{"nodes": [{"key": "biruuza", "attributes": {"label": "biruuza", "x": 741.2914040190308, "y": 469.6248663266555, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.6217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051854731690258484", "id": "biruuza", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah dari ~16.000 ke 17.400 di era Prabowo (awal 2025) bukan berdiri sendiri. Faktor eksternalnya:\n•Dolar AS menguat global — kebijakan The Fed (suku bunga tinggi)\n•Ketegangan geopolitik (perang dagang AS-China, konflik Timur Tengah)", "post_id": "2051854731690258484"}}, {"key": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "kalistohenituse", "x": 842.3742637467861, "y": 881.3666413769614, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 38.1501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051854731690258484", "id": "kalistohenituse", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah dari ~16.000 ke 17.400 di era Prabowo (awal 2025) bukan berdiri sendiri. Faktor eksternalnya:\n•Dolar AS menguat global — kebijakan The Fed (suku bunga tinggi)\n•Ketegangan geopolitik (perang dagang AS-China, konflik Timur Tengah)", "post_id": "2051854731690258484"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 148.7377896206954, "y": 325.8507942003137, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.6217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051965205526057138", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Panda Bond adalah obligasi dalam mata uang Yuan (RMB) yang diterbitkan pemerintah Indonesia di pasar China.\n\nFungsinya: diversifikasi pendanaan, dapat suku bunga rendah (~2,3%), kurangi ketergantungan dolar AS, dan perkuat Rupiah lewat cadangan devisa plus stabilitas nilai tukar.", "post_id": "2051965205526057138"}}, {"key": "scenestera", "attributes": {"label": "scenestera", "x": 733.4553646037859, "y": 38.272111109003085, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.3859, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051965205526057138", "id": "scenestera", "source": "tweet-000004", "content": "Panda Bond adalah obligasi dalam mata uang Yuan (RMB) yang diterbitkan pemerintah Indonesia di pasar China.\n\nFungsinya: diversifikasi pendanaan, dapat suku bunga rendah (~2,3%), kurangi ketergantungan dolar AS, dan perkuat Rupiah lewat cadangan devisa plus stabilitas nilai tukar.", "post_id": "2051965205526057138"}}, {"key": "insidefolkative", "attributes": {"label": "insidefolkative", "x": 482.20333105205225, "y": 121.01292150823228, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.3859, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051965205526057138", "id": "insidefolkative", "source": "tweet-000004", "content": "Panda Bond adalah obligasi dalam mata uang Yuan (RMB) yang diterbitkan pemerintah Indonesia di pasar China.\n\nFungsinya: diversifikasi pendanaan, dapat suku bunga rendah (~2,3%), kurangi ketergantungan dolar AS, dan perkuat Rupiah lewat cadangan devisa plus stabilitas nilai tukar.", "post_id": "2051965205526057138"}}, {"key": "pirnek01", "attributes": {"label": "pirnek01", "x": 950.3495183344868, "y": 723.467397773726, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.6217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051874441949581472", "id": "pirnek01", "source": "tweet-000004", "content": "Bener. Jd menurut logika Purbaya: \"Fondasi ekonomi kita ngga bagus,makanya sulit memperbaiki nilai tukar (rupiah terhadap dolar AS).", "post_id": "2051874441949581472"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 419.62992762283943, "y": 15.557389284265643, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 46.9144, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051874441949581472", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "Bener. Jd menurut logika Purbaya: \"Fondasi ekonomi kita ngga bagus,makanya sulit memperbaiki nilai tukar (rupiah terhadap dolar AS).", "post_id": "2051874441949581472"}}, {"key": "KinkinAsikin1", "attributes": {"label": "KinkinAsikin1", "x": 653.3714231549383, "y": 97.06496618666993, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.3859, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051874441949581472", "id": "KinkinAsikin1", "source": "tweet-000004", "content": "Bener. Jd menurut logika Purbaya: \"Fondasi ekonomi kita ngga bagus,makanya sulit memperbaiki nilai tukar (rupiah terhadap dolar AS).", "post_id": "2051874441949581472"}}, {"key": "one_peace79", "attributes": {"label": "one_peace79", "x": 742.8711949248941, "y": 603.4221176142302, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.6217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051934402087886987", "id": "one_peace79", "source": "tweet-000004", "content": "9 bulan Purbaya menjabat Menkeu, rupiah terus merosot. Dia bilang gak sulit perbaiki rupiah. Omdo...\n\nCuma rezim Habibie dg Menkeu-nya Bambang Subianto mengembalikan dolar Rp16.800 ke Rp6.550 dalam setahun setengah.", "post_id": "2051934402087886987"}}, {"key": "Mamdanrachmat", "attributes": {"label": "Mamdanrachmat", "x": 194.92291342634627, "y": 812.4427708587599, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.6217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051994447861239996", "id": "Mamdanrachmat", "source": "tweet-000004", "content": "Lo pikir rupiah jeblok cuma gegara MBG. gemes bgt sih dedek2 doomer gini. emg lo kira klo program makan siang distop hari ini juga tiba2 dolar balik ke 15rb. mimpi kali ya. situasi global lagi chaos, perang dagang, suku bunga fed, tapi analisa lo cuma sebatas boohir dapur. lucu", "post_id": "2051994447861239996"}}, {"key": "SoundOfYogi", "attributes": {"label": "SoundOfYogi", "x": 313.82885334634204, "y": 531.8916246768185, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 38.1501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051994447861239996", "id": "SoundOfYogi", "source": "tweet-000004", "content": "Lo pikir rupiah jeblok cuma gegara MBG. gemes bgt sih dedek2 doomer gini. emg lo kira klo program makan siang distop hari ini juga tiba2 dolar balik ke 15rb. mimpi kali ya. situasi global lagi chaos, perang dagang, suku bunga fed, tapi analisa lo cuma sebatas boohir dapur. lucu", "post_id": "2051994447861239996"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 414.20506427685314, "y": 209.16326150860453, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.8638, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3890761010505081131_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Rupiah dibuka menguat 0,23% ke level Rp17.385/US$ pada perdagangan Rabu pagi (6/5/2026), ditopang penurunan harga minyak mentah global yang menekan nilai dolar. \n\nPergerakan ini terjadi di tengah penguatan mayoritas mata uang Asia utama lain, sementara pasar tetap mencermati arah suku bunga domestik di tengah volatilitas rupiah.