{"nodes": [{"key": "reni_triasari", "attributes": {"label": "reni_triasari", "x": 8.502053975360969, "y": 133.51553999165233, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0078, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051815818112168199", "id": "reni_triasari", "source": "retweet-000002", "content": "Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memaparkan strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah usai bertemu den…", "post_id": "2051815818112168199"}}, {"key": "Metro_TV", "attributes": {"label": "Metro_TV", "x": 203.02584309276594, "y": 122.10574446198308, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 53.1732, "eigenvector": 0.0078, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "2051815818112168199", "id": "Metro_TV", "source": "retweet-000002", "content": "Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memaparkan strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah usai bertemu den…", "post_id": "2051815818112168199"}}, {"key": "ferrykoto", "attributes": {"label": "ferrykoto", "x": 391.5912763022692, "y": 837.3309295051359, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0078, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051682828983861626", "id": "ferrykoto", "source": "retweet-000002", "content": "Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memaparkan strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah usai bertemu den…", "post_id": "2051682828983861626"}}, {"key": "Masdjodi1", "attributes": {"label": "Masdjodi1", "x": 490.00746124613426, "y": 109.06512210812869, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0078, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051688009746333861", "id": "Masdjodi1", "source": "retweet-000002", "content": "Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memaparkan strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah usai bertemu den…", "post_id": "2051688009746333861"}}, {"key": "ardi_going_40", "attributes": {"label": "ardi_going_40", "x": 276.45095017861934, "y": 901.4523348066241, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0078, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051685673997045985", "id": "ardi_going_40", "source": "retweet-000002", "content": "Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memaparkan strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah usai bertemu den…", "post_id": "2051685673997045985"}}, {"key": "DenBagus91276", "attributes": {"label": "DenBagus91276", "x": 732.5648508413792, "y": 45.983656194823695, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0078, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051728569022451825", "id": "DenBagus91276", "source": "retweet-000002", "content": "Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memaparkan strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah usai bertemu den…", "post_id": "2051728569022451825"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 473.68175889051923, "y": 252.37188305235568, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051965205526057138", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Panda Bond adalah obligasi dalam mata uang Yuan (RMB) yang diterbitkan pemerintah Indonesia di pasar China.\n\nFungsinya: diversifikasi pendanaan, dapat suku bunga rendah (~2,3%), kurangi ketergantungan dolar AS, dan perkuat Rupiah lewat cadangan devisa plus stabilitas nilai tukar.", "post_id": "2051965205526057138"}}, {"key": "scenestera", "attributes": {"label": "scenestera", "x": 838.6708447815474, "y": 200.6912481483558, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.247, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051965205526057138", "id": "scenestera", "source": "tweet-000004", "content": "Panda Bond adalah obligasi dalam mata uang Yuan (RMB) yang diterbitkan pemerintah Indonesia di pasar China.\n\nFungsinya: diversifikasi pendanaan, dapat suku bunga rendah (~2,3%), kurangi ketergantungan dolar AS, dan perkuat Rupiah lewat cadangan devisa plus stabilitas nilai tukar.", "post_id": "2051965205526057138"}}, {"key": "insidefolkative", "attributes": {"label": "insidefolkative", "x": 446.0285029698462, "y": 725.1036977909686, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.247, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051965205526057138", "id": "insidefolkative", "source": "tweet-000004", "content": "Panda Bond adalah obligasi dalam mata uang Yuan (RMB) yang diterbitkan pemerintah Indonesia di pasar China.