{"nodes": [{"key": "Lian1961To", "attributes": {"label": "Lian1961To", "x": 447.89720049801207, "y": 656.5874140564011, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052054699797631308", "id": "Lian1961To", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau bisa ojol baiknya pakai motor listrik", "post_id": "2052054699797631308"}}, {"key": "Iam_NoNameX", "attributes": {"label": "Iam_NoNameX", "x": 270.9388021506235, "y": 235.96827014963029, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052054699797631308", "id": "Iam_NoNameX", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau bisa ojol baiknya pakai motor listrik", "post_id": "2052054699797631308"}}, {"key": "creeping5ilence", "attributes": {"label": "creeping5ilence", "x": 414.1046090643163, "y": 712.5485156113343, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052054699797631308", "id": "creeping5ilence", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau bisa ojol baiknya pakai motor listrik", "post_id": "2052054699797631308"}}, {"key": "rrizalefendi", "attributes": {"label": "rrizalefendi", "x": 814.4218194222256, "y": 644.2614554340447, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042067803084333095", "id": "rrizalefendi", "source": "tweet-000004", "content": "Penggunaan kendaraan listrik dan penguatan DTSEN menunjukkan komitmen Kementerian Sosial Republik Indonesia menuju kebijakan yang modern dan tepat sasaran.", "post_id": "2042067803084333095"}}, {"key": "KemensosRI", "attributes": {"label": "KemensosRI", "x": 73.6087967774195, "y": 591.245591949042, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042067803084333095", "id": "KemensosRI", "source": "tweet-000004", "content": "Penggunaan kendaraan listrik dan penguatan DTSEN menunjukkan komitmen Kementerian Sosial Republik Indonesia menuju kebijakan yang modern dan tepat sasaran.", "post_id": "2042067803084333095"}}, {"key": "tariqbudimani", "attributes": {"label": "tariqbudimani", "x": 449.3649133039922, "y": 532.8465578743213, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051864501365215494", "id": "tariqbudimani", "source": "tweet-000004", "content": "logis banget ini guys kendaraan listrik lebih murah ramah lingkungan dan ga bikin kita tambah impor minyak jadi wajar kalau pajaknya dibedain biar makin banyak yang mau beralih 💪", "post_id": "2051864501365215494"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 51.55603343577641, "y": 493.8666271644958, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.481, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051864501365215494", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "logis banget ini guys kendaraan listrik lebih murah ramah lingkungan dan ga bikin kita tambah impor minyak jadi wajar kalau pajaknya dibedain biar makin banyak yang mau beralih 💪", "post_id": "2051864501365215494"}}, {"key": "siennasin124726", "attributes": {"label": "siennasin124726", "x": 726.3164077016588, "y": 844.4022381485047, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052419765743038912", "id": "siennasin124726", "source": "tweet-000004", "content": "jujur inimah buat mobilisasi karena boros juga kalo harus pake ojol or angkot pulang pergi DAN prefer motor listrik \n\nhttps://t.co/jiX16NAuJt", "post_id": "2052419765743038912"}}, {"key": "empty__core", "attributes": {"label": "empty__core", "x": 548.484968272287, "y": 353.62619328820546, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052419765743038912", "id": "empty__core", "source": "tweet-000004", "content": "jujur inimah buat mobilisasi karena boros juga kalo harus pake ojol or angkot pulang pergi DAN prefer motor listrik \n\nhttps://t.co/jiX16NAuJt", "post_id": "2052419765743038912"}}, {"key": "woilo_official", "attributes": {"label": "woilo_official", "x": 19.14589968972813, "y": 580.5871382829762, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052295773958836359", "id": "woilo_official", "source": "tweet-000004", "content": "Mantap banget! PKB motor listrik cuma Rp35rb di Jakarta 2026, hemat banget & ramah lingkungan. Ayo switch ke EV sekarang! ⚡🏍️", "post_id": "2052295773958836359"}}, {"key": "manusiayangbeg", "attributes": {"label": "manusiayangbeg", "x": 39.123745175243194, "y": 562.6375275952671, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052359584548077683", "id": "manusiayangbeg", "source": "tweet-000004", "content": "Karena grab/gojek pakai pribadi sudah full untuk wilayah jakarta,kalo mau sewa motor listrik nah itu lebih gak rekomen karna target. Shopee pakai pribadi lebih enak karna di wilayah jakarta banyakan anter barang itu butuh data asli sesuai aplikasi😉", "post_id": "2052359584548077683"}}, {"key": "matthew545_", "attributes": {"label": "matthew545_", "x": 981.2406312949839, "y": 860.6629150081963, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052359584548077683", "id": "matthew545_", "source": "tweet-000004", "content": "Karena grab/gojek pakai pribadi sudah full untuk wilayah jakarta,kalo mau sewa motor listrik nah itu lebih gak rekomen karna target. Shopee pakai pribadi lebih enak karna di wilayah jakarta banyakan anter barang itu butuh data asli sesuai aplikasi😉", "post_id": "2052359584548077683"}}, {"key": "lovemyselfXXVII", "attributes": {"label": "lovemyselfXXVII", "x": 782.8273920332805, "y": 861.1067069260006, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052359584548077683", "id": "lovemyselfXXVII", "source": "tweet-000004", "content": "Karena grab/gojek pakai pribadi sudah full untuk wilayah jakarta,kalo mau sewa motor listrik nah itu lebih gak rekomen karna target. Shopee pakai pribadi lebih enak karna di wilayah jakarta banyakan anter barang itu butuh data asli sesuai aplikasi😉", "post_id": "2052359584548077683"}}, {"key": "prokompimkotasalatiga", "attributes": {"label": "prokompimkotasalatiga", "x": 888.4958547944047, "y": 664.2840003565813, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "3891035334455865470_44999806878", "id": "prokompimkotasalatiga", "source": "instagram-000001", "content": "Sebagai bagian dari komitmen kita bersama menuju Indonesia Net Zero Emission 2060, saya mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan kendaraan listrik, yang juga saya gunakan sebagai kendaraan dinas saat ini.\n\nLangkah kecil ini adalah bagian dari upaya besar kita menjaga lingkungan, mengurangi emisi, dan mewariskan kota yang lebih sehat bagi generasi mendatang.\n\nDi sisi lain, saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah, salah satunya melalui kepatuhan dalam pembayaran listrik. Pastikan pembayaran listrik dilakukan tepat waktu, sebelum tanggal 20 setiap bulannya.\n\nDengan membayar listrik tepat waktu, kita ikut menjaga stabilitas layanan, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Salatiga yang kita cintai.\n\nMari bersama-sama bergerak menuju Salatiga yang lebih hijau, lebih maju, dan lebih berkelanjutan.\n\ncc:\n \n \n\n \n\n\n\n#prokompimsalatiga #salatigabeda #SetahunBerdampak", "post_id": "3891035334455865470_44999806878"}}, {"key": "presidenrepublikindonesia", "attributes": {"label": "presidenrepublikindonesia", "x": 86.93292123687424, "y": 650.0366949154111, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891035334455865470_44999806878", "id": "presidenrepublikindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Sebagai bagian dari komitmen kita bersama menuju Indonesia Net Zero Emission 2060, saya mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan kendaraan listrik, yang juga saya gunakan sebagai kendaraan dinas saat ini.\n\nLangkah kecil ini adalah bagian dari upaya besar kita menjaga lingkungan, mengurangi emisi, dan mewariskan kota yang lebih sehat bagi generasi mendatang.\n\nDi sisi lain, saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah, salah satunya melalui kepatuhan dalam pembayaran listrik. Pastikan pembayaran listrik dilakukan tepat waktu, sebelum tanggal 20 setiap bulannya.\n\nDengan membayar listrik tepat waktu, kita ikut menjaga stabilitas layanan, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Salatiga yang kita cintai.\n\nMari bersama-sama bergerak menuju Salatiga yang lebih hijau, lebih maju, dan lebih berkelanjutan.\n\ncc:\n \n \n\n \n\n\n\n#prokompimsalatiga #salatigabeda #SetahunBerdampak", "post_id": "3891035334455865470_44999806878"}}, {"key": "kemendagri", "attributes": {"label": "kemendagri", "x": 691.2191732232602, "y": 633.308033715052, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891035334455865470_44999806878", "id": "kemendagri", "source": "instagram-000001", "content": "Sebagai bagian dari komitmen kita bersama menuju Indonesia Net Zero Emission 2060, saya mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan kendaraan listrik, yang juga saya gunakan sebagai kendaraan dinas saat ini.\n\nLangkah kecil ini adalah bagian dari upaya besar kita menjaga lingkungan, mengurangi emisi, dan mewariskan kota yang lebih sehat bagi generasi mendatang.\n\nDi sisi lain, saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah, salah satunya melalui kepatuhan dalam pembayaran listrik. Pastikan pembayaran listrik dilakukan tepat waktu, sebelum tanggal 20 setiap bulannya.\n\nDengan membayar listrik tepat waktu, kita ikut menjaga stabilitas layanan, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Salatiga yang kita cintai.\n\nMari bersama-sama bergerak menuju Salatiga yang lebih hijau, lebih maju, dan lebih berkelanjutan.\n\ncc:\n \n \n\n \n\n\n\n#prokompimsalatiga #salatigabeda #SetahunBerdampak", "post_id": "3891035334455865470_44999806878"}}, {"key": "luthfiyasinofficial", "attributes": {"label": "luthfiyasinofficial", "x": 910.4274873938299, "y": 15.470054255936617, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891035334455865470_44999806878", "id": "luthfiyasinofficial", "source": "instagram-000001", "content": "Sebagai bagian dari komitmen kita bersama menuju Indonesia Net Zero Emission 2060, saya mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan kendaraan listrik, yang juga saya gunakan sebagai kendaraan dinas saat ini.\n\nLangkah kecil ini adalah bagian dari upaya besar kita menjaga lingkungan, mengurangi emisi, dan mewariskan kota yang lebih sehat bagi generasi mendatang.\n\nDi sisi lain, saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah, salah satunya melalui kepatuhan dalam pembayaran listrik. Pastikan pembayaran listrik dilakukan tepat waktu, sebelum tanggal 20 setiap bulannya.\n\nDengan membayar listrik tepat waktu, kita ikut menjaga stabilitas layanan, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Salatiga yang kita cintai.\n\nMari bersama-sama bergerak menuju Salatiga yang lebih hijau, lebih maju, dan lebih berkelanjutan.\n\ncc:\n \n \n\n \n\n\n\n#prokompimsalatiga #salatigabeda #SetahunBerdampak", "post_id": "3891035334455865470_44999806878"}}, {"key": "humas.jateng", "attributes": {"label": "humas.jateng", "x": 42.7820646196827, "y": 937.6396724103297, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891035334455865470_44999806878", "id": "humas.jateng", "source": "instagram-000001", "content": "Sebagai bagian dari komitmen kita bersama menuju Indonesia Net Zero Emission 2060, saya mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan kendaraan listrik, yang juga saya gunakan sebagai kendaraan dinas saat ini.\n\nLangkah kecil ini adalah bagian dari upaya besar kita menjaga lingkungan, mengurangi emisi, dan mewariskan kota yang lebih sehat bagi generasi mendatang.\n\nDi sisi lain, saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah, salah satunya melalui kepatuhan dalam pembayaran listrik. Pastikan pembayaran listrik dilakukan tepat waktu, sebelum tanggal 20 setiap bulannya.\n\nDengan membayar listrik tepat waktu, kita ikut menjaga stabilitas layanan, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Salatiga yang kita cintai.\n\nMari bersama-sama bergerak menuju Salatiga yang lebih hijau, lebih maju, dan lebih berkelanjutan.\n\ncc:\n \n \n\n \n\n\n\n#prokompimsalatiga #salatigabeda #SetahunBerdampak", "post_id": "3891035334455865470_44999806878"}}, {"key": "dr.robbyhernawan", "attributes": {"label": "dr.robbyhernawan", "x": 362.0839823247859, "y": 356.0208460969283, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891035334455865470_44999806878", "id": "dr.robbyhernawan", "source": "instagram-000001", "content": "Sebagai bagian dari komitmen kita bersama menuju Indonesia Net Zero Emission 2060, saya mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan kendaraan listrik, yang juga saya gunakan sebagai kendaraan dinas saat ini.\n\nLangkah kecil ini adalah bagian dari upaya besar kita menjaga lingkungan, mengurangi emisi, dan mewariskan kota yang lebih sehat bagi generasi mendatang.\n\nDi sisi lain, saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah, salah satunya melalui kepatuhan dalam pembayaran listrik. Pastikan pembayaran listrik dilakukan tepat waktu, sebelum tanggal 20 setiap bulannya.\n\nDengan membayar listrik tepat waktu, kita ikut menjaga stabilitas layanan, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Salatiga yang kita cintai.\n\nMari bersama-sama bergerak menuju Salatiga yang lebih hijau, lebih maju, dan lebih berkelanjutan.\n\ncc:\n \n \n\n \n\n\n\n#prokompimsalatiga #salatigabeda #SetahunBerdampak", "post_id": "3891035334455865470_44999806878"}}, {"key": "ninaagustin.official", "attributes": {"label": "ninaagustin.official", "x": 118.81426438493625, "y": 790.5254864380188, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891035334455865470_44999806878", "id": "ninaagustin.official", "source": "instagram-000001", "content": "Sebagai bagian dari komitmen kita bersama menuju Indonesia Net Zero Emission 2060, saya mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan kendaraan listrik, yang juga saya gunakan sebagai kendaraan dinas saat ini.\n\nLangkah kecil ini adalah bagian dari upaya besar kita menjaga lingkungan, mengurangi emisi, dan mewariskan kota yang lebih sehat bagi generasi mendatang.\n\nDi sisi lain, saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah, salah satunya melalui kepatuhan dalam pembayaran listrik. Pastikan pembayaran listrik dilakukan tepat waktu, sebelum tanggal 20 setiap bulannya.\n\nDengan membayar listrik tepat waktu, kita ikut menjaga stabilitas layanan, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Salatiga yang kita cintai.\n\nMari bersama-sama bergerak menuju Salatiga yang lebih hijau, lebih maju, dan lebih berkelanjutan.\n\ncc:\n \n \n\n \n\n\n\n#prokompimsalatiga #salatigabeda #SetahunBerdampak", "post_id": "3891035334455865470_44999806878"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 236.34524115259225, "y": 642.8747300625314, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.4129, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3891589265084427382_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menyiapkan insentif untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebanyak masing-masing 100 ribu unit mobil dan 100 ribu unit motor pada tahun ini.\n\nKebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong konsumsi sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM).\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, kuota awal insentif akan diberikan untuk 100 ribu unit terlebih dahulu dan dapat ditambah jika kebutuhan meningkat.\n\n“100 ribu pertama, kalau habis, kita kasih lagi (insentifnya). Nanti skemanya Pak Menteri Perindustrian (Agus Gumiwang Kartasasmita) akan menjelaskan seperti apa, Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto) juga akan memberikan seperti apa (skemanya). Motor listrik juga sama, 100 ribu pertama akan kita kasih,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa.\n\nTerkait besaran subsidi, pemerintah memperkirakan bantuan untuk motor listrik berada di kisaran Rp5 juta per unit. Namun, detail final mengenai skema dan nilai insentif masih menunggu pengumuman resmi bersama kementerian terkait.\n\nPurbaya mengungkapkan ketertarikannya terhadap program ini setelah berdiskusi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Menurutnya, insentif EV dapat menjadi solusi untuk menekan konsumsi BBM serta mengurangi beban subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak global.