{"nodes": [{"key": "direktoridosen", "attributes": {"label": "direktoridosen", "x": 532.8277270242503, "y": 495.5435483750483, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052184788090634327", "id": "direktoridosen", "source": "tweet-000004", "content": "kaget baca pertumbuhan ekonomi  & NTB.\n\nPertumbuhan ekonomi Bali dan Nusa Tenggara mencapai 7,93% pada triwulan I 2026, tertinggi di Indonesia dibandingkan rata-rata nasional 5,61% Capaian ini hampir sepenuhnya ditopang oleh Nusa Tenggara Barat yang tumbuh hingga https://t.co/y2SliMXdtq", "post_id": "2052184788090634327"}}, {"key": "Bali_Football", "attributes": {"label": "Bali_Football", "x": 732.6102384925609, "y": 328.3430776421128, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.6933, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052184788090634327", "id": "Bali_Football", "source": "tweet-000004", "content": "kaget baca pertumbuhan ekonomi  & NTB.\n\nPertumbuhan ekonomi Bali dan Nusa Tenggara mencapai 7,93% pada triwulan I 2026, tertinggi di Indonesia dibandingkan rata-rata nasional 5,61% Capaian ini hampir sepenuhnya ditopang oleh Nusa Tenggara Barat yang tumbuh hingga https://t.co/y2SliMXdtq", "post_id": "2052184788090634327"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 530.7299823722348, "y": 591.4298045342713, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0936, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3890413627862444394_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "BPS akan merilis data pertumbuhan ekonomi Q1 2026, dengan proyeksi pemerintah dan ekonom di kisaran 5,3%–5,5% YoY. Pertumbuhan ditopang belanja negara yang naik 31,4% menjadi Rp815 triliun, serta penerimaan pajak yang tumbuh >20%. 📊\n\nDari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tetap kuat didorong momentum Ramadan dan Lebaran, serta peningkatan mobilitas masyarakat. Bank Indonesia juga menilai permintaan domestik masih solid. 💡\n\nNamun, sejumlah ekonom memperkirakan pertumbuhan bisa melambat di Q2 karena efek musiman konsumsi mulai berkurang. ⚠️\n\nSumber: katadata.co.id, 5 Mei 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). 🚀\n\n#ekonomiindonesia #PDB #BPS #investasi #makroekonomi #mancingsaham", "post_id": "3890413627862444394_52512310886"}}, {"key": "bank_indonesia_jambi", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jambi", "x": 943.8129630610237, "y": 119.16204533579733, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3891100306596111081_3192259180", "id": "bank_indonesia_jambi", "source": "instagram-000001", "content": "Halo #SobatRupiah! Saatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nBank Indonesia menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera! Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan 🌟\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 _Upload_ karyamu melalui _link_ yang tersedia, serta jangan lupa _follow & tag_  dan \n\nJangan lewatkan kesempatan ini untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan!\n\n#BankIndonesia\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026 \n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3891100306596111081_3192259180"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumsel", "x": 271.98112230740026, "y": 517.379600591706, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5611, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891100306596111081_3192259180", "id": "bank_indonesia_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "Halo #SobatRupiah! Saatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nBank Indonesia menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera! Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan 🌟\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 _Upload_ karyamu melalui _link_ yang tersedia, serta jangan lupa _follow & tag_  dan \n\nJangan lewatkan kesempatan ini untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan!\n\n#BankIndonesia\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026 \n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3891100306596111081_3192259180"}}, {"key": "isef.id", "attributes": {"label": "isef.id", "x": 162.1180510133431, "y": 828.4595366019081, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5611, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891100306596111081_3192259180", "id": "isef.id", "source": "instagram-000001", "content": "Halo #SobatRupiah! Saatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nBank Indonesia menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera! Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan 🌟\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 _Upload_ karyamu melalui _link_ yang tersedia, serta jangan lupa _follow & tag_  dan \n\nJangan lewatkan kesempatan ini untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan!\n\n#BankIndonesia\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026 \n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3891100306596111081_3192259180"}}, {"key": "swamediainc", "attributes": {"label": "swamediainc", "x": 367.63466201419516, "y": 910.5496758246603, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 96.1917, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890140359829862647_282076797", "id": "swamediainc", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 di kisaran 4,9–5,7% meski menghadapi pelemahan ekonomi global. Pada triwulan I 2026, pertumbuhan didorong oleh permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga saat Idulfitri, peningkatan belanja pemerintah, serta investasi yang tetap kuat.