{"nodes": [{"key": "aziz1766996", "attributes": {"label": "aziz1766996", "x": 573.627797300749, "y": 4.9959924136137035, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051967197044461826", "id": "aziz1766996", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai ang…", "post_id": "2051967197044461826"}}, {"key": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "KemensetnegRI", "x": 856.3242896696984, "y": 124.19018021821115, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.9697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2051967197044461826", "id": "KemensetnegRI", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai ang…", "post_id": "2051967197044461826"}}, {"key": "deddyhariadi", "attributes": {"label": "deddyhariadi", "x": 524.6042413318587, "y": 79.6545173312917, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051975696944419143", "id": "deddyhariadi", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai ang…", "post_id": "2051975696944419143"}}, {"key": "bangdeal23226", "attributes": {"label": "bangdeal23226", "x": 954.7576290381483, "y": 467.9464145232879, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052033624078516726", "id": "bangdeal23226", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 se…", "post_id": "2052033624078516726"}}, {"key": "kumparan", "attributes": {"label": "kumparan", "x": 579.8662091646551, "y": 799.6489312634931, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 39.3141, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "2052033624078516726", "id": "kumparan", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 se…", "post_id": "2052033624078516726"}}, {"key": "IlyasaRafif", "attributes": {"label": "IlyasaRafif", "x": 444.92174528456394, "y": 976.4852870096788, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052091759971446916", "id": "IlyasaRafif", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 se…", "post_id": "2052091759971446916"}}, {"key": "Mahartomo28975", "attributes": {"label": "Mahartomo28975", "x": 398.18573995844855, "y": 176.172219045448, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052096886279201139", "id": "Mahartomo28975", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 se…", "post_id": "2052096886279201139"}}, {"key": "golkarpedia", "attributes": {"label": "golkarpedia", "x": 302.26106153508005, "y": 648.998232224344, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052229275219353950", "id": "golkarpedia", "source": "retweet-000002", "content": "Menko Perekonomian Airlangga Hartarto: Pertumbuhan Ekonomi RI Termasuk Tertinggi di Antara G20\n\nhttps://t.co/TJnKwqugo7", "post_id": "2052229275219353950"}}, {"key": "radaraktual", "attributes": {"label": "radaraktual", "x": 459.4980655680244, "y": 73.49744177074658, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 24.6253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2052229275219353950", "id": "radaraktual", "source": "retweet-000002", "content": "Menko Perekonomian Airlangga Hartarto: Pertumbuhan Ekonomi RI Termasuk Tertinggi di Antara G20\n\nhttps://t.co/TJnKwqugo7", "post_id": "2052229275219353950"}}, {"key": "EtsasBrema", "attributes": {"label": "EtsasBrema", "x": 544.8085796007913, "y": 631.8707449547978, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051938621121519973", "id": "EtsasBrema", "source": "retweet-000002", "content": "Menko Airlangga bilang pertumbuhan ekonomi 5,61 persen diluar ekspektasi. Hm....perlu syukuran ini😉\n\nhttps://t.co/h4O8tAauRS", "post_id": "2051938621121519973"}}, {"key": "unilubis", "attributes": {"label": "unilubis", "x": 356.46118488725796, "y": 979.8134672481482, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 24.6253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051938621121519973", "id": "unilubis", "source": "retweet-000002", "content": "Menko Airlangga bilang pertumbuhan ekonomi 5,61 persen diluar ekspektasi. Hm....perlu syukuran ini😉\n\nhttps://t.co/h4O8tAauRS", "post_id": "2051938621121519973"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 192.61481718645, "y": 361.8362519211619, "size": 3.02, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.0538, "eigenvector": 0.3226, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3891403048371821582_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perkembangan perekonomian nasional menunjukkan kinerja solid di tengah tantangan dinamika global. Capaian pertumbuhan ekonomi 5,61% di kuartal 1/2026 menunjukkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat. Kedepan, Pemerintah akan terus menjaga stabilitas makroekonomi serta mendorong akselerasi pertumbuhan melalui penguatan koordinasi kebijakan fiskal, moneter dan sektor keuangan.