{"nodes": [{"key": "Ali29Mad", "attributes": {"label": "Ali29Mad", "x": 162.94051802115072, "y": 624.9244191079435, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051541581090734376", "id": "Ali29Mad", "source": "retweet-000002", "content": "Kenaikan harga minyak dan pelemahan nilai rupiah terus berlanjut, maka beban subsidi Energi (BBM, BBG, dan listrik) diperki…", "post_id": "2051541581090734376"}}, {"key": "msaid_didu", "attributes": {"label": "msaid_didu", "x": 841.0524120106239, "y": 641.7118599086836, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051541581090734376", "id": "msaid_didu", "source": "retweet-000002", "content": "Kenaikan harga minyak dan pelemahan nilai rupiah terus berlanjut, maka beban subsidi Energi (BBM, BBG, dan listrik) diperki…", "post_id": "2051541581090734376"}}, {"key": "DIASPORA1808", "attributes": {"label": "DIASPORA1808", "x": 75.47237386024142, "y": 939.1203605884485, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051604897209131049", "id": "DIASPORA1808", "source": "retweet-000002", "content": "Setelah kalimat \"Kabur aje Ke Yaman\"  \n\nPolisi menangkap Korlap Demo Buruh dan di temukan uang 10 juta Rupiah dan 1.000 Rial…", "post_id": "2051604897209131049"}}, {"key": "xquitavee", "attributes": {"label": "xquitavee", "x": 836.6615576107959, "y": 780.5057696983473, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051604897209131049", "id": "xquitavee", "source": "retweet-000002", "content": "Setelah kalimat \"Kabur aje Ke Yaman\"  \n\nPolisi menangkap Korlap Demo Buruh dan di temukan uang 10 juta Rupiah dan 1.000 Rial…", "post_id": "2051604897209131049"}}, {"key": "345_rizki", "attributes": {"label": "345_rizki", "x": 526.1318617855433, "y": 965.1140700416286, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049516944387190829", "id": "345_rizki", "source": "retweet-000002", "content": "Pelemahan rupiah di kisaran Rp 17.300 berpotensi mendorong inflasi dan menekan daya beli masyarakat. Kondisi ini memicu kena…", "post_id": "2049516944387190829"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 137.13598154780615, "y": 572.5721542525714, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 196.7027, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 1, "degree": 7}, "_id": "2049516944387190829", "id": "kompascom", "source": "retweet-000002", "content": "Pelemahan rupiah di kisaran Rp 17.300 berpotensi mendorong inflasi dan menekan daya beli masyarakat. Kondisi ini memicu kena…", "post_id": "2049516944387190829"}}, {"key": "Dihandri1", "attributes": {"label": "Dihandri1", "x": 994.1511218954578, "y": 804.403249939776, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052128915054096535", "id": "Dihandri1", "source": "tweet-000004", "content": "Pertumbuhan PDB 5,6% itu belum tentu dirasakan merata. Faktanya:\nRupiah melemah → daya beli masyarakat tergerus, impor makin mahal\nIHSG melemah → kepercayaan pasar dan investor sedang tidak solid\nHarga barang & jasa naik → rakyat langsung kena dampaknya, bukan angka statistik", "post_id": "2052128915054096535"}}, {"key": "Simemaki", "attributes": {"label": "Simemaki", "x": 427.1105161548293, "y": 869.952222851686, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.7322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052128915054096535", "id": "Simemaki", "source": "tweet-000004", "content": "Pertumbuhan PDB 5,6% itu belum tentu dirasakan merata. Faktanya:\nRupiah melemah → daya beli masyarakat tergerus, impor makin mahal\nIHSG melemah → kepercayaan pasar dan investor sedang tidak solid\nHarga barang & jasa naik → rakyat langsung kena dampaknya, bukan angka statistik", "post_id": "2052128915054096535"}}, {"key": "yuddychrisnandi", "attributes": {"label": "yuddychrisnandi", "x": 822.0556012881256, "y": 935.1045932340568, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051962575580217719", "id": "yuddychrisnandi", "source": "tweet-000004", "content": "Yth.Bpk Presiden, mengingat situasi ekonomi nasional yg kurang begitu baik : melemahnya Kurs Rupiah, meningkatnya Inflasi, menurunnya Daya beli masyarakat, pelambatan Industri dll. Kiranya seluruh jajaran Kabinet fokus pemulihan Perekonomian Nasional. Tunda kunjungan Luar Negeri.", "post_id": "2051962575580217719"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 630.4112893396391, "y": 371.5056492944739, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.0416, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051962575580217719", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Yth.Bpk Presiden, mengingat situasi ekonomi nasional yg kurang begitu baik : melemahnya Kurs Rupiah, meningkatnya Inflasi, menurunnya Daya beli masyarakat, pelambatan Industri dll. Kiranya seluruh jajaran Kabinet fokus pemulihan Perekonomian Nasional. Tunda kunjungan Luar Negeri.", "post_id": "2051962575580217719"}}, {"key": "eddesign_", "attributes": {"label": "eddesign_", "x": 66.40904074019349, "y": 104.7432275194099, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051813079395205229", "id": "eddesign_", "source": "tweet-000004", "content": "Gak sepenuhnya tepat. Kurs hanya mencerminkan kesehatan sektor keuangan & arus modal asing (portofolio), bukan gambaran kesehatan ekonomi secara utuh (daya beli, lapangan kerja, kemiskinan).\n\nContoh ya, Rp tembus Rp17.405/USD gak berarti sakit bagi eksportir komoditas. Pelemahan", "post_id": "2051813079395205229"}}, {"key": "meliksuman74092", "attributes": {"label": "meliksuman74092", "x": 959.9407486253755, "y": 836.3994657091862, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051813079395205229", "id": "meliksuman74092", "source": "tweet-000004", "content": "Gak sepenuhnya tepat. Kurs hanya mencerminkan kesehatan sektor keuangan & arus modal asing (portofolio), bukan gambaran kesehatan ekonomi secara utuh (daya beli, lapangan kerja, kemiskinan).\n\nContoh ya, Rp tembus Rp17.405/USD gak berarti sakit bagi eksportir komoditas. Pelemahan", "post_id": "2051813079395205229"}}, {"key": "ChristJonas6", "attributes": {"label": "ChristJonas6", "x": 20.93995121232506, "y": 623.0148472125867, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051813079395205229", "id": "ChristJonas6", "source": "tweet-000004", "content": "Gak sepenuhnya tepat. Kurs hanya mencerminkan kesehatan sektor keuangan & arus modal asing (portofolio), bukan gambaran kesehatan ekonomi secara utuh (daya beli, lapangan kerja, kemiskinan).\n\nContoh ya, Rp tembus Rp17.405/USD gak berarti sakit bagi eksportir komoditas. Pelemahan", "post_id": "2051813079395205229"}}, {"key": "konohaberjuang", "attributes": {"label": "konohaberjuang", "x": 622.1935639582321, "y": 673.9645831104073, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051820678782054690", "id": "konohaberjuang", "source": "tweet-000004", "content": "Korupsi gila2an jarang ada proses tegas, uang hanya berputar deras di kalangan elit, MBG menguras APBN gila2an, daya beli turun drastis, tukar rupiah thd dolar lemah banget. Hanya saja disuguhi pertumbuhan ekonomi 5,6% sudah sombong amat ini? Hahahaha", "post_id": "2051820678782054690"}}, {"key": "thinklogic34491", "attributes": {"label": "thinklogic34491", "x": 414.75853723265396, "y": 833.3163312441187, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052044118113865851", "id": "thinklogic34491", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana gak takut pak,rupiah melemah,investor luar pada cabut saham mereka di indo,tekanan dr dedolarisi terus aja tinggi.ya wajarlah rakyat takut,karena fakta dilapangan ekonomi melemah,daya beli menurun.iya yg gak daham ama analisa ekonomi mungkin akan iya iya aja,tapi kami gk", "post_id": "2052044118113865851"}}, {"key": "BambangSetyadix", "attributes": {"label": "BambangSetyadix", "x": 336.07495973619564, "y": 233.58750278001372, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051819873001779633", "id": "BambangSetyadix", "source": "tweet-000004", "content": "Cetak uang baru!! Cukup.. bodoh\n\nArtinya Rupiah akan semakin tidak bernilai, masyarakat membelajakan uang Rp 100.000 hanya sedikit manfaat.", "post_id": "2051819873001779633"}}, {"key": "TheFesnuk", "attributes": {"label": "TheFesnuk", "x": 740.1900227518325, "y": 674.6269087596763, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051980799512371574", "id": "TheFesnuk", "source": "tweet-000004", "content": "Ekonomi tumbuh berkat MBG\nRupiah menguat berkat MBG\nMasyarakat jadi cerdas berkat MBG\nRakyat sejahtera berkat MBG\nInfrastruktur merata berkat MBG\nKesehatan murah dan berkualitas berkat MBG\n\nIndonesia bubar 2030 berkat MBG", "post_id": "2051980799512371574"}}, {"key": "KangManto123", "attributes": {"label": "KangManto123", "x": 784.9588439729099, "y": 516.276727302228, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.7322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051980799512371574", "id": "KangManto123", "source": "tweet-000004", "content": "Ekonomi tumbuh berkat MBG\nRupiah menguat berkat MBG\nMasyarakat jadi cerdas berkat MBG\nRakyat sejahtera berkat MBG\nInfrastruktur merata berkat MBG\nKesehatan murah dan berkualitas berkat MBG\n\nIndonesia bubar 2030 berkat MBG", "post_id": "2051980799512371574"}}, {"key": "DewaRama", "attributes": {"label": "DewaRama", "x": 529.5224953695248, "y": 401.30047949980064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051949634810204551", "id": "DewaRama", "source": "tweet-000004", "content": "Mendorong pertumbuhan ekonomi dengan naikin C (Consumption) yg konsumsi tp pemerintah via APBN agak aneh sih caranya … kl dari rupiah efeknya negative, di masyarakat rata” tdk terasa, dan ekonomi tumbuh tp tdk di pendapatan masyarakat .. \n\nHmm mudah”an bukan pertumbuhan yg semu", "post_id": "2051949634810204551"}}, {"key": "ARSIPAJA", "attributes": {"label": "ARSIPAJA", "x": 804.4817381925566, "y": 753.5141854585494, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.7322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051949634810204551", "id": "ARSIPAJA", "source": "tweet-000004", "content": "Mendorong pertumbuhan ekonomi dengan naikin C (Consumption) yg konsumsi tp pemerintah via APBN agak aneh sih caranya … kl dari rupiah efeknya negative, di masyarakat rata” tdk terasa, dan ekonomi tumbuh tp tdk di pendapatan masyarakat .. \n\nHmm mudah”an bukan pertumbuhan yg semu", "post_id": "2051949634810204551"}}, {"key": "faktabdgnews.id", "attributes": {"label": "faktabdgnews.id", "x": 722.864787024731, "y": 510.55107995756055, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 49.485, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890870913788644630_65573074990", "id": "faktabdgnews.id", "source": "instagram-000001", "content": "Uang Rp45 Juta Terkuras, Pasangan di Medan Diamankan Terkait Kasus ATM\n\nSepasang pria dan wanita di Kota Medan diamankan pihak kepolisian setelah diduga mengambil dan menggunakan kartu ATM milik warga tanpa izin.\n\nBerdasarkan informasi, kartu tersebut digunakan untuk menarik sejumlah uang dari rekening korban dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Aksi ini terungkap setelah korban melapor ke pihak berwajib.\n\nPetugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua terduga pelaku. Dari keterangan awal, uang tersebut digunakan untuk kebutuhan pribadi, termasuk membayar utang.\n\nPihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga barang berharga, termasuk kartu ATM dan data pribadi, agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.\n\nSumber:medankinian \nSc  \n\n#faktabandungnews #reels #fyp #viral", "post_id": "3890870913788644630_65573074990"}}, {"key": "airlanggahartarto_official", "attributes": {"label": "airlanggahartarto_official", "x": 708.7541555879374, "y": 460.1257340675927, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890952178366620910_7151667394", "id": "airlanggahartarto_official", "source": "instagram-000001", "content": "Mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dipimpin langsung Bapak Presiden Prabowo Subianto  di Istana Merdeka, Jakarta (Selasa, 5/5/2026). Dalam forum tersebut, kami melaporkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal I 2026 menunjukkan hasil yang kuat dan melampaui ekspektasi.\n\nPertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,61%, salah satu yang tertinggi di antara negara G20, bahkan berada di atas sejumlah negara besar. Capaian ini didorong oleh konsumsi masyarakat dan pemerintah yang meningkat, serta kinerja ekspor-impor yang tetap positif. Berbagai sektor utama seperti industri, perdagangan, transportasi, pertanian, hingga konstruksi juga menunjukkan pertumbuhan yang solid.\n\nDari sisi stabilitas, indikator makroekonomi juga terjaga dengan baik. Inflasi berhasil ditekan menjadi 2,42%, turun dari periode sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan kredit mencapai 9,49% dan dana pihak ketiga tumbuh 13,55%, mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap sistem keuangan. Kami juga membahas dinamika global, termasuk aliran modal keluar (capital outflow), serta langkah-langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan. Penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan terus menjadi kunci dalam menjaga stabilitas, termasuk dalam pengelolaan nilai tukar rupiah.\n\nSelain itu, pemerintah telah memfinalisasi revisi kebijakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Stabilitas akan terus kita jaga sebagai fondasi utama, sekaligus memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.", "post_id": "3890952178366620910_7151667394"}}, {"key": "ceritamedancom", "attributes": {"label": "ceritamedancom", "x": 290.8709203833444, "y": 763.4381240477962, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891036897738650528_375459502", "id": "ceritamedancom", "source": "instagram-000001", "content": "Elemen Sipil dan Buruh Desak Audit Independen, Soroti Dugaan Penyimpangan di Bank Sumut ⬅️\n\nSejumlah elemen masyarakat sipil, organisasi buruh, dan gerakan sosial menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan penyimpangan di tubuh Bank Sumut. \n\nMereka menilai perlu adanya langkah serius untuk memastikan tata kelola lembaga keuangan daerah tersebut berjalan sesuai prinsip yang berlaku. \n\nDalam pernyataan yang disampaikan, massa aksi mendorong dilakukannya audiensi terbuka dengan pihak terkait, termasuk yang membidangi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta pihak yang memiliki sertifikasi resmi. \n\nLangkah ini dinilai penting guna memastikan penerapan standar operasional tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dijalankan secara substansial. \n\nSelain itu, mereka juga menyoroti sejumlah temuan dalam laporan pemeriksaan tahun 2023–2024 yang berkaitan dengan penyaluran kredit. \n\nTemuan tersebut antara lain mencakup beberapa penyaluran kredit bernilai miliaran rupiah di sejumlah cabang, potensi risiko kredit, hingga pengawasan pembayaran yang dinilai belum optimal. \n\nMenurut pernyataan tersebut, berbagai temuan itu dipandang bukan sekadar persoalan teknis, melainkan mengarah pada perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan tata kelola internal. \n\nAtas dasar itu, massa aksi mendesak dilakukannya audit investigatif secara independen serta penegakan aturan sesuai ketentuan yang berlaku, apabila ditemukan adanya pelanggaran. \n\nHingga berita ini diturunkan, pihak Bank Sumut belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan dan tuntutan yang disampaikan oleh sejumlah elemen tersebut.