{"nodes": [{"key": "345_rizki", "attributes": {"label": "345_rizki", "x": 248.55205417388993, "y": 262.3164244579018, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 77.9727, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049516944387190829", "id": "345_rizki", "source": "retweet-000002", "content": "Pelemahan rupiah di kisaran Rp 17.300 berpotensi mendorong inflasi dan menekan daya beli masyarakat. Kondisi ini memicu kena…", "post_id": "2049516944387190829"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 552.3435520980702, "y": 54.46065426841873, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 243.6648, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2049516944387190829", "id": "kompascom", "source": "retweet-000002", "content": "Pelemahan rupiah di kisaran Rp 17.300 berpotensi mendorong inflasi dan menekan daya beli masyarakat. Kondisi ini memicu kena…", "post_id": "2049516944387190829"}}, {"key": "Dihandri1", "attributes": {"label": "Dihandri1", "x": 859.9637109313206, "y": 95.4840872232684, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 77.9727, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052128915054096535", "id": "Dihandri1", "source": "tweet-000004", "content": "Pertumbuhan PDB 5,6% itu belum tentu dirasakan merata. Faktanya:\nRupiah melemah → daya beli masyarakat tergerus, impor makin mahal\nIHSG melemah → kepercayaan pasar dan investor sedang tidak solid\nHarga barang & jasa naik → rakyat langsung kena dampaknya, bukan angka statistik", "post_id": "2052128915054096535"}}, {"key": "Simemaki", "attributes": {"label": "Simemaki", "x": 324.051176628836, "y": 621.0261570926971, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 144.2495, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052128915054096535", "id": "Simemaki", "source": "tweet-000004", "content": "Pertumbuhan PDB 5,6% itu belum tentu dirasakan merata. Faktanya:\nRupiah melemah → daya beli masyarakat tergerus, impor makin mahal\nIHSG melemah → kepercayaan pasar dan investor sedang tidak solid\nHarga barang & jasa naik → rakyat langsung kena dampaknya, bukan angka statistik", "post_id": "2052128915054096535"}}, {"key": "thinklogic34491", "attributes": {"label": "thinklogic34491", "x": 380.0740513424083, "y": 275.72460169467604, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 77.9727, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052044118113865851", "id": "thinklogic34491", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana gak takut pak,rupiah melemah,investor luar pada cabut saham mereka di indo,tekanan dr dedolarisi terus aja tinggi.ya wajarlah rakyat takut,karena fakta dilapangan ekonomi melemah,daya beli menurun.iya yg gak daham ama analisa ekonomi mungkin akan iya iya aja,tapi kami gk", "post_id": "2052044118113865851"}}, {"key": "konohaberjuang", "attributes": {"label": "konohaberjuang", "x": 214.7654278665818, "y": 930.8426080309712, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 77.9727, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051820678782054690", "id": "konohaberjuang", "source": "tweet-000004", "content": "Korupsi gila2an jarang ada proses tegas, uang hanya berputar deras di kalangan elit, MBG menguras APBN gila2an, daya beli turun drastis, tukar rupiah thd dolar lemah banget. Hanya saja disuguhi pertumbuhan ekonomi 5,6% sudah sombong amat ini? Hahahaha", "post_id": "2051820678782054690"}}, {"key": "marcheladisastra", "attributes": {"label": "marcheladisastra", "x": 382.9262712666796, "y": 602.542075576753, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 77.9727, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636403085723847957", "id": "marcheladisastra", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari ini rupiah udah di Rp17.400. Setahun lalu Rp16.300. Itu udah melemah 6,7%. Kalau beneran tembus Rp20.000, total pelemahan dari setahun lalu jadi 22,7%. Hitung sendiri. Lo simpan Rp10 juta di tabungan. Bunga cuma 1-2% per tahun. Tapi rupiah melemah 22,7%. Daya beli uang lo tinggal Rp7,7 juta. Lo kehilangan Rp2,3 juta tanpa belanja sepeser pun. Simpan Rp50 juta? Hilang Rp11,3 juta. Rp100 juta? Hilang Rp22,7 juta. Uang lo gak kemana-mana. Tapi nilainya menyusut diam-diam. Yang gw kerjain dari kemarin si : Pertama, gw pindahin sebagian simpanan ke emas digital (kalo gw) biar gak repot2 nyimpen. Emas naik 65% sepanjang 2025. Bukan jaminan juga si, tapi jauh lebih kuat dari tabungan biasa. Kedua, Aktifin lagi rekening USD cicil beli dolar kecil-kecilan. Bukan spekulasi. Tapi kalau rupiah ke 20.000, sebagian aset lo gak ikut turun. termasuk Asset di perusahaan , yang juga udah mulai diversifikasi aset operasional ke USD buat jaga liquiditas sehat. Ketiga, gw review semua pengeluaran dan tunda yang bisa ditunda. Di saat kayak gini, cash is King.  