{"nodes": [{"key": "dinsosjatim", "attributes": {"label": "dinsosjatim", "x": 794.8318142739321, "y": 923.3202573688372, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.0724, "eigenvector": 129.9221, "in_degree": 1, "out_degree": 7, "degree": 8}, "_id": "3880885895256304847_3048958548", "id": "dinsosjatim", "source": "instagram-000001", "content": "Kawan Showsial,\nperhatian untuk para pengemudi ojek online kembali hadir di Jawa Timur.\n\nGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membagikan BBM gratis dan sembako kepada 160 driver ojol di Kota Malang. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai garda terdepan transportasi dan distribusi masyarakat.\n\nDi momentum Hari Kartini, mayoritas penerima adalah ojol perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ketangguhan mereka menjadi bukti bahwa perempuan hari ini adalah penggerak ekonomi yang nyata.\n\nBantuan ini diharapkan dapat meringankan biaya operasional harian sekaligus menyemangati para driver untuk terus produktif dan optimistis.\nNegara hadir, memberi dukungan, dan menguatkan mereka yang terus bergerak di lapangan.\nBergerak Berdampak.\n\n      \n#DinsosJatim #BergerakBerdampak #OjolPerempuan #HariKartini #JatimPeduli", "post_id": "3880885895256304847_3048958548"}}, {"key": "khofifah.ip", "attributes": {"label": "khofifah.ip", "x": 761.9942896673258, "y": 740.8212784512272, "size": 11.2, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 38.8808, "eigenvector": 88.7634, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3880885895256304847_3048958548", "id": "khofifah.ip", "source": "instagram-000001", "content": "Kawan Showsial,\nperhatian untuk para pengemudi ojek online kembali hadir di Jawa Timur.\n\nGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membagikan BBM gratis dan sembako kepada 160 driver ojol di Kota Malang. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai garda terdepan transportasi dan distribusi masyarakat.\n\nDi momentum Hari Kartini, mayoritas penerima adalah ojol perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ketangguhan mereka menjadi bukti bahwa perempuan hari ini adalah penggerak ekonomi yang nyata.\n\nBantuan ini diharapkan dapat meringankan biaya operasional harian sekaligus menyemangati para driver untuk terus produktif dan optimistis.\nNegara hadir, memberi dukungan, dan menguatkan mereka yang terus bergerak di lapangan.\nBergerak Berdampak.\n\n      \n#DinsosJatim #BergerakBerdampak #OjolPerempuan #HariKartini #JatimPeduli", "post_id": "3880885895256304847_3048958548"}}, {"key": "emildardak", "attributes": {"label": "emildardak", "x": 976.1154946174682, "y": 733.8307141184931, "size": 11.2, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 38.8808, "eigenvector": 88.7634, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3880885895256304847_3048958548", "id": "emildardak", "source": "instagram-000001", "content": "Kawan Showsial,\nperhatian untuk para pengemudi ojek online kembali hadir di Jawa Timur.\n\nGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membagikan BBM gratis dan sembako kepada 160 driver ojol di Kota Malang. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai garda terdepan transportasi dan distribusi masyarakat.\n\nDi momentum Hari Kartini, mayoritas penerima adalah ojol perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ketangguhan mereka menjadi bukti bahwa perempuan hari ini adalah penggerak ekonomi yang nyata.\n\nBantuan ini diharapkan dapat meringankan biaya operasional harian sekaligus menyemangati para driver untuk terus produktif dan optimistis.\nNegara hadir, memberi dukungan, dan menguatkan mereka yang terus bergerak di lapangan.\nBergerak Berdampak.\n\n      \n#DinsosJatim #BergerakBerdampak #OjolPerempuan #HariKartini #JatimPeduli", "post_id": "3880885895256304847_3048958548"}}, {"key": "adhykaryononew", "attributes": {"label": "adhykaryononew", "x": 403.0103867272907, "y": 575.5193388827552, "size": 7.8, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.8811, "eigenvector": 51.995, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3880885895256304847_3048958548", "id": "adhykaryononew", "source": "instagram-000001", "content": "Kawan Showsial,\nperhatian untuk para pengemudi ojek online kembali hadir di Jawa Timur.\n\nGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membagikan BBM gratis dan sembako kepada 160 driver ojol di Kota Malang. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai garda terdepan transportasi dan distribusi masyarakat.\n\nDi momentum Hari Kartini, mayoritas penerima adalah ojol perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ketangguhan mereka menjadi bukti bahwa perempuan hari ini adalah penggerak ekonomi yang nyata.\n\nBantuan ini diharapkan dapat meringankan biaya operasional harian sekaligus menyemangati para driver untuk terus produktif dan optimistis.\nNegara hadir, memberi dukungan, dan menguatkan mereka yang terus bergerak di lapangan.\nBergerak Berdampak.