{"nodes": [{"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 268.39377380024445, "y": 504.86234132145813, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 226.426, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890413258461711470_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Indonesia dan Jepang resmi meneken kerja sama pertahanan untuk memperkuat kemitraan strategis di tengah dinamika geopolitik global. Kesepakatan ini mencakup bantuan kemanusiaan, latihan militer bersama, kerja sama maritim, serta membuka peluang kolaborasi teknologi dan peralatan pertahanan ⚙️\n\nKerja sama ini juga didukung pelonggaran aturan ekspor senjata Jepang, serta sejalan dengan upaya Indonesia dalam modernisasi alutsista dan menjaga stabilitas kawasan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif 🌐\n\nSumber: IDN Financials, 5 Mei 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#sahamindonesia #investasi #marketupdate #geopolitik #indonesia #jepang #mancingsaham", "post_id": "3890413258461711470_52512310886"}}, {"key": "kabarina.com", "attributes": {"label": "kabarina.com", "x": 539.1708720120769, "y": 834.068093218818, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7623450186353822983", "id": "kabarina.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabarina.com – PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero melalui penandatanganan Perjanjian Uncommitted Facility Line senilai Rp200 miliar. Penandatanganan tersebut berlangsung di kantor SMF sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pembiayaan perumahan, khususnya di Provinsi Jambi. Kerja sama ini menjadi langkah konkret Bank Jambi dalam meningkatkan kapasitas penyaluran kredit perumahan di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik. Dukungan fasilitas dari SMF diharapkan mampu menjaga stabilitas likuiditas sekaligus memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat. Baca Selengkapnya di www.kabarina.com #jambi #kotajambi #bankjambi #semuaorang #update", "post_id": "7623450186353822983"}}, {"key": "bankjambi", "attributes": {"label": "bankjambi", "x": 976.5304592519683, "y": 294.9474102951355, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 62.8337, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623450186353822983", "id": "bankjambi", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabarina.com – PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero melalui penandatanganan Perjanjian Uncommitted Facility Line senilai Rp200 miliar. Penandatanganan tersebut berlangsung di kantor SMF sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pembiayaan perumahan, khususnya di Provinsi Jambi. Kerja sama ini menjadi langkah konkret Bank Jambi dalam meningkatkan kapasitas penyaluran kredit perumahan di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik. Dukungan fasilitas dari SMF diharapkan mampu menjaga stabilitas likuiditas sekaligus memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat. Baca Selengkapnya di www.kabarina.com #jambi #kotajambi #bankjambi #semuaorang #update", "post_id": "7623450186353822983"}}, {"key": "bssnri", "attributes": {"label": "bssnri", "x": 889.0675527062835, "y": 185.29233883379848, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636752207337016584", "id": "bssnri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memberikan ceramah umum kepada pegawai BSSN pada Rabu (6/5/2026) tentang \"Transformasi Digital dan Penguatan Keamanan Siber dan Sandi Polri Dalam Mendukung Keamanan Negara dan Kedaulatan Nasional di Era Siber\". Dalam pemaparannya di Kantor BSSN, Depok, Kapolri menekankan bahwa sinergi antara BSSN dan Polri krusial untuk menghadapi tantangan ruang siber nasional ke depan. Lebih lanjut dalam ceramah umumnya, Kapolri menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian geopolitik global, Indonesia dituntut untuk segera mewujudkan kemandirian bangsa di sektor pangan, energi, hingga teknologi informasi agar mampu berdiri di atas kaki sendiri. \"Polri terus memperkokoh pilar infrastruktur, penegakan hukum, dan SDM di bidang keamanan siber sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa,\" ujar Kapolri. Momentum ceramah umum ini sekaligus menjadi ajang penganugerahan penghargaan Adibhakti Sanapati kepada Kapolri sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Polri dalam memperkuat sistem keamanan siber