\n\nFungsinya: diversifikasi pendanaan, dapat suku bunga rendah (~2,3%), kurangi ketergantungan dolar AS, dan perkuat Rupiah lewat cadangan devisa plus stabilitas nilai tukar.", "post_id": "2051965205526057138"}}, {"key": "sasah79400", "attributes": {"label": "sasah79400", "x": 296.02052220994943, "y": 747.3691572282133, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051915445926859156", "id": "sasah79400", "source": "tweet-000004", "content": "ini tdk berdasar dan terlalu menyederhanakan persoalan. Nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi faktor global, kebijakan suku bga bank sentral negara mju, penguatan dolar AS, serta dinamika geopolitik. Mengaitkan pelemahan rupiah semata2 dgn pndktan kebijakan domestik adalah keliru", "post_id": "2051915445926859156"}}, {"key": "Strategi_Bisnis", "attributes": {"label": "Strategi_Bisnis", "x": 178.15269218067996, "y": 919.847479230469, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.4785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051915445926859156", "id": "Strategi_Bisnis", "source": "tweet-000004", "content": "ini tdk berdasar dan terlalu menyederhanakan persoalan. Nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi faktor global, kebijakan suku bga bank sentral negara mju, penguatan dolar AS, serta dinamika geopolitik. Mengaitkan pelemahan rupiah semata2 dgn pndktan kebijakan domestik adalah keliru", "post_id": "2051915445926859156"}}, {"key": "HumasReceh", "attributes": {"label": "HumasReceh", "x": 582.5928600953223, "y": 822.2562682900922, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051887220878180766", "id": "HumasReceh", "source": "tweet-000004", "content": "Kurs rupiah tidak ditentukan oleh jumlah menteri semata. Nilai tukar dipengaruhi faktor global, arus modal, suku bunga, komoditas, dan stabilitas ekonomi nasional.\n\nBarang Wajib Checkout https://t.co/XVl3QoDzbk", "post_id": "2051887220878180766"}}, {"key": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "MurtadhaOne1", "x": 777.918906880152, "y": 89.97447511168932, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.4785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051887220878180766", "id": "MurtadhaOne1", "source": "tweet-000004", "content": "Kurs rupiah tidak ditentukan oleh jumlah menteri semata. Nilai tukar dipengaruhi faktor global, arus modal, suku bunga, komoditas, dan stabilitas ekonomi nasional.\n\nBarang Wajib Checkout https://t.co/XVl3QoDzbk", "post_id": "2051887220878180766"}}, {"key": "Maikel_USMC", "attributes": {"label": "Maikel_USMC", "x": 883.6653389251685, "y": 132.66532411802046, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052036114836582811", "id": "Maikel_USMC", "source": "tweet-000004", "content": "Ekonomi Indonesia bisa cepat membaik dan nilai tukar rupiah bisa stabil kalau pemerintah membuka kran ekspor sebesar2nya untuk komoditas hasil alam kita yg banyak dibutuhkan negara lain mulai dari komoditas sumber energi dan lain2 ditengah memanasnya tensi geopolitik global.", "post_id": "2052036114836582811"}}, {"key": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "KemensetnegRI", "x": 274.6868718481662, "y": 531.1926000957548, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.4785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052036114836582811", "id": "KemensetnegRI", "source": "tweet-000004", "content": "Ekonomi Indonesia bisa cepat membaik dan nilai tukar rupiah bisa stabil kalau pemerintah membuka kran ekspor sebesar2nya untuk komoditas hasil alam kita yg banyak dibutuhkan negara lain mulai dari komoditas sumber energi dan lain2 ditengah memanasnya tensi geopolitik global.", "post_id": "2052036114836582811"}}, {"key": "biruuza", "attributes": {"label": "biruuza", "x": 868.5227553574388, "y": 428.034184482832, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051854731690258484", "id": "biruuza", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah dari ~16.000 ke 17.400 di era Prabowo (awal 2025) bukan berdiri sendiri. Faktor eksternalnya:\n•Dolar AS menguat global — kebijakan The Fed (suku bunga tinggi)\n•Ketegangan geopolitik (perang dagang AS-China, konflik Timur Tengah)", "post_id": "2051854731690258484"}}, {"key": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "kalistohenituse", "x": 952.6626193396746, "y": 221.45501068396666, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.4785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051854731690258484", "id": "kalistohenituse", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah dari ~16.000 ke 17.400 di era Prabowo (awal 2025) bukan berdiri sendiri. Faktor eksternalnya:\n•Dolar AS menguat global — kebijakan The Fed (suku bunga tinggi)\n•Ketegangan geopolitik (perang dagang AS-China, konflik Timur Tengah)", "post_id": "2051854731690258484"}}, {"key": "haristjj1dv", "attributes": {"label": "haristjj1dv", "x": 0.14219165666240485, "y": 134.0765419170271, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "7622817368078617877", "id": "haristjj1dv", "source": "tiktok-000001", "content": "Kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat hilirisasi industri dan mewujudkan swasembada energi merupakan langkah transformatif yang akan membawa dampak positif signifikan bagi kedaulatan ekonomi Indonesia. Dengan rencana penambahan 13 proyek hilirisasi baru senilai Rp239 triliun, pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan nilai tambah komoditas mentah di dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja luas yang mampu menyerap tenaga kerja lokal secara masif. Optimalisasi potensi energi domestik melalui pengembangan etanol, biodiesel, dan energi terbarukan lainnya akan mengurangi ketergantungan kronis pada impor energi, yang pada akhirnya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Melalui integrasi antara kemandirian energi dan hilirisasi yang agresif, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk bertransformasi dari negara pengekspor bahan mentah menjadi kekuatan industri global, yang secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan rakyat menuju visi Indonesia Maju. #HilirisasiIndustri #SwasembadaEnergi #EkonomiIndonesia #PrabowoSubianto #IndonesiaKita     Bocor Alus Politik", "post_id": "7622817368078617877"}}, {"key": "Kompas.com", "attributes": {"label": "Kompas.com", "x": 764.4855995896075, "y": 166.4199569707482, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.4259, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7622817368078617877", "id": "Kompas.