{"nodes": [{"key": "raynoor_", "attributes": {"label": "raynoor_", "x": 538.7204910732427, "y": 172.91628036757456, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.746, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051605966341525937", "id": "raynoor_", "source": "retweet-000002", "content": "6 janji Hari Buruh dari Presiden Prabowo:\n\n1. Mitra ojol dapat fee 92%\n2. Bentuk satgas PHK dan Dewan Kesejahteraan Bu…", "post_id": "2051605966341525937"}}, {"key": "insidefolkative", "attributes": {"label": "insidefolkative", "x": 220.94111085154455, "y": 954.278497501844, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 58.7302, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2051605966341525937", "id": "insidefolkative", "source": "retweet-000002", "content": "6 janji Hari Buruh dari Presiden Prabowo:\n\n1. Mitra ojol dapat fee 92%\n2. Bentuk satgas PHK dan Dewan Kesejahteraan Bu…", "post_id": "2051605966341525937"}}, {"key": "Damarholic", "attributes": {"label": "Damarholic", "x": 518.6388430638627, "y": 966.9007523968223, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.746, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051547481268424735", "id": "Damarholic", "source": "retweet-000002", "content": "6 janji Hari Buruh dari Presiden Prabowo:\n\n1. Mitra ojol dapat fee 92%\n2. Bentuk satgas PHK dan Dewan Kesejahteraan Bu…", "post_id": "2051547481268424735"}}, {"key": "WARGAXPINTER", "attributes": {"label": "WARGAXPINTER", "x": 6.403765267015027, "y": 720.6201021149277, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.746, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051701086252351921", "id": "WARGAXPINTER", "source": "tweet-000004", "content": "sehari2 ngandelin makan lewat pendapatn ojol, jadi duit gaji gw utuh tapi kadang ada aja diambil, tapi seenggaknya aman, oh iya pendapatan ojol gw 100-200 per hari, kalau digabungin pendapatan ojol gw sama gaji gw bisa diatas umr lebih dikit hahaha", "post_id": "2051701086252351921"}}, {"key": "sukamendoanm", "attributes": {"label": "sukamendoanm", "x": 696.6736974067917, "y": 607.1011802556138, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 58.7302, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051701086252351921", "id": "sukamendoanm", "source": "tweet-000004", "content": "sehari2 ngandelin makan lewat pendapatn ojol, jadi duit gaji gw utuh tapi kadang ada aja diambil, tapi seenggaknya aman, oh iya pendapatan ojol gw 100-200 per hari, kalau digabungin pendapatan ojol gw sama gaji gw bisa diatas umr lebih dikit hahaha", "post_id": "2051701086252351921"}}, {"key": "DhaniAnggara", "attributes": {"label": "DhaniAnggara", "x": 895.1386718888826, "y": 579.8810484269351, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.746, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2031380606786089067", "id": "DhaniAnggara", "source": "tweet-000004", "content": "Herannya, pemerintah melalui Dinas Perhubungan kan bisa nih collab sama Dinas Sosial dan Kementerian Keuangan untuk bikin aplikasi super OJOL Indonesia, tarifnya pake tarif berbasis kesejahteraan buat mitra dan terjangkau buat rakyat, jd semacam bikin grab/gojek versi pemerintah", "post_id": "2031380606786089067"}}, {"key": "txtdarionlshop", "attributes": {"label": "txtdarionlshop", "x": 940.428254747732, "y": 683.2526241260321, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 58.7302, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2031380606786089067", "id": "txtdarionlshop", "source": "tweet-000004", "content": "Herannya, pemerintah melalui Dinas Perhubungan kan bisa nih collab sama Dinas Sosial dan Kementerian Keuangan untuk bikin aplikasi super OJOL Indonesia, tarifnya pake tarif berbasis kesejahteraan buat mitra dan terjangkau buat rakyat, jd semacam bikin grab/gojek versi pemerintah", "post_id": "2031380606786089067"}}, {"key": "samarindasosmed", "attributes": {"label": "samarindasosmed", "x": 554.0494300532727, "y": 568.3210995236676, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 31.746, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890161154949215881_49800427471", "id": "samarindasosmed", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah mitra ojek online (ojol) menggelar aksi protes dengan mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim. Aksi ini dipicu keluhan para driver yang menilai orderan tengah sepi, namun pihak aplikator masih terus membuka pendaftaran mitra baru.\n\nPara ojol menilai kebijakan tersebut memperparah persaingan di lapangan, sehingga pendapatan mereka semakin menurun. Dalam aksinya, massa meminta agar perusahaan segera mengevaluasi sistem rekrutmen dan pembagian order agar lebih adil.