{"nodes": [{"key": "longitudinal21", "attributes": {"label": "longitudinal21", "x": 982.8820428825427, "y": 472.9300543220925, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049568336347029775", "id": "longitudinal21", "source": "retweet-000002", "content": "APBN sudah boncos, bwooss!\nAkhirnya MBG harus 'ngalah' oleh keadaan.\n###\nWakil Menteri Keuangan Juda Agung menjelaskan dala…", "post_id": "2049568336347029775"}}, {"key": "RagilSemar", "attributes": {"label": "RagilSemar", "x": 577.1831974076837, "y": 306.32158970893386, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 23.9277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2049568336347029775", "id": "RagilSemar", "source": "retweet-000002", "content": "APBN sudah boncos, bwooss!\nAkhirnya MBG harus 'ngalah' oleh keadaan.\n###\nWakil Menteri Keuangan Juda Agung menjelaskan dala…", "post_id": "2049568336347029775"}}, {"key": "Catatan_ali7", "attributes": {"label": "Catatan_ali7", "x": 535.9704453496443, "y": 833.8185036241181, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 29.2025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "2051906171024642347", "id": "Catatan_ali7", "source": "retweet-000002", "content": "DARI AWAL GUA BILANG PURBAYA ITU GAK BISA KERJA \n\nTERBUKTI KAN :\nRUPIAH ANCUR ✅\nAPBN DEFISIT ✅\nEKONOMI MENURUN ✅\nGAK PUNY…", "post_id": "2051906171024642347"}}, {"key": "kaumjelata24", "attributes": {"label": "kaumjelata24", "x": 959.7017497835732, "y": 796.9019113236594, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052227595056599532", "id": "kaumjelata24", "source": "tweet-000004", "content": "Blm lama ini, Purbaya bilang bahwa Indonesia dlm mode bertahan (Survival mode) trs penyusunana APBN Kita mengalami penundaan. Dalam stuasi tanda tanya ini, BPS merilis hasil survey pertumbuhan ekonomi 5,6% .\nHasil ini disikapi oleh pelaku pasar dgn rasa ragu.", "post_id": "2052227595056599532"}}, {"key": "DipoSatriaR", "attributes": {"label": "DipoSatriaR", "x": 13.440276778902692, "y": 635.2216618335567, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.0641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052227595056599532", "id": "DipoSatriaR", "source": "tweet-000004", "content": "Blm lama ini, Purbaya bilang bahwa Indonesia dlm mode bertahan (Survival mode) trs penyusunana APBN Kita mengalami penundaan. Dalam stuasi tanda tanya ini, BPS merilis hasil survey pertumbuhan ekonomi 5,6% .\nHasil ini disikapi oleh pelaku pasar dgn rasa ragu.", "post_id": "2052227595056599532"}}, {"key": "Otto_0967", "attributes": {"label": "Otto_0967", "x": 75.15593535631115, "y": 894.5146038483992, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051911797108822195", "id": "Otto_0967", "source": "tweet-000004", "content": "Iki lucu... 😁😁\n.\nPurbaya jangan ditanya masalah APBN ntar masuk RS lagi, biarkan dia bahagia dg pertumbuhan ekonomi 5,61% https://t.co/aDjqEUlnTi", "post_id": "2051911797108822195"}}, {"key": "bangherwin", "attributes": {"label": "bangherwin", "x": 733.9652684662537, "y": 805.8128126522856, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.0641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051911797108822195", "id": "bangherwin", "source": "tweet-000004", "content": "Iki lucu... 😁😁\n.\nPurbaya jangan ditanya masalah APBN ntar masuk RS lagi, biarkan dia bahagia dg pertumbuhan ekonomi 5,61% https://t.co/aDjqEUlnTi", "post_id": "2051911797108822195"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 812.6716258234815, "y": 629.3945927043094, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.2025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3891589265084427382_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menyiapkan insentif untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebanyak masing-masing 100 ribu unit mobil dan 100 ribu unit motor pada tahun ini.\n\nKebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong konsumsi sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM).\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, kuota awal insentif akan diberikan untuk 100 ribu unit terlebih dahulu dan dapat ditambah jika kebutuhan meningkat.\n\n“100 ribu pertama, kalau habis, kita kasih lagi (insentifnya). Nanti skemanya Pak Menteri Perindustrian (Agus Gumiwang Kartasasmita) akan menjelaskan seperti apa, Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto) juga akan memberikan seperti apa (skemanya). Motor listrik juga sama, 100 ribu pertama akan kita kasih,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa.\n\nTerkait besaran subsidi, pemerintah memperkirakan bantuan untuk motor listrik berada di kisaran Rp5 juta per unit. Namun, detail final mengenai skema dan nilai insentif masih menunggu pengumuman resmi bersama kementerian terkait.\n\nPurbaya mengungkapkan ketertarikannya terhadap program ini setelah berdiskusi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Menurutnya, insentif EV dapat menjadi solusi untuk menekan konsumsi BBM serta mengurangi beban subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak global.\n\n“Saya tertarik dengan proposal mereka untuk memberi subsidi ke kendaraan listrik. Selain mendorong konsumsi, yang kedua kita bisa mengurangi konsumsi bahan bakar fuel BBM. Jadi ke depan seharusnya kalau itu dipercepat lebih memperkuat daya tahan anggaran ekonomi kita,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#motorlistrik #kendaraanlistrik #mobillistrik", "post_id": "3891589265084427382_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 905.3445677035812, "y": 513.1816811359664, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.2025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891589265084427382_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menyiapkan insentif untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebanyak masing-masing 100 ribu unit mobil dan 100 ribu unit motor pada tahun ini.\n\nKebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong konsumsi sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM).\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, kuota awal insentif akan diberikan untuk 100 ribu unit terlebih dahulu dan dapat ditambah jika kebutuhan meningkat.\n\n“100 ribu pertama, kalau habis, kita kasih lagi (insentifnya). Nanti skemanya Pak Menteri Perindustrian (Agus Gumiwang Kartasasmita) akan menjelaskan seperti apa, Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto) juga akan memberikan seperti apa (skemanya). Motor listrik juga sama, 100 ribu pertama akan kita kasih,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa.\n\nTerkait besaran subsidi, pemerintah memperkirakan bantuan untuk motor listrik berada di kisaran Rp5 juta per unit. Namun, detail final mengenai skema dan nilai insentif masih menunggu pengumuman resmi bersama kementerian terkait.\n\nPurbaya mengungkapkan ketertarikannya terhadap program ini setelah berdiskusi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Menurutnya, insentif EV dapat menjadi solusi untuk menekan konsumsi BBM serta mengurangi beban subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak global.\n\n“Saya tertarik dengan proposal mereka untuk memberi subsidi ke kendaraan listrik. Selain mendorong konsumsi, yang kedua kita bisa mengurangi konsumsi bahan bakar fuel BBM. Jadi ke depan seharusnya kalau itu dipercepat lebih memperkuat daya tahan anggaran ekonomi kita,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#motorlistrik #kendaraanlistrik #mobillistrik", "post_id": "3891589265084427382_10864878485"}}, {"key": "validnews", "attributes": {"label": "validnews", "x": 746.320644099104, "y": 242.67831757943836, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3890985983341562115_5593726572", "id": "validnews", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah memastikan kebocoran anggaran seperti kasus belanja motor BGN tak akan terulang setelah sistem diperbaiki. Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa menyatakan Kementerian Keuangan telah memperbaiki sistem perangkat lunak di Ditjen Anggaran usai kasus pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia pun menegaskan bahwa pengajuan pembelian tersebut sebenarnya sudah ditolak sejak 2025.\n\n\"Next, itu software dari Ditjen Anggaran itu sudah diperbaiki, sehingga enggak kebobolan kaya kemarin. Kamu (Ditjen Anggaran) kebobolan kan? Tahun lalu waktu itu kita sudah menolak beli motor untuk BGN, jadi sudah betul kita tolak,” ungkap Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di Jakarta, Selasa (5/5).\n\nMenurut Purbaya, kebocoran anggaran sebelumnya terjadi akibat celah pada sistem yang memungkinkan pengajuan lolos meski telah ditolak. Kini, perbaikan sistem dilakukan untuk memastikan proses penganggaran lebih ketat, sehingga tidak ada lagi belanja negara yang melenceng dari perencanaan.\n\nSimak berita selengkapnya hanya di Validnews.id.\n\n   \n\n#apbnkita #purbaya #purbayayudhisadewa #makanbergizigratis #kemenkeu", "post_id": "3890985983341562115_5593726572"}}, {"key": "purbayayudhi", "attributes": {"label": "purbayayudhi", "x": 408.0318088334608, "y": 777.1398119382874, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3596, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890985983341562115_5593726572", "id": "purbayayudhi", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah memastikan kebocoran anggaran seperti kasus belanja motor BGN tak akan terulang setelah sistem diperbaiki. Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa menyatakan Kementerian Keuangan telah memperbaiki sistem perangkat lunak di Ditjen Anggaran usai kasus pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia pun menegaskan bahwa pengajuan pembelian tersebut sebenarnya sudah ditolak sejak 2025.\n\n\"Next, itu software dari Ditjen Anggaran itu sudah diperbaiki, sehingga enggak kebobolan kaya kemarin. Kamu (Ditjen Anggaran) kebobolan kan? Tahun lalu waktu itu kita sudah menolak beli motor untuk BGN, jadi sudah betul kita tolak,” ungkap Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di Jakarta, Selasa (5/5).\n\nMenurut Purbaya, kebocoran anggaran sebelumnya terjadi akibat celah pada sistem yang memungkinkan pengajuan lolos meski telah ditolak. Kini, perbaikan sistem dilakukan untuk memastikan proses penganggaran lebih ketat, sehingga tidak ada lagi belanja negara yang melenceng dari perencanaan.\n\nSimak berita selengkapnya hanya di Validnews.id.\n\n   \n\n#apbnkita #purbaya #purbayayudhisadewa #makanbergizigratis #kemenkeu", "post_id": "3890985983341562115_5593726572"}}, {"key": "ditjenanggaran", "attributes": {"label": "ditjenanggaran", "x": 142.85165982033777, "y": 982.0542154899954, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3596, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890985983341562115_5593726572", "id": "ditjenanggaran", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah memastikan kebocoran anggaran seperti kasus belanja motor BGN tak akan terulang setelah sistem diperbaiki. Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa menyatakan Kementerian Keuangan telah memperbaiki sistem perangkat lunak di Ditjen Anggaran usai kasus pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia pun menegaskan bahwa pengajuan pembelian tersebut sebenarnya sudah ditolak sejak 2025.\n\n\"Next, itu software dari Ditjen Anggaran itu sudah diperbaiki, sehingga enggak kebobolan kaya kemarin. Kamu (Ditjen Anggaran) kebobolan kan? Tahun lalu waktu itu kita sudah menolak beli motor untuk BGN, jadi sudah betul kita tolak,” ungkap Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di Jakarta, Selasa (5/5).\n\nMenurut Purbaya, kebocoran anggaran sebelumnya terjadi akibat celah pada sistem yang memungkinkan pengajuan lolos meski telah ditolak. Kini, perbaikan sistem dilakukan untuk memastikan proses penganggaran lebih ketat, sehingga tidak ada lagi belanja negara yang melenceng dari perencanaan.\n\nSimak berita selengkapnya hanya di Validnews.id.\n\n   \n\n#apbnkita #purbaya #purbayayudhisadewa #makanbergizigratis #kemenkeu", "post_id": "3890985983341562115_5593726572"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 453.5892563848688, "y": 117.53152175966409, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3596, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890985983341562115_5593726572", "id": "menkeuri", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah memastikan kebocoran anggaran seperti kasus belanja motor BGN tak akan terulang setelah sistem diperbaiki. Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa menyatakan Kementerian Keuangan telah memperbaiki sistem perangkat lunak di Ditjen Anggaran usai kasus pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia pun menegaskan bahwa pengajuan pembelian tersebut sebenarnya sudah ditolak sejak 2025.\n\n\"Next, itu software dari Ditjen Anggaran itu sudah diperbaiki, sehingga enggak kebobolan kaya kemarin. Kamu (Ditjen Anggaran) kebobolan kan? Tahun lalu waktu itu kita sudah menolak beli motor untuk BGN, jadi sudah betul kita tolak,” ungkap Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di Jakarta, Selasa (5/5).