{"nodes": [{"key": "kanaldpr", "attributes": {"label": "kanaldpr", "x": 215.3168190931173, "y": 455.11241187237994, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 422.1622, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3891112469901302537_46775932008", "id": "kanaldpr", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen DPR RI dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja kembali ditegaskan melalui perhatian serius terhadap pengemudi ojek online. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa keterlibatan pemerintah melalui Danantara dalam kepemilikan saham aplikator menjadi langkah strategis untuk mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada para pengemudi, khususnya dalam hal pembagian pendapatan yang lebih adil dan transparan.\n\nSelain mendorong penurunan potongan biaya aplikator hingga menjadi 8 persen, DPR RI juga memastikan bahwa pembahasan terkait status dan sistem kerja pengemudi ojol dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai elemen, termasuk komunitas pengemudi. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang tidak hanya solutif, tetapi juga berkelanjutan bagi seluruh pihak.\n\nMenurut kamu, apa langkah ini bisa menjadi awal perubahan besar bagi kesejahteraan driver ojol di Indonesia?\n\nYuk ikuti terus perkembangan kebijakan lainnya di  🇮🇩\n\n#sufmidasco #dondasco #dpr #ojol #fyp", "post_id": "3891112469901302537_46775932008"}}, {"key": "61573332172051", "attributes": {"label": "61573332172051", "x": 855.9485450122135, "y": 807.1014958552663, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 63.3247, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "61573332172051_1368963235040829", "id": "61573332172051", "source": "facebook-000001", "content": "Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, angin segar bagi ekosistem transportasi online Indonesia akhirnya tiba. Melalui Perpres Nomor 27 Tahun 2026, potongan yang selama ini memberatkan para driver ojol berhasil dipangkas secara tegas menjadi maksimal hanya 8 persen. Ribuan pengemudi yang biasa berjuang di jalanan dari pagi hingga larut malam kini dapat menikmati hasil jerih payah mereka lebih besar — minimal 92% dari setiap order.\n\nLangkah visioner ini tidak hanya membawa keadilan bagi para pekerja lini depan, tetapi juga menciptakan keseimbangan baru dalam industri digital. Platform aplikator tetap memiliki ruang untuk tumbuh dan berinovasi, sementara ekosistem secara keseluruhan menjadi lebih sehat dan berkelanjutan.\n\nBagi investor cerdas, momen ini menjadi sinyal menarik. Dengan regulasi yang lebih adil dan stabil, perusahaan aplikator ojol kini berada pada posisi yang lebih kuat untuk ekspansi jangka panjang. Banyak analis melihat ini sebagai peluang emas: driver lebih sejahtera, operasional lebih sustainable, dan potensi profitabilitas perusahaan tetap terjaga.\n\nSebuah langkah kepemimpinan yang bijak, yang tidak hanya menyentuh kehidupan rakyat kecil, tetapi juga membuka peluang investasi di masa depan cerah industri teknologi Indonesia. Gimana menurut kalian? SPILL di komen!!! \n#jagaindonesia #wargajagawarga #prabowo #ojol #fypppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppp", "post_id": "61573332172051_1368963235040829"}}, {"key": "gerindra", "attributes": {"label": "gerindra", "x": 222.01316742919553, "y": 364.3939988523801, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 117.1507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "61573332172051_1368963235040829", "id": "gerindra", "source": "facebook-000001", "content": "Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, angin segar bagi ekosistem transportasi online Indonesia akhirnya tiba. Melalui Perpres Nomor 27 Tahun 2026, potongan yang selama ini memberatkan para driver ojol berhasil dipangkas secara tegas menjadi maksimal hanya 8 persen. Ribuan pengemudi yang biasa berjuang di jalanan dari pagi hingga larut malam kini dapat menikmati hasil jerih payah mereka lebih besar — minimal 92% dari setiap order.