{"nodes": [{"key": "biruuza", "attributes": {"label": "biruuza", "x": 810.5602796186212, "y": 168.33939116373887, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051854731690258484", "id": "biruuza", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah dari ~16.000 ke 17.400 di era Prabowo (awal 2025) bukan berdiri sendiri. Faktor eksternalnya:\n•Dolar AS menguat global — kebijakan The Fed (suku bunga tinggi)\n•Ketegangan geopolitik (perang dagang AS-China, konflik Timur Tengah)", "post_id": "2051854731690258484"}}, {"key": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "kalistohenituse", "x": 962.8289458834415, "y": 467.52932352821074, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051854731690258484", "id": "kalistohenituse", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah dari ~16.000 ke 17.400 di era Prabowo (awal 2025) bukan berdiri sendiri. Faktor eksternalnya:\n•Dolar AS menguat global — kebijakan The Fed (suku bunga tinggi)\n•Ketegangan geopolitik (perang dagang AS-China, konflik Timur Tengah)", "post_id": "2051854731690258484"}}, {"key": "ariesmaamo21", "attributes": {"label": "ariesmaamo21", "x": 695.1695977678645, "y": 238.8447762879542, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052014387456860647", "id": "ariesmaamo21", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau diliat, ini bukti kalau stabilitas dalam negeri itu priceless banget 💯 tanpa konflik besar tapi bisa naik kelas jadi superpower #ReformasiKeTransformasi", "post_id": "2052014387456860647"}}, {"key": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "budimandjatmiko", "x": 454.94423438041076, "y": 447.3764478754416, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 47.8887, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2052014387456860647", "id": "budimandjatmiko", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau diliat, ini bukti kalau stabilitas dalam negeri itu priceless banget 💯 tanpa konflik besar tapi bisa naik kelas jadi superpower #ReformasiKeTransformasi", "post_id": "2052014387456860647"}}, {"key": "syaqilahanum", "attributes": {"label": "syaqilahanum", "x": 477.69488308735885, "y": 309.44994906205517, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051999817489133730", "id": "syaqilahanum", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau benar tercapai, ini jadi bukti bahwa kemajuan bisa diraih lewat strategi jangka panjang dan stabilitas, bukan konflik. Insight yang membuka wawasan. #ReformasiKeTransformasi", "post_id": "2051999817489133730"}}, {"key": "kolorkubolong", "attributes": {"label": "kolorkubolong", "x": 527.0574008036277, "y": 946.7449206484288, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051998412313350388", "id": "kolorkubolong", "source": "tweet-000004", "content": "Menarik melihat bagaimana kekuatan global bisa tumbuh dari transformasi internal dan konsistensi kebijakan, bukan konflik besar. Dunia sekarang lebih menghargai stabilitas dan kemajuan berkelanjutan. #ReformasiKeTransformasi", "post_id": "2051998412313350388"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 45.141651493835866, "y": 447.93689943444514, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.9303, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890412891233591432_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menembus level psikologis Rp17.400/US$, bahkan menyentuh Rp17.403/US$ pada awal perdagangan. Ini menjadi level intraday terlemah sepanjang sejarah, melanjutkan pelemahan dari penutupan sebelumnya di Rp17.365/US$.\n\nTekanan terjadi seiring penguatan dolar AS yang didorong permintaan aset safe haven akibat eskalasi konflik Timur Tengah. Kondisi ini membuat mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, semakin tertekan di pasar global. 📉\n\nSumber: CNBC Indonesia, 5 Mei 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#rupiah #usd #forex #makroekonomi #investasi #sahamindonesia #ihsg #mancingsaham", "post_id": "3890412891233591432_52512310886"}}, {"key": "@Magatzine", "attributes": {"label": "@Magatzine", "x": 42.78616635319121, "y": 408.2715224015542, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "X66wnKhznKQ", "id": "@Magatzine", "source": "youtube-000001", "content": "JURUS BI ATASI PELEMAHAN RUPIAH - Dr. PERRY WARJIYO | Magatzine |\n\nKondisi perekonomian global berdampak pada ekonomi Indonesia. tekanan terhadap mata uang rupiah membuat nilai tukar rupiah terhadap dollar semakin melemah. Menghadapi situasi ini, Presiden Prabowo memanggil otoritas ekonomi Indonesia untuk membuat strategi mengatasi kondisi ekonomi Indonesia serta menghadapi ketidakpastian global yang dipicu oleh perang di Timur Tengah dan kondisi ekonomi Amerika Serikat.\n\nDirektur Bank Indonesia Dr. Perry Warjiyo menyampaikan analisa tentang penyebab rupiah undervalued dan bagaimana langkah-langkah yang akan diambil oleh otoritas moneter Indonesia kedepan.\n\nIkuti terus chanel  untuk mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan ekonomi indonesia serta mendapatkan ulasan mendalam \n\n#ekonomi #ekonomiindonesia #investasi #finance #development #krisis #beritaterkini #prabowo #demokrasiekonomi #bankindonesia #rupiah", "post_id": "X66wnKhznKQ"}}, {"key": "Magatzine", "attributes": {"label": "Magatzine", "x": 261.51173801169216, "y": 578.9540766811232, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "X66wnKhznKQ", "id": "Magatzine", "source": "youtube-000001", "content": "JURUS BI ATASI PELEMAHAN RUPIAH - Dr. PERRY WARJIYO | Magatzine |\n\nKondisi perekonomian global berdampak pada ekonomi Indonesia. tekanan terhadap mata uang rupiah membuat nilai tukar rupiah terhadap dollar semakin melemah. Menghadapi situasi ini, Presiden Prabowo memanggil otoritas ekonomi Indonesia untuk membuat strategi mengatasi kondisi ekonomi Indonesia serta menghadapi ketidakpastian global yang dipicu oleh perang di Timur Tengah dan kondisi ekonomi Amerika Serikat.\n\nDirektur Bank Indonesia Dr. Perry Warjiyo menyampaikan analisa tentang penyebab rupiah undervalued dan bagaimana langkah-langkah yang akan diambil oleh otoritas moneter Indonesia kedepan.\n\nIkuti terus chanel  untuk mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan ekonomi indonesia serta mendapatkan ulasan mendalam \n\n#ekonomi #ekonomiindonesia #investasi #finance #development #krisis #beritaterkini #prabowo #demokrasiekonomi #bankindonesia #rupiah", "post_id": "X66wnKhznKQ"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 992.1919202277968, "y": 372.3287941357194, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vObP52NeZOg", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Situasi Selat Hormuz Memanas usai Iran Tembak Rudal ke Kapal AS? Begini Analisis Pakar\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran mengklaim telah menyerang kapal perang Amerika Serikat di Selat Hormuz. \n\nNamun, klaim tersebut dibantah Washington yang menyatakan tidak ada kapal yang terkena serangan.\n\nSehari berselang, fasilitas minyak di Uni Emirat Arab, tepatnya di Fujairah, dilaporkan meledak akibat dugaan serangan drone yang juga dikaitkan dengan Iran.\n\nPakar Intelijen dari Center for Intelligence and Strategic Studies, Anton Ali Abbas menilai rangkaian peristiwa ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari dinamika geopolitik energi.\n\nMenurutnya, keputusan UEA keluar dari OPEC serta kebijakan yang disebut sebagai Project Freedom turut memicu ketegangan, karena dianggap sebagai upaya mengganggu kontrol distribusi minyak yang selama ini sensitif bagi Iran.\n\n“Iran ingin menegaskan pengaruhnya terhadap jalur minyak. Serangan ke fasilitas energi bisa dibaca sebagai pesan strategis,” ujar Anton di dialog Sapa Indonesia Malam, Selasa (5/5/2026).\n\nMenurut Anton, eskalasi juga berkaitan dengan kebijakan “Project Freedom” yang dijalankan Amerika Serikat di Selat Hormuz.\n\n“Bagi saya, ini punya potensi. Karena ketika kita bicara Project Freedom, itu jelas tindakan provokasi. Artinya Amerika mencoba menguji apakah Iran benar-benar akan mengganggu Selat Hormuz atau tidak,” ujar Anton.\n\nPernyataan keras Presiden Donald Trump yang memberikan ultimatum juga dinilai memperbesar potensi eskalasi konflik.\n\nSementara itu, Guru Besar Keamanan Internasional UKI, Angel Damayanti menilai konflik yang terjadi tidak bisa dianggap sebagai konflik kecil.\n\nMenurutnya, pengerahan kekuatan militer di Selat Hormuz, termasuk pengawalan kapal oleh Amerika Serikat, menunjukkan adanya eskalasi serius di kawasan tersebut.\n\n“Ini bukan perang kecil. Ada kekuatan militer besar di sana, dan potensinya bisa meluas,” kata Angel.\n\nIa menambahkan, strategi Iran cenderung menyasar sekutu Amerika Serikat ketika tidak berhadapan langsung, sehingga konflik berpotensi melebar ke berbagai pihak.\n\nSelain itu, Angel juga menyoroti pentingnya Selat Hormuz sebagai jalur vital perdagangan minyak dunia. \n\nGangguan di kawasan ini berisiko besar terhadap stabilitas pasokan energi global.\n\nPengamat menilai, jika eskalasi terus berlanjut, dampaknya tidak hanya dirasakan di Timur Tengah, tetapi juga secara global, termasuk lonjakan harga energi dan terganggunya rantai pasok internasional.