", "content": "LUAR BIASA! BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Awal 2026 | iNews Terkini\n\nYuk Subscribe    /   \n\nBaca Juga: https://www.inews.id/news\n\nFollow Our Official Twitter:   / lintas_mnctv  \nCheck Our Official Website: https://www.inews.id\nLike Our Official Facebook:   / mnctvnews  \nFollow Our Official Instagram:   / mnctvnews  \n\nDapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:\nhttps://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia\nhttps://www.okezone.com/ untuk berita-berita sports dan gaya hidup\nhttps://www.sindonews.com/ untuk berita-berita politik dalam dan luar negeri\nhttps://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi\n\n#LintasiNewsSiang", "post_id": "AX3xaOTo_nU"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 79.20015274393621, "y": 319.25545530656495, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 817.9994652820617, "y": 188.75226011283064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8612, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 226.84892691222714, "y": 264.0174034634024, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8612, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 825.5029681132853, "y": 811.2182244365271, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8612, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "zzrVqa3O5ho", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Dipanggil Prabowo ke Istana, Gubernur BI Ungkap Dua Faktor Melemahnya Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar rupiah saat ini dalam kondisi undervalued, anjlok ke level Rp 17.424 per dolar AS.\n\nPerry mengungkap nilai tukar rupiah melemah disebabkan sejumlah faktor, di antaranya harga minyak tinggi, suku bunga Amerika meningkat dan dolar menguat.\n\nNamun, Perry yakin bahwa rupiah akan segera menguat dan stabil mengingat fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, mencapai 5,61 persen.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "zzrVqa3O5ho"}}, {"key": "@TPFx_Indonesia", "attributes": {"label": "@TPFx_Indonesia", "x": 34.60669534879956, "y": 191.84699473494615, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2UXFoVIGiJ4", "id": "@TPFx_Indonesia", "source": "youtube-000001", "content": "DATA TALKS: PRICE ACTION SEBAGAI PANDUAN TRADING EMAS JELANG DATA GDP DAN CORE PCE AS\n\nMenjelang rilis data GDP dan Core PCE Amerika Serikat, pasar emas berpotensi mengalami peningkatan volatilitas seiring perubahan ekspektasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Kedua data ini menjadi indikator utama bagi arah kebijakan suku bunga The Fed, sehingga berdampak langsung pada pergerakan dolar AS dan harga emas.\n\nDalam kondisi tersebut, strategi price action menjadi panduan penting untuk membaca arah pasar secara real-time. Dengan mengamati pola candlestick, momentum, serta level support dan resistance, trader dapat mengidentifikasi peluang entry yang lebih akurat sekaligus mengelola risiko di tengah dinamika pasar.\n\nJangan lewatkan kesempatan untuk membedah analisis teknikal & fundamental, mengetahui potensi arah tren selanjutnya, serta sesi tanya jawab eksklusif dalam acara:\n\nDATA TALKS: PRICE ACTION SEBAGAI PANDUAN TRADING EMAS JELANG DATA GDP DAN CORE PCE AS\n\nBergabunglah dengan kami siang ini, Kamis, 30 April 2026, pukul 13.00 WIB bersama RND TPFx Indonesia.\n\nYuk, Subscribe dan Nyalakan Loncengnya supaya kamu ga ketinggalan informasi dari kita\n   /    \n\nDaftarkan Diri Anda Segera di :\nhttps://www.tpfx.co.id/\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kita Juga ya \nInstagram :     / tpfxindonesia    \nFacebook :     / tpfx  \nTiktok :     / tpfxindonesia", "post_id": "2UXFoVIGiJ4"}}, {"key": "tpfx_indonesia", "attributes": {"label": "tpfx_indonesia", "x": 300.28741076242306, "y": 75.72767035612304, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UXFoVIGiJ4", "id": "tpfx_indonesia", "source": "youtube-000001", "content": "DATA TALKS: PRICE ACTION SEBAGAI PANDUAN TRADING EMAS JELANG DATA GDP DAN CORE PCE AS\n\nMenjelang rilis data GDP dan Core PCE Amerika Serikat, pasar emas berpotensi mengalami peningkatan volatilitas seiring perubahan ekspektasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Kedua data ini menjadi indikator utama bagi arah kebijakan suku bunga The Fed, sehingga berdampak langsung pada pergerakan dolar AS dan harga emas.