\n\nLangkah visioner ini tidak hanya membawa keadilan bagi para pekerja lini depan, tetapi juga menciptakan keseimbangan baru dalam industri digital. Platform aplikator tetap memiliki ruang untuk tumbuh dan berinovasi, sementara ekosistem secara keseluruhan menjadi lebih sehat dan berkelanjutan.\n\nBagi investor cerdas, momen ini menjadi sinyal menarik. Dengan regulasi yang lebih adil dan stabil, perusahaan aplikator ojol kini berada pada posisi yang lebih kuat untuk ekspansi jangka panjang. Banyak analis melihat ini sebagai peluang emas: driver lebih sejahtera, operasional lebih sustainable, dan potensi profitabilitas perusahaan tetap terjaga.\n\nSebuah langkah kepemimpinan yang bijak, yang tidak hanya menyentuh kehidupan rakyat kecil, tetapi juga membuka peluang investasi di masa depan cerah industri teknologi Indonesia. Gimana menurut kalian? SPILL di komen!!! \n#jagaindonesia #wargajagawarga #prabowo #ojol #fypppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppp", "post_id": "61573332172051_1368963235040829"}}, {"key": "@tribuntangerang", "attributes": {"label": "@tribuntangerang", "x": 834.1848454485267, "y": 758.3212432842269, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.3247, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Kq_Q9WNSRT8", "id": "@tribuntangerang", "source": "youtube-000001", "content": "Perintah Tegas Prabowo! Minta Potongan Tarif Ojol di Bawah 10%: Lu yang Keringet Dia Dapat Duit\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto, meminta perusahaan ojek online (Ojol) yang tidak mau mengikuti aturan pembagian hasil aplikator dan driver dari pemerintah tidak membuka bisnisnya di Indonesia. \n\nPeringatan itu Prabowo sampaikan saat mengumumkan potongan biaya aplikator terhadap tarif perjalanan Ojol dari 20 persen menjadi 8 persen. \n\nKetentuan baru tersebut Prabowo tuangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. \n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” kata Prabowo dalam Peringatan Hari Buruh Sedunia di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).\n\nPersoalan pemotongan biaya aplikator sebesar 20 persen dari total biaya yang dibayarkan penumpang sebelumnya memang banyak dikeluhkan driver ojol.\n\nMenurut Prabowo, driver ojol sudah bekerja keras dan mempertaruhkan keselamatan diri mereka setiap hari. \n\nMelihat kondisi tersebut, pemerintah akhirnya menetapkan biaya pemotongan dari aplikator harus di bawah 10 persen.\n\nKetua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, melalui Perpres Nomor 27 itu pemerintah juga memerintahkan agar para driver ojol mendapatkan jaring pengaman sosial. \n\nDi antara jaring pengaman itu antara lain asuransi kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja.\n\nSumber: https://money.kompas.com/read/2026/05....\n\nEditor Video: Fransisca Ellen\nUploader : Wening Cahya Mahardika\n\n#viral #viraldimediasosial #viralvideo #prabowo #presidenprabowo #prabowosubianto #hariburuh #ojekonline \n\nSUMBER: https://tangerang.tribunnews.com/\n\nJangan lupa follow akun sosial media TribunTangerang.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: \n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewstangerang  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZ0...