{"nodes": [{"key": "Catatan_ali7", "attributes": {"label": "Catatan_ali7", "x": 305.7747871890021, "y": 708.3182376082406, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 27.2884, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "2051906171024642347", "id": "Catatan_ali7", "source": "retweet-000002", "content": "DARI AWAL GUA BILANG PURBAYA ITU GAK BISA KERJA \n\nTERBUKTI KAN :\nRUPIAH ANCUR ✅\nAPBN DEFISIT ✅\nEKONOMI MENURUN ✅\nGAK PUNY…", "post_id": "2051906171024642347"}}, {"key": "one_peace79", "attributes": {"label": "one_peace79", "x": 521.0630990669961, "y": 990.7878240702369, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051934402087886987", "id": "one_peace79", "source": "tweet-000004", "content": "9 bulan Purbaya menjabat Menkeu, rupiah terus merosot. Dia bilang gak sulit perbaiki rupiah. Omdo...\n\nCuma rezim Habibie dg Menkeu-nya Bambang Subianto mengembalikan dolar Rp16.800 ke Rp6.550 dalam setahun setengah.", "post_id": "2051934402087886987"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 220.8034693335934, "y": 437.44492706929236, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 85.2762, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 2, "degree": 7}, "_id": "2051934402087886987", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "9 bulan Purbaya menjabat Menkeu, rupiah terus merosot. Dia bilang gak sulit perbaiki rupiah. Omdo...\n\nCuma rezim Habibie dg Menkeu-nya Bambang Subianto mengembalikan dolar Rp16.800 ke Rp6.550 dalam setahun setengah.", "post_id": "2051934402087886987"}}, {"key": "pirnek01", "attributes": {"label": "pirnek01", "x": 490.0475027852613, "y": 867.2691308042703, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051874441949581472", "id": "pirnek01", "source": "tweet-000004", "content": "Bener. Jd menurut logika Purbaya: \"Fondasi ekonomi kita ngga bagus,makanya sulit memperbaiki nilai tukar (rupiah terhadap dolar AS).", "post_id": "2051874441949581472"}}, {"key": "KinkinAsikin1", "attributes": {"label": "KinkinAsikin1", "x": 668.2632545690545, "y": 557.7061060828252, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.3594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051874441949581472", "id": "KinkinAsikin1", "source": "tweet-000004", "content": "Bener. Jd menurut logika Purbaya: \"Fondasi ekonomi kita ngga bagus,makanya sulit memperbaiki nilai tukar (rupiah terhadap dolar AS).", "post_id": "2051874441949581472"}}, {"key": "masih_kuliah", "attributes": {"label": "masih_kuliah", "x": 761.9352614571716, "y": 434.4199621832049, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051659842973319247", "id": "masih_kuliah", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau di krisis moneter 98 yaa kurs Rp melemah bisa membesarkan utang dan naiknya rasio utang hmpir 100%. Dgn kondisi ini brg kebutuhan pokok yg diimpor bisa ga ada atau langka. Pak harto br mundur stlh 14 menteri mundur. Mgkn hrs nunggu parah dulu kali biar ga dianggap makar😄 https://t.co/BrcL5YKEIa", "post_id": "2051659842973319247"}}, {"key": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "MurtadhaOne1", "x": 676.014937875567, "y": 719.9916441005361, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051659842973319247", "id": "MurtadhaOne1", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau di krisis moneter 98 yaa kurs Rp melemah bisa membesarkan utang dan naiknya rasio utang hmpir 100%. Dgn kondisi ini brg kebutuhan pokok yg diimpor bisa ga ada atau langka. Pak harto br mundur stlh 14 menteri mundur. Mgkn hrs nunggu parah dulu kali biar ga dianggap makar😄 https://t.co/BrcL5YKEIa", "post_id": "2051659842973319247"}}, {"key": "Dani97aza", "attributes": {"label": "Dani97aza", "x": 740.7914154526243, "y": 243.44332729832928, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051782048495677907", "id": "Dani97aza", "source": "tweet-000004", "content": "Purbaya lupa bin pikun, kalau dia itu Raja PALAK Resmi Negara, kebanyakan makan duit Haram dari Palak, makanya sombong bin angkuh ngomong kalau tidak sulit memperbaiki Rupiah.\nGak bakalan menguat dgn menyusahkan Rakyat !!", "post_id": "2051782048495677907"}}, {"key": "inusa.media", "attributes": {"label": "inusa.media", "x": 632.8670352928663, "y": 143.47531098151256, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890750725106645459_60374608148", "id": "inusa.media", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, perbaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang sedang anjlok bukanlah hal sulit.\n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026).\n\nNamun, Purbaya mengingatkan bahwa penanganan nilai tukar rupiah adalah tugas Bank Indonesia, bukan Kementerian Keuangan.\n\n\"Tapi itu bukan kerjaan saya, kerjaan bank sentral. Nanti bank sentral akan menjelaskan bagaimana cara memperbaikinya,\" imbuh dia.\n\nSebelumnya, rupiah turun 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp 17.424 per dollar Amerika Serikat, Selasa (5/5/2026).