\n\n📹:", "post_id": "3891036897738650528_375459502"}}, {"key": "tkpmedan", "attributes": {"label": "tkpmedan", "x": 381.28183785938654, "y": 716.5022534092818, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891036897738650528_375459502", "id": "tkpmedan", "source": "instagram-000001", "content": "Elemen Sipil dan Buruh Desak Audit Independen, Soroti Dugaan Penyimpangan di Bank Sumut ⬅️\n\nSejumlah elemen masyarakat sipil, organisasi buruh, dan gerakan sosial menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan penyimpangan di tubuh Bank Sumut. \n\nMereka menilai perlu adanya langkah serius untuk memastikan tata kelola lembaga keuangan daerah tersebut berjalan sesuai prinsip yang berlaku. \n\nDalam pernyataan yang disampaikan, massa aksi mendorong dilakukannya audiensi terbuka dengan pihak terkait, termasuk yang membidangi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta pihak yang memiliki sertifikasi resmi. \n\nLangkah ini dinilai penting guna memastikan penerapan standar operasional tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dijalankan secara substansial. \n\nSelain itu, mereka juga menyoroti sejumlah temuan dalam laporan pemeriksaan tahun 2023–2024 yang berkaitan dengan penyaluran kredit. \n\nTemuan tersebut antara lain mencakup beberapa penyaluran kredit bernilai miliaran rupiah di sejumlah cabang, potensi risiko kredit, hingga pengawasan pembayaran yang dinilai belum optimal. \n\nMenurut pernyataan tersebut, berbagai temuan itu dipandang bukan sekadar persoalan teknis, melainkan mengarah pada perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan tata kelola internal. \n\nAtas dasar itu, massa aksi mendesak dilakukannya audit investigatif secara independen serta penegakan aturan sesuai ketentuan yang berlaku, apabila ditemukan adanya pelanggaran. \n\nHingga berita ini diturunkan, pihak Bank Sumut belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan dan tuntutan yang disampaikan oleh sejumlah elemen tersebut.\n\n📹:", "post_id": "3891036897738650528_375459502"}}, {"key": "harapanrakyatcom_priatim", "attributes": {"label": "harapanrakyatcom_priatim", "x": 286.3847066200158, "y": 899.5323166143256, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889566136425845388_2900482744", "id": "harapanrakyatcom_priatim", "source": "instagram-000001", "content": "Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Ciamis berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan atau penggelapan yang mencatut program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penipuan berkedok MBG ini terjadi di wilayah Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Majalengka. \n\nSeorang tersangka berinisial TC (44) yang merupakan seorang oknum Guru PPPK di salah satu sekolah di Ciamis itu, kini harus berurusan dengan hukum. TC diduga menipu belasan warga dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.\n\n​Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah melalui Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono mengungkapkan, tersangka TC melancarkan aksinya dengan menawarkan investasi pasokan bahan makanan untuk dapur MBG. Tersangka ini menawarkan ke dapur MBG di wilayah Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Majalengka.\n\n​”Tersangka menawarkan investasi kepada masyarakat di wilayah Rancah sejak Februari 2026. Modusnya meyakinkan para korban bahwa investasi tersebut untuk mengisi pasokan bahan makanan MBG, dengan janji keuntungan yang sangat menggiurkan,” ungkapnya, Senin (4/5/2026). \n\n​Berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, tercatat ada 10 orang yang menjadi korban dalam skema investasi bodong atau penipuan tersebut. Para korban tergiur, karena tersangka sempat memberikan keuntungan pada awal kerja sama di tahun 2025 untuk membangun kepercayaan.\n\n​”Total kerugian dari 10 korban ini diperkirakan mencapai Rp 384 juta. Korban tergerak menyerahkan uangnya karena bujuk rayu tersangka. Namun pada kenyataannya apa yang dijanjikan tidak pernah terealisasi,” jelasnya.\n\nPihak Sat Reskrim Polres Ciamis bergerak cepat, setelah menerima laporan pada Maret 2026. Saat ini, berkas perkara kasus penipuan berkedok MBG ini dinyatakan telah lengkap. ​”Perkara ini sudah kami limpahkan (P21) ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Ciamis untuk proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.\n\nBaca berita selengkapnya di Harapanrakyat.com atau via link di instagram story \n\nReporter : Feri\n\n#Ciamis #CiamisManis #CiamisInfo #CiamisHits #KabarCiamis #InfoCiamis #BeritaCiamis #HarapanRakyat #HarapanRakyatcom #HarapanRakyatOnline", "post_id": "3889566136425845388_2900482744"}}, {"key": "harapanrakyatcom", "attributes": {"label": "harapanrakyatcom", "x": 871.2095273382589, "y": 206.7827714444086, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889566136425845388_2900482744", "id": "harapanrakyatcom", "source": "instagram-000001", "content": "Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Ciamis berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan atau penggelapan yang mencatut program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penipuan berkedok MBG ini terjadi di wilayah Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Majalengka. \n\nSeorang tersangka berinisial TC (44) yang merupakan seorang oknum Guru PPPK di salah satu sekolah di Ciamis itu, kini harus berurusan dengan hukum. TC diduga menipu belasan warga dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.\n\n​Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah melalui Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono mengungkapkan, tersangka TC melancarkan aksinya dengan menawarkan investasi pasokan bahan makanan untuk dapur MBG. Tersangka ini menawarkan ke dapur MBG di wilayah Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Majalengka.\n\n​”Tersangka menawarkan investasi kepada masyarakat di wilayah Rancah sejak Februari 2026. Modusnya meyakinkan para korban bahwa investasi tersebut untuk mengisi pasokan bahan makanan MBG, dengan janji keuntungan yang sangat menggiurkan,” ungkapnya, Senin (4/5/2026). \n\n​Berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, tercatat ada 10 orang yang menjadi korban dalam skema investasi bodong atau penipuan tersebut. Para korban tergiur, karena tersangka sempat memberikan keuntungan pada awal kerja sama di tahun 2025 untuk membangun kepercayaan.\n\n​”Total kerugian dari 10 korban ini diperkirakan mencapai Rp 384 juta. Korban tergerak menyerahkan uangnya karena bujuk rayu tersangka. Namun pada kenyataannya apa yang dijanjikan tidak pernah terealisasi,” jelasnya.\n\nPihak Sat Reskrim Polres Ciamis bergerak cepat, setelah menerima laporan pada Maret 2026. Saat ini, berkas perkara kasus penipuan berkedok MBG ini dinyatakan telah lengkap. ​”Perkara ini sudah kami limpahkan (P21) ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Ciamis untuk proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.\n\nBaca berita selengkapnya di Harapanrakyat.com atau via link di instagram story \n\nReporter : Feri\n\n#Ciamis #CiamisManis #CiamisInfo #CiamisHits #KabarCiamis #InfoCiamis #BeritaCiamis #HarapanRakyat #HarapanRakyatcom #HarapanRakyatOnline", "post_id": "3889566136425845388_2900482744"}}, {"key": "marcheladisastra", "attributes": {"label": "marcheladisastra", "x": 245.53036693661423, "y": 521.8136135850008, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636403085723847957", "id": "marcheladisastra", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari ini rupiah udah di Rp17.400. Setahun lalu Rp16.300. Itu udah melemah 6,7%. Kalau beneran tembus Rp20.000, total pelemahan dari setahun lalu jadi 22,7%. Hitung sendiri. Lo simpan Rp10 juta di tabungan. Bunga cuma 1-2% per tahun. Tapi rupiah melemah 22,7%. Daya beli uang lo tinggal Rp7,7 juta. Lo kehilangan Rp2,3 juta tanpa belanja sepeser pun. Simpan Rp50 juta? Hilang Rp11,3 juta. Rp100 juta? Hilang Rp22,7 juta. Uang lo gak kemana-mana. Tapi nilainya menyusut diam-diam. Yang gw kerjain dari kemarin si : Pertama, gw pindahin sebagian simpanan ke emas digital (kalo gw) biar gak repot2 nyimpen. Emas naik 65% sepanjang 2025. Bukan jaminan juga si, tapi jauh lebih kuat dari tabungan biasa. Kedua, Aktifin lagi rekening USD cicil beli dolar kecil-kecilan. Bukan spekulasi. Tapi kalau rupiah ke 20.000, sebagian aset lo gak ikut turun. termasuk Asset di perusahaan , yang juga udah mulai diversifikasi aset operasional ke USD buat jaga liquiditas sehat. Ketiga, gw review semua pengeluaran dan tunda yang bisa ditunda. Di saat kayak gini, cash is King.  Gw bukan analis. Gw bukan profesor. Gw cuma orang bisnis yang belajar dari data. Lo udah mulai lakukan sesuatu belum? Follow  buat konten bisnis kayak gini tiap hari. Sumber: Anthony Budiawan (PEPS), BI, Bloomberg Mei 2026 #RupiahMelemah #Emas #DayaBeli #TipsKeuangan #Rupiah20000 #EkonomiIndonesia #InvestasiEmas #CashIsKing #StrategiKeuangan #HargaNaik #DataEkonomi #BisnisIndonesia #Karmeda #Seragam #FinansialLiteracy", "post_id": "7636403085723847957"}}, {"key": "karmeda_seragam", "attributes": {"label": "karmeda_seragam", "x": 450.4870966979625, "y": 723.7085973843955, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636403085723847957", "id": "karmeda_seragam", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari ini rupiah udah di Rp17.400. Setahun lalu Rp16.300. Itu udah melemah 6,7%. Kalau beneran tembus Rp20.000, total pelemahan dari setahun lalu jadi 22,7%. Hitung sendiri. Lo simpan Rp10 juta di tabungan. Bunga cuma 1-2% per tahun. Tapi rupiah melemah 22,7%. Daya beli uang lo tinggal Rp7,7 juta. Lo kehilangan Rp2,3 juta tanpa belanja sepeser pun. Simpan Rp50 juta? Hilang Rp11,3 juta. Rp100 juta? Hilang Rp22,7 juta. Uang lo gak kemana-mana. Tapi nilainya menyusut diam-diam. Yang gw kerjain dari kemarin si : Pertama, gw pindahin sebagian simpanan ke emas digital (kalo gw) biar gak repot2 nyimpen. Emas naik 65% sepanjang 2025. Bukan jaminan juga si, tapi jauh lebih kuat dari tabungan biasa. Kedua, Aktifin lagi rekening USD cicil beli dolar kecil-kecilan. Bukan spekulasi. Tapi kalau rupiah ke 20.000, sebagian aset lo gak ikut turun. termasuk Asset di perusahaan , yang juga udah mulai diversifikasi aset operasional ke USD buat jaga liquiditas sehat. Ketiga, gw review semua pengeluaran dan tunda yang bisa ditunda. Di saat kayak gini, cash is King.  Gw bukan analis. Gw bukan profesor. Gw cuma orang bisnis yang belajar dari data. Lo udah mulai lakukan sesuatu belum? Follow  buat konten bisnis kayak gini tiap hari. Sumber: Anthony Budiawan (PEPS), BI, Bloomberg Mei 2026 #RupiahMelemah #Emas #DayaBeli #TipsKeuangan #Rupiah20000 #EkonomiIndonesia #InvestasiEmas #CashIsKing #StrategiKeuangan #HargaNaik #DataEkonomi #BisnisIndonesia #Karmeda #Seragam #FinansialLiteracy", "post_id": "7636403085723847957"}}, {"key": "madisastra", "attributes": {"label": "madisastra", "x": 509.27531169934616, "y": 649.22995949076, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636403085723847957", "id": "madisastra", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari ini rupiah udah di Rp17.400. Setahun lalu Rp16.300. Itu udah melemah 6,7%. Kalau beneran tembus Rp20.000, total pelemahan dari setahun lalu jadi 22,7%. Hitung sendiri. Lo simpan Rp10 juta di tabungan. Bunga cuma 1-2% per tahun. Tapi rupiah melemah 22,7%. Daya beli uang lo tinggal Rp7,7 juta. Lo kehilangan Rp2,3 juta tanpa belanja sepeser pun. Simpan Rp50 juta? Hilang Rp11,3 juta. Rp100 juta? Hilang Rp22,7 juta. Uang lo gak kemana-mana. Tapi nilainya menyusut diam-diam. Yang gw kerjain dari kemarin si : Pertama, gw pindahin sebagian simpanan ke emas digital (kalo gw) biar gak repot2 nyimpen. Emas naik 65% sepanjang 2025. Bukan jaminan juga si, tapi jauh lebih kuat dari tabungan biasa. Kedua, Aktifin lagi rekening USD cicil beli dolar kecil-kecilan. Bukan spekulasi. Tapi kalau rupiah ke 20.000, sebagian aset lo gak ikut turun. termasuk Asset di perusahaan , yang juga udah mulai diversifikasi aset operasional ke USD buat jaga liquiditas sehat. Ketiga, gw review semua pengeluaran dan tunda yang bisa ditunda. Di saat kayak gini, cash is King.  Gw bukan analis. Gw bukan profesor. Gw cuma orang bisnis yang belajar dari data. Lo udah mulai lakukan sesuatu belum? Follow  buat konten bisnis kayak gini tiap hari. Sumber: Anthony Budiawan (PEPS), BI, Bloomberg Mei 2026 #RupiahMelemah #Emas #DayaBeli #TipsKeuangan #Rupiah20000 #EkonomiIndonesia #InvestasiEmas #CashIsKing #StrategiKeuangan #HargaNaik #DataEkonomi #BisnisIndonesia #Karmeda #Seragam #FinansialLiteracy", "post_id": "7636403085723847957"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew1", "attributes": {"label": "bangkabelitunginfonew1", "x": 28.801736311489634, "y": 638.8937720929838, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7384472053618986245", "id": "bangkabelitunginfonew1", "source": "tiktok-000001", "content": "Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan telah menemukan permasalahan terhadap pengelolaan keuangan atau korupsi PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra Selatan dan  Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) Tahun buku 2021 sampai 2023 Semester I senilai ratusan miliyaran rupiah. Temuan BPK Sumsel tersebut terkait permasalahan material dalam aspek pengelolaan kredit/pembiayaan, proses pengadaan barang/jasa dan pengelolaan beban operasional lainnya dan non operasional pada Bank Sumsel Babel yang dikeluarkan oleh BPK pada tanggal 19 Januari 2024 di Palembang. Adapun temuan tersebut dapat mengancam keuangan Bank Sumsel Babel dikarenakan adanya pemberian kredit/pembiayaan kepada 1036 debitur yang tidak sesuai dengan aturan dan Undang-Undang perbankan yang berlaku di Indonesia dengan plafon sebesar Rp. 215.275.812.532,92. 📝 selengkapnya di perkaranews.com Hanya Followers Yang Bisa Komentar‼️ Follow  Buat Kamu Lebih Tau Kabar Seputar Bangka Belitung & Sekitarnya Pengganti akun  #bangkabelitunginfo #bangkabelitunginfonew #breakingnews #bank #banksumselbabel #bangkaselatan #bangkatengah #bangkabarat #bangkainduk #bangkabelitung #bangka #belitung #belitungtimur #bangkabelitungisland #kelakarbangka #gawegile #bahasabangka #lfl #informasi #berita #viral", "post_id": "7384472053618986245"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "bangkabelitunginfonew", "x": 537.4256134971885, "y": 811.3977384438421, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7384472053618986245", "id": "bangkabelitunginfonew", "source": "tiktok-000001", "content": "Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan telah menemukan permasalahan terhadap pengelolaan keuangan atau korupsi PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra Selatan dan  Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) Tahun buku 2021 sampai 2023 Semester I senilai ratusan miliyaran rupiah. Temuan BPK Sumsel tersebut terkait permasalahan material dalam aspek pengelolaan kredit/pembiayaan, proses pengadaan barang/jasa dan pengelolaan beban operasional lainnya dan non operasional pada Bank Sumsel Babel yang dikeluarkan oleh BPK pada tanggal 19 Januari 2024 di Palembang. Adapun temuan tersebut dapat mengancam keuangan Bank Sumsel Babel dikarenakan adanya pemberian kredit/pembiayaan kepada 1036 debitur yang tidak sesuai dengan aturan dan Undang-Undang perbankan yang berlaku di Indonesia dengan plafon sebesar Rp. 215.275.812.532,92. 📝 selengkapnya di perkaranews.com Hanya Followers Yang Bisa Komentar‼️ Follow  Buat Kamu Lebih Tau Kabar Seputar Bangka Belitung & Sekitarnya Pengganti akun  #bangkabelitunginfo #bangkabelitunginfonew #breakingnews #bank #banksumselbabel #bangkaselatan #bangkatengah #bangkabarat #bangkainduk #bangkabelitung #bangka #belitung #belitungtimur #bangkabelitungisland #kelakarbangka #gawegile #bahasabangka #lfl #informasi #berita #viral", "post_id": "7384472053618986245"}}, {"key": "bangkabelitung_info", "attributes": {"label": "bangkabelitung_info", "x": 42.39885170412905, "y": 746.2415406262934, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7384472053618986245", "id": "bangkabelitung_info", "source": "tiktok-000001", "content": "Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan telah menemukan permasalahan terhadap pengelolaan keuangan atau korupsi PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra Selatan dan  Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) Tahun buku 2021 sampai 2023 Semester I senilai ratusan miliyaran rupiah. Temuan BPK Sumsel tersebut terkait permasalahan material dalam aspek pengelolaan kredit/pembiayaan, proses pengadaan barang/jasa dan pengelolaan beban operasional lainnya dan non operasional pada Bank Sumsel Babel yang dikeluarkan oleh BPK pada tanggal 19 Januari 2024 di Palembang. Adapun temuan tersebut dapat mengancam keuangan Bank Sumsel Babel dikarenakan adanya pemberian kredit/pembiayaan kepada 1036 debitur yang tidak sesuai dengan aturan dan Undang-Undang perbankan yang berlaku di Indonesia dengan plafon sebesar Rp. 215.275.812.532,92. 