\n\nSementara Badan Pusat Statistik mencatat, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di Q1/2026, utamanya didorong oleh mobilitas penduduk pada momen libur nasional dan hari besar keagamaan Nyepi dan Idul Fitri.\n\nAdapun pertumbuhan konsumsi rumah tangga tertinggi terjadi pada pengeluaran kelompok restoran dan hotel sebesar 7,38%. Hal ini seiring meningkatnya kegiatan wisata selama liburan, yang tercermin dari peningkatan perjalanan wisatawan nusantara.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo , Kamis 7 Mei 2026, pukul 10.00 - 10.30 WIB. LIVE di IDX Channel (MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS  store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview", "post_id": "3891403048371821582_3310659452"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 500.43020849725707, "y": 484.16755080616616, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.0538, "eigenvector": 0.1994, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891403048371821582_3310659452", "id": "prast_ulrich", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perkembangan perekonomian nasional menunjukkan kinerja solid di tengah tantangan dinamika global. Capaian pertumbuhan ekonomi 5,61% di kuartal 1/2026 menunjukkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat. Kedepan, Pemerintah akan terus menjaga stabilitas makroekonomi serta mendorong akselerasi pertumbuhan melalui penguatan koordinasi kebijakan fiskal, moneter dan sektor keuangan.\n\nSementara Badan Pusat Statistik mencatat, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di Q1/2026, utamanya didorong oleh mobilitas penduduk pada momen libur nasional dan hari besar keagamaan Nyepi dan Idul Fitri.\n\nAdapun pertumbuhan konsumsi rumah tangga tertinggi terjadi pada pengeluaran kelompok restoran dan hotel sebesar 7,38%. Hal ini seiring meningkatnya kegiatan wisata selama liburan, yang tercermin dari peningkatan perjalanan wisatawan nusantara.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo , Kamis 7 Mei 2026, pukul 10.00 - 10.30 WIB. LIVE di IDX Channel (MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS  store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview", "post_id": "3891403048371821582_3310659452"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 853.017440386875, "y": 351.49169695868966, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 115.2055, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890814808450752791_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan bunga kredit rendah bagi industri tekstil dan sepatu untuk meremajakan mesin produksi, yang akan disalurkan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).\n\nKebijakan ini ditujukan untuk memperkuat ekspansi sektor swasta sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan dukungan likuiditas agar pertumbuhan ekonomi semakin meningkat.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#IndustriTekstil #IndustriSepatu #BloombergTechnoz", "post_id": "3890814808450752791_51748745734"}}, {"key": "palembangterkini.official", "attributes": {"label": "palembangterkini.official", "x": 624.7485574574303, "y": 502.176281820649, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890675742887851433_1632216784", "id": "palembangterkini.official", "source": "instagram-000001", "content": "Kata Pemerintah, Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% di kuartal I-2026! Di atas prediksi dan jadi yang tertinggi di era Prabowo Subianto.\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,12 persen pada kuartal II 2025. Ia menyebut capaian ini sebagai yang tertinggi di atas beberapa negara tetangga, seperti Malaysia (4,5 persen), Singapura (4,3 persen), dan Thailand (2,3 persen). \n\nMenurut Airlangga, Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di ASEAN dan G20, hanya sedikit di bawah China yang tumbuh 5,2 persen.", "post_id": "3890675742887851433_1632216784"}}, {"key": "fakta.indo", "attributes": {"label": "fakta.indo", "x": 115.85536105666417, "y": 930.8951514928999, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 31.9697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890675742887851433_1632216784", "id": "fakta.indo", "source": "instagram-000001", "content": "Kata Pemerintah, Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% di kuartal I-2026! Di atas prediksi dan jadi yang tertinggi di era Prabowo Subianto.