dan sandi nasional. Penghargaan tertinggi ini menegaskan peran krusial Polri dalam penguatan resiliensi siber dan kedaulatan digital nasional yang lebih adaptif di masa depan. Sejalan dengan pemaparan Kapolri, Kepala BSSN Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., menegaskan bahwa sinergi antara BSSN dan Polri telah terbangun kokoh melalui kolaborasi strategis yang mencakup penanganan insiden siber, pertukaran informasi, hingga pengembangan SDM demi menjaga stabilitas keamanan digital nasional. Mengingat kompleksitas ancaman siber seperti kejahatan digital yang tidak dapat ditangani sendiri, kolaborasi ini menjadi krusial dalam membangun ekosistem yang tangguh dan responsif. Kehadiran Polri sebagai mitra BSSN merupakan wujud nyata pengabdian bersama untuk melindungi masyarakat dan infrastruktur vital negara di ruang siber. \"Kolaborasi sinergis antara BSSN dengan Polri akan menjadikan perisai yang presisi guna menjaga keamanan dan ketahanan siber nasional,\" pungkas Kepala BSSN. #BSSN #BSSNPerisai #JagaRuangSiber #polripresisi  Polri", "post_id": "7636752207337016584"}}, {"key": "Humas", "attributes": {"label": "Humas", "x": 977.6671227808908, "y": 541.6906804957706, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 62.8337, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636752207337016584", "id": "Humas", "source": "tiktok-000001", "content": "Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memberikan ceramah umum kepada pegawai BSSN pada Rabu (6/5/2026) tentang \"Transformasi Digital dan Penguatan Keamanan Siber dan Sandi Polri Dalam Mendukung Keamanan Negara dan Kedaulatan Nasional di Era Siber\". Dalam pemaparannya di Kantor BSSN, Depok, Kapolri menekankan bahwa sinergi antara BSSN dan Polri krusial untuk menghadapi tantangan ruang siber nasional ke depan. Lebih lanjut dalam ceramah umumnya, Kapolri menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian geopolitik global, Indonesia dituntut untuk segera mewujudkan kemandirian bangsa di sektor pangan, energi, hingga teknologi informasi agar mampu berdiri di atas kaki sendiri. \"Polri terus memperkokoh pilar infrastruktur, penegakan hukum, dan SDM di bidang keamanan siber sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa,\" ujar Kapolri. Momentum ceramah umum ini sekaligus menjadi ajang penganugerahan penghargaan Adibhakti Sanapati kepada Kapolri sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Polri dalam memperkuat sistem keamanan siber dan sandi nasional. Penghargaan tertinggi ini menegaskan peran krusial Polri dalam penguatan resiliensi siber dan kedaulatan digital nasional yang lebih adaptif di masa depan. Sejalan dengan pemaparan Kapolri, Kepala BSSN Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., menegaskan bahwa sinergi antara BSSN dan Polri telah terbangun kokoh melalui kolaborasi strategis yang mencakup penanganan insiden siber, pertukaran informasi, hingga pengembangan SDM demi menjaga stabilitas keamanan digital nasional. Mengingat kompleksitas ancaman siber seperti kejahatan digital yang tidak dapat ditangani sendiri, kolaborasi ini menjadi krusial dalam membangun ekosistem yang tangguh dan responsif. Kehadiran Polri sebagai mitra BSSN merupakan wujud nyata pengabdian bersama untuk melindungi masyarakat dan infrastruktur vital negara di ruang siber. \"Kolaborasi sinergis antara BSSN dengan Polri akan menjadikan perisai yang presisi guna menjaga keamanan dan ketahanan siber nasional,\" pungkas Kepala BSSN. #BSSN #BSSNPerisai #JagaRuangSiber #polripresisi  Polri", "post_id": "7636752207337016584"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 532.3065643893163, "y": 340.7148882633925, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9641, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "O8QkQ6uWJj8", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "LAUT CHINA SELATAN MEMANAS! Beijing Peringatkan Tokyo usai Tembakkan Ruda | IDXC UPDATE\n\nKementerian Luar Negeri China menyoroti meningkatnya aktivitas militer Jepang yang dinilai sebagai bentuk “re-militerisasi” dan berpotensi mengancam stabilitas kawasan, menyusul partisipasi Jepang dalam latihan maritim bersama di Filipina serta uji peluncuran rudal anti-kapal Type 88 di wilayah sekitar Laut China Selatan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan bahwa sejumlah kebijakan Jepang telah melampaui batas pertahanan