\n\nKe depan, BI dan Pemerintah akan memperkuat kebijakan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan, termasuk melalui stimulus domestik, penciptaan lapangan kerja, dan sinergi kebijakan moneter, fiskal, serta sistem pembayaran.\n\nUntuk berita selengkapnya dan informasi bisnis lainnya, baca https://swagroup.id/bankindonesia\n\n………………………………………………………………………………………………\n\nUntuk Berita dan informasi ekonomi bisnis terkini, silakan kunjungi www.swa.co.id\n\nJangan lupa follow, like and tag  di IG, Tiktok, Linkedin, X, dan Youtube\n\n#BankIndonesia\n#SWAMediaInc\n#SWAOnline\n#BacaSWAaja", "post_id": "3890140359829862647_282076797"}}, {"key": "fadjroelrachman", "attributes": {"label": "fadjroelrachman", "x": 841.770250214543, "y": 784.0286761415966, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3890664460650220753_2358166914", "id": "fadjroelrachman", "source": "instagram-000001", "content": "SELAMAT pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I/2026 sebesar 5,61%! PENTING DIPERHATIKAN terkait ketimpangan antar wilayah, kontribusi Pulau Jawa terhadap perekonomian MASIH TERTINGGI 52,74%, Pulau Sumatera 22,08%, kedua pulau ini menyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 74,82%! Sedangkan Pulau Kalimantan HANYA 7,99%, Pulau Sulawesi 7,12%, Pulau Bali dan Nusa Tenggara 2,80% dan Pulau Maluku dan Papua TERENDAH 2,77%. Pulau Bali dan Nusa Tenggara pertumbuhannya tertinggi 7,93% dan terendah Pulau Kalimantan 4,08%. \nPledoi saya pada pengadilan mahasiswa Indonesia di Bandung (1990) berjudul \"Menggugat Indoneaia\"  menunjukkan tantangan Republik Indonesia setidaknya ada 2 (dua) hal: 1. Transformasi Kepemimpinan Nasional; 2. Transformasi Struktural \n~ #AmbassadorFADJROEL #DiplomasiIndonesia #DubesRIKazakhstanTajikistan  #MenggugatIndonesia #BungFADJROEL", "post_id": "3890664460650220753_2358166914"}}, {"key": "kemlu_ri", "attributes": {"label": "kemlu_ri", "x": 759.3596170820592, "y": 254.02207652897758, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 32.8256, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3890664460650220753_2358166914", "id": "kemlu_ri", "source": "instagram-000001", "content": "SELAMAT pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I/2026 sebesar 5,61%! PENTING DIPERHATIKAN terkait ketimpangan antar wilayah, kontribusi Pulau Jawa terhadap perekonomian MASIH TERTINGGI 52,74%, Pulau Sumatera 22,08%, kedua pulau ini menyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 74,82%! Sedangkan Pulau Kalimantan HANYA 7,99%, Pulau Sulawesi 7,12%, Pulau Bali dan Nusa Tenggara 2,80% dan Pulau Maluku dan Papua TERENDAH 2,77%. Pulau Bali dan Nusa Tenggara pertumbuhannya tertinggi 7,93% dan terendah Pulau Kalimantan 4,08%. \nPledoi saya pada pengadilan mahasiswa Indonesia di Bandung (1990) berjudul \"Menggugat Indoneaia\"  menunjukkan tantangan Republik Indonesia setidaknya ada 2 (dua) hal: 1. Transformasi Kepemimpinan Nasional; 2. Transformasi Struktural \n~ #AmbassadorFADJROEL #DiplomasiIndonesia #DubesRIKazakhstanTajikistan  #MenggugatIndonesia #BungFADJROEL", "post_id": "3890664460650220753_2358166914"}}, {"key": "airlanggahartarto_official", "attributes": {"label": "airlanggahartarto_official", "x": 626.4983995541203, "y": 837.9486522699708, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890952178366620910_7151667394", "id": "airlanggahartarto_official", "source": "instagram-000001", "content": "Mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dipimpin langsung Bapak Presiden Prabowo Subianto  di Istana Merdeka, Jakarta (Selasa, 5/5/2026). Dalam forum tersebut, kami melaporkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal I 2026 menunjukkan hasil yang kuat dan melampaui ekspektasi.\n\nPertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,61%, salah satu yang tertinggi di antara negara G20, bahkan berada di atas sejumlah negara besar. Capaian ini didorong oleh konsumsi masyarakat dan pemerintah yang meningkat, serta kinerja ekspor-impor yang tetap positif. Berbagai sektor utama seperti industri, perdagangan, transportasi, pertanian, hingga konstruksi juga menunjukkan pertumbuhan yang solid.\n\nDari sisi stabilitas, indikator makroekonomi juga terjaga dengan baik. Inflasi berhasil ditekan menjadi 2,42%, turun dari periode sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan kredit mencapai 9,49% dan dana pihak ketiga tumbuh 13,55%, mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap sistem keuangan. Kami juga membahas dinamika global, termasuk aliran modal keluar (capital outflow), serta langkah-langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan. Penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan terus menjadi kunci dalam menjaga stabilitas, termasuk dalam pengelolaan nilai tukar rupiah.\n\nSelain itu, pemerintah telah memfinalisasi revisi kebijakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Stabilitas akan terus kita jaga sebagai fondasi utama, sekaligus memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.", "post_id": "3890952178366620910_7151667394"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 730.9933614985372, "y": 678.7762470802579, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6933, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890952178366620910_7151667394", "id": "prabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dipimpin langsung Bapak Presiden Prabowo Subianto  di Istana Merdeka, Jakarta (Selasa, 5/5/2026). Dalam forum tersebut, kami melaporkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal I 2026 menunjukkan hasil yang kuat dan melampaui ekspektasi.