\n\n“Saya tertarik dengan proposal mereka untuk memberi subsidi ke kendaraan listrik. Selain mendorong konsumsi, yang kedua kita bisa mengurangi konsumsi bahan bakar fuel BBM. Jadi ke depan seharusnya kalau itu dipercepat lebih memperkuat daya tahan anggaran ekonomi kita,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#motorlistrik #kendaraanlistrik #mobillistrik", "post_id": "3891589265084427382_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 151.82070463429298, "y": 210.99054088321645, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.4129, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891589265084427382_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menyiapkan insentif untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebanyak masing-masing 100 ribu unit mobil dan 100 ribu unit motor pada tahun ini.\n\nKebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong konsumsi sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM).\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, kuota awal insentif akan diberikan untuk 100 ribu unit terlebih dahulu dan dapat ditambah jika kebutuhan meningkat.\n\n“100 ribu pertama, kalau habis, kita kasih lagi (insentifnya). Nanti skemanya Pak Menteri Perindustrian (Agus Gumiwang Kartasasmita) akan menjelaskan seperti apa, Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto) juga akan memberikan seperti apa (skemanya). Motor listrik juga sama, 100 ribu pertama akan kita kasih,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa.\n\nTerkait besaran subsidi, pemerintah memperkirakan bantuan untuk motor listrik berada di kisaran Rp5 juta per unit. Namun, detail final mengenai skema dan nilai insentif masih menunggu pengumuman resmi bersama kementerian terkait.\n\nPurbaya mengungkapkan ketertarikannya terhadap program ini setelah berdiskusi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Menurutnya, insentif EV dapat menjadi solusi untuk menekan konsumsi BBM serta mengurangi beban subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak global.\n\n“Saya tertarik dengan proposal mereka untuk memberi subsidi ke kendaraan listrik. Selain mendorong konsumsi, yang kedua kita bisa mengurangi konsumsi bahan bakar fuel BBM. Jadi ke depan seharusnya kalau itu dipercepat lebih memperkuat daya tahan anggaran ekonomi kita,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#motorlistrik #kendaraanlistrik #mobillistrik", "post_id": "3891589265084427382_10864878485"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 932.1542506765036, "y": 74.20560950124322, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 62.9144, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3891600010924819341_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Masyarakat Indonesia memiliki antusiasme tinggi untuk beralih ke kendaraan listrik. Namun, laju adopsi terhambat oleh daya beli dan minimnya infrastruktur SPKLU.\n\nPenyelaman komprehensif dari survei Litbang Kompas tentang ”Perilaku dan Kesiapan Adopsi Kendaraan Listrik” bermuara pada sebuah kesimpulan lugas: hakikatnya masyarakat Indonesia sangat menyambut baik peradaban inovasi. Ada kerinduan tulus untuk hidup berdampingan dengan teknologi yang lebih hening, bebas emisi, dan berpihak pada keberlanjutan. Di ”Pulau Dewata”, semangat transisi ini bahkan bertransformasi lebih luhur sebagai bagian dari pengejawantahan filosofi tri hita karana—sebuah ritual syukur dan upaya nyata manusia menjaga benang merah keharmonisan dengan alam dan memuliakan udara yang mereka hirup.\n\nMeski antusiasme membubung, mengubah tabiat bermobilitas dengan kendaraan konvensional yang telah mengakar puluhan tahun ini tidak akan tuntas dengan membanjiri produk-produk baru bersubsidi. Diperlukan sebuah kerja sama orkestra yang harmonis dari seluruh pemangku kepentingan. Pembangunan sebuah ekosistem holistik harus menyentuh kerja-kerja bersama, melibatkan sinkronisasi antara instansi pengambil kebijakan, raksasa otomotif, penyedia infrastruktur kelistrikan, dan ke tangan inovator swasta.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Menakar Kesiapan Adopsi Kendaraan Listrik di Indonesia\" oleh Aris Prasetyo dan Ratna Sri Widyastuti di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#UntukIndonesia #FocusSlide", "post_id": "3891600010924819341_1537212147"}}, {"key": "iims_id", "attributes": {"label": "iims_id", "x": 367.9650858382453, "y": 39.63943614347221, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890268099953690426_199083802", "id": "iims_id", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk kendaraan listrik masih tetap diberlakukan. Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. \n\nKebijakan tersebut selaras dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.13.1/3764/SJ yang mengatur pemberian insentif fiskal berupa pembebasan PKB dan BBNKB bagi kendaraan listrik berbasis baterai. Dengan begitu, Pemprov DKI Jakarta tetap konsisten mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan sekaligus mempercepat peralihan menuju energi bersih.\n\nKepala Bapenda DKI Jakarta, Lusiana Herawati, menegaskan bahwa kebijakan ini mengikuti arahan pemerintah pusat. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, juga menyatakan bahwa kendaraan listrik masih dibebaskan dari aturan ganjil-genap sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas rendah emisi. \n\nSource: detikOto\n\n——\n\nSee you at Indonesia International Motor Show (IIMS) 2027!\n🗓️ 6 - 16 Mei 2027\n📍 JIExpo Kemayoran Jakarta\n\nHosted by \n#IIMS #IlMSSeries #IIMS2027", "post_id": "3890268099953690426_199083802"}}, {"key": "dyandrapromosindo", "attributes": {"label": "dyandrapromosindo", "x": 581.2251208184266, "y": 932.6523535438743, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890268099953690426_199083802", "id": "dyandrapromosindo", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk kendaraan listrik masih tetap diberlakukan. Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. \n\nKebijakan tersebut selaras dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.13.1/3764/SJ yang mengatur pemberian insentif fiskal berupa pembebasan PKB dan BBNKB bagi kendaraan listrik berbasis baterai. Dengan begitu, Pemprov DKI Jakarta tetap konsisten mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan sekaligus mempercepat peralihan menuju energi bersih.\n\nKepala Bapenda DKI Jakarta, Lusiana Herawati, menegaskan bahwa kebijakan ini mengikuti arahan pemerintah pusat. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, juga menyatakan bahwa kendaraan listrik masih dibebaskan dari aturan ganjil-genap sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas rendah emisi. \n\nSource: detikOto\n\n——\n\nSee you at Indonesia International Motor Show (IIMS) 2027!\n🗓️ 6 - 16 Mei 2027\n📍 JIExpo Kemayoran Jakarta\n\nHosted by \n#IIMS #IlMSSeries #IIMS2027", "post_id": "3890268099953690426_199083802"}}, {"key": "kosmik.indonesia", "attributes": {"label": "kosmik.indonesia", "x": 83.02115478982574, "y": 383.3158402346396, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7618925561477385493", "id": "kosmik.indonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "Terhitung sejak kemarin sore, konten tentang  membanjiri media sosial para pemerhati dan pengguna sepeda motor listrik di Indonesia.  Apakah anda juga mengalami hal yang serupa?  #SmartForLife  #FutureMobility  #ElectricMotorcycle  #TheTeslaOfTwowheeler  #wheeledrobot", "post_id": "7618925561477385493"}}, {"key": "OMOWAY", "attributes": {"label": "OMOWAY", "x": 549.1779242273102, "y": 813.4333916804056, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7618925561477385493", "id": "OMOWAY", "source": "tiktok-000001", "content": "Terhitung sejak kemarin sore, konten tentang  membanjiri media sosial para pemerhati dan pengguna sepeda motor listrik di Indonesia.  Apakah anda juga mengalami hal yang serupa?  #SmartForLife  #FutureMobility  #ElectricMotorcycle  #TheTeslaOfTwowheeler  #wheeledrobot", "post_id": "7618925561477385493"}}, {"key": "the.indonesia.post", "attributes": {"label": "the.indonesia.post", "x": 771.3532332431308, "y": 772.4604875671216, "size": 6.05, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 23.6358, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7636268512779996437", "id": "the.indonesia.post", "source": "tiktok-000001", "content": "Dugaan Konflik Kepentingan Motor Listrik BGN, Charles DPR RI : Jangan-Jangan Orang Dalam! 🛵🔍 Anggota Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, melontarkan kritik keras terkait transparansi pengadaan 25 ribu unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang diduga sarat akan kepentingan terselubung. 🏛️ Dalam rapat dengar pendapat yang berlangsung dinamis,  mempertanyakan kriteria pemilihan distributor dan mendesak audit menyeluruh guna memastikan tidak ada keterlibatan \"orang dalam\" atau pejabat  dalam struktur kepemilikan perusahaan pemenang tender. Kekhawatiran ini muncul seiring dengan besarnya alokasi anggaran yang digunakan di tengah desakan publik agar dana dialokasikan langsung untuk pemenuhan gizi masyarakat. Hingga kini, pihak DPR menuntut daftar hitam perusahaan penyedia dan transparansi proses lelang untuk membuktikan bahwa pengadaan ini bebas dari praktik nepotisme dan murni demi kelancaran distribusi logistik nasional. 📂📉 Jika kecurigaan mengenai konflik kepentingan ini terbukti benar, hal tersebut akan menjadi pukulan telak bagi kredibilitas badan baru bentukan pemerintah ini di mata publik dan investor. Dampak jangka panjangnya adalah potensi penghentian sementara anggaran oleh  atau intervensi langsung dari  untuk menyelidiki adanya kerugian negara. Ketegasan DPR dalam mengawasi celah korupsi pada program strategis sangat krusial agar niat mulia mengatasi stunting tidak ternodai oleh praktik pemburuan rente oleh segelintir elit. 🚩⚖️ Bagaimana tanggapan Anda mengenai kecurigaan DPR terkait pengadaan motor listrik ini? Apakah perlu dilakukan audit publik secara terbuka terhadap vendor penyedianya? Tulis pendapat Anda di kolom komentar!🤔 Sosial Media : MZF #Theindonesiapost #DPRRI #BadanGiziNasional #Korupsi #MotorListrik", "post_id": "7636268512779996437"}}, {"key": "charleshonoris.id", "attributes": {"label": "charleshonoris.id", "x": 747.6245937899223, "y": 838.4044808058941, "size": 5.52, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4428, "eigenvector": 19.5363, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636268512779996437", "id": "charleshonoris.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Dugaan Konflik Kepentingan Motor Listrik BGN, Charles DPR RI : Jangan-Jangan Orang Dalam! 🛵🔍 Anggota Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, melontarkan kritik keras terkait transparansi pengadaan 25 ribu unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang diduga sarat akan kepentingan terselubung. 🏛️ Dalam rapat dengar pendapat yang berlangsung dinamis,  mempertanyakan kriteria pemilihan distributor dan mendesak audit menyeluruh guna memastikan tidak ada keterlibatan \"orang dalam\" atau pejabat  dalam struktur kepemilikan perusahaan pemenang tender. Kekhawatiran ini muncul seiring dengan besarnya alokasi anggaran yang digunakan di tengah desakan publik agar dana dialokasikan langsung untuk pemenuhan gizi masyarakat. Hingga kini, pihak DPR menuntut daftar hitam perusahaan penyedia dan transparansi proses lelang untuk membuktikan bahwa pengadaan ini bebas dari praktik nepotisme dan murni demi kelancaran distribusi logistik nasional. 📂📉 Jika kecurigaan mengenai konflik kepentingan ini terbukti benar, hal tersebut akan menjadi pukulan telak bagi kredibilitas badan baru bentukan pemerintah ini di mata publik dan investor. Dampak jangka panjangnya adalah potensi penghentian sementara anggaran oleh  atau intervensi langsung dari  untuk menyelidiki adanya kerugian negara. Ketegasan DPR dalam mengawasi celah korupsi pada program strategis sangat krusial agar niat mulia mengatasi stunting tidak ternodai oleh praktik pemburuan rente oleh segelintir elit. 🚩⚖️ Bagaimana tanggapan Anda mengenai kecurigaan DPR terkait pengadaan motor listrik ini? Apakah perlu dilakukan audit publik secara terbuka terhadap vendor penyedianya? Tulis pendapat Anda di kolom komentar!🤔 Sosial Media : MZF #Theindonesiapost #DPRRI #BadanGiziNasional #Korupsi #MotorListrik", "post_id": "7636268512779996437"}}, {"key": "badangizinasional.ri", "attributes": {"label": "badangizinasional.ri", "x": 83.44451883864512, "y": 857.6843002505854, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1721, "eigenvector": 93.1015, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7636268512779996437", "id": "badangizinasional.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Dugaan Konflik Kepentingan Motor Listrik BGN, Charles DPR RI : Jangan-Jangan Orang Dalam! 🛵🔍 Anggota Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, melontarkan kritik keras terkait transparansi pengadaan 25 ribu unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang diduga sarat akan kepentingan terselubung. 🏛️ Dalam rapat dengar pendapat yang berlangsung dinamis,  mempertanyakan kriteria pemilihan distributor dan mendesak audit menyeluruh guna memastikan tidak ada keterlibatan \"orang dalam\" atau pejabat  dalam struktur kepemilikan perusahaan pemenang tender. Kekhawatiran ini muncul seiring dengan besarnya alokasi anggaran yang digunakan di tengah desakan publik agar dana dialokasikan langsung untuk pemenuhan gizi masyarakat. Hingga kini, pihak DPR menuntut daftar hitam perusahaan penyedia dan transparansi proses lelang untuk membuktikan bahwa pengadaan ini bebas dari praktik nepotisme dan murni demi kelancaran distribusi logistik nasional. 📂📉 Jika kecurigaan mengenai konflik kepentingan ini terbukti benar, hal tersebut akan menjadi pukulan telak bagi kredibilitas badan baru bentukan pemerintah ini di mata publik dan investor. Dampak jangka panjangnya adalah potensi penghentian sementara anggaran oleh  atau intervensi langsung dari  untuk menyelidiki adanya kerugian negara. Ketegasan DPR dalam mengawasi celah korupsi pada program strategis sangat krusial agar niat mulia mengatasi stunting tidak ternodai oleh praktik pemburuan rente oleh segelintir elit. 🚩⚖️ Bagaimana tanggapan Anda mengenai kecurigaan DPR terkait pengadaan motor listrik ini? Apakah perlu dilakukan audit publik secara terbuka terhadap vendor penyedianya? Tulis pendapat Anda di kolom komentar!🤔 Sosial Media : MZF #Theindonesiapost #DPRRI #BadanGiziNasional #Korupsi #MotorListrik", "post_id": "7636268512779996437"}}, {"key": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "kemenkeuri", "x": 80.7761951271947, "y": 684.6471443145091, "size": 5.52, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4428, "eigenvector": 19.5363, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636268512779996437", "id": "kemenkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "Dugaan Konflik Kepentingan Motor Listrik BGN, Charles DPR RI : Jangan-Jangan Orang Dalam! 🛵🔍 Anggota Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, melontarkan kritik keras terkait transparansi pengadaan 25 ribu unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang diduga sarat akan kepentingan terselubung. 🏛️ Dalam rapat dengar pendapat yang berlangsung dinamis,  mempertanyakan kriteria pemilihan distributor dan mendesak audit menyeluruh guna memastikan tidak ada keterlibatan \"orang dalam\" atau pejabat  dalam struktur kepemilikan perusahaan pemenang tender. Kekhawatiran ini muncul seiring dengan besarnya alokasi anggaran yang digunakan di tengah desakan publik agar dana dialokasikan langsung untuk pemenuhan gizi masyarakat. Hingga kini, pihak DPR menuntut daftar hitam perusahaan penyedia dan transparansi proses lelang untuk membuktikan bahwa pengadaan ini bebas dari praktik nepotisme dan murni demi kelancaran distribusi logistik nasional. 📂📉 Jika kecurigaan mengenai konflik kepentingan ini terbukti benar, hal tersebut akan menjadi pukulan telak bagi kredibilitas badan baru bentukan pemerintah ini di mata publik dan investor. Dampak jangka panjangnya adalah potensi penghentian sementara anggaran oleh  atau intervensi langsung dari  untuk menyelidiki adanya kerugian negara. Ketegasan DPR dalam mengawasi celah korupsi pada program strategis sangat krusial agar niat mulia mengatasi stunting tidak ternodai oleh praktik pemburuan rente oleh segelintir elit. 🚩⚖️ Bagaimana tanggapan Anda mengenai kecurigaan DPR terkait pengadaan motor listrik ini? Apakah perlu dilakukan audit publik secara terbuka terhadap vendor penyedianya? Tulis pendapat Anda di kolom komentar!🤔 Sosial Media : MZF #Theindonesiapost #DPRRI #BadanGiziNasional #Korupsi #MotorListrik", "post_id": "7636268512779996437"}}, {"key": "kpk_ri", "attributes": {"label": "kpk_ri", "x": 189.44860364239057, "y": 794.0550688213508, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1721, "eigenvector": 93.1015, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7636268512779996437", "id": "kpk_ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Dugaan Konflik Kepentingan Motor Listrik BGN, Charles DPR RI : Jangan-Jangan Orang Dalam! 