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribun.tangerang", "post_id": "Kq_Q9WNSRT8"}}, {"key": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "tribuntangerang", "x": 837.0794734470325, "y": 181.55832066173926, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 90.2377, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Kq_Q9WNSRT8", "id": "tribuntangerang", "source": "youtube-000001", "content": "Perintah Tegas Prabowo! Minta Potongan Tarif Ojol di Bawah 10%: Lu yang Keringet Dia Dapat Duit\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto, meminta perusahaan ojek online (Ojol) yang tidak mau mengikuti aturan pembagian hasil aplikator dan driver dari pemerintah tidak membuka bisnisnya di Indonesia. \n\nPeringatan itu Prabowo sampaikan saat mengumumkan potongan biaya aplikator terhadap tarif perjalanan Ojol dari 20 persen menjadi 8 persen. \n\nKetentuan baru tersebut Prabowo tuangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. \n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” kata Prabowo dalam Peringatan Hari Buruh Sedunia di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).\n\nPersoalan pemotongan biaya aplikator sebesar 20 persen dari total biaya yang dibayarkan penumpang sebelumnya memang banyak dikeluhkan driver ojol.\n\nMenurut Prabowo, driver ojol sudah bekerja keras dan mempertaruhkan keselamatan diri mereka setiap hari. \n\nMelihat kondisi tersebut, pemerintah akhirnya menetapkan biaya pemotongan dari aplikator harus di bawah 10 persen.\n\nKetua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, melalui Perpres Nomor 27 itu pemerintah juga memerintahkan agar para driver ojol mendapatkan jaring pengaman sosial. \n\nDi antara jaring pengaman itu antara lain asuransi kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja.\n\nSumber: https://money.kompas.com/read/2026/05....\n\nEditor Video: Fransisca Ellen\nUploader : Wening Cahya Mahardika\n\n#viral #viraldimediasosial #viralvideo #prabowo #presidenprabowo #prabowosubianto #hariburuh #ojekonline \n\nSUMBER: https://tangerang.tribunnews.com/\n\nJangan lupa follow akun sosial media TribunTangerang.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: \n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewstangerang  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZ0...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribun.tangerang", "post_id": "Kq_Q9WNSRT8"}}, {"key": "tribuntangera...", "attributes": {"label": "tribuntangera...", "x": 920.7511503386154, "y": 602.6579695774338, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 90.2377, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Kq_Q9WNSRT8", "id": "tribuntangera...", "source": "youtube-000001", "content": "Perintah Tegas Prabowo! Minta Potongan Tarif Ojol di Bawah 10%: Lu yang Keringet Dia Dapat Duit\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto, meminta perusahaan ojek online (Ojol) yang tidak mau mengikuti aturan pembagian hasil aplikator dan driver dari pemerintah tidak membuka bisnisnya di Indonesia. \n\nPeringatan itu Prabowo sampaikan saat mengumumkan potongan biaya aplikator terhadap tarif perjalanan Ojol dari 20 persen menjadi 8 persen. \n\nKetentuan baru tersebut Prabowo tuangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. \n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” kata Prabowo dalam Peringatan Hari Buruh Sedunia di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).\n\nPersoalan pemotongan biaya aplikator sebesar 20 persen dari total biaya yang dibayarkan penumpang sebelumnya memang banyak dikeluhkan driver ojol.\n\nMenurut Prabowo, driver ojol sudah bekerja keras dan mempertaruhkan keselamatan diri mereka setiap hari. \n\nMelihat kondisi tersebut, pemerintah akhirnya menetapkan biaya pemotongan dari aplikator harus di bawah 10 persen.