{"nodes": [{"key": "Suyitno14073863", "attributes": {"label": "Suyitno14073863", "x": 124.57922197169202, "y": 367.01002665848335, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 35.4379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2041681761416179820", "id": "Suyitno14073863", "source": "retweet-000002", "content": "Thomas Djiwandono adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sejak 9 Februari 2026, menggantikan posisi…", "post_id": "2041681761416179820"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 219.19078456555985, "y": 351.03566867096345, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 42.9684, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2041681761416179820", "id": "grok", "source": "retweet-000002", "content": "Thomas Djiwandono adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sejak 9 Februari 2026, menggantikan posisi…", "post_id": "2041681761416179820"}}, {"key": "baibaybye", "attributes": {"label": "baibaybye", "x": 5.728741194962805, "y": 400.1540115553984, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 42.9684, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041681761416179820", "id": "baibaybye", "source": "retweet-000002", "content": "Thomas Djiwandono adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sejak 9 Februari 2026, menggantikan posisi…", "post_id": "2041681761416179820"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 987.5299873500732, "y": 638.7661993926554, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 42.9684, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041681761416179820", "id": "LambeSahamjja", "source": "retweet-000002", "content": "Thomas Djiwandono adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sejak 9 Februari 2026, menggantikan posisi…", "post_id": "2041681761416179820"}}, {"key": "owritedotid", "attributes": {"label": "owritedotid", "x": 871.7509224379445, "y": 639.5118754137912, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 236.2506, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "2044247583208661479", "id": "owritedotid", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Tapi Masih Terjebak di Level Rp17 Ribu https://t.co/blrfLa4aIY lewat", "post_id": "2044247583208661479"}}, {"key": "miripkale", "attributes": {"label": "miripkale", "x": 67.49169038452774, "y": 808.5486966156465, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.4379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2044476290456236136", "id": "miripkale", "source": "tweet-000004", "content": "Bukan mata uang lain yg menguat, tapi rupiah yg melemah. Kerja yg. Bener wok", "post_id": "2044476290456236136"}}, {"key": "TxtdariHI", "attributes": {"label": "TxtdariHI", "x": 566.3176956858939, "y": 267.00434876573877, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 50.499, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044476290456236136", "id": "TxtdariHI", "source": "tweet-000004", "content": "Bukan mata uang lain yg menguat, tapi rupiah yg melemah. Kerja yg. Bener wok", "post_id": "2044476290456236136"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 569.8320907662212, "y": 620.6850671852137, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 50.499, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044476290456236136", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Bukan mata uang lain yg menguat, tapi rupiah yg melemah. Kerja yg. Bener wok", "post_id": "2044476290456236136"}}, {"key": "indonesia.bernarasi", "attributes": {"label": "indonesia.bernarasi", "x": 118.42053925550499, "y": 124.77021221477924, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 35.4379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7628921058095058197", "id": "indonesia.bernarasi", "source": "tiktok-000001", "content": "Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini, seiring