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat hilirisasi industri dan mewujudkan swasembada energi merupakan langkah transformatif yang akan membawa dampak positif signifikan bagi kedaulatan ekonomi Indonesia. Dengan rencana penambahan 13 proyek hilirisasi baru senilai Rp239 triliun, pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan nilai tambah komoditas mentah di dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja luas yang mampu menyerap tenaga kerja lokal secara masif. Optimalisasi potensi energi domestik melalui pengembangan etanol, biodiesel, dan energi terbarukan lainnya akan mengurangi ketergantungan kronis pada impor energi, yang pada akhirnya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Melalui integrasi antara kemandirian energi dan hilirisasi yang agresif, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk bertransformasi dari negara pengekspor bahan mentah menjadi kekuatan industri global, yang secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan rakyat menuju visi Indonesia Maju. #HilirisasiIndustri #SwasembadaEnergi #EkonomiIndonesia #PrabowoSubianto #IndonesiaKita     Bocor Alus Politik", "post_id": "7622817368078617877"}}, {"key": "Tribunnews", "attributes": {"label": "Tribunnews", "x": 843.4708618318091, "y": 229.52202492677586, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.4259, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7622817368078617877", "id": "Tribunnews", "source": "tiktok-000001", "content": "Kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat hilirisasi industri dan mewujudkan swasembada energi merupakan langkah transformatif yang akan membawa dampak positif signifikan bagi kedaulatan ekonomi Indonesia. Dengan rencana penambahan 13 proyek hilirisasi baru senilai Rp239 triliun, pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan nilai tambah komoditas mentah di dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja luas yang mampu menyerap tenaga kerja lokal secara masif. Optimalisasi potensi energi domestik melalui pengembangan etanol, biodiesel, dan energi terbarukan lainnya akan mengurangi ketergantungan kronis pada impor energi, yang pada akhirnya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Melalui integrasi antara kemandirian energi dan hilirisasi yang agresif, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk bertransformasi dari negara pengekspor bahan mentah menjadi kekuatan industri global, yang secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan rakyat menuju visi Indonesia Maju. #HilirisasiIndustri #SwasembadaEnergi #EkonomiIndonesia #PrabowoSubianto #IndonesiaKita     Bocor Alus Politik", "post_id": "7622817368078617877"}}, {"key": "Tempo.co", "attributes": {"label": "Tempo.co", "x": 591.6286882444464, "y": 319.4091293654956, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.4259, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7622817368078617877", "id": "Tempo.co", "source": "tiktok-000001", "content": "Kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat hilirisasi industri dan mewujudkan swasembada energi merupakan langkah transformatif yang akan membawa dampak positif signifikan bagi kedaulatan ekonomi Indonesia. Dengan rencana penambahan 13 proyek hilirisasi baru senilai Rp239 triliun, pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan nilai tambah komoditas mentah di dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja luas yang mampu menyerap tenaga kerja lokal secara masif. Optimalisasi potensi energi domestik melalui pengembangan etanol, biodiesel, dan energi terbarukan lainnya akan mengurangi ketergantungan kronis pada impor energi, yang pada akhirnya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Melalui integrasi antara kemandirian energi dan hilirisasi yang agresif, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk bertransformasi dari negara pengekspor bahan mentah menjadi kekuatan industri global, yang secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan rakyat menuju visi Indonesia Maju. #HilirisasiIndustri #SwasembadaEnergi #EkonomiIndonesia #PrabowoSubianto #IndonesiaKita     Bocor Alus Politik", "post_id": "7622817368078617877"}}, {"key": "Podcast", "attributes": {"label": "Podcast", "x": 706.2535269085366, "y": 185.94493692159398, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.4259, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7622817368078617877", "id": "Podcast", "source": "tiktok-000001", "content": "Kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat hilirisasi industri dan mewujudkan swasembada energi merupakan langkah transformatif yang akan membawa dampak positif signifikan bagi kedaulatan ekonomi Indonesia. Dengan rencana penambahan 13 proyek hilirisasi baru senilai Rp239 