🛵🔍 Anggota Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, melontarkan kritik keras terkait transparansi pengadaan 25 ribu unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang diduga sarat akan kepentingan terselubung. 🏛️ Dalam rapat dengar pendapat yang berlangsung dinamis,  mempertanyakan kriteria pemilihan distributor dan mendesak audit menyeluruh guna memastikan tidak ada keterlibatan \"orang dalam\" atau pejabat  dalam struktur kepemilikan perusahaan pemenang tender. Kekhawatiran ini muncul seiring dengan besarnya alokasi anggaran yang digunakan di tengah desakan publik agar dana dialokasikan langsung untuk pemenuhan gizi masyarakat. Hingga kini, pihak DPR menuntut daftar hitam perusahaan penyedia dan transparansi proses lelang untuk membuktikan bahwa pengadaan ini bebas dari praktik nepotisme dan murni demi kelancaran distribusi logistik nasional. 📂📉 Jika kecurigaan mengenai konflik kepentingan ini terbukti benar, hal tersebut akan menjadi pukulan telak bagi kredibilitas badan baru bentukan pemerintah ini di mata publik dan investor. Dampak jangka panjangnya adalah potensi penghentian sementara anggaran oleh  atau intervensi langsung dari  untuk menyelidiki adanya kerugian negara. Ketegasan DPR dalam mengawasi celah korupsi pada program strategis sangat krusial agar niat mulia mengatasi stunting tidak ternodai oleh praktik pemburuan rente oleh segelintir elit. 🚩⚖️ Bagaimana tanggapan Anda mengenai kecurigaan DPR terkait pengadaan motor listrik ini? Apakah perlu dilakukan audit publik secara terbuka terhadap vendor penyedianya? Tulis pendapat Anda di kolom komentar!🤔 Sosial Media : MZF #Theindonesiapost #DPRRI #BadanGiziNasional #Korupsi #MotorListrik", "post_id": "7636268512779996437"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "attributes": {"label": "nasionalcorruptionwatch2", "x": 227.70595656432147, "y": 241.18433614959457, "size": 14.47, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 89.002, "in_degree": 0, "out_degree": 11, "degree": 11}, "_id": "7636395288202071304", "id": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah terus menyuarakan efisiensi anggaran dan keberpihakan pada rakyat kecil. Namun di balik itu, sejumlah pengadaan di kementerian dan lembaga-lembaga justru menghadirkan angka-angka yang memancing pertanyaan, bukan karena besarnya saja, tapi karena sulitnya menemukan logika di baliknya. Di Kementerian Sosial, pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat langsung menyita perhatian. Pagu Rp700 ribu per pasang dengan total Rp27,5 miliar membuat publik bertanya-tanya: sejak kapan sepatu sekolah masuk kategori barang semahal itu? Program yang namanya menggambarkan kesederhanaan justru membuka diri dengan angka yang jauh dari kesan sederhana. Di Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk untuk memastikan anak-anak Indonesia tidak kekurangan gizi. Daftar pengadaannya mencakup tablet Rp17,9 juta per unit dengan total Rp508,49 miliar, sistem teknologi informasi Rp1,2 triliun, hingga semir sepatu Rp1,57 miliar, semua tercatat sebagai belanja lembaga yang urusan utamanya adalah gizi anak. BGN juga mengadakan 21.801 unit motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG seharga Rp42 juta per unit, totalnya hampir Rp1,2 triliun. Pola seperti ini bukan hanya di satu atau dua instansi saja. Di berbagai kementerian dan lembaga-lembaga lainnya, pengadaan kerap dimulai dengan pagu tinggi, spesifikasi samar, dan minim penjelasan publik. Ketika dipertanyakan, jawabannya hampir selalu sama: sudah sesuai prosedur. Dokumen lengkap, tanda tangan ada di tempatnya dan secara administratif, tidak ada yang bisa digugat. Tapi prosedur yang bersih di atas kertas tidak menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: apakah pengadaan ini memang dibutuhkan, atau sekadar bisa dilakukan? Ketika program sosial justru lebih banyak mengalirkan anggaran ke perangkat mahal, kendaraan, dan perlengkapan yang jauh dari inti programnya, publik berhak bertanya, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan? Rakyat, atau ekosistem pengadaan yang tiap tahun terus berputar dengan wajah berbeda, nama program berbeda, tapi karakter yang sama? #fyp #viral #trending #AntiKorupsi #korupsi #tersangka #penegakanhukum #pengadaan #sepatu #kemensos #sekolahrakyat #umkm #mbg #bgn #kesejahteraan #motrorlistrik #motorlistrikmbg", "post_id": "7636395288202071304"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 388.7161514472356, "y": 933.7710474620404, "size": 12.48, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1666, "eigenvector": 73.5652, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636395288202071304", "id": "kejaksaan.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah terus menyuarakan efisiensi anggaran dan keberpihakan pada rakyat kecil. Namun di balik itu, sejumlah pengadaan di kementerian dan lembaga-lembaga justru menghadirkan angka-angka yang memancing pertanyaan, bukan karena besarnya saja, tapi karena sulitnya menemukan logika di baliknya. Di Kementerian Sosial, pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat langsung menyita perhatian. Pagu Rp700 ribu per pasang dengan total Rp27,5 miliar membuat publik bertanya-tanya: sejak kapan sepatu sekolah masuk kategori barang semahal itu? Program yang namanya menggambarkan kesederhanaan justru membuka diri dengan angka yang jauh dari kesan sederhana. Di Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk untuk memastikan anak-anak Indonesia tidak kekurangan gizi. Daftar pengadaannya mencakup tablet Rp17,9 juta per unit dengan total Rp508,49 miliar, sistem teknologi informasi Rp1,2 triliun, hingga semir sepatu Rp1,57 miliar, semua tercatat sebagai belanja lembaga yang urusan utamanya adalah gizi anak. BGN juga mengadakan 21.801 unit motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG seharga Rp42 juta per unit, totalnya hampir Rp1,2 triliun. Pola seperti ini bukan hanya di satu atau dua instansi saja. Di berbagai kementerian dan lembaga-lembaga lainnya, pengadaan kerap dimulai dengan pagu tinggi, spesifikasi samar, dan minim penjelasan publik. Ketika dipertanyakan, jawabannya hampir selalu sama: sudah sesuai prosedur. Dokumen lengkap, tanda tangan ada di tempatnya dan secara administratif, tidak ada yang bisa digugat. Tapi prosedur yang bersih di atas kertas tidak menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: apakah pengadaan ini memang dibutuhkan, atau sekadar bisa dilakukan? Ketika program sosial justru lebih banyak mengalirkan anggaran ke perangkat mahal, kendaraan, dan perlengkapan yang jauh dari inti programnya, publik berhak bertanya, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan? Rakyat, atau ekosistem pengadaan yang tiap tahun terus berputar dengan wajah berbeda, nama program berbeda, tapi karakter yang sama? #fyp #viral #trending #AntiKorupsi #korupsi #tersangka #penegakanhukum #pengadaan #sepatu #kemensos #sekolahrakyat #umkm #mbg #bgn #kesejahteraan #motrorlistrik #motorlistrikmbg", "post_id": "7636395288202071304"}}, {"key": "divhumaspolriofficial", "attributes": {"label": "divhumaspolriofficial", "x": 161.52463508454485, "y": 503.5705156230482, "size": 12.48, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1666, "eigenvector": 73.5652, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636395288202071304", "id": "divhumaspolriofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah terus menyuarakan efisiensi anggaran dan keberpihakan pada rakyat kecil. Namun di balik itu, sejumlah pengadaan di kementerian dan lembaga-lembaga justru menghadirkan angka-angka yang memancing pertanyaan, bukan karena besarnya saja, tapi karena sulitnya menemukan logika di baliknya. Di Kementerian Sosial, pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat langsung menyita perhatian. Pagu Rp700 ribu per pasang dengan total Rp27,5 miliar membuat publik bertanya-tanya: sejak kapan sepatu sekolah masuk kategori barang semahal itu? Program yang namanya menggambarkan kesederhanaan justru membuka diri dengan angka yang jauh dari kesan sederhana. Di Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk untuk memastikan anak-anak Indonesia tidak kekurangan gizi. Daftar pengadaannya mencakup tablet Rp17,9 juta per unit dengan total Rp508,49 miliar, sistem teknologi informasi Rp1,2 triliun, hingga semir sepatu Rp1,57 miliar, semua tercatat sebagai belanja lembaga yang urusan utamanya adalah gizi anak. BGN juga mengadakan 21.801 unit motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG seharga Rp42 juta per unit, totalnya hampir Rp1,2 triliun. Pola seperti ini bukan hanya di satu atau dua instansi saja. Di berbagai kementerian dan lembaga-lembaga lainnya, pengadaan kerap dimulai dengan pagu tinggi, spesifikasi samar, dan minim penjelasan publik. Ketika dipertanyakan, jawabannya hampir selalu sama: sudah sesuai prosedur. Dokumen lengkap, tanda tangan ada di tempatnya dan secara administratif, tidak ada yang bisa digugat. Tapi prosedur yang bersih di atas kertas tidak menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: apakah pengadaan ini memang dibutuhkan, atau sekadar bisa dilakukan? Ketika program sosial justru lebih banyak mengalirkan anggaran ke perangkat mahal, kendaraan, dan perlengkapan yang jauh dari inti programnya, publik berhak bertanya, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan? Rakyat, atau ekosistem pengadaan yang tiap tahun terus berputar dengan wajah berbeda, nama program berbeda, tapi karakter yang sama? #fyp #viral #trending #AntiKorupsi #korupsi #tersangka #penegakanhukum #pengadaan #sepatu #kemensos #sekolahrakyat #umkm #mbg #bgn #kesejahteraan #motrorlistrik #motorlistrikmbg", "post_id": "7636395288202071304"}}, {"key": "partaigerindra", "attributes": {"label": "partaigerindra", "x": 381.9202382727946, "y": 190.65716736309736, "size": 12.48, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1666, "eigenvector": 73.5652, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636395288202071304", "id": "partaigerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah terus menyuarakan efisiensi anggaran dan keberpihakan pada rakyat kecil. Namun di balik itu, sejumlah pengadaan di kementerian dan lembaga-lembaga justru menghadirkan angka-angka yang memancing pertanyaan, bukan karena besarnya saja, tapi karena sulitnya menemukan logika di baliknya. Di Kementerian Sosial, pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat langsung menyita perhatian. Pagu Rp700 ribu per pasang dengan total Rp27,5 miliar membuat publik bertanya-tanya: sejak kapan sepatu sekolah masuk kategori barang semahal itu? Program yang namanya menggambarkan kesederhanaan justru membuka diri dengan angka yang jauh dari kesan sederhana. Di Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk untuk memastikan anak-anak Indonesia tidak kekurangan gizi. Daftar pengadaannya mencakup tablet Rp17,9 juta per unit dengan total Rp508,49 miliar, sistem teknologi informasi Rp1,2 triliun, hingga semir sepatu Rp1,57 miliar, semua tercatat sebagai belanja lembaga yang urusan utamanya adalah gizi anak. BGN juga mengadakan 21.801 unit motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG seharga Rp42 juta per unit, totalnya hampir Rp1,2 triliun. Pola seperti ini bukan hanya di satu atau dua instansi saja. Di berbagai kementerian dan lembaga-lembaga lainnya, pengadaan kerap dimulai dengan pagu tinggi, spesifikasi samar, dan minim penjelasan publik. Ketika dipertanyakan, jawabannya hampir selalu sama: sudah sesuai prosedur. Dokumen lengkap, tanda tangan ada di tempatnya dan secara administratif, tidak ada yang bisa digugat. Tapi prosedur yang bersih di atas kertas tidak menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: apakah pengadaan ini memang dibutuhkan, atau sekadar bisa dilakukan? Ketika program sosial justru lebih banyak mengalirkan anggaran ke perangkat mahal, kendaraan, dan perlengkapan yang jauh dari inti programnya, publik berhak bertanya, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan? Rakyat, atau ekosistem pengadaan yang tiap tahun terus berputar dengan wajah berbeda, nama program berbeda, tapi karakter yang sama? #fyp #viral #trending #AntiKorupsi #korupsi #tersangka #penegakanhukum #pengadaan #sepatu #kemensos #sekolahrakyat #umkm #mbg #bgn #kesejahteraan #motrorlistrik #motorlistrikmbg", "post_id": "7636395288202071304"}}, {"key": "prabowosubianto08", "attributes": {"label": "prabowosubianto08", "x": 601.0915087250958, "y": 846.9277709689699, "size": 12.48, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1666, "eigenvector": 73.5652, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636395288202071304", "id": "prabowosubianto08", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah terus menyuarakan efisiensi anggaran dan keberpihakan pada rakyat kecil. Namun di balik itu, sejumlah pengadaan di kementerian dan lembaga-lembaga justru menghadirkan angka-angka yang memancing pertanyaan, bukan karena besarnya saja, tapi karena sulitnya menemukan logika di baliknya. Di Kementerian Sosial, pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat langsung menyita perhatian. Pagu Rp700 ribu per pasang dengan total Rp27,5 miliar membuat publik bertanya-tanya: sejak kapan sepatu sekolah masuk kategori barang semahal itu? Program yang namanya menggambarkan kesederhanaan justru membuka diri dengan angka yang jauh dari kesan sederhana. Di Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk untuk memastikan anak-anak Indonesia tidak kekurangan gizi. Daftar pengadaannya mencakup tablet Rp17,9 juta per unit dengan total Rp508,49 miliar, sistem teknologi informasi Rp1,2 triliun, hingga semir sepatu Rp1,57 miliar, semua tercatat sebagai belanja lembaga yang urusan utamanya adalah gizi anak. BGN juga mengadakan 21.801 unit motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG seharga Rp42 juta per unit, totalnya hampir Rp1,2 triliun. Pola seperti ini bukan hanya di satu atau dua instansi saja. Di berbagai kementerian dan lembaga-lembaga lainnya, pengadaan kerap dimulai dengan pagu tinggi, spesifikasi samar, dan minim penjelasan publik. Ketika dipertanyakan, jawabannya hampir selalu sama: sudah sesuai prosedur. Dokumen lengkap, tanda tangan ada di tempatnya dan secara administratif, tidak ada yang bisa digugat. Tapi prosedur yang bersih di atas kertas tidak menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: apakah pengadaan ini memang dibutuhkan, atau sekadar bisa dilakukan? Ketika program sosial justru lebih banyak mengalirkan anggaran ke perangkat mahal, kendaraan, dan perlengkapan yang jauh dari inti programnya, publik berhak bertanya, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan? Rakyat, atau ekosistem pengadaan yang tiap tahun terus berputar dengan wajah berbeda, nama program berbeda, tapi karakter yang sama? #fyp #viral #trending #AntiKorupsi #korupsi #tersangka #penegakanhukum #pengadaan #sepatu #kemensos #sekolahrakyat #umkm #mbg #bgn #kesejahteraan #motrorlistrik #motorlistrikmbg", "post_id": "7636395288202071304"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 361.9678333103864, "y": 987.0698974627932, "size": 12.48, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1666, "eigenvector": 73.5652, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636395288202071304", "id": "menkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah terus menyuarakan efisiensi anggaran dan keberpihakan pada rakyat kecil. Namun di balik itu, sejumlah pengadaan di kementerian dan lembaga-lembaga justru menghadirkan angka-angka yang memancing pertanyaan, bukan karena besarnya saja, tapi karena sulitnya menemukan logika di baliknya. Di Kementerian Sosial, pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat langsung menyita perhatian. Pagu Rp700 ribu per pasang dengan total Rp27,5 miliar membuat publik bertanya-tanya: sejak kapan sepatu sekolah masuk kategori barang semahal itu? Program yang namanya menggambarkan kesederhanaan justru membuka diri dengan angka yang jauh dari kesan sederhana. Di Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk untuk memastikan anak-anak Indonesia tidak kekurangan gizi. Daftar pengadaannya mencakup tablet Rp17,9 juta per unit dengan total Rp508,49 miliar, sistem teknologi informasi Rp1,2 triliun, hingga semir sepatu Rp1,57 miliar, semua tercatat sebagai