\n\nKetua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, melalui Perpres Nomor 27 itu pemerintah juga memerintahkan agar para driver ojol mendapatkan jaring pengaman sosial. \n\nDi antara jaring pengaman itu antara lain asuransi kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja.\n\nSumber: https://money.kompas.com/read/2026/05....\n\nEditor Video: Fransisca Ellen\nUploader : Wening Cahya Mahardika\n\n#viral #viraldimediasosial #viralvideo #prabowo #presidenprabowo #prabowosubianto #hariburuh #ojekonline \n\nSUMBER: https://tangerang.tribunnews.com/\n\nJangan lupa follow akun sosial media TribunTangerang.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: \n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewstangerang  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZ0...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\nInstagram:   / tribun.tangerang", "post_id": "Kq_Q9WNSRT8"}}, {"key": "@knkvgroup", "attributes": {"label": "@knkvgroup", "x": 118.18385012833066, "y": 193.8558374846775, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.3247, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "xsmI0fX5_HQ", "id": "@knkvgroup", "source": "youtube-000001", "content": "Rancangan 2 SiSi | Bernama | Episod 13 (Full)(2026)\n\n2 SiSi - PERSEPSI | REALITI | SOLUSI\nProgram bual bicara terbitan KNKV Group, 2 SiSi menyatukan inspirasi tokoh korporat, perdebatan intelektual, dan strategi dunia perniagaan dalam satu platform berimpak tinggi. Dengan pendekatan yang segar dan relevan, program ini dibahagikan kepada tiga segmen utama iaitu Sisi Inspirasi, Sisi Debat, dan Sisi Niaga menjadi medan wacana berprestij serta sumber rujukan buat profesional, mahasiswa, dan masyarakat umum dalam memahami realiti semasa serta solusi masa hadapan.\n\nSISI INSPIRASI\nSisi Inspirasi menampilkan perkongsian eksklusif bersama Ts. Abdullah Hashim, Ketua Pegawai Eksekutif Medivest Sdn. Bhd., yang berkongsi perjalanan kepimpinan beliau dalam mengemudi organisasi penyedia perkhidmatan sokongan kesihatan yang kritikal di Malaysia. Dengan pengalaman luas dalam pengurusan fasiliti dan perkhidmatan hospital, beliau memainkan peranan penting dalam memastikan operasi kesihatan berjalan lancar, efisien, dan selamat untuk kesejahteraan masyarakat.Perjalanan beliau mencerminkan nilai kepimpinan berintegriti, ketahanan dalam menghadapi cabaran industri, serta keupayaan menyesuaikan diri dengan keperluan sistem kesihatan yang sentiasa berkembang. Dari penglibatan di peringkat operasi hingga ke tampuk kepimpinan tertinggi, kisah beliau menjadi inspirasi bahawa kejayaan bukan sekadar pada kedudukan, tetapi pada impak yang dibawa kepada sistem dan komuniti secara menyeluruh.\n\nSISI DEBAT\nSisi Debat membawakan perbahasan bertajuk “Ekonomi Gig Adalah Masa Depan Dunia Pekerjaan”, dengan usul bahawa ekonomi gig menawarkan lebih banyak peluang dan kebebasan kepada pekerja berbanding pekerjaan tradisional.Perdebatan ini menampilkan Muhamad Hamizi Bin Shaharudin selaku pencadang yang menyokong usul, manakala Osman Bin Safee sebagai pembangkang yang mencabar idea tersebut dengan perspektif berbeza.Di satu pihak, ekonomi gig dilihat membuka ruang fleksibiliti, kebebasan masa, dan peluang pendapatan tanpa had, selari dengan perubahan gaya hidup serta perkembangan teknologi digital. Namun di pihak lain, isu kestabilan pendapatan, perlindungan sosial, dan keselamatan kerjaya menjadi persoalan utama yang tidak boleh diketepikan.Perbahasan ini mengangkat persoalan kritikal: adakah kebebasan lebih bernilai daripada kestabilan, atau sebaliknya menjadikan topik ini sangat relevan dalam landskap pekerjaan masa kini.