\n\nPertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,61%, salah satu yang tertinggi di antara negara G20, bahkan berada di atas sejumlah negara besar. Capaian ini didorong oleh konsumsi masyarakat dan pemerintah yang meningkat, serta kinerja ekspor-impor yang tetap positif. Berbagai sektor utama seperti industri, perdagangan, transportasi, pertanian, hingga konstruksi juga menunjukkan pertumbuhan yang solid.\n\nDari sisi stabilitas, indikator makroekonomi juga terjaga dengan baik. Inflasi berhasil ditekan menjadi 2,42%, turun dari periode sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan kredit mencapai 9,49% dan dana pihak ketiga tumbuh 13,55%, mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap sistem keuangan. Kami juga membahas dinamika global, termasuk aliran modal keluar (capital outflow), serta langkah-langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan. Penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan terus menjadi kunci dalam menjaga stabilitas, termasuk dalam pengelolaan nilai tukar rupiah.\n\nSelain itu, pemerintah telah memfinalisasi revisi kebijakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Stabilitas akan terus kita jaga sebagai fondasi utama, sekaligus memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.", "post_id": "3890952178366620910_7151667394"}}, {"key": "inusa.media", "attributes": {"label": "inusa.media", "x": 629.1712573768389, "y": 410.089405370641, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890750725106645459_60374608148", "id": "inusa.media", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, perbaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang sedang anjlok bukanlah hal sulit.\n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026).\n\nNamun, Purbaya mengingatkan bahwa penanganan nilai tukar rupiah adalah tugas Bank Indonesia, bukan Kementerian Keuangan.\n\n\"Tapi itu bukan kerjaan saya, kerjaan bank sentral. Nanti bank sentral akan menjelaskan bagaimana cara memperbaikinya,\" imbuh dia.\n\nSebelumnya, rupiah turun 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp 17.424 per dollar Amerika Serikat, Selasa (5/5/2026).\n\n✔Follow  untuk mendapatkan berita terkini yang disajikan singkat, jelas, dan terpercaya.", "post_id": "3890750725106645459_60374608148"}}, {"key": "inusamedia", "attributes": {"label": "inusamedia", "x": 447.6547008006552, "y": 549.7551482455585, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6933, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890750725106645459_60374608148", "id": "inusamedia", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, perbaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang sedang anjlok bukanlah hal sulit.\n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026).\n\nNamun, Purbaya mengingatkan bahwa penanganan nilai tukar rupiah adalah tugas Bank Indonesia, bukan Kementerian Keuangan.\n\n\"Tapi itu bukan kerjaan saya, kerjaan bank sentral. Nanti bank sentral akan menjelaskan bagaimana cara memperbaikinya,\" imbuh dia.\n\nSebelumnya, rupiah turun 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp 17.424 per dollar Amerika Serikat, Selasa (5/5/2026).\n\n✔Follow  untuk mendapatkan berita terkini yang disajikan singkat, jelas, dan terpercaya.", "post_id": "3890750725106645459_60374608148"}}, {"key": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "beritabalimedia", "x": 163.66821680891107, "y": 609.7959347252347, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 96.1917, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890764762905784758_3195837275", "id": "beritabalimedia", "source": "instagram-000001", "content": "AKULTURASI BUDAYA BALI TIONGHOA DAN BUGIS DI SINGAKREN FESTIVAL\n\nKecamatan Buleleng siap menggelar Singakren Festival 2026 di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng selama tiga hari mulai Jumat (8/5) dengan mengusung tema Purwaning Sastrotsawa Pragati sebagai wadah akulturasi budaya Bali, Tionghoa, hingga Bugis melalui daya tarik utama pertunjukan tari kolosal multietnis.\n\nCamat Buleleng Putu Gopi Suparnaca menjelaskan bahwa ajang yang menelan anggaran lebih dari Rp430 juta ini berfungsi sebagai ruang promosi UMKM serta sarana edukasi sosial melalui berbagai kegiatan seperti e-sports dan layanan kesehatan gratis, sehingga diharapkan mampu memperkuat ekonomi kreatif serta menjadi magnet pariwisata baru yang menonjolkan harmoni keberagaman.\n\nhttps://beritabali.com/berita/202207051417/singakren-festival-2026-angkat-budaya-multietnis-di-buleleng\n\nFollow akun kami untuk update terbaru!\n\nBerita selengkapnya klik tautan pada StoriesIG \n\n#Bali\n#BeritaBali\n#AllAboutBali\n#InfoBuleleng\n#SingakrenFestival\n#Singaraja\n#BudayaBuleleng\n#PelabuhanTuaBuleleng\n#KabarBali\n#BulelengHariIni\n#Multietnis\n#EkonomiKreatif", "post_id": "3890764762905784758_3195837275"}}, {"key": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "nuonlinenews", "x": 217.01674486995282, "y": 933.507675559803, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 96.1917, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890928907477707330_66210213616", "id": "nuonlinenews", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir dipengaruhi oleh faktor global. \n\nIa menambahkan, tekanan jangka pendek juga dipicu faktor musiman, seperti kebutuhan devisa untuk repatriasi dividen, pembayaran utang, serta kebutuhan jemaah haji yang meningkatkan permintaan dolar. \n\nHal itu disampaikan Perry saat bertemu dalam Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri lainnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (5/6/2026).