belanja lembaga yang urusan utamanya adalah gizi anak. BGN juga mengadakan 21.801 unit motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG seharga Rp42 juta per unit, totalnya hampir Rp1,2 triliun. Pola seperti ini bukan hanya di satu atau dua instansi saja. Di berbagai kementerian dan lembaga-lembaga lainnya, pengadaan kerap dimulai dengan pagu tinggi, spesifikasi samar, dan minim penjelasan publik. Ketika dipertanyakan, jawabannya hampir selalu sama: sudah sesuai prosedur. Dokumen lengkap, tanda tangan ada di tempatnya dan secara administratif, tidak ada yang bisa digugat. Tapi prosedur yang bersih di atas kertas tidak menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: apakah pengadaan ini memang dibutuhkan, atau sekadar bisa dilakukan? Ketika program sosial justru lebih banyak mengalirkan anggaran ke perangkat mahal, kendaraan, dan perlengkapan yang jauh dari inti programnya, publik berhak bertanya, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan? Rakyat, atau ekosistem pengadaan yang tiap tahun terus berputar dengan wajah berbeda, nama program berbeda, tapi karakter yang sama? #fyp #viral #trending #AntiKorupsi #korupsi #tersangka #penegakanhukum #pengadaan #sepatu #kemensos #sekolahrakyat #umkm #mbg #bgn #kesejahteraan #motrorlistrik #motorlistrikmbg", "post_id": "7636395288202071304"}}, {"key": "beacukairi", "attributes": {"label": "beacukairi", "x": 975.628807623933, "y": 557.0151428990539, "size": 12.48, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1666, "eigenvector": 73.5652, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636395288202071304", "id": "beacukairi", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah terus menyuarakan efisiensi anggaran dan keberpihakan pada rakyat kecil. Namun di balik itu, sejumlah pengadaan di kementerian dan lembaga-lembaga justru menghadirkan angka-angka yang memancing pertanyaan, bukan karena besarnya saja, tapi karena sulitnya menemukan logika di baliknya. Di Kementerian Sosial, pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat langsung menyita perhatian. Pagu Rp700 ribu per pasang dengan total Rp27,5 miliar membuat publik bertanya-tanya: sejak kapan sepatu sekolah masuk kategori barang semahal itu? Program yang namanya menggambarkan kesederhanaan justru membuka diri dengan angka yang jauh dari kesan sederhana. Di Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk untuk memastikan anak-anak Indonesia tidak kekurangan gizi. Daftar pengadaannya mencakup tablet Rp17,9 juta per unit dengan total Rp508,49 miliar, sistem teknologi informasi Rp1,2 triliun, hingga semir sepatu Rp1,57 miliar, semua tercatat sebagai belanja lembaga yang urusan utamanya adalah gizi anak. BGN juga mengadakan 21.801 unit motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG seharga Rp42 juta per unit, totalnya hampir Rp1,2 triliun. Pola seperti ini bukan hanya di satu atau dua instansi saja. Di berbagai kementerian dan lembaga-lembaga lainnya, pengadaan kerap dimulai dengan pagu tinggi, spesifikasi samar, dan minim penjelasan publik. Ketika dipertanyakan, jawabannya hampir selalu sama: sudah sesuai prosedur. Dokumen lengkap, tanda tangan ada di tempatnya dan secara administratif, tidak ada yang bisa digugat. Tapi prosedur yang bersih di atas kertas tidak menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: apakah pengadaan ini memang dibutuhkan, atau sekadar bisa dilakukan? Ketika program sosial justru lebih banyak mengalirkan anggaran ke perangkat mahal, kendaraan, dan perlengkapan yang jauh dari inti programnya, publik berhak bertanya, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan? Rakyat, atau ekosistem pengadaan yang tiap tahun terus berputar dengan wajah berbeda, nama program berbeda, tapi karakter yang sama? #fyp #viral #trending #AntiKorupsi #korupsi #tersangka #penegakanhukum #pengadaan #sepatu #kemensos #sekolahrakyat #umkm #mbg #bgn #kesejahteraan #motrorlistrik #motorlistrikmbg", "post_id": "7636395288202071304"}}, {"key": "bumn_id", "attributes": {"label": "bumn_id", "x": 9.710728390958545, "y": 950.8271411593892, "size": 12.48, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1666, "eigenvector": 73.5652, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636395288202071304", "id": "bumn_id", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah terus menyuarakan efisiensi anggaran dan keberpihakan pada rakyat kecil. Namun di balik itu, sejumlah pengadaan di kementerian dan lembaga-lembaga justru menghadirkan angka-angka yang memancing pertanyaan, bukan karena besarnya saja, tapi karena sulitnya menemukan logika di baliknya. Di Kementerian Sosial, pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat langsung menyita perhatian. Pagu Rp700 ribu per pasang dengan total Rp27,5 miliar membuat publik bertanya-tanya: sejak kapan sepatu sekolah masuk kategori barang semahal itu? Program yang namanya menggambarkan kesederhanaan justru membuka diri dengan angka yang jauh dari kesan sederhana. Di Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk untuk memastikan anak-anak Indonesia tidak kekurangan gizi. Daftar pengadaannya mencakup tablet Rp17,9 juta per unit dengan total Rp508,49 miliar, sistem teknologi informasi Rp1,2 triliun, hingga semir sepatu Rp1,57 miliar, semua tercatat sebagai belanja lembaga yang urusan utamanya adalah gizi anak. BGN juga mengadakan 21.801 unit motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG seharga Rp42 juta per unit, totalnya hampir Rp1,2 triliun. Pola seperti ini bukan hanya di satu atau dua instansi saja. Di berbagai kementerian dan lembaga-lembaga lainnya, pengadaan kerap dimulai dengan pagu tinggi, spesifikasi samar, dan minim penjelasan publik. Ketika dipertanyakan, jawabannya hampir selalu sama: sudah sesuai prosedur. Dokumen lengkap, tanda tangan ada di tempatnya dan secara administratif, tidak ada yang bisa digugat. Tapi prosedur yang bersih di atas kertas tidak menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: apakah pengadaan ini memang dibutuhkan, atau sekadar bisa dilakukan? Ketika program sosial justru lebih banyak mengalirkan anggaran ke perangkat mahal, kendaraan, dan perlengkapan yang jauh dari inti programnya, publik berhak bertanya, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan? Rakyat, atau ekosistem pengadaan yang tiap tahun terus berputar dengan wajah berbeda, nama program berbeda, tapi karakter yang sama? #fyp #viral #trending #AntiKorupsi #korupsi #tersangka #penegakanhukum #pengadaan #sepatu #kemensos #sekolahrakyat #umkm #mbg #bgn #kesejahteraan #motrorlistrik #motorlistrikmbg", "post_id": "7636395288202071304"}}, {"key": "bantuan_umkm4", "attributes": {"label": "bantuan_umkm4", "x": 971.4805337603924, "y": 572.967840887786, "size": 12.48, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1666, "eigenvector": 73.5652, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636395288202071304", "id": "bantuan_umkm4", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah terus menyuarakan efisiensi anggaran dan keberpihakan pada rakyat kecil. Namun di balik itu, sejumlah pengadaan di kementerian dan lembaga-lembaga justru menghadirkan angka-angka yang memancing pertanyaan, bukan karena besarnya saja, tapi karena sulitnya menemukan logika di baliknya. Di Kementerian Sosial, pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat langsung menyita perhatian. Pagu Rp700 ribu per pasang dengan total Rp27,5 miliar membuat publik bertanya-tanya: sejak kapan sepatu sekolah masuk kategori barang semahal itu? Program yang namanya menggambarkan kesederhanaan justru membuka diri dengan angka yang jauh dari kesan sederhana. Di Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk untuk memastikan anak-anak Indonesia tidak kekurangan gizi. Daftar pengadaannya mencakup tablet Rp17,9 juta per unit dengan total Rp508,49 miliar, sistem teknologi informasi Rp1,2 triliun, hingga semir sepatu Rp1,57 miliar, semua tercatat sebagai belanja lembaga yang urusan utamanya adalah gizi anak. BGN juga mengadakan 21.801 unit motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG seharga Rp42 juta per unit, totalnya hampir Rp1,2 triliun. Pola seperti ini bukan hanya di satu atau dua instansi saja. Di berbagai kementerian dan lembaga-lembaga lainnya, pengadaan kerap dimulai dengan pagu tinggi, spesifikasi samar, dan minim penjelasan publik. Ketika dipertanyakan, jawabannya hampir selalu sama: sudah sesuai prosedur. Dokumen lengkap, tanda tangan ada di tempatnya dan secara administratif, tidak ada yang bisa digugat. Tapi prosedur yang bersih di atas kertas tidak menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: apakah pengadaan ini memang dibutuhkan, atau sekadar bisa dilakukan? Ketika program sosial justru lebih banyak mengalirkan anggaran ke perangkat mahal, kendaraan, dan perlengkapan yang jauh dari inti programnya, publik berhak bertanya, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan? Rakyat, atau ekosistem pengadaan yang tiap tahun terus berputar dengan wajah berbeda, nama program berbeda, tapi karakter yang sama? #fyp #viral #trending #AntiKorupsi #korupsi #tersangka #penegakanhukum #pengadaan #sepatu #kemensos #sekolahrakyat #umkm #mbg #bgn #kesejahteraan #motrorlistrik #motorlistrikmbg", "post_id": "7636395288202071304"}}, {"key": "bpk.ri", "attributes": {"label": "bpk.ri", "x": 629.7443924353886, "y": 677.8689018574375, "size": 12.48, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1666, "eigenvector": 73.5652, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636395288202071304", "id": "bpk.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah terus menyuarakan efisiensi anggaran dan keberpihakan pada rakyat kecil. Namun di balik itu, sejumlah pengadaan di kementerian dan lembaga-lembaga justru menghadirkan angka-angka yang memancing pertanyaan, bukan karena besarnya saja, tapi karena sulitnya menemukan logika di baliknya. Di Kementerian Sosial, pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat langsung menyita perhatian. Pagu Rp700 ribu per pasang dengan total Rp27,5 miliar membuat publik bertanya-tanya: sejak kapan sepatu sekolah masuk kategori barang semahal itu? Program yang namanya menggambarkan kesederhanaan justru membuka diri dengan angka yang jauh dari kesan sederhana. Di Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk untuk memastikan anak-anak Indonesia tidak kekurangan gizi. Daftar pengadaannya mencakup tablet Rp17,9 juta per unit dengan total Rp508,49 miliar, sistem teknologi informasi Rp1,2 triliun, hingga semir sepatu Rp1,57 miliar, semua tercatat sebagai belanja lembaga yang urusan utamanya adalah gizi anak. BGN juga mengadakan 21.801 unit motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG seharga Rp42 juta per unit, totalnya hampir Rp1,2 triliun. Pola seperti ini bukan hanya di satu atau dua instansi saja. Di berbagai kementerian dan lembaga-lembaga lainnya, pengadaan kerap dimulai dengan pagu tinggi, spesifikasi samar, dan minim penjelasan publik. Ketika dipertanyakan, jawabannya hampir selalu sama: sudah sesuai prosedur. Dokumen lengkap, tanda tangan ada di tempatnya dan secara administratif, tidak ada yang bisa digugat. Tapi prosedur yang bersih di atas kertas tidak menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: apakah pengadaan ini memang dibutuhkan, atau sekadar bisa dilakukan? Ketika program sosial justru lebih banyak mengalirkan anggaran ke perangkat mahal, kendaraan, dan perlengkapan yang jauh dari inti programnya, publik berhak bertanya, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan? Rakyat, atau ekosistem pengadaan yang tiap tahun terus berputar dengan wajah berbeda, nama program berbeda, tapi karakter yang sama? #fyp #viral #trending #AntiKorupsi #korupsi #tersangka #penegakanhukum #pengadaan #sepatu #kemensos #sekolahrakyat #umkm #mbg #bgn #kesejahteraan #motrorlistrik #motorlistrikmbg", "post_id": "7636395288202071304"}}, {"key": "tasikzonechannel", "attributes": {"label": "tasikzonechannel", "x": 375.287908451574, "y": 602.7511168673481, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636971616190123282", "id": "tasikzonechannel", "source": "tiktok-000001", "content": "Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya, Mohammad Arif Syamsani, mencuri perhatian masyarakat saat berangkat kerja dengan menunggang kuda pada pelaksanaan program hari bebas kendaraan bermotor (car free day).  Aksi unik tersebut menjadi sorotan warga karena berbeda dari kebiasaan ASN pada umumnya dalam mendukung program pengurangan penggunaan kendaraan bermotor di lingkungan pemerintahan. Pemerintah Kota Tasikmalaya memberlakukan uji coba Car Free Day (CFD) khusus ASN setiap Rabu berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Nomor: 100.3.4.3/55/ORG/2026, yang mewajibkan penggunaan transportasi non-fosil (sepeda, jalan kaki, motor listrik, atau berkuda) untuk efisiensi BBM. Video  :  Arif Syamsani (istimewa)  #fyp #kuda #efisiensi #masukberanda #tasikzone", "post_id": "7636971616190123282"}}, {"key": "shansattala/Mohammad", "attributes": {"label": "shansattala/Mohammad", "x": 910.1754766982236, "y": 382.92480808333187, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636971616190123282", "id": "shansattala/Mohammad", "source": "tiktok-000001", "content": "Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya, Mohammad Arif Syamsani, mencuri perhatian masyarakat saat berangkat kerja dengan menunggang kuda pada pelaksanaan program hari bebas kendaraan bermotor (car free day).  Aksi unik tersebut menjadi sorotan warga karena berbeda dari kebiasaan ASN pada umumnya dalam mendukung program pengurangan penggunaan kendaraan bermotor di lingkungan pemerintahan. Pemerintah Kota Tasikmalaya memberlakukan uji coba Car Free Day (CFD) khusus ASN setiap Rabu berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Nomor: 100.3.4.3/55/ORG/2026, yang mewajibkan penggunaan transportasi non-fosil (sepeda, jalan kaki, motor listrik, atau berkuda) untuk efisiensi BBM. Video  :  Arif Syamsani (istimewa)  #fyp #kuda #efisiensi #masukberanda #tasikzone", "post_id": "7636971616190123282"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 381.8994007275408, "y": 607.32387974242, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "RsJ7fv7LasU", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Penjelasan Stafsus Pemprov DKI Jakarta soal Kebijakan Pajak Kendaraan Listrik\n\nKOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tetap membebaskan pajak dan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik.\n\nSementara Pemprov Jawa Barat menunda pemberlakuan pajak bagi kendaraan listrik.\nKebijakan ini menyusul instruksi Kementerian Dalam Negeri guna menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi global.\n\nGubernur Pramono Anung memastikan tetap membebaskan pajak dan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik.\n\nKebijakan baru kendaraan listrik ini diputuskan usai terbitnya surat edaran Menteri Dalam Negeri tentang pemberian insentif berupa pembebasan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.\n\nPembebasan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik juga tetap diberlakukan sebagai bentuk keseriusan Pemprov DKI mengurangi polusi udara Jakarta.\n\n\n#pemprovdkijakarta #kendaraanlistrik  #listrik #pajak #kendaraan #dkijakarta \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "RsJ7fv7LasU"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 474.01435179053243, "y": 828.0919427363034, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RsJ7fv7LasU", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Penjelasan Stafsus Pemprov DKI Jakarta soal Kebijakan Pajak Kendaraan Listrik\n\nKOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tetap membebaskan pajak dan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik.\n\nSementara Pemprov Jawa Barat menunda pemberlakuan pajak bagi kendaraan listrik.\nKebijakan ini menyusul instruksi Kementerian Dalam Negeri guna menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi global.\n\nGubernur Pramono Anung memastikan tetap membebaskan pajak dan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik.\n\nKebijakan baru kendaraan listrik ini diputuskan usai terbitnya surat edaran Menteri Dalam Negeri tentang pemberian insentif berupa pembebasan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.\n\nPembebasan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik juga tetap diberlakukan sebagai bentuk keseriusan Pemprov DKI mengurangi polusi udara Jakarta.