📝 selengkapnya di perkaranews.com Hanya Followers Yang Bisa Komentar‼️ Follow  Buat Kamu Lebih Tau Kabar Seputar Bangka Belitung & Sekitarnya Pengganti akun  #bangkabelitunginfo #bangkabelitunginfonew #breakingnews #bank #banksumselbabel #bangkaselatan #bangkatengah #bangkabarat #bangkainduk #bangkabelitung #bangka #belitung #belitungtimur #bangkabelitungisland #kelakarbangka #gawegile #bahasabangka #lfl #informasi #berita #viral", "post_id": "7384472053618986245"}}, {"key": "notifwarga", "attributes": {"label": "notifwarga", "x": 437.6563047504487, "y": 701.4754863461138, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634937767947963669", "id": "notifwarga", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah momen tak terduga terekam kamera dan mendadak viral saat Presiden Prabowo Subianto berinteraksi langsung dengan massa buruh. Berniat memastikan efektivitas program unggulannya, Prabowo melontarkan pertanyaan retoris mengenai manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, alih-alih sambutan meriah, jawaban yang menggema justru teriakan \"TIDAK\" secara serempak. Momen spontan ini menjadi sorotan tajam di media sosial. Di satu sisi, banyak netizen menilai ini adalah potret aspirasi jujur kaum buruh yang merasa prioritas pemerintah belum menyentuh akar masalah kesejahteraan mereka—seperti upah layak dan perlindungan kerja. Di sisi lain, muncul seloroh bahwa panitia acara \"gagal melakukan briefing\" untuk mengondisikan jawaban massa. Kontras ini menjadi menarik mengingat anggaran MBG yang menyedot ratusan triliun rupiah, sementara di saat yang sama, daya beli buruh terus tergerus inflasi. Penolakan verbal dari massa buruh ini seolah menjadi sinyal bahwa piring makan gratis belum tentu menjadi jawaban atas rasa lapar akan keadilan ekonomi yang selama ini mereka tuntut. Kejadian ini menjadi pengingat bagi Istana bahwa narasi program di atas kertas sering kali berbenturan dengan realitas di lapangan. Saat anggaran triliunan digelontorkan, suara \"tidak\" dari rakyat adalah data paling otentik yang perlu dievaluasi kembali oleh para pemangku kebijakan. Menurut Anda, apakah teriakan buruh ini tanda mereka butuh solusi yang lebih fundamental daripada sekadar makan gratis? Tulis pendapat Anda di bawah. Pantau terus dinamika politik dan suara rakyat yang paling jujur hanya di  Follow agar tidak ketinggalan momen penting yang tidak muncul di siaran resmi.", "post_id": "7634937767947963669"}}, {"key": "notifwarga.", "attributes": {"label": "notifwarga.", "x": 400.84409414191634, "y": 983.8438940076983, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634937767947963669", "id": "notifwarga.", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah momen tak terduga terekam kamera dan mendadak viral saat Presiden Prabowo Subianto berinteraksi langsung dengan massa buruh. Berniat memastikan efektivitas program unggulannya, Prabowo melontarkan pertanyaan retoris mengenai manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, alih-alih sambutan meriah, jawaban yang menggema justru teriakan \"TIDAK\" secara serempak. Momen spontan ini menjadi sorotan tajam di media sosial. Di satu sisi, banyak netizen menilai ini adalah potret aspirasi jujur kaum buruh yang merasa prioritas pemerintah belum menyentuh akar masalah kesejahteraan mereka—seperti upah layak dan perlindungan kerja. Di sisi lain, muncul seloroh bahwa panitia acara \"gagal melakukan briefing\" untuk mengondisikan jawaban massa. Kontras ini menjadi menarik mengingat anggaran MBG yang menyedot ratusan triliun rupiah, sementara di saat yang sama, daya beli buruh terus tergerus inflasi. Penolakan verbal dari massa buruh ini seolah menjadi sinyal bahwa piring makan gratis belum tentu menjadi jawaban atas rasa lapar akan keadilan ekonomi yang selama ini mereka tuntut. Kejadian ini menjadi pengingat bagi Istana bahwa narasi program di atas kertas sering kali berbenturan dengan realitas di lapangan. Saat anggaran triliunan digelontorkan, suara \"tidak\" dari rakyat adalah data paling otentik yang perlu dievaluasi kembali oleh para pemangku kebijakan. Menurut Anda, apakah teriakan buruh ini tanda mereka butuh solusi yang lebih fundamental daripada sekadar makan gratis? Tulis pendapat Anda di bawah. Pantau terus dinamika politik dan suara rakyat yang paling jujur hanya di  Follow agar tidak ketinggalan momen penting yang tidak muncul di siaran resmi.", "post_id": "7634937767947963669"}}, {"key": "tiktokkoranmonitor.com", "attributes": {"label": "tiktokkoranmonitor.com", "x": 216.0905484972634, "y": 764.7354307899808, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7511756971859758344", "id": "tiktokkoranmonitor.com", "source": "tiktok-000001", "content": "MEDAN | Rencana PT Bank Sumut akan menggelar IPO (Initial Public Offering) pada tahun 2023, sempat menghebohkan. Tentunya untuk rencana tersebut, PT Bank Sumut yakin menggelontorkan atau mengeluarkan uang rakyat dalam jumlah yang cukup besar. Namun hingga kini rencana IPO tersebut tidak mendapatkan kejelasan. Sebaliknya, rencana IPO pada tahun 2023 telah dilakukan pembatalan atau ditunda. Bagaimana pertanggungjawaban dengan uang rakyat atau dana miliaran rupiah yang dipergunakan selama proses IPO tahun 2023 yang sudah dibatalkan?. IPO atau Penawaran umum perdana saham, di mana masyarakat khususnya warga Sumut bisa membeli saham milik Bank Sumut. Tentunya, Program ini sudah dinantikan oleh masyarakat. Dan juga sudah banyak orang yang mengikuti proses book building atau penawaran awal IPO. Rencana awalnya, masa penawaran umum akan dilaksanakan pada 1 - 3 Februari 2023. Namun, dalam prospektus e-IPO, Selasa (31/1/2023) pada pukul 13:00 WIB tertulis dibatalkan atau batal. Padahal sebelumnya, masih berstatus Book Building. Bahkan diduga nama Bank Sumut (BSMT) sudah tak ada lagi di jajaran laman e-IPO milik BEI. Lalu, berapakah biaya yang telah dikeluarkan manajemen Bank Sumut dalam proses IPO yang batal tersebut ? Berdasarkan informasi yang diterima, Bank Sumut menganggarkan lebih dari 40 miliar rupiah untuk proses IPO. Namun anggaran yang terpakai ditaksir sudah puluhan miliar rupiah. Hingga kini, anggaran yang telah dipakai khususnya oleh jajaran top manajemen dalam proses IPO tersebut masih dalam audit bidang pengawasan. Adapun beberapa anggaran yang telah digunakan yakni, biaya perjalanan dinas para arah (berulang-ulang), under writer atau proses identifikasi dan seleksi risiko, konsultan hukum dan biaya acara paparan publik atau pemaparan umum. Pihak yang paling bertanggung jawab atas kegagalan IPO tersebut yakni Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti. Dia merupakan leader dalam program IPO Bank Sumut. Direktur Umum (Dirut) PT Bank Sumut Babay Parid Wazdi ketika dikonfirmasi media online koranmonitor.com melalui pesan WhatsApp pada Selasa (13/8/2024) terkait dana atau uang rakyat yang digelontorkan selama proses hingga akhirnya IPO dibatalkan atau ditunda, hanya menjawab singkat 'Informasi dan sumber berita diatas dari mana'. Dan 'Saya ingin tahu dulu berita yang didapat bersumber dari siapa'. Sementara Direktur Keuangan dan Tekhnologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti yang merupakan leader pada program IPO ketika dikonfirmasi koranmonitor.com melalui pesan WhatsApp, tidak bersedia memberikan berapa dana atau uang rakyat yang digelontorkan selama proses IPO, hingga akhirnya IPO tahun 2023 dibatalkan. Hingga berita ini dimuat, belum ada penjelasan dari Dirut Bank Sumut dan Direktur Keuangan dan Tekhnologi Informasi, jumlah dana yang telah dikeluarkan atau digelontorkan, selama proses IPO Tahun 2023.  #sumut #sumutberkah #kolaborasisumutberkah #bobbynasution #banksumut #pemprovsumut #gubernursumut #medan   SUMUT BERKAH", "post_id": "7511756971859758344"}}, {"key": "bobbynasution_", "attributes": {"label": "bobbynasution_", "x": 966.9435166836473, "y": 446.5418218011932, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7511756971859758344", "id": "bobbynasution_", "source": "tiktok-000001", "content": "MEDAN | Rencana PT Bank Sumut akan menggelar IPO (Initial Public Offering) pada tahun 2023, sempat menghebohkan. Tentunya untuk rencana tersebut, PT Bank Sumut yakin menggelontorkan atau mengeluarkan uang rakyat dalam jumlah yang cukup besar. Namun hingga kini rencana IPO tersebut tidak mendapatkan kejelasan. Sebaliknya, rencana IPO pada tahun 2023 telah dilakukan pembatalan atau ditunda. Bagaimana pertanggungjawaban dengan uang rakyat atau dana miliaran rupiah yang dipergunakan selama proses IPO tahun 2023 yang sudah dibatalkan?. IPO atau Penawaran umum perdana saham, di mana masyarakat khususnya warga Sumut bisa membeli saham milik Bank Sumut. Tentunya, Program ini sudah dinantikan oleh masyarakat. Dan juga sudah banyak orang yang mengikuti proses book building atau penawaran awal IPO. Rencana awalnya, masa penawaran umum akan dilaksanakan pada 1 - 3 Februari 2023. Namun, dalam prospektus e-IPO, Selasa (31/1/2023) pada pukul 13:00 WIB tertulis dibatalkan atau batal. Padahal sebelumnya, masih berstatus Book Building. Bahkan diduga nama Bank Sumut (BSMT) sudah tak ada lagi di jajaran laman e-IPO milik BEI. Lalu, berapakah biaya yang telah dikeluarkan manajemen Bank Sumut dalam proses IPO yang batal tersebut ? Berdasarkan informasi yang diterima, Bank Sumut menganggarkan lebih dari 40 miliar rupiah untuk proses IPO. Namun anggaran yang terpakai ditaksir sudah puluhan miliar rupiah. Hingga kini, anggaran yang telah dipakai khususnya oleh jajaran top manajemen dalam proses IPO tersebut masih dalam audit bidang pengawasan. Adapun beberapa anggaran yang telah digunakan yakni, biaya perjalanan dinas para arah (berulang-ulang), under writer atau proses identifikasi dan seleksi risiko, konsultan hukum dan biaya acara paparan publik atau pemaparan umum. Pihak yang paling bertanggung jawab atas kegagalan IPO tersebut yakni Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti. Dia merupakan leader dalam program IPO Bank Sumut. Direktur Umum (Dirut) PT Bank Sumut Babay Parid Wazdi ketika dikonfirmasi media online koranmonitor.com melalui pesan WhatsApp pada Selasa (13/8/2024) terkait dana atau uang rakyat yang digelontorkan selama proses hingga akhirnya IPO dibatalkan atau ditunda, hanya menjawab singkat 'Informasi dan sumber berita diatas dari mana'. Dan 'Saya ingin tahu dulu berita yang didapat bersumber dari siapa'. Sementara Direktur Keuangan dan Tekhnologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti yang merupakan leader pada program IPO ketika dikonfirmasi koranmonitor.com melalui pesan WhatsApp, tidak bersedia memberikan berapa dana atau uang rakyat yang digelontorkan selama proses IPO, hingga akhirnya IPO tahun 2023 dibatalkan. Hingga berita ini dimuat, belum ada penjelasan dari Dirut Bank Sumut dan Direktur Keuangan dan Tekhnologi Informasi, jumlah dana yang telah dikeluarkan atau digelontorkan, selama proses IPO Tahun 2023.  #sumut #sumutberkah #kolaborasisumutberkah #bobbynasution #banksumut #pemprovsumut #gubernursumut #medan   SUMUT BERKAH", "post_id": "7511756971859758344"}}, {"key": "KOLABORASI", "attributes": {"label": "KOLABORASI", "x": 754.996452578919, "y": 155.41019732704365, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7511756971859758344", "id": "KOLABORASI", "source": "tiktok-000001", "content": "MEDAN | Rencana PT Bank Sumut akan menggelar IPO (Initial Public Offering) pada tahun 2023, sempat menghebohkan. Tentunya untuk rencana tersebut, PT Bank Sumut yakin menggelontorkan atau mengeluarkan uang rakyat dalam jumlah yang cukup besar. Namun hingga kini rencana IPO tersebut tidak mendapatkan kejelasan. Sebaliknya, rencana IPO pada tahun 2023 telah dilakukan pembatalan atau ditunda. Bagaimana pertanggungjawaban dengan uang rakyat atau dana miliaran rupiah yang dipergunakan selama proses IPO tahun 2023 yang sudah dibatalkan?. IPO atau Penawaran umum perdana saham, di mana masyarakat khususnya warga Sumut bisa membeli saham milik Bank Sumut. Tentunya, Program ini sudah dinantikan oleh masyarakat. Dan juga sudah banyak orang yang mengikuti proses book building atau penawaran awal IPO. Rencana awalnya, masa penawaran umum akan dilaksanakan pada 1 - 3 Februari 2023. Namun, dalam prospektus e-IPO, Selasa (31/1/2023) pada pukul 13:00 WIB tertulis dibatalkan atau batal. Padahal sebelumnya, masih berstatus Book Building. Bahkan diduga nama Bank Sumut (BSMT) sudah tak ada lagi di jajaran laman e-IPO milik BEI. Lalu, berapakah biaya yang telah dikeluarkan manajemen Bank Sumut dalam proses IPO yang batal tersebut ? Berdasarkan informasi yang diterima, Bank Sumut menganggarkan lebih dari 40 miliar rupiah untuk proses IPO. Namun anggaran yang terpakai ditaksir sudah puluhan miliar rupiah. Hingga kini, anggaran yang telah dipakai khususnya oleh jajaran top manajemen dalam proses IPO tersebut masih dalam audit bidang pengawasan. Adapun beberapa anggaran yang telah digunakan yakni, biaya perjalanan dinas para arah (berulang-ulang), under writer atau proses identifikasi dan seleksi risiko, konsultan hukum dan biaya acara paparan publik atau pemaparan umum. Pihak yang paling bertanggung jawab atas kegagalan IPO tersebut yakni Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti. Dia merupakan leader dalam program IPO Bank Sumut. Direktur Umum (Dirut) PT Bank Sumut Babay Parid Wazdi ketika dikonfirmasi media online koranmonitor.com melalui pesan WhatsApp pada Selasa (13/8/2024) terkait dana atau uang rakyat yang digelontorkan selama proses hingga akhirnya IPO dibatalkan atau ditunda, hanya menjawab singkat 'Informasi dan sumber berita diatas dari mana'. Dan 'Saya ingin tahu dulu berita yang didapat bersumber dari siapa'. Sementara Direktur Keuangan dan Tekhnologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti yang merupakan leader pada program IPO ketika dikonfirmasi koranmonitor.com melalui pesan WhatsApp, tidak bersedia memberikan berapa dana atau uang rakyat yang digelontorkan selama proses IPO, hingga akhirnya IPO tahun 2023 dibatalkan. Hingga berita ini dimuat, belum ada penjelasan dari Dirut Bank Sumut dan Direktur Keuangan dan Tekhnologi Informasi, jumlah dana yang telah dikeluarkan atau digelontorkan, selama proses IPO Tahun 2023.  #sumut #sumutberkah #kolaborasisumutberkah #bobbynasution #banksumut #pemprovsumut #gubernursumut #medan   SUMUT BERKAH", "post_id": "7511756971859758344"}}, {"key": "teropongnews_1", "attributes": {"label": "teropongnews_1", "x": 725.6247200161006, "y": 724.402135355443, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "7629727904586272021", "id": "teropongnews_1", "source": "tiktok-000001", "content": "Kpk Diusulkan Vakum,Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi Berbunyi\". JAKARTA — Pemerhati intelijen dan militer Sri Radjasa Chandra menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) divakumkan. Langkah itu diambil seiring makin \"mandulnya\" KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Yang lebih buruk lagi, 10 tahun berkuasa Jokowi menjadikan KPK sebagai alat politik untuk menekan musuh politiknya.  “Vakumkan saja KPK. Selesaikan perkara yang masih berjalan. Tapi jangan lagi menangani kasus baru,” kata Sri dalam Diskusi Media yang diselenggarakan Forum Jurnalis Merdeka (FJM) bekerja sama dengan _MediaTrust_ di Wilasa Modern Resto & Barber, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Dalam diskusi bertajuk “KPK Dilemahkan: Siapa Diuntungkan, Siapa Dikorbankan?” ini, Radjasa menilai langkah lembaga antirasuah itu tidak lagi punya arah yang jelas. KPK antusias kalau menjerat jaksa dan hakim? Tapi sama sekali tidak bernyali terhadap polisi. “Ini tanda tanya besar. Makanya saya bilang, KPK itu singkatan dari Katanya Pemberantasan Korupsi,. Jadi baru sebatas 'katanya,'” ujar Radjasa. Dia mengingatkan, bahwa KPK dibentuk pada 2002 untuk menjawab lemahnya penegakan hukum akibat praktik korupsi di internal aparat. Dukungan luas masyarakat pun membuat para pejabat korup kelojotan. Namun semua berubah setelah revisi Undang-Undang KPK pada 2019 yang digagas pemerintahan Joko Widodo dan DPR. Revisi UU KPK yang dipaksakan itu praktis membuat kewenangan dan independensi KPK tergerus.  Situasi semakin runyam setelah _invisible hand_ penyokong revisi berhasil mendudukkan Firli Bahuri sebagai ketua KPK. Kepemimpinan Firli Bahuri yang banyak diwarnai banyak pelanggaran etik meninggalkan legasi berupa Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3). “Sebelumnya tidak ada SP3. Ini mengubah arah penanganan perkara,” ujarnya. Rusaknya ekosistem ekosistem pemberantasan korupsi dan berdampak pada penurunan indeks persepsi korupsi. Apa yang disampaikan Sri Rajasa diamini Ekonom Anthony Budiawan. Dalam forum yang sama, Anthony mengungkapkan banyak pelaku ekonomi melihat KPK telah melampaui batas fungsi awalnya. Praktik penindakan yang dominan berupa penangkapan memunculkan desakan pembubaran lembaga tersebut. Anthony mengaitkan perubahan arah KPK dengan dinamika politik dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia merujuk pernyataan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo di media massa terkait, perintah Jokowi agar KPK nenghentikan kasus korupsi Setya Novanto.  “Jadi memang benar pelemahan KPK itu dilakukan Jokowi. Tetapi ingat Jokowi itu cuma operator. Ada kepentingan lebih besar lagi di belakang dia yang mengambil keuntungan dari lemahnya KPK,” katanya. Menurut Anthony, pelemahan KPK berdampak pada kepastian hukum dan iklim investasi. Pelaku usaha disebut menghadapi ketidakpastian karena khawatir dikriminalisasi. Ini menyulitkan peningkatan investasi. “Tidak ada negara dengan indeks persepsi korupsi rendah mencatatkan investasi besar. Investor pada takut,”  Probolinggo   Aminuddin  SYAM LIRA", "post_id": "7629727904586272021"}}, {"key": "Halo", "attributes": {"label": "Halo", "x": 271.5054227247567, "y": 370.6963819849841, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629727904586272021", "id": "Halo", "source": "tiktok-000001", "content": "Kpk Diusulkan Vakum,Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi Berbunyi\". JAKARTA — Pemerhati intelijen dan militer Sri Radjasa Chandra menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) divakumkan. Langkah itu diambil seiring makin \"mandulnya\" KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Yang lebih buruk lagi, 10 tahun berkuasa Jokowi menjadikan KPK sebagai alat politik untuk menekan musuh politiknya.  “Vakumkan saja KPK. Selesaikan perkara yang masih berjalan. Tapi jangan lagi menangani kasus baru,” kata Sri dalam Diskusi Media yang diselenggarakan Forum Jurnalis Merdeka (FJM) bekerja sama dengan _MediaTrust_ di Wilasa Modern Resto & Barber, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Dalam diskusi bertajuk “KPK Dilemahkan: Siapa Diuntungkan, Siapa Dikorbankan?” ini, Radjasa menilai langkah lembaga antirasuah itu tidak lagi punya arah yang jelas. KPK antusias kalau menjerat jaksa dan hakim? Tapi sama sekali tidak bernyali terhadap polisi. “Ini tanda tanya besar. Makanya saya bilang, KPK itu singkatan dari Katanya Pemberantasan Korupsi,. Jadi baru sebatas 'katanya,'” ujar Radjasa. Dia mengingatkan, bahwa KPK dibentuk pada 2002 untuk menjawab lemahnya penegakan hukum akibat praktik korupsi di internal aparat. Dukungan luas masyarakat pun membuat para pejabat korup kelojotan. Namun semua berubah setelah revisi Undang-Undang KPK pada 2019 yang digagas pemerintahan Joko Widodo dan DPR. Revisi UU KPK yang dipaksakan itu praktis membuat kewenangan dan independensi KPK tergerus.  Situasi semakin runyam setelah _invisible hand_ penyokong revisi berhasil mendudukkan Firli Bahuri sebagai ketua KPK. Kepemimpinan Firli Bahuri yang banyak diwarnai banyak pelanggaran etik meninggalkan legasi berupa Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3). “Sebelumnya tidak ada SP3. Ini mengubah arah penanganan perkara,” ujarnya. Rusaknya ekosistem ekosistem pemberantasan korupsi dan berdampak pada penurunan indeks persepsi korupsi. Apa yang disampaikan Sri Rajasa diamini Ekonom Anthony Budiawan. Dalam forum yang sama, Anthony mengungkapkan banyak pelaku ekonomi melihat KPK telah melampaui batas fungsi awalnya. Praktik penindakan yang dominan berupa penangkapan memunculkan desakan pembubaran lembaga tersebut. Anthony mengaitkan perubahan arah KPK dengan dinamika politik dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia merujuk pernyataan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo di media massa terkait, perintah Jokowi agar KPK nenghentikan kasus korupsi Setya Novanto.  “Jadi memang benar pelemahan KPK itu dilakukan Jokowi. Tetapi ingat Jokowi itu cuma operator. Ada kepentingan lebih besar lagi di belakang dia yang mengambil keuntungan dari lemahnya KPK,” katanya. Menurut Anthony, pelemahan KPK berdampak pada kepastian hukum dan iklim investasi. Pelaku usaha disebut menghadapi ketidakpastian karena khawatir dikriminalisasi. Ini menyulitkan peningkatan investasi. “Tidak ada negara dengan indeks persepsi korupsi rendah mencatatkan investasi besar. Investor pada takut,”  Probolinggo   Aminuddin  SYAM LIRA", "post_id": "7629727904586272021"}}, {"key": "diskominfokotaprobolinggo", "attributes": {"label": "diskominfokotaprobolinggo", "x": 20.90996448767457, "y": 641.2019344352409, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629727904586272021", "id": "diskominfokotaprobolinggo", "source": "tiktok-000001", "content": "Kpk Diusulkan Vakum,Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi Berbunyi\". JAKARTA — Pemerhati intelijen dan militer Sri Radjasa Chandra menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) divakumkan. Langkah itu diambil seiring makin \"mandulnya\" KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Yang lebih buruk lagi, 10 tahun berkuasa Jokowi menjadikan KPK sebagai alat politik untuk menekan musuh politiknya.  “Vakumkan saja KPK. Selesaikan perkara yang masih berjalan. Tapi jangan lagi menangani kasus baru,” kata Sri dalam Diskusi Media yang diselenggarakan Forum Jurnalis Merdeka (FJM) bekerja sama dengan _MediaTrust_ di Wilasa Modern Resto & Barber, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Dalam diskusi bertajuk “KPK Dilemahkan: Siapa Diuntungkan, Siapa Dikorbankan?” ini, Radjasa menilai langkah lembaga antirasuah itu tidak lagi punya arah yang jelas. KPK antusias kalau menjerat jaksa dan hakim? Tapi sama sekali tidak bernyali terhadap polisi. “Ini tanda tanya besar. Makanya saya bilang, KPK itu singkatan dari Katanya Pemberantasan Korupsi,. Jadi baru sebatas 'katanya,'” ujar Radjasa. Dia mengingatkan, bahwa KPK dibentuk pada 2002 untuk menjawab lemahnya penegakan hukum akibat praktik korupsi di internal aparat. Dukungan luas masyarakat pun membuat para pejabat korup kelojotan. Namun semua berubah setelah revisi Undang-Undang KPK pada 2019 yang digagas pemerintahan Joko Widodo dan DPR. Revisi UU KPK yang dipaksakan itu praktis membuat kewenangan dan independensi KPK tergerus.  Situasi semakin runyam setelah _invisible hand_ penyokong revisi berhasil mendudukkan Firli Bahuri sebagai ketua KPK. Kepemimpinan Firli Bahuri yang banyak diwarnai banyak pelanggaran etik meninggalkan legasi berupa Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3). “Sebelumnya tidak ada SP3. Ini mengubah arah penanganan perkara,” ujarnya. Rusaknya ekosistem ekosistem pemberantasan korupsi dan berdampak pada penurunan indeks persepsi korupsi. Apa yang disampaikan Sri Rajasa diamini Ekonom Anthony Budiawan. Dalam forum yang sama, Anthony mengungkapkan banyak pelaku ekonomi melihat KPK telah melampaui batas fungsi awalnya. Praktik penindakan yang dominan berupa penangkapan memunculkan desakan pembubaran lembaga tersebut. Anthony mengaitkan perubahan arah KPK dengan dinamika politik dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia merujuk pernyataan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo di media massa terkait, perintah Jokowi agar KPK nenghentikan kasus korupsi Setya Novanto.  “Jadi memang benar pelemahan KPK itu dilakukan Jokowi. Tetapi ingat Jokowi itu cuma operator. Ada kepentingan lebih besar lagi di belakang dia yang mengambil keuntungan dari lemahnya KPK,” katanya. Menurut Anthony, pelemahan KPK berdampak pada kepastian hukum dan iklim investasi. Pelaku usaha disebut menghadapi ketidakpastian karena khawatir dikriminalisasi. Ini menyulitkan peningkatan investasi. “Tidak ada negara dengan indeks persepsi korupsi rendah mencatatkan investasi besar. Investor pada takut,”  Probolinggo   Aminuddin  SYAM LIRA", "post_id": "7629727904586272021"}}, {"key": "Dokter", "attributes": {"label": "Dokter", "x": 310.75084063387834, "y": 379.05905508405624, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629727904586272021", "id": "Dokter", "source": "tiktok-000001", "content": "Kpk Diusulkan Vakum,Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi Berbunyi\". JAKARTA — Pemerhati intelijen dan militer Sri Radjasa Chandra menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) divakumkan. Langkah itu diambil seiring makin \"mandulnya\" KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Yang lebih buruk lagi, 10 tahun berkuasa Jokowi menjadikan KPK sebagai alat politik untuk menekan musuh politiknya.  “Vakumkan saja KPK. Selesaikan perkara yang masih berjalan. Tapi jangan lagi menangani kasus baru,” kata Sri dalam Diskusi Media yang diselenggarakan Forum Jurnalis Merdeka (FJM) bekerja sama dengan _MediaTrust_ di Wilasa Modern Resto & Barber, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Dalam diskusi bertajuk “KPK Dilemahkan: Siapa Diuntungkan, Siapa Dikorbankan?” ini, Radjasa menilai langkah lembaga antirasuah itu tidak lagi punya arah yang jelas. KPK antusias kalau menjerat jaksa dan hakim? Tapi sama sekali tidak bernyali terhadap polisi. “Ini tanda tanya besar. Makanya saya bilang, KPK itu singkatan dari Katanya Pemberantasan Korupsi,. Jadi baru sebatas 'katanya,'” ujar Radjasa. Dia mengingatkan, bahwa KPK dibentuk pada 2002 untuk menjawab lemahnya penegakan hukum akibat praktik korupsi di internal aparat. Dukungan luas masyarakat pun membuat para pejabat korup kelojotan. Namun semua berubah setelah revisi Undang-Undang KPK pada 2019 yang digagas pemerintahan Joko Widodo dan DPR. Revisi UU KPK yang dipaksakan itu praktis membuat kewenangan dan independensi KPK tergerus.  Situasi semakin runyam setelah _invisible hand_ penyokong revisi berhasil mendudukkan Firli Bahuri sebagai ketua KPK. Kepemimpinan Firli Bahuri yang banyak diwarnai banyak pelanggaran etik meninggalkan legasi berupa Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3). “Sebelumnya tidak ada SP3. Ini mengubah arah penanganan perkara,” ujarnya. Rusaknya ekosistem ekosistem pemberantasan korupsi dan berdampak pada penurunan indeks persepsi korupsi. Apa yang disampaikan Sri Rajasa diamini Ekonom Anthony Budiawan. Dalam forum yang sama, Anthony mengungkapkan banyak pelaku ekonomi melihat KPK telah melampaui batas fungsi awalnya. Praktik penindakan yang dominan berupa penangkapan memunculkan desakan pembubaran lembaga tersebut. Anthony mengaitkan perubahan arah KPK dengan dinamika politik dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia merujuk pernyataan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo di media massa terkait, perintah Jokowi agar KPK nenghentikan kasus korupsi Setya Novanto.  “Jadi memang benar pelemahan KPK itu dilakukan Jokowi. Tetapi ingat Jokowi itu cuma operator. Ada kepentingan lebih besar lagi di belakang dia yang mengambil keuntungan dari lemahnya KPK,” katanya. Menurut Anthony, pelemahan KPK berdampak pada kepastian hukum dan iklim investasi. Pelaku usaha disebut menghadapi ketidakpastian karena khawatir dikriminalisasi. Ini menyulitkan peningkatan investasi. “Tidak ada negara dengan indeks persepsi korupsi rendah mencatatkan investasi besar. Investor pada takut,”  Probolinggo   Aminuddin  SYAM LIRA", "post_id": "7629727904586272021"}}, {"key": "BANG", "attributes": {"label": "BANG", "x": 716.2731295196171, "y": 272.09660912826064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629727904586272021", "id": "BANG", "source": "tiktok-000001", "content": "Kpk Diusulkan Vakum,Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi Berbunyi\". JAKARTA — Pemerhati intelijen dan militer Sri Radjasa Chandra menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) divakumkan. Langkah itu diambil seiring makin \"mandulnya\" KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Yang lebih buruk lagi, 10 tahun berkuasa Jokowi menjadikan KPK sebagai alat politik untuk menekan musuh politiknya.  “Vakumkan saja KPK. Selesaikan perkara yang masih berjalan. Tapi jangan lagi menangani kasus baru,” kata Sri dalam Diskusi Media yang diselenggarakan Forum Jurnalis Merdeka (FJM) bekerja sama dengan _MediaTrust_ di Wilasa Modern Resto & Barber, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Dalam diskusi bertajuk “KPK Dilemahkan: Siapa Diuntungkan, Siapa Dikorbankan?” ini, Radjasa menilai langkah lembaga antirasuah itu tidak lagi punya arah yang jelas. KPK antusias kalau menjerat jaksa dan hakim? Tapi sama sekali tidak bernyali terhadap polisi. “Ini tanda tanya besar. Makanya saya bilang, KPK itu singkatan dari Katanya Pemberantasan Korupsi,. Jadi baru sebatas 'katanya,'” ujar Radjasa. Dia mengingatkan, bahwa KPK dibentuk pada 2002 untuk menjawab lemahnya penegakan hukum akibat praktik korupsi di internal aparat. Dukungan luas masyarakat pun membuat para pejabat korup kelojotan. Namun semua berubah setelah revisi Undang-Undang KPK pada 2019 yang digagas pemerintahan Joko Widodo dan DPR. Revisi UU KPK yang dipaksakan itu praktis membuat kewenangan dan independensi KPK tergerus.  Situasi semakin runyam setelah _invisible hand_ penyokong revisi berhasil mendudukkan Firli Bahuri sebagai ketua KPK. Kepemimpinan Firli Bahuri yang banyak diwarnai banyak pelanggaran etik meninggalkan legasi berupa Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3). “Sebelumnya tidak ada SP3. Ini mengubah arah penanganan perkara,” ujarnya. Rusaknya ekosistem ekosistem pemberantasan korupsi dan berdampak pada penurunan indeks persepsi korupsi. Apa yang disampaikan Sri Rajasa diamini Ekonom Anthony Budiawan. Dalam forum yang sama, Anthony mengungkapkan banyak pelaku ekonomi melihat KPK telah melampaui batas fungsi awalnya. Praktik penindakan yang dominan berupa penangkapan memunculkan desakan pembubaran lembaga tersebut. Anthony mengaitkan perubahan arah KPK dengan dinamika politik dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia merujuk pernyataan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo di media massa terkait, perintah Jokowi agar KPK nenghentikan kasus korupsi Setya Novanto.  “Jadi memang benar pelemahan KPK itu dilakukan Jokowi. Tetapi ingat Jokowi itu cuma operator. Ada kepentingan lebih besar lagi di belakang dia yang mengambil keuntungan dari lemahnya KPK,” katanya. Menurut Anthony, pelemahan KPK berdampak pada kepastian hukum dan iklim investasi. Pelaku usaha disebut menghadapi ketidakpastian karena khawatir dikriminalisasi. Ini menyulitkan peningkatan investasi. “Tidak ada negara dengan indeks persepsi korupsi rendah mencatatkan investasi besar. Investor pada takut,”  Probolinggo   Aminuddin  SYAM LIRA", "post_id": "7629727904586272021"}}, {"key": "panggil.saja.pemb", "attributes": {"label": "panggil.saja.pemb", "x": 135.30885000760085, "y": 127.005784399298, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.6847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629727904586272021", "id": "panggil.saja.pemb", "source": "tiktok-000001", "content": "Kpk Diusulkan Vakum,Alarm Bahaya Pemberantasan Korupsi Berbunyi\". JAKARTA — Pemerhati intelijen dan militer Sri Radjasa Chandra menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) divakumkan. Langkah itu diambil seiring makin \"mandulnya\" KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Yang lebih buruk lagi, 10 tahun berkuasa Jokowi menjadikan KPK sebagai alat politik untuk menekan musuh politiknya.  “Vakumkan saja KPK. Selesaikan perkara yang masih berjalan. Tapi jangan lagi menangani kasus baru,” kata Sri dalam Diskusi Media yang diselenggarakan Forum Jurnalis Merdeka (FJM) bekerja sama dengan _MediaTrust_ di Wilasa Modern Resto & Barber, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Dalam diskusi bertajuk “KPK Dilemahkan: Siapa Diuntungkan, Siapa Dikorbankan?” ini, Radjasa menilai langkah lembaga antirasuah itu tidak lagi punya arah yang jelas. KPK antusias kalau menjerat jaksa dan hakim? Tapi sama sekali tidak bernyali terhadap polisi. “Ini tanda tanya besar. Makanya saya bilang, KPK itu singkatan dari Katanya Pemberantasan Korupsi,. Jadi baru sebatas 'katanya,'” ujar Radjasa. Dia mengingatkan, bahwa KPK dibentuk pada 2002 untuk menjawab lemahnya penegakan hukum akibat praktik korupsi di internal aparat. Dukungan luas masyarakat pun membuat para pejabat korup kelojotan. Namun semua berubah setelah revisi Undang-Undang KPK pada 2019 yang digagas pemerintahan Joko Widodo dan DPR. Revisi UU KPK yang dipaksakan itu praktis membuat kewenangan dan independensi KPK tergerus.  