{"nodes": [{"key": "Golkar2029", "attributes": {"label": "Golkar2029", "x": 482.48170463764916, "y": 678.4935338415083, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049621846342135971", "id": "Golkar2029", "source": "retweet-000002", "content": "\"Komisi XI DPR menaruh perhatian serius terhadap rendahnya porsi kredit UMKM di kisaran 17-20 persen dari total kredit nas…", "post_id": "2049621846342135971"}}, {"key": "golkarpedia", "attributes": {"label": "golkarpedia", "x": 530.9472055710349, "y": 957.0370510996684, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 28.0135, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "2049621846342135971", "id": "golkarpedia", "source": "retweet-000002", "content": "\"Komisi XI DPR menaruh perhatian serius terhadap rendahnya porsi kredit UMKM di kisaran 17-20 persen dari total kredit nas…", "post_id": "2049621846342135971"}}, {"key": "GolkarSolid", "attributes": {"label": "GolkarSolid", "x": 118.1640665918724, "y": 240.3995915719822, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2051590577343615018", "id": "GolkarSolid", "source": "retweet-000002", "content": "\"Komisi XI DPR menaruh perhatian serius terhadap rendahnya porsi kredit UMKM di kisaran 17-20 persen dari total kredit nas…", "post_id": "2051590577343615018"}}, {"key": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "nuonlinenews", "x": 502.4192565423924, "y": 798.4157489996899, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 114.0486, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890928907477707330_66210213616", "id": "nuonlinenews", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir dipengaruhi oleh faktor global. \n\nIa menambahkan, tekanan jangka pendek juga dipicu faktor musiman, seperti kebutuhan devisa untuk repatriasi dividen, pembayaran utang, serta kebutuhan jemaah haji yang meningkatkan permintaan dolar. \n\nHal itu disampaikan Perry saat bertemu dalam Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri lainnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (5/6/2026).\n\n“Faktor globalnya apa yang menyebabkan tekanan nilai tukar dalam jangka pendek ini? Adalah satu, harga minyak yang tinggi. Dua, suku bunga Amerika yang juga meningkat tinggi. Yield US Treasury 10 tahun sekarang adalah 4,47 persen. Demikian juga dolar yang menguat,” katanya dalam siniar Sekretariat Presiden yang dikutip NU Online, Rabu (6/5/2026). \n\nPerry mengungkapkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia dinilai kuat, ditandai dengan pertumbuhan yang mencapai 5,61 persen, inflasi yang rendah, pertumbuhan kredit yang tinggi, serta cadangan devisa yang solid. \n\n\"Nah, ini adalah fundamental yang menunjukkan mestinya rupiah itu akan stabil dan cenderung menguat,” ujarnya.\n\nSelengkapnya: https://www.nu.or.id/nasional/bi-siapkan-antisipasi-setelah-rupiah-melemah-akibat-faktor-global-dan-permintaan-dolar-jemaah-haji-epCuj\n\n——————————————————\nBaca berita lainnya di www.nu.or.id\nFollow \n\n#nuonlinenewsmei2026 #rupiah #bankindonesia #rupiahmelemah #ekonomi", "post_id": "3890928907477707330_66210213616"}}, {"key": "makasar_iinfo", "attributes": {"label": "makasar_iinfo", "x": 567.3557792439707, "y": 612.8970926884734, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890883076151143325_20402709174", "id": "makasar_iinfo", "source": "instagram-000001", "content": "Merespon melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ke level Rp17,424, Presiden Prabowo menggelar rapat terbatas bersama sejumlah otoritas keuangan, mulai dari Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Ketua LPS Anggito Abimanyu, hingga Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan perwakilan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pada kemarin malam (5/5). Rapat ini digelar untuk merespons tekanan terhadap rupiah dan merumuskan langkah stabilisasi.\n\nDari rapat itu, melansir laporan , Perry selaku pejabat BI mengatakan kalau Presiden Prabowo telah merestui tujuh strategi Bank Indonesia (BI) untuk memperbaiki keadaan, membuat nilai mata uang rupiah kembali stabil. Pertama, BI disebut bakal turun langsung ke pasar valuta asing (dalam dan luar negeri) buat nahan gejolak rupiah. Kedua, BI juga segera menarik uang dari investor asing masuk ke Indonesia lewat instrumen seperti SRBI. Ketiga, BI berencana kerja bareng Kementerian Keuangan RI, termasuk beli SBN dari pasar supaya kondisi keuangan tetap stabil.\n\nKeempat, BI ikut menjaga likuiditas buat memastikan uang di perbankan dan pasar tetap banyak dan lancar. Kelima, BI membatasi pembelian dolar AS biar nggak berlebihan (sekarang dibatasi dan akan diperketat lagi). Keenam, BI juga bakal ikut intervensi di pasar luar negeri (offshore) lewat instrumen seperti NDF buat bantu stabilin rupiah. Ketujuh, BI memperketat pengawasan bank dan perusahaan bareng Otoritas Jasa Keuangan supaya sistem keuangan tetap aman.\n\nLebih lanjut Perry menjelaskan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, dia percaya kalau nilai tukar rupiah bakal kembali stabil dan menguat ke depan. Your thoughts? 💭 \n\n[📸via Sekretariat Kabinet RI, ANTARA/HO-Setkab RI]\n\n(USSFeed)", "post_id": "3890883076151143325_20402709174"}}, {"key": "antaranewscom", "attributes": {"label": "antaranewscom", "x": 962.4080497467413, "y": 186.52592373047628, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 31.6488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890883076151143325_20402709174", "id": "antaranewscom", "source": "instagram-000001", "content": "Merespon melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ke level Rp17,424, Presiden Prabowo menggelar rapat terbatas bersama sejumlah otoritas keuangan, mulai dari Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Ketua LPS Anggito Abimanyu, hingga Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan perwakilan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pada kemarin malam (5/5). Rapat ini digelar untuk merespons tekanan terhadap rupiah dan merumuskan langkah stabilisasi.\n\nDari rapat itu, melansir laporan , Perry selaku pejabat BI mengatakan kalau Presiden Prabowo telah merestui tujuh strategi Bank Indonesia (BI) untuk memperbaiki keadaan, membuat nilai mata uang rupiah kembali stabil. Pertama, BI disebut bakal turun langsung ke pasar valuta asing (dalam dan luar negeri) buat nahan gejolak rupiah. Kedua, BI juga segera menarik uang dari investor asing masuk ke Indonesia lewat instrumen seperti SRBI. Ketiga, BI berencana kerja bareng Kementerian Keuangan RI, termasuk beli SBN dari pasar supaya kondisi keuangan tetap stabil.\n\nKeempat, BI ikut menjaga likuiditas buat memastikan uang di perbankan dan pasar tetap banyak dan lancar. Kelima, BI membatasi pembelian dolar AS biar nggak berlebihan (sekarang dibatasi dan akan diperketat lagi). Keenam, BI juga bakal ikut intervensi di pasar luar negeri (offshore) lewat instrumen seperti NDF buat bantu stabilin rupiah. Ketujuh, BI memperketat pengawasan bank dan perusahaan bareng Otoritas Jasa Keuangan supaya sistem keuangan tetap aman.\n\nLebih lanjut Perry menjelaskan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, dia percaya kalau nilai tukar rupiah bakal kembali stabil dan menguat ke depan. Your thoughts? 💭 \n\n[📸via Sekretariat Kabinet RI, ANTARA/HO-Setkab RI]\n\n(USSFeed)", "post_id": "3890883076151143325_20402709174"}}, {"key": "tumbuhkaya.id", "attributes": {"label": "tumbuhkaya.id", "x": 388.7819319546898, "y": 267.07359645568664, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 114.0486, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7630662724405464327", "id": "tumbuhkaya.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabar gembira buat pejuang KPR! OJK siap hapus \"blacklist\" SLIK buat utang receh di bawah Rp 1 juta! 🎉🏦 Kebijakan yang bakal berlaku paling lambat Juni 2026 ini jelas jadi angin segar buat masyarakat yang mau ajuin KPR Subsidi. Momen ini langsung disambut positif sama $BRIS yang siap dorong target penyaluran KPR FLPP mereka! 🚀 Eh, tapi apa nggak bahaya tuh buat risiko kredit macet banknya? Tenang, manajemen udah punya pandangan dan strategi jitunya. Yuk, geser carousel di atas buat cek ulasan fundamental lengkapnya! 👉 Mau informasi lebih lengkap & insight harian? Follow  di Instagram! #SahamBRIS #SLIKOJK #KPRSubsidi #InvestasiSaham #TumbuhKaya", "post_id": "7630662724405464327"}}, {"key": "penarafflesiatv", "attributes": {"label": "penarafflesiatv", "x": 522.1747848647312, "y": 902.9487847356818, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7600793558987181319", "id": "penarafflesiatv", "source": "tiktok-000001", "content": "Ditengah tekanan ekonomi global dan tantangan penguatan permodalan industri perbankan, PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) berhasil menunjukkan kinerja yang tetap solid dan berkelanjutan.  