\n\nSumber Video ;  \n\n#kalimantantimur \n#samarinda\n#viralreels \n#samarindasosmed", "post_id": "3890161154949215881_49800427471"}}, {"key": "smr_today", "attributes": {"label": "smr_today", "x": 227.05235788712562, "y": 259.6191310716206, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7302, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890161154949215881_49800427471", "id": "smr_today", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah mitra ojek online (ojol) menggelar aksi protes dengan mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim. Aksi ini dipicu keluhan para driver yang menilai orderan tengah sepi, namun pihak aplikator masih terus membuka pendaftaran mitra baru.\n\nPara ojol menilai kebijakan tersebut memperparah persaingan di lapangan, sehingga pendapatan mereka semakin menurun. Dalam aksinya, massa meminta agar perusahaan segera mengevaluasi sistem rekrutmen dan pembagian order agar lebih adil.\n\nSumber Video ;  \n\n#kalimantantimur \n#samarinda\n#viralreels \n#samarindasosmed", "post_id": "3890161154949215881_49800427471"}}, {"key": "timothyshortform", "attributes": {"label": "timothyshortform", "x": 111.04279077206924, "y": 432.42060395584167, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.746, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "timothyshortform", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "Blocknews", "attributes": {"label": "Blocknews", "x": 461.72400063796147, "y": 376.7626736284292, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7302, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "Blocknews", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "attributes": {"label": "berdasarkanfakta2", "x": 645.120553903832, "y": 512.2489376650302, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.746, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7635680309584923925", "id": "berdasarkanfakta2", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam aksi May Day 2026, buruh Indonesia menyampaikan tuntutan utama terkait kesejahteraan, kepastian kerja, dan keadilan sosial, yang meliputi penghapusan outsourcing, tolak upah murah, hingga revisi kebijakan pajak.  Tuntutan ini bertujuan memperkuat perlindungan pekerja dan menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan dari pemerintah dan pengusaha. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama buruh (berdasarkan aspirasi KSPI/Partai Buruh 2026):Sahkan UU Ketenagakerjaan Baru:  Menuntut pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terpisah dari Omnibus Law.Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Hostum):  Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak/alih daya dan kenaikan upah yang layak.Reformasi Pajak:  Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Jaminan Kesehatan & Sosial: Mewujudkan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat dan meningkatkan kualitas layanan BPJS.Pengesahan RUU Perampasan Aset:  Mendesak langkah nyata melawan korupsi.Ratifikasi Konvensi ILO 190: Perlindungan pekerja dari kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.Penurunan Potongan Ojol:  Mengurangi potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.Peningkatan Status Honorer: Mengangkat guru dan tenaga honorer paruh waktu menjadi ASN.Revisi UU PPHI:  Mengubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial agar lebih adil bagi buruh.Antisipasi PHK: Mencegah PHK massal, terutama di industri tekstil, nikel, dan dampak konflik eksternal. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi damai, termasuk ke hadapan Presiden Prabowo, untuk memastikan adanya dialog tripartit yang harmonis dan perbaikan kondisi kerja. #buruh #aksi #hariburuhinternasional #prabowo  Surya Atmaja Official  DEDI MULYADI", "post_id": "7635680309584923925"}}, {"key": "dr.Asep", "attributes": {"label": "dr.Asep", "x": 586.4637308788429, "y": 916.9896392992317, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 45.2381, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635680309584923925", "id": "dr.Asep", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam aksi May Day 2026, buruh Indonesia menyampaikan tuntutan utama terkait kesejahteraan, kepastian kerja, dan keadilan sosial, yang meliputi penghapusan outsourcing, tolak upah murah, hingga revisi kebijakan pajak.  Tuntutan ini bertujuan memperkuat perlindungan pekerja dan menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan dari pemerintah dan pengusaha. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama buruh (berdasarkan aspirasi KSPI/Partai Buruh 2026):Sahkan UU Ketenagakerjaan Baru:  Menuntut pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terpisah dari Omnibus Law.Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Hostum):  Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak/alih daya dan kenaikan upah yang layak.Reformasi Pajak:  Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Jaminan Kesehatan & Sosial: Mewujudkan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat dan meningkatkan kualitas layanan BPJS.Pengesahan RUU Perampasan Aset:  Mendesak langkah nyata melawan korupsi.Ratifikasi Konvensi ILO 190: Perlindungan pekerja dari kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.Penurunan Potongan Ojol:  Mengurangi potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.Peningkatan Status Honorer: Mengangkat guru dan tenaga honorer paruh waktu menjadi ASN.Revisi UU PPHI:  Mengubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial agar lebih adil bagi buruh.Antisipasi PHK: Mencegah PHK massal, terutama di industri tekstil, nikel, dan dampak konflik eksternal. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi damai, termasuk ke hadapan Presiden Prabowo, untuk memastikan adanya dialog tripartit yang harmonis dan perbaikan kondisi kerja. #buruh #aksi #hariburuhinternasional #prabowo  Surya Atmaja Official  DEDI MULYADI", "post_id": "7635680309584923925"}}, {"key": "KANG", "attributes": {"label": "KANG", "x": 191.9183605097514, "y": 520.6998923151134, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 45.2381, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635680309584923925", "id": "KANG", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam aksi May Day 2026, buruh Indonesia menyampaikan tuntutan utama terkait kesejahteraan, kepastian kerja, dan keadilan sosial, yang meliputi penghapusan outsourcing, tolak upah murah, hingga revisi kebijakan pajak.  Tuntutan ini bertujuan memperkuat perlindungan pekerja dan menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan dari pemerintah dan pengusaha. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama buruh (berdasarkan aspirasi KSPI/Partai Buruh 2026):Sahkan UU Ketenagakerjaan Baru:  Menuntut pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terpisah dari Omnibus Law.Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Hostum):  Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak/alih daya dan kenaikan upah yang layak.Reformasi Pajak:  Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Jaminan Kesehatan & Sosial: Mewujudkan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat dan meningkatkan kualitas layanan BPJS.Pengesahan RUU Perampasan Aset:  Mendesak langkah nyata melawan korupsi.Ratifikasi Konvensi ILO 190: Perlindungan pekerja dari kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.Penurunan Potongan Ojol:  Mengurangi potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.Peningkatan Status Honorer: Mengangkat guru dan tenaga honorer paruh waktu menjadi ASN.Revisi UU PPHI:  Mengubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial agar lebih adil bagi buruh.Antisipasi PHK: Mencegah PHK massal, terutama di industri tekstil, nikel, dan dampak konflik eksternal. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi damai, termasuk ke hadapan Presiden Prabowo, untuk memastikan adanya dialog tripartit yang harmonis dan perbaikan kondisi kerja. #buruh #aksi #hariburuhinternasional #prabowo  Surya Atmaja Official  DEDI MULYADI", "post_id": "7635680309584923925"}}, {"key": "muhammad.yunus.81957", "attributes": {"label": "muhammad.yunus.81957", "x": 540.5067942808564, "y": 673.5687808093865, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 31.746, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1374139291426434", "id": "muhammad.yunus.81957", "source": "facebook-000001", "content": "Permintaan Ojol Ke Presiden Prabowo Di Kabulkan Bahkan Dibawah 10%\nPeringatan Hari Buruh Internasional 2026 terasa istimewa dengan kehadiran langsung Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto  .Kehadiran beliau di tengah para buruh menjadi simbol nyata perhatian dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat & buruh di seluruh Indonesia.\nIni bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk komitmen bahwa negara hadir untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan buruh. Semoga langkah ini terus berlanjut, membawa kebijakan yang semakin berpihak dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan para pekerja dan masyarakat Indonesia.