\n\n✔Follow  untuk mendapatkan berita terkini yang disajikan singkat, jelas, dan terpercaya.", "post_id": "3890750725106645459_60374608148"}}, {"key": "inusamedia", "attributes": {"label": "inusamedia", "x": 819.1901320994041, "y": 523.5352747983162, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890750725106645459_60374608148", "id": "inusamedia", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, perbaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang sedang anjlok bukanlah hal sulit.\n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026).\n\nNamun, Purbaya mengingatkan bahwa penanganan nilai tukar rupiah adalah tugas Bank Indonesia, bukan Kementerian Keuangan.\n\n\"Tapi itu bukan kerjaan saya, kerjaan bank sentral. Nanti bank sentral akan menjelaskan bagaimana cara memperbaikinya,\" imbuh dia.\n\nSebelumnya, rupiah turun 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp 17.424 per dollar Amerika Serikat, Selasa (5/5/2026).\n\n✔Follow  untuk mendapatkan berita terkini yang disajikan singkat, jelas, dan terpercaya.", "post_id": "3890750725106645459_60374608148"}}, {"key": "4barrn", "attributes": {"label": "4barrn", "x": 860.2352264324838, "y": 444.2520986818941, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634806997979909394", "id": "4barrn", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar atau kurs rupiah terhadap dollar AS terus menghadapi tekanan. Kurs rupiah di pasar spot sore ini melemah dan menyentuh level Rp 17.346 per dollar  #rivankurniawan #sahamvalueplay #portoantibadai#valueinvesting  Kurniawan | Investor  BZ-2026-B21570", "post_id": "7634806997979909394"}}, {"key": "Rivan", "attributes": {"label": "Rivan", "x": 839.8262061021438, "y": 84.87830281817222, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634806997979909394", "id": "Rivan", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar atau kurs rupiah terhadap dollar AS terus menghadapi tekanan. Kurs rupiah di pasar spot sore ini melemah dan menyentuh level Rp 17.346 per dollar  #rivankurniawan #sahamvalueplay #portoantibadai#valueinvesting  Kurniawan | Investor  BZ-2026-B21570", "post_id": "7634806997979909394"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 327.62652826777594, "y": 412.88377458861135, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "1FSniY5SZRY", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Menkeu Purbaya: Rilis Obligasi Non-Dolar Demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah! | Sindo Sore\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar Amerika Serikat sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat nilai tukar Rupiah.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#MenteriKeuangan #PurbayaYudiSadewa #EkonomiIndonesia #NilaiTukarRupiah #ObligasiNegara #KemenkeuRI #KursRupiah #Investasi #BeritaEkonomi #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "1FSniY5SZRY"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 493.73634787209284, "y": 564.507944935752, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1365, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1FSniY5SZRY", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Menkeu Purbaya: Rilis Obligasi Non-Dolar Demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah! | Sindo Sore\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar Amerika Serikat sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat nilai tukar Rupiah.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#MenteriKeuangan #PurbayaYudiSadewa #EkonomiIndonesia #NilaiTukarRupiah #ObligasiNegara #KemenkeuRI #KursRupiah #Investasi #BeritaEkonomi #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "1FSniY5SZRY"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 289.5659541360299, "y": 437.4564354793141, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1365, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1FSniY5SZRY", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Menkeu Purbaya: Rilis Obligasi Non-Dolar Demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah! | Sindo Sore\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar Amerika Serikat sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat nilai tukar Rupiah.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#MenteriKeuangan #PurbayaYudiSadewa #EkonomiIndonesia #NilaiTukarRupiah #ObligasiNegara #KemenkeuRI #KursRupiah #Investasi #BeritaEkonomi #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "1FSniY5SZRY"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 485.81134957139807, "y": 883.2922564723956, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1365, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1FSniY5SZRY", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Menkeu Purbaya: Rilis Obligasi Non-Dolar Demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah! | Sindo Sore\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar Amerika Serikat sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat nilai tukar Rupiah.