\n\n\n#pemprovdkijakarta #kendaraanlistrik  #listrik #pajak #kendaraan #dkijakarta \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "RsJ7fv7LasU"}}, {"key": "@tribunjambi_official", "attributes": {"label": "@tribunjambi_official", "x": 397.8552102809538, "y": 465.10553413525633, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "TexG_FcXvLI", "id": "@tribunjambi_official", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Kebobolan Anggaran Motor Listrik BGN\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukan terkait anggaran pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang disebutnya sebagai kecolongan.\nProgram:\nEditor: Rian\nHost:\nReporter:\nVideografer:\nSumber:\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJambi.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nhttps://jambi.tribunnews.com/news/119...\n\nYouTube:    /    /     \nFacebook:   / tribunjambifanspage  \n​Instagram:   /   / tribunjambi  \nTwitter/X:  / https://x.com/tribunjambiku", "post_id": "TexG_FcXvLI"}}, {"key": "tribunjambi_official", "attributes": {"label": "tribunjambi_official", "x": 874.6106603143379, "y": 955.2881500934765, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "TexG_FcXvLI", "id": "tribunjambi_official", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Kebobolan Anggaran Motor Listrik BGN\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukan terkait anggaran pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang disebutnya sebagai kecolongan.\nProgram:\nEditor: Rian\nHost:\nReporter:\nVideografer:\nSumber:\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJambi.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nhttps://jambi.tribunnews.com/news/119...\n\nYouTube:    /    /     \nFacebook:   / tribunjambifanspage  \n​Instagram:   /   / tribunjambi  \nTwitter/X:  / https://x.com/tribunjambiku", "post_id": "TexG_FcXvLI"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 574.0805043133402, "y": 720.9856828752879, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "sNSaGkFS-Mo", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Stafsus Pemprov DKI Jakarta soal Kebijakan Pajak Kendaraan Listrik | KOMPAS SIANG\n\nKOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tetap membebaskan pajak dan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik.\n\nSementara Pemprov Jawa Barat menunda pemberlakuan pajak bagi kendaraan listrik.\nKebijakan ini menyusul instruksi Kementerian Dalam Negeri guna menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi global.\n\nGubernur Pramono Anung memastikan tetap membebaskan pajak dan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik.\n\nKebijakan baru kendaraan listrik ini diputuskan usai terbitnya surat edaran Menteri Dalam Negeri tentang pemberian insentif berupa pembebasan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.\n\nPembebasan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik juga tetap diberlakukan sebagai bentuk keseriusan Pemprov DKI mengurangi polusi udara Jakarta.\n\n\n#pemprovdkijakarta #kendaraanlistrik  #listrik \nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "sNSaGkFS-Mo"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 459.8810303519679, "y": 582.6149317653009, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sNSaGkFS-Mo", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Stafsus Pemprov DKI Jakarta soal Kebijakan Pajak Kendaraan Listrik | KOMPAS SIANG\n\nKOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tetap membebaskan pajak dan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik.\n\nSementara Pemprov Jawa Barat menunda pemberlakuan pajak bagi kendaraan listrik.\nKebijakan ini menyusul instruksi Kementerian Dalam Negeri guna menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi global.\n\nGubernur Pramono Anung memastikan tetap membebaskan pajak dan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik.\n\nKebijakan baru kendaraan listrik ini diputuskan usai terbitnya surat edaran Menteri Dalam Negeri tentang pemberian insentif berupa pembebasan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.\n\nPembebasan aturan ganjil genap bagi kendaraan listrik juga tetap diberlakukan sebagai bentuk keseriusan Pemprov DKI mengurangi polusi udara Jakarta.\n\n\n#pemprovdkijakarta #kendaraanlistrik  #listrik \nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "sNSaGkFS-Mo"}}, {"key": "@davetakesiton", "attributes": {"label": "@davetakesiton", "x": 323.1573273664798, "y": 251.88028461824385, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "lAZp-3H7w14", "id": "@davetakesiton", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Teknologi INI Adalah Kunci untuk Mengakhiri Kerusakan Pengisi Daya EV!\n\nTemukan teknologi pengisian daya mobil revolusioner yang siap mengubah lanskap pengisian daya kendaraan listrik, mengakhiri masalah pengisi daya EV yang rusak dan masalah EV lainnya. Seiring dunia beralih ke kendaraan listrik, pentingnya solusi pengisian daya mobil dan EV yang andal tidak dapat dilebih-lebihkan. Keandalan titik pengisian daya sangat penting untuk mengurangi kekhawatiran tentang jangkauan dan memastikan pengalaman berkendara yang lancar, terutama dalam kondisi cuaca basah. Kemajuan terbaru dalam teknologi EV, termasuk pengisian daya nirkabel dan tanpa kontak, membuka jalan bagi masa depan di mana pengisian daya semudah mengisi bensin di SPBU. Dengan munculnya mobil otonom, kebutuhan akan solusi pengisian daya yang efisien dan inovatif tidak pernah se Mendesak ini. Pelajari bagaimana teknologi inovatif ini akan meningkatkan keandalan EV, memperluas jaringan pengisian daya, dan membuat kepemilikan kendaraan listrik lebih mudah diakses oleh semua orang, mengantarkan era baru pengisian daya di masa depan dan mewujudkan impian jaringan pengisian daya yang komprehensif. Dengan memanfaatkan kekuatan inovasi pengisian daya, kita dapat menciptakan dunia di mana kendaraan listrik menjadi norma, dan pengisi daya EV yang rusak menjadi masa lalu. Bersiaplah untuk merasakan masa depan pengisian daya kendaraan listrik dengan teknologi pengisi daya terbaru.\n\n// Bab\n00:00 Pendahuluan\n01:21 Pengalaman Dunia Nyata Saya\n09:34 Memecahkan Masalah Celah Udara\n13:24 Pengisian Daya Otomatis yang SEBENARNYA\n\n// Media Sosial\nEmail: davetakesiton\nTwitter:   / davetakesiton  \n\n// Dukung Kami Lebih Lanjut\nPatreon:   / davetakesiton  \nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke keuntungan:\n   /   \n\n// Referensi\nKode Referensi Octopus Energy Dave: https://share.octopus.energy/wheat-ro... \nKode Referensi Octopus Energy Jonas: https://share.octopus.energy/rich-ibe...\nKode Referensi Tesla: https://ts.la/dave87278\n\n// Tentang Saluran Ini\nDave Takes It On adalah saluran yang didedikasikan untuk segala hal tentang kendaraan listrik (EV). Saluran ini dikelola oleh Dave dan Jonas, tim ayah dan anak yang berbasis di Inggris.", "post_id": "lAZp-3H7w14"}}, {"key": "davetakesiton", "attributes": {"label": "davetakesiton", "x": 727.3717836131668, "y": 372.2925938791045, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "lAZp-3H7w14", "id": "davetakesiton", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Teknologi INI Adalah Kunci untuk Mengakhiri Kerusakan Pengisi Daya EV!\n\nTemukan teknologi pengisian daya mobil revolusioner yang siap mengubah lanskap pengisian daya kendaraan listrik, mengakhiri masalah pengisi daya EV yang rusak dan masalah EV lainnya. Seiring dunia beralih ke kendaraan listrik, pentingnya solusi pengisian daya mobil dan EV yang andal tidak dapat dilebih-lebihkan. Keandalan titik pengisian daya sangat penting untuk mengurangi kekhawatiran tentang jangkauan dan memastikan pengalaman berkendara yang lancar, terutama dalam kondisi cuaca basah. Kemajuan terbaru dalam teknologi EV, termasuk pengisian daya nirkabel dan tanpa kontak, membuka jalan bagi masa depan di mana pengisian daya semudah mengisi bensin di SPBU. Dengan munculnya mobil otonom, kebutuhan akan solusi pengisian daya yang efisien dan inovatif tidak pernah se Mendesak ini. Pelajari bagaimana teknologi inovatif ini akan meningkatkan keandalan EV, memperluas jaringan pengisian daya, dan membuat kepemilikan kendaraan listrik lebih mudah diakses oleh semua orang, mengantarkan era baru pengisian daya di masa depan dan mewujudkan impian jaringan pengisian daya yang komprehensif. Dengan memanfaatkan kekuatan inovasi pengisian daya, kita dapat menciptakan dunia di mana kendaraan listrik menjadi norma, dan pengisi daya EV yang rusak menjadi masa lalu. Bersiaplah untuk merasakan masa depan pengisian daya kendaraan listrik dengan teknologi pengisi daya terbaru.\n\n// Bab\n00:00 Pendahuluan\n01:21 Pengalaman Dunia Nyata Saya\n09:34 Memecahkan Masalah Celah Udara\n13:24 Pengisian Daya Otomatis yang SEBENARNYA\n\n// Media Sosial\nEmail: davetakesiton\nTwitter:   / davetakesiton  \n\n// Dukung Kami Lebih Lanjut\nPatreon:   / davetakesiton  \nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke keuntungan:\n   /   \n\n// Referensi\nKode Referensi Octopus Energy Dave: https://share.octopus.energy/wheat-ro... \nKode Referensi Octopus Energy Jonas: https://share.octopus.energy/rich-ibe...\nKode Referensi Tesla: https://ts.la/dave87278\n\n// Tentang Saluran Ini\nDave Takes It On adalah saluran yang didedikasikan untuk segala hal tentang kendaraan listrik (EV). Saluran ini dikelola oleh Dave dan Jonas, tim ayah dan anak yang berbasis di Inggris.", "post_id": "lAZp-3H7w14"}}, {"key": "@The_TechTrends", "attributes": {"label": "@The_TechTrends", "x": 998.6032962420546, "y": 550.9823583688398, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "D5sOiG18sR0", "id": "@The_TechTrends", "source": "youtube-000001", "content": "20 Sepeda dan Kendaraan Listrik Terbaik Tahun 2026\n\n20 Sepeda dan Kendaraan Listrik Terbaik Tahun 2026\n\n00:00 - Pendahuluan\n\n00:36 - 1. Carbon Fold 2\n   • Introducing the Carbon Fold 2  \n   • Carbon Fold 2 | Fold Light, Go Anywhere  \n\n01:33 - 2. Lectric XP Trike2\n   • Lectric eBikes | XP Trike2  \n   • XP Trike2 Vs XP Trike2 750  \n   • Lectric Design Series | XP Trike2  \n\n02:28 - 3. Bo M Scooter\n   • Bo M E-Scooter Ride-through with Co-Founde...  \n   • Introducing Bo M in 42 Seconds | The World...  \n   • Introducing Bo - Our Story  \n\n03:25 - 4. Mooncool TK2\n   • TK2 Electric Trike Assembly 丨 Mooncool  \n   • Meet the Mooncool TK2: Effortless Everyday...  \n\n04:20 - 5. Honda super satu\n   • Super-ONE PROTOTYPE  \n   • 【Super-ONE】WEB MOVIE 「感性を刺激する走り」篇  \n   • 【Super-ONE】WEB MOVIE 「心昂るデザイン」篇  \n   • 【Honda Magazine】Super-ONE ×ドリカム中村さん  \n   • 【Honda Magazine】Super-ONE Prototype  \n\n05:14 - 6. Aventon Tingkat 4 \n   • Introducing The Aventon Level 4 | The Conn...  \n   • Level 4 REC vs. Level 4 ADV | Which Is The...  \n   • Level 4 REC Bike Walkthrough | A Smarter W...  \n\n06:10 - 7. ROVORON R7\n   • Introducing the All-New ㅡminimotors ROVORO...  \n   • Power, Safety, and Design Evolved — minimo...  \n\n07:06 - 8. KotaQ 1200 \n   • Replace Your Delivery Van with a 4 Wheel C...  \n   • The Delivery Van Alternative: CityQ 1200 |...  \n   • CityQ 1200 — The 4-Wheel Cargo eBike Repla...  \n\n08:01 - 9.SEABOB SE63\n   • The new SEABOB SE63 for Automobili Lamborg...  \n\n08:59 - 10. BYD RACCO\n   • BYD Racco Electric Van 2026: The Future of...  \n\n09:53 - 11. Ambang TS Pro Gen 2\n   • TS Pro Gen 2 : Performance Verification & ...  \n\n10:55 - 12. Wuling Binguo EV\n   • Wuling New BinguoEV, Drive Electric, Be Th...  \n   • Wuling BinguoEV - Drive Electric, Be The Icon  \n   • Wuling BinguoEV, Bring the Freedom of Expr...  \n   • Wuling BinguoEV - Celebrate The Moment, Be...  \n   • Wuling BinguoEV - Ride Conveniently, Be Th...  \n\n11:55 - 13. Hiboy U2 Pro\n   • Hiboy U2 Pro | Real Ride. Real Review. Exp...  \n   • Hiboy U2 Pro | Unboxing the Fat Tire Scoot...  \n   • Hiboy U2 Pro|Power, Comfort, and Freedom—Y...  \n   • Hiboy U2 Pro|Power, Comfort, and Freedom—Y...  \n\n12:53 - 14. Karbikes\n   • Karbikes passe à la vitesse supérieure !  \n   • Karbikes presents Koli ! The perfect vehic...  \n\n13:50 - 15. Velotric Summit 2 \n   • Meet Velotric Summit 2 | Ride. Climb. Summ...  \n   • Velotric Summit 2: How to unbox and assemb...  \n   • Meet Velotric Summit 2 | Trail Confident, ...  \n\n14:46 - 16. kilo bagnole\n   • Voici La Bagnole - KILOW  \n   • KILOW Tutos - La Bagnole - Le démarrage e...  \n\n15:44 - 17. Ride1Up Vorsa\n   • How to Assemble the Ride1Up Vorsa  \n   • Ride1Up Vorsa: The Most Customizable Pedal...  \n   • Introducing the Ride1Up Vorsa  \n   • Introducing the Vorsa Lite & FT  \n\n16:40 - 18. Angkat Foil Florence LIFTX\n   • We Spent a Year Designing This with the Fl...  \n\n17:36 - 19. ElectraMeccanica SOLO\n   • ElectraMeccanica SOLO | Coffee  \n   • The SOLO Experience at Electrify Expo Long...  \n   • SOLO EV Assembly Line  \n   • Drone footage of Electra Meccanica SOLO  \n\n18:33 - 20. HPC Revolution X9\n   • 2026 HPC Revolution Overview: A True Ameri...  \n   • Revolution X9 quick walkaround showcasing ...  \n\n*************************\n#komisidiperoleh\n*************************\n►: Pengungkapan: - \nSaya memiliki hubungan independen dengan barang-barang yang ditampilkan dalam video ini, tanpa sponsor apa pun. Tautan yang diberikan di bawah ini adalah tautan afiliasi, yang berarti komisi kecil diperoleh dari pembelian yang dilakukan melalui tautan tersebut. Sikap tanpa sponsor ini memberi saya kebebasan untuk menyajikan ulasan dan saran yang tidak bias. Di antara banyaknya pilihan, saya dengan teliti memilih produk-produk yang telah melalui pengujian pribadi dan mendapatkan persetujuan tulus saya. Dukungan Anda sangat penting dalam memberikan wawasan yang jujur ​​dan berharga, yang pada gilirannya, berdampak positif pada mata pencaharian keluarga saya. Saya berterima kasih atas pendampingan Anda dalam upaya ini.\n*************************\n►: Tentang video ini: - \nVideo ini menampilkan 20 Sepeda dan Kendaraan Listrik Terbaik tahun 2026, menyoroti inovasi terbaru dalam mobilitas listrik. Dari sepeda motor listrik berkecepatan tinggi hingga sepeda listrik futuristik dan mobil EV generasi berikutnya, setiap model dirancang untuk kinerja, efisiensi, dan keberlanjutan. Pemirsa akan menjelajahi teknologi baterai canggih, kemampuan jarak jauh, dan fitur cerdas yang membentuk masa depan transportasi. Kendaraan-kendaraan ini mewakili pergeseran besar menuju perjalanan ramah lingkungan, menggabungkan gaya, kekuatan, dan teknik mutakhir untuk pengendara perkotaan dan petualangan modern di seluruh dunia.\n**************************\nTechTrends tidak sepenuhnya memiliki materi yang dikompilasi dalam video ini. Materi tersebut milik individu atau organisasi yang pantas dihormati.\n\nKami menggunakan konten ini berdasarkan Pernyataan Penafian Hak Cipta, Bagian 107 dari Undang-Undang Hak Cipta 1976. \"Penggunaan Wajar\" diizinkan untuk kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasiswa, dan penelitian.\nJika Anda memiliki hak atas konten dalam video kami dan tidak ingin konten tersebut muncul di saluran kami, harap beri tahu kami melalui pesan pribadi atau email. Kami akan menghapus konten tersebut dalam waktu 24 jam.\n**************************\nJika Anda merasa video ini bermanfaat, silakan sukai 👍.\nSilakan bagikan kepada seseorang yang perlu melihatnya.\nTinggalkan komentar di bawah dengan pendapat Anda.\nDAN SILAKAN BERLANGGANAN UNTUK LEBIH BANYAK VIDEO:    /   \n**************************\n#electricbikes #electricvehicles #ev2026 #topev \n#electricbike2026 #futuremobility #evbikes \n#electricmotorcycle", "post_id": "D5sOiG18sR0"}}, {"key": "the_techtrends", "attributes": {"label": "the_techtrends", "x": 300.5445840880585, "y": 991.6890248257548, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "D5sOiG18sR0", "id": "the_techtrends", "source": "youtube-000001", "content": "20 Sepeda dan Kendaraan Listrik Terbaik Tahun 2026\n\n20 Sepeda dan Kendaraan Listrik Terbaik Tahun 2026\n\n00:00 - Pendahuluan\n\n00:36 - 1. Carbon Fold 2\n   • Introducing the Carbon Fold 2  \n   • Carbon Fold 2 | Fold Light, Go Anywhere  \n\n01:33 - 2. Lectric XP Trike2\n   • Lectric eBikes | XP Trike2  \n   • XP Trike2 Vs XP Trike2 750  \n   • Lectric Design Series | XP Trike2  \n\n02:28 - 3. Bo M Scooter\n   • Bo M E-Scooter Ride-through with Co-Founde...  \n   • Introducing Bo M in 42 Seconds | The World...  \n   • Introducing Bo - Our Story  \n\n03:25 - 4. Mooncool TK2\n   • TK2 Electric Trike Assembly 丨 Mooncool  \n   • Meet the Mooncool TK2: Effortless Everyday...  \n\n04:20 - 5. Honda super satu\n   • Super-ONE PROTOTYPE  \n   • 【Super-ONE】WEB MOVIE 「感性を刺激する走り」篇  \n   • 【Super-ONE】WEB MOVIE 「心昂るデザイン」篇  \n   • 【Honda Magazine】Super-ONE ×ドリカム中村さん  \n   • 【Honda Magazine】Super-ONE Prototype  \n\n05:14 - 6. Aventon Tingkat 4 \n   • Introducing The Aventon Level 4 | The Conn...  \n   • Level 4 REC vs. Level 4 ADV | Which Is The...  \n   • Level 4 REC Bike Walkthrough | A Smarter W...  \n\n06:10 - 7. ROVORON R7\n   • Introducing the All-New ㅡminimotors ROVORO...  \n   • Power, Safety, and Design Evolved — minimo...  \n\n07:06 - 8. KotaQ 1200 \n   • Replace Your Delivery Van with a 4 Wheel C...  \n   • The Delivery Van Alternative: CityQ 1200 |...  \n   • CityQ 1200 — The 4-Wheel Cargo eBike Repla...  \n\n08:01 - 9.SEABOB SE63\n   • The new SEABOB SE63 for Automobili Lamborg...  \n\n08:59 - 10. BYD RACCO\n   • BYD Racco Electric Van 2026: The Future of...  \n\n09:53 - 11. Ambang TS Pro Gen 2\n   • TS Pro Gen 2 : Performance Verification & ...  \n\n10:55 - 12. Wuling Binguo EV\n   • Wuling New BinguoEV, Drive Electric, Be Th...  \n   • Wuling BinguoEV - Drive Electric, Be The Icon  \n   • Wuling BinguoEV, Bring the Freedom of Expr...  \n   • Wuling BinguoEV - Celebrate The Moment, Be...  \n   • Wuling BinguoEV - Ride Conveniently, Be Th...  \n\n11:55 - 13. Hiboy U2 Pro\n   • Hiboy U2 Pro | Real Ride. Real Review. Exp...  \n   • Hiboy U2 Pro | Unboxing the Fat Tire Scoot...  \n   • Hiboy U2 Pro|Power, Comfort, and Freedom—Y...  \n   • Hiboy U2 Pro|Power, Comfort, and Freedom—Y...  \n\n12:53 - 14. Karbikes\n   • Karbikes passe à la vitesse supérieure !  \n   • Karbikes presents Koli ! The perfect vehic...  \n\n13:50 - 15. Velotric Summit 2 \n   • Meet Velotric Summit 2 | Ride. Climb. Summ...  \n   • Velotric Summit 2: How to unbox and assemb...  \n   • Meet Velotric Summit 2 | Trail Confident, ...  \n\n14:46 - 16. kilo bagnole\n   • Voici La Bagnole - KILOW  \n   • KILOW Tutos - La Bagnole - Le démarrage e...  \n\n15:44 - 17. Ride1Up Vorsa\n   • How to Assemble the Ride1Up Vorsa  \n   • Ride1Up Vorsa: The Most Customizable Pedal...  \n   • Introducing the Ride1Up Vorsa  \n   • Introducing the Vorsa Lite & FT  \n\n16:40 - 18. Angkat Foil Florence LIFTX\n   • We Spent a Year Designing This with the Fl...  \n\n17:36 - 19. ElectraMeccanica SOLO\n   • ElectraMeccanica SOLO | Coffee  \n   • The SOLO Experience at Electrify Expo Long...  \n   • SOLO EV Assembly Line  \n   • Drone footage of Electra Meccanica SOLO  \n\n18:33 - 20. HPC Revolution X9\n   • 2026 HPC Revolution Overview: A True Ameri...  \n   • Revolution X9 quick walkaround showcasing ...  \n\n*************************\n#komisidiperoleh\n*************************\n►: Pengungkapan: - \nSaya memiliki hubungan independen dengan barang-barang yang ditampilkan dalam video ini, tanpa sponsor apa pun. Tautan yang diberikan di bawah ini adalah tautan afiliasi, yang berarti komisi kecil diperoleh dari pembelian yang dilakukan melalui tautan tersebut. Sikap tanpa sponsor ini memberi saya kebebasan untuk menyajikan ulasan dan saran yang tidak bias. Di antara banyaknya pilihan, saya dengan teliti memilih produk-produk yang telah melalui pengujian pribadi dan mendapatkan persetujuan tulus saya. Dukungan Anda sangat penting dalam memberikan wawasan yang jujur ​​dan berharga, yang pada gilirannya, berdampak positif pada mata pencaharian keluarga saya. Saya berterima kasih atas pendampingan Anda dalam upaya ini.\n*************************\n►: Tentang video ini: - \nVideo ini menampilkan 20 Sepeda dan Kendaraan Listrik Terbaik tahun 2026, menyoroti inovasi terbaru dalam mobilitas listrik. Dari sepeda motor listrik berkecepatan tinggi hingga sepeda listrik futuristik dan mobil EV generasi berikutnya, setiap model dirancang untuk kinerja, efisiensi, dan keberlanjutan. Pemirsa akan menjelajahi teknologi baterai canggih, kemampuan jarak jauh, dan fitur cerdas yang membentuk masa depan transportasi. Kendaraan-kendaraan ini mewakili pergeseran besar menuju perjalanan ramah lingkungan, menggabungkan gaya, kekuatan, dan teknik mutakhir untuk pengendara perkotaan dan petualangan modern di seluruh dunia.\n**************************\nTechTrends tidak sepenuhnya memiliki materi yang dikompilasi dalam video ini. Materi tersebut milik individu atau organisasi yang pantas dihormati.\n\nKami menggunakan konten ini berdasarkan Pernyataan Penafian Hak Cipta, Bagian 107 dari Undang-Undang Hak Cipta 1976. \"Penggunaan Wajar\" diizinkan untuk kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasiswa, dan penelitian.\nJika Anda memiliki hak atas konten dalam video kami dan tidak ingin konten tersebut muncul di saluran kami, harap beri tahu kami melalui pesan pribadi atau email. Kami akan menghapus konten tersebut dalam waktu 24 jam.\n**************************\nJika Anda merasa video ini bermanfaat, silakan sukai 👍.\nSilakan bagikan kepada seseorang yang perlu melihatnya.\nTinggalkan komentar di bawah dengan pendapat Anda.\nDAN SILAKAN BERLANGGANAN UNTUK LEBIH BANYAK VIDEO:    /   \n**************************\n#electricbikes #electricvehicles #ev2026 #topev \n#electricbike2026 #futuremobility #evbikes \n#electricmotorcycle", "post_id": "D5sOiG18sR0"}}, {"key": "@E-BIKES_WORLD", "attributes": {"label": "@E-BIKES_WORLD", "x": 315.3838740030532, "y": 352.55910989628313, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Iu6v1mkWUMo", "id": "@E-BIKES_WORLD", "source": "youtube-000001", "content": "Surron untuk pengalaman berkendara di medan tanah terbaik 🤭\n\nProduk ☝️ ⬆️ pojok atas\n🌍 Selamat datang di Dunia Sepeda Listrik! 🚴‍♂️\n\nSurron untuk pengalaman berkendara di medan tanah terbaik 🤭 #surron #viral #dirtbike #ebike\n---\n\nHubungi Kami:\n📩 Butuh bantuan: Lifee289\natau DM kami di Instagram!\n\n📲 \n\n---\n\nSepeda listrik, e-bike, sepeda listrik, sepeda listrik tercepat, sepeda listrik terbaik, sepeda listrik untuk dewasa, e-bike jarak jauh, e-bike ringan, sepeda listrik lipat, e-bike gunung, sepeda listrik kota, e-bike off-road, e-bike kecepatan tinggi, e-bike bertenaga, sepeda listrik hemat, e-scooter, skuter listrik, e-scooter terbaik, e-scooter tercepat, e-scooter lipat, e-scooter jarak jauh, e-scooter komuter, e-scooter off-road, sepeda listrik, e-bike pintar, sepeda ramah lingkungan, e-bike perkotaan, kendaraan listrik, sepeda EV, sepeda isi ulang, e-bike hibrida.\n\n#SepedaListrik #SepedaListrik #NaikSepedaListrik #SepedaListrikTerbaik2025 #SepedaListrikLipat\n#SepedaListrikJarakJauh #MTB #SepedaListrikBertenaga #KendaraanListrik #SepedaKomuter\n#SepedaListrikHemat #NaikRamahLingkungan #UlasanSepedaListrik #SepedaKota #MobilitasPerkotaan\n#SepedaListrikTercepat #SepedaListrik #SepedaEV #RevolusiMobilitas #NaikRamahLingkungan", "post_id": "Iu6v1mkWUMo"}}, {"key": "world_of_e_bike", "attributes": {"label": "world_of_e_bike", "x": 945.4955510701728, "y": 598.5051342375762, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4483, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Iu6v1mkWUMo", "id": "world_of_e_bike", "source": "youtube-000001", "content": "Surron untuk pengalaman berkendara di medan tanah terbaik 🤭\n\nProduk ☝️ ⬆️ pojok atas\n🌍 Selamat datang di Dunia Sepeda Listrik! 🚴‍♂️\n\nSurron untuk pengalaman berkendara di medan tanah terbaik 🤭 #surron #viral #dirtbike #ebike\n---\n\nHubungi Kami:\n📩 Butuh bantuan: Lifee289\natau DM kami di Instagram!\n\n📲 \n\n---\n\nSepeda listrik, e-bike, sepeda listrik, sepeda listrik tercepat, sepeda listrik terbaik, sepeda listrik untuk dewasa, e-bike jarak jauh, e-bike ringan, sepeda listrik lipat, e-bike gunung, sepeda listrik kota, e-bike off-road, e-bike kecepatan tinggi, e-bike bertenaga, sepeda listrik hemat, e-scooter, skuter listrik, e-scooter terbaik, e-scooter tercepat, e-scooter lipat, e-scooter jarak jauh, e-scooter komuter, e-scooter off-road, sepeda listrik, e-bike pintar, sepeda ramah lingkungan, e-bike perkotaan, kendaraan listrik, sepeda EV, sepeda isi ulang, e-bike hibrida.\n\n#SepedaListrik #SepedaListrik #NaikSepedaListrik #SepedaListrikTerbaik2025 #SepedaListrikLipat\n#SepedaListrikJarakJauh #MTB #SepedaListrikBertenaga #KendaraanListrik #SepedaKomuter\n#SepedaListrikHemat #NaikRamahLingkungan #UlasanSepedaListrik #SepedaKota #MobilitasPerkotaan\n#SepedaListrikTercepat #SepedaListrik #SepedaEV #RevolusiMobilitas #NaikRamahLingkungan", "post_id": "Iu6v1mkWUMo"}}, {"key": "@ChaseCain", "attributes": {"label": "@ChaseCain", "x": 840.1033630835162, "y": 242.0083777479225, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZNuZVTU-tE4", "id": "@ChaseCain", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah Trump secara tidak sengaja menciptakan Kesepakatan Baru Hijau (Green New Deal)?\n\nPerang Iran tahun 2026 telah mengungkap titik lemah Amerika: kerentanan kita terhadap harga minyak dan pasar global untuk bahan bakar fosil. Tetapi bagaimana jika kita tidak perlu lagi khawatir tentang harga bensin? Pelajaran bagi AS adalah bahwa kemerdekaan energi sejati tidak berasal dari pompa bensin—melainkan dari terhubung langsung ke matahari dan angin. Dalam pembahasan mendalam ini, saya mengeksplorasi jalan sebenarnya menuju kemerdekaan energi, mengapa kendaraan listrik lebih murah dan lebih efisien, dan apakah Presiden Trump secara tidak sengaja mempercepat transisi ke energi bersih.\n\nVideo ini menampilkan wawancara eksklusif satu lawan satu dengan Anggota Kongres Adam Smith, Anggota Peringkat Komite Angkatan Bersenjata DPR, untuk membahas konflik militer yang sedang berlangsung di Iran, apa arti perang tersebut bagi masa depan keamanan energi Amerika, dan apakah masih ada konsensus bipartisan untuk tenaga angin dan surya.\n\nPakar energi Universitas Stanford, Mark Jacobson, juga menjelaskan bagaimana transisi jaringan listrik kita dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan sepenuhnya akan menurunkan tagihan energi warga Amerika hingga 63%!\n\nBill McKibben, pendiri Third Act dan Sun Day, mengatakan bahwa melonjaknya biaya minyak dan gas mempercepat transisi ke energi bersih. Dan saat ini, Tiongkok paling diuntungkan dari keputusan Partai Republik untuk membatalkan insentif pajak bagi manufaktur energi hijau di AS dari Undang-Undang Pengurangan Inflasi.\n\n🌎 Terhubung dengan saya di: https://chasecain.com\n\n🇺🇸 Daftarkan diri Anda untuk memilih — atau periksa pendaftaran Anda di: https://vote.gov/\n\n📚 BAB:\n0:00 Kesepakatan Hijau Baru Trump\n0:44 Apa yang Diketahui Para Penyintas yang Hidup Mandiri\n1:25 Harga Bensin Melonjak\n1:56 China Meraup Keuntungan\n2:38 Kelemahan Perusahaan Minyak\n3:24 Energi Angin + Surya 63% Lebih Murah\n4:50 Anggota Kongres Adam Smith\n5:38 Kesepakatan Bipartisan di Kongres\n6:28 Dampak Lingkungan dari Perang Iran\n7:07 Kemandirian Energi Mandiri\n8:04 Ketergantungan pada Minyak Timur Tengah\n8:42 Apakah Orang Amerika Tidak Memilih untuk Lingkungan?\n\n10:08 Berhenti Mengatakan Perubahan Iklim\n12:25 Melibatkan Pemilih Amerika\n13:10 Frustrasi dengan Politik\n15:40 Statistik Mengejutkan dari Pemilu 2024\n\nPelacak Biaya Energi Perang Iran Universitas Brown: https://iranwarcost.watson.brown.edu/\n\nPenelitian  tentang kesenjangan antara perubahan iklim dan bagaimana orang Amerika memilih: https://www.environmentalvoter.org/up...", "post_id": "ZNuZVTU-tE4"}}, {"key": "EnvironmentalVoterProject", "attributes": {"label": "EnvironmentalVoterProject", "x": 997.8978990110091, "y": 660.7864185714296, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZNuZVTU-tE4", "id": "EnvironmentalVoterProject", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah Trump secara tidak sengaja menciptakan Kesepakatan Baru Hijau (Green New Deal)?\n\nPerang Iran tahun 2026 telah mengungkap titik lemah Amerika: kerentanan kita terhadap harga minyak dan pasar global untuk bahan bakar fosil. Tetapi bagaimana jika kita tidak perlu lagi khawatir tentang harga bensin? Pelajaran bagi AS adalah bahwa kemerdekaan energi sejati tidak berasal dari pompa bensin—melainkan dari terhubung langsung ke matahari dan angin. Dalam pembahasan mendalam ini, saya mengeksplorasi jalan sebenarnya menuju kemerdekaan energi, mengapa kendaraan listrik lebih murah dan lebih efisien, dan apakah Presiden Trump secara tidak sengaja mempercepat transisi ke energi bersih.\n\nVideo ini menampilkan wawancara eksklusif satu lawan satu dengan Anggota Kongres Adam Smith, Anggota Peringkat Komite Angkatan Bersenjata DPR, untuk membahas konflik militer yang sedang berlangsung di Iran, apa arti perang tersebut bagi masa depan keamanan energi Amerika, dan apakah masih ada konsensus bipartisan untuk tenaga angin dan surya.\n\nPakar energi Universitas Stanford, Mark Jacobson, juga menjelaskan bagaimana transisi jaringan listrik kita dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan sepenuhnya akan menurunkan tagihan energi warga Amerika hingga 63%!\n\nBill McKibben, pendiri Third Act dan Sun Day, mengatakan bahwa melonjaknya biaya minyak dan gas mempercepat transisi ke energi bersih. Dan saat ini, Tiongkok paling diuntungkan dari keputusan Partai Republik untuk membatalkan insentif pajak bagi manufaktur energi hijau di AS dari Undang-Undang Pengurangan Inflasi.\n\n🌎 Terhubung dengan saya di: https://chasecain.com\n\n🇺🇸 Daftarkan diri Anda untuk memilih — atau periksa pendaftaran Anda di: https://vote.gov/\n\n📚 BAB:\n0:00 Kesepakatan Hijau Baru Trump\n0:44 Apa yang Diketahui Para Penyintas yang Hidup Mandiri\n1:25 Harga Bensin Melonjak\n1:56 China Meraup Keuntungan\n2:38 Kelemahan Perusahaan Minyak\n3:24 Energi Angin + Surya 63% Lebih Murah\n4:50 Anggota Kongres Adam Smith\n5:38 Kesepakatan Bipartisan di Kongres\n6:28 Dampak Lingkungan dari Perang Iran\n7:07 Kemandirian Energi Mandiri\n8:04 Ketergantungan pada Minyak Timur Tengah\n8:42 Apakah Orang Amerika Tidak Memilih untuk Lingkungan?\n\n10:08 Berhenti Mengatakan Perubahan Iklim\n12:25 Melibatkan Pemilih Amerika\n13:10 Frustrasi dengan Politik\n15:40 Statistik Mengejutkan dari Pemilu 2024\n\nPelacak Biaya Energi Perang Iran Universitas Brown: https://iranwarcost.watson.brown.edu/\n\nPenelitian  tentang kesenjangan antara perubahan iklim dan bagaimana orang Amerika memilih: https://www.environmentalvoter.org/up...", "post_id": "ZNuZVTU-tE4"}}, {"key": "@indotara-persada", "attributes": {"label": "@indotara-persada", "x": 514.4702412946168, "y": 85.75560277190164, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "u2u04Skwjdw", "id": "@indotara-persada", "source": "youtube-000001", "content": "SEKALI OPERATE BISA TARIK BEBAN 500 KG? HILLVER HEAVY DUTY ELECTRIC TRANSPOEQUIPMENT HMC-300\n\nHillver Electric Traction Lifting and Lowering Truck HMC-300 hadir sebagai solusi cerdas untuk aktivitas angkut barang di area bertangga dan bertingkat. Mengusung teknologi electric traction dengan sistem lifting & lowering yang stabil, unit ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi kerja sekaligus menjaga keselamatan operator.\n\nDengan performa motor listrik yang bertenaga dan kontrol yang presisi, HMC-300 mampu memindahkan beban secara lebih halus, aman, dan minim tenaga. Sangat ideal digunakan di gedung perkantoran, gudang, hotel, rumah sakit, hingga area industri yang memiliki akses tangga.\n \nDapatkan Produk di markertplace kami\nTokopedia : https://www.tokopedia.com/indotara-pe...\nShopee : https://shopee.co.id/product/48095478...\nLazada : https://www.lazada.co.id/products/i18...\nBlibli : https://www.blibli.com/p/trolley-angk...\nTiktok : https://short-url.org/1oZj-\n\nFollow Juga Sosial Media Kami:\nInstagram :   / pt.indotarapersada  \nFacebook :   / pt.indotarapersada   \nTiktok :   / indotarapersada  \nX : https://x.com/\n\nUntuk informasi dan inquiry produk lebih lanjut hubungi.\nHP/WA : 0811-1914-6963\n\nHeadquarter :\nPT. INDOTARA PERSADA 50/F,\nMenara BCA Grand Indonesia\nJl. M.H. Thamrin No.1,\nJakarta Pusat 10310\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : dsme\n\nMarketing Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nAPL Tower 6th Floor No. 6\nCentral Park, Jl. Letjen S.Parman\nKav 28, Jakarta Barat - 11440\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : dsme\n\nIndotara Showroom :\nGRAHA INDOTARA\nMillenium Industrial Estate Jl.