\n\nMenurut Purbaya, kebocoran anggaran sebelumnya terjadi akibat celah pada sistem yang memungkinkan pengajuan lolos meski telah ditolak. Kini, perbaikan sistem dilakukan untuk memastikan proses penganggaran lebih ketat, sehingga tidak ada lagi belanja negara yang melenceng dari perencanaan.\n\nSimak berita selengkapnya hanya di Validnews.id.\n\n   \n\n#apbnkita #purbaya #purbayayudhisadewa #makanbergizigratis #kemenkeu", "post_id": "3890985983341562115_5593726572"}}, {"key": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "kemenkeuri", "x": 231.99965397751643, "y": 724.152175536385, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3596, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890985983341562115_5593726572", "id": "kemenkeuri", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah memastikan kebocoran anggaran seperti kasus belanja motor BGN tak akan terulang setelah sistem diperbaiki. Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa menyatakan Kementerian Keuangan telah memperbaiki sistem perangkat lunak di Ditjen Anggaran usai kasus pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia pun menegaskan bahwa pengajuan pembelian tersebut sebenarnya sudah ditolak sejak 2025.\n\n\"Next, itu software dari Ditjen Anggaran itu sudah diperbaiki, sehingga enggak kebobolan kaya kemarin. Kamu (Ditjen Anggaran) kebobolan kan? Tahun lalu waktu itu kita sudah menolak beli motor untuk BGN, jadi sudah betul kita tolak,” ungkap Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di Jakarta, Selasa (5/5).\n\nMenurut Purbaya, kebocoran anggaran sebelumnya terjadi akibat celah pada sistem yang memungkinkan pengajuan lolos meski telah ditolak. Kini, perbaikan sistem dilakukan untuk memastikan proses penganggaran lebih ketat, sehingga tidak ada lagi belanja negara yang melenceng dari perencanaan.\n\nSimak berita selengkapnya hanya di Validnews.id.\n\n   \n\n#apbnkita #purbaya #purbayayudhisadewa #makanbergizigratis #kemenkeu", "post_id": "3890985983341562115_5593726572"}}, {"key": "sukses.clipp", "attributes": {"label": "sukses.clipp", "x": 344.04095666525905, "y": 225.45378102321635, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635140430681689364", "id": "sukses.clipp", "source": "tiktok-000001", "content": "EFEK OUTFLOW ASING, RUMOR PAJAK & UTANG 800 TRILIUN!  Pelemahan Rupiah yang belakangan menyentuh area 17.300 bisa jadi hanyalah sinyal awal. Jika sentimen negatif ini tidak segera dimitigasi oleh pemerintah, terdapat ancaman nyata pelemahan nilai tukar dapat terus berlanjut hingga mencapai skenario terburuk di level Rp 18.500. Mengapa investor asing menarik dananya (capital outflow) secara masif dari Indonesia? Terdapat beberapa faktor utama yang menjadi pemicunya: Ketidakpastian Kebijakan Pajak: Beredarnya rumor terkait penerapan wealth tax dan regulasi pajak baru membuat investor besar dan asing merasa tidak pasti, sehingga mereka lebih memilih mengamankan asetnya ke luar negeri. Jatuh Tempo Obligasi Negara: Tahun ini, pemerintah dihadapkan pada kewajiban jatuh tempo utang/obligasi negara yang nilainya mencapai sekitar Rp 800 triliun. Menanti Kejelasan Refinancing: Pasar sangat menanti transparansi dari Menteri Keuangan terkait rencana refinancing utang raksasa tersebut. Investor butuh kepastian bahwa langkah yang diambil akan tetap selaras dengan target APBN. Tanpa adanya kejelasan rencana dari pemerintah, kekhawatiran dan kepanikan investor asing berpotensi terus menekan nilai tukar Rupiah lebih dalam menuju Rp 18.500.   #SucorSekuritas #SahamIndonesia #BeXpertWithSucor #bernardwijaya17 #bernardxgcpk2 Keywords: Bernard Wijaya, Sucor Sekuritas, Rupiah 18500, ancaman pelemahan Rupiah, capital outflow asing, utang negara 800 triliun, jatuh tempo obligasi pemerintah, wealth tax Indonesia, ketidakpastian kebijakan pajak, APBN, refinancing utang, makroekonomi Indonesia, IHSG, investasi asing.", "post_id": "7635140430681689364"}}, {"key": "sucorsekuritas", "attributes": {"label": "sucorsekuritas", "x": 884.0567030550958, "y": 276.2601580144668, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635140430681689364", "id": "sucorsekuritas", "source": "tiktok-000001", "content": "EFEK OUTFLOW ASING, RUMOR PAJAK & UTANG 800 TRILIUN!  Pelemahan Rupiah yang belakangan menyentuh area 17.300 bisa jadi hanyalah sinyal awal. Jika sentimen negatif ini tidak segera dimitigasi oleh pemerintah, terdapat ancaman nyata pelemahan nilai tukar dapat terus berlanjut hingga mencapai skenario terburuk di level Rp 18.500. Mengapa investor asing menarik dananya (capital outflow) secara masif dari Indonesia? Terdapat beberapa faktor utama yang menjadi pemicunya: Ketidakpastian Kebijakan Pajak: Beredarnya rumor terkait penerapan wealth tax dan regulasi pajak baru membuat investor besar dan asing merasa tidak pasti, sehingga mereka lebih memilih mengamankan asetnya ke luar negeri. Jatuh Tempo Obligasi Negara: Tahun ini, pemerintah dihadapkan pada kewajiban jatuh tempo utang/obligasi negara yang nilainya mencapai sekitar Rp 800 triliun. Menanti Kejelasan Refinancing: Pasar sangat menanti transparansi dari Menteri Keuangan terkait rencana refinancing utang raksasa tersebut. Investor butuh kepastian bahwa langkah yang diambil akan tetap selaras dengan target APBN. Tanpa adanya kejelasan rencana dari pemerintah, kekhawatiran dan kepanikan investor asing berpotensi terus menekan nilai tukar Rupiah lebih dalam menuju Rp 18.500.   #SucorSekuritas #SahamIndonesia #BeXpertWithSucor #bernardwijaya17 #bernardxgcpk2 Keywords: Bernard Wijaya, Sucor Sekuritas, Rupiah 18500, ancaman pelemahan Rupiah, capital outflow asing, utang negara 800 triliun, jatuh tempo obligasi pemerintah, wealth tax Indonesia, ketidakpastian kebijakan pajak, APBN, refinancing utang, makroekonomi Indonesia, IHSG, investasi asing.", "post_id": "7635140430681689364"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 318.545547812466, "y": 382.14458606703363, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LrqH_J6xYVg", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] Menteri Keuangan Purbaya Ungkap Kondisi Terkini APBN KiTa Mei 2026\n\nTUTUR.co.id - \n\n#apbnkita #apbn #purbaya #menkeu #purbayayudhisadewa #breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\n\nMusic: Cybernetic Dreams by Alex-Productions ® / alexproductionsmusic\nLicense: Creative Commons - Attribution 3.0 Unported - CC BY 3.0\nFree Download / Stream: https://audiolibrary.com.co/alex-prod.