\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,12 persen pada kuartal II 2025. Ia menyebut capaian ini sebagai yang tertinggi di atas beberapa negara tetangga, seperti Malaysia (4,5 persen), Singapura (4,3 persen), dan Thailand (2,3 persen). \n\nMenurut Airlangga, Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di ASEAN dan G20, hanya sedikit di bawah China yang tumbuh 5,2 persen.", "post_id": "3890675742887851433_1632216784"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 362.5690710110987, "y": 759.199756092319, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890696406881838537_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 mencapai 5,61 persen atau tertinggi dalam 14 triwulan terakhir. Merujuk data Badan Pusat Statistik, capaian ini lebih banyak ditopang konsumsi rumah tangga, faktor musiman, dan akselerasi belanja pemerintah. Sementara dunia usaha justru mengalami tekanan.\n\nKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti pada konferensi pers hibrida, di Jakarta, Selasa (5/5/2026), menyatakan, pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026 ditopang oleh konsumsi masyarakat serta mobilitas di periode Ramadhan dan Lebaran.\n\nKonsumsi rumah tangga pada periode ini tumbuh 5,52 persen secara tahunan. Realisasi belanja pemerintah juga turut menopang dengan pertumbuhan mencapai 21,81 persen secara tahunan. ”Kalau kita lihat di triwulan I-2026, produk domestik bruto (PDB) menurut pengeluaran belanja pemerintah itu tertinggi sejak tahun dasar 2010,” ujarnya.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers terpisah, di Jakarta, menyebut, pertumbuhan ekonomi 5,61 persen pada triwulan I-2026 mencerminkan keberhasilan menjaga stabilitas makro. Di tengah gejolak dan tekanan perekonomian global yang sangat tidak menentu, Indonesia mampu mencatat pertumbuhan sesuai target, bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan IV-2025 sebesar 5,39 persen. ”Ini menunjukkan bahwa kita mulai keluar dari apa yang selama ini disebut sebagai ’kutukan’ pertumbuhan 5 persen,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Ekonomi Tumbuh Pesat, tapi Dunia Usaha Tertekan\" di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas #Ekonomi", "post_id": "3890696406881838537_1537212147"}}, {"key": "hariankompas.", "attributes": {"label": "hariankompas.", "x": 312.39373001689984, "y": 263.0069635321035, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 31.9697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890696406881838537_1537212147", "id": "hariankompas.", "source": "instagram-000001", "content": "Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 mencapai 5,61 persen atau tertinggi dalam 14 triwulan terakhir. Merujuk data Badan Pusat Statistik, capaian ini lebih banyak ditopang konsumsi rumah tangga, faktor musiman, dan akselerasi belanja pemerintah. Sementara dunia usaha justru mengalami tekanan.\n\nKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti pada konferensi pers hibrida, di Jakarta, Selasa (5/5/2026), menyatakan, pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026 ditopang oleh konsumsi masyarakat serta mobilitas di periode Ramadhan dan Lebaran.\n\nKonsumsi rumah tangga pada periode ini tumbuh 5,52 persen secara tahunan. Realisasi belanja pemerintah juga turut menopang dengan pertumbuhan mencapai 21,81 persen secara tahunan. ”Kalau kita lihat di triwulan I-2026, produk domestik bruto (PDB) menurut pengeluaran belanja pemerintah itu tertinggi sejak tahun dasar 2010,” ujarnya.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers terpisah, di Jakarta, menyebut, pertumbuhan ekonomi 5,61 persen pada triwulan I-2026 mencerminkan keberhasilan menjaga stabilitas makro. Di tengah gejolak dan tekanan perekonomian global yang sangat tidak menentu, Indonesia mampu mencatat pertumbuhan sesuai target, bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan IV-2025 sebesar 5,39 persen. ”Ini menunjukkan bahwa kita mulai keluar dari apa yang selama ini disebut sebagai ’kutukan’ pertumbuhan 5 persen,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Ekonomi Tumbuh Pesat, tapi Dunia Usaha Tertekan\" di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas #Ekonomi", "post_id": "3890696406881838537_1537212147"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 882.5559985045024, "y": 532.1765810926618, "size": 3.02, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 213.1301, "eigenvector": 0.3226, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3890920095665490922_297782118", "id": "kompascom", "source": "instagram-000001", "content": "(Berita selengkapnya