{"nodes": [{"key": "HandokoRio44681", "attributes": {"label": "HandokoRio44681", "x": 887.2314788018061, "y": 248.9483376821361, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 50.8259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052162542022324294", "id": "HandokoRio44681", "source": "tweet-000004", "content": "Yg jelas ada yg mau exit tapi bingung siapa yang mau makan di harga premium. Ojol adalah justifkasi. Mana ada cerita negara ngurusin rakyat nya. Tax bakal digeber, bpjs naik, bbm naik. Story nya tetap sama rakyat kita bodoh gak bakal melawan.", "post_id": "2052162542022324294"}}, {"key": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "TradingDiary2", "x": 354.9396266016349, "y": 27.25254719307968, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 94.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052162542022324294", "id": "TradingDiary2", "source": "tweet-000004", "content": "Yg jelas ada yg mau exit tapi bingung siapa yang mau makan di harga premium. Ojol adalah justifkasi. Mana ada cerita negara ngurusin rakyat nya. Tax bakal digeber, bpjs naik, bbm naik. Story nya tetap sama rakyat kita bodoh gak bakal melawan.", "post_id": "2052162542022324294"}}, {"key": "boyhamzah", "attributes": {"label": "boyhamzah", "x": 309.3722529142182, "y": 981.1871984200457, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 50.8259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890950455366544234_245896665", "id": "boyhamzah", "source": "instagram-000001", "content": "SEMOGA NANTI BURUH FILM JUGA YA…PERHATIAN PEMERINTAH PAK PRESIDEN  KEPADA BURUH OJOL…\nNegara di bawah kepemimpinan Bapak Presiden hadir, bahkan untuk buruh ojol yang bertaruh nyawa setiap hari di jalan dengan perpres 27 tahun 2026 meminta kesiapan industri (seperti GoTo) untuk taat kepada aturan Negara menyiapkan BPJS bagi pengendaranya dan dengan potongan maksimal hanya 8%!Sehingga anak bangsa kita lebih terjamin kesejahteraannya kedepan.Ini adalah suatu bukti ketulusan perhatian Pemerintah kepada buruh pengemudi ojol, patut diapresiasi dan patut kita bangga dengannya, sebarkan!!agar kedepannya lebih banyak lagi perhatian-perhatian pemerintah kepada kita para buruh yang setiap hari menyambung hidup hari demi hari lebih dimanusiakan tidak diinjak-injak kaum kapitalis.\n #ojol #ojolindonesia #buruh #negarahadir #jagaindonesia", "post_id": "3890950455366544234_245896665"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 302.4688242939295, "y": 963.1717858646414, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 94.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890950455366544234_245896665", "id": "prabowo", "source": "instagram-000001", "content": "SEMOGA NANTI BURUH FILM JUGA YA…PERHATIAN PEMERINTAH PAK PRESIDEN  KEPADA BURUH OJOL…\nNegara di bawah kepemimpinan Bapak Presiden hadir, bahkan untuk buruh ojol yang bertaruh nyawa setiap hari di jalan dengan perpres 27 tahun 2026 meminta kesiapan industri (seperti GoTo) untuk taat kepada aturan Negara menyiapkan BPJS bagi pengendaranya dan dengan potongan maksimal hanya 8%!Sehingga anak bangsa kita lebih terjamin kesejahteraannya kedepan.Ini adalah suatu bukti ketulusan perhatian Pemerintah kepada buruh pengemudi ojol, patut diapresiasi dan patut kita bangga dengannya, sebarkan!!agar kedepannya lebih banyak lagi perhatian-perhatian pemerintah kepada kita para buruh yang setiap hari menyambung hidup hari demi hari lebih dimanusiakan tidak diinjak-injak kaum kapitalis.\n #ojol #ojolindonesia #buruh #negarahadir #jagaindonesia", "post_id": "3890950455366544234_245896665"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "attributes": {"label": "iman.adinugraha.o", "x": 588.0948621133435, "y": 46.88263811032745, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 50.8259, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7634728186667912468", "id": "iman.adinugraha.o", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "IMANsukabumi", "attributes": {"label": "IMANsukabumi", "x": 956.0911334820045, "y": 