\n\n#selathormuz #iran #amerikaserikat #rudal #kapal \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "vObP52NeZOg"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 175.11021661947478, "y": 743.0785214780841, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vObP52NeZOg", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Situasi Selat Hormuz Memanas usai Iran Tembak Rudal ke Kapal AS? Begini Analisis Pakar\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran mengklaim telah menyerang kapal perang Amerika Serikat di Selat Hormuz. \n\nNamun, klaim tersebut dibantah Washington yang menyatakan tidak ada kapal yang terkena serangan.\n\nSehari berselang, fasilitas minyak di Uni Emirat Arab, tepatnya di Fujairah, dilaporkan meledak akibat dugaan serangan drone yang juga dikaitkan dengan Iran.\n\nPakar Intelijen dari Center for Intelligence and Strategic Studies, Anton Ali Abbas menilai rangkaian peristiwa ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari dinamika geopolitik energi.\n\nMenurutnya, keputusan UEA keluar dari OPEC serta kebijakan yang disebut sebagai Project Freedom turut memicu ketegangan, karena dianggap sebagai upaya mengganggu kontrol distribusi minyak yang selama ini sensitif bagi Iran.\n\n“Iran ingin menegaskan pengaruhnya terhadap jalur minyak. Serangan ke fasilitas energi bisa dibaca sebagai pesan strategis,” ujar Anton di dialog Sapa Indonesia Malam, Selasa (5/5/2026).\n\nMenurut Anton, eskalasi juga berkaitan dengan kebijakan “Project Freedom” yang dijalankan Amerika Serikat di Selat Hormuz.\n\n“Bagi saya, ini punya potensi. Karena ketika kita bicara Project Freedom, itu jelas tindakan provokasi. Artinya Amerika mencoba menguji apakah Iran benar-benar akan mengganggu Selat Hormuz atau tidak,” ujar Anton.\n\nPernyataan keras Presiden Donald Trump yang memberikan ultimatum juga dinilai memperbesar potensi eskalasi konflik.\n\nSementara itu, Guru Besar Keamanan Internasional UKI, Angel Damayanti menilai konflik yang terjadi tidak bisa dianggap sebagai konflik kecil.\n\nMenurutnya, pengerahan kekuatan militer di Selat Hormuz, termasuk pengawalan kapal oleh Amerika Serikat, menunjukkan adanya eskalasi serius di kawasan tersebut.\n\n“Ini bukan perang kecil. Ada kekuatan militer besar di sana, dan potensinya bisa meluas,” kata Angel.\n\nIa menambahkan, strategi Iran cenderung menyasar sekutu Amerika Serikat ketika tidak berhadapan langsung, sehingga konflik berpotensi melebar ke berbagai pihak.\n\nSelain itu, Angel juga menyoroti pentingnya Selat Hormuz sebagai jalur vital perdagangan minyak dunia. \n\nGangguan di kawasan ini berisiko besar terhadap stabilitas pasokan energi global.\n\nPengamat menilai, jika eskalasi terus berlanjut, dampaknya tidak hanya dirasakan di Timur Tengah, tetapi juga secara global, termasuk lonjakan harga energi dan terganggunya rantai pasok internasional.\n\n#selathormuz #iran #amerikaserikat #rudal #kapal \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "vObP52NeZOg"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "attributes": {"label": "@lampungpostupdate", "x": 530.4831719797347, "y": 139.23775600878784, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "V9La9brDXLY", "id": "@lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "IRAN: PERANG JADI BENCANA! Peringatan Keras Teheran untuk Amerika\n\nIRAN: PERANG JADI BENCANA! Peringatan Keras Teheran untuk Amerika\n\nRepublik Islam Iran kembali melayangkan peringatan keras yang sangat serius kepada Amerika Serikat, di tengah bayang-bayang pecahnya konflik terbuka yang lebih luas di Timur Tengah.\n​Teheran mewanti-wanti Washington bahwa setiap upaya untuk memulai babak baru peperangan di kawasan tersebut hanya akan berujung pada bencana besar yang tak terbayangkan.\n​Pernyataan tegas ini muncul sebagai respons atas meningkatnya aktivitas militer dan retorika ofensif yang terus dilontarkan oleh pihak Barat dalam beberapa hari terakhir.\n​Pemerintah Iran menegaskan bahwa mereka tidak menginginkan perang, namun mereka juga tidak akan ragu untuk memberikan balasan yang menghancurkan jika kedaulatan mereka kembali diganggu.\n​Bagi Iran, eskalasi militer saat ini sudah berada di titik nadir, di mana satu kesalahan kecil saja bisa memicu api peperangan yang akan melalap stabilitas keamanan global.\n​Pejabat tinggi Teheran mengingatkan bahwa dampak dari \"babak baru perang\" ini tidak hanya akan dirasakan oleh negara-negara yang berkonflik, tetapi juga akan melumpuhkan jalur perdagangan dan pasokan energi dunia.\n​Iran mengklaim bahwa mereka telah menyiapkan skenario pertahanan berlapis untuk menghadapi segala kemungkinan agresi yang datang dari pihak Amerika Serikat maupun sekutunya.\n​Wanti-wanti ini juga menjadi pesan bagi negara-negara di kawasan agar tidak memberikan ruang atau dukungan bagi rencana militer asing yang dinilai akan merusak tatanan Timur Tengah.\n​Di sisi lain, dunia internasional menatap dengan penuh kecemasan, mengingat ancaman \"bencana\" yang disampaikan Iran ini sering kali dikaitkan dengan kemampuan rudal dan blokade jalur laut strategis.\n​Sejumlah pengamat militer menilai bahwa Iran sedang berupaya membangun posisi tawar yang kuat guna mencegah Amerika Serikat mengambil langkah militer yang lebih agresif.\n​Namun, di tengah saling lempar ancaman ini, ruang untuk diplomasi tampaknya semakin menyempit, sementara pengerahan alutsista terus meningkat di titik-titik panas.\n​Masyarakat global kini menaruh harapan besar agar akal sehat tetap dikedepankan demi menghindari skenario terburuk yang bisa mengubah wajah dunia.\n​Apakah peringatan dari Teheran ini akan didengar oleh Washington sebagai sinyal untuk menahan diri?\n​Ataukah dunia justru sedang terseret pelan-pelan menuju lubang hitam konflik yang tidak memiliki jalan pulang?\n​Satu hal yang pasti, peringatan tentang \"bencana\" ini telah menempatkan seluruh mata tertuju pada setiap pergerakan armada tempur di perairan Timur Tengah.\n​Waktu kini menjadi sangat krusial, dan keputusan yang diambil dalam beberapa hari ke depan akan menentukan apakah kedamaian atau kehancuran yang akan menghampiri kita.\n\nLampung Post Update - Channel berita terkini dan breaking news seputar politik Indonesia, pemerintahan, korupsi, dan fenomena viral nasional. Dapatkan update terbaru tentang Prabowo, Gibran Rakabuming, Purbaya, dan tokoh politik lainnya. Kami hadirkan talkshow politik, podcast berita, analisis mendalam, dan liputan eksklusif dari Lampung hingga nasional. Subscribe untuk berita viral dan trending topic setiap hari. \n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "V9La9brDXLY"}}, {"key": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "lampungpostupdate", "x": 374.7275850064697, "y": 386.5456259579053, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "V9La9brDXLY", "id": "lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "IRAN: PERANG JADI BENCANA! Peringatan Keras Teheran untuk Amerika\n\nIRAN: PERANG JADI BENCANA! Peringatan Keras Teheran untuk Amerika\n\nRepublik Islam Iran kembali melayangkan peringatan keras yang sangat serius kepada Amerika Serikat, di tengah bayang-bayang pecahnya konflik terbuka yang lebih luas di Timur Tengah.\n​Teheran mewanti-wanti Washington bahwa setiap upaya untuk memulai babak baru peperangan di kawasan tersebut hanya akan berujung pada bencana besar yang tak terbayangkan.\n​Pernyataan tegas ini muncul sebagai respons atas meningkatnya aktivitas militer dan retorika ofensif yang terus dilontarkan oleh pihak Barat dalam beberapa hari terakhir.\n​Pemerintah Iran menegaskan bahwa mereka tidak menginginkan perang, namun mereka juga tidak akan ragu untuk memberikan balasan yang menghancurkan jika kedaulatan mereka kembali diganggu.\n​Bagi Iran, eskalasi militer saat ini sudah berada di titik nadir, di mana satu kesalahan kecil saja bisa memicu api peperangan yang akan melalap stabilitas keamanan global.\n​Pejabat tinggi Teheran mengingatkan bahwa dampak dari \"babak baru perang\" ini tidak hanya akan dirasakan oleh negara-negara yang berkonflik, tetapi juga akan melumpuhkan jalur perdagangan dan pasokan energi dunia.\n​Iran mengklaim bahwa mereka telah menyiapkan skenario pertahanan berlapis untuk menghadapi segala kemungkinan agresi yang datang dari pihak Amerika Serikat maupun sekutunya.\n​Wanti-wanti ini juga menjadi pesan bagi negara-negara di kawasan agar tidak memberikan ruang atau dukungan bagi rencana militer asing yang dinilai akan merusak tatanan Timur Tengah.\n​Di sisi lain, dunia internasional menatap dengan penuh kecemasan, mengingat ancaman \"bencana\" yang disampaikan Iran ini sering kali dikaitkan dengan kemampuan rudal dan blokade jalur laut strategis.\n​Sejumlah pengamat militer menilai bahwa Iran sedang berupaya membangun posisi tawar yang kuat guna mencegah Amerika Serikat mengambil langkah militer yang lebih agresif.\n​Namun, di tengah saling lempar ancaman ini, ruang untuk diplomasi tampaknya semakin menyempit, sementara pengerahan alutsista terus meningkat di titik-titik panas.\n​Masyarakat global kini menaruh harapan besar agar akal sehat tetap dikedepankan demi menghindari skenario terburuk yang bisa mengubah wajah dunia.\n​Apakah peringatan dari Teheran ini akan didengar oleh Washington sebagai sinyal untuk menahan diri?\n​Ataukah dunia justru sedang terseret pelan-pelan menuju lubang hitam konflik yang tidak memiliki jalan pulang?\n​Satu hal yang pasti, peringatan tentang \"bencana\" ini telah menempatkan seluruh mata tertuju pada setiap pergerakan armada tempur di perairan Timur Tengah.\n​Waktu kini menjadi sangat krusial, dan keputusan yang diambil dalam beberapa hari ke depan akan menentukan apakah kedamaian atau kehancuran yang akan menghampiri kita.