DXY turun 0,18% ke 99,253. Dari 11 mata uang, 7 menguat dipimpin rupiah yang naik 0,47% ke Rp16.895/US$. Penguatan juga terjadi pada dolar Taiwan, rupee India, won Korea, dong Vietnam, ringgit Malaysia, dan yuan China. Sementara itu, 4 mata uang melemah: baht Thailand, peso Filipina, yen Jepang, dan dolar Singapura. Sentimen positif dipicu harapan negosiasi AS–Iran yang menekan dolar dan harga minyak, meski pasar tetap waspada terhadap potensi suku bunga tinggi lebih lama dari The Fed. Cr:   #rupiah #matauang #indonesia #keuangan #ekonomiindonesia", "post_id": "7628921058095058197"}}, {"key": "CryptoCentric", "attributes": {"label": "CryptoCentric", "x": 86.01803001882446, "y": 700.1452140238636, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.5601, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628921058095058197", "id": "CryptoCentric", "source": "tiktok-000001", "content": "Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini, seiring DXY turun 0,18% ke 99,253. Dari 11 mata uang, 7 menguat dipimpin rupiah yang naik 0,47% ke Rp16.895/US$. Penguatan juga terjadi pada dolar Taiwan, rupee India, won Korea, dong Vietnam, ringgit Malaysia, dan yuan China. Sementara itu, 4 mata uang melemah: baht Thailand, peso Filipina, yen Jepang, dan dolar Singapura. Sentimen positif dipicu harapan negosiasi AS–Iran yang menekan dolar dan harga minyak, meski pasar tetap waspada terhadap potensi suku bunga tinggi lebih lama dari The Fed. Cr:   #rupiah #matauang #indonesia #keuangan #ekonomiindonesia", "post_id": "7628921058095058197"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 5.043212546900433, "y": 956.7317888996537, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.4379, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bGHs5AaKwD4", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Indonesia Semakin Terancam! Rupiah Tembus 17.000, Jadi Yang Terlemah Di Asia!!\n\n🔥 Rupiah Tembus 17.000! Ini Penyebab Sebenarnya Kenapa Jadi Mata Uang Terlemah di Asia\n\n\n\n🚨 Rupiah kembali melemah hingga tembus Rp17.000 per dolar AS!\nBanyak orang panik… tapi sedikit yang benar-benar paham apa penyebab sebenarnya di balik kondisi ini.\n\nDi video ini, kita akan bongkar secara lengkap, tajam, dan mudah dipahami tentang:\n👉 kenapa rupiah bisa jadi salah satu mata uang terlemah di Asia\n👉 apa hubungannya dengan perang Timur Tengah\n👉 kenapa harga minyak naik bisa menghancurkan nilai tukar\n👉 dan apa dampaknya ke kehidupan kita sehari-hari\n\n📉 FAKTA MENGEJUTKAN YANG AKAN KAMU PAHAMI DI VIDEO INI:\n\n✅ Rupiah melemah hingga Rp17.104 per dolar AS\n✅ Harga minyak dunia melonjak hampir US$100 per barel\n✅ Jalur vital dunia (Selat Hormuz) masih terganggu\n✅ Ekspor Indonesia mulai melemah\n✅ Cadangan devisa terus menurun selama 3 bulan berturut-turut\n✅ Tekanan global dan domestik datang secara bersamaan\n\n🌍 APA YANG SEBENARNYA TERJADI?\n\nDunia sedang tidak stabil.\nKonflik global, gangguan distribusi energi, dan ketidakpastian ekonomi membuat investor global memilih “lari” ke dolar.\n\nAkibatnya?\n👉 Mata uang negara berkembang seperti rupiah jadi korban utama.\n\n🛢️ KENAPA HARGA MINYAK BISA BIKIN RUPIAH JATUH?\n\nKarena Indonesia masih impor minyak.\n\nArtinya:\n➡️ Harga minyak naik = biaya impor naik\n➡️ Tekanan ke ekonomi meningkat\n➡️ Rupiah makin tertekan\n\n📦 DITAMBAH LAGI DENGAN MASALAH DALAM NEGERI\n\n❌ Ekspor melambat\n❌ Batu bara turun drastis\n❌ Surplus perdagangan mengecil\n❌ Cadangan devisa tergerus\n\nSemua ini bikin rupiah kehilangan “tameng”-nya.\n\n⚠️ INI BUKAN SEKEDAR ANGKA\n\nRupiah melemah bukan cuma urusan ekonomi…\n\nTapi berdampak langsung ke:\n💸 Harga barang naik\n⛽ BBM bisa ikut naik\n📈 Biaya hidup makin tinggi\n📉 Daya beli masyarakat menurun\n\n🔥 KENAPA KAMU HARUS NONTON VIDEO INI SAMPAI HABIS?