triliun, pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan nilai tambah komoditas mentah di dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja luas yang mampu menyerap tenaga kerja lokal secara masif. Optimalisasi potensi energi domestik melalui pengembangan etanol, biodiesel, dan energi terbarukan lainnya akan mengurangi ketergantungan kronis pada impor energi, yang pada akhirnya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Melalui integrasi antara kemandirian energi dan hilirisasi yang agresif, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk bertransformasi dari negara pengekspor bahan mentah menjadi kekuatan industri global, yang secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan rakyat menuju visi Indonesia Maju. #HilirisasiIndustri #SwasembadaEnergi #EkonomiIndonesia #PrabowoSubianto #IndonesiaKita     Bocor Alus Politik", "post_id": "7622817368078617877"}}, {"key": "liputan6.com", "attributes": {"label": "liputan6.com", "x": 188.07553649589792, "y": 181.8907430142712, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.4259, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7622817368078617877", "id": "liputan6.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat hilirisasi industri dan mewujudkan swasembada energi merupakan langkah transformatif yang akan membawa dampak positif signifikan bagi kedaulatan ekonomi Indonesia. Dengan rencana penambahan 13 proyek hilirisasi baru senilai Rp239 triliun, pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan nilai tambah komoditas mentah di dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja luas yang mampu menyerap tenaga kerja lokal secara masif. Optimalisasi potensi energi domestik melalui pengembangan etanol, biodiesel, dan energi terbarukan lainnya akan mengurangi ketergantungan kronis pada impor energi, yang pada akhirnya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Melalui integrasi antara kemandirian energi dan hilirisasi yang agresif, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk bertransformasi dari negara pengekspor bahan mentah menjadi kekuatan industri global, yang secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan rakyat menuju visi Indonesia Maju. #HilirisasiIndustri #SwasembadaEnergi #EkonomiIndonesia #PrabowoSubianto #IndonesiaKita     Bocor Alus Politik", "post_id": "7622817368078617877"}}, {"key": "Prabowo", "attributes": {"label": "Prabowo", "x": 177.22081234037913, "y": 122.28590129121697, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.4259, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7622817368078617877", "id": "Prabowo", "source": "tiktok-000001", "content": "Kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat hilirisasi industri dan mewujudkan swasembada energi merupakan langkah transformatif yang akan membawa dampak positif signifikan bagi kedaulatan ekonomi Indonesia. Dengan rencana penambahan 13 proyek hilirisasi baru senilai Rp239 triliun, pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan nilai tambah komoditas mentah di dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja luas yang mampu menyerap tenaga kerja lokal secara masif. Optimalisasi potensi energi domestik melalui pengembangan etanol, biodiesel, dan energi terbarukan lainnya akan mengurangi ketergantungan kronis pada impor energi, yang pada akhirnya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Melalui integrasi antara kemandirian energi dan hilirisasi yang agresif, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk bertransformasi dari negara pengekspor bahan mentah menjadi kekuatan industri global, yang secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan rakyat menuju visi Indonesia Maju. #HilirisasiIndustri #SwasembadaEnergi #EkonomiIndonesia #PrabowoSubianto #IndonesiaKita     Bocor Alus Politik", "post_id": "7622817368078617877"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 352.7173620577565, "y": 381.98588065939475, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "A1dd4YXqYVU", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Undervalued, Gubernur Bank Indonesia Siapkan 7 Jurus Agar Rupiah Kembali Menguat\n\nTUTUR.co.id - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan tujuh langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Langkah tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan.\n\nStrategi yang disiapkan meliputi intervensi pasar, penguatan cadangan devisa, hingga pengawasan transaksi valuta asing. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat rupiah dan menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah tekanan global.\n\n#nilaitukarrupiah #rupiah #bankindonesia #perrywarjiyo #dolaras #dollar #beritaekonomi #beritaterkini #newsupdate #tuturtv #tuturmediadigital \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "A1dd4YXqYVU"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 472.8927359605573, "y": 53.97841904483913, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.4785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "A1dd4YXqYVU", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Undervalued, Gubernur Bank Indonesia Siapkan 7 Jurus Agar Rupiah Kembali Menguat\n\nTUTUR.co.id - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan tujuh langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Langkah tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan.\n\nStrategi yang disiapkan meliputi intervensi pasar, penguatan cadangan devisa, hingga pengawasan transaksi valuta asing. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat rupiah dan menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah tekanan global.\n\n#nilaitukarrupiah #rupiah #bankindonesia #perrywarjiyo #dolaras #dollar #beritaekonomi #beritaterkini #newsupdate #tuturtv #tuturmediadigital \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "A1dd4YXqYVU"}}, {"key": "@kronologifakta", "attributes": {"label": "@kronologifakta", "x": 172.01899189143188, "y": 484.5426458122746, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "fc1heqD9uCM", "id": "@kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Bahas Nilai Tukar Rupiah Dengan Menteri Bidang Perekonomian\n\nVideo ini merinci pertemuan strategis Presiden Prabowo dengan jajaran menteri ekonomi untuk membahas upaya penguatan nilai tukar Rupiah dan stabilitas ekonomi nasional. Para pejabat menjelaskan bahwa meskipun terjadi tekanan global, fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh yang ditandai dengan pertumbuhan positif, inflasi terkendali, dan cadangan devisa yang mencukupi.\n\nPemerintah melalui Bank Indonesia telah menyiapkan tujuh langkah intervensi*, termasuk pembatasan pembelian dolar tanpa keperluan jelas serta pendalaman pasar valuta asing. Selain itu, terdapat rencana *diversifikasi mata uang melalui penerbitan obligasi dalam Yuan untuk mengurangi ketergantungan pada dolar Amerika Serikat. Koordinasi lintas lembaga ini juga menyoroti regulasi baru mengenai devisa hasil ekspor guna memastikan aliran modal masuk tetap stabil.\n\nSecara keseluruhan, otoritas optimis bahwa kondisi mata uang akan kembali stabil dan menguat seiring dengan perbaikan transparansi pasar modal.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "fc1heqD9uCM"}}, {"key": "kronologifakta", "attributes": {"label": "kronologifakta", "x": 897.2798133517363, "y": 388.2266863553381, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.4785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fc1heqD9uCM", "id": "kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Bahas Nilai Tukar Rupiah Dengan Menteri Bidang Perekonomian\n\nVideo ini merinci pertemuan strategis Presiden Prabowo dengan jajaran menteri ekonomi untuk membahas upaya penguatan nilai tukar Rupiah dan stabilitas ekonomi nasional. Para pejabat menjelaskan bahwa meskipun terjadi tekanan global, fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh yang ditandai dengan pertumbuhan positif, inflasi terkendali, dan cadangan devisa yang mencukupi.\n\nPemerintah melalui Bank Indonesia telah menyiapkan tujuh langkah intervensi*, termasuk pembatasan pembelian dolar tanpa keperluan jelas serta pendalaman pasar valuta asing. Selain itu, terdapat rencana *diversifikasi mata uang melalui penerbitan obligasi dalam Yuan untuk mengurangi ketergantungan pada dolar Amerika Serikat. Koordinasi lintas lembaga ini juga menyoroti regulasi baru mengenai devisa hasil ekspor guna memastikan aliran modal masuk tetap stabil.\n\nSecara keseluruhan, otoritas optimis bahwa kondisi mata uang akan kembali stabil dan menguat seiring dengan perbaikan transparansi pasar modal.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "fc1heqD9uCM"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 180.59576550841584, "y": 25.96729886750204, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "s8jJebFEv8Y", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah\n\nPresiden Prabowo memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK ke Istana Negara Jakarta untuk mengulas penyebab nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat. KSSK menyorot selain 2 faktor penyebab rupiah melemah, pemerintah memastikan rupiah berpotensi stabil ke depan hingga cenderung menguat.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #ekonomi #Rupiah #KSSK\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "s8jJebFEv8Y"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 119.35089116169162, "y": 632.3572300681631, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.4259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "s8jJebFEv8Y", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah\n\nPresiden Prabowo memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK ke Istana Negara Jakarta untuk mengulas penyebab nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat. KSSK menyorot selain 2 faktor penyebab rupiah melemah, pemerintah memastikan rupiah berpotensi stabil ke depan hingga cenderung menguat.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #ekonomi #Rupiah #KSSK\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "s8jJebFEv8Y"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 425.88071039342634, "y": 86.65586124639513, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2AxjBhgA7oc", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "2AxjBhgA7oc"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 544.333018865969, "y": 211.53115860557892, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.4785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2AxjBhgA7oc", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "2AxjBhgA7oc"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 853.7633605554641, "y": 110.01223915280211, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "dNIF4zC18Og", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Bakal Perkasa! Gubernur BI Beberkan 7 Jurus Sakti yang Direstui Presiden Prabowo!