\n\n      \n#DinsosJatim #BergerakBerdampak #OjolPerempuan #HariKartini #JatimPeduli", "post_id": "3880885895256304847_3048958548"}}, {"key": "restunovi53", "attributes": {"label": "restunovi53", "x": 60.41627615726575, "y": 360.4147493566798, "size": 10.11, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 32.131, "eigenvector": 76.9386, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3880885895256304847_3048958548", "id": "restunovi53", "source": "instagram-000001", "content": "Kawan Showsial,\nperhatian untuk para pengemudi ojek online kembali hadir di Jawa Timur.\n\nGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membagikan BBM gratis dan sembako kepada 160 driver ojol di Kota Malang. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai garda terdepan transportasi dan distribusi masyarakat.\n\nDi momentum Hari Kartini, mayoritas penerima adalah ojol perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ketangguhan mereka menjadi bukti bahwa perempuan hari ini adalah penggerak ekonomi yang nyata.\n\nBantuan ini diharapkan dapat meringankan biaya operasional harian sekaligus menyemangati para driver untuk terus produktif dan optimistis.\nNegara hadir, memberi dukungan, dan menguatkan mereka yang terus bergerak di lapangan.\nBergerak Berdampak.\n\n      \n#DinsosJatim #BergerakBerdampak #OjolPerempuan #HariKartini #JatimPeduli", "post_id": "3880885895256304847_3048958548"}}, {"key": "humasprovjatim", "attributes": {"label": "humasprovjatim", "x": 716.6656447578249, "y": 454.5038421892924, "size": 8.89, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.6309, "eigenvector": 63.8197, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3880885895256304847_3048958548", "id": "humasprovjatim", "source": "instagram-000001", "content": "Kawan Showsial,\nperhatian untuk para pengemudi ojek online kembali hadir di Jawa Timur.\n\nGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membagikan BBM gratis dan sembako kepada 160 driver ojol di Kota Malang. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai garda terdepan transportasi dan distribusi masyarakat.\n\nDi momentum Hari Kartini, mayoritas penerima adalah ojol perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ketangguhan mereka menjadi bukti bahwa perempuan hari ini adalah penggerak ekonomi yang nyata.\n\nBantuan ini diharapkan dapat meringankan biaya operasional harian sekaligus menyemangati para driver untuk terus produktif dan optimistis.\nNegara hadir, memberi dukungan, dan menguatkan mereka yang terus bergerak di lapangan.\nBergerak Berdampak.\n\n      \n#DinsosJatim #BergerakBerdampak #OjolPerempuan #HariKartini #JatimPeduli", "post_id": "3880885895256304847_3048958548"}}, {"key": "kominfojatim", "attributes": {"label": "kominfojatim", "x": 678.1685819736152, "y": 964.0392072884543, "size": 7.8, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.8811, "eigenvector": 51.995, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3880885895256304847_3048958548", "id": "kominfojatim", "source": "instagram-000001", "content": "Kawan Showsial,\nperhatian untuk para pengemudi ojek online kembali hadir di Jawa Timur.\n\nGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membagikan BBM gratis dan sembako kepada 160 driver ojol di Kota Malang. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai garda terdepan transportasi dan distribusi masyarakat.\n\nDi momentum Hari Kartini, mayoritas penerima adalah ojol perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ketangguhan mereka menjadi bukti bahwa perempuan hari ini adalah penggerak ekonomi yang nyata.\n\nBantuan ini diharapkan dapat meringankan biaya operasional harian sekaligus menyemangati para driver untuk terus produktif dan optimistis.\nNegara hadir, memberi dukungan, dan menguatkan mereka yang terus bergerak di lapangan.\nBergerak Berdampak.\n\n      \n#DinsosJatim #BergerakBerdampak #OjolPerempuan #HariKartini #JatimPeduli", "post_id": "3880885895256304847_3048958548"}}, {"key": "jatimpemprov", "attributes": {"label": "jatimpemprov", "x": 744.9117803577911, "y": 934.1791929393469, "size": 7.8, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.8811, "eigenvector": 51.995, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3880885895256304847_3048958548", "id": "jatimpemprov", "source": "instagram-000001", "content": "Kawan Showsial,\nperhatian untuk para pengemudi ojek online kembali hadir di Jawa Timur.\n\nGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membagikan BBM gratis dan sembako kepada 160 driver ojol di Kota Malang. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai garda terdepan transportasi dan distribusi masyarakat.\n\nDi momentum Hari Kartini, mayoritas penerima adalah ojol perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ketangguhan mereka menjadi bukti bahwa perempuan hari ini adalah penggerak ekonomi yang nyata.\n\nBantuan ini diharapkan dapat meringankan biaya operasional harian sekaligus menyemangati para driver untuk terus produktif dan optimistis.\nNegara hadir, memberi dukungan, dan menguatkan mereka yang terus bergerak di lapangan.\nBergerak Berdampak.