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#MenteriKeuangan #PurbayaYudiSadewa #EkonomiIndonesia #NilaiTukarRupiah #ObligasiNegara #KemenkeuRI #KursRupiah #Investasi #BeritaEkonomi #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "1FSniY5SZRY"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 453.88038253857434, "y": 949.3945287131585, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "YKzVulJ830o", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Ungkap Pesan Prabowo: Uangnya Cukup, Duitnya Banyak Gak Usah Takut\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat pesan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan bahwa uang pemerintah banyak, sehingga masyarakat tidak perlu takut.\n\nHal itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (5/5/2026).\n\n\"Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa, 'uang saya cukup, duitnya banyak, jadi anda enggak usah takut',\" ucap Purbaya, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.\n\nPurbaya menambahkan, untuk memperkuat nilai tukar rupiah, pemerintah akan menerbitkan bond dengan China. \n\nDengan begitu, Indonesia tidak tergantung terlalu banyak ke dollar lagi.\n\nSebelumnya, nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026).\n\nRupiah turun 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp 17.424 per dollar Amerika Serikat (AS).\n\nNamun, Purbaya yakin bahwa memperbaiki nilai tukar rupiah ke dollar AS yang sedang anjlok bukanlah hal sulit selama fondasi ekonomi di Indonesia masih bagus. (Tribun-Video.com/Agung Tri Laksono)\n\n\nhttps://video.tribunnews.com/news/933...\n\nEditor Video: Arifah Nur Shufiyatin\nUploader: Fitriana SekarAyu\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "YKzVulJ830o"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 319.6964615172441, "y": 286.46159541642413, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.3594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "YKzVulJ830o", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Ungkap Pesan Prabowo: Uangnya Cukup, Duitnya Banyak Gak Usah Takut\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat pesan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan bahwa uang pemerintah banyak, sehingga masyarakat tidak perlu takut.\n\nHal itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (5/5/2026).\n\n\"Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa, 'uang saya cukup, duitnya banyak, jadi anda enggak usah takut',\" ucap Purbaya, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.\n\nPurbaya menambahkan, untuk memperkuat nilai tukar rupiah, pemerintah akan menerbitkan bond dengan China. \n\nDengan begitu, Indonesia tidak tergantung terlalu banyak ke dollar lagi.\n\nSebelumnya, nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026).\n\nRupiah turun 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp 17.424 per dollar Amerika Serikat (AS).\n\nNamun, Purbaya yakin bahwa memperbaiki nilai tukar rupiah ke dollar AS yang sedang anjlok bukanlah hal sulit selama fondasi ekonomi di Indonesia masih bagus. (Tribun-Video.com/Agung Tri Laksono)\n\n\nhttps://video.tribunnews.com/news/933...\n\nEditor Video: Arifah Nur Shufiyatin\nUploader: Fitriana SekarAyu\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "YKzVulJ830o"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 52.63005172507662, "y": 624.2159840669933, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Dfdyurt5ex4", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH SEMAKIN ANJLOK, PURBAYA: ENGGAK SULIT PERBAIKINYA\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini bahwa memperbaiki nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang sedang anjlok bukanlah hal sulit, selama fondasi ekonomi di Indonesia masih dalam kondisi bagus.\n\nNamun, Purbaya mengingatkan bahwa penanganan nilai tukar rupiah merupakan ranah tugas dari Bank Indonesia (BI), bukan wewenang Kementerian Keuangan.\n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya saat memberikan keterangan di Istana, Jakarta, Selasa 5 Mei 2026. \n\n#rupiah #ekonomi #purbaya #nilaiukarrp #keuangan #beritaterbaru #ekonomiindonesia #dolar\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "Dfdyurt5ex4"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 174.13407469650687, "y": 412.0166033437023, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Dfdyurt5ex4", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH SEMAKIN ANJLOK, PURBAYA: ENGGAK SULIT PERBAIKINYA\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini bahwa memperbaiki nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang sedang anjlok bukanlah hal sulit, selama fondasi ekonomi di Indonesia masih dalam kondisi bagus.\n\nNamun, Purbaya mengingatkan bahwa penanganan nilai tukar rupiah merupakan ranah tugas dari Bank Indonesia (BI), bukan wewenang Kementerian Keuangan.