{"nodes": [{"key": "samarindaetam", "attributes": {"label": "samarindaetam", "x": 265.78504201069353, "y": 508.47341452020135, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890104150578701097_3110854354", "id": "samarindaetam", "source": "instagram-000001", "content": "Mitra ojol geruduk kantor grab di jalan Wahid Hasyim protes aplikator yang terus membuka pendaftaraan disaat orderan lagi anyep (sepi).\n\nVideo", "post_id": "3890104150578701097_3110854354"}}, {"key": "smr_today", "attributes": {"label": "smr_today", "x": 500.8519188181714, "y": 287.46978535864463, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 112.3407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3890104150578701097_3110854354", "id": "smr_today", "source": "instagram-000001", "content": "Mitra ojol geruduk kantor grab di jalan Wahid Hasyim protes aplikator yang terus membuka pendaftaraan disaat orderan lagi anyep (sepi).\n\nVideo", "post_id": "3890104150578701097_3110854354"}}, {"key": "samarindaterkini", "attributes": {"label": "samarindaterkini", "x": 882.9692475419693, "y": 55.052743117591675, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890124256071461201_2313193552", "id": "samarindaterkini", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah mitra ojek online (ojol) menggelar aksi protes dengan mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim. Aksi ini dipicu keluhan para driver yang menilai orderan tengah sepi, namun pihak aplikator masih terus membuka pendaftaran mitra baru.\n\nVideo Source;  \n\n#kalimantantimur \n#samarinda\n#viralreels \n#samarindasosmed", "post_id": "3890124256071461201_2313193552"}}, {"key": "samarindasosmed", "attributes": {"label": "samarindasosmed", "x": 719.209020250827, "y": 610.9808679691471, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890161154949215881_49800427471", "id": "samarindasosmed", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah mitra ojek online (ojol) menggelar aksi protes dengan mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim. Aksi ini dipicu keluhan para driver yang menilai orderan tengah sepi, namun pihak aplikator masih terus membuka pendaftaran mitra baru.\n\nPara ojol menilai kebijakan tersebut memperparah persaingan di lapangan, sehingga pendapatan mereka semakin menurun. Dalam aksinya, massa meminta agar perusahaan segera mengevaluasi sistem rekrutmen dan pembagian order agar lebih adil.\n\nSumber Video ;  \n\n#kalimantantimur \n#samarinda\n#viralreels \n#samarindasosmed", "post_id": "3890161154949215881_49800427471"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "attributes": {"label": "newsandalasdotcom", "x": 996.2691826021386, "y": 513.4739548360873, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "newsandalasdotcom", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "roselei_rr.x", "x": 96.60161098615305, "y": 696.4524532973543, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 47.2342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "roselei_rr.x", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "idntimes.video", "attributes": {"label": "idntimes.video", "x": 392.9660807766446, "y": 150.83133251310443, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.532, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3885167844774582950_2089700769", "id": "idntimes.video", "source": "instagram-000001", "content": "*Ojol Ngadu, DPRD Jatim Siap Bikin Aturan Keras soal Tarif*\n\nSurabaya, IDN Times - DPRD Jawa Timur (Jatim) mulai merespons tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait kepastian tarif dengan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda). Usulan tersebut mengemuka setelah aliansi driver yang tergabung dalam DOBRAK menyampaikan aspirasi agar aturan tarif berbasis Surat Keputusan (SK) Gubernur bisa diperkuat secara hukum.\n\nPertemuan lanjutan akan digelar pekan depan melibatkan perangkat daerah, komisi terkait, perwakilan driver, dan tenaga ahli untuk membahas teknis serta peluang realisasi perda.\n\nHumas DOBRAK Jatim mengapresiasi langkah DPRD dan berharap perda segera disahkan demi perlindungan driver, karena aturan tarif sebelumnya belum efektif ditegakkan terhadap aplikator.