diri dan meminta Tokyo untuk merefleksikan sejarah militernya serta mematuhi komitmen keamanan internasional. Di sisi lain, China juga menanggapi pernyataan Marco Rubio terkait ancaman sanksi terhadap kilang minyak China, dengan menegaskan penolakannya terhadap sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara China, Jepang, dan sekutu Barat di kawasan Indo-Pasifik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "O8QkQ6uWJj8"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 62.017396116388234, "y": 152.55806819342865, "size": 9.3, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3389, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "O8QkQ6uWJj8", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "LAUT CHINA SELATAN MEMANAS! Beijing Peringatkan Tokyo usai Tembakkan Ruda | IDXC UPDATE\n\nKementerian Luar Negeri China menyoroti meningkatnya aktivitas militer Jepang yang dinilai sebagai bentuk “re-militerisasi” dan berpotensi mengancam stabilitas kawasan, menyusul partisipasi Jepang dalam latihan maritim bersama di Filipina serta uji peluncuran rudal anti-kapal Type 88 di wilayah sekitar Laut China Selatan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan bahwa sejumlah kebijakan Jepang telah melampaui batas pertahanan diri dan meminta Tokyo untuk merefleksikan sejarah militernya serta mematuhi komitmen keamanan internasional. Di sisi lain, China juga menanggapi pernyataan Marco Rubio terkait ancaman sanksi terhadap kilang minyak China, dengan menegaskan penolakannya terhadap sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara China, Jepang, dan sekutu Barat di kawasan Indo-Pasifik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "O8QkQ6uWJj8"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 739.3290904423568, "y": 395.836711884332, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.1505, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "O8QkQ6uWJj8", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "LAUT CHINA SELATAN MEMANAS! Beijing Peringatkan Tokyo usai Tembakkan Ruda | IDXC UPDATE\n\nKementerian Luar Negeri China menyoroti meningkatnya aktivitas militer Jepang yang dinilai sebagai bentuk “re-militerisasi” dan berpotensi mengancam stabilitas kawasan, menyusul partisipasi Jepang dalam latihan maritim bersama di Filipina serta uji peluncuran rudal anti-kapal Type 88 di wilayah sekitar Laut China Selatan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan bahwa sejumlah kebijakan Jepang telah melampaui batas pertahanan diri dan meminta Tokyo untuk merefleksikan sejarah militernya serta mematuhi komitmen keamanan internasional. Di sisi lain, China juga menanggapi pernyataan Marco Rubio terkait ancaman sanksi terhadap kilang minyak China, dengan menegaskan penolakannya terhadap sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara China, Jepang, dan sekutu Barat di kawasan Indo-Pasifik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "O8QkQ6uWJj8"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 942.3889278596267, "y": 70.22566876315872, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.1505, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "O8QkQ6uWJj8", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "LAUT CHINA SELATAN MEMANAS! Beijing Peringatkan Tokyo usai Tembakkan Ruda | IDXC UPDATE\n\nKementerian Luar Negeri China menyoroti meningkatnya aktivitas militer Jepang yang dinilai sebagai bentuk “re-militerisasi” dan berpotensi mengancam stabilitas kawasan, menyusul partisipasi Jepang dalam latihan maritim bersama di Filipina serta uji peluncuran rudal anti-kapal Type 88 di wilayah sekitar Laut China Selatan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan bahwa sejumlah kebijakan Jepang telah melampaui batas pertahanan diri dan meminta Tokyo untuk merefleksikan sejarah militernya serta mematuhi komitmen keamanan internasional. Di sisi lain, China juga menanggapi pernyataan Marco Rubio terkait ancaman sanksi terhadap kilang minyak China, dengan menegaskan penolakannya terhadap sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara China, Jepang, dan sekutu Barat di kawasan Indo-Pasifik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "O8QkQ6uWJj8"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 583.6476588062188, "y": 