{"nodes": [{"key": "SManajemen29565", "attributes": {"label": "SManajemen29565", "x": 403.5951180993529, "y": 741.5831570944035, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.4608, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051860959778705666", "id": "SManajemen29565", "source": "tweet-000004", "content": "Menurut sy nih ya. Pemerintah maunya goto grab merger. GRAB gk mau merger sama GOTO maunya akuisisi aja di harga rendah. Nah makanya kebijakan ojol ini keluar", "post_id": "2051860959778705666"}}, {"key": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "TradingDiary2", "x": 205.6343322069173, "y": 214.14515886475948, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 73.0025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051860959778705666", "id": "TradingDiary2", "source": "tweet-000004", "content": "Menurut sy nih ya. Pemerintah maunya goto grab merger. GRAB gk mau merger sama GOTO maunya akuisisi aja di harga rendah. Nah makanya kebijakan ojol ini keluar", "post_id": "2051860959778705666"}}, {"key": "santrihengky", "attributes": {"label": "santrihengky", "x": 296.2997009438604, "y": 454.1431719302944, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.4608, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051963639993954791", "id": "santrihengky", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana bisa bilang itu kebijakan masing2 sedangkan prakteknya system nya menempatkan ojol sebagai pekerjaan utama? \nJngn bilang itu kebijakan yg biasa saja itu sudah tdk saling menguntungkan dan tdk menutup mata juga bahwa pemerintah jg tdk menyediakan lapangan kerja yg layak🙏", "post_id": "2051963639993954791"}}, {"key": "creeping5ilence", "attributes": {"label": "creeping5ilence", "x": 85.19979420588774, "y": 579.4605143033613, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 73.0025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051963639993954791", "id": "creeping5ilence", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana bisa bilang itu kebijakan masing2 sedangkan prakteknya system nya menempatkan ojol sebagai pekerjaan utama? \nJngn bilang itu kebijakan yg biasa saja itu sudah tdk saling menguntungkan dan tdk menutup mata juga bahwa pemerintah jg tdk menyediakan lapangan kerja yg layak🙏", "post_id": "2051963639993954791"}}, {"key": "kanaldpr", "attributes": {"label": "kanaldpr", "x": 47.26231687126281, "y": 16.71274673519285, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 263.0698, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3891112469901302537_46775932008", "id": "kanaldpr", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen DPR RI dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja kembali ditegaskan melalui perhatian serius terhadap pengemudi ojek online. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa keterlibatan pemerintah melalui Danantara dalam kepemilikan saham aplikator menjadi langkah strategis untuk mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada para pengemudi, khususnya dalam hal pembagian pendapatan yang lebih adil dan transparan.\n\nSelain mendorong penurunan potongan biaya aplikator hingga menjadi 8 persen, DPR RI juga memastikan bahwa pembahasan terkait status dan sistem kerja pengemudi ojol dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai elemen, termasuk komunitas pengemudi. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang tidak hanya solutif, tetapi juga berkelanjutan bagi seluruh pihak.\n\nMenurut kamu, apa langkah ini bisa menjadi awal perubahan besar bagi kesejahteraan driver ojol di Indonesia?\n\nYuk ikuti terus perkembangan kebijakan lainnya di  🇮🇩\n\n#sufmidasco #dondasco #dpr #ojol #fyp", "post_id": "3891112469901302537_46775932008"}}, {"key": "nurwayahdki3", "attributes": {"label": "nurwayahdki3", "x": 900.4368192635905, "y": 396.029785760368, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 39.4608, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7445629750153940232", "id": "nurwayahdki3", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "withregram", "attributes": {"label": "withregram", "x": 644.8276419924205, "y": 128.29509504919045, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 56.2316, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7445629750153940232", "id": "withregram", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "tvr.parlemen", "attributes": {"label": "tvr.parlemen", "x": 416.0310164873636, "y": 684.68298064731, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 56.2316, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7445629750153940232", "id": "tvr.parlemen", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "muhammad.yunus.81957", "attributes": {"label": "muhammad.yunus.81957", "x": 354.4551323364725, "y": 61.94430407171947, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 39.4608, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1374139291426434", "id": "muhammad.yunus.81957", "source": "facebook-000001", "content": "Permintaan Ojol Ke Presiden Prabowo Di Kabulkan Bahkan Dibawah 10%\nPeringatan Hari Buruh Internasional 2026 terasa istimewa dengan kehadiran langsung Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto  .Kehadiran beliau di tengah para buruh menjadi simbol nyata perhatian dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat & buruh di seluruh Indonesia.