\n\nReporter : Ardiansyah Fajar Syahlillah\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Ojol #DPRDJatim TarifOjol", "post_id": "3885167844774582950_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 111.93365564270607, "y": 197.1702802004236, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.3547, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885167844774582950_2089700769", "id": "IDNTimes", "source": "instagram-000001", "content": "*Ojol Ngadu, DPRD Jatim Siap Bikin Aturan Keras soal Tarif*\n\nSurabaya, IDN Times - DPRD Jawa Timur (Jatim) mulai merespons tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait kepastian tarif dengan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda). Usulan tersebut mengemuka setelah aliansi driver yang tergabung dalam DOBRAK menyampaikan aspirasi agar aturan tarif berbasis Surat Keputusan (SK) Gubernur bisa diperkuat secara hukum.\n\nPertemuan lanjutan akan digelar pekan depan melibatkan perangkat daerah, komisi terkait, perwakilan driver, dan tenaga ahli untuk membahas teknis serta peluang realisasi perda.\n\nHumas DOBRAK Jatim mengapresiasi langkah DPRD dan berharap perda segera disahkan demi perlindungan driver, karena aturan tarif sebelumnya belum efektif ditegakkan terhadap aplikator.\n\nReporter : Ardiansyah Fajar Syahlillah\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Ojol #DPRDJatim TarifOjol", "post_id": "3885167844774582950_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 268.9670767348503, "y": 676.6613175121972, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.3547, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885167844774582950_2089700769", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "instagram-000001", "content": "*Ojol Ngadu, DPRD Jatim Siap Bikin Aturan Keras soal Tarif*\n\nSurabaya, IDN Times - DPRD Jawa Timur (Jatim) mulai merespons tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait kepastian tarif dengan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda). Usulan tersebut mengemuka setelah aliansi driver yang tergabung dalam DOBRAK menyampaikan aspirasi agar aturan tarif berbasis Surat Keputusan (SK) Gubernur bisa diperkuat secara hukum.\n\nPertemuan lanjutan akan digelar pekan depan melibatkan perangkat daerah, komisi terkait, perwakilan driver, dan tenaga ahli untuk membahas teknis serta peluang realisasi perda.\n\nHumas DOBRAK Jatim mengapresiasi langkah DPRD dan berharap perda segera disahkan demi perlindungan driver, karena aturan tarif sebelumnya belum efektif ditegakkan terhadap aplikator.\n\nReporter : Ardiansyah Fajar Syahlillah\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Ojol #DPRDJatim TarifOjol", "post_id": "3885167844774582950_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 614.5635392850911, "y": 9.533992681163838, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.3547, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885167844774582950_2089700769", "id": "IDNTimes.Community", "source": "instagram-000001", "content": "*Ojol Ngadu, DPRD Jatim Siap Bikin Aturan Keras soal Tarif*\n\nSurabaya, IDN Times - DPRD Jawa Timur (Jatim) mulai merespons tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait kepastian tarif dengan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda). Usulan tersebut mengemuka setelah aliansi driver yang tergabung dalam DOBRAK menyampaikan aspirasi agar aturan tarif berbasis Surat Keputusan (SK) Gubernur bisa diperkuat secara hukum.\n\nPertemuan lanjutan akan digelar pekan depan melibatkan perangkat daerah, komisi terkait, perwakilan driver, dan tenaga ahli untuk membahas teknis serta peluang realisasi perda.\n\nHumas DOBRAK Jatim mengapresiasi langkah DPRD dan berharap perda segera disahkan demi perlindungan driver, karena aturan tarif sebelumnya belum efektif ditegakkan terhadap aplikator.