\n\n“Faktor globalnya apa yang menyebabkan tekanan nilai tukar dalam jangka pendek ini? Adalah satu, harga minyak yang tinggi. Dua, suku bunga Amerika yang juga meningkat tinggi. Yield US Treasury 10 tahun sekarang adalah 4,47 persen. Demikian juga dolar yang menguat,” katanya dalam siniar Sekretariat Presiden yang dikutip NU Online, Rabu (6/5/2026). \n\nPerry mengungkapkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia dinilai kuat, ditandai dengan pertumbuhan yang mencapai 5,61 persen, inflasi yang rendah, pertumbuhan kredit yang tinggi, serta cadangan devisa yang solid. \n\n\"Nah, ini adalah fundamental yang menunjukkan mestinya rupiah itu akan stabil dan cenderung menguat,” ujarnya.\n\nSelengkapnya: https://www.nu.or.id/nasional/bi-siapkan-antisipasi-setelah-rupiah-melemah-akibat-faktor-global-dan-permintaan-dolar-jemaah-haji-epCuj\n\n——————————————————\nBaca berita lainnya di www.nu.or.id\nFollow \n\n#nuonlinenewsmei2026 #rupiah #bankindonesia #rupiahmelemah #ekonomi", "post_id": "3890928907477707330_66210213616"}}, {"key": "pancarpos", "attributes": {"label": "pancarpos", "x": 383.94767288764456, "y": 624.8668904593162, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7614666327982099732", "id": "pancarpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Denpasar, PancarPOS | Sebuah gagasan besar tengah bergerak dari akar kehidupan masyarakat Bali. Di tengah dominasi platform transportasi digital nasional dan global yang selama ini menguasai pasar di Pulau Dewata, sebuah inisiatif lokal bernama Trihita Trans mulai menancapkan langkah untuk membangun sistem transportasi berbasis teknologi yang lahir dari kekuatan masyarakat Bali sendiri. Gerakan ini tidak sekadar berbicara tentang aplikasi transportasi online. Lebih dari itu, Trihita Trans membawa sebuah visi besar, yakni mengembalikan posisi krama Bali sebagai tuan rumah dalam ekosistem ekonomi digital di tanahnya sendiri. Dengan semangat kebangkitan ekonomi lokal, Trihita Trans kini menggandeng desa adat sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem transportasi digital yang berakar pada nilai budaya Bali. Langkah ini bukan tanpa alasan. Desa adat selama ratusan tahun telah menjadi pilar sosial masyarakat Bali. Di sanalah kehidupan budaya, spiritual, dan ekonomi masyarakat berakar kuat.... baca lengkap: Bangkit dari Desa Adat, Trihita Trans Galang 29 Desa Adat Wujudkan Transportasi Milik Krama Bali  *Baca Selengkapnya Disini*  https://pancarpos.com/06/03/2026/bangkit-dari-desa-adat-trihita-trans-galang-29-desa-adat-wujudkan-transportasi-milik-krama-bali/  #trans #tri #hita #vinfast #adat", "post_id": "7614666327982099732"}}, {"key": "semua", "attributes": {"label": "semua", "x": 633.3710628330277, "y": 498.7622343423864, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6933, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614666327982099732", "id": "semua", "source": "tiktok-000001", "content": "Denpasar, PancarPOS | Sebuah gagasan besar tengah bergerak dari akar kehidupan masyarakat Bali. Di tengah dominasi platform transportasi digital nasional dan global yang selama ini menguasai pasar di Pulau Dewata, sebuah inisiatif lokal bernama Trihita Trans mulai menancapkan langkah untuk membangun sistem transportasi berbasis teknologi yang lahir dari kekuatan masyarakat Bali sendiri. Gerakan ini tidak sekadar berbicara tentang aplikasi transportasi online. Lebih dari itu, Trihita Trans membawa sebuah visi besar, yakni mengembalikan posisi krama Bali sebagai tuan rumah dalam ekosistem ekonomi digital di tanahnya sendiri. Dengan semangat kebangkitan ekonomi lokal, Trihita Trans kini menggandeng desa adat sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem transportasi digital yang berakar pada nilai budaya Bali. Langkah ini bukan tanpa alasan. Desa adat selama ratusan tahun telah menjadi pilar sosial masyarakat Bali. Di sanalah kehidupan budaya, spiritual, dan ekonomi masyarakat berakar kuat.... baca lengkap: Bangkit dari Desa Adat, Trihita Trans Galang 29 Desa Adat Wujudkan Transportasi Milik Krama Bali  *Baca Selengkapnya Disini*  https://pancarpos.com/06/03/2026/bangkit-dari-desa-adat-trihita-trans-galang-29-desa-adat-wujudkan-transportasi-milik-krama-bali/  #trans #tri #hita #vinfast #adat", "post_id": "7614666327982099732"}}, {"key": "bank_indonesia_kaltim", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kaltim", "x": 923.3458458079208, "y": 571.8832819348371, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 96.1917, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7633274150727077141", "id": "bank_indonesia_kaltim", "source": "tiktok-000001", "content": "Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2025 🌟 Halo #SobatRupiah dengan semangat mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Kalimantan Timur melalui akselerasi pengembangan Halal Value Chain (HVC), syiar ekonomi syariah, penguatan keuangan sosial syariah, dan penerapan halal lifestyle,  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Prov. Kalimantan Timur akan menyelenggarakan Kaltim Halal Festival (KalaFest) sebagai ajang ekonomi syariah terbesar di Kaltim. Kegiatan yang juga merupakan rangkaian Road to FESyar Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2026 ini mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital di Kalimantan Timur”. 🌟 KalaFest tahun 2026 akan diselenggarakan di Kota Samarinda mulai tanggal 8 s.d. 10 Mei 2026 dan akan menghadirkan produk dan program ekonomi dan keuangan syariah unggulan di Kalimantan Timur. 🕌🌙  ✨💫 Mari hadir dan saksikan seluruh rangkaian kegiatan KalaFest, dapatkan ilmu dan berkah sebanyak-banyaknya! ✨💫 Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan, stay tuned di Instagram ! 