cek IG Stories )\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendapatkan pesan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan bahwa uang pemerintah banyak, sehingga masyarakat tidak perlu takut. \n\n“Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa, ‘uang saya cukup, duitnya banyak, jadi anda enggak usah takut’,” ujar Purbaya dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026) malam. \n\nLalu, Purbaya mengatakan, untuk memperkuat nilai tukar rupiah, pemerintah akan menerbitkan bond dengan China. Dengan begitu, kata Purbaya, Indonesia tidak tergantung terlalu banyak ke dollar lagi. \n\nPurbaya pun menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 tercatat mencapai 5,61 persen.\n\nPenulis: Adhyasta Dirgantara\nEditor: Jessi Carina\n\n+ #Purbaya #Ekonomi #Texvid", "post_id": "3890920095665490922_297782118"}}, {"key": "rajaincorp", "attributes": {"label": "rajaincorp", "x": 295.95640450515094, "y": 537.2378119947493, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 30.0538, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "7636720535967157511", "id": "rajaincorp", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61% bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari strategi yang telah dirancang pemerintah. “Tumbuh 5,61 persen itu bukan tiba-tiba terjadi, tapi itu by desain... dua sampai tiga tahun lagi kita bisa kaya bersama,” ujarnya. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan pertumbuhan ini lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka 4,87% (yoy). Hal ini didorong oleh konsumsi masyarakat yang tetap kuat serta surplus neraca perdagangan di tengah ketidakpastian global. Namun secara kuartalan, ekonomi mengalami kontraksi sebesar 0,77%. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa hal ini dipengaruhi oleh penurunan konsumsi pemerintah di awal tahun serta kontraksi di sektor pertambangan dan pembangunan yang biasanya memuncak di akhir tahun. Meski demikian, optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi tetap tinggi. Pemerintah menargetkan pertumbuhan hingga 8% dalam beberapa tahun ke depan, membuka peluang besar bagi investasi dan ekspansi bisnis di Indonesia. Momentum ini menjadi kesempatan strategis bagi pelaku usaha, termasuk perusahaan asing, untuk masuk dan berkembang di pasar Indonesia. Rajaincorp siap membantu proses legalitas, perizinan, hingga ekspansi bisnis Anda secara profesional dan sesuai regulasi. Hubungi Rajaincorp: WhatsApp: +62 857 1765 2907 Email: (Rjaoperational) Instagram:  TikTok:  Sumber: Kumparan #Rajaincorp #EkonomiIndonesia #Purbaya #UnlockIndonesia   #CapCut", "post_id": "7636720535967157511"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 391.516881959029, "y": 790.4427252526518, "size": 3.01, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.1994, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "MzQvmuFUUQ8", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Purbaya \"Acc\" Proyek Miliaran di Jabar, PLTS Saguling Siap Berjalan\n\nMenteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menggelar sidang aduan kanal Debottlenecking Satuan Tugas  Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (Satgas P3M-PPE) di Gedung Djuanda I, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2026).\n\nDalam agenda tersebut, Purbaya mendengarkan keluhan dari sejumlah pelaku usaha maupun instansi terkait perizinan, regulasi, maupun kendala teknis.\n\nSimak sidang selengkapnya dalam video berikut ini!\n\nVideo: Kementerian Keuangan RI\nStreamer: Rahmad Prasetyo\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "MzQvmuFUUQ8"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 405.95344262617704, "y": 1.2374132248232916, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "42ocjs42hqM", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Analis Kebijakan Ekonomi Bicara Potensi Lonjakan PHK & Kekhawatiran Pelaku Usaha di 2026\n\nKOMPAS.TV - Di tengah pertumbuhan ekonomi yang melesat pada kuartal pertama tahun ini sebesar 5,61 persen, ada hal kontradiktif yang harus dihadapi dunia usaha Indonesia, yakni potensi badai PHK.\n\nBahkan, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengingatkan bahwa dalam tiga bulan ke depan ada ancaman PHK terhadap lima sektor usaha, di antaranya tekstil dan produk turunannya, industri plastik, elektronik, otomotif, hingga semen.\n\nKSPI menyebut kekhawatiran ini bukan tanpa alasan, karena sejumlah pekerja di sektor-sektor tersebut sebagian sudah diajak berdiskusi oleh perusahaannya terkait pemutusan hubungan kerja.