\n\nDalam kondisi tersebut, strategi price action menjadi panduan penting untuk membaca arah pasar secara real-time. Dengan mengamati pola candlestick, momentum, serta level support dan resistance, trader dapat mengidentifikasi peluang entry yang lebih akurat sekaligus mengelola risiko di tengah dinamika pasar.\n\nJangan lewatkan kesempatan untuk membedah analisis teknikal & fundamental, mengetahui potensi arah tren selanjutnya, serta sesi tanya jawab eksklusif dalam acara:\n\nDATA TALKS: PRICE ACTION SEBAGAI PANDUAN TRADING EMAS JELANG DATA GDP DAN CORE PCE AS\n\nBergabunglah dengan kami siang ini, Kamis, 30 April 2026, pukul 13.00 WIB bersama RND TPFx Indonesia.\n\nYuk, Subscribe dan Nyalakan Loncengnya supaya kamu ga ketinggalan informasi dari kita\n   /    \n\nDaftarkan Diri Anda Segera di :\nhttps://www.tpfx.co.id/\n\nJangan Lupa Follow Sosial Media Kita Juga ya \nInstagram :     / tpfxindonesia    \nFacebook :     / tpfx  \nTiktok :     / tpfxindonesia", "post_id": "2UXFoVIGiJ4"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 604.4106317066471, "y": 250.8336786252282, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "5kUnnt1oV_s", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun??!! Apa Dampaknya Ke Rakyat Kecil??!!\n\n🎬 Lampu Kuning Fiskal Indonesia: Utang Rp10.000 Triliun Masih Aman?\n\n📢 Indonesia terlihat baik-baik saja… tapi apakah benar-benar aman?\n\nDi tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, Indonesia menghadapi berbagai tekanan serius dari sisi fiskal. Mulai dari lonjakan utang negara yang mendekati Rp10.000 triliun, beban bunga utang yang semakin besar, hingga ancaman debt wall di tahun 2026 yang bisa menjadi ujian terbesar bagi APBN.\n\n👉 Dalam video ini, kita akan membahas secara lengkap, tajam, dan mudah dipahami tentang:\n\n✅ Kondisi fiskal Indonesia terbaru\n✅ Kenapa utang Indonesia terus meningkat\n✅ Apa itu rasio utang terhadap PDB dan kenapa dianggap “masih aman”\n✅ Fakta mengejutkan: hampir 20% pendapatan negara habis untuk bunga utang\n✅ Ancaman besar “debt wall” atau jatuh tempo utang\n✅ Defisit APBN yang terus membesar\n✅ Risiko global: suku bunga tinggi, geopolitik, dan nilai tukar\n✅ Apakah Indonesia benar-benar aman dari krisis?\n✅ Strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi\n\n💡 Fakta Penting yang Harus Kamu Tahu!\n\n📊 Utang Indonesia 2025: Rp9.600 triliun\n📊 Proyeksi 2026: Tembus Rp10.000 triliun\n📊 Rasio utang: ~40% PDB (di bawah batas 60%)\n📊 Bunga utang: Rp520 triliun lebih per tahun\n📊 Debt wall 2026: Rp833 triliun jatuh tempo\n\n⚠️ Sekilas terlihat aman…\nTapi jika digabungkan, semua ini bisa menjadi “lampu kuning” bagi ekonomi Indonesia.\n\n🌍 Kenapa Ini Penting Buat Kamu?\n\nKarena kondisi fiskal negara akan berdampak langsung ke:\n\n💸 Harga kebutuhan sehari-hari\n📈 Pajak yang kamu bayar\n💼 Lapangan pekerjaan\n🏦 Stabilitas ekonomi Indonesia\n\n👉 Dengan memahami ini, kamu bisa lebih siap menghadapi masa depan.\n\n🔥 Insight Penting dari Video Ini:\n\n✔️ Utang bukan selalu buruk, tapi bisa jadi berbahaya jika tidak dikelola dengan benar\n✔️ Rasio utang aman belum tentu berarti kondisi fiskal benar-benar sehat\n✔️ Beban bunga utang adalah ancaman nyata yang sering diabaikan\n✔️ Tekanan global bisa memperparah kondisi dalam negeri\n✔️ Pertumbuhan ekonomi adalah kunci utama keluar dari masalah utang\n\n🚨 Apakah Indonesia Menuju Krisis?\n\nJawabannya tidak sesederhana “iya” atau “tidak”.