Capaian positif tersebut ditegaskan langsung oleh Pelaksana Tugas (plt) Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Rabu (28/1). Iswahyudi mengungkapkan bahwa sepanjang tahun buku 2025, Bank Bengkulu mampu mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 8,06 persen dengan total aset mencapai Rp11,190 triliun. Capaian ini, menurutnya, merupakan hasil dari penguatan fundamental bisnis serta konsistensi bank dalam menjalankan transformasi secara bertahap dan terukur. “Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap Bank Bengkulu, sekaligus menjadi bukti bahwa strategi bisnis yang kami jalankan berada di jalur yang tepat,” ujar Iswahyudi. Dari sisi intermediasi, Iswahyudi menjelaskan bahwa penyaluran kredit meningkat 5,45 persen menjadi Rp7,816 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 2,52 persen dengan total mencapai Rp8,205 triliun. Kinerja tersebut berdampak langsung pada peningkatan profitabilitas bank. “Bank Bengkulu membukukan laba setelah pajak sebesar Rp135,146 miliar, tumbuh signifikan 34,70 persen dibandingkan tahun 2024. Ini menjadi indikator kuat bahwa kinerja operasional dan efisiensi bank terus membaik,” tegasnya. Lebih lanjut, Iswahyudi menambahkan bahwa rasio keuangan Bank Bengkulu tetap berada pada kondisi sehat, dengan ROA sebesar 1,64 persen, ROE 9,51 persen, serta CAR mencapai 25,11 persen. Posisi modal inti per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,453 triliun, yang dinilai sangat memadai untuk mendukung ekspansi bisnis secara pruden dan berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas kinerja manajemen Bank Bengkulu di bawah kepemimpinan Iswahyudi. Ia berharap Bank Bengkulu semakin berperan dalam memperkuat fiskal daerah dan mendorong pembangunan ekonomi Bengkulu. Sementara itu, Iswahyudi menegaskan bahwa ke depan dukungan terhadap sektor produktif, khususnya UMKM, akan terus menjadi prioritas utama. Bank Bengkulu juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab tantangan digitalisasi serta ketidakpastian ekonomi global. “Kami berkomitmen menjadikan Bank Bengkulu sebagai bank daerah yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus mitra strategis pembangunan ekonomi Bengkulu,” pungkas Iswahyudi.  #bankbengkulu #bengkulu #rups", "post_id": "7600793558987181319"}}, {"key": "iswahyudi.bankbengkulu", "attributes": {"label": "iswahyudi.bankbengkulu", "x": 634.9995522112325, "y": 99.5525417658355, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.6488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7600793558987181319", "id": "iswahyudi.bankbengkulu", "source": "tiktok-000001", "content": "Ditengah tekanan ekonomi global dan tantangan penguatan permodalan industri perbankan, PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) berhasil menunjukkan kinerja yang tetap solid dan berkelanjutan.  Capaian positif tersebut ditegaskan langsung oleh Pelaksana Tugas (plt) Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Rabu (28/1). Iswahyudi mengungkapkan bahwa sepanjang tahun buku 2025, Bank Bengkulu mampu mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 8,06 persen dengan total aset mencapai Rp11,190 triliun. Capaian ini, menurutnya, merupakan hasil dari penguatan fundamental bisnis serta konsistensi bank dalam menjalankan transformasi secara bertahap dan terukur. “Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap Bank Bengkulu, sekaligus menjadi bukti bahwa strategi bisnis yang kami jalankan berada di jalur yang tepat,” ujar Iswahyudi. Dari sisi intermediasi, Iswahyudi menjelaskan bahwa penyaluran kredit meningkat 5,45 persen menjadi Rp7,816 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 2,52 persen dengan total mencapai Rp8,205 triliun. Kinerja tersebut berdampak langsung pada peningkatan profitabilitas bank. “Bank Bengkulu membukukan laba setelah pajak sebesar Rp135,146 miliar, tumbuh signifikan 34,70 persen dibandingkan tahun 2024. Ini menjadi indikator kuat bahwa kinerja operasional dan efisiensi bank terus membaik,” tegasnya. Lebih lanjut, Iswahyudi menambahkan bahwa rasio keuangan Bank Bengkulu tetap berada pada kondisi sehat, dengan ROA sebesar 1,64 persen, ROE 9,51 persen, serta CAR mencapai 25,11 persen. Posisi modal inti per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,453 triliun, yang dinilai sangat memadai untuk mendukung ekspansi bisnis secara pruden dan berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas kinerja manajemen Bank Bengkulu di bawah kepemimpinan Iswahyudi. Ia berharap Bank Bengkulu semakin berperan dalam memperkuat fiskal daerah dan mendorong pembangunan ekonomi Bengkulu. Sementara itu, Iswahyudi menegaskan bahwa ke depan dukungan terhadap sektor produktif, khususnya UMKM, akan terus menjadi prioritas utama. Bank Bengkulu juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab tantangan digitalisasi serta ketidakpastian ekonomi global. “Kami berkomitmen menjadikan Bank Bengkulu sebagai bank daerah yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus mitra strategis pembangunan ekonomi Bengkulu,” pungkas Iswahyudi.  #bankbengkulu #bengkulu #rups", "post_id": "7600793558987181319"}}, {"key": "sorot.clip", "attributes": {"label": "sorot.clip", "x": 160.0424059700003, "y": 809.1551957347627, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636421208136830229", "id": "sorot.clip", "source": "tiktok-000001", "content": "1. Commodity Boom dalam Saham (Pasar Bullish) Ketika harga komoditas global naik, saham-saham di sektor terkait biasanya akan memimpin kenaikan pasar. Peningkatan Margin Keuntungan: Perusahaan tambang atau perkebunan memiliki biaya operasional yang cenderung tetap, namun harga jual produk mereka melonjak. Hal ini membuat laba bersih perusahaan naik berlipat ganda. Dividen Jumbo: Karena keuntungan yang melimpah, perusahaan seringkali membagikan dividen yang sangat besar kepada pemegang saham. Ini menarik minat investor ritel dan institusi. Efek Sektoral: Tidak hanya perusahaan tambang, perusahaan pendukungnya (seperti jasa alat berat, logistik pelayaran, dan infrastruktur energi) juga akan ikut mengalami kenaikan harga saham. Contoh Sektor: Saham Batubara, Nikel, Minyak & Gas, serta CPO (Kelapa Sawit). 2. Commodity Downturn dalam Saham (Pasar Bearish) Saat harga komoditas jatuh, tekanan pada emiten (perusahaan) di bursa saham menjadi sangat berat. Penurunan Laba & Kerugian: Pendapatan turun drastis sementara biaya perawatan alat dan gaji karyawan tetap berjalan. Investor mulai melakukan aksi jual (panic selling) karena takut kinerja keuangan perusahaan memburuk. Sentimen Negatif Sektoral: Analis biasanya akan menurunkan rating saham-saham tersebut, yang menyebabkan aliran modal keluar (outflow) dari sektor komoditas ke sektor yang lebih aman (seperti perbankan atau konsumsi). Efek ke Indeks Saham: Jika harga komoditas turun secara sistemik, indeks harga saham gabungan bisa ikut tertekan karena sektor komoditas memiliki bobot kapitalisasi pasar yang cukup besar. #RivanKurniawan #PortoAntiBadai #ValueInvesting #SahamValuePlay #investasi    BZ-2026-00E179", "post_id": "7636421208136830229"}}, {"key": "rivan.kurniawan", "attributes": {"label": "rivan.kurniawan", "x": 471.4706563265718, "y": 580.2822017609019, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.6488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636421208136830229", "id": "rivan.kurniawan", "source": "tiktok-000001", "content": "1. Commodity Boom dalam Saham (Pasar Bullish) Ketika harga komoditas global naik, saham-saham di sektor terkait biasanya akan memimpin kenaikan pasar. Peningkatan Margin Keuntungan: Perusahaan tambang atau perkebunan memiliki biaya operasional yang cenderung tetap, namun harga jual produk mereka melonjak. Hal ini membuat laba bersih perusahaan naik berlipat ganda. Dividen Jumbo: Karena keuntungan yang melimpah, perusahaan seringkali membagikan dividen yang sangat besar kepada pemegang saham. Ini menarik minat investor ritel dan institusi. Efek Sektoral: Tidak hanya perusahaan tambang, perusahaan pendukungnya (seperti jasa alat berat, logistik pelayaran, dan infrastruktur energi) juga akan ikut mengalami kenaikan harga saham. Contoh Sektor: Saham Batubara, Nikel, Minyak & Gas, serta CPO (Kelapa Sawit). 