574.2882324924884, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.1505, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "O8QkQ6uWJj8", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "LAUT CHINA SELATAN MEMANAS! Beijing Peringatkan Tokyo usai Tembakkan Ruda | IDXC UPDATE\n\nKementerian Luar Negeri China menyoroti meningkatnya aktivitas militer Jepang yang dinilai sebagai bentuk “re-militerisasi” dan berpotensi mengancam stabilitas kawasan, menyusul partisipasi Jepang dalam latihan maritim bersama di Filipina serta uji peluncuran rudal anti-kapal Type 88 di wilayah sekitar Laut China Selatan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan bahwa sejumlah kebijakan Jepang telah melampaui batas pertahanan diri dan meminta Tokyo untuk merefleksikan sejarah militernya serta mematuhi komitmen keamanan internasional. Di sisi lain, China juga menanggapi pernyataan Marco Rubio terkait ancaman sanksi terhadap kilang minyak China, dengan menegaskan penolakannya terhadap sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara China, Jepang, dan sekutu Barat di kawasan Indo-Pasifik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "O8QkQ6uWJj8"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 460.64325554366667, "y": 943.7239715527955, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.1505, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "O8QkQ6uWJj8", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "LAUT CHINA SELATAN MEMANAS! Beijing Peringatkan Tokyo usai Tembakkan Ruda | IDXC UPDATE\n\nKementerian Luar Negeri China menyoroti meningkatnya aktivitas militer Jepang yang dinilai sebagai bentuk “re-militerisasi” dan berpotensi mengancam stabilitas kawasan, menyusul partisipasi Jepang dalam latihan maritim bersama di Filipina serta uji peluncuran rudal anti-kapal Type 88 di wilayah sekitar Laut China Selatan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan bahwa sejumlah kebijakan Jepang telah melampaui batas pertahanan diri dan meminta Tokyo untuk merefleksikan sejarah militernya serta mematuhi komitmen keamanan internasional. Di sisi lain, China juga menanggapi pernyataan Marco Rubio terkait ancaman sanksi terhadap kilang minyak China, dengan menegaskan penolakannya terhadap sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara China, Jepang, dan sekutu Barat di kawasan Indo-Pasifik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "O8QkQ6uWJj8"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 871.497363505167, "y": 779.3236907913357, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.1505, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "O8QkQ6uWJj8", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "LAUT CHINA SELATAN MEMANAS! Beijing Peringatkan Tokyo usai Tembakkan Ruda | IDXC UPDATE\n\nKementerian Luar Negeri China menyoroti meningkatnya aktivitas militer Jepang yang dinilai sebagai bentuk “re-militerisasi” dan berpotensi mengancam stabilitas kawasan, menyusul partisipasi Jepang dalam latihan maritim bersama di Filipina serta uji peluncuran rudal anti-kapal Type 88 di wilayah sekitar Laut China Selatan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan bahwa sejumlah kebijakan Jepang telah melampaui batas pertahanan diri dan meminta Tokyo untuk merefleksikan sejarah militernya serta mematuhi komitmen keamanan internasional. Di sisi lain, China juga menanggapi pernyataan Marco Rubio terkait ancaman sanksi terhadap kilang minyak China, dengan menegaskan penolakannya terhadap sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara China, Jepang, dan sekutu Barat di kawasan Indo-Pasifik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "O8QkQ6uWJj8"}}, {"key": "@DRMNewsInternational", "attributes": {"label": "@DRMNewsInternational", "x": 76.39299239218855, "y": 436.8449737347814, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "34Gts2cCiYc", "id": "@DRMNewsInternational", "source": "youtube-000001", "content": "KTT ASEAN Dibuka di Tengah Pengamanan Ketat dan Ketegangan antara Iran dan Laut China Selatan | AC1G\n\nKeamanan diperketat di Cebu menjelang KTT Pemimpin ASEAN, dengan otoritas Filipina mengerahkan polisi tambahan di berbagai area penting. Para pemimpin regional diharapkan membahas meningkatnya tekanan ekonomi menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran, serta meningkatnya ketegangan di Laut Cina Selatan yang melibatkan Cina dan Filipina. KTT ini berlangsung pada saat yang kritis bagi stabilitas Asia Tenggara dan keamanan regional.