\nIni bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk komitmen bahwa negara hadir untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan buruh. Semoga langkah ini terus berlanjut, membawa kebijakan yang semakin berpihak dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan para pekerja dan masyarakat Indonesia.\nsemua orang\n#prabowo#ojol#ojekonline#driverojol#driver#koruptor#korupsi#mafia#manipulator#maling#buruh#mayday#mayday2026#monas#jakarta#viral#hariburuh#rakyatindonesia#indonesia#beritaterkini#berita#beritaviral#rakyat#masyarakat#warga#anak#anakanak#pemimpinbijak#beritaterkini#pemerintah", "post_id": "1374139291426434"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 461.66588954253575, "y": 507.4325076038417, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 73.0025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1374139291426434", "id": "prabowo", "source": "facebook-000001", "content": "Permintaan Ojol Ke Presiden Prabowo Di Kabulkan Bahkan Dibawah 10%\nPeringatan Hari Buruh Internasional 2026 terasa istimewa dengan kehadiran langsung Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto  .Kehadiran beliau di tengah para buruh menjadi simbol nyata perhatian dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat & buruh di seluruh Indonesia.\nIni bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk komitmen bahwa negara hadir untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan buruh. Semoga langkah ini terus berlanjut, membawa kebijakan yang semakin berpihak dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan para pekerja dan masyarakat Indonesia.\nsemua orang\n#prabowo#ojol#ojekonline#driverojol#driver#koruptor#korupsi#mafia#manipulator#maling#buruh#mayday#mayday2026#monas#jakarta#viral#hariburuh#rakyatindonesia#indonesia#beritaterkini#berita#beritaviral#rakyat#masyarakat#warga#anak#anakanak#pemimpinbijak#beritaterkini#pemerintah", "post_id": "1374139291426434"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "@tribunpekanbaruofficial", "x": 518.5849663385336, "y": 575.4791305021516, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.4608, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "tribunpekanbaruofficial", "x": 308.5110043356453, "y": 560.101594239705, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.2316, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "tribunpekanbaru", "x": 491.1781897661281, "y": 66.82822251103792, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.2316, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaru", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 606.0577374100075, "y": 999.3620528124521, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.4608, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "KbPdFUwLle0", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Borong Saham GoTo, Rosan Roeslani: Potongan Maksimal Cuma 8%!\n\nKejutan besar bagi jutaan driver ojek online di Indonesia! CEO Danantara, Rosan Roeslani, resmi mengonfirmasi bahwa pemerintah telah membeli sejumlah saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara untuk menjamin kesejahteraan para driver.\n\nGak main-main, pemerintah kini punya andil besar dalam menentukan kebijakan mulai dari potongan tarif yang ditekan hingga maksimal 8%, jaminan kesehatan BPJS, hingga THR bagi pengemudi ojol. Simak detail lengkap pengumuman besar ini langsung dari Istana Negara!\n\n#Danantara #OjolMilikNegara #GojekTokopedia #PrabowoSubianto #KesejahteraanDriver #GarudaTV\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "KbPdFUwLle0"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 928.5936698909296, "y": 959.8730184505986, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.2316, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "KbPdFUwLle0", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Borong Saham GoTo, Rosan Roeslani: Potongan Maksimal Cuma 8%!\n\nKejutan besar bagi jutaan driver ojek online di Indonesia! CEO Danantara, Rosan Roeslani, resmi mengonfirmasi bahwa pemerintah telah membeli sejumlah saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara untuk menjamin kesejahteraan para driver.\n\nGak main-main, pemerintah kini punya andil besar dalam menentukan kebijakan mulai dari potongan tarif yang ditekan hingga maksimal 8%, jaminan kesehatan BPJS, hingga THR bagi pengemudi ojol. Simak detail lengkap pengumuman besar ini langsung dari Istana Negara!\n\n#Danantara #OjolMilikNegara #GojekTokopedia #PrabowoSubianto #KesejahteraanDriver #GarudaTV\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "KbPdFUwLle0"}}], "edges": [{"key": "SManajemen29565", "source": "SManajemen29565", "target": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "santrihengky", "source": "santrihengky", "target": "creeping5ilence", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kanaldpr", "source": "kanaldpr", "target": "kanaldpr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nurwayahdki3", "source": "nurwayahdki3", "target": "withregram", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nurwayahdki3", "source": "nurwayahdki3", "target": "tvr.parlemen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "muhammad.yunus.81957", "source": "muhammad.yunus.81957", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}