2. Commodity Downturn dalam Saham (Pasar Bearish) Saat harga komoditas jatuh, tekanan pada emiten (perusahaan) di bursa saham menjadi sangat berat. Penurunan Laba & Kerugian: Pendapatan turun drastis sementara biaya perawatan alat dan gaji karyawan tetap berjalan. Investor mulai melakukan aksi jual (panic selling) karena takut kinerja keuangan perusahaan memburuk. Sentimen Negatif Sektoral: Analis biasanya akan menurunkan rating saham-saham tersebut, yang menyebabkan aliran modal keluar (outflow) dari sektor komoditas ke sektor yang lebih aman (seperti perbankan atau konsumsi). Efek ke Indeks Saham: Jika harga komoditas turun secara sistemik, indeks harga saham gabungan bisa ikut tertekan karena sektor komoditas memiliki bobot kapitalisasi pasar yang cukup besar. #RivanKurniawan #PortoAntiBadai #ValueInvesting #SahamValuePlay #investasi    BZ-2026-00E179", "post_id": "7636421208136830229"}}, {"key": "intinews.co", "attributes": {"label": "intinews.co", "x": 778.9995803116343, "y": 45.182310850364395, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7609236983004646676", "id": "intinews.co", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung atau Bank Sumsel Babel menyepakati pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Palembang, Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut mencerminkan kinerja keuangan perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan. Pembagian dividen itu diambil dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,80 miliar. Kenaikan laba ini menegaskan konsistensi Bank Sumsel Babel dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi nasional maupun regional. Struktur kepemilikan Bank Sumsel Babel terdiri atas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota di wilayah Sumatera Selatan serta Kepulauan Bangka Belitung. Dengan demikian, pembagian dividen tersebut turut berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing pemegang saham. Dalam RUPS yang dihadiri seluruh pemegang saham, manajemen juga memaparkan capaian kinerja keuangan yang tetap solid. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net berada pada level rendah 0,72 persen, mencerminkan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Dari sisi intermediasi, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 84,32 persen, menunjukkan fungsi penyaluran kredit berjalan optimal dengan likuiditas yang tetap terkelola. Profitabilitas juga terjaga, tercermin dari Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen. Atas kinerja dan tata kelola yang dinilai baik, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat idA+/Stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan risiko relatif rendah. Tak hanya fokus pada aspek finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Di antaranya melalui Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung untuk membantu pengendalian inflasi, serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keputusan pembagian dividen ini menegaskan komitmen Bank Sumsel Babel dalam memberikan nilai tambah optimal kepada pemegang saham sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional", "post_id": "7609236983004646676"}}, {"key": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "banksumselbabeloffical", "x": 705.7682173791087, "y": 755.3560197435918, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 46.1902, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7609236983004646676", "id": "banksumselbabeloffical", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung atau Bank Sumsel Babel menyepakati pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Palembang, Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut mencerminkan kinerja keuangan perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan. Pembagian dividen itu diambil dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,80 miliar. Kenaikan laba ini menegaskan konsistensi Bank Sumsel Babel dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi nasional maupun regional. Struktur kepemilikan Bank Sumsel Babel terdiri atas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota di wilayah Sumatera Selatan serta Kepulauan Bangka Belitung. Dengan demikian, pembagian dividen tersebut turut berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing pemegang saham. Dalam RUPS yang dihadiri seluruh pemegang saham, manajemen juga memaparkan capaian kinerja keuangan yang tetap solid. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net berada pada level rendah 0,72 persen, mencerminkan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Dari sisi intermediasi, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 84,32 persen, menunjukkan fungsi penyaluran kredit berjalan optimal dengan likuiditas yang tetap terkelola. Profitabilitas juga terjaga, tercermin dari Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen. Atas kinerja dan tata kelola yang dinilai baik, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat idA+/Stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan risiko relatif rendah. Tak hanya fokus pada aspek finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Di antaranya melalui Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung untuk membantu pengendalian inflasi, serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keputusan pembagian dividen ini menegaskan komitmen Bank Sumsel Babel dalam memberikan nilai tambah optimal kepada pemegang saham sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional", "post_id": "7609236983004646676"}}, {"key": "sumsel.terciduk", "attributes": {"label": "sumsel.terciduk", "x": 652.9441860644232, "y": 465.2568874098578, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7497259475947031863", "id": "sumsel.terciduk", "source": "tiktok-000001", "content": "Seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, menarik kembali jaminan yang telah dia serahkan untuk pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua. Langkah ini diambil setelah dirinya merasa kecewa dengan pelayanan dan komunikasi yang tidak memadai dari pihak bank, yang membuat proses pengajuan KUR berjalan lambat dan tanpa kejelasan. E, wanita yang telah mengajukan pinjaman KUR sejak tahun 2022, mengungkapkan bahwa dirinya telah melunasi pinjaman sebelumnya pada bulan Agustus 2024. Setelah melunasi pinjaman tersebut, E segera mengajukan permohonan pinjaman KUR kembali untuk mendukung usaha yang dikelolanya. Namun, meskipun sudah menunggu hampir setahun, hingga Maret 2025, tidak ada keputusan yang jelas dari pihak Bank Sumsel Babel terkait pengajuan yang dia ajukan. “Sudah hampir tujuh bulan sejak pengajuan saya, tapi tidak ada keputusan apakah pengajuan saya disetujui atau tidak. Saya merasa sangat kesal dan kecewa dengan pelayanan yang tidak memadai. Seharusnya, KUR ini dirancang untuk membantu masyarakat kecil, bukan malah membuat kami menunggu tanpa kepastian,” ujar E dengan nada kecewa. E menambahkan bahwa meskipun sudah mengikuti seluruh prosedur yang ditetapkan oleh Bank Sumsel Babel, mulai dari pengisian formulir hingga penyerahan dokumen persyaratan, pihak bank tidak memberikan kejelasan mengenai status pengajuannya. Hal ini membuatnya merasa frustasi, apalagi mengingat ia sudah melunasi pinjaman sebelumnya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai Solusi Pembiayaan untuk UMKM, Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini diharapkan dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mendukung pengembangan usaha-usaha kecil di seluruh Indonesia. Melalui program ini, para pelaku usaha yang kesulitan mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan komersial diharapkan dapat memperoleh dukungan finansial untuk mengembangkan usahanya. Sementara itu saat dikonfirmasi oleh pihak media terkait hal ini Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel Muaradua  Wahyu Apriludin melalui Wakil Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Muaradua Fadhil Saidiladna Tanrir, mengaku tidak bersedia memberikan jawaban,menurutnya awak media terlebih harus mengajukan surat pengajuan untuk mewawancara. “Saya tidak bersedia memberikan jawaban,untuk wawancara, media harus mengajukan surat pengajuan wawancara. Terserah kalau berita ini mau diviralkan, jika ada komplain silahkan ajukan surat ke Banksumsel Babel,” ucapnya sumber : https://sinerginkri.com/calon-nasabah-tarik-kembali-jaminan-kur-pelayanan-bank-sumsel-babel-cabang-muaradua-dipertanyakan/", "post_id": "7497259475947031863"}}, {"key": "terpercaya_dan_terbaru", "attributes": {"label": "terpercaya_dan_terbaru", "x": 207.61333729328402, "y": 55.1734991395616, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "7609608668916583701", "id": "terpercaya_dan_terbaru", "source": "tiktok-000001", "content": "jambi - Institusi perbankan kebanggaan daerah, Bank 9 Jambi, kini tengah dihantam badai kritik hebat yang melumpuhkan kredibilitasnya. Gelombang perlawanan tajam datang dari Gerakan Bersama Rakyat Kampus (GBRK), yang menilai bank plat merah tersebut telah kehilangan kompas moral dan profesionalisme. Dua skandal besar—alokasi dana CSR untuk jalan batubara dan bobolnya data nasabah oleh hacker—menjadi bukti otentik adanya pembusukan manajemen dari dalam . CSR Rp1,5 Miliar: \"Pelacuran\" Kebijakan Demi Memuluskan Eksploitasi ​Aktivis mahasiswa dari GBRK menyoroti dengan tajam kebijakan Direksi Bank 9 Jambi yang menggelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp1,5 miliar hanya untuk menambal jalan yang rusak akibat angkutan batubara. KETUA GBRK  Rio Jodiansyah menyebut langkah ini sebagai bentuk \"pelacuran kebijakan\". Dana yang seharusnya menjadi hak rakyat miskin untuk beasiswa pendidikan atau modal UMKM, justru dijadikan \"dana talangan\" untuk menutupi dosa infrastruktur yang disebabkan oleh korporasi tambang raksasa. ​\"Ini adalah penghinaan intelektual. Bank 9 Jambi bukan lagi milik rakyat, tapi seolah menjadi 'bendahara pribadi' para oligarki batubara. Mengapa uang tabungan rakyat digunakan untuk memuluskan bisnis yang justru menyengsarakan rakyat di jalanan?