Situasi semakin runyam setelah _invisible hand_ penyokong revisi berhasil mendudukkan Firli Bahuri sebagai ketua KPK. Kepemimpinan Firli Bahuri yang banyak diwarnai banyak pelanggaran etik meninggalkan legasi berupa Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3). “Sebelumnya tidak ada SP3. Ini mengubah arah penanganan perkara,” ujarnya. Rusaknya ekosistem ekosistem pemberantasan korupsi dan berdampak pada penurunan indeks persepsi korupsi. Apa yang disampaikan Sri Rajasa diamini Ekonom Anthony Budiawan. Dalam forum yang sama, Anthony mengungkapkan banyak pelaku ekonomi melihat KPK telah melampaui batas fungsi awalnya. Praktik penindakan yang dominan berupa penangkapan memunculkan desakan pembubaran lembaga tersebut. Anthony mengaitkan perubahan arah KPK dengan dinamika politik dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia merujuk pernyataan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo di media massa terkait, perintah Jokowi agar KPK nenghentikan kasus korupsi Setya Novanto.  “Jadi memang benar pelemahan KPK itu dilakukan Jokowi. Tetapi ingat Jokowi itu cuma operator. Ada kepentingan lebih besar lagi di belakang dia yang mengambil keuntungan dari lemahnya KPK,” katanya. Menurut Anthony, pelemahan KPK berdampak pada kepastian hukum dan iklim investasi. Pelaku usaha disebut menghadapi ketidakpastian karena khawatir dikriminalisasi. Ini menyulitkan peningkatan investasi. “Tidak ada negara dengan indeks persepsi korupsi rendah mencatatkan investasi besar. Investor pada takut,”  Probolinggo   Aminuddin  SYAM LIRA", "post_id": "7629727904586272021"}}, {"key": "imawe79", "attributes": {"label": "imawe79", "x": 866.0942032548678, "y": 595.0120810250701, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636665838178733320", "id": "imawe79", "source": "tiktok-000001", "content": "“Dugaan Pungli Urusan Tanah di Desa Kembangarum, Kabupaten Demak: Warga Keluhkan Biaya Hibah hingga Surat C Desa Capai Jutaan Rupiah” Demak — Praktik pengurusan administrasi pertanahan di Desa Kembangarum, Kabupaten Demak, diduga menjadi ladang pungutan liar (pungli) yang telah berlangsung cukup lama. Sejumlah warga mengaku dimintai sejumlah uang dengan nominal bervariasi saat mengurus proses turun waris atau hibah, hingga penerbitan dokumen C Desa. Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim investigasi, warga menyebut biaya yang diminta untuk pengurusan turun waris atau hibah berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3 juta. Sementara itu, untuk pengurusan dokumen C Desa, warga mengaku dikenakan tarif antara Rp1,5 juta hingga Rp3,5 juta. “Kalau ngurus tanah di sini, sudah seperti rahasia umum. Pasti diminta biaya segitu, tergantung luas dan kondisi,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Dugaan praktik ini disebut-sebut berkaitan dengan oknum perangkat desa, khususnya yang menangani administrasi pertanahan. Nama Sekretaris Desa Kembangarum, Asrori, turut disebut oleh beberapa warga sebagai pihak yang kerap terlibat dalam proses tersebut. Lebih lanjut, warga juga mengaku memiliki bukti komunikasi berupa rekaman percakapan telepon yang diduga mengarah pada praktik pungutan tersebut. Dalam rekaman itu, disebut adanya pembicaraan mengenai besaran biaya yang harus dibayarkan untuk memperlancar proses administrasi. Namun demikian, hingga berita ini disusun, belum ada konfirmasi langsung dari Asrori terkait tudingan tersebut. Upaya konfirmasi terus dilakukan guna memastikan keberimbangan informasi serta memberikan ruang klarifikasi atas dugaan yang beredar. Jika terbukti, praktik pungutan di luar ketentuan resmi ini berpotensi melanggar aturan hukum yang berlaku. Administrasi pertanahan pada dasarnya memiliki dasar biaya yang jelas sesuai regulasi, dan setiap pungutan tambahan tanpa dasar hukum dapat dikategorikan sebagai pungli. Sejumlah warga berharap ada perhatian dari pihak berwenang, baik pemerintah daerah Kabupaten Demak maupun aparat penegak hukum, untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. Mereka menginginkan transparansi serta kepastian biaya dalam setiap pengurusan dokumen agar tidak lagi memberatkan masyarakat. Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik di tingkat desa harus berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat. (Tim investigasi media Indonesia maju) #mediaindonesiamaju #mranggen #pungli #fypシ゚ #oknum   Jateng Official", "post_id": "7636665838178733320"}}, {"key": "atrbpn", "attributes": {"label": "atrbpn", "x": 433.7616042102137, "y": 253.51311163463552, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636665838178733320", "id": "atrbpn", "source": "tiktok-000001", "content": "“Dugaan Pungli Urusan Tanah di Desa Kembangarum, Kabupaten Demak: Warga Keluhkan Biaya Hibah hingga Surat C Desa Capai Jutaan Rupiah” Demak — Praktik pengurusan administrasi pertanahan di Desa Kembangarum, Kabupaten Demak, diduga menjadi ladang pungutan liar (pungli) yang telah berlangsung cukup lama. Sejumlah warga mengaku dimintai sejumlah uang dengan nominal bervariasi saat mengurus proses turun waris atau hibah, hingga penerbitan dokumen C Desa. Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim investigasi, warga menyebut biaya yang diminta untuk pengurusan turun waris atau hibah berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3 juta. Sementara itu, untuk pengurusan dokumen C Desa, warga mengaku dikenakan tarif antara Rp1,5 juta hingga Rp3,5 juta. “Kalau ngurus tanah di sini, sudah seperti rahasia umum. Pasti diminta biaya segitu, tergantung luas dan kondisi,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Dugaan praktik ini disebut-sebut berkaitan dengan oknum perangkat desa, khususnya yang menangani administrasi pertanahan. Nama Sekretaris Desa Kembangarum, Asrori, turut disebut oleh beberapa warga sebagai pihak yang kerap terlibat dalam proses tersebut. Lebih lanjut, warga juga mengaku memiliki bukti komunikasi berupa rekaman percakapan telepon yang diduga mengarah pada praktik pungutan tersebut. Dalam rekaman itu, disebut adanya pembicaraan mengenai besaran biaya yang harus dibayarkan untuk memperlancar proses administrasi. Namun demikian, hingga berita ini disusun, belum ada konfirmasi langsung dari Asrori terkait tudingan tersebut. Upaya konfirmasi terus dilakukan guna memastikan keberimbangan informasi serta memberikan ruang klarifikasi atas dugaan yang beredar. Jika terbukti, praktik pungutan di luar ketentuan resmi ini berpotensi melanggar aturan hukum yang berlaku. Administrasi pertanahan pada dasarnya memiliki dasar biaya yang jelas sesuai regulasi, dan setiap pungutan tambahan tanpa dasar hukum dapat dikategorikan sebagai pungli. Sejumlah warga berharap ada perhatian dari pihak berwenang, baik pemerintah daerah Kabupaten Demak maupun aparat penegak hukum, untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. Mereka menginginkan transparansi serta kepastian biaya dalam setiap pengurusan dokumen agar tidak lagi memberatkan masyarakat. Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik di tingkat desa harus berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat. (Tim investigasi media Indonesia maju) #mediaindonesiamaju #mranggen #pungli #fypシ゚ #oknum   Jateng Official", "post_id": "7636665838178733320"}}, {"key": "Polda", "attributes": {"label": "Polda", "x": 939.2155583644038, "y": 516.2816246379, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636665838178733320", "id": "Polda", "source": "tiktok-000001", "content": "“Dugaan Pungli Urusan Tanah di Desa Kembangarum, Kabupaten Demak: Warga Keluhkan Biaya Hibah hingga Surat C Desa Capai Jutaan Rupiah” Demak — Praktik pengurusan administrasi pertanahan di Desa Kembangarum, Kabupaten Demak, diduga menjadi ladang pungutan liar (pungli) yang telah berlangsung cukup lama. Sejumlah warga mengaku dimintai sejumlah uang dengan nominal bervariasi saat mengurus proses turun waris atau hibah, hingga penerbitan dokumen C Desa. Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim investigasi, warga menyebut biaya yang diminta untuk pengurusan turun waris atau hibah berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3 juta. Sementara itu, untuk pengurusan dokumen C Desa, warga mengaku dikenakan tarif antara Rp1,5 juta hingga Rp3,5 juta. “Kalau ngurus tanah di sini, sudah seperti rahasia umum. Pasti diminta biaya segitu, tergantung luas dan kondisi,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Dugaan praktik ini disebut-sebut berkaitan dengan oknum perangkat desa, khususnya yang menangani administrasi pertanahan. Nama Sekretaris Desa Kembangarum, Asrori, turut disebut oleh beberapa warga sebagai pihak yang kerap terlibat dalam proses tersebut. Lebih lanjut, warga juga mengaku memiliki bukti komunikasi berupa rekaman percakapan telepon yang diduga mengarah pada praktik pungutan tersebut. Dalam rekaman itu, disebut adanya pembicaraan mengenai besaran biaya yang harus dibayarkan untuk memperlancar proses administrasi. Namun demikian, hingga berita ini disusun, belum ada konfirmasi langsung dari Asrori terkait tudingan tersebut. Upaya konfirmasi terus dilakukan guna memastikan keberimbangan informasi serta memberikan ruang klarifikasi atas dugaan yang beredar. Jika terbukti, praktik pungutan di luar ketentuan resmi ini berpotensi melanggar aturan hukum yang berlaku. Administrasi pertanahan pada dasarnya memiliki dasar biaya yang jelas sesuai regulasi, dan setiap pungutan tambahan tanpa dasar hukum dapat dikategorikan sebagai pungli. Sejumlah warga berharap ada perhatian dari pihak berwenang, baik pemerintah daerah Kabupaten Demak maupun aparat penegak hukum, untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. Mereka menginginkan transparansi serta kepastian biaya dalam setiap pengurusan dokumen agar tidak lagi memberatkan masyarakat. Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik di tingkat desa harus berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat. (Tim investigasi media Indonesia maju) #mediaindonesiamaju #mranggen #pungli #fypシ゚ #oknum   Jateng Official", "post_id": "7636665838178733320"}}, {"key": "lintastujuh", "attributes": {"label": "lintastujuh", "x": 696.0684926947064, "y": 306.10037653351185, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7476448745526201606", "id": "lintastujuh", "source": "tiktok-000001", "content": "SIDRAP – Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, mengambil sikap tegas terhadap dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Gelombang III Tahun 2024 di Kabupaten Sidrap.  Ia menegaskan tidak akan membiarkan praktik ilegal ini terjadi di bawah kepemimpinannya. \"Saya akan panggil semua yang terlibat dalam pungutan dana PPPK Guru. Baik dari instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta BKPSDM Sidrap,\" ujar Syaharuddin pada Jumat malam, 28 Februari 2025. Bupati menegaskan bahwa jika terbukti ada pelanggaran, ia tak akan ragu mengambil tindakan.  \"Jika ada PPPK Guru yang terbukti bersalah, saya tidak akan memperpanjang kontraknya. Begitu pula jika ada oknum pejabat Pemkab Sidrap yang terlibat, saya akan selesaikan,\" tegasnya. Syaharuddin juga mengingatkan bahwa masa pemerintahannya harus bersih dari segala bentuk pungutan liar.  \"Saya tidak ingin ada praktik pungli dalam bentuk apa pun. Ini harus menjadi pelajaran bagi semua,\" katanya. Sebelumnya, dalam kegiatan harmonisasi, Syaharuddin sudah menginstruksikan agar tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun, bahkan sekecil Rp500 rupiah sekalipun. \"Berani berbuat, harus berani bertanggung jawab. Lebih baik mengaku dan terus terang. Masa ada acara syukuran nilainya sampai Rp200 juta?\" ujarnya dengan nada heran. Seperti diketahui, dugaan pungli ini mencuat setelah beredar kabar bahwa PPPK guru diduga diminta membayar Rp500 ribu per orang, dengan alasan rekreasi ke Taman Wisata Puncak Bila, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap.  Dana yang terkumpul diperkirakan mencapai Rp200 juta dari sekitar 400 guru yang membayar. Isu ini pun mendapat reaksi dari berbagai kalangan masyarakat. Banyak pihak mendesak agar kasus ini diusut tuntas oleh pemerintah dan DPRD Sidrap, demi menjaga integritas dunia pendidikan dan memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah. (*) & Wakil Bupati Sidrap", "post_id": "7476448745526201606"}}, {"key": "Bupati", "attributes": {"label": "Bupati", "x": 513.1996374872244, "y": 437.62501646611486, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7476448745526201606", "id": "Bupati", "source": "tiktok-000001", "content": "SIDRAP – Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, mengambil sikap tegas terhadap dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Gelombang III Tahun 2024 di Kabupaten Sidrap.  Ia menegaskan tidak akan membiarkan praktik ilegal ini terjadi di bawah kepemimpinannya. \"Saya akan panggil semua yang terlibat dalam pungutan dana PPPK Guru. Baik dari instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta BKPSDM Sidrap,\" ujar Syaharuddin pada Jumat malam, 28 Februari 2025. Bupati menegaskan bahwa jika terbukti ada pelanggaran, ia tak akan ragu mengambil tindakan.  \"Jika ada PPPK Guru yang terbukti bersalah, saya tidak akan memperpanjang kontraknya. Begitu pula jika ada oknum pejabat Pemkab Sidrap yang terlibat, saya akan selesaikan,\" tegasnya. Syaharuddin juga mengingatkan bahwa masa pemerintahannya harus bersih dari segala bentuk pungutan liar.  \"Saya tidak ingin ada praktik pungli dalam bentuk apa pun. Ini harus menjadi pelajaran bagi semua,\" katanya. Sebelumnya, dalam kegiatan harmonisasi, Syaharuddin sudah menginstruksikan agar tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun, bahkan sekecil Rp500 rupiah sekalipun. \"Berani berbuat, harus berani bertanggung jawab. Lebih baik mengaku dan terus terang. Masa ada acara syukuran nilainya sampai Rp200 juta?\" ujarnya dengan nada heran. Seperti diketahui, dugaan pungli ini mencuat setelah beredar kabar bahwa PPPK guru diduga diminta membayar Rp500 ribu per orang, dengan alasan rekreasi ke Taman Wisata Puncak Bila, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap.  Dana yang terkumpul diperkirakan mencapai Rp200 juta dari sekitar 400 guru yang membayar. Isu ini pun mendapat reaksi dari berbagai kalangan masyarakat. Banyak pihak mendesak agar kasus ini diusut tuntas oleh pemerintah dan DPRD Sidrap, demi menjaga integritas dunia pendidikan dan memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah. (*) & Wakil Bupati Sidrap", "post_id": "7476448745526201606"}}, {"key": "syaharuddinalrif01", "attributes": {"label": "syaharuddinalrif01", "x": 120.38251723363102, "y": 874.1226853070098, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7476448745526201606", "id": "syaharuddinalrif01", "source": "tiktok-000001", "content": "SIDRAP – Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, mengambil sikap tegas terhadap dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Gelombang III Tahun 2024 di Kabupaten Sidrap.  Ia menegaskan tidak akan membiarkan praktik ilegal ini terjadi di bawah kepemimpinannya. \"Saya akan panggil semua yang terlibat dalam pungutan dana PPPK Guru. Baik dari instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta BKPSDM Sidrap,\" ujar Syaharuddin pada Jumat malam, 28 Februari 2025. Bupati menegaskan bahwa jika terbukti ada pelanggaran, ia tak akan ragu mengambil tindakan.  \"Jika ada PPPK Guru yang terbukti bersalah, saya tidak akan memperpanjang kontraknya. Begitu pula jika ada oknum pejabat Pemkab Sidrap yang terlibat, saya akan selesaikan,\" tegasnya. Syaharuddin juga mengingatkan bahwa masa pemerintahannya harus bersih dari segala bentuk pungutan liar.  \"Saya tidak ingin ada praktik pungli dalam bentuk apa pun. Ini harus menjadi pelajaran bagi semua,\" katanya. Sebelumnya, dalam kegiatan harmonisasi, Syaharuddin sudah menginstruksikan agar tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun, bahkan sekecil Rp500 rupiah sekalipun. \"Berani berbuat, harus berani bertanggung jawab. Lebih baik mengaku dan terus terang. Masa ada acara syukuran nilainya sampai Rp200 juta?\" ujarnya dengan nada heran. Seperti diketahui, dugaan pungli ini mencuat setelah beredar kabar bahwa PPPK guru diduga diminta membayar Rp500 ribu per orang, dengan alasan rekreasi ke Taman Wisata Puncak Bila, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap.  