\n\nSISI NIAGA\nSisi Niaga yang dikendalikan oleh Irma Hasmie di BERNAMA TV menampilkan perkongsian bersama Encik Fariz Maswan, Chief Sales Officer Ninja Van syarikat logistik berasaskan teknologi yang ditubuhkan di Singapura pada 2014, memacu last-mile delivery dan penyelesaian logistik e-dagang yang pantas, boleh dipercayai dan berskala besar di Asia Tenggara. Dengan operasi merentas Malaysia, Singapura, Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam dan Myanmar, Ninja Van menjadikan teknologi sebagai teras daripada real-time tracking, sistem pengurusan data hingga pengoptimuman laluan bagi memastikan proses penghantaran lebih cekap dan telus, merangkumi rantaian logistik menyeluruh daripada parcel pick-up, sortir, penyimpanan hingga penghantaran ke penerima akhir. Malah, Ninja Van turut memperkenalkan Ninja Cold, iaitu perkhidmatan rantaian sejuk (cold chain) untuk barangan yang memerlukan kawalan suhu, sekali gus memperkukuh keupayaan logistik bersepadu untuk pelbagai jenis perniagaan.\n\nSegmen seterusnya menampilkan perkongsian bersama Encik Sir Abdun Noor, Ketua Pegawai Eksekutif Mindskills International , dengan fokus bagaimana latihan AI dan digital marketing membantu syarikat meningkatkan kemahiran pasukan, memperkukuh strategi pemasaran dan kekal kompetitif dalam landskap bisnes hari ini. Mindskills membawakan perbincangan yang menyentuh secara jelas apa itu AI training yang mereka tawarkan, mengapa bisnes perlu belajar AI sekarang, serta nilai latihan berstruktur berbanding belajar sendiri secara online termasuk kenapa sekarang masa terbaik untuk organisasi menghantar pasukan ke program latihan agar lebih bersedia menghadapi perubahan pantas era digital.\n\n🎥 2 SiSi | Episod 13\n📅 Sabtu, 02 Mei 2026\n🕘 9:00 Malam\n📺 Bernama TV | YouTube KNKV GROUP | Facebook Live Bernama TV & KNKV GROUP\n\nIkuti media sosial KNKV GROUP untuk update & content terkini:\nTikTok: \nInstagram: \nFacebook: KNKVGROUP\nYouTube: KNKV GROUP", "post_id": "xsmI0fX5_HQ"}}, {"key": "knkvgroup", "attributes": {"label": "knkvgroup", "x": 674.4968102576084, "y": 178.58788368900647, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 90.2377, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "xsmI0fX5_HQ", "id": "knkvgroup", "source": "youtube-000001", "content": "Rancangan 2 SiSi | Bernama | Episod 13 (Full)(2026)\n\n2 SiSi - PERSEPSI | REALITI | SOLUSI\nProgram bual bicara terbitan KNKV Group, 2 SiSi menyatukan inspirasi tokoh korporat, perdebatan intelektual, dan strategi dunia perniagaan dalam satu platform berimpak tinggi. Dengan pendekatan yang segar dan relevan, program ini dibahagikan kepada tiga segmen utama iaitu Sisi Inspirasi, Sisi Debat, dan Sisi Niaga menjadi medan wacana berprestij serta sumber rujukan buat profesional, mahasiswa, dan masyarakat umum dalam memahami realiti semasa serta solusi masa hadapan.\n\nSISI INSPIRASI\nSisi Inspirasi menampilkan perkongsian eksklusif bersama Ts. Abdullah Hashim, Ketua Pegawai Eksekutif Medivest Sdn. Bhd., yang berkongsi perjalanan kepimpinan beliau dalam mengemudi organisasi penyedia perkhidmatan sokongan kesihatan yang kritikal di Malaysia. Dengan pengalaman luas dalam pengurusan fasiliti dan perkhidmatan hospital, beliau memainkan peranan penting dalam memastikan operasi kesihatan berjalan lancar, efisien, dan selamat untuk kesejahteraan masyarakat.Perjalanan beliau mencerminkan nilai kepimpinan berintegriti, ketahanan dalam menghadapi cabaran industri, serta keupayaan menyesuaikan diri dengan keperluan sistem kesihatan yang sentiasa berkembang. Dari penglibatan di peringkat operasi hingga ke tampuk kepimpinan tertinggi, kisah beliau menjadi inspirasi bahawa kejayaan bukan sekadar pada kedudukan, tetapi pada impak yang dibawa kepada sistem dan komuniti secara menyeluruh.