\" tegas Ketua GBRK. Belum kering luka rakyat akibat skandal CSR, Bank 9 Jambi kembali mempermalukan diri dengan bobolnya sistem keamanan digital mereka. Data-data sensitif nasabah dikabarkan jatuh ke tangan peretas (hacker), menelanjangi privasi ribuan warga Jambi di pasar gelap internet. Ketua GBRK rio jodiansyah menilai insiden ini bukan sekadar kegagalan teknis, melainkan kelalaian fatal. Mereka menyindir jargon \"Digital Banking\" yang sering dipamerkan bank tersebut sebagai retorika kosong. Bank dinilai lebih sibuk bersolek dengan citra modernitas daripada berinvestasi pada sistem keamanan siber yang mumpuni. Pembobolan ini dianggap sebagai bukti bahwa Bank 9 Jambi hanyalah \"celengan retak\" yang tidak lagi layak memegang amanah finansial masyarakat Menyikapi rentetan musibah yang dianggap sebagai \"buah dari salah kelola\" ini, GBRK menuntut beberapa hal Kami menuntut pencopotan seluruh jajaran Direksi yang menandatangani kebijakan CSR batubara. Jangan biarkan \"antek oligarki\" memimpin bank daerah! Membuka seluruh aliran dana CSR secara telanjang agar rakyat tahu kemana saja keringat mereka disalurkan Bank harus bertanggung jawab secara materil atas bocornya data nasabah yang memicu kerentanan terhadap tindak kriminal perbankan. Pemerintah Provinsi Jambi selaku pemegang saham tetap bungkam, maka kepercayaan publik terhadap stabilitas keuangan daerah berada di ujung tanduk. ​\"Rakyat menabung untuk masa depan, bukan untuk membiayai kerusakan jalan pengusaha dan memberi makan para peretas!\" pungkas rio. #beritatiktok #fyp #jambi #hukum  Sekretariat Negara  Hukum RI  RI  Yudhi Sadewa", "post_id": "7609608668916583701"}}, {"key": "Kementerian", "attributes": {"label": "Kementerian", "x": 823.5656595088676, "y": 385.9825527860037, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.531, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7609608668916583701", "id": "Kementerian", "source": "tiktok-000001", "content": "jambi - Institusi perbankan kebanggaan daerah, Bank 9 Jambi, kini tengah dihantam badai kritik hebat yang melumpuhkan kredibilitasnya. Gelombang perlawanan tajam datang dari Gerakan Bersama Rakyat Kampus (GBRK), yang menilai bank plat merah tersebut telah kehilangan kompas moral dan profesionalisme. Dua skandal besar—alokasi dana CSR untuk jalan batubara dan bobolnya data nasabah oleh hacker—menjadi bukti otentik adanya pembusukan manajemen dari dalam . CSR Rp1,5 Miliar: \"Pelacuran\" Kebijakan Demi Memuluskan Eksploitasi ​Aktivis mahasiswa dari GBRK menyoroti dengan tajam kebijakan Direksi Bank 9 Jambi yang menggelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp1,5 miliar hanya untuk menambal jalan yang rusak akibat angkutan batubara. KETUA GBRK  Rio Jodiansyah menyebut langkah ini sebagai bentuk \"pelacuran kebijakan\". Dana yang seharusnya menjadi hak rakyat miskin untuk beasiswa pendidikan atau modal UMKM, justru dijadikan \"dana talangan\" untuk menutupi dosa infrastruktur yang disebabkan oleh korporasi tambang raksasa. ​\"Ini adalah penghinaan intelektual. Bank 9 Jambi bukan lagi milik rakyat, tapi seolah menjadi 'bendahara pribadi' para oligarki batubara. Mengapa uang tabungan rakyat digunakan untuk memuluskan bisnis yang justru menyengsarakan rakyat di jalanan?\" tegas Ketua GBRK. Belum kering luka rakyat akibat skandal CSR, Bank 9 Jambi kembali mempermalukan diri dengan bobolnya sistem keamanan digital mereka. Data-data sensitif nasabah dikabarkan jatuh ke tangan peretas (hacker), menelanjangi privasi ribuan warga Jambi di pasar gelap internet. Ketua GBRK rio jodiansyah menilai insiden ini bukan sekadar kegagalan teknis, melainkan kelalaian fatal. Mereka menyindir jargon \"Digital Banking\" yang sering dipamerkan bank tersebut sebagai retorika kosong. Bank dinilai lebih sibuk bersolek dengan citra modernitas daripada berinvestasi pada sistem keamanan siber yang mumpuni. Pembobolan ini dianggap sebagai bukti bahwa Bank 9 Jambi hanyalah \"celengan retak\" yang tidak lagi layak memegang amanah finansial masyarakat Menyikapi rentetan musibah yang dianggap sebagai \"buah dari salah kelola\" ini, GBRK menuntut beberapa hal Kami menuntut pencopotan seluruh jajaran Direksi yang menandatangani kebijakan CSR batubara. Jangan biarkan \"antek oligarki\" memimpin bank daerah! Membuka seluruh aliran dana CSR secara telanjang agar rakyat tahu kemana saja keringat mereka disalurkan Bank harus bertanggung jawab secara materil atas bocornya data nasabah yang memicu kerentanan terhadap tindak kriminal perbankan. Pemerintah Provinsi Jambi selaku pemegang saham tetap bungkam, maka kepercayaan publik terhadap stabilitas keuangan daerah berada di ujung tanduk. ​\"Rakyat menabung untuk masa depan, bukan untuk membiayai kerusakan jalan pengusaha dan memberi makan para peretas!\" pungkas rio. #beritatiktok #fyp #jambi #hukum  Sekretariat Negara  Hukum RI  RI  Yudhi Sadewa", "post_id": "7609608668916583701"}}, {"key": "DPR", "attributes": {"label": "DPR", "x": 994.5935032340939, "y": 89.61389355164829, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.531, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7609608668916583701", "id": "DPR", "source": "tiktok-000001", "content": "jambi - Institusi perbankan kebanggaan daerah, Bank 9 Jambi, kini tengah dihantam badai kritik hebat yang melumpuhkan kredibilitasnya. Gelombang perlawanan tajam datang dari Gerakan Bersama Rakyat Kampus (GBRK), yang menilai bank plat merah tersebut telah kehilangan kompas moral dan profesionalisme. Dua skandal besar—alokasi dana CSR untuk jalan batubara dan bobolnya data nasabah oleh hacker—menjadi bukti otentik adanya pembusukan manajemen dari dalam . CSR Rp1,5 Miliar: \"Pelacuran\" Kebijakan Demi Memuluskan Eksploitasi ​Aktivis mahasiswa dari GBRK menyoroti dengan tajam kebijakan Direksi Bank 9 Jambi yang menggelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp1,5 miliar hanya untuk menambal jalan yang rusak akibat angkutan batubara. KETUA GBRK  Rio Jodiansyah menyebut langkah ini sebagai bentuk \"pelacuran kebijakan\". Dana yang seharusnya menjadi hak rakyat miskin untuk beasiswa pendidikan atau modal UMKM, justru dijadikan \"dana talangan\" untuk menutupi dosa infrastruktur yang disebabkan oleh korporasi tambang raksasa. ​\"Ini adalah penghinaan intelektual. Bank 9 Jambi bukan lagi milik rakyat, tapi seolah menjadi 'bendahara pribadi' para oligarki batubara. Mengapa uang tabungan rakyat digunakan untuk memuluskan bisnis yang justru menyengsarakan rakyat di jalanan?\" tegas Ketua GBRK. Belum kering luka rakyat akibat skandal CSR, Bank 9 Jambi kembali mempermalukan diri dengan bobolnya sistem keamanan digital mereka. Data-data sensitif nasabah dikabarkan jatuh ke tangan peretas (hacker), menelanjangi privasi ribuan warga Jambi di pasar gelap internet. Ketua GBRK rio jodiansyah menilai insiden ini bukan sekadar kegagalan teknis, melainkan kelalaian fatal. Mereka menyindir jargon \"Digital Banking\" yang sering dipamerkan bank tersebut sebagai retorika kosong. Bank dinilai lebih sibuk bersolek dengan citra modernitas daripada berinvestasi pada sistem keamanan siber yang mumpuni. Pembobolan ini dianggap sebagai bukti bahwa Bank 9 Jambi hanyalah \"celengan retak\" yang tidak lagi layak memegang amanah finansial masyarakat Menyikapi rentetan musibah yang dianggap sebagai \"buah dari salah kelola\" ini, GBRK menuntut beberapa hal Kami menuntut pencopotan seluruh jajaran Direksi yang menandatangani kebijakan CSR batubara. Jangan biarkan \"antek oligarki\" memimpin bank daerah! Membuka seluruh aliran dana CSR secara telanjang agar rakyat tahu kemana saja keringat mereka disalurkan Bank harus bertanggung jawab secara materil atas bocornya data nasabah yang memicu kerentanan terhadap tindak kriminal perbankan. Pemerintah Provinsi Jambi selaku pemegang saham tetap bungkam, maka kepercayaan publik terhadap stabilitas keuangan daerah berada di ujung tanduk. ​\"Rakyat menabung untuk masa depan, bukan untuk membiayai kerusakan jalan pengusaha dan memberi makan para peretas!