{"nodes": [{"key": "biruuza", "attributes": {"label": "biruuza", "x": 373.0264854548889, "y": 793.6843806423352, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051854731690258484", "id": "biruuza", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah dari ~16.000 ke 17.400 di era Prabowo (awal 2025) bukan berdiri sendiri. Faktor eksternalnya:\n•Dolar AS menguat global — kebijakan The Fed (suku bunga tinggi)\n•Ketegangan geopolitik (perang dagang AS-China, konflik Timur Tengah)", "post_id": "2051854731690258484"}}, {"key": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "kalistohenituse", "x": 958.609453867528, "y": 492.3543420215095, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.9246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051854731690258484", "id": "kalistohenituse", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah dari ~16.000 ke 17.400 di era Prabowo (awal 2025) bukan berdiri sendiri. Faktor eksternalnya:\n•Dolar AS menguat global — kebijakan The Fed (suku bunga tinggi)\n•Ketegangan geopolitik (perang dagang AS-China, konflik Timur Tengah)", "post_id": "2051854731690258484"}}, {"key": "sasah79400", "attributes": {"label": "sasah79400", "x": 808.6443435291313, "y": 18.19488435352179, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051915445926859156", "id": "sasah79400", "source": "tweet-000004", "content": "ini tdk berdasar dan terlalu menyederhanakan persoalan. Nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi faktor global, kebijakan suku bga bank sentral negara mju, penguatan dolar AS, serta dinamika geopolitik. Mengaitkan pelemahan rupiah semata2 dgn pndktan kebijakan domestik adalah keliru", "post_id": "2051915445926859156"}}, {"key": "Strategi_Bisnis", "attributes": {"label": "Strategi_Bisnis", "x": 816.3097610314352, "y": 943.5683338510817, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.9246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051915445926859156", "id": "Strategi_Bisnis", "source": "tweet-000004", "content": "ini tdk berdasar dan terlalu menyederhanakan persoalan. Nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi faktor global, kebijakan suku bga bank sentral negara mju, penguatan dolar AS, serta dinamika geopolitik. Mengaitkan pelemahan rupiah semata2 dgn pndktan kebijakan domestik adalah keliru", "post_id": "2051915445926859156"}}, {"key": "Maikel_USMC", "attributes": {"label": "Maikel_USMC", "x": 147.10154482317063, "y": 958.9608544146017, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052036114836582811", "id": "Maikel_USMC", "source": "tweet-000004", "content": "Ekonomi Indonesia bisa cepat membaik dan nilai tukar rupiah bisa stabil kalau pemerintah membuka kran ekspor sebesar2nya untuk komoditas hasil alam kita yg banyak dibutuhkan negara lain mulai dari komoditas sumber energi dan lain2 ditengah memanasnya tensi geopolitik global.", "post_id": "2052036114836582811"}}, {"key": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "KemensetnegRI", "x": 530.8040223459568, "y": 703.1842824498011, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.9246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052036114836582811", "id": "KemensetnegRI", "source": "tweet-000004", "content": "Ekonomi Indonesia bisa cepat membaik dan nilai tukar rupiah bisa stabil kalau pemerintah membuka kran ekspor sebesar2nya untuk komoditas hasil alam kita yg banyak dibutuhkan negara lain mulai dari komoditas sumber energi dan lain2 ditengah memanasnya tensi geopolitik global.", "post_id": "2052036114836582811"}}, {"key": "SudionoTambun", "attributes": {"label": "SudionoTambun", "x": 987.9020478297512, "y": 849.4150849718084, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051558514301252053", "id": "SudionoTambun", "source": "tweet-000004", "content": "Anda pintar sekali membuat analisa ini. Setuju'. Dan saatnya Presiden DT menolak segala bentuk intervensi ke dalam pemerintahan DT termasuk kebijakan politik Luar Negeri terkait dengan Timteng. Belajar dari semua presiden AS sebelumnya yang tidak ingin berkonflik dg Iran.", "post_id": "2051558514301252053"}}, {"key": "ThomasPaineBand", "attributes": {"label": "ThomasPaineBand", "x": 101.42382519532511, "y": 822.6308075477247, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.9246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051558514301252053", "id": "ThomasPaineBand", "source": "tweet-000004", "content": "Anda pintar sekali membuat analisa ini. Setuju'. Dan saatnya Presiden DT menolak segala bentuk intervensi ke dalam pemerintahan DT termasuk kebijakan politik Luar Negeri terkait dengan Timteng. Belajar dari semua presiden AS sebelumnya yang tidak ingin berkonflik dg Iran.", "post_id": "2051558514301252053"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 975.5326246764436, "y": 672.4391217918761, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2051877053486555645", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, shda_agatha_. \n\nKurs rupiah dipengaruhi banyak variabel: inflasi global, suku bunga The Fed, harga komoditas, outflow asing, dan kondisi geopolitik. \n\nJumlah menteri bukan