{"nodes": [{"key": "biruuza", "attributes": {"label": "biruuza", "x": 947.6129690504982, "y": 524.5370736183929, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051854731690258484", "id": "biruuza", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah dari ~16.000 ke 17.400 di era Prabowo (awal 2025) bukan berdiri sendiri. Faktor eksternalnya:\n•Dolar AS menguat global — kebijakan The Fed (suku bunga tinggi)\n•Ketegangan geopolitik (perang dagang AS-China, konflik Timur Tengah)", "post_id": "2051854731690258484"}}, {"key": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "kalistohenituse", "x": 589.8719440120325, "y": 771.5647911281563, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.6804, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051854731690258484", "id": "kalistohenituse", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah dari ~16.000 ke 17.400 di era Prabowo (awal 2025) bukan berdiri sendiri. Faktor eksternalnya:\n•Dolar AS menguat global — kebijakan The Fed (suku bunga tinggi)\n•Ketegangan geopolitik (perang dagang AS-China, konflik Timur Tengah)", "post_id": "2051854731690258484"}}, {"key": "sasah79400", "attributes": {"label": "sasah79400", "x": 747.3382786893906, "y": 113.49385351164365, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051915445926859156", "id": "sasah79400", "source": "tweet-000004", "content": "ini tdk berdasar dan terlalu menyederhanakan persoalan. Nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi faktor global, kebijakan suku bga bank sentral negara mju, penguatan dolar AS, serta dinamika geopolitik. Mengaitkan pelemahan rupiah semata2 dgn pndktan kebijakan domestik adalah keliru", "post_id": "2051915445926859156"}}, {"key": "Strategi_Bisnis", "attributes": {"label": "Strategi_Bisnis", "x": 843.1269535870367, "y": 139.70691546410862, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.6804, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051915445926859156", "id": "Strategi_Bisnis", "source": "tweet-000004", "content": "ini tdk berdasar dan terlalu menyederhanakan persoalan. Nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi faktor global, kebijakan suku bga bank sentral negara mju, penguatan dolar AS, serta dinamika geopolitik. Mengaitkan pelemahan rupiah semata2 dgn pndktan kebijakan domestik adalah keliru", "post_id": "2051915445926859156"}}, {"key": "Maikel_USMC", "attributes": {"label": "Maikel_USMC", "x": 36.59461785995089, "y": 407.1694517467411, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052036114836582811", "id": "Maikel_USMC", "source": "tweet-000004", "content": "Ekonomi Indonesia bisa cepat membaik dan nilai tukar rupiah bisa stabil kalau pemerintah membuka kran ekspor sebesar2nya untuk komoditas hasil alam kita yg banyak dibutuhkan negara lain mulai dari komoditas sumber energi dan lain2 ditengah memanasnya tensi geopolitik global.", "post_id": "2052036114836582811"}}, {"key": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "KemensetnegRI", "x": 977.1689399872154, "y": 316.9998701500444, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.6804, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052036114836582811", "id": "KemensetnegRI", "source": "tweet-000004", "content": "Ekonomi Indonesia bisa cepat membaik dan nilai tukar rupiah bisa stabil kalau pemerintah membuka kran ekspor sebesar2nya untuk komoditas hasil alam kita yg banyak dibutuhkan negara lain mulai dari komoditas sumber energi dan lain2 ditengah memanasnya tensi geopolitik global.", "post_id": "2052036114836582811"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 615.1082638045805, "y": 872.6594645211845, "size": 12.47, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.6804, "eigenvector": 161.174, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "2051877053486555645", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, shda_agatha_. \n\nKurs rupiah dipengaruhi banyak variabel: inflasi global, suku bunga The Fed, harga komoditas, outflow asing, dan kondisi geopolitik. \n\nJumlah menteri bukan faktor utama atau langsung. Terima kasih sudah menangkap nuansanya dengan baik.", "post_id": "2051877053486555645"}}, {"key": "shda_agatha_", "attributes": {"label": "shda_agatha_", "x": 973.0799155572827, "y": 572.4723609004243, "size": 10.42, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.6917, "eigenvector": 126.273, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051877053486555645", "id": "shda_agatha_", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, shda_agatha_. \n\nKurs rupiah dipengaruhi banyak variabel: inflasi global, suku bunga The Fed, harga komoditas, outflow asing, dan kondisi geopolitik. \n\nJumlah menteri bukan faktor utama atau langsung. Terima kasih sudah menangkap nuansanya dengan baik.", "post_id": "2051877053486555645"}}, {"key": "adarwis", "attributes": {"label": "adarwis", "x": 249.15355617854294, "y": 997.3140733564392, "size": 10.42, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.6917, "eigenvector": 126.273, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051877053486555645", "id": "adarwis", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, shda_agatha_. \n\nKurs rupiah dipengaruhi banyak variabel: inflasi global, suku bunga The Fed, harga komoditas, outflow asing, dan kondisi geopolitik. \n\nJumlah menteri bukan faktor utama atau langsung. Terima kasih sudah menangkap nuansanya dengan baik.", "post_id": "2051877053486555645"}}, {"key": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "MurtadhaOne1", "x": 458.0669833384071, "y": 563.6827028929379, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 38.7688, "eigenvector": 204.314, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051877053486555645", "id": "MurtadhaOne1", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, shda_agatha_. \n\nKurs rupiah dipengaruhi banyak variabel: inflasi global, suku bunga The Fed, harga komoditas, outflow asing, dan kondisi geopolitik. \n\nJumlah menteri bukan faktor utama atau langsung. Terima kasih sudah menangkap nuansanya dengan baik.", "post_id": "2051877053486555645"}}, {"key": "Sasmitrosaja", "attributes": {"label": "Sasmitrosaja", "x": 311.8930892270475, "y": 41.88210077109111, "size": 10.42, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 126.273, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2018771999678779592", "id": "Sasmitrosaja", "source": "tweet-000004", "content": "Nilai tukar rial Iran anjlok drastis, mencapai rekor terendah 1,5 juta rial per dolar AS pada 27 Januari 2026. Mata uang ini kehilangan sekitar 20.000 kali nilainya sejak Revolusi 1979, ketika kurs berada di 70 rial per dolar. Inflasi mencapai 