\" pungkas rio. #beritatiktok #fyp #jambi #hukum  Sekretariat Negara  Hukum RI  RI  Yudhi Sadewa", "post_id": "7609608668916583701"}}, {"key": "Purbaya", "attributes": {"label": "Purbaya", "x": 302.78696694013695, "y": 109.46941056346216, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.531, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7609608668916583701", "id": "Purbaya", "source": "tiktok-000001", "content": "jambi - Institusi perbankan kebanggaan daerah, Bank 9 Jambi, kini tengah dihantam badai kritik hebat yang melumpuhkan kredibilitasnya. Gelombang perlawanan tajam datang dari Gerakan Bersama Rakyat Kampus (GBRK), yang menilai bank plat merah tersebut telah kehilangan kompas moral dan profesionalisme. Dua skandal besar—alokasi dana CSR untuk jalan batubara dan bobolnya data nasabah oleh hacker—menjadi bukti otentik adanya pembusukan manajemen dari dalam . CSR Rp1,5 Miliar: \"Pelacuran\" Kebijakan Demi Memuluskan Eksploitasi ​Aktivis mahasiswa dari GBRK menyoroti dengan tajam kebijakan Direksi Bank 9 Jambi yang menggelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp1,5 miliar hanya untuk menambal jalan yang rusak akibat angkutan batubara. KETUA GBRK  Rio Jodiansyah menyebut langkah ini sebagai bentuk \"pelacuran kebijakan\". Dana yang seharusnya menjadi hak rakyat miskin untuk beasiswa pendidikan atau modal UMKM, justru dijadikan \"dana talangan\" untuk menutupi dosa infrastruktur yang disebabkan oleh korporasi tambang raksasa. ​\"Ini adalah penghinaan intelektual. Bank 9 Jambi bukan lagi milik rakyat, tapi seolah menjadi 'bendahara pribadi' para oligarki batubara. Mengapa uang tabungan rakyat digunakan untuk memuluskan bisnis yang justru menyengsarakan rakyat di jalanan?\" tegas Ketua GBRK. Belum kering luka rakyat akibat skandal CSR, Bank 9 Jambi kembali mempermalukan diri dengan bobolnya sistem keamanan digital mereka. Data-data sensitif nasabah dikabarkan jatuh ke tangan peretas (hacker), menelanjangi privasi ribuan warga Jambi di pasar gelap internet. Ketua GBRK rio jodiansyah menilai insiden ini bukan sekadar kegagalan teknis, melainkan kelalaian fatal. Mereka menyindir jargon \"Digital Banking\" yang sering dipamerkan bank tersebut sebagai retorika kosong. Bank dinilai lebih sibuk bersolek dengan citra modernitas daripada berinvestasi pada sistem keamanan siber yang mumpuni. Pembobolan ini dianggap sebagai bukti bahwa Bank 9 Jambi hanyalah \"celengan retak\" yang tidak lagi layak memegang amanah finansial masyarakat Menyikapi rentetan musibah yang dianggap sebagai \"buah dari salah kelola\" ini, GBRK menuntut beberapa hal Kami menuntut pencopotan seluruh jajaran Direksi yang menandatangani kebijakan CSR batubara. Jangan biarkan \"antek oligarki\" memimpin bank daerah! Membuka seluruh aliran dana CSR secara telanjang agar rakyat tahu kemana saja keringat mereka disalurkan Bank harus bertanggung jawab secara materil atas bocornya data nasabah yang memicu kerentanan terhadap tindak kriminal perbankan. Pemerintah Provinsi Jambi selaku pemegang saham tetap bungkam, maka kepercayaan publik terhadap stabilitas keuangan daerah berada di ujung tanduk. ​\"Rakyat menabung untuk masa depan, bukan untuk membiayai kerusakan jalan pengusaha dan memberi makan para peretas!\" pungkas rio. #beritatiktok #fyp #jambi #hukum  Sekretariat Negara  Hukum RI  RI  Yudhi Sadewa", "post_id": "7609608668916583701"}}, {"key": "zul.hasan", "attributes": {"label": "zul.hasan", "x": 190.3231893850007, "y": 531.7515667957283, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.531, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7609608668916583701", "id": "zul.hasan", "source": "tiktok-000001", "content": "jambi - Institusi perbankan kebanggaan daerah, Bank 9 Jambi, kini tengah dihantam badai kritik hebat yang melumpuhkan kredibilitasnya. Gelombang perlawanan tajam datang dari Gerakan Bersama Rakyat Kampus (GBRK), yang menilai bank plat merah tersebut telah kehilangan kompas moral dan profesionalisme. Dua skandal besar—alokasi dana CSR untuk jalan batubara dan bobolnya data nasabah oleh hacker—menjadi bukti otentik adanya pembusukan manajemen dari dalam . CSR Rp1,5 Miliar: \"Pelacuran\" Kebijakan Demi Memuluskan Eksploitasi ​Aktivis mahasiswa dari GBRK menyoroti dengan tajam kebijakan Direksi Bank 9 Jambi yang menggelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp1,5 miliar hanya untuk menambal jalan yang rusak akibat angkutan batubara. KETUA GBRK  Rio Jodiansyah menyebut langkah ini sebagai bentuk \"pelacuran kebijakan\". Dana yang seharusnya menjadi hak rakyat miskin untuk beasiswa pendidikan atau modal UMKM, justru dijadikan \"dana talangan\" untuk menutupi dosa infrastruktur yang disebabkan oleh korporasi tambang raksasa. ​\"Ini adalah penghinaan intelektual. Bank 9 Jambi bukan lagi milik rakyat, tapi seolah menjadi 'bendahara pribadi' para oligarki batubara. Mengapa uang tabungan rakyat digunakan untuk memuluskan bisnis yang justru menyengsarakan rakyat di jalanan?\" tegas Ketua GBRK. Belum kering luka rakyat akibat skandal CSR, Bank 9 Jambi kembali mempermalukan diri dengan bobolnya sistem keamanan digital mereka. Data-data sensitif nasabah dikabarkan jatuh ke tangan peretas (hacker), menelanjangi privasi ribuan warga Jambi di pasar gelap internet. Ketua GBRK rio jodiansyah menilai insiden ini bukan sekadar kegagalan teknis, melainkan kelalaian fatal. Mereka menyindir jargon \"Digital Banking\" yang sering dipamerkan bank tersebut sebagai retorika kosong. Bank dinilai lebih sibuk bersolek dengan citra modernitas daripada berinvestasi pada sistem keamanan siber yang mumpuni. Pembobolan ini dianggap sebagai bukti bahwa Bank 9 Jambi hanyalah \"celengan retak\" yang tidak lagi layak memegang amanah finansial masyarakat Menyikapi rentetan musibah yang dianggap sebagai \"buah dari salah kelola\" ini, GBRK menuntut beberapa hal Kami menuntut pencopotan seluruh jajaran Direksi yang menandatangani kebijakan CSR batubara. Jangan biarkan \"antek oligarki\" memimpin bank daerah! Membuka seluruh aliran dana CSR secara telanjang agar rakyat tahu kemana saja keringat mereka disalurkan Bank harus bertanggung jawab secara materil atas bocornya data nasabah yang memicu kerentanan terhadap tindak kriminal perbankan. Pemerintah Provinsi Jambi selaku pemegang saham tetap bungkam, maka kepercayaan publik terhadap stabilitas keuangan daerah berada di ujung tanduk. ​\"Rakyat menabung untuk masa depan, bukan untuk membiayai kerusakan jalan pengusaha dan memberi makan para peretas!\" pungkas rio. #beritatiktok #fyp #jambi #hukum  Sekretariat Negara  Hukum RI  RI  Yudhi Sadewa", "post_id": "7609608668916583701"}}, {"key": "gerindra", "attributes": {"label": "gerindra", "x": 654.1068694050749, "y": 456.8150620309417, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.531, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7609608668916583701", "id": "gerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "jambi - Institusi perbankan kebanggaan daerah, Bank 9 Jambi, kini tengah dihantam badai kritik hebat yang melumpuhkan kredibilitasnya. Gelombang perlawanan tajam datang dari Gerakan Bersama Rakyat Kampus (GBRK), yang menilai bank plat merah tersebut telah kehilangan kompas moral dan profesionalisme. Dua skandal besar—alokasi dana CSR untuk jalan batubara dan bobolnya data nasabah oleh hacker—menjadi bukti otentik adanya pembusukan manajemen dari dalam . CSR Rp1,5 Miliar: \"Pelacuran\" Kebijakan Demi Memuluskan Eksploitasi ​Aktivis mahasiswa dari GBRK menyoroti dengan tajam kebijakan Direksi Bank 9 Jambi yang menggelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp1,5 miliar hanya untuk menambal jalan yang rusak akibat angkutan batubara. KETUA GBRK  Rio Jodiansyah menyebut langkah ini sebagai bentuk \"pelacuran kebijakan\". Dana yang seharusnya menjadi hak rakyat miskin untuk beasiswa pendidikan atau modal UMKM, justru dijadikan \"dana talangan\" untuk menutupi dosa infrastruktur yang disebabkan oleh korporasi tambang raksasa. ​\"Ini adalah penghinaan intelektual. Bank 9 Jambi bukan lagi milik rakyat, tapi seolah menjadi 'bendahara pribadi' para oligarki batubara. Mengapa uang tabungan rakyat digunakan untuk memuluskan bisnis yang justru menyengsarakan rakyat di jalanan?\" tegas Ketua GBRK. Belum kering luka rakyat akibat skandal CSR, Bank 9 Jambi kembali mempermalukan diri dengan bobolnya sistem keamanan digital mereka. Data-data sensitif nasabah dikabarkan jatuh ke tangan peretas (hacker), menelanjangi privasi ribuan warga Jambi di pasar gelap internet. Ketua GBRK rio jodiansyah menilai insiden ini bukan sekadar kegagalan teknis, melainkan kelalaian fatal. Mereka menyindir jargon \"Digital Banking\" yang sering dipamerkan bank tersebut sebagai retorika kosong. Bank dinilai lebih sibuk bersolek dengan citra modernitas daripada berinvestasi pada sistem keamanan siber yang mumpuni. Pembobolan ini dianggap sebagai bukti bahwa Bank 9 Jambi hanyalah \"celengan retak\" yang tidak lagi layak memegang amanah finansial masyarakat Menyikapi rentetan musibah yang dianggap sebagai \"buah dari salah kelola\" ini, GBRK menuntut beberapa hal Kami menuntut pencopotan seluruh jajaran Direksi yang menandatangani kebijakan CSR batubara. Jangan biarkan \"antek oligarki\" memimpin bank daerah! Membuka seluruh aliran dana CSR secara telanjang agar rakyat tahu kemana saja keringat mereka disalurkan Bank harus bertanggung jawab secara materil atas bocornya data nasabah yang memicu kerentanan terhadap tindak kriminal perbankan. Pemerintah Provinsi Jambi selaku pemegang saham tetap bungkam, maka kepercayaan publik terhadap stabilitas keuangan daerah berada di ujung tanduk. ​\"Rakyat menabung untuk masa depan, bukan untuk membiayai kerusakan jalan pengusaha dan memberi makan para peretas!