\n\n👉 Indonesia saat ini berada di fase lampu kuning\nArtinya:\n\n⚠️ Belum krisis\n⚠️ Tapi harus sangat waspada\n\n💬 Tulis pendapat kamu di kolom komentar:\nMenurut kamu, kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih aman… atau mulai berbahaya?\n\n👍 Jangan lupa:\n✔️ Like video ini\n✔️ Share ke teman kamu biar makin melek ekonomi\n✔️ Subscribe channel Inner Boost untuk konten finansial, mindset, dan realita kehidupan yang jarang dibahas secara jujur\n\n🚀 Dukung channel ini supaya terus berkembang dan memberikan konten berkualitas untuk kamu!\n\n\n\n\n\n#ekonomiindonesia #UtangIndonesia #ekonomiglobal #ekonomidunia #ekonomi2026 #prediksiekonomi #keuanganindonesia #purbayayudhisadewa #prabowosubianto #APBN #FiskalIndonesia #KrisisEkonomi #DebtWall #DefisitAPBN\n#BeritaEkonomin#Investasi #Keuangan #EdukasiKeuangan #InnerBoost #inflasi #perangiran #SukuBunga #PajakIndonesia #FinancialEducation #MoneyTalks #Indonesia2026\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "5kUnnt1oV_s"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 838.672978733376, "y": 279.18651247309003, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5kUnnt1oV_s", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun??!! Apa Dampaknya Ke Rakyat Kecil??!!\n\n🎬 Lampu Kuning Fiskal Indonesia: Utang Rp10.000 Triliun Masih Aman?\n\n📢 Indonesia terlihat baik-baik saja… tapi apakah benar-benar aman?\n\nDi tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, Indonesia menghadapi berbagai tekanan serius dari sisi fiskal. Mulai dari lonjakan utang negara yang mendekati Rp10.000 triliun, beban bunga utang yang semakin besar, hingga ancaman debt wall di tahun 2026 yang bisa menjadi ujian terbesar bagi APBN.\n\n👉 Dalam video ini, kita akan membahas secara lengkap, tajam, dan mudah dipahami tentang:\n\n✅ Kondisi fiskal Indonesia terbaru\n✅ Kenapa utang Indonesia terus meningkat\n✅ Apa itu rasio utang terhadap PDB dan kenapa dianggap “masih aman”\n✅ Fakta mengejutkan: hampir 20% pendapatan negara habis untuk bunga utang\n✅ Ancaman besar “debt wall” atau jatuh tempo utang\n✅ Defisit APBN yang terus membesar\n✅ Risiko global: suku bunga tinggi, geopolitik, dan nilai tukar\n✅ Apakah Indonesia benar-benar aman dari krisis?\n✅ Strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi\n\n💡 Fakta Penting yang Harus Kamu Tahu!\n\n📊 Utang Indonesia 2025: Rp9.600 triliun\n📊 Proyeksi 2026: Tembus Rp10.000 triliun\n📊 Rasio utang: ~40% PDB (di bawah batas 60%)\n📊 Bunga utang: Rp520 triliun lebih per tahun\n📊 Debt wall 2026: Rp833 triliun jatuh tempo\n\n⚠️ Sekilas terlihat aman…\nTapi jika digabungkan, semua ini bisa menjadi “lampu kuning” bagi ekonomi Indonesia.\n\n🌍 Kenapa Ini Penting Buat Kamu?\n\nKarena kondisi fiskal negara akan berdampak langsung ke:\n\n💸 Harga kebutuhan sehari-hari\n📈 Pajak yang kamu bayar\n💼 Lapangan pekerjaan\n🏦 Stabilitas ekonomi Indonesia\n\n👉 Dengan memahami ini, kamu bisa lebih siap menghadapi masa depan.\n\n🔥 Insight Penting dari Video Ini:\n\n✔️ Utang bukan selalu buruk, tapi bisa jadi berbahaya jika tidak dikelola dengan benar\n✔️ Rasio utang aman belum tentu berarti kondisi fiskal benar-benar sehat\n✔️ Beban bunga utang adalah ancaman nyata yang sering diabaikan\n✔️ Tekanan global bisa memperparah kondisi dalam negeri\n✔️ Pertumbuhan ekonomi adalah kunci utama keluar dari masalah utang\n\n🚨 Apakah Indonesia Menuju Krisis?\n\nJawabannya tidak sesederhana “iya” atau “tidak”.\n\n👉 Indonesia saat ini berada di fase lampu kuning\nArtinya:\n\n⚠️ Belum krisis\n⚠️ Tapi harus sangat waspada\n\n💬 Tulis pendapat kamu di kolom komentar:\nMenurut kamu, kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih aman… atau mulai berbahaya?\n\n👍 Jangan lupa:\n✔️ Like video ini\n✔️ Share ke teman kamu biar makin melek ekonomi\n✔️ Subscribe channel Inner Boost untuk konten finansial, mindset, dan realita kehidupan yang jarang dibahas secara jujur\n\n🚀 Dukung channel ini supaya terus berkembang dan memberikan konten berkualitas untuk kamu!