100.87450706361156, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.2266, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "IMANsukabumi", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "DPC", "attributes": {"label": "DPC", "x": 231.1504625768952, "y": 196.70387822984648, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.2266, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "DPC", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "fpd_dpr", "attributes": {"label": "fpd_dpr", "x": 799.2843488698652, "y": 829.3781167662518, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.2266, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "fpd_dpr", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 896.9917023271452, "y": 816.2148228329171, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 50.8259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "KbPdFUwLle0", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Borong Saham GoTo, Rosan Roeslani: Potongan Maksimal Cuma 8%!\n\nKejutan besar bagi jutaan driver ojek online di Indonesia! CEO Danantara, Rosan Roeslani, resmi mengonfirmasi bahwa pemerintah telah membeli sejumlah saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara untuk menjamin kesejahteraan para driver.\n\nGak main-main, pemerintah kini punya andil besar dalam menentukan kebijakan mulai dari potongan tarif yang ditekan hingga maksimal 8%, jaminan kesehatan BPJS, hingga THR bagi pengemudi ojol. Simak detail lengkap pengumuman besar ini langsung dari Istana Negara!\n\n#Danantara #OjolMilikNegara #GojekTokopedia #PrabowoSubianto #KesejahteraanDriver #GarudaTV\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "KbPdFUwLle0"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 322.64361228185936, "y": 662.8504718613686, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 72.4269, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "KbPdFUwLle0", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Borong Saham GoTo, Rosan Roeslani: Potongan Maksimal Cuma 8%!\n\nKejutan besar bagi jutaan driver ojek online di Indonesia! CEO Danantara, Rosan Roeslani, resmi mengonfirmasi bahwa pemerintah telah membeli sejumlah saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara untuk menjamin kesejahteraan para driver.\n\nGak main-main, pemerintah kini punya andil besar dalam menentukan kebijakan mulai dari potongan tarif yang ditekan hingga maksimal 8%, jaminan kesehatan BPJS, hingga THR bagi pengemudi ojol. Simak detail lengkap pengumuman besar ini langsung dari Istana Negara!\n\n#Danantara #OjolMilikNegara #GojekTokopedia #PrabowoSubianto #KesejahteraanDriver #GarudaTV\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "KbPdFUwLle0"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "@tribunpekanbaruofficial", "x": 793.2376965640045, "y": 995.8620080969699, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 50.8259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "tribunpekanbaruofficial", "x": 686.5610956518069, "y": 238.73559672063283, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 72.4269, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "tribunpekanbaru", "x": 364.41809706632256, "y": 301.62917123254874, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 72.4269, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaru", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "@GrabAlphaKuching", "attributes": {"label": "@GrabAlphaKuching", "x": 391.5116158374703, "y": 703.1847188954386, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 50.8259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "raAmVA8i19o", "id": "@GrabAlphaKuching", "source": "youtube-000001", "content": "Gig Economy Malaysia: Peluang vs Cabaran Driver E-Hailing & Delivery\n\nGig economy di Malaysia semakin berkembang — tapi adakah ia masih peluang terbaik atau semakin mencabar?