\n\nKarena kamu akan:\n✔️ Paham kondisi ekonomi dengan bahasa yang simpel\n✔️ Ngerti hubungan antara perang, minyak, dan rupiah\n✔️ Bisa lebih siap menghadapi kondisi ekonomi ke depan\n✔️ Gak cuma ikut panik… tapi jadi orang yang paham situasi\n\n💬 TULIS DI KOMENTAR:\nMenurut kamu… apakah rupiah bisa kembali menguat?\nAtau justru akan semakin melemah?\n\n👍 JANGAN LUPA:\n✔️ Like kalau video ini bermanfaat\n✔️ Subscribe untuk konten ekonomi & self-improvement lainnya\n✔️ Share ke teman & keluarga biar makin banyak yang paham\n\n🚀 CHANNEL INNER BOOST\nTempat kamu belajar:\n📌 Mindset\n📌 Keuangan\n📌 Realita dunia yang jarang dibahas\n\n\n\n\n#nilaitukarrupiah #kursdollar #rupiah #rupiahmelemah #dolar #ekonomiindonesia #beritaekonomi #nilaitukar #rupiah17000 #krisisekonomi #hargaminyak #perangtimurtengah #investasi #keuangan #money #financialeducation #innerboost #ekonomiglobal #dolaras #inflasi #bisnis #edukasikeuangan #tipsinvestasi #tipskeuangan #tipsfinansial #purbayayudhisadewa #prabowosubianto #bahlillahadalia \n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "bGHs5AaKwD4"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 643.2324491394329, "y": 872.6076723306034, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 65.5601, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bGHs5AaKwD4", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Indonesia Semakin Terancam! Rupiah Tembus 17.000, Jadi Yang Terlemah Di Asia!!\n\n🔥 Rupiah Tembus 17.000! Ini Penyebab Sebenarnya Kenapa Jadi Mata Uang Terlemah di Asia\n\n\n\n🚨 Rupiah kembali melemah hingga tembus Rp17.000 per dolar AS!\nBanyak orang panik… tapi sedikit yang benar-benar paham apa penyebab sebenarnya di balik kondisi ini.\n\nDi video ini, kita akan bongkar secara lengkap, tajam, dan mudah dipahami tentang:\n👉 kenapa rupiah bisa jadi salah satu mata uang terlemah di Asia\n👉 apa hubungannya dengan perang Timur Tengah\n👉 kenapa harga minyak naik bisa menghancurkan nilai tukar\n👉 dan apa dampaknya ke kehidupan kita sehari-hari\n\n📉 FAKTA MENGEJUTKAN YANG AKAN KAMU PAHAMI DI VIDEO INI:\n\n✅ Rupiah melemah hingga Rp17.104 per dolar AS\n✅ Harga minyak dunia melonjak hampir US$100 per barel\n✅ Jalur vital dunia (Selat Hormuz) masih terganggu\n✅ Ekspor Indonesia mulai melemah\n✅ Cadangan devisa terus menurun selama 3 bulan berturut-turut\n✅ Tekanan global dan domestik datang secara bersamaan\n\n🌍 APA YANG SEBENARNYA TERJADI?\n\nDunia sedang tidak stabil.\nKonflik global, gangguan distribusi energi, dan ketidakpastian ekonomi membuat investor global memilih “lari” ke dolar.\n\nAkibatnya?\n👉 Mata uang negara berkembang seperti rupiah jadi korban utama.\n\n🛢️ KENAPA HARGA MINYAK BISA BIKIN RUPIAH JATUH?\n\nKarena Indonesia masih impor minyak.\n\nArtinya:\n➡️ Harga minyak naik = biaya impor naik\n➡️ Tekanan ke ekonomi meningkat\n➡️ Rupiah makin tertekan\n\n📦 DITAMBAH LAGI DENGAN MASALAH DALAM NEGERI\n\n❌ Ekspor melambat\n❌ Batu bara turun drastis\n❌ Surplus perdagangan mengecil\n❌ Cadangan devisa tergerus\n\nSemua ini bikin rupiah kehilangan “tameng”-nya.\n\n⚠️ INI BUKAN SEKEDAR ANGKA\n\nRupiah melemah bukan cuma urusan ekonomi…\n\nTapi berdampak langsung ke:\n💸 Harga barang naik\n⛽ BBM bisa ikut naik\n📈 Biaya hidup makin tinggi\n📉 Daya beli masyarakat menurun\n\n🔥 KENAPA KAMU HARUS NONTON VIDEO INI SAMPAI HABIS?\n\nKarena kamu akan:\n✔️ Paham kondisi ekonomi dengan bahasa yang simpel\n✔️ Ngerti hubungan antara perang, minyak, dan rupiah\n✔️ Bisa lebih siap menghadapi kondisi ekonomi ke depan\n✔️ Gak cuma ikut panik… tapi jadi orang yang paham situasi\n\n💬 TULIS DI KOMENTAR:\nMenurut kamu… apakah rupiah bisa kembali menguat?\nAtau justru akan semakin melemah?