🙌", "post_id": "7633274150727077141"}}, {"key": "fadjroelrachman7", "attributes": {"label": "fadjroelrachman7", "x": 407.3454556351852, "y": 621.9896197175208, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636554202214337799", "id": "fadjroelrachman7", "source": "tiktok-000001", "content": "SELAMAT pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I/2026 sebesar 5,61%! PENTING DIPERHATIKAN terkait ketimpangan antar wilayah, kontribusi Pulau Jawa terhadap perekonomian MASIH TERTINGGI 52,74%, Pulau Sumatera 22,08%, kedua pulau ini menyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 74,82%! Sedangkan Pulau Kalimantan HANYA 7,99%, Pulau Sulawesi 7,12%, Pulau Bali dan Nusa Tenggara 2,80% dan Pulau Maluku dan Papua TERENDAH 2,77%. Pulau Bali dan Nusa Tenggara pertumbuhannya tertinggi 7,93% dan terendah Pulau Kalimantan 4,08%.  Pledoi saya pada pengadilan mahasiswa Indonesia di Bandung (1990) berjudul \"Menggugat Indoneaia\"  menunjukkan tantangan Republik Indonesia setidaknya ada 2 (dua) hal: 1. Transformasi Kepemimpinan Nasional; 2. Transformasi Struktural  ~ #AmbassadorFADJROEL #DiplomasiIndonesia #DubesRIKazakhstanTajikistan  #MenggugatIndonesia #indonesia", "post_id": "7636554202214337799"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 671.9031847208564, "y": 588.0155796547537, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2AxjBhgA7oc", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "2AxjBhgA7oc"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 207.24260931022286, "y": 489.4967566914904, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6933, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2AxjBhgA7oc", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "2AxjBhgA7oc"}}, {"key": "@KUPASTVLAMPUNG", "attributes": {"label": "@KUPASTVLAMPUNG", "x": 452.962892212223, "y": 882.4862884999428, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "VCqNPWLbHQA", "id": "@KUPASTVLAMPUNG", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur BI Ungkap 2 Penyebab Utama Rupiah Melemah Meski Ekonomi Tumbuh 5,61%\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait perkembangan Rupiah saat ini. Menurutnya, ada dua alasan yang membuat Rupiah mengalami undervalue di tengah kondisi perekonomian yang tumbuh.\n\n\"Tadi dibahas dan mendapatkan arahan mengenai nilai tukar, bahwa yang pertama nilai tukar sekarang itu undervalue. Undervalue dan ke depan kita yakini akan stabil dan menguat,\" kata Perry.\n\nPerry mengatakan pertumbuhan ekonomi 5,61% di kuartal I - 2026, inflasi dalam kondisi rendah, cadangan devisa kuat, dan kredit yang tumbuh tinggi, seharusnya menjadi dasar untuk menunjukkan Rupiah akan stabil dan menguat. Namun, diakui bahwa dalam jangka pendek ini ada tekanan terhadap nilai tukar hingga saat ini menembus ke level Rp 17.400 per US$.\n\nTerima kasih atas dukungan sosial media kupas tuntas grup, kami menghadirkan berita-berita terkini Lampung maupun berita Nasional dengan kualitas baik.\n\nJoin Grup WhatsApp :\nhttps://linkin.bio/kupas_lampung\n\nDapatkan Informasi Terbaru : \n   /   \n\nDisclaimer: \nGambar, ataupun video yang ada di channel ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di sini :\nKontak : kupastuntas7 / 081231530113\n\nCOPYRIGHT DISCLAIMER\n\"Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act? 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.\"\n\nUntuk berlangganan koran atau pemasangan iklan, bisa menghubungi:\nAdmin : 081324556017", "post_id": "VCqNPWLbHQA"}}, {"key": "kupastvlampung", "attributes": {"label": "kupastvlampung", "x": 927.6285045806897, "y": 566.9309005800482, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6933, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "VCqNPWLbHQA", "id": "kupastvlampung", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur BI Ungkap 2 Penyebab Utama Rupiah Melemah Meski Ekonomi Tumbuh 5,61%\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait perkembangan Rupiah saat ini. Menurutnya, ada dua alasan yang membuat Rupiah mengalami undervalue di tengah kondisi perekonomian yang tumbuh.\n\n\"Tadi dibahas dan mendapatkan arahan mengenai nilai tukar, bahwa yang pertama nilai tukar sekarang itu undervalue. Undervalue dan ke depan kita yakini akan stabil dan menguat,\" kata Perry.\n\nPerry mengatakan pertumbuhan ekonomi 5,61% di kuartal I - 2026, inflasi dalam kondisi rendah, cadangan devisa kuat, dan kredit yang tumbuh tinggi, seharusnya menjadi dasar untuk menunjukkan Rupiah akan stabil dan menguat. Namun, diakui bahwa dalam jangka pendek ini ada tekanan terhadap nilai tukar hingga saat ini menembus ke level Rp 17.400 per US$.\n\nTerima kasih atas dukungan sosial media kupas tuntas grup, kami menghadirkan berita-berita terkini Lampung maupun berita Nasional dengan kualitas baik.\n\nJoin Grup WhatsApp :\nhttps://linkin.bio/kupas_lampung\n\nDapatkan Informasi Terbaru : \n   /   \n\nDisclaimer: \nGambar, ataupun video yang ada di channel ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di sini :\nKontak : kupastuntas7 / 081231530113\n\nCOPYRIGHT DISCLAIMER\n\"Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act? 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.\"\n\nUntuk berlangganan koran atau pemasangan iklan, bisa menghubungi:\nAdmin : 081324556017", "post_id": "VCqNPWLbHQA"}}, {"key": "@tribuntimur", "attributes": {"label": "@tribuntimur", "x": 904.6453868314951, "y": 645.1236499736646, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1LpOHqXkWLo", "id": "@tribuntimur", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Semakin Anjlok, Purbaya: Enggak Terlalu Sulit Memperbaiki Nilai Tukar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Video ini membahas merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang mencapai angka Rp 17.424 pada Mei 2026. \n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme bahwa kondisi ini tidak sulit untuk diatasi selama fondasi ekonomi nasional tetap kokoh, meski ia menegaskan bahwa perbaikan tersebut merupakan otoritas Bank Indonesia. \n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026).