\n\n      \n#DinsosJatim #BergerakBerdampak #OjolPerempuan #HariKartini #JatimPeduli", "post_id": "3880885895256304847_3048958548"}}, {"key": "kimpurwoagung", "attributes": {"label": "kimpurwoagung", "x": 829.6396469913404, "y": 259.13199226981567, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.8225, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881676319184896205_13763134277", "id": "kimpurwoagung", "source": "instagram-000001", "content": "Kominfomalang Haloo Nawak Kominfo 👋 \nPembagian sembako untuk ojol di Kelurahan Purwantoro kecamatan blimbing kota Malang.\n\nRabu(22/4/2026) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa menyalurkan bantuan sembako kepada para pengemudi ojek online. Kegiatan dilaksanakan di Area SPBU Ciliwung dan ini merupakan bagian dari momentum peringatan Hari Kartini.\nSekaligus bentuk kepedulian pemerintah provinsi Jawa Timur terhadap para pekerja sektor informal.\n\nKegiatan ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial antara pemerintah dan masyarakat serta menunjukkan bahwa Negara hadir membantu masyarakat khususnya warga kelurahan Purwantoro.\n\n#Pemkotmalang\n#malangmboisberkelas\n#ngalammbois\n\n#emildardak", "post_id": "3881676319184896205_13763134277"}}, {"key": "khofifahindarparawangsah", "attributes": {"label": "khofifahindarparawangsah", "x": 268.7323773797087, "y": 755.4000909168687, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 44.0716, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3881676319184896205_13763134277", "id": "khofifahindarparawangsah", "source": "instagram-000001", "content": "Kominfomalang Haloo Nawak Kominfo 👋 \nPembagian sembako untuk ojol di Kelurahan Purwantoro kecamatan blimbing kota Malang.\n\nRabu(22/4/2026) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa menyalurkan bantuan sembako kepada para pengemudi ojek online. Kegiatan dilaksanakan di Area SPBU Ciliwung dan ini merupakan bagian dari momentum peringatan Hari Kartini.\nSekaligus bentuk kepedulian pemerintah provinsi Jawa Timur terhadap para pekerja sektor informal.\n\nKegiatan ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial antara pemerintah dan masyarakat serta menunjukkan bahwa Negara hadir membantu masyarakat khususnya warga kelurahan Purwantoro.\n\n#Pemkotmalang\n#malangmboisberkelas\n#ngalammbois\n\n#emildardak", "post_id": "3881676319184896205_13763134277"}}, {"key": "rsbnmalang.dinsosjatim", "attributes": {"label": "rsbnmalang.dinsosjatim", "x": 329.961875475525, "y": 161.91362716852055, "size": 13.41, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.8225, "eigenvector": 112.6895, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3883424175692054094_34002334166", "id": "rsbnmalang.dinsosjatim", "source": "instagram-000001", "content": "Ojol tersenyum, kepedulian pun terasa nyata 🚗💙\n\nPemprov Jatim bersama Dinsos Jatim hadir langsung di tengah masyarakat melalui penyaluran BBM gratis dan sembako bagi para pengemudi ojek online di Kota Malang. Tak hanya membantu secara ekonomi, kegiatan ini juga menjadi wujud perhatian bagi para pejuang keluarga, khususnya perempuan ojol yang tangguh 💪\n\nUPT RSBN Malang turut mendukung penuh aksi sosial ini sebagai bagian dari komitmen pelayanan yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat.\n\n#dinsosjatimbergerakberdampak\n#dinsosjatim\n#jatimpeduli\n#aksisosial\n#ojolmalang\nperempuantangguh\npelayananinlusif\njatimbergerak\nbantuan sosial\nkebersamaan\n\nPublikasi UPT RSBN Malang\nPewarta : Nevi\nEditor & Creator : Aris\n\n✅ Berita selengkapnya bisa baca di kolom komentar ya sobat\ndinassosialprovinsijawatimur rsbnmalang disabilitas distrabisa disabilitasnetra\n\n💙 Karena kamu.. kamu.. kamu... terhebat...👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n❤️ Yuukk wujudkan mimpimu menjadi nyata sobat....👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🧡 Gabung bersama kami untuk menjadi disabilitas sensorik netra yang mandiri, sukses dan berhasil di masyarakat.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯\n💚 Bukan waktunya untuk berdiam diri, menutup diri apalagi di biarkan sendiri.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🔥🔥🔥Semua Layanan yang kami berikan 100% GRATIS🔥🔥🔥\n\nInformasi lebih lengkap bisa cek brosur\nInformasi cepat bisa hubungi wa Admin 1 : 0856-5999-2063 Admin 2 : 0858-5068-9411\nUPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang\nJl. Beringin No.13 Malang\nTelp.0341-326193\nEmail : uptrsbnmalang\n\n🌍 KLIK LINK, IKUTI/FOLLOW\n✅ YOUTUBE https://www.youtube.com/channel/UCjWzS2oFx9vq-PLfjp8rTGw\n✅ INSTAGRAM https://www.instagram.com/rsbnmalang.dinsosjatim/?hl=id\n✅ FACEBOOK https://www.facebook.com/rsbn.malang.7", "post_id": "3883424175692054094_34002334166"}}, {"key": "yusmanujohnadrian", "attributes": {"label": "yusmanujohnadrian", "x": 103.42145639529599, "y": 345.21449115420546, "size": 5.