\n\n👍 JANGAN LUPA:\n✔️ Like kalau video ini bermanfaat\n✔️ Subscribe untuk konten ekonomi & self-improvement lainnya\n✔️ Share ke teman & keluarga biar makin banyak yang paham\n\n🚀 CHANNEL INNER BOOST\nTempat kamu belajar:\n📌 Mindset\n📌 Keuangan\n📌 Realita dunia yang jarang dibahas\n\n\n\n\n#nilaitukarrupiah #kursdollar #rupiah #rupiahmelemah #dolar #ekonomiindonesia #beritaekonomi #nilaitukar #rupiah17000 #krisisekonomi #hargaminyak #perangtimurtengah #investasi #keuangan #money #financialeducation #innerboost #ekonomiglobal #dolaras #inflasi #bisnis #edukasikeuangan #tipsinvestasi #tipskeuangan #tipsfinansial #purbayayudhisadewa #prabowosubianto #bahlillahadalia \n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "bGHs5AaKwD4"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 285.52389938180465, "y": 582.6653104034336, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.4379, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "CSM7lqOJt3I", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Masih Tertekan, Bertahan di Atas Rp17.100 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih bertahan di zona pelemahan terhadap USD, dengan posisi tetap berada di atas level Rp17.100 per USD. Tekanan ini mencerminkan kuatnya mata uang AS di pasar global, seiring meningkatnya permintaan aset safe haven dan ketidakpastian ekonomi dunia. Kondisi tersebut membuat rupiah sulit menguat dalam jangka pendek, terutama di tengah sentimen eksternal seperti kebijakan suku bunga tinggi di AS serta dinamika geopolitik yang masih memanas, sehingga pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "CSM7lqOJt3I"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 633.6089502726801, "y": 225.56677855196395, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.5895, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "CSM7lqOJt3I", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Masih Tertekan, Bertahan di Atas Rp17.100 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih bertahan di zona pelemahan terhadap USD, dengan posisi tetap berada di atas level Rp17.100 per USD. Tekanan ini mencerminkan kuatnya mata uang AS di pasar global, seiring meningkatnya permintaan aset safe haven dan ketidakpastian ekonomi dunia. Kondisi tersebut membuat rupiah sulit menguat dalam jangka pendek, terutama di tengah sentimen eksternal seperti kebijakan suku bunga tinggi di AS serta dinamika geopolitik yang masih memanas, sehingga pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "CSM7lqOJt3I"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 125.41136152732457, "y": 550.7949888825711, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.5895, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "CSM7lqOJt3I", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Masih Tertekan, Bertahan di Atas Rp17.100 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih bertahan di zona pelemahan terhadap USD, dengan posisi tetap berada di atas level Rp17.100 per USD. Tekanan ini mencerminkan kuatnya mata uang AS di pasar global, seiring meningkatnya permintaan aset safe haven dan ketidakpastian ekonomi dunia. Kondisi tersebut membuat rupiah sulit menguat dalam jangka pendek, terutama di tengah sentimen eksternal seperti kebijakan suku bunga tinggi di AS serta dinamika geopolitik yang masih memanas, sehingga pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "CSM7lqOJt3I"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 57.480416939020394, "y": 569.5131824222135, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.5895, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "CSM7lqOJt3I", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Masih Tertekan, Bertahan di Atas Rp17.100 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih bertahan di zona pelemahan terhadap USD, dengan posisi tetap berada di atas level Rp17.100 per USD. Tekanan ini mencerminkan kuatnya mata uang AS di pasar global, seiring meningkatnya permintaan aset safe haven dan ketidakpastian ekonomi dunia. Kondisi tersebut