\n\nReporter : Ardiansyah Fajar Syahlillah\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Ojol #DPRDJatim TarifOjol", "post_id": "3885167844774582950_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 459.17909417839576, "y": 208.01034278481657, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.3547, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885167844774582950_2089700769", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "instagram-000001", "content": "*Ojol Ngadu, DPRD Jatim Siap Bikin Aturan Keras soal Tarif*\n\nSurabaya, IDN Times - DPRD Jawa Timur (Jatim) mulai merespons tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait kepastian tarif dengan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda). Usulan tersebut mengemuka setelah aliansi driver yang tergabung dalam DOBRAK menyampaikan aspirasi agar aturan tarif berbasis Surat Keputusan (SK) Gubernur bisa diperkuat secara hukum.\n\nPertemuan lanjutan akan digelar pekan depan melibatkan perangkat daerah, komisi terkait, perwakilan driver, dan tenaga ahli untuk membahas teknis serta peluang realisasi perda.\n\nHumas DOBRAK Jatim mengapresiasi langkah DPRD dan berharap perda segera disahkan demi perlindungan driver, karena aturan tarif sebelumnya belum efektif ditegakkan terhadap aplikator.\n\nReporter : Ardiansyah Fajar Syahlillah\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Ojol #DPRDJatim TarifOjol", "post_id": "3885167844774582950_2089700769"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 157.01850704960086, "y": 720.2419830182309, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.3547, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885167844774582950_2089700769", "id": "Duniaku_com", "source": "instagram-000001", "content": "*Ojol Ngadu, DPRD Jatim Siap Bikin Aturan Keras soal Tarif*\n\nSurabaya, IDN Times - DPRD Jawa Timur (Jatim) mulai merespons tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait kepastian tarif dengan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda). Usulan tersebut mengemuka setelah aliansi driver yang tergabung dalam DOBRAK menyampaikan aspirasi agar aturan tarif berbasis Surat Keputusan (SK) Gubernur bisa diperkuat secara hukum.\n\nPertemuan lanjutan akan digelar pekan depan melibatkan perangkat daerah, komisi terkait, perwakilan driver, dan tenaga ahli untuk membahas teknis serta peluang realisasi perda.\n\nHumas DOBRAK Jatim mengapresiasi langkah DPRD dan berharap perda segera disahkan demi perlindungan driver, karena aturan tarif sebelumnya belum efektif ditegakkan terhadap aplikator.\n\nReporter : Ardiansyah Fajar Syahlillah\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Ojol #DPRDJatim TarifOjol", "post_id": "3885167844774582950_2089700769"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 16.18234897645665, "y": 617.8547606992903, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.3547, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885167844774582950_2089700769", "id": "Popbela_com", "source": "instagram-000001", "content": "*Ojol Ngadu, DPRD Jatim Siap Bikin Aturan Keras soal Tarif*\n\nSurabaya, IDN Times - DPRD Jawa Timur (Jatim) mulai merespons tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait kepastian tarif dengan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda). Usulan tersebut mengemuka setelah aliansi driver yang tergabung dalam DOBRAK menyampaikan aspirasi agar aturan tarif berbasis Surat Keputusan (SK) Gubernur bisa diperkuat secara hukum.\n\nPertemuan lanjutan akan digelar pekan depan melibatkan perangkat daerah, komisi terkait, perwakilan driver, dan tenaga ahli untuk membahas teknis serta peluang realisasi perda.\n\nHumas DOBRAK Jatim mengapresiasi langkah DPRD dan berharap perda segera disahkan demi perlindungan driver, karena aturan tarif sebelumnya belum efektif ditegakkan terhadap aplikator.\n\nReporter : Ardiansyah Fajar Syahlillah\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Ojol #DPRDJatim TarifOjol", "post_id": "3885167844774582950_2089700769"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 538.4019595962543, "y": 991.9453153679374, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.3547, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885167844774582950_2089700769", "id": "Popbela.Beauty", "source": "instagram-000001", "content": "*Ojol Ngadu, DPRD Jatim Siap Bikin Aturan Keras soal Tarif*\n\nSurabaya, IDN Times - DPRD Jawa Timur (Jatim) mulai merespons tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait kepastian tarif dengan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda). Usulan tersebut mengemuka setelah aliansi driver yang tergabung dalam DOBRAK menyampaikan aspirasi agar aturan tarif berbasis Surat Keputusan (SK) Gubernur bisa diperkuat secara hukum.