\nsemua orang\n#prabowo#ojol#ojekonline#driverojol#driver#koruptor#korupsi#mafia#manipulator#maling#buruh#mayday#mayday2026#monas#jakarta#viral#hariburuh#rakyatindonesia#indonesia#beritaterkini#berita#beritaviral#rakyat#masyarakat#warga#anak#anakanak#pemimpinbijak#beritaterkini#pemerintah", "post_id": "1374139291426434"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 397.4527145418082, "y": 696.4905555789258, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7302, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1374139291426434", "id": "prabowo", "source": "facebook-000001", "content": "Permintaan Ojol Ke Presiden Prabowo Di Kabulkan Bahkan Dibawah 10%\nPeringatan Hari Buruh Internasional 2026 terasa istimewa dengan kehadiran langsung Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto  .Kehadiran beliau di tengah para buruh menjadi simbol nyata perhatian dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat & buruh di seluruh Indonesia.\nIni bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk komitmen bahwa negara hadir untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan buruh. Semoga langkah ini terus berlanjut, membawa kebijakan yang semakin berpihak dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan para pekerja dan masyarakat Indonesia.\nsemua orang\n#prabowo#ojol#ojekonline#driverojol#driver#koruptor#korupsi#mafia#manipulator#maling#buruh#mayday#mayday2026#monas#jakarta#viral#hariburuh#rakyatindonesia#indonesia#beritaterkini#berita#beritaviral#rakyat#masyarakat#warga#anak#anakanak#pemimpinbijak#beritaterkini#pemerintah", "post_id": "1374139291426434"}}, {"key": "@officialokezone", "attributes": {"label": "@officialokezone", "x": 895.2848709546739, "y": 899.0213064909416, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.746, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "809D9-0SABM", "id": "@officialokezone", "source": "youtube-000001", "content": "Demo Memanas! Ribuan Ojol di Surabaya Sweeping Rekan Sendiri, Tuntut Tarif Adil dan Perlindungan\n\nRibuan driver online di Surabaya dan Sidoarjo menggelar aksi demo dan mogok kerja. Mereka menuntut diterbitkannya perda untuk melindungi kesejahteraan driver dari aplikator nakal serta penghapusan program tarif murah di aplikasi. Dalam aksi tersebut sempat terjadi sweeping terhadap driver ojek online yang tetap beroperasi di tengah aksi mogok kerja.\n\nBaca selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.okezone.com/\n\nYuk Subscribe:    /   \nWa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va5J...\nFacebook  :   / okezonecom  \nInstagram :   / okezonecom  \nTwitter :   / okezonenews  \n\n#ojol #demo #surabaya", "post_id": "809D9-0SABM"}}, {"key": "officialokezone", "attributes": {"label": "officialokezone", "x": 670.4015011823717, "y": 465.4744768338024, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7302, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "809D9-0SABM", "id": "officialokezone", "source": "youtube-000001", "content": "Demo Memanas! Ribuan Ojol di Surabaya Sweeping Rekan Sendiri, Tuntut Tarif Adil dan Perlindungan\n\nRibuan driver online di Surabaya dan Sidoarjo menggelar aksi demo dan mogok kerja. Mereka menuntut diterbitkannya perda untuk melindungi kesejahteraan driver dari aplikator nakal serta penghapusan program tarif murah di aplikasi. Dalam aksi tersebut sempat terjadi sweeping terhadap driver ojek online yang tetap beroperasi di tengah aksi mogok kerja.\n\nBaca selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.okezone.com/\n\nYuk Subscribe:    /   \nWa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va5J...\nFacebook  :   / okezonecom  \nInstagram :   / okezonecom  \nTwitter :   / okezonenews  \n\n#ojol #demo #surabaya", "post_id": "809D9-0SABM"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 836.6738240904006, "y": 303.11082919442924, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.746, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "maWgpAfr49Y", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Pangkas Potongan Ojol Jadi 8 % | LAPORAN 8 PAGI\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan \"hadiah\" istimewa bagi para pengemudi transportasi daring di Indonesia dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Melalui penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026, Kepala Negara memutuskan untuk menurunkan potongan tarif ojek online (ojol) secara signifikan.\n\nDalam kebijakan terbaru ini, Presiden Prabowo menurunkan tarif potongan pendapatan ojol yang sebelumnya berada di angka 20 persen menjadi hanya 8 persen. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi yang harus menanggung risiko tinggi saat bekerja di jalanan.\n\n\"Aspirasi ini disampaikan oleh para buruh dan pengemudi ojol dalam aksi May Day di kawasan Monas, Jakarta, kepada Presiden Prabowo yang turut hadir secara langsung,\" tulis laporan tim Garuda TV di lapangan. Presiden menilai tarif lama tidak lagi berpihak pada pengemudi yang menjadi ujung tombak transportasi daring.