\n\nMenteri Perindustrian, Agus Gumiwang, pun buka suara soal lima sektor yang terancam mengalami PHK massal menurut KSPI. Menanggapi hal ini, Menperin percaya akan resiliensi masing-masing sektor dalam menghadapi kondisi saat ini.\n\nHal itu disampaikan Menperin usai menemui Menteri Keuangan pada Selasa pagi di Ruang Rapat Menteri Keuangan I, Lantai 3, Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta.\n\nKalau berbicara soal potensi PHK, kita lihat juga angka pemutusan hubungan kerja pada kuartal pertama tahun ini dalam data berikut.\n\nKementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 8.389 tenaga kerja terkena PHK sepanjang Januari hingga Maret 2026.\n\nBerdasarkan laman Satu Data Kemnaker, jumlah tersebut terdiri dari 4.590 orang pada Januari, 3.273 orang pada Februari, dan 526 orang pada Maret 2026.\n\nJika dirinci berdasarkan provinsi, data PHK menunjukkan tekanan ketenagakerjaan masih terjadi di sejumlah daerah.\n\nDi tengah tekanan global dan domestik, seberapa besar potensi lonjakan PHK akan terjadi pada tahun ini? Apa saja yang dikhawatirkan pelaku usaha dengan segala ketidakpastian ini? Kita tanyakan kepada Analis Kebijakan Ekonomi APINDO, Ajib Hamdani.\n\nContent Creator: Shinta Millenia\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "42ocjs42hqM"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 640.9554471843052, "y": 607.8632820129623, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.6253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "42ocjs42hqM", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Analis Kebijakan Ekonomi Bicara Potensi Lonjakan PHK & Kekhawatiran Pelaku Usaha di 2026\n\nKOMPAS.TV - Di tengah pertumbuhan ekonomi yang melesat pada kuartal pertama tahun ini sebesar 5,61 persen, ada hal kontradiktif yang harus dihadapi dunia usaha Indonesia, yakni potensi badai PHK.\n\nBahkan, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengingatkan bahwa dalam tiga bulan ke depan ada ancaman PHK terhadap lima sektor usaha, di antaranya tekstil dan produk turunannya, industri plastik, elektronik, otomotif, hingga semen.\n\nKSPI menyebut kekhawatiran ini bukan tanpa alasan, karena sejumlah pekerja di sektor-sektor tersebut sebagian sudah diajak berdiskusi oleh perusahaannya terkait pemutusan hubungan kerja.\n\nMenteri Perindustrian, Agus Gumiwang, pun buka suara soal lima sektor yang terancam mengalami PHK massal menurut KSPI. Menanggapi hal ini, Menperin percaya akan resiliensi masing-masing sektor dalam menghadapi kondisi saat ini.\n\nHal itu disampaikan Menperin usai menemui Menteri Keuangan pada Selasa pagi di Ruang Rapat Menteri Keuangan I, Lantai 3, Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta.\n\nKalau berbicara soal potensi PHK, kita lihat juga angka pemutusan hubungan kerja pada kuartal pertama tahun ini dalam data berikut.\n\nKementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 8.389 tenaga kerja terkena PHK sepanjang Januari hingga Maret 2026.\n\nBerdasarkan laman Satu Data Kemnaker, jumlah tersebut terdiri dari 4.590 orang pada Januari, 3.273 orang pada Februari, dan 526 orang pada Maret 2026.\n\nJika dirinci berdasarkan provinsi, data PHK menunjukkan tekanan ketenagakerjaan masih terjadi di sejumlah daerah.\n\nDi tengah tekanan global dan domestik, seberapa besar potensi lonjakan PHK akan terjadi pada tahun ini? Apa saja yang dikhawatirkan pelaku usaha dengan segala ketidakpastian ini? Kita tanyakan kepada Analis Kebijakan Ekonomi APINDO, Ajib Hamdani.\n\nContent Creator: Shinta Millenia\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "42ocjs42hqM"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "attributes": {"label": "@TribunMedanTV", "x": 998.7398527705436, "y": 635.1632317796222, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "OZu1NzAHkQA", "id": "@TribunMedanTV", "source": "youtube-000001", "content": "PEDE! Purbaya Soal Pertumbuhan Ekonomi Sebut 2-3 Tahun Lagi Bisa Kaya Bersama\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berbicara terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia.\n\nSaat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen.\n\nPurbaya menuturkan bahwa ke depan jika pertumbuhan ekonomi makin cepat maka 2-3 tahun lagi masyarakat Indonesia bisa kaya bersama.