\nMusic promoted by Audio Library:\n• DAILY No Copyright For You - Cybernetic Dreams by Alex-Productions", "post_id": "LrqH_J6xYVg"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 578.2715184723456, "y": 407.84747144505553, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LrqH_J6xYVg", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] Menteri Keuangan Purbaya Ungkap Kondisi Terkini APBN KiTa Mei 2026\n\nTUTUR.co.id - \n\n#apbnkita #apbn #purbaya #menkeu #purbayayudhisadewa #breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\n\nMusic: Cybernetic Dreams by Alex-Productions ® / alexproductionsmusic\nLicense: Creative Commons - Attribution 3.0 Unported - CC BY 3.0\nFree Download / Stream: https://audiolibrary.com.co/alex-prod.\nMusic promoted by Audio Library:\n• DAILY No Copyright For You - Cybernetic Dreams by Alex-Productions", "post_id": "LrqH_J6xYVg"}}, {"key": "@tribuntimur", "attributes": {"label": "@tribuntimur", "x": 262.9309558096856, "y": 838.6090141521066, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DGUgIho-jtY", "id": "@tribuntimur", "source": "youtube-000001", "content": "KOK BISA? Sempat Lolos Meski Ditolak, Purbaya Bongkar Kebocoran Anggaran Motor BGN\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi adanya kebocoran anggaran terkait pengadaan puluhan ribu unit sepeda motor listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN). \n\nDana tersebut sempat tersalurkan meskipun sebelumnya pemerintah telah menyatakan penolakan terhadap rencana pembelian kendaraan operasional tersebut. \n\nPurbaya memastikan, ke depan pengelolaan anggaran akan diperketat agar belanja negara tepat waktu dan tepat sasaran tanpa adanya kebocoran. \n\n\"Ke depan akan kita pastikan terus, kemudian lembaga belanja tepat waktu dan sasaran, enggak ada yang bocor,\" ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (5/5/2026).(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\n\nFollow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks\nYouTube business inquiries: 081144407111\nFollow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur\nFollow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube:  \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video:  Abdul Rahman\n\n#Purbaya #motor #bgn #Menkeu #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #Bongkar #Kebocoran #Anggaran #MotorBGN #motorlistrik #BadanGiziNasional #tribuntimur #tribunviral \n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "DGUgIho-jtY"}}, {"key": "tribunnews", "attributes": {"label": "tribunnews", "x": 5.137991123787544, "y": 309.42057626616037, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.3368, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "DGUgIho-jtY", "id": "tribunnews", "source": "youtube-000001", "content": "KOK BISA? Sempat Lolos Meski Ditolak, Purbaya Bongkar Kebocoran Anggaran Motor BGN\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi adanya kebocoran anggaran terkait pengadaan puluhan ribu unit sepeda motor listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN). \n\nDana tersebut sempat tersalurkan meskipun sebelumnya pemerintah telah menyatakan penolakan terhadap rencana pembelian kendaraan operasional tersebut. \n\nPurbaya memastikan, ke depan pengelolaan anggaran akan diperketat agar belanja negara tepat waktu dan tepat sasaran tanpa adanya kebocoran. \n\n\"Ke depan akan kita pastikan terus, kemudian lembaga belanja tepat waktu dan sasaran, enggak ada yang bocor,\" ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (5/5/2026).(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\n\nFollow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks\nYouTube business inquiries: 081144407111\nFollow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur\nFollow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube:  \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video:  Abdul Rahman\n\n#Purbaya #motor #bgn #Menkeu #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #Bongkar #Kebocoran #Anggaran #MotorBGN #motorlistrik #BadanGiziNasional #tribuntimur #tribunviral \n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "DGUgIho-jtY"}}, {"key": "@AlKholif", "attributes": {"label": "@AlKholif", "x": 473.35334026496344, "y": 217.53610038348882, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "j7xV2GC2BD4", "id": "@AlKholif", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS: GAJI KE 13 ASN 2026 DIPOTONG 25% DEMI SUBSIDI ENERGI | AL KHOLIF\n\nBapak Ibu yang membutuhkan e-book, modul PPG, buku guru dan siswa, template PPT siap pakai, dll., bisa diunduh lewat link di bawah ini.\n\nDownload Resources:\nhttps://lynk.id/tomiavaliete\n\nIsu mengenai pemangkasan Gaji ke-13 sebesar 25% bagi PNS, PPPK, TNI, Polri, hingga Pensiunan pada tahun 2026 tengah menjadi sorotan hangat. Langkah \"darurat\" ini kabarnya sedang dipertimbangkan pemerintah untuk menjaga stabilitas APBN akibat membengkaknya subsidi energi di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia.\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya memberikan respons terkait angka pemotongan yang viral tersebut. Meski belum memberikan keputusan final mengenai nominalnya, beliau mengakui bahwa belanja pegawai memang sedang dalam radar evaluasi.\nDi video ini, kita akan bedah:\nFakta di balik isu pemotongan 25% Gaji ke-13.\nHubungan antara kenaikan harga BBM (seperti Pertamina Dex yang menembus Rp 27.000) dengan kesejahteraan ASN.\nRespons resmi Menkeu Purbaya terkait evaluasi anggaran belanja pegawai.\nSiapa saja yang terdampak menurut PP Nomor 9 Tahun 2026.\nJangan lupa Klik LIKE, SHARE, dan SUBSCRIBE untuk info terbaru seputar kebijakan ASN dan ekonomi nasional!\nDisclaimer: \nVideo ini bukan bermaksud untuk menggurui, tapi hanya sekedar sharing. Jika ada kesalahan dalam penyampaian di dalam video ini, maka jangan segan-segan untuk berkomentar di kolom komentar. Saya harap bapak ibu bisa memahami. Semoga video in bisa membantu bapak ibu dosen semua. \n\nSubscribe: \n   /       /    \n\nFollow me \nFacebook:   / alkholif   \nInstagram:   / m.alkholif   \nBlogger: insanintelek.blogspot.com\n\n#alkholif #gaji13ASN #gajidipotong", "post_id": "j7xV2GC2BD4"}}, {"key": "alkholif", "attributes": {"label": "alkholif", "x": 57.03309992667849, "y": 160.89471554356138, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "j7xV2GC2BD4", "id": "alkholif", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS: GAJI KE 13 ASN 2026 DIPOTONG 25% DEMI SUBSIDI ENERGI | AL KHOLIF\n\nBapak Ibu yang membutuhkan e-book, modul PPG, buku guru dan siswa, template PPT siap pakai, dll., bisa diunduh lewat link di bawah ini.