\n\nPerpres Nomor 27 Tahun 2026 tidak hanya mengatur soal pendapatan, tetapi juga menjadi payung hukum bagi perlindungan pekerja transportasi online secara menyeluruh. Beberapa poin krusial dalam Perpres tersebut meliputi:\n\n1. Pembagian Pendapatan: Perubahan skema dari 80% (ojol) : 20% (aplikator) menjadi 92% untuk pengemudi ojol dan 8% untuk pihak aplikator.\n\n2. Jaminan Sosial: Mencakup pemberian BPJS Kesehatan bagi para pengemudi.\n\n3. Jaminan Kecelakaan Kerja: Memberikan perlindungan ekstra mengingat tingginya risiko profesi pengemudi di jalan raya.\n\n#beritaterkini #presidenprabowo  #TarifOjol #Perpres27Tahun2026 #mayday2026  #ojekonline  #kesejahteraanburuh  #garudatv  #InfoOjol #transportasionline  #beritaterbaru \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "maWgpAfr49Y"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 240.14094223666106, "y": 564.7285215278763, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7302, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "maWgpAfr49Y", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Pangkas Potongan Ojol Jadi 8 % | LAPORAN 8 PAGI\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan \"hadiah\" istimewa bagi para pengemudi transportasi daring di Indonesia dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Melalui penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026, Kepala Negara memutuskan untuk menurunkan potongan tarif ojek online (ojol) secara signifikan.\n\nDalam kebijakan terbaru ini, Presiden Prabowo menurunkan tarif potongan pendapatan ojol yang sebelumnya berada di angka 20 persen menjadi hanya 8 persen. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi yang harus menanggung risiko tinggi saat bekerja di jalanan.\n\n\"Aspirasi ini disampaikan oleh para buruh dan pengemudi ojol dalam aksi May Day di kawasan Monas, Jakarta, kepada Presiden Prabowo yang turut hadir secara langsung,\" tulis laporan tim Garuda TV di lapangan. Presiden menilai tarif lama tidak lagi berpihak pada pengemudi yang menjadi ujung tombak transportasi daring.\n\nPerpres Nomor 27 Tahun 2026 tidak hanya mengatur soal pendapatan, tetapi juga menjadi payung hukum bagi perlindungan pekerja transportasi online secara menyeluruh. Beberapa poin krusial dalam Perpres tersebut meliputi:\n\n1. Pembagian Pendapatan: Perubahan skema dari 80% (ojol) : 20% (aplikator) menjadi 92% untuk pengemudi ojol dan 8% untuk pihak aplikator.\n\n2. Jaminan Sosial: Mencakup pemberian BPJS Kesehatan bagi para pengemudi.\n\n3. Jaminan Kecelakaan Kerja: Memberikan perlindungan ekstra mengingat tingginya risiko profesi pengemudi di jalan raya.\n\n#beritaterkini #presidenprabowo  #TarifOjol #Perpres27Tahun2026 #mayday2026  #ojekonline  #kesejahteraanburuh  #garudatv  #InfoOjol #transportasionline  #beritaterbaru \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "maWgpAfr49Y"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "@tribunpekanbaruofficial", "x": 307.0344765524453, "y": 970.0440762487091, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.746, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "tribunpekanbaruofficial", "x": 310.3127586094929, "y": 983.2389539601535, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.2381, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "tribunpekanbaru", "x": 436.37177125356374, "y": 427.1185019783136, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.2381, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaru", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}], "edges": [{"key": "raynoor_", "source": "raynoor_", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "raynoor_", "source": "raynoor_", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Damarholic", "source": "Damarholic", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Damarholic", "source": "Damarholic", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "WARGAXPINTER", "source": "WARGAXPINTER", "target": "sukamendoanm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DhaniAnggara", "source": "DhaniAnggara", "target": "txtdarionlshop", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "samarindasosmed", "source": "samarindasosmed", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "timothyshortform", "source": "timothyshortform", "target": "Blocknews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "source": "berdasarkanfakta2", "target": "dr.Asep", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "source": "berdasarkanfakta2", "target": "KANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "muhammad.yunus.81957", "source": "muhammad.yunus.81957", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@officialokezone", "source": "@officialokezone", "target": "officialokezone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}