\n\nEditor Video : Fanry Maulana\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "OZu1NzAHkQA"}}, {"key": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "tribunmedantv", "x": 755.5935030485031, "y": 752.3099714177051, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.6253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "OZu1NzAHkQA", "id": "tribunmedantv", "source": "youtube-000001", "content": "PEDE! Purbaya Soal Pertumbuhan Ekonomi Sebut 2-3 Tahun Lagi Bisa Kaya Bersama\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berbicara terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia.\n\nSaat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen.\n\nPurbaya menuturkan bahwa ke depan jika pertumbuhan ekonomi makin cepat maka 2-3 tahun lagi masyarakat Indonesia bisa kaya bersama.\n\nEditor Video : Fanry Maulana\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "OZu1NzAHkQA"}}, {"key": "@trijayafm", "attributes": {"label": "@trijayafm", "x": 285.3569069402342, "y": 239.71013645819627, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "9mdxekC7HrY", "id": "@trijayafm", "source": "youtube-000001", "content": "Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 5,6 Persen, Pengusaha: Jangan Euphoria!\n\nMenko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, melaporkan kondisi perekonomian nasional yang menunjukkan kinerja positif pada kuartal pertama tahun 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurut Airlangga, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen, salah satu yang tertinggi di antara negara-negara G20, bahkan di atas Amerika Serikat.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#ekonomi #purbaya #prabowo #indonesia #trijayafm", "post_id": "9mdxekC7HrY"}}, {"key": "trijaya", "attributes": {"label": "trijaya", "x": 41.50065544264048, "y": 114.38282622929962, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.9697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "9mdxekC7HrY", "id": "trijaya", "source": "youtube-000001", "content": "Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 5,6 Persen, Pengusaha: Jangan Euphoria!\n\nMenko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, melaporkan kondisi perekonomian nasional yang menunjukkan kinerja positif pada kuartal pertama tahun 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurut Airlangga, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen, salah satu yang tertinggi di antara negara-negara G20, bahkan di atas Amerika Serikat.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#ekonomi #purbaya #prabowo #indonesia #trijayafm", "post_id": "9mdxekC7HrY"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 743.4228039614763, "y": 81.40063899606798, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "q1FwBtS-Da0", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "EKONOMI RI TUMBUH 5,61 PERSEN, AIRLANGGA: DI ATAS CHINA HINGGA SINGAPURA\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kinerja ekonomi Indonesia pada awal tahun 2026 telah melampaui ekspektasi, bahkan mencatatkan angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan sejumlah negara anggota G20.\n\nPertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 tercatat mencapai 5,61 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pencapaian ini diraih di tengah kondisi global yang masih terus mencari keseimbangan baru.\n\n“Ekonomi Indonesia tumbuh baik di luar ekspektasi dari berbagai lembaga, di mana di kuartal pertama pertumbuhan ekonomi kita mencapai 5,61 persen,” ujar Airlangga dalam Konferensi Pers Pertumbuhan PDB Kuartal-I 2026 di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa 5Mei 2026. \n\n#ekonomiri #pertumbuhanekonomi #airlanggahartarto #ekonomiindonesia #indonesiamaju #beritaekonomi #pemerintah #investasi\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "q1FwBtS-Da0"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 263.47669624580595, "y": 248.588268110165, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.9697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "q1FwBtS-Da0", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "EKONOMI RI TUMBUH 5,61 PERSEN, AIRLANGGA: DI ATAS CHINA HINGGA SINGAPURA\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kinerja ekonomi Indonesia pada awal tahun 2026 telah melampaui ekspektasi, bahkan mencatatkan angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan sejumlah negara anggota G20.\n\nPertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 tercatat mencapai 5,61 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pencapaian ini diraih di tengah kondisi global yang masih terus mencari keseimbangan baru.