\n\nLampung Post Update - Channel berita terkini dan breaking news seputar politik Indonesia, pemerintahan, korupsi, dan fenomena viral nasional. Dapatkan update terbaru tentang Prabowo, Gibran Rakabuming, Purbaya, dan tokoh politik lainnya. Kami hadirkan talkshow politik, podcast berita, analisis mendalam, dan liputan eksklusif dari Lampung hingga nasional. Subscribe untuk berita viral dan trending topic setiap hari. \n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "V9La9brDXLY"}}, {"key": "@APT_NEWS", "attributes": {"label": "@APT_NEWS", "x": 561.7996017216335, "y": 410.66848857754024, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bJxgJJJYavU", "id": "@APT_NEWS", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri Luar Negeri Iran Araghchi Bertemu Menteri Luar Negeri China dalam Pembicaraan Penting di ...\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas:\n   /   \n\nMenteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi di Beijing pada hari Rabu selama kunjungan resmi ke Tiongkok.\n\nPertemuan tersebut, yang diadakan atas undangan Wang Yi, berfokus pada penguatan hubungan Tiongkok-Iran dan membahas perkembangan regional dan internasional, termasuk situasi di Timur Tengah.\n\nSebelum pembicaraan, Wang Yi menyatakan keyakinannya bahwa kunjungan tersebut akan membantu kedua belah pihak memperdalam saling pengertian dan memberikan momentum baru untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.\n\n#ChinaIran #WangYi #IranForeignMinister #BeijingTalks #MiddleEastDiplomacy #ChinaDiplomacy #IranChinaRelations #Geopolitics #BreakingNews #WorldNews #Diplomacy #InternationalRelations #CGTN #AsiaPolitics #ForeignPolicy", "post_id": "bJxgJJJYavU"}}, {"key": "apt_news", "attributes": {"label": "apt_news", "x": 98.60929085782676, "y": 979.7937599066203, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bJxgJJJYavU", "id": "apt_news", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri Luar Negeri Iran Araghchi Bertemu Menteri Luar Negeri China dalam Pembicaraan Penting di ...\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas:\n   /   \n\nMenteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi di Beijing pada hari Rabu selama kunjungan resmi ke Tiongkok.\n\nPertemuan tersebut, yang diadakan atas undangan Wang Yi, berfokus pada penguatan hubungan Tiongkok-Iran dan membahas perkembangan regional dan internasional, termasuk situasi di Timur Tengah.\n\nSebelum pembicaraan, Wang Yi menyatakan keyakinannya bahwa kunjungan tersebut akan membantu kedua belah pihak memperdalam saling pengertian dan memberikan momentum baru untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.\n\n#ChinaIran #WangYi #IranForeignMinister #BeijingTalks #MiddleEastDiplomacy #ChinaDiplomacy #IranChinaRelations #Geopolitics #BreakingNews #WorldNews #Diplomacy #InternationalRelations #CGTN #AsiaPolitics #ForeignPolicy", "post_id": "bJxgJJJYavU"}}, {"key": "@NDTVProfitIndia", "attributes": {"label": "@NDTVProfitIndia", "x": 634.6785279980169, "y": 248.40841554567515, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "pLUxJq-2H28", "id": "@NDTVProfitIndia", "source": "youtube-000001", "content": "Hasil Keuangan L&T Kuartal ke-4 | Mengelola Keterlambatan Pengiriman, Kenaikan Biaya & Stabilitas...\n\nDalam video ini, manajemen L&T membahas kekhawatiran penting setelah hasil Q4 FY26, mengenai dampak penundaan pengiriman global dan kenaikan biaya pada portofolio proyek Timur Tengah mereka yang besar. Tonton!\n\n#larsentoubro #larsenandtoubro #q4results #stockmarket #stockmarketindia #middleeastcrisis #usiranwar\n\nUntuk video lainnya, berlangganan saluran kami:    /   \nKunjungi NDTV Profit untuk berita lainnya: https://www.ndtvprofit.com/\nJangan memasuki pasar saham tanpa pengetahuan. Baca semua Laporan Penelitian di sini: https://www.ndtvprofit.com/research-r...\n\nIkuti NDTV Profit di sini\nTwitter:   / ndtvprofitindia   ,   / ndtvprofit  \nLinkedIn:   / ndtvprofit  \nInstagram:   / ndtvprofit  \nFacebook:   / ndtvprofit  \n\nProduser: Kasthuri Akhil\nPembawa Acara:\n\nAcara: \n\n#larsentoubro #Bisnis #NDTVProfitVideo", "post_id": "pLUxJq-2H28"}}, {"key": "ndtvprofitindia", "attributes": {"label": "ndtvprofitindia", "x": 677.9464449381064, "y": 708.0228497357419, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pLUxJq-2H28", "id": "ndtvprofitindia", "source": "youtube-000001", "content": "Hasil Keuangan L&T Kuartal ke-4 | Mengelola Keterlambatan Pengiriman, Kenaikan Biaya & Stabilitas...\n\nDalam video ini, manajemen L&T membahas kekhawatiran penting setelah hasil Q4 FY26, mengenai dampak penundaan pengiriman global dan kenaikan biaya pada portofolio proyek Timur Tengah mereka yang besar. Tonton!\n\n#larsentoubro #larsenandtoubro #q4results #stockmarket #stockmarketindia #middleeastcrisis #usiranwar\n\nUntuk video lainnya, berlangganan saluran kami:    /   \nKunjungi NDTV Profit untuk berita lainnya: https://www.ndtvprofit.com/\nJangan memasuki pasar saham tanpa pengetahuan. Baca semua Laporan Penelitian di sini: https://www.ndtvprofit.com/research-r...\n\nIkuti NDTV Profit di sini\nTwitter:   / ndtvprofitindia   ,   / ndtvprofit  \nLinkedIn:   / ndtvprofit  \nInstagram:   / ndtvprofit  \nFacebook:   / ndtvprofit  \n\nProduser: Kasthuri Akhil\nPembawa Acara:\n\nAcara: \n\n#larsentoubro #Bisnis #NDTVProfitVideo", "post_id": "pLUxJq-2H28"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 197.1667300119483, "y": 150.46576294248226, "size": 13.86, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 523.638148950721, "y": 518.8051836391933, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9468, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 218.12659467608253, "y": 627.2501800965844, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9468, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 87.44812955138448, "y": 956.0827099884041, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9468, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 501.2338061567788, "y": 276.42768136216324, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9468, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 290.90379689148114, "y": 856.968424564531, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.9468, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "umDIEbaKS9A", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MILENOMICS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "umDIEbaKS9A"}}, {"key": "@tribunjambi_official", "attributes": {"label": "@tribunjambi_official", "x": 308.21061719064625, "y": 916.5966578813923, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "UE_wkLsLZRU", "id": "@tribunjambi_official", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah AS Aksi Militer Terhadap Kapal Kecil Iran Tidak Dianggap Sebagai Pelanggaran\n\nProgram: Kabar Internasional2 \nEditor: Aldino\nHost:\nReporter:\nVideografer:\nSumber: Tribun Video\nPresiden AS, Donald Trump, menyebut tindakan tersebut sebagai respons defensif terhadap ancaman di perairan strategis itu. \n\nIa menegaskan Iran memahami batasan dalam situasi gencatan senjata yang sedang berlangsung.\n\nTrump juga menyatakan bahwa pihak Iran mengetahui apa yang tidak boleh dilakukan, dan mengklaim mereka tetap menghormati garis batas tersebut.\n\nSenada, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengatakan serangan dari kapal cepat Iran berhasil dipukul mundur dan tidak cukup signifikan untuk memicu eskalasi baru.\n\nSaat ini, Amerika Serikat mengandalkan strategi “Project Freedom” untuk menjaga stabilitas di Selat Hormuz.\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJambi.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /    /     \nFacebook:   / tribunjambifanspage  \n​Instagram:   /   / tribunjambi  \nTwitter/X:  / https://x.com/tribunjambiku", "post_id": "UE_wkLsLZRU"}}, {"key": "tribunjambi_official", "attributes": {"label": "tribunjambi_official", "x": 534.6177152498832, "y": 417.84802359791615, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "UE_wkLsLZRU", "id": "tribunjambi_official", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah AS Aksi Militer Terhadap Kapal Kecil Iran Tidak Dianggap Sebagai Pelanggaran\n\nProgram: Kabar Internasional2 \nEditor: Aldino\nHost:\nReporter:\nVideografer:\nSumber: Tribun Video\nPresiden AS, Donald Trump, menyebut tindakan tersebut sebagai respons defensif terhadap ancaman di perairan strategis itu. \n\nIa menegaskan Iran memahami batasan dalam situasi gencatan senjata yang sedang berlangsung.\n\nTrump juga menyatakan bahwa pihak Iran mengetahui apa yang tidak boleh dilakukan, dan mengklaim mereka tetap menghormati garis batas tersebut.\n\nSenada, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengatakan serangan dari kapal cepat Iran berhasil dipukul mundur dan tidak cukup signifikan untuk memicu eskalasi baru.\n\nSaat ini, Amerika Serikat mengandalkan strategi “Project Freedom” untuk menjaga stabilitas di Selat Hormuz.\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJambi.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /    /     \nFacebook:   / tribunjambifanspage  \n​Instagram:   /   / tribunjambi  \nTwitter/X:  / https://x.com/tribunjambiku", "post_id": "UE_wkLsLZRU"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 773.2171305472698, "y": 84.45933170805343, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "n4oGpNjSXoo", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4oGpNjSXoo"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 43.74705254867717, "y": 24.563947118506068, "size": 9.3, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.0358, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "n4oGpNjSXoo", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Pertamina Naik, Ini Penyebabnya | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBeredar informasi mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang dilaporkan mengalami penyesuaian harga mulai dari sekitar lima ratus rupiah hingga empat ribu rupiah per liter. Kenaikan ini disebut-sebut sejalan dengan meningkatnya harga minyak dunia yang terdampak oleh ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasar energi global. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada pengumuman resmi dari Pertamina terkait daftar harga terbaru di setiap wilayah, karena penyesuaian harga BBM dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi yang berlaku.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4oGpNjSXoo"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 166.39993019525156, "y": 921.0750810578243, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "4PfaYhlOB6Q", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah dan Emas Terkoreksi, Apa Ini Dampak Panasnya Geopolitik?\n\nDi tengah klaim ekonomi tumbuh dan belanja meningkat, realita justru berbeda: rupiah melemah, emas turun, dan tekanan dari harga minyak masih membayangi.\n\nJika konflik global mereda, peluang rupiah menguat dan emas naik kembali terbuka.\n\nMenurut kamu, di kondisi seperti ini apa yang perlu dilakukan? 👇\n\n🌐 Saksikan Garuda TV melalui Free to Air atau streaming di:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | WeTV (WeWatch) | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\n#garudatv #IndonesiaKita #EkonomiIndonesia #Rupiah #HargaEmas\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4PfaYhlOB6Q"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 843.8774313547299, "y": 154.88592276417612, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4PfaYhlOB6Q", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah dan Emas Terkoreksi, Apa Ini Dampak Panasnya Geopolitik?\n\nDi tengah klaim ekonomi tumbuh dan belanja meningkat, realita justru berbeda: rupiah melemah, emas turun, dan tekanan dari harga minyak masih membayangi.\n\nJika konflik global mereda, peluang rupiah menguat dan emas naik kembali terbuka.\n\nMenurut kamu, di kondisi seperti ini apa yang perlu dilakukan? 👇\n\n🌐 Saksikan Garuda TV melalui Free to Air atau streaming di:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | WeTV (WeWatch) | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\n#garudatv #IndonesiaKita #EkonomiIndonesia #Rupiah #HargaEmas\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4PfaYhlOB6Q"}}, {"key": "@DRMNewsInternational", "attributes": {"label": "@DRMNewsInternational", "x": 133.46601742874643, "y": 122.72569252916144, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "34Gts2cCiYc", "id": "@DRMNewsInternational", "source": "youtube-000001", "content": "KTT ASEAN Dibuka di Tengah Pengamanan Ketat dan Ketegangan antara Iran dan Laut China Selatan | AC1G\n\nKeamanan diperketat di Cebu menjelang KTT Pemimpin ASEAN, dengan otoritas Filipina mengerahkan polisi tambahan di berbagai area penting. Para pemimpin regional diharapkan membahas meningkatnya tekanan ekonomi menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran, serta meningkatnya ketegangan di Laut Cina Selatan yang melibatkan Cina dan Filipina. KTT ini berlangsung pada saat yang kritis bagi stabilitas Asia Tenggara dan keamanan regional.\n\nKeamanan Ketat di Filipina Menjelang KTT Pemimpin ASEAN yang Berisiko Tinggi\nKTT ASEAN Dibuka di Bawah Keamanan Ketat di Tengah Ketegangan Iran dan Laut Cina Selatan\nCebu Dikunci Saat Para Pemimpin ASEAN Bersiap untuk Pembicaraan Regional Utama\n\nKTT ASEAN 2026, keamanan Filipina, KTT ASEAN Cebu, ketegangan Laut Cina Selatan, sengketa Cina-Filipina, pertemuan pemimpin ASEAN, dampak serangan Iran terhadap Asia, berita Asia Tenggara, ketegangan Manila-Beijing, keamanan regional ASEAN, krisis ekonomi ASEAN, harga pangan Asia Tenggara, ketegangan geopolitik Asia, KTT pemimpin dunia, berita dunia terkini\n\n#ASEAN #Filipina #Cina #LautCinaSelatan #BeritaDunia #BeritaTerkini #Geopolitik #Cebu #KTTASEAN #Asia #Iran #KeamananRegional #Manila #Beijing #UpdateBerita\n\n----------------------------------------------------------\nSelamat datang di DRM News – sumber utama Anda untuk berita terkini dan analisis ahli tentang urusan global, dunia hiburan, olahraga, AI, pasar keuangan, dan banyak lagi. Kami percaya bahwa demokrasi mati dalam kegelapan, dan kami berkomitmen untuk memberi informasi dan mendidik Anda dengan pelaporan yang tidak bias dan berbasis fakta.\n\nDi DRM News, kami beroperasi secara independen, tanpa pengaruh dari perusahaan, pengiklan, atau pemerintah. Kami meliput berita-berita penting – bahkan yang dihindari orang lain – karena Anda berhak mendapatkan kebenaran.\n\nPunya ide cerita atau umpan balik yang berharga? 💡 Kirimkan email kepada kami di info\n\n—baik itu berupa informasi, opini Anda, atau topik yang ingin Anda lihat diliput.\n\n🔔 Berlangganan untuk pembaruan harian\n👍 Sukai, bagikan, dan beri komentar untuk bergabung dalam percakapan\n📢 Suara Anda penting – beri tahu kami pendapat Anda!\n\n#BeritaTerbaru #BeritaInternasional #AI #Olahraga #Hiburan #PasarKeuangan #DRMNews\n\nSaluran YouTube DRM News dikelola oleh Dot Republic Media, Semua Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.\n\nBerlangganan saluran kami untuk mendapatkan semua pembaruan terbaru: https://youtube.com/\n\nSukai Halaman Facebook kami: https://www.facebook.com/profile.php?...\n\nIkuti kami di Instagram:   / drmnews_", "post_id": "34Gts2cCiYc"}}, {"key": "DRMNewsInternati...", "attributes": {"label": "DRMNewsInternati...", "x": 404.6861875067161, "y": 114.44281905001918, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "34Gts2cCiYc", "id": "DRMNewsInternati...", "source": "youtube-000001", "content": "KTT ASEAN Dibuka di Tengah Pengamanan Ketat dan Ketegangan antara Iran dan Laut China Selatan | AC1G\n\nKeamanan diperketat di Cebu menjelang KTT Pemimpin ASEAN, dengan otoritas Filipina mengerahkan polisi tambahan di berbagai area penting. Para pemimpin regional diharapkan membahas meningkatnya tekanan ekonomi menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran, serta meningkatnya ketegangan di Laut Cina Selatan yang melibatkan Cina dan Filipina. KTT ini berlangsung pada saat yang kritis bagi stabilitas Asia Tenggara dan keamanan regional.\n\nKeamanan Ketat di Filipina Menjelang KTT Pemimpin ASEAN yang Berisiko Tinggi\nKTT ASEAN Dibuka di Bawah Keamanan Ketat di Tengah Ketegangan Iran dan Laut Cina Selatan\nCebu Dikunci Saat Para Pemimpin ASEAN Bersiap untuk Pembicaraan Regional Utama\n\nKTT ASEAN 2026, keamanan Filipina, KTT ASEAN Cebu, ketegangan Laut Cina Selatan, sengketa Cina-Filipina, pertemuan pemimpin ASEAN, dampak serangan Iran terhadap Asia, berita Asia Tenggara, ketegangan Manila-Beijing, keamanan regional ASEAN, krisis ekonomi ASEAN, harga pangan Asia Tenggara, ketegangan geopolitik Asia, KTT pemimpin dunia, berita dunia terkini\n\n#ASEAN #Filipina #Cina #LautCinaSelatan #BeritaDunia #BeritaTerkini #Geopolitik #Cebu #KTTASEAN #Asia #Iran #KeamananRegional #Manila #Beijing #UpdateBerita\n\n----------------------------------------------------------\nSelamat datang di DRM News – sumber utama Anda untuk berita terkini dan analisis ahli tentang urusan global, dunia hiburan, olahraga, AI, pasar keuangan, dan banyak lagi. Kami percaya bahwa demokrasi mati dalam kegelapan, dan kami berkomitmen untuk memberi informasi dan mendidik Anda dengan pelaporan yang tidak bias dan berbasis fakta.\n\nDi DRM News, kami beroperasi secara independen, tanpa pengaruh dari perusahaan, pengiklan, atau pemerintah. Kami meliput berita-berita penting – bahkan yang dihindari orang lain – karena Anda berhak mendapatkan kebenaran.\n\nPunya ide cerita atau umpan balik yang berharga? 💡 Kirimkan email kepada kami di info\n\n—baik itu berupa informasi, opini Anda, atau topik yang ingin Anda lihat diliput.\n\n🔔 Berlangganan untuk pembaruan harian\n👍 Sukai, bagikan, dan beri komentar untuk bergabung dalam percakapan\n📢 Suara Anda penting – beri tahu kami pendapat Anda!\n\n#BeritaTerbaru #BeritaInternasional #AI #Olahraga #Hiburan #PasarKeuangan #DRMNews\n\nSaluran YouTube DRM News dikelola oleh Dot Republic Media, Semua Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.\n\nBerlangganan saluran kami untuk mendapatkan semua pembaruan terbaru: https://youtube.com/\n\nSukai Halaman Facebook kami: https://www.facebook.com/profile.php?...\n\nIkuti kami di Instagram:   / drmnews_", "post_id": "34Gts2cCiYc"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 28.553168564205087, "y": 805.5993524334124, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "119AJUy4Exk", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan di ST Kebayoran Lama, Pemulihan Aceh Capai 95% | Menyapa Indonesia\n\nMenyapa Indonesia Malam, 6 Mei 2026\n\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, 1 Pria Tertimbun \n2. Roboh! Rumah 2 Lantai Timpa 2 Rumah Dan Mobil \n3. Viral! Sopir Pick Up Ditikam Akibat Knalpot Bising \n4. Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Di Peron St Kebayoran Lama \n5. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba \n6. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api \n7. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng \n8. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan \n9. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk \n10. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang \n11. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah \n12. Kemenangan Demokrat Di Michigan \n13. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City \n14. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat \n15. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar \n16. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka \n17. Mobil Tabrak Kerumunan Di Jerman, 2 Orang Tewas \n18. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus \n19. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko \n20. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden \n21. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri \n22. Presiden Tidak Mengubah Metode Pengangkatan Kapolri \n23. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan \n24. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati \n25. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati \n26. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah \n27. Gubernur BI Respons Soal Nilai Tukar Rupiah \n28. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina \n29. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik \n30. Survei Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Prabowo \n31. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik \n32. Mentan Gelar Diskusi Bersama BEM Selindo Di Kediamannya \n33. Kabel Udara Semrawut Ditertibkan Pemkot Jakarta Barat \n34. Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Capai 95% \n35. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk \n36. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini \n37. Pemerintah Percepat Penanganan TBC \n38. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026 \n39. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia \n40. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia \n41. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal \n42. Arsenal Melaju Ke Final Champions League \n43. Nottingham Menang 1-3 Atas Chelsea \n44. Kalahkan Persita, Borneo Tekan Puncak Klasemen \n45. Bungkam Bali, Madura Jauhi Zona Merah \n46. Man City Perpanjang Kontrak Phil Foden Hingga 2030 \n47. Start Positif Indonesia Di Piala Asia U-17 \n48. Game 1 Semifinal Thunder Taklukkan Lakers \n49. Pistons Unggul Game 1 Semifinal Wilayah NBA \n50. 2 Pemenang Berbeda Dalam Berlin E-Prix \n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiamalam #BeritaNasional #BeritaInternasional #EkonomiIndonesia #Olahraga\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "119AJUy4Exk"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 507.27877459318313, "y": 144.1413289999086, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.2229, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "119AJUy4Exk", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan di ST Kebayoran Lama, Pemulihan Aceh Capai 95% | Menyapa Indonesia\n\nMenyapa Indonesia Malam, 6 Mei 2026\n\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, 1 Pria Tertimbun \n2. Roboh! Rumah 2 Lantai Timpa 2 Rumah Dan Mobil \n3. Viral! Sopir Pick Up Ditikam Akibat Knalpot Bising \n4. Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Di Peron St Kebayoran Lama \n5. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba \n6. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api \n7. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng \n8. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan \n9. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk \n10. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang \n11. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah \n12. Kemenangan Demokrat Di Michigan \n13. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City \n14. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat \n15. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar \n16. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka \n17. Mobil Tabrak Kerumunan Di Jerman, 2 Orang Tewas \n18. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus \n19. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko \n20. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden \n21. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri \n22. Presiden Tidak Mengubah Metode Pengangkatan Kapolri \n23. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan \n24. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati \n25. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati \n26. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah \n27. Gubernur BI Respons Soal Nilai Tukar Rupiah \n28. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina \n29. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik \n30. Survei Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Prabowo \n31. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik \n32. Mentan Gelar Diskusi Bersama BEM Selindo Di Kediamannya \n33. Kabel Udara Semrawut Ditertibkan Pemkot Jakarta Barat \n34. Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Capai 95% \n35. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk \n36. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini \n37. Pemerintah Percepat Penanganan TBC \n38. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026 \n39. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia \n40. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia \n41. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal \n42. Arsenal Melaju Ke Final Champions League \n43. Nottingham Menang 1-3 Atas Chelsea \n44. Kalahkan Persita, Borneo Tekan Puncak Klasemen \n45. Bungkam Bali, Madura Jauhi Zona Merah \n46. Man City Perpanjang Kontrak Phil Foden Hingga 2030 \n47. Start Positif Indonesia Di Piala Asia U-17 \n48. Game 1 Semifinal Thunder Taklukkan Lakers \n49. Pistons Unggul Game 1 Semifinal Wilayah NBA \n50. 2 Pemenang Berbeda Dalam Berlin E-Prix \n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiamalam #BeritaNasional #BeritaInternasional #EkonomiIndonesia #Olahraga\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "119AJUy4Exk"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "attributes": {"label": "@TribunMedanTV", "x": 808.5715517809816, "y": 494.62532520293, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "z57E8xFtmBk", "id": "@TribunMedanTV", "source": "youtube-000001", "content": "MUNDUR DARI PSI! ADE Armando Ungkap Alasan, Singgung Soal Video JK Tak Mau Partai Diserang\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Ade Armando resmi mengundurkan dari sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia.\n\nLangkah ini diambil oleh Ade Armando usai terseret dalam polemik video JK yang menuai kontroversi.\n\nDikutip dari Tribunnews.com, Ade menegaskan tidak ada konflik internal dengan PSI dan langkah ini dilakukan demi kebaikan bersama. \n\nIa menilai polemik yang muncul atas pernyataannya telah berdampak pada citra dan stabilitas partai. \n\nLaporan dari sejumlah ormas terkait dugaan penghasutan dan ujaran kebencian disebut menjadi salah satu pemicu situasi tersebut. \n\nLantas, Ade menyatakan siap menghadapi proses hukum jika dipanggil aparat kepolisian. \n\nNamun, Ade Armando menilai polemik ini tidak hanya menyasar dirinya secara pribadi, melainkan juga diarahkan untuk menyerang PSI.\n\nEditor Video : Fanry Maulana\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "z57E8xFtmBk"}}, {"key": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "tribunmedantv", "x": 149.68515124938097, "y": 493.59587180026074, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "z57E8xFtmBk", "id": "tribunmedantv", "source": "youtube-000001", "content": "MUNDUR DARI PSI! ADE Armando Ungkap Alasan, Singgung Soal Video JK Tak Mau Partai Diserang\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Ade Armando resmi mengundurkan dari sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia.\n\nLangkah ini diambil oleh Ade Armando usai terseret dalam polemik video JK yang menuai kontroversi.\n\nDikutip dari Tribunnews.com, Ade menegaskan tidak ada konflik internal dengan PSI dan langkah ini dilakukan demi kebaikan bersama. \n\nIa menilai polemik yang muncul atas pernyataannya telah berdampak pada citra dan stabilitas partai. \n\nLaporan dari sejumlah ormas terkait dugaan penghasutan dan ujaran kebencian disebut menjadi salah satu pemicu situasi tersebut. \n\nLantas, Ade menyatakan siap menghadapi proses hukum jika dipanggil aparat kepolisian. \n\nNamun, Ade Armando menilai polemik ini tidak hanya menyasar dirinya secara pribadi, melainkan juga diarahkan untuk menyerang PSI.