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.0724, "eigenvector": 24.9436, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3883424175692054094_34002334166", "id": "yusmanujohnadrian", "source": "instagram-000001", "content": "Ojol tersenyum, kepedulian pun terasa nyata 🚗💙\n\nPemprov Jatim bersama Dinsos Jatim hadir langsung di tengah masyarakat melalui penyaluran BBM gratis dan sembako bagi para pengemudi ojek online di Kota Malang. Tak hanya membantu secara ekonomi, kegiatan ini juga menjadi wujud perhatian bagi para pejuang keluarga, khususnya perempuan ojol yang tangguh 💪\n\nUPT RSBN Malang turut mendukung penuh aksi sosial ini sebagai bagian dari komitmen pelayanan yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat.\n\n#dinsosjatimbergerakberdampak\n#dinsosjatim\n#jatimpeduli\n#aksisosial\n#ojolmalang\nperempuantangguh\npelayananinlusif\njatimbergerak\nbantuan sosial\nkebersamaan\n\nPublikasi UPT RSBN Malang\nPewarta : Nevi\nEditor & Creator : Aris\n\n✅ Berita selengkapnya bisa baca di kolom komentar ya sobat\ndinassosialprovinsijawatimur rsbnmalang disabilitas distrabisa disabilitasnetra\n\n💙 Karena kamu.. kamu.. kamu... terhebat...👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n❤️ Yuukk wujudkan mimpimu menjadi nyata sobat....👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🧡 Gabung bersama kami untuk menjadi disabilitas sensorik netra yang mandiri, sukses dan berhasil di masyarakat.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯\n💚 Bukan waktunya untuk berdiam diri, menutup diri apalagi di biarkan sendiri.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🔥🔥🔥Semua Layanan yang kami berikan 100% GRATIS🔥🔥🔥\n\nInformasi lebih lengkap bisa cek brosur\nInformasi cepat bisa hubungi wa Admin 1 : 0856-5999-2063 Admin 2 : 0858-5068-9411\nUPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang\nJl. Beringin No.13 Malang\nTelp.0341-326193\nEmail : uptrsbnmalang\n\n🌍 KLIK LINK, IKUTI/FOLLOW\n✅ YOUTUBE https://www.youtube.com/channel/UCjWzS2oFx9vq-PLfjp8rTGw\n✅ INSTAGRAM https://www.instagram.com/rsbnmalang.dinsosjatim/?hl=id\n✅ FACEBOOK https://www.facebook.com/rsbn.malang.7", "post_id": "3883424175692054094_34002334166"}}, {"key": "anantyaous", "attributes": {"label": "anantyaous", "x": 592.0487020222678, "y": 428.2413774642413, "size": 5.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.0724, "eigenvector": 24.9436, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3883424175692054094_34002334166", "id": "anantyaous", "source": "instagram-000001", "content": "Ojol tersenyum, kepedulian pun terasa nyata 🚗💙\n\nPemprov Jatim bersama Dinsos Jatim hadir langsung di tengah masyarakat melalui penyaluran BBM gratis dan sembako bagi para pengemudi ojek online di Kota Malang. Tak hanya membantu secara ekonomi, kegiatan ini juga menjadi wujud perhatian bagi para pejuang keluarga, khususnya perempuan ojol yang tangguh 💪\n\nUPT RSBN Malang turut mendukung penuh aksi sosial ini sebagai bagian dari komitmen pelayanan yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat.\n\n#dinsosjatimbergerakberdampak\n#dinsosjatim\n#jatimpeduli\n#aksisosial\n#ojolmalang\nperempuantangguh\npelayananinlusif\njatimbergerak\nbantuan sosial\nkebersamaan\n\nPublikasi UPT RSBN Malang\nPewarta : Nevi\nEditor & Creator : Aris\n\n✅ Berita selengkapnya bisa baca di kolom komentar ya sobat\ndinassosialprovinsijawatimur rsbnmalang disabilitas distrabisa disabilitasnetra\n\n💙 Karena kamu.. kamu.. kamu... terhebat...👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n❤️ Yuukk wujudkan mimpimu menjadi nyata sobat....👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🧡 Gabung bersama kami untuk menjadi disabilitas sensorik netra yang mandiri, sukses dan berhasil di masyarakat.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯\n💚 Bukan waktunya untuk berdiam diri, menutup diri apalagi di biarkan sendiri.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🔥🔥🔥Semua Layanan yang kami berikan 100% GRATIS🔥🔥🔥\n\nInformasi lebih lengkap bisa cek brosur\nInformasi cepat bisa hubungi wa Admin 1 : 0856-5999-2063 Admin 2 : 0858-5068-9411\nUPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang\nJl. Beringin No.13 Malang\nTelp.0341-326193\nEmail : uptrsbnmalang\n\n🌍 KLIK LINK, IKUTI/FOLLOW\n✅ YOUTUBE https://www.youtube.com/channel/UCjWzS2oFx9vq-PLfjp8rTGw\n✅ INSTAGRAM https://www.instagram.com/rsbnmalang.dinsosjatim/?hl=id\n✅ FACEBOOK https://www.facebook.com/rsbn.malang.7", "post_id": "3883424175692054094_34002334166"}}, {"key": "kurniawanhelmi", "attributes": {"label": "kurniawanhelmi", "x": 508.4129277478435, "y": 871.273481457458, "size": 5.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.0724, "eigenvector": 24.9436, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3883424175692054094_34002334166", "id": "kurniawanhelmi", "source": "instagram-000001", "content": "Ojol tersenyum, kepedulian pun terasa nyata 🚗💙\n\nPemprov Jatim bersama Dinsos Jatim hadir langsung di tengah masyarakat melalui penyaluran BBM gratis dan sembako bagi para pengemudi ojek online di Kota Malang. Tak hanya membantu secara ekonomi, kegiatan ini juga menjadi wujud perhatian bagi para pejuang keluarga, khususnya perempuan ojol yang tangguh 💪\n\nUPT RSBN Malang turut mendukung penuh aksi sosial ini sebagai bagian dari komitmen pelayanan yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat.\n\n#dinsosjatimbergerakberdampak\n#dinsosjatim\n#jatimpeduli\n#aksisosial\n#ojolmalang\nperempuantangguh\npelayananinlusif\njatimbergerak\nbantuan sosial\nkebersamaan\n\nPublikasi UPT RSBN Malang\nPewarta : Nevi\nEditor & Creator : Aris\n\n✅ Berita selengkapnya bisa baca di kolom komentar ya sobat\ndinassosialprovinsijawatimur rsbnmalang disabilitas distrabisa disabilitasnetra\n\n💙 Karena kamu.. kamu.. kamu... terhebat...👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n❤️ Yuukk wujudkan mimpimu menjadi nyata sobat....👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🧡 Gabung bersama kami untuk menjadi disabilitas sensorik netra yang mandiri, sukses dan berhasil di masyarakat.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯\n💚 Bukan waktunya untuk berdiam diri, menutup diri apalagi di biarkan sendiri.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🔥🔥🔥Semua Layanan yang kami berikan 100% GRATIS🔥🔥🔥\n\nInformasi lebih lengkap bisa cek brosur\nInformasi cepat bisa hubungi wa Admin 1 : 0856-5999-2063 Admin 2 : 0858-5068-9411\nUPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang\nJl. Beringin No.13 Malang\nTelp.0341-326193\nEmail : uptrsbnmalang\n\n🌍 KLIK LINK, IKUTI/FOLLOW\n✅ YOUTUBE https://www.youtube.com/channel/UCjWzS2oFx9vq-PLfjp8rTGw\n✅ INSTAGRAM https://www.instagram.com/rsbnmalang.dinsosjatim/?hl=id\n✅ FACEBOOK https://www.facebook.com/rsbn.malang.7", "post_id": "3883424175692054094_34002334166"}}, {"key": "h.iwit", "attributes": {"label": "h.iwit", "x": 874.0285386504395, "y": 403.2388371014446, "size": 5.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.0724, "eigenvector": 24.9436, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3883424175692054094_34002334166", "id": "h.iwit", "source": "instagram-000001", "content": "Ojol tersenyum, kepedulian pun terasa nyata 🚗💙\n\nPemprov Jatim bersama Dinsos Jatim hadir langsung di tengah masyarakat melalui penyaluran BBM gratis dan sembako bagi para pengemudi ojek online di Kota Malang. Tak hanya membantu secara ekonomi, kegiatan ini juga menjadi wujud perhatian bagi para pejuang keluarga, khususnya perempuan ojol yang tangguh 💪\n\nUPT RSBN Malang turut mendukung penuh aksi sosial ini sebagai bagian dari komitmen pelayanan yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat.\n\n#dinsosjatimbergerakberdampak\n#dinsosjatim\n#jatimpeduli\n#aksisosial\n#ojolmalang\nperempuantangguh\npelayananinlusif\njatimbergerak\nbantuan sosial\nkebersamaan\n\nPublikasi UPT RSBN Malang\nPewarta : Nevi\nEditor & Creator : Aris\n\n✅ Berita selengkapnya bisa baca di kolom komentar ya sobat\ndinassosialprovinsijawatimur rsbnmalang disabilitas distrabisa disabilitasnetra\n\n💙 Karena kamu.. kamu.. kamu... terhebat...👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n❤️ Yuukk wujudkan mimpimu menjadi nyata sobat....👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🧡 Gabung bersama kami untuk menjadi disabilitas sensorik netra yang mandiri, sukses dan berhasil di masyarakat.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯\n💚 Bukan waktunya untuk berdiam diri, menutup diri apalagi di biarkan sendiri.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🔥🔥🔥Semua Layanan yang kami berikan 100% GRATIS🔥🔥🔥\n\nInformasi lebih lengkap bisa cek brosur\nInformasi cepat bisa hubungi wa Admin 1 : 0856-5999-2063 Admin 2 : 0858-5068-9411\nUPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang\nJl. Beringin No.13 Malang\nTelp.0341-326193\nEmail : uptrsbnmalang\n\n🌍 KLIK LINK, IKUTI/FOLLOW\n✅ YOUTUBE https://www.youtube.com/channel/UCjWzS2oFx9vq-PLfjp8rTGw\n✅ INSTAGRAM https://www.instagram.com/rsbnmalang.dinsosjatim/?hl=id\n✅ FACEBOOK https://www.facebook.com/rsbn.malang.7", "post_id": "3883424175692054094_34002334166"}}, {"key": "tetrinabila", "attributes": {"label": "tetrinabila", "x": 356.9835056121315, "y": 870.4315759364988, "size": 5.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.0724, "eigenvector": 24.9436, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3883424175692054094_34002334166", "id": "tetrinabila", "source": "instagram-000001", "content": "Ojol tersenyum, kepedulian pun terasa nyata 🚗💙\n\nPemprov Jatim bersama Dinsos Jatim hadir langsung di tengah masyarakat melalui penyaluran BBM gratis dan sembako bagi para pengemudi ojek online di Kota Malang. Tak hanya membantu secara ekonomi, kegiatan ini juga menjadi wujud perhatian bagi para pejuang keluarga, khususnya perempuan ojol yang tangguh 💪\n\nUPT RSBN Malang turut mendukung penuh aksi sosial ini sebagai bagian dari komitmen pelayanan yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat.\n\n#dinsosjatimbergerakberdampak\n#dinsosjatim\n#jatimpeduli\n#aksisosial\n#ojolmalang\nperempuantangguh\npelayananinlusif\njatimbergerak\nbantuan sosial\nkebersamaan\n\nPublikasi UPT RSBN Malang\nPewarta : Nevi\nEditor & Creator : Aris\n\n✅ Berita selengkapnya bisa baca di kolom komentar ya sobat\ndinassosialprovinsijawatimur rsbnmalang disabilitas distrabisa disabilitasnetra\n\n💙 Karena kamu.. kamu.. kamu... terhebat...👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n❤️ Yuukk wujudkan mimpimu menjadi nyata sobat....👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🧡 Gabung bersama kami untuk menjadi disabilitas sensorik netra yang mandiri, sukses dan berhasil di masyarakat.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯\n💚 Bukan waktunya untuk berdiam diri, menutup diri apalagi di biarkan sendiri.👩🏻‍🦯🧑🏻‍🦯👨🏻‍🦯\n🔥🔥🔥Semua Layanan yang kami berikan 100% GRATIS🔥🔥🔥\n\nInformasi lebih lengkap bisa cek brosur\nInformasi cepat bisa hubungi wa Admin 1 : 0856-5999-2063 Admin 2 : 0858-5068-9411\nUPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang\nJl. Beringin No.13 Malang\nTelp.0341-326193\nEmail : uptrsbnmalang\n\n🌍 KLIK LINK, IKUTI/FOLLOW\n✅ YOUTUBE https://www.youtube.com/channel/UCjWzS2oFx9vq-PLfjp8rTGw\n✅ INSTAGRAM https://www.instagram.com/rsbnmalang.dinsosjatim/?hl=id\n✅ FACEBOOK https://www.facebook.com/rsbn.malang.7", "post_id": "3883424175692054094_34002334166"}}, {"key": "iksanarrafi", "attributes": {"label": "iksanarrafi", "x": 963.6698871542943, "y": 841.4764350895279, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.8225, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 16, "degree": 16}, "_id": "7612553308766555399", "id": "iksanarrafi", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Wayan", "attributes": {"label": "Wayan", "x": 252.75282407802956, "y": 553.5589650242193, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Wayan", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "dwisanjaya_", "attributes": {"label": "dwisanjaya_", "x": 164.5385053205223, "y": 149.99727649053318, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "dwisanjaya_", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Eko", "attributes": {"label": "Eko", "x": 662.5438229502543, "y": 940.5710826047032, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Eko", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "nurrohman7979", "attributes": {"label": "nurrohman7979", "x": 977.0362369274138, "y": 118.77776208851598, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "nurrohman7979", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "I", "attributes": {"label": "I", "x": 853.3877388854368, "y": 859.5620848666124, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "I", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "DEWI", "attributes": {"label": "DEWI", "x": 609.1450748500138, "y": 769.7035914609826, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "DEWI", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Uncu", "attributes": {"label": "Uncu", "x": 184.14178685904747, "y": 525.7273328931567, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Uncu", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "LSM", "attributes": {"label": "LSM", "x": 99.71373115873816, "y": 962.1734710482428, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "LSM", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Elsan", "attributes": {"label": "Elsan", "x": 255.5653080413346, "y": 21.959026450689258, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Elsan", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "HendriYI87", "attributes": {"label": "HendriYI87", "x": 865.744498305982, "y": 712.5197160676581, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "HendriYI87", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "aak", "attributes": {"label": "aak", "x": 392.72568299418197, "y": 377.52193333438754, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "aak", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Aan", "attributes": {"label": "Aan", "x": 755.4929861876898, "y": 874.4341999491867, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Aan", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "abah", "attributes": {"label": "abah", "x": 632.3104166464329, "y": 220.02210406703136, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "abah", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Abah", "attributes": {"label": "Abah", "x": 67.00772580940873, "y": 941.7247688491005, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Abah", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "abang", "attributes": {"label": "abang", "x": 286.78687385706604, "y": 252.2082034928499, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "abang", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "infomalangan", "attributes": {"label": "infomalangan", "x": 672.8976948626884, "y": 155.2113289218572, "size": 7.93, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 23.8225, "eigenvector": 53.4215, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "962323732951257", "id": "infomalangan", "source": "facebook-000001", "content": "Sebanyak 160 pengemudi ojol, didominasi perempuan, menerima bantuan BBM gratis dan sembako dari Khofifah Indar Parawansa di Malang pada peringatan Hari Kartini. Mereka merupakan pekerja yang setiap hari menghadapi berbagai kondisi demi memenuhi kebutuhan keluarga.\nKegiatan ini menjadi simbol penghargaan terhadap ketangguhan perempuan di sektor informal. Selain membantu secara ekonomi, program ini juga memperkuat pesan tentang pentingnya dukungan bagi perempuan pekerja.