faktor utama atau langsung. Terima kasih sudah menangkap nuansanya dengan baik.", "post_id": "2051877053486555645"}}, {"key": "shda_agatha_", "attributes": {"label": "shda_agatha_", "x": 763.7042226040685, "y": 435.3886359684567, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.5333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051877053486555645", "id": "shda_agatha_", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, shda_agatha_. \n\nKurs rupiah dipengaruhi banyak variabel: inflasi global, suku bunga The Fed, harga komoditas, outflow asing, dan kondisi geopolitik. \n\nJumlah menteri bukan faktor utama atau langsung. Terima kasih sudah menangkap nuansanya dengan baik.", "post_id": "2051877053486555645"}}, {"key": "adarwis", "attributes": {"label": "adarwis", "x": 534.144956190544, "y": 591.5303370783276, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.5333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051877053486555645", "id": "adarwis", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, shda_agatha_. \n\nKurs rupiah dipengaruhi banyak variabel: inflasi global, suku bunga The Fed, harga komoditas, outflow asing, dan kondisi geopolitik. \n\nJumlah menteri bukan faktor utama atau langsung. Terima kasih sudah menangkap nuansanya dengan baik.", "post_id": "2051877053486555645"}}, {"key": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "MurtadhaOne1", "x": 647.4168523169714, "y": 721.3865867971313, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.5333, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051877053486555645", "id": "MurtadhaOne1", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, shda_agatha_. \n\nKurs rupiah dipengaruhi banyak variabel: inflasi global, suku bunga The Fed, harga komoditas, outflow asing, dan kondisi geopolitik. \n\nJumlah menteri bukan faktor utama atau langsung. Terima kasih sudah menangkap nuansanya dengan baik.", "post_id": "2051877053486555645"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 575.2974923881287, "y": 654.0729349855678, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 122.2491, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890412891233591432_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menembus level psikologis Rp17.400/US$, bahkan menyentuh Rp17.403/US$ pada awal perdagangan. Ini menjadi level intraday terlemah sepanjang sejarah, melanjutkan pelemahan dari penutupan sebelumnya di Rp17.365/US$.\n\nTekanan terjadi seiring penguatan dolar AS yang didorong permintaan aset safe haven akibat eskalasi konflik Timur Tengah. Kondisi ini membuat mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, semakin tertekan di pasar global. 📉\n\nSumber: CNBC Indonesia, 5 Mei 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#rupiah #usd #forex #makroekonomi #investasi #sahamindonesia #ihsg #mancingsaham", "post_id": "3890412891233591432_52512310886"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 502.6628186101291, "y": 599.1979876140297, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "mJbvi0TmFqA", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "TEGANG! Iran Beri Peringatan Keras Seusai Trump Nekat Kirim Militer ke Selat Hormuz\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak melakukan intervensi di Selat Hormuz.\n\nTeheran menilai setiap bentuk campur tangan AS berpotensi melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlangsung.\n\nPeringatan tersebut disampaikan oleh Kepala Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi.\n\nDalam pernyataannya di platform X yang dikutip kantor berita AFP, Senin (4/5/2026), Azizi menegaskan bahwa intervensi AS tidak dapat diterima.\n\n“Segala bentuk campur tangan Amerika dalam rezim maritim baru di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata,” ujarnya.\n\nPernyataan ini muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan rencana pengawalan kapal-kapal yang saat ini tertahan di Selat Hormuz.\n\nMenurut Trump, langkah tersebut akan mulai dilakukan pada Senin pagi waktu setempat dengan alasan kemanusiaan.\n\nIa menyebut banyak kapal yang berada di kawasan tersebut mengalami kekurangan logistik, termasuk makanan, sehingga perlu segera dibantu.\n\n“Saya telah memberi tahu perwakilan saya untuk menyampaikan bahwa kami akan menggunakan upaya terbaik untuk mengeluarkan kapal dan awaknya dengan aman dari Selat,” kata Trump, seperti dilansir Al Jazeera.\n\nTrump juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan diskusi yang disebutnya “sangat positif” dengan Iran, dan berpotensi menghasilkan solusi yang menguntungkan semua pihak.\n\nIa menambahkan bahwa misi pembebasan jalur pelayaran tersebut merupakan bentuk isyarat kemanusiaan dari Amerika Serikat, negara-negara Timur Tengah, dan khususnya Iran.\n\n“Siapa pun yang mengganggu akan ditindak tegas,” tegasnya.\n\n\n\nArtikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Iran Peringatkan AS dan Trump: Campur Tangan di Selat Hormuz Langgar Gencatan Senjata, https://aceh.tribunnews.com/news/1023....