Gw bukan analis. Gw bukan profesor. Gw cuma orang bisnis yang belajar dari data. Lo udah mulai lakukan sesuatu belum? Follow  buat konten bisnis kayak gini tiap hari. Sumber: Anthony Budiawan (PEPS), BI, Bloomberg Mei 2026 #RupiahMelemah #Emas #DayaBeli #TipsKeuangan #Rupiah20000 #EkonomiIndonesia #InvestasiEmas #CashIsKing #StrategiKeuangan #HargaNaik #DataEkonomi #BisnisIndonesia #Karmeda #Seragam #FinansialLiteracy", "post_id": "7636403085723847957"}}, {"key": "karmeda_seragam", "attributes": {"label": "karmeda_seragam", "x": 757.7124825882717, "y": 857.5414115630404, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 111.1111, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636403085723847957", "id": "karmeda_seragam", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari ini rupiah udah di Rp17.400. Setahun lalu Rp16.300. Itu udah melemah 6,7%. Kalau beneran tembus Rp20.000, total pelemahan dari setahun lalu jadi 22,7%. Hitung sendiri. Lo simpan Rp10 juta di tabungan. Bunga cuma 1-2% per tahun. Tapi rupiah melemah 22,7%. Daya beli uang lo tinggal Rp7,7 juta. Lo kehilangan Rp2,3 juta tanpa belanja sepeser pun. Simpan Rp50 juta? Hilang Rp11,3 juta. Rp100 juta? Hilang Rp22,7 juta. Uang lo gak kemana-mana. Tapi nilainya menyusut diam-diam. Yang gw kerjain dari kemarin si : Pertama, gw pindahin sebagian simpanan ke emas digital (kalo gw) biar gak repot2 nyimpen. Emas naik 65% sepanjang 2025. Bukan jaminan juga si, tapi jauh lebih kuat dari tabungan biasa. Kedua, Aktifin lagi rekening USD cicil beli dolar kecil-kecilan. Bukan spekulasi. Tapi kalau rupiah ke 20.000, sebagian aset lo gak ikut turun. termasuk Asset di perusahaan , yang juga udah mulai diversifikasi aset operasional ke USD buat jaga liquiditas sehat. Ketiga, gw review semua pengeluaran dan tunda yang bisa ditunda. Di saat kayak gini, cash is King.  Gw bukan analis. Gw bukan profesor. Gw cuma orang bisnis yang belajar dari data. Lo udah mulai lakukan sesuatu belum? Follow  buat konten bisnis kayak gini tiap hari. Sumber: Anthony Budiawan (PEPS), BI, Bloomberg Mei 2026 #RupiahMelemah #Emas #DayaBeli #TipsKeuangan #Rupiah20000 #EkonomiIndonesia #InvestasiEmas #CashIsKing #StrategiKeuangan #HargaNaik #DataEkonomi #BisnisIndonesia #Karmeda #Seragam #FinansialLiteracy", "post_id": "7636403085723847957"}}, {"key": "madisastra", "attributes": {"label": "madisastra", "x": 270.200382375166, "y": 868.0966429388756, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 111.1111, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636403085723847957", "id": "madisastra", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari ini rupiah udah di Rp17.400. Setahun lalu Rp16.300. Itu udah melemah 6,7%. Kalau beneran tembus Rp20.000, total pelemahan dari setahun lalu jadi 22,7%. Hitung sendiri. Lo simpan Rp10 juta di tabungan. Bunga cuma 1-2% per tahun. Tapi rupiah melemah 22,7%. Daya beli uang lo tinggal Rp7,7 juta. Lo kehilangan Rp2,3 juta tanpa belanja sepeser pun. Simpan Rp50 juta? Hilang Rp11,3 juta. Rp100 juta? Hilang Rp22,7 juta. Uang lo gak kemana-mana. Tapi nilainya menyusut diam-diam. Yang gw kerjain dari kemarin si : Pertama, gw pindahin sebagian simpanan ke emas digital (kalo gw) biar gak repot2 nyimpen. Emas naik 65% sepanjang 2025. Bukan jaminan juga si, tapi jauh lebih kuat dari tabungan biasa. Kedua, Aktifin lagi rekening USD cicil beli dolar kecil-kecilan. Bukan spekulasi. Tapi kalau rupiah ke 20.000, sebagian aset lo gak ikut turun. termasuk Asset di perusahaan , yang juga udah mulai diversifikasi aset operasional ke USD buat jaga liquiditas sehat. Ketiga, gw review semua pengeluaran dan tunda yang bisa ditunda. Di saat kayak gini, cash is King.  Gw bukan analis. Gw bukan profesor. Gw cuma orang bisnis yang belajar dari data. Lo udah mulai lakukan sesuatu belum? Follow  buat konten bisnis kayak gini tiap hari. Sumber: Anthony Budiawan (PEPS), BI, Bloomberg Mei 2026 #RupiahMelemah #Emas #DayaBeli #TipsKeuangan #Rupiah20000 #EkonomiIndonesia #InvestasiEmas #CashIsKing #StrategiKeuangan #HargaNaik #DataEkonomi #BisnisIndonesia #Karmeda #Seragam #FinansialLiteracy", "post_id": "7636403085723847957"}}], "edges": [{"key": "345_rizki", "source": "345_rizki", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "345_rizki", "source": "345_rizki", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Dihandri1", "source": "Dihandri1", "target": "Simemaki", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "thinklogic34491", "source": "thinklogic34491", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "konohaberjuang", "source": "konohaberjuang", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "marcheladisastra", "source": "marcheladisastra", "target": "karmeda_seragam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "marcheladisastra", "source": "marcheladisastra", "target": "madisastra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}