\n\nPertemuan lanjutan akan digelar pekan depan melibatkan perangkat daerah, komisi terkait, perwakilan driver, dan tenaga ahli untuk membahas teknis serta peluang realisasi perda.\n\nHumas DOBRAK Jatim mengapresiasi langkah DPRD dan berharap perda segera disahkan demi perlindungan driver, karena aturan tarif sebelumnya belum efektif ditegakkan terhadap aplikator.\n\nReporter : Ardiansyah Fajar Syahlillah\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Ojol #DPRDJatim TarifOjol", "post_id": "3885167844774582950_2089700769"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 909.8565453995017, "y": 207.8529006351456, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.3547, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885167844774582950_2089700769", "id": "Popmama_com", "source": "instagram-000001", "content": "*Ojol Ngadu, DPRD Jatim Siap Bikin Aturan Keras soal Tarif*\n\nSurabaya, IDN Times - DPRD Jawa Timur (Jatim) mulai merespons tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait kepastian tarif dengan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda). Usulan tersebut mengemuka setelah aliansi driver yang tergabung dalam DOBRAK menyampaikan aspirasi agar aturan tarif berbasis Surat Keputusan (SK) Gubernur bisa diperkuat secara hukum.\n\nPertemuan lanjutan akan digelar pekan depan melibatkan perangkat daerah, komisi terkait, perwakilan driver, dan tenaga ahli untuk membahas teknis serta peluang realisasi perda.\n\nHumas DOBRAK Jatim mengapresiasi langkah DPRD dan berharap perda segera disahkan demi perlindungan driver, karena aturan tarif sebelumnya belum efektif ditegakkan terhadap aplikator.\n\nReporter : Ardiansyah Fajar Syahlillah\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Ojol #DPRDJatim TarifOjol", "post_id": "3885167844774582950_2089700769"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 159.05164520820293, "y": 804.478277515091, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.3547, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885167844774582950_2089700769", "id": "Yummy.idn", "source": "instagram-000001", "content": "*Ojol Ngadu, DPRD Jatim Siap Bikin Aturan Keras soal Tarif*\n\nSurabaya, IDN Times - DPRD Jawa Timur (Jatim) mulai merespons tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait kepastian tarif dengan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda). Usulan tersebut mengemuka setelah aliansi driver yang tergabung dalam DOBRAK menyampaikan aspirasi agar aturan tarif berbasis Surat Keputusan (SK) Gubernur bisa diperkuat secara hukum.\n\nPertemuan lanjutan akan digelar pekan depan melibatkan perangkat daerah, komisi terkait, perwakilan driver, dan tenaga ahli untuk membahas teknis serta peluang realisasi perda.\n\nHumas DOBRAK Jatim mengapresiasi langkah DPRD dan berharap perda segera disahkan demi perlindungan driver, karena aturan tarif sebelumnya belum efektif ditegakkan terhadap aplikator.\n\nReporter : Ardiansyah Fajar Syahlillah\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Ojol #DPRDJatim TarifOjol", "post_id": "3885167844774582950_2089700769"}}, {"key": "radarbromo", "attributes": {"label": "radarbromo", "x": 93.43490711225155, "y": 476.2181345943429, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881636815309575298_7465178568", "id": "radarbromo", "source": "instagram-000001", "content": "Kasus dugaan tindakan tak pantas oleh driver ojek online di Bandung viral di media sosial usai melibatkan seorang siswi kelas 5 SD sebagai korban.\n\nPeristiwa itu menjadi sorotan publik lantaran korban yang seharusnya diantar pulang malah sempat diajak menuju kos milik pengemudi.\n\nPeristiwa ini disebut terjadi di wilayah Antapani, Bandung, Jawa Barat, dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan penggunaan ojek online bagi anak-anak.