42,2 persen Desember 2025, dengan", "post_id": "2018771999678779592"}}, {"key": "DjPrasetyo85", "attributes": {"label": "DjPrasetyo85", "x": 702.0995224698604, "y": 235.4259646251754, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051824072234045467", "id": "DjPrasetyo85", "source": "tweet-000004", "content": "Cuma lap Q1. Harga minyak msh di atas 100 dolar/barel-tdk tau kapan perang Iran-AS berakhir. Kurs rupiah merosot. IHSG pecah rekor terendah. Terakhir, menunggu lap rating utang dr S&P dkk. \n\nBerharap program2nya mkn rasional. Ah...ngimpi ngarepin itu.", "post_id": "2051824072234045467"}}, {"key": "yanuarnugroho", "attributes": {"label": "yanuarnugroho", "x": 722.4322613580383, "y": 97.25849205737592, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.6804, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051824072234045467", "id": "yanuarnugroho", "source": "tweet-000004", "content": "Cuma lap Q1. Harga minyak msh di atas 100 dolar/barel-tdk tau kapan perang Iran-AS berakhir. Kurs rupiah merosot. IHSG pecah rekor terendah. Terakhir, menunggu lap rating utang dr S&P dkk. \n\nBerharap program2nya mkn rasional. Ah...ngimpi ngarepin itu.", "post_id": "2051824072234045467"}}, {"key": "Mamdanrachmat", "attributes": {"label": "Mamdanrachmat", "x": 969.0454000817355, "y": 373.49719524390866, "size": 8.85, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 99.611, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2051931628126007664", "id": "Mamdanrachmat", "source": "tweet-000004", "content": "Wkwk langsung nyerang kabinet aja nih. Lo pikir kurs cuma ditentukan sama jumlah menteri? Kalo gitu mending kita bikin kabinet 1 orang aja biar rupiah bisa Rp1 per dollar dong. \n\nKrisis global gara2 perang Ukraina-Taiwan, Fed naikin suku bunga, minyak mahal, lo pikir cuma", "post_id": "2051931628126007664"}}, {"key": "indepenSumatera", "attributes": {"label": "indepenSumatera", "x": 464.604942220782, "y": 967.2754225358858, "size": 7.58, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.526, "eigenvector": 78.041, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051998807060025630", "id": "indepenSumatera", "source": "tweet-000004", "content": "Wah elu kira ganti presiden kayak ganti channel tv ya? Rupiah melemah emg salah prabowo? Lu kira ekonomi global lagi baik2 aja, the fed aja masih galak, perang dagang masih chaos. Dasar doomer yg ngertinya cuma rezim ganti rezim, emg klo gibran yg jadi presiden tiba2 dolar turun", "post_id": "2051998807060025630"}}, {"key": "SoundOfYogi", "attributes": {"label": "SoundOfYogi", "x": 459.30907237911566, "y": 149.70322610099763, "size": 7.58, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.526, "eigenvector": 78.041, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051994447861239996", "id": "SoundOfYogi", "source": "tweet-000004", "content": "Lo pikir rupiah jeblok cuma gegara MBG. gemes bgt sih dedek2 doomer gini. emg lo kira klo program makan siang distop hari ini juga tiba2 dolar balik ke 15rb. mimpi kali ya. situasi global lagi chaos, perang dagang, suku bunga fed, tapi analisa lo cuma sebatas boohir dapur. lucu", "post_id": "2051994447861239996"}}, {"key": "budayabalinee", "attributes": {"label": "budayabalinee", "x": 523.4108827097537, "y": 796.1557268345246, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "101439757880412_1416641060502475", "id": "budayabalinee", "source": "facebook-000001", "content": "Wacana kenaikan pajak reklame di Kabupaten Buleleng mulai mencuat karena dinilai belum optimal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat ini, tarif pajak reklame berada di kisaran Rp100 ribu per meter persegi per bulan, yang dianggap masih terlalu rendah dibandingkan daerah lain dengan karakteristik serupa.\n\nAnggota DPRD Buleleng, Wayan Masdana, menilai tarif tersebut perlu dievaluasi agar lebih realistis. Ia bahkan mendorong kenaikan hingga 50 persen sampai 100 persen, mengingat sebagian besar pengguna reklame merupakan perusahaan besar, bukan pelaku UMKM. Selain itu, rencana penambahan sekitar 100 titik reklame baru juga dinilai bisa menjadi peluang peningkatan pendapatan daerah.\n\nHal senada disampaikan anggota DPRD lainnya, H. Mulyadi Putra, yang menyebut sektor reklame sebagai potensi PAD yang cukup “seksi” dan layak dimaksimalkan. Ia menilai Buleleng perlu melakukan perbandingan dengan daerah lain, seperti Badung, yang memiliki tarif jauh lebih tinggi bahkan bisa mencapai jutaan rupiah per hari untuk satu titik reklame.\n\nSementara itu, Kepala Bapenda Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa, mengungkapkan realisasi pajak reklame tahun 2025 mencapai Rp3 miliar dan ditargetkan naik menjadi Rp11 miliar pada 2026. Selain wacana kenaikan tarif, pihaknya juga menggenjot pendataan melalui program “Rabu Reklame” dengan turun langsung ke lapangan untuk mendata objek pajak hingga ke desa-desa.\n\nNamun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan kendala seperti penolakan dari pelaku usaha kecil yang belum terbiasa dengan kewajiban pajak reklame. Meski demikian, Bapenda tetap mengedepankan pendekatan sosialisasi dan membuka kemungkinan penyesuaian tarif sesuai kebijakan yang nantinya ditetapkan.\n\nSource :  radarbuleleng.jawapos.com", "post_id": "101439757880412_1416641060502475"}}, {"key": "infosingaraja_news", "attributes": {"label": "infosingaraja_news", "x": 230.07836694834205, "y": 55.589233512268855, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6804, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "101439757880412_1416641060502475", "id": "infosingaraja_news", "source": "facebook-000001", "content": "Wacana kenaikan pajak reklame di Kabupaten Buleleng mulai mencuat karena dinilai belum optimal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat ini, tarif pajak reklame berada di kisaran Rp100 ribu per meter persegi per bulan, yang dianggap masih terlalu rendah dibandingkan daerah lain dengan karakteristik serupa.\n\nAnggota DPRD Buleleng, Wayan Masdana, menilai tarif tersebut perlu dievaluasi agar lebih realistis. Ia bahkan mendorong kenaikan hingga 50 persen sampai 100 persen, mengingat sebagian besar pengguna reklame merupakan perusahaan besar, bukan pelaku UMKM. Selain itu, rencana penambahan sekitar 100 titik reklame baru juga dinilai bisa menjadi peluang peningkatan pendapatan daerah.\n\nHal senada disampaikan anggota DPRD lainnya, H. Mulyadi Putra, yang menyebut sektor reklame sebagai potensi PAD yang cukup “seksi” dan layak dimaksimalkan. Ia menilai Buleleng perlu melakukan perbandingan dengan daerah lain, seperti Badung, yang memiliki tarif jauh lebih tinggi bahkan bisa mencapai jutaan rupiah per hari untuk satu titik reklame.