\n\n\n\n#infomalangan", "post_id": "962323732951257"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 455.8479493163955, "y": 450.8523739692384, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.8225, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "9KXD_DfgWlo", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Terganggu Akibat Sambaran Petir, Penumpang Mengalami Penumpukan\n\nGaruda Tv - Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah Abang–Rangkasbitung mengalami gangguan operasional setelah jaringan listrik aliran atas terdampak sambaran petir di wilayah Tangerang Selatan.\n\nGangguan terjadi di sekitar jalur Pondok Ranji dan Sudimara saat hujan deras mengguyur kawasan Jabodetabek. Akibat insiden tersebut, percikan api sempat terdeteksi pada tiang listrik aliran atas sehingga operator terpaksa memutus sementara aliran listrik demi keamanan.\n\nPihak PT Kereta Api Indonesia melalui layanan Commuter Line melakukan pembatasan perjalanan dan pengaturan operasional sementara. Sejumlah perjalanan dialihkan dengan sistem perpindahan kereta untuk menjaga kelangsungan layanan.\n\nGangguan ini menyebabkan penumpukan penumpang di beberapa stasiun. Banyak pengguna jasa yang kemudian memilih beralih ke moda transportasi lain akibat keterlambatan dan kepadatan di dalam rangkaian kereta.\n\nSejumlah penumpang mengeluhkan kondisi perjalanan yang tidak nyaman akibat harus berpindah kereta lebih dari satu kali serta padatnya penumpang di dalam rangkaian.\n\nPetugas KAI dikerahkan ke lokasi untuk melakukan normalisasi jaringan listrik aliran atas agar operasional dapat kembali berjalan normal. Pihak KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi serta mengimbau penumpang untuk tetap mengutamakan keselamatan.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani\n\n#krl  #commuterline  #Jabodetabek #ptkai  #transportasipublik  #GangguanPerjalanan #bantengan #garudatv  \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "9KXD_DfgWlo"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 364.8932853678677, "y": 629.6743481132728, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.0716, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "9KXD_DfgWlo", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Terganggu Akibat Sambaran Petir, Penumpang Mengalami Penumpukan\n\nGaruda Tv - Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah Abang–Rangkasbitung mengalami gangguan operasional setelah jaringan listrik aliran atas terdampak sambaran petir di wilayah Tangerang Selatan.\n\nGangguan terjadi di sekitar jalur Pondok Ranji dan Sudimara saat hujan deras mengguyur kawasan Jabodetabek. Akibat insiden tersebut, percikan api sempat terdeteksi pada tiang listrik aliran atas sehingga operator terpaksa memutus sementara aliran listrik demi keamanan.\n\nPihak PT Kereta Api Indonesia melalui layanan Commuter Line melakukan pembatasan perjalanan dan pengaturan operasional sementara. Sejumlah perjalanan dialihkan dengan sistem perpindahan kereta untuk menjaga kelangsungan layanan.\n\nGangguan ini menyebabkan penumpukan penumpang di beberapa stasiun. Banyak pengguna jasa yang kemudian memilih beralih ke moda transportasi lain akibat keterlambatan dan kepadatan di dalam rangkaian kereta.\n\nSejumlah penumpang mengeluhkan kondisi perjalanan yang tidak nyaman akibat harus berpindah kereta lebih dari satu kali serta padatnya penumpang di dalam rangkaian.\n\nPetugas KAI dikerahkan ke lokasi untuk melakukan normalisasi jaringan listrik aliran atas agar operasional dapat kembali berjalan normal. Pihak KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi serta mengimbau penumpang untuk tetap mengutamakan keselamatan.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani\n\n#krl  #commuterline  #Jabodetabek #ptkai  #transportasipublik  #GangguanPerjalanan #bantengan #garudatv  \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "9KXD_DfgWlo"}}, {"key": "@showsialjatim6731", "attributes": {"label": "@showsialjatim6731", "x": 125.7026950662129, "y": 116.47463038763416, "size": 12.7, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.8225, "eigenvector": 104.9785, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "MQMUqzBu54Q", "id": "@showsialjatim6731", "source": "youtube-000001", "content": "Perhatian untuk Para Pengemudi Ojek Online kembali Hadir di Jawa Timur....\n\nKawan Showsial,\n\nperhatian untuk para pengemudi ojek online kembali hadir di Jawa Timur.\n\nGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membagikan BBM gratis dan sembako kepada 160 driver ojol di Kota Malang. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai garda terdepan transportasi dan distribusi masyarakat.\n\nDi momentum Hari Kartini, mayoritas penerima adalah ojol perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ketangguhan mereka menjadi bukti bahwa perempuan hari ini adalah penggerak ekonomi yang nyata.\n\nBantuan ini diharapkan dapat meringankan biaya operasional harian sekaligus menyemangati para driver untuk terus produktif dan optimistis. Negara hadir, memberi dukungan, dan menguatkan mereka yang terus bergerak di lapangan.\n\nBergerak Berdampak.