\n\nGarudaTV - Rupiah dalam radar penguatan! 🇮🇩 Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, resmi memaparkan 7 langkah strategis untuk menstabilkan kembali nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Kabar baiknya, \"jurus-jurus\" ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah cepat menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nLangkah yang diambil mencakup intervensi valas masif di pasar domestik maupun luar negeri (Hong Kong hingga New York), optimalisasi SRBI, hingga pengetatan pengawasan transaksi dolar pada korporasi besar. Dengan cadangan devisa yang sangat mencukupi dan fundamental ekonomi yang solid, BI optimis Rupiah yang saat ini dinilai undervalue akan segera berbalik menguat ke level yang jauh lebih baik. 📉💰\n\nSimak detail 7 jurus sakti Bank Indonesia dalam video ini!\n\n#Rupiah #BankIndonesia #PerryWarjiyo #EkonomiIndonesia #InfoEkonomi #DolarAS #PrabowoSubianto #Investasi #KursRupiah #GarudaTV #BeritaNasional #KeuanganNegara\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "dNIF4zC18Og"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 419.2298168090608, "y": 528.0066741110008, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.247, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "dNIF4zC18Og", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Bakal Perkasa! Gubernur BI Beberkan 7 Jurus Sakti yang Direstui Presiden Prabowo!\n\nGarudaTV - Rupiah dalam radar penguatan! 🇮🇩 Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, resmi memaparkan 7 langkah strategis untuk menstabilkan kembali nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Kabar baiknya, \"jurus-jurus\" ini telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah cepat menjaga stabilitas ekonomi nasional.\n\nLangkah yang diambil mencakup intervensi valas masif di pasar domestik maupun luar negeri (Hong Kong hingga New York), optimalisasi SRBI, hingga pengetatan pengawasan transaksi dolar pada korporasi besar. Dengan cadangan devisa yang sangat mencukupi dan fundamental ekonomi yang solid, BI optimis Rupiah yang saat ini dinilai undervalue akan segera berbalik menguat ke level yang jauh lebih baik. 📉💰\n\nSimak detail 7 jurus sakti Bank Indonesia dalam video ini!\n\n#Rupiah #BankIndonesia #PerryWarjiyo #EkonomiIndonesia #InfoEkonomi #DolarAS #PrabowoSubianto #Investasi #KursRupiah #GarudaTV #BeritaNasional #KeuanganNegara\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "dNIF4zC18Og"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 978.1325684955057, "y": 93.02619743357721, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "zqWD8PXr2jM", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Menguat Tipis ke RP17.394 per USD, Apa Faktornya? | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah menunjukkan penguatan tipis setelah sebelumnya mencatatkan level intraday dan penutupan terlemah sepanjang masa. Penguatan ini didorong oleh pelemahan indeks dolar Amerika Serikat serta komitmen pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Hingga Rabu siang, rupiah tercatat menguat 0,10 persen ke level 17.394 per dolar AS, setelah sempat dibuka di posisi 17.350. Selain itu, sentimen positif juga datang dari meredanya harga minyak global dan langkah kebijakan yang disiapkan Gubernur BI Perry Warjiyo, termasuk intervensi pasar valas dan penguatan instrumen moneter untuk menopang rupiah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "zqWD8PXr2jM"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 107.80704017765163, "y": 406.7512670263178, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0816, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zqWD8PXr2jM", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Menguat Tipis ke RP17.394 per USD, Apa Faktornya? | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah menunjukkan penguatan tipis setelah sebelumnya mencatatkan level intraday dan penutupan terlemah sepanjang masa. Penguatan ini didorong oleh pelemahan indeks dolar Amerika Serikat serta komitmen pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Hingga Rabu siang, rupiah tercatat menguat 0,10 persen ke level 17.394 per dolar AS, setelah sempat dibuka di posisi 17.350. Selain itu, sentimen positif juga datang dari meredanya harga minyak global dan langkah kebijakan yang disiapkan Gubernur BI Perry Warjiyo, termasuk intervensi pasar valas dan penguatan instrumen moneter untuk menopang rupiah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "zqWD8PXr2jM"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 148.44292264062386, "y": 681.6932952627741, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0816, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zqWD8PXr2jM", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Menguat Tipis ke RP17.394 per USD, Apa Faktornya? | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah menunjukkan