\n\nSementara itu, Kepala Bapenda Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa, mengungkapkan realisasi pajak reklame tahun 2025 mencapai Rp3 miliar dan ditargetkan naik menjadi Rp11 miliar pada 2026. Selain wacana kenaikan tarif, pihaknya juga menggenjot pendataan melalui program “Rabu Reklame” dengan turun langsung ke lapangan untuk mendata objek pajak hingga ke desa-desa.\n\nNamun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan kendala seperti penolakan dari pelaku usaha kecil yang belum terbiasa dengan kewajiban pajak reklame. Meski demikian, Bapenda tetap mengedepankan pendekatan sosialisasi dan membuka kemungkinan penyesuaian tarif sesuai kebijakan yang nantinya ditetapkan.\n\nSource :  radarbuleleng.jawapos.com", "post_id": "101439757880412_1416641060502475"}}, {"key": "suaradotcom", "attributes": {"label": "suaradotcom", "x": 179.9355007698743, "y": 478.3630786630053, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "636794109715023_1473024941524171", "id": "suaradotcom", "source": "facebook-000001", "content": "Akun Instagram resmi musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani kembali bermasalah. Setelah sempat hilang secara misterius beberapa hari lalu, akun  tersebut kini diretas.\n\nPeretasan yang terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026 pagi ini berujung pada tindak penipuan. Pelaku menggunakan akun bercentang biru tersebut untuk menjual emas Antam hingga iPhone.\n\nNaasnya, postingan penipuan tersebut telah memakan korban. Tak tanggung-tanggung, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.\n\nDhani menjelaskan bahwa peretasan ini bukan aksi amatir. Dia menyebut ada pertarungan akses sejak tengah malam sebelum akhirnya akun tersebut benar-benar diambil alih.\n\n\"Di-hack tadi pagi jam 6 pagi. Setelah dari jam 12 malam mereka meretas ya, terjadi perang elektronik lah. Tapi akhirnya ketika kita tidur jam 6 pagi berhasil diretas. Dan akhirnya terjadi penipuan,\" ungkap Dhani kepada wartawan.\n\nMantan suami Maia Estianty ini mengaku heran karena keamanan lapis ganda atau two-factor authentication dari Meta berhasil dijebol. Menurutnya, metode yang digunakan pelaku jauh lebih canggih dari sekadar tautan phishing biasa.\n\n\"Kalau phishing itu enggak bisa nembus two-authentication verification sebenarnya. Cuma ini bisa ketembus gitu, jadi ini lebih dari phishing,\" jelasnya.\n\nMengingat rentetan kejadian di mana akunnya lenyap setelah dia membongkar masa lalu rumah tangganya bersama Maia Estianty ke publik, Ahmad Dhani menaruh curiga.\n\nSang musisi menduga penipuan emas ini hanyalah kedok dari motif yang lebih besar dengan pelaku yang cukup kuat.\n\n\"Kalau menurut saya sih ini hanya kamuflase saja. Ini sebenarnya pembunuh bayaran aja gitu. Kita tidak pernah tahu ini motifnya apa, karena momentum dan timing-nya bisa sangat tepat dengan apa yang sedang berlangsung,\" tegas pentolan Dewa 19 tersebut.\n\nBeruntung, melalui koordinasi cepat dengan pihak Meta dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), akun tersebut berhasil diselamatkan pada hari yang sama.\n\nPosisi dan identitas pelaku pun sudah dikantongi. Sindikat peretas tersebut diketahui berada di Sulawesi dan berstatus sebagai residivis kasus serupa.\n\nKuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, menegaskan bahwa segala aktivitas di akun tersebut sejak pukul 6 pagi sepenuhnya berada di luar kendali kliennya.\n\nDia juga mengonfirmasi adanya kerugian materiil dari masyarakat yang tergiur unggahan penipuan tersebut.\n\n\"Dari mulai jam 6 pagi itu akun tidak dikendalikan dan di luar tanggung jawab Mas Dhani. Diisinya konten jualan segala macam, emas lah, handphone lah. Dikasihnya jelas bahwa itu penipuan dan sudah ada korbannya,\" tutur Aldwin.\n\nTerkait jumlah kerugian, Dhani membeberkan bahwa laporan sementara mencatat ada korban yang sudah mentransfer uang tunai senilai Rp40 juta.\n\n\"Ada yang sudah transfer Rp40 juta. Yang terakhir itu laporan baru Rp40 juta ya, dia sudah transfer beli emas,\" beber Dhani.\n\nLebih lanjut, Dhani menyoroti lemahnya sistem keamanan platform media sosial, terutama bagi akun pejabat negara. Sebagai anggota dewan, dia khawatir hal serupa bisa menimpa petinggi negara lainnya.\n\n\"Suatu saat Menteri juga bisa diretas, Presiden pun bisa juga diretas. Ini kan berbahaya,\" ujarnya.\n\nSebagai tindak lanjut, Aldwin Rahadian akan segera melaporkan kasus illegal accessbdan penipuan ini ke pihak kepolisian. Dia juga mengajak para korban yang telah mentransfer uang ke rekening penipu untuk melapor bersama-sama.\n\n\"Saya akan ajak karena juga ada kuasa hukumnya (korban) yang sudah menghubungi, ya kita sama-sama untuk melaporkan. Mas Dhani juga sebagai korban. Segera mungkin diusut dan ditemukan pelakunya karena ini sindikat dan sangat berbahaya,\" pungkas Aldwin.\n\nSebagaimana diketahui, sejak beberapa hari lalu, Ahmad Dhani 'rajin' mengunggah postingan yang menyerang Maia Estianty, seperti bukti laporan palsu, hingga tudingan sang mantan istri berselingkuh hingga akhirnya dia ceraikan.\n\nSuami Mulan Jameela ini mengklaim tindakan tersebut dia lakukan semata-mata untuk membuka kebenaran dari masa lalunya.", "post_id": "636794109715023_1473024941524171"}}, {"key": "ahmaddhaniofficial", "attributes": {"label": "ahmaddhaniofficial", "x": 823.1990804155764, "y": 724.2191177767534, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6804, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "636794109715023_1473024941524171", "id": "ahmaddhaniofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Akun Instagram resmi musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani kembali bermasalah. Setelah sempat hilang secara misterius beberapa hari lalu, akun  tersebut kini diretas.\n\nPeretasan yang terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026 pagi ini berujung pada tindak penipuan. Pelaku menggunakan akun bercentang biru tersebut untuk menjual emas Antam hingga iPhone.\n\nNaasnya, postingan penipuan tersebut telah memakan korban. Tak tanggung-tanggung, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.\n\nDhani menjelaskan bahwa peretasan ini bukan aksi amatir. Dia menyebut ada pertarungan akses sejak tengah malam sebelum akhirnya akun tersebut benar-benar diambil alih.\n\n\"Di-hack tadi pagi jam 6 pagi. Setelah dari jam 12 malam mereka meretas ya, terjadi perang elektronik lah. Tapi akhirnya ketika kita tidur jam 6 pagi berhasil diretas. Dan akhirnya terjadi penipuan,\" ungkap Dhani kepada wartawan.\n\nMantan suami Maia Estianty ini mengaku heran karena keamanan lapis ganda atau two-factor authentication dari Meta berhasil dijebol. Menurutnya, metode yang digunakan pelaku jauh lebih canggih dari sekadar tautan phishing biasa.