\n\nKeamanan Ketat di Filipina Menjelang KTT Pemimpin ASEAN yang Berisiko Tinggi\nKTT ASEAN Dibuka di Bawah Keamanan Ketat di Tengah Ketegangan Iran dan Laut Cina Selatan\nCebu Dikunci Saat Para Pemimpin ASEAN Bersiap untuk Pembicaraan Regional Utama\n\nKTT ASEAN 2026, keamanan Filipina, KTT ASEAN Cebu, ketegangan Laut Cina Selatan, sengketa Cina-Filipina, pertemuan pemimpin ASEAN, dampak serangan Iran terhadap Asia, berita Asia Tenggara, ketegangan Manila-Beijing, keamanan regional ASEAN, krisis ekonomi ASEAN, harga pangan Asia Tenggara, ketegangan geopolitik Asia, KTT pemimpin dunia, berita dunia terkini\n\n#ASEAN #Filipina #Cina #LautCinaSelatan #BeritaDunia #BeritaTerkini #Geopolitik #Cebu #KTTASEAN #Asia #Iran #KeamananRegional #Manila #Beijing #UpdateBerita\n\n----------------------------------------------------------\nSelamat datang di DRM News – sumber utama Anda untuk berita terkini dan analisis ahli tentang urusan global, dunia hiburan, olahraga, AI, pasar keuangan, dan banyak lagi. Kami percaya bahwa demokrasi mati dalam kegelapan, dan kami berkomitmen untuk memberi informasi dan mendidik Anda dengan pelaporan yang tidak bias dan berbasis fakta.\n\nDi DRM News, kami beroperasi secara independen, tanpa pengaruh dari perusahaan, pengiklan, atau pemerintah. Kami meliput berita-berita penting – bahkan yang dihindari orang lain – karena Anda berhak mendapatkan kebenaran.\n\nPunya ide cerita atau umpan balik yang berharga? 💡 Kirimkan email kepada kami di info\n\n—baik itu berupa informasi, opini Anda, atau topik yang ingin Anda lihat diliput.\n\n🔔 Berlangganan untuk pembaruan harian\n👍 Sukai, bagikan, dan beri komentar untuk bergabung dalam percakapan\n📢 Suara Anda penting – beri tahu kami pendapat Anda!\n\n#BeritaTerbaru #BeritaInternasional #AI #Olahraga #Hiburan #PasarKeuangan #DRMNews\n\nSaluran YouTube DRM News dikelola oleh Dot Republic Media, Semua Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.\n\nBerlangganan saluran kami untuk mendapatkan semua pembaruan terbaru: https://youtube.com/\n\nSukai Halaman Facebook kami: https://www.facebook.com/profile.php?...\n\nIkuti kami di Instagram:   / drmnews_", "post_id": "34Gts2cCiYc"}}, {"key": "DRMNewsInternati...", "attributes": {"label": "DRMNewsInternati...", "x": 618.8471841210072, "y": 593.348166841608, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 48.3989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "34Gts2cCiYc", "id": "DRMNewsInternati...", "source": "youtube-000001", "content": "KTT ASEAN Dibuka di Tengah Pengamanan Ketat dan Ketegangan antara Iran dan Laut China Selatan | AC1G\n\nKeamanan diperketat di Cebu menjelang KTT Pemimpin ASEAN, dengan otoritas Filipina mengerahkan polisi tambahan di berbagai area penting. Para pemimpin regional diharapkan membahas meningkatnya tekanan ekonomi menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran, serta meningkatnya ketegangan di Laut Cina Selatan yang melibatkan Cina dan Filipina. KTT ini berlangsung pada saat yang kritis bagi stabilitas Asia Tenggara dan keamanan regional.\n\nKeamanan Ketat di Filipina Menjelang KTT Pemimpin ASEAN yang Berisiko Tinggi\nKTT ASEAN Dibuka di Bawah Keamanan Ketat di Tengah Ketegangan Iran dan Laut Cina Selatan\nCebu Dikunci Saat Para Pemimpin ASEAN Bersiap untuk Pembicaraan Regional Utama\n\nKTT ASEAN 2026, keamanan Filipina, KTT ASEAN Cebu, ketegangan Laut Cina Selatan, sengketa Cina-Filipina, pertemuan pemimpin ASEAN, dampak serangan Iran terhadap Asia, berita Asia Tenggara, ketegangan Manila-Beijing, keamanan regional ASEAN, krisis ekonomi ASEAN, harga pangan Asia Tenggara, ketegangan geopolitik Asia, KTT pemimpin dunia, berita dunia terkini\n\n#ASEAN #Filipina #Cina #LautCinaSelatan #BeritaDunia #BeritaTerkini #Geopolitik #Cebu #KTTASEAN #Asia #Iran #KeamananRegional #Manila #Beijing #UpdateBerita\n\n----------------------------------------------------------\nSelamat datang di DRM News – sumber utama Anda untuk berita terkini dan analisis ahli tentang urusan global, dunia hiburan, olahraga, AI, pasar keuangan, dan banyak lagi. Kami percaya bahwa demokrasi mati dalam kegelapan, dan kami berkomitmen untuk memberi informasi dan mendidik Anda dengan pelaporan yang tidak bias dan berbasis fakta.