\n\n\n\n\n\n#ekonomiindonesia #UtangIndonesia #ekonomiglobal #ekonomidunia #ekonomi2026 #prediksiekonomi #keuanganindonesia #purbayayudhisadewa #prabowosubianto #APBN #FiskalIndonesia #KrisisEkonomi #DebtWall #DefisitAPBN\n#BeritaEkonomin#Investasi #Keuangan #EdukasiKeuangan #InnerBoost #inflasi #perangiran #SukuBunga #PajakIndonesia #FinancialEducation #MoneyTalks #Indonesia2026\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "5kUnnt1oV_s"}}, {"key": "@WealthEmpir", "attributes": {"label": "@WealthEmpir", "x": 841.8656553526306, "y": 590.6282713442682, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6AblD46ak5E", "id": "@WealthEmpir", "source": "youtube-000001", "content": "Penemuan Minyak di Guyana Merupakan yang Terbesar yang Pernah Ada di Karibia!\n\nGuyana telah menemukan cadangan minyak terbesar dalam sejarah Karibia—dan hal ini mengubah industri energi global lebih cepat dari yang diperkirakan siapa pun.\n\nDengan lebih dari 11 miliar barel minyak yang ditemukan di Blok Stabroek, lepas pantai Guyana, negara kecil ini telah menjadi salah satu produsen minyak dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Dipimpin oleh ExxonMobil, bersama dengan mitra Hess dan CNOOC, produksi meningkat pesat menuju lebih dari 1 juta barel per hari.\n\nNamun di balik berita utama terdapat kisah yang lebih dalam.\n\nSiapa sebenarnya yang diuntungkan dari ledakan minyak ini? Bagaimana Perjanjian Bagi Hasil Produksi 2016 memengaruhi kekayaan jangka panjang Guyana? Dan peran apa yang dimainkan Amerika Serikat seiring meningkatnya ketegangan dengan Venezuela terkait wilayah Essequibo?\n\nDalam video ini, kami akan membahas:\n\n• Penemuan yang mengubah Karibia selamanya\n• Angka sebenarnya di balik kekayaan minyak Guyana\n\n• Kebenaran tentang kontrak minyak dan pembagian pendapatan\n• Pengaruh AS vs kedaulatan Guyana\n\n• Risiko, peluang, dan masa depan ledakan minyak ini\n\nTidak ada sensasi. Tidak ada konspirasi. Hanya fakta terverifikasi dari laporan resmi, lembaga global, dan data energi.\n\nJika Anda peduli tentang energi global, geopolitik, dan transformasi ekonomi, ini adalah kisah yang perlu Anda pahami.\n\n👉 Berlangganan untuk lebih banyak pembahasan mendalam tentang ekonomi global dan kisah sumber daya tersembunyi.\n\nhttps://youtube.com/?si=p...\n\nPenemuan minyak Guyana, minyak Guyana 2026, blok Stabroek Guyana, ExxonMobil Guyana, ledakan minyak Guyana, penemuan minyak Karibia, penemuan minyak terbesar Karibia, ekonomi minyak Guyana, produksi minyak Guyana, sengketa Venezuela-Guyana, konflik minyak Essequibo, geopolitik minyak Karibia, sumber daya alam Guyana, pengeboran lepas pantai Guyana, pasar minyak global\n\nGuyana, minyak Guyana, penemuan minyak, ExxonMobil, blok Stabroek, minyak Karibia, ledakan minyak, ekonomi Guyana, sengketa Venezuela, Essequibo, pengeboran lepas pantai, energi global, geopolitik minyak, sumber daya alam, pertumbuhan ekonomi\n\n#GuyanaOil #OilDiscovery #ExxonMobil #StabroekBlock #CaribbeanOil #OilBoom #EnergyGeopolitics #VenezuelaGuyana #Essequibo #OffshoreDrilling #EnergiGlobal #NegaraPetro #SumberDayaAlam #TransformasiEkonomi #EkonomiMinyak\n\nPenafian\n\nVideo ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Semua informasi didasarkan pada laporan yang tersedia untuk umum, publikasi pemerintah, dan sumber internasional terpercaya pada tahun 2026. Angka dan proyeksi dapat berubah dari waktu ke waktu karena faktor pasar, politik, atau operasional. Konten ini bukan merupakan nasihat keuangan, hukum, atau investasi.", "post_id": "6AblD46ak5E"}}, {"key": "wealthempir", "attributes": {"label": "wealthempir", "x": 920.6256928510975, "y": 550.1806906620832, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6AblD46ak5E", "id": "wealthempir", "source": "youtube-000001", "content": "Penemuan Minyak di Guyana Merupakan yang Terbesar yang Pernah Ada di Karibia!