\n\n\"Kalau phishing itu enggak bisa nembus two-authentication verification sebenarnya. Cuma ini bisa ketembus gitu, jadi ini lebih dari phishing,\" jelasnya.\n\nMengingat rentetan kejadian di mana akunnya lenyap setelah dia membongkar masa lalu rumah tangganya bersama Maia Estianty ke publik, Ahmad Dhani menaruh curiga.\n\nSang musisi menduga penipuan emas ini hanyalah kedok dari motif yang lebih besar dengan pelaku yang cukup kuat.\n\n\"Kalau menurut saya sih ini hanya kamuflase saja. Ini sebenarnya pembunuh bayaran aja gitu. Kita tidak pernah tahu ini motifnya apa, karena momentum dan timing-nya bisa sangat tepat dengan apa yang sedang berlangsung,\" tegas pentolan Dewa 19 tersebut.\n\nBeruntung, melalui koordinasi cepat dengan pihak Meta dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), akun tersebut berhasil diselamatkan pada hari yang sama.\n\nPosisi dan identitas pelaku pun sudah dikantongi. Sindikat peretas tersebut diketahui berada di Sulawesi dan berstatus sebagai residivis kasus serupa.\n\nKuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, menegaskan bahwa segala aktivitas di akun tersebut sejak pukul 6 pagi sepenuhnya berada di luar kendali kliennya.\n\nDia juga mengonfirmasi adanya kerugian materiil dari masyarakat yang tergiur unggahan penipuan tersebut.\n\n\"Dari mulai jam 6 pagi itu akun tidak dikendalikan dan di luar tanggung jawab Mas Dhani. Diisinya konten jualan segala macam, emas lah, handphone lah. Dikasihnya jelas bahwa itu penipuan dan sudah ada korbannya,\" tutur Aldwin.\n\nTerkait jumlah kerugian, Dhani membeberkan bahwa laporan sementara mencatat ada korban yang sudah mentransfer uang tunai senilai Rp40 juta.\n\n\"Ada yang sudah transfer Rp40 juta. Yang terakhir itu laporan baru Rp40 juta ya, dia sudah transfer beli emas,\" beber Dhani.\n\nLebih lanjut, Dhani menyoroti lemahnya sistem keamanan platform media sosial, terutama bagi akun pejabat negara. Sebagai anggota dewan, dia khawatir hal serupa bisa menimpa petinggi negara lainnya.\n\n\"Suatu saat Menteri juga bisa diretas, Presiden pun bisa juga diretas. Ini kan berbahaya,\" ujarnya.\n\nSebagai tindak lanjut, Aldwin Rahadian akan segera melaporkan kasus illegal accessbdan penipuan ini ke pihak kepolisian. Dia juga mengajak para korban yang telah mentransfer uang ke rekening penipu untuk melapor bersama-sama.\n\n\"Saya akan ajak karena juga ada kuasa hukumnya (korban) yang sudah menghubungi, ya kita sama-sama untuk melaporkan. Mas Dhani juga sebagai korban. Segera mungkin diusut dan ditemukan pelakunya karena ini sindikat dan sangat berbahaya,\" pungkas Aldwin.\n\nSebagaimana diketahui, sejak beberapa hari lalu, Ahmad Dhani 'rajin' mengunggah postingan yang menyerang Maia Estianty, seperti bukti laporan palsu, hingga tudingan sang mantan istri berselingkuh hingga akhirnya dia ceraikan.\n\nSuami Mulan Jameela ini mengklaim tindakan tersebut dia lakukan semata-mata untuk membuka kebenaran dari masa lalunya.", "post_id": "636794109715023_1473024941524171"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 820.3605502178161, "y": 408.37038243481516, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "F-edYg1ySww", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Anjlok ke Level 7.000, Bennix Yakin Bisa Bounce Back ke 20.000\n\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan signifikan sepanjang periode perdagangan dalam beberapa waktu terakhir. Pada awal 2026 IHSG sempat menyentuh level psikologis 9.000 tapi terus menurun hingga saat ini ke level 6.900-an.\n\nFounder Bennix Investor Group, Benny Batara melihat anjloknya IHSG adalah hal yang normal di tengah dinamika geopolitik yang memengaruhi geoekonomi dunia. Ia yakin IHSG akan melejit hingga ke level 20.000 pada tiga tahun mendatang.\n \n\"Kalau Purbaya (Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa) bilangnya 10.00 ya, menurut saya ke 20.000 pun sangat realistis sebetulnya. Tapi tentu tidak tahun ini, i think within the next two or three years, kita tuh harusnya udah di zona 20.000,\" kata Bennix, sapaan akrabnya.\n\nSimak analisis Bennix terkait outlook ekonomi Indonesia 2026 dalam Program To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews.\n\nLink: \n   • Panik Ekonomi Minus! Singapura 'Siap' Sera...  \n\n#IHSG #PasarSaham #EkonomiIndonesia #Investasi #SINDOnews\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 04 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "F-edYg1ySww"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 836.9410093214824, "y": 470.14260919106397, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "F-edYg1ySww", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Anjlok ke Level 7.000, Bennix Yakin Bisa Bounce Back ke 20.000\n\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan signifikan sepanjang periode perdagangan dalam beberapa waktu terakhir. Pada awal 2026 IHSG sempat menyentuh level psikologis 9.000 tapi terus menurun hingga saat ini ke level 6.900-an.\n\nFounder Bennix Investor Group, Benny Batara melihat anjloknya IHSG adalah hal yang normal di tengah dinamika geopolitik yang memengaruhi geoekonomi dunia. Ia yakin IHSG akan melejit hingga ke level 20.000 pada tiga tahun mendatang.\n \n\"Kalau Purbaya (Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa) bilangnya 10.00 ya, menurut saya ke 20.000 pun sangat realistis sebetulnya. Tapi tentu tidak tahun ini, i think within the next two or three years, kita tuh harusnya udah di zona 20.000,\" kata Bennix, sapaan akrabnya.\n\nSimak analisis Bennix terkait outlook ekonomi Indonesia 2026 dalam Program To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews.\n\nLink: \n   • Panik Ekonomi Minus! Singapura 'Siap' Sera...  \n\n#IHSG #PasarSaham #EkonomiIndonesia #Investasi #SINDOnews\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 04 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "F-edYg1ySww"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 226.67825106757556, "y": 345.7510918264367, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "F-edYg1ySww", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Anjlok ke Level 7.000, Bennix Yakin Bisa Bounce Back ke 20.000\n\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan signifikan sepanjang periode perdagangan dalam beberapa waktu terakhir. Pada awal 2026 IHSG sempat menyentuh level psikologis 9.000 tapi terus menurun hingga saat ini ke level 6.900-an.\n\nFounder Bennix Investor Group, Benny Batara melihat anjloknya IHSG adalah hal yang normal di tengah dinamika geopolitik yang memengaruhi geoekonomi dunia. Ia yakin IHSG akan melejit hingga ke level 20.000 pada tiga tahun mendatang.