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan pada hari kejadian, orang tua tidak bisa menjemput sehingga sang ibu memesan ojek online untuk mengantar adiknya pulang.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban melalui akun Instagram \n\nKwtika perjalanan, korban mengaku mengalami tindakan tidak nyaman ketika kakinya beberapa kali dipegang oleh pengemudi dengan alasan posisi duduk yang terlalu ke belakang.\n\nAlih-alih langsung menuju rumah yang berada di kawasan Hantap dekat flyover Antapani, pengemudi justru mengajak korban mampir ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” tandasnya.", "post_id": "3881636815309575298_7465178568"}}, {"key": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "roselei_rr.x.", "x": 815.9146383238556, "y": 67.90672458508095, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 47.2342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3881636815309575298_7465178568", "id": "roselei_rr.x.", "source": "instagram-000001", "content": "Kasus dugaan tindakan tak pantas oleh driver ojek online di Bandung viral di media sosial usai melibatkan seorang siswi kelas 5 SD sebagai korban.\n\nPeristiwa itu menjadi sorotan publik lantaran korban yang seharusnya diantar pulang malah sempat diajak menuju kos milik pengemudi.\n\nPeristiwa ini disebut terjadi di wilayah Antapani, Bandung, Jawa Barat, dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan penggunaan ojek online bagi anak-anak.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan pada hari kejadian, orang tua tidak bisa menjemput sehingga sang ibu memesan ojek online untuk mengantar adiknya pulang.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban melalui akun Instagram \n\nKwtika perjalanan, korban mengaku mengalami tindakan tidak nyaman ketika kakinya beberapa kali dipegang oleh pengemudi dengan alasan posisi duduk yang terlalu ke belakang.\n\nAlih-alih langsung menuju rumah yang berada di kawasan Hantap dekat flyover Antapani, pengemudi justru mengajak korban mampir ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” tandasnya.", "post_id": "3881636815309575298_7465178568"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 925.819480636597, "y": 851.8920004160442, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 170.2107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3889673005102844222_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) anjlok 7,41% ke Rp50 (ARB), menyentuh level terendah sejak IPO 2022 ⚠️\n\nPelemahan dipicu Perpres No.27/2026 yang memangkas potongan aplikator jadi maksimal 8% dan meningkatkan porsi pengemudi minimal 92% 🚗\n\nMeski begitu, GOTO menyatakan akan patuh regulasi dan masih mengkaji dampaknya, serta berkoordinasi dengan pemerintah 🤝\n\nDi sisi lain, fundamental tetap menunjukkan perbaikan dengan laba bersih Rp171 miliar di Q1 2026 (berbalik dari rugi) dan EBITDA Rp907 miliar 📊\n\nSumber: CNBC Indonesia, 4 Mei 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#GOTO #SahamGOTO #IHSG #StartupIndonesia #EkonomiDigital #mancingsaham", "post_id": "3889673005102844222_52512310886"}}, {"key": "timothyshortform", "attributes": {"label": "timothyshortform", "x": 833.3962196937879, "y": 762.0349765818415, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "timothyshortform", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "Blocknews", "attributes": {"label": "Blocknews", "x": 83.18210475011433, "y": 833.1092437568808, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 47.2342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "Blocknews", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "samarindaetamid", "attributes": {"label": "samarindaetamid", "x": 523.9896132624177, "y": 61.76712471690438, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 25.532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "363524514060029_1573224100900230", "id": "samarindaetamid", "source": "facebook-000001", "content": "Mitra ojol geruduk kantor grab di jalan Wahid Hasyim protes aplikator yang terus membuka pendaftaraan disaat orderan lagi anyep (sepi).