\n\n“Ekonomi Indonesia tumbuh baik di luar ekspektasi dari berbagai lembaga, di mana di kuartal pertama pertumbuhan ekonomi kita mencapai 5,61 persen,” ujar Airlangga dalam Konferensi Pers Pertumbuhan PDB Kuartal-I 2026 di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa 5Mei 2026. \n\n#ekonomiri #pertumbuhanekonomi #airlanggahartarto #ekonomiindonesia #indonesiamaju #beritaekonomi #pemerintah #investasi\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "q1FwBtS-Da0"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 613.4338852335794, "y": 823.9870569931585, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2809, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "f7gmuyXVbio", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Kabar Gembira! Pengangguran Turun ke 4,68%, Airlangga Hartarto Ungkap Jutaan Lapangan Kerja Baru!\n\nEkonomi Indonesia makin stabil! Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membawa kabar baik mengenai indikator sosial Indonesia yang terus membaik. Tingkat pengangguran terbuka kini turun menjadi 4,68% dengan penambahan penyerapan tenaga kerja mencapai 1,89 juta orang dalam satu tahun terakhir.\n\nSimak rincian data terbaru mengenai angka kemiskinan dan rasio gini yang juga menunjukkan tren positif. Apakah pertumbuhan ekonomi ini sudah kamu rasakan? Tonton penjelasan lengkapnya hanya di Garuda TV!\n\nEditor & Uploader: BS\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #LapanganKerja #UpdateEkonomi #GarudaTV #Nasional\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "f7gmuyXVbio"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 372.7660487876807, "y": 471.2312023326032, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.6253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "f7gmuyXVbio", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Kabar Gembira! Pengangguran Turun ke 4,68%, Airlangga Hartarto Ungkap Jutaan Lapangan Kerja Baru!\n\nEkonomi Indonesia makin stabil! Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membawa kabar baik mengenai indikator sosial Indonesia yang terus membaik. Tingkat pengangguran terbuka kini turun menjadi 4,68% dengan penambahan penyerapan tenaga kerja mencapai 1,89 juta orang dalam satu tahun terakhir.\n\nSimak rincian data terbaru mengenai angka kemiskinan dan rasio gini yang juga menunjukkan tren positif. Apakah pertumbuhan ekonomi ini sudah kamu rasakan? Tonton penjelasan lengkapnya hanya di Garuda TV!\n\nEditor & Uploader: BS\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #LapanganKerja #UpdateEkonomi #GarudaTV #Nasional\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "f7gmuyXVbio"}}], "edges": [{"key": "aziz1766996", "source": "aziz1766996", "target": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "aziz1766996", "source": "aziz1766996", "target": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "deddyhariadi", "source": "deddyhariadi", "target": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "deddyhariadi", "source": "deddyhariadi", "target": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bangdeal23226", "source": "bangdeal23226", "target": "kumparan", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bangdeal23226", "source": "bangdeal23226", "target": "kumparan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "IlyasaRafif", "source": "IlyasaRafif", "target": "kumparan", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "IlyasaRafif", "source": "IlyasaRafif", "target": "kumparan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Mahartomo28975", "source": "Mahartomo28975", "target": "kumparan", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Mahartomo28975", "source": "Mahartomo28975", "target": "kumparan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "golkarpedia", "source": "golkarpedia", "target": "radaraktual", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "golkarpedia", "source": "golkarpedia", "target": "radaraktual", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "EtsasBrema", "source": "EtsasBrema", "target": "unilubis", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "EtsasBrema", "source": "EtsasBrema", "target": "unilubis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembangterkini.official", "source": "palembangterkini.official", "target": "fakta.indo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rajaincorp", "source": "rajaincorp", "target": "rajaincorp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "rajaincorp", "source": "rajaincorp", "target": "rajaincorp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "source": "@TribunMedanTV", "target": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "source": "@TribunMedanTV", "target": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}