\n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya saat memberikan keterangan di Istana, Jakarta, Selasa 5 Mei 2026. \n\n#rupiah #ekonomi #purbaya #nilaiukarrp #keuangan #beritaterbaru #ekonomiindonesia #dolar\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "Dfdyurt5ex4"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 795.4592461390541, "y": 756.2753486006416, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1ukFzRALUpw", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "FULL Analisis Ekonom Soal Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "1ukFzRALUpw"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 329.715575987353, "y": 34.547744020649304, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1ukFzRALUpw", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "FULL Analisis Ekonom Soal Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "1ukFzRALUpw"}}, {"key": "@tribuntimur", "attributes": {"label": "@tribuntimur", "x": 492.18165718781523, "y": 29.5436502340235, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1LpOHqXkWLo", "id": "@tribuntimur", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Semakin Anjlok, Purbaya: Enggak Terlalu Sulit Memperbaiki Nilai Tukar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Video ini membahas merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang mencapai angka Rp 17.424 pada Mei 2026. \n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme bahwa kondisi ini tidak sulit untuk diatasi selama fondasi ekonomi nasional tetap kokoh, meski ia menegaskan bahwa perbaikan tersebut merupakan otoritas Bank Indonesia. \n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026).(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\n\nFollow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks\nYouTube business inquiries: 081144407111\nFollow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur\nFollow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube: \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video:  Abdul Rahman\n\n#Menkeu #purbaya #Rupiah #Semakin #Anjlok #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #tribuntimur #tribunviral \n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "1LpOHqXkWLo"}}, {"key": "tribunnews", "attributes": {"label": "tribunnews", "x": 333.44777906984024, "y": 90.15229347180531, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1LpOHqXkWLo", "id": "tribunnews", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Semakin Anjlok, Purbaya: Enggak Terlalu Sulit Memperbaiki Nilai Tukar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Video ini membahas merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang mencapai angka Rp 17.424 pada Mei 2026. \n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme bahwa kondisi ini tidak sulit untuk diatasi selama fondasi ekonomi nasional tetap kokoh, meski ia menegaskan bahwa perbaikan tersebut merupakan otoritas Bank Indonesia. \n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026).(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\n\nFollow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks\nYouTube business inquiries: 081144407111\nFollow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur\nFollow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube: \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video:  Abdul Rahman\n\n#Menkeu #purbaya #Rupiah #Semakin #Anjlok #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #tribuntimur #tribunviral \n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "1LpOHqXkWLo"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 496.38760626655244, "y": 346.6139484095947, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "K2OpZ-4Dg0E", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nLiputan6 - Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "K2OpZ-4Dg0E"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 242.2785759890449, "y": 265.92166319792744, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1365, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K2OpZ-4Dg0E", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nLiputan6 - Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "K2OpZ-4Dg0E"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 340.71570095535907, "y": 541.4028279508295, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1365, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K2OpZ-4Dg0E", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nLiputan6 - Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "K2OpZ-4Dg0E"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 8.521719780976046, "y": 479.2943834501745, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1365, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K2OpZ-4Dg0E", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nLiputan6 - Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "K2OpZ-4Dg0E"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 78.30540997263059, "y": 63.38843375518688, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "lIr6Rb-8w5Y", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah, Ada Apa? Begini Analisis Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\n#ekonomi #rupiah #bisnis #nilaitukarrupiah #nilaitukar #matauang \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "lIr6Rb-8w5Y"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 867.8222936891767, "y": 166.07781113225784, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "lIr6Rb-8w5Y", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah, Ada Apa? Begini Analisis Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\n#ekonomi #rupiah #bisnis #nilaitukarrupiah #nilaitukar #matauang \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "lIr6Rb-8w5Y"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "attributes": {"label": "@KompasTVDewata", "x": 106.15186767145268, "y": 455.00923200891, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "RAf7Hf_0xbk", "id": "@KompasTVDewata", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Analisis Ekonom Soal Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\n#rupiah #rupiahmelemah #nilaitukarrupiah \n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "RAf7Hf_0xbk"}}, {"key": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "kompastvdewata", "x": 661.1731579433647, "y": 198.67473260165048, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.3594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "RAf7Hf_0xbk", "id": "kompastvdewata", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Analisis Ekonom Soal Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\n#rupiah #rupiahmelemah #nilaitukarrupiah \n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "RAf7Hf_0xbk"}}, {"key": "@merdekadotcom", "attributes": {"label": "@merdekadotcom", "x": 514.2290574827189, "y": 79.34993914511013, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "eN5iDBPO6HE", "id": "@merdekadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Prabowo Cs Blak-blakan Nilai Tukar Rupiah Kini Lewati Krisis Moneter 98, Singgung Haji\n\nMERDEKA.COM - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\n----\n#merdekadotcom\n\nProduced by https://www.merdeka.com\n\n----\nMORE VIDEOS: \nYoutube ►    / merdekadotcom  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "eN5iDBPO6HE"}}, {"key": "merdeka", "attributes": {"label": "merdeka", "x": 852.3471981449574, "y": 733.7763939276516, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "eN5iDBPO6HE", "id": "merdeka", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Prabowo Cs Blak-blakan Nilai Tukar Rupiah Kini Lewati Krisis Moneter 98, Singgung Haji\n\nMERDEKA.COM - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\n----\n#merdekadotcom\n\nProduced by https://www.merdeka.com\n\n----\nMORE VIDEOS: \nYoutube ►    / merdekadotcom  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "eN5iDBPO6HE"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 479.50293559725696, "y": 700.4978802772969, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "-xRHUe8_T3U", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Analisis Ekonom Soal Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah | SAPA PAGI\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\n#rupiah #rupiahmelemah #nilaitukarrupiah \n\nVideo Editor: Novaltri Sarelpa\nProduser: Theo Reza\n\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "-xRHUe8_T3U"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 927.425045980501, "y": 257.4660827708872, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-xRHUe8_T3U", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Analisis Ekonom Soal Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah | SAPA PAGI\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\n#rupiah #rupiahmelemah #nilaitukarrupiah \n\nVideo Editor: Novaltri Sarelpa\nProduser: Theo Reza\n\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "-xRHUe8_T3U"}}, {"key": "@AnalisisPodCast", "attributes": {"label": "@AnalisisPodCast", "x": 942.3512884485265, "y": 949.1458117149382, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "JdfUTcMRj-E", "id": "@AnalisisPodCast", "source": "youtube-000001", "content": "Di Balik Keyakinan Purbaya Membongkar Cara Berpik | Analisis Podcast\n\nKetika seorang menteri keuangan memindahkan 200 triliun rupiah dalam hitungan hari dan menyebutnya sebagai \"uang saya sendiri\" — pertanyaannya bukan apakah langkah itu benar atau salah. Pertanyaannya adalah: kenapa kita terima begitu saja?\n \nDi episode ini, analispodcast membedah percakapan Purbaya Yudhi Sadewa di Endgame #245 bersama Gita Wirjawan. Bukan untuk meringkas isinya — tapi untuk membongkar cara berpikirnya: asumsi apa yang tidak dipertanyakan, narasi apa yang dibangun, dan keheningan apa yang justru paling berbicara.\n \nYang dianalisis dalam video ini:\n— Bagaimana otoritas intelektual dikonstruksi lewat cerita perjalanan hidup\n— Mengapa mereduksi kerusuhan sosial menjadi masalah likuiditas adalah pilihan politis, bukan netralitas teknis\n— Apa yang hilang ketika dua orang dengan latar belakang serupa berbicara tentang 280 juta orang lainnya\n— Paradoks Gen Z dan kaderisasi yang tidak pernah sampai pada pertanyaan yang sebenarnya\n \nIni bukan kritik terhadap orangnya. Ini latihan berpikir tentang bagaimana kekuasaan bekerja melalui bahasa, narasi, dan hal-hal yang dianggap tidak perlu dijelaskan.\n \nTonton sampai habis — bagian yang paling menarik bukan di awal.\n \n——————————————————————\nSUMBER & REFERENSI\n——————————————————————\nPodcast asli: Endgame #245 — Purbaya Yudhi Sadewa & Gita Wirjawan\nChannel Endgame:    /   \n——————————————————————\nTENTANG ANALISPODCAST\n——————————————————————\nanalispodcast bukan channel ringkasan. Kami menganalisis isi podcast dari berbagai sumber dengan pendekatan mendalam, tajam, dan reflektif — fokus pada cara berpikir, bukan sekadar apa yang dikatakan. Setiap episode adalah latihan membaca lebih dalam dari permukaan percakapan.