penguatan tipis setelah sebelumnya mencatatkan level intraday dan penutupan terlemah sepanjang masa. Penguatan ini didorong oleh pelemahan indeks dolar Amerika Serikat serta komitmen pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Hingga Rabu siang, rupiah tercatat menguat 0,10 persen ke level 17.394 per dolar AS, setelah sempat dibuka di posisi 17.350. Selain itu, sentimen positif juga datang dari meredanya harga minyak global dan langkah kebijakan yang disiapkan Gubernur BI Perry Warjiyo, termasuk intervensi pasar valas dan penguatan instrumen moneter untuk menopang rupiah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "zqWD8PXr2jM"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 860.9118742800318, "y": 485.7565453218736, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0816, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "zqWD8PXr2jM", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Menguat Tipis ke RP17.394 per USD, Apa Faktornya? | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah menunjukkan penguatan tipis setelah sebelumnya mencatatkan level intraday dan penutupan terlemah sepanjang masa. Penguatan ini didorong oleh pelemahan indeks dolar Amerika Serikat serta komitmen pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Hingga Rabu siang, rupiah tercatat menguat 0,10 persen ke level 17.394 per dolar AS, setelah sempat dibuka di posisi 17.350. Selain itu, sentimen positif juga datang dari meredanya harga minyak global dan langkah kebijakan yang disiapkan Gubernur BI Perry Warjiyo, termasuk intervensi pasar valas dan penguatan instrumen moneter untuk menopang rupiah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "zqWD8PXr2jM"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 946.8635890373989, "y": 892.5625338840192, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0816, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zqWD8PXr2jM", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Menguat Tipis ke RP17.394 per USD, Apa Faktornya? | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah menunjukkan penguatan tipis setelah sebelumnya mencatatkan level intraday dan penutupan terlemah sepanjang masa. Penguatan ini didorong oleh pelemahan indeks dolar Amerika Serikat serta komitmen pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Hingga Rabu siang, rupiah tercatat menguat 0,10 persen ke level 17.394 per dolar AS, setelah sempat dibuka di posisi 17.350. Selain itu, sentimen positif juga datang dari meredanya harga minyak global dan langkah kebijakan yang disiapkan Gubernur BI Perry Warjiyo, termasuk intervensi pasar valas dan penguatan instrumen moneter untuk menopang rupiah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "zqWD8PXr2jM"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 162.40583750561066, "y": 850.8681056203638, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0816, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zqWD8PXr2jM", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Menguat Tipis ke RP17.394 per USD, Apa Faktornya? | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah menunjukkan penguatan tipis setelah sebelumnya mencatatkan level intraday dan penutupan terlemah sepanjang masa. Penguatan ini didorong oleh pelemahan indeks dolar Amerika Serikat serta komitmen pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Hingga Rabu siang, rupiah tercatat menguat 0,10 persen ke level 17.394 per dolar AS, setelah sempat dibuka di posisi 17.350. Selain itu, sentimen positif juga datang dari meredanya harga minyak global dan langkah kebijakan yang disiapkan Gubernur BI Perry Warjiyo, termasuk intervensi pasar valas dan penguatan instrumen moneter untuk menopang rupiah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "zqWD8PXr2jM"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 46.87274318151924, "y": 687.4434133689019, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0816, "eigenvector": 71.4252, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zqWD8PXr2jM", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Menguat Tipis ke RP17.394 per USD, Apa Faktornya? | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah menunjukkan penguatan tipis setelah sebelumnya mencatatkan level intraday dan penutupan terlemah sepanjang masa. Penguatan ini didorong oleh pelemahan indeks dolar Amerika Serikat serta komitmen pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Hingga Rabu siang, rupiah tercatat menguat 0,10 persen ke level 17.394 per dolar AS, setelah sempat dibuka di posisi 17.350. Selain itu, sentimen positif juga datang dari meredanya harga minyak global dan langkah kebijakan yang disiapkan Gubernur BI Perry Warjiyo, termasuk intervensi pasar valas dan penguatan instrumen moneter untuk menopang rupiah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "zqWD8PXr2jM"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 353.57278968198244, "y": 683.505110360865, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "ZR9cAr7R9WQ", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "7 Langkah Penting BI Perkuat Rupiah\n\n7 langkah penting untuk menjaga stabilitas Rupiah!