{"nodes": [{"key": "samarindasosmed", "attributes": {"label": "samarindasosmed", "x": 157.31429836403376, "y": 912.5349246224256, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 94.7868, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890161154949215881_49800427471", "id": "samarindasosmed", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah mitra ojek online (ojol) menggelar aksi protes dengan mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim. Aksi ini dipicu keluhan para driver yang menilai orderan tengah sepi, namun pihak aplikator masih terus membuka pendaftaran mitra baru.\n\nPara ojol menilai kebijakan tersebut memperparah persaingan di lapangan, sehingga pendapatan mereka semakin menurun. Dalam aksinya, massa meminta agar perusahaan segera mengevaluasi sistem rekrutmen dan pembagian order agar lebih adil.\n\nSumber Video ;  \n\n#kalimantantimur \n#samarinda\n#viralreels \n#samarindasosmed", "post_id": "3890161154949215881_49800427471"}}, {"key": "smr_today", "attributes": {"label": "smr_today", "x": 459.7960115034002, "y": 582.423828859738, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 175.3554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890161154949215881_49800427471", "id": "smr_today", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah mitra ojek online (ojol) menggelar aksi protes dengan mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim. Aksi ini dipicu keluhan para driver yang menilai orderan tengah sepi, namun pihak aplikator masih terus membuka pendaftaran mitra baru.\n\nPara ojol menilai kebijakan tersebut memperparah persaingan di lapangan, sehingga pendapatan mereka semakin menurun. Dalam aksinya, massa meminta agar perusahaan segera mengevaluasi sistem rekrutmen dan pembagian order agar lebih adil.\n\nSumber Video ;  \n\n#kalimantantimur \n#samarinda\n#viralreels \n#samarindasosmed", "post_id": "3890161154949215881_49800427471"}}, {"key": "timothyshortform", "attributes": {"label": "timothyshortform", "x": 621.0446162676327, "y": 221.4859591178727, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 94.7868, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "timothyshortform", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "Blocknews", "attributes": {"label": "Blocknews", "x": 111.8018787036824, "y": 210.65772117281955, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 175.3554, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "Blocknews", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "attributes": {"label": "iman.adinugraha.o", "x": 61.59370024807542, "y": 352.91239416690166, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 94.7868, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7634728186667912468", "id": "iman.adinugraha.o", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "IMANsukabumi", "attributes": {"label": "IMANsukabumi", "x": 279.8876664725715, "y": 183.47293126195908, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 121.643, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "IMANsukabumi", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "DPC", "attributes": {"label": "DPC", "x": 377.1676832505205, "y": 781.5238007140961, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 121.643, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "DPC", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "fpd_dpr", "attributes": {"label": "fpd_dpr", "x": 762.1809454935749, "y": 695.2082344914821, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 121.643, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "fpd_dpr", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}], "edges": [{"key": "samarindasosmed", "source": "samarindasosmed", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "timothyshortform", "source": "timothyshortform", "target": "Blocknews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "IMANsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "DPC", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "fpd_dpr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}