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#rupiah #dolar #matauang #bloombergtechnoz", "post_id": "3890761010505081131_51748745734"}}, {"key": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "nuonlinenews", "x": 330.04848123843846, "y": 390.2966423373574, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 137.4764, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890928907477707330_66210213616", "id": "nuonlinenews", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir dipengaruhi oleh faktor global. \n\nIa menambahkan, tekanan jangka pendek juga dipicu faktor musiman, seperti kebutuhan devisa untuk repatriasi dividen, pembayaran utang, serta kebutuhan jemaah haji yang meningkatkan permintaan dolar. \n\nHal itu disampaikan Perry saat bertemu dalam Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri lainnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (5/6/2026).\n\n“Faktor globalnya apa yang menyebabkan tekanan nilai tukar dalam jangka pendek ini? Adalah satu, harga minyak yang tinggi. Dua, suku bunga Amerika yang juga meningkat tinggi. Yield US Treasury 10 tahun sekarang adalah 4,47 persen. Demikian juga dolar yang menguat,” katanya dalam siniar Sekretariat Presiden yang dikutip NU Online, Rabu (6/5/2026). \n\nPerry mengungkapkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia dinilai kuat, ditandai dengan pertumbuhan yang mencapai 5,61 persen, inflasi yang rendah, pertumbuhan kredit yang tinggi, serta cadangan devisa yang solid. \n\n\"Nah, ini adalah fundamental yang menunjukkan mestinya rupiah itu akan stabil dan cenderung menguat,” ujarnya.\n\nSelengkapnya: https://www.nu.or.id/nasional/bi-siapkan-antisipasi-setelah-rupiah-melemah-akibat-faktor-global-dan-permintaan-dolar-jemaah-haji-epCuj\n\n——————————————————\nBaca berita lainnya di www.nu.or.id\nFollow \n\n#nuonlinenewsmei2026 #rupiah #bankindonesia #rupiahmelemah #ekonomi", "post_id": "3890928907477707330_66210213616"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 494.00493219641606, "y": 475.0284814163053, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.6217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "1FSniY5SZRY", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Menkeu Purbaya: Rilis Obligasi Non-Dolar Demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah! | Sindo Sore\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar Amerika Serikat sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat nilai tukar Rupiah.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#MenteriKeuangan #PurbayaYudiSadewa #EkonomiIndonesia #NilaiTukarRupiah #ObligasiNegara #KemenkeuRI #KursRupiah #Investasi #BeritaEkonomi #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "1FSniY5SZRY"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 210.02940749576092, "y": 595.2464834274967, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.4645, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1FSniY5SZRY", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Menkeu Purbaya: Rilis Obligasi Non-Dolar Demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah! | Sindo Sore\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar Amerika Serikat sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat nilai tukar Rupiah.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#MenteriKeuangan #PurbayaYudiSadewa #EkonomiIndonesia #NilaiTukarRupiah #ObligasiNegara #KemenkeuRI #KursRupiah #Investasi #BeritaEkonomi #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "1FSniY5SZRY"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 574.5095154439936, "y": 66.73906719811662, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.4645, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1FSniY5SZRY", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Menkeu Purbaya: Rilis Obligasi Non-Dolar Demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah! | Sindo Sore\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar Amerika Serikat sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat nilai tukar Rupiah.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#MenteriKeuangan #PurbayaYudiSadewa #EkonomiIndonesia #NilaiTukarRupiah #ObligasiNegara #KemenkeuRI #KursRupiah #Investasi #BeritaEkonomi #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "1FSniY5SZRY"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 612.8203754390046, "y": 785.9383858561384, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.4645, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1FSniY5SZRY", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Menkeu Purbaya: Rilis Obligasi Non-Dolar Demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah! | Sindo Sore\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar Amerika Serikat sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat nilai tukar Rupiah.