{"nodes": [{"key": "iman.adinugraha.o", "attributes": {"label": "iman.adinugraha.o", "x": 1.5355750603407436, "y": 775.4926904872862, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 69.4445, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7634728186667912468", "id": "iman.adinugraha.o", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "IMANsukabumi", "attributes": {"label": "IMANsukabumi", "x": 363.59011987632425, "y": 259.4265471732886, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 89.1204, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "IMANsukabumi", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "DPC", "attributes": {"label": "DPC", "x": 862.2526129711277, "y": 629.0018530237479, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 89.1204, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "DPC", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "fpd_dpr", "attributes": {"label": "fpd_dpr", "x": 396.06990762164384, "y": 856.5218818664997, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 89.1204, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "fpd_dpr", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "muhammad.yunus.81957", "attributes": {"label": "muhammad.yunus.81957", "x": 258.56773016162816, "y": 14.507766841023617, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 69.4445, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1374139291426434", "id": "muhammad.yunus.81957", "source": "facebook-000001", "content": "Permintaan Ojol Ke Presiden Prabowo Di Kabulkan Bahkan Dibawah 10%\nPeringatan Hari Buruh Internasional 2026 terasa istimewa dengan kehadiran langsung Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto  .Kehadiran beliau di tengah para buruh menjadi simbol nyata perhatian dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat & buruh di seluruh Indonesia.\nIni bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk komitmen bahwa negara hadir untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan buruh. Semoga langkah ini terus berlanjut, membawa kebijakan yang semakin berpihak dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan para pekerja dan masyarakat Indonesia.\nsemua orang\n#prabowo#ojol#ojekonline#driverojol#driver#koruptor#korupsi#mafia#manipulator#maling#buruh#mayday#mayday2026#monas#jakarta#viral#hariburuh#rakyatindonesia#indonesia#beritaterkini#berita#beritaviral#rakyat#masyarakat#warga#anak#anakanak#pemimpinbijak#beritaterkini#pemerintah", "post_id": "1374139291426434"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 141.07757859065205, "y": 235.76389804958131, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 128.4722, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1374139291426434", "id": "prabowo", "source": "facebook-000001", "content": "Permintaan Ojol Ke Presiden Prabowo Di Kabulkan Bahkan Dibawah 10%\nPeringatan Hari Buruh Internasional 2026 terasa istimewa dengan kehadiran langsung Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto  .Kehadiran beliau di tengah para buruh menjadi simbol nyata perhatian dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat & buruh di seluruh Indonesia.\nIni bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk komitmen bahwa negara hadir untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan buruh. Semoga langkah ini terus berlanjut, membawa kebijakan yang semakin berpihak dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan para pekerja dan masyarakat Indonesia.\nsemua orang\n#prabowo#ojol#ojekonline#driverojol#driver#koruptor#korupsi#mafia#manipulator#maling#buruh#mayday#mayday2026#monas#jakarta#viral#hariburuh#rakyatindonesia#indonesia#beritaterkini#berita#beritaviral#rakyat#masyarakat#warga#anak#anakanak#pemimpinbijak#beritaterkini#pemerintah", "post_id": "1374139291426434"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "@tribunpekanbaruofficial", "x": 245.62923573980765, "y": 831.8328094021429, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 69.4445, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "tribunpekanbaruofficial", "x": 691.286473316288, "y": 970.461714663076, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 98.9583, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "tribunpekanbaru", "x": 716.015267051752, "y": 44.13050474485991, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 98.9583, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaru", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 394.00818082057475, "y": 718.9445615915145, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 69.4445, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "maWgpAfr49Y", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Pangkas Potongan Ojol Jadi 8 % | LAPORAN 8 PAGI\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan \"hadiah\" istimewa bagi para pengemudi transportasi daring di Indonesia dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Melalui penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026, Kepala Negara memutuskan untuk menurunkan potongan tarif ojek online (ojol) secara signifikan.