\n\nDi DRM News, kami beroperasi secara independen, tanpa pengaruh dari perusahaan, pengiklan, atau pemerintah. Kami meliput berita-berita penting – bahkan yang dihindari orang lain – karena Anda berhak mendapatkan kebenaran.\n\nPunya ide cerita atau umpan balik yang berharga? 💡 Kirimkan email kepada kami di info\n\n—baik itu berupa informasi, opini Anda, atau topik yang ingin Anda lihat diliput.\n\n🔔 Berlangganan untuk pembaruan harian\n👍 Sukai, bagikan, dan beri komentar untuk bergabung dalam percakapan\n📢 Suara Anda penting – beri tahu kami pendapat Anda!\n\n#BeritaTerbaru #BeritaInternasional #AI #Olahraga #Hiburan #PasarKeuangan #DRMNews\n\nSaluran YouTube DRM News dikelola oleh Dot Republic Media, Semua Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.\n\nBerlangganan saluran kami untuk mendapatkan semua pembaruan terbaru: https://youtube.com/\n\nSukai Halaman Facebook kami: https://www.facebook.com/profile.php?...\n\nIkuti kami di Instagram:   / drmnews_", "post_id": "34Gts2cCiYc"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 255.49231978830412, "y": 458.543996744064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vObP52NeZOg", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Situasi Selat Hormuz Memanas usai Iran Tembak Rudal ke Kapal AS? Begini Analisis Pakar\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran mengklaim telah menyerang kapal perang Amerika Serikat di Selat Hormuz. \n\nNamun, klaim tersebut dibantah Washington yang menyatakan tidak ada kapal yang terkena serangan.\n\nSehari berselang, fasilitas minyak di Uni Emirat Arab, tepatnya di Fujairah, dilaporkan meledak akibat dugaan serangan drone yang juga dikaitkan dengan Iran.\n\nPakar Intelijen dari Center for Intelligence and Strategic Studies, Anton Ali Abbas menilai rangkaian peristiwa ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari dinamika geopolitik energi.\n\nMenurutnya, keputusan UEA keluar dari OPEC serta kebijakan yang disebut sebagai Project Freedom turut memicu ketegangan, karena dianggap sebagai upaya mengganggu kontrol distribusi minyak yang selama ini sensitif bagi Iran.\n\n“Iran ingin menegaskan pengaruhnya terhadap jalur minyak. Serangan ke fasilitas energi bisa dibaca sebagai pesan strategis,” ujar Anton di dialog Sapa Indonesia Malam, Selasa (5/5/2026).\n\nMenurut Anton, eskalasi juga berkaitan dengan kebijakan “Project Freedom” yang dijalankan Amerika Serikat di Selat Hormuz.\n\n“Bagi saya, ini punya potensi. Karena ketika kita bicara Project Freedom, itu jelas tindakan provokasi. Artinya Amerika mencoba menguji apakah Iran benar-benar akan mengganggu Selat Hormuz atau tidak,” ujar Anton.\n\nPernyataan keras Presiden Donald Trump yang memberikan ultimatum juga dinilai memperbesar potensi eskalasi konflik.\n\nSementara itu, Guru Besar Keamanan Internasional UKI, Angel Damayanti menilai konflik yang terjadi tidak bisa dianggap sebagai konflik kecil.\n\nMenurutnya, pengerahan kekuatan militer di Selat Hormuz, termasuk pengawalan kapal oleh Amerika Serikat, menunjukkan adanya eskalasi serius di kawasan tersebut.\n\n“Ini bukan perang kecil. Ada kekuatan militer besar di sana, dan potensinya bisa meluas,” kata Angel.\n\nIa menambahkan, strategi Iran cenderung menyasar sekutu Amerika Serikat ketika tidak berhadapan langsung, sehingga konflik berpotensi melebar ke berbagai pihak.\n\nSelain itu, Angel juga menyoroti pentingnya Selat Hormuz sebagai jalur vital perdagangan minyak dunia. \n\nGangguan di kawasan ini berisiko besar terhadap stabilitas pasokan energi global.\n\nPengamat menilai, jika eskalasi terus berlanjut, dampaknya tidak hanya dirasakan di Timur Tengah, tetapi juga secara global, termasuk lonjakan harga energi dan terganggunya rantai pasok internasional.\n\n#selathormuz #iran #amerikaserikat #rudal #kapal \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "vObP52NeZOg"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 88.39735896529899, "y": 645.097266913498, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 62.8337, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vObP52NeZOg", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Situasi Selat Hormuz Memanas usai Iran Tembak Rudal ke Kapal AS? Begini Analisis Pakar\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran mengklaim telah menyerang kapal perang Amerika Serikat di Selat Hormuz. \n\nNamun, klaim tersebut dibantah Washington yang menyatakan tidak ada kapal yang terkena serangan.