\n\nDownload Resources:\nhttps://lynk.id/tomiavaliete\n\nIsu mengenai pemangkasan Gaji ke-13 sebesar 25% bagi PNS, PPPK, TNI, Polri, hingga Pensiunan pada tahun 2026 tengah menjadi sorotan hangat. Langkah \"darurat\" ini kabarnya sedang dipertimbangkan pemerintah untuk menjaga stabilitas APBN akibat membengkaknya subsidi energi di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia.\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya memberikan respons terkait angka pemotongan yang viral tersebut. Meski belum memberikan keputusan final mengenai nominalnya, beliau mengakui bahwa belanja pegawai memang sedang dalam radar evaluasi.\nDi video ini, kita akan bedah:\nFakta di balik isu pemotongan 25% Gaji ke-13.\nHubungan antara kenaikan harga BBM (seperti Pertamina Dex yang menembus Rp 27.000) dengan kesejahteraan ASN.\nRespons resmi Menkeu Purbaya terkait evaluasi anggaran belanja pegawai.\nSiapa saja yang terdampak menurut PP Nomor 9 Tahun 2026.\nJangan lupa Klik LIKE, SHARE, dan SUBSCRIBE untuk info terbaru seputar kebijakan ASN dan ekonomi nasional!\nDisclaimer: \nVideo ini bukan bermaksud untuk menggurui, tapi hanya sekedar sharing. Jika ada kesalahan dalam penyampaian di dalam video ini, maka jangan segan-segan untuk berkomentar di kolom komentar. Saya harap bapak ibu bisa memahami. Semoga video in bisa membantu bapak ibu dosen semua. \n\nSubscribe: \n   /       /    \n\nFollow me \nFacebook:   / alkholif   \nInstagram:   / m.alkholif   \nBlogger: insanintelek.blogspot.com\n\n#alkholif #gaji13ASN #gajidipotong", "post_id": "j7xV2GC2BD4"}}, {"key": "mimbarintelek", "attributes": {"label": "mimbarintelek", "x": 102.72892264370859, "y": 393.7708523926623, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "j7xV2GC2BD4", "id": "mimbarintelek", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS: GAJI KE 13 ASN 2026 DIPOTONG 25% DEMI SUBSIDI ENERGI | AL KHOLIF\n\nBapak Ibu yang membutuhkan e-book, modul PPG, buku guru dan siswa, template PPT siap pakai, dll., bisa diunduh lewat link di bawah ini.\n\nDownload Resources:\nhttps://lynk.id/tomiavaliete\n\nIsu mengenai pemangkasan Gaji ke-13 sebesar 25% bagi PNS, PPPK, TNI, Polri, hingga Pensiunan pada tahun 2026 tengah menjadi sorotan hangat. Langkah \"darurat\" ini kabarnya sedang dipertimbangkan pemerintah untuk menjaga stabilitas APBN akibat membengkaknya subsidi energi di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia.\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya memberikan respons terkait angka pemotongan yang viral tersebut. Meski belum memberikan keputusan final mengenai nominalnya, beliau mengakui bahwa belanja pegawai memang sedang dalam radar evaluasi.\nDi video ini, kita akan bedah:\nFakta di balik isu pemotongan 25% Gaji ke-13.\nHubungan antara kenaikan harga BBM (seperti Pertamina Dex yang menembus Rp 27.000) dengan kesejahteraan ASN.\nRespons resmi Menkeu Purbaya terkait evaluasi anggaran belanja pegawai.\nSiapa saja yang terdampak menurut PP Nomor 9 Tahun 2026.\nJangan lupa Klik LIKE, SHARE, dan SUBSCRIBE untuk info terbaru seputar kebijakan ASN dan ekonomi nasional!\nDisclaimer: \nVideo ini bukan bermaksud untuk menggurui, tapi hanya sekedar sharing. Jika ada kesalahan dalam penyampaian di dalam video ini, maka jangan segan-segan untuk berkomentar di kolom komentar. Saya harap bapak ibu bisa memahami. Semoga video in bisa membantu bapak ibu dosen semua. \n\nSubscribe: \n   /       /    \n\nFollow me \nFacebook:   / alkholif   \nInstagram:   / m.alkholif   \nBlogger: insanintelek.blogspot.com\n\n#alkholif #gaji13ASN #gajidipotong", "post_id": "j7xV2GC2BD4"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 468.23286329231104, "y": 632.6681425412208, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "UnycNqZH5WY", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "DUIT KITA BANYAK!\" Purbaya Diminta Prabowo Sampaikan ke Masyarakat soal Dana APBN: Gak Usah Takut\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n#menkeu #menkeupurbaya #purbaya #purbayayudhisadewa #prabowo #presidenprabowo #ekonomi #ekonomiindonesia #ekonominaik #apbn \n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat pesan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan bahwa uang pemerintah banyak, sehingga masyarakat tidak perlu takut.\n\nHal itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (5/5/2026).\n\n\"Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa, 'uang saya cukup, duitnya banyak, jadi anda enggak usah takut',\" ucap Purbaya, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.\n\nPurbaya menambahkan, untuk memperkuat nilai tukar rupiah, pemerintah akan menerbitkan bond dengan China. \n\nDengan begitu, Indonesia tidak tergantung terlalu banyak ke dollar lagi.\n\nSebelumnya, nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026).\n\nRupiah turun 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp 17.424 per dollar Amerika Serikat (AS).\n\n(Tribun-Video.com / Agung Tri Laksono)\n\nEditor Video: Yogi Putra\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "UnycNqZH5WY"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 607.7052365549384, "y": 392.60302905892144, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "UnycNqZH5WY", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "DUIT KITA BANYAK!\" Purbaya Diminta Prabowo Sampaikan ke Masyarakat soal Dana APBN: Gak Usah Takut\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n#menkeu #menkeupurbaya #purbaya #purbayayudhisadewa #prabowo #presidenprabowo #ekonomi #ekonomiindonesia #ekonominaik #apbn \n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat pesan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan bahwa uang pemerintah banyak, sehingga masyarakat tidak perlu takut.\n\nHal itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (5/5/2026).\n\n\"Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa, 'uang saya cukup, duitnya banyak, jadi anda enggak usah takut',\" ucap Purbaya, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.\n\nPurbaya menambahkan, untuk memperkuat nilai tukar rupiah, pemerintah akan menerbitkan bond dengan China. \n\nDengan begitu, Indonesia tidak tergantung terlalu banyak ke dollar lagi.\n\nSebelumnya, nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026).