\nMillenium 22 Blok R3 No. 1,\nCikupa, Tangerang - Banten 15720\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : dsme\n\nBandung Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nWisma HSBC Lt. 6 Suite B\nJalan Asia Afrika No.116,\nKota Bandung, Jawa Barat 40112\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : bdg.dsme\n\nSurabaya Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nBumi Mandiri Tower I Lt. 10 Suite 1008\nJL. Jend.Basuki Rachmat 129-137,\nSurabaya 60271\nPhone : 031 - 3360 1485\nEmail : sby.dsme\n\nSemarang Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nWisma HSBC Lt. 6 suite 609\nJl. Gajah Mada No.135,\nSemarang, Jawa Tengah - 50134\nPhone : 024 - 40 300 889\nEmail : smg.dsme\n\nMedan Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nSutomo Tower Lantai 5H\nJl. Sutomo Ujung No.28,\nKota Medan, Sumatera Utara 20235\nPhone : 061 - 50 300 592\nEmail : mdn.dsme\n\nBali Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nBenoa Square Lt. 2\nJl. Bypass Ngurah Rai No. 21 A\nKedonganan, Kuta Badung\nBali Indonesia 80361\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : bali.dsme\n\nMakassar Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nFajar Graha Pena Lt. 5\nJl. Urip Sumoharjo No. 20,\nMakassar - Sulawesi Selatan 90234\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : mks.dsme\n\nBalikpapan Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nPanin Tower Lt. 8 Grand Sudirman\nJl. Jendral Sudirman No.7 Klandasan Ilir,\nBalikpapan Kota - Kalimantan Timur 76114\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : bpp.dsme\n\nYogyakarta Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nHartono Mall Yogyakarta Lt. 3 Kaliwaru,\nCondongcatur, Sleman, Yogyakarta 55281\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : yog.dsme\n\nSingapore Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nMarina Bay Financial Centre Tower 3 17F,\n12 Marina Boulevard Singapore - 018982\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : sing.dsme \n\nEditor : Syahputra \nCampers : Indra \nVP ID : 11868\nSKU ID : DSME-33371", "post_id": "u2u04Skwjdw"}}, {"key": "indotarapersada", "attributes": {"label": "indotarapersada", "x": 735.1666174306362, "y": 633.0463264529268, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "u2u04Skwjdw", "id": "indotarapersada", "source": "youtube-000001", "content": "SEKALI OPERATE BISA TARIK BEBAN 500 KG? HILLVER HEAVY DUTY ELECTRIC TRANSPOEQUIPMENT HMC-300\n\nHillver Electric Traction Lifting and Lowering Truck HMC-300 hadir sebagai solusi cerdas untuk aktivitas angkut barang di area bertangga dan bertingkat. Mengusung teknologi electric traction dengan sistem lifting & lowering yang stabil, unit ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi kerja sekaligus menjaga keselamatan operator.\n\nDengan performa motor listrik yang bertenaga dan kontrol yang presisi, HMC-300 mampu memindahkan beban secara lebih halus, aman, dan minim tenaga. Sangat ideal digunakan di gedung perkantoran, gudang, hotel, rumah sakit, hingga area industri yang memiliki akses tangga.\n \nDapatkan Produk di markertplace kami\nTokopedia : https://www.tokopedia.com/indotara-pe...\nShopee : https://shopee.co.id/product/48095478...\nLazada : https://www.lazada.co.id/products/i18...\nBlibli : https://www.blibli.com/p/trolley-angk...\nTiktok : https://short-url.org/1oZj-\n\nFollow Juga Sosial Media Kami:\nInstagram :   / pt.indotarapersada  \nFacebook :   / pt.indotarapersada   \nTiktok :   / indotarapersada  \nX : https://x.com/\n\nUntuk informasi dan inquiry produk lebih lanjut hubungi.\nHP/WA : 0811-1914-6963\n\nHeadquarter :\nPT. INDOTARA PERSADA 50/F,\nMenara BCA Grand Indonesia\nJl. M.H. Thamrin No.1,\nJakarta Pusat 10310\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : dsme\n\nMarketing Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nAPL Tower 6th Floor No. 6\nCentral Park, Jl. Letjen S.Parman\nKav 28, Jakarta Barat - 11440\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : dsme\n\nIndotara Showroom :\nGRAHA INDOTARA\nMillenium Industrial Estate Jl.\nMillenium 22 Blok R3 No. 1,\nCikupa, Tangerang - Banten 15720\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : dsme\n\nBandung Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nWisma HSBC Lt. 6 Suite B\nJalan Asia Afrika No.116,\nKota Bandung, Jawa Barat 40112\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : bdg.dsme\n\nSurabaya Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nBumi Mandiri Tower I Lt. 10 Suite 1008\nJL. Jend.Basuki Rachmat 129-137,\nSurabaya 60271\nPhone : 031 - 3360 1485\nEmail : sby.dsme\n\nSemarang Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nWisma HSBC Lt. 6 suite 609\nJl. Gajah Mada No.135,\nSemarang, Jawa Tengah - 50134\nPhone : 024 - 40 300 889\nEmail : smg.dsme\n\nMedan Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nSutomo Tower Lantai 5H\nJl. Sutomo Ujung No.28,\nKota Medan, Sumatera Utara 20235\nPhone : 061 - 50 300 592\nEmail : mdn.dsme\n\nBali Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nBenoa Square Lt. 2\nJl. Bypass Ngurah Rai No. 21 A\nKedonganan, Kuta Badung\nBali Indonesia 80361\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : bali.dsme\n\nMakassar Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nFajar Graha Pena Lt. 5\nJl. Urip Sumoharjo No. 20,\nMakassar - Sulawesi Selatan 90234\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : mks.dsme\n\nBalikpapan Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nPanin Tower Lt. 8 Grand Sudirman\nJl. Jendral Sudirman No.7 Klandasan Ilir,\nBalikpapan Kota - Kalimantan Timur 76114\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : bpp.dsme\n\nYogyakarta Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nHartono Mall Yogyakarta Lt. 3 Kaliwaru,\nCondongcatur, Sleman, Yogyakarta 55281\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : yog.dsme\n\nSingapore Office :\nPT. INDOTARA PERSADA\nMarina Bay Financial Centre Tower 3 17F,\n12 Marina Boulevard Singapore - 018982\nPhone : 021 - 5011 2224\nEmail : sing.dsme \n\nEditor : Syahputra \nCampers : Indra \nVP ID : 11868\nSKU ID : DSME-33371", "post_id": "u2u04Skwjdw"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 607.188822620092, "y": 526.9380949070007, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "KWn_TMIqhWo", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "BOCORAN! Menkeu Purbaya Bakal Beri Insentif Buat 100.000 Unit Mobil & Motor Listrik | iNews Terkini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada tahun ini. Insentif tersebut ditargetkan untuk 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit motor listrik sebagai tahap awal guna mendorong percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.\n\nPurbaya menegaskan, pemerintah akan menambah kuota insentif jika tahap pertama telah terserap. “100 ribu pertama, kalau habis, kita kasih lagi (insentifnya),” ujarnya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa. Dia juga menyebut besaran subsidi motor listrik diperkirakan sekitar Rp5 juta, sementara skema lengkap insentif akan diumumkan lebih lanjut oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "KWn_TMIqhWo"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 877.0491645682266, "y": 856.9795081421479, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KWn_TMIqhWo", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "BOCORAN! Menkeu Purbaya Bakal Beri Insentif Buat 100.000 Unit Mobil & Motor Listrik | iNews Terkini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada tahun ini. Insentif tersebut ditargetkan untuk 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit motor listrik sebagai tahap awal guna mendorong percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.\n\nPurbaya menegaskan, pemerintah akan menambah kuota insentif jika tahap pertama telah terserap. “100 ribu pertama, kalau habis, kita kasih lagi (insentifnya),” ujarnya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa. Dia juga menyebut besaran subsidi motor listrik diperkirakan sekitar Rp5 juta, sementara skema lengkap insentif akan diumumkan lebih lanjut oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "KWn_TMIqhWo"}}, {"key": "@PLTSsederhana_", "attributes": {"label": "@PLTSsederhana_", "x": 114.6573983211533, "y": 450.0286885779744, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3JZZb5U_8YY", "id": "@PLTSsederhana_", "source": "youtube-000001", "content": "BONGKAR BATERAI MOTOR LISTRIK\n\nDapatkan produk yang ada di video dengan diskon Lebih besar beli lewat keranjang shopee video PLTS SEDERHANA \nLink diskon https://id.shp.ee/nk6qetw?smtt=0.0.9\n\n🛍️ Toko dan Media Sosial\nʙᴇʟᴀɴᴊᴀ ᴅɪsᴄᴏᴜɴᴛ 𝟻%\nhttps://id.shp.ee/nk6qetw?smtt=0.0.9\n𝐖𝐡𝐚𝐭𝐬𝐀𝐩𝐩\nhttps://wa.me/6281930024310\nʙᴇʟᴀɴᴊᴀ ᴘʟᴛs ᴍᴜʀᴀʜ ᴅᴀɴ ʟᴇɴɢᴋᴀᴘ\nhttps://collshp.com/pltssederhana\n🅃🄸🄺🅃🄾🄺\n  / pltssederhana_  \nℑ𝔫𝔰𝔱𝔞𝔤𝔯𝔞𝔪\n  / pltssederhana_  \n𝔽𝕒𝕔𝕖𝕓𝕠𝕠𝕜\n  / mas.nomo.774341  \n𝚃𝚑𝚛𝚎𝚊𝚍𝚜\nhttps://www.threads.net/\n𝗬𝗼𝘂𝗧𝘂𝗯𝗲\n   /   \n𝙔𝙤𝙪𝙏𝙪𝙗𝙚 𝙨𝙝𝙤𝙧𝙩𝙨\n   /   \n 𝓒𝓱𝓪𝓷𝓷𝓮𝓵 𝓦𝓱𝓪𝓽𝓼𝓪𝓹𝓹\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VanP...\nTelegram \nhttps://t.me/+bGtXyxjwHKIwNWU9\n\nTerimakasih kepada seluruh SUBSCRIBER yang telah ber kontribusi untuk berkembangnya channel ini.                                                                           \n\n𝙿𝙻𝚃𝚂 𝚂𝙴𝙳𝙴𝚁𝙷𝙰𝙽𝙰\nRabu 06 Mei 2026", "post_id": "3JZZb5U_8YY"}}, {"key": "pltssederhana_", "attributes": {"label": "pltssederhana_", "x": 605.1236847253616, "y": 63.29233751293128, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1113, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3JZZb5U_8YY", "id": "pltssederhana_", "source": "youtube-000001", "content": "BONGKAR BATERAI MOTOR LISTRIK\n\nDapatkan produk yang ada di video dengan diskon Lebih besar beli lewat keranjang shopee video PLTS SEDERHANA \nLink diskon https://id.shp.ee/nk6qetw?smtt=0.0.9\n\n🛍️ Toko dan Media Sosial\nʙᴇʟᴀɴᴊᴀ ᴅɪsᴄᴏᴜɴᴛ 𝟻%\nhttps://id.shp.ee/nk6qetw?smtt=0.0.9\n𝐖𝐡𝐚𝐭𝐬𝐀𝐩𝐩\nhttps://wa.me/6281930024310\nʙᴇʟᴀɴᴊᴀ ᴘʟᴛs ᴍᴜʀᴀʜ ᴅᴀɴ ʟᴇɴɢᴋᴀᴘ\nhttps://collshp.com/pltssederhana\n🅃🄸🄺🅃🄾🄺\n  / pltssederhana_  \nℑ𝔫𝔰𝔱𝔞𝔤𝔯𝔞𝔪\n  / pltssederhana_  \n𝔽𝕒𝕔𝕖𝕓𝕠𝕠𝕜\n  / mas.nomo.774341  \n𝚃𝚑𝚛𝚎𝚊𝚍𝚜\nhttps://www.threads.net/\n𝗬𝗼𝘂𝗧𝘂𝗯𝗲\n   /   \n𝙔𝙤𝙪𝙏𝙪𝙗𝙚 𝙨𝙝𝙤𝙧𝙩𝙨\n   /   \n 𝓒𝓱𝓪𝓷𝓷𝓮𝓵 𝓦𝓱𝓪𝓽𝓼𝓪𝓹𝓹\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VanP...\nTelegram \nhttps://t.me/+bGtXyxjwHKIwNWU9\n\nTerimakasih kepada seluruh SUBSCRIBER yang telah ber kontribusi untuk berkembangnya channel ini.                                                                           \n\n𝙿𝙻𝚃𝚂 𝚂𝙴𝙳𝙴𝚁𝙷𝙰𝙽𝙰\nRabu 06 Mei 2026", "post_id": "3JZZb5U_8YY"}}, {"key": "pltssederhanashorts", "attributes": {"label": "pltssederhanashorts", "x": 188.86760755369536, "y": 324.55381269363403, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1113, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3JZZb5U_8YY", "id": "pltssederhanashorts", "source": "youtube-000001", "content": "BONGKAR BATERAI MOTOR LISTRIK\n\nDapatkan produk yang ada di video dengan diskon Lebih besar beli lewat keranjang shopee video PLTS SEDERHANA \nLink diskon https://id.shp.ee/nk6qetw?smtt=0.0.9\n\n🛍️ Toko dan Media Sosial\nʙᴇʟᴀɴᴊᴀ ᴅɪsᴄᴏᴜɴᴛ 𝟻%\nhttps://id.shp.ee/nk6qetw?smtt=0.0.9\n𝐖𝐡𝐚𝐭𝐬𝐀𝐩𝐩\nhttps://wa.me/6281930024310\nʙᴇʟᴀɴᴊᴀ ᴘʟᴛs ᴍᴜʀᴀʜ ᴅᴀɴ ʟᴇɴɢᴋᴀᴘ\nhttps://collshp.com/pltssederhana\n🅃🄸🄺🅃🄾🄺\n  / pltssederhana_  \nℑ𝔫𝔰𝔱𝔞𝔤𝔯𝔞𝔪\n  / pltssederhana_  \n𝔽𝕒𝕔𝕖𝕓𝕠𝕠𝕜\n  / mas.nomo.774341  \n𝚃𝚑𝚛𝚎𝚊𝚍𝚜\nhttps://www.threads.net/\n𝗬𝗼𝘂𝗧𝘂𝗯𝗲\n   /   \n𝙔𝙤𝙪𝙏𝙪𝙗𝙚 𝙨𝙝𝙤𝙧𝙩𝙨\n   /   \n 𝓒𝓱𝓪𝓷𝓷𝓮𝓵 𝓦𝓱𝓪𝓽𝓼𝓪𝓹𝓹\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VanP...\nTelegram \nhttps://t.me/+bGtXyxjwHKIwNWU9\n\nTerimakasih kepada seluruh SUBSCRIBER yang telah ber kontribusi untuk berkembangnya channel ini.                                                                           \n\n𝙿𝙻𝚃𝚂 𝚂𝙴𝙳𝙴𝚁𝙷𝙰𝙽𝙰\nRabu 06 Mei 2026", "post_id": "3JZZb5U_8YY"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 808.7429317250551, "y": 474.58423131123726, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "KSF1bTsbjm4", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Momen Purbaya Soroti Evaluasi Pengadaan Motor Listrik BGN, Sistem Kini Diperbaiki\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pembenahan sistem pengelolaan anggaran setelah adanya evaluasi terhadap proses pengadaan pada tahun lalu, termasuk terkait rencana pengadaan motor listrik untuk BGN.\n\n“Waktu kita sudah menolak beli motor untuk BGN, saya tolak, sudah diputuskan di rapat. Tapi ternyata ada kebocoran dari cara tertentu untuk melewati itu, sehingga sempat keluar,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).\n\nMenurut Purbaya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah untuk memperkuat tata kelola anggaran. \n\nPerbaikan kini difokuskan pada sistem yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Anggaran agar kejadian serupa tidak terulang.\n\n“Sekarang sudah kita perbaiki, dan hal seperti itu akan kita minimalisir semaksimal mungkin,” katanya.\n\nSelain pembenahan sistem, pemerintah juga mendorong percepatan belanja negara agar dampaknya lebih merata sepanjang tahun. \n\nBelanja pemerintah pusat tercatat tumbuh signifikan sebagai bagian dari strategi kebijakan fiskal.\n\nPurbaya menyebutkan, total belanja negara tumbuh sekitar 31,4 persen secara tahunan.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "KSF1bTsbjm4"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 708.02537514472, "y": 912.9556651720158, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KSF1bTsbjm4", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Momen Purbaya Soroti Evaluasi Pengadaan Motor Listrik BGN, Sistem Kini Diperbaiki\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pembenahan sistem pengelolaan anggaran setelah adanya evaluasi terhadap proses pengadaan pada tahun lalu, termasuk terkait rencana pengadaan motor listrik untuk BGN.\n\n“Waktu kita sudah menolak beli motor untuk BGN, saya tolak, sudah diputuskan di rapat. Tapi ternyata ada kebocoran dari cara tertentu untuk melewati itu, sehingga sempat keluar,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).\n\nMenurut Purbaya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah untuk memperkuat tata kelola anggaran. \n\nPerbaikan kini difokuskan pada sistem yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Anggaran agar kejadian serupa tidak terulang.\n\n“Sekarang sudah kita perbaiki, dan hal seperti itu akan kita minimalisir semaksimal mungkin,” katanya.\n\nSelain pembenahan sistem, pemerintah juga mendorong percepatan belanja negara agar dampaknya lebih merata sepanjang tahun. \n\nBelanja pemerintah pusat tercatat tumbuh signifikan sebagai bagian dari strategi kebijakan fiskal.\n\nPurbaya menyebutkan, total belanja negara tumbuh sekitar 31,4 persen secara tahunan.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "KSF1bTsbjm4"}}, {"key": "@CubeChemistry", "attributes": {"label": "@CubeChemistry", "x": 754.6301407102851, "y": 42.67219757765584, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DN6gFKe2cbo", "id": "@CubeChemistry", "source": "youtube-000001", "content": "Lithium: Mengapa mimpi buruk lingkungan ini masih menjadi raja baterai🔋🧪\n\nBergabunglah sebagai anggota Cube Chemistry dan dapatkan akses ke fasilitas khusus:    /   \n\nVideo ini mengeksplorasi lithium, unsur fundamental yang mendukung rekayasa modern mulai dari ponsel pintar hingga kendaraan listrik. Kami menampilkan sampel dan simulasi interkalasi baterai, mengilustrasikan kekuatan elektrokimia dan dampaknya pada peradaban manusia. Pahami sains di balik komponen penting ini untuk kebutuhan penyimpanan energi masa depan kita. #Lithium #KendaraanListrik #TeknologiBaterai #PenyimpananEnergi #Sains #Kedokteran\n\nTabel Lidah Periodik Interaktif\nhttps://www.everydaysciencestuff.com/...\n\nBab:\n00:00 - 01:14 - Pengantar Lithium\n01:15 - 02:18 - Kubus dengan Lithium/Bisakah Anda menjilatnya?\n\n02:19 - 07:28 - Sejarah dan Penamaan Lithium\n07:29 - 10:56 - Sifat-sifat Lithium\n10:57 - 19:51 - Keberadaan dan Ekstraksi Lithium\n19:52 - 28:13 - Mengapa Lithium masih menjadi raja baterai?\n\n28:12 - 44:42 - Aplikasi Lain dari Lithium\n44:43 - 45:04 - Kesimpulan\n\nKlik tautan ini jika Anda ingin memiliki Cube dengan Lithium: https://collabs.shop/re9yuu Gunakan kode promo: CUBECHEMISTRY untuk mendapatkan diskon 10%.", "post_id": "DN6gFKe2cbo"}}, {"key": "cubechemistry", "attributes": {"label": "cubechemistry", "x": 459.8758623771062, "y": 492.94848642647884, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DN6gFKe2cbo", "id": "cubechemistry", "source": "youtube-000001", "content": "Lithium: Mengapa mimpi buruk lingkungan ini masih menjadi raja baterai🔋🧪\n\nBergabunglah sebagai anggota Cube Chemistry dan dapatkan akses ke fasilitas khusus:    /   \n\nVideo ini mengeksplorasi lithium, unsur fundamental yang mendukung rekayasa modern mulai dari ponsel pintar hingga kendaraan listrik. Kami menampilkan sampel dan simulasi interkalasi baterai, mengilustrasikan kekuatan elektrokimia dan dampaknya pada peradaban manusia. Pahami sains di balik komponen penting ini untuk kebutuhan penyimpanan energi masa depan kita. #Lithium #KendaraanListrik #TeknologiBaterai #PenyimpananEnergi #Sains #Kedokteran\n\nTabel Lidah Periodik Interaktif\nhttps://www.everydaysciencestuff.com/...