\n\nEditor Video : Ilham Bintang Anugerah\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta  \n\n#viory \n#iran  #amerikaserikat  #donaldtrump  #selathormuz  #konflikiranas  #geopolitik  #timurtengah  #krisisglobal  #beritadunia  #breakingnews  #updateglobal  #isudunia  #perangiranisrael  #ViralDunia #minyakdunia", "post_id": "mJbvi0TmFqA"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 938.6724922179532, "y": 303.54303808483274, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "mJbvi0TmFqA", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "TEGANG! Iran Beri Peringatan Keras Seusai Trump Nekat Kirim Militer ke Selat Hormuz\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak melakukan intervensi di Selat Hormuz.\n\nTeheran menilai setiap bentuk campur tangan AS berpotensi melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlangsung.\n\nPeringatan tersebut disampaikan oleh Kepala Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi.\n\nDalam pernyataannya di platform X yang dikutip kantor berita AFP, Senin (4/5/2026), Azizi menegaskan bahwa intervensi AS tidak dapat diterima.\n\n“Segala bentuk campur tangan Amerika dalam rezim maritim baru di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata,” ujarnya.\n\nPernyataan ini muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan rencana pengawalan kapal-kapal yang saat ini tertahan di Selat Hormuz.\n\nMenurut Trump, langkah tersebut akan mulai dilakukan pada Senin pagi waktu setempat dengan alasan kemanusiaan.\n\nIa menyebut banyak kapal yang berada di kawasan tersebut mengalami kekurangan logistik, termasuk makanan, sehingga perlu segera dibantu.\n\n“Saya telah memberi tahu perwakilan saya untuk menyampaikan bahwa kami akan menggunakan upaya terbaik untuk mengeluarkan kapal dan awaknya dengan aman dari Selat,” kata Trump, seperti dilansir Al Jazeera.\n\nTrump juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan diskusi yang disebutnya “sangat positif” dengan Iran, dan berpotensi menghasilkan solusi yang menguntungkan semua pihak.\n\nIa menambahkan bahwa misi pembebasan jalur pelayaran tersebut merupakan bentuk isyarat kemanusiaan dari Amerika Serikat, negara-negara Timur Tengah, dan khususnya Iran.\n\n“Siapa pun yang mengganggu akan ditindak tegas,” tegasnya.\n\n\n\nArtikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Iran Peringatkan AS dan Trump: Campur Tangan di Selat Hormuz Langgar Gencatan Senjata, https://aceh.tribunnews.com/news/1023....\n\nEditor Video : Ilham Bintang Anugerah\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta  \n\n#viory \n#iran  #amerikaserikat  #donaldtrump  #selathormuz  #konflikiranas  #geopolitik  #timurtengah  #krisisglobal  #beritadunia  #breakingnews  #updateglobal  #isudunia  #perangiranisrael  #ViralDunia #minyakdunia", "post_id": "mJbvi0TmFqA"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 502.1358754165077, "y": 904.2480002317502, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "mJbvi0TmFqA", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "TEGANG! Iran Beri Peringatan Keras Seusai Trump Nekat Kirim Militer ke Selat Hormuz\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak melakukan intervensi di Selat Hormuz.\n\nTeheran menilai setiap bentuk campur tangan AS berpotensi melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlangsung.\n\nPeringatan tersebut disampaikan oleh Kepala Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi.\n\nDalam pernyataannya di platform X yang dikutip kantor berita AFP, Senin (4/5/2026), Azizi menegaskan bahwa intervensi AS tidak dapat diterima.\n\n“Segala bentuk campur tangan Amerika dalam rezim maritim baru di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata,” ujarnya.\n\nPernyataan ini muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan rencana pengawalan kapal-kapal yang saat ini tertahan di Selat Hormuz.\n\nMenurut Trump, langkah tersebut akan mulai dilakukan pada Senin pagi waktu setempat dengan alasan kemanusiaan.\n\nIa menyebut banyak kapal yang berada di kawasan tersebut mengalami kekurangan logistik, termasuk makanan, sehingga perlu segera dibantu.\n\n“Saya telah memberi tahu perwakilan saya untuk menyampaikan bahwa kami akan menggunakan upaya terbaik untuk mengeluarkan kapal dan awaknya dengan aman dari Selat,” kata Trump, seperti dilansir Al Jazeera.\n\nTrump juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan diskusi yang disebutnya “sangat positif” dengan Iran, dan berpotensi menghasilkan solusi yang menguntungkan semua pihak.\n\nIa menambahkan bahwa misi pembebasan jalur pelayaran tersebut merupakan bentuk isyarat kemanusiaan dari Amerika Serikat, negara-negara Timur Tengah, dan khususnya Iran.\n\n“Siapa pun yang mengganggu akan ditindak tegas,” tegasnya.\n\n\n\nArtikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Iran Peringatkan AS dan Trump: Campur Tangan di Selat Hormuz Langgar Gencatan Senjata, https://aceh.tribunnews.com/news/1023....