\n\nRupiah turun 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp 17.424 per dollar Amerika Serikat (AS).\n\n(Tribun-Video.com / Agung Tri Laksono)\n\nEditor Video: Yogi Putra\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "UnycNqZH5WY"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 755.3796032846075, "y": 793.5521572082982, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "UFuhEJRpWMw", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Blak-blakan! Menkeu Purbaya Sadewa Ungkap Rahasia Ekonomi RI Tembus 5,61%, Siap Kejar Target 6%!\n\nGarudaTV - Ekonomi Indonesia makin menyala! 🔥 Menteri Keuangan Purbaya Sadewa baru saja merilis data pertumbuhan ekonomi Triwulan I 2026 yang mencapai angka fantastis 5,61%. Ternyata, rahasianya ada di konsumsi rumah tangga yang tumbuh subur dan belanja pemerintah yang melonjak hingga 21,81%! 📈\n\nGak cuma sekadar angka, realisasi APBN kita juga menunjukkan kinerja ekspansif dengan pendapatan negara tembus Rp574,9 Triliun. Menkeu menegaskan pemerintah nggak bakal kasih kendor dan siap genjot sektor perumahan demi mengejar target pertumbuhan 6% tahun ini.\n\nYuk, simak detail performa ekonomi kita yang makin tangguh di tengah gejolak global!\n\n#EkonomiIndonesia #MenkeuPurbaya #PertumbuhanEkonomi #APBNKita2026 #InfoEkonomi #IndonesiaMaju #Investasi #BeritaTerbaru #KemenkeuRI #GarudaTV #EkonomiNasional #DataEkonomi\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "UFuhEJRpWMw"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 458.71053249808637, "y": 117.83811303728164, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "UFuhEJRpWMw", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Blak-blakan! Menkeu Purbaya Sadewa Ungkap Rahasia Ekonomi RI Tembus 5,61%, Siap Kejar Target 6%!\n\nGarudaTV - Ekonomi Indonesia makin menyala! 🔥 Menteri Keuangan Purbaya Sadewa baru saja merilis data pertumbuhan ekonomi Triwulan I 2026 yang mencapai angka fantastis 5,61%. Ternyata, rahasianya ada di konsumsi rumah tangga yang tumbuh subur dan belanja pemerintah yang melonjak hingga 21,81%! 📈\n\nGak cuma sekadar angka, realisasi APBN kita juga menunjukkan kinerja ekspansif dengan pendapatan negara tembus Rp574,9 Triliun. Menkeu menegaskan pemerintah nggak bakal kasih kendor dan siap genjot sektor perumahan demi mengejar target pertumbuhan 6% tahun ini.\n\nYuk, simak detail performa ekonomi kita yang makin tangguh di tengah gejolak global!\n\n#EkonomiIndonesia #MenkeuPurbaya #PertumbuhanEkonomi #APBNKita2026 #InfoEkonomi #IndonesiaMaju #Investasi #BeritaTerbaru #KemenkeuRI #GarudaTV #EkonomiNasional #DataEkonomi\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "UFuhEJRpWMw"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 854.5564114478503, "y": 600.4312171015765, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "RBN8NozopS8", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Bicara Ekonomi RI Tumbuh 5,61%: 2-3 Tahun Lagi Kita Bisa Kaya Bersama\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang menyentuh 5,61 persen secara tahunan tidak diraih begitu saja. \n\nMenurut Purbaya, pemerintah sudah menyiapkan langkah yang membuat pertumbuhan bisa mencapai 5,61 persen.\n\n“Tumbuh 5,61 persen itu bukan tiba-tiba terjadi, tapi itu by desain. Mudah-mudahan ke depan kita bisa teruskan itu sehingga kita bisa tumbuh lebih cepat. Ya dua tahun, tiga tahun lagi kita bisa kaya bersama,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Selasa (5/5/2026).\n\n#purbaya #apbnkita #menkeu #ekonomiindonesia \n\nEditor: Aqshal\nProduser: Dian\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "RBN8NozopS8"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 714.6611795536119, "y": 935.4324803460261, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RBN8NozopS8", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Bicara Ekonomi RI Tumbuh 5,61%: 2-3 Tahun Lagi Kita Bisa Kaya Bersama\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang menyentuh 5,61 persen secara tahunan tidak diraih begitu saja. \n\nMenurut Purbaya, pemerintah sudah menyiapkan langkah yang membuat pertumbuhan bisa mencapai 5,61 persen.\n\n“Tumbuh 5,61 persen itu bukan tiba-tiba terjadi, tapi itu by desain. Mudah-mudahan ke depan kita bisa teruskan itu sehingga kita bisa tumbuh lebih cepat. Ya dua tahun, tiga tahun lagi kita bisa kaya bersama,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Selasa (5/5/2026).\n\n#purbaya #apbnkita #menkeu #ekonomiindonesia \n\nEditor: Aqshal\nProduser: Dian\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "RBN8NozopS8"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 528.3504862586551, "y": 142.8456061379677, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "L6rWr3ha4u0", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "APBN Catat Defisit Rp240,1 Triliun di Kuartal-I 2026 | MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan pendapatan negara terhimpun sebesar Rp574,9 triliun dan belanja negara terserap Rp815 triliun, sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencetak defisit Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB per 31 Maret 2026.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "L6rWr3ha4u0"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 335.8680490439996, "y": 428.2398174386262, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2091, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "L6rWr3ha4u0", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "APBN Catat Defisit Rp240,1 Triliun di Kuartal-I 2026 | MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan pendapatan negara terhimpun sebesar Rp574,9 triliun dan belanja negara terserap Rp815 triliun, sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencetak defisit Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB per 31 Maret 2026.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "L6rWr3ha4u0"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 526.8244178151134, "y": 209.05530152904427, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2091, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "L6rWr3ha4u0", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "APBN Catat Defisit Rp240,1 Triliun di Kuartal-I 2026 | MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan pendapatan negara terhimpun sebesar Rp574,9 triliun dan belanja negara terserap Rp815 triliun, sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencetak defisit Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB per 31 Maret 2026.