\n\nDalam video ini, kita akan kupas realiti sebenar industri e-hailing & delivery yang melibatkan platform seperti Grab dan Maxim 👇\n\n📚 Apa Yang Anda Akan Belajar\n\n📋 Syarat wajib driver: PSV, insurans e-hailing & permit\n💰 Kos sebenar untuk mula (lesen, insurans, maintenance)\n🎁 Insentif & bantuan dari platform\n⚠️ Cabaran sebenar driver:\n\nTambang rendah\nApp issue & sistem\nRisiko scam pelanggan\n🏛️ Update penting: Gig Workers Act 2025\n→ Perlindungan sosial & caruman\n💡 Realiti Gig Economy (Yang Ramai Tak Cerita)\nFleksibiliti tinggi, tapi income tidak konsisten\nBebas kerja, tapi kos tanggung sendiri\nPeluang ada, tapi perlukan strategi & disiplin\n\n👉 Ini bukan sekadar “kerja mudah” — ini adalah sistem yang perlu difahami dengan betul\n\n🚀 Peluang Yang Masih Ada\n\n✔️ Side income yang fleksibel\n✔️ Peluang full-time jika strategi betul\n✔️ Platform bantu onboarding & insentif\n\n⚠️ Cabaran Yang Perlu Anda Tahu\n\n❗ Persaingan tinggi\n❗ Margin keuntungan semakin kecil\n❗ Risiko scam & keselamatan\n❗ Perubahan polisi & undang-undang\n\n🚀 Sesuai Untuk Siapa\n\n✔️ Yang nak masuk gig economy\n✔️ Driver sedia ada (nak improve strategi)\n✔️ Yang nak faham realiti sebelum join\n✔️ Content creator niche Grab / driver\n\n📲 Join Komuniti & Follow Saya\n\n👉 WhatsApp Channel:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VbBl...\n👉 Facebook:\n  / grabalphakuching  \n👉 Telegram:\nhttps://t.me/grab_cc\n👉 Spotify Podcast:\nhttps://open.spotify.com/show/2MyJ18m...\n👉 Youtube:\n   /    \n\n#GigEconomyMalaysia\n#GrabMalaysia\n#MaximMalaysia\n#DriverGrab\n#EHailingMalaysia\n#DeliveryMalaysia\n#SideIncomeMalaysia\n#JanaPendapatan\n#GigWorkersAct\n#DriverLife\n#GrabTips\n#MalaysiaDriver", "post_id": "raAmVA8i19o"}}, {"key": "grabalphakuching", "attributes": {"label": "grabalphakuching", "x": 388.0160108326509, "y": 654.5715727720836, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 94.028, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "raAmVA8i19o", "id": "grabalphakuching", "source": "youtube-000001", "content": "Gig Economy Malaysia: Peluang vs Cabaran Driver E-Hailing & Delivery\n\nGig economy di Malaysia semakin berkembang — tapi adakah ia masih peluang terbaik atau semakin mencabar?\n\nDalam video ini, kita akan kupas realiti sebenar industri e-hailing & delivery yang melibatkan platform seperti Grab dan Maxim 👇\n\n📚 Apa Yang Anda Akan Belajar\n\n📋 Syarat wajib driver: PSV, insurans e-hailing & permit\n💰 Kos sebenar untuk mula (lesen, insurans, maintenance)\n🎁 Insentif & bantuan dari platform\n⚠️ Cabaran sebenar driver:\n\nTambang rendah\nApp issue & sistem\nRisiko scam pelanggan\n🏛️ Update penting: Gig Workers Act 2025\n→ Perlindungan sosial & caruman\n💡 Realiti Gig Economy (Yang Ramai Tak Cerita)\nFleksibiliti tinggi, tapi income tidak konsisten\nBebas kerja, tapi kos tanggung sendiri\nPeluang ada, tapi perlukan strategi & disiplin\n\n👉 Ini bukan sekadar “kerja mudah” — ini adalah sistem yang perlu difahami dengan betul\n\n🚀 Peluang Yang Masih Ada\n\n✔️ Side income yang fleksibel\n✔️ Peluang full-time jika strategi betul\n✔️ Platform bantu onboarding & insentif\n\n⚠️ Cabaran Yang Perlu Anda Tahu\n\n❗ Persaingan tinggi\n❗ Margin keuntungan semakin kecil\n❗ Risiko scam & keselamatan\n❗ Perubahan polisi & undang-undang\n\n🚀 Sesuai Untuk Siapa\n\n✔️ Yang nak masuk gig economy\n✔️ Driver sedia ada (nak improve strategi)\n✔️ Yang nak faham realiti sebelum join\n✔️ Content creator niche Grab / driver\n\n📲 Join Komuniti & Follow Saya\n\n👉 WhatsApp Channel:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VbBl...\n👉 Facebook:\n  / grabalphakuching  \n👉 Telegram:\nhttps://t.me/grab_cc\n👉 Spotify Podcast:\nhttps://open.spotify.com/show/2MyJ18m...\n👉 Youtube:\n   /    \n\n#GigEconomyMalaysia\n#GrabMalaysia\n#MaximMalaysia\n#DriverGrab\n#EHailingMalaysia\n#DeliveryMalaysia\n#SideIncomeMalaysia\n#JanaPendapatan\n#GigWorkersAct\n#DriverLife\n#GrabTips\n#MalaysiaDriver", "post_id": "raAmVA8i19o"}}], "edges": [{"key": "HandokoRio44681", "source": "HandokoRio44681", "target": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "boyhamzah", "source": "boyhamzah", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "IMANsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "DPC", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "fpd_dpr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@GrabAlphaKuching", "source": "@GrabAlphaKuching", "target": "grabalphakuching", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}