(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\n\nFollow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks\nYouTube business inquiries: 081144407111\nFollow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur\nFollow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube: \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video:  Abdul Rahman\n\n#Menkeu #purbaya #Rupiah #Semakin #Anjlok #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #tribuntimur #tribunviral \n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "1LpOHqXkWLo"}}, {"key": "tribunnews", "attributes": {"label": "tribunnews", "x": 482.78017141032046, "y": 370.2632775946658, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.9579, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1LpOHqXkWLo", "id": "tribunnews", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Semakin Anjlok, Purbaya: Enggak Terlalu Sulit Memperbaiki Nilai Tukar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Video ini membahas merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang mencapai angka Rp 17.424 pada Mei 2026. \n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme bahwa kondisi ini tidak sulit untuk diatasi selama fondasi ekonomi nasional tetap kokoh, meski ia menegaskan bahwa perbaikan tersebut merupakan otoritas Bank Indonesia. \n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026).(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\n\nFollow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks\nYouTube business inquiries: 081144407111\nFollow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur\nFollow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube: \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video:  Abdul Rahman\n\n#Menkeu #purbaya #Rupiah #Semakin #Anjlok #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #tribuntimur #tribunviral \n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "1LpOHqXkWLo"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 137.23925226431078, "y": 408.81962473683353, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "dllajRhGBs8", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Gahar! Bank Indonesia Kirim Kapal Perang KRI Pulau Rimau, Pastikan Uang Layak Edar Sampai ke 3T!\n\nGarudaTV - Rupiah sampai ke ujung negeri! 🇮🇩 Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut kembali menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026. Menggunakan kapal perang KRI Pulau Rimau, tim bergerak dari Kendari menuju lima pulau di Kabupaten Wakatobi untuk memastikan ketersediaan uang layak edar di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil).\n\nBukan sekadar distribusi uang, program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga kelancaran ekonomi warga di pelosok sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Karena Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa! ⚓💰\n\nSimak momen pelepasan tim ekspedisi dari Dermaga Sultan Murhum Mako Lanal Kendari selengkapnya!\n\n#RupiahBerdaulat #BankIndonesia #TNIAL #Wakatobi #Kendari #InfoSultra #EkonomiIndonesia #KRI #Rupiah #CintaBanggaPahamRupiah #GarudaTV #BeritaTerbaru #Wilayah3T\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "dllajRhGBs8"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 577.9036648869609, "y": 638.6754015001741, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6933, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "dllajRhGBs8", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Gahar! Bank Indonesia Kirim Kapal Perang KRI Pulau Rimau, Pastikan Uang Layak Edar Sampai ke 3T!\n\nGarudaTV - Rupiah sampai ke ujung negeri! 🇮🇩 Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut kembali menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026. Menggunakan kapal perang KRI Pulau Rimau, tim bergerak dari Kendari menuju lima pulau di Kabupaten Wakatobi untuk memastikan ketersediaan uang layak edar di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil).\n\nBukan sekadar distribusi uang, program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjaga kelancaran ekonomi warga di pelosok sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Karena Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa! ⚓💰\n\nSimak momen pelepasan tim ekspedisi dari Dermaga Sultan Murhum Mako Lanal Kendari selengkapnya!\n\n#RupiahBerdaulat #BankIndonesia #TNIAL #Wakatobi #Kendari #InfoSultra #EkonomiIndonesia #KRI #Rupiah #CintaBanggaPahamRupiah #GarudaTV #BeritaTerbaru #Wilayah3T\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "dllajRhGBs8"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 360.68295371156387, "y": 737.6743617048431, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Dfdyurt5ex4", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH SEMAKIN ANJLOK, PURBAYA: ENGGAK SULIT PERBAIKINYA\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini bahwa memperbaiki nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang sedang anjlok bukanlah hal sulit, selama fondasi ekonomi di Indonesia masih dalam kondisi bagus.\n\nNamun, Purbaya mengingatkan bahwa penanganan nilai tukar rupiah merupakan ranah tugas dari Bank Indonesia (BI), bukan wewenang Kementerian Keuangan.