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "L6rWr3ha4u0"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 648.3324014979196, "y": 592.3384361778018, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2091, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "L6rWr3ha4u0", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "APBN Catat Defisit Rp240,1 Triliun di Kuartal-I 2026 | MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan pendapatan negara terhimpun sebesar Rp574,9 triliun dan belanja negara terserap Rp815 triliun, sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencetak defisit Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB per 31 Maret 2026.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "L6rWr3ha4u0"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 342.2553804025722, "y": 143.72782817659936, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2091, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "L6rWr3ha4u0", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "APBN Catat Defisit Rp240,1 Triliun di Kuartal-I 2026 | MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan pendapatan negara terhimpun sebesar Rp574,9 triliun dan belanja negara terserap Rp815 triliun, sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencetak defisit Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB per 31 Maret 2026.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "L6rWr3ha4u0"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 125.2179812896932, "y": 332.2411392566924, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.2091, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "L6rWr3ha4u0", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "APBN Catat Defisit Rp240,1 Triliun di Kuartal-I 2026 | MILENOMICS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan pendapatan negara terhimpun sebesar Rp574,9 triliun dan belanja negara terserap Rp815 triliun, sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencetak defisit Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB per 31 Maret 2026.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "L6rWr3ha4u0"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 859.0865839619952, "y": 435.7386623999271, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "KWn_TMIqhWo", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "BOCORAN! Menkeu Purbaya Bakal Beri Insentif Buat 100.000 Unit Mobil & Motor Listrik | iNews Terkini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada tahun ini. Insentif tersebut ditargetkan untuk 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit motor listrik sebagai tahap awal guna mendorong percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.\n\nPurbaya menegaskan, pemerintah akan menambah kuota insentif jika tahap pertama telah terserap. “100 ribu pertama, kalau habis, kita kasih lagi (insentifnya),” ujarnya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa. Dia juga menyebut besaran subsidi motor listrik diperkirakan sekitar Rp5 juta, sementara skema lengkap insentif akan diumumkan lebih lanjut oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "KWn_TMIqhWo"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 887.9723470168378, "y": 256.5272408478085, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KWn_TMIqhWo", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "BOCORAN! Menkeu Purbaya Bakal Beri Insentif Buat 100.000 Unit Mobil & Motor Listrik | iNews Terkini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada tahun ini. Insentif tersebut ditargetkan untuk 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit motor listrik sebagai tahap awal guna mendorong percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.\n\nPurbaya menegaskan, pemerintah akan menambah kuota insentif jika tahap pertama telah terserap. “100 ribu pertama, kalau habis, kita kasih lagi (insentifnya),” ujarnya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa. Dia juga menyebut besaran subsidi motor listrik diperkirakan sekitar Rp5 juta, sementara skema lengkap insentif akan diumumkan lebih lanjut oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "KWn_TMIqhWo"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 455.1445327072661, "y": 954.1991085501477, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "KSF1bTsbjm4", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Momen Purbaya Soroti Evaluasi Pengadaan Motor Listrik BGN, Sistem Kini Diperbaiki\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pembenahan sistem pengelolaan anggaran setelah adanya evaluasi terhadap proses pengadaan pada tahun lalu, termasuk terkait rencana pengadaan motor listrik untuk BGN.\n\n“Waktu kita sudah menolak beli motor untuk BGN, saya tolak, sudah diputuskan di rapat. Tapi ternyata ada kebocoran dari cara tertentu untuk melewati itu, sehingga sempat keluar,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).\n\nMenurut Purbaya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah untuk memperkuat tata kelola anggaran. \n\nPerbaikan kini difokuskan pada sistem yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Anggaran agar kejadian serupa tidak terulang.\n\n“Sekarang sudah kita perbaiki, dan hal seperti itu akan kita minimalisir semaksimal mungkin,” katanya.\n\nSelain pembenahan sistem, pemerintah juga mendorong percepatan belanja negara agar dampaknya lebih merata sepanjang tahun. \n\nBelanja pemerintah pusat tercatat tumbuh signifikan sebagai bagian dari strategi kebijakan fiskal.\n\nPurbaya menyebutkan, total belanja negara tumbuh sekitar 31,4 persen secara tahunan.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "KSF1bTsbjm4"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 610.0463240233257, "y": 86.15470793162494, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KSF1bTsbjm4", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Momen Purbaya Soroti Evaluasi Pengadaan Motor Listrik BGN, Sistem Kini Diperbaiki\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pembenahan sistem pengelolaan anggaran setelah adanya evaluasi terhadap proses pengadaan pada tahun lalu, termasuk terkait rencana pengadaan motor listrik untuk BGN.\n\n“Waktu kita sudah menolak beli motor untuk BGN, saya tolak, sudah diputuskan di rapat. Tapi ternyata ada kebocoran dari cara tertentu untuk melewati itu, sehingga sempat keluar,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).