\n\nEditor Video : Fanry Maulana\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "z57E8xFtmBk"}}, {"key": "@SolusiBCA", "attributes": {"label": "@SolusiBCA", "x": 920.0643575613557, "y": 195.31785604111417, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "@SolusiBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "GoodLifeBCA", "x": 800.1135449406893, "y": 826.0474691916056, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9231, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "GoodLifeBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "XpresiBCA", "x": 397.2975305665688, "y": 800.1545511092269, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9231, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "XpresiBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "BankBCA", "attributes": {"label": "BankBCA", "x": 829.1413690734, "y": 863.6250118173209, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9231, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "BankBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "KartuKreditBCA", "x": 933.4921435267798, "y": 590.0690400834615, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9231, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "KartuKreditBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "HaloBCA", "attributes": {"label": "HaloBCA", "x": 141.56282328282876, "y": 363.2977765697656, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9231, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "HaloBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "LifeAtBCA", "x": 129.94328097738673, "y": 689.4725671826361, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9231, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "LifeAtBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 533.363084839279, "y": 797.8717949556982, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 594.3301035735136, "y": 730.449541120589, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 839.9890509986069, "y": 606.0282959621002, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "VbxQpW8jVZY", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Persatuan Emirat Arab Resmi Keluar Dari OPEC, Singgung Soal Selat Hormuz | Liputan 6\n\nMenteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei menyatakan bahwa Uni Emirat Arab keluar dari OPEC dan aliansi OPEC+ dalam kondisi baik sebagai produsen yang bertanggung jawab. Dalam acara Make it in the Emirates, ia menegaskan keputusan tersebut merupakan kedaulatan negara. UEA, kata dia, akan tetap berkontribusi menjaga stabilitas pasokan dan permintaan global, serta bekerja sama dengan negara-negara produsen secara bilateral tanpa terikat dalam kelompok.\n\nTerkait ketegangan di Selat Hormuz, Al Mazrouei menegaskan tidak boleh ada pihak yang mengendalikan jalur vital tersebut karena berdampak luas pada distribusi energi dunia. Ketegangan meningkat setelah Donald Trump menyebut rencana pengawalan kapal melalui “Project Freedom”, sementara pihak militer Iran melalui Ali Abdollahi memperingatkan akan menyerang kekuatan asing yang mencoba memasuki kawasan itu.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VbxQpW8jVZY"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 834.3364151133391, "y": 774.9935162956158, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.3119, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "VbxQpW8jVZY", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Persatuan Emirat Arab Resmi Keluar Dari OPEC, Singgung Soal Selat Hormuz | Liputan 6\n\nMenteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei menyatakan bahwa Uni Emirat Arab keluar dari OPEC dan aliansi OPEC+ dalam kondisi baik sebagai produsen yang bertanggung jawab. Dalam acara Make it in the Emirates, ia menegaskan keputusan tersebut merupakan kedaulatan negara. UEA, kata dia, akan tetap berkontribusi menjaga stabilitas pasokan dan permintaan global, serta bekerja sama dengan negara-negara produsen secara bilateral tanpa terikat dalam kelompok.\n\nTerkait ketegangan di Selat Hormuz, Al Mazrouei menegaskan tidak boleh ada pihak yang mengendalikan jalur vital tersebut karena berdampak luas pada distribusi energi dunia. Ketegangan meningkat setelah Donald Trump menyebut rencana pengawalan kapal melalui “Project Freedom”, sementara pihak militer Iran melalui Ali Abdollahi memperingatkan akan menyerang kekuatan asing yang mencoba memasuki kawasan itu.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VbxQpW8jVZY"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 431.20012740065926, "y": 778.1830861334136, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.3119, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "VbxQpW8jVZY", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Persatuan Emirat Arab Resmi Keluar Dari OPEC, Singgung Soal Selat Hormuz | Liputan 6\n\nMenteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei menyatakan bahwa Uni Emirat Arab keluar dari OPEC dan aliansi OPEC+ dalam kondisi baik sebagai produsen yang bertanggung jawab. Dalam acara Make it in the Emirates, ia menegaskan keputusan tersebut merupakan kedaulatan negara. UEA, kata dia, akan tetap berkontribusi menjaga stabilitas pasokan dan permintaan global, serta bekerja sama dengan negara-negara produsen secara bilateral tanpa terikat dalam kelompok.\n\nTerkait ketegangan di Selat Hormuz, Al Mazrouei menegaskan tidak boleh ada pihak yang mengendalikan jalur vital tersebut karena berdampak luas pada distribusi energi dunia. Ketegangan meningkat setelah Donald Trump menyebut rencana pengawalan kapal melalui “Project Freedom”, sementara pihak militer Iran melalui Ali Abdollahi memperingatkan akan menyerang kekuatan asing yang mencoba memasuki kawasan itu.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VbxQpW8jVZY"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 815.6817503871555, "y": 687.5387592389283, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.3119, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "VbxQpW8jVZY", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Persatuan Emirat Arab Resmi Keluar Dari OPEC, Singgung Soal Selat Hormuz | Liputan 6\n\nMenteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei menyatakan bahwa Uni Emirat Arab keluar dari OPEC dan aliansi OPEC+ dalam kondisi baik sebagai produsen yang bertanggung jawab. Dalam acara Make it in the Emirates, ia menegaskan keputusan tersebut merupakan kedaulatan negara. UEA, kata dia, akan tetap berkontribusi menjaga stabilitas pasokan dan permintaan global, serta bekerja sama dengan negara-negara produsen secara bilateral tanpa terikat dalam kelompok.\n\nTerkait ketegangan di Selat Hormuz, Al Mazrouei menegaskan tidak boleh ada pihak yang mengendalikan jalur vital tersebut karena berdampak luas pada distribusi energi dunia. Ketegangan meningkat setelah Donald Trump menyebut rencana pengawalan kapal melalui “Project Freedom”, sementara pihak militer Iran melalui Ali Abdollahi memperingatkan akan menyerang kekuatan asing yang mencoba memasuki kawasan itu.\n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VbxQpW8jVZY"}}, {"key": "@OzGeologyOfficial", "attributes": {"label": "@OzGeologyOfficial", "x": 901.4155396859924, "y": 69.20955176882538, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "e3dNvQrnltA", "id": "@OzGeologyOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Australia Tidak Kaya Minyak?\n\n#krisisminyak #minyak #australia\nAustralia adalah salah satu negara terkaya sumber daya di Bumi, menghasilkan emas, bijih besi, batubara, uranium, dan gas alam dalam jumlah besar. Namun terlepas dari ukurannya yang luas dan sejarah geologisnya, benua ini tidak pernah menjadi negara penghasil minyak utama. Jadi mengapa Australia memiliki sedikit minyak dibandingkan dengan tempat-tempat seperti Amerika Serikat atau Timur Tengah? Video ini mengeksplorasi alasan geologis di balik cadangan minyak Australia yang terbatas dan menjelaskan bagaimana tektonik, evolusi cekungan, aliran panas, materi organik, dan sejarah lingkungan semuanya bergabung untuk membatasi pembentukan ladang minyak raksasa.\n\nKami menguraikan ilmu di balik sistem perminyakan dan menjelaskan mengapa minyak hanya terbentuk dalam kondisi yang sangat spesifik. Dari cekungan margin pasif dan banjir laut hingga batuan sumber, perangkap struktural, dan jendela minyak, video ini mengeksplorasi proses geologis mendalam yang menentukan apakah suatu cekungan menjadi kaya minyak, kaya gas, atau benar-benar tandus. Dengan menggunakan diagram geologi penampang dan rekonstruksi visual, video ini membandingkan cekungan sedimen Australia yang relatif sederhana dengan wilayah yang lebih aktif secara tektonik dan kompleks secara struktural yang menjadi tempat banyak provinsi minyak terbesar di dunia.\n\nVideo ini juga menjelaskan mengapa Australia sebenarnya kaya akan gas alam, meskipun tidak memiliki cadangan minyak utama. Banyak cekungan di Australia matang melewati jendela minyak, menghasilkan gas alih-alih hidrokarbon cair. Yang lain bahkan tidak pernah mencapai suhu yang dibutuhkan untuk menghasilkan minyak dalam jumlah signifikan. Kami juga meneliti bagaimana stabilitas geologi kuno benua ini mengurangi jumlah peristiwa tektonik yang dibutuhkan untuk menciptakan perangkap struktural besar yang mampu menampung volume minyak yang sangat besar.\n\nIni adalah pembahasan mendalam tentang geologi Australia, meliputi cekungan sedimen, pembentukan cekungan, produksi hidrokarbon, margin pasif, geologi perminyakan, aliran panas, stabilitas tektonik, dan evolusi sistem sumber daya Australia selama ratusan juta tahun. Baik Anda tertarik pada geologi, eksplorasi minyak, sejarah Bumi, atau sumber daya alam Australia, video ini menjelaskan alasan menarik mengapa salah satu benua terkaya di dunia tidak pernah menjadi negara adidaya minyak.\n\nVideo tentang Ladang Minyak Gippsland:\n   • Inside Australia’s Largest Oil Field Ever ...  \n\nTerima kasih banyak telah menonton!