\n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya saat memberikan keterangan di Istana, Jakarta, Selasa 5 Mei 2026. \n\n#rupiah #ekonomi #purbaya #nilaiukarrp #keuangan #beritaterbaru #ekonomiindonesia #dolar\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "Dfdyurt5ex4"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 557.4722679604369, "y": 523.7038091399361, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6933, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Dfdyurt5ex4", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH SEMAKIN ANJLOK, PURBAYA: ENGGAK SULIT PERBAIKINYA\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini bahwa memperbaiki nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang sedang anjlok bukanlah hal sulit, selama fondasi ekonomi di Indonesia masih dalam kondisi bagus.\n\nNamun, Purbaya mengingatkan bahwa penanganan nilai tukar rupiah merupakan ranah tugas dari Bank Indonesia (BI), bukan wewenang Kementerian Keuangan.\n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya saat memberikan keterangan di Istana, Jakarta, Selasa 5 Mei 2026. \n\n#rupiah #ekonomi #purbaya #nilaiukarrp #keuangan #beritaterbaru #ekonomiindonesia #dolar\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "Dfdyurt5ex4"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 622.5245590329797, "y": 931.8802236753293, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 591.7429918243464, "y": 867.5004500589307, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6933, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 56.484027559525416, "y": 242.82230440871922, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "119AJUy4Exk", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan di ST Kebayoran Lama, Pemulihan Aceh Capai 95% | Menyapa Indonesia\n\nMenyapa Indonesia Malam, 6 Mei 2026\n\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, 1 Pria Tertimbun \n2. Roboh! Rumah 2 Lantai Timpa 2 Rumah Dan Mobil \n3. Viral! Sopir Pick Up Ditikam Akibat Knalpot Bising \n4. Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Di Peron St Kebayoran Lama \n5. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba \n6. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api \n7. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng \n8. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan \n9. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk \n10. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang \n11. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah \n12. Kemenangan Demokrat Di Michigan \n13. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City \n14. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat \n15. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar \n16. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka \n17. Mobil Tabrak Kerumunan Di Jerman, 2 Orang Tewas \n18. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus \n19. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko \n20. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden \n21. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri \n22. Presiden Tidak Mengubah Metode Pengangkatan Kapolri \n23. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan \n24. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati \n25. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati \n26. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah \n27. Gubernur BI Respons Soal Nilai Tukar Rupiah \n28. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina \n29. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik \n30. Survei Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Prabowo \n31. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik \n32. Mentan Gelar Diskusi Bersama BEM Selindo Di Kediamannya \n33. Kabel Udara Semrawut Ditertibkan Pemkot Jakarta Barat \n34. Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Capai 95% \n35. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk \n36. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini \n37. Pemerintah Percepat Penanganan TBC \n38. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026 \n39. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia \n40. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia \n41. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal \n42. Arsenal Melaju Ke Final Champions League \n43. Nottingham Menang 1-3 Atas Chelsea \n44. Kalahkan Persita, Borneo Tekan Puncak Klasemen \n45. Bungkam Bali, Madura Jauhi Zona Merah \n46. Man City Perpanjang Kontrak Phil Foden Hingga 2030 \n47. Start Positif Indonesia Di Piala Asia U-17 \n48. Game 1 Semifinal Thunder Taklukkan Lakers \n49. Pistons Unggul Game 1 Semifinal Wilayah NBA \n50. 2 Pemenang Berbeda Dalam Berlin E-Prix \n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiamalam #BeritaNasional #BeritaInternasional #EkonomiIndonesia #Olahraga\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "119AJUy4Exk"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 926.9609242716898, "y": 363.8078492905734, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "119AJUy4Exk", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan di ST Kebayoran Lama, Pemulihan Aceh Capai 95% | Menyapa Indonesia\n\nMenyapa Indonesia Malam, 6 Mei 2026\n\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, 1 Pria Tertimbun \n2. Roboh! Rumah 2 Lantai Timpa 2 Rumah Dan Mobil \n3. Viral! Sopir Pick Up Ditikam Akibat Knalpot Bising \n4. Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Di Peron St Kebayoran Lama \n5. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba \n6. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api \n7. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng \n8. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan \n9. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk \n10. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang \n11. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah \n12. Kemenangan Demokrat Di Michigan \n13. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City \n14. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat \n15. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar \n16. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka \n17. Mobil Tabrak Kerumunan Di Jerman, 2 Orang Tewas \n18. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus \n19. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko \n20. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden \n21. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri \n22. Presiden Tidak Mengubah Metode Pengangkatan Kapolri \n23. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan \n24. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati \n25. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati \n26. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah \n27. Gubernur BI Respons Soal Nilai Tukar Rupiah \n28. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina \n29. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik \n30. Survei Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Prabowo \n31. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik \n32. Mentan Gelar Diskusi Bersama BEM Selindo Di Kediamannya \n33. Kabel Udara Semrawut Ditertibkan Pemkot Jakarta Barat \n34. Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Capai 95% \n35. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk \n36. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini \n37. Pemerintah Percepat Penanganan TBC \n38. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026 \n39. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia \n40. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia \n41. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal \n42. Arsenal Melaju Ke Final Champions League \n43. Nottingham Menang 1-3 Atas Chelsea \n44. Kalahkan Persita, Borneo Tekan Puncak Klasemen \n45. Bungkam Bali, Madura Jauhi Zona Merah \n46. Man City Perpanjang Kontrak Phil Foden Hingga 2030 \n47. Start Positif Indonesia Di Piala Asia U-17 \n48. Game 1 Semifinal Thunder Taklukkan Lakers \n49. Pistons Unggul Game 1 Semifinal Wilayah NBA \n50. 2 Pemenang Berbeda Dalam Berlin E-Prix \n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiamalam #BeritaNasional #BeritaInternasional #EkonomiIndonesia #Olahraga\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "119AJUy4Exk"}}, {"key": "@tribuntimurdotcom", "attributes": {"label": "@tribuntimurdotcom", "x": 902.291177850015, "y": 804.0544039075264, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4288, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2otOQnvCbro", "id": "@tribuntimurdotcom", "source": "youtube-000001", "content": "HOT NEWS; Rupiah Semakin Anjlok, Menkeu Purbaya: Enggak Terlalu Sulit Memperbaiki Nilai Tukar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Video ini membahas merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang mencapai angka Rp 17.424 pada Mei 2026. \n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme bahwa kondisi ini tidak sulit untuk diatasi selama fondasi ekonomi nasional tetap kokoh, meski ia menegaskan bahwa perbaikan tersebut merupakan otoritas Bank Indonesia. \n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026). \n\n\"Tapi itu bukan kerjaan saya, kerjaan bank sentral. Nanti bank sentral akan menjelaskan bagaimana cara memperbaikinya,\" imbuh dia.(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\nYouTube business inquiries: 081144407111\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube: \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video: Abdul Rahman\n\n\n#tribunviral #Menkeu #purbaya #Rupiah #Semakin #Anjlok #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa \n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "2otOQnvCbro"}}], "edges": [{"key": "direktoridosen", "source": "direktoridosen", "target": "Bali_Football", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jambi", "source": "bank_indonesia_jambi", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jambi", "source": "bank_indonesia_jambi", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "swamediainc", "source": "swamediainc", "target": "swamediainc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "fadjroelrachman", "source": "fadjroelrachman", "target": "kemlu_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "fadjroelrachman", "source": "fadjroelrachman", "target": "kemlu_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "airlanggahartarto_official", "source": "airlanggahartarto_official", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "inusa.media", "source": "inusa.media", "target": "inusamedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nuonlinenews", "source": "nuonlinenews", "target": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kaltim", "source": "bank_indonesia_kaltim", "target": "bank_indonesia_kaltim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fadjroelrachman7", "source": "fadjroelrachman7", "target": "kemlu_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KUPASTVLAMPUNG", "source": "@KUPASTVLAMPUNG", "target": "kupastvlampung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntimur", "source": "@tribuntimur", "target": "tribunnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntimurdotcom", "source": "@tribuntimurdotcom", "target": "tribunnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}