\n\nMenurut Purbaya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah untuk memperkuat tata kelola anggaran. \n\nPerbaikan kini difokuskan pada sistem yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Anggaran agar kejadian serupa tidak terulang.\n\n“Sekarang sudah kita perbaiki, dan hal seperti itu akan kita minimalisir semaksimal mungkin,” katanya.\n\nSelain pembenahan sistem, pemerintah juga mendorong percepatan belanja negara agar dampaknya lebih merata sepanjang tahun. \n\nBelanja pemerintah pusat tercatat tumbuh signifikan sebagai bagian dari strategi kebijakan fiskal.\n\nPurbaya menyebutkan, total belanja negara tumbuh sekitar 31,4 persen secara tahunan.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "KSF1bTsbjm4"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "attributes": {"label": "@KompasTVDewata", "x": 806.0390183540148, "y": 398.96428839842935, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "4JsLUqqT0B4", "id": "@KompasTVDewata", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL]  Menkeu Purbaya Paparkan APBN KiTa Mei 2026\n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "4JsLUqqT0B4"}}, {"key": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "kompastvdewata", "x": 593.2961238271937, "y": 518.987460846645, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9277, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "4JsLUqqT0B4", "id": "kompastvdewata", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL]  Menkeu Purbaya Paparkan APBN KiTa Mei 2026\n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "4JsLUqqT0B4"}}, {"key": "@tribuntimurdotcom", "attributes": {"label": "@tribuntimurdotcom", "x": 10.209599145682757, "y": 35.81817708999391, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "doEJMbl42fw", "id": "@tribuntimurdotcom", "source": "youtube-000001", "content": "HOT ISSUE; Sempat Lolos Meski Ditolak,  Menkeu Purbaya Yudhi Bongkar Kebocoran Anggaran Motor BGN\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi adanya kebocoran anggaran terkait pengadaan puluhan ribu unit sepeda motor listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN). \n\nDana tersebut sempat tersalurkan meskipun sebelumnya pemerintah telah menyatakan penolakan terhadap rencana pembelian kendaraan operasional tersebut. \n\nPurbaya memastikan, ke depan pengelolaan anggaran akan diperketat agar belanja negara tepat waktu dan tepat sasaran tanpa adanya kebocoran. \n\n\"Ke depan akan kita pastikan terus, kemudian lembaga belanja tepat waktu dan sasaran, enggak ada yang bocor,\" ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (5/5/2026).\n\nPurbaya menjelaskan, kebocoran tersebut terjadi akibat celah dalam sistem yang memungkinkan anggaran tetap lolos meskipun sudah ditolak dalam proses awal.\n\n“Next itu software dari dirjen anggaran itu sudah diperbaiki, sehingga enggak kebobolan kaya kemarin. Kamu kebobolan kan? \n\nTahun lalu waktu kita sudah menolak beli motor untuk BGN,” kata Purbaya. \n\nMenurut dia, secara prinsip pengadaan tersebut sudah ditolak.(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\nYouTube business inquiries: 081144407111\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube:  \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video:  Abdul Rahman\n\n#tribunviral #Purbaya #motor #bgn #Menkeu #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #Bongkar #Kebocoran #Anggaran #MotorBGN #motorlistrik #BadanGiziNasional \n\n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "doEJMbl42fw"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 936.5049521034998, "y": 166.85694031631027, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7914, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "2S9pElk2RFU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "APBN Defisit Rp240,1 Triliun, Purbaya Sebut Kinerja Tetap Ekspansif | 1ST SESSION CLOSING\n\nKementerian Keuangan Republik Indonesia melaporkan bahwa hingga akhir Maret 2026, APBN mencatat defisit sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB, namun tetap menunjukkan kinerja yang cukup ekspansif dibandingkan tahun sebelumnya, ditopang oleh penerimaan perpajakan yang tumbuh 14,3 persen secara tahunan sehingga menjaga momentum fiskal di awal tahun.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2S9pElk2RFU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 799.5944378308905, "y": 742.422573025606, "size": 9.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8304, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2S9pElk2RFU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "APBN Defisit Rp240,1 Triliun, Purbaya Sebut Kinerja Tetap Ekspansif | 1ST SESSION CLOSING\n\nKementerian Keuangan Republik Indonesia melaporkan bahwa hingga akhir Maret 2026, APBN mencatat defisit sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB, namun tetap menunjukkan kinerja yang cukup ekspansif dibandingkan tahun sebelumnya, ditopang oleh penerimaan perpajakan yang tumbuh 14,3 persen secara tahunan sehingga menjaga momentum fiskal di awal tahun.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2S9pElk2RFU"}}], "edges": [{"key": "longitudinal21", "source": "longitudinal21", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "longitudinal21", "source": "longitudinal21", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Catatan_ali7", "source": "Catatan_ali7", "target": "Catatan_ali7", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Catatan_ali7", "source": "Catatan_ali7", "target": "Catatan_ali7", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "kaumjelata24", "source": "kaumjelata24", "target": "DipoSatriaR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Otto_0967", "source": "Otto_0967", "target": "bangherwin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "purbayayudhi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "ditjenanggaran", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sukses.clipp", "source": "sukses.clipp", "target": "sucorsekuritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntimur", "source": "@tribuntimur", "target": "tribunnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@AlKholif", "source": "@AlKholif", "target": "alkholif", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@AlKholif", "source": "@AlKholif", "target": "mimbarintelek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntimurdotcom", "source": "@tribuntimurdotcom", "target": "tribunnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}