\n\nJika Anda tidak dapat berdonasi, saya sangat mengerti! Faktor pendukung terbesar yang Anda berikan adalah menonton video kami sampai selesai (sangat penting untuk membantu kami mendapatkan peringkat) dan membagikannya, jadi mohon pertimbangkan untuk melakukan ini agar YouTube lebih sering merekomendasikan saluran kami.\n\nKunjungi situs web OzGeology: https://ozgeology.com\n\nJika Anda dapat mendukung saluran kami melalui Keanggotaan YouTube atau dengan bergabung dengan Patreon kami, tautan untuk semua ini dapat ditemukan di bawah ini:\n\n🎥 Jika Anda ingin mendukung saluran ini, pertimbangkan untuk bergabung dengan Patreon kami:\n  / ozgeology  \n\n👉 Anda juga dapat mengklik tombol \"gabung\" untuk bergabung dengan keanggotaan saluran YouTube kami. Setiap kontribusi membantu membuat lebih banyak video.\n\nKeanggotaan YouTube:\n   /   \n\n🌋 Berlangganan Saluran YouTube kami: https://www.youtube.com/channel/UCxLr...\n\n💥Tautan ke Facebook Kami:\n  / ozgeology  \n\n🌏 Tentang OzGeology\nMisi utama OzGeology adalah membuat geologi menjadi menarik, mudah diakses, dan menginspirasi bagi semua orang. Alih-alih menyajikan batuan dan ilmu bumi sebagai sesuatu yang kering atau terlalu akademis, OzGeology menghidupkan kisah-kisah planet ini, mengungkapkan bagaimana setiap gunung, mineral, dan bentang alam menceritakan sebagian dari petualangan besar Bumi. Tujuannya adalah untuk membantu orang melihat dunia secara berbeda, untuk memahami kekuatan dinamis yang membentuk Australia dan sekitarnya, dan untuk membangkitkan rasa ingin tahu pada generasi geolog berikutnya. Melalui penceritaan yang menarik, eksplorasi lapangan, dan penjelasan yang jelas, OzGeology mengubah studi tentang planet kita menjadi sebuah perjalanan penemuan, bukan sekadar ceramah di kelas.", "post_id": "e3dNvQrnltA"}}, {"key": "ozgeologyofficial", "attributes": {"label": "ozgeologyofficial", "x": 66.24375547657047, "y": 212.89154284626787, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "e3dNvQrnltA", "id": "ozgeologyofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Australia Tidak Kaya Minyak?\n\n#krisisminyak #minyak #australia\nAustralia adalah salah satu negara terkaya sumber daya di Bumi, menghasilkan emas, bijih besi, batubara, uranium, dan gas alam dalam jumlah besar. Namun terlepas dari ukurannya yang luas dan sejarah geologisnya, benua ini tidak pernah menjadi negara penghasil minyak utama. Jadi mengapa Australia memiliki sedikit minyak dibandingkan dengan tempat-tempat seperti Amerika Serikat atau Timur Tengah? Video ini mengeksplorasi alasan geologis di balik cadangan minyak Australia yang terbatas dan menjelaskan bagaimana tektonik, evolusi cekungan, aliran panas, materi organik, dan sejarah lingkungan semuanya bergabung untuk membatasi pembentukan ladang minyak raksasa.\n\nKami menguraikan ilmu di balik sistem perminyakan dan menjelaskan mengapa minyak hanya terbentuk dalam kondisi yang sangat spesifik. Dari cekungan margin pasif dan banjir laut hingga batuan sumber, perangkap struktural, dan jendela minyak, video ini mengeksplorasi proses geologis mendalam yang menentukan apakah suatu cekungan menjadi kaya minyak, kaya gas, atau benar-benar tandus. Dengan menggunakan diagram geologi penampang dan rekonstruksi visual, video ini membandingkan cekungan sedimen Australia yang relatif sederhana dengan wilayah yang lebih aktif secara tektonik dan kompleks secara struktural yang menjadi tempat banyak provinsi minyak terbesar di dunia.\n\nVideo ini juga menjelaskan mengapa Australia sebenarnya kaya akan gas alam, meskipun tidak memiliki cadangan minyak utama. Banyak cekungan di Australia matang melewati jendela minyak, menghasilkan gas alih-alih hidrokarbon cair. Yang lain bahkan tidak pernah mencapai suhu yang dibutuhkan untuk menghasilkan minyak dalam jumlah signifikan. Kami juga meneliti bagaimana stabilitas geologi kuno benua ini mengurangi jumlah peristiwa tektonik yang dibutuhkan untuk menciptakan perangkap struktural besar yang mampu menampung volume minyak yang sangat besar.\n\nIni adalah pembahasan mendalam tentang geologi Australia, meliputi cekungan sedimen, pembentukan cekungan, produksi hidrokarbon, margin pasif, geologi perminyakan, aliran panas, stabilitas tektonik, dan evolusi sistem sumber daya Australia selama ratusan juta tahun. Baik Anda tertarik pada geologi, eksplorasi minyak, sejarah Bumi, atau sumber daya alam Australia, video ini menjelaskan alasan menarik mengapa salah satu benua terkaya di dunia tidak pernah menjadi negara adidaya minyak.\n\nVideo tentang Ladang Minyak Gippsland:\n   • Inside Australia’s Largest Oil Field Ever ...  \n\nTerima kasih banyak telah menonton!\n\nJika Anda tidak dapat berdonasi, saya sangat mengerti! Faktor pendukung terbesar yang Anda berikan adalah menonton video kami sampai selesai (sangat penting untuk membantu kami mendapatkan peringkat) dan membagikannya, jadi mohon pertimbangkan untuk melakukan ini agar YouTube lebih sering merekomendasikan saluran kami.\n\nKunjungi situs web OzGeology: https://ozgeology.com\n\nJika Anda dapat mendukung saluran kami melalui Keanggotaan YouTube atau dengan bergabung dengan Patreon kami, tautan untuk semua ini dapat ditemukan di bawah ini:\n\n🎥 Jika Anda ingin mendukung saluran ini, pertimbangkan untuk bergabung dengan Patreon kami:\n  / ozgeology  \n\n👉 Anda juga dapat mengklik tombol \"gabung\" untuk bergabung dengan keanggotaan saluran YouTube kami. Setiap kontribusi membantu membuat lebih banyak video.\n\nKeanggotaan YouTube:\n   /   \n\n🌋 Berlangganan Saluran YouTube kami: https://www.youtube.com/channel/UCxLr...\n\n💥Tautan ke Facebook Kami:\n  / ozgeology  \n\n🌏 Tentang OzGeology\nMisi utama OzGeology adalah membuat geologi menjadi menarik, mudah diakses, dan menginspirasi bagi semua orang. Alih-alih menyajikan batuan dan ilmu bumi sebagai sesuatu yang kering atau terlalu akademis, OzGeology menghidupkan kisah-kisah planet ini, mengungkapkan bagaimana setiap gunung, mineral, dan bentang alam menceritakan sebagian dari petualangan besar Bumi. Tujuannya adalah untuk membantu orang melihat dunia secara berbeda, untuk memahami kekuatan dinamis yang membentuk Australia dan sekitarnya, dan untuk membangkitkan rasa ingin tahu pada generasi geolog berikutnya. Melalui penceritaan yang menarik, eksplorasi lapangan, dan penjelasan yang jelas, OzGeology mengubah studi tentang planet kita menjadi sebuah perjalanan penemuan, bukan sekadar ceramah di kelas.", "post_id": "e3dNvQrnltA"}}, {"key": "@SuaraRakyatChannel", "attributes": {"label": "@SuaraRakyatChannel", "x": 319.31279075451147, "y": 776.9086528320133, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4898, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "hB98Afs5W2E", "id": "@SuaraRakyatChannel", "source": "youtube-000001", "content": "PENGKHIANAT BANGSA | BLACKENED POLITICAL METAL | SUARA RAKYAT CHANNEL\n\nJika manusia gagal untuk mendamaikan keadilan dan kebebasan, ia gagal dalam segala hal.\" - Albert Camus\n\n \"Damai tanpa keadilan adalah tirani.\" - William Allen White\n\n\"Kebebasan dan keadilan tidak bisa dipecah-pecah untuk disesuaikan dengan kenyamanan politik.\" - Coretta Scott King\n\n\"Keadilan adalah jumlah dari semua kewajiban moral.\" - William Godwin\n-------------------------------------------\n#prabowo #gibran #jokowi #indonesia  #korupsi  #kolusi  #Nepotisme #opini  #berita  #politik #musik  #rock  #hardrock #lagu  #metal  #heavymetal  #alternativerock  #indierock  #slowrock #sweetrock #pop  #thrashmetal #aniesbaswedan #indonesiagelap #yaman  \n-------------------------------------------\nPENGKHIANAT BANGSA\n\n*[Intro]*\n\nDi bawah bendera yang mulai koyak\nJanji-janji berubah jadi racun\nKonstitusi diinjak dalam gelap\nDan rakyat dipaksa diam…\n\n*[Verse I]*\n\nTakhta dibangun dari rekayasa\nPalu hukum dipakai membelah bangsa\nAturan dipelintir demi warisan\nDinasti tumbuh di atas kecurangan\n\nWajah kosong di layar negara\nSimbol generasi tanpa arah\nBangsa dibuat mabuk propaganda\nMenari di atas reruntuhan logika\n\nPemilu berubah panggung ilusi\nDemokrasi mati perlahan sunyi\nSuara rakyat dikubur diam-diam\nDi ruang sidang penuh kepalsuan\n\n*[Pre-Chorus]*\n\nPengkhianatan!\nDibungkus nasionalisme!\nPengkhianatan!\nDijual atas nama stabilitas!\n\n*[Chorus]*\n\nPENGKHIANAT BANGSA!\nMembakar sumpah konstitusi!\nPENGKHIANAT BANGSA!\nMenggadaikan negeri demi ambisi!\n\nDarah sejarah menangis merah\nMelihat negeri dipenuhi dusta\nTakhta dibangun dari pengkhianatan\nDan rakyat dijadikan korban!\n\n*[Verse II]*\n\nJejak hitam tak pernah hilang\nBayangan lama terus datang\nSeragam perang ternoda darah\nJeritan masa lalu belum musnah\n\nLoyalitas dibalas tikaman\nDukungan berubah pengkhianatan\nMereka yang dulu dielu-elukan\nKini bersulang bersama kekuasaan\n\nUmat ditinggalkan di tengah luka\nKeadilan dibuang tanpa suara\nOrang-orang diburu dan dibungkam\nSementara istana terus berpesta malam\n\n*[Bridge]*\n\nKabinet gemuk penuh topeng\nPidato palsu diputar berulang\nProgram megah jadi ladang uang\nKorupsi tumbuh seperti setan\n\nNegeri bebas aktif dikorbankan\nUntuk aliansi penuh kepentingan\nBendera asing berkibar diam\nDi atas tanah yang kehilangan arah\n\n*[Breakdown]*\n\nHANCURKAN!\nTIPU RAKYAT!\nHANCURKAN!\nJUAL NEGARA!\n\nDINASTI!\nKORUPSI!\nAMBISI!\nHIPOKRISI!