\n \nSubscribe jika kamu percaya bahwa mendengarkan saja tidak cukup.", "post_id": "JdfUTcMRj-E"}}, {"key": "gwirjawan", "attributes": {"label": "gwirjawan", "x": 260.1481356084302, "y": 751.1374115999008, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "JdfUTcMRj-E", "id": "gwirjawan", "source": "youtube-000001", "content": "Di Balik Keyakinan Purbaya Membongkar Cara Berpik | Analisis Podcast\n\nKetika seorang menteri keuangan memindahkan 200 triliun rupiah dalam hitungan hari dan menyebutnya sebagai \"uang saya sendiri\" — pertanyaannya bukan apakah langkah itu benar atau salah. Pertanyaannya adalah: kenapa kita terima begitu saja?\n \nDi episode ini, analispodcast membedah percakapan Purbaya Yudhi Sadewa di Endgame #245 bersama Gita Wirjawan. Bukan untuk meringkas isinya — tapi untuk membongkar cara berpikirnya: asumsi apa yang tidak dipertanyakan, narasi apa yang dibangun, dan keheningan apa yang justru paling berbicara.\n \nYang dianalisis dalam video ini:\n— Bagaimana otoritas intelektual dikonstruksi lewat cerita perjalanan hidup\n— Mengapa mereduksi kerusuhan sosial menjadi masalah likuiditas adalah pilihan politis, bukan netralitas teknis\n— Apa yang hilang ketika dua orang dengan latar belakang serupa berbicara tentang 280 juta orang lainnya\n— Paradoks Gen Z dan kaderisasi yang tidak pernah sampai pada pertanyaan yang sebenarnya\n \nIni bukan kritik terhadap orangnya. Ini latihan berpikir tentang bagaimana kekuasaan bekerja melalui bahasa, narasi, dan hal-hal yang dianggap tidak perlu dijelaskan.\n \nTonton sampai habis — bagian yang paling menarik bukan di awal.\n \n——————————————————————\nSUMBER & REFERENSI\n——————————————————————\nPodcast asli: Endgame #245 — Purbaya Yudhi Sadewa & Gita Wirjawan\nChannel Endgame:    /   \n——————————————————————\nTENTANG ANALISPODCAST\n——————————————————————\nanalispodcast bukan channel ringkasan. Kami menganalisis isi podcast dari berbagai sumber dengan pendekatan mendalam, tajam, dan reflektif — fokus pada cara berpikir, bukan sekadar apa yang dikatakan. Setiap episode adalah latihan membaca lebih dalam dari permukaan percakapan.\n \nSubscribe jika kamu percaya bahwa mendengarkan saja tidak cukup.", "post_id": "JdfUTcMRj-E"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 125.17396297293315, "y": 254.16060921721862, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 304.6717404057795, "y": 470.8674431771331, "size": 9.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5961, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 331.51674454433277, "y": 479.2041904626604, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7075, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 64.81699555247367, "y": 492.9644365951956, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7075, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 699.4807766451315, "y": 322.1045684607076, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7075, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 99.67501183442518, "y": 984.1201288648582, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7075, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 426.66425519733167, "y": 202.95723796258514, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.7075, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 475.49846611081415, "y": 302.10546139569493, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.6908, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "HRKHMk8ULwM", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | MILENOMICS\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "HRKHMk8ULwM"}}], "edges": [{"key": "Catatan_ali7", "source": "Catatan_ali7", "target": "Catatan_ali7", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Catatan_ali7", "source": "Catatan_ali7", "target": "Catatan_ali7", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "one_peace79", "source": "one_peace79", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pirnek01", "source": "pirnek01", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pirnek01", "source": "pirnek01", "target": "KinkinAsikin1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "masih_kuliah", "source": "masih_kuliah", "target": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Dani97aza", "source": "Dani97aza", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "inusa.media", "source": "inusa.media", "target": "inusamedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "4barrn", "source": "4barrn", "target": "Rivan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntimur", "source": "@tribuntimur", "target": "tribunnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@merdekadotcom", "source": "@merdekadotcom", "target": "merdeka", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@AnalisisPodCast", "source": "@AnalisisPodCast", "target": "gwirjawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}