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 06 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Herlina\n\n#MenteriKeuangan #PurbayaYudiSadewa #EkonomiIndonesia #NilaiTukarRupiah #ObligasiNegara #KemenkeuRI #KursRupiah #Investasi #BeritaEkonomi #SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "1FSniY5SZRY"}}, {"key": "@merdekadotcom", "attributes": {"label": "@merdekadotcom", "x": 547.0375684370051, "y": 46.77555740770389, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.6217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "eN5iDBPO6HE", "id": "@merdekadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Prabowo Cs Blak-blakan Nilai Tukar Rupiah Kini Lewati Krisis Moneter 98, Singgung Haji\n\nMERDEKA.COM - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\n----\n#merdekadotcom\n\nProduced by https://www.merdeka.com\n\n----\nMORE VIDEOS: \nYoutube ►    / merdekadotcom  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "eN5iDBPO6HE"}}, {"key": "merdeka", "attributes": {"label": "merdeka", "x": 674.0728603017167, "y": 608.7778137824201, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.1501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "eN5iDBPO6HE", "id": "merdeka", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Prabowo Cs Blak-blakan Nilai Tukar Rupiah Kini Lewati Krisis Moneter 98, Singgung Haji\n\nMERDEKA.COM - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\n----\n#merdekadotcom\n\nProduced by https://www.merdeka.com\n\n----\nMORE VIDEOS: \nYoutube ►    / merdekadotcom  \nVidio ► https://www.vidio.com/\nWhatsApp Channel ►  https://whatsapp.com/channel/0029Va2a...\nTwitter ►   / merdekadotcom  \nFacebook ►   / mdkcom  \nTelegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate", "post_id": "eN5iDBPO6HE"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 963.1191456976132, "y": 870.0248963996789, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.6217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "K2OpZ-4Dg0E", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nLiputan6 - Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "K2OpZ-4Dg0E"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 905.9402961984013, "y": 392.5616828573075, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.4645, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K2OpZ-4Dg0E", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nLiputan6 - Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "K2OpZ-4Dg0E"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 773.6371860319489, "y": 552.589316391624, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.4645, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K2OpZ-4Dg0E", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nLiputan6 - Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "K2OpZ-4Dg0E"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 584.9968879764423, "y": 126.82695386036424, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.4645, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K2OpZ-4Dg0E", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nLiputan6 - Purbaya Cs Ungkap Strategi Atasi Pelemahan Rupiah Kini Lewati Krisis 98: Presiden Bilang | Liputan6\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penyebab nilai tukar Rupiah melemah lewati saat krisis moneter 98. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengaruh kondisi dunia.\n\nBank Indonesia, Kementerian Keuangan dan OJK disebut telah memiliki strategi untuk mencegah kaburnya dana dari Indonesia. Mulai dari pembatasan pembelian Dolar per individu hingga penguatan kerjasama transaksi dengan Yuan China.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "K2OpZ-4Dg0E"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 980.7445804044359, "y": 86.995041156673, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.6217, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 534.168497278142, "y": 750.7367752905186, "size": 9.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.1258, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 301.37652736312083, "y": 830.2406067320875, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.0472, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 338.6124132407532, "y": 356.69385388975303, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.0472, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 6.918412472845303, "y": 497.3291133913741, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.0472, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 14.319340518820777, "y": 597.1850906562368, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.0472, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 205.5565898541809, "y": 239.10830614178957, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.0472, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "vnCUN-bxeTM", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | IDXC UPDATE\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vnCUN-bxeTM"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 535.8033057373553, "y": 916.6238840691262, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.6217, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "HRKHMk8ULwM", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Dongkrak Rupiah, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond di China | MILENOMICS\n\nPemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), salah satunya melalui penerbitan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar China.\n\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "HRKHMk8ULwM"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 153.55765675234125, "y": 631.3006656913307, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.6217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 535.118034132037, "y": 846.9481073228783, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.1501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}], "edges": [{"key": "biruuza", "source": "biruuza", "target": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "scenestera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pirnek01", "source": "pirnek01", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pirnek01", "source": "pirnek01", "target": "KinkinAsikin1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "one_peace79", "source": "one_peace79", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Mamdanrachmat", "source": "Mamdanrachmat", "target": "SoundOfYogi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nuonlinenews", "source": "nuonlinenews", "target": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@merdekadotcom", "source": "@merdekadotcom", "target": "merdeka", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}