\n\n#SobatRupiah, di tengah dinamika global, Bank Indonesia terus menempuh berbagai langkah secara terukur dan bersinergi dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas nilai tukar.\n\nUpaya ini menjadi bagian dari penguatan ketahanan Rupiah ke depan. Namun, tentunya yang tak kalah penting adalah partisipasi dan kepercayaan kita bersama yang menjadi kunci dalam #BeriMakna memperkuat ekonomi Indonesia.\n\nYuk, sama-sama perkuat optimisme kita, #BeriMakna ambil bagian dalam menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. 🇮🇩\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "ZR9cAr7R9WQ"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 707.0472536113757, "y": 196.76697609770034, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.247, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZR9cAr7R9WQ", "id": "bank_indonesia", "source": "youtube-000001", "content": "7 Langkah Penting BI Perkuat Rupiah\n\n7 langkah penting untuk menjaga stabilitas Rupiah!\n\n#SobatRupiah, di tengah dinamika global, Bank Indonesia terus menempuh berbagai langkah secara terukur dan bersinergi dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas nilai tukar.\n\nUpaya ini menjadi bagian dari penguatan ketahanan Rupiah ke depan. Namun, tentunya yang tak kalah penting adalah partisipasi dan kepercayaan kita bersama yang menjadi kunci dalam #BeriMakna memperkuat ekonomi Indonesia.\n\nYuk, sama-sama perkuat optimisme kita, #BeriMakna ambil bagian dalam menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. 🇮🇩\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "ZR9cAr7R9WQ"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 898.0083790459514, "y": 621.4274397088228, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.247, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZR9cAr7R9WQ", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "7 Langkah Penting BI Perkuat Rupiah\n\n7 langkah penting untuk menjaga stabilitas Rupiah!\n\n#SobatRupiah, di tengah dinamika global, Bank Indonesia terus menempuh berbagai langkah secara terukur dan bersinergi dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas nilai tukar.\n\nUpaya ini menjadi bagian dari penguatan ketahanan Rupiah ke depan. Namun, tentunya yang tak kalah penting adalah partisipasi dan kepercayaan kita bersama yang menjadi kunci dalam #BeriMakna memperkuat ekonomi Indonesia.\n\nYuk, sama-sama perkuat optimisme kita, #BeriMakna ambil bagian dalam menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. 🇮🇩\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "ZR9cAr7R9WQ"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 191.3932304134034, "y": 632.9416114128534, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.0154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 502.56533629210685, "y": 315.90927256798915, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.4785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}], "edges": [{"key": "reni_triasari", "source": "reni_triasari", "target": "Metro_TV", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "reni_triasari", "source": "reni_triasari", "target": "Metro_TV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ferrykoto", "source": "ferrykoto", "target": "Metro_TV", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ferrykoto", "source": "ferrykoto", "target": "Metro_TV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Masdjodi1", "source": "Masdjodi1", "target": "Metro_TV", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Masdjodi1", "source": "Masdjodi1", "target": "Metro_TV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ardi_going_40", "source": "ardi_going_40", "target": "Metro_TV", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ardi_going_40", "source": "ardi_going_40", "target": "Metro_TV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "DenBagus91276", "source": "DenBagus91276", "target": "Metro_TV", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "DenBagus91276", "source": "DenBagus91276", "target": "Metro_TV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "scenestera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sasah79400", "source": "sasah79400", "target": "Strategi_Bisnis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "HumasReceh", "source": "HumasReceh", "target": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Maikel_USMC", "source": "Maikel_USMC", "target": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "biruuza", "source": "biruuza", "target": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "haristjj1dv", "source": "haristjj1dv", "target": "Kompas.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haristjj1dv", "source": "haristjj1dv", "target": "Tribunnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haristjj1dv", "source": "haristjj1dv", "target": "Tempo.co", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haristjj1dv", "source": "haristjj1dv", "target": "Podcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haristjj1dv", "source": "haristjj1dv", "target": "liputan6.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "haristjj1dv", "source": "haristjj1dv", "target": "Prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kronologifakta", "source": "@kronologifakta", "target": "kronologifakta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}