\n \n\"Kalau Purbaya (Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa) bilangnya 10.00 ya, menurut saya ke 20.000 pun sangat realistis sebetulnya. Tapi tentu tidak tahun ini, i think within the next two or three years, kita tuh harusnya udah di zona 20.000,\" kata Bennix, sapaan akrabnya.\n\nSimak analisis Bennix terkait outlook ekonomi Indonesia 2026 dalam Program To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews.\n\nLink: \n   • Panik Ekonomi Minus! Singapura 'Siap' Sera...  \n\n#IHSG #PasarSaham #EkonomiIndonesia #Investasi #SINDOnews\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 04 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "F-edYg1ySww"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 93.85407782216294, "y": 498.10220052857613, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.526, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "F-edYg1ySww", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Anjlok ke Level 7.000, Bennix Yakin Bisa Bounce Back ke 20.000\n\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan signifikan sepanjang periode perdagangan dalam beberapa waktu terakhir. Pada awal 2026 IHSG sempat menyentuh level psikologis 9.000 tapi terus menurun hingga saat ini ke level 6.900-an.\n\nFounder Bennix Investor Group, Benny Batara melihat anjloknya IHSG adalah hal yang normal di tengah dinamika geopolitik yang memengaruhi geoekonomi dunia. Ia yakin IHSG akan melejit hingga ke level 20.000 pada tiga tahun mendatang.\n \n\"Kalau Purbaya (Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa) bilangnya 10.00 ya, menurut saya ke 20.000 pun sangat realistis sebetulnya. Tapi tentu tidak tahun ini, i think within the next two or three years, kita tuh harusnya udah di zona 20.000,\" kata Bennix, sapaan akrabnya.\n\nSimak analisis Bennix terkait outlook ekonomi Indonesia 2026 dalam Program To The Point Aja. Eksklusif hanya di YouTube Sindonews.\n\nLink: \n   • Panik Ekonomi Minus! Singapura 'Siap' Sera...  \n\n#IHSG #PasarSaham #EkonomiIndonesia #Investasi #SINDOnews\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 04 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "F-edYg1ySww"}}, {"key": "@Magatzine", "attributes": {"label": "@Magatzine", "x": 216.85686965054273, "y": 601.9636168358105, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "X66wnKhznKQ", "id": "@Magatzine", "source": "youtube-000001", "content": "JURUS BI ATASI PELEMAHAN RUPIAH - Dr. PERRY WARJIYO | Magatzine |\n\nKondisi perekonomian global berdampak pada ekonomi Indonesia. tekanan terhadap mata uang rupiah membuat nilai tukar rupiah terhadap dollar semakin melemah. Menghadapi situasi ini, Presiden Prabowo memanggil otoritas ekonomi Indonesia untuk membuat strategi mengatasi kondisi ekonomi Indonesia serta menghadapi ketidakpastian global yang dipicu oleh perang di Timur Tengah dan kondisi ekonomi Amerika Serikat.\n\nDirektur Bank Indonesia Dr. Perry Warjiyo menyampaikan analisa tentang penyebab rupiah undervalued dan bagaimana langkah-langkah yang akan diambil oleh otoritas moneter Indonesia kedepan.\n\nIkuti terus chanel  untuk mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan ekonomi indonesia serta mendapatkan ulasan mendalam \n\n#ekonomi #ekonomiindonesia #investasi #finance #development #krisis #beritaterkini #prabowo #demokrasiekonomi #bankindonesia #rupiah", "post_id": "X66wnKhznKQ"}}, {"key": "Magatzine", "attributes": {"label": "Magatzine", "x": 467.5724573747766, "y": 944.1135443321216, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6804, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "X66wnKhznKQ", "id": "Magatzine", "source": "youtube-000001", "content": "JURUS BI ATASI PELEMAHAN RUPIAH - Dr. PERRY WARJIYO | Magatzine |\n\nKondisi perekonomian global berdampak pada ekonomi Indonesia. tekanan terhadap mata uang rupiah membuat nilai tukar rupiah terhadap dollar semakin melemah. Menghadapi situasi ini, Presiden Prabowo memanggil otoritas ekonomi Indonesia untuk membuat strategi mengatasi kondisi ekonomi Indonesia serta menghadapi ketidakpastian global yang dipicu oleh perang di Timur Tengah dan kondisi ekonomi Amerika Serikat.\n\nDirektur Bank Indonesia Dr. Perry Warjiyo menyampaikan analisa tentang penyebab rupiah undervalued dan bagaimana langkah-langkah yang akan diambil oleh otoritas moneter Indonesia kedepan.\n\nIkuti terus chanel  untuk mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan ekonomi indonesia serta mendapatkan ulasan mendalam \n\n#ekonomi #ekonomiindonesia #investasi #finance #development #krisis #beritaterkini #prabowo #demokrasiekonomi #bankindonesia #rupiah", "post_id": "X66wnKhznKQ"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 63.505365698851904, "y": 852.2199187002622, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "dllajRhGBs8", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Gahar! Bank Indonesia Kirim Kapal Perang KRI Pulau Rimau, Pastikan Uang Layak Edar Sampai ke 3T!\n\nGarudaTV - Rupiah sampai ke ujung negeri! 🇮🇩 Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut kembali menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026. Menggunakan kapal perang KRI Pulau Rimau, tim bergerak dari Kendari menuju lima pulau di Kabupaten Wakatobi untuk memastikan ketersediaan uang layak edar di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil).\n\nBukan sekadar distribusi uang, program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga kelancaran ekonomi warga di pelosok sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Karena Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa! ⚓💰\n\nSimak momen pelepasan tim ekspedisi dari Dermaga Sultan Murhum Mako Lanal Kendari selengkapnya!\n\n#RupiahBerdaulat #BankIndonesia #TNIAL #Wakatobi #Kendari #InfoSultra #EkonomiIndonesia #KRI #Rupiah #CintaBanggaPahamRupiah #GarudaTV #BeritaTerbaru #Wilayah3T\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "dllajRhGBs8"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 901.4923373380689, "y": 404.30903082369554, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5646, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "dllajRhGBs8", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Gahar! Bank Indonesia Kirim Kapal Perang KRI Pulau Rimau, Pastikan Uang Layak Edar Sampai ke 3T!\n\nGarudaTV - Rupiah sampai ke ujung negeri! 🇮🇩 Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut kembali menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026. Menggunakan kapal perang KRI Pulau Rimau, tim bergerak dari Kendari menuju lima pulau di Kabupaten Wakatobi untuk memastikan ketersediaan uang layak edar di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil).\n\nBukan sekadar distribusi uang, program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga kelancaran ekonomi warga di pelosok sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Karena Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa! ⚓💰\n\nSimak momen pelepasan tim ekspedisi dari Dermaga Sultan Murhum Mako Lanal Kendari selengkapnya!\n\n#RupiahBerdaulat #BankIndonesia #TNIAL #Wakatobi #Kendari #InfoSultra #EkonomiIndonesia #KRI #Rupiah #CintaBanggaPahamRupiah #GarudaTV #BeritaTerbaru #Wilayah3T\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "dllajRhGBs8"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 936.7103876447019, "y": 324.7459805951269, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 806.253020612768, "y": 285.2205552493138, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6804, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 710.116894063227, "y": 689.3530060719271, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "119AJUy4Exk", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan di ST Kebayoran Lama, Pemulihan Aceh Capai 95% | Menyapa Indonesia\n\nMenyapa Indonesia Malam, 6 Mei 2026\n\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, 1 Pria Tertimbun \n2. Roboh! Rumah 2 Lantai Timpa 2 Rumah Dan Mobil \n3. Viral! Sopir Pick Up Ditikam Akibat Knalpot Bising \n4. Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Di Peron St Kebayoran Lama \n5. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba \n6. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api \n7. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng \n8. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan \n9. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk \n10. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang \n11. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah \n12. Kemenangan Demokrat Di Michigan \n13. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City \n14. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat \n15. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar \n16. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka \n17. Mobil Tabrak Kerumunan Di Jerman, 2 Orang Tewas \n18. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus \n19. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko \n20. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden \n21. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri \n22. Presiden Tidak Mengubah Metode Pengangkatan Kapolri \n23. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan \n24. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati \n25. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati \n26. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah \n27. Gubernur BI Respons Soal Nilai Tukar Rupiah \n28. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina \n29. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik \n30. Survei Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Prabowo \n31. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik \n32. Mentan Gelar Diskusi Bersama BEM Selindo Di Kediamannya \n33. Kabel Udara Semrawut Ditertibkan Pemkot Jakarta Barat \n34. Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Capai 95% \n35. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk \n36. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini \n37. Pemerintah Percepat Penanganan TBC \n38. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026 \n39. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia \n40. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia \n41. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal \n42. Arsenal Melaju Ke Final Champions League \n43. Nottingham Menang 1-3 Atas Chelsea \n44. Kalahkan Persita, Borneo Tekan Puncak Klasemen \n45. Bungkam Bali, Madura Jauhi Zona Merah \n46. Man City Perpanjang Kontrak Phil Foden Hingga 2030 \n47. Start Positif Indonesia Di Piala Asia U-17 \n48. Game 1 Semifinal Thunder Taklukkan Lakers \n49. Pistons Unggul Game 1 Semifinal Wilayah NBA \n50. 2 Pemenang Berbeda Dalam Berlin E-Prix \n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiamalam #BeritaNasional #BeritaInternasional #EkonomiIndonesia #Olahraga\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "119AJUy4Exk"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 742.6572324907571, "y": 833.738749518027, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5646, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "119AJUy4Exk", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan di ST Kebayoran Lama, Pemulihan Aceh Capai 95% | Menyapa Indonesia\n\nMenyapa Indonesia Malam, 6 Mei 2026\n\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, 1 Pria Tertimbun \n2. Roboh! Rumah 2 Lantai Timpa 2 Rumah Dan Mobil \n3. Viral! Sopir Pick Up Ditikam Akibat Knalpot Bising \n4. Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Di Peron St Kebayoran Lama \n5. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba \n6. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api \n7. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng \n8. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan \n9. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk \n10. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang \n11. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah \n12. Kemenangan Demokrat Di Michigan \n13. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City \n14. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat \n15. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar \n16. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka \n17. Mobil Tabrak Kerumunan Di Jerman, 2 Orang Tewas \n18. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus \n19. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko \n20. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden \n21. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri \n22. Presiden Tidak Mengubah Metode Pengangkatan Kapolri \n23. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan \n24. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati \n25. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati \n26. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah \n27. Gubernur BI Respons Soal Nilai Tukar Rupiah \n28. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina \n29. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik \n30. Survei Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Prabowo \n31. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik \n32. Mentan Gelar Diskusi Bersama BEM Selindo Di Kediamannya \n33. Kabel Udara Semrawut Ditertibkan Pemkot Jakarta Barat \n34. Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Capai 95% \n35. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk \n36. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini \n37. Pemerintah Percepat Penanganan TBC \n38. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026 \n39. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia \n40. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia \n41. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal \n42. Arsenal Melaju Ke Final Champions League \n43. Nottingham Menang 1-3 Atas Chelsea \n44. Kalahkan Persita, Borneo Tekan Puncak Klasemen \n45. Bungkam Bali, Madura Jauhi Zona Merah \n46. Man City Perpanjang Kontrak Phil Foden Hingga 2030 \n47. Start Positif Indonesia Di Piala Asia U-17 \n48. Game 1 Semifinal Thunder Taklukkan Lakers \n49. Pistons Unggul Game 1 Semifinal Wilayah NBA \n50. 2 Pemenang Berbeda Dalam Berlin E-Prix \n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiamalam #BeritaNasional #BeritaInternasional #EkonomiIndonesia #Olahraga\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "119AJUy4Exk"}}, {"key": "@SuaraRakyatChannel", "attributes": {"label": "@SuaraRakyatChannel", "x": 122.55889169707135, "y": 577.1956982436881, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.4489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "IY1qSslLeZ4", "id": "@SuaraRakyatChannel", "source": "youtube-000001", "content": "JURUS DEWA MABUK | BLACKENED POLITICAL METAL | SUARA RAKYAT CHANNEL\n\nJika manusia gagal untuk mendamaikan keadilan dan kebebasan, ia gagal dalam segala hal.\" - Albert Camus\n\n \"Damai tanpa keadilan adalah tirani.\" - William Allen White\n\n\"Kebebasan dan keadilan tidak bisa dipecah-pecah untuk disesuaikan dengan kenyamanan politik.\" - Coretta Scott King\n\n\"Keadilan adalah jumlah dari semua kewajiban moral.\" - William Godwin\n-------------------------------------------\n#prabowo #gibran #jokowi #indonesia  #korupsi  #kolusi  #Nepotisme #opini  #berita  #politik #musik  #rock  #hardrock #lagu  #metal  #heavymetal  #alternativerock  #indierock  #slowrock #sweetrock #pop  #thrashmetal #aniesbaswedan #indonesiagelap #yaman  \n-------------------------------------------\nJURUS DEWA MABUK\n\n*[Intro]*\nPidato membara di layar kaca\nSenyum retak… mata curiga\nTakhta mulai goyah\nDan paranoia… jadi agama\n\n*[Verse I]*\n\nDulu datang membawa janji\nKini berdiri di atas krisis\nRakyat menjerit — harga meninggi\nIstana menjawab dengan intimidasi\n\n“Pergi sana ke negeri perang!”\nBentak penguasa pada suara terang\nKritik dianggap makar\nKebenaran diburu bagai hewan liar\n\nBayangan masa lalu kembali hidup\nJejak hitam tak pernah benar tertutup\nTembok propaganda mulai pecah\nDi jalanan… murka rakyat merekah!\n\n*[Pre-Chorus]*\n\nSemakin panik — semakin menyerang!\nSemakin runtuh — semakin beringas!\nTakhta dibangun dari ketakutan\nAkan hancur oleh gelombang perlawanan!\n\n*[Chorus]*\n\nJURUS DEWA MABUK!\nMemukul kiri — menendang kanan!\nSaat rupiah tenggelam dalam jurang\nPidato jadi senjata kegagalan!\n\nJURUS DEWA MABUK!\nTeriak lantang menutupi takut!\nSaat rakyat lapar dan murka\nKursi kekuasaan mulai terbakar!\n\n*[Verse II]*\n\nProgram megah penuh slogan\nBerubah jadi ladang bancakan\nPiring kosong di sekolah negeri\nSementara elite berpesta subsidi\n\nMenu busuk… anak keracunan\nData dibungkus pencitraan\nMaling berkedok kesejahteraan\nMenghisap darah masa depan!\n\nMinyak naik!\nSembako naik!\nRakyat dicekik tiap detik!\nNamun penguasa sibuk berteriak\nSeolah kritik adalah pemberontak!\n\n*[Bridge]*\n\nDi balik jas dan tepuk tangan\nAda ketakutan yang tak terucapkan\nKarena sejarah selalu lapar\nPada rezim yang mulai gemetar\n\nSun Tzu dibaca setengah sadar\nMenyerang demi bertahan dari getar\nTapi badai tak bisa dihentikan\nSaat kepercayaan telah padam…\n\n*[Breakdown]*\n\nPANIK!\nSERANG!\nPANIK!\nHANTAM!\n\nMulut besi!\nPidato api!\nNegeri terbakar oleh ambisi!\n\nPANIK!\nSERANG!\nPANIK!\nHANCUR!\n\n*[Final Chorus]*\n\nJURUS DEWA MABUK!\nTarian liar penguasa takut!\nSaat rakyat bangkit dari luka\nTak ada benteng yang tersisa!\n\nJURUS DEWA MABUK!\nKekuasaan mabuk pujian!\nKetika harga naik dan rakyat melawan\nTakhta runtuh di ujung malam!\n\n*[Outro]*\n\nDan ketika suara-suara dibungkam…\nMurka tumbuh dalam diam…\nTak ada rezim yang abadi…\nSaat rakyat kehilangan takutnya lagi\n----------------------------------------------------------\nLirik lagu digubah dari tulisan ini:\n\nPrabowo Mulai Panik!\n\nOleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)\n\nJakarta – Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah defensif (bertahan), Prabowo Subianto kini mulai ofensif (menyerang). Mungkin Presiden RI itu terinspirasi Sun Tzu (544-496 SM), filsuf, jenderal dan ahli strategi perang asal Tiongkok kuno, bahwa pertahanan terbaik adalah menyerang. Ia mulai panik.\n\nYa, dalam sejumlah pidatonya, Prabowo nyaris selalu menyelipkan kalimat provokatif yang menyerang lawan-lawan politiknya.\n\nDalam pidatonya di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026) misalnya, Prabowo menyuruh kabur para pengkritiknya ke Yaman. Ia juga menyebut intelektual yang menipu rakyat, terkait stigma “Indonesia Gelap”.\n\nTidak itu saja. Terhadap para pengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG), Prabowo menyebut mereka ketakutan jika MBG berhasil.\n\nEntah mengapa Prabowo menyuruh para pengkritiknya yang menyebut Indonesia gelap untuk kabur ke Yaman. Bukan ke Jordania seperti dirinya usai dipecat dari dinas militer karena dugaan keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis tahun 1997-1998.\n\nBukan pula ke Arab Saudi seperti RS, sekutu politiknya, ketika sedang berperkara dengan hukum terkait karantina kesehatan Covid-19 lalu.\n\nAtau mungkin Prabowo menyebut Yaman karena RS, sekutu politiknya itu berasal dari negeri di jazirah Arab itu?\n\nKita tidak tahu pasti. Yang jelas, kritik terhadap kinerja pemerintahannya makin hari makin kencang. Apalagi soal MBG.\n\nFaktanya, MBG memang bisa dikatakan tidak bermanfaat. Banyak anak sekolah yang menolak mengonsumsi menu MBG, sehingga banyak yang mubazir.\n\nMBG juga banyak mendatangkan mudarat. Lihat saja, sudah berapa banyak yang keracunan akibat MBG.\n\nMBG juga diduga menjadi lahan basah korupsi. Ada pula yang menyebut MBG singkatan dari Maling Berkedok Gizi.\n\nHarga Naik, Presiden Turun\n\nSelengkapnya: https://fusilatnews.com/prabowo-mulai...