membuat rupiah sulit menguat dalam jangka pendek, terutama di tengah sentimen eksternal seperti kebijakan suku bunga tinggi di AS serta dinamika geopolitik yang masih memanas, sehingga pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "CSM7lqOJt3I"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 440.87139682947264, "y": 733.9849437184697, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.5895, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "CSM7lqOJt3I", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Masih Tertekan, Bertahan di Atas Rp17.100 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih bertahan di zona pelemahan terhadap USD, dengan posisi tetap berada di atas level Rp17.100 per USD. Tekanan ini mencerminkan kuatnya mata uang AS di pasar global, seiring meningkatnya permintaan aset safe haven dan ketidakpastian ekonomi dunia. Kondisi tersebut membuat rupiah sulit menguat dalam jangka pendek, terutama di tengah sentimen eksternal seperti kebijakan suku bunga tinggi di AS serta dinamika geopolitik yang masih memanas, sehingga pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "CSM7lqOJt3I"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 65.54239603656409, "y": 616.8855338621042, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.5895, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "CSM7lqOJt3I", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Masih Tertekan, Bertahan di Atas Rp17.100 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih bertahan di zona pelemahan terhadap USD, dengan posisi tetap berada di atas level Rp17.100 per USD. Tekanan ini mencerminkan kuatnya mata uang AS di pasar global, seiring meningkatnya permintaan aset safe haven dan ketidakpastian ekonomi dunia. Kondisi tersebut membuat rupiah sulit menguat dalam jangka pendek, terutama di tengah sentimen eksternal seperti kebijakan suku bunga tinggi di AS serta dinamika geopolitik yang masih memanas, sehingga pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "CSM7lqOJt3I"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 794.5804435926252, "y": 965.2110439660233, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.5895, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "CSM7lqOJt3I", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Masih Tertekan, Bertahan di Atas Rp17.100 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah masih bertahan di zona pelemahan terhadap USD, dengan posisi tetap berada di atas level Rp17.100 per USD. Tekanan ini mencerminkan kuatnya mata uang AS di pasar global, seiring meningkatnya permintaan aset safe haven dan ketidakpastian ekonomi dunia. Kondisi tersebut membuat rupiah sulit menguat dalam jangka pendek, terutama di tengah sentimen eksternal seperti kebijakan suku bunga tinggi di AS serta dinamika geopolitik yang masih memanas, sehingga pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "CSM7lqOJt3I"}}], "edges": [{"key": "Suyitno14073863", "source": "Suyitno14073863", "target": "grok", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Suyitno14073863", "source": "Suyitno14073863", "target": "grok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Suyitno14073863", "source": "Suyitno14073863", "target": "baibaybye", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Suyitno14073863", "source": "Suyitno14073863", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "owritedotid", "source": "owritedotid", "target": "owritedotid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "miripkale", "source": "miripkale", "target": "TxtdariHI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "miripkale", "source": "miripkale", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "indonesia.bernarasi", "source": "indonesia.bernarasi", "target": "CryptoCentric", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}