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n       #DinsosJatim #PerlindunganAnak #BergerakBerdampak #DinsosJatim​ #BantuanSosialJawaTimur2024​ #SistemInformasiKesejahteraanSosial​ #PelayananKesejahteraanSosialJatim​ #KebijakanSosialJawaTimur​ #PantiSosialJawaTimur​ #LayananKesehatanSosialJatim​ #BantuanLansiaJawaTimur​ #BantuanDisabilitasJawaTimur​ #PemberdayaanEkonomiJawaTimur​ #ProgramPKHJatim​ #DataKemiskinanJawaTimur​ #PelatihanKerjaJawaTimur​ #ProgramPerlindunganAnakJawaTimur​ #ProgramRehabilitasiSosialJatim​ #InformasiDinasSosialJatim​ #LayananKonsultasiSosialJatim​ #ProgramPemberantasanKemiskinanJatim​ #DukunganPsikososialJatim​ #BantuanSembakoJatim​ #jatimpemprov", "post_id": "MQMUqzBu54Q"}}], "edges": [{"key": "dinsosjatim", "source": "dinsosjatim", "target": "khofifah.ip", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dinsosjatim", "source": "dinsosjatim", "target": "emildardak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dinsosjatim", "source": "dinsosjatim", "target": "adhykaryononew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dinsosjatim", "source": "dinsosjatim", "target": "restunovi53", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dinsosjatim", "source": "dinsosjatim", "target": "humasprovjatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dinsosjatim", "source": "dinsosjatim", "target": "kominfojatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dinsosjatim", "source": "dinsosjatim", "target": "jatimpemprov", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kimpurwoagung", "source": "kimpurwoagung", "target": "khofifahindarparawangsah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rsbnmalang.dinsosjatim", "source": "rsbnmalang.dinsosjatim", "target": "khofifah.ip", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rsbnmalang.dinsosjatim", "source": "rsbnmalang.dinsosjatim", "target": "emildardak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rsbnmalang.dinsosjatim", "source": "rsbnmalang.dinsosjatim", "target": "dinsosjatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rsbnmalang.dinsosjatim", "source": "rsbnmalang.dinsosjatim", "target": "restunovi53", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rsbnmalang.dinsosjatim", "source": "rsbnmalang.dinsosjatim", "target": "yusmanujohnadrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rsbnmalang.dinsosjatim", "source": "rsbnmalang.dinsosjatim", "target": "anantyaous", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rsbnmalang.dinsosjatim", "source": "rsbnmalang.dinsosjatim", "target": "kurniawanhelmi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rsbnmalang.dinsosjatim", "source": "rsbnmalang.dinsosjatim", "target": "h.iwit", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rsbnmalang.dinsosjatim", "source": "rsbnmalang.dinsosjatim", "target": "tetrinabila", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Wayan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "dwisanjaya_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Eko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "nurrohman7979", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "I", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "DEWI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Uncu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "LSM", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Elsan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "HendriYI87", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "aak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Aan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "abah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Abah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Abah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "abang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infomalangan", "source": "infomalangan", "target": "khofifah.ip", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "infomalangan", "source": "infomalangan", "target": "emildardak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "infomalangan", "source": "infomalangan", "target": "humasprovjatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@showsialjatim6731", "source": "@showsialjatim6731", "target": "khofifah.ip", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@showsialjatim6731", "source": "@showsialjatim6731", "target": "emildardak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@showsialjatim6731", "source": "@showsialjatim6731", "target": "adhykaryononew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@showsialjatim6731", "source": "@showsialjatim6731", "target": "restunovi53", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@showsialjatim6731", "source": "@showsialjatim6731", "target": "humasprovjatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@showsialjatim6731", "source": "@showsialjatim6731", "target": "kominfojatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@showsialjatim6731", "source": "@showsialjatim6731", "target": "jatimpemprov", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}