\" pungkas rio. #beritatiktok #fyp #jambi #hukum  Sekretariat Negara  Hukum RI  RI  Yudhi Sadewa", "post_id": "7609608668916583701"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 430.0029760762378, "y": 757.1561838349855, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "H_U0eY1X_Ys", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] OCBC Akuisisi Aset HSBC Indonesia, Saham NISP Tertekan\n\nKABARBURSA.COM — OCBC resmi mengakuisisi aset dan liabilitas layanan wealth management serta premier banking milik HSBC Indonesia, sementara PT Timah membukukan lonjakan laba bersih Rp1,5 triliun pada kuartal I 2026. Di sisi lain, ICW mempertanyakan transparansi anggaran belanja sembako pemerintah, rupiah masih berada di bawah tekanan, dan wacana pemotongan komisi aplikator ojol ke 8 persen ikut memicu perdebatan publik. Rangkaian isu ini penting karena menyentuh sektor perbankan, pertambangan, tata kelola anggaran, hingga kesejahteraan pekerja digital yang berdampak luas ke masyarakat. Jangan lupa subscribe dan tulis pendapat Anda di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi #ocbc #timah #icw #rupiah #ojol #bankindonesia #dprri #ekonomiindonesia #sahamnisp #kabarbursa #beritaterkini #wealthmanagement #tatakelola #investasi", "post_id": "H_U0eY1X_Ys"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 960.1067755040054, "y": 111.93343709727111, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.6488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "H_U0eY1X_Ys", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] OCBC Akuisisi Aset HSBC Indonesia, Saham NISP Tertekan\n\nKABARBURSA.COM — OCBC resmi mengakuisisi aset dan liabilitas layanan wealth management serta premier banking milik HSBC Indonesia, sementara PT Timah membukukan lonjakan laba bersih Rp1,5 triliun pada kuartal I 2026. Di sisi lain, ICW mempertanyakan transparansi anggaran belanja sembako pemerintah, rupiah masih berada di bawah tekanan, dan wacana pemotongan komisi aplikator ojol ke 8 persen ikut memicu perdebatan publik. Rangkaian isu ini penting karena menyentuh sektor perbankan, pertambangan, tata kelola anggaran, hingga kesejahteraan pekerja digital yang berdampak luas ke masyarakat. Jangan lupa subscribe dan tulis pendapat Anda di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi #ocbc #timah #icw #rupiah #ojol #bankindonesia #dprri #ekonomiindonesia #sahamnisp #kabarbursa #beritaterkini #wealthmanagement #tatakelola #investasi", "post_id": "H_U0eY1X_Ys"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 879.5359222348577, "y": 500.2052336975866, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2AxjBhgA7oc", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "2AxjBhgA7oc"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 485.6307811304298, "y": 419.0796799806408, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.6488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2AxjBhgA7oc", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "2AxjBhgA7oc"}}, {"key": "@Kemenkopmri", "attributes": {"label": "@Kemenkopmri", "x": 362.64835129332386, "y": 59.831983417055426, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "cMksZx7ZHSk", "id": "@Kemenkopmri", "source": "youtube-000001", "content": "Keterangan Pers: Rapat Tingkat Menteri Kemenko PM bersama Kementerian UMKM dan Ekonomi Kreatif\n\npentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui optimalisasi ruang-ruang strategis seperti Mbloc Space yang dinilai berhasil tumbuh sebagai ekosistem produktif bagi pelaku usaha.\n\nSinergi antara BUMN sebagai pemilik aset, pengelola kreatif, serta dukungan pemerintah daerah menjadi contoh nyata keberhasilan pengelolaan ruang publik berbasis pemberdayaan ekonomi. Model ini, lanjutnya, perlu direplikasi di berbagai daerah agar semakin banyak pelaku UMKM dan ekonomi kreatif mendapatkan akses terhadap ruang usaha yang layak sekaligus peluang pasar yang lebih luas.\n\nDalam kesempatan yang sama, Menko Muhaimin juga menyampaikan hasil rapat koordinasi terkait penguatan kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama yang didorong adalah optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha.\n\nIa menekankan bahwa UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menyerap tenaga kerja, tetapi juga dalam memperluas basis kewirausahaan di masyarakat. Karena itu, penguatan akses pembiayaan perlu diiringi dengan pendampingan usaha yang berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat tumbuh dan naik kelas.\n\nInstagram: \nTikTok: \nX: \n\nBiro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi\nKementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat", "post_id": "cMksZx7ZHSk"}}, {"key": "kemenkopmri", "attributes": {"label": "kemenkopmri", "x": 193.126729061753, "y": 308.81052108478843, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9546, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cMksZx7ZHSk", "id": "kemenkopmri", "source": "youtube-000001", "content": "Keterangan Pers: Rapat Tingkat Menteri Kemenko PM bersama Kementerian UMKM dan Ekonomi Kreatif\n\npentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui optimalisasi ruang-ruang strategis seperti Mbloc Space yang dinilai berhasil tumbuh sebagai ekosistem produktif bagi pelaku usaha.\n\nSinergi antara BUMN sebagai pemilik aset, pengelola kreatif, serta dukungan pemerintah daerah menjadi contoh nyata keberhasilan pengelolaan ruang publik berbasis pemberdayaan ekonomi. Model ini, lanjutnya, perlu direplikasi di berbagai daerah agar semakin banyak pelaku UMKM dan ekonomi kreatif mendapatkan akses terhadap ruang usaha yang layak sekaligus peluang pasar yang lebih luas.\n\nDalam kesempatan yang sama, Menko Muhaimin juga menyampaikan hasil rapat koordinasi terkait penguatan kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama yang didorong adalah optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha.\n\nIa menekankan bahwa UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menyerap tenaga kerja, tetapi juga dalam memperluas basis kewirausahaan di masyarakat. Karena itu, penguatan akses pembiayaan perlu diiringi dengan pendampingan usaha yang berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat tumbuh dan naik kelas.\n\nInstagram: \nTikTok: \nX: \n\nBiro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi\nKementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat", "post_id": "cMksZx7ZHSk"}}, {"key": "kemenkopm", "attributes": {"label": "kemenkopm", "x": 715.1079631502905, "y": 961.4750041946653, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9546, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cMksZx7ZHSk", "id": "kemenkopm", "source": "youtube-000001", "content": "Keterangan Pers: Rapat Tingkat Menteri Kemenko PM bersama Kementerian UMKM dan Ekonomi Kreatif\n\npentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui optimalisasi ruang-ruang strategis seperti Mbloc Space yang dinilai berhasil tumbuh sebagai ekosistem produktif bagi pelaku usaha.\n\nSinergi antara BUMN sebagai pemilik aset, pengelola kreatif, serta dukungan pemerintah daerah menjadi contoh nyata keberhasilan pengelolaan ruang publik berbasis pemberdayaan ekonomi. Model ini, lanjutnya, perlu direplikasi di berbagai daerah agar semakin banyak pelaku UMKM dan ekonomi kreatif mendapatkan akses terhadap ruang usaha yang layak sekaligus peluang pasar yang lebih luas.\n\nDalam kesempatan yang sama, Menko Muhaimin juga menyampaikan hasil rapat koordinasi terkait penguatan kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama yang didorong adalah optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha.\n\nIa menekankan bahwa UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menyerap tenaga kerja, tetapi juga dalam memperluas basis kewirausahaan di masyarakat. Karena itu, penguatan akses pembiayaan perlu diiringi dengan pendampingan usaha yang berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat tumbuh dan naik kelas.\n\nInstagram: \nTikTok: \nX: \n\nBiro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi\nKementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat", "post_id": "cMksZx7ZHSk"}}, {"key": "kemenkopmr", "attributes": {"label": "kemenkopmr", "x": 346.27431994753266, "y": 472.6139709566854, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9546, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cMksZx7ZHSk", "id": "kemenkopmr", "source": "youtube-000001", "content": "Keterangan Pers: Rapat Tingkat Menteri Kemenko PM bersama Kementerian UMKM dan Ekonomi Kreatif\n\npentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui optimalisasi ruang-ruang strategis seperti Mbloc Space yang dinilai berhasil tumbuh sebagai ekosistem produktif bagi pelaku usaha.