\n----------------------------------------------------", "post_id": "IY1qSslLeZ4"}}, {"key": "SuaraRakyatChannel", "attributes": {"label": "SuaraRakyatChannel", "x": 914.9167604370838, "y": 310.29955366591275, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6804, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "IY1qSslLeZ4", "id": "SuaraRakyatChannel", "source": "youtube-000001", "content": "JURUS DEWA MABUK | BLACKENED POLITICAL METAL | SUARA RAKYAT CHANNEL\n\nJika manusia gagal untuk mendamaikan keadilan dan kebebasan, ia gagal dalam segala hal.\" - Albert Camus\n\n \"Damai tanpa keadilan adalah tirani.\" - William Allen White\n\n\"Kebebasan dan keadilan tidak bisa dipecah-pecah untuk disesuaikan dengan kenyamanan politik.\" - Coretta Scott King\n\n\"Keadilan adalah jumlah dari semua kewajiban moral.\" - William Godwin\n-------------------------------------------\n#prabowo #gibran #jokowi #indonesia  #korupsi  #kolusi  #Nepotisme #opini  #berita  #politik #musik  #rock  #hardrock #lagu  #metal  #heavymetal  #alternativerock  #indierock  #slowrock #sweetrock #pop  #thrashmetal #aniesbaswedan #indonesiagelap #yaman  \n-------------------------------------------\nJURUS DEWA MABUK\n\n*[Intro]*\nPidato membara di layar kaca\nSenyum retak… mata curiga\nTakhta mulai goyah\nDan paranoia… jadi agama\n\n*[Verse I]*\n\nDulu datang membawa janji\nKini berdiri di atas krisis\nRakyat menjerit — harga meninggi\nIstana menjawab dengan intimidasi\n\n“Pergi sana ke negeri perang!”\nBentak penguasa pada suara terang\nKritik dianggap makar\nKebenaran diburu bagai hewan liar\n\nBayangan masa lalu kembali hidup\nJejak hitam tak pernah benar tertutup\nTembok propaganda mulai pecah\nDi jalanan… murka rakyat merekah!\n\n*[Pre-Chorus]*\n\nSemakin panik — semakin menyerang!\nSemakin runtuh — semakin beringas!\nTakhta dibangun dari ketakutan\nAkan hancur oleh gelombang perlawanan!\n\n*[Chorus]*\n\nJURUS DEWA MABUK!\nMemukul kiri — menendang kanan!\nSaat rupiah tenggelam dalam jurang\nPidato jadi senjata kegagalan!\n\nJURUS DEWA MABUK!\nTeriak lantang menutupi takut!\nSaat rakyat lapar dan murka\nKursi kekuasaan mulai terbakar!\n\n*[Verse II]*\n\nProgram megah penuh slogan\nBerubah jadi ladang bancakan\nPiring kosong di sekolah negeri\nSementara elite berpesta subsidi\n\nMenu busuk… anak keracunan\nData dibungkus pencitraan\nMaling berkedok kesejahteraan\nMenghisap darah masa depan!\n\nMinyak naik!\nSembako naik!\nRakyat dicekik tiap detik!\nNamun penguasa sibuk berteriak\nSeolah kritik adalah pemberontak!\n\n*[Bridge]*\n\nDi balik jas dan tepuk tangan\nAda ketakutan yang tak terucapkan\nKarena sejarah selalu lapar\nPada rezim yang mulai gemetar\n\nSun Tzu dibaca setengah sadar\nMenyerang demi bertahan dari getar\nTapi badai tak bisa dihentikan\nSaat kepercayaan telah padam…\n\n*[Breakdown]*\n\nPANIK!\nSERANG!\nPANIK!\nHANTAM!\n\nMulut besi!\nPidato api!\nNegeri terbakar oleh ambisi!\n\nPANIK!\nSERANG!\nPANIK!\nHANCUR!\n\n*[Final Chorus]*\n\nJURUS DEWA MABUK!\nTarian liar penguasa takut!\nSaat rakyat bangkit dari luka\nTak ada benteng yang tersisa!\n\nJURUS DEWA MABUK!\nKekuasaan mabuk pujian!\nKetika harga naik dan rakyat melawan\nTakhta runtuh di ujung malam!\n\n*[Outro]*\n\nDan ketika suara-suara dibungkam…\nMurka tumbuh dalam diam…\nTak ada rezim yang abadi…\nSaat rakyat kehilangan takutnya lagi\n----------------------------------------------------------\nLirik lagu digubah dari tulisan ini:\n\nPrabowo Mulai Panik!\n\nOleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)\n\nJakarta – Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah defensif (bertahan), Prabowo Subianto kini mulai ofensif (menyerang). Mungkin Presiden RI itu terinspirasi Sun Tzu (544-496 SM), filsuf, jenderal dan ahli strategi perang asal Tiongkok kuno, bahwa pertahanan terbaik adalah menyerang. Ia mulai panik.\n\nYa, dalam sejumlah pidatonya, Prabowo nyaris selalu menyelipkan kalimat provokatif yang menyerang lawan-lawan politiknya.\n\nDalam pidatonya di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026) misalnya, Prabowo menyuruh kabur para pengkritiknya ke Yaman. Ia juga menyebut intelektual yang menipu rakyat, terkait stigma “Indonesia Gelap”.\n\nTidak itu saja. Terhadap para pengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG), Prabowo menyebut mereka ketakutan jika MBG berhasil.\n\nEntah mengapa Prabowo menyuruh para pengkritiknya yang menyebut Indonesia gelap untuk kabur ke Yaman. Bukan ke Jordania seperti dirinya usai dipecat dari dinas militer karena dugaan keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis tahun 1997-1998.\n\nBukan pula ke Arab Saudi seperti RS, sekutu politiknya, ketika sedang berperkara dengan hukum terkait karantina kesehatan Covid-19 lalu.\n\nAtau mungkin Prabowo menyebut Yaman karena RS, sekutu politiknya itu berasal dari negeri di jazirah Arab itu?\n\nKita tidak tahu pasti. Yang jelas, kritik terhadap kinerja pemerintahannya makin hari makin kencang. Apalagi soal MBG.\n\nFaktanya, MBG memang bisa dikatakan tidak bermanfaat. Banyak anak sekolah yang menolak mengonsumsi menu MBG, sehingga banyak yang mubazir.\n\nMBG juga banyak mendatangkan mudarat. Lihat saja, sudah berapa banyak yang keracunan akibat MBG.\n\nMBG juga diduga menjadi lahan basah korupsi. Ada pula yang menyebut MBG singkatan dari Maling Berkedok Gizi.\n\nHarga Naik, Presiden Turun\n\nSelengkapnya: https://fusilatnews.com/prabowo-mulai...\n----------------------------------------------------", "post_id": "IY1qSslLeZ4"}}], "edges": [{"key": "biruuza", "source": "biruuza", "target": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sasah79400", "source": "sasah79400", "target": "Strategi_Bisnis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Maikel_USMC", "source": "Maikel_USMC", "target": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "shda_agatha_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "adarwis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Sasmitrosaja", "source": "Sasmitrosaja", "target": "grok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DjPrasetyo85", "source": "DjPrasetyo85", "target": "yanuarnugroho", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Mamdanrachmat", "source": "Mamdanrachmat", "target": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Mamdanrachmat", "source": "Mamdanrachmat", "target": "indepenSumatera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Mamdanrachmat", "source": "Mamdanrachmat", "target": "SoundOfYogi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "infosingaraja_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "ahmaddhaniofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Magatzine", "source": "@Magatzine", "target": "Magatzine", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SuaraRakyatChannel", "source": "@SuaraRakyatChannel", "target": "SuaraRakyatChannel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}