\n\nDalam kebijakan terbaru ini, Presiden Prabowo menurunkan tarif potongan pendapatan ojol yang sebelumnya berada di angka 20 persen menjadi hanya 8 persen. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi yang harus menanggung risiko tinggi saat bekerja di jalanan.\n\n\"Aspirasi ini disampaikan oleh para buruh dan pengemudi ojol dalam aksi May Day di kawasan Monas, Jakarta, kepada Presiden Prabowo yang turut hadir secara langsung,\" tulis laporan tim Garuda TV di lapangan. Presiden menilai tarif lama tidak lagi berpihak pada pengemudi yang menjadi ujung tombak transportasi daring.\n\nPerpres Nomor 27 Tahun 2026 tidak hanya mengatur soal pendapatan, tetapi juga menjadi payung hukum bagi perlindungan pekerja transportasi online secara menyeluruh. Beberapa poin krusial dalam Perpres tersebut meliputi:\n\n1. Pembagian Pendapatan: Perubahan skema dari 80% (ojol) : 20% (aplikator) menjadi 92% untuk pengemudi ojol dan 8% untuk pihak aplikator.\n\n2. Jaminan Sosial: Mencakup pemberian BPJS Kesehatan bagi para pengemudi.\n\n3. Jaminan Kecelakaan Kerja: Memberikan perlindungan ekstra mengingat tingginya risiko profesi pengemudi di jalan raya.\n\n#beritaterkini #presidenprabowo  #TarifOjol #Perpres27Tahun2026 #mayday2026  #ojekonline  #kesejahteraanburuh  #garudatv  #InfoOjol #transportasionline  #beritaterbaru \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "maWgpAfr49Y"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 717.5866036075453, "y": 696.4940220955245, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 128.4722, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "maWgpAfr49Y", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Pangkas Potongan Ojol Jadi 8 % | LAPORAN 8 PAGI\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan \"hadiah\" istimewa bagi para pengemudi transportasi daring di Indonesia dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Melalui penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026, Kepala Negara memutuskan untuk menurunkan potongan tarif ojek online (ojol) secara signifikan.\n\nDalam kebijakan terbaru ini, Presiden Prabowo menurunkan tarif potongan pendapatan ojol yang sebelumnya berada di angka 20 persen menjadi hanya 8 persen. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi yang harus menanggung risiko tinggi saat bekerja di jalanan.\n\n\"Aspirasi ini disampaikan oleh para buruh dan pengemudi ojol dalam aksi May Day di kawasan Monas, Jakarta, kepada Presiden Prabowo yang turut hadir secara langsung,\" tulis laporan tim Garuda TV di lapangan. Presiden menilai tarif lama tidak lagi berpihak pada pengemudi yang menjadi ujung tombak transportasi daring.\n\nPerpres Nomor 27 Tahun 2026 tidak hanya mengatur soal pendapatan, tetapi juga menjadi payung hukum bagi perlindungan pekerja transportasi online secara menyeluruh. Beberapa poin krusial dalam Perpres tersebut meliputi:\n\n1. Pembagian Pendapatan: Perubahan skema dari 80% (ojol) : 20% (aplikator) menjadi 92% untuk pengemudi ojol dan 8% untuk pihak aplikator.\n\n2. Jaminan Sosial: Mencakup pemberian BPJS Kesehatan bagi para pengemudi.\n\n3. Jaminan Kecelakaan Kerja: Memberikan perlindungan ekstra mengingat tingginya risiko profesi pengemudi di jalan raya.\n\n#beritaterkini #presidenprabowo  #TarifOjol #Perpres27Tahun2026 #mayday2026  #ojekonline  #kesejahteraanburuh  #garudatv  #InfoOjol #transportasionline  #beritaterbaru \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "maWgpAfr49Y"}}], "edges": [{"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "IMANsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "DPC", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "fpd_dpr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "muhammad.yunus.81957", "source": "muhammad.yunus.81957", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}