\n\nGuyana telah menemukan cadangan minyak terbesar dalam sejarah Karibia—dan hal ini mengubah industri energi global lebih cepat dari yang diperkirakan siapa pun.\n\nDengan lebih dari 11 miliar barel minyak yang ditemukan di Blok Stabroek, lepas pantai Guyana, negara kecil ini telah menjadi salah satu produsen minyak dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Dipimpin oleh ExxonMobil, bersama dengan mitra Hess dan CNOOC, produksi meningkat pesat menuju lebih dari 1 juta barel per hari.\n\nNamun di balik berita utama terdapat kisah yang lebih dalam.\n\nSiapa sebenarnya yang diuntungkan dari ledakan minyak ini? Bagaimana Perjanjian Bagi Hasil Produksi 2016 memengaruhi kekayaan jangka panjang Guyana? Dan peran apa yang dimainkan Amerika Serikat seiring meningkatnya ketegangan dengan Venezuela terkait wilayah Essequibo?\n\nDalam video ini, kami akan membahas:\n\n• Penemuan yang mengubah Karibia selamanya\n• Angka sebenarnya di balik kekayaan minyak Guyana\n\n• Kebenaran tentang kontrak minyak dan pembagian pendapatan\n• Pengaruh AS vs kedaulatan Guyana\n\n• Risiko, peluang, dan masa depan ledakan minyak ini\n\nTidak ada sensasi. Tidak ada konspirasi. Hanya fakta terverifikasi dari laporan resmi, lembaga global, dan data energi.\n\nJika Anda peduli tentang energi global, geopolitik, dan transformasi ekonomi, ini adalah kisah yang perlu Anda pahami.\n\n👉 Berlangganan untuk lebih banyak pembahasan mendalam tentang ekonomi global dan kisah sumber daya tersembunyi.\n\nhttps://youtube.com/?si=p...\n\nPenemuan minyak Guyana, minyak Guyana 2026, blok Stabroek Guyana, ExxonMobil Guyana, ledakan minyak Guyana, penemuan minyak Karibia, penemuan minyak terbesar Karibia, ekonomi minyak Guyana, produksi minyak Guyana, sengketa Venezuela-Guyana, konflik minyak Essequibo, geopolitik minyak Karibia, sumber daya alam Guyana, pengeboran lepas pantai Guyana, pasar minyak global\n\nGuyana, minyak Guyana, penemuan minyak, ExxonMobil, blok Stabroek, minyak Karibia, ledakan minyak, ekonomi Guyana, sengketa Venezuela, Essequibo, pengeboran lepas pantai, energi global, geopolitik minyak, sumber daya alam, pertumbuhan ekonomi\n\n#GuyanaOil #OilDiscovery #ExxonMobil #StabroekBlock #CaribbeanOil #OilBoom #EnergyGeopolitics #VenezuelaGuyana #Essequibo #OffshoreDrilling #EnergiGlobal #NegaraPetro #SumberDayaAlam #TransformasiEkonomi #EkonomiMinyak\n\nPenafian\n\nVideo ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Semua informasi didasarkan pada laporan yang tersedia untuk umum, publikasi pemerintah, dan sumber internasional terpercaya pada tahun 2026. Angka dan proyeksi dapat berubah dari waktu ke waktu karena faktor pasar, politik, atau operasional. Konten ini bukan merupakan nasihat keuangan, hukum, atau investasi.", "post_id": "6AblD46ak5E"}}], "edges": [{"key": "SydSalesman", "source": "SydSalesman", "target": "fadjroeL", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "SydSalesman", "source": "SydSalesman", "target": "fadjroeL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "NewsMotiva", "source": "NewsMotiva", "target": "Fraksi_Gerindra", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "NewsMotiva", "source": "NewsMotiva", "target": "Fraksi_Gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "JSuryoP1", "source": "JSuryoP1", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "JSuryoP1", "source": "JSuryoP1", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "KapudS640", "source": "KapudS640", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "KapudS640", "source": "KapudS640", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Kimberley_PS08", "source": "Kimberley_PS08", "target": "ongen_id", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Kimberley_PS08", "source": "Kimberley_PS08", "target": "ongen_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "da4tyotyas", "source": "da4tyotyas", "target": "bps_statistics", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Aminuddin001", "source": "Aminuddin001", "target": "Fahrihamzah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "KPembuang25484", "source": "KPembuang25484", "target": "bps_statistics", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wahyukencono", "source": "wahyukencono", "target": "Fahrihamzah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ethadisaputra", "source": "ethadisaputra", "target": "rasjawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "swamediainc", "source": "swamediainc", "target": "swamediainc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemko.medan", "source": "pemko.medan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemko.medan", "source": "pemko.medan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jabar", "source": "bank_indonesia_jabar", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "warga.sumbar", "source": "warga.sumbar", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "menkeuri", "source": "menkeuri", "target": "bps_statistics", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "listyosigitprabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "marzukialba_bd91", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "spripim.polri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "bidhumaspoldaaceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "polisi_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "halo_polisi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "tercyduck.aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "kemenpar.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "karismaeventnusantara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "Gebragngadubedug", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bkpm_id", "source": "bkpm_id", "target": "rosanroeslani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bkpm_id", "source": "bkpm_id", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bkpm_id", "source": "bkpm_id", "target": "rosanroeslani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bkpm_id", "source": "bkpm_id", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ntt.terkini", "source": "ntt.terkini", "target": "jasindo.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ntt.terkini", "source": "ntt.terkini", "target": "jasindo.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "richmindsetidn", "source": "richmindsetidn", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "andiuttasquad", "source": "andiuttasquad", "target": "Pemkab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "andiuttasquad", "source": "andiuttasquad", "target": "Lppl", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amingandul06", "source": "amingandul06", "target": "amingandul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "donnysetiawan25", "source": "donnysetiawan25", "target": "kemenkoinfra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "donnysetiawan25", "source": "donnysetiawan25", "target": "kemenkoinfra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "donnysetiawan25", "source": "donnysetiawan25", "target": "kemenkoinfra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "btvidofficial", "source": "btvidofficial", "target": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "btvidofficial", "source": "btvidofficial", "target": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@officialokezone", "source": "@officialokezone", "target": "officialokezone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Sulselsatu", "source": "@Sulselsatu", "target": "sulselsatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@LintasiNews", "source": "@LintasiNews", "target": "lintasinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TPFx_Indonesia", "source": "@TPFx_Indonesia", "target": "tpfx_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@WealthEmpir", "source": "@WealthEmpir", "target": "wealthempir", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}