\n\nBab:\n00:00 - 01:14 - Pengantar Lithium\n01:15 - 02:18 - Kubus dengan Lithium/Bisakah Anda menjilatnya?\n\n02:19 - 07:28 - Sejarah dan Penamaan Lithium\n07:29 - 10:56 - Sifat-sifat Lithium\n10:57 - 19:51 - Keberadaan dan Ekstraksi Lithium\n19:52 - 28:13 - Mengapa Lithium masih menjadi raja baterai?\n\n28:12 - 44:42 - Aplikasi Lain dari Lithium\n44:43 - 45:04 - Kesimpulan\n\nKlik tautan ini jika Anda ingin memiliki Cube dengan Lithium: https://collabs.shop/re9yuu Gunakan kode promo: CUBECHEMISTRY untuk mendapatkan diskon 10%.", "post_id": "DN6gFKe2cbo"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 870.9326660184173, "y": 752.4051396506707, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "6ob4V69qsOQ", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Mobil Listrik di Jakarta Masih Bebas Pajak | Liputan 6\n\nLiputan 6 | Pengguna mobil listrik yang sempat resah, kini bisa bernapas lega. Pemprov Jakarta memastikan, kendaraan listrik di Jakarta tetap bebas pajak dan bebas ganjil genap.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "6ob4V69qsOQ"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 823.2054912110483, "y": 945.7494006765598, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1113, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6ob4V69qsOQ", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Mobil Listrik di Jakarta Masih Bebas Pajak | Liputan 6\n\nLiputan 6 | Pengguna mobil listrik yang sempat resah, kini bisa bernapas lega. Pemprov Jakarta memastikan, kendaraan listrik di Jakarta tetap bebas pajak dan bebas ganjil genap.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "6ob4V69qsOQ"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 902.1115037814131, "y": 440.4475855655946, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1113, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6ob4V69qsOQ", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Mobil Listrik di Jakarta Masih Bebas Pajak | Liputan 6\n\nLiputan 6 | Pengguna mobil listrik yang sempat resah, kini bisa bernapas lega. Pemprov Jakarta memastikan, kendaraan listrik di Jakarta tetap bebas pajak dan bebas ganjil genap.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "6ob4V69qsOQ"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 918.6874473629304, "y": 300.0634717792032, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.1113, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6ob4V69qsOQ", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Mobil Listrik di Jakarta Masih Bebas Pajak | Liputan 6\n\nLiputan 6 | Pengguna mobil listrik yang sempat resah, kini bisa bernapas lega. Pemprov Jakarta memastikan, kendaraan listrik di Jakarta tetap bebas pajak dan bebas ganjil genap.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "6ob4V69qsOQ"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 338.4434206330849, "y": 310.46957382554643, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DrIZUkmvEyg", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "INDONESIA TERJEBAK! Rahasia Baterai 'Sampah' & Garam Ini Bisa Hancurkan Dominasi Impor?\n\nApakah Indonesia akan selamanya bergantung pada impor energi fosil? Di tengah krisis energi dan polusi, muncul inovasi teknologi baterai berbasis material lokal yang bisa mengubah segalanya.\n\nVideo ini membahas tuntas riset mendalam Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Prof. Bambang Priyono, mengenai pengembangan baterai litium-ion dari biomassa dan potensi besar baterai Sodium-Ion. Mengapa teknologi ini disebut sebagai kunci kemandirian energi nasional? Dan benarkah limbah organik serta garam bisa menjadi solusi lebih murah dibanding tambang litium global?\n\nPengembangan teknologi penyimpanan energi (Battery Energy Storage System/BESS) kini menjadi fokus utama di Indonesia. Dengan memanfaatkan material terbarukan seperti biomassa lokal, kita tidak hanya menekan biaya baterai kendaraan listrik dan panel surya rumah tangga, tapi juga menciptakan ekosistem industri hijau yang berkelanjutan.\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #energiterbarukan  #BateraiNasional #TeknologiUI #kemandirianenergi  #mobillistrik  #inovasiindonesia  #BateraiSodium #biomassa  #hardnews  #indonesiamaju \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "DrIZUkmvEyg"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 3.7863243758359255, "y": 766.8740931610813, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DrIZUkmvEyg", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "INDONESIA TERJEBAK! Rahasia Baterai 'Sampah' & Garam Ini Bisa Hancurkan Dominasi Impor?\n\nApakah Indonesia akan selamanya bergantung pada impor energi fosil? Di tengah krisis energi dan polusi, muncul inovasi teknologi baterai berbasis material lokal yang bisa mengubah segalanya.\n\nVideo ini membahas tuntas riset mendalam Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Prof. Bambang Priyono, mengenai pengembangan baterai litium-ion dari biomassa dan potensi besar baterai Sodium-Ion. Mengapa teknologi ini disebut sebagai kunci kemandirian energi nasional? Dan benarkah limbah organik serta garam bisa menjadi solusi lebih murah dibanding tambang litium global?\n\nPengembangan teknologi penyimpanan energi (Battery Energy Storage System/BESS) kini menjadi fokus utama di Indonesia. Dengan memanfaatkan material terbarukan seperti biomassa lokal, kita tidak hanya menekan biaya baterai kendaraan listrik dan panel surya rumah tangga, tapi juga menciptakan ekosistem industri hijau yang berkelanjutan.\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #energiterbarukan  #BateraiNasional #TeknologiUI #kemandirianenergi  #mobillistrik  #inovasiindonesia  #BateraiSodium #biomassa  #hardnews  #indonesiamaju \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "DrIZUkmvEyg"}}, {"key": "@MapFlagged", "attributes": {"label": "@MapFlagged", "x": 87.54556482551857, "y": 674.7917902730248, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4374, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "t2rgX9-aX8M", "id": "@MapFlagged", "source": "youtube-000001", "content": "CA, AS | Beli rumah di 2393 Plateau Dr, San Jose, CA, AS | San Jose, AS | MapFlagged\n\nNikmati & tetap terhubung dengan kami!\n\n👍 Berlangganan MapFlagged:\nhttps://bit.ly/MapFlagged\n\n📚 Bab Video:\n0:00 Pengenalan Properti\n0:10 Harga Properti\n0:05 Alamat Properti\n0:15 Deskripsi Properti\n0:20 Fasilitas Properti\n0:25 Berlangganan MapFlagged!\n\n📣 Berikut detail rumah yang dijual di 2393 Plateau Dr, San Jose, CA, USA:\n\n3 Kamar Tidur\n3 Kamar Mandi\n$1.288.888\n\nSelamat datang di 2393 Plateau Drive, Ventana Single Family Residence @ Heritage Community di mana lanskap yang rimbun, pemandangan malam di lereng bukit, & air mancur di depan komunitas membangkitkan keanggunan & ketenangan! Mari kunjungi permata tersembunyi yang bergaya, kontemporer, dan bertingkat ini di atas sisi utara Communications Hill yang hijau dan tenang! Jelajahi jalan setapak di dekatnya menuju tangga yang rumit, & nikmati jalur jalan kaki yang ramah komunitas! Nikmati anggur dan santapan lezat di dapur yang terang dan cerah dengan meja dapur granit, lemari putih yang menyegarkan, dan peralatan dapur stainless steel bermerek terkenal! Fitur: Stopkontak kendaraan listrik, pelembut air, sistem AC & pemanas sentral, termostat multi-level, pintu Prancis menuju akses balkon, lantai kayu maple alami, mesin cuci & pengering, dan masih banyak lagi! Apartemen 1 kamar tidur & 1 kamar mandi lengkap di lantai dasar yang sangat diminati! 2 Kamar Tidur Utama! Teras & Balkon depan menawarkan rekreasi, kegiatan sosial, dan interaksi sosial! Garasi 2 mobil menawarkan parkir berdampingan. Tersedia banyak tempat parkir di jalan. Akses mudah ke jalan tol 87 & 280. Stasiun VTA, Stasiun Cal Train, & Transit Kabupaten terdekat. Jelajahi restoran, kafe, & toko di Plant Shopping Center! Hanya beberapa menit ke Costco & Willow Glen! Jelajahi berbagai pilihan unggulan, Sekolah Antar-Distrik & banyak lagi.\n\n🔔 MapFlagged di Media Sosial:\n  / mapflagged  \n  / mapflagged  \n  / mapflagged  \n   / mapflagged  \n  / mapflagged.fb  \n\n#mapflagged #sanjosepropertiesforsale #sanjoseproperties #sanjoseproperties2026 #usapropertiesforsale #uspropertiesforsale #usaproperties2026 #usproperties2026\n\n⛳ Lokasi Properti ini di Google Maps:\nhttps://www.google.com/maps/\n\n🏥 Rumah Sakit Terdekat dari Properti ini:\n\n✒️ Sekolah Terdekat dari Properti ini:\n\n🍕 Restoran Terdekat dari Properti Ini:\n\n🚃 Stasiun Kereta Terdekat dari Properti Ini:\n\n🏬 Pusat Perbelanjaan Terdekat dari Properti Ini:\n\n🌼 Taman Terdekat dari Properti Ini:\n\n🎥 Bioskop Terdekat dari Properti Ini:\n\n☕ Kafe Terdekat dari Properti Ini:\n\n✈️ Bandara Terdekat dari Properti Ini:\n\n🏢 Toko Terdekat dari Properti Ini:\n\n➕ Dokter Terdekat dari Properti Ini:", "post_id": "t2rgX9-aX8M"}}, {"key": "37.29523...", "attributes": {"label": "37.29523...", "x": 597.6602464667753, "y": 804.8735720745226, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "t2rgX9-aX8M", "id": "37.29523...", "source": "youtube-000001", "content": "CA, AS | Beli rumah di 2393 Plateau Dr, San Jose, CA, AS | San Jose, AS | MapFlagged\n\nNikmati & tetap terhubung dengan kami!\n\n👍 Berlangganan MapFlagged:\nhttps://bit.ly/MapFlagged\n\n📚 Bab Video:\n0:00 Pengenalan Properti\n0:10 Harga Properti\n0:05 Alamat Properti\n0:15 Deskripsi Properti\n0:20 Fasilitas Properti\n0:25 Berlangganan MapFlagged!\n\n📣 Berikut detail rumah yang dijual di 2393 Plateau Dr, San Jose, CA, USA:\n\n3 Kamar Tidur\n3 Kamar Mandi\n$1.288.888\n\nSelamat datang di 2393 Plateau Drive, Ventana Single Family Residence @ Heritage Community di mana lanskap yang rimbun, pemandangan malam di lereng bukit, & air mancur di depan komunitas membangkitkan keanggunan & ketenangan! Mari kunjungi permata tersembunyi yang bergaya, kontemporer, dan bertingkat ini di atas sisi utara Communications Hill yang hijau dan tenang! Jelajahi jalan setapak di dekatnya menuju tangga yang rumit, & nikmati jalur jalan kaki yang ramah komunitas! Nikmati anggur dan santapan lezat di dapur yang terang dan cerah dengan meja dapur granit, lemari putih yang menyegarkan, dan peralatan dapur stainless steel bermerek terkenal! Fitur: Stopkontak kendaraan listrik, pelembut air, sistem AC & pemanas sentral, termostat multi-level, pintu Prancis menuju akses balkon, lantai kayu maple alami, mesin cuci & pengering, dan masih banyak lagi! Apartemen 1 kamar tidur & 1 kamar mandi lengkap di lantai dasar yang sangat diminati! 2 Kamar Tidur Utama! Teras & Balkon depan menawarkan rekreasi, kegiatan sosial, dan interaksi sosial! Garasi 2 mobil menawarkan parkir berdampingan. Tersedia banyak tempat parkir di jalan. Akses mudah ke jalan tol 87 & 280. Stasiun VTA, Stasiun Cal Train, & Transit Kabupaten terdekat. Jelajahi restoran, kafe, & toko di Plant Shopping Center! Hanya beberapa menit ke Costco & Willow Glen! Jelajahi berbagai pilihan unggulan, Sekolah Antar-Distrik & banyak lagi.\n\n🔔 MapFlagged di Media Sosial:\n  / mapflagged  \n  / mapflagged  \n  / mapflagged  \n   / mapflagged  \n  / mapflagged.fb  \n\n#mapflagged #sanjosepropertiesforsale #sanjoseproperties #sanjoseproperties2026 #usapropertiesforsale #uspropertiesforsale #usaproperties2026 #usproperties2026\n\n⛳ Lokasi Properti ini di Google Maps:\nhttps://www.google.com/maps/\n\n🏥 Rumah Sakit Terdekat dari Properti ini:\n\n✒️ Sekolah Terdekat dari Properti ini:\n\n🍕 Restoran Terdekat dari Properti Ini:\n\n🚃 Stasiun Kereta Terdekat dari Properti Ini:\n\n🏬 Pusat Perbelanjaan Terdekat dari Properti Ini:\n\n🌼 Taman Terdekat dari Properti Ini:\n\n🎥 Bioskop Terdekat dari Properti Ini:\n\n☕ Kafe Terdekat dari Properti Ini:\n\n✈️ Bandara Terdekat dari Properti Ini:\n\n🏢 Toko Terdekat dari Properti Ini:\n\n➕ Dokter Terdekat dari Properti Ini:", "post_id": "t2rgX9-aX8M"}}], "edges": [{"key": "Lian1961To", "source": "Lian1961To", "target": "Iam_NoNameX", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Lian1961To", "source": "Lian1961To", "target": "creeping5ilence", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rrizalefendi", "source": "rrizalefendi", "target": "KemensosRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "tariqbudimani", "source": "tariqbudimani", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "siennasin124726", "source": "siennasin124726", "target": "empty__core", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "woilo_official", "source": "woilo_official", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "manusiayangbeg", "source": "manusiayangbeg", "target": "matthew545_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "manusiayangbeg", "source": "manusiayangbeg", "target": "lovemyselfXXVII", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "prokompimkotasalatiga", "source": "prokompimkotasalatiga", "target": "presidenrepublikindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimkotasalatiga", "source": "prokompimkotasalatiga", "target": "kemendagri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimkotasalatiga", "source": "prokompimkotasalatiga", "target": "luthfiyasinofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimkotasalatiga", "source": "prokompimkotasalatiga", "target": "humas.jateng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimkotasalatiga", "source": "prokompimkotasalatiga", "target": "dr.robbyhernawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimkotasalatiga", "source": "prokompimkotasalatiga", "target": "ninaagustin.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "iims_id", "source": "iims_id", "target": "dyandrapromosindo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kosmik.indonesia", "source": "kosmik.indonesia", "target": "OMOWAY", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "charleshonoris.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "badangizinasional.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "kpk_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "kpk_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "divhumaspolriofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "partaigerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "prabowosubianto08", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "beacukairi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "bumn_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "bantuan_umkm4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "badangizinasional.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "bpk.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tasikzonechannel", "source": "tasikzonechannel", "target": "shansattala/Mohammad", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjambi_official", "source": "@tribunjambi_official", "target": "tribunjambi_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@davetakesiton", "source": "@davetakesiton", "target": "davetakesiton", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@davetakesiton", "source": "@davetakesiton", "target": "davetakesiton", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@The_TechTrends", "source": "@The_TechTrends", "target": "the_techtrends", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@E-BIKES_WORLD", "source": "@E-BIKES_WORLD", "target": "world_of_e_bike", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@E-BIKES_WORLD", "source": "@E-BIKES_WORLD", "target": "world_of_e_bike", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ChaseCain", "source": "@ChaseCain", "target": "EnvironmentalVoterProject", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@indotara-persada", "source": "@indotara-persada", "target": "indotarapersada", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PLTSsederhana_", "source": "@PLTSsederhana_", "target": "pltssederhana_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PLTSsederhana_", "source": "@PLTSsederhana_", "target": "pltssederhana_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PLTSsederhana_", "source": "@PLTSsederhana_", "target": "pltssederhanashorts", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CubeChemistry", "source": "@CubeChemistry", "target": "cubechemistry", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MapFlagged", "source": "@MapFlagged", "target": "37.29523...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}