\n\nSinergi antara BUMN sebagai pemilik aset, pengelola kreatif, serta dukungan pemerintah daerah menjadi contoh nyata keberhasilan pengelolaan ruang publik berbasis pemberdayaan ekonomi. Model ini, lanjutnya, perlu direplikasi di berbagai daerah agar semakin banyak pelaku UMKM dan ekonomi kreatif mendapatkan akses terhadap ruang usaha yang layak sekaligus peluang pasar yang lebih luas.\n\nDalam kesempatan yang sama, Menko Muhaimin juga menyampaikan hasil rapat koordinasi terkait penguatan kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama yang didorong adalah optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha.\n\nIa menekankan bahwa UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menyerap tenaga kerja, tetapi juga dalam memperluas basis kewirausahaan di masyarakat. Karena itu, penguatan akses pembiayaan perlu diiringi dengan pendampingan usaha yang berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat tumbuh dan naik kelas.\n\nInstagram: \nTikTok: \nX: \n\nBiro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi\nKementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat", "post_id": "cMksZx7ZHSk"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 269.26775182099215, "y": 397.46821576518676, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vEUeYodl2ss", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "CAK IMIN PEMERINTAH TARGETKAN 10 JUTA LAPANGAN KERJA LEWAT EKONOMI KREATIF\n\nMenteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan Pemerintah menargetkan penciptaan 10 juta lapangan kerja dalam lima tahun ke depan melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif.\n\nLangkah ini, kata Cak Imin, melalui pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.\n\n#ekonomikreatif #lapangankerja #pemerintah #target10juta #ekraf #umkm #lowongankerja #indonesiamaju\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "vEUeYodl2ss"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 952.1921044901923, "y": 730.5786604600065, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.6488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vEUeYodl2ss", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "CAK IMIN PEMERINTAH TARGETKAN 10 JUTA LAPANGAN KERJA LEWAT EKONOMI KREATIF\n\nMenteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan Pemerintah menargetkan penciptaan 10 juta lapangan kerja dalam lima tahun ke depan melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif.\n\nLangkah ini, kata Cak Imin, melalui pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.\n\n#ekonomikreatif #lapangankerja #pemerintah #target10juta #ekraf #umkm #lowongankerja #indonesiamaju\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "vEUeYodl2ss"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 382.6007716473586, "y": 178.53360472434, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "McfjtwfmN-o", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik\n\nKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi optimistis tekanan terhadap nilai tukar dan pasar keuangan akan mereda. Arus modal asing yang sempat keluar diprediksi akan berbalik masuk, dengan syarat fundamental ekonomi tetap kuat.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #ekonomi #OJK #DolarAS\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "McfjtwfmN-o"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 419.76094033268873, "y": 704.3964473740605, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.3781, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "McfjtwfmN-o", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik\n\nKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi optimistis tekanan terhadap nilai tukar dan pasar keuangan akan mereda. Arus modal asing yang sempat keluar diprediksi akan berbalik masuk, dengan syarat fundamental ekonomi tetap kuat.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #ekonomi #OJK #DolarAS\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "McfjtwfmN-o"}}, {"key": "@NDTVProfitIndia", "attributes": {"label": "@NDTVProfitIndia", "x": 717.8439860379243, "y": 68.95071411619202, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "P82Fb-eqa_k", "id": "@NDTVProfitIndia", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Kredit UMKM hingga Semikonduktor: Keputusan Besar Kabinet Modi untuk Dorongan Ekonomi yang D...\n\nKabinet pada hari Rabu menyetujui serangkaian keputusan yang menggabungkan bantuan ekonomi segera dengan ambisi industri jangka panjang, meskipun ketidakpastian global masih berlanjut. Kabinet menyetujui ECLGS 5.0, di mana pemerintah akan turun tangan untuk meringankan tekanan likuiditas bagi bisnis yang terdampak oleh situasi Asia Barat dengan memungkinkan bank untuk memberikan pinjaman modal kerja tambahan yang dijamin pemerintah—hingga 20% untuk peminjam yang sudah ada dan lebih tinggi untuk maskapai penerbangan—yang berpotensi membuka akses kredit lebih dari ₹2,5 lakh crore dengan risiko fiskal yang terbatas. Pada saat yang sama, Kabinet memberikan dorongan signifikan kepada program semikonduktor India dengan menyetujui dua unit baru di Gujarat dengan investasi lebih dari ₹3.900 crore, termasuk fasilitas wafer galium nitrida untuk layar beresolusi tinggi dan mikro-LED serta unit pengemasan, sehingga total proyek di bawah Misi Semikonduktor menjadi 12 dengan investasi kumulatif sekitar ₹1,64 lakh crore. Bersama-sama, langkah-langkah ini menandakan strategi ganda: melindungi bisnis dari guncangan jangka pendek sekaligus mempercepat upaya India untuk membangun ekosistem manufaktur yang tangguh dan bernilai tinggi.\n\n#modi #semikonduktor #beritaindia\n\nUntuk video lainnya, berlangganan saluran kami:    /   \nKunjungi NDTV Profit untuk berita lainnya: https://www.ndtvprofit.com/\nJangan memasuki pasar saham tanpa pengetahuan. Baca semua Laporan Riset di sini: https://www.ndtvprofit.com/research-r...\n\nIkuti NDTV Profit di sini\nTwitter:   / ndtvprofitindia   ,   / ndtvprofit  \nLinkedIn:   / ndtvprofit  \nInstagram:   / ndtvprofit  \nFacebook:   / ndtvprofit", "post_id": "P82Fb-eqa_k"}}, {"key": "ndtvprofitindia", "attributes": {"label": "ndtvprofitindia", "x": 282.91741237600263, "y": 179.9318953724154, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.6488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "P82Fb-eqa_k", "id": "ndtvprofitindia", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Kredit UMKM hingga Semikonduktor: Keputusan Besar Kabinet Modi untuk Dorongan Ekonomi yang D...\n\nKabinet pada hari Rabu menyetujui serangkaian keputusan yang menggabungkan bantuan ekonomi segera dengan ambisi industri jangka panjang, meskipun ketidakpastian global masih berlanjut. Kabinet menyetujui ECLGS 5.0, di mana pemerintah akan turun tangan untuk meringankan tekanan likuiditas bagi bisnis yang terdampak oleh situasi Asia Barat dengan memungkinkan bank untuk memberikan pinjaman modal kerja tambahan yang dijamin pemerintah—hingga 20% untuk peminjam yang sudah ada dan lebih tinggi untuk maskapai penerbangan—yang berpotensi membuka akses kredit lebih dari ₹2,5 lakh crore dengan risiko fiskal yang terbatas. Pada saat yang sama, Kabinet memberikan dorongan signifikan kepada program semikonduktor India dengan menyetujui dua unit baru di Gujarat dengan investasi lebih dari ₹3.900 crore, termasuk fasilitas wafer galium nitrida untuk layar beresolusi tinggi dan mikro-LED serta unit pengemasan, sehingga total proyek di bawah Misi Semikonduktor menjadi 12 dengan investasi kumulatif sekitar ₹1,64 lakh crore. Bersama-sama, langkah-langkah ini menandakan strategi ganda: melindungi bisnis dari guncangan jangka pendek sekaligus mempercepat upaya India untuk membangun ekosistem manufaktur yang tangguh dan bernilai tinggi.\n\n#modi #semikonduktor #beritaindia\n\nUntuk video lainnya, berlangganan saluran kami:    /   \nKunjungi NDTV Profit untuk berita lainnya: https://www.ndtvprofit.com/\nJangan memasuki pasar saham tanpa pengetahuan. Baca semua Laporan Riset di sini: https://www.ndtvprofit.com/research-r...