\n\n*[Verse III]*\n\nRakyat lelah dipelihara janji\nHarga hidup semakin mencekik\nTak ada harapan dari singgasana\nYang dijaga rasa takut dan dusta\n\nKursi kekuasaan makin rapuh\nMeski propaganda terus ditempuh\nKarena sejarah tak pernah lupa\nPada mereka yang mengkhianati bangsa\n\n*[Final Chorus]*\n\nPENGKHIANAT BANGSA!\nNama mereka tertulis hitam!\nPENGKHIANAT BANGSA!\nMeninggalkan luka yang dalam!\n\nJika rakyat terus dibungkam\nApi perlawanan akan datang\nTak ada rezim yang abadi\nSaat kemarahan mulai bernyanyi!\n\n*[Outro]*\n\nDan ketika ketakutan runtuh…\nRakyat akan memilih:\ntetap menjadi korban…\natau menghancurkan rantai pengkhianatan…\n-----------------------------------------\nLirik lagu digubah dari tulisan berikut ini:\n\nPrabowo Gibran Itu Pengkhianat Bangsa\n\nOleh: M Rizal Fadillah | Pemerhati Politik dan Kebangsaan\n\nGibran Rakabuming Raka adalah pengkhianat konstitusi melalui kemenangan palsu MK pimpinan Anwar Usman sang pengkhianat juga.\n\nLalu pengkhianatan demokrasi dengan KPU yang menerima pendaftaran Gibran sebelum perubahan PKPU.\n\nPolitik dinasti melanggar regulasi dan tidak memiliki ijazah SMA juga merupakan pengkhianatan edukasi. Gibran adalah wajah planga plongo bangsa. Bangsa yang terbius psikotropika.\n\nPrabowo Subianto juga pemimpin yang tidak ajeg, plin-plan, dan ambivalen. Sebagian menghawatirkan akan kesehatan mental, psikososial, bahkan moral.\n\nFaktor usia dan kesendirian mungkin mempengaruhi terhadap kepemimpinan kenegaraannya. Keputusan politiknya kadang aneh dan paradoksal.\n\nRekam jejak pengkhianatan Prabowo perlu menjadi kewaspadaan dan antisipasi rakyat ke depan.\n\nPengkhianatan Keluarga\nSemua tahu akan konflik keluarga Soeharto dengan menantunya. Prabowo diusir dan putus hubungan dengan Titik Soeharto. Betapa besar jasa keluarga Soeharto untuk karier Prabowo.\n\nPengkhianatan Tentara\nPeristiwa 1998 mencoreng wajah tentara. Probowo yang memimpin “Tim Mawar” dinilai melakukan pelanggaran HAM. Berujung pemecatan dari TNI dan kabur ke Yordania.\n\nPengkhianatan Politik\nDukungan politik rakyat baik Pilpres 2014 maupun 2019 dibalas dengan air tuba kesiapan menjabat Menhan dalam rezim Joko Widodo. Kecurangan kemenangan Jokowi dimaklumi bahkan akhirnya didukung.\n\nPengkhianatan Umat\nUmat mendorong Prabowo untuk maju dan menang melalui Ijtima Ulama. All out mendukungnya. Tetapi saat menjabat Menteri kasus yang menimpa Habib Rizieq Shihab dan pengikutnya tidak diliriknya. Kezaliman dibiarkan.\n\nSelengkapnya: https://democrazy.id/prabowo-gibran-i...\n-----------------------------------------------------------", "post_id": "hB98Afs5W2E"}}, {"key": "SuaraRakyatChannel", "attributes": {"label": "SuaraRakyatChannel", "x": 74.30794093137061, "y": 78.62925422001499, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "hB98Afs5W2E", "id": "SuaraRakyatChannel", "source": "youtube-000001", "content": "PENGKHIANAT BANGSA | BLACKENED POLITICAL METAL | SUARA RAKYAT CHANNEL\n\nJika manusia gagal untuk mendamaikan keadilan dan kebebasan, ia gagal dalam segala hal.\" - Albert Camus\n\n \"Damai tanpa keadilan adalah tirani.\" - William Allen White\n\n\"Kebebasan dan keadilan tidak bisa dipecah-pecah untuk disesuaikan dengan kenyamanan politik.\" - Coretta Scott King\n\n\"Keadilan adalah jumlah dari semua kewajiban moral.\" - William Godwin\n-------------------------------------------\n#prabowo #gibran #jokowi #indonesia  #korupsi  #kolusi  #Nepotisme #opini  #berita  #politik #musik  #rock  #hardrock #lagu  #metal  #heavymetal  #alternativerock  #indierock  #slowrock #sweetrock #pop  #thrashmetal #aniesbaswedan #indonesiagelap #yaman  \n-------------------------------------------\nPENGKHIANAT BANGSA\n\n*[Intro]*\n\nDi bawah bendera yang mulai koyak\nJanji-janji berubah jadi racun\nKonstitusi diinjak dalam gelap\nDan rakyat dipaksa diam…\n\n*[Verse I]*\n\nTakhta dibangun dari rekayasa\nPalu hukum dipakai membelah bangsa\nAturan dipelintir demi warisan\nDinasti tumbuh di atas kecurangan\n\nWajah kosong di layar negara\nSimbol generasi tanpa arah\nBangsa dibuat mabuk propaganda\nMenari di atas reruntuhan logika\n\nPemilu berubah panggung ilusi\nDemokrasi mati perlahan sunyi\nSuara rakyat dikubur diam-diam\nDi ruang sidang penuh kepalsuan\n\n*[Pre-Chorus]*\n\nPengkhianatan!\nDibungkus nasionalisme!\nPengkhianatan!\nDijual atas nama stabilitas!\n\n*[Chorus]*\n\nPENGKHIANAT BANGSA!\nMembakar sumpah konstitusi!\nPENGKHIANAT BANGSA!\nMenggadaikan negeri demi ambisi!\n\nDarah sejarah menangis merah\nMelihat negeri dipenuhi dusta\nTakhta dibangun dari pengkhianatan\nDan rakyat dijadikan korban!\n\n*[Verse II]*\n\nJejak hitam tak pernah hilang\nBayangan lama terus datang\nSeragam perang ternoda darah\nJeritan masa lalu belum musnah\n\nLoyalitas dibalas tikaman\nDukungan berubah pengkhianatan\nMereka yang dulu dielu-elukan\nKini bersulang bersama kekuasaan\n\nUmat ditinggalkan di tengah luka\nKeadilan dibuang tanpa suara\nOrang-orang diburu dan dibungkam\nSementara istana terus berpesta malam\n\n*[Bridge]*\n\nKabinet gemuk penuh topeng\nPidato palsu diputar berulang\nProgram megah jadi ladang uang\nKorupsi tumbuh seperti setan\n\nNegeri bebas aktif dikorbankan\nUntuk aliansi penuh kepentingan\nBendera asing berkibar diam\nDi atas tanah yang kehilangan arah\n\n*[Breakdown]*\n\nHANCURKAN!\nTIPU RAKYAT!\nHANCURKAN!\nJUAL NEGARA!\n\nDINASTI!\nKORUPSI!\nAMBISI!\nHIPOKRISI!\n\n*[Verse III]*\n\nRakyat lelah dipelihara janji\nHarga hidup semakin mencekik\nTak ada harapan dari singgasana\nYang dijaga rasa takut dan dusta\n\nKursi kekuasaan makin rapuh\nMeski propaganda terus ditempuh\nKarena sejarah tak pernah lupa\nPada mereka yang mengkhianati bangsa\n\n*[Final Chorus]*\n\nPENGKHIANAT BANGSA!\nNama mereka tertulis hitam!\nPENGKHIANAT BANGSA!\nMeninggalkan luka yang dalam!\n\nJika rakyat terus dibungkam\nApi perlawanan akan datang\nTak ada rezim yang abadi\nSaat kemarahan mulai bernyanyi!\n\n*[Outro]*\n\nDan ketika ketakutan runtuh…\nRakyat akan memilih:\ntetap menjadi korban…\natau menghancurkan rantai pengkhianatan…\n-----------------------------------------\nLirik lagu digubah dari tulisan berikut ini:\n\nPrabowo Gibran Itu Pengkhianat Bangsa\n\nOleh: M Rizal Fadillah | Pemerhati Politik dan Kebangsaan\n\nGibran Rakabuming Raka adalah pengkhianat konstitusi melalui kemenangan palsu MK pimpinan Anwar Usman sang pengkhianat juga.\n\nLalu pengkhianatan demokrasi dengan KPU yang menerima pendaftaran Gibran sebelum perubahan PKPU.\n\nPolitik dinasti melanggar regulasi dan tidak memiliki ijazah SMA juga merupakan pengkhianatan edukasi. Gibran adalah wajah planga plongo bangsa. Bangsa yang terbius psikotropika.\n\nPrabowo Subianto juga pemimpin yang tidak ajeg, plin-plan, dan ambivalen. Sebagian menghawatirkan akan kesehatan mental, psikososial, bahkan moral.\n\nFaktor usia dan kesendirian mungkin mempengaruhi terhadap kepemimpinan kenegaraannya. Keputusan politiknya kadang aneh dan paradoksal.\n\nRekam jejak pengkhianatan Prabowo perlu menjadi kewaspadaan dan antisipasi rakyat ke depan.\n\nPengkhianatan Keluarga\nSemua tahu akan konflik keluarga Soeharto dengan menantunya. Prabowo diusir dan putus hubungan dengan Titik Soeharto. Betapa besar jasa keluarga Soeharto untuk karier Prabowo.\n\nPengkhianatan Tentara\nPeristiwa 1998 mencoreng wajah tentara. Probowo yang memimpin “Tim Mawar” dinilai melakukan pelanggaran HAM. Berujung pemecatan dari TNI dan kabur ke Yordania.\n\nPengkhianatan Politik\nDukungan politik rakyat baik Pilpres 2014 maupun 2019 dibalas dengan air tuba kesiapan menjabat Menhan dalam rezim Joko Widodo. Kecurangan kemenangan Jokowi dimaklumi bahkan akhirnya didukung.\n\nPengkhianatan Umat\nUmat mendorong Prabowo untuk maju dan menang melalui Ijtima Ulama. All out mendukungnya. Tetapi saat menjabat Menteri kasus yang menimpa Habib Rizieq Shihab dan pengikutnya tidak diliriknya. Kezaliman dibiarkan.\n\nSelengkapnya: https://democrazy.id/prabowo-gibran-i...\n-----------------------------------------------------------", "post_id": "hB98Afs5W2E"}}], "edges": [{"key": "biruuza", "source": "biruuza", "target": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ariesmaamo21", "source": "ariesmaamo21", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "syaqilahanum", "source": "syaqilahanum", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kolorkubolong", "source": "kolorkubolong", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@Magatzine", "source": "@Magatzine", "target": "Magatzine", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "source": "@lampungpostupdate", "target": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@APT_NEWS", "source": "@APT_NEWS", "target": "apt_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NDTVProfitIndia", "source": "@NDTVProfitIndia", "target": "ndtvprofitindia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjambi_official", "source": "@tribunjambi_official", "target": "tribunjambi_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DRMNewsInternational", "source": "@DRMNewsInternational", "target": "DRMNewsInternati...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "source": "@TribunMedanTV", "target": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "HaloBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OzGeologyOfficial", "source": "@OzGeologyOfficial", "target": "ozgeologyofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SuaraRakyatChannel", "source": "@SuaraRakyatChannel", "target": "SuaraRakyatChannel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}