\n\nSISI DEBAT\nSisi Debat membawakan perbahasan bertajuk “Ekonomi Gig Adalah Masa Depan Dunia Pekerjaan”, dengan usul bahawa ekonomi gig menawarkan lebih banyak peluang dan kebebasan kepada pekerja berbanding pekerjaan tradisional.Perdebatan ini menampilkan Muhamad Hamizi Bin Shaharudin selaku pencadang yang menyokong usul, manakala Osman Bin Safee sebagai pembangkang yang mencabar idea tersebut dengan perspektif berbeza.Di satu pihak, ekonomi gig dilihat membuka ruang fleksibiliti, kebebasan masa, dan peluang pendapatan tanpa had, selari dengan perubahan gaya hidup serta perkembangan teknologi digital. Namun di pihak lain, isu kestabilan pendapatan, perlindungan sosial, dan keselamatan kerjaya menjadi persoalan utama yang tidak boleh diketepikan.Perbahasan ini mengangkat persoalan kritikal: adakah kebebasan lebih bernilai daripada kestabilan, atau sebaliknya menjadikan topik ini sangat relevan dalam landskap pekerjaan masa kini.\n\nSISI NIAGA\nSisi Niaga yang dikendalikan oleh Irma Hasmie di BERNAMA TV menampilkan perkongsian bersama Encik Fariz Maswan, Chief Sales Officer Ninja Van syarikat logistik berasaskan teknologi yang ditubuhkan di Singapura pada 2014, memacu last-mile delivery dan penyelesaian logistik e-dagang yang pantas, boleh dipercayai dan berskala besar di Asia Tenggara. Dengan operasi merentas Malaysia, Singapura, Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam dan Myanmar, Ninja Van menjadikan teknologi sebagai teras daripada real-time tracking, sistem pengurusan data hingga pengoptimuman laluan bagi memastikan proses penghantaran lebih cekap dan telus, merangkumi rantaian logistik menyeluruh daripada parcel pick-up, sortir, penyimpanan hingga penghantaran ke penerima akhir. Malah, Ninja Van turut memperkenalkan Ninja Cold, iaitu perkhidmatan rantaian sejuk (cold chain) untuk barangan yang memerlukan kawalan suhu, sekali gus memperkukuh keupayaan logistik bersepadu untuk pelbagai jenis perniagaan.\n\nSegmen seterusnya menampilkan perkongsian bersama Encik Sir Abdun Noor, Ketua Pegawai Eksekutif Mindskills International , dengan fokus bagaimana latihan AI dan digital marketing membantu syarikat meningkatkan kemahiran pasukan, memperkukuh strategi pemasaran dan kekal kompetitif dalam landskap bisnes hari ini. Mindskills membawakan perbincangan yang menyentuh secara jelas apa itu AI training yang mereka tawarkan, mengapa bisnes perlu belajar AI sekarang, serta nilai latihan berstruktur berbanding belajar sendiri secara online termasuk kenapa sekarang masa terbaik untuk organisasi menghantar pasukan ke program latihan agar lebih bersedia menghadapi perubahan pantas era digital.\n\n🎥 2 SiSi | Episod 13\n📅 Sabtu, 02 Mei 2026\n🕘 9:00 Malam\n📺 Bernama TV | YouTube KNKV GROUP | Facebook Live Bernama TV & KNKV GROUP\n\nIkuti media sosial KNKV GROUP untuk update & content terkini:\nTikTok: \nInstagram: \nFacebook: KNKVGROUP\nYouTube: KNKV GROUP", "post_id": "xsmI0fX5_HQ"}}], "edges": [{"key": "kanaldpr", "source": "kanaldpr", "target": "kanaldpr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "61573332172051", "source": "61573332172051", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@tribuntangerang", "source": "@tribuntangerang", "target": "tribuntangerang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntangerang", "source": "@tribuntangerang", "target": "tribuntangera...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@knkvgroup", "source": "@knkvgroup", "target": "knkvgroup", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@knkvgroup", "source": "@knkvgroup", "target": "knkvgroup", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}