\n\nIkuti NDTV Profit di sini\nTwitter:   / ndtvprofitindia   ,   / ndtvprofit  \nLinkedIn:   / ndtvprofit  \nInstagram:   / ndtvprofit  \nFacebook:   / ndtvprofit", "post_id": "P82Fb-eqa_k"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "attributes": {"label": "@InvestingTalkPodcast", "x": 44.43218220378176, "y": 491.63548024302173, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1075, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "pgEWcYsjrbA", "id": "@InvestingTalkPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan 40% Saham e.l.f. Beauty Berakhir: Lonjakan 60% di Depan Mata! | Analisis Saham ELF\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis elf Beauty Inc ($ELF) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah ELF layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\ne.l.f. Saham perusahaan kecantikan ini telah membangun bisnis intinya di sekitar kosmetik pasar massal yang terjangkau, menawarkan produk kecantikan berkualitas tinggi yang menarik bagi konsumen sehari-hari yang beralih dari pilihan yang lebih mahal. Dalam analisis saham ELF, perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang stabil, didorong oleh permintaan yang tangguh dan penyesuaian harga strategis untuk mendukung margin, di samping menghasilkan arus kas yang kuat dan neraca yang solid yang menyeimbangkan utang akuisisi baru-baru ini dengan likuiditas yang cukup untuk investasi. Keunggulan kompetitifnya terletak pada proposisi nilai yang kuat, peningkatan pangsa pasar yang konsisten di kosmetik massal AS, dan kemitraan ritel yang mendalam dengan jaringan seperti Target, mitra saham Ulta Beauty, dan Walmart, yang kini diperluas ke perawatan kulit mewah melalui akuisisi Rhode, yang membawa kekuatan merek digital dan distribusi yang lebih luas.\n\nPasar yang lebih luas untuk saham kecantikan dan saham kosmetik telah melihat saham e.l.f. Beauty mengalami penurunan tajam, tetapi pergerakan harga baru-baru ini menunjukkan proses pembentukan titik terendah dengan tekanan penjualan yang memudar dan pembalikan momentum awal, di tengah pandangan analis yang beragam yang cenderung ke arah konsensus beli moderat dan pembelian institusional yang kuat meskipun ada beberapa penurunan peringkat karena tantangan merek inti. Sentimen investor tetap positif terhadap pergeseran platform multi-merek, dengan katalis jangka pendek termasuk pendapatan mendatang yang akan mengungkapkan kontribusi awal Rhode dan efek kenaikan harga, ekspansi ritel Rhode seperti ke Sephora Eropa, dan dorongan makro dari pergeseran konsumen ke investasi berbasis nilai. Risiko utama melibatkan penurunan pangsa pasar yang lebih buruk di bidang kosmetik inti jika ritel massal jenuh, atau tekanan margin yang berkelanjutan dari pergeseran bauran produk dan pembayaran utang yang dapat menekan pertumbuhan jika tidak diimbangi oleh segmen baru.\n\nSaham ELF dapat mengungguli saham kecantikan dari waktu ke waktu karena peningkatan pangsa pasar dan integrasi Rhode mendorong pemulihan dari valuasi yang rendah saat ini, asalkan tantangan inti stabil.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda melacak S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), serta memberikan strategi yang dapat diterapkan baik untuk trader berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi keuangan Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, diversifikasi ETF, dan mengelola portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal... 👈\n\n⚠️ Penafian: Kami bukan penasihat keuangan. Konten di saluran ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Selalu laku...", "post_id": "pgEWcYsjrbA"}}, {"key": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "investingtalkpodcast", "x": 362.1589903304534, "y": 47.405982607676144, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.6488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pgEWcYsjrbA", "id": "investingtalkpodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan 40% Saham e.l.f. Beauty Berakhir: Lonjakan 60% di Depan Mata! | Analisis Saham ELF\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis elf Beauty Inc ($ELF) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah ELF layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\ne.l.f. Saham perusahaan kecantikan ini telah membangun bisnis intinya di sekitar kosmetik pasar massal yang terjangkau, menawarkan produk kecantikan berkualitas tinggi yang menarik bagi konsumen sehari-hari yang beralih dari pilihan yang lebih mahal. Dalam analisis saham ELF, perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang stabil, didorong oleh permintaan yang tangguh dan penyesuaian harga strategis untuk mendukung margin, di samping menghasilkan arus kas yang kuat dan neraca yang solid yang menyeimbangkan utang akuisisi baru-baru ini dengan likuiditas yang cukup untuk investasi. Keunggulan kompetitifnya terletak pada proposisi nilai yang kuat, peningkatan pangsa pasar yang konsisten di kosmetik massal AS, dan kemitraan ritel yang mendalam dengan jaringan seperti Target, mitra saham Ulta Beauty, dan Walmart, yang kini diperluas ke perawatan kulit mewah melalui akuisisi Rhode, yang membawa kekuatan merek digital dan distribusi yang lebih luas.\n\nPasar yang lebih luas untuk saham kecantikan dan saham kosmetik telah melihat saham e.l.f. Beauty mengalami penurunan tajam, tetapi pergerakan harga baru-baru ini menunjukkan proses pembentukan titik terendah dengan tekanan penjualan yang memudar dan pembalikan momentum awal, di tengah pandangan analis yang beragam yang cenderung ke arah konsensus beli moderat dan pembelian institusional yang kuat meskipun ada beberapa penurunan peringkat karena tantangan merek inti. Sentimen investor tetap positif terhadap pergeseran platform multi-merek, dengan katalis jangka pendek termasuk pendapatan mendatang yang akan mengungkapkan kontribusi awal Rhode dan efek kenaikan harga, ekspansi ritel Rhode seperti ke Sephora Eropa, dan dorongan makro dari pergeseran konsumen ke investasi berbasis nilai. Risiko utama melibatkan penurunan pangsa pasar yang lebih buruk di bidang kosmetik inti jika ritel massal jenuh, atau tekanan margin yang berkelanjutan dari pergeseran bauran produk dan pembayaran utang yang dapat menekan pertumbuhan jika tidak diimbangi oleh segmen baru.\n\nSaham ELF dapat mengungguli saham kecantikan dari waktu ke waktu karena peningkatan pangsa pasar dan integrasi Rhode mendorong pemulihan dari valuasi yang rendah saat ini, asalkan tantangan inti stabil.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda melacak S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), serta memberikan strategi yang dapat diterapkan baik untuk trader berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi keuangan Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, diversifikasi ETF, dan mengelola portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal... 👈\n\n⚠️ Penafian: Kami bukan penasihat keuangan. Konten di saluran ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Selalu laku...", "post_id": "pgEWcYsjrbA"}}], "edges": [{"key": "Golkar2029", "source": "Golkar2029", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Golkar2029", "source": "Golkar2029", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "GolkarSolid", "source": "GolkarSolid", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "GolkarSolid", "source": "GolkarSolid", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "GolkarSolid", "source": "GolkarSolid", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "GolkarSolid", "source": "GolkarSolid", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "nuonlinenews", "source": "nuonlinenews", "target": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "makasar_iinfo", "source": "makasar_iinfo", "target": "antaranewscom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tumbuhkaya.id", "source": "tumbuhkaya.id", "target": "tumbuhkaya.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "penarafflesiatv", "source": "penarafflesiatv", "target": "iswahyudi.bankbengkulu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sorot.clip", "source": "sorot.clip", "target": "rivan.kurniawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "intinews.co", "source": "intinews.co", "target": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sumsel.terciduk", "source": "sumsel.terciduk", "target": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "terpercaya_dan_terbaru", "source": "terpercaya_dan_terbaru", "target": "Kementerian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "terpercaya_dan_terbaru", "source": "terpercaya_dan_terbaru", "target": "Kementerian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "terpercaya_dan_terbaru", "source": "terpercaya_dan_terbaru", "target": "DPR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "terpercaya_dan_terbaru", "source": "terpercaya_dan_terbaru", "target": "Purbaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "terpercaya_dan_terbaru", "source": "terpercaya_dan_terbaru", "target": "zul.hasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "terpercaya_dan_terbaru", "source": "terpercaya_dan_terbaru", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Kemenkopmri", "source": "@Kemenkopmri", "target": "kemenkopmri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Kemenkopmri", "source": "@Kemenkopmri", "target": "kemenkopm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Kemenkopmri", "source": "@Kemenkopmri", "target": "kemenkopmr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NDTVProfitIndia", "source": "@NDTVProfitIndia", "target": "ndtvprofitindia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "source": "@InvestingTalkPodcast", "target": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}