\n\nEditor Video : Ilham Bintang Anugerah\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta  \n\n#viory \n#iran  #amerikaserikat  #donaldtrump  #selathormuz  #konflikiranas  #geopolitik  #timurtengah  #krisisglobal  #beritadunia  #breakingnews  #updateglobal  #isudunia  #perangiranisrael  #ViralDunia #minyakdunia", "post_id": "mJbvi0TmFqA"}}, {"key": "@Magatzine", "attributes": {"label": "@Magatzine", "x": 620.1765758453345, "y": 677.0571035306899, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "X66wnKhznKQ", "id": "@Magatzine", "source": "youtube-000001", "content": "JURUS BI ATASI PELEMAHAN RUPIAH - Dr. PERRY WARJIYO | Magatzine |\n\nKondisi perekonomian global berdampak pada ekonomi Indonesia. tekanan terhadap mata uang rupiah membuat nilai tukar rupiah terhadap dollar semakin melemah. Menghadapi situasi ini, Presiden Prabowo memanggil otoritas ekonomi Indonesia untuk membuat strategi mengatasi kondisi ekonomi Indonesia serta menghadapi ketidakpastian global yang dipicu oleh perang di Timur Tengah dan kondisi ekonomi Amerika Serikat.\n\nDirektur Bank Indonesia Dr. Perry Warjiyo menyampaikan analisa tentang penyebab rupiah undervalued dan bagaimana langkah-langkah yang akan diambil oleh otoritas moneter Indonesia kedepan.\n\nIkuti terus chanel  untuk mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan ekonomi indonesia serta mendapatkan ulasan mendalam \n\n#ekonomi #ekonomiindonesia #investasi #finance #development #krisis #beritaterkini #prabowo #demokrasiekonomi #bankindonesia #rupiah", "post_id": "X66wnKhznKQ"}}, {"key": "Magatzine", "attributes": {"label": "Magatzine", "x": 292.49673772848126, "y": 761.7031377938621, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "X66wnKhznKQ", "id": "Magatzine", "source": "youtube-000001", "content": "JURUS BI ATASI PELEMAHAN RUPIAH - Dr. PERRY WARJIYO | Magatzine |\n\nKondisi perekonomian global berdampak pada ekonomi Indonesia. tekanan terhadap mata uang rupiah membuat nilai tukar rupiah terhadap dollar semakin melemah. Menghadapi situasi ini, Presiden Prabowo memanggil otoritas ekonomi Indonesia untuk membuat strategi mengatasi kondisi ekonomi Indonesia serta menghadapi ketidakpastian global yang dipicu oleh perang di Timur Tengah dan kondisi ekonomi Amerika Serikat.\n\nDirektur Bank Indonesia Dr. Perry Warjiyo menyampaikan analisa tentang penyebab rupiah undervalued dan bagaimana langkah-langkah yang akan diambil oleh otoritas moneter Indonesia kedepan.\n\nIkuti terus chanel  untuk mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan ekonomi indonesia serta mendapatkan ulasan mendalam \n\n#ekonomi #ekonomiindonesia #investasi #finance #development #krisis #beritaterkini #prabowo #demokrasiekonomi #bankindonesia #rupiah", "post_id": "X66wnKhznKQ"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 675.9718942706149, "y": 319.4501441636501, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 152.73548462479036, "y": 713.3571209861507, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 722.335190014875, "y": 921.3622810858981, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "4PfaYhlOB6Q", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah dan Emas Terkoreksi, Apa Ini Dampak Panasnya Geopolitik?\n\nDi tengah klaim ekonomi tumbuh dan belanja meningkat, realita justru berbeda: rupiah melemah, emas turun, dan tekanan dari harga minyak masih membayangi.\n\nJika konflik global mereda, peluang rupiah menguat dan emas naik kembali terbuka.\n\nMenurut kamu, di kondisi seperti ini apa yang perlu dilakukan? 👇\n\n🌐 Saksikan Garuda TV melalui Free to Air atau streaming di:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | WeTV (WeWatch) | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\n#garudatv #IndonesiaKita #EkonomiIndonesia #Rupiah #HargaEmas\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4PfaYhlOB6Q"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 373.87017158797255, "y": 837.2309891690243, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.9246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4PfaYhlOB6Q", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah dan Emas Terkoreksi, Apa Ini Dampak Panasnya Geopolitik?\n\nDi tengah klaim ekonomi tumbuh dan belanja meningkat, realita justru berbeda: rupiah melemah, emas turun, dan tekanan dari harga minyak masih membayangi.\n\nJika konflik global mereda, peluang rupiah menguat dan emas naik kembali terbuka.\n\nMenurut kamu, di kondisi seperti ini apa yang perlu dilakukan? 👇\n\n🌐 Saksikan Garuda TV melalui Free to Air atau streaming di:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | WeTV (WeWatch) | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\n#garudatv #IndonesiaKita #EkonomiIndonesia #Rupiah #HargaEmas\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4PfaYhlOB6Q"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 521.7137210449396, "y": 196.42944046182032, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "119AJUy4Exk", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan di ST Kebayoran Lama, Pemulihan Aceh Capai 95% | Menyapa Indonesia\n\nMenyapa Indonesia Malam, 6 Mei 2026\n\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, 1 Pria Tertimbun \n2. Roboh! Rumah 2 Lantai Timpa 2 Rumah Dan Mobil \n3. Viral! Sopir Pick Up Ditikam Akibat Knalpot Bising \n4. Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Di Peron St Kebayoran Lama \n5. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba \n6. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api \n7. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng \n8. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan \n9. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk \n10. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang \n11. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah \n12. Kemenangan Demokrat Di Michigan \n13. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City \n14. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat \n15. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar \n16. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka \n17. Mobil Tabrak Kerumunan Di Jerman, 2 Orang Tewas \n18. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus \n19. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko \n20. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden \n21. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri \n22. Presiden Tidak Mengubah Metode Pengangkatan Kapolri \n23. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan \n24. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati \n25. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati \n26. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah \n27. Gubernur BI Respons Soal Nilai Tukar Rupiah \n28. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina \n29. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik \n30. Survei Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Prabowo \n31. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik \n32. Mentan Gelar Diskusi Bersama BEM Selindo Di Kediamannya \n33. Kabel Udara Semrawut Ditertibkan Pemkot Jakarta Barat \n34. Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Capai 95% \n35. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk \n36. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini \n37. Pemerintah Percepat Penanganan TBC \n38. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026 \n39. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia \n40. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia \n41. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal \n42. Arsenal Melaju Ke Final Champions League \n43. Nottingham Menang 1-3 Atas Chelsea \n44. Kalahkan Persita, Borneo Tekan Puncak Klasemen \n45. Bungkam Bali, Madura Jauhi Zona Merah \n46. Man City Perpanjang Kontrak Phil Foden Hingga 2030 \n47. Start Positif Indonesia Di Piala Asia U-17 \n48. Game 1 Semifinal Thunder Taklukkan Lakers \n49. Pistons Unggul Game 1 Semifinal Wilayah NBA \n50. 2 Pemenang Berbeda Dalam Berlin E-Prix \n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiamalam #BeritaNasional #BeritaInternasional #EkonomiIndonesia #Olahraga\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "119AJUy4Exk"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 872.4755439450045, "y": 320.8250267421201, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9355, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "119AJUy4Exk", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan di ST Kebayoran Lama, Pemulihan Aceh Capai 95% | Menyapa Indonesia\n\nMenyapa Indonesia Malam, 6 Mei 2026\n\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, 1 Pria Tertimbun \n2. Roboh! Rumah 2 Lantai Timpa 2 Rumah Dan Mobil \n3. Viral! Sopir Pick Up Ditikam Akibat Knalpot Bising \n4. Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Di Peron St Kebayoran Lama \n5. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba \n6. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api \n7. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng \n8. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan \n9. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk \n10. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang \n11. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah \n12. Kemenangan Demokrat Di Michigan \n13. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City \n14. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat \n15. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar \n16. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka \n17. Mobil Tabrak Kerumunan Di Jerman, 2 Orang Tewas \n18. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus \n19. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko \n20. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden \n21. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri \n22. Presiden Tidak Mengubah Metode Pengangkatan Kapolri \n23. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan \n24. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati \n25. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati \n26. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah \n27. Gubernur BI Respons Soal Nilai Tukar Rupiah \n28. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina \n29. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik \n30. Survei Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Prabowo \n31. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik \n32. Mentan Gelar Diskusi Bersama BEM Selindo Di Kediamannya \n33. Kabel Udara Semrawut Ditertibkan Pemkot Jakarta Barat \n34. Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Capai 95% \n35. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk \n36. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini \n37. Pemerintah Percepat Penanganan TBC \n38. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026 \n39. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia \n40. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia \n41. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal \n42. Arsenal Melaju Ke Final Champions League \n43. Nottingham Menang 1-3 Atas Chelsea \n44. Kalahkan Persita, Borneo Tekan Puncak Klasemen \n45. Bungkam Bali, Madura Jauhi Zona Merah \n46. Man City Perpanjang Kontrak Phil Foden Hingga 2030 \n47. Start Positif Indonesia Di Piala Asia U-17 \n48. Game 1 Semifinal Thunder Taklukkan Lakers \n49. Pistons Unggul Game 1 Semifinal Wilayah NBA \n50. 2 Pemenang Berbeda Dalam Berlin E-Prix \n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiamalam #BeritaNasional #BeritaInternasional #EkonomiIndonesia #Olahraga\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "119AJUy4Exk"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 937.9414395361466, "y": 789.6855021041212, "size": 13.86, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 450.58348267434144, "y": 166.63877033896102, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.1622, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 111.88130682657538, "y": 450.7638183613625, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.1622, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 520.2586844685012, "y": 432.89706632746584, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.1622, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 263.3149761189337, "y": 465.1723229591469, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.1622, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 839.0233004503343, "y": 465.3522452720138, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.1622, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 234.6014100325201, "y": 676.3537479667318, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "n4oGpNjSXoo", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4oGpNjSXoo"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 9.471719390169664, "y": 622.811883031387, "size": 9.3, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5644, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n4oGpNjSXoo", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4oGpNjSXoo"}}, {"key": "@SolusiBCA", "attributes": {"label": "@SolusiBCA", "x": 82.90955668126753, "y": 265.1165398692881, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3376, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "@SolusiBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "GoodLifeBCA", "x": 711.7375588183918, "y": 930.5415858405864, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.286, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "GoodLifeBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "XpresiBCA", "x": 224.7127288210702, "y": 109.84903418782854, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.286, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "XpresiBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "BankBCA", "attributes": {"label": "BankBCA", "x": 950.8031256478578, "y": 358.66343350717176, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.286, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "BankBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "KartuKreditBCA", "x": 64.83390684290902, "y": 205.8712389470654, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.286, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "KartuKreditBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "HaloBCA", "attributes": {"label": "HaloBCA", "x": 300.81374374112266, "y": 895.8387553031004, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.286, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "HaloBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "LifeAtBCA", "x": 862.8782295362736, "y": 552.3167731201073, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.286, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "LifeAtBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}], "edges": [{"key": "biruuza", "source": "biruuza", "target": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sasah79400", "source": "sasah79400", "target": "Strategi_Bisnis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Maikel_USMC", "source": "Maikel_USMC", "target": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SudionoTambun", "source": "SudionoTambun", "target": "ThomasPaineBand", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "shda_agatha_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "adarwis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Magatzine", "source": "@Magatzine", "target": "Magatzine", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "HaloBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}