Dana yang terkumpul diperkirakan mencapai Rp200 juta dari sekitar 400 guru yang membayar. Isu ini pun mendapat reaksi dari berbagai kalangan masyarakat. Banyak pihak mendesak agar kasus ini diusut tuntas oleh pemerintah dan DPRD Sidrap, demi menjaga integritas dunia pendidikan dan memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah. (*) & Wakil Bupati Sidrap", "post_id": "7476448745526201606"}}, {"key": "alap_alap_tv", "attributes": {"label": "alap_alap_tv", "x": 375.77873683498586, "y": 873.5845107032347, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636438101996490000", "id": "alap_alap_tv", "source": "tiktok-000001", "content": "Tangerang – Sejumlah massa yang tergabung dalam Fraksi Pemuda Independen menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) yang berlokasi di Jalan Kisamaun No.204, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait dugaan kejanggalan dalam proyek penyediaan air bersih yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah. Mereka menilai proyek tersebut terkesan mandek serta tidak transparan kepada publik. Koordinator aksi, Rizki P, menyampaikan bahwa pihaknya mendesak adanya keterbukaan informasi terkait proyek yang disebut-sebut bernilai sekitar Rp40 miliar tersebut. “Kami menggelar aksi ini untuk meminta transparansi kepada publik. Proyek dengan nilai fantastis ini diduga tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya indikasi penyimpangan,” ujarnya. Selain itu, massa juga mendesak Bupati Tangerang untuk mengevaluasi bahkan mencopot Direktur Utama Perumdam TKR yang dinilai tidak mampu menjalankan proyek dengan baik. “Kami meminta Bupati Tangerang untuk segera mencopot Dirut Perumdam TKR karena dianggap tidak becus dalam mengelola proyek ini,” tegas Rizki. Tak hanya itu, para demonstran turut mendesak aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Agung, agar segera melakukan pemeriksaan terhadap jajaran direksi Perumdam TKR serta pihak-pihak terkait, termasuk perusahaan pelaksana proyek. Sementara itu, Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Peduli Akan Sosial (IMPAS), Roni Harahap, mempertanyakan dugaan adanya kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut. “Sebenarnya ada apa di balik proyek ini? Padahal proyek ini diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya wilayah Rajeg, namun tidak ada transparansi kepada publik,” ungkapnya. Roni juga menyampaikan kekecewaannya karena pihak demonstran tidak dapat bertemu langsung dengan Direktur Utama Perumdam TKR, meskipun disebutkan berada di kantor saat aksi berlangsung. “Kami sangat kecewa karena tidak bisa bertemu langsung dengan Dirut. Ini menimbulkan tanda tanya besar. Jika tidak ada tanggapan, kami akan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar,” tegasnya. Ia bahkan menambahkan bahwa pihaknya siap melakukan aksi lanjutan secara lebih masif apabila tuntutan tidak direspons. Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung tertib dan kondusif dengan pengamanan dari aparat kepolisian, termasuk jajaran Polsek Tangerang dan Polres setempat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dirut Perumdam Tirta Kerta Raharja terkait tuntutan yang disampaikan oleh para demonstran. #beritatiktok #fyp #beritaviral #tiktok #beritatiktok", "post_id": "7636438101996490000"}}, {"key": "TikTok", "attributes": {"label": "TikTok", "x": 141.84920542580693, "y": 722.5951401362731, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636438101996490000", "id": "TikTok", "source": "tiktok-000001", "content": "Tangerang – Sejumlah massa yang tergabung dalam Fraksi Pemuda Independen menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) yang berlokasi di Jalan Kisamaun No.204, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait dugaan kejanggalan dalam proyek penyediaan air bersih yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah. Mereka menilai proyek tersebut terkesan mandek serta tidak transparan kepada publik. Koordinator aksi, Rizki P, menyampaikan bahwa pihaknya mendesak adanya keterbukaan informasi terkait proyek yang disebut-sebut bernilai sekitar Rp40 miliar tersebut. “Kami menggelar aksi ini untuk meminta transparansi kepada publik. Proyek dengan nilai fantastis ini diduga tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya indikasi penyimpangan,” ujarnya. Selain itu, massa juga mendesak Bupati Tangerang untuk mengevaluasi bahkan mencopot Direktur Utama Perumdam TKR yang dinilai tidak mampu menjalankan proyek dengan baik. “Kami meminta Bupati Tangerang untuk segera mencopot Dirut Perumdam TKR karena dianggap tidak becus dalam mengelola proyek ini,” tegas Rizki. Tak hanya itu, para demonstran turut mendesak aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Agung, agar segera melakukan pemeriksaan terhadap jajaran direksi Perumdam TKR serta pihak-pihak terkait, termasuk perusahaan pelaksana proyek. Sementara itu, Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Peduli Akan Sosial (IMPAS), Roni Harahap, mempertanyakan dugaan adanya kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut. “Sebenarnya ada apa di balik proyek ini? Padahal proyek ini diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya wilayah Rajeg, namun tidak ada transparansi kepada publik,” ungkapnya. Roni juga menyampaikan kekecewaannya karena pihak demonstran tidak dapat bertemu langsung dengan Direktur Utama Perumdam TKR, meskipun disebutkan berada di kantor saat aksi berlangsung. “Kami sangat kecewa karena tidak bisa bertemu langsung dengan Dirut. Ini menimbulkan tanda tanya besar. Jika tidak ada tanggapan, kami akan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar,” tegasnya. Ia bahkan menambahkan bahwa pihaknya siap melakukan aksi lanjutan secara lebih masif apabila tuntutan tidak direspons. Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung tertib dan kondusif dengan pengamanan dari aparat kepolisian, termasuk jajaran Polsek Tangerang dan Polres setempat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dirut Perumdam Tirta Kerta Raharja terkait tuntutan yang disampaikan oleh para demonstran. #beritatiktok #fyp #beritaviral #tiktok #beritatiktok", "post_id": "7636438101996490000"}}, {"key": "suaradotcom", "attributes": {"label": "suaradotcom", "x": 325.48553848197434, "y": 36.1427881697296, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "636794109715023_1473024941524171", "id": "suaradotcom", "source": "facebook-000001", "content": "Akun Instagram resmi musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani kembali bermasalah. Setelah sempat hilang secara misterius beberapa hari lalu, akun  tersebut kini diretas.\n\nPeretasan yang terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026 pagi ini berujung pada tindak penipuan. Pelaku menggunakan akun bercentang biru tersebut untuk menjual emas Antam hingga iPhone.\n\nNaasnya, postingan penipuan tersebut telah memakan korban. Tak tanggung-tanggung, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.\n\nDhani menjelaskan bahwa peretasan ini bukan aksi amatir. Dia menyebut ada pertarungan akses sejak tengah malam sebelum akhirnya akun tersebut benar-benar diambil alih.\n\n\"Di-hack tadi pagi jam 6 pagi. Setelah dari jam 12 malam mereka meretas ya, terjadi perang elektronik lah. Tapi akhirnya ketika kita tidur jam 6 pagi berhasil diretas. Dan akhirnya terjadi penipuan,\" ungkap Dhani kepada wartawan.\n\nMantan suami Maia Estianty ini mengaku heran karena keamanan lapis ganda atau two-factor authentication dari Meta berhasil dijebol. Menurutnya, metode yang digunakan pelaku jauh lebih canggih dari sekadar tautan phishing biasa.\n\n\"Kalau phishing itu enggak bisa nembus two-authentication verification sebenarnya. Cuma ini bisa ketembus gitu, jadi ini lebih dari phishing,\" jelasnya.\n\nMengingat rentetan kejadian di mana akunnya lenyap setelah dia membongkar masa lalu rumah tangganya bersama Maia Estianty ke publik, Ahmad Dhani menaruh curiga.\n\nSang musisi menduga penipuan emas ini hanyalah kedok dari motif yang lebih besar dengan pelaku yang cukup kuat.\n\n\"Kalau menurut saya sih ini hanya kamuflase saja. Ini sebenarnya pembunuh bayaran aja gitu. Kita tidak pernah tahu ini motifnya apa, karena momentum dan timing-nya bisa sangat tepat dengan apa yang sedang berlangsung,\" tegas pentolan Dewa 19 tersebut.\n\nBeruntung, melalui koordinasi cepat dengan pihak Meta dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), akun tersebut berhasil diselamatkan pada hari yang sama.\n\nPosisi dan identitas pelaku pun sudah dikantongi. Sindikat peretas tersebut diketahui berada di Sulawesi dan berstatus sebagai residivis kasus serupa.\n\nKuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, menegaskan bahwa segala aktivitas di akun tersebut sejak pukul 6 pagi sepenuhnya berada di luar kendali kliennya.\n\nDia juga mengonfirmasi adanya kerugian materiil dari masyarakat yang tergiur unggahan penipuan tersebut.\n\n\"Dari mulai jam 6 pagi itu akun tidak dikendalikan dan di luar tanggung jawab Mas Dhani. Diisinya konten jualan segala macam, emas lah, handphone lah. Dikasihnya jelas bahwa itu penipuan dan sudah ada korbannya,\" tutur Aldwin.\n\nTerkait jumlah kerugian, Dhani membeberkan bahwa laporan sementara mencatat ada korban yang sudah mentransfer uang tunai senilai Rp40 juta.\n\n\"Ada yang sudah transfer Rp40 juta. Yang terakhir itu laporan baru Rp40 juta ya, dia sudah transfer beli emas,\" beber Dhani.\n\nLebih lanjut, Dhani menyoroti lemahnya sistem keamanan platform media sosial, terutama bagi akun pejabat negara. Sebagai anggota dewan, dia khawatir hal serupa bisa menimpa petinggi negara lainnya.\n\n\"Suatu saat Menteri juga bisa diretas, Presiden pun bisa juga diretas. Ini kan berbahaya,\" ujarnya.\n\nSebagai tindak lanjut, Aldwin Rahadian akan segera melaporkan kasus illegal accessbdan penipuan ini ke pihak kepolisian. Dia juga mengajak para korban yang telah mentransfer uang ke rekening penipu untuk melapor bersama-sama.\n\n\"Saya akan ajak karena juga ada kuasa hukumnya (korban) yang sudah menghubungi, ya kita sama-sama untuk melaporkan. Mas Dhani juga sebagai korban. Segera mungkin diusut dan ditemukan pelakunya karena ini sindikat dan sangat berbahaya,\" pungkas Aldwin.\n\nSebagaimana diketahui, sejak beberapa hari lalu, Ahmad Dhani 'rajin' mengunggah postingan yang menyerang Maia Estianty, seperti bukti laporan palsu, hingga tudingan sang mantan istri berselingkuh hingga akhirnya dia ceraikan.\n\nSuami Mulan Jameela ini mengklaim tindakan tersebut dia lakukan semata-mata untuk membuka kebenaran dari masa lalunya.", "post_id": "636794109715023_1473024941524171"}}, {"key": "ahmaddhaniofficial", "attributes": {"label": "ahmaddhaniofficial", "x": 507.4153513556534, "y": 361.6145551845875, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "636794109715023_1473024941524171", "id": "ahmaddhaniofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Akun Instagram resmi musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani kembali bermasalah. Setelah sempat hilang secara misterius beberapa hari lalu, akun  tersebut kini diretas.\n\nPeretasan yang terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026 pagi ini berujung pada tindak penipuan. Pelaku menggunakan akun bercentang biru tersebut untuk menjual emas Antam hingga iPhone.\n\nNaasnya, postingan penipuan tersebut telah memakan korban. Tak tanggung-tanggung, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.\n\nDhani menjelaskan bahwa peretasan ini bukan aksi amatir. Dia menyebut ada pertarungan akses sejak tengah malam sebelum akhirnya akun tersebut benar-benar diambil alih.\n\n\"Di-hack tadi pagi jam 6 pagi. Setelah dari jam 12 malam mereka meretas ya, terjadi perang elektronik lah. Tapi akhirnya ketika kita tidur jam 6 pagi berhasil diretas. Dan akhirnya terjadi penipuan,\" ungkap Dhani kepada wartawan.\n\nMantan suami Maia Estianty ini mengaku heran karena keamanan lapis ganda atau two-factor authentication dari Meta berhasil dijebol. Menurutnya, metode yang digunakan pelaku jauh lebih canggih dari sekadar tautan phishing biasa.\n\n\"Kalau phishing itu enggak bisa nembus two-authentication verification sebenarnya. Cuma ini bisa ketembus gitu, jadi ini lebih dari phishing,\" jelasnya.\n\nMengingat rentetan kejadian di mana akunnya lenyap setelah dia membongkar masa lalu rumah tangganya bersama Maia Estianty ke publik, Ahmad Dhani menaruh curiga.\n\nSang musisi menduga penipuan emas ini hanyalah kedok dari motif yang lebih besar dengan pelaku yang cukup kuat.\n\n\"Kalau menurut saya sih ini hanya kamuflase saja. Ini sebenarnya pembunuh bayaran aja gitu. Kita tidak pernah tahu ini motifnya apa, karena momentum dan timing-nya bisa sangat tepat dengan apa yang sedang berlangsung,\" tegas pentolan Dewa 19 tersebut.\n\nBeruntung, melalui koordinasi cepat dengan pihak Meta dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), akun tersebut berhasil diselamatkan pada hari yang sama.\n\nPosisi dan identitas pelaku pun sudah dikantongi. Sindikat peretas tersebut diketahui berada di Sulawesi dan berstatus sebagai residivis kasus serupa.\n\nKuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, menegaskan bahwa segala aktivitas di akun tersebut sejak pukul 6 pagi sepenuhnya berada di luar kendali kliennya.\n\nDia juga mengonfirmasi adanya kerugian materiil dari masyarakat yang tergiur unggahan penipuan tersebut.\n\n\"Dari mulai jam 6 pagi itu akun tidak dikendalikan dan di luar tanggung jawab Mas Dhani. Diisinya konten jualan segala macam, emas lah, handphone lah. Dikasihnya jelas bahwa itu penipuan dan sudah ada korbannya,\" tutur Aldwin.\n\nTerkait jumlah kerugian, Dhani membeberkan bahwa laporan sementara mencatat ada korban yang sudah mentransfer uang tunai senilai Rp40 juta.\n\n\"Ada yang sudah transfer Rp40 juta. Yang terakhir itu laporan baru Rp40 juta ya, dia sudah transfer beli emas,\" beber Dhani.\n\nLebih lanjut, Dhani menyoroti lemahnya sistem keamanan platform media sosial, terutama bagi akun pejabat negara. Sebagai anggota dewan, dia khawatir hal serupa bisa menimpa petinggi negara lainnya.\n\n\"Suatu saat Menteri juga bisa diretas, Presiden pun bisa juga diretas. Ini kan berbahaya,\" ujarnya.\n\nSebagai tindak lanjut, Aldwin Rahadian akan segera melaporkan kasus illegal accessbdan penipuan ini ke pihak kepolisian. Dia juga mengajak para korban yang telah mentransfer uang ke rekening penipu untuk melapor bersama-sama.\n\n\"Saya akan ajak karena juga ada kuasa hukumnya (korban) yang sudah menghubungi, ya kita sama-sama untuk melaporkan. Mas Dhani juga sebagai korban. Segera mungkin diusut dan ditemukan pelakunya karena ini sindikat dan sangat berbahaya,\" pungkas Aldwin.\n\nSebagaimana diketahui, sejak beberapa hari lalu, Ahmad Dhani 'rajin' mengunggah postingan yang menyerang Maia Estianty, seperti bukti laporan palsu, hingga tudingan sang mantan istri berselingkuh hingga akhirnya dia ceraikan.\n\nSuami Mulan Jameela ini mengklaim tindakan tersebut dia lakukan semata-mata untuk membuka kebenaran dari masa lalunya.", "post_id": "636794109715023_1473024941524171"}}, {"key": "@Bennix", "attributes": {"label": "@Bennix", "x": 212.12764355803316, "y": 465.6289691173019, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "fBO9rjWNHi0", "id": "@Bennix", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH TEMBUS 17.200! PRABOWO TIDAK SADAR, SABOTASE DARI DALAM & LUAR NEGERI??\n\nRUPIAH TEMBUS 17.200! PRABOWO TIDAK SADAR, SABOTASE DARI DALAM & LUAR NEGERI??\n\nDi tengah kondisi ekonomi global yang semakin tidak pasti, nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah menembus angka 17.200 per dolar AS. Angka ini bukan sekadar fluktuasi biasa, tapi memicu banyak pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Apa yang sebenarnya terjadi dengan rupiah? Apakah ini murni karena tekanan pasar global, atau ada faktor lain yang lebih dalam dan jarang dibahas?\n\nDalam video ini, kita akan membedah secara detail bagaimana pergerakan rupiah dalam beberapa bulan terakhir yang terus menunjukkan tren pelemahan yang cukup signifikan. Tidak hanya itu, kita juga akan mengulas berbagai kemungkinan yang bisa menjadi penyebab di balik melemahnya mata uang Indonesia, mulai dari faktor eksternal seperti kondisi ekonomi global, kebijakan negara lain, hingga spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai adanya “permainan” di balik layar.