\n\nVideo", "post_id": "363524514060029_1573224100900230"}}, {"key": "videoidntimes", "attributes": {"label": "videoidntimes", "x": 984.8294365378454, "y": 870.2415493984358, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 25.532, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "26288322800850419", "id": "videoidntimes", "source": "facebook-000001", "content": "*Ojol Ngadu, DPRD Jatim Siap Bikin Aturan Keras soal Tarif*\nSurabaya, IDN Times - DPRD Jawa Timur (Jatim) mulai merespons tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait kepastian tarif dengan mendorong pembentukan peraturan daerah (perda). Usulan tersebut mengemuka setelah aliansi driver yang tergabung dalam DOBRAK menyampaikan aspirasi agar aturan tarif berbasis Surat Keputusan (SK) Gubernur bisa diperkuat secara hukum.\nPertemuan lanjutan akan digelar pekan depan melibatkan perangkat daerah, komisi terkait, perwakilan driver, dan tenaga ahli untuk membahas teknis serta peluang realisasi perda.\nHumas DOBRAK Jatim mengapresiasi langkah DPRD dan berharap perda segera disahkan demi perlindungan driver, karena aturan tarif sebelumnya belum efektif ditegakkan terhadap aplikator.\nReporter : Ardiansyah Fajar Syahlillah\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes#SuaraMillenial#GenZMemilih#Ojol#DPRDJatimTarifOjol", "post_id": "26288322800850419"}}, {"key": "@officialokezone", "attributes": {"label": "@officialokezone", "x": 812.9119094774674, "y": 150.58792340345727, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "809D9-0SABM", "id": "@officialokezone", "source": "youtube-000001", "content": "Demo Memanas! Ribuan Ojol di Surabaya Sweeping Rekan Sendiri, Tuntut Tarif Adil dan Perlindungan\n\nRibuan driver online di Surabaya dan Sidoarjo menggelar aksi demo dan mogok kerja. Mereka menuntut diterbitkannya perda untuk melindungi kesejahteraan driver dari aplikator nakal serta penghapusan program tarif murah di aplikasi. Dalam aksi tersebut sempat terjadi sweeping terhadap driver ojek online yang tetap beroperasi di tengah aksi mogok kerja.\n\nBaca selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.okezone.com/\n\nYuk Subscribe:    /   \nWa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va5J...\nFacebook  :   / okezonecom  \nInstagram :   / okezonecom  \nTwitter :   / okezonenews  \n\n#ojol #demo #surabaya", "post_id": "809D9-0SABM"}}, {"key": "officialokezone", "attributes": {"label": "officialokezone", "x": 503.12171811686545, "y": 501.9722621816626, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.2342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "809D9-0SABM", "id": "officialokezone", "source": "youtube-000001", "content": "Demo Memanas! Ribuan Ojol di Surabaya Sweeping Rekan Sendiri, Tuntut Tarif Adil dan Perlindungan\n\nRibuan driver online di Surabaya dan Sidoarjo menggelar aksi demo dan mogok kerja. Mereka menuntut diterbitkannya perda untuk melindungi kesejahteraan driver dari aplikator nakal serta penghapusan program tarif murah di aplikasi. Dalam aksi tersebut sempat terjadi sweeping terhadap driver ojek online yang tetap beroperasi di tengah aksi mogok kerja.\n\nBaca selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.okezone.com/\n\nYuk Subscribe:    /   \nWa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va5J...\nFacebook  :   / okezonecom  \nInstagram :   / okezonecom  \nTwitter :   / okezonenews  \n\n#ojol #demo #surabaya", "post_id": "809D9-0SABM"}}], "edges": [{"key": "samarindaetam", "source": "samarindaetam", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarindaterkini", "source": "samarindaterkini", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarindasosmed", "source": "samarindasosmed", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "source": "newsandalasdotcom", "target": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radarbromo", "source": "radarbromo", "target": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "timothyshortform", "source": "timothyshortform", "target": "Blocknews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "samarindaetamid", "source": "samarindaetamid", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@officialokezone", "source": "@officialokezone", "target": "officialokezone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}