\n\nSehari berselang, fasilitas minyak di Uni Emirat Arab, tepatnya di Fujairah, dilaporkan meledak akibat dugaan serangan drone yang juga dikaitkan dengan Iran.\n\nPakar Intelijen dari Center for Intelligence and Strategic Studies, Anton Ali Abbas menilai rangkaian peristiwa ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari dinamika geopolitik energi.\n\nMenurutnya, keputusan UEA keluar dari OPEC serta kebijakan yang disebut sebagai Project Freedom turut memicu ketegangan, karena dianggap sebagai upaya mengganggu kontrol distribusi minyak yang selama ini sensitif bagi Iran.\n\n“Iran ingin menegaskan pengaruhnya terhadap jalur minyak. Serangan ke fasilitas energi bisa dibaca sebagai pesan strategis,” ujar Anton di dialog Sapa Indonesia Malam, Selasa (5/5/2026).\n\nMenurut Anton, eskalasi juga berkaitan dengan kebijakan “Project Freedom” yang dijalankan Amerika Serikat di Selat Hormuz.\n\n“Bagi saya, ini punya potensi. Karena ketika kita bicara Project Freedom, itu jelas tindakan provokasi. Artinya Amerika mencoba menguji apakah Iran benar-benar akan mengganggu Selat Hormuz atau tidak,” ujar Anton.\n\nPernyataan keras Presiden Donald Trump yang memberikan ultimatum juga dinilai memperbesar potensi eskalasi konflik.\n\nSementara itu, Guru Besar Keamanan Internasional UKI, Angel Damayanti menilai konflik yang terjadi tidak bisa dianggap sebagai konflik kecil.\n\nMenurutnya, pengerahan kekuatan militer di Selat Hormuz, termasuk pengawalan kapal oleh Amerika Serikat, menunjukkan adanya eskalasi serius di kawasan tersebut.\n\n“Ini bukan perang kecil. Ada kekuatan militer besar di sana, dan potensinya bisa meluas,” kata Angel.\n\nIa menambahkan, strategi Iran cenderung menyasar sekutu Amerika Serikat ketika tidak berhadapan langsung, sehingga konflik berpotensi melebar ke berbagai pihak.\n\nSelain itu, Angel juga menyoroti pentingnya Selat Hormuz sebagai jalur vital perdagangan minyak dunia. \n\nGangguan di kawasan ini berisiko besar terhadap stabilitas pasokan energi global.\n\nPengamat menilai, jika eskalasi terus berlanjut, dampaknya tidak hanya dirasakan di Timur Tengah, tetapi juga secara global, termasuk lonjakan harga energi dan terganggunya rantai pasok internasional.\n\n#selathormuz #iran #amerikaserikat #rudal #kapal \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "vObP52NeZOg"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 223.5434544774816, "y": 98.3320118652955, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 774.6963578082687, "y": 241.83945670890728, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 62.8337, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 715.4148920156762, "y": 735.1361965933148, "size": 13.86, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9641, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "vco_HczXq0Q", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "LAUT CHINA SELATAN MEMANAS! Beijing Peringatkan Tokyo usai Tembakkan Ruda | MILENOMICS\n\nKementerian Luar Negeri China menyoroti meningkatnya aktivitas militer Jepang yang dinilai sebagai bentuk “re-militerisasi” dan berpotensi mengancam stabilitas kawasan, menyusul partisipasi Jepang dalam latihan maritim bersama di Filipina serta uji peluncuran rudal anti-kapal Type 88 di wilayah sekitar Laut China Selatan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan bahwa sejumlah kebijakan Jepang telah melampaui batas pertahanan diri dan meminta Tokyo untuk merefleksikan sejarah militernya serta mematuhi komitmen keamanan internasional. Di sisi lain, China juga menanggapi pernyataan Marco Rubio terkait ancaman sanksi terhadap kilang minyak China, dengan menegaskan penolakannya terhadap sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara China, Jepang, dan sekutu Barat di kawasan Indo-Pasifik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vco_HczXq0Q"}}], "edges": [{"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabarina.com", "source": "kabarina.com", "target": "bankjambi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bssnri", "source": "bssnri", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DRMNewsInternational", "source": "@DRMNewsInternational", "target": "DRMNewsInternati...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DRMNewsInternational", "source": "@DRMNewsInternational", "target": "DRMNewsInternati...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}