\n\nSelain itu, kita juga akan melihat bagaimana dampak dari pelemahan rupiah ini terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, mulai dari harga kebutuhan pokok, biaya impor, hingga kondisi lapangan kerja. Apakah ini tanda bahaya bagi ekonomi Indonesia ke depan, atau justru bagian dari siklus yang memang biasa terjadi?\n\nVideo ini tidak bertujuan untuk menuduh pihak tertentu, tetapi mengajak kamu untuk melihat kondisi ini dari berbagai sudut pandang agar bisa lebih memahami situasi yang sedang terjadi. Dengan memahami pergerakan ekonomi, kita bisa lebih siap dalam mengambil keputusan finansial di tengah kondisi yang tidak menentu seperti sekarang.\n\nTonton video ini sampai habis, karena di akhir kita akan membahas apa yang sebaiknya dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi kondisi rupiah yang melemah, serta bagaimana cara sederhana untuk melindungi kondisi finansial pribadi.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "fBO9rjWNHi0"}}, {"key": "Bennix", "attributes": {"label": "Bennix", "x": 761.9523085914057, "y": 655.1774105139252, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fBO9rjWNHi0", "id": "Bennix", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH TEMBUS 17.200! PRABOWO TIDAK SADAR, SABOTASE DARI DALAM & LUAR NEGERI??\n\nRUPIAH TEMBUS 17.200! PRABOWO TIDAK SADAR, SABOTASE DARI DALAM & LUAR NEGERI??\n\nDi tengah kondisi ekonomi global yang semakin tidak pasti, nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah menembus angka 17.200 per dolar AS. Angka ini bukan sekadar fluktuasi biasa, tapi memicu banyak pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Apa yang sebenarnya terjadi dengan rupiah? Apakah ini murni karena tekanan pasar global, atau ada faktor lain yang lebih dalam dan jarang dibahas?\n\nDalam video ini, kita akan membedah secara detail bagaimana pergerakan rupiah dalam beberapa bulan terakhir yang terus menunjukkan tren pelemahan yang cukup signifikan. Tidak hanya itu, kita juga akan mengulas berbagai kemungkinan yang bisa menjadi penyebab di balik melemahnya mata uang Indonesia, mulai dari faktor eksternal seperti kondisi ekonomi global, kebijakan negara lain, hingga spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai adanya “permainan” di balik layar.\n\nSelain itu, kita juga akan melihat bagaimana dampak dari pelemahan rupiah ini terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, mulai dari harga kebutuhan pokok, biaya impor, hingga kondisi lapangan kerja. Apakah ini tanda bahaya bagi ekonomi Indonesia ke depan, atau justru bagian dari siklus yang memang biasa terjadi?\n\nVideo ini tidak bertujuan untuk menuduh pihak tertentu, tetapi mengajak kamu untuk melihat kondisi ini dari berbagai sudut pandang agar bisa lebih memahami situasi yang sedang terjadi. Dengan memahami pergerakan ekonomi, kita bisa lebih siap dalam mengambil keputusan finansial di tengah kondisi yang tidak menentu seperti sekarang.\n\nTonton video ini sampai habis, karena di akhir kita akan membahas apa yang sebaiknya dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi kondisi rupiah yang melemah, serta bagaimana cara sederhana untuk melindungi kondisi finansial pribadi.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "fBO9rjWNHi0"}}, {"key": "bennix.official", "attributes": {"label": "bennix.official", "x": 5.436791947942554, "y": 270.84365388100315, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fBO9rjWNHi0", "id": "bennix.official", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH TEMBUS 17.200! PRABOWO TIDAK SADAR, SABOTASE DARI DALAM & LUAR NEGERI??\n\nRUPIAH TEMBUS 17.200! PRABOWO TIDAK SADAR, SABOTASE DARI DALAM & LUAR NEGERI??\n\nDi tengah kondisi ekonomi global yang semakin tidak pasti, nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah menembus angka 17.200 per dolar AS. Angka ini bukan sekadar fluktuasi biasa, tapi memicu banyak pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Apa yang sebenarnya terjadi dengan rupiah? Apakah ini murni karena tekanan pasar global, atau ada faktor lain yang lebih dalam dan jarang dibahas?\n\nDalam video ini, kita akan membedah secara detail bagaimana pergerakan rupiah dalam beberapa bulan terakhir yang terus menunjukkan tren pelemahan yang cukup signifikan. Tidak hanya itu, kita juga akan mengulas berbagai kemungkinan yang bisa menjadi penyebab di balik melemahnya mata uang Indonesia, mulai dari faktor eksternal seperti kondisi ekonomi global, kebijakan negara lain, hingga spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai adanya “permainan” di balik layar.\n\nSelain itu, kita juga akan melihat bagaimana dampak dari pelemahan rupiah ini terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, mulai dari harga kebutuhan pokok, biaya impor, hingga kondisi lapangan kerja. Apakah ini tanda bahaya bagi ekonomi Indonesia ke depan, atau justru bagian dari siklus yang memang biasa terjadi?\n\nVideo ini tidak bertujuan untuk menuduh pihak tertentu, tetapi mengajak kamu untuk melihat kondisi ini dari berbagai sudut pandang agar bisa lebih memahami situasi yang sedang terjadi. Dengan memahami pergerakan ekonomi, kita bisa lebih siap dalam mengambil keputusan finansial di tengah kondisi yang tidak menentu seperti sekarang.\n\nTonton video ini sampai habis, karena di akhir kita akan membahas apa yang sebaiknya dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi kondisi rupiah yang melemah, serta bagaimana cara sederhana untuk melindungi kondisi finansial pribadi.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "fBO9rjWNHi0"}}, {"key": "bennix.real", "attributes": {"label": "bennix.real", "x": 66.26145259149484, "y": 884.1780157640551, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fBO9rjWNHi0", "id": "bennix.real", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH TEMBUS 17.200! PRABOWO TIDAK SADAR, SABOTASE DARI DALAM & LUAR NEGERI??\n\nRUPIAH TEMBUS 17.200! PRABOWO TIDAK SADAR, SABOTASE DARI DALAM & LUAR NEGERI??\n\nDi tengah kondisi ekonomi global yang semakin tidak pasti, nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah menembus angka 17.200 per dolar AS. Angka ini bukan sekadar fluktuasi biasa, tapi memicu banyak pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Apa yang sebenarnya terjadi dengan rupiah? Apakah ini murni karena tekanan pasar global, atau ada faktor lain yang lebih dalam dan jarang dibahas?\n\nDalam video ini, kita akan membedah secara detail bagaimana pergerakan rupiah dalam beberapa bulan terakhir yang terus menunjukkan tren pelemahan yang cukup signifikan. Tidak hanya itu, kita juga akan mengulas berbagai kemungkinan yang bisa menjadi penyebab di balik melemahnya mata uang Indonesia, mulai dari faktor eksternal seperti kondisi ekonomi global, kebijakan negara lain, hingga spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai adanya “permainan” di balik layar.\n\nSelain itu, kita juga akan melihat bagaimana dampak dari pelemahan rupiah ini terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, mulai dari harga kebutuhan pokok, biaya impor, hingga kondisi lapangan kerja. Apakah ini tanda bahaya bagi ekonomi Indonesia ke depan, atau justru bagian dari siklus yang memang biasa terjadi?\n\nVideo ini tidak bertujuan untuk menuduh pihak tertentu, tetapi mengajak kamu untuk melihat kondisi ini dari berbagai sudut pandang agar bisa lebih memahami situasi yang sedang terjadi. Dengan memahami pergerakan ekonomi, kita bisa lebih siap dalam mengambil keputusan finansial di tengah kondisi yang tidak menentu seperti sekarang.\n\nTonton video ini sampai habis, karena di akhir kita akan membahas apa yang sebaiknya dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi kondisi rupiah yang melemah, serta bagaimana cara sederhana untuk melindungi kondisi finansial pribadi.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "fBO9rjWNHi0"}}, {"key": "bennix", "attributes": {"label": "bennix", "x": 708.7189762213375, "y": 660.0861908600904, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0002, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fBO9rjWNHi0", "id": "bennix", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH TEMBUS 17.200! PRABOWO TIDAK SADAR, SABOTASE DARI DALAM & LUAR NEGERI??\n\nRUPIAH TEMBUS 17.200! PRABOWO TIDAK SADAR, SABOTASE DARI DALAM & LUAR NEGERI??\n\nDi tengah kondisi ekonomi global yang semakin tidak pasti, nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah menembus angka 17.200 per dolar AS. Angka ini bukan sekadar fluktuasi biasa, tapi memicu banyak pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Apa yang sebenarnya terjadi dengan rupiah? Apakah ini murni karena tekanan pasar global, atau ada faktor lain yang lebih dalam dan jarang dibahas?\n\nDalam video ini, kita akan membedah secara detail bagaimana pergerakan rupiah dalam beberapa bulan terakhir yang terus menunjukkan tren pelemahan yang cukup signifikan. Tidak hanya itu, kita juga akan mengulas berbagai kemungkinan yang bisa menjadi penyebab di balik melemahnya mata uang Indonesia, mulai dari faktor eksternal seperti kondisi ekonomi global, kebijakan negara lain, hingga spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai adanya “permainan” di balik layar.\n\nSelain itu, kita juga akan melihat bagaimana dampak dari pelemahan rupiah ini terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, mulai dari harga kebutuhan pokok, biaya impor, hingga kondisi lapangan kerja. Apakah ini tanda bahaya bagi ekonomi Indonesia ke depan, atau justru bagian dari siklus yang memang biasa terjadi?\n\nVideo ini tidak bertujuan untuk menuduh pihak tertentu, tetapi mengajak kamu untuk melihat kondisi ini dari berbagai sudut pandang agar bisa lebih memahami situasi yang sedang terjadi. Dengan memahami pergerakan ekonomi, kita bisa lebih siap dalam mengambil keputusan finansial di tengah kondisi yang tidak menentu seperti sekarang.\n\nTonton video ini sampai habis, karena di akhir kita akan membahas apa yang sebaiknya dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi kondisi rupiah yang melemah, serta bagaimana cara sederhana untuk melindungi kondisi finansial pribadi.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "fBO9rjWNHi0"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "attributes": {"label": "@fokus.indosiar", "x": 762.6511602854325, "y": 158.08891502390887, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "lMrJbAkax3U", "id": "@fokus.indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah Terhadap Dolar Amerika, Pemerintah Minta Masyarakat Tenang | Fokus\n\nNilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika kembali mencapai titik terlemah melewati Rp17.400 per dolar Amerika. Namun di tengah tekanan ini pemerintah meminta masyarakat tetap tenang karena fundamental ekonomi Indonesia masih bagus.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "lMrJbAkax3U"}}, {"key": "indosiar", "attributes": {"label": "indosiar", "x": 214.24686319577225, "y": 805.3929004056305, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "lMrJbAkax3U", "id": "indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah Terhadap Dolar Amerika, Pemerintah Minta Masyarakat Tenang | Fokus\n\nNilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika kembali mencapai titik terlemah melewati Rp17.400 per dolar Amerika. Namun di tengah tekanan ini pemerintah meminta masyarakat tetap tenang karena fundamental ekonomi Indonesia masih bagus.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "lMrJbAkax3U"}}, {"key": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "patroliindosiar", "x": 866.065998002741, "y": 133.03296168657764, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "lMrJbAkax3U", "id": "patroliindosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah Terhadap Dolar Amerika, Pemerintah Minta Masyarakat Tenang | Fokus\n\nNilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika kembali mencapai titik terlemah melewati Rp17.400 per dolar Amerika. Namun di tengah tekanan ini pemerintah meminta masyarakat tetap tenang karena fundamental ekonomi Indonesia masih bagus.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "lMrJbAkax3U"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 872.5255729043344, "y": 613.9743679631596, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "dllajRhGBs8", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Gahar! Bank Indonesia Kirim Kapal Perang KRI Pulau Rimau, Pastikan Uang Layak Edar Sampai ke 3T!\n\nGarudaTV - Rupiah sampai ke ujung negeri! 🇮🇩 Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut kembali menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026. Menggunakan kapal perang KRI Pulau Rimau, tim bergerak dari Kendari menuju lima pulau di Kabupaten Wakatobi untuk memastikan ketersediaan uang layak edar di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil).\n\nBukan sekadar distribusi uang, program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga kelancaran ekonomi warga di pelosok sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Karena Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa! ⚓💰\n\nSimak momen pelepasan tim ekspedisi dari Dermaga Sultan Murhum Mako Lanal Kendari selengkapnya!\n\n#RupiahBerdaulat #BankIndonesia #TNIAL #Wakatobi #Kendari #InfoSultra #EkonomiIndonesia #KRI #Rupiah #CintaBanggaPahamRupiah #GarudaTV #BeritaTerbaru #Wilayah3T\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "dllajRhGBs8"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 909.7805640087332, "y": 751.0816136864456, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7322, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "dllajRhGBs8", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Gahar! Bank Indonesia Kirim Kapal Perang KRI Pulau Rimau, Pastikan Uang Layak Edar Sampai ke 3T!\n\nGarudaTV - Rupiah sampai ke ujung negeri! 🇮🇩 Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut kembali menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026. Menggunakan kapal perang KRI Pulau Rimau, tim bergerak dari Kendari menuju lima pulau di Kabupaten Wakatobi untuk memastikan ketersediaan uang layak edar di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil).\n\nBukan sekadar distribusi uang, program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga kelancaran ekonomi warga di pelosok sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Karena Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa! ⚓💰\n\nSimak momen pelepasan tim ekspedisi dari Dermaga Sultan Murhum Mako Lanal Kendari selengkapnya!\n\n#RupiahBerdaulat #BankIndonesia #TNIAL #Wakatobi #Kendari #InfoSultra #EkonomiIndonesia #KRI #Rupiah #CintaBanggaPahamRupiah #GarudaTV #BeritaTerbaru #Wilayah3T\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "dllajRhGBs8"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 312.11718498786377, "y": 186.6490190741884, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "UnycNqZH5WY", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "DUIT KITA BANYAK!\" Purbaya Diminta Prabowo Sampaikan ke Masyarakat soal Dana APBN: Gak Usah Takut\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n#menkeu #menkeupurbaya #purbaya #purbayayudhisadewa #prabowo #presidenprabowo #ekonomi #ekonomiindonesia #ekonominaik #apbn \n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat pesan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan bahwa uang pemerintah banyak, sehingga masyarakat tidak perlu takut.\n\nHal itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (5/5/2026).\n\n\"Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa, 'uang saya cukup, duitnya banyak, jadi anda enggak usah takut',\" ucap Purbaya, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.\n\nPurbaya menambahkan, untuk memperkuat nilai tukar rupiah, pemerintah akan menerbitkan bond dengan China. \n\nDengan begitu, Indonesia tidak tergantung terlalu banyak ke dollar lagi.\n\nSebelumnya, nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026).\n\nRupiah turun 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp 17.424 per dollar Amerika Serikat (AS).\n\n(Tribun-Video.com / Agung Tri Laksono)\n\nEditor Video: Yogi Putra\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "UnycNqZH5WY"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 363.0069798569675, "y": 626.6982628661025, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "UnycNqZH5WY", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "DUIT KITA BANYAK!\" Purbaya Diminta Prabowo Sampaikan ke Masyarakat soal Dana APBN: Gak Usah Takut\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n#menkeu #menkeupurbaya #purbaya #purbayayudhisadewa #prabowo #presidenprabowo #ekonomi #ekonomiindonesia #ekonominaik #apbn \n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat pesan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan bahwa uang pemerintah banyak, sehingga masyarakat tidak perlu takut.\n\nHal itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (5/5/2026).\n\n\"Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa, 'uang saya cukup, duitnya banyak, jadi anda enggak usah takut',\" ucap Purbaya, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.\n\nPurbaya menambahkan, untuk memperkuat nilai tukar rupiah, pemerintah akan menerbitkan bond dengan China. \n\nDengan begitu, Indonesia tidak tergantung terlalu banyak ke dollar lagi.\n\nSebelumnya, nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026).\n\nRupiah turun 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp 17.424 per dollar Amerika Serikat (AS).\n\n(Tribun-Video.com / Agung Tri Laksono)\n\nEditor Video: Yogi Putra\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "UnycNqZH5WY"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 912.2810706547536, "y": 418.66117616625445, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "txp5K0u39Ck", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Kurs Rupiah Anjlok, Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ini Respons Pemerintah | Liputan 6\n\nNilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS kembali mencapai titik terlemah hari Selasa kemarin. Rupiah sempat melewati Rp17.400 per Dollar AS. Namun, di tengah tekanan ini, pemerintah meminta masyarakat tetap tenang karena fundamental ekonomi Indonesia masih bagus.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "txp5K0u39Ck"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 468.95592565185484, "y": 685.983111279238, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "txp5K0u39Ck", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Kurs Rupiah Anjlok, Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ini Respons Pemerintah | Liputan 6\n\nNilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS kembali mencapai titik terlemah hari Selasa kemarin. Rupiah sempat melewati Rp17.400 per Dollar AS. Namun, di tengah tekanan ini, pemerintah meminta masyarakat tetap tenang karena fundamental ekonomi Indonesia masih bagus.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "txp5K0u39Ck"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 572.2499352077731, "y": 537.4739012535377, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "txp5K0u39Ck", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Kurs Rupiah Anjlok, Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ini Respons Pemerintah | Liputan 6\n\nNilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS kembali mencapai titik terlemah hari Selasa kemarin. Rupiah sempat melewati Rp17.400 per Dollar AS. Namun, di tengah tekanan ini, pemerintah meminta masyarakat tetap tenang karena fundamental ekonomi Indonesia masih bagus.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "txp5K0u39Ck"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 493.5205258603252, "y": 374.14466642402647, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.5259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "txp5K0u39Ck", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Kurs Rupiah Anjlok, Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ini Respons Pemerintah | Liputan 6\n\nNilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS kembali mencapai titik terlemah hari Selasa kemarin. Rupiah sempat melewati Rp17.400 per Dollar AS. Namun, di tengah tekanan ini, pemerintah meminta masyarakat tetap tenang karena fundamental ekonomi Indonesia masih bagus.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "txp5K0u39Ck"}}, {"key": "@rriatambuaofficial", "attributes": {"label": "@rriatambuaofficial", "x": 247.1676186759447, "y": 388.87816488958737, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "u9P8PfpBgHw", "id": "@rriatambuaofficial", "source": "youtube-000001", "content": "BRI PEDULI SALURKAN 200 JUTA RUPIAH, BANGUN KELAS SDN TAKALA ALOR\n\nLAPORAN - MASLAN BAO\n📻 Pro 1  RRI Atambua FM 91.50 MHz\n📡 RRI Digital \n🔗 Youtube RRI Atambua Official\n\nBerita Harian RRI – Informasi Aktual dan Terpercaya:\nBerita Harian RRI menghadirkan rangkuman informasi terbaru dan terpercaya dari berbagai peristiwa penting di daerah maupun nasional. Melalui liputan yang faktual, berimbang, dan mendidik, RRI berkomitmen menyampaikan berita yang akurat kepada masyarakat.\n\nDalam program ini, Anda akan mendapatkan informasi terkini seputar pemerintahan, pembangunan daerah, ekonomi, sosial, budaya, hingga berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar kita. Setiap berita disajikan secara jelas dan mudah dipahami agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan terbaru yang terjadi setiap hari.\n\nSebagai lembaga penyiaran publik, RRI terus berupaya menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya serta menjembatani kebutuhan masyarakat akan berita yang objektif dan berkualitas.\n\n📻 Ikuti terus Berita Harian RRI untuk mendapatkan informasi terbaru setiap hari.\n👍 Jangan lupa Like, Comment, dan Subscribebagar tidak ketinggalan update berita selanjutnya.\n\n#BeritaRRI #BeritaHarian #Inforri #RRI #BeritaDaerah #BeritaIndonesia#Astacita_RRI #RBtematik_RRI #PN_RRI #kitaindonesiarri \n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nIkuti akun media sosial kami untuk mendapatkan update informasi terkini!\n\n\nWebsite: https://rri.co.id/\nFacebook:   / lpprriatambua  \nInstagram:   / rri_atambua  \nTikTok: https://www.tiktok.com/?_...\nYoutube:    /", "post_id": "u9P8PfpBgHw"}}, {"key": "rri.atambua", "attributes": {"label": "rri.atambua", "x": 45.7851246120542, "y": 720.3146126732304, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "u9P8PfpBgHw", "id": "rri.atambua", "source": "youtube-000001", "content": "BRI PEDULI SALURKAN 200 JUTA RUPIAH, BANGUN KELAS SDN TAKALA ALOR\n\nLAPORAN - MASLAN BAO\n📻 Pro 1  RRI Atambua FM 91.50 MHz\n📡 RRI Digital \n🔗 Youtube RRI Atambua Official\n\nBerita Harian RRI – Informasi Aktual dan Terpercaya:\nBerita Harian RRI menghadirkan rangkuman informasi terbaru dan terpercaya dari berbagai peristiwa penting di daerah maupun nasional. Melalui liputan yang faktual, berimbang, dan mendidik, RRI berkomitmen menyampaikan berita yang akurat kepada masyarakat.\n\nDalam program ini, Anda akan mendapatkan informasi terkini seputar pemerintahan, pembangunan daerah, ekonomi, sosial, budaya, hingga berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar kita. Setiap berita disajikan secara jelas dan mudah dipahami agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan terbaru yang terjadi setiap hari.\n\nSebagai lembaga penyiaran publik, RRI terus berupaya menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya serta menjembatani kebutuhan masyarakat akan berita yang objektif dan berkualitas.\n\n📻 Ikuti terus Berita Harian RRI untuk mendapatkan informasi terbaru setiap hari.\n👍 Jangan lupa Like, Comment, dan Subscribebagar tidak ketinggalan update berita selanjutnya.\n\n#BeritaRRI #BeritaHarian #Inforri #RRI #BeritaDaerah #BeritaIndonesia#Astacita_RRI #RBtematik_RRI #PN_RRI #kitaindonesiarri \n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nIkuti akun media sosial kami untuk mendapatkan update informasi terkini!\n\n\nWebsite: https://rri.co.id/\nFacebook:   / lpprriatambua  \nInstagram:   / rri_atambua  \nTikTok: https://www.tiktok.com/?_...\nYoutube:    /", "post_id": "u9P8PfpBgHw"}}, {"key": "rriatambuaofficial", "attributes": {"label": "rriatambuaofficial", "x": 915.4600473343714, "y": 597.3538146863139, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "u9P8PfpBgHw", "id": "rriatambuaofficial", "source": "youtube-000001", "content": "BRI PEDULI SALURKAN 200 JUTA RUPIAH, BANGUN KELAS SDN TAKALA ALOR\n\nLAPORAN - MASLAN BAO\n📻 Pro 1  RRI Atambua FM 91.50 MHz\n📡 RRI Digital \n🔗 Youtube RRI Atambua Official\n\nBerita Harian RRI – Informasi Aktual dan Terpercaya:\nBerita Harian RRI menghadirkan rangkuman informasi terbaru dan terpercaya dari berbagai peristiwa penting di daerah maupun nasional. Melalui liputan yang faktual, berimbang, dan mendidik, RRI berkomitmen menyampaikan berita yang akurat kepada masyarakat.\n\nDalam program ini, Anda akan mendapatkan informasi terkini seputar pemerintahan, pembangunan daerah, ekonomi, sosial, budaya, hingga berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar kita. Setiap berita disajikan secara jelas dan mudah dipahami agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan terbaru yang terjadi setiap hari.\n\nSebagai lembaga penyiaran publik, RRI terus berupaya menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya serta menjembatani kebutuhan masyarakat akan berita yang objektif dan berkualitas.\n\n📻 Ikuti terus Berita Harian RRI untuk mendapatkan informasi terbaru setiap hari.\n👍 Jangan lupa Like, Comment, dan Subscribebagar tidak ketinggalan update berita selanjutnya.\n\n#BeritaRRI #BeritaHarian #Inforri #RRI #BeritaDaerah #BeritaIndonesia#Astacita_RRI #RBtematik_RRI #PN_RRI #kitaindonesiarri \n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nIkuti akun media sosial kami untuk mendapatkan update informasi terkini!\n\n\nWebsite: https://rri.co.id/\nFacebook:   / lpprriatambua  \nInstagram:   / rri_atambua  \nTikTok: https://www.tiktok.com/?_...\nYoutube:    /", "post_id": "u9P8PfpBgHw"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 594.7067849139911, "y": 656.4651856576351, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "5qtEV2SZSdc", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Bakal ke 20.000, Strategi Cuan Maksimal Saat Rupiah & Saham Nyungsep\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "5qtEV2SZSdc"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 315.59744147637616, "y": 245.38707951292272, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5775, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "5qtEV2SZSdc", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Bakal ke 20.000, Strategi Cuan Maksimal Saat Rupiah & Saham Nyungsep\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "5qtEV2SZSdc"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 142.2531241308157, "y": 436.2434793021217, "size": 13.86, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 558.5033951374817, "y": 46.797834634103474, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.3757, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 786.4997551708724, "y": 930.6515766559244, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.3757, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 446.6636455114108, "y": 241.4514415912884, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.3757, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 790.6524129021832, "y": 332.9068604891955, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.3757, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 548.6591093401905, "y": 220.4287662276243, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.3757, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 713.5606592811988, "y": 382.7680677399401, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4228, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "n4oGpNjSXoo", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4oGpNjSXoo"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 521.2296049519459, "y": 103.74415433114991, "size": 9.3, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.3241, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n4oGpNjSXoo", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4oGpNjSXoo"}}], "edges": [{"key": "Ali29Mad", "source": "Ali29Mad", "target": "msaid_didu", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Ali29Mad", "source": "Ali29Mad", "target": "msaid_didu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "DIASPORA1808", "source": "DIASPORA1808", "target": "xquitavee", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "DIASPORA1808", "source": "DIASPORA1808", "target": "xquitavee", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "345_rizki", "source": "345_rizki", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "345_rizki", "source": "345_rizki", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Dihandri1", "source": "Dihandri1", "target": "Simemaki", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "yuddychrisnandi", "source": "yuddychrisnandi", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "eddesign_", "source": "eddesign_", "target": "meliksuman74092", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "eddesign_", "source": "eddesign_", "target": "ChristJonas6", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "konohaberjuang", "source": "konohaberjuang", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "thinklogic34491", "source": "thinklogic34491", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "BambangSetyadix", "source": "BambangSetyadix", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "TheFesnuk", "source": "TheFesnuk", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DewaRama", "source": "DewaRama", "target": "ARSIPAJA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "faktabdgnews.id", "source": "faktabdgnews.id", "target": "faktabdgnews.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "airlanggahartarto_official", "source": "airlanggahartarto_official", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ceritamedancom", "source": "ceritamedancom", "target": "tkpmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "harapanrakyatcom_priatim", "source": "harapanrakyatcom_priatim", "target": "harapanrakyatcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "marcheladisastra", "source": "marcheladisastra", "target": "karmeda_seragam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "marcheladisastra", "source": "marcheladisastra", "target": "madisastra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew1", "source": "bangkabelitunginfonew1", "target": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew1", "source": "bangkabelitunginfonew1", "target": "bangkabelitung_info", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "notifwarga", "source": "notifwarga", "target": "notifwarga.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tiktokkoranmonitor.com", "source": "tiktokkoranmonitor.com", "target": "bobbynasution_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tiktokkoranmonitor.com", "source": "tiktokkoranmonitor.com", "target": "KOLABORASI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "teropongnews_1", "source": "teropongnews_1", "target": "Halo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "teropongnews_1", "source": "teropongnews_1", "target": "diskominfokotaprobolinggo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "teropongnews_1", "source": "teropongnews_1", "target": "Dokter", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "teropongnews_1", "source": "teropongnews_1", "target": "BANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "teropongnews_1", "source": "teropongnews_1", "target": "panggil.saja.pemb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "imawe79", "source": "imawe79", "target": "atrbpn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "imawe79", "source": "imawe79", "target": "Polda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lintastujuh", "source": "lintastujuh", "target": "Bupati", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "lintastujuh", "source": "lintastujuh", "target": "syaharuddinalrif01", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "alap_alap_tv", "source": "alap_alap_tv", "target": "TikTok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